Translate

Selasa, 25 April 2017

Masalah Pemerintah Jakarta dan Daerah Tabalong Dengan Masyarakat 2017



Masalah Pemerintah Jakarta dan Daerah Tabalong Dengan Masyarakat 2017

WELCOME BLOGGER FROG GOZILLA
Terima kasih pada anda para pembaca yang sudah mau melungkan waktu berharga anda hanya untuk membaca tulisan saya

Pendahuluan 

Gambar Avril fans Fender Reporter, Jurnalis, Redaksi Kantor Berita Kanada Banjarmasin

Tulisan ini saya bisa pertangung jawabkan kebenaran nya, dan tulisan ini di tulis di bantu oleh kawan-kawan Avril fans fender, dan serta dari sumbangan dari narasumber tokoh masyarakat, pemerintah dan ormas-ormas, di tambah dari hasil penelusuran langsung di lapangan.
Tulisan ini membahas masalah Pemerintah Jakarta dan daerah Tabalong dengan masyarakat Tabalong yang melibatkan Industri, yang mana masalah ini selalu berlarut-larut dari di mulai nya pecah konflik masalah tersebut, dan tambah masalah baru yang datang pada tahun 2017 ini yang menyeret konflik ke arah yang lebih parah, secara singkat pada dan berisi. Dan tulisan ini juga sengaja merahasikan nama tokoh masyarakat, pemerintah serta ormas-ormas dan industri yang terlibat hal ini, karena sudah perjanjian sebelum penulisan dan penerbitan tex tulisan ini di lakukan, baik di terbitkan menjadi sebuah buku atau artikel di Internet, dan tulisan ini juga tidak merahasikan nama tokoh masyarakat, pemerintah, ormas-ormas dan Industri yang tidak meminta kami untuk di rahasikan nama nya.
Dan di larang keras mengcopy dan mencetak ulang tulisan ini, tanpa izin tertulis dari Avril fans Fender Banjarmasin dan perpustakan arsip dokumen pemerintah Tabalong, pelangaran tentang hal ini bisa di jerat hukum yang berlaku oleh pemerintah Republik Indonesia.
Dan tulisan ini di tulis dengan mengunakan bahasa melayu banjar yang tercampur dengan bahasa Indonesia murni, karena saya kurang pasif berbahasa Indonesia murni, namun saya pasif berbahasa melayu banjar, dan tulisan ini di tulis dengan kata kalimat kasar, karena begitulah tutur dialek bahasa banjar melayu, jadi mohon kebijakan anda pembaca jika ada kekeliruan dalam tulisan ini.

Masalah Pemerintah Jakarta dan Tabalong Dengan Masyarakat 

Gambar demontrasi kelompok Ormas Masyarakat banjar di Tabalong

Tabalong adalah sebuah Kabupaten yang terletak bagian paling utara provinsi Banjarmasin, dan merepukan sebuah Kabupaten kaya dengan sumber daya alam melimpah, serta kekakayan alam yang begitu beragam, hasil hutan dan pertanian dan sebagai nya, Tabalong memang sebuah Kabupaten muda, dari beberapa Kabupeten lain di Provinsi Banjarmasin, namun kemajuan nya sangat pesat sekali, dan mendahuli dari pendahulu nya, disebabkan factor kekayaan nya yang mengundang Industri Asing bercekol di Tabalong. Dan begitu juga dengan masalah nya, Tabalong adalah Kabupaten yang ada di Provinsi Banjarmasin yang punya banyak sekali masalah yang di sengketakan rakyat nya. Dari masalah pemerintah Jakarta dan daerah dan melibatkan Industri baik dalam negeri dan luar negeri. Semenjak pecah nya konflik tahun 2011 kemarin di Mabu’un di depan SPBU Tabalong, yang di mulai oleh Ormas Sumatera yang di komando Avril Fans Fender Banjarmasin, yang mana kelompok ini adalah sebuah perkumpolan pemuda banjar, yang menuntut otonomi daerah dan ke adilan pembangunan baik pada pemerintah Jakarta mau pun pemerintah daerah sendiri, namun perjuangan kelompok ini tidak terlalu di pedulikan masyarakat kala itu, tapi setelah terjadi nya kirisi minyak di Tabalong yang berlangsung panjang pada era rezim SBY yang membuat muak masyarakat Tabalong sendiri, di mana sebuah antrian panjang untuk membeli minyak di SPBU Mabu’un terjadi perkelahian antara supir, yang membuat Ormas Sumatera dan berpidato di sana, yang mana pidato ini membelalakan mata dan menyungingkan teliga masyarakat kala itu, yang membuat mereka melakukan penuntutan, dari berkonflik dengan pemerintah dan pertamina itu sendiri, Cuma saja masalah tersebut bukan masalah baru, tapi hanya puncak nya saja pada tahun 2011 yang di picu oleh krisi minyak di Tabalong tersebut, yang mana di Tabalong sumur minyak sangat banyak sekali, mengapa mereka masyarakat Tabalong itu susah mendapatkan minyak, bahkan hingga rebutan akibat pembatasan oleh pemerintah dan pertamina, yang membuat masyarakat Tabalong sadar akan pembodohan pemerintah Jakarta dan Daerah, dan konflik pecah pada tahun 2011 tersebut yang di picu krisis minyak tersebut pada akhir nya menyeret semua masalah yang dahulu belum selesai tuntas sekngketa nya, yang berujung pada penumpasan pada para pendukung Bupati yang kala itu menjabat, serta menghancurkan pendukun SBY dan kelompok nya, yang di angap telah melakukan penyimpangan dan sebagai nya, dan juga melakukan kudeta besar terhadap Pertamima, PT Adaro, dan yang lain nya, yang di angap merampas kekayan tabalong, serta kolonia Majapahit. Namun banyak ahli pengamat dari Banjarmasin mengatakan masalah utama nya yang sebenar nya adalah masalah Kerusakan Jalanan, yang banyak menghambat tangki minyak pertamina, rusak nya pasilitas umum public, minim pembangunan, rusak nya sarana pendidikan, dan pembiaran-pembiaran kerusakan pasilitas public, yang membuat begitu agresif, dan ada pun masalah nya dasar mengapa menyerang Industri, yang mana Industri juga di angap bertangung jawab terhadap pembangunan tersebut, jangan hanya bisa menguras hasil kekayan nya saja, serta konfrontasi dan banyak konfirasi yang menyelimuti nya. Dan yang mana masalah ini sampai sekarang belum benar-benar selesai.
Banyak orang mingira ketika berganti nya rezim yang memerintah maka aka nada perubahan, yang mana dalam pemilihan kepala daerah Tabalong, saat itu di menangka Drs. H. Anang Syakhfiani, M.S   yang para pendukung nya adalah kelompok ulama Islam, dan petani Karet Tabalong, di samping iya juga adalah putra daerah Tabalong itu sendiri, dan misi nya di waktu kampanye juga meyakinkan, dan di mana masyarakat Tabalong berharap konflik akan segera usai. Begitu juga dalam pemilihan Presiden saat itu, kelompok penumpas pendukung SBY menyodorkan dan memenangkan Prabowo untuk jadi Presiden, yang di harap dapat dengan tegas mengurus Tabalong dengan banyak Industri Asing tersebut.
Memang perlu di akui juga, setelah terpilih nya  Anang menjadi Bupati, dilantik oleh Gubernur Kalsel Rudy Ariffin pada 17 Maret 2014 di halaman Gedung DPRD Tabalong. Maka konflik mulai mereda, karena Anang dengan sigap mencoba menyelesaikan masalah tersebut, dan masalah utama adalah kerusakan jalanan dan pasilitas umum, dan krisi minyak di Tabalong, dan dalam dodbrakan baru untuk menguatkan Ekonomi agar harga karet mahal saat itu, iya juga meningkatkan saranan pendidikan di Tabalong, yang membuat Ormas Sumatera jinak kala itu, dan hal yang paling menguatkan nya adalah Agama Islam, Anang ini orang yang tergolong fanatic sekali, yang akibat ini dukungan terus mengalir pada nya, hingga iya meminta PT Adaro membangun sebuah mesjid, yang mana atas kerja masyarakat mengangumi nya, dan iya juga memiliki misi yang agamis sekali, iya mendesak PT Adaro agar secepat nya untuk menyelesaikan masalah pembangunan Islam Center, dan meredam kelompok yang mempermasalahkan pembangunan Rumah Sakit Tabalong yang baru tersebut, juga banyak kelompok yang medesak pembatasan kolonia Majapahit, PLTU di gunung Batu di serang masyarak akibat kolonia Majapahit yang mendominasi buruh kerja, begitu juga PT SIS dan RA yang di serang masyarakat. Dan ada pun masalah Pemerintah Jakarta di Tabalong ini adalah masalah lama, yang kembali hidup di masyarakat pasca konflik 2011, atau akibat pembiaran SBY tersebut, yang mana di mata Masyarakat Tabalong pemerintah Jakarta tidak lebih dari para perampok pajak saja, mereka kepentingan Jakarta dan Pulau Jawa saja, dan ini juga menurut pengamat Banjarmasin di picu Pemerintah Jakarta tidak ada yang melakukan kunjungan kerja nya ke Daerah, bahkan ke tingkat provinsi pun juga jarang ada nya, meski mentri atau angota DPR pun juga sedikit pun tidak menlakukan kunjungan nya, dan bom bardir nya di baut media juga, yang mana media memusatkan pemberita pembangunan  Pulau Jawa dan Jakarta begitu megah, yang mengucilkan hati masyarakat daerah, kemarah masyarakat atas kerjasama pemerintah Jakarta dengan Amerika Serita, yang berlatar belangkan Ivansi Irak dan Palistina tersebut juga, orang marah melihat SBY kala itu dengan Presiden Amerika Serikat yang di anggap teroris sebenar nya itu BUSH, safari luar negeri SBY mengunakan uang Negara, sedangkan masyarakat ekonomi nya marat saaat itu. Tidak bermaksut untuk membela pemerintah daerah, ketika Rezim Anang yang memerintah maka sangat mencolok sekali ketahuan oleh masyarakat akan ketidak pedulian nya pemerintah Jakarta terhadap daerah, karena rezim Anang yang banyak melakukan perbaikan Jalanan rusak serta pembangunan terkendala dana dari pemerintah pusat Jakarta, sedangkan masyarakat sudah sadar Tabalong banyak memberikan sumbangan pajak pada pemerintah Jakarta, dan akibat hal ini juga maka menyala dengan dahsyat lagi kebincian masyarakat Tabalong terhadap pemerintah Jakarta. Unsur lain juga yang mendorong masyarakat membenci pemerintah Jakarat di picu oleh moderenisasi global, yang di tarapkan di Tabalong mulai tahun 2003-2004 atau rezim Noor Aidi, dan pasar bebas, yang mana pemerintah Jakarta melarang daerah melakukan hubungan langsung daearah dengan pihak Asing, dan para kelompok Industri local yang mendorong masyarakat membenci pemerintah Jakarta, yang mana akibat dari Pemerintah Jakarta yang selalu memenangkan Industri kelompok nya, dan kelompok Asing yang sarat dengan Industri Amerika Serikat tersebut, WTO dan rentenir Moneter IMF, yang menyeret Indonesia dalam krisi dan Inflansi saja, serta angapan Pemerintah mengandaikan Indonesia dengan rentenir lintah darat IMF tersebut, masalah penerbitan izin usaha Industri daerah, serta masalah pajak yang tinggi yang di berlakukan oleh pemerintah Jakarta.
Dan pemerintah rezim Anang juga melakukan penumpasan sebuah criminal, yang mana ini sebuah criminal tingkat tinggi, yang sebelum Anak memerintah tidak di lakukan penumpasan tersebut, bahkan pemerintah Jakarta yang tahu juga melakukan pebiayar, dengan tidak melakukan tegur terhadap pemerintah daerah yang bersekongkol menerbitkan izin perjudian atas nama adat dayak tersebut, penumpasan criminal ini di dukung penuh tetua adat dayak di Tabalong, yang mana mengangap mereka telah melakukan pengotoran terhadap budaya dan tradisi, memang perlu di akui di rezim sebelum nya, FPI dulu pernah bersama kepela adat dayak melakukan pembubaran perjudian ini, yang berujung pemerintah membela para pelaku perjudian tersebut, dan menyahkan FPI dengan dalil agama Islam nya, yang membuat geram masyarakat Tabalong itu sendiri, yang berujung kembali kebencian pada pemerintah Jakarta yang lagi-lagi diam terhadap penyimpangan pemerintah Daerah, baik itu Provinsi atau Kabupaten, dan makin marah lagi kasus suap PT Adaro yang membuat masyarakat mengadakan kudeta terhadap PT Adaro tersebut. Bahkan setelah Jokowi naik jadi Presiden, Jokowi juga di angap masyarakat sama kala itu, yang pada akhir nya menyadarkan Jokowi itu sendiri akibat banyak tekanan yang di lakukan daerah, yang pasti daerah Sumatera dan Kalimantan bahkan Papua, yang mana kelompok yang memimpin nya mantan GAM Aceh, atau Ormas Sumatera central Sumatera Barat dan Kota Pedie Aceh itu. Rezim Anang juga banyak mempromosikan pembangunan pada masyarakat, salah satu nya adalah perencanan Taman Exspo Center di Mabu’un Tabalong, dan yang mana Rezim Anang merubah subuah daerah Radikal di Tabalong, yang sarat premanisme, pembubaran Bliyar Mabu’un dan membatasi Diskotik di Mabu’un yang di arahkan menjadi sebuah Taman untuk seluruh masyarakat Tabalong tersebut, dan sekali lagi kendala nya adalah dana dari pemerintah pusat yang menjadikan proyek ini sangat lambat, dan desakan terhadap PT Adaro, baik untuk mempercepat pembangunan taman kota dan sebagai nya.
Dan kala itu juga masyarakat mulai mendingin lagi akibat rezim Anang ini yang dinilai baik sekali, terlibeh kelompok Kesultanan Banjarmasin dan Aceh yang mendorong kaum Agama mendukung rezim Anang ini, yang loyal sekali dengan Islam, yang mana sudah di katahui umum Masyarakat Tabalong adalah masyarakat Islam yang kuat sekali asas melayu Islam tersebut yang 90% penduduk Tabalong adalah beragama Islam. Dan ada suatu rahasia yang akan di beberkan dalam tulisan ini, dan belum ada media mana pun berani membeberkan rahasia ini, yang mana sebenar nya dari Konflik 2011 lalu kelompok ini masuk konflik di line Tabalong, dan Ormas Sumatera adalah kelompok yang samar sekali kurang Jelas akibat di kenal dengan banyak nama, dan selalu di tukar nya Tim angota mereka oleh Komando nya di Banjarmasin, yang mana militer ikut serta disini, yang jelas Batalion Kalimantan dan Sumatera, dan oleh sebab itu orang berpikir 2 kali berhadap dengan Ormas Sumatera, yang terkadang angota Ormas Sumatera ini adalah Prajurit TNI yang sangat loyal Nasionalisme ke daerahan nya, dan mereka ini lah di balik semua penurunan umbul-umbul yang bergambar pahlawan kemerdekan Indonesia yang bersuku Jawa, pada 17 Agustus, 2013-2014 lalu, mana kelompok ini mengagap Pemerintah Jakarta tidak menghargai jasa prajurit Islam Kesultanan Banjarmasin yang gugur berjuang mempertahankan tanah air dari gempuran Belanda, mereka tidak menghargai sama sekali Gusti Muhammad Saman anak Pangeran Antasari yang gugur tertembak oleh serdadu Belanda di Kalteng tahun 1905 lalu, dan penjuang seperti Penghulu Rasyist yang mempertahankan Kalua dari serangan Belada masa agresi militer Belanda yang berlangsung di Kalimantan, dan Kelompok ini loyal sekali terhadap Masyarakat, yang mana membuat Polres dan polisi di kucilkan Masyarakat, akibat minim pembelan terhadap Masyarakat, dan sedangkan Batalion 1008 Tabalong yang menyamar dan bergabung Ormas Sumatera sangat Pahlawan sekali, bagai mana tidak, mereka menyerang Pertamina, dan menekan Pertamina agar memperbaiki sekolahan yang rusak, mereka menyerang Adaro untuk memperbaiki perpustakan, dan menyuruh dan menekankan Industri Asiang atau orang asing non Islam di Tabalong menghormati Islam, yang mana bulan Rahmadhan mereka melarang Industri asing beraktivitas saat shalat tarawih, dan saat lebaran kebersaman mereka sangat kekeluargan sekali dengan Istana Kesultanan Banjarmasin yang menyapa masyarakat, sholat bersama dan makan bersama dan berbagi zakat fitrah bersama, ini benar-benar mengucilkan polisi di mata Maysarakat serta pemerintah Jakarta, dan untuk masa rezim Anak Batalion juga akan terjun lagi untuk membela Masyarakat Tabalong. Yang ke adaan mulai dingin maka ada sebuah Industri baru di buka di Tabalong, yang mana Industri ini yang memulai membuka kembali luka Konflik lama, Industri yang membuat masalah ini bernama Industri PT Conht semen Cina, memang awal nya terlihat bagus, bahkan pemerintah daerah yang juga berangapan bahwa Industri bisa menyerap tenaga kerja banyak, namun pada berjalan nya pembangunan Industri ini benar-benar menambah masalah yang sudah ada, baik masalah pemerintah daerah dan Jakarta terhadap masyarakat Tabalong dan meluas sampai Banjarmasin, yang melibatkan banyak kelompok, dan ada 6 korban tewas dalam konflik ini, yang mana Banjarmasin mengirim pasukan Ormas nya untuk membela masyarakat, dari awal masalah sengketa lahan masyarakat kebun Karet mereka, yang mana sengketa lahan ini lebih parah dari sengketa lahan PT Adaro dalam sejarah, bahkan membuat dinas kehutanan daerah sangat geram sekali terhadap Industri ini, bahkan DPRD sekali pun. Industri ini juga membuat kelompok di Tabalong yang berkonflik dengan PT Adaro dan Pertamina menyorot ke mereka sendiri, yang masyarakat Tabalong mengenal 3 tokoh inti Pahlawan Masyarakat dalam melakukan serengan, dan 3 orang ini adalah yang bertangung jawab banyak serengan, bahkan yang di luar dari Tabalong yang tergabung kelompok Searatis Kalimantan, yang bernama Edo Vodo tinggal di Mabu’un, Erny Angota DPR dan Ormas Sumatera, dan Rahmahwati Angerani Nusation director utama Kantor Berita Kanada Banjaramasin, dan Ketua tertinggi Avril fans Fender Banjarmasin, 3 orang ini dengan gagah berani walau wanita mereka ini menyerang PT Adaro, dan selepas keluar pencara akibat menyerang PT Adaro Tante Erny membela masyarakat Tabalong dalam kisru PT Conth masalah lahan, iya megarahkan banyak kelompok untuk menyerang, bahkan iya menghetikan kudeta nya terhadap PT Adrao dan Pertamina, Tante Erny bersama Edo Vodo rela masuk penjara hanya untuk membela masyarakat Tabalong saja, mereka sangup membunuh orang di lokasi jika amarah nya naik dan memuncak. Kisru konflik lahan PT Conht dapat diredam Rezim Anang saat itu dengan sebuah perjanjian, yang mana mereka harus sesuai permintan masyarakat yang di wakili oleh dinas Pertanah daerah untuk mengurus lahan tersebut, dan konflik mereda sedikit-sedikit. Dan pada awal tahun 2015 Rezim Jokowi mencoba untuk memperbaiki kesalahan Pemerintah Indonesia di Kalimantan, dengan mengunjungi Istana Kesultanan Banjarmasin dan banyak bicara dengan Sultan Khairul Saleh tersebut, yang untuk mengambalikan kepercayan masyarakat Kalimantan terhadap pemerintah Jakarta yang begitu buruk sekali pada era SBY yang memerintah, dan tanggapan masyarakat Tabalong juga bagus terhadap Jokowi, mereka sudah mulai berangapan baik pada Jokowi ini, dan tidak lama kunjungan nya di Banjarmasin, iya juga mengutus Mentri-mentri nya ke Tabalong, yang di sambut baik oleh Masyarakat Tabalong, yang mana masyarakat sudah mengangap Jokowi kala itu benar-benar pemimpin yang di tungu itu, bahkan iya bersama rezim Anang berpihak pada Batalion pada 17 Agustus tahun 2015 tersebut, Umbul-umbul bergambar Pangeran Antasari pun di naikan di mana, Benderan merah putih dan Kesultanan Banjarmasin pun di kibarkan di Tabalong, dan makam pahlawan juga di kunjungi, dan semua itu membuat Batalion sangat jinak, karena sudah seharus nya itu di lakukan, namun kebersaman ini tidak terlalu lama terjadi, karena konflik besar sedang di hadapan, yang mana pecah konflik ini lebih besar dari sebelum nya yang terjadi, yang mana biayang keladi nya adalah PT Conth dan turun nya harga karet tersebut, bahkan rezim Anang sendiri di kudeta masyarakat Tabalong bersama Ormas Sumatera, Tante Erny dan Rahmah dari Banjarmasin bersama pasukan tersebut,.
Semula PT Conth bereoperasi tidak sedikit di sangaka masalah ini sampai ke Banjarmasin, yang mana setelah Beroperasi PT Conth tersebut Jalanan di Tabalong rusak parah akibat truk-truk berat mereka, dan jelas nya Kantor Berita Kanada Banjarmasin cabang Tabalong, mencatat bahwa pada tanggal 24 oktober 2015 lah awal pencah nya konflik yang sampai sekarang ini tahun 2017 belum selesai juga, yang mana masyarakat Saradang menyerang PT Conth, bahkan mereka menangkap semua para orang Cina yang ada, di bantu Batalion, orang Cina di bawa ke pendopo Tabalong untuk di tanyai pasfor mereka, dan kebanykan mereka adalah seludupan dari Cina, yang pada akhir kembali marah nya rezim Anang Kala itu, nah disini lah kembali menyeret Pemerintah Jakarta, karena rezim Anang juga kurang sangup menghadapi masalah ini di Tabalong, karena Rezim Anang di hadapkan dengan 2 masalah sekaligus, masalah Karet dan PT Conht itu sendiri, hingga membawa pihak Provinsi, yang mana juga pihak Provinsi tidak berdaya untuk menangulangi ini, namun mereka menekan PT Conth tersebut untuk memperbaiki Jalanan saat itu, PT Conth pun mulai memperbaiki Jalanan, dan kelompok mengarah ke PT Adaro dan Pertamina lagi, untuk menekan PT Adaro anjing pemerintah Jakarta itu untuk membangun Tabalong, yang mana nanti pada awal tahun 2016 PT Adaro bersama Rezim Anang memulai membangun Taman Exspo Center, dan selesai nya pembangunan Mesjid PT Adaro tersebut.
Pada awal tahun 2016 harga karet turun lagi, petani menyalahkan Rezim Anang saat itu, dan mengajak kelompok untuk menetang nya, bahkan mengulingkan nya, kirsu pada tahun 2016 penetangan terhadap rezim Anang ini di kaitkan dengan HJ Sani pemimpin pemuda Pancasila Tabalong, yang mana kelompok yang tidak bertangung jawab memprovoksi agar HJ Sani harus mengantikan Bupati Anang, Cuma Ormas Sumatera dan Partai Islam di pihak pada rezim Anang ini, dengan mudah Ormas Sumatera ini menupas provokasi, tapi tidak mengakihiri penetangan itu, namun tidak bermaksut membela rezim Anang, karena Kantor Berita Kanada Banjarmasin melaporkan Perdangan Internasional Banjarmasin, pemicu turun nya harga karet Campur tanggan Industri Jakarta dan Pemerintah Jakarta yang membantasi perdangan bebas daerah, yang mana beberapa Industri loka Banjar di halangi pemerintah Jakarta untuk menjual karet terhada Malasyia, tapi harus melalui Industri Jakarta, Industri Serawak Malasyia menolak 2 kali tangan yang di angap mekelar hasil nya mereka tidak membeli karet tersebut, maka Karet tertumpuk di perbatasan Kalimantan Malasyia tersebut, yang menurunkan harga jual, ini juga kembali membawa buruk nama rezim Jokowi, walau begitu penentangan terhadap rezim Anang tetap berlangsung, namun sekarang Yamahah motor Clup Tabalong masuk line konflik, yang mempermasalkan pasilitas umum olahraga seperti serkuit dan yang lain nya, dan kelompok ini mengajak altlet dan masyarakat menuntutu pemerintah, Kelompok ini banyak melibatkan diri dalam konflik di Tabalong samapai ketingkat Jakarta sana. Belum lagi selesai masalah sudah kembali di tambahi lagi, yang mana kolonia Majapahit kembali di serang, buruh Tabalong menilai dinas tenaga kerja tidak bekerja benar untuk menekan Industri supaya mendahulukan Putra daerah agar di pekerjakan, kisru ini di tambahi lagi masalah banyak nya kebakaran hutan yang meluas di Kalimantan hingga sudah mencapai Tabalong, bahkan operasi pembubaran area pelacuran tapian timor Tabalong oleh Batalion dan Polres Tabalong bersama rezim Anang Tabalong tidak selesai, akibat bergolak nya masyarakat, yang Kelompok Yamaha clup terus menjuruh pemerintah untuk memperbaiki Sarana Olahraga. Dan pada tanggal 17 maret 2016, PT Conth kembali mengawali pencahnya konflik, memang pertama tidak di Tabalong pecah nya, melainkan Kabupaten Balangan, yang mana Banjar dan Dayak melakukan serengan yang berujung kekerasan, akibat jalanan di Tabalong rusak akibat truk PT Conht. PT Conth mencari jalanan alternativ menuju Banjarmasin, yang supaya tidak melalui jalanan Tabalong, tapi malah melalu lokasi Balangan, yang berujung konflik di Balangan, dan atas itu PT Conth kembali lewat Tabalong dengan sembunyi-sembunyi dari rezim Anang dan Polres Tabalong bersama Batalion, yang mana, mereka takut juga melewati depan Hotel Aston, Karena Aston bisa laporan nanti nya, maka mereka melalui jalan obor mati Tabalong, dan belum sepat satu minggu di Balangan pecah konflik, akhir masyarakat Tabalong yang ada di jalan obor mati kembali menyerang PT Conth tersebut jalanan rusak para akibat truk PT Conth tersebut. Pemerintah daerah berupaya agar tidak jatuh korban, namun yang goblok nya disini adalah PT Conth, karena sudah tahu akan terjadi konflik mengapa nekat beroperasi, dan mengapa tidak mengunakan truk standar saja bukan truk bermuatan berat, tapi yang gila dan bodoh lagi pemerintah yang memberikan izin, seperti dinas perhubungan dan Polisi lalu lintas. Masalah ini juga di tabahi lagi oleh masyarakat Kalua Tabalong perbatasan Amuntai Tabalong yang berujung pada kembali duduk permasalahan nya pada Provinsi dan pemerintah Jakarta, yang mana masyarakat Kalua mengangap rezim Anang tidak adil berlaku memerintah, masalah ini sama dasar nya dengan yang terjadi diluar Kalua itu, ya itu lagi-lagi jalanan rusak bahkan hampir putus, sedangkan rezim Anang dengan loya membangun bagian utara Tabalong, dan sedikit pun tidak memperdulikan bagian selatan, bahkan masyarakat Kalua sempat berharap dengan Pemerintah daerah Amuntai kala itu, dan masa ini rezim Anang dan pemerintah Provinsi benar-benar tersudut sekali oleh tuntutan masyarakat luas, karena biangkeladi nya PT Conht yang melitasi jalanan litas Provinsi menuju Banjarmasin yang banyak melewati kabupaten Provinsi banjar merusak jalanan, pihak pemerintah Kabupeten melepaskan masalah dengan berkata, bukan tanggung jawab kami masalah jalanan lintas provinsi di rusak PT Conth, tapi ini masalah Provinsi, dan sedangkan pihak Provinsi mencoba bertangung jawab, memingirim pasukan untuk razima muatan truk, tapi tetap truk PT Conth yang sudah gila dan bersalah, hingga dinas provinsi menyarang PT Conth, dan sekarang masalah nya pada pemerintah Jakarta, bukan bermaksut membela pemerintah Provinsi mencoba membubarkan PT Conth, tapi tidak bisa akibat ligitimasih nya ada di Jakarta tersebut, dan maka dari itu sengketa panjang, bahkan pemerintah daerah membiayarkan masyarakat menyerang PT Conth, dan mereka akan melarai bentrokan nya saja, ini disebabkan cewa dengan pemerintah Jakarta yang berbagi hasil dengan PT Conth tersebut.
Gambar razia polres Tabalong bersama masyarakat batalion terhada Truk PT Conth Tabalong dan Balangan
Dan rezim Anang juga menyerahkan masalah masyarakat Kalua pada pemerintah Provinsi, jalan rusak parah, jika tidak perbaiki, maka masyarakat Kalua dan bagian utara Tabalong bisa saling serang akibat pembangunan tidak merata tersebut, dan iya juga meminta PT Conth membangun mesjid, dan di sisi lain Yamaha motor clup juga terus menyudutkan pemerintah yang sangat membuat kacau sekali, dan lagi-lagi PT Adaro dan Pertamina di serang mereka, bahkan mereka mengakat masalah jalanan rusak hingga ke area perumahan di Tanjung selatan dan daerah lain nya, yang berujung masa menuntut pemerintah lagi. Dan Pemerintah Jakarta mingirim para mentri nya ke Tabalong untuk supaya masyarakat tidak terlalu menyalahkan pemerintah Jakarta, namun hal ini justru sebalik nya, bahkan hampir pecah konflik yang di mulai masyarakat Kalua tersebut, yang mana para mentri ke bagian utara Tabalong justru berbagi uang dan lain nya, yang menyulut api emosi masyarakat Kalua yang kerusakan jalanan tersebut dan kelompok partai Islam bisa menahan masyarakat Kalua tersebut, yang mana masyarakat Kalua juga ingin membebaskan bagian utara Tabalong yang di dominasi kelompok majapahit di kebun sawit milik PT Astra Argo Listari tersebut, dan para pemuda juga menyarang PT Adaro untuk menjediakan angkutan gratis untuk murit sekolah-sekolah Tabalong saat itu, dan hal paling parah dan esxtrim sekali terjadi, memang Pertamina dan PT Adaro pernah mengalami serangan pasukan yang di kirim dari Banjarmasin, yang membakar mobil sarana PT Adaro tersebut memukili kariyawan PT Adaro tersebut sampai babak belur, tapi PT Conth lebih mengerikan lagi, pada tahun 2016 kelompok yang di kenal masyarakat Provinsi Banjarmasin, yang utama mereka yang tinggal di sepanjang jalan lintas Provinsi mengelari kelompok ini konvoi setan, yang mana kelompok ini yang di kirim entah oleh siapa dari Banjarmasin menyarang PT Conth membantu masyarakat, yang mana kelompok ini memukuli supir Truk PT Conth, bahkan Polres Balangan mencatat 2 korban tewas di pukuli kelompok yang bagai setan menghilang dan datang dengan tiba-tiba ini, mereka mengacam PT Conth dengan suarat yang di tenggalkan, yang isi nya berhenti merusak jalan dan mengangu kedamain Kalimantan, atau memili terus kami serang, dan Balangan dan Tabalong, masyarakat sudah biasa memukuli orang PT Conth akibat teropesisi kelompok ini, Polres atau yang lain nya takan merespon jika orang PT Conth melapor kepada mereka, karena jika merespon, mereka akan jadi sasaran masyarakat luas yang akan menuduhkan mereka melindungi penjahan dan musuh bersama oleh seluruh masyarakat Provinsi Banjarmasin, dan saking banyak nya serangan merubah jalur perang ini, yang mana supir truk PT Conth merasa sangat tertekan dengan penyerangan berbahaya yang bisa berujung pembunuhan, Cuma dapat di pastikan pasti akan babak belur itu melakukan demonstrasi di muka DPRD Tabalong Mabu’un, yang mana DPRD tidak merespon mereka, hanya DPRD yang gila saja yang merespon kelompok ini, yang akan menjadi sasaran amukan masyarakat saja, untuk mengendalikan ke adaan DPRD meminta polisi membubarkan nya, berujung saling bunuh saja nanti di halaman kantor DPRD oleh kelompok musuh nya, sedangkan DPRD juga beberapa hari lalu di ributkan masalah masyarakat yang mempertanyakan Pemerintah Jakarta yang obral janji di Kalimantan, dari masalah membangun jalan kereta api Kalimantan, hingga sampai membangun dan memperbaiki bandara Warukin Tabalong tersebut, Jokowi obral janji pembangunan yang tidak pernah di lakukan dengan serius tersebut, aneh pemerintah Jakarta seperti tuli dan buta dengan masalah PT Conth di Tabalong tersebut, namun rezim Anang untuk menjaga kedamain pada bulan puasa tahun 2016 di Tabalong bahkan seluruh Banjarmasin, pemerintah memperbaiki jalanan, karena mudik hari raya gawat nanti jalanan rusak parah, berujung kelompok separatis angkat senjata saja, dan perang zaman Ibnu Hajar pun akan meletus lagi di Kalimantan.
Dan pemerintah juga melarang keras seluruh mobil PT Conth untuk melitasi kota Tabalong dan Balangan agar berhenti sudah berkonflik, pemerintah Provinsi juga mingirim pasukan untuk merazia orang Cina di PT Conth, dan jika tidak punya pasfor maka mereka memulangkan paksa nya, meski pemerintah Jakarta melarang nya melakukan itu sepihak, Jalanan di Mabu’un pun juga di aspal kembali, trotoar di buat, PT Adaro mempercepat pembangunan nya agar kedamain terjalin di Tabalong, meski Balangan sagat extrim, dan setelah pemerintah Jakarta mengirim Tim pembangunan pasilitas olahraga di Tabalong Tim Yamaha motor dan kelompok lain menarik diri menyerang pemerintah, namun mereka masih terus mengawasi nya, begitu juga pemerintah Jakarta bersama pemerintah Provinsi memperbaiki Jalanan di Kalua yang meninginkan masyarakat, serta siring sungai Tabalong di dekat Bank Kalsel tersebut juga di bangun, jembatan baru di bagun juga, dan ini meninginkan kelompok penyerangan saat itu, Presiden Jokowi juga membuka pintu damai dengan Industri loka Banjarmasin, untuk menstabilkan harga Karet di Kalimantan, iya menghapuskan peraturan lama, dan mengantikan nya dengan yang baru, masalah tentang izi Industri loka banjar tersebut, pengampunan pajak dan sebagai, namun tidak membuat Janji terkabul Jokowi ini seperti kereta api Kalimantan hanya nirwana saja, dan menyalang tahun baru tahun 2017 Taman Exspo Center yang di bagun PT Adaro pun selesai, Rezim Anang pun meresmikan nya, dan pada awal tahun 2017 rezim Anang dengan seluruh jajaran pemerintah berhasil menguasai daerah Radikal premanisme Tabalong terminal Mabu’un yang mereka ubah mejadi Taman Tabalong tersebut. Namun masalah baru yang menyakut pembangunan jalan kereta api di Tabalong kembali muncul, Tante Erny sendiri muncul kembali memimpin pembelaan ini, mereka juga menanyakan masalah Badara Warukin Tabalong pada pemerintah Provinsi, bersama DPRD Tanalong sendiri saat itu, pasukan di kerahkan untuk membatasi PT Conth tersebut, dan jangan sampai Truk PT Conth masuk Jalan Ayani di Tabalong karena bisa fatal urusan nanti, pada bulan 2 tahun 2017 rezim Anang mendesak PT Conth untuk membangun mesjid agar masyarakat Saradang berhenti melakukan serangan nya, Pembangunan GOR dan Lapangan Bola Tabalong pada tahun 2017 ini dalam tahap pengerjan, namun konflik kembali pecah, lagi-lagi PT Conth biyang keladi nya, mereka melintasi Jalan Ayani, yang menyebabkan jalan Ayani Mabu’un rusak parah, sedangkan pemerintah saling tuding masalah izin jalan tersebut, pasukan sudah dikerahkan untuk menghalagi PT Conth tersebut,  dan pada inti nya, pada tahun 2017 memasuki bulan April ini masalah yang di hadapi pemerintah daerah atau Jakarta di Tabalong sengkta PT Conth, masalah pembangunan sarana public, bandara Warukin dan jalan kereta Kalimantan, masalah ini membuat pemerintah Jakarta kembali mengirim mentri nya ke Tabalong untuk beruding, dan perundingan dengan Tante Erny dan Rahmah di lakukan di Hotel Aston Tabalong, pemerintah juga minta pasukan di kembalikan ke Banjarmasin untuk menghindari hal yang tidak di ingin kan tante ERNY dan Rahmah menolak tegas hal ini, yang mana mereka menekankan tanggung jawab presiden Jokowi untuk menindak PT Conth yang sudah gila tersebut. Dan DPRD dan Tante Erny juga melakukan diskusi bersama pemerintah Provinsi untuk menghadapi masalah ini, Cuma sudah di tegas pemerintah Jakarta lah yang harus menyudahi hal ini, karena bagai mana lagi pemerintah daerah tidak punya ligitimasih tersebut. Memang dalam pembahasan di jotel Aston April 2017 ini, PT Conth harus minru PT Adaro membuat jalan lintasan nya sendiri, yang agar tidak mengangu masyarakat yang berujung konflik, rezim Anang juga menekankan hal yang sama, pernah rezim Anang mememinjakan Jalan Alternativ untuk PT Conth itu, namun berujung konflik, dan PT Conth melobi nya untuk meminjam jalan, jelas rezim Anang menolak nya dengan tegas, hanya akan membuat besar masalah saja, tapi yang jelas nya lagi, pada bulan April ini konflik di Jalan Ayani Mabu’un Tabalong masih berlangsung, dan terhitung ada 2 korban supir PT Conth hampir tewas di keroyok masyarakat, dan ini belum terhitung korban yang ada di Balangan sampai Banjarmasin, dan ada 8 kali kecelakan selama bulan April 2017 di jalan Ayani akibat truk terbalik karena jalan rusak parah akibat PT Conth, dan untuk saat ini kami berharap pemerintah Jakarta segera mungkin mengambil tindakan nya, baik DPR, MPR, dan Presiden Jokowi, dan jangan tarik ulur terus masalah ini karena takut akan terjadi pemberontkan kaum separatis yang sudah bosan masalah dari tahun 2011 ini juga belum menemui titik akhir nya, dan untuk saat ini, hanya Imformasi ini yang kami bisa berikan pada anda, dan imformasi baru masih dalam penyusunan penulisan oleh kru redaksi Avril Fans Fender Banjarmasin.  

 Dan mungkin sekian dulu imformasi yang saya bisa berikan pada anda para pembaca. Dan kita bertemu lagi di lain epesodi tulisa saya yang baru nanti.
Terima kasih telah membaca nya semoga berguna untuk anda.
Mohon maaf bila ada kekeliruan dalam tulisan saya di atas.

FROG GOZILLA
Ketua Organisasi Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88 Tanjung Tabalong yang bergerak memajukan pendidikan di Banjarmasin Aceh dan Indonesia.
Organisasi ini juga sangat aktiv di industri musik Rock Endergrond,
Dan berjuang untuk membangun perintahan ustmaniyah yang baru, 

Simbol Organisasi

Avril Lavigne