WELCOME
Terima kasih pada anda para pembaca sudah mau meluangkan waktu berharga anda untuk membaca tulisan saya.
Batik has Banjarmasin Sasirangan
H.HASBULLAH YASIN
(1900-1945)
Ia lahir sekitar tahun 1900 di Alabio, kecamantan sungai pandan, kabupaten Hulu sungai utara, dari ayahnya penghulu H. MUHAMMAD YASIN.
Hasbullah kecil bersekolah pada ‘’Inlandsch School’’ kemudian belajar agama dan berhaji ke mekah pada tahun 1927. Tiga tahun ia bermukim di tanah suci itu memperdalam pengetahuan agama islam pada ‘’Ma ahadul islamis Su’udy Mekah, Bersama Ustaz syekh Abbas Abdul Jabbar dan lain-lain.
Haji hasbullah yang memang otaknya cerdas dengan mudah mengikuti pelajaran yang diberikan. Ia ahli di bidang ‘’Nahwu’’ dan ‘’Musthala Hadis’’ di samping ia mendalami pula ilmu kesusasteraan Timur tengah.
Karena itulah, ia banyak menguasai tentang sastra dan filsafah islam. Yang nantinya sangat mengilhami pada setiap pembicaraan dan dakwahnya,
Tahun 1930 ia kembali ke tanah air, lalu mendirikan ‘’Wastha Mu’allimin Muhammadiyah’’ di Alabio, dan selamjutnya bergerak membina wadah penndidikan itu, disamping tugas rutinnya dalam organisasi Muhammadiyah, bersama rekan-rekanya haji Usma Amin, Basthami Jantera, H. AnangBursra dan lai-lain.
Di masa pendudukan jepang ia menjabat ‘’Hombo Sidoin’’ yang mengurusi mesjid dan rumah-rumah ibadah. Juga sebagai ketua urusan Yatim pada ‘’jamiah islamijah. (Borneo kaikyo kyokai) di kandangan.
Ketika proklamasi kemerdekan, ia mengorgasir gerakan rahasia ‘’pasukan Berani mati’’ (PBM) di Alabio dan Babirik untuk melawan Nica/Belanda.
Sebulan sesudah proklamasi, 17Agustus 1945, ia denga semangat bergelora sempat mempelopori ‘’Musyawarah Alim ulama se Alabio’’ yangmengambil keputusan sangat berani, menentang penjajahan dan pro Republik. Ia mencetuskan fatwa, antara lain; ‘’Orang-orang yang menghalang-halangi perjuangan kemerdekan adalah munafik dan kalau dia mati mayatnya ‘’jangan diurus’’ Di mesjid di suarau dan dimana-mana fatwa itu dikhotbahkan, disebar-sebarkan seluas-lauasnya sambung-sinambung samapai ke pelosok desa, membakar semangat juangmerdeka atau matimembela Republik Indonesia.
Pada 27 oktober 1945 ia ditangkap ketika akan shalat zuhur Dalam perebutan senjata dengan meliter Nica ia termbak dan gugur seketika. Jenazahnya dimakamkan di Alabio. Padanya di berikan piagam pengharaan bintang grilya.
Haji hasbullah yang memang otaknya cerdas dengan mudah mengikuti pelajaran yang diberikan. Ia ahli di bidang ‘’Nahwu’’ dan ‘’Musthala Hadis’’ di samping ia mendalami pula ilmu kesusasteraan Timur tengah.
Karena itulah, ia banyak menguasai tentang sastra dan filsafah islam. Yang nantinya sangat mengilhami pada setiap pembicaraan dan dakwahnya,
Tahun 1930 ia kembali ke tanah air, lalu mendirikan ‘’Wastha Mu’allimin Muhammadiyah’’ di Alabio, dan selamjutnya bergerak membina wadah penndidikan itu, disamping tugas rutinnya dalam organisasi Muhammadiyah, bersama rekan-rekanya haji Usma Amin, Basthami Jantera, H. AnangBursra dan lai-lain.
Di masa pendudukan jepang ia menjabat ‘’Hombo Sidoin’’ yang mengurusi mesjid dan rumah-rumah ibadah. Juga sebagai ketua urusan Yatim pada ‘’jamiah islamijah. (Borneo kaikyo kyokai) di kandangan.
Ketika proklamasi kemerdekan, ia mengorgasir gerakan rahasia ‘’pasukan Berani mati’’ (PBM) di Alabio dan Babirik untuk melawan Nica/Belanda.
Sebulan sesudah proklamasi, 17Agustus 1945, ia denga semangat bergelora sempat mempelopori ‘’Musyawarah Alim ulama se Alabio’’ yangmengambil keputusan sangat berani, menentang penjajahan dan pro Republik. Ia mencetuskan fatwa, antara lain; ‘’Orang-orang yang menghalang-halangi perjuangan kemerdekan adalah munafik dan kalau dia mati mayatnya ‘’jangan diurus’’ Di mesjid di suarau dan dimana-mana fatwa itu dikhotbahkan, disebar-sebarkan seluas-lauasnya sambung-sinambung samapai ke pelosok desa, membakar semangat juangmerdeka atau matimembela Republik Indonesia.
Pada 27 oktober 1945 ia ditangkap ketika akan shalat zuhur Dalam perebutan senjata dengan meliter Nica ia termbak dan gugur seketika. Jenazahnya dimakamkan di Alabio. Padanya di berikan piagam pengharaan bintang grilya.
TERIMA KASIH TELAH MEMBACA SAMPAI HABIS. SEMUGA
BERGUNA DAN MENDAPAH PENGETAHUAN SEJARAH KALIMANTAN SELATAN PADA MASA PENJAJAHAN BELANDA.
MOHON MAAF BILA ADA KEKELIRUAN DALAM TULISAN SAYA.
FROG GOZILLA
Ketua organisasi ALTERNATIV ROCK NUMETAL COMNTY TATO88
TANJUNG TABALONG.
Yang bergerak memajukan pendidikan di banjarmasin dan indonesia. Memberantas buta internet. Mendumbukan rasa suka dan tertarik untuk membaca. Mendikan kambali ke jayan musik Rock dan menlanjukan EMPIRES OTTOMAN
TANJUNG TABALONG.
Yang bergerak memajukan pendidikan di banjarmasin dan indonesia. Memberantas buta internet. Mendumbukan rasa suka dan tertarik untuk membaca. Mendikan kambali ke jayan musik Rock dan menlanjukan EMPIRES OTTOMAN
Simbol organisai












