WELCOME BLOGER FROG GOZILLA
Terima kasih pada anda para pembaca sudah mau meluangkan waktu berharga anda untuk membaca tulisan saya.
Barangkali dapat disimpulkan bahwa kerugian besar yang harus diderita dunia adalah karena absenya contoh dunia yang ideal dan benar pada saat dunia sedangdikuasai oleh tangan-tangan yang salah dan rusak serta destruktif. Yang menyebar di seluruh bumi.
Saya tidak mengatakan bahwa dengan tampilnya umat Islam beserta penegakan misi agamanya akan mampu menghintikan kerusakan di muka bumi secara tuntas. Allah menghendaki adanya manusia yang sama dalam satu umat, bahkan dia menghendaki adanya keberagaman realitas, (Risaalatul Ummah Al Muslimah) ‘’ Jika tuhan menghendaki, tentu dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat, kecuali orang-orang yang diberi rahmatoleh tahunmu, dan untuk itulah allah menciptakan mereka......’’(Hud 118-119)
Gereja telah mengecam keras dan menghantam pengaruh Islam terhadap eropa karena khawatir Islam akan tersebar luas di sana, sebagaimana dikemukakanWilz dalam buku nya Ma’aalim Taarikhil Insaaniyah. Untuk mengatisipasi gejala ini gereja membentuk dewan penelitia dengan berbagai sarana yang lengkap.
Saya tidak bermaksut dengan tampilnya umat Islam di atas pangung berserta beserta misi nya akan mengubah posisi gereja serta mengecamnya dengan keras. Tetapi, dalam hala ini saya katakan bahwa produk-produk zaman yang variatif itu haruslah lahir berdasarkan sunah rabbaniyah, janji, dan ancaman-ancaman nya.
Dalam kesempatan ini saya ingin menjelaskan sedikit lebih detail, bahwa gereja telah berperang banyak dalam menjauhkan Eropa dari agama, dan menolongnyalari dari agama. Hal ini seperti yang sering saya kemukakan terlihat pada bentuk- bentuk eksperisi, Eropa, berubah pelarian dari agama dan ketakutannya pada tirani yang diberi baju gereja atas nama agama dalam berbagai sudut padang
Di Eropa akhir-akhir ini, telah tampak jelas contoh-contoh kehidupan yang sedikit demi sedikit menjahukan seseorang dari agama. Hal ini tentu akan membuat mereka melepaskan diri dari agama secara keseluruhan. Padahal mereka berpendapat bahwa sikap seperti ini benar dan memang yang seharus nya dilakukan. setiap ekspresi haruslah mampu memperkokoh eksistensi penguasa agama, meski sikap semacam ini kontradiksi dengan rakyat. kebudayan, ilmu, bahkan dengan kemanusian.
Seperti yang sering saya katakan bahwa menjahunya Eropa dari agama adalah karena mereka menggap agama sebagai kendala dan candu kehidupan. Namun kebencian Eropa terhadap agama dan gereja beralih pada tingkat ke benciannya terhadap agama itu sendiri dan seluruh ketuannya, dengan cara mendominasi dunia. Itulah penyebab munculnya bencana dahsyat yang sempat menimpamanusia dalan kontesk jahiliyah modern. Disini dampak besar terlihat dikarenakan tidak tampilnya umat Islam di atas pangung.
Mari kita ilustrasikan suatu perbincanga bahwa umat Islam tetap konsisten pada misi agamanya, tampil di muka bumi sesuia dengan janji Allah selama mereka menyebah Allah dan tidak mempersekutukan nya dengan apa pun lalu apa yanglayak untuk di bicarakan.?
Dalam kondisi yang terbentuk, sangatlah mungkin Eropa manjadi kafir dengan sendirinya, dan tidak mungkin berpengaruh terhadap negeri lain. Kejayaan Eropa dalam bentuk yang ada seperti meluasnya kekuasaan serta dominasi politik, ekonomi, meliter. dan budaya tidak mungkin terjadi kalau umat Islam tidak lemah. Jika memang demikian lalu di mana Eropa.? Dan bagai mana jadi nya bila kekuatan tandingan berda di tangan umat Islam?
Bukankah kejayan Eropa, kekuatan, dan dominasi Eropa yang sedimikian besar disebabkan mereka mampu menudukan dunia Islam dan mencaplok pontesi-potensi nya.
Ada hispotensi sejarah yang sempat tergiang di telinga banyak orang bahwa kejayan Eropa disebabkan faktor-faktor internal, Maksudnya karena kekuatan dari dalam serta pluralitas bangsanya yang mampu meperluas dominasi ke berbagai negeri. hal ini merupakan cara untuk mencapai idealisme meskipun problematika dunia berada di sekelingnya, dan meskipun kekuatan dunia berdadinisbatkan kepada salah satu negara di lauar mereka.
kondisi objektif itulah yang membuat mereka lebih bisa memperkuat hipotensis tersebut hinga berhasil menyakinkan banyak orang. sebab bagaimana pun juga orang akan lebih percaya terhadap realitas objektif daripada yang lain. meski varialel penyebab. Dan sebab yang paling besar adalah kelemahan Islam padasaat itu. Sebab bagaimana mungkin Eropa akan berani mendekati pemerintahutsmaniya/ottoman sebagai simbol Terahir kekuatan Islam jika sebagai alternativ pada saat itu utsmani tetap kuat. intinya jika pemerintah utsmani tidak mengalami ke lemahan, Eropa tidak akan mampu menjajah dunia Islam.
Pada awal abad kedua puluh masehi, salah seorang orientalis menyatakan bahwa sesunguhnya masa-masa seorang pasien' padahal jelas dia sakit , sebab di belakang pasein itu ada 300.000 manusia yang siap tempur meski hanya dengan isyarat jari terlunjuk si pasien.
Jika terhadap pasien sikap Eropa demikian maka bagaimana sikapnya seandainya yang musuh utsmani kuat.? Kita ilustrasikan saja tentra-tentara utsmani yang sempat dikuasai oleh Pieter Breiji, sejak tahun 1707M sampai 1711M telah masuk front mereka sementara itu tentara yang pernah umat Islam kuasai pada tahap pertama dalam tahun 1529 M dan tahap kedua pada tahun 1683 M telah masukdalam front kita Maka di mana posisi Eropa di mata dunia Islam? Dan mengapa Eropa samapai berani memjajah dunia Islam.
Kita hendak membicarakan pemerintahan utsamaniyah pada waktu dikuasai Pieter, tapi hal itu merupakan contoh representatif dan ideal ketika umat Islam benar-benar mau komitmen terhadap misi agama nya. Sunguh pemerintahan ustmaniyah pada masa kejayaan nya mampu tampil sebagai kekuatan politik dan meliter yang luar biasa. Serta tampil tulus dan iklas, berhidmat pada Islam danmenyebarluaskan nya ke seluruh penjuru dunia. Meski ustmaniyah belum di katakan representatif sebagai gamabar ilmiah dan kultular yang sebenar nya bagi umat Islam , tetapi yang kita kehendaki di sini adalah suatu gambaran pada saat umat Islam masih komitmen terhadap misi dinamika mereka dalam seluruhaspeknya, sebagaimana yang pernah terjadi dalam satu fase sejarahnya. Dan kondisi seperti ini masih dapat diupayakan oleh umat Islam, seandainya tidak timbul penyelewingan yang pada giliranya berhasil mendapakan alternativ terbaik Islam dan memancing tampilnya alternativ baru yang dekaden. Serta gambaran uamat Islam yang mampu menyakinkan dan menunjuk kan secara faktualalternativ terbaiknya. bahkan hanya alternativ tersebut yang seyogianya tetapada di muka bumi ini.
Inilah bentuk tanggung jawab umat Islam yang kita bicarakan dalam tulisan ini,sesuai dengan judulnya yang telah saya tulis dari mempelajari sejarah.
Sesunguhnya kelemahan dunia Islam yang justru memancing keinginan Eropauntuk menjajahnya. Meski pun rezim Utsmani dengan kekuatan meliter dan politik nya sempat melecehkan Eropa selama empat abad dalam Perang salib modern seperti halnya yang mereka lakukan pada tahap awal menduduki tanah suci BaitulMaqdis tetapi kondisi seperti itu tidak dapa di pertahankan di karenakan kelemahan umat Islam yang datang berangsur-angsur. Pada akhirnya umat Islamtidak kuasa mencegah agresi Eropa dari arah mana pun. Alhasil anda akanmelihat secara langsung bagian-bagian lemah dari umat Islam bahkan sampai pada permulan abat kesembilan belas masihi tidak satu pun negeri Islam yang tidak di jajah Eropa keculi Turtki dan kecil semenajung Arab.
Penguasan Eropa atas bagian potensial dari negeri-negeri Islam cukup menggemukkan dan menjadikan Eropa Seperti itu.
Pada saat Eropa memang baru bangun dari tidur pulas dan keluar dari masa pertengahan yang gelap berkat berkat keberhasilan mereka mentransfer saindan kebudayan umat Islam. Eropa berhasil menyulap peradapan dengan penguasan utama pada bidang meliter sain dan budaya bahkan untuk mewujutkan tujuan utama dari misin mereka menggunakan berbagai srategi dan aksi yang dapat ditempuh.
Sesunguhnya hipotensi sejarah yang sama kemukakan di atas sempat menjadi angan-angan banyak orang sebab masyrakat Eropa adalah masyrakat yang cerdas berbudaya besar dan menang dengan fitrahnya tanpa ada kendala dan hambatan.
Mari kita kembali pada data-data sejarah Catatan-catatan sejarah mengungkapkan sesunguhnya Fasco De Gama yang saat ini di anggap oleh anak-anak kita sebagai penemu jalan menuju ke tanjung harapan di Afrika selatan,ternyata dalam perjalanannya bertemu dengan pelaut Arab yang muslim bernama Ibnu Majid setelah bertemu dengan Ibnu Majid yang sebelumnya telahmenemukan jalan tersebut baru dia mengenal alat-alat transportasi laut yang lebih modern, misalnya dengan mengunakan perelatan kompas. Dalam kesempatan itu pula Ibnu Mjid memperkenalkan peralatan-peralatan kebaharian yang di miliki nya, sehinga Vasco De Gama terkejut Akhirnya, untuk meneruskan perjalanannya ke wilayah Hindia Timur, Pemimimpin perjalanan di serahkan kepada Ibnu Majid.
Catatan Yang lain menyatakan bahwa Eropa samapai pada abad ketujuh belas Masehi masih belum mengenal tradisi kamar mandi di dalam rumah, mereka masih mengunakan kamar mandi di umum atau di luar ruamah. Pada dasarnya, tradisi membuat kamar mandi di dalam rumah adalah warisan umat Islam, mereka mempelajarinya dari orang orang Islam Spanyol, kemudian seiring dengan peningkatan taraf hidup masyrakatnya mereka mencoba sendiri sedikit - demisedikit menerapkan nya di Eropa. Jadi di satu sisi hal ini mereka peroleh melalui penjajahan di negeri-nengri muslim dan di sisi lain berkat revolulisiindustri. tradisi tersebut mereka dapat kan di spanyol ketika mengadakan survei terhadap kehidupan umat Islam untuk keperluan destruktif dan penjajakan. Ternya untuk menengarai rumah-rumah orang Islam agar tidak keliru, mereka melihat bahwa di setiap rumah muslim ada kamar mandinya.
Sementara itu di tempat lain, di kampung Latin, Paris yang dilestarikan untuk peringatan merepukan tempat penduduk paris bernyanyi dan berjingkrak-jingkrak di gang-gang sempit perkampungan itu, sambil sesekali membawa kotoran. Tradisi semacam ini menjadi menjadi potret paris seluruh nya padamasa terdahulu sampai lahirnya Revolusi Perancis 1789 M. Mengenai gambaranini Syarliz Darkness memaparkan dalam sebuah buku nya yang berjudul Kisah Dua Dunia Kota. Dalam buku ini dijelaskan secara rinci mengenai kondisi jalan-jalan di paris sebelum Revolusi, jalan yang penuh kotoran binatang, becek, licin jika hujan lumpur berserakan. dan keadaan buruk lainya.
Oleh karena itu dapat di pahami bahwa faktor-faktor yang membuat Eropa modern, kaya dan berperdapaban tingi seperti sekarang ini adalah lemahnya dunia Islam, ditambah mereka menjajah dan merampas berbagai pontensial yangada di negeri-negeri Islam.
Jika dunia Islam mampu mempertahankan masa kehebatannya, maka Eropa akan tetap belajar, maju dan berkembang serta berkebudayan bahkan sampai dalam konteks yang dikehendaki Islam dan dalam pengawasan Islam.
Keingkaran Eropa terhadap agama disebabkan oleh sikap gereja yang anti dunia saat itu, sementara sikap macam itu tidak di kenal dalam Islam, maka kondisi demikian menerut isyarat Wills cukup menarik perhatian dunia untuk merebut negeri Islam pada awal abad keenam belas masehi. akan tetapi apa yang terjadi.?
Contoh bias Eropa dengan menjatuhkan pilihan lari dari agama dalam kapasita minimal akan tetap terjadi pada linkungan Eropa dan tidak sampai me1luas kenegeri-negeri lain. Sebab pada belahan bumi lain yang masih amat luas terdapat contoh negeri-negeri ideal yang tidak bias dalam hal ini dunia Islam, jika dia tidak lumpuh sebelumnya. Di negeri-negeri tersebut Islam mampu tampil kokoh berasasskan keimanan, memiliki kesimbangan kebersihan komprehensif,sejahtera dan selalu berorientasi pada ke baikan.
Lebih dari itu contoh bias Eropa meskipun mereka telah mendominasi pontensi material dan ilmiah akan tetap pada posisi ikar dari orang-orang yang mencoba mengejawantahkan metode-metode yang benar. dan orang-orang berusaha menjembatatni antara metode yang bias dan yang benar. suatu kasus yang barangkali dapat kita lihat bahwa masyrakat paganis india yang pernah di kuasaioleh umat Islam selama delapan abad tanpa ada paksan untuk menirima Islampada mulanya condomg kepada Islam dari pada impeialisme Inggis. namun hal ini berlangsung sebelum mereka dipengaruhi untuk condong kepada inggris dengan berbagai macam pendekatan dan dirusak dengan cara menyembilih umat Islam serta membunuhnya. itu semua berkat tektik inggris yang cukup populer; devide et impera.
Eropa yang ingkar akan berlalu bersama kemajuan material dan konfik-konflikinternalnya seperti adanya perang Italia yang mamakan waktu kurang lebih enam puluh lima tahun (1494 M - 1559 M) yang sempat menyaksikan pergantian kekuasaan dari suatu rezim ke rezim lain, lebih dari sekali. Dan ternyata kerusakan dalam kemajuan negeri-negri lainya di dunia, dan tanpa dapat mengesahakan bahwa sikap ingkar terhadap agama merupakan syarat kemajuan suatu bangsa. sebab agama diangap sebagai kendala bagi kemajuan. namun para pakar di berbagai belahan bumi tetap bereangapan bahwa peradapan Eropa merupakan hal yang sebenarnya. Oleh karena sampai hari ini bbelum ada alternativ lain.
Saya tidak mengatakan bahwa dengan tampilnya umat Islam beserta penegakan misi agamanya akan mampu menghintikan kerusakan di muka bumi secara tuntas. Allah menghendaki adanya manusia yang sama dalam satu umat, bahkan dia menghendaki adanya keberagaman realitas, (Risaalatul Ummah Al Muslimah) ‘’ Jika tuhan menghendaki, tentu dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat, kecuali orang-orang yang diberi rahmatoleh tahunmu, dan untuk itulah allah menciptakan mereka......’’(Hud 118-119)
Gereja telah mengecam keras dan menghantam pengaruh Islam terhadap eropa karena khawatir Islam akan tersebar luas di sana, sebagaimana dikemukakanWilz dalam buku nya Ma’aalim Taarikhil Insaaniyah. Untuk mengatisipasi gejala ini gereja membentuk dewan penelitia dengan berbagai sarana yang lengkap.
Saya tidak bermaksut dengan tampilnya umat Islam di atas pangung berserta beserta misi nya akan mengubah posisi gereja serta mengecamnya dengan keras. Tetapi, dalam hala ini saya katakan bahwa produk-produk zaman yang variatif itu haruslah lahir berdasarkan sunah rabbaniyah, janji, dan ancaman-ancaman nya.
Dalam kesempatan ini saya ingin menjelaskan sedikit lebih detail, bahwa gereja telah berperang banyak dalam menjauhkan Eropa dari agama, dan menolongnyalari dari agama. Hal ini seperti yang sering saya kemukakan terlihat pada bentuk- bentuk eksperisi, Eropa, berubah pelarian dari agama dan ketakutannya pada tirani yang diberi baju gereja atas nama agama dalam berbagai sudut padang
Di Eropa akhir-akhir ini, telah tampak jelas contoh-contoh kehidupan yang sedikit demi sedikit menjahukan seseorang dari agama. Hal ini tentu akan membuat mereka melepaskan diri dari agama secara keseluruhan. Padahal mereka berpendapat bahwa sikap seperti ini benar dan memang yang seharus nya dilakukan. setiap ekspresi haruslah mampu memperkokoh eksistensi penguasa agama, meski sikap semacam ini kontradiksi dengan rakyat. kebudayan, ilmu, bahkan dengan kemanusian.
Seperti yang sering saya katakan bahwa menjahunya Eropa dari agama adalah karena mereka menggap agama sebagai kendala dan candu kehidupan. Namun kebencian Eropa terhadap agama dan gereja beralih pada tingkat ke benciannya terhadap agama itu sendiri dan seluruh ketuannya, dengan cara mendominasi dunia. Itulah penyebab munculnya bencana dahsyat yang sempat menimpamanusia dalan kontesk jahiliyah modern. Disini dampak besar terlihat dikarenakan tidak tampilnya umat Islam di atas pangung.
Mari kita ilustrasikan suatu perbincanga bahwa umat Islam tetap konsisten pada misi agamanya, tampil di muka bumi sesuia dengan janji Allah selama mereka menyebah Allah dan tidak mempersekutukan nya dengan apa pun lalu apa yanglayak untuk di bicarakan.?
Dalam kondisi yang terbentuk, sangatlah mungkin Eropa manjadi kafir dengan sendirinya, dan tidak mungkin berpengaruh terhadap negeri lain. Kejayaan Eropa dalam bentuk yang ada seperti meluasnya kekuasaan serta dominasi politik, ekonomi, meliter. dan budaya tidak mungkin terjadi kalau umat Islam tidak lemah. Jika memang demikian lalu di mana Eropa.? Dan bagai mana jadi nya bila kekuatan tandingan berda di tangan umat Islam?
Bukankah kejayan Eropa, kekuatan, dan dominasi Eropa yang sedimikian besar disebabkan mereka mampu menudukan dunia Islam dan mencaplok pontesi-potensi nya.
Ada hispotensi sejarah yang sempat tergiang di telinga banyak orang bahwa kejayan Eropa disebabkan faktor-faktor internal, Maksudnya karena kekuatan dari dalam serta pluralitas bangsanya yang mampu meperluas dominasi ke berbagai negeri. hal ini merupakan cara untuk mencapai idealisme meskipun problematika dunia berada di sekelingnya, dan meskipun kekuatan dunia berdadinisbatkan kepada salah satu negara di lauar mereka.
kondisi objektif itulah yang membuat mereka lebih bisa memperkuat hipotensis tersebut hinga berhasil menyakinkan banyak orang. sebab bagaimana pun juga orang akan lebih percaya terhadap realitas objektif daripada yang lain. meski varialel penyebab. Dan sebab yang paling besar adalah kelemahan Islam padasaat itu. Sebab bagaimana mungkin Eropa akan berani mendekati pemerintahutsmaniya/ottoman sebagai simbol Terahir kekuatan Islam jika sebagai alternativ pada saat itu utsmani tetap kuat. intinya jika pemerintah utsmani tidak mengalami ke lemahan, Eropa tidak akan mampu menjajah dunia Islam.
Pada awal abad kedua puluh masehi, salah seorang orientalis menyatakan bahwa sesunguhnya masa-masa seorang pasien' padahal jelas dia sakit , sebab di belakang pasein itu ada 300.000 manusia yang siap tempur meski hanya dengan isyarat jari terlunjuk si pasien.
Jika terhadap pasien sikap Eropa demikian maka bagaimana sikapnya seandainya yang musuh utsmani kuat.? Kita ilustrasikan saja tentra-tentara utsmani yang sempat dikuasai oleh Pieter Breiji, sejak tahun 1707M sampai 1711M telah masuk front mereka sementara itu tentara yang pernah umat Islam kuasai pada tahap pertama dalam tahun 1529 M dan tahap kedua pada tahun 1683 M telah masukdalam front kita Maka di mana posisi Eropa di mata dunia Islam? Dan mengapa Eropa samapai berani memjajah dunia Islam.
Kita hendak membicarakan pemerintahan utsamaniyah pada waktu dikuasai Pieter, tapi hal itu merupakan contoh representatif dan ideal ketika umat Islam benar-benar mau komitmen terhadap misi agama nya. Sunguh pemerintahan ustmaniyah pada masa kejayaan nya mampu tampil sebagai kekuatan politik dan meliter yang luar biasa. Serta tampil tulus dan iklas, berhidmat pada Islam danmenyebarluaskan nya ke seluruh penjuru dunia. Meski ustmaniyah belum di katakan representatif sebagai gamabar ilmiah dan kultular yang sebenar nya bagi umat Islam , tetapi yang kita kehendaki di sini adalah suatu gambaran pada saat umat Islam masih komitmen terhadap misi dinamika mereka dalam seluruhaspeknya, sebagaimana yang pernah terjadi dalam satu fase sejarahnya. Dan kondisi seperti ini masih dapat diupayakan oleh umat Islam, seandainya tidak timbul penyelewingan yang pada giliranya berhasil mendapakan alternativ terbaik Islam dan memancing tampilnya alternativ baru yang dekaden. Serta gambaran uamat Islam yang mampu menyakinkan dan menunjuk kan secara faktualalternativ terbaiknya. bahkan hanya alternativ tersebut yang seyogianya tetapada di muka bumi ini.
Inilah bentuk tanggung jawab umat Islam yang kita bicarakan dalam tulisan ini,sesuai dengan judulnya yang telah saya tulis dari mempelajari sejarah.
Sesunguhnya kelemahan dunia Islam yang justru memancing keinginan Eropauntuk menjajahnya. Meski pun rezim Utsmani dengan kekuatan meliter dan politik nya sempat melecehkan Eropa selama empat abad dalam Perang salib modern seperti halnya yang mereka lakukan pada tahap awal menduduki tanah suci BaitulMaqdis tetapi kondisi seperti itu tidak dapa di pertahankan di karenakan kelemahan umat Islam yang datang berangsur-angsur. Pada akhirnya umat Islamtidak kuasa mencegah agresi Eropa dari arah mana pun. Alhasil anda akanmelihat secara langsung bagian-bagian lemah dari umat Islam bahkan sampai pada permulan abat kesembilan belas masihi tidak satu pun negeri Islam yang tidak di jajah Eropa keculi Turtki dan kecil semenajung Arab.
Penguasan Eropa atas bagian potensial dari negeri-negeri Islam cukup menggemukkan dan menjadikan Eropa Seperti itu.
Pada saat Eropa memang baru bangun dari tidur pulas dan keluar dari masa pertengahan yang gelap berkat berkat keberhasilan mereka mentransfer saindan kebudayan umat Islam. Eropa berhasil menyulap peradapan dengan penguasan utama pada bidang meliter sain dan budaya bahkan untuk mewujutkan tujuan utama dari misin mereka menggunakan berbagai srategi dan aksi yang dapat ditempuh.
Sesunguhnya hipotensi sejarah yang sama kemukakan di atas sempat menjadi angan-angan banyak orang sebab masyrakat Eropa adalah masyrakat yang cerdas berbudaya besar dan menang dengan fitrahnya tanpa ada kendala dan hambatan.
Mari kita kembali pada data-data sejarah Catatan-catatan sejarah mengungkapkan sesunguhnya Fasco De Gama yang saat ini di anggap oleh anak-anak kita sebagai penemu jalan menuju ke tanjung harapan di Afrika selatan,ternyata dalam perjalanannya bertemu dengan pelaut Arab yang muslim bernama Ibnu Majid setelah bertemu dengan Ibnu Majid yang sebelumnya telahmenemukan jalan tersebut baru dia mengenal alat-alat transportasi laut yang lebih modern, misalnya dengan mengunakan perelatan kompas. Dalam kesempatan itu pula Ibnu Mjid memperkenalkan peralatan-peralatan kebaharian yang di miliki nya, sehinga Vasco De Gama terkejut Akhirnya, untuk meneruskan perjalanannya ke wilayah Hindia Timur, Pemimimpin perjalanan di serahkan kepada Ibnu Majid.
Catatan Yang lain menyatakan bahwa Eropa samapai pada abad ketujuh belas Masehi masih belum mengenal tradisi kamar mandi di dalam rumah, mereka masih mengunakan kamar mandi di umum atau di luar ruamah. Pada dasarnya, tradisi membuat kamar mandi di dalam rumah adalah warisan umat Islam, mereka mempelajarinya dari orang orang Islam Spanyol, kemudian seiring dengan peningkatan taraf hidup masyrakatnya mereka mencoba sendiri sedikit - demisedikit menerapkan nya di Eropa. Jadi di satu sisi hal ini mereka peroleh melalui penjajahan di negeri-nengri muslim dan di sisi lain berkat revolulisiindustri. tradisi tersebut mereka dapat kan di spanyol ketika mengadakan survei terhadap kehidupan umat Islam untuk keperluan destruktif dan penjajakan. Ternya untuk menengarai rumah-rumah orang Islam agar tidak keliru, mereka melihat bahwa di setiap rumah muslim ada kamar mandinya.
Sementara itu di tempat lain, di kampung Latin, Paris yang dilestarikan untuk peringatan merepukan tempat penduduk paris bernyanyi dan berjingkrak-jingkrak di gang-gang sempit perkampungan itu, sambil sesekali membawa kotoran. Tradisi semacam ini menjadi menjadi potret paris seluruh nya padamasa terdahulu sampai lahirnya Revolusi Perancis 1789 M. Mengenai gambaranini Syarliz Darkness memaparkan dalam sebuah buku nya yang berjudul Kisah Dua Dunia Kota. Dalam buku ini dijelaskan secara rinci mengenai kondisi jalan-jalan di paris sebelum Revolusi, jalan yang penuh kotoran binatang, becek, licin jika hujan lumpur berserakan. dan keadaan buruk lainya.
Oleh karena itu dapat di pahami bahwa faktor-faktor yang membuat Eropa modern, kaya dan berperdapaban tingi seperti sekarang ini adalah lemahnya dunia Islam, ditambah mereka menjajah dan merampas berbagai pontensial yangada di negeri-negeri Islam.
Jika dunia Islam mampu mempertahankan masa kehebatannya, maka Eropa akan tetap belajar, maju dan berkembang serta berkebudayan bahkan sampai dalam konteks yang dikehendaki Islam dan dalam pengawasan Islam.
Keingkaran Eropa terhadap agama disebabkan oleh sikap gereja yang anti dunia saat itu, sementara sikap macam itu tidak di kenal dalam Islam, maka kondisi demikian menerut isyarat Wills cukup menarik perhatian dunia untuk merebut negeri Islam pada awal abad keenam belas masehi. akan tetapi apa yang terjadi.?
Contoh bias Eropa dengan menjatuhkan pilihan lari dari agama dalam kapasita minimal akan tetap terjadi pada linkungan Eropa dan tidak sampai me1luas kenegeri-negeri lain. Sebab pada belahan bumi lain yang masih amat luas terdapat contoh negeri-negeri ideal yang tidak bias dalam hal ini dunia Islam, jika dia tidak lumpuh sebelumnya. Di negeri-negeri tersebut Islam mampu tampil kokoh berasasskan keimanan, memiliki kesimbangan kebersihan komprehensif,sejahtera dan selalu berorientasi pada ke baikan.
Lebih dari itu contoh bias Eropa meskipun mereka telah mendominasi pontensi material dan ilmiah akan tetap pada posisi ikar dari orang-orang yang mencoba mengejawantahkan metode-metode yang benar. dan orang-orang berusaha menjembatatni antara metode yang bias dan yang benar. suatu kasus yang barangkali dapat kita lihat bahwa masyrakat paganis india yang pernah di kuasaioleh umat Islam selama delapan abad tanpa ada paksan untuk menirima Islampada mulanya condomg kepada Islam dari pada impeialisme Inggis. namun hal ini berlangsung sebelum mereka dipengaruhi untuk condong kepada inggris dengan berbagai macam pendekatan dan dirusak dengan cara menyembilih umat Islam serta membunuhnya. itu semua berkat tektik inggris yang cukup populer; devide et impera.
Eropa yang ingkar akan berlalu bersama kemajuan material dan konfik-konflikinternalnya seperti adanya perang Italia yang mamakan waktu kurang lebih enam puluh lima tahun (1494 M - 1559 M) yang sempat menyaksikan pergantian kekuasaan dari suatu rezim ke rezim lain, lebih dari sekali. Dan ternyata kerusakan dalam kemajuan negeri-negri lainya di dunia, dan tanpa dapat mengesahakan bahwa sikap ingkar terhadap agama merupakan syarat kemajuan suatu bangsa. sebab agama diangap sebagai kendala bagi kemajuan. namun para pakar di berbagai belahan bumi tetap bereangapan bahwa peradapan Eropa merupakan hal yang sebenarnya. Oleh karena sampai hari ini bbelum ada alternativ lain.
Dan sikian dulu yang bisa sampaikan pada anda. Dan terima kasih telah membaca nya sampai habis. Semuga berguna dan menambah pengetahuan anda. Mohon maaf bila ada kekeliruan dalam tulisan saya.
FROG GOZILLA
Ketua organisasi Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88 Tanjung Tabalong.
yang bergerak memajukan pendidikan di Banjarmasin dan indonesia. dan membangun kembali pemirintah ustmaniyah/ottoman
dan meperlopori kemajuan musik Rock
Ketua organisasi Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88 Tanjung Tabalong.
yang bergerak memajukan pendidikan di Banjarmasin dan indonesia. dan membangun kembali pemirintah ustmaniyah/ottoman
dan meperlopori kemajuan musik Rock


