Translate

Senin, 22 Mei 2017

Perkembangan Media Cetak Dan Eletronik Populer Era Moderen



Perkembangan Media Cetak Dan Eletronik Populer Era Moderen  

WELCOME BLOGGER FROG GOZILLA
Terima kasih pada anda para pembaca yang sudah mau meluangkan waktu berharga anda hanya untuk membaca tulisan saya

Pendahuluan

Gambar Avril fans fender Redaksi Jurnalis Repoter Editorial Kantor berita Kanada Banjarmasin.

Tulisan ini saya bisa pertangung jawabkan kebenaran nya, dan tulisan ini di tulis di bantu juga oleh kawaan-kawan Avril fans fender, dan tulisan ini juga di tulis dari hasil penelitian langsung di lapangan, wawancara tokoh masyarakat di lapangan, dan juga diskusi bersama di kantor berita Kanada Banjarmasin, baik diskusi bersama pemerintah, ormas-ormas dan industri media eletronik dan cetak sendiri.
Tulisan ini membahas masalah perkembangan media-media Cetak dan eletronik dari zaman sejarah hingga era moderen ini, dan media mana saya yang jadi jawarah masyarakat masakini di Indonesia, kusus nya di daerah Tanah Melayu, namun juga tulisan ini di focus untuk membahas media di Kalimantan Banjarmasin, dan unsur luar yang di suguhkan dalam tulisan ini hanya untuk mencukupi tulisan ini. Dan tulisan ini juga memaparkan tentang semua kejahatan yang di lakukan media-media, konfrontasi dan penyebaran fitnah yang berujung peperangan saja. Tujuan penulisan ini juga di lakukan untuk mengabulkan permintan kawan-kawan dan Perpustakan daerah Pemerintah Banjarmasin, yang selama ini minim nya buku atau pelajaran yang memaparkan dengan jelas, bagai mana awal mula nya media cetak dan eletronik didirikan di Kalimantan Banjarmasin, di Tambah dengan untuk memperbaiki Industri media-media yang rusak dan bermasalah, baik di Banjarmasin atau luar nya, dan inti nya untuk memperbaiki dan meluruskan Industri media yang bengkok akibat persekongolan media dengan pihak penjahat.
Dan tulisan ini juga sengaja merahasikan, nama tokoh-tokoh masyarakat, pemerintah, ormas-ormas dan industri media yang terlibat dalam penulisan ini, karena hal tersebut sudah perjanjian dan kesepakatan bersama, setelah membaca ulang tex tulisan ini sebelum di terbitkan baik menjadi buku atau atau artikel. Dan tulisan ini juga tidak merahasikan nama tokoh-tokoh masyarakat, pemerintah, ormas-ormas dan Industri media yang tidak meminta kami merahasikan nama mereka. Tulisan inin juga sudah terbit menjadi buku yang di cetak oleh Kantor berita Kanada Banjarmasin. Di larang keras mengcopy atau mencetak ulang tulisan ini tanpa izin tertulis oleh Avril fans Fender dan pemerintah daerah Banjarmasin, dan pelangaran pencetak ulangan akan di acam dengan hukuman yang berlaku oleh pemerintah Indonesia.
Tulisan ini di tulis dengan bahasa melayu banjar tercampur dengan bahasa Indonesia murni, karena saya kurang pasif berbahasa Indonesia murni, namun saya pasif berbicara bahasa melayu banjar, dan tulisan ini di tulis dengan kata kalimat kata kasar, karena begitulah tutur dialek bahasa banjar melayu, dan mohon kebijakan anda pembaca jika ada kekeliruan dalam tulisan ini.

Perkembangan Media Cetak Dan Eletronik Populer Era Moderen  
A.  Rintisan Sejarah Media-Media  

 Gambar Avril fans Fender diskusi bersama di Perpustkan daerah Tabalong Banjarmasin

Di Indonesia kata media dan saranan tidak terlalu jauh berbeda masuk dan arti nya, ya itu alat atau matrial untuk sembolis penyampain maksut dan pikiran kepada orang lain atau secara garis besar nya penyampain maksut ke masyarakat luas, berbeda dengan pengartian kata media dan sarana di tanah melayu, baik Kalimantan atau sumatera, yang mengartikan kata media dan saranan dengan pengertian zamak, dan kadang di samakan, namun umum di perkotaan kata media di acukan untuk simbolis sebuah alat matrial, baik itu kayu, batu, besi, kertas dan sebagai nya, yang mengandung pesan Informasin bersama, singkat pesan untuk orang banyak bukan pribadi, yang tujuan pesan maksut umum, dan kebanykan terkait dengan pemerintah, sedangkan sarana di Tanah melayu di artikan alat pengangkut matrial umum nya, Cuma kadang kala juga bisa di sama kan dengan maksut arti media, condong nya di tanah melayu perkotan kadang menyamakan nya, dan di bagian desa yang memisahkan arti nya, karena tutur dialek bahasa melayu banjar hampir mirip dengan bahasa Ingris, yang bertutur dialek bersangkutan dengan waktu dan tempat, dan lawan bicara. jadi kadang berate berbeda dan sama, tergantung lokasi, tempat, waktu, dan lawan bicara. Dan perlu di ketahui pengunaan kata media secara luas di tanah melayu di mulai dari awal abad ke 20 saja, dan jelas nya, saat setelah Indonesia merdeka, karena tidak ada dalam kamus bahasa melayu banjar yang tercantuk kata media, dan masyarakat melayu menyebut media zaman dulu hanya nama nya saja, contoh seperti media cetak Koran, mereka tidak menyebut nya media, namun nama nya saja Koran, dan arti tugal bukan zamak, dan hal ini lah yang membuat para ahli sejarah kesulitan dalam menilti dan membuat rintisan sajarah kapan di mulai nya ada berdiri media di Kalimantan, apa lagi sejarah sebelum Kesultanan Banjarmasin berdiri, bahkan sangat sedikit yang di temukan informasi sejarah seperti arca dan prasati yang mengambarkan sejarah Kalimantan ini, dan prasasti yang paling tertua yang di temukan di Kalimantan adalah prasasti Munarman Kutai Kartanegara Kaltim, namun itu pun belum jelas betul dan sampai sekarang masih di selidiki oleh para sejarawan termasuk saya dan kawan-kawan Avril Fans Fender. Dan sejarah yang bisa di katahui dan di pertangung jawabkan mengenai Kalimantan, hanya sejarah setelah Kesultanan Banjarmasin didirikan 5 abad yang lalu, atau tahun 1526 yang lalu, karena pada era ini banyak orang yang sudah bisa membaca dan menulis, meski mereka hanya bisa  membaca dan menulis hurup Arab saja, tapi itu tidak masalah, meski tulisan Arab yang di pakai dalam penulisan kalimat nya, namun kata kalimat nya di tulis dengan bahasa melayu banjar, dan sangat banyak sekali sastra tulisan yang di tinggal kan oleh kesultanan Banjarmasin untuk genarasi berikut nya, bahkan meskin juga banyak sastra yang hancut akibat perang kesultanan banjar vs Belanda, dan untuk menelusuri sejarah media di Banjarmasin, kami perlu waktu 8 bulan untuk mengkaji hikayat sastara Kesultanan Banjarmasin ini, yang mana hasil sangat memuaskan sekali, karena kami berhasil melacak dari mana media awal setelah Kesultanan Banjarmasin berdiri 5 abad yang lalu.
Pemerintah Kesultanan Banjarmasin adalah pemerintah di Kalimantan yang paling berbeda dengan pemerintahan sebelum nya di Kalimantan, karena Kesultanan Banjarmasin berasas Islam murni, yang sedangkan pedahulu nya terpengaruh hindu dan Bhuda yang sangat mistik gaib dan cerita dongen lainya. Meski ada pemerintah Islam di Kalimantan yang se zaman dengan kesultanan Banjarmasin, mereka masih terpengaruh hindu Bhuda. Kesultanan Banjarmasin yang dulu membantah unsur gaib dan membenci berhala, dan mengedepankan pakta, maka hal tersebut membuat mereka berkuasa di Kalimantan, Islam bukan saja merubah ediologi mereka, tapi Islam menyatukan mereka, yang membuat dan membentuk kekuatan maha dahsyat sekali, dan Sultan Suriansyah pendiri awal Banjarmasin ini, benar-benar mengikuti ajaran Islam, yang mana beliua meniru dan mentelandani Nabi Muhammad dan sahabat beliua, yang mana berjuang, berusaha dan berdoa, bukan berharap pada berhala, dan hal paling penting terbentuk nya media di Banjarmasin, atas mencotoh sahabat nabi Muhammad, yang mana para Sahabat sadar setelah meninggal nya nabi Muhammad akan penulisan hukum-hukum, Islam, AL-Qur’an dan hadis-hadis agar supaya tidak hilang dan dirubah nanti nya, dan dari itu maka berkembanglah sastra Arab. Dan begitulah juga Kesultanan Banjarmasin, setelah berdiri nya, mereka membentuk badan yang untuk melakukan penulisan, baik penulisan hukum dan yang lain nya, dan hal paling penting yang benar-benar merubah Banjar adalah didirikan nya sekolah untuk mengajari orang membaca Al-Qur’an saat itu, bahkan Kesultanan Banjarmasin mengirim para pemuda banjar ke timur tengah untuk belajar di sana, dan mereka di kenal dengan nama Muhammad Arsat Al-Banjari. Dengan berkembanya tulisan ini, maka jika dulu para raja hanya mengirim utusan ke pada kerajan lain nya di Kalimantan tanpa membawa segil dan tulisan, mereka langsung menyampaikan nya, sedangkan Kesultanan Banjarmasin mengunakan sarana tulisan-tulisan terhadap kerajan lain nya, dan juga untuk menyampaikan pesan raja pada masyarakat laus juga pada era Kesultanan Banjarmasin mengunakan tulisan, yang di bacakan dulu oleh penulis nya baru di tempel di tempat ramai, bahkan bukan hanya pesan yang di sampaikan dengan cara itu, tapi pristiwa-pristiwa yang terjadi, dan ini lah yang kami sebutkan sejarah awal media di dunia kono Kalimantan, meski penduduk dan Kesultanan Banjar tidak menyebut itu sebagai media cetak, namun hal tersebut dalam kata moderen adalah media cetak, maka nya di atas tadi kami tuliskan arti kata media di Tanah Melayu, agar anda paham dengan maksut ini, karena sebelum Indonesia merdeka, tidak ada kata media. Tapi media cetak sudah ada pada zaman era Kesultanan Banjarmasin, tapi hanya saja perkembangan dan kemajuan sangat lambat dan terbatas sekali, itu disebapkan belum ada nya mesin cetak huruf Arab, meskin di Eropa Johanes Gutnberg tahun 1455 sudah nenemukan mesin cetak, yang mampu banyak mencetak dengan banyak dan kuat, dan perkembangan media juga lambat di masyarakat pada era Kesultanan Banjarmasin, akibat belum 100% masyarakat di banjar benar-benar bisa membaca, yang mana kebanyakan masyarakat yang kurang bisa membaca, mereka yang jauh dari perkotan saja.
Hal lain juga yang membuat lambat berkembang nya media di zaman kono Kalimantan adalah belum di kenal luas nya kertas dan tintah, pada era ini penulisan adalah sesuatu yang mahal, karena kadang mereka menulis pada daun, kulit kayu, bebatuan dan media saranan lain nya, dan tintah yang di gunakan adalah berasal dari buah Tintah nama nya mereka menyebut nya, yang di sebut para dayak buah karamunting, yang menghasilkan tintah, dan ada juga tintah yang lain dari buah karamuntik, ya itu tintah yang terbuat dari kerak hitam lampu minyak tanah dan lain nya. Dan waktu terus berjalan, semakin hari Kesultanan Banjar makin berkembang dan kuat sekali, dan tersiar kabar-kabar melalu media penulisan para pedangan di banjar, yang membawa kabar itu kemana-mana, baik Asia dan Eropa yang pada akhir nya membuat orang Asia, seperti Cina datang ke Banjarmasin untuk berdagang, dan disini awal sejarah dari pengunan kertas dan tintah Cina di mulai, yang mana perdagang Cina menawari kertas dan tintah mereka kepada Kesultanan Banjarmasin untuk di tukar dengan hasil Alam, seperti beras dan yang lain nya, dan hasil nya kemjuan dengan cepat pun terjadi yang pada akhir nya mengundang pihak eropa ke Banjarmasin juga kala itu, dan pada era ini Kesultanan Banjarmasin benar-benar kuat sekali, yang mana Sultan yang memerintah era ini adalah Sultan Mustain Billah bin Sultan Hidayatulah satu, memerintah dari 1595 sampai 1641, dan era ini juga penaklukan-penaklukan daerah Kalimantan mulai membesar hingga akhir nya lebih dari separu Kalimantan di kuasa Kesultanan Banjar, dan hal ini juga tidak di lakukan sendiri, tapi bantuan asing juga, dan yang pasti nya kaum bangsawan muslim Asing, seperti Demak, Mataram, Arab, Cina dan India, dan dari era ini maka Banjarmasin disebut kota dagang, karena menjadi pusat perdagang Internasional, pada era ini juga para pedagang mendorong Kesultanan Banjarmasin untuk menumpas perompak di sungai Barito dan laut Jawa, yang berujung perang dengan Mataram, kemajuan ini juga mendorong penikatan perkembangan media cetak, yang mana bukan saja Kesultanan Banjarmasin yang menyebarkan kabar dengan tulisan ke penjuru Kalimantan, tapi pihak asing juga, yang mana mereka menyebarkan tulisan yang sebenar nya adalah Iklan produk sebutan moderen ini, karena pesan tersebut berisi tulisan Imformasin perdagang di Banjarmasin ke mana-mana, jadi ini secara garis besar nya dalam bahasa moderen adalah media cetak semacam Koran dan yang lain nya.
Pada era ini juga Kesultanan Banjarmasin memberlakukan wajib bisa dan hafal Al-Qur’an untuk wilayah luar Banjarmasin, kusus nya di tanah dayak, yang mana Kesultanan Banjarmasin banyak membangun mesjid, yang mana mesjid  bukan saja di jadikan tempat ibadah saja, melaikan juga kantor desa nya Kesultanan Banjarmasin, banyak sekali fungsi mesjid, sebagai sekolah dan media-media kabar pristiwa yang terjadi, yang pada akhir nya mendorong kemajuan pesat Kalimantan, yang mana Media Iklan yang berhasil membentuk pasar-pasar desa di desa di Kalimantan, dan konsep Bank pun berlaku sudah, mata uang di perkenalkan di mesjid dal lain nya, tapi walau bengitu, masih belum ada mesin cetak tulisan, semua tulisan di tulis dengan tangan saja, dan di berikan segel Kesultanan Banjarmasin, untuk membuat masyarakat percaya, bahwa pesan media tersebut adalah pesan sang sultan, dan mesin cetak ada di Banjarmasin di mulai pada era kaum eropa melabuhkan jangkar nya di Banjarmasin, dan hal itu juga adalah hal paling bersejarah di Kalimantan, yang mana mulai di perkenalkan nya huruf latin di Kalimantan oleh penjajah eropa, yang pada giliran nya membuat kemajuan pesat, karena Kesultanan Banjarmasin menerima haruf latin, dan mempelajari nya untuk membentengi diri dari penjajahan, dan pihak Eropa juga mulai mengembangkan media nya di Banjarmasin, seperti Inggris, karena pihak Eropa ini juga yang memulai memperkenal kan profisi Wartawan dan Jurnalis, meski di Banjarmasin belum di kenal Istilah demikian, pihak Eropa saat itu di Negara-negara mereka sudah berdiri Industri Media cetak yang di kenal dengan nama Koran, pihak jurnalis Eropa mengumpulkan banyak data di Kalimantan untuk di kirim ke Industri media di Negara mereka, dan cetak lalu di jual, bahkan pihak Ingris di utara Kalimantan Brunai sudah menerbitkan kamus bahasa melayu ke Inggris, Cina juga tidak mau ketingalan, Cina dari dinasti Ming juga menerbitkan Kamus bahasa melayu ke Cina, dan banyak ragam hal juga lagi di lakukan mereka, yang sudah pasti mejurus nya adalah media, Dinasty Ming juga di sebutkan dalam sejarah Brunai Darusalam, yang ikut mendirikan kantor untuk mempelajari Borneo dan menulis apa yang terjadi, dan kelompok ini kadang juga mendatangi Istana meminta imfomasi pemerintah, dan ini adalah semacam media cetak atau Tv Berita Cina Dinasty Ming zaman kono, dan kelompok adalah wartawan dan jurnalis repoter nya, tapi hanya saja dulu tidak ada sebutan media, paling Informasi saja. Yang paling mendongkrak perkembangan Media Cetak masa di Banjarmasin, dengan pulang nya Muhammad Arsad Al-Banjari dari timor tengah, yang mana beliu lah orang yang berjasa sekali dalam pembentukan media cetak di Banjarmasin, beliu adalah orang pertama di Banjarmasin yang melakukan penulisan buku dan kitap agama yang paling umum di ketahui dan di jamin kebenaran sejarah nya, dan di mungkinkan ada tokoh lain selain beliau yang berjasa mengembangkan media Cetak tersebut, namun untuk saat ini hanya beliua saja yang di ketahui, dan di mungkinkan di masa akan datang para sejarwan akan menemukan nama lain nya. Buku kitap pertama yang di tulis dan di edarkan adalah buku kitap berjudul Sabilah Muhtadin, dan baru mahzhat Islam selanjut nya, berbagai hadis dan hukum lain nya lagi, dan buku kitap yang di sebarkan lewat lembaga ini bukan saja karya Al- Banjari, tapi ada juga tokoh belakangan nya, seperti Burdah Muhammad Nafis, dan perkembangan pesat terjadi di Kalimantan.
Dan pihak Belanda adalah pihak yang di katahui secara umum di Kalimantan yang mulai memperkenalkan Koran di Banjarmasin, Koran yang dikirim dari Belanda untuk serdadu belanda, dan memakai bahasa Belanda, dan jelas nya Koran ini lah yang menjadikan orang di Tanah Melayu mulai bertutur Koran untuk menamai media tulisan yang bukan Koran, pada inti nya tulisan yang mengandung pesan public di sebut dengan Koran. Tapi dapat di mungkinkan ada pihak berdahulu sebelum Belanda, namun belum di temukan saja oleh sejarawan, bisa jadi nanti di masa depat di temukan nama yang lain. Zaman penjajahan Belanda ini lah yang juga yang diduga pertama kali mengenalakan mesin cetak manual di Banjarmasin Martapura, yang mana mesin cetak bukan di gunakan untuk masalah pengelolan data mereka saja, tapi juga di gunakan untuk mencetak buku-buku berbahasa Belanda. Dan zaman Belanda ini juga banyak orang di Banjarmasin yang mulai melek huruf latin, dan jelas nya 45% orang di perkota Banjarmasin zaman Belanda sudah pasif membaca dan menulis huruf latin. Saat prajurit Kesultanan Banjarmasin  mengempur markas Belanda, dan menemukan mesintik manual, yang pada akhir mereka bawa keluar, dan belajar mengunakan nya, hingga bisa melakukan nya. Dan fase ini juga mulai sudah di kenal nya media Radio, meski di Banjarmasin belum ada stasiun Radio saat itu, sedangkan Listrik juga terbatas, belum lagi perdagang yang carut marut terjadi akibat perang Kesultanan Banjarmasin dengan Belanda.
Dan pada era ini, atau tahun 1900 maka beberapa orang di Banjarmasin mulai dulu memhami sudah penting nya media untuk kemajuan, yang mana mereka mulai ingin mendirikan media cetak Koran, namun secara umum dalam pase ini masyarakat sudah mengenal mesin cetak dan Tik, hingga radio. Pada era ini juga yang di katahui dari tex sejarah Belanda, bahwa percetakan Belanda di rampas di Martapura oleh kelompok Banjar, dan hal ini di klaim oleh kelompok Banjar dan sejarawan Belanda, adalah awal dari media cetak Banjarmasin, namu sayang nya mereka tidak tahu lokasi di mana percetakan itu berada, dan sangat minim buktik untuk membenarkan klaim ini, namun ada klaim lain sejarawan banjar, yang juga mengklaim bahwa fasi ini kelompok Banjar sudah mengunakan mesin cetak untuk penulisan buku, dan klaim hampir ada titik terang bisa di benarkan, hanya kurang bukti nya saja lagi, tapi jelas nya secara umum yang di katahui masyarakat Banjar, Industri media cetak pertama didirikan pada tahun 1901 Pewarta Borneo terbit mengunakan bahasa melayu banjar dan selanjut nya Sinar Borneo didirikan tahun 1906 terbit mengunakan bahasa melayu Banjar, dan selanjut nya Pengharapan pada tahun 1907 terbit mengunakan bahasa melayu banjar Surat kabar Bintang Borneo pada tahun 1926 terbit dengan 2 bahasa, bahasa melayu banjar dan bahasa belanda, dan yang terahir Banjarmasin Pos didirikan pada tahun 1933, dan yang sekarang media cetak ini masih aktiv mencetak Koran, yang mana nama nya tidak berubah sampai sekarang, ya itu tetap  Banjarmasin Pos, yang mana satu-satu media cetak Koran yang paling kuat bertahan di Banjarmasin,  dan Banjarmasin Pos milik orang Banjar sendiri, bukan Belanda, dan data nya sangat akurat juga, yang mana data tersebut di berikan sendiri dengan kami oleh Pihak Koran Banjarmasin Pos. dan setelah berdiri nya Banjarmasin pos, perkembangan media cetak di Banjarmasin makin berkembang, hingga kemana-mana daerah lain, seperti Tribun Kalimantan, dan lain nya, dan pada fasi ini lah Banjarmasin Pos dengan resmi menyetak semua buku yang ada, dan 90% buku bukan lagi tulisan tanggan, melaikan tulisan cetak. Dan setelah berdiri nya Industri media ini, maka mulai lah era Radio di Banjarmasin, yang jelas nya era Radio yang di ketahui secara umum berdiri pada tahun 1950 untuk public, dan setelah era kemerdekan Indonesia terjadi, Jepang pun mulai melakukan kerja sama perdagang secara benar dan adil, tidak lagi melakukan pemaksan pada pihak banjar, yang mana Jepang ini lah yang mula nya melakukan pemasar media Eletronik secara besar-besar, baik Radio, dan TV hitam putih, yang bekerja sama juga dengan pemerintah Indonesia, dalam pembangunan stasiun nya. Tapi dalam data yang di berikan oleh para tetua tokoh banjar, sebelum stasiun Radio didirikan di Banjarmasin, pengunaan radio sudah di lakukan masyarakat, yang mana di gunakan untuk telekomunikasi militer, dan lain nya, dan baru pada ere kemerdekan Indonesia media eletronik radio stasuin didirikan untuk umum, begitu juga dengan TV, meski belum didirikan nya media TVRI Banjarmasin, TV sudah dapat menangkap siaran TVRI Jakarta dengan jelas nya. media TVRI Jakarta didirina pada tahun 1962 lalu, dan baru beberapa tahun selanjut nya didirikan TVRI Daerah, yang mulai di rencanakan pada tahun 1964 lalu, dan itu pun hanya di Yogyajarta saja, dan secara resmi di Banjar pada tahun 1970 yang lalu, dan setelah didirikan nya Industri media eletronik ini membuat kemajuan di Banjarmasin dengan, cepat, dan kelompok budaya dan tradisi banjar pun menjelma menjadi Industri media hiburan, baik menjadi Inudustri music dan juga film, bioskopun di bangun juga, bioskop pertama di Banjarmasin adalah bioskop dewi.
Pertama siaran nya Media eletronik TVRI Jakarta di maksutkan untuk penyampaikan pesan pemerintah untuk masyarakat, meski Radio dan Koran sudah di lakukan, namun belakangan TVRI juga di berikan perintah oleh pemerintah RI untuk media edukasi masyarakat, dan dilarang untuk tayangan iklan, namun yang terjadi larangan tersebut di abaikan mereka, dan pada fase ini media sudah mulai melakukan konfrontasi kejahatan, bahkan fitnah, sepeti yang terjadi di Amerika Serikat, kelompok Yahudi mengunakan media untuk memproganda masyarakat luas, dorong konfrontasi terjadi akibat uang yang ditawarkan begitu besar, pada dasar media cetak dan eletronik disalah gunakan oleh pihak yang tidak bertangun jawab sama sekali, namun pada era ini kejahatan yang di lakukan media eletronik tidak sebesar yang di lakukan media cetak Koran dan buku sekarang ini, yang mana dokrin-doktrin berbahaya mulai di sebarkan orang, meski pemerintah terus meng upayakan terus pelarangan ini. Para pengusaha yang melihat hal ini, maka mereka juga masuk dalam dunia media tersebut, dan membangun media cetak dan eletronik swasta, seperti RCTI dan lain nya, dan sesytem media swasta sangat berlainan dengan Industri media BUMN Pemerintah, yang mana Industri media swasta di danai oleh Iklan, dan perkembangan ini lagi-lagi menebar pengaruh yang luar biasa pada Industri music dan flim, yang pada akhir nya membawa konflik di media tersebut, Bioskop dan lain tidak terima dengan media swasta, akibat pemutaran flim, bahkan bioskop dewi di Banjarmasin bangkurat, begitu juga Industri media cetak, yang mana komik dan bacan lain nya di tingalkan masyarakat, karena Karton dan lain nya sudah ada di media tv, dampak yang timbul juga pada Industri perfilman, yang mana mereka bersaing keras untuk membuat flim yang bagus dan di minati oleh penonton nya, yang juga membawa dampak buruk sekali, ya itu Industri film menyimpang pada kodrat nya, membuat flim yang di larang, yang mempraktikan kekerasan dan sex, yang merusak kaum pemuda.
Di Kalimantan banyak kota besar, seperti Balikpapan, Samarinda dan lain nya, namun ada hal yang tidak di milik banyak kota besar di Kalimantan, namun di miliki oleh Banjarmasin, ya itu masyarakat maju moderen nya, yang perkembangan teknologi begitu cepat terjadi, apa pun yang terjadi di Banjarmasin akan mempengaruhi daerah lain di Kalimantan. Pada tahun 1989 Industri media swasta meraja rela di Banjarmasin, dan ini akibat karena Banjarmasin pusat perdagan Internasional, yang mana Industri sangat membutuhkan sekali media tv untuk iklan mereka, di samping Iklan sudah di lakukan oleh Banjarmasin pos saat itu. Bahkan Banjarmasin Pos pada akhir nya berkonflik dengan media TV tersebut, hal yang paling mempercepat kemajuan media di Banjarmasin adalah Industri teknologi Jepang, yang bersaing dengan Eropa dan Amerika Serikat, yang mana Jepang memasarkan seluruh produk media Eletronik, seperti TV berwana dan lain nya, hingga juga telpon bahkan media Tevi, yang mengeser posisi media Radio, untuk supaya membatasi mereka ini Pemerintah daerah Banjarmasin melakukan pelarangan Industri media swasta tayang, bahkan di lacak, namun itu juga tidak berhasil sama sekali, pemerintah dan banyak ormas coba menekan Industri media supaya menayangkan tayangan yang mendidik public bukan menjerumuskan public.
Pada tahun 1990 di Banjarmasin sudah banyak Industri media eletronik yang bercengkol yang semua nya di motori oleh pihak Jepang, yang mana sebenar yang membawa Industri Jepang bercengkol di Tanah Melayu pasca kemerdekan Indonesia adalah kerja sama Industri Toyota dengan Tengku Markam Aceh, untuk pertama kali nya menjual mobil Hard Top Toyota tersebut. Di tahun 1990 Industri media Swasta sudah mengalahkan TVRI RI, yang mana Siaran nya sudah bisa menebus luar Indonesia, dan yang pasti nya ke Malasyia, Sabah dan Brunai yang benar-benar membuat hal ini menjadi bersaing betul, mereka berlomba memproduski tayangan yang bagus berkualitas namun biaya nya murah. Dan Jepang mendapakat cara nya. Tahun 1990 adalah era nya music Rock endergron dan punk metal, dan Jepang memakai media music ini, yang membuat mereka membangun sebuah Industri rekaman pertama di Banjarmasin, kerja sama media tv saat itu, Jepang yang melihat bakat pemuda banjar dalam music Rock begitu besar maka iya merekrut nya, yang mana pertama kali orang yang di tunjuk nya adalah Arul, yang di kenal dengan nama Arul metal, pendiri grub Band terkenal Banjarmasin Pawer Metal. Rekaman pertama di danai Jepang, dan media TV dan Radio menjadi media iklan mereka ini, yang mana media tv menjadikan grub band ini menjadi superstar begitu fenomenal sekali, akibat siaran yang bisa di tangkap TV Malasyia saat itu, hanya dalam 1 tahun saja Pawer Metal sudah menjadi grub band rock bersekala Internasional, yang mengimbangi grub band Rock Jakarta saat itu, dan kejadian ini lah yang mengundan Industri media Kanada untuk mendirikan Industri nya di Banjarmasin kala itu. Hal paling mencengkan adalah pawer metal mampu mendokrak penjualan Industri eletronik jepang yang memproduksi barang untuk memutar music, seperti Tive dan lain nya, keberhasilan ini terus di lakukan Jepang, dan ujung adalah menjadikan kota Banjarmasin tempat kelahiran para musisi Rock berbakat, dan artis dunia media tv yang berbakat yang mampu bersaing dengan Jakarta tersebut, dan hal tersebut berlaku sampai sekarang, meski pemerintah daerah Banjarmasin melarang produksi music Rock pada era 1994 yang lalu, yang di tuding merusak pemuda Kalimantan. Dari sejarah panjang Industri media eletronik dan cetak yang produksi terbaik adalah dekadi ini, dan setelah nya hancur berantakan, akibat persaingan mereka sendiri, dan mahal nya biaya produksi, namun hal ini tidak berlalu pada dunia music Rock Banjarmasin, hanya berlaku pada Industri film yang di motori Amerika Serikat saja. Menjelang tahun 1999 Jepang kembali memulai hal baru di Banjarmasin, yang mana Jepang ini memulai mengembangkan dunia media eleronik baru, yang mana mereka mulai memberlakukan sesytem digital, baik pada TV dan yang lain nya, Radio-radio buatan Jepang di gemari di Banjarmasin dan seluruh Kalimantan, Radio Jepang sangat kecil bentuk nya, bisa di masukan ke dalam saku, begitu juga alat pemutar kaset nya, bahkan TV juga di perkecil oleh pihak Jepang, yang berujung bom pasar jepang tersebut, hingga Amerika Serikat yang tidak mau kalah dengan Jepang ini memulai Industri di Banjarmasin, yang mana Industri ini mulai membuat media industri Film di Banjarmasin, yang tujuan nya untuk memasarkan film holiywot mereka tersebut, mereka memproduksi VCD di Banjarmasin, dan mengandeng media, yang media media memutar film mereka itu, namun hal ini tidak berlangsung lama karena Kesultanan Banjarnmasin menumpas nya dengan bersih, Film Amerika di larang pemerintah akibat aksi sex dan kekerasan yang di angap merusak, Jepang mengambil kesempatan hal ini, hingga Amerika golong tikar di Banjarmasin kala itu. Amerika ingin balas dendam dengan Jepang, dan jelas ini pada tahun 2000 yang lalu, yang mana pemasaran computer mulai di lakukan Amerika Serikat, dan ini memulai era Internet nanti nya, dan perkembangan media telpon gegam yang pesat sekali, dan mampu meruntuhkan media eletronik TV di Banjarmasin bahkan hinga gulung tikar.
Apa pun yang terjadi di Banjarmasin, tidak bisa terjadi di daerah lain, perkembangan Teknologi yang begitu cepat sekali di Banjarmasin, dan pada tahun 2000-2001 maka Kerja sama Amerika Serikat dengan pemerintah Indonesia, yang di motori Tekomsel membangun banyak menara, yang tujuan untuk media mereka, dan parabola pun dijual mereka, Amerika Serikat dengan parabola nya menawartkan masyarakat tontonan berkualitas sekali, yang menawatkan banyak nya chanel tv tersebut, namun pada akhir Kesultanan Banjarmasin kembali menumpas nya, akibat merusak pemuda lagi, dan Prabola dibloker Kesultanan Banjarmasin, melihat ini Jepang kembali menawarkan antenna untuk media TV saat itu,  dan Antena ini berhasil, karena Jepang mengikuti peraturan pemerintah dengan benar, mereka hanya menayangkan hal yang secukup untuk masyarakat, dan tidak menayangkan yang di larang apa lagi fitnah, Kesultanan Banjarmasin sudah tahu, bahwa media Amerika jahat dan propaganda perang saja, adu domba dan sebagai nya. Pada era ini pemerintah menekankan pada media di Banjarmasin untuk mengedepankan tayangan edukasi saja, atau berita TV, dan meminta mengurangi tayangan yang sia-sia, dan pada saat itu juga Amerika Serikat kembali melobi pemerintah untuk membuka bloker nya, dan berjanji akan miniru jepang, pemerintah memberikan lampu hinjau pada Amerika Serikat, dan maka dari itu maka berdirilah Industri media Amerika yang bernama Nasional Geographic di Banjarmasin, di ikuti dengan CNN, ABC, dan New York Time. Dan sekarang Industri media India yang menjadi sasaran Kesultan Banjarmasin untuk dibloker akibat tayangan nya tersebut, dan tidak lama berselang mungkin hanya hitungan bulan saja, Kesultanan Banjarmasin bulan desember tahun 2001 kembali membloker media berita Amerika Serikat, di karena kan masalah isu Islam Teroris yang di kampanyekan Amerika tersebut, dan tujuan nya adalah untuk melindungi masyarakat Banjar terlibat perang pembebasan Palestina kala itu. Sekarang pada tahun 2002 Industri media Cina mulai masuk Banjarmasin, dan mulai beroperasi pada tahun 2003, dan untuk era ini Jepang yang berkuasa dalam Media eletronik dan cetak di Banjarmasin, yang mana kala ini pihak Kanada mulai melirik Banjarmasin untuk mendirikan media yang di kenal oleh masyarakat, Kantor berita Kanada Banjarmasin Industri media berita dan music Rock. Tapi pihak Kanada mengulur waktu akibat melihat Kesultanan Banjarmasin ini membentuk tim baru untuk mengawasi media-media masa, untuk menghidari proganda, bahkan Media Jarkata pun di batasi Kesultan Banjarmasin kala itu. Kesultanan Banjarmasin berkampanye pada masyarakat agar tidak terpoprokasi dan di bodohi media tersebut, ini di lakukan meredam marah nya masyarakat akibat fitnah Islan Teroris oleh Amerika Serikat, bahkan perpustakan pun di geledah mereka, yang jelas semua media yang berunsur provokasi di hancurkan mereka semua nya, pada masa ini Jepang menjual Komputer murah, yang akan merubah Banjarmasin kembali, yang mana telpon gengam Jepang sudah multi fungsi, menghancurkan Telpon gengam Mortorola nya Amerika Serikat, dan masa ini masa kemajuan Banjarmasin, karena Kesultanan Banjarmasin berhasil membentuk tim pengembangan teknologi Banjarmasin yang bekerja sama dengan Iran Persia dan Jepang, belakangan Kadana dan Cina juga ikut ambil bagian dalam hal ini.
Dan pada tahun 2004 pihak Jepang mendirikan sebuah Industri media eletronik dan cetak yang baru di Banjarmasin, yang bekerja sama dengan pemerintah, tujuan nya didirikan adalah untuk mendidik masyarakat tanah Melayu, media ini sama dengan media Nasional Geographic, namun beda nya tidak ada proganda dalam media jepang ini, media Jepang ini juga di gunakan untuk mempromosikan budaya dan tradisi melayu ke seluruh penjuru Dunia, dan pihak jepang juga memugar kembali Industri media Cetak Martapura yang bangrut tersebut untuk di bangun ulang oleh mereka, memang pada awal nya media Jepang ini kurang sukses bahkan hampir menyerah, tapi Jepang menyadari keberhasilan nya dulu di Banjarmasin, ya itu mengunakan media music rock untuk mendrogkrak penjualan tersebut, maka dari itu pada akhir tahun 2006 Industri media Jepang mengadakan even music yang di seponsori oleh Djarum super dan Gudang garam untuk menyeliksi musisi berbakat banjar tersebut, dan disini awal kelahiran grup band Rock fenomenal kambali, ya itu Grup band ini di kenal dengan nama Raja, yang personel nya Iyan Kasela dan Moldy, dan ola Ramlan menjadi model di Industri media Jepang ini sebelum Raja dan ola tersebut di rekrut media tv Jakarta pada tahun 2009 nanti. Industri Jepang mengunakan music Rock agar pemuda menonton TV mereka tersebut dan secara tidak langsung mendidik mereka. Dampak positive yang di timolkan media Jepang memang benar-benar Terasa sekali pada tahun 2008, yang mana masyarakat banjar sangat maju dan terdidik sekali, dan Industri ini juga banyak mencetak grup band Rock terkemuka pada Bajarmasin, Hingga pada akhir Kanada TV bergabung dengan Industri Jepang ini, yang mengunakan Avril Lavigne sebagai kru music mereka di Asia, Industri benar-benar menghancurkan banyak Industri music Jakarta, karena Avril Lavigne adalah superstar Rock music dan Model Fashion yang paling ternkenal sekali pamor nya.
Tahun 2008 ini di Banjar mulai dikenal luas nya media Internet, dan mulai nya pengunan nya, namun saya nya media ini sarat akan penyalah gunaan nya oleh orang tidak bertanngun jawab. Dan sisi lain Jepang mulai menawari buku digital mereka, dan pendidikan berbasih teknologi digital tesebut, namun dana nya banyak sekali, maka nya di kembangkan dengan lambat, selambat Internet. Sedangkan media Jakarta pada fase ini mulai di salah gunakan, media Jakarta yang sudah tayangan tidak mendidik tersebut, maka dari itu awal tahun 2009 pemerintah membloker nya kembali, hanya Metro TV dan Kompas saja tidak di bloker pemerintah saat itu. Kesultanan Banjarmasin yang di tanyai secara jelas oleh pihak media Jakarta, mengapa selalu membloker mereka, kami minta alasan yang cukup kuat selain tidak mendidik tersebut? Kesultanan Banjarmasin menjawab nya, kalian sudah di tunggangi penjahat, yang mana kalian membuat kabar berita yang tidak sesuai kenyatan nya yang hanya menjadikan fitnah saja, contoh masalah timor tengah, kalian se enak nya memonis kelompok teroris, pada hal kalian tidak pernah ke Timor tengah, kalian  hanya melihat di media lain dan terus mengambil dan menerbitkan ulang nya, dan hal lain masalah senetron yang sangat buruk tidak mendidik sama sekali, dan puas lah media tv Jakarta tersebut, namun mereka memohon akan menghentikan bloker tersebut, dan akan membuat tayangan bagus, namun masih di tolak, baru 2 bulan setelah bloker tersebut di buka kembali di Banjarmasin namun tetap di batasi pemerintah.
Pada tahun 2009 ini pihak media tv Cina mulai membangun Industri nya di Tanah Melayu, yang mana media ini bergabung pihak Jepang tersebut, dan kerjasam produksi Iklan mereka di Tanah melayu, industri media Cina ini lebih baik dari media tv Jakarta yang sarat poprokasin yang di tunggangi Amerika Serikat tersebut, namun pada dasar media Cina ini juga membuka kerjasama penjualan Komputer murah di Tanah Melayu bersama dengan Jepang, yang mana Proyek ini sekali lagi mengunakan music untuk bisnis media ini, mereka kembali mengandeng Avril Lavigne dalam promosi nya, di mulai dari Singgapura, dan pihak Jepang dan Cina ini lah yang memulai era baru media informasi di Tanah Melayu yang berbasis Internet, dan di mulai nya dari bulan desember 2009 lalu, Amerika Serikat pemilik Interneti ini tidak bisa mendayakan Internet mereka sendiri, akibat dari mahal nya harga, namun setela Cina dan jepang masuk pasar mereka sukses sekali, mereka dalam konser music Blackstar Avri Lavigne di Singapura menjual computer murah sekali untuk semua orang di Tanah Melayu dan kusus nya di Banjarmasin, dan jelas nya pada tahun 2010 maka di Tanah Melayu menjamur Warnet, dan Cina ini lah yang berdahulu memulai Warnet. Namun 10 Febuari 2010 Kesultanan Banjarmasin mengadakan diskusi dengan Pihak Cina dan Jepang tentang media imformasi Internet ini, yang mana mereka membicara dampak yang akan terjadi, dan siapa yang akan bertangung jawab nanti nya, tapi masalah ini cepat diselesaikan, dan beberapa operator selular berani bertangung jawab atas Internet ini, yang mana mereka akan membloker yang tidak bagus jahat dan provoksi, dari di setuju nya dengan resmi maka di Banjarmasin terjadi era Internet, dan sangat pesat sekali. Dan tercatat dalam sejarah Tanah Melayu, bahwa tahun 2010 adalah tahun yang bersejarah bagi perkembangan Industri media cetak dan Eletronik, yang mana semua sesytem Industri media berubah total dari yang dulu, yang mana media yang pertama malakukan nya adalah Kantor berita Kanada Tanah melayu, yang di pimpin oleh seorang pentolan Grup Musik Rock Endergron, Punk dan Alternativ Rock yang berpengaruh di Tanah Melayu, yang mana Gitaris dan Vokalis OTTOMAN 1453 Fetih, yang di kenal dengan nama tenar nya Avril Fans Fender Banjarmasin yang merancang sesytem baru Industri media Cetak dan Eletronik, yang mana pada Akhir nya Kantor Berita Kanada Tanah Melayu menjadi kiblat dan Acuan Industri media TV tanah melayu, dan berlaku sampai sekarang, namun dalam tulisan ini saya tidak memaparkan sesytem baru media tersebut, karena ini masih dalam judul Rintisan Sejarah Media, dan pada bab selanjut di bawah nanti saya akan paparkan sesytem tersebut dengan singkat saja, dan hanya benang merah nya saja dari sesytem baru tersebut, singkat nya banyagan gambaran nya saja, agar anda bisa menelah nya sendiri, dan jika ingin tahu dengan jelas sesytem baru ini anda bisa datang langsung ke Kantor berita Kanada Banjarmasin untuk bergabung, atau bisa membeli buku nya, jadi kita disini focus untuk memaparkan jalan rintisan sejarah media Tanah melayu dahulu agar jelas dan anda dapat pahami semua nya.
Sebenar nya sesytem baru media tersebut di rancang bukan pada tahun 2010, melainkan di rancang dari tahun 2008-2009 oleh pemimpin media berita Kantor Berita Kanada yang bernama Rahmah Wati Angriani Nusation, namun baru akhir 2010 di terbitkan dan di praktikan nya, karena tidak sempat waktu nya, karena terjadi Pemberontakan di Kalimantan, dan orang yang memimpin pemerontakan tersebut adalah Rahmah yang di tunjuk oleh mahasiwa Universitas lambung mangkurat Banjarmasin dengan Universitas Islam, Rahmah di tunjuk menjadi pemimpin Ormas Sumatera, pasca pemimpin Ormas Sumatera Erny di tangkap dalam pemberontakan di Tabalong tahun 2009 lalu, yang mana pemberontakan ini menuntut otonomi daerah Kalimanta, pemberontakan berahir pada tahun 2014 lalu, pemberontakan berhasil mengulikan rezim yang memerintah Tabalong dan menghancurkan rezim SBY, Rahmah memimpin pemberontakan pada awal tahun 2010, iya memimpin penyerangan di Rantau pada Industri Batu-bara, dan pemberontakan ini menewaskan 6 orang, dan lanjut pemberontakan besar lagi tahun 2011, di Tabalong, hingga berhasil.
Di terapkan nya sesytem ini juga alasan nya adalah, media tv merosot tajam akibat kalah bersaing dengan Internet, yang mana setelah di terbitkan nya sesytem tersebut yang semula niat nya menghadapi media Internet, berubah nya menjadi media tv dan Internet bergabung dan maju cepat sekali, yang di komando Rahmah, meski dalam pelarian pemberontakan, dan pada inti nya semua pada tahun 2010 adalah tahun bersejarah bagi media di tanah melayu, karena semua sesytem Industri media berubah semua nya dengan membuang sesytem lama, dan tidak banyak cing-cung dan bacut, kita lanjut ke bab berikut nya, karena Rintisan sejarah media sudah selesai menguak sejarah dengan Jelas.

Perkembangan Media Cetak Dan Eletronik Populer Era Moderen  

A.  Kemajuan Media-Media Era Moderen Dengan Sesytem Baru Nya 

Gambar Rahmah Wati Angriani Nusation Perancang Sesytem Baru Media, dan pemimpin Kantor Berita Kanada Banjarmasin

Masyarakat Tanah Melayu adalah masyarakat paling maju dan moderen yang ada di ASEAN meliputi Negara Indonesia, Malasyia, Thailand, Singapura, Brunai dan Serawak, yang mana kemajuan masyarakat ini di sebakan oleh 2 faktor, ya itu factor utama adalah Tanah Melayu adalah pusat perdagang Internasional sejak puluhan abad silang, yang mana selat malaka adalah lalu-lintas jalur dangan Dunia, dan factor kedua adalah Agama Islam, yang mana Agama Islam masuk ke nusantara mampu menyatukan kelompok suku Nusantara yang sebelum Islam masuk kerap berperang, jelas bangsa melayu dan jawa yang selalu perang, bagai Isra’el dan Palestina saja sudah, Islam menyatukan kelompok ini, dan akibat bersatu mereka mampu mengusir penjajahan barat di bumi mereka, dan yang paling memajukan mereka dalam agama Islam adalah, Islam melarang berhala, dan menghancurkan semua unsur mistik yang membuat mereka berjuang dan belajar, bukan berharap pada dewa. Dan oleh sebab itu juga media mempunya peranan penting dalam dunia moderen bagi masyarakat Tanah melayu ini, dan perkembangan media imformasi juga sangat cepat terjadi, teknologi media yang tidak berkesudahan di tanah melayu di angkut oleh pedagang Internasional, baik barat atau Asia dan Timor Tengah.
Dan sudah di katahui di atas tadi, bahwa masyarakat melayu dari zaman sejarah sudah mengangap media itu penting bagi mereka, dan kemajuan media berjalan dengan waktu yang pendek sekali, dulu media cetak seperti Koran adalah penting sekali untuk memberikan imformasi, dan setelah lahir nya media eletronik Radio dulu, maka Koran mulai di gantikan radio, bahkan Koran di angap kurang penting lagi, karena mudah mendengar radio dari pada membaca, fase ini media cetak yang berdaya hanya lah buku saja lagi, namun setelah lahir nya media TV, radio juga mulai di pingirkan orang, dan setelah media Internet yang di tunjang dengan teknologi lahir, maka media TV juga mulai terpingirkan, dan yang jelas media di Tanah melayu mulai merosot nya pamor di mulai dari tahun 2006 lalu, yang mana orang sudah mulai bosan dengan program yang di buat, perlu di akui dunia flim dalam tv zaman tahun 1990 sangat lah bagus, mereka memproduksi film bagus, begitu juga dengan music nya, music era tahun 1990 sangat bagus, bahkan bertahan sampai sekarang ini, dan ini bukan omong kosong, lihat lah begitu merosot nya media Jakarta tersebut, program yang penuh comedian dan sebagai nya, dan maka dari itu di Banjarmasin media TV Jakarta yang masih di tonton adalah Metro Tv dan Kompas, dan yang lain nya tidak, paling hanya TV Daerah saja, dan yang menghancurkan lagi Industri media tv dan cetak adalah media imformasi Internet, dan begitu beragam teknologi media-media zaman moderen, Telpon gengam adalah pemicu utama keruntuhan media tv, yang mana HP ini di pasilitas banyak aplikasi, baik music, vedio, hingga Internet, yang mana saja orang berada bisa mengakses imfomasi yang di butuhkan nya, dan jelas media-media tv di hancur leburkan pada tahun 2010 lalu, dengan di mulai nya era Internet. Sebenar nya Internet dan media komputerisasi sudah di kenal di Banjarmasin sebelum tahun 2010 lalu, Cuma saja Amerika Serikat sebagai pengembang dan pembuat nya, menjual nya dengan harga mahal, hanya kaum kaya saja yang bisa membeli nya, namun setelah Jepang dan Cina menjual teknologi mereka dengan murah, maka terjadilah ledakan besar di Tanah Melayu yang di mulai dari Singapura tersebut, yang mana juga Singapura adalah sebagai agen pengembang teknologi kerja sama dengan Jepang dan yang lain nya. Pada tanggal 11 september 2009 Jepang dan Cina mengelang pertemuan di Palembang Sumatera membahas kerjasama ini, dan kesepakan terjadi, dan 16 September 2009 Jepang dan Cina membentuk Tim penelitian nya, yang mana Tim di tugaskan untuk mempelajari masyarakat, apa saja yang bisa memikat mereka, dan jalan promosi seperti yang akan sukses di lakukan. Hanya dalam hitungan hari saja tim berhasil mendapakan Imfomasi tersebut, ternyata jalan promosi yang bagus adalah music Rock, dan siapa Indola mereka, Tim mendapatkan Avril Lavigne, dan maka dari itu Jepang langsung menghubungi promotor music Kanada untuk mendatakan Avril Lavigne ke Tanah Melayu, singkat nya ini berhasil, Jepang dan Cina berhasil menjual Komputer murah, dan Akses Internet murah yang di gawangi juga oleh maxston WEB BROSING Cina, dan belakangan Yahoo juga ikut gabung, dan di mulai lah era baru di Tanah Melayu, dan hal penting lagi adalah operator selurar menerbitkan sesytem baru di Tanah Melayu, ya itu sesytem kuota untuk pra bayar nya, akses Internet murah sekali siapa saja dapat membeli nya, dan jelas nya media tv di perkotan tanah melayu benar-benar di pingirkan orang, paling hanya di desa saja lagi peranan media TV tersebut.
Melihat hal ini seorang perempuan pemarah pempimnan media cetak dan Eletronik Banjarmasin, menerbitkan sesytem baru untuk media, yang mana perempuan pemarah ini sudah tahu dan memperhitukan nya kejadian dari tahun 2008-2009 dengan merangcang sesytem baru ini, namun baru 2010 akhir iya menerbitkan nya, yang jelas, sebelum perempuan ini berangkat memimpin pemberontakan tahun 2011 lalu di Tabalong, pada bulan desember 2010 Rahmah memerintahkan pegawai nya untuk memberlakukan sesytem baru ini, dan mereka siap sudah, namun sayang nya pengawai ini kurang paham lagi, karena perempuan pemarah tersebut tidak terlalu banyak waktu untuk mengajarkan nya secara sempurna dengan pegawai nya, karena konflik sudah pecah di daerah Banjarmasin, dan akhir 2010 perempuan pemabuk dan pemarah ini berangkat untuk memimpin pemberotakan ke Tabalong, dan baru kembali ke Banjarmasin pada bulan 4 tahun 2011 lalu, dan setelah pulang perempuan ini mengamuk akibat pegawai yang di tinggal nya gagal total dalam menerapkan sesytem baru media tersebut, dan hal ini memaksa untuk turun langsung melakukan, di barangi dengan aksi pemberontakan, di Tanah Melayu, tidak ada aparat polisi berani menangkap perempuam pemimpin pemberontakan ini akibat di lindungi Kesultanan Aceh dan Banjarmasin, pasukan GAM Aceh siap 24 jam mengawal kemana saja perempuan ini pergi. Dan pada 1 juni 2011 Kantor Berita Kanada Banjarmasin mengalang rapat besar, yang di hadiri banyak media-media, yang mana rapat ini membahas kerjasama Industri media, dan dalam rapat tersebut mereka sepakat semua untuk bekerjasama, namun belakangan rapat ini bocor, maka tahu lah pihak media Internet, bahwa ada seorang Quen Ledy Rocker Tanah Malayu menabu gendrean perang terhadap media Internet tersebut, dan memajukan kembali media TV, dan atas dasar itu kelompok Industri Internet mengirim utusan ke Banjarmasin untuk menemui perempuan pemabuk ini, yang mana ini menghalau upaya perang tersebut, atas kedatangan mereka ini, perempuan pemarah ini merubah alur rencana nya, yang mana iya setuju dengan mengandeng Internet dan media tv untuk masyarakat, dan tidak banyak Cing-Cung tim di bentuk, kerjasama di mulai di Banjarmasin.
Dan semua media setuju dengan Rahmah, dan pada tanggal 1 Juli 2011 pihak media Internet dan TV, yang di motori Jepang merilis produksi terbaru mereka, ya itu mengabungkan TV dengan Komputer, yang mana layanan Internet Tv Langsung, dan menawarkan semua chanel dengan biaya murah sekali, yang mana biaya nya sama dengan TV langanan berbayar, ya jelas orang memilih media baru ini akibat banyak chanel yang tawarkan mereka, Jepang juga memproduksi Phonsel pintar, yang dapat mengakses TV, ini benar-benar berhasil sekali. Dan sedangan media TV sudah berubah dari yang dulu menjadi yang sekarang, Kanada TV adalah media TV pertama yang berani berubah sesytem nya, yang mana sesytem ini berhasil, untuk mengait banyak penonton kata perempuan pemabuk, maka kita harus tahu, apa yang di sukai penonton, dan apa yang tidak di sukai penonton kita, jawaban kita sudah tahu, mereka inggin hal baru, dan jelas music dan Fashion juga mempengaruhi nya, dan semua kru juga penting, maka di berlakukan Fashion Rock Avril Lavigne pada kru Redaksi Kanada TV, dan semua pembawa acara, pembaca berita TV Kanada, diserahkan pada perempuan semua nya, dengan gaya moderen yang di sukai Anak muda tanah Melayu, pada inti nya nuasa music Rock yang ketal di tarapkan mereka, dan acara music juga di tonjolkan mereka ini, dan semua berhasil sempurna, dan perempuan pemarah ini sudah mulai memulihkan Industri media TV yang hampir golong tikar, akibat juga Industri tidak banyak memasang Iklan, dan sekarang mereka kembali.
Dan jepang meminta Rahmah untuk mempromusikan Media Internet dan TV ini kesuluruh penjuru Tanah Melayu, bagi jepang penjualan computer ini tidak terlalu penting, tapi bagi Jepang penting mereka mengakses Internet saja, karena di sana lah Jepang dan Amerika Serikat mendapat untung nya, model semacam Komputer itu di berikan saja pada orang. Menangakapi hal itu perempuan pemerahah ini membetuk Tim nya lagi, dan mengadakan Tour Musik Konser Rock Avril Fans Fender Tanah Melayu keliling Nusantara, dan tidak main-main Jepang memberikan 1500 unit Komputer gratis, yang mana Angota Avri Fans Fender Banjarmasin di kerahkan Rahmah untuk membagi computer gratis ini ke pedalam tanah melayu bahkan sampai Papua, Tim Avril Fans Fender mengajari masyarakat dayak mengoperasikan computer, dan mereka memperkenal kan Facebook, Bing, Yahoo, Google dan lain, dan menonton TV Online, dan hasil nya adalah ledakan pasar Internet, karena banyak orang sudah bisa mengoperasikan computer di pedalaman desa-desa tanah melayu, bahkan Papua, suku Papua di ajari tim Avril Fans Fender juga, dan hal ini menjadikan Facebook sangat jaya kala itu, dan belakangan di susul oleh Twitten nanti nya. Sedangkan di Banjarmasin Industri media TV Kabel berbayar menyerah dan bangkrut akibat tindakan mereka ini.
Dan akhir nya juga pemerintah menanyakan nya, yang mereka kwatirkan dengan dampak yang akan terjadi oleh banyak media ini, namun Perempuan itu menjawab kami bertangung jawab penuh, dan kami juga melakukan sensor kepada banyak hal yang tidak layak di saksiskan. Dan pada akhir juga media cetak bergabung di Banjarmasin, dan merencanakan untuk meluncurkan produksi buku digital, dan hal ini di dukung penuh pemerintah, dan pemerintah juga ingin mendigitakan buku perpustakan ke arasipan bersejarah penting, maka baru awal tahun 2012 buku digital di luncurkan di Banjarmasin. Dan dampak yang di timbolkan media TV Kanada, yang membuat para pemuda menjadi melibatkan diri dalam dunia politik, dan ini untuk yang pertama kali nya, dan Perempuan ini dalam konser music Rock memperkenalkan Twiiter dan Facebook di gunakan untuk berdebat, dan melawan pemerintah Jakarta, hasil nya rezim SBY banyak kena semprot orang di Internet. Music Rock tulisan Rahmah memotivasi masyarakat dan pemuda untuk melawan pemerintah Jakarta, meski perempuan ini di kecam pemerintah namun iya tidak peduli iya terus melakukan, dan melakukan nya hingga rezim SBY terguling akibat nya. Pada awal tahun 2012 di kantor berita Kanada Banjarmasin di bentuk tim penelitian untuk meningkat pamor media TV kembali, dan Tim ini bergerak mewawancarai banyak orang, dengan Pertanya Media TV seperti apa yang ada inginkan,  dan program Tv yang mendidik macam yang anda kehendaki, dan gaya pembaca berita yang anda kehendaki? Dan penelitian ini memakan waktu selama 4 bulan lama nya untuk Tim keliling Tanah melayu.
Tidak banyak bacut lagi, tim kembali membawa data yang sangat berhaga sekali, dan ini lah yang membuat Industri media TV dan yang lain pulih dari penyakit gagal nya, tim Avril fans Fender dalam waktu 4 bulan memwawancari lebih dari seribu orang, dan di kantor berita Kanada saran dan kritik masyarakat di saring dan di perdebatkan kembali untuk meluncurkan produk baru, dan dari semua data yang di dapat condong nya masyarakat sudah bosan dengan acara Tv yang di buat selama ini, dan terutama Senetron dan lain, paling ada film horot yang tidak jelas kata mereka, berita-berita yang juga tidak maju-maju juga, berita yang hanya berkisar tentang Jakarta saja, jika berita luar negeri juga berkisar berita Amerika saja juga, ini benar membosankan saja, acara music yang kurang jelas apa tujuan nya di selengarakan, acara dangdut yang juga bukan dangdut, model sama diskotik semacam nya, dan banyak lagi hal lain nya.
Walau begitu perempuan pemarah ini tidak langsung mengambil tindakan untuk menyusun ulang sesytem baru media mereka, tapi iya menuda nya, dan mengundang para pengamat media, dan pemerintah untuk memberikan masukan lagi, agar berhasil, meski kala itu sudah di dapatkan masukan dari pengamat media dan pemerintah, perempuan pemarah ini masih meragukan nya, dan maka dari itu di adakan nya sebuah konser music Rock Endergrons di halaman TVRI Daerah Banjarmasin, dan Artis nya Buggerkill, MR,X , Intermezo, Sain Loco dan Remot Control, konser ini di adakan untuk mendatangkan banyak orang yang akan di wawancarai untuk menyusun kembali sesytem media masa, bahkan dalam konser Rock Endergrons bersejarah ini pemerintah daerah dan tokoh agama, tokoh adat budaya dan tradisi juga di libatkan nya oleh perempuan pemabuk ini, hanya untuk menyusun sesytem baru media eletronik dan  Cetak. Dan hari Sabtu 6 Oktober 2012 semua di selengarakan, dan konser ini kembali mencatat sejarah untuk merubah media eletronik dan cetak di Tanah Melayu.
Dalam konser ini perempuan pemabuk ini mengatakan pada banyak orang, bahwa media TV Kanada adalah milik semua orang, dan belajar dari sebuah ke cerobohan masal lalu dalam Industri Fashion, yang merugikan kami Rp 8 miliyar, akibat kami terlalu keras dengan ide kami sendiri, membuat produk sesuka kami, dan mengendakan konsomen, kami dulu melecing jalur Avril Lavigne hingga mengalami kerugian besar, dan dari sekarang, seluruh masyarakat tanah melayu. Bisa sampai kan semua saran dan kritik nya untuk media kami ini. Dan kami membuka layanan kiritik dan saran. Melalui Internet, Telpon, dan Sms, bahkan datang langsung ke kantor kami di Banjarmasin, dan siapa pun yang merasa diri nya wartawan dan Jurnalis hebat, bekerjalah untuk kami, kami menawarkan kerjasama yang adil, dan jika ada dari kalangan masyarakat yang punya ide tentang media, sampaikan pada kami, kami akan membayar dan membeli ide kalian itu, jadi dari sekarang, dan tidak banyak bacut lagi, kami menuruti permintaan Konsomen, karena jika tidak kami akan golong tikar.


Gambar Konser Bersejarah Sabtu Tanggal 6 Oktober 2012 Banjarmasin

Dan dari diskusi besar ini lah di hasilkan sebuah sesytem media, yang di beri nama oleh mereka sesytem standar media TV , Internet moderen, karena sesytem inibenar-benar di buat standar, yang mana dalam sesytem ini di ajarkan untuk setiap media masa, yang membuat program harus bisa di terima oleh semua budaya dan tradisi yang berbeda, karena dalam sesytem baru sunguh banyak tokot masyarakat yang berpengaruh merancang nya. Yang mana juga produksi di minta seperti produk Jepang yang standar dapat di terima oleh banyak orang yang berbeda, karena selama ini kebanykan media tv dan lain tidak bisa membuat sebuah program yang bisa di terima semua kalangan, atau keterbatasan, kita bisa lihat masalah ini pada media TV Jakarta yang carut marut sekali, contoh, RCTI, SCTV, TRANS TV, dan banyak lain nya lagi, ide-ide program lawakan yang tidak mendidik tidak memajukan, dan tidak di terima oleh semua kalangan, ini jelas sebuah kebutuan sama sekali, memang di Tanah Melayu media TV Jakarta yang masih bertahan di masyarakat adalah Metro TV,  dan Kompas Tv saja, dan 2 kelompok ini jarang membuat program yang aneh berlebihan dan semacam nya, memang di katahui dengan jelas, tidak murah membuat program berkualitas, tapi walau mahal itu bisa di buat, dengan bantuan seponsor, asalakan media benar-benar bekerja serius, atau ada industri film yang serius dan konseten dalam bekerja, dan zama ini kita tahu mereka media Jakarta yang coba memangkas biaya produksi tersebut, membuat program dengan biaya murah yang benar-benar hancur sama sekali, jika saja mereka melakukan ini biar murah tapi bermutu, itu baru joos, namun sekali lagi kami tekankan apa yang mereka buat tidak bisa di terima semua orang, bahkan Metro Tv dan Kompas TV pun, meski mereka mengedepankan moralitas nya, dan cendrong di angap para pemuda metro TV adalah media orang dewasa, yang sangat kaku sekali dalam berfashion, atau aksi di depan layar, kira nya mereka tidak membuat sesuatu yang mungkin bisa mengait penonton baru.  
Memang perlu kami akui juga, baik dalam penelitian Tim atau dalam diskusi. Masyarakat banyak mengajukan keluhannya, dan meminta yang bermutu, namu media tidak bisa menuruti mereka semua nya, karena sebagai media yang baik membatasi tayangan yang tidak pantas di tayangkan. Kebanykan dari mereka menitik berat kan program film Amerika Serikat, dan music Rock, dan kadang mengeluhkan berita yang di buat. Ini kan jurus sesytem lama andalan media TV Jakarta untuk memikat penonton nya, tanpa melihat dampak yang akan terjadi, dan pertanyan nya sekarang adalah apa yang bisa mengantikan jurus sesytem lama ini? Jawaban sesytem sandar ini, yang mana sesytem ini di bentuk untuk membuat program acara murah namun berkualitas, dan tidak banyak bertentangan dengan banyak orang, ormas dan pemerintah, yang mana sesytem ini lebih mengedepankan music Rock, namun dalam rancangan ini music Rock yang sudah di sepakati, yang oleh rancangan di bantu pemerintah dan tokoh budaya dan agama, dan standar nya Rock dari Avril Lavigne yang di berikan izin untuk tanyang di tanah melayu, yang di nyatakan oleh kelompok Avril Lavigne ini di nila tidak terlalu menunjulkan aksi Sex, atau jual dada dan paha, dan Fashion standar, yang bisa di terima budaya mana saja, Celana panjang baju kaos saja, dan beberapa lagi music Rock yang di gemari di pangkas dalam sesytem ini, yang mengurangi unsur yang di katakana criminal dan pemberontak, dan Avril Lavigne ini hanya sebagai contoh standar music Rock untuk di tayangkan, masih ada lagi yang lain, maka dari itu banyak orang menanyakan, mengapa Avril di terima, dan lain nya di batasi, karena standar. Dan contoh program lain juga, pada film sesytem ini, di buat menekankan film documenter, dan jelas film documenter yang edukasi, missal nya mengankat cerita sejarah dan Ilmu pengatahun dengan rupa film Action juga agar tidak membosan kan, dan jelas kemasan baru, film yang di buat tidak berseri seperti Senetron yang membuat orang bosan, dalam penayangan setiap hari selalu merubah judul nya, untuk melihat film sukses di Indonesia yang bisa di ambil acuan, ya itu film dari tahun 1990, karena zaman ini lah film berkualitas, contoh gampang di Indonesia adalah Film Rhoma Irama, yang mengandung budaya melayu dan India dengan music dangdut nya, tapi perlu di katahui aksi kekerasan dan lain di sensor, karena bukan penayangan di bioskop tapi TV Rumah yang kerap bisa di saksikan anak di bawah umur, memang film Rhoma terhitung mahal biaya produksi nya, namun di zaman moderen ini bisa di pangkas dengan mengunakan Teknologi. Begitu juga dengan comedian nya, di Indonesia comedian yang mencatat sejarah dalam Industri media ini juga ada tahun 1990, dan kelompok kemedian ini sudah tentu Warkop DKI, Dono, Indro dan Kasino, dan yang satu nya Doyok dan Kadir, ini adalah contoh comedian yang sukses, yang bisa di ambil pelajaran, namun sayang nya comedian ini pada komposisi nya terlalu mengandung unsur sex perempuan yang berpakain setengah tubuh, namun zaman moderen ini bisa di pangkas hal tersebut, begitu juga biaya nya, tapi penting komdedian nya jelas dan unsur yang terlihat tidak di buat-buat comedian itu tersebut, melainkan seperti terjadi kebetulan dalam kehidupan sehari-hari layak nya Warkop. Dan sesytem media tentang Olahraga juga tidak ketingalan di renovasi kembali, terutama untuk memajukan nya, dan kedua agar acara olahraga ini tidak di salahkan lagi baik oleh masyarakat maunpun pemerintah, yang mana kita sudah belajar dari pengalaman, yang bagai mana acara olahraga Smack Down yang memicu kekerasan pada anak di bawah umur, dan kadang acara bola di Indonesia yang menjadi budaya tauran masa, yang mana renovasi yang di lakukan sangat besar pada acara ini, yang mana acara olahraga di buat untuk memotivasi pemuda untuk gairah berprestasi dalam mengharumkan nama bangsa, seperti yang di canangkan untuk membuat acara bola, yang bertitik tumpu pada komentator yang bicara, supaya mengarahkan penonton tidak berbuat sara dan menunjukan ke sifat posistif, karena di Tanah Melayu kadang komentator bola bisa memanaskan suasana, atau aksi mengejek yang menibulkan provokasi, namun juga bukan hanya pada media ini di anjurkan, tapi tim sepak bola itu sendiri untuk menjaga prilaku di lapangan saat bertanding, tidak menunjukan ke arah sara, kadang kala pemicu tauran di Tanah Melayu, yang biasa para angota tim bola tersebut bisa melakukan pengejekan, ini adalah awal bencana, dan protes terhadap wasit yang begitu berlebihan yang menjadikan pendokong nya juga ikut, jadi itu yang di ronovasi dalam sesytem ini, yang mana dalam konser tersebut di anjurkan pada Barito Putra dan Semen Padang, sebagai tim unggulan di Tanah Melayu. Dan renovasi yang model olahraga larangan lain, yang seperti penayangan balap liar dengan alasan apun oleh media tetap tidak boleh di lakukan, karena ini bisa memicu pemuda melakukan nya. Dan sesytem baru media berita TV dan media lain nya yang di lakukan, yang mana media hanya berpusat tentang Jakarta saja, dan kaum elet politik Jakarta. Dan agar juga untuk menimbulkan minat para pemuda untuk melihat berita, maka dari itu sesytem ini di rancang, yang mana sudah di katahui dalam penelitian, di atas tadi bahwa kebanykan pendapat kaum muda mengenai TV berita yang kaku, mereka ingin kemasan baru, yang menarik, maka dari itu Fashion kunci utama nya, dan tataruang pembaca berita itu sendiri, yang bernuasa pemuda dan standar agar bagi mereka tidak membosan kan, dan ini juga dititik beratkan pada pembawa acara dan pembaca berita perempuan, karena ini lah yang di bahas para penonton dalam diskusi tersebut, maka dari itu Kantor berita Kanada melakukan nya, dan Fashion yang di sepakati agar adalah Avril Lavigne, karena ini standar, dan moralitas bisa di terima kalangan dewasa juga, bahkan kalangan dewasa lebih tertarik dengan ini, jelas kalangan laki-laki, tidak akan menolak melihat wanita yang punya aksi ini. Dan renovasi juga dalam sesytem acara yang di buat, yang model acara seprti jajak pendapat, dan perbicangan bebas, atau acara dekomenter semacam Trans 7 dunia lain contoh nya, atau acara dekomenter tentang Cinta umapama nya, seperti termehek-menhek dan sebagai nya itu, dari kebanyak yang tidak terima dalam hal ini adalah ormas Agama, atau masyarakat kaum Agama, yang jelas nya kaum agama Islam, dan yang lain nya kaum skuler dan orang-orang berpendidikan, yang mengangap hal ini adalah suatu pembodohan, tidak memajukan sama-sekali terhadap masyarakat, yang ada adalah kesesatan. Acara ini benar di kecam di Tanah Melayu, yang kadang di angap pengotoran agama, yang mana jelas di sebut dalam diskusi, sebagai mana contoh apa yang di angap pengotoran agama adalah, 1 di media atau Industri Film horror ini yang biasa mengagap malam Jum’at adalah malam nya para setan, dan yang mana secara umum di masyarakat Islam itu sendiri kusus nya di Tanah Melayu, dalam Al-Qur’an sudah menyatakan bahwa malam dan Hari Jum’at adalah hari bugus untuk beribadah atau singkat hari dan malam agung, dan di media Jakarata Industri Film membuat gambaran malam Jum’at malam nya para setan dan angker, aneh betul, ini adalah hal umum yang biasa di kiritik oleh kaum Islam tersebut, bahkan di media ustat di bawa dalam hal konyol tersebut, yang malam Jum’ut melakukan peraktik perdukunan tersebut yang di gambarkan memangil aruah jahat yang membuat orang kerasukan saja, ini jelas sudah menyekutukan tuhan, dan melangara larangan tuhan itu sendiri, yang dalam Islam dilarang melakukan peraktik perdukunan itu, apa lagi penjualan ayat suci Al-Qur’an, ini hanya hal umum yang selalu di permasalahkan kaum agama terhadap media, belum lagi bermasalah dengan pihak kaum skuler, yang mengagap ini pendakalan dan lain nya, yang di angap memotivasi masyarakat untuk meminta pertolongan dukun, dan menjauh kan masyarakat dari pendidikan moderen dan sebagai nya, mungkin kira dalam diskusi panjang lebar di bicarakan ini, namun jelas nya tidak bisa di tuliskan di sini semua nya, yang mungkin kira pembaca sudah mengerti dengan masalah ini, maka dari serangan ini di lancarkan pihak agama dan kaum skuler yang menodorong pemerintah daerah, di tanah melayu tidak lagi melakukan ini, maka dalam rancangan baru hal ini di tinggal dan tidak di bicarakan lagi.
Hal lain juga dalam peranan sesytem baru ini, di bicarakan masalah untuk memajukan media cetak, bukan saja hanya pada media TV, dan disini pihak baik percetakan bahkan Radio juga ikut bicara dalam diskusi tersebut. Untuk menghalau pertentangan yang ada maka di berlakukan sesytem ini, Perempuan pemerah menyatukan menjadi sebuah media yang menyatu yang tidak terpisahkan satu dengan yang lain. Meski dalam Internet sudah di jalankan sesytem ini, ya itu penulisan, baik penulisan Jurnalis berita peristiwa, maupun Jurnalis penulisan Ilmu pengetahuan, baik yang agama dan skuler, dan fenmaatan Internet lebih efesin lagi dari yang sudah ada ini? Dalam pembahasan ini maka munculah pembicara yang sunguh berdapak besar sekali di tanah melayu, yang mana berujung masalah globalisai, yang mana pembicara pembahasan memuat perdagangan skala keci sampai besar dalam dunia media, hinga renovasi pembuatan Iklan, dan maka dari itu untuk pertama kali Perempuan pemabuk mengajurkan sesytem pada Facebbok untuk membuat perdagang, dan maka dari itu dirikan lah dari malam itu Jual beli Serabakawa, yang mana di bentuk nya situs Facebok yang menangani perdagang tersebut, meski dalam dunia Internet sendiri sudah ada perdagang, namun skla nya terbatas, atau bertitik pada perdagang besar bukan skla standar, di Facebook ini di buat perdagang kecil hingga tingkat tinggi sekali, baik dari perdagang kecil di Banjarmasin, ini akhir nya memajukan sekali, dan pemerintah tidak mampu menghalau perdagangan bebas ini di Tanah Melayu dari di buat nya, kesalahan utama nya pemerintah pada diskusi mengagap hal ini enteng, tapi pada ujung nya terjadi perdagang bebas yang belum pernah ada sebelum nya di tanah melayu.
Dan dalam diskusi juga sesytem baru yang memasukan kaum perpustakan tersebut, untuk melakukan pendigital masa seluruh buku yang ada, namun pihak Industri percetakan mengagap ini kerugian, maka dari itu di citakan sesytem Jurnalis dalam Internet buku digital berbayar, dan untuk yang lain dalam pendanan maka di serukan Iklan Produk, meski juga di galakan di banyak situs dan yang lain nya, Cuma pada dasar juga pemerintah menyetejui hal semacam ini yang akan memajukan sekali, maka mereka tidak terlalu mementigkan media percetkan itu mengeluhkan hal ini, malah dalam diskusi tersebut, pemerintah menyerukan pada Industri percetakan untuk menjalin kerja sama dengan Jepang untuk memproduksi buku digital atau media semacam Phonsel yang seperti buku, namun hal ini menjadi acaman bagi pihak Industri Kertas, maka dari itu sulit sekali dalam penyelesain hal ini, terlebih Pemerintah yang banyak di dukung banyak mahasiwa saat itu, bahkan menganjurkan juru tulis untuk menyebarkan melalui Facebok, agar cepat mendidik Masyarakat, namun supaya masalah ini tidak meluas lagi, pihak media Internet memberikan sebuah sesytem nya lagi, agar pembiayan dan pendanaan ini akan mereka berikan, dan bekerja sama dengan mereka, dan diharapak media Koran segera bekerja sama, di samping percetakan secara kertas di lakukan juga, namun juga pihak Jurnalis Industri media Koran bisa langsung menuliskan sebuah peristiwa yang terjadi di masyarakat itu di Internet, dan pihak media Internet juga akan membagi ke untungan itu, maka dari itu semua kesepakatan pun di terima, dan pembentukan media Koran Internet pertama di Tanah Melayu pun di lakukan. Dan bagi pihak media Internet juga sesytem yang sudah bicarakan itu di setujui, untuk tidak melakukan penayangan film Amerika Serikat itu, yang sudah di katakana jurus lama, dalam hal ini pihak biskop juga angkat bicara, mereka menyetujui dan mendukung nya, agar orang menuju bioskop untuk menonton film tersebut, dan bagi pihak media Internet menguntunkan akan TV online tersebut, yang mana Film di unguh tapi tidak bisa di download, dan hanya di saksikan online, kecuali sudah semua di tayakan di bioskop, dan jelas nya orang akan juga membeli Tv yang di jual oleh pihak Jepang, yang mana TV berbasih Internet tersebut yang di gunakan sesytem kuota tersebut, dan jauh lebih menguntunkan dari pada parabola berbayar atau tv Kabel berbayar. Sesytem baru yang lain juga yang di berdayakan pihak Internet, mengenai music, yang mana dapur rekaman juga di ikut sertakan nya, ya itu setiap Band music akan juga ikut di modali nya, yang mana Video clip tidak akan di ungah di Internet jika Band belum selesai Tuor Konser nya, untuk memberikan ke untung bagi Industri media music, dan Radio pun disini di butuhkan nya, karena hanya untuk memutar MP3 nya untuk promosi nya, di media tv akan di adakan promusi nya, Cuma paling Artis Band yang akan Hadir dalam Live konser, yang di ikuti pihak Radio, yang menyanyikan lagu setengah-setegah, mencegah di rekam ulang melalui media TV tersebut, dan nyata ini berhasil, dan bisa juga Video Clip di tonton langsung Online namun tidak bisa di Donwload, dan ini kembali akan memicu pembelian TV berbasih Internet Jepang langsung, bahkan sesytem ini di berlakukan juga di Industri media Olahraga, yang di titikan pada olahraga Bola, yang disiarkan langsung Online, dan di lacak media TV yang menayangkan nya biasa nya di Tanah Melayu, dan ini juga membuat orang membeli tiket langsung menonton langsung Barito Purra di lapangan Banjarmasin, paling biasa hanya sudah skor di bacakan di media swasta TV tanah melayu. Jadi ini lah dasar dari sesytem media-media rancangan awal di Tanah Melayu, yang lambat laun juga di ikuti banyak media-media, hinga Jakarta, dan ini lah sejarah awal mulai pemakain Internet secara garis besar nya, dan pecegahan perang Industri media itu sendiri, penyatuan Industri Internet dengan TV sangat berdapak memajukan sekali, dan kusus nya media social Twiiter dan Facebook, yang mana acara media mengajurkan permisa nya berbicara ikut mengomentari topic yang di buat, dan jelas nya dampak nya kelihatan sekali dalam media TV berita, topic Politik di ikuti semua kalangan, muda, dewasa, dan tua, anda bisa lihat hal tersebut di sebuah fenomena sejarah pemelihan Presiden Jokowi kemarin, peranan Twiiter dan Facebok mempunyai peranan penting dan menenutakan sekali bagi calon presiden itu sendiri. Dan jelas nya inilah gambaran benang merah sesytem media-media yang di rancang secara singkat. Dan dalam diskusi terakhir para tokoh pengamat media-media Tanah Melayu, tokoh agama, Budaya Tradisi dan masyarakat dengan ormas nya, yang mengajukan tuntutan jika ini di laksanakan siapa yang akan bertangung jawab dengan semua hal, mau hal baik atau hal buruk pada masyarakat luas, dan bagai mana menangulangi penyalah gunaan media-media ini di masyarakat, dan adakah rumusan hukum yang sudah di canangkan pemerintah untuk mengurusi hal ini, memang kita mengetahui nya dengan tujuan baik, Cuma kita sudah belajar dari sejarah, ini pasti akan di salah gunakan pihak yang tidai bertangung jawab, dan sekali lagi saya tanyakan siapa yang akan bertangung jawab dengan hal ini.
Maka pemerintah pun bicara, bahwa mereka akan mengawasi nya, dan sesuai ketentuan mereka semua harus bayar pajak pada pemerintah, dan sudah di ketahui semua undang penyiaran sudah ada untuk masalah ini, yang mana media bisa di jerat hukum apa bila terbukti melakukan keselahan, dan semua orang tahu bahwa di dunia ini tidak ada yang nama kebebasan Pers oleh pemerintah, karena bisa berpontensi di salah gunakan, bahkan di Amerika Serikat yang mengaku kekebasan Pers tersebut, namun nyata pemerintah telah melakukan kecurangan, mempurat balikan pakta yang sesunguh nya, demi kepentingan tersebunyi mereka, jadi berbeda dengan di Tanah Melayu, yang pada hal ini bukan saja pemerintah yang mengawasi nya tapi semua nya, agar juga pemerintah yang berbuat curang bisa di hindari karena saling mengawasi, dan yang pasti nya dulu pihak media yang bersangkutan yang mengetahui hal mana yang buruk dan tidak layak maka jangan di terbitkan dan di tayangkan, jangan menungu tegur, dan pada singkat nya, kita semua nya yang harus menyadari nya dan menahan diri atas segala perbuatan jahat tersebut, jadi kita semua sudah sepakat, dan untuk itu di harapkan para media-media yang ikut harus mendaftarkan diri nya terhadap pemerintah, dan pembentukan tim akan di mulai dari besok, dan selesai. Dan maka dari itu sesytem pun di terapkan dan di sepakti untuk di tarapkan, dan kita pun lanjut dalam bab berikut nya yang mambahas penarapan sesytem dampak nya di masyarakat serta penyalah gunaan nya dan kesimpulan terahiri nya dalam bab di bawah ini. Dan lagu terakhir pun dalam diskusi 6 Juni 2012 di lantunkan untuk menuntup diskusi bersejarah tersebut.

Perkembangan Media Cetak Dan Eletronik Populer Era Moderen  

A.  Penarapan Sesytem Dan Dampak Di Masyarakat, Dan Penyalah Gunaan Pihak Yang Bertangung Jawa Serta Kesimpulan Terakhir 

Gambar Avril Fans Fender Repoter Redaksi Jurnalis dan Editrorial Kantor Berita Kanada Tanah Melayu

Setalah pembentukan tim dan pendaftaran pada pemerintah, maka pada tanggal 23 Agustus 2012 lalu secara resmi di tarapkan lah sesytem media ini di Tanah Melayu, dengan di mulai dari promosi nya, yang mana lagi music Rock adalah jurus ampuh dalam promosi media ini, dalam Tour Konser Rock keliling Tanah Melayu tersebut yang melibatkan banyak grub music Rock berpengaruh. Pada awal nya sesytem ini sangat bagus dan hampir tidak ada dampak yang menyimpang pada masyarakat luas, sesytem ini benar-benar sukses sekali, penjualan TV Internet jepang sukses total, bahkan Jepang kembali merilis media baru nya tersebut dengan banyak fitura ungulan nya, pada tahun 2012 di Tanah Melayu para pemuda yang di mulai dari musisi Rock Tim Avril Fans Fender itu melibatkan diri dalam kanca politik, ini belum pernah terjadi sebelum nya, yang mana para pemuda ini terpengaruh oleh kemasan media TV berita yang baru tersebut, yang mengutamakan fashion wanita dan kadang-kadang di purtar music Rock, sedangkan Twitter juga di pakai akibat di dahulu masalah ini, Kantor Berita Kanada, mengajurkan komentar dan partisipasi penonton nya lewat twitter tersebut, hasil nya banyak lah orang yang ikut, belum media twitter tanah melayu yang di serahkan pengelolan nya pada perempuan pemarah itu, yang membuar berita dan sebagai nya, terutama music, Twitter di buat nama Web nya Avril Fans Fender Kanada, yang mana banyak mengikuti nya, begitu juga Facebbok, dan atas keberhasilan ini akhir nya menyimpanglah dari kodrat nya, yang mana pemerintah tidak bisa lagi berbuat apa, karena ini juga Keselahan pemerintah Sendiri, saat terjadi pemilu presiden 2013 lalu, media ini di salah gunakan, baik oleh calon Presiden sendiri atau partai Politik, semua orang di tanah melayu tahu masalah ini. Yang gila nya lagi kubu Jokowi mengandeng Wanita pemarah ini atas restu sang sultan Aceh sendiri, yang membentuk tim sukses di media Kantor Berita Kanada, begitu juga yang lain nya, dan pertempuran di media social Twitter dan Facebok tidak ada pernah habis nya terjadi, yang jelas kubu pendukung Jokowi yang di komando musisi Rock, dan Kubu Prabowo di komando orang radikal militer tidak mampu melawan pendukung Jokowi di dunia media, apalagi di dunia nyata tersebut, kampanye sara bertebaran, bahkan pemicu awal bentrokan di Banjarmasin, Balikpapan dan Aceh sendiri. Maka dari sebap itu pemerintah bertindak lagi namun lagi-lagi gagal total, pihak Media Internet yang di perintahkan untuk menuntut semua situs tersebut tidak menuntup nya dan menolak di salahkan, karena mereka tidak melakukan nya kata nya, yang melakukan nya adalah pihak yang tidak bertangung jawab tersebur. Dan media tv berita Terkenal Jakarta, Metro TV dan TV One perang besar sekali, Metro TV pendukung Jokowi, dan TV One pendukung Prabowo, malam siang masyarakat luas di bom mereka ini, bahkan masyarakat Malasyia yang tidak tahu menahu tidak bisa tinggal diam, juga ikut dalam hal ini, masyarakat Malasyia, ada yang pro Jokowi dan yang pro Prabowo, dan ikut juga di Twiter dan Facebok, meski pemerintah mereka melakukan larangan.
Pemerintah Indonesia yang didesak baik oleh para ormas dan masyarakat yang sadar akan penyalah gunanan ini melakukan tindakan keras, dimedia di tayangkan polisi melakukan pengempungan sampai penangkapan panyalahgunan Internet dan sebagai nya, namun itu tidak bisa membuat orang takut dan media menghentikan nya, mereka semua tetap saja semua nya, dan puncak nya saat Metalica datang ke Indonesia yang mana kedatangan Metalica mendongkrak suara untuk Jokowi, setelah Slank Jakarta, dan hingga masa damai di lakukan, juga tidak ada damai nya, media bom bambardir dengan macam topic yang di suguhkan, bahkan saat terjadi pemilihat, semua media, baik Internet atau TV sama menayangkan hitung cepat hasil pemilu yang hampir saja membuat perang suadara di Indonesia, pada fase ini anak SD juga ikut main kubu-kubuan tersebut, bahkan setelah presiden Jokowi terpilih, perang belum juga usai, sekarang perang presiden Jokowi dengan parlemen DPR tersebut, dan media kembali membombardir nya di masyarakat, demontrans tidak ada habis nya, perang di media Internet juga tidak habis nya, bahkan presiden Jokowi sendiri melakukan penumpasan terhadap media, juga sama gagal nya, namun setelah damai nya Presiden Jokowi dengan DPR, maka kejahatan media juga kurang, karena kejahatan media hanya sampai di situ saja, tapi masalah rebut perang partai Golkar tersebut media tidak bertidak jahat, namun sewajar nya, membeberkan semua kejahatan pemerintah tersebut.
Dan pada pemilihan Presden 2013-2014 tersebut adalah hal paling fenomenal mencatat sejarah, dan hadir nya pemuda yang di bawa oleh Kelompok Avril fans fender dengan mengunakan media juga akhir nya punya hal bagus jua, karena membuat mereka mengeritil pemerintah, Cuma yang kurang bagus nya itu hanya waktu pemilihan tersebut, namun perlu di pahami juga, kejahatan media tv dan Internet Indonesia ini belum seberapa dengan kejahatan media TV dan Internet Amerika Serikat yang memutar balikan fakta dan penyebaran Fitnah, dan pada akhir nya di bawa ke Indonesia, yang mana hal ini membuat pro dan Kontrak tersendiri di Indonesia. Media TV Jakarta adalah yang paling banyak jadi tunggang Amerika Serikat, yang bekerja sama dengan CNN tersebut, yang mana CNN ini melayani lobi Yahudi di New York tersebut, jelas Komenti Yahudi Amerika Serikat dan Kahilah Yahudi New York, media ini melakukanb Provokasi dan propanga, contoh masalah ISIS, yang hanya membaut orang panic saja, yang semua di bom oleh Media, untuk apa mengurus ISIS yang tidak memusuhi Indonesia, yang juga sebenar sangat tidak ada sangkut paut nya dengan Indonesia, ISIS kelompok Islam itu tidak akan menyerang Indonesia yang semua orang tahu, bahwa Indonesia adalah Negara Islam terbesar di Asia Tengara di ikuti oleh Malasyia dan Brunai Darusalam, Penyebaran hal ini sebenar nya adalah politik kawan Amerika Serikat, singkat mencari kawan untuk menghadapi musuh nya yang mereka sendiri tidak mampu, dan sampai sekarang media tv Jakarta yang banyak melakukan kajahatan ini, untuk lebih jelas nya anda, bandikan saja berita yang mereka buat, dengan berita di media Al-Zazirah atau media TV Mesir semua nya berbeda sangat jauh sekali, baik mengenai berita tv  Suriah Irak Yang lain. Dan media tv yang berbuat jahat lagi di Indonesia yang termasuk juga sukses menjalakan sesytem di atas, dan terlibat berbuat salah pada masyarakat, dan kebanyakan media yang melakukan salah ini adalah Trans 7, NET TV, Trans Tv, RCTI, SCTV, INDOSIAR, ANTV dan Global TV. Yang mana kaum agama Islam lah yang paling banyak mengecam provokasi dan proganda ini, yang jelas nya FPI Mengamuk lagi, mereka media menghalakan April MOP, dan sedankan April MOP itu sebenar nya di larang di ungkap di Negara Islam, akibat membangkitkan luka lama, ya itu pembantain muslim di Spanyol, Granada, Andalusia pada pertengahan abad silang, dan seharus banyak kata pengamat media, media jangan membangkitkan luka ini. Media tv malah mengajak orang merayakan hari pembatain ini, dan jika di masa depan nanti media tv ini jangan lagi memicu perang April Mop ini, jika saja Indonesia bukan Negara Islam tidak masalah, tapi Indonesia Negara Islam, jangan salahkan FPI yang mengamuk akibat ini. Dampak lain juga yang di rasakan akibat sesytem di tarapkan adalah berkembang dengan pesat nya perdagangan bebas di Tanah Melayu, yang mana pemerintah tidak bisa lagi berbuat apa-apa, semua nya sudah terjadi, yang semua di akibatkan oleh media-media, yang kusus nya Internet, di Banjarmasin perang Industri yang di picu hal ini mungkin salama 4 bulan lebih dengan Presiden Jokowi, yang membatasi daerah berhubungan dengan asing langsung tanpa melewati Jakarta, namun pada akhir nya Jokowi mengejinkan hal ini, asal sesuai aturan dan bayar pajak. Media berita yang di angak juga selalu menayangkan aksi yang tidak perlua di tanyangkan ke masyarakat, apa lagi masyarakat Islam, seperti pengepungan densus88 yang anjing Amerika Serikat, menembak orang sholah dan sebagai nya yang justru meningkat tindakan masyarakat ke sekala yang exstrim, bukan hal baru demonstran pembubaran densus88 tersebut, dan ini juga lah yang biasa memicu Persatuan Tanah Melayu yang menekan pemerintah daerah untuk membloker media tv Jakarta tersebut, bahkan Internet juga, yang mana untuk menghindar kan sara di masyarakat. Frons Islam Asean bersama Persatuan Tanah Melayu menyeret Wanita pemarah Rahmah ke pengadilan Malasyia, yang di tudingkan orang yang meracang sesytem media yang betu banyak membawa masalah baru, belum lagi penyeratan Frons Islam Asean dan Pertastuan Tanah Melayu menyeret wanita pemarah ke pangadilan Indonesia, pengadilan Konstutisi tata usaha pamerintah dan sebagai nya. Tuduhan lain lagi rancangan sesytem Rahmah mengenai media Internet, yang melakukan perjudian penjualan manusia, pelacuran dan sebagai nya, yang di angap juga terlalu bebas, perempuan pemarah yang menangapi tuduhan ini melepar nya pada Pemerintah, sebagai pegawas dalam hal ini, dan tidak ada rancangan sesytem buatan nya seperti itu menghalakan perhjudian dan melakukan penjualan manusia tersebut, dan sebagai porno graphi di Internet itu, masalah yang samacam itu adalah Amerika Serikat pemelik Internet itu sendiri pelaku nya, dan jelas seluruh Media yang terlibat dengan Amerika Serikat pasti tidak ada yang beres nya. Lihat saja media TV Jakarta yang menjadi tunggan mereka Amerika Serikat itu, dan wajar rasa jika Persatuan Tanah Melayu ini kadang membloker TV Jakarta tersebut. Saat persatuan Tanah Melayu menuduhkan Media TV Jakarta kusus nya Kompas TV dan TV ONE, Metro TV yang di tuduh mengalih perhatian public saja, yang membuat berita tidak penting, ya itu berita kasus Mirna di bunuh tersebut, media tv Jakarta malah mengatakan ikut Sesytem, dan sejak kapan Media Jakarta ikut mendaftarkan diri dengan Pemerintah Tanah Melayu Sumatera dan Kalimantan jika itu mereka ikut Sesytem, dan memang media Jakarta mengikuti sesytem yang di buat tanpa mendaftarkan diri mereka dengan pemerintah Sumatera dan Kalimantan, yang di minta oleh pemerintah pusat untuk bertangung jawab mengawasi nya, dan pemerintah Jakarta yang juga melakukan pembebiayaran terhadap semua tidakan maka media ini, baik yang di tanah Melayu atau Jakarta. Di Tanah Melayu bahkan sampai Negara Malasyia, Trans 7, Trans TV, RCTI dan Global TV, yang kadang di Bloker di lacak tersebut yang memutar Film Amerika Serikat, yang di angap proganda, bukan saja aksi kekerasan dan menjagari penonton nya berbuat jahat, jadi mafia dan sebagai nya, bukan membela Rusia atau Timor Tengah dan Maxsico, lihatlah film buatan Amerika Serikat, yang jadi tokoh penjahat nya teroris nya Adalah Rusia, Arab dan masalah Narkoba nya sudah pasti Maxsico dan Kuba, lihat propokganda kebencian tersebut, yang mengalang dukungan untuk melakukan perang tersebut, proganda ini justru lebih berbahaya dari pada adekan sex, karena bisa membawaa petaka perang dunia 3 terjadi, atau bisa memprokasi pembentukan mafia kelas kakap jualan senjata gelap dan berbagai lain nya lagi, memang tidak semua film Amerika seperti itu, dan hendak nya pihak media TV yang menayangkan jurus lama ini melihat nya terlebih dahulu, pantas apa tidak di tayangkan. Dan perlu di ketahui juga, dari Mei Tahun 2015 Persatuan Tanah Melayu dan banyak lagi ormas-oemas Tanah Melayu juga di Kantor Berita Kanada Tanah Melayu bersama Wanita pemarah tersebut memrenovasi sesytem yang ada, dan memperbaharui nya lagi, pembicara dengan pihak Amerika Serikat pun di lakukan, agara media Internet di Tanah Melayu tidak melakukan perjudian, Film Porno dan bentuk makar lain nya, yang di angap halal oleh Amerika Serikat namun justru kejahatan di Tanah Melayu, kesepakatan baru pun sudah di lakukan, pihak Internet sendiri sekarang di serahkan pada Cina oleh pembesar Tanah Melayu, yang jelas Maxsthon Brwosing, dan perang Maxsthon dengan Amerika Serikat, belum lagi rencanan Cina dan Jepang untuk mendirikan Internet sendiri yang terlepas dari Amerika Serikat juga di lakukan, perudingan itu juga bukan saja di lakukan di Tanah Melayu, tapi juga Asia Besar, dan semenajung Asia Kecil pada awal tahun 2016 lalu, yang banyak di bicarakan Internet dan media Amerika Serikat, sara kepentingan Amerika Serikat, kusus nya dalam pemberitan nya, dan semua orang tahu, yang ingin perang dengan Korea Utara, bukan Korea Utara dengan Korea Selatan, melainkan Amerika Serikat VS Korea Utara yang menjadikan Korea Selatan kambing hitam nya, belakangan Jepang juga di ikutkan, dan maka dari itu niat untuk membentuk Internet lepas dari Amerika itu ada, agar tidak ada lagi provokasi perang tersebur. Dan pertengah tahun 2016 beberapa Industri media Tanah Melayu juga mau memberikan dana untuk pembentukan Internet tersenbut, namun biaya yang di katakana pihak Jepang yang belum bisa mencukupi, dan uasaha lain terus di tempuh, dan pada tahun 2016 juga pembentukan media TV Baru oleh kawan-kawan di Tanah Melayu meningkat, dengan di buka nya oleh pemerintah Tanah Melayu Kalimantan  TV Tabalong, TV Resmi pemerintah Tanah Melayu, yang bertitik tumpu menjaga masyarakat, yang bertitik pada media Berita TV dan media music Rock, penerbitan Jurnal baru berkembang juga di tanah melayu, meski sang diriktur pelaksana wanita pemarah masih bersengkita sedikit, yang mana sengketa terahir tuntutan persatuan Tanah Melayu, agar Kanada TV melepaskan kerja sama dengan media TV Jakarta, dan menurut kontrak yang di tanda tanggan oleh wanita pemarah dengan media TV Jakarta, kontrak nya dengan media TV Jakarta berlangsung hingga pada Agustus 2017 nanti, dan kata nya media Jakarta tak akan di libatkan lagi dalam sesytem baru yang masih di rancang bersama tersebut, dan pembangunan Industri media baru juga di Tanah Melayu, yang di ikuti banyak Bank Islam tersebut dalam pemdana nya, dan untuk saat Persatuan Tanah Melayu Asean sudah menuntup Industri media TV Tanah Melayu sabanyak 5 media yang di angap prokasi pro Amerika Serikat, bahkan yang baru-baru ini beberapa media terlibat kembali Pro Amerika Serikat yang di angap persatuan Tanah Melayu dan Koalisi dagang Asean membuat kericuhan di Selat Melaka, povrokasi perang Korea oleh Amerika Serikat yang memngangu Selat Malaka, Natuna dan laut Cina Selatan, Malasyia dan Sabah Federasi menuntup 2 media yang memprokasi perang ini di Tanah Melayu, namun untuk Tanah Melayu Sumatera belum ada yang melakukan nya lagi. Dan untuk saat ini saja dulu Imformasi yang kami bisa berikan, dan Imformasi baru masih dalam penulisan, yang jelas dalam edesi baru kira nya akan di bahas pelepasan kerjasama media Tanah Melayu dengan Media TV Jakarta Pro Amerika Serikat yang akan di laksanakan pada tahun 2017, namun itu hanya kemungkinan karena rencana bisa berubah.

Dan mungkin sekian dulu imformasi yang saya bisa berikan pada anda para pembaca. Dan kita bertemu lagi di lain epesodi tulisa saya yang baru nanti.
Terima kasih telah membaca nya semoga berguna untuk anda.
Mohon maaf bila ada kekeliruan dalam tulisan saya di atas.

FROG GOZILLA
Ketua Organisasi Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88 Tanjung Tabalong yang bergerak memajukan pendidikan di Banjarmasin Aceh dan Indonesia.
Organisasi ini juga sangat aktiv di industri musik Rock Endergrond,
Dan berjuang untuk membangun perintahan ustmaniyah yang baru, 

Simbol Organisasi

Avril Lavigne

Tidak ada komentar: