Revolusi Paham Islam Moderen Teknologi Aceh Banjarnasin
WELCOME BLOGGER FROG GOZILLA
Terima kasih pada anda para pembaca yang sudah mau melungkan waktu berharga anda hanya untuk membaca tulisan saya
Pendahuluan
Gambar Avril fans Fender Repoter, Redaksi, Jurnali Kantor Berita Kanada Banjarmasin
Tulisan ini saya bisa pertangung jawabkan kebenaran nya, dan siap di panggil siapa saja untuk mempertangung jawabkan nya, dan tulisan ini juga penulisan nya di bantu oleh kawan-kawan Avril fans Fender, dan tokoh-tokoh Islam Kalimantan, Sumatera, Aceh, Brunai Daru Salam, Malasyia, Sabah, dan Persia Iran, walau tulisan ini singkat saja, namun di butuhkan waktu lama, untuk mengumpulkan data nya ini, kurang lebih 2 tahun.
Tulisan ini membahas Revolusi Islam Aceh dan Banjarmasin, yang terjadi pada 29 November 2013 lalu, hal ini sangat mengejutkan banyak orang di Asean, pembahasan akan saya tulisa secara singkat, namun jelas bagai mana paham Islam baru Aceh Banjarmain ini pembaca.
Dan kami juga sengaja merahasikan nama-nama tokoh-tokoh yang terlibat dalam penulisan ini, karena sudah perjanjian awal penulisan ini, namun ada jua nama-nama tokoh yang kami tidak rahasiakan, karena tidak di minta untuk merahasikan nya.
Dan mohon maaf dahulu, ke pada anda pembaca, tulisan ini, bahasa nya tercapur antara bahasa Indonesia murni, dan melayu banjar, sama dengan Malasyia, dan saya juga kurang pasif mengunakan bahasa Indonesia murni, tapi saya pasif berbicara dengan bahasa melayu banjar, dan kalimat dalam tulisan ini, saya tulisa dengan kalimat kasar, karena begitulah naskah Asli tulisan ini, saya tidak merubah nya sama sekali, dan jika ada kekeliruan dalam penulisan nya mohon di maklumi pembaca
Revolusi Paham Islam Moderen Teknologi Aceh Banjarnasin Yang Ke 2
A. Sejarah Islam Aceh dan Banjarmasin
Gambar kesepakatan untuk melakukan Revolusi Islam Indonesia di Banjarmasin Tanggal 29 November 2013 lalu
Tidak ada 1 orang pun yang tahu, kapan Islam masuk Indonnesia atau Nusantara ini, kami sudah kemana-mana mencari data sejarah kapan Islam masuk Nusantara ini, semua nya jalan buntu alias gagal total, karena kami tidak menemukan 1 bukti dan kepastian Islam masuk Nusantara ini, memang banyak pendapat rintisan penulisan sejarah kapan Islam masuk Nusantara ini, namun setelah kami lakukan penkajian lebih dalam, semua pendapat ahli sejarah yang memastikan kapan Islam masuk nusantara ini, salah semua nya, semua nya klaim saja, dan tidak ada bukti nya sama sekali, untuk jadi rujukan pembuatan rintisan sejarah Islam nusantara, dan juga yang menjadi perdebatan sengit oleh ahli sejarah Islam Indonesia yaitu, siapa orang yang pertama menyebarkan Islam ini, dan juga kelompok negara mana yang membawa Islam ke Nusantara, sampai sekarang tidak ada satu pun jawaban yang bisa menjawab hal tersebut, karena hanya tuhan saja yang tahun masalah itu.
Pertikaan ahli sejarah Islam Indonesia ini sudah berlangsung lama sekali, dan ada 3 kelompok ahli sejarah Islam yang selalu membahas hal ini, mereka adalah Ahli Sejarah Islam melayu Sumatera Aceh, Ahli Sejarah Melayu Banjarmasin, dan ahli sejarah Islam jawa, mereka ini selalu berdebat, yang mengeturakan pemikiran masing-masing, klaim Ahli Sejarah Jawa, yang membawa Islam ke Nusantara adalah Wali Songgo, dan Klaim ahli sejarah melayu Sumatera dan Aceh adalah, para pedagang timor tengah yang melakukan perdagang ke nusantara ini, dan klaim ahli Sejarah banjar adalah, juga pedangan Arab dan Iran yang membawa, ini adalah konflik panjang sekali, namun di antara tiga pendapat tersebut, kami memutuskan mengambil jalan tengah saja, untuk menjauhkan konflik, jalan tengah itu adalah, tidak ada siapa pun yang tahu, siapa yang membawa Islam ke Nusantara, dan kapan tahun nya, dan sejarah Islam di Nusantara ini hanya bisa di pastikan dari ada kesultanan Samudara Pasai, Demak, Banjarmasin, Palembang, Malasyia, Brunai Darusalam, dan Kesultanan Mataram, kami menerjemahkan semua catatan sejarah kesultanan tersebut, untuk di jadikan rintisan penulisan sejarah Islam.
Dalam catatan sejarah kesultanan di Nusantara ini, yang kami terjemahkan adalah, tidak ada satu naskah kesultanan Indonesia ini memastikan Walisongo sebagai penyebar Islam pertama di Indonesia, jika ada yang masih mengeras juga mengatakan walisongo yang pertama menyebarkan Islam di Indonesia ini, kami punyak bukti fisik nya, yaitu naskan catan sejarah demak di Banjarmasin, isi terjemahan itu adalah, Walisongo adalah tokoh yang memperkuat penyebaran Islam di tananh jawa, dan Islam sudah ada di Jawa, cuma hanya saja pengaruh nya tidak kuat, dan Walisongo lah yang perkuat penyebaran tersebut, mereka yang mengatakan walisogo penyebar agama Islam pertama itu, akibat terlalu menyukai figur walisongo tersebut, karena kami juga kamki menemukan sebuah kuburan keluarga Muslim di Sumatera, yang tahun kematian nya adalah 967M dan menurut penduduk seketar, mereka adalah penyebar agama islam dulu, cuma kami membantah nya juga, karena bisa saja juga makam itu adalah rekayasa saja oleh pihak yang berkepentingan saja, jadi pada inti nya adalah, tidak ada satu pun orang yang tahu, kapan Islam ini masuk nusantara.
Menurut naskah Majapahit yang tertinggal di Kalimantan yang kami terjemahkan, bahwa dulu sebelum orang melayu banjar, belum memeluk Islam, mereka selalu berkonflik, konflik itu adalah Idelogi, yang mana melayu banjar tidak terlalu percaya akan mintos-mitos kegaipan, dan sedangkan suku dayak, sangat percaya hal mitos tersebut, dan menurut naska Majapahit juga, orang melayu Aceh dan banjar dulu nya tidak beragama alias tidak punya keyakinan sama sekali, walau mereka melayu juga dulu mengaku nya Hindu, namun mereka bukan Hindu, mereka hanya memakai atribut hindu saja, tidak seperti orang jawa dan dayak, Melayu Aceh dan Banjar juga di katakan Majapahit keras kepala, tidak bisa di ajak berkawan, mereka sarat akan kekerasan, itu juga hal yang mengakibatkan Majapahit mengevansi Sumatera, dan menurut Majapahit juga, orang melayu Aceh sumatera itu, sangat mudah menerima agama Islam, dari pada golongan lain yang ada di nusantara ini, dan keyakinan Islam orang melayu sangat kuat sekali, lebih kuat dari golongan mana pun Islam Nusantara, hal tersebut di akibatkan dulu mereka tidak beragama, dan membeci mitos, dan melayu bukan orang yang suka berharap meminta pada yang gaip, menurut orang Melayu ajarah Islam benar dan masuk akal, bahkan orang melayu ini masuk Islam dengan sendiri nya tanpa paksa.
Menurut naska Kerajan Kutai Kartanegara yang kami terjemahkan juga adalah, setelah orang melayu banjar masuk Islam dan mendirikan kesultanan Banjarmasin, oleh sultan pertama nya bernama Sultan Suriyansyah, mereka banjar mengadakan Islamisasi terhadap suku dayak Kalimantan, Kesultanan Banjarmasin, di bantu kesultanan Demak dan Mataram, untuk memerangi musuh nya, tapi yang paling mengerikan, di mana Ivansi Aceh datang ke Kalimantan, dan bicara dengan Saudara nya Sultan Suriyansyah, untuk mengabungkan pasukan nya, untuk Islamisasi suku dayak, Kesultanan Banjarmasin, melakukan pengepungan terhadap suku dayak, kesultanan Banjarmasin, tidak segan membunuh nya, hal tersebut terjadi, bukan saja karena Islam kesultanan Banjarmasin melakukan nya, tapi sudah saya tuliskan naskah peninggal Majapahit di Kalimantan, bahwa banjar sudanh berkonflik dengan dayak, akibat dari paham idelogi nya, dan Islam masuk kalimantan, lalu memperkuat banjar dengan idelogi nya, yang anti mitos itu, Kesultanan Banjarmasin Aceh, zaman dulu terimperasi dengan dinasty Abasiyah, Granda dan Kordoba Sepanyol, yang terkenal dengan sain nya, alias hanya percaya dengan hal yang nyata, bukan gaip, dan begitulah Islam murni yang di ajarkan nabi Muhammad dengan Al-Qur'an, yang membantah akan mitos, dan praktek perdukunan dalam bentuk apa saja, Kesultanan Aceh dan banjar juga banyak membangun sekolah-sekolah moderen pada zaman dulu, namun tulisan yang di gunakan mereka adalah tulisan Arab, dan hampir semua orang banjar dan Aceh, bisa membaca tulisan Arab, beserta arti nya, Kesultanan Banjaramsin Aceh juga banyak membangun pertanian dan perkebunan, hingga mendatangkan Ivansi Eropa, di bumi Sumatera dan Kalimantan.
Tapi pembaca, orang melayu banjar bukan orang yang pertama yang memeluk Islam, dan Kesultanan Banjarmasin, juga bukan yang pertama yang menyebarkan Islam di kalimantan, karena di bagian utara pulau kaliamantan ini sudah ada orang Islam, yaitu Brunai Darusalam, tapi hanya saja tidak berlaku kekerasan, Kesultanan Banjarmasin, bisa di samakan dengan Walisongo, karena Kesultanan Banjarmasin memperkuat penyebaran Islam saja lagi, bukan yang pertama mereka manganut agama Islam, namun juga Walisongo juga tidak berlaku kekerasan dalam mengajarkan Islam, dan Islam Walisongo juga terpengaruh Hindu, sangat beda dengan Islam kesultanan Banjarmasin, yang sedikit pun tidak terpengaruh ajaran Hindu, atau budaya dan Tradisi suku dayak dalam penyebaran Islam nya, yang pada Inti kesultanan Banjarmasin, menolak terang-terangan masalah kegaipan, kalau Walisongo masih ada percaya dengan hal gaip, begitu juga Brunai yang ada di utara Kalimantan, bahkan Kutai Kartanegara memeluk Islam pun juga, Islam Kutai terpengaruh Hindu, yang pada akhir nya menjadikan Perang Saudara di Kalimantan, Kesultanan Banjarmasin, menyatakan perang dengan Kutai, Kesultanan Banjarmasin, mengangap Kutai ajaran Islam sesat, yang mengawinkan ajaran Islam dengan budaya dan tradisi suku dayak, yang menghalakan praktik perdukunan pembaca.
Saya mohon maaf terlebih dahulu, pada saudara suku dayak, karena saya sudah membuka luka lama yang inggin di lupakan ini, karena saya harus jujur dalam penulisan nya, dan semua konflik dulu itu untuk jadi pelajaran kita saja, supaya di masa depan jangan lagi ada hal demikian Kesultanan Banjarmasin, dan saya bukan bertujuan untuk mempermalukan suku dayak dan kutai, membukan luka ini.
Menurut naskah sejarah Kesultanan Pontianak, sebelum datang nya Ivansi eropa ke Kalimantan ini, Kesultanan Banjarmasin tidak henti nya mengepung suku dayak, dan memaksa nya masuk Islam, dan tidak tanggun-tanggung lagi, Kesultanan Banjarmasin, menyerbu pelabukan yang ada di Balikpapan, yang mana banyak orang bugis di situ, Kesultanan Banjarmasin, menanyakan apa agama suku bugis yang ada di pelabuhan Balikpapan, jika Islam akan di lindungi nya, dan jika tidak, maka akan di paksa nya, atau di usir nya dari Kalimantan, dan Kesultanan Banjarmasin ini, tidak hanya Aceh yang mem bantu, namun juga Kesultanan Ottoman Turky ikut membantu nya, melakukan pengepongan suku dayak, Kesultanan Ottoman membantu memberikan senjata pada pasukan banjar, pedangan muslim Timor Tengah juga yang ada di pelabuhan bandar masih, menyubangkan harta nya untuk penyebaran Islam dari kesultanan Banjarmasin, hampir semua pelabuhan di Kalimantan di kuasai orang muslim, karena jika ada kapal yang di pelabuhan milik bukan Muslim, Kesultanan Banjarmasin mengusir nya, bahkan bisa menengelam kan nya.
Pada masa kejayan nya Kesultanan Banjarmasin, menguasa hampir seluruh pulau Kalimantan, dengan banyak bantuan dari berbagai pihak, dan yang perlu anda tahu, adalah Kesultanan Banjarmasin, tidak bertikai dengan Pemerintah Muslim yang lain yang searah paham nya dengan mereka, seperti serawak Malasyia, Kesultanan Pontianak, dan malah menjalin hubungan persaudaran, jadi tidak ada rintangan yang menghalangi Kesultanan Banjarmasin, untuk menguasai pulau kalimantan pembaca, yang pada inti nya semua muslim di satukan nya di bawah panji perang nya, dan suku dayak terpujuk dibuat nya, suku dayak tidak bisa melawan nya,karena terlalu kuat, banyak yang mendukung nya, Aceh dan Turky penduduk nya paling kuat juga, dan penduduk kesultanan Banjarmasin, paling kuat untuk ekonomi nya adalah pedangan muslim timor tengah, mereka orang berpendidikan yang bisa membuat senjata dan mengatur stratege perang, sedangkan suku dayak, cuma modal parang, penangkis, dan yakin akan mitos gaip nya, dan sudah tidak mungkin melawan kesultanan Banjarmasin.
Dan Kesultanan Banjarmasin, berhasil 80% mengislamkan suku dayak Kalimantan, dan banyak juga dari suku dayak Kalimantan, yang di angkat nya menjadi palinglima perang, misal nya, Temengung Surapati, Palingma Batur, dan seperti yang di katakan oleh Kesultanan Brunai, jika saja Ivansi Eropa tidak datang ke Kalimantan, maka Suku dayak akan menjadi muslim semua nya, karena di paksa nya Kesultanan Banjarmasin.
Melemah nya Kesultanan Banjarmasin, karena Sumatera di Ivansi eropa juga, dan Aceh juga perang dengan Inggris, kesultanan Ottoman Juga melakukan penyerang ke Eropa, maka sedikit demi sedikit Kesultanan Banjarmasin melemah, bukan melemah maksut nya kekuasan nya, namun melemah pemaksan islam nya pada suku dayak, dan datang nya Inggris di utara Kalimantan, adalah awal menjadi kelemahan Kesulntanan Banjarmasin, yang pada akhir semua pasukan nya, di pusatkan untuk mengusuri Inggris, dan Inggris pergi Belanda datang, kedatangan Belanda juga membawa Ajaran kristen ke Kalimantan, dan Belanda adalah musuh bebuyutan Kesultanan Banjarmasin, Belanda juga mengambil untung dari suku dayak, yang mana para pastor pendeta Kristen, menjanjikan perlindungan pada suku dayak jika mau memeluk agama Kristen, perang pun semakin memuncak, dan berahir pada tahun 1906 yang lalu, denga terbunuh nya keturunan terahir Kesultanan Banjarmasin, yang bernama Sultan Muhammad Seman, di tembang serdadu Belanda 2 kali di dada nya, dan Belanda juga dengan Resmi menghapuskan Kesultanan Banjarmasin.
Hal yang disangkan adalah, Kesultanan Banjarmasin, perang melawan Belanda, membuat nya terpengaruh suku dayak, dan mitos nya, yang asal nya tidak percaya dengan mitos, maka percaya, hal tersebut terjadi di era kepemimpinan, Sultan Tamjidilan yang pro Belanda, Sultan Hidaytulah, Pangeran Antasari, yang berada dalam pelarian nya di hutan Kaliamtan, yang mengibatkan, terjadi nya Revolusi Islam Kalimantan, yang bercampur budaya dan tradisi suku dayak, dan penghapusan Kesultanan Banjarmasin, Oleh Belanda, yang pada Ahkir nya melemahkan Islam di Kalimantan ini, karena juga tidak ada perlindungan orang Muslim, karena kesultanan Banjarmasin sudah runtuh, Runtuh nya Kesulbanjarmasin, juga sama saja dengan keruntuhan Islam Kalimantan, dan bisa di lihat jelas, Islam di tinggal dan terkucil kan sama sekali, bahkan pada era kemerdekan Indonesia, 17 Agustus 1945 yang lalu, yang mana Aceh dan Banjarmasin, tidak sependapat dengan Presiden pertama Indonesia Sokarno, hingga era orde baru nya pak harto, yang di angap banjar dan Aceh, pencaplukan Islam, yang mana perjanjian akan mendirikan negara Islam Indonesia, pemerontakan pun terjadi, banjar di pimpin oleh oleh Ibnu hajar, yang mana inggin mendirikan negara Islam Kalimantan, dan Aceh juga, Daut Beiureueh, Sulawesi juga, jawa barat juga, namun tidak berhasil, dan bukan hal yang mengejutkan jika Banjarmasin inggin bergabung Malasyia, karena jelas sudah tidak searah dengan pemerintah Jakarta, dan konflik, ini menjadi perang ideologi, atara banjar dan pemerintah Jakarta, yang mana satu sama lain, sama melakukan propoganda, publik untuk mendapakan dukungan, hal tersebut juga melahirkan Pasukan GAM Aceh ke dunia ini, dan konflik berseberangan dengan pemerintah Jakarta terhenti di eran rezim Jokowi ini, oleh Sultan Khairul Saleh, menjadi raja Banjar, dan Aceh berhenti berkonflik dengaan pemerintah Jakarta, akibat terjadi nya Tsunami, yang membuat GAM Aceh kehilangan persenjatan, dan terpisah-pisah dari kelompok nya, dan juga Aceh mendapakan kemerdekan nya dari pemerintah Jakarta pada tahun 2005 lalu, Aceh bebas menjalankan hukum Islam, di daerah nya, namun hal tersebut bukan jawaban yang memuaskan bagi Aceh, dan hal ini membuat lahirlah Revolusi Islam yang Kedua, yang mana, ajaran Islam dari Kesultanan Banjaramasin, yang terpangaruh dinasty Abasyiah, Granada Kordoba Spanyol, dan Turky ini kembali lagi, dan Kesultanan Banjarmasin yang di hapuskan Belanda berdiri hidup lagi, dengan raja nya bernama Sultan Khairul Saleh.
Gambar Sultan Khairul Saleh
Di hidupkan kembali Kesultanan Banjarmasin, bukan untuk membentuk pemerintah yang baru bagi Kaliamantan, namun tujuan adalah memperkuat pemerintah Indonesia, dan menghupuskan ketidak sependapatan orang Kalimantan dengan Pemerintah Jakarta, 70% Orang Melayu Kalimantan tidak sependapat dengan Pemerintah Jakarta, dan yang kebanykan orang Kalimantan yang sependapat dengan Pemerintah Jakarta, mereka adalah Suku dayak saja, karena suku dayak tidak punya pemimpin pemerintah dari zaman dulu, mereka hidup non made, dengan mengumpulkan makan di hutan, beda dengan Melayu Kalimantan, yang punya peminpin masing-masing mereka di setiap daerah, mereka bertani dan bertenak, dan mereka bukan orang yang bisa di bodohi pemerintah Jakarta, dan ketidak sempendapat orang banjar dengan pemerintah Jakarta, adalah berkawan Amerika Serikat, sekarang ini, dan Kesultanan Banjarmasin, punya peranan penting untuk menjaga rakyat supaya jangan berkonflik dengan pemerintah jakarta, jadi itu juan nya di hidupkan lagi kesultanan Banjarmasin, dan jelas nya pembaca, orang banjar, tidak mendengarkan perintah siapun, yang memerintah mereka, meski presiden Indonesia pun sekalian, karena mereka orang banjar hanya mendengarkan Perintah Raja saja, meski dulu Belanda menghapuskan kesultanan Banjarmasin dengan nyata, tapi di benak orang banjar, kesultanan Banjarmasin, itu masih ada, cuma saja di rahasiakan mereka, hanya pada tahun 2013 lalu saja, dunia mengethaui nya, semua pemerintah daerah Banjarmasin, gubernur dan bupati itu hanya hiasan saja, karena mereka tidak mendengarkan nya, sama dengan Aceh, yang dapat Ottonomi daerah, Merdeka dalam bingkai NKRI.
Revolusi Paham Islam Moderen Teknologi Aceh Banjarnasin
B. Penjelasan Revolusi Paham Islam Moderen Teknologi Aceh Banjarmasin yang Ke 2 Dan Faktor Kelahiran Nya
Gambar Kesultanan Banjarmasin
Hidup nya Kesultanan Banjarmasin ini, berati Hidup kembali nya Islam Kalimantan, yang sempat mati suri akibat Belanda, jika saja Belanda dulu tidak datang ke Kalimantan, saya pastikan, Kalimantan tidak akan bergabung dengan Indonesia, pasti sudah mendirikan Negara sendiri, dan seluruh suku dayak menjadi Muslim, dan semua orang yang tingal di kalimantan adalah muslim semua nya, seperti hal Aceh dan Sumatera juga pembaca, Kesultanan Banjarmasin adalah pusat sentral agama Islam di Kalimantan ini, dan Ideologi Islam yang di ciptakan oleh Sultan Suriyansyah raja banjar pertama, tidak bisa di hapuskan di kehidupan orang banjar, Idelogi paham Islam ciptaan Sultan Surinsyah, sangat terpengaruh Dinasti Abasyiah, Kordoba dan Granda Spanyol, dan juga Turky, yang mana Islam adalah Islam berbasis pendidikan Sekuler, karena paham idelogi buatan Sultan Suriyansyah ini, mementinkan Ilmu Agama dan Ilmu Skuler, maka mereka lebih maju dari suku dayak dalam zaman prasejarah nya, paham idelogi Islam ciptan Sultan Surinsyah ini, jika di contoh kan dengan dunia moderen ini sama dengan Persia Iran, yang juga terpengaruh Dinasty Abasyiah, Islam berbasih Ilmu pengetahuan Skuler pembaca.
Dan pada tanggal 29 November 2013 yang lalu, dengan kesepakan bersama, antara Kesultanan Banjarmasin, Aceh, Palembang, Cerebon, Kutai Kartanegara, Ormas Sumatera, Angkatan Udara Tan Malaka, Brunai Darusalam, dan Malasyia, lahirlah Revolusi Paham Islam Teknolgi untuk yang kedua kali nya, dan Revolusi Islam ke dua ini, tujuan untuk mengebalikan Islam murni nya Kesultanan Banjarmasin, yang mengutamakan AL-Qur'an dan Hadis, juga berbasih ilmu pengetahuan Skuler, yang sudah hilang akibat tercampur budaya dan tradisi suku dayak, yang percaya mitos gaip, karena Paham Islam Kesultanan Banjarmasin, dengan tegas menaati Al-Qur'an yang melarang paraktik perdukunan, dan bukan berati juga Kesultanan Banjarmasin itu tidak percaya ada nya alam gaip, setan dan Jin, tapi menurut mereka setan hanya mengoda manusia dan menyerumuskan nya saja, dan tidak bisa membantu manusia dengan langsung dengan kekuatan gaip nya, mereka juga membatah persekutuan manusia dengan Jin, karena Jin tidak ada sangkut pauit nya dengan urusan dunia Manusia, mereka ada alam nya sendiri, dan jika sakit berobat ke dokter, kehilangan barang berharga melaporkan nya ke kantor polisi, bukan ke dukun, dan meminta dan bedoa hanya pada tuhan saja, semua ciptan tuhan tidak ada kuasa nya selain tuhan, dan menjadikan Nabi Muhmmad contoh teladan yang harus di contoh.
Dan jangan salah paham juga terhadap revolusi islam baru ini, atau di cap untuk melanjutkan tujuan Kesultanan Banjarmasin, yang Islamisasi suku dayak, atau juga akan kembali berkonflik dengan suku dayak, dan jangan di cap juga membuat doktrin-doktrin macam Iran, yang pada akhir nya berkonflik dengan Arab Saudi.
Tujuan Revolusi paham Islam yang kedua ini juga bertujuan menulis ulang sejarah paham Islam Kalimantan, yang mana akan menghapuskan radikalisme dan feodalisme sejarah, yang kapan saja bisa bangkit kembali dari kematian nya.
Revolusi Islam yang kedua ini juga bertujuan untuk membentuk demokrasi masyarakat islam kalimantan, yang memberikan paham akan menghormati semua kaum beragama atau orang pendatang, seperti jawa, atau mengagap sesat ajaran lain nya, karena sudah jadi pelajaran kami dulu, di mana konflik banjar berkawan dayak, yang inggin mengusir jawa dari kalimantan, yang mana transmigrasi Soharto di angap mereka kolonialisme suku jawa, dan juga di cap mereka inggin merebut kalimantan dari tanggan mereka, seperti hal nya majapahit yang dulu perang dengan suku banjar, sebelum nya ada Islam di Kalimantan ini.
Revolusi Islam yang kedua ini juga bukan bermaksut untuk melakukan puralisme atau menghapus budaya tradisi golongan dengan cara menyamakan rata kan nya, yang pada akhir mengalami penolakan dan konflik saja, revolusi islam yang kedua ini hanya menghapuskan akan rasisme nya saja, agar banjar dan yang lain menghormati golongan lain, beserta menghormati budaya tradisi golongan lain juga, dan mengajak kembali kelompok-kelompok yang mengasingkan diri nya di pedalam kalimantan, yang akibat tidak sependap nya dengan pemerintah Jakarta, dan mengambalikan mereka pada masyarakat, dan memberikan jabatan mereka kembali, dan mengati paham mereka revolusi Islam baru ini, yang menarakan demokrasi bersama, dan menghargai hukum pancasila, juga akan di jelaskan pada mereka bahwa hukum pancasila pun juga berbasis Islam juga, bukan saja buatan tanggan yang tidak bertangung jawab, dan jika mereka kelompok yang mengasingkan diri itu, bermasalah juga, maka revolusi Islam yang kedua ini mewadahi nya, dengan cara mendengarkan apa yang menurut mereka salah oleh pemerintah Jakarta, dan menengahi nya, dan melakukan cara bermusawarah dengan pemerintah untuk menyellesaikan masal nya, bukan dengan cara menghunus pedang dan mengangkat prisai mereka.
Saya tegaskan pada anda pembaca, masalah di kalimantan dan Aceh ini sangat banyak, cuma di rahasikan saja oleh pemerintah Jakarta, dan pemerintah daerah, alasan untuk mencegah konflik besar nya saja, dan media dalarang keras untuk mempublikasikan nya, contoh 1 saya berikan konflik pajang dengan pemerintah Jakarta, yang di mana media jakarta membom publik nusantara, dengan berita pemerintah Indonesia berkonflik dengan Malasyia dan Sabah, dengan macam tuduhan nya, dari klaim budaya Jawa, pulau ambalat, ligitan dan nunukan, yang mana berita itu menambahkan masalah yang di luar masalah nya, hal tersebut juga sudah membangkitkan lagi Gayang Malasyia, dan dengan tegas, semua Kelompok banjar berpihak pada Malasyia, dan hanya orang bodoh bertanya mengapa banjar pro Malasyia, bukan Indonesia, dan kebanyakan orang berpendapat macam itu adalah orang yang bukan lahir dan tinggal di Kalimantan, dan tidak tahu akan sejarah leluhur nya zaman dulu, yang jelas banjar itu sedarah dengan Malasyia dan Brunai Darusalam, pertama mereka seagama, 1 paham, dan satu bahasa nya, dan semua bangsawan banjar itu berkeluarga dengan Malasyia dan Brunai Darusalam, tapi dulu juga sempat berkonflik akibat di adu nya oleh Inggris dan Belanda saja, atas wilayah totorial mereka. di Kalimantan ini juga, yang tidak satu pendapat di antara kalangan banjar dan Malasyia, Kutai Kartanegara walau mereka sedarah dan sama rumpun Melayu nya, cuma Kutai di angap nya sudah mencaplok Islam di campur dengan budaya dan tradisi suku dayak dan bugis itu, tapi dari tahun 2000 lalu masalah itu telah selesai dan berdamai.
Adalagi masalah yang membuat banjar berkonflik dengan Jakarta, yang mana pemerintah Jakarta inggin membuat Tembok pemisah di perbatasan Malasyia dan Brunai Darusalam, hal ini menimbulkan kegaduhan besar, ya jelas sudah di tolak mereka, wong mereka sedarah dan sepaham, yang mana mereka di perbatasan sana, belanja kebutuhan hidup nya ke Malasyia dan Brunai Darusalam, masyarakat perbatasan pun banyak yang bekerja di Malasyia dan Brunai, mereka juga menjual hasil bumi di pasar-pasar Malasyia dan Brunai, mereka membeli minyak pun dengan petronans Malasyia, dan bersekolah di Malasyia, ini akibat di anak tirikan nya pemerintah Indonesai juga, dan sebalik nya orang dari Malasyia dan Brunai ada yang bekerja dan berdagang di Kalimantan barat dan Timor, jadi omong kosong untuk membangun tembok pembatas, yang jika di keraskan juga akan bisa membuat Kalimantan keluar dari NKRI saja.
Tapi jika pemerintah Indonesia yang inggin membuat tembok pembatas itu bisa membangun pasar, sekolah dan pekerjaan untuk mereka, barangkali bisa di bangun tembok itu, tapi juga tidak bisa menjamin akan tidak datang nya konflik besar, yang bisa membawa kalimantan ini keluar NKRI.
Dan masalah sumber konflik yang juga memanas sampai sekarang ini, yang hanya bisa di selesaikan dengan Revolusi Islam ke 2 ini adalah, Konflik paham aliran Islam yang banyak datang ke Kalimantan, seperti Muhammadiyah, NU. Sunah Asli Waljamah, yang sama mengkaim semua mereka benar dan yang lain salah, Muhammadiyah lebih di terima oleh banjar, dari pada NU dan Asliwaljamah, yang di mana Asli Waljamah ini mengklaim paham mereka berpendoman pada AL-Qur'an dan Hadis, namun nyata tidak, karena jika mereka berpedoman dengan AL-Qur'an secara konsesten, maka tidak ada konflik dengan Muhammadiyah dan banjar, NU dan Asli Waljamah, menghalakan pratek perdukunan, dan melakukan penjaualan ayat suci Al-Qur'an, dan melakukan budaya tradisi sejajian, yang jelas sudah di harapkan oleh AL-Qur'an, yang mana banjar acap sekali bersuara, Budaya dan Tradisi bukan untuk di tuhankan, tapi untuk di lastarikan sebagai idintitas diri, jadi semua ini hanya bisa di jawab dengan Revolusi Islam yang kedua saja, dan tidak bisa dengan yang lain nya, dan kalangan yang harus melakukan tangung jawab ini adalah raja mereka, Kesultanan Banjarmasin dan Aceh, bukan pemerintah Jakarta, karena mereka hanya mendengarkan Kesultanan Banjarmasin Aceh saja, omong kosong yang lain nya.
Masalah sumber konflik lain yang ada di zaman ini juga, yang selalu di permasalahkan banjar, ya itu pemerintah Jakarta berkawan Amerika Serikat, dan awal pecah nya konflik ini, yang menyebakan GAM Aceh dan Milisi Pasukan Kurivan Divisi Pasukan Pelendung Kalimantan, Aceh, Sumatera dan Malasyia, berkonflik dengan pemerintah Jakarta, dari tragedi 11 september, yang mana Amerika Serikat berkampanye Islam Teroris, dan pemerintah Jakarta yang dinilai nya mereka budak Amerika Serikat, yang juga dengan pembentukan Densus88 yang di angap mereka PETRUS panjang nya penembak mesterius yang di buat Soharto untuk memerangi musuh poliltik nya, dan dari saat itu mereka dari milisi Kalimantan, Sumatera, Malasyia, Brunai Darusalam, Sabah Federasi Malasyia, Negara Federasi Sumatera Barat, Laskar Islam Malaka, GAM Kalimantan, GAM Sumatera, GAM Jawa, GAM Papua, Mantan Milisi Aitarak Muslim, OPM Papua Muslim, Angkatan Laut Kesultanan Palembang dengan kapal Sutan Syaril Palembag 8 dan 14, Angkatan Darat Jendaral Nusation Kamp Medan, Angkatan Laut Batak Muslim dengan Kapal Jendral Nusation 5, Dan Kapal Muslim Thailand Sultan Ottoman Iskandar Muda Of Samudara Pasai Aceh Usmani Dinasty, Kuripan Divisi 1, 2, 3, 4, dan 5, Pasukan Muhammadiyah dan Persatuan Islam Sulawesi di Bawah Komando LETKOL TUANKU CUT CAK MUHAMMAD YASIN, dan ALI BIMA The Best Mafia Internasinal Banjarmasin, yang mana mereka sepakar berangkat ke Timor Tengah untuk membantu militer Irak dan Hamas, dari yang semua berangkat hanya 2 orang yang pulang selamat ke Banjarmasin, dia Adalah Ali Bima The Best mafia Internasional Banjarmasin, dengan mantan Pasukan NATO Amerika Serika Marshal Semit, yang lari dari KAMP IRAK, MARSHAL menolak wajib militer Amerika Serikat, namun 8 bulan setelah pulang Ali Bima di bunuh dengan cara minuman nya dibuat rancun mematikan di Terminal Induk Pal 6 Banjarmasin, dan yang membunuh nya telah kami bunuh di Sumatera Lampung Mesuji yang bernama Faujan, tapi setelah Faujan di Introgasi, siapa yang menyuruh nya, dia tidak menjawab nya, dugan kuat anak buah Ali, Pemerintah Jakarta yang Pro Amerika Serikat yang membunuh nya, maka sekali Kurinvan Divisi 1,2 dan 5 kontak senjata selam 4 hari dengan TNI di Kalimantan dan Perbatasan Malasyia, di bawah komando Mayor Nasir Muhammad, dan kontak Senjata di menangkan Kuripan Divisi, setelah Milisi Negara Federasi Sumatera, Angkatan Udara Tan Malaka, menghujani tembakan peringatan supaya TNI mudur dari 5 Helikopter di udara, yang mana tragedi itu di rahasikan dari Publik, dan Kurivan Divisi 1,2 dan 5 mengasikan diri ke pedalaman Kalimantan, dan yang juga bisa menghetikan mereka adalah Kesultanan Banjarmasin, yang mana mereka adalah pasukan militer tidak resmi yang sangat taat pada perintah sang sultan Aceh dan Banjarmasin, mereka tidak takut mati, mereka memilik perlengkapan sama dengan TNI, mereka terlatih, masalah ini juga hanya bisa di selesaikan dengan Revolusi Islam 2 pembaca.
Gambar Pasukan Kurivan Divisi 5
Dan masalah yang penting juga yang mencituskan lahir nya Revolusi Islam 2 ini adalah, penulisan sejarah oleh Pemerintah Indonesia, yang berpokok akan sejarah Islam dalam perjuangan kemerdekan, yang mana acap dalam sekolah di pelajari, yang hanya memuat para Pahlawan dari tokoh Jawa, dan ini timbul angapan mantan penjuang kemerdekan Indonesai dari kalangan melayu tidak di hargai, jenderal perang mereka tidak di beri penghargan, dan selalu saja Jendral Sudirman dan Diponogoro yang di golongkan penjuang kemerdekan Indonesia berbasih Islam, dan yang paling parah lagi adalah, sampai Universitas Lambung Makurat mendukung Amin Rais Partai Pan, yang melawan Frans Seda dari Universita Gajah Mada jawa, yang mana Frans Seda, menuduh Islam telah merampas demokrasi kaum Kritesten dan Bali, dan juga penuduhan terhadap GAM Aceh yang terlibat milisi Aitarak di bawah Komando Erco Guteris, membumi hanguskan Gereja di Timor Lesti, dan juga di tunduh telah memukuli dan memaksa Uskop Belo masuk Islam, dan Amin Rais menolak keras ini, di bantu seorang wartawan dari Kompas Koran Media masa, Rien Kurnati yang bertugas meliput konflik di Timor Lesti, Rein Kurnati membuktikan tuduhan Frans Seda Universiat Gajah Mada salah, karena tidak ada GAM yang terlibat dalam Milis Aitarak, sedangkan waktu itu saja, di Aceh pecah konflik, dan yang paling gila yang di angap mereka yaitu adalah Islam merampas demokerasi Kristen dan Bali, dan perlu di Akui Amin Rais punya jasa, karena Universitas Lambung Mangkurat, meredan banjar yang tidak terima, pernyata banjar dan Amin Rais, jika Frans Seda, mengagap Domokrasi kristen dan bali di rampas, demokrasi apa dan kaya apa, dan Islam mengotak-ngotakan golongan kaya apa? dan seharus kami muslim yang bercara demokrasi dan kota-kotak itu, karena dari rezim Sokarno dan Soharto Islam tlah di cap penjahat, dan Islam di Indonesia sangat di batasi, bahkan ulama di curigai sebagai teroris, perkumpolan Islam di cap teroris, bahkan Ulama yang inggin caramah di cari surat ijin ceramah nya, Islam yang telah di kotakan, bukan Kristen atau bali, masalah IFM juga jadi masalah nya juga, banjar menggap pemerimntah telah mengadaikan negara panjahat perang dan penjajah nomor wahit dunia dan pedangan asungan yang berjalan kemana menawarkan orbral senjata dan jasa militer bayaran Amerika Serikat itu, dan puncak nya pengusaha muslim kalimantan dan Sumatera, tidak mau bayar pajak lagi, dan menyimpan kekayan nya di luar negeri, bahkan bisa mendanai akasi perlawanan kelompok dan masalah ini juga jawaban nya adalah Revolusi Islam dua.
Gambar Rahmahwati ketua organisasi Avril fans fender Banjarmasin Aceh, Rahmahwati, telah menyelamatkan saya dari hukuman mati, yang di jatuhkan pengadilah Banjarmasin, Rahmahwati membawa saya pasa sultan Khairul Saleh untuk diminta ampuni semua kasus pembunuhan yang saya lakukan dulu, atas kematian ayah saya Ali Bima, dan Revolusi Islam 2, meminta saya menyerahkan semua senjata AK 47 granat, mortir, karabin, Pistol Col dan FM, 1000 butir amunisi, dan rompi anti peluru yang semua nya milik Ayah Saya Ali Bima, dan saya juga di minta Sultan Khairul Saleh, untuk memangil Nasir Muhammad yang melarikan diri di pedalaman hutan Kalimanta, setelah 4 hari kontak senjata dengan TNI, Nasir di Ampuni dari hukum mati, dan sekarang Jabatan sebagai Mayor Jendral juga di kembalikan, dan Nasir hidup damai sama dengan saya.
Kembali ke jalur pembahasan, banyak kalangan yang kurang paham dari kalangan pemerintah Jakarta, dari Revolulis Paham Islam Aceh Banjarmasin yang kedua ini, yang acap kali disamakan dengan Revolusi Islam Persia Iran, yang banyak di nila dari kalangan NU, MUI, dan Asliwaljamah adalah Islam Syiah, yang mana Arab Saudi harus bertangung jawab, atas paham yang disebarkan nya ini sampaik ke Indoensia, Arab Suadi mencetak ribuan buku-buku yang keseuma nya memburukan Perisa Iran dengan Syiah nya, kami bukan membela Persia Iran, namun dapak nya di Indoensia ini sangat besar, Arab Saudi tidak harus berlaku macam itu, yang harus di lakukan Arab Saudi seharus nya, mendamaikan semua yang berkonflik, bukan malah membuat buku yang memfropokasi orang supaya berkelahi dengan Iran Persia, kami di sini tidak penting paham Aliran, karena Revolusi Islam Dua ini berpedoman AL-Qur'an dan hadis, dan menjadikan Nabi Muhammad adalah contoh teladan nya, dan membuang rasisme radikalisme dan feodalisme itu.
Jadi yang mana orang yang sudah terpengaruh paham yang disebarkan Arab Saudi, berpandangan Revolusi Banjarmasin Aceh, di samakan nya dengan Iran, karena Revolusi Islam 2 Banjarmasin Aceh, berbasih teknologi ilmu pengetahuan skuler, untuk memoderenisasikan kalangan muslim, dan memberikan pada ulama-ulama Islam yang punya pengetuan alakadar nya itu, di tambahkan, dan perkenalkan Demokrasi dan menghormati golongan di luar Islam, dan jangan mencap orang seenak nya dengan cap kafir, tang hanya akan berkonflik saja, dan juga Ilmu pengetauan skuler itu pentring juga untuk membatu kegiatan manusia dalam kesaharian nya, dan bukan berati juga mendewakan teknologi.
Revolusi Islam yang ke 2 ini bukan menciptakan aliran baru, atau janngan di nilai revolusi islam ini adalah aliran paham baru, revolusi Islam 2 ini bukan aliran, macam suni dan syiah, tapi revolusi islam 2 ini bertujuan untuk menghapus semua konflik panjang orang muslim, dan memedorenisasikan nya, agar mereka juga tidak kalah dengan yang lain, dan dapat juga bekerja di perkantoran, karena sudah di bekali juga dengan pengetuhuan skuler, bukan hanya ilmu agama saja, yang acap kali membuat mereka di kucilkan, akibat tidak ada pendidikan skuler, mereka tidak tahu dengan komputer dan segala nya, hidup kolot dan yang lain nya, akibat kekolotan ini, punya pengatahuan ala kadar nya, akan sangat mudah terpengaruh isu sara, yang akan meradikal mereka saja, konflik akan datang lagi pembaca, dan semua tidak berkesudahan.
Revolusi Islam 2 ini juga bertujuan untuk menyatukan kambali Islam yang berpecah, yang sudah lama, perpecahan tersebut akibat paham Aliran, baik Suni, Syiah, Muhammadiyah, NU, dan sunah Asli waljamah, yang berpadangan berbeda, padahal sama Islam nya, suatau aliran juga bisa mendewakan tokoh pahlawan Islam, seperti sahabat rasul, Ali Bin Abi Thalib, Umar Bin Khatap, Usman Bin Afan, Abu Bakar Sidik, dan Pahlawan, Khalid Bin Walid, Sultan Mahmet Ottoman 2 penakluk konstantinovel, Salahudin Al-Ayubi, Tagrik Bin Zaiad, Musa Bin Nusair, pedewan tersebut akibat terlalu terimperasi, dan mencitai nya, hingga memandang yang lain tidak benar lagi, dan pada akhir doktin-dokrin pun terjadi, pada hal mereka juga tahu, bahwa sahabat rasulah pun sudah sering mengigatkan nya, contoh teladan Nabi Muhammad, dan jangan yang lain, karena Nabi Muhammad adalah utusan terahir dari tuhan, tidak adalagi setelah nya, dan setelah nya hanya kalifah saja lagi, yang arti nya kalifah tersebut adalah pemerintah berbasi Islam, bukan berati kalifah itu melanjutkan kenabian Muhammad, seperti paham katolik, yang mengagap Paus itu adalah melanjutkan Yesus wakil tuhan di dunia, yang berujung Khatolik dan Protestan berkonflik, puncak nya ketika Martin Luther, memaku tulisan di pintu gereja Jerman, atau penolakan rakyat Inggris atas doktrin gereja, yang memajaki mereka untuk biaya perang salib nya Raja Richat dengan gelar nya hati Singga, contoh juga seperti paham politik antara leberal dan komunis yang hanya membawa petaka saja, bukan perdamain, Amerika Serikat, yang mengagu untuk membuat perdamain dunia, malah sebalik dia bikin gaduh, hal tersebut jangan di ambil contoh bdan dedam, rasululah tidak mengajarkan dendam pada kita, dan dedam warisan sejarah itu harus di buang jauh-jauh.
Revolusi islam dua ini, juga bertujuan untuk mengabalikan ajaran Islam murni, yang selama ini sudah hilang entah kemana, hilang nya ajara Islam munri itu menurut sejarah dengan runtuh nya dinasty Ottoman, yang menjadi benteng umat Islam, dan dinasty Ottoman tidak membiarkan paham aliran mengerugiti aliran Islam, yang hanya akan menyesatkan, menurut sejarah Ottoman yang tertingal di Aceh juga, mengatakan, paham golongan terjadi dan mulai terbentuk saat di mana mulai runtuh nya Dinasty Abasyiah, karena saat zaman jaya nya dinasty Abasyiah, mereka tidak menganut paham Aliran, karena Islam hanya satu, berpedoman Al-Qur'an dan Hadis, dan contoh teladan nya Nabi Muhammad, dan semua kaum muslim itu sama, baik yang miskin, yang kaya dan cacat semua sama di mata tuhan, tidak ada beda nya, yang jelas ,Islam murni berpeboman Al-Qur'an dan contoh teladan nya Nabi Muhammad, tapi dalam sejarah Ottoman yang tertingal di Aceh menyatakan, di pengujung akan runtuh nya dinasty Abasyiah ada orang yang tidak bertangung jawab, yang menciptakan paham golongan Suni beserta mahzat nya, dan mengklaim dinasty Abasyiah menganut paham Suni, maka berpecahlah Islam, dan lahirlah Syiah, timor tengah, dan paham Aliran ini yang sebenar nya telah menghacurkan umat muslim, bukan pihak lain, macam kristen, bhuda, hindu, khatolik, yahudi, dan protestan, kita bisa lihat bagai mana mereka berperang akibat paham golongan, yang sama mengkliam paling benar, serta pemimpin mereka paling benar, contoh Imam Safie dan Al-Gajali yang di jadikan rintisan paham Islam, dan ini sudah melangar hukum Islam juga, sudah di katakan dengan jelas, Islam hanya berpedoman AL-Qur'an dan hadis, dan Nabi Muhammad contoh teladan nya, dan setelah nabi muhammad hanya ulama saja lagi, dan jangan fanatik terhadap meraka, Islam tidak ada mahzat nya, dan tidak perlu mengabil contoh teladan selain nabi Muhammad, dan Al-Qur'an dan hadis adalah pembimbing nya.
Dan di atas tadi juga saya sudah mengatakan, perdebatan panjang antar sejarawan Islam, Kalimantan, Sumatera-Aceh dan Jawa, perdebatan yang harus segara di hentikan, karena hanya meradikalkan saja, unjung konflik atara kubu jawa dan melayu saja, akibat fanatik akan tokoh-tokoh dan paham yang kurang jelas siapa pencipta nya yang tidak bertangung jawab, kita bahas paham jawa dulu.
Paham jawa ini fanatik akan Walisongo, dan terpangurhg hindu, dan Mengklaim aliran suni, dan berkata berpedoman Al-Qur'an dan hadis, nabi Muhammad contoh teladanya, semua nya omong kosong, karena mereka di luar batas Islam sendiri, itu disebabkan dulu, sebelum praislam datang di tanah jawa, Masyarakat jawa beragam Hindu, dan sarat akan pratik perdukunan, dan juga Walisonggo menyebarkan Islam di tanah jawa, menarik orang dengan cara mengunakan unsur budaya dan tradisi jawa, yang di gabungkan dengan Islam, agar orang jawa mendengarkan nya, bukan Walisonggo nya yang salah tapi orang yang menafsikan nya, dan doktrin tidak bertangung jawab setelah walisonggo nya mangkat, yang ada Islam terpengaruh Hindu, yang sarat akan perdukunan, dan sudah melangar telah hukum Islam, tapi mereka mengaku Islam, penjualan Ayat suci pun di lakukan mereka, dan pada akhir lagi, mereka juga berpecah menjadi golongan tersendiri, dengan tokoh-tokoh nya sendiri, ada yang menyukai figur Kalijaga, ada yang menyukai sunan muria, ada yang menyukai sunan ampel, dan banyak lagi yang lain, yang jelas penyesatan saja, yang paling parah adalah pendukung nya Kalijaga, yang mana Kalijaga di gambarkan Robinhot nya Jawa, yang model Jhon Indo perampok terkenal itu, dan mereka bisa mengagap benar perampokan dan penjarahan, karena konon cerita nya dulu sunan kalijaga itu mantan prampok dan sakti bisa kebal, ini jelas sudah sesat, dan radikal, menggap orang yang tidak pro Kalijaga itu kafir, ini hanya 1 satu saja yang saya ungkap kan pada, banyak lagi dokrtin dimikan penyesatan peradikalan nya, yang mengunakan Walisongo untuk pemikat nya, yang mana kadang walisonggo di gambarkan macam para resi orang hindu, resi yang sakti dari pada dewa yang menciptakan resi tersebut pembaca, dan mulai mengembang kan debus, dan penghalan praktik perdukunan, dan hal ini juga yang pada akhir nya membawa Perang Antara Kesultanan Demak, Mataram dengan Kesultanan Banjarmasin, yang anti perdukunan, namun perang nya hanya perang idelogi paham saja, tidak di mendan perang, dan meningal nya sultan Suriyansyah lah itu terjadi.
Lanjut paham Islam di Sumatera dan Aceh, saya juga di atas tadi sudah menyebutkan, bahwa dalam naskah Majapahit, bahwa orang Melayu itu dulu tidak punya agama tetap nya, dan jika mereka mengkalim hindu, mereka bukan hindu, cuma hanya memakai atribut nya, Islam Sumatera berpusat di Aceh dan Sumatera Barat, yang mana bisa nya mereka ini terimperasi dengan dinasty Ottoman, dan paling kuat adalah Aceh, bahkan ada yang mengklaim mereka penerus dinasty Ottoman yang runtuh pada perang dunia pertama, mereka kerap kali menjual tokoh figur Sultan Ottoman 2, dan paham Aliran banyak bertebaran di sana, yang unjung GAM Aceh melakukan penyerangan saja, konflik dengan pendatang Cina di medan pun sampai sekarang ini belum juga di selesaikan dengan baik, konflik dengan Cina ini bisa kapan saja bangkit, dan membuat kekacaun saja, karena banyak golongan Cina, beragama Konghucu dan Bhuda, yang jelas orang Melayu fanatik dengan Islam, yang kerapkali mencap Cina Kafir, pembakaran panguda dan kuil bagi kami melayu ini bukan lah baru, kalau du sungai musi tiba-tiba, kapal Sutan Syaril berlabuh, dengan Enteng Kuil Cina di bakar nya, belum di tambah perang saudara nya orang batak, yang mana melayu batak fanatik, baik yang muslim dan yang kristen, ini berbahaya, karena konflik kapan saja bisa pencah, komando nya adalah Aceh, Kesultanan Aceh punya pengaruh besar di kalangan muslim Asean, banyak yang mengagap Aceh adalah bentek terbesar umat Islam Asean, contoh angapan Fron Islam Asean, yang selalu meminta perlidungan terhadap Acehm, atas konflik mereka di Philinan, begitu juga Malasyia, dan Kalimantan, yang sudah mengagap Aceh benteng mereka, pasukan adalah pelindung mereka, mereka melayu lebih keras dari Jawa dalam membela Islam, namunb salah nya, kekerasan selalu ada, jadi paham macam ini harus di buang, dan figur Ottoman harus di besihkan, di Sumatera jarang ada muslim yang melakukan pratik perdukunan seperti di jawa, karena mereka anti perdukunan, dan juga mereka tidak punya tokoh lokal, semua bertumpu dengan dinasty Ottoman Ustamaniyah dan juga Suna dan Abasyiah Islam Teknologi.
Lanjut terhadap Islam melayu banjar, masyarakat banjar menganut paham ciptan Sultan Suriyansyah raja mereka, yang sangat terpenguruh dinasty Abasyiahm, Kordoba dan Granda Spanyol, yang mana Islam berbasis skuler, namun meraka tidak punya pahal aliaran, macam Suni atau Atau Syiah, dalam zama Prasajarah nya, dan Islam banjar selalu di gambarkan sama dengan Iran Persia, yang berbasis skuler, pada sedikit pun bukan Iran Persia, tapi Abasyiah dengan skuler nya, namun yang berbahaya sakali yang di takutkan Kesultanan Banjarmasin yang sekarang ini, bangkit nya dendam sejarah, yang mana Banjar, bisa menlanjutkan Islamisasi yang di lakukan raja-raja mereka dulu, jadi untuk meredam itu Revolusi Islam di adakan, dan juga harus membebaskan paham banjar yang tercampur budaya suku dsayak, yang perdukunan, karena mereka bisa bertikai dengan kelompok Islam yang masih kuat paham Sultan Suriyansyah yang anti perdukunan itu, dan juga membebaskan mereka dari kebodoahan buta akan skuler yang acap kali mudah di pengaruh pihak yang tidak bertangung jawab, dan dari tahun 1976 di Kalimantan mulai di masuki paham aliran, seperti Suni, Muhammadiyah, NU, dan Asli Waljamah, yang bisa berkonflik, banjar tidak punya figur tokoh yang di dewakan namun mereka lebih berbahaya dari jawa, karena misi Islam Kesultanan Banjarmasin zaman prasejarah bisa bangkit, dan bisa melakukan pengepungan terhadap yang di angap nya sesat .
Dan atas alasan tersebut juga tercetus nya Revolusi Islam yang 2 ini, jadi jangan di tapsirkan salah, dan hidup nya kesultanan Banjarmasin itu bukan untuk meneruskan misi nya dulu, namun memperbaiki paham muslim banjar, karena kalau bukan Kesultanan Banjarmasin yang bertangung jawab siapa lagi, karena mereka banjar tak akan mendegarkan perintah selain raja banjar dan Aceh.
Revolusi Islam 2 ini, tidak terpangaruh dari pihak mana pun, cuma saja memperbaiki paham yang sudah ada, dan membuang yang buruk nya, dan ada lagi membentengi banjar dari paham aliran yang banyak rupa nya itu, dan Revolusi Islam 2 ini juga tidak bermaksut menghapuskan golongan aliran macam Suni, Syiah, Muhammadiyah, NU, asliwaljamahm, cuma menghapus radikalisme nya, feodalisme nya, dan dedam sejarah dan bebtuk penyipangan lain nya yang selama ini mengerugiti umat Muslim, dan muslim harus bersatu., dan masalah berahir.
Faktor-Faktor yang sekarang ini, yang juga ikut mendorong lahir nya Revolusi Islam 2 Banjarmasin Aceh ini adalah, perang saudara muslim, baik yang di nusantara atau yang di timor tengah, hampir selur negara muslim di dunia terjadi perang saudara, dengan sebab tidak jelas sama sekali, dan yang ada juga di obok-obok Amerika Serikat, dan juga di adu domba nya, Perang suni dan Syiah juga berdampak besar akan perpecahan tersebut, belum lagi paham aliran yang begitu banyak.
Dalam penelitian kami dari tahun 2008 lalu, dalam melihat perang suadara muslim ini, kami mencoba mencari salah nya di mana, dan itu kami dapatkan, jawaban nya adalah Revolusi Islam 2, kami mengetahui, orang muslim ini sangat rindu dengan pemimpin mereka yang kuat dan bijak sana, untuk di jadikan pelindung dan juga menengahi sengketa mereka, timbul nya aliran paham itu juga akibat dari tidak ada nya pemimpin yang kuat juga, yang berani menghalagi dan menghacurkan paham, atau mahzat dan ke fanatikan akan tokoh pahlawan, karena sudah jelas Islam muni itu berpedoman AL-Qur'an dan hadis, dan contoh teladan nya adalah Nabi Muhammad, dan jangan lagi mengabil teladan dari yang bukan Nabi Muhammad, sebijak sana mungkin pun orang yang inggin di jadikan contoh teladan tersebut, Islam hanya punya 1 tuhan saja, dan Islam hanya punya contoh teladan nya 1 saja, yaitu Nabi Muhammad, bukan Aliran paham, dan tokoh figur orang bijaksanan, padangan kami juga melihat, Islam ini sekarang sama dengan Agama Bhuda, yang mana ajaran Bhuda ini terpecah Sangat banyak sekali, karena di setiap kuil nya punya pemimpin yang berbeda pandangan, kita bisa lihat di flim seperti Jetli, dan Jeck Chan, yang mana para biksu mengajari kumfu pada pengekut nya, dan punya paham sediri, punya nama kelompok sendiri, dan jurus kumfu sediri, dan bisa menyerang kelompok lain, dan begitulah Islam Sekarang, yang mana bukan lagi Islam murni, Islam jaman sekarang juga bisa menjadikan negara Islam kuat menjadikan acuan paham nya, yang ada akibat nya adalah perpecahan, akibat perdebatan akan acuan negara tersebut contoh nya.
Arab Suadi VS Iran Persia, yang selalu di inditikan akan perang Suni dan Syiah, karena negera tersebut punya pendukung sama banyak nya, yang di mana lagi di tambah nya fitanah Amerika Serikat, Persia adalah Israel, yang membuat keruh suasana saja.
Mao Zedong Cina mengatakan, tidak peduli kucing itu putih atau hitam selama dia masih bisa menangkap tikus maka biarkan saja, yang arti adalah, mau siapa saja yang memimpin tidak penting, selama dia bisa di andalkan, dan tidak perlu kita membenci Yahudi Israel, karena Yahudi Israel itu akan di jadikan pihak yang tidak bertangung jawab untuk adu domba saja, dan membuat perpecaha, dan tidak semua Yahudi Israel itu juga jahat, ada juga mereka baik, dan sebalik nya, tidak semua orang muslim itu baik, pasti lah sebagian juga ada yang jahat, seperti masalah suni dan syiah itu juga tidak perlu di perdebatkan, karena masalah ini tergatung kita yang memahami nya, kita bisa menilai yang mana buruk dan yang mana jahat, dan jika buruk jangan di ikuti, misal nya Syiah yang biasa selalu di angap buruk itu jangan di ikuti, dan jangan jua di musuhi, biarkan mereka mau Syiah, mau apa, selama mereka tidak merugikan kita, mau aliran apapun jangan di musuhi, biarkan saja, itu kebebasan mereka, karena jika terus di perdebatkan masalah ini, Islam akan terus melemah dan pada akir nya musnah, jangan cepat terpengaruh dengan Isu sara buatan Amerika Serikat itu, karena hanya merugikan kita saja, dan sudah saat nya semua muslim bersatu, dan mendamaikan dunia ini, kita tidak perlu membalas orang yang membunuh saudara kita, dan mereka yang jahat pada kita, jangan kita balas dengan kejahatan, tapi dengan kebaikan, maka dia akan malu sendiri, dan dunia pun berpihak pada kita, contoh nabi Muhammad, orang melempar kortoran ke muka beliau, beliua tidak balas melemparkan kotoran tersebut pada orang telah melempar nya, tapi Nabi Muhammad malah membalas nya dengan senyuman, ada lagi yang lain, Umar Bin Khatab yang dulu nya adalah orang yang sangat memusuhi Nabi Muhammad, dan berniat membunuhan nya malah jadi sahabat nya, jadi apa pun ejekan Amerika Serikat itu jangan di hiraukan, biyarkan saja, dia akan cape sendiri nya, atau mereka akan menemukan musuh nya nanti, dan jangan percaya media, dan tokoh mana pun selain Nabi Muhammad, karena mereka bisa adalah penjahat yang menyusup ke kubu kita dan memecah belah kita semua nya, dan suadara-saduara muslim semua nya, ikutilah Revolusi Islam 2 Banjarmasin Aceh ini, karena Revolusi Islam 2 ini, akan menyatukan kita semua, tanpa mengahpus aliran yang juga di anut bagi yang menyakini nya, kita perlu bersatu dan bangkit dari penjahan ini, dan setelah penjajahan ini selesai, maka kita jangan balik menjajah yang telah menjajah kita, tapi mereka kita jadikan kawan semua nya.
Revolusi Islam 2 ini juga akan membatasi media TV yang membuat Isu sara, yang mana media TV Jakarta sudah membuat banyak orang kawatir dengan macam isu-isu buatan Amerika Serikat, macam perang ISIS, dan kelompok militan lain nya, karena kita di Indonesia ini, tidak tahu dengan apa yang terjadi di sana, apakah ISIS yang salah, atau Amerika Serikat yang mendahului nya, dan bukan tidak munggkin ISIS benar, mereka melakukan perang akibat terjajah, dan juga kita jangan mengafirkan nya, karena kita sedikit pun tidak tau, kita hanya mendengar kabar dari media saja, atau dari kampanye pemerintah jakarta, yang juga pemerintah tidak tahu dengan ISIS itu, pemerintah Jakarta juga belum pernah bicara dengan ISIS itu, Pemerintah Jakarta juga mengikuti Opini dunia yang di giring Amerika Serikat itu.
Faktor yang mendorong akan Revolusi Islam ini juga adalah, kita sudah tahu dan melihat nya, kaum Muslim sangat sedikit punya pendidikan Skuler, dan para Ulama juga hanya punya pendidikan Alakadar nya, hal tersebut tidak bisa membendung akan konflik, radikalisme, fedoalisme dan fitnah perpecahan, ulama yang ceramah yang sekarang ini tidak bisa menjawap akan keterburukan nya umat muslim, begitu juga sekolah berbasis Islam, yang hanya mementikan Agama, tidak lagi yang lain nya, jadi Revolusi Islam 2 akan mendidik mereka semua nya.
Lahir nya Revolusi Islam 2 juga menjawab akan tuduhan pihak yang tidak bertangung jawab, yang menuduh Islam ini membatasi kekebesan perempuan, Islam tidak membatasi hak perempuan, cuma hanya saja Islam meminta perempuan itu berbaju sopan, dan jangan menampilkan lekukan tubuh nya, dan Islam menyarakan perempuan di rumah saja itu juga jangan di tafsirkan membasi hak nya perempuan, karena Islam mengajurkan perempuan dirumah itu, untuk menjaga nya juga dari kriminal dan lain nya, dan Islam tidak miminta perempuan hanya membesarkan anak saja di rumah, itu hanya anjuran Islam saja, bukan kewajiban yang merampas hak, kewajiban perempuan, untuk berpakain sopan saja, perempuan boleh berjalan dan bekerja, bukti nya adalah Istri Nabi Muhammad Siti Khadijah, yang mana Khadijah pun berdangan, dan juga ikut membantu ekonomi keluarga, Perempuan juga di libatkan dalam perintah, dalam berbagai bidang lembaga, misal nya ke aman, atau di lembaga hukum untuk menangani wanita lain yang bermasalah, wanita juga di libatkan dalam upcara kematian muslim, misal perempuan yang meningal, maka perempuan juga yang memandikan zenah nya, perembuan juga di libatkan dalam Habpshi, dan di Aceh dan Banjarmasin wanita banyak juga yang jadi polisi dan TNI, jadi jangan salah paham itu.
Gambar GAM Aceh pasukan Wanita yang turun ke medan perang
Gambar para wanita yang jadi pamongpraja
Dan lahir nya Revolusi Islam 2 ini juga akan mewadahi anak muda muslim yang Inggin berkariya, dalam berbagai bidang, dari musik, atlet olahraga, pemain Flim, dan Fashion, dan juga tidak mengagap anak muda yang sudah terlanjur akan kecanduan narkoba itu penjahat, malah Islam akan memberbaiki nya, dengan cara mewadahi nya, dan Revolusi Islam 2 tidak memandang status golongan, semua nya sama, mau yang bertato, mau yang anting dan sebagai nya yang inggin pergi ke mesjid, malah akan di sambut baik, bukan mengati nya kafir dan sebagai nya, Revolusi Islam 2 ini adalah Islam yang Demokrasi dan tidak ada pemaksaan sedikit pun pada siapa saja, tua, muda, prempuan, dan laki-laki, semua nya sama tidak berbeda.
Revolusi Islam 2 juga, akan menghapuskan konflik antara pemerintah jakarta dengan masyarakat muslim Indonesia ini, yang mana tidak terima kampanye pemerintah jakarta yang telah menjadi budak pemjajah Amerika Serikat, Islam Teroris, dan gila perlakuan Densus88 yang membunuh ulama itu, agar di masa depan tidak ada lagi masyalah pemerintah jakarta dengan kaum muslim, dan juga memberikan pendidikan moral terhadap densus88 itu, bagai mana cara nya menangkap orang itu, menuduh itu dan operasi nya yang sarat pembunuhan itu, hingga rekayasa saja, untuk menipu publik saja, yang mana juga memberikan tahu masalah Bom Bunuh diri itu, dan yang mana teroris, yang mana penjahat, yang mana mati sahit, yang mana mati kafir.
Revolusi Islam 2 menegaskan, Islam tidak ada menyuruh umat bom bunuh diri atau perang mati sahit, cuma ada alasan kuat jika perang itu di nilai mati sahit, tujuan perang tersebut kaya apa, dan jika ada bom di belahan dunia ini, jangan lagi Islam yang tertuduh, bukan Islam yang salah, tapi orang pelaku nya yang salah, seorang muslim yang bersalah, jangan agama juga di ikutkan salah, dan jika ada orang muslim melakukan pemberontakan juga jangan agama yang di salahkan, tapi orang nya, bukan berati mereka memberotak itu inggin menganti hukum, bisa juga inggin merebut kekuasan saja, dan agama jadi kendaran nya, jika ada muslim yang menembak polisi juga jangan agama yang di salahkan, tapi orang nya, mereka menembak polisi, bisa jadi dendam, akibat polisi itu dulu pernah menengkap dan berlaku keras pada nya lalu menumbukan dendam, dan masalah Bom Bunuh diri di timor tengah itu, juga bisa jadi pelaku sudah bosan dengan penjajah, dari pada mati sia-sia, mending bom bunuh diri, agar penjajah nya juga binasa, dan jangan juga mengaitkan kelompok milisi Timor Tengan dengan penjahat kelas teri di Indonesia, wong perampok saja di Indonesia, di katakan densus88 teroris, hanya karena memiliki senjata api AK 47, mereka perampok bukan teroris, jadi Revolusi Islam akan menghapuskan semua nya.
Dan terahir adalah, jangan samakan Revolusi Islam 2 ini, dengan Iran Persia, karena Revolusi Islam 2 berbasis skuler Teknologi, yang jika di lihat dengan tidak diteal, maka sama dengan Iran Persia dengan Teknologi nya, Karena Islam teknologi skuler ini bukan hal baru, tapi sudah ada dari zaman dulu, tapi hanya karena menghilang saja, akibat perpecahan dan haus nya akan kekuasan, bukti nya Islam skuler ada dari dulu adalah, dinasty Abasiyah, Kordoba dan Granada Sepanyol, yang mana pada saat itu di eropa masih zaman kekelapan, dan eropa tidak maju seperti sekarang ini, Islam Granada juga banyak punya sumbangan Ilmu pengetahuan untuk dunia ini, dan jadi jangan di pahami Islam ini berbasis agama dan seplennya, kita tahu juga, Nabi Muhammad saja berdagang untuk memenuhi keperluan hidup nya, tak serta merta hanya duduk di mesjid, dan semua saudara muslim, buang lah semua kekolotan itu, dan bergabunglah dengan Revolusi Islam 2 Banjarmasin Aceh, yang mana adalah jawaban semua permasalam kaum muslim, dan peredam konflik, dan membuat Islam jaya kembali, kita tidak perlu menghunuskan pedang dan mengangkat perisai, untuk orang yang menjajah kita dan sudara kita, tapi kita akan pergi belajar dan bersekolah untuk melawan mereka, dan jika saudara muslim kasian dengan saudara kita yang di timor tengah sana, maka berjuanglah dari sekarang dengan belajar, dan ikuti Revolusi Islam 2 ini. dan Revolusi Islam 2 ini juga akan membuat kita mandiri, tidak tergantung dengan siapun, karena kita sudah punya segala nya, mereka bisa bikin pesawat kita juga bisa buat pesawat, mereka bisa naik bulan kita juga bisa naik bulan, mereka punya senjata cangih kita juga punya senjata cangih untuk melindungi kita dari kejahatan orang yang tidak bertangung jawab, dan kita terjajah karena kita bodoh, jika kita pintar tidak akan terjajah, Revolusi Islam 2, Ilmu pengetahuan Skuler untuk membantu kita berkegiatan sehari-hari, dan Ilmu Agama untuk menyelamatkan kita di akhirat nanti, saudara muslim buka lah diri kalian untuk Revolusi Islam ini, sudah saat nya kita merdeka dan mandiri tanpa tergatung pada siapa pun, wasalam.
TEGAS NYA REVOLUSI ISLAM 2 BANJARMASIN ACEH, UNTUK MENGBALIKAN AJARAN ISLAM MURNI, ISLAM RAMATIL ALAMIN YANG MEMBAWA PERDAMAIN, DAN MENGHENTIKAN SEMUA KONFLIK PERPECAHAN ISLAM, AKIBAT ALIRAN, ISLAM MURNI BERPEDOMAN DENGAN AL-QUR'AN DAN HADIS, CONTOH TELADAN NYA ADALAH NABI MUHAMMAD, DAN TIDAK BOLEH MENGABIL CONTOH TELADAN AGAMA SELAIN NABI MUHAMMAD, ISLAM HANYA 1 SATU TUHAN 1 SATU KITAP SUCI 1 NABI SAJA, DAN INI TIDAK BISA DI GANTI LAGI SUDAH, TIDAK ADA MAHZAT, KARENA MAHZAT ADALAH DOKTRIN-DOKTRIN YANG MEMBUAT PERPECAHAN SAJA, SEMUA ORANG MUSLIM SAMA DI MATA TUHAN TIDAK ADA BEDA NYA, SUNI SYIAH DAN LAIN NYA TIDAK PENTING, DAN TIDAK PERLU DI BERDEBATKAN, JIKA ANDA MUSLIM, MAKA ANDA AKAN BERPEDOMAN AL-QUR'AN DAN HADIS, CONTOH TELADAN NYA NABI MUHAMMAD, TIDAK YANG LAIN
Pemeberi tahuan pada suadara muslim, yang ingin ikut langsung Revolusi Islam Banjarmasin, bisa datang ke alamat ini, Kantor Berita Kanada Banjarmasin, JL, Lintas Provinsi kalsel-kaltim Rantau Tapin, Kelurahan Tatakan, Rt 2, Telpon 082255736478, @frog_gozilla, Facebok Vrog Gozilla.
Dan mungkin sekian dulu imformasi yang saya bisa berikan pada anda para pembaca. Dan kita bertemu lagi di lain epesodi tulisa saya yang baru nanti.
Terima kasih telah membaca nya semoga berguna untuk anda.
Mohon maaf bila ada kekeliruan dalam tulisan saya di atas.
FROG GOZILLA
Ketua Organisasi Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88 Tanjung Tabalong yang bergerak memajukan pendidikan di Banjarmasin Aceh dan Indonesia.
Organisasi ini juga sangat aktiv di industri musik Rock Endergrond,
Dan berjuang untuk membangun perintahan ustmaniyah yang baru,
Simbol Organisasi
Avril Lavigne









