Permasalahan Pemerintah Daerah Dan Jakarta
Di Tabalong 2017
Welcome Blogger Frog Gozilla
Terima Kasih pada anda para pembaca yang sudah mau meluangkan waktu berharga anda hanya untuk membaca tulisan saya
Pendahuluan
Gambar Repoter Redaksi Jurnalis Kantor
Berita Kanada Banjarmasin, Avril Fans Fender Banjarmasin Aceh
Tulisan ini saya bisa pertanggung jawabkan
kebenaran nya, dan tulisan ini penulisan nya di bantu oleh kawan-kawan Avril
fans Fender Banjarmasin. Dan tulisan ini juga di tulis dari hasil diskusi dan
pengamatan lapangan langsung di lapangan, oleh Avril fans Fender, Repoter
redaksi jurnalis TV Tabalong,
Banjarmasin Pos dan Metro Tanjung.
Tulisan ini membahas masalah sengketa
panjang yang tak terselesaikan, kadang meredup dan kadang menyala dan membara,
dan tak terduga, antara masyaraat Tabalong dan sekitar nya, antara pemerintah
daerah, Industri dan Jakarta. Tulisan ini juga melanjutkan tulisan yang
terdahulu, yaitu masalah otonomi daeah Tabalong, dan sengketa Industri,
penjajahan pemerintah Jakarta di Tabalong terbitan tahun 2016.
Dan tulisan ini sengaja merahasikan nama
tokoh-tokoh masyarakat, ormas-ormas nya dan tokoh pemerintah daerah, karena
sudah perjanjian bersama setelah para tokoh-tokoh masyarakat, ormas-ormas dan
pemerintah daerah setelah membaca ulang hasil texs tulisan ini sebelum di
terbitkan, dan nama tokoh dan ormas dirahasikan akan di gantikan gelar saja
dalam tulisan ini. Dan tapi Tulisan ini juga tidak merahasikan nama tokoh
masyarakat, ormas-ormas dan tokoh pemerinta daerah yang tidak minta rahasikan
nama nya setelah membaca ulang texs tulisan ini, sebelum di terbitkan.
Tulisan ini di tulis dengan bahasa melayu
banjar tercampur bahasa Indonesia murni, karena saya kurang pasif bicara bahasa
Indonesia murni, dan saya pasif bicara bahasa melayu banjar, dan tulisan ini
kalimat nya di tulisa dengan tulisan Kalimant kata kasar karena begitulah
bahasa melayu banjar, jadi mohon kebijakan anda pembaca jika ada kekeliruan
dalam Tulisan ini.
Permasalahan Pemerintah Daerah Dan Jakarta Di Tabalong 2017
Gambar Ormas Sumatera di Markas Besar Avril
Fans Fender Banjarmasin Aceh di Tabalong.
Saya sudah jelas dari tulisan edisi awal,
bahwa Konflek Permerintah Jakarta di Tabalong sudah di mulai dari awal nya di
dirikan kabupaten Tabalong ini, namun telah mereda dengan di berikan nya
otonomi daerah tersebut pada rezim awal pemerintah di Tabalong, ya itu rezim
nya pak Dudung yang menjadi bupati Tabalong, namun setelah rezim awal mulai
lengser, maka kejolak mulai lagi, dan berapa kali pecah konflik, dan mereda
lagi penuntutan tersebut pada Rezim Pak Nor Aidi yang menjadi Bupati Tabalong,
dan pada Rezim ini lah yang mulai mendorong moderenisasi di Tabalong, karena
dengan di mulai nya Globalisasi oleh Pak Nor Aidi, dan kerjasama antara daerah
Kalimantan, rencana Segitiga Emas, ya itu sebuah rencana Luar biasa untuk
memajukan tiga kabupaten sekaligus di Kalimantan, dan atas dasar ini juga lah
yang membuat Balangan dan Batu Kajang juga ikut dari belakang untuk melawan
pemerintah Jakarta.
Dan setelah lengser nya Pak Nor Aidi, maka
benih-benih konflik di Tabalong mulai menyalagi, terlebih pada rezim nya Rahman
Ramshi yang naik jadi bupati Tabalong, yang mana orang ini di angap telah lalai
dalam tugas nya, dan tersandung dengan kasus korupsi pembangunan rumah sakit
Tabalong, dan Sudah di ketahui oleh pemerintah daerah Tabalong sendiri dan
masyarakat nya, ya itu Ormas Pemuda Awal yang membuat pecah nya sengketa dengan
besar di Tabalong di Zaman rezim Rahman Ramshi adalah Ormas Sumatera dan Avril
Fans Fender Banjarmasin, dan dua kelompok ini lah yang mengawaali kudeta besar
dari kudeta yang telah lalu terjadi di Tabalong, dan tahun 2011 lah Ormas
Sumatera dan Avril Fans Fender Banjarmasin Berorasi di depan SPBU Mambu’un
Tabalong, yang mana saat itu terjadi kerecuhan antrian minyak di SPBU tersebut,
dan orasi Ormas Sumatera lah yang menjadikan masyarakat Tabalong menyerang
Pertamina murung pudak Tabalong, dan pada Akhir nya serangan tersebut menjadi
teladan nya para pemuda yang berjiwa nasionalisme Tabalong, dan serengan itu
juga yang mengawali serangan panjang bersabung dan Bertahab di Tabalong, baik
pada Pertamina, PT Adaro dan Pemerintah Daerah dan Jakatarta, dan Ormas
Sumatera dan Avril fans Fender lah yang di balik pelengseran Rahman Ramshi
Bupati Tabalong Tersebut.
Dan pada tahun 2011 lah jugalah TNI
Bantalion 1008 Tabalong juga terjun melibatkan diri nya bersama Ormas Sumatera
dalam memperjuangkan Kabupaten Tabalong, dan perlawan terhadap Jakarta yang di
angpap penjajah Tabalong Tersebut, bahkan Batalion 1008 ini kerap kali hampir
bentrok dengan Polisi Tabalong, akibat Batalion melidungi Ormas Sumatera
tersebut, Keterlibat Batalion ini di nyatakan akibat dari kecewa berat terhadap
pemerintah Jakarta yang tidak peduli dengan Pahlawan Daerah, yang gugur
berjuang untuk Indonesia, sebut saja seperti Pangeran Antasari, Dheman Lehman,
Temengung Surapati, dan Gusti Muhammad Saman, yang mati-matian mempertahan kan
Kalimantan dari jajahan Belanda dan
Ingris, dan konflik Batalion ini terjadi awal pada acara 17 Agustus 2011 lalu,
ya itu acara kemerdekan Indonesia, yang mana Batalion ini bersama Ormas
Sumatera melepaskan seluruh sepanduk dan baleho yang bergambar Pahmlawan tokoh
Majapahit yang di anga sangat di angung tersebut bakan di dewakan Pemerintah
Jakarta, dan seolah hanya Pahlawan golongan Majapahit ini lah sedirian yang
berjuang untuk memerdekakan Indoensia, tanpa menghargai jasa pahlawan lain nya.
Walau begitu Rahman Ramshi tidak bisa berbuat panjang dengan banyak hal, karena
juga saaat itu Ormas Sumatera dan Avril fans Fender terus mendorong masyarakat
supaya terus melakukan serangan nya. Dan setelah lengser nya Rahmhan Ramshi
jadi Bupati Tabalong, maka naik lah Sultan Anang menjadi Bupati Tabalong, yang
mana orang ini di dorong dari belakang oleh Kesultanan Banjarmasin Aceh menjadi
Bupati Tabalong, yang mengunakan media Avril fans Fender Banjarmasin untuk
menghimpun pemuda Tabalong, dan orang ini d harapkan bisa menyelesaikan masalah
yang begitu rumit di Tabalong, baik masalah pemerintah Jakarta dengan
masyarakat Tabalong, atau Industri VS Masyarakat Tabalong sendiri, dan orang
ini juga di gadangkan menjadi penengah atara berbarbagai masalah, dan orang ini
tahu, jika iya berpihak pada pemerintah Jakarta maka iyakan akan bernasip sama
dengan pendahulu nya, ya itu akan di gulingkan banyak kelompok di Tabalong,
dengan banyak alasan dan salah satu nya Pemerintah Jakarta adalah penjaha.
Memang pada awal nya Bupati Anang berjalan
mulus dalam ke pemimpinan nya, tapi pada akhir nya iya juga mendapat perlawanan
dari kubu Ormas Sumatera yang dulu mendukung nya, akibat dari ke tidak mampuan
dalam menghadapi masalah pemerintah di Tabalong ini, yang mana masalah berkisar
di rezim Anang ini adalah masalah kerusakan Jalanan di Tabalong, dan terkait
Pemerintah Jakarta. Yang menanbah parah nya masalah oleh Bupati Anang ini di
mulai dari awal tahun 2014 lalu, yang mana masayarakat Tabalong mengangap
Bupati Anang sama saja dengan Rahman Ramshi kepentingan golongan, yang mana
pada rezim Rahman Ramshi pembangunan daerah selalu berfokus pada daerah bagian
kelua, yang membuat masyarakat bagian Utara Tabalong merasakan ketidak adilan
pembangunan tersebut, dan sedangkan pada rezim Anang ini pembangunan selalu
berfokus pada Tabalong utara, yang mana Masyarakat merasakan ketidak adilan
juga, bahkan banyak jalan di kota rusak Parah, dan penting di ketahui, hampir
semuan konflik di Tabalong terjadi selalu di dahului oleh masalah Jalanan rusak
dan hancur, lalu pada akhir merembet ke mana-mana, hingga Pemerintah Jakarta di
katakan mereka penjarah Tabalong dan penjajah Tabalong. Dan di tulisan ini saya
tidak perlu lagi mengulang penjalasan masalah awal sengketa ini, karena sudah
saya jelas secara mendetail di tulisan sebelum nya ini, dan tulisan ini adalah
lanjutan dari tulisan dari yang sudah ada pada tahun 2016, dan hanya sedikit
saya jelaskan ulang awal nya, itu hanya untuk menjadi rintisan jalan untuk
mengetahui apa saja yang memecu konflik pada tahun 2017 ini di Tabalong. Yang
mana umum sudah di ketahui di Tabalong masalah rumit tersebut sudah hampir reda
oleh Bupati Anang sendiri atas rekomindasi Presiden Jokowi, dan Bupati Anang
pada tahun 2016 hampir bisa mengendalikan konflik di Tabalong, atas di tepati
nya pembangunan daerah tersebut, dan hampir mendamaikan Ormas Sumatera dengan
Pertamina, PT Adaro, dan PT Conht dengan di perbaiki nya jalanan di Tabalong,
dan juga pembangunan Taman Exspo Tabalong oleh PT Adaro, yang mana Taman
tersebut yang di bukan pada awal tahun 2017 kemarin, dan hal membuat tidak
galak nya pemuda Tabalong yang penyuka musik Rock di buatkan nya Bupati Anang
sebuah tempat sarana media musik Rock Karasmin Tabalong, Tapi penting di
ketahui mengapa konflik mereda, jawaban nya Jalanan di perbaiki dan di bangun,
di Mambu’un dekat DPRD Tabalong, Terminal Induk di Rombak, PLTU mulai beroperasi,
PT Adaro mulai membangun Tabalong, dan rencanan pembangunan rel Kereta api,
pembangunan saranan olah raga, pendidikan, dan Globalisasi perdangan luar
negeri Tabalong, yang mana atas ini Industri yang melakan perlawanan terhadap
pemerintah berkurang, dan Industri juga di Tabalong di balik layar pendalangan
Konflik masyarakat banyak. Dan singkat nya, dari awal tahun 2017 konflik
masyarakat Tabalong hanya pada PT Conth dan Pertaminan saja yang hampir tidak
bisa di carikan Jalan damai nya oleh Pemerintah daerah dan Pronvinsi, sedangkan
sengketa lain reda sejenak.
Dan sudah saya katakan berulang kali dalam
tulisan ini, bahwa hampir semuan sengkata konflik berawal dari rusak nya
Jalanan di Tabalong, dan kejadian itu berulang lagi pada tahun 2017 ini, yang
mana di mulai dari tanggal 14 Febuari 2017, yang mana masyarakat Tabalong
bersama Ormas Sumatera bentrok dengan Truk PT Conth yang lalu lalang di jalan
Obor Mati Mambu’un tebusan hotel Aston Tabalong, bentrok tersebut terjadi
akibat Truk PT Conht yang meerusak jalan tersebut, dan atas dasar itu, maka
konflik yang mulai reda tersebut menyala lagi, dan merembat kemana-mana, meski
bengitu belum ada lagi upaya penanganan hal tersebut, hingga puncak nya malam
guru danau di Tabalong, yang pada akhir nya mengiring Ormas Islam terlibat
dalam sengketa tersebut, Ormas Islam tidak terima akan jalanan yang di Guru
Danau rusak akibat Truk PT Conht tersebut, dan mengangu cerama Islam saja
mondar-mandir nya Truk PT Conht tersebut. Dan paling Patal lagi, pada saaat
mentri sosial datang ke Tabalong dengan seponsor Bank BRI dan PT Adaro, dalam
lawantan kepedulian Pemerintah Jakarta dan PT Adaro dalam program sosial nya
yang di adakan di bagian utara Kalimantan, dan hal ini memacing rasa ketidak
adilan masyarakat Kalua Tabalong, yang pada akhir nya menuduhkan kembali Bupati
Anang ini Pro Golongan Tabalong Utara. Sedangkan di Seradang Tabalong
penuntutan masyarakat Saradang, pada PT Conht untuk membangun mesjid, dan sara
pendidikan lain, yang mana PT Conht di Saradang sudah di angab malik pemerintah
Jakarta tersebut.
Dan pada 22 tanggal Febuari 2017,
Ormas-Ormas Tabalong yang rapat di Hotel Jelita bentrok akibat masalah PT Conht
yang merusak jalan tidak terselesaikan tersebut, yang mana DPRD Tabalong juga
menolak di salahkan dewan Adat Tabalong tersebut, yang mana desakan Dewan Adat
Banjar tersebut pemerintah daerah menutup PT Conht yang mengangu kedamain
Tabalong tersebut. Dan pada tanggal 28 Febuari 2017 kejadian berulang kembali,
akibat kerusakan Jalana di Jalan PHM Nor di dekat obar, genangan air di jalanan
tersebut seperti kolam ikan saja, dan atas dasar itu maka ributlah lagi dengan
PT Conht, dan masalah ini jadi mengunang masalah lain yang asal nya sudah redup
du Tabalong, dan yang mana para tokoh Masyarakat Tabalong mengadakan rapat di
Kantor Ormas Sumatera di Pembantaan, dan rapat tersebut menelorkan kesepakatan
mengudeta Bupati Anang, yang di angap lalai, dan anjing pemerintah Jakarta, PT
ADARO juga sasaran mereka, hingga membawa para ormas buruh kerja Tabalong
bergabung, dan masalah tambah rumit, Konflik Kolonia Majapahit kembali menyala
di Tabalong, dan dinas pekerja pun di salahkan lalai dalam bertugas
mengendalikan para buruh majapahit tersebut, dan tidak tanggu, Ormas buruh
Tabalong menyerang Kolonia Majapahit yang ada di daerah Gunung Batu pada
tanggal 2 Maret 2017, dan memulangkan paksa para buruh Majapahit tersebut ke
tempat mereka asal nya, dan pekerja di PLTU tersebut di ambil alih Putra Daerah
Tabalong, ini hanya akibat jalan rusak di Tabalong, namun pada akhir nya
merembat terus kemana-mana seiring waktu berjalan.
Dan pada tanggal 8 Maret 2017 Para Ormas
Tabalong dan tokoh pemerintah Tabalong melakukan pertemuan kembali untuk
membicarakan masalah jalan rusak di Tabalong tersebut, dan kericuhan kembali
terjadi, yang mana pasa saat itu di pertanykan rencanan pembangunan jalan
kereta Api Tabalong tersebut, dan rencanan itu juga di sebutkan adalah sebuah
dusta pemerintah Jakarta yang bertujuan untuk menghibur masyarakat saja, dan
dalam pertemuan tersebut juga di pertanyakan masalah pembangunan rumah sakit
Tabalong yang tidak kunjung selesai tersebut, dan unjung dalam pertemuan
tersebut menyeret PT Adaro dan Pertamina, masyarakat mempertanykan sebuah
pernyatan yang di pubilkasikan oleh Avril Fans Fender Banjarmasin, yang mana
pertanyan tersebut adalah PT Adaro dan Pertamina telah menipu masyarakat
Tabalong, mereka PT Adaro menyatakan bahwa mereka mengurangi produksi batu bara
mereka, tapi nyata jalan baru untuk mengakut batu bara di Bangun, dan sedangkan
Kota Tabalong tidak di Bangun oleh PT Adaro tersebut, begitu juga Pertamina
yang menyatakan pengeborana sumur minyak nya di kurangi, hanya berdusta, karena
pengemboran besar terus terjadi, dan daerah Tabalong kaya minyak, namun di
Tabalong langka minyak, dan SPBU hanya satu yang beroperasi saja, ini
penyarahan pemerintah Jakarta. Dan pertanyan terahir nya dalam pertemuan
tersebut oleh Ormas Sumatera, Mengapa pemerintah ini sangat sulit sekali dalam
membangun Tabalong ini, sedangkan Tabalong Kabupaten yang kaya hasil alam nya?
Kemana uang nya,? Sudah pasti ke Jakarta.Dan yang pasti nya dalam pertemuan
tersebut belum ada kata damai dan sepakat oleh pihak yang bersengketa.
Dan atas dasar konflik yang tak terelakan
lagi tersebut, maka baru Tanggal 10 Maret 2017 pemerintah daerah Tabalong yang
secara resmi memperbaiki jalanan rusak di Jalan PHM Noor Obor Tabalong, dan
pembangunan Jembatan di Padatkarya Tabalong, dan namun sdi sayangkan oleh
masyarakat, perbaikan Jalanan tersebut hanyan menambal saja tidak memperbaiki
sepenuh nya saja, dan timbul angapan lagi di masyarakat, pemerintah yang
memberbaiki Jalana Rusak tersebut terlihat terpaksa, dan membuat jalan lari
dari Ormas Sumatera yang akan menyerang nya nanti, dan hanya untuk meredakan
padas sebentar bukan menghilangkan panas tersebut, begitu dengan perbaikan dan
pembangunan PLT yang mana PLN memasang tiang baru mereka, ini adalah rencana
busuk untuk alasan menaikan harga listrik di Tabalong dan Berabai saja, tidak
lebih hal ini sebodoh Presiden SBY dengan Kartu BMM untuk membeli suara rakyat
Indoensia. Tanggal 11 Maret 2017 Avril fans Fender Banjarmasin, mengirim Tim
nya dari Banjarmasin ke Tabalong, untuk memeriksa perbaikan Saranan Olahraga
Tabalong, dan akibat nya di temukan nya kecurangan, ya itu pembangunan di
lakukan dengan bahan matrial yang tidak setandar, dan liuar rencanan pemerintah
sendiri, dari sebgaian matrial nya, adalah matrial bekas pakai, dan ini
mengundang masalah baru lagi, dan memperumit saja, tapi hal penting di lakukan
Perbaikan jalanan, karena akibat jalan rusak maka timbul bermacam masalah yang
panjang dan rumit untuk di selesaikan di Tabalong. Dan yang menghawatirkan
lagi, Kelompok separatis yang mulai tidur itu bangun lagi, dan mengadakan
pertemuan dengan Batalion pada tanggal 13 Maret 2017 di Markas Ormas Sumatera,
dan saat di wawancarai menolak membeberkan isi pertemuan mereka tersebut,
Tanggal 14 Maret 2017 terjadi kecelakan mobil terbalik di jalanan rusak area
mambu’un Tabalong, dan kejadian ini sontak menjadi kan pertemuan baru Ormas
Sumatera dengan kelompok Separatis Tabalong yang di Hadir Bantalion di Kantor
Ormas Sumatera pembatan Jalan Stadion Tabalaong atau dekat Perpustakan Arsip
dukomen pemerintah Tabalong, dan sampai terahir penulisan ini, belum ada nya
peryatan mengenai pertemuan tersebut, tapi yang jelas mereka pasti sudah
merencanakan sesuatu misi, dan kita lihat saja nanti, dan jelas nya ini bisa
saya katakan memulai sebuah konflik besar di Tabalon tahun 2017 apa bila
pemerintah daerah dan Jakarta salah langkah dalam mengambil ke Putusan nya.
Sekian dulu yang saya bisa sampaikan pada anda para pembaca, terima kasih telah membaca nya sampai habis, dan kita berjumpa kembali di edisi tulisan saya yang baru nanti. Mohon maaf bila ada kekeliruan tulisan saya di atas,.
Frog Gozilla
Ketua Organisasi Alternativ RockNumetal Comunty Tato88 Tanjung Tabalong, yang bergerak untuk memajukan pendidikan di Banjarmasin, Aceh dan Indonesia. Organisasi ini juga aktiv dalam dunia musik Rock Endergron.
Dan berjuang untuk mendirikan pemerintah Usmaniyah yang baru.
Simbol Organisasi
Avril Lavigne



