Translate

Selasa, 14 Maret 2017

Permasalahan Pemerintah Daerah Dan Jakarta Di Tabalong 2017



Permasalahan Pemerintah Daerah Dan Jakarta Di Tabalong 2017

Welcome Blogger Frog Gozilla 
Terima Kasih pada anda para pembaca yang sudah mau meluangkan waktu berharga anda hanya untuk membaca tulisan saya

Pendahuluan


Gambar Repoter Redaksi Jurnalis Kantor Berita Kanada Banjarmasin, Avril Fans Fender Banjarmasin Aceh

Tulisan ini saya bisa pertanggung jawabkan kebenaran nya, dan tulisan ini penulisan nya di bantu oleh kawan-kawan Avril fans Fender Banjarmasin. Dan tulisan ini juga di tulis dari hasil diskusi dan pengamatan lapangan langsung di lapangan, oleh Avril fans Fender, Repoter redaksi  jurnalis TV Tabalong, Banjarmasin Pos dan Metro Tanjung.
Tulisan ini membahas masalah sengketa panjang yang tak terselesaikan, kadang meredup dan kadang menyala dan membara, dan tak terduga, antara masyaraat Tabalong dan sekitar nya, antara pemerintah daerah, Industri dan Jakarta. Tulisan ini juga melanjutkan tulisan yang terdahulu, yaitu masalah otonomi daeah Tabalong, dan sengketa Industri, penjajahan pemerintah Jakarta di Tabalong terbitan tahun 2016.
Dan tulisan ini sengaja merahasikan nama tokoh-tokoh masyarakat, ormas-ormas nya dan tokoh pemerintah daerah, karena sudah perjanjian bersama setelah para tokoh-tokoh masyarakat, ormas-ormas dan pemerintah daerah setelah membaca ulang hasil texs tulisan ini sebelum di terbitkan, dan nama tokoh dan ormas dirahasikan akan di gantikan gelar saja dalam tulisan ini. Dan tapi Tulisan ini juga tidak merahasikan nama tokoh masyarakat, ormas-ormas dan tokoh pemerinta daerah yang tidak minta rahasikan nama nya setelah membaca ulang texs tulisan ini, sebelum di terbitkan.
Tulisan ini di tulis dengan bahasa melayu banjar tercampur bahasa Indonesia murni, karena saya kurang pasif bicara bahasa Indonesia murni, dan saya pasif bicara bahasa melayu banjar, dan tulisan ini kalimat nya di tulisa dengan tulisan Kalimant kata kasar karena begitulah bahasa melayu banjar, jadi mohon kebijakan anda pembaca jika ada kekeliruan dalam Tulisan ini.

Permasalahan Pemerintah Daerah Dan Jakarta Di Tabalong 2017 

Gambar Ormas Sumatera di Markas Besar Avril Fans Fender Banjarmasin Aceh di Tabalong.

Saya sudah jelas dari tulisan edisi awal, bahwa Konflek Permerintah Jakarta di Tabalong sudah di mulai dari awal nya di dirikan kabupaten Tabalong ini, namun telah mereda dengan di berikan nya otonomi daerah tersebut pada rezim awal pemerintah di Tabalong, ya itu rezim nya pak Dudung yang menjadi bupati Tabalong, namun setelah rezim awal mulai lengser, maka kejolak mulai lagi, dan berapa kali pecah konflik, dan mereda lagi penuntutan tersebut pada Rezim Pak Nor Aidi yang menjadi Bupati Tabalong, dan pada Rezim ini lah yang mulai mendorong moderenisasi di Tabalong, karena dengan di mulai nya Globalisasi oleh Pak Nor Aidi, dan kerjasama antara daerah Kalimantan, rencana Segitiga Emas, ya itu sebuah rencana Luar biasa untuk memajukan tiga kabupaten sekaligus di Kalimantan, dan atas dasar ini juga lah yang membuat Balangan dan Batu Kajang juga ikut dari belakang untuk melawan pemerintah Jakarta.
Dan setelah lengser nya Pak Nor Aidi, maka benih-benih konflik di Tabalong mulai menyalagi, terlebih pada rezim nya Rahman Ramshi yang naik jadi bupati Tabalong, yang mana orang ini di angap telah lalai dalam tugas nya, dan tersandung dengan kasus korupsi pembangunan rumah sakit Tabalong, dan Sudah di ketahui oleh pemerintah daerah Tabalong sendiri dan masyarakat nya, ya itu Ormas Pemuda Awal yang membuat pecah nya sengketa dengan besar di Tabalong di Zaman rezim Rahman Ramshi adalah Ormas Sumatera dan Avril Fans Fender Banjarmasin, dan dua kelompok ini lah yang mengawaali kudeta besar dari kudeta yang telah lalu terjadi di Tabalong, dan tahun 2011 lah Ormas Sumatera dan Avril Fans Fender Banjarmasin Berorasi di depan SPBU Mambu’un Tabalong, yang mana saat itu terjadi kerecuhan antrian minyak di SPBU tersebut, dan orasi Ormas Sumatera lah yang menjadikan masyarakat Tabalong menyerang Pertamina murung pudak Tabalong, dan pada Akhir nya serangan tersebut menjadi teladan nya para pemuda yang berjiwa nasionalisme Tabalong, dan serengan itu juga yang mengawali serangan panjang bersabung dan Bertahab di Tabalong, baik pada Pertamina, PT Adaro dan Pemerintah Daerah dan Jakatarta, dan Ormas Sumatera dan Avril fans Fender lah yang di balik pelengseran Rahman Ramshi Bupati Tabalong Tersebut.
Dan pada tahun 2011 lah jugalah TNI Bantalion 1008 Tabalong juga terjun melibatkan diri nya bersama Ormas Sumatera dalam memperjuangkan Kabupaten Tabalong, dan perlawan terhadap Jakarta yang di angpap penjajah Tabalong Tersebut, bahkan Batalion 1008 ini kerap kali hampir bentrok dengan Polisi Tabalong, akibat Batalion melidungi Ormas Sumatera tersebut, Keterlibat Batalion ini di nyatakan akibat dari kecewa berat terhadap pemerintah Jakarta yang tidak peduli dengan Pahlawan Daerah, yang gugur berjuang untuk Indonesia, sebut saja seperti Pangeran Antasari, Dheman Lehman, Temengung Surapati, dan Gusti Muhammad Saman, yang mati-matian mempertahan kan Kalimantan  dari jajahan Belanda dan Ingris, dan konflik Batalion ini terjadi awal pada acara 17 Agustus 2011 lalu, ya itu acara kemerdekan Indonesia, yang mana Batalion ini bersama Ormas Sumatera melepaskan seluruh sepanduk dan baleho yang bergambar Pahmlawan tokoh Majapahit yang di anga sangat di angung tersebut bakan di dewakan Pemerintah Jakarta, dan seolah hanya Pahlawan golongan Majapahit ini lah sedirian yang berjuang untuk memerdekakan Indoensia, tanpa menghargai jasa pahlawan lain nya. Walau begitu Rahman Ramshi tidak bisa berbuat panjang dengan banyak hal, karena juga saaat itu Ormas Sumatera dan Avril fans Fender terus mendorong masyarakat supaya terus melakukan serangan nya. Dan setelah lengser nya Rahmhan Ramshi jadi Bupati Tabalong, maka naik lah Sultan Anang menjadi Bupati Tabalong, yang mana orang ini di dorong dari belakang oleh Kesultanan Banjarmasin Aceh menjadi Bupati Tabalong, yang mengunakan media Avril fans Fender Banjarmasin untuk menghimpun pemuda Tabalong, dan orang ini d harapkan bisa menyelesaikan masalah yang begitu rumit di Tabalong, baik masalah pemerintah Jakarta dengan masyarakat Tabalong, atau Industri VS Masyarakat Tabalong sendiri, dan orang ini juga di gadangkan menjadi penengah atara berbarbagai masalah, dan orang ini tahu, jika iya berpihak pada pemerintah Jakarta maka iyakan akan bernasip sama dengan pendahulu nya, ya itu akan di gulingkan banyak kelompok di Tabalong, dengan banyak alasan dan salah satu nya Pemerintah Jakarta adalah penjaha.
Memang pada awal nya Bupati Anang berjalan mulus dalam ke pemimpinan nya, tapi pada akhir nya iya juga mendapat perlawanan dari kubu Ormas Sumatera yang dulu mendukung nya, akibat dari ke tidak mampuan dalam menghadapi masalah pemerintah di Tabalong ini, yang mana masalah berkisar di rezim Anang ini adalah masalah kerusakan Jalanan di Tabalong, dan terkait Pemerintah Jakarta. Yang menanbah parah nya masalah oleh Bupati Anang ini di mulai dari awal tahun 2014 lalu, yang mana masayarakat Tabalong mengangap Bupati Anang sama saja dengan Rahman Ramshi kepentingan golongan, yang mana pada rezim Rahman Ramshi pembangunan daerah selalu berfokus pada daerah bagian kelua, yang membuat masyarakat bagian Utara Tabalong merasakan ketidak adilan pembangunan tersebut, dan sedangkan pada rezim Anang ini pembangunan selalu berfokus pada Tabalong utara, yang mana Masyarakat merasakan ketidak adilan juga, bahkan banyak jalan di kota rusak Parah, dan penting di ketahui, hampir semuan konflik di Tabalong terjadi selalu di dahului oleh masalah Jalanan rusak dan hancur, lalu pada akhir merembet ke mana-mana, hingga Pemerintah Jakarta di katakan mereka penjarah Tabalong dan penjajah Tabalong. Dan di tulisan ini saya tidak perlu lagi mengulang penjalasan masalah awal sengketa ini, karena sudah saya jelas secara mendetail di tulisan sebelum nya ini, dan tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan dari yang sudah ada pada tahun 2016, dan hanya sedikit saya jelaskan ulang awal nya, itu hanya untuk menjadi rintisan jalan untuk mengetahui apa saja yang memecu konflik pada tahun 2017 ini di Tabalong. Yang mana umum sudah di ketahui di Tabalong masalah rumit tersebut sudah hampir reda oleh Bupati Anang sendiri atas rekomindasi Presiden Jokowi, dan Bupati Anang pada tahun 2016 hampir bisa mengendalikan konflik di Tabalong, atas di tepati nya pembangunan daerah tersebut, dan hampir mendamaikan Ormas Sumatera dengan Pertamina, PT Adaro, dan PT Conht dengan di perbaiki nya jalanan di Tabalong, dan juga pembangunan Taman Exspo Tabalong oleh PT Adaro, yang mana Taman tersebut yang di bukan pada awal tahun 2017 kemarin, dan hal membuat tidak galak nya pemuda Tabalong yang penyuka musik Rock di buatkan nya Bupati Anang sebuah tempat sarana media musik Rock Karasmin Tabalong, Tapi penting di ketahui mengapa konflik mereda, jawaban nya Jalanan di perbaiki dan di bangun, di Mambu’un dekat DPRD Tabalong, Terminal Induk di Rombak, PLTU mulai beroperasi, PT Adaro mulai membangun Tabalong, dan rencanan pembangunan rel Kereta api, pembangunan saranan olah raga, pendidikan, dan Globalisasi perdangan luar negeri Tabalong, yang mana atas ini Industri yang melakan perlawanan terhadap pemerintah berkurang, dan Industri juga di Tabalong di balik layar pendalangan Konflik masyarakat banyak. Dan singkat nya, dari awal tahun 2017 konflik masyarakat Tabalong hanya pada PT Conth dan Pertaminan saja yang hampir tidak bisa di carikan Jalan damai nya oleh Pemerintah daerah dan Pronvinsi, sedangkan sengketa lain reda sejenak.
Dan sudah saya katakan berulang kali dalam tulisan ini, bahwa hampir semuan sengkata konflik berawal dari rusak nya Jalanan di Tabalong, dan kejadian itu berulang lagi pada tahun 2017 ini, yang mana di mulai dari tanggal 14 Febuari 2017, yang mana masyarakat Tabalong bersama Ormas Sumatera bentrok dengan Truk PT Conth yang lalu lalang di jalan Obor Mati Mambu’un tebusan hotel Aston Tabalong, bentrok tersebut terjadi akibat Truk PT Conht yang meerusak jalan tersebut, dan atas dasar itu, maka konflik yang mulai reda tersebut menyala lagi, dan merembat kemana-mana, meski bengitu belum ada lagi upaya penanganan hal tersebut, hingga puncak nya malam guru danau di Tabalong, yang pada akhir nya mengiring Ormas Islam terlibat dalam sengketa tersebut, Ormas Islam tidak terima akan jalanan yang di Guru Danau rusak akibat Truk PT Conht tersebut, dan mengangu cerama Islam saja mondar-mandir nya Truk PT Conht tersebut. Dan paling Patal lagi, pada saaat mentri sosial datang ke Tabalong dengan seponsor Bank BRI dan PT Adaro, dalam lawantan kepedulian Pemerintah Jakarta dan PT Adaro dalam program sosial nya yang di adakan di bagian utara Kalimantan, dan hal ini memacing rasa ketidak adilan masyarakat Kalua Tabalong, yang pada akhir nya menuduhkan kembali Bupati Anang ini Pro Golongan Tabalong Utara. Sedangkan di Seradang Tabalong penuntutan masyarakat Saradang, pada PT Conht untuk membangun mesjid, dan sara pendidikan lain, yang mana PT Conht di Saradang sudah di angab malik pemerintah Jakarta tersebut.
Dan pada 22 tanggal Febuari 2017, Ormas-Ormas Tabalong yang rapat di Hotel Jelita bentrok akibat masalah PT Conht yang merusak jalan tidak terselesaikan tersebut, yang mana DPRD Tabalong juga menolak di salahkan dewan Adat Tabalong tersebut, yang mana desakan Dewan Adat Banjar tersebut pemerintah daerah menutup PT Conht yang mengangu kedamain Tabalong tersebut. Dan pada tanggal 28 Febuari 2017 kejadian berulang kembali, akibat kerusakan Jalana di Jalan PHM Nor di dekat obar, genangan air di jalanan tersebut seperti kolam ikan saja, dan atas dasar itu maka ributlah lagi dengan PT Conht, dan masalah ini jadi mengunang masalah lain yang asal nya sudah redup du Tabalong, dan yang mana para tokoh Masyarakat Tabalong mengadakan rapat di Kantor Ormas Sumatera di Pembantaan, dan rapat tersebut menelorkan kesepakatan mengudeta Bupati Anang, yang di angap lalai, dan anjing pemerintah Jakarta, PT ADARO juga sasaran mereka, hingga membawa para ormas buruh kerja Tabalong bergabung, dan masalah tambah rumit, Konflik Kolonia Majapahit kembali menyala di Tabalong, dan dinas pekerja pun di salahkan lalai dalam bertugas mengendalikan para buruh majapahit tersebut, dan tidak tanggu, Ormas buruh Tabalong menyerang Kolonia Majapahit yang ada di daerah Gunung Batu pada tanggal 2 Maret 2017, dan memulangkan paksa para buruh Majapahit tersebut ke tempat mereka asal nya, dan pekerja di PLTU tersebut di ambil alih Putra Daerah Tabalong, ini hanya akibat jalan rusak di Tabalong, namun pada akhir nya merembat terus kemana-mana seiring waktu berjalan.
Dan pada tanggal 8 Maret 2017 Para Ormas Tabalong dan tokoh pemerintah Tabalong melakukan pertemuan kembali untuk membicarakan masalah jalan rusak di Tabalong tersebut, dan kericuhan kembali terjadi, yang mana pasa saat itu di pertanykan rencanan pembangunan jalan kereta Api Tabalong tersebut, dan rencanan itu juga di sebutkan adalah sebuah dusta pemerintah Jakarta yang bertujuan untuk menghibur masyarakat saja, dan dalam pertemuan tersebut juga di pertanyakan masalah pembangunan rumah sakit Tabalong yang tidak kunjung selesai tersebut, dan unjung dalam pertemuan tersebut menyeret PT Adaro dan Pertamina, masyarakat mempertanykan sebuah pernyatan yang di pubilkasikan oleh Avril Fans Fender Banjarmasin, yang mana pertanyan tersebut adalah PT Adaro dan Pertamina telah menipu masyarakat Tabalong, mereka PT Adaro menyatakan bahwa mereka mengurangi produksi batu bara mereka, tapi nyata jalan baru untuk mengakut batu bara di Bangun, dan sedangkan Kota Tabalong tidak di Bangun oleh PT Adaro tersebut, begitu juga Pertamina yang menyatakan pengeborana sumur minyak nya di kurangi, hanya berdusta, karena pengemboran besar terus terjadi, dan daerah Tabalong kaya minyak, namun di Tabalong langka minyak, dan SPBU hanya satu yang beroperasi saja, ini penyarahan pemerintah Jakarta. Dan pertanyan terahir nya dalam pertemuan tersebut oleh Ormas Sumatera, Mengapa pemerintah ini sangat sulit sekali dalam membangun Tabalong ini, sedangkan Tabalong Kabupaten yang kaya hasil alam nya? Kemana uang nya,? Sudah pasti ke Jakarta.Dan yang pasti nya dalam pertemuan tersebut belum ada kata damai dan sepakat oleh pihak yang bersengketa.
Dan atas dasar konflik yang tak terelakan lagi tersebut, maka baru Tanggal 10 Maret 2017 pemerintah daerah Tabalong yang secara resmi memperbaiki jalanan rusak di Jalan PHM Noor Obor Tabalong, dan pembangunan Jembatan di Padatkarya Tabalong, dan namun sdi sayangkan oleh masyarakat, perbaikan Jalanan tersebut hanyan menambal saja tidak memperbaiki sepenuh nya saja, dan timbul angapan lagi di masyarakat, pemerintah yang memberbaiki Jalana Rusak tersebut terlihat terpaksa, dan membuat jalan lari dari Ormas Sumatera yang akan menyerang nya nanti, dan hanya untuk meredakan padas sebentar bukan menghilangkan panas tersebut, begitu dengan perbaikan dan pembangunan PLT yang mana PLN memasang tiang baru mereka, ini adalah rencana busuk untuk alasan menaikan harga listrik di Tabalong dan Berabai saja, tidak lebih hal ini sebodoh Presiden SBY dengan Kartu BMM untuk membeli suara rakyat Indoensia. Tanggal 11 Maret 2017 Avril fans Fender Banjarmasin, mengirim Tim nya dari Banjarmasin ke Tabalong, untuk memeriksa perbaikan Saranan Olahraga Tabalong, dan akibat nya di temukan nya kecurangan, ya itu pembangunan di lakukan dengan bahan matrial yang tidak setandar, dan liuar rencanan pemerintah sendiri, dari sebgaian matrial nya, adalah matrial bekas pakai, dan ini mengundang masalah baru lagi, dan memperumit saja, tapi hal penting di lakukan Perbaikan jalanan, karena akibat jalan rusak maka timbul bermacam masalah yang panjang dan rumit untuk di selesaikan di Tabalong. Dan yang menghawatirkan lagi, Kelompok separatis yang mulai tidur itu bangun lagi, dan mengadakan pertemuan dengan Batalion pada tanggal 13 Maret 2017 di Markas Ormas Sumatera, dan saat di wawancarai menolak membeberkan isi pertemuan mereka tersebut, Tanggal 14 Maret 2017 terjadi kecelakan mobil terbalik di jalanan rusak area mambu’un Tabalong, dan kejadian ini sontak menjadi kan pertemuan baru Ormas Sumatera dengan kelompok Separatis Tabalong yang di Hadir Bantalion di Kantor Ormas Sumatera pembatan Jalan Stadion Tabalaong atau dekat Perpustakan Arsip dukomen pemerintah Tabalong, dan sampai terahir penulisan ini, belum ada nya peryatan mengenai pertemuan tersebut, tapi yang jelas mereka pasti sudah merencanakan sesuatu misi, dan kita lihat saja nanti, dan jelas nya ini bisa saya katakan memulai sebuah konflik besar di Tabalon tahun 2017 apa bila pemerintah daerah dan Jakarta salah langkah dalam mengambil ke Putusan nya.

Sekian dulu yang saya bisa sampaikan pada anda para pembaca, terima kasih telah membaca nya sampai habis, dan kita berjumpa kembali di edisi tulisan saya yang baru nanti. Mohon maaf bila ada kekeliruan tulisan saya di atas,.

Frog Gozilla
Ketua Organisasi Alternativ RockNumetal Comunty Tato88 Tanjung Tabalong, yang bergerak untuk memajukan pendidikan di Banjarmasin, Aceh dan Indonesia. Organisasi ini juga aktiv dalam dunia musik Rock  Endergron.
Dan berjuang untuk mendirikan pemerintah Usmaniyah yang baru.

Simbol Organisasi

Avril Lavigne

Tidak ada komentar: