Perkembangan
Media Cetak Dan Eletronik Populer Era Moderen
WELCOME BLOGGER FROG GOZILLA
Terima kasih pada anda para pembaca yang sudah mau
meluangkan waktu berharga anda hanya untuk membaca tulisan saya
Pendahuluan
Gambar
Avril fans fender Redaksi Jurnalis Repoter Editorial Kantor berita Kanada
Banjarmasin.
Tulisan
ini saya bisa pertangung jawabkan kebenaran nya, dan tulisan ini di tulis di
bantu juga oleh kawaan-kawan Avril fans fender, dan tulisan ini juga di tulis
dari hasil penelitian langsung di lapangan, wawancara tokoh masyarakat di
lapangan, dan juga diskusi bersama di kantor berita Kanada Banjarmasin, baik
diskusi bersama pemerintah, ormas-ormas dan industri media eletronik dan cetak
sendiri.
Tulisan
ini membahas masalah perkembangan media-media Cetak dan eletronik dari zaman
sejarah hingga era moderen ini, dan media mana saya yang jadi jawarah
masyarakat masakini di Indonesia, kusus nya di daerah Tanah Melayu, namun juga
tulisan ini di focus untuk membahas media di Kalimantan Banjarmasin, dan unsur
luar yang di suguhkan dalam tulisan ini hanya untuk mencukupi tulisan ini. Dan
tulisan ini juga memaparkan tentang semua kejahatan yang di lakukan
media-media, konfrontasi dan penyebaran fitnah yang berujung peperangan saja.
Tujuan penulisan ini juga di lakukan untuk mengabulkan permintan kawan-kawan
dan Perpustakan daerah Pemerintah Banjarmasin, yang selama ini minim nya buku
atau pelajaran yang memaparkan dengan jelas, bagai mana awal mula nya media
cetak dan eletronik didirikan di Kalimantan Banjarmasin, di Tambah dengan untuk
memperbaiki Industri media-media yang rusak dan bermasalah, baik di Banjarmasin
atau luar nya, dan inti nya untuk memperbaiki dan meluruskan Industri media
yang bengkok akibat persekongolan media dengan pihak penjahat.
Dan
tulisan ini juga sengaja merahasikan, nama tokoh-tokoh masyarakat, pemerintah,
ormas-ormas dan industri media yang terlibat dalam penulisan ini, karena hal
tersebut sudah perjanjian dan kesepakatan bersama, setelah membaca ulang tex
tulisan ini sebelum di terbitkan baik menjadi buku atau atau artikel. Dan
tulisan ini juga tidak merahasikan nama tokoh-tokoh masyarakat, pemerintah,
ormas-ormas dan Industri media yang tidak meminta kami merahasikan nama mereka.
Tulisan inin juga sudah terbit menjadi buku yang di cetak oleh Kantor berita
Kanada Banjarmasin. Di larang keras mengcopy atau mencetak ulang tulisan ini
tanpa izin tertulis oleh Avril fans Fender dan pemerintah daerah Banjarmasin,
dan pelangaran pencetak ulangan akan di acam dengan hukuman yang berlaku oleh
pemerintah Indonesia.
Tulisan
ini di tulis dengan bahasa melayu banjar tercampur dengan bahasa Indonesia
murni, karena saya kurang pasif berbahasa Indonesia murni, namun saya pasif
berbicara bahasa melayu banjar, dan tulisan ini di tulis dengan kata kalimat
kata kasar, karena begitulah tutur dialek bahasa banjar melayu, dan mohon
kebijakan anda pembaca jika ada kekeliruan dalam tulisan ini.
Perkembangan
Media Cetak Dan Eletronik Populer Era Moderen
A. Rintisan Sejarah Media-Media
Di
Indonesia kata media dan saranan tidak terlalu jauh berbeda masuk dan arti nya,
ya itu alat atau matrial untuk sembolis penyampain maksut dan pikiran kepada
orang lain atau secara garis besar nya penyampain maksut ke masyarakat luas,
berbeda dengan pengartian kata media dan sarana di tanah melayu, baik
Kalimantan atau sumatera, yang mengartikan kata media dan saranan dengan
pengertian zamak, dan kadang di samakan, namun umum di perkotaan kata media di
acukan untuk simbolis sebuah alat matrial, baik itu kayu, batu, besi, kertas
dan sebagai nya, yang mengandung pesan Informasin bersama, singkat pesan untuk
orang banyak bukan pribadi, yang tujuan pesan maksut umum, dan kebanykan
terkait dengan pemerintah, sedangkan sarana di Tanah melayu di artikan alat pengangkut
matrial umum nya, Cuma kadang kala juga bisa di sama kan dengan maksut arti
media, condong nya di tanah melayu perkotan kadang menyamakan nya, dan di
bagian desa yang memisahkan arti nya, karena tutur dialek bahasa melayu banjar
hampir mirip dengan bahasa Ingris, yang bertutur dialek bersangkutan dengan
waktu dan tempat, dan lawan bicara. jadi kadang berate berbeda dan sama,
tergantung lokasi, tempat, waktu, dan lawan bicara. Dan perlu di ketahui
pengunaan kata media secara luas di tanah melayu di mulai dari awal abad ke 20
saja, dan jelas nya, saat setelah Indonesia merdeka, karena tidak ada dalam
kamus bahasa melayu banjar yang tercantuk kata media, dan masyarakat melayu
menyebut media zaman dulu hanya nama nya saja, contoh seperti media cetak
Koran, mereka tidak menyebut nya media, namun nama nya saja Koran, dan arti
tugal bukan zamak, dan hal ini lah yang membuat para ahli sejarah kesulitan
dalam menilti dan membuat rintisan sajarah kapan di mulai nya ada berdiri media
di Kalimantan, apa lagi sejarah sebelum Kesultanan Banjarmasin berdiri, bahkan
sangat sedikit yang di temukan informasi sejarah seperti arca dan prasati yang
mengambarkan sejarah Kalimantan ini, dan prasasti yang paling tertua yang di
temukan di Kalimantan adalah prasasti Munarman Kutai Kartanegara Kaltim, namun
itu pun belum jelas betul dan sampai sekarang masih di selidiki oleh para
sejarawan termasuk saya dan kawan-kawan Avril Fans Fender. Dan sejarah yang
bisa di katahui dan di pertangung jawabkan mengenai Kalimantan, hanya sejarah
setelah Kesultanan Banjarmasin didirikan 5 abad yang lalu, atau tahun 1526 yang
lalu, karena pada era ini banyak orang yang sudah bisa membaca dan menulis,
meski mereka hanya bisa membaca dan
menulis hurup Arab saja, tapi itu tidak masalah, meski tulisan Arab yang di
pakai dalam penulisan kalimat nya, namun kata kalimat nya di tulis dengan
bahasa melayu banjar, dan sangat banyak sekali sastra tulisan yang di tinggal
kan oleh kesultanan Banjarmasin untuk genarasi berikut nya, bahkan meskin juga
banyak sastra yang hancut akibat perang kesultanan banjar vs Belanda, dan untuk
menelusuri sejarah media di Banjarmasin, kami perlu waktu 8 bulan untuk
mengkaji hikayat sastara Kesultanan Banjarmasin ini, yang mana hasil sangat
memuaskan sekali, karena kami berhasil melacak dari mana media awal setelah
Kesultanan Banjarmasin berdiri 5 abad yang lalu.
Pemerintah
Kesultanan Banjarmasin adalah pemerintah di Kalimantan yang paling berbeda
dengan pemerintahan sebelum nya di Kalimantan, karena Kesultanan Banjarmasin berasas
Islam murni, yang sedangkan pedahulu nya terpengaruh hindu dan Bhuda yang
sangat mistik gaib dan cerita dongen lainya. Meski ada pemerintah Islam di
Kalimantan yang se zaman dengan kesultanan Banjarmasin, mereka masih
terpengaruh hindu Bhuda. Kesultanan Banjarmasin yang dulu membantah unsur gaib
dan membenci berhala, dan mengedepankan pakta, maka hal tersebut membuat mereka
berkuasa di Kalimantan, Islam bukan saja merubah ediologi mereka, tapi Islam
menyatukan mereka, yang membuat dan membentuk kekuatan maha dahsyat sekali, dan
Sultan Suriansyah pendiri awal Banjarmasin ini, benar-benar mengikuti ajaran
Islam, yang mana beliua meniru dan mentelandani Nabi Muhammad dan sahabat
beliua, yang mana berjuang, berusaha dan berdoa, bukan berharap pada berhala,
dan hal paling penting terbentuk nya media di Banjarmasin, atas mencotoh
sahabat nabi Muhammad, yang mana para Sahabat sadar setelah meninggal nya nabi
Muhammad akan penulisan hukum-hukum, Islam, AL-Qur’an dan hadis-hadis agar supaya
tidak hilang dan dirubah nanti nya, dan dari itu maka berkembanglah sastra
Arab. Dan begitulah juga Kesultanan Banjarmasin, setelah berdiri nya, mereka
membentuk badan yang untuk melakukan penulisan, baik penulisan hukum dan yang
lain nya, dan hal paling penting yang benar-benar merubah Banjar adalah
didirikan nya sekolah untuk mengajari orang membaca Al-Qur’an saat itu, bahkan
Kesultanan Banjarmasin mengirim para pemuda banjar ke timur tengah untuk
belajar di sana, dan mereka di kenal dengan nama Muhammad Arsat Al-Banjari. Dengan
berkembanya tulisan ini, maka jika dulu para raja hanya mengirim utusan ke pada
kerajan lain nya di Kalimantan tanpa membawa segil dan tulisan, mereka langsung
menyampaikan nya, sedangkan Kesultanan Banjarmasin mengunakan sarana
tulisan-tulisan terhadap kerajan lain nya, dan juga untuk menyampaikan pesan
raja pada masyarakat laus juga pada era Kesultanan Banjarmasin mengunakan
tulisan, yang di bacakan dulu oleh penulis nya baru di tempel di tempat ramai,
bahkan bukan hanya pesan yang di sampaikan dengan cara itu, tapi
pristiwa-pristiwa yang terjadi, dan ini lah yang kami sebutkan sejarah awal
media di dunia kono Kalimantan, meski penduduk dan Kesultanan Banjar tidak
menyebut itu sebagai media cetak, namun hal tersebut dalam kata moderen adalah
media cetak, maka nya di atas tadi kami tuliskan arti kata media di Tanah
Melayu, agar anda paham dengan maksut ini, karena sebelum Indonesia merdeka,
tidak ada kata media. Tapi media cetak sudah ada pada zaman era Kesultanan
Banjarmasin, tapi hanya saja perkembangan dan kemajuan sangat lambat dan
terbatas sekali, itu disebapkan belum ada nya mesin cetak huruf Arab, meskin di
Eropa Johanes Gutnberg tahun 1455 sudah nenemukan mesin cetak, yang mampu
banyak mencetak dengan banyak dan kuat, dan perkembangan media juga lambat di
masyarakat pada era Kesultanan Banjarmasin, akibat belum 100% masyarakat di
banjar benar-benar bisa membaca, yang mana kebanyakan masyarakat yang kurang
bisa membaca, mereka yang jauh dari perkotan saja.
Hal lain
juga yang membuat lambat berkembang nya media di zaman kono Kalimantan adalah
belum di kenal luas nya kertas dan tintah, pada era ini penulisan adalah
sesuatu yang mahal, karena kadang mereka menulis pada daun, kulit kayu,
bebatuan dan media saranan lain nya, dan tintah yang di gunakan adalah berasal
dari buah Tintah nama nya mereka menyebut nya, yang di sebut para dayak buah
karamunting, yang menghasilkan tintah, dan ada juga tintah yang lain dari buah
karamuntik, ya itu tintah yang terbuat dari kerak hitam lampu minyak tanah dan
lain nya. Dan waktu terus berjalan, semakin hari
Kesultanan Banjar makin berkembang dan kuat sekali, dan tersiar kabar-kabar
melalu media penulisan para pedangan di banjar, yang membawa kabar itu kemana-mana,
baik Asia dan Eropa yang pada akhir nya membuat orang Asia, seperti Cina datang
ke Banjarmasin untuk berdagang, dan disini awal sejarah dari pengunan kertas
dan tintah Cina di mulai, yang mana perdagang Cina menawari kertas dan tintah
mereka kepada Kesultanan Banjarmasin untuk di tukar dengan hasil Alam, seperti
beras dan yang lain nya, dan hasil nya kemjuan dengan cepat pun terjadi yang
pada akhir nya mengundang pihak eropa ke Banjarmasin juga kala itu, dan pada
era ini Kesultanan Banjarmasin benar-benar kuat sekali, yang mana Sultan yang
memerintah era ini adalah Sultan Mustain Billah bin Sultan Hidayatulah satu,
memerintah dari 1595 sampai 1641, dan era ini juga penaklukan-penaklukan daerah
Kalimantan mulai membesar hingga akhir nya lebih dari separu Kalimantan di
kuasa Kesultanan Banjar, dan hal ini juga tidak di lakukan sendiri, tapi
bantuan asing juga, dan yang pasti nya kaum bangsawan muslim Asing, seperti
Demak, Mataram, Arab, Cina dan India, dan dari era ini maka Banjarmasin disebut
kota dagang, karena menjadi pusat perdagang Internasional, pada era ini juga
para pedagang mendorong Kesultanan Banjarmasin untuk menumpas perompak di
sungai Barito dan laut Jawa, yang berujung perang dengan Mataram, kemajuan ini
juga mendorong penikatan perkembangan media cetak, yang mana bukan saja
Kesultanan Banjarmasin yang menyebarkan kabar dengan tulisan ke penjuru
Kalimantan, tapi pihak asing juga, yang mana mereka menyebarkan tulisan yang
sebenar nya adalah Iklan produk sebutan moderen ini, karena pesan tersebut
berisi tulisan Imformasin perdagang di Banjarmasin ke mana-mana, jadi ini
secara garis besar nya dalam bahasa moderen adalah media cetak semacam Koran
dan yang lain nya.
Pada era
ini juga Kesultanan Banjarmasin memberlakukan wajib bisa dan hafal Al-Qur’an
untuk wilayah luar Banjarmasin, kusus nya di tanah dayak, yang mana Kesultanan
Banjarmasin banyak membangun mesjid, yang mana mesjid bukan saja di jadikan tempat ibadah saja,
melaikan juga kantor desa nya Kesultanan Banjarmasin, banyak sekali fungsi
mesjid, sebagai sekolah dan media-media kabar pristiwa yang terjadi, yang pada
akhir nya mendorong kemajuan pesat Kalimantan, yang mana Media Iklan yang
berhasil membentuk pasar-pasar desa di desa di Kalimantan, dan konsep Bank pun
berlaku sudah, mata uang di perkenalkan di mesjid dal lain nya, tapi walau
bengitu, masih belum ada mesin cetak tulisan, semua tulisan di tulis dengan
tangan saja, dan di berikan segel Kesultanan Banjarmasin, untuk membuat
masyarakat percaya, bahwa pesan media tersebut adalah pesan sang sultan, dan
mesin cetak ada di Banjarmasin di mulai pada era kaum eropa melabuhkan jangkar
nya di Banjarmasin, dan hal itu juga adalah hal paling bersejarah di
Kalimantan, yang mana mulai di perkenalkan nya huruf latin di Kalimantan oleh
penjajah eropa, yang pada giliran nya membuat kemajuan pesat, karena Kesultanan
Banjarmasin menerima haruf latin, dan mempelajari nya untuk membentengi diri
dari penjajahan, dan pihak Eropa juga mulai mengembangkan media nya di
Banjarmasin, seperti Inggris, karena pihak Eropa ini juga yang memulai
memperkenal kan profisi Wartawan dan Jurnalis, meski di Banjarmasin belum di
kenal Istilah demikian, pihak Eropa saat itu di Negara-negara mereka sudah
berdiri Industri Media cetak yang di kenal dengan nama Koran, pihak jurnalis
Eropa mengumpulkan banyak data di Kalimantan untuk di kirim ke Industri media
di Negara mereka, dan cetak lalu di jual, bahkan pihak Ingris di utara
Kalimantan Brunai sudah menerbitkan kamus bahasa melayu ke Inggris, Cina juga
tidak mau ketingalan, Cina dari dinasti Ming juga menerbitkan Kamus bahasa
melayu ke Cina, dan banyak ragam hal juga lagi di lakukan mereka, yang sudah
pasti mejurus nya adalah media, Dinasty Ming juga di sebutkan dalam sejarah
Brunai Darusalam, yang ikut mendirikan kantor untuk mempelajari Borneo dan
menulis apa yang terjadi, dan kelompok ini kadang juga mendatangi Istana
meminta imfomasi pemerintah, dan ini adalah semacam media cetak atau Tv Berita
Cina Dinasty Ming zaman kono, dan kelompok adalah wartawan dan jurnalis repoter
nya, tapi hanya saja dulu tidak ada sebutan media, paling Informasi saja. Yang
paling mendongkrak perkembangan Media Cetak masa di Banjarmasin, dengan pulang
nya Muhammad Arsad Al-Banjari dari timor tengah, yang mana beliu lah orang yang
berjasa sekali dalam pembentukan media cetak di Banjarmasin, beliu adalah orang
pertama di Banjarmasin yang melakukan penulisan buku dan kitap agama yang
paling umum di ketahui dan di jamin kebenaran sejarah nya, dan di mungkinkan
ada tokoh lain selain beliau yang berjasa mengembangkan media Cetak tersebut,
namun untuk saat ini hanya beliua saja yang di ketahui, dan di mungkinkan di
masa akan datang para sejarwan akan menemukan nama lain nya. Buku kitap pertama
yang di tulis dan di edarkan adalah buku kitap berjudul Sabilah Muhtadin, dan
baru mahzhat Islam selanjut nya, berbagai hadis dan hukum lain nya lagi, dan
buku kitap yang di sebarkan lewat lembaga ini bukan saja karya Al- Banjari,
tapi ada juga tokoh belakangan nya, seperti Burdah Muhammad Nafis, dan perkembangan
pesat terjadi di Kalimantan.
Dan pihak
Belanda adalah pihak yang di katahui secara umum di Kalimantan yang mulai
memperkenalkan Koran di Banjarmasin, Koran yang dikirim dari Belanda untuk
serdadu belanda, dan memakai bahasa Belanda, dan jelas nya Koran ini lah yang
menjadikan orang di Tanah Melayu mulai bertutur Koran untuk menamai media
tulisan yang bukan Koran, pada inti nya tulisan yang mengandung pesan public di
sebut dengan Koran. Tapi dapat di mungkinkan ada pihak berdahulu sebelum Belanda,
namun belum di temukan saja oleh sejarawan, bisa jadi nanti di masa depat di
temukan nama yang lain. Zaman penjajahan Belanda ini lah yang juga yang diduga
pertama kali mengenalakan mesin cetak manual di Banjarmasin Martapura, yang
mana mesin cetak bukan di gunakan untuk masalah pengelolan data mereka saja,
tapi juga di gunakan untuk mencetak buku-buku berbahasa Belanda. Dan zaman
Belanda ini juga banyak orang di Banjarmasin yang mulai melek huruf latin, dan
jelas nya 45% orang di perkota Banjarmasin zaman Belanda sudah pasif membaca
dan menulis huruf latin. Saat prajurit Kesultanan Banjarmasin mengempur markas Belanda, dan menemukan
mesintik manual, yang pada akhir mereka bawa keluar, dan belajar mengunakan
nya, hingga bisa melakukan nya. Dan fase ini juga mulai sudah di kenal nya
media Radio, meski di Banjarmasin belum ada stasiun Radio saat itu, sedangkan
Listrik juga terbatas, belum lagi perdagang yang carut marut terjadi akibat
perang Kesultanan Banjarmasin dengan Belanda.
Dan pada
era ini, atau tahun 1900 maka beberapa orang di Banjarmasin mulai dulu memhami
sudah penting nya media untuk kemajuan, yang mana mereka mulai ingin mendirikan
media cetak Koran, namun secara umum dalam pase ini masyarakat sudah mengenal
mesin cetak dan Tik, hingga radio. Pada era ini juga yang di katahui dari tex
sejarah Belanda, bahwa percetakan Belanda di rampas di Martapura oleh kelompok
Banjar, dan hal ini di klaim oleh kelompok Banjar dan sejarawan Belanda, adalah
awal dari media cetak Banjarmasin, namu sayang nya mereka tidak tahu lokasi di
mana percetakan itu berada, dan sangat minim buktik untuk membenarkan klaim
ini, namun ada klaim lain sejarawan banjar, yang juga mengklaim bahwa fasi ini
kelompok Banjar sudah mengunakan mesin cetak untuk penulisan buku, dan klaim hampir
ada titik terang bisa di benarkan, hanya kurang bukti nya saja lagi, tapi jelas
nya secara umum yang di katahui masyarakat Banjar, Industri media cetak pertama
didirikan pada tahun 1901 Pewarta Borneo terbit mengunakan bahasa melayu banjar
dan selanjut nya Sinar Borneo didirikan tahun 1906 terbit mengunakan bahasa
melayu Banjar, dan selanjut nya Pengharapan pada tahun 1907 terbit mengunakan
bahasa melayu banjar Surat kabar Bintang Borneo pada tahun 1926 terbit dengan 2
bahasa, bahasa melayu banjar dan bahasa belanda, dan yang terahir Banjarmasin
Pos didirikan pada tahun 1933, dan yang sekarang media cetak ini masih aktiv
mencetak Koran, yang mana nama nya tidak berubah sampai sekarang, ya itu tetap Banjarmasin Pos, yang mana satu-satu media
cetak Koran yang paling kuat bertahan di Banjarmasin, dan Banjarmasin Pos milik orang Banjar
sendiri, bukan Belanda, dan data nya sangat akurat juga, yang mana data
tersebut di berikan sendiri dengan kami oleh Pihak Koran Banjarmasin Pos. dan
setelah berdiri nya Banjarmasin pos, perkembangan media cetak di Banjarmasin
makin berkembang, hingga kemana-mana daerah lain, seperti Tribun Kalimantan,
dan lain nya, dan pada fasi ini lah Banjarmasin Pos dengan resmi menyetak semua
buku yang ada, dan 90% buku bukan lagi tulisan tanggan, melaikan tulisan cetak.
Dan setelah berdiri nya Industri media ini, maka mulai lah era Radio di
Banjarmasin, yang jelas nya era Radio yang di ketahui secara umum berdiri pada
tahun 1950 untuk public, dan setelah era kemerdekan Indonesia terjadi, Jepang
pun mulai melakukan kerja sama perdagang secara benar dan adil, tidak lagi
melakukan pemaksan pada pihak banjar, yang mana Jepang ini lah yang mula nya
melakukan pemasar media Eletronik secara besar-besar, baik Radio, dan TV hitam
putih, yang bekerja sama juga dengan pemerintah Indonesia, dalam pembangunan
stasiun nya. Tapi dalam data yang di berikan oleh para tetua tokoh banjar,
sebelum stasiun Radio didirikan di Banjarmasin, pengunaan radio sudah di
lakukan masyarakat, yang mana di gunakan untuk telekomunikasi militer, dan lain
nya, dan baru pada ere kemerdekan Indonesia media eletronik radio stasuin
didirikan untuk umum, begitu juga dengan TV, meski belum didirikan nya media
TVRI Banjarmasin, TV sudah dapat menangkap siaran TVRI Jakarta dengan jelas nya.
media TVRI Jakarta didirina pada tahun 1962 lalu, dan baru beberapa tahun
selanjut nya didirikan TVRI Daerah, yang mulai di rencanakan pada tahun 1964
lalu, dan itu pun hanya di Yogyajarta saja, dan secara resmi di Banjar pada
tahun 1970 yang lalu, dan setelah didirikan nya Industri media eletronik ini
membuat kemajuan di Banjarmasin dengan, cepat, dan kelompok budaya dan tradisi
banjar pun menjelma menjadi Industri media hiburan, baik menjadi Inudustri
music dan juga film, bioskopun di bangun juga, bioskop pertama di Banjarmasin
adalah bioskop dewi.
Pertama
siaran nya Media eletronik TVRI Jakarta di maksutkan untuk penyampaikan pesan
pemerintah untuk masyarakat, meski Radio dan Koran sudah di lakukan, namun
belakangan TVRI juga di berikan perintah oleh pemerintah RI untuk media edukasi
masyarakat, dan dilarang untuk tayangan iklan, namun yang terjadi larangan
tersebut di abaikan mereka, dan pada fase ini media sudah mulai melakukan
konfrontasi kejahatan, bahkan fitnah, sepeti yang terjadi di Amerika Serikat,
kelompok Yahudi mengunakan media untuk memproganda masyarakat luas, dorong
konfrontasi terjadi akibat uang yang ditawarkan begitu besar, pada dasar media
cetak dan eletronik disalah gunakan oleh pihak yang tidak bertangun jawab sama
sekali, namun pada era ini kejahatan yang di lakukan media eletronik tidak
sebesar yang di lakukan media cetak Koran dan buku sekarang ini, yang mana
dokrin-doktrin berbahaya mulai di sebarkan orang, meski pemerintah terus meng
upayakan terus pelarangan ini. Para pengusaha yang melihat hal ini, maka mereka
juga masuk dalam dunia media tersebut, dan membangun media cetak dan eletronik
swasta, seperti RCTI dan lain nya, dan sesytem media swasta sangat berlainan
dengan Industri media BUMN Pemerintah, yang mana Industri media swasta di danai
oleh Iklan, dan perkembangan ini lagi-lagi menebar pengaruh yang luar biasa
pada Industri music dan flim, yang pada akhir nya membawa konflik di media
tersebut, Bioskop dan lain tidak terima dengan media swasta, akibat pemutaran
flim, bahkan bioskop dewi di Banjarmasin bangkurat, begitu juga Industri media
cetak, yang mana komik dan bacan lain nya di tingalkan masyarakat, karena
Karton dan lain nya sudah ada di media tv, dampak yang timbul juga pada
Industri perfilman, yang mana mereka bersaing keras untuk membuat flim yang
bagus dan di minati oleh penonton nya, yang juga membawa dampak buruk sekali,
ya itu Industri film menyimpang pada kodrat nya, membuat flim yang di larang,
yang mempraktikan kekerasan dan sex, yang merusak kaum pemuda.
Di
Kalimantan banyak kota besar, seperti Balikpapan, Samarinda dan lain nya, namun
ada hal yang tidak di milik banyak kota besar di Kalimantan, namun di miliki
oleh Banjarmasin, ya itu masyarakat maju moderen nya, yang perkembangan
teknologi begitu cepat terjadi, apa pun yang terjadi di Banjarmasin akan
mempengaruhi daerah lain di Kalimantan. Pada tahun 1989 Industri media swasta
meraja rela di Banjarmasin, dan ini akibat karena Banjarmasin pusat perdagan
Internasional, yang mana Industri sangat membutuhkan sekali media tv untuk
iklan mereka, di samping Iklan sudah di lakukan oleh Banjarmasin pos saat itu.
Bahkan Banjarmasin Pos pada akhir nya berkonflik dengan media TV tersebut, hal
yang paling mempercepat kemajuan media di Banjarmasin adalah Industri teknologi
Jepang, yang bersaing dengan Eropa dan Amerika Serikat, yang mana Jepang memasarkan
seluruh produk media Eletronik, seperti TV berwana dan lain nya, hingga juga
telpon bahkan media Tevi, yang mengeser posisi media Radio, untuk supaya
membatasi mereka ini Pemerintah daerah Banjarmasin melakukan pelarangan Industri
media swasta tayang, bahkan di lacak, namun itu juga tidak berhasil sama
sekali, pemerintah dan banyak ormas coba menekan Industri media supaya
menayangkan tayangan yang mendidik public bukan menjerumuskan public.
Pada
tahun 1990 di Banjarmasin sudah banyak Industri media eletronik yang bercengkol
yang semua nya di motori oleh pihak Jepang, yang mana sebenar yang membawa
Industri Jepang bercengkol di Tanah Melayu pasca kemerdekan Indonesia adalah
kerja sama Industri Toyota dengan Tengku Markam Aceh, untuk pertama kali nya
menjual mobil Hard Top Toyota tersebut. Di tahun 1990 Industri media Swasta
sudah mengalahkan TVRI RI, yang mana Siaran nya sudah bisa menebus luar
Indonesia, dan yang pasti nya ke Malasyia, Sabah dan Brunai yang benar-benar
membuat hal ini menjadi bersaing betul, mereka berlomba memproduski tayangan
yang bagus berkualitas namun biaya nya murah. Dan Jepang mendapakat cara nya.
Tahun 1990 adalah era nya music Rock endergron dan punk metal, dan Jepang
memakai media music ini, yang membuat mereka membangun sebuah Industri rekaman
pertama di Banjarmasin, kerja sama media tv saat itu, Jepang yang melihat bakat
pemuda banjar dalam music Rock begitu besar maka iya merekrut nya, yang mana
pertama kali orang yang di tunjuk nya adalah Arul, yang di kenal dengan nama
Arul metal, pendiri grub Band terkenal Banjarmasin Pawer Metal. Rekaman pertama
di danai Jepang, dan media TV dan Radio menjadi media iklan mereka ini, yang
mana media tv menjadikan grub band ini menjadi superstar begitu fenomenal
sekali, akibat siaran yang bisa di tangkap TV Malasyia saat itu, hanya dalam 1
tahun saja Pawer Metal sudah menjadi grub band rock bersekala Internasional,
yang mengimbangi grub band Rock Jakarta saat itu, dan kejadian ini lah yang
mengundan Industri media Kanada untuk mendirikan Industri nya di Banjarmasin
kala itu. Hal paling mencengkan adalah pawer metal mampu mendokrak penjualan
Industri eletronik jepang yang memproduksi barang untuk memutar music, seperti
Tive dan lain nya, keberhasilan ini terus di lakukan Jepang, dan ujung adalah menjadikan
kota Banjarmasin tempat kelahiran para musisi Rock berbakat, dan artis dunia
media tv yang berbakat yang mampu bersaing dengan Jakarta tersebut, dan hal tersebut
berlaku sampai sekarang, meski pemerintah daerah Banjarmasin melarang produksi
music Rock pada era 1994 yang lalu, yang di tuding merusak pemuda Kalimantan.
Dari sejarah panjang Industri media eletronik dan cetak yang produksi terbaik
adalah dekadi ini, dan setelah nya hancur berantakan, akibat persaingan mereka
sendiri, dan mahal nya biaya produksi, namun hal ini tidak berlalu pada dunia
music Rock Banjarmasin, hanya berlaku pada Industri film yang di motori Amerika
Serikat saja. Menjelang tahun 1999 Jepang kembali memulai hal baru di
Banjarmasin, yang mana Jepang ini memulai mengembangkan dunia media eleronik
baru, yang mana mereka mulai memberlakukan sesytem digital, baik pada TV dan
yang lain nya, Radio-radio buatan Jepang di gemari di Banjarmasin dan seluruh
Kalimantan, Radio Jepang sangat kecil bentuk nya, bisa di masukan ke dalam
saku, begitu juga alat pemutar kaset nya, bahkan TV juga di perkecil oleh pihak
Jepang, yang berujung bom pasar jepang tersebut, hingga Amerika Serikat yang
tidak mau kalah dengan Jepang ini memulai Industri di Banjarmasin, yang mana
Industri ini mulai membuat media industri Film di Banjarmasin, yang tujuan nya
untuk memasarkan film holiywot mereka tersebut, mereka memproduksi VCD di
Banjarmasin, dan mengandeng media, yang media media memutar film mereka itu,
namun hal ini tidak berlangsung lama karena Kesultanan Banjarnmasin menumpas
nya dengan bersih, Film Amerika di larang pemerintah akibat aksi sex dan
kekerasan yang di angap merusak, Jepang mengambil kesempatan hal ini, hingga
Amerika golong tikar di Banjarmasin kala itu. Amerika ingin balas dendam dengan
Jepang, dan jelas ini pada tahun 2000 yang lalu, yang mana pemasaran computer
mulai di lakukan Amerika Serikat, dan ini memulai era Internet nanti nya, dan
perkembangan media telpon gegam yang pesat sekali, dan mampu meruntuhkan media
eletronik TV di Banjarmasin bahkan hinga gulung tikar.
Apa pun
yang terjadi di Banjarmasin, tidak bisa terjadi di daerah lain, perkembangan
Teknologi yang begitu cepat sekali di Banjarmasin, dan pada tahun 2000-2001
maka Kerja sama Amerika Serikat dengan pemerintah Indonesia, yang di motori
Tekomsel membangun banyak menara, yang tujuan untuk media mereka, dan parabola
pun dijual mereka, Amerika Serikat dengan parabola nya menawartkan masyarakat
tontonan berkualitas sekali, yang menawatkan banyak nya chanel tv tersebut,
namun pada akhir Kesultanan Banjarmasin kembali menumpas nya, akibat merusak
pemuda lagi, dan Prabola dibloker Kesultanan Banjarmasin, melihat ini Jepang
kembali menawarkan antenna untuk media TV saat itu, dan Antena ini berhasil, karena Jepang
mengikuti peraturan pemerintah dengan benar, mereka hanya menayangkan hal yang
secukup untuk masyarakat, dan tidak menayangkan yang di larang apa lagi fitnah,
Kesultanan Banjarmasin sudah tahu, bahwa media Amerika jahat dan propaganda
perang saja, adu domba dan sebagai nya. Pada era ini pemerintah menekankan pada
media di Banjarmasin untuk mengedepankan tayangan edukasi saja, atau berita TV,
dan meminta mengurangi tayangan yang sia-sia, dan pada saat itu juga Amerika
Serikat kembali melobi pemerintah untuk membuka bloker nya, dan berjanji akan
miniru jepang, pemerintah memberikan lampu hinjau pada Amerika Serikat, dan
maka dari itu maka berdirilah Industri media Amerika yang bernama Nasional
Geographic di Banjarmasin, di ikuti dengan CNN, ABC, dan New York Time. Dan
sekarang Industri media India yang menjadi sasaran Kesultan Banjarmasin untuk
dibloker akibat tayangan nya tersebut, dan tidak lama berselang mungkin hanya
hitungan bulan saja, Kesultanan Banjarmasin bulan desember tahun 2001 kembali
membloker media berita Amerika Serikat, di karena kan masalah isu Islam Teroris
yang di kampanyekan Amerika tersebut, dan tujuan nya adalah untuk melindungi
masyarakat Banjar terlibat perang pembebasan Palestina kala itu. Sekarang pada
tahun 2002 Industri media Cina mulai masuk Banjarmasin, dan mulai beroperasi
pada tahun 2003, dan untuk era ini Jepang yang berkuasa dalam Media eletronik
dan cetak di Banjarmasin, yang mana kala ini pihak Kanada mulai melirik
Banjarmasin untuk mendirikan media yang di kenal oleh masyarakat, Kantor berita
Kanada Banjarmasin Industri media berita dan music Rock. Tapi pihak Kanada
mengulur waktu akibat melihat Kesultanan Banjarmasin ini membentuk tim baru
untuk mengawasi media-media masa, untuk menghidari proganda, bahkan Media
Jarkata pun di batasi Kesultan Banjarmasin kala itu. Kesultanan Banjarmasin
berkampanye pada masyarakat agar tidak terpoprokasi dan di bodohi media
tersebut, ini di lakukan meredam marah nya masyarakat akibat fitnah Islan
Teroris oleh Amerika Serikat, bahkan perpustakan pun di geledah mereka, yang
jelas semua media yang berunsur provokasi di hancurkan mereka semua nya, pada
masa ini Jepang menjual Komputer murah, yang akan merubah Banjarmasin kembali,
yang mana telpon gengam Jepang sudah multi fungsi, menghancurkan Telpon gengam
Mortorola nya Amerika Serikat, dan masa ini masa kemajuan Banjarmasin, karena
Kesultanan Banjarmasin berhasil membentuk tim pengembangan teknologi
Banjarmasin yang bekerja sama dengan Iran Persia dan Jepang, belakangan Kadana
dan Cina juga ikut ambil bagian dalam hal ini.
Dan pada
tahun 2004 pihak Jepang mendirikan sebuah Industri media eletronik dan cetak
yang baru di Banjarmasin, yang bekerja sama dengan pemerintah, tujuan nya
didirikan adalah untuk mendidik masyarakat tanah Melayu, media ini sama dengan
media Nasional Geographic, namun beda nya tidak ada proganda dalam media jepang
ini, media Jepang ini juga di gunakan untuk mempromosikan budaya dan tradisi
melayu ke seluruh penjuru Dunia, dan pihak jepang juga memugar kembali Industri
media Cetak Martapura yang bangrut tersebut untuk di bangun ulang oleh mereka,
memang pada awal nya media Jepang ini kurang sukses bahkan hampir menyerah,
tapi Jepang menyadari keberhasilan nya dulu di Banjarmasin, ya itu mengunakan
media music rock untuk mendrogkrak penjualan tersebut, maka dari itu pada akhir
tahun 2006 Industri media Jepang mengadakan even music yang di seponsori oleh
Djarum super dan Gudang garam untuk menyeliksi musisi berbakat banjar tersebut,
dan disini awal kelahiran grup band Rock fenomenal kambali, ya itu Grup band
ini di kenal dengan nama Raja, yang personel nya Iyan Kasela dan Moldy, dan ola
Ramlan menjadi model di Industri media Jepang ini sebelum Raja dan ola tersebut
di rekrut media tv Jakarta pada tahun 2009 nanti. Industri Jepang mengunakan
music Rock agar pemuda menonton TV mereka tersebut dan secara tidak langsung
mendidik mereka. Dampak positive yang di timolkan media Jepang memang
benar-benar Terasa sekali pada tahun 2008, yang mana masyarakat banjar sangat
maju dan terdidik sekali, dan Industri ini juga banyak mencetak grup band Rock
terkemuka pada Bajarmasin, Hingga pada akhir Kanada TV bergabung dengan Industri
Jepang ini, yang mengunakan Avril Lavigne sebagai kru music mereka di Asia,
Industri benar-benar menghancurkan banyak Industri music Jakarta, karena Avril
Lavigne adalah superstar Rock music dan Model Fashion yang paling ternkenal
sekali pamor nya.
Tahun
2008 ini di Banjar mulai dikenal luas nya media Internet, dan mulai nya
pengunan nya, namun saya nya media ini sarat akan penyalah gunaan nya oleh
orang tidak bertanngun jawab. Dan sisi lain Jepang mulai menawari buku digital
mereka, dan pendidikan berbasih teknologi digital tesebut, namun dana nya
banyak sekali, maka nya di kembangkan dengan lambat, selambat Internet.
Sedangkan media Jakarta pada fase ini mulai di salah gunakan, media Jakarta
yang sudah tayangan tidak mendidik tersebut, maka dari itu awal tahun 2009
pemerintah membloker nya kembali, hanya Metro TV dan Kompas saja tidak di
bloker pemerintah saat itu. Kesultanan Banjarmasin yang di tanyai secara jelas
oleh pihak media Jakarta, mengapa selalu membloker mereka, kami minta alasan
yang cukup kuat selain tidak mendidik tersebut? Kesultanan Banjarmasin menjawab
nya, kalian sudah di tunggangi penjahat, yang mana kalian membuat kabar berita
yang tidak sesuai kenyatan nya yang hanya menjadikan fitnah saja, contoh
masalah timor tengah, kalian se enak nya memonis kelompok teroris, pada hal
kalian tidak pernah ke Timor tengah, kalian
hanya melihat di media lain dan terus mengambil dan menerbitkan ulang
nya, dan hal lain masalah senetron yang sangat buruk tidak mendidik sama
sekali, dan puas lah media tv Jakarta tersebut, namun mereka memohon akan
menghentikan bloker tersebut, dan akan membuat tayangan bagus, namun masih di
tolak, baru 2 bulan setelah bloker tersebut di buka kembali di Banjarmasin
namun tetap di batasi pemerintah.
Pada
tahun 2009 ini pihak media tv Cina mulai membangun Industri nya di Tanah
Melayu, yang mana media ini bergabung pihak Jepang tersebut, dan kerjasam
produksi Iklan mereka di Tanah melayu, industri media Cina ini lebih baik dari
media tv Jakarta yang sarat poprokasin yang di tunggangi Amerika Serikat
tersebut, namun pada dasar media Cina ini juga membuka kerjasama penjualan
Komputer murah di Tanah Melayu bersama dengan Jepang, yang mana Proyek ini
sekali lagi mengunakan music untuk bisnis media ini, mereka kembali mengandeng
Avril Lavigne dalam promosi nya, di mulai dari Singgapura, dan pihak Jepang dan
Cina ini lah yang memulai era baru media informasi di Tanah Melayu yang
berbasis Internet, dan di mulai nya dari bulan desember 2009 lalu, Amerika
Serikat pemilik Interneti ini tidak bisa mendayakan Internet mereka sendiri,
akibat dari mahal nya harga, namun setela Cina dan jepang masuk pasar mereka
sukses sekali, mereka dalam konser music Blackstar Avri Lavigne di Singapura
menjual computer murah sekali untuk semua orang di Tanah Melayu dan kusus nya
di Banjarmasin, dan jelas nya pada tahun 2010 maka di Tanah Melayu menjamur
Warnet, dan Cina ini lah yang berdahulu memulai Warnet. Namun 10 Febuari 2010
Kesultanan Banjarmasin mengadakan diskusi dengan Pihak Cina dan Jepang tentang
media imformasi Internet ini, yang mana mereka membicara dampak yang akan
terjadi, dan siapa yang akan bertangung jawab nanti nya, tapi masalah ini cepat
diselesaikan, dan beberapa operator selular berani bertangung jawab atas
Internet ini, yang mana mereka akan membloker yang tidak bagus jahat dan
provoksi, dari di setuju nya dengan resmi maka di Banjarmasin terjadi era
Internet, dan sangat pesat sekali. Dan tercatat dalam sejarah Tanah Melayu,
bahwa tahun 2010 adalah tahun yang bersejarah bagi perkembangan Industri media
cetak dan Eletronik, yang mana semua sesytem Industri media berubah total dari
yang dulu, yang mana media yang pertama malakukan nya adalah Kantor berita
Kanada Tanah melayu, yang di pimpin oleh seorang pentolan Grup Musik Rock
Endergron, Punk dan Alternativ Rock yang berpengaruh di Tanah Melayu, yang mana
Gitaris dan Vokalis OTTOMAN 1453 Fetih, yang di kenal dengan nama tenar nya
Avril Fans Fender Banjarmasin yang merancang sesytem baru Industri media Cetak
dan Eletronik, yang mana pada Akhir nya Kantor Berita Kanada Tanah Melayu
menjadi kiblat dan Acuan Industri media TV tanah melayu, dan berlaku sampai
sekarang, namun dalam tulisan ini saya tidak memaparkan sesytem baru media
tersebut, karena ini masih dalam judul Rintisan Sejarah Media, dan pada bab
selanjut di bawah nanti saya akan paparkan sesytem tersebut dengan singkat
saja, dan hanya benang merah nya saja dari sesytem baru tersebut, singkat nya
banyagan gambaran nya saja, agar anda bisa menelah nya sendiri, dan jika ingin
tahu dengan jelas sesytem baru ini anda bisa datang langsung ke Kantor berita
Kanada Banjarmasin untuk bergabung, atau bisa membeli buku nya, jadi kita
disini focus untuk memaparkan jalan rintisan sejarah media Tanah melayu dahulu
agar jelas dan anda dapat pahami semua nya.
Sebenar
nya sesytem baru media tersebut di rancang bukan pada tahun 2010, melainkan di
rancang dari tahun 2008-2009 oleh pemimpin media berita Kantor Berita Kanada
yang bernama Rahmah Wati Angriani Nusation, namun baru akhir 2010 di terbitkan
dan di praktikan nya, karena tidak sempat waktu nya, karena terjadi
Pemberontakan di Kalimantan, dan orang yang memimpin pemerontakan tersebut
adalah Rahmah yang di tunjuk oleh mahasiwa Universitas lambung mangkurat
Banjarmasin dengan Universitas Islam, Rahmah di tunjuk menjadi pemimpin Ormas
Sumatera, pasca pemimpin Ormas Sumatera Erny di tangkap dalam pemberontakan di
Tabalong tahun 2009 lalu, yang mana pemberontakan ini menuntut otonomi daerah
Kalimanta, pemberontakan berahir pada tahun 2014 lalu, pemberontakan berhasil
mengulikan rezim yang memerintah Tabalong dan menghancurkan rezim SBY, Rahmah
memimpin pemberontakan pada awal tahun 2010, iya memimpin penyerangan di Rantau
pada Industri Batu-bara, dan pemberontakan ini menewaskan 6 orang, dan lanjut
pemberontakan besar lagi tahun 2011, di Tabalong, hingga berhasil.
Di terapkan
nya sesytem ini juga alasan nya adalah, media tv merosot tajam akibat kalah
bersaing dengan Internet, yang mana setelah di terbitkan nya sesytem tersebut
yang semula niat nya menghadapi media Internet, berubah nya menjadi media tv
dan Internet bergabung dan maju cepat sekali, yang di komando Rahmah, meski
dalam pelarian pemberontakan, dan pada inti nya semua pada tahun 2010 adalah
tahun bersejarah bagi media di tanah melayu, karena semua sesytem Industri
media berubah semua nya dengan membuang sesytem lama, dan tidak banyak
cing-cung dan bacut, kita lanjut ke bab berikut nya, karena Rintisan sejarah
media sudah selesai menguak sejarah dengan Jelas.
Perkembangan
Media Cetak Dan Eletronik Populer Era Moderen
A. Kemajuan Media-Media Era Moderen Dengan
Sesytem Baru Nya
Gambar
Rahmah Wati Angriani Nusation Perancang Sesytem Baru Media, dan pemimpin Kantor Berita
Kanada Banjarmasin
Masyarakat
Tanah Melayu adalah masyarakat paling maju dan moderen yang ada di ASEAN
meliputi Negara Indonesia, Malasyia, Thailand, Singapura, Brunai dan Serawak,
yang mana kemajuan masyarakat ini di sebakan oleh 2 faktor, ya itu factor utama
adalah Tanah Melayu adalah pusat perdagang Internasional sejak puluhan abad
silang, yang mana selat malaka adalah lalu-lintas jalur dangan Dunia, dan
factor kedua adalah Agama Islam, yang mana Agama Islam masuk ke nusantara mampu
menyatukan kelompok suku Nusantara yang sebelum Islam masuk kerap berperang,
jelas bangsa melayu dan jawa yang selalu perang, bagai Isra’el dan Palestina
saja sudah, Islam menyatukan kelompok ini, dan akibat bersatu mereka mampu
mengusir penjajahan barat di bumi mereka, dan yang paling memajukan mereka
dalam agama Islam adalah, Islam melarang berhala, dan menghancurkan semua unsur
mistik yang membuat mereka berjuang dan belajar, bukan berharap pada dewa. Dan
oleh sebab itu juga media mempunya peranan penting dalam dunia moderen bagi
masyarakat Tanah melayu ini, dan perkembangan media imformasi juga sangat cepat
terjadi, teknologi media yang tidak berkesudahan di tanah melayu di angkut oleh
pedagang Internasional, baik barat atau Asia dan Timor Tengah.
Dan sudah
di katahui di atas tadi, bahwa masyarakat melayu dari zaman sejarah sudah
mengangap media itu penting bagi mereka, dan kemajuan media berjalan dengan
waktu yang pendek sekali, dulu media cetak seperti Koran adalah penting sekali
untuk memberikan imformasi, dan setelah lahir nya media eletronik Radio dulu,
maka Koran mulai di gantikan radio, bahkan Koran di angap kurang penting lagi,
karena mudah mendengar radio dari pada membaca, fase ini media cetak yang
berdaya hanya lah buku saja lagi, namun setelah lahir nya media TV, radio juga
mulai di pingirkan orang, dan setelah media Internet yang di tunjang dengan teknologi
lahir, maka media TV juga mulai terpingirkan, dan yang jelas media di Tanah
melayu mulai merosot nya pamor di mulai dari tahun 2006 lalu, yang mana orang
sudah mulai bosan dengan program yang di buat, perlu di akui dunia flim dalam
tv zaman tahun 1990 sangat lah bagus, mereka memproduksi film bagus, begitu
juga dengan music nya, music era tahun 1990 sangat bagus, bahkan bertahan
sampai sekarang ini, dan ini bukan omong kosong, lihat lah begitu merosot nya
media Jakarta tersebut, program yang penuh comedian dan sebagai nya, dan maka
dari itu di Banjarmasin media TV Jakarta yang masih di tonton adalah Metro Tv
dan Kompas, dan yang lain nya tidak, paling hanya TV Daerah saja, dan yang
menghancurkan lagi Industri media tv dan cetak adalah media imformasi Internet,
dan begitu beragam teknologi media-media zaman moderen, Telpon gengam adalah
pemicu utama keruntuhan media tv, yang mana HP ini di pasilitas banyak
aplikasi, baik music, vedio, hingga Internet, yang mana saja orang berada bisa
mengakses imfomasi yang di butuhkan nya, dan jelas media-media tv di hancur
leburkan pada tahun 2010 lalu, dengan di mulai nya era Internet. Sebenar nya
Internet dan media komputerisasi sudah di kenal di Banjarmasin sebelum tahun
2010 lalu, Cuma saja Amerika Serikat sebagai pengembang dan pembuat nya,
menjual nya dengan harga mahal, hanya kaum kaya saja yang bisa membeli nya,
namun setelah Jepang dan Cina menjual teknologi mereka dengan murah, maka
terjadilah ledakan besar di Tanah Melayu yang di mulai dari Singapura tersebut,
yang mana juga Singapura adalah sebagai agen pengembang teknologi kerja sama
dengan Jepang dan yang lain nya. Pada tanggal 11 september 2009 Jepang dan Cina
mengelang pertemuan di Palembang Sumatera membahas kerjasama ini, dan kesepakan
terjadi, dan 16 September 2009 Jepang dan Cina membentuk Tim penelitian nya,
yang mana Tim di tugaskan untuk mempelajari masyarakat, apa saja yang bisa
memikat mereka, dan jalan promosi seperti yang akan sukses di lakukan. Hanya
dalam hitungan hari saja tim berhasil mendapakan Imfomasi tersebut, ternyata
jalan promosi yang bagus adalah music Rock, dan siapa Indola mereka, Tim
mendapatkan Avril Lavigne, dan maka dari itu Jepang langsung menghubungi promotor
music Kanada untuk mendatakan Avril Lavigne ke Tanah Melayu, singkat nya ini
berhasil, Jepang dan Cina berhasil menjual Komputer murah, dan Akses Internet
murah yang di gawangi juga oleh maxston WEB BROSING Cina, dan belakangan Yahoo
juga ikut gabung, dan di mulai lah era baru di Tanah Melayu, dan hal penting
lagi adalah operator selurar menerbitkan sesytem baru di Tanah Melayu, ya itu
sesytem kuota untuk pra bayar nya, akses Internet murah sekali siapa saja dapat
membeli nya, dan jelas nya media tv di perkotan tanah melayu benar-benar di
pingirkan orang, paling hanya di desa saja lagi peranan media TV tersebut.
Melihat
hal ini seorang perempuan pemarah pempimnan media cetak dan Eletronik
Banjarmasin, menerbitkan sesytem baru untuk media, yang mana perempuan pemarah
ini sudah tahu dan memperhitukan nya kejadian dari tahun 2008-2009 dengan
merangcang sesytem baru ini, namun baru 2010 akhir iya menerbitkan nya, yang
jelas, sebelum perempuan ini berangkat memimpin pemberontakan tahun 2011 lalu
di Tabalong, pada bulan desember 2010 Rahmah memerintahkan pegawai nya untuk
memberlakukan sesytem baru ini, dan mereka siap sudah, namun sayang nya
pengawai ini kurang paham lagi, karena perempuan pemarah tersebut tidak terlalu
banyak waktu untuk mengajarkan nya secara sempurna dengan pegawai nya, karena
konflik sudah pecah di daerah Banjarmasin, dan akhir 2010 perempuan pemabuk dan
pemarah ini berangkat untuk memimpin pemberotakan ke Tabalong, dan baru kembali
ke Banjarmasin pada bulan 4 tahun 2011 lalu, dan setelah pulang perempuan ini
mengamuk akibat pegawai yang di tinggal nya gagal total dalam menerapkan
sesytem baru media tersebut, dan hal ini memaksa untuk turun langsung
melakukan, di barangi dengan aksi pemberontakan, di Tanah Melayu, tidak ada
aparat polisi berani menangkap perempuam pemimpin pemberontakan ini akibat di
lindungi Kesultanan Aceh dan Banjarmasin, pasukan GAM Aceh siap 24 jam mengawal
kemana saja perempuan ini pergi. Dan pada 1 juni 2011 Kantor Berita Kanada
Banjarmasin mengalang rapat besar, yang di hadiri banyak media-media, yang mana
rapat ini membahas kerjasama Industri media, dan dalam rapat tersebut mereka
sepakat semua untuk bekerjasama, namun belakangan rapat ini bocor, maka tahu
lah pihak media Internet, bahwa ada seorang Quen Ledy Rocker Tanah Malayu
menabu gendrean perang terhadap media Internet tersebut, dan memajukan kembali
media TV, dan atas dasar itu kelompok Industri Internet mengirim utusan ke
Banjarmasin untuk menemui perempuan pemabuk ini, yang mana ini menghalau upaya
perang tersebut, atas kedatangan mereka ini, perempuan pemarah ini merubah alur
rencana nya, yang mana iya setuju dengan mengandeng Internet dan media tv untuk
masyarakat, dan tidak banyak Cing-Cung tim di bentuk, kerjasama di mulai di
Banjarmasin.
Dan semua
media setuju dengan Rahmah, dan pada tanggal 1 Juli 2011 pihak media Internet
dan TV, yang di motori Jepang merilis produksi terbaru mereka, ya itu
mengabungkan TV dengan Komputer, yang mana layanan Internet Tv Langsung, dan menawarkan
semua chanel dengan biaya murah sekali, yang mana biaya nya sama dengan TV
langanan berbayar, ya jelas orang memilih media baru ini akibat banyak chanel
yang tawarkan mereka, Jepang juga memproduksi Phonsel pintar, yang dapat
mengakses TV, ini benar-benar berhasil sekali. Dan sedangan media TV sudah
berubah dari yang dulu menjadi yang sekarang, Kanada TV adalah media TV pertama
yang berani berubah sesytem nya, yang mana sesytem ini berhasil, untuk mengait
banyak penonton kata perempuan pemabuk, maka kita harus tahu, apa yang di sukai
penonton, dan apa yang tidak di sukai penonton kita, jawaban kita sudah tahu,
mereka inggin hal baru, dan jelas music dan Fashion juga mempengaruhi nya, dan
semua kru juga penting, maka di berlakukan Fashion Rock Avril Lavigne pada kru
Redaksi Kanada TV, dan semua pembawa acara, pembaca berita TV Kanada,
diserahkan pada perempuan semua nya, dengan gaya moderen yang di sukai Anak
muda tanah Melayu, pada inti nya nuasa music Rock yang ketal di tarapkan
mereka, dan acara music juga di tonjolkan mereka ini, dan semua berhasil
sempurna, dan perempuan pemarah ini sudah mulai memulihkan Industri media TV
yang hampir golong tikar, akibat juga Industri tidak banyak memasang Iklan, dan
sekarang mereka kembali.
Dan
jepang meminta Rahmah untuk mempromusikan Media Internet dan TV ini kesuluruh
penjuru Tanah Melayu, bagi jepang penjualan computer ini tidak terlalu penting,
tapi bagi Jepang penting mereka mengakses Internet saja, karena di sana lah
Jepang dan Amerika Serikat mendapat untung nya, model semacam Komputer itu di
berikan saja pada orang. Menangakapi hal itu perempuan pemerahah ini membetuk
Tim nya lagi, dan mengadakan Tour Musik Konser Rock Avril Fans Fender Tanah
Melayu keliling Nusantara, dan tidak main-main Jepang memberikan 1500 unit
Komputer gratis, yang mana Angota Avri Fans Fender Banjarmasin di kerahkan
Rahmah untuk membagi computer gratis ini ke pedalam tanah melayu bahkan sampai
Papua, Tim Avril Fans Fender mengajari masyarakat dayak mengoperasikan
computer, dan mereka memperkenal kan Facebook, Bing, Yahoo, Google dan lain, dan
menonton TV Online, dan hasil nya adalah ledakan pasar Internet, karena banyak
orang sudah bisa mengoperasikan computer di pedalaman desa-desa tanah melayu,
bahkan Papua, suku Papua di ajari tim Avril Fans Fender juga, dan hal ini
menjadikan Facebook sangat jaya kala itu, dan belakangan di susul oleh Twitten
nanti nya. Sedangkan di Banjarmasin Industri media TV Kabel berbayar menyerah
dan bangkrut akibat tindakan mereka ini.
Dan akhir
nya juga pemerintah menanyakan nya, yang mereka kwatirkan dengan dampak yang
akan terjadi oleh banyak media ini, namun Perempuan itu menjawab kami
bertangung jawab penuh, dan kami juga melakukan sensor kepada banyak hal yang
tidak layak di saksiskan. Dan pada akhir juga media cetak bergabung di
Banjarmasin, dan merencanakan untuk meluncurkan produksi buku digital, dan hal
ini di dukung penuh pemerintah, dan pemerintah juga ingin mendigitakan buku
perpustakan ke arasipan bersejarah penting, maka baru awal tahun 2012 buku
digital di luncurkan di Banjarmasin. Dan dampak yang di timbolkan media TV
Kanada, yang membuat para pemuda menjadi melibatkan diri dalam dunia politik,
dan ini untuk yang pertama kali nya, dan Perempuan ini dalam konser music Rock
memperkenalkan Twiiter dan Facebook di gunakan untuk berdebat, dan melawan
pemerintah Jakarta, hasil nya rezim SBY banyak kena semprot orang di Internet.
Music Rock tulisan Rahmah memotivasi masyarakat dan pemuda untuk melawan
pemerintah Jakarta, meski perempuan ini di kecam pemerintah namun iya tidak
peduli iya terus melakukan, dan melakukan nya hingga rezim SBY terguling akibat
nya. Pada awal tahun 2012 di kantor berita Kanada Banjarmasin di bentuk tim
penelitian untuk meningkat pamor media TV kembali, dan Tim ini bergerak
mewawancarai banyak orang, dengan Pertanya Media TV seperti apa yang ada
inginkan, dan program Tv yang mendidik macam
yang anda kehendaki, dan gaya pembaca berita yang anda kehendaki? Dan
penelitian ini memakan waktu selama 4 bulan lama nya untuk Tim keliling Tanah
melayu.
Tidak
banyak bacut lagi, tim kembali membawa data yang sangat berhaga sekali, dan ini
lah yang membuat Industri media TV dan yang lain pulih dari penyakit gagal nya,
tim Avril fans Fender dalam waktu 4 bulan memwawancari lebih dari seribu orang,
dan di kantor berita Kanada saran dan kritik masyarakat di saring dan di
perdebatkan kembali untuk meluncurkan produk baru, dan dari semua data yang di
dapat condong nya masyarakat sudah bosan dengan acara Tv yang di buat selama
ini, dan terutama Senetron dan lain, paling ada film horot yang tidak jelas
kata mereka, berita-berita yang juga tidak maju-maju juga, berita yang hanya
berkisar tentang Jakarta saja, jika berita luar negeri juga berkisar berita
Amerika saja juga, ini benar membosankan saja, acara music yang kurang jelas
apa tujuan nya di selengarakan, acara dangdut yang juga bukan dangdut, model sama
diskotik semacam nya, dan banyak lagi hal lain nya.
Walau
begitu perempuan pemarah ini tidak langsung mengambil tindakan untuk menyusun
ulang sesytem baru media mereka, tapi iya menuda nya, dan mengundang para
pengamat media, dan pemerintah untuk memberikan masukan lagi, agar berhasil,
meski kala itu sudah di dapatkan masukan dari pengamat media dan pemerintah,
perempuan pemarah ini masih meragukan nya, dan maka dari itu di adakan nya
sebuah konser music Rock Endergrons di halaman TVRI Daerah Banjarmasin, dan
Artis nya Buggerkill, MR,X , Intermezo, Sain Loco dan Remot Control, konser ini
di adakan untuk mendatangkan banyak orang yang akan di wawancarai untuk menyusun
kembali sesytem media masa, bahkan dalam konser Rock Endergrons bersejarah ini
pemerintah daerah dan tokoh agama, tokoh adat budaya dan tradisi juga di
libatkan nya oleh perempuan pemabuk ini, hanya untuk menyusun sesytem baru
media eletronik dan Cetak. Dan hari
Sabtu 6 Oktober 2012 semua di selengarakan, dan konser ini kembali mencatat
sejarah untuk merubah media eletronik dan cetak di Tanah Melayu.
Dalam
konser ini perempuan pemabuk ini mengatakan pada banyak orang, bahwa media TV
Kanada adalah milik semua orang, dan belajar dari sebuah ke cerobohan masal
lalu dalam Industri Fashion, yang merugikan kami Rp 8 miliyar, akibat kami
terlalu keras dengan ide kami sendiri, membuat produk sesuka kami, dan
mengendakan konsomen, kami dulu melecing jalur Avril Lavigne hingga mengalami
kerugian besar, dan dari sekarang, seluruh masyarakat tanah melayu. Bisa sampai
kan semua saran dan kritik nya untuk media kami ini. Dan kami membuka layanan
kiritik dan saran. Melalui Internet, Telpon, dan Sms, bahkan datang langsung ke
kantor kami di Banjarmasin, dan siapa pun yang merasa diri nya wartawan dan
Jurnalis hebat, bekerjalah untuk kami, kami menawarkan kerjasama yang adil, dan
jika ada dari kalangan masyarakat yang punya ide tentang media, sampaikan pada
kami, kami akan membayar dan membeli ide kalian itu, jadi dari sekarang, dan
tidak banyak bacut lagi, kami menuruti permintaan Konsomen, karena jika tidak
kami akan golong tikar.
Gambar
Konser Bersejarah Sabtu Tanggal 6 Oktober 2012 Banjarmasin
Memang
perlu kami akui juga, baik dalam penelitian Tim atau dalam diskusi. Masyarakat
banyak mengajukan keluhannya, dan meminta yang bermutu, namu media tidak bisa
menuruti mereka semua nya, karena sebagai media yang baik membatasi tayangan
yang tidak pantas di tayangkan. Kebanykan dari mereka menitik berat kan program
film Amerika Serikat, dan music Rock, dan kadang mengeluhkan berita yang di
buat. Ini kan jurus sesytem lama andalan media TV Jakarta untuk memikat
penonton nya, tanpa melihat dampak yang akan terjadi, dan pertanyan nya
sekarang adalah apa yang bisa mengantikan jurus sesytem lama ini? Jawaban
sesytem sandar ini, yang mana sesytem ini di bentuk untuk membuat program acara
murah namun berkualitas, dan tidak banyak bertentangan dengan banyak orang,
ormas dan pemerintah, yang mana sesytem ini lebih mengedepankan music Rock,
namun dalam rancangan ini music Rock yang sudah di sepakati, yang oleh
rancangan di bantu pemerintah dan tokoh budaya dan agama, dan standar nya Rock
dari Avril Lavigne yang di berikan izin untuk tanyang di tanah melayu, yang di
nyatakan oleh kelompok Avril Lavigne ini di nila tidak terlalu menunjulkan aksi
Sex, atau jual dada dan paha, dan Fashion standar, yang bisa di terima budaya
mana saja, Celana panjang baju kaos saja, dan beberapa lagi music Rock yang di
gemari di pangkas dalam sesytem ini, yang mengurangi unsur yang di katakana
criminal dan pemberontak, dan Avril Lavigne ini hanya sebagai contoh standar
music Rock untuk di tayangkan, masih ada lagi yang lain, maka dari itu banyak
orang menanyakan, mengapa Avril di terima, dan lain nya di batasi, karena
standar. Dan contoh program lain juga, pada film sesytem ini, di buat
menekankan film documenter, dan jelas film documenter yang edukasi, missal nya
mengankat cerita sejarah dan Ilmu pengatahun dengan rupa film Action juga agar
tidak membosan kan, dan jelas kemasan baru, film yang di buat tidak berseri
seperti Senetron yang membuat orang bosan, dalam penayangan setiap hari selalu
merubah judul nya, untuk melihat film sukses di Indonesia yang bisa di ambil
acuan, ya itu film dari tahun 1990, karena zaman ini lah film berkualitas,
contoh gampang di Indonesia adalah Film Rhoma Irama, yang mengandung budaya
melayu dan India dengan music dangdut nya, tapi perlu di katahui aksi kekerasan
dan lain di sensor, karena bukan penayangan di bioskop tapi TV Rumah yang kerap
bisa di saksikan anak di bawah umur, memang film Rhoma terhitung mahal biaya
produksi nya, namun di zaman moderen ini bisa di pangkas dengan mengunakan
Teknologi. Begitu juga dengan comedian nya, di Indonesia comedian yang mencatat
sejarah dalam Industri media ini juga ada tahun 1990, dan kelompok kemedian ini
sudah tentu Warkop DKI, Dono, Indro dan Kasino, dan yang satu nya Doyok dan
Kadir, ini adalah contoh comedian yang sukses, yang bisa di ambil pelajaran,
namun sayang nya comedian ini pada komposisi nya terlalu mengandung unsur sex
perempuan yang berpakain setengah tubuh, namun zaman moderen ini bisa di
pangkas hal tersebut, begitu juga biaya nya, tapi penting komdedian nya jelas
dan unsur yang terlihat tidak di buat-buat comedian itu tersebut, melainkan
seperti terjadi kebetulan dalam kehidupan sehari-hari layak nya Warkop. Dan
sesytem media tentang Olahraga juga tidak ketingalan di renovasi kembali,
terutama untuk memajukan nya, dan kedua agar acara olahraga ini tidak di salahkan
lagi baik oleh masyarakat maunpun pemerintah, yang mana kita sudah belajar dari
pengalaman, yang bagai mana acara olahraga Smack Down yang memicu kekerasan
pada anak di bawah umur, dan kadang acara bola di Indonesia yang menjadi budaya
tauran masa, yang mana renovasi yang di lakukan sangat besar pada acara ini,
yang mana acara olahraga di buat untuk memotivasi pemuda untuk gairah
berprestasi dalam mengharumkan nama bangsa, seperti yang di canangkan untuk
membuat acara bola, yang bertitik tumpu pada komentator yang bicara, supaya
mengarahkan penonton tidak berbuat sara dan menunjukan ke sifat posistif, karena
di Tanah Melayu kadang komentator bola bisa memanaskan suasana, atau aksi
mengejek yang menibulkan provokasi, namun juga bukan hanya pada media ini di
anjurkan, tapi tim sepak bola itu sendiri untuk menjaga prilaku di lapangan
saat bertanding, tidak menunjukan ke arah sara, kadang kala pemicu tauran di
Tanah Melayu, yang biasa para angota tim bola tersebut bisa melakukan
pengejekan, ini adalah awal bencana, dan protes terhadap wasit yang begitu
berlebihan yang menjadikan pendokong nya juga ikut, jadi itu yang di ronovasi
dalam sesytem ini, yang mana dalam konser tersebut di anjurkan pada Barito
Putra dan Semen Padang, sebagai tim unggulan di Tanah Melayu. Dan renovasi yang
model olahraga larangan lain, yang seperti penayangan balap liar dengan alasan
apun oleh media tetap tidak boleh di lakukan, karena ini bisa memicu pemuda
melakukan nya. Dan sesytem baru media berita TV dan media lain nya yang di
lakukan, yang mana media hanya berpusat tentang Jakarta saja, dan kaum elet
politik Jakarta. Dan agar juga untuk menimbulkan minat para pemuda untuk
melihat berita, maka dari itu sesytem ini di rancang, yang mana sudah di
katahui dalam penelitian, di atas tadi bahwa kebanykan pendapat kaum muda
mengenai TV berita yang kaku, mereka ingin kemasan baru, yang menarik, maka
dari itu Fashion kunci utama nya, dan tataruang pembaca berita itu sendiri,
yang bernuasa pemuda dan standar agar bagi mereka tidak membosan kan, dan ini
juga dititik beratkan pada pembawa acara dan pembaca berita perempuan, karena
ini lah yang di bahas para penonton dalam diskusi tersebut, maka dari itu
Kantor berita Kanada melakukan nya, dan Fashion yang di sepakati agar adalah
Avril Lavigne, karena ini standar, dan moralitas bisa di terima kalangan dewasa
juga, bahkan kalangan dewasa lebih tertarik dengan ini, jelas kalangan
laki-laki, tidak akan menolak melihat wanita yang punya aksi ini. Dan renovasi
juga dalam sesytem acara yang di buat, yang model acara seprti jajak pendapat,
dan perbicangan bebas, atau acara dekomenter semacam Trans 7 dunia lain contoh
nya, atau acara dekomenter tentang Cinta umapama nya, seperti termehek-menhek
dan sebagai nya itu, dari kebanyak yang tidak terima dalam hal ini adalah ormas
Agama, atau masyarakat kaum Agama, yang jelas nya kaum agama Islam, dan yang
lain nya kaum skuler dan orang-orang berpendidikan, yang mengangap hal ini
adalah suatu pembodohan, tidak memajukan sama-sekali terhadap masyarakat, yang
ada adalah kesesatan. Acara ini benar di kecam di Tanah Melayu, yang kadang di
angap pengotoran agama, yang mana jelas di sebut dalam diskusi, sebagai mana
contoh apa yang di angap pengotoran agama adalah, 1 di media atau Industri Film
horror ini yang biasa mengagap malam Jum’at adalah malam nya para setan, dan
yang mana secara umum di masyarakat Islam itu sendiri kusus nya di Tanah
Melayu, dalam Al-Qur’an sudah menyatakan bahwa malam dan Hari Jum’at adalah
hari bugus untuk beribadah atau singkat hari dan malam agung, dan di media
Jakarata Industri Film membuat gambaran malam Jum’at malam nya para setan dan
angker, aneh betul, ini adalah hal umum yang biasa di kiritik oleh kaum Islam
tersebut, bahkan di media ustat di bawa dalam hal konyol tersebut, yang malam
Jum’ut melakukan peraktik perdukunan tersebut yang di gambarkan memangil aruah
jahat yang membuat orang kerasukan saja, ini jelas sudah menyekutukan tuhan,
dan melangara larangan tuhan itu sendiri, yang dalam Islam dilarang melakukan
peraktik perdukunan itu, apa lagi penjualan ayat suci Al-Qur’an, ini hanya hal
umum yang selalu di permasalahkan kaum agama terhadap media, belum lagi
bermasalah dengan pihak kaum skuler, yang mengagap ini pendakalan dan lain nya,
yang di angap memotivasi masyarakat untuk meminta pertolongan dukun, dan
menjauh kan masyarakat dari pendidikan moderen dan sebagai nya, mungkin kira
dalam diskusi panjang lebar di bicarakan ini, namun jelas nya tidak bisa di
tuliskan di sini semua nya, yang mungkin kira pembaca sudah mengerti dengan
masalah ini, maka dari serangan ini di lancarkan pihak agama dan kaum skuler
yang menodorong pemerintah daerah, di tanah melayu tidak lagi melakukan ini,
maka dalam rancangan baru hal ini di tinggal dan tidak di bicarakan lagi.
Hal lain
juga dalam peranan sesytem baru ini, di bicarakan masalah untuk memajukan media
cetak, bukan saja hanya pada media TV, dan disini pihak baik percetakan bahkan
Radio juga ikut bicara dalam diskusi tersebut. Untuk menghalau pertentangan
yang ada maka di berlakukan sesytem ini, Perempuan pemerah menyatukan menjadi
sebuah media yang menyatu yang tidak terpisahkan satu dengan yang lain. Meski
dalam Internet sudah di jalankan sesytem ini, ya itu penulisan, baik penulisan Jurnalis
berita peristiwa, maupun Jurnalis penulisan Ilmu pengetahuan, baik yang agama
dan skuler, dan fenmaatan Internet lebih efesin lagi dari yang sudah ada ini?
Dalam pembahasan ini maka munculah pembicara yang sunguh berdapak besar sekali
di tanah melayu, yang mana berujung masalah globalisai, yang mana pembicara pembahasan
memuat perdagangan skala keci sampai besar dalam dunia media, hinga renovasi
pembuatan Iklan, dan maka dari itu untuk pertama kali Perempuan pemabuk
mengajurkan sesytem pada Facebbok untuk membuat perdagang, dan maka dari itu
dirikan lah dari malam itu Jual beli Serabakawa, yang mana di bentuk nya situs
Facebok yang menangani perdagang tersebut, meski dalam dunia Internet sendiri
sudah ada perdagang, namun skla nya terbatas, atau bertitik pada perdagang
besar bukan skla standar, di Facebook ini di buat perdagang kecil hingga
tingkat tinggi sekali, baik dari perdagang kecil di Banjarmasin, ini akhir nya
memajukan sekali, dan pemerintah tidak mampu menghalau perdagangan bebas ini di
Tanah Melayu dari di buat nya, kesalahan utama nya pemerintah pada diskusi
mengagap hal ini enteng, tapi pada ujung nya terjadi perdagang bebas yang belum
pernah ada sebelum nya di tanah melayu.
Dan dalam
diskusi juga sesytem baru yang memasukan kaum perpustakan tersebut, untuk
melakukan pendigital masa seluruh buku yang ada, namun pihak Industri
percetakan mengagap ini kerugian, maka dari itu di citakan sesytem Jurnalis
dalam Internet buku digital berbayar, dan untuk yang lain dalam pendanan maka
di serukan Iklan Produk, meski juga di galakan di banyak situs dan yang lain
nya, Cuma pada dasar juga pemerintah menyetejui hal semacam ini yang akan
memajukan sekali, maka mereka tidak terlalu mementigkan media percetkan itu
mengeluhkan hal ini, malah dalam diskusi tersebut, pemerintah menyerukan pada
Industri percetakan untuk menjalin kerja sama dengan Jepang untuk memproduksi
buku digital atau media semacam Phonsel yang seperti buku, namun hal ini
menjadi acaman bagi pihak Industri Kertas, maka dari itu sulit sekali dalam
penyelesain hal ini, terlebih Pemerintah yang banyak di dukung banyak mahasiwa
saat itu, bahkan menganjurkan juru tulis untuk menyebarkan melalui Facebok,
agar cepat mendidik Masyarakat, namun supaya masalah ini tidak meluas lagi,
pihak media Internet memberikan sebuah sesytem nya lagi, agar pembiayan dan
pendanaan ini akan mereka berikan, dan bekerja sama dengan mereka, dan
diharapak media Koran segera bekerja sama, di samping percetakan secara kertas
di lakukan juga, namun juga pihak Jurnalis Industri media Koran bisa langsung
menuliskan sebuah peristiwa yang terjadi di masyarakat itu di Internet, dan
pihak media Internet juga akan membagi ke untungan itu, maka dari itu semua
kesepakatan pun di terima, dan pembentukan media Koran Internet pertama di
Tanah Melayu pun di lakukan. Dan bagi pihak media Internet juga sesytem yang
sudah bicarakan itu di setujui, untuk tidak melakukan penayangan film Amerika
Serikat itu, yang sudah di katakana jurus lama, dalam hal ini pihak biskop juga
angkat bicara, mereka menyetujui dan mendukung nya, agar orang menuju bioskop
untuk menonton film tersebut, dan bagi pihak media Internet menguntunkan akan
TV online tersebut, yang mana Film di unguh tapi tidak bisa di download, dan
hanya di saksikan online, kecuali sudah semua di tayakan di bioskop, dan jelas
nya orang akan juga membeli Tv yang di jual oleh pihak Jepang, yang mana TV
berbasih Internet tersebut yang di gunakan sesytem kuota tersebut, dan jauh
lebih menguntunkan dari pada parabola berbayar atau tv Kabel berbayar. Sesytem
baru yang lain juga yang di berdayakan pihak Internet, mengenai music, yang
mana dapur rekaman juga di ikut sertakan nya, ya itu setiap Band music akan
juga ikut di modali nya, yang mana Video clip tidak akan di ungah di Internet
jika Band belum selesai Tuor Konser nya, untuk memberikan ke untung bagi
Industri media music, dan Radio pun disini di butuhkan nya, karena hanya untuk
memutar MP3 nya untuk promosi nya, di media tv akan di adakan promusi nya, Cuma
paling Artis Band yang akan Hadir dalam Live konser, yang di ikuti pihak Radio,
yang menyanyikan lagu setengah-setegah, mencegah di rekam ulang melalui media
TV tersebut, dan nyata ini berhasil, dan bisa juga Video Clip di tonton
langsung Online namun tidak bisa di Donwload, dan ini kembali akan memicu
pembelian TV berbasih Internet Jepang langsung, bahkan sesytem ini di
berlakukan juga di Industri media Olahraga, yang di titikan pada olahraga Bola,
yang disiarkan langsung Online, dan di lacak media TV yang menayangkan nya
biasa nya di Tanah Melayu, dan ini juga membuat orang membeli tiket langsung
menonton langsung Barito Purra di lapangan Banjarmasin, paling biasa hanya
sudah skor di bacakan di media swasta TV tanah melayu. Jadi ini lah dasar dari
sesytem media-media rancangan awal di Tanah Melayu, yang lambat laun juga di
ikuti banyak media-media, hinga Jakarta, dan ini lah sejarah awal mulai
pemakain Internet secara garis besar nya, dan pecegahan perang Industri media
itu sendiri, penyatuan Industri Internet dengan TV sangat berdapak memajukan
sekali, dan kusus nya media social Twiiter dan Facebook, yang mana acara media
mengajurkan permisa nya berbicara ikut mengomentari topic yang di buat, dan
jelas nya dampak nya kelihatan sekali dalam media TV berita, topic Politik di
ikuti semua kalangan, muda, dewasa, dan tua, anda bisa lihat hal tersebut di
sebuah fenomena sejarah pemelihan Presiden Jokowi kemarin, peranan Twiiter dan
Facebok mempunyai peranan penting dan menenutakan sekali bagi calon presiden
itu sendiri. Dan jelas nya inilah gambaran benang merah sesytem media-media
yang di rancang secara singkat. Dan dalam diskusi terakhir para tokoh pengamat
media-media Tanah Melayu, tokoh agama, Budaya Tradisi dan masyarakat dengan
ormas nya, yang mengajukan tuntutan jika ini di laksanakan siapa yang akan
bertangung jawab dengan semua hal, mau hal baik atau hal buruk pada masyarakat
luas, dan bagai mana menangulangi penyalah gunaan media-media ini di
masyarakat, dan adakah rumusan hukum yang sudah di canangkan pemerintah untuk
mengurusi hal ini, memang kita mengetahui nya dengan tujuan baik, Cuma kita
sudah belajar dari sejarah, ini pasti akan di salah gunakan pihak yang tidai
bertangung jawab, dan sekali lagi saya tanyakan siapa yang akan bertangung
jawab dengan hal ini.
Maka
pemerintah pun bicara, bahwa mereka akan mengawasi nya, dan sesuai ketentuan
mereka semua harus bayar pajak pada pemerintah, dan sudah di ketahui semua
undang penyiaran sudah ada untuk masalah ini, yang mana media bisa di jerat
hukum apa bila terbukti melakukan keselahan, dan semua orang tahu bahwa di dunia
ini tidak ada yang nama kebebasan Pers oleh pemerintah, karena bisa berpontensi
di salah gunakan, bahkan di Amerika Serikat yang mengaku kekebasan Pers
tersebut, namun nyata pemerintah telah melakukan kecurangan, mempurat balikan
pakta yang sesunguh nya, demi kepentingan tersebunyi mereka, jadi berbeda
dengan di Tanah Melayu, yang pada hal ini bukan saja pemerintah yang mengawasi
nya tapi semua nya, agar juga pemerintah yang berbuat curang bisa di hindari
karena saling mengawasi, dan yang pasti nya dulu pihak media yang bersangkutan
yang mengetahui hal mana yang buruk dan tidak layak maka jangan di terbitkan
dan di tayangkan, jangan menungu tegur, dan pada singkat nya, kita semua nya
yang harus menyadari nya dan menahan diri atas segala perbuatan jahat tersebut,
jadi kita semua sudah sepakat, dan untuk itu di harapkan para media-media yang
ikut harus mendaftarkan diri nya terhadap pemerintah, dan pembentukan tim akan
di mulai dari besok, dan selesai. Dan maka dari itu sesytem pun di terapkan dan
di sepakti untuk di tarapkan, dan kita pun lanjut dalam bab berikut nya yang
mambahas penarapan sesytem dampak nya di masyarakat serta penyalah gunaan nya
dan kesimpulan terahiri nya dalam bab di bawah ini. Dan lagu terakhir pun dalam
diskusi 6 Juni 2012 di lantunkan untuk menuntup diskusi bersejarah tersebut.
Perkembangan
Media Cetak Dan Eletronik Populer Era Moderen
A. Penarapan Sesytem Dan Dampak Di Masyarakat,
Dan Penyalah Gunaan Pihak Yang Bertangung Jawa Serta Kesimpulan Terakhir
Gambar
Avril Fans Fender Repoter Redaksi Jurnalis dan Editrorial Kantor Berita Kanada
Tanah Melayu
Setalah
pembentukan tim dan pendaftaran pada pemerintah, maka pada tanggal 23 Agustus
2012 lalu secara resmi di tarapkan lah sesytem media ini di Tanah Melayu,
dengan di mulai dari promosi nya, yang mana lagi music Rock adalah jurus ampuh
dalam promosi media ini, dalam Tour Konser Rock keliling Tanah Melayu tersebut
yang melibatkan banyak grub music Rock berpengaruh. Pada awal nya sesytem ini
sangat bagus dan hampir tidak ada dampak yang menyimpang pada masyarakat luas,
sesytem ini benar-benar sukses sekali, penjualan TV Internet jepang sukses
total, bahkan Jepang kembali merilis media baru nya tersebut dengan banyak
fitura ungulan nya, pada tahun 2012 di Tanah Melayu para pemuda yang di mulai
dari musisi Rock Tim Avril Fans Fender itu melibatkan diri dalam kanca politik,
ini belum pernah terjadi sebelum nya, yang mana para pemuda ini terpengaruh
oleh kemasan media TV berita yang baru tersebut, yang mengutamakan fashion
wanita dan kadang-kadang di purtar music Rock, sedangkan Twitter juga di pakai
akibat di dahulu masalah ini, Kantor Berita Kanada, mengajurkan komentar dan
partisipasi penonton nya lewat twitter tersebut, hasil nya banyak lah orang
yang ikut, belum media twitter tanah melayu yang di serahkan pengelolan nya
pada perempuan pemarah itu, yang membuar berita dan sebagai nya, terutama
music, Twitter di buat nama Web nya Avril Fans Fender Kanada, yang mana banyak
mengikuti nya, begitu juga Facebbok, dan atas keberhasilan ini akhir nya
menyimpanglah dari kodrat nya, yang mana pemerintah tidak bisa lagi berbuat
apa, karena ini juga Keselahan pemerintah Sendiri, saat terjadi pemilu presiden
2013 lalu, media ini di salah gunakan, baik oleh calon Presiden sendiri atau
partai Politik, semua orang di tanah melayu tahu masalah ini. Yang gila nya
lagi kubu Jokowi mengandeng Wanita pemarah ini atas restu sang sultan Aceh
sendiri, yang membentuk tim sukses di media Kantor Berita Kanada, begitu juga
yang lain nya, dan pertempuran di media social Twitter dan Facebok tidak ada
pernah habis nya terjadi, yang jelas kubu pendukung Jokowi yang di komando
musisi Rock, dan Kubu Prabowo di komando orang radikal militer tidak mampu
melawan pendukung Jokowi di dunia media, apalagi di dunia nyata tersebut,
kampanye sara bertebaran, bahkan pemicu awal bentrokan di Banjarmasin,
Balikpapan dan Aceh sendiri. Maka dari sebap itu pemerintah bertindak lagi
namun lagi-lagi gagal total, pihak Media Internet yang di perintahkan untuk
menuntut semua situs tersebut tidak menuntup nya dan menolak di salahkan,
karena mereka tidak melakukan nya kata nya, yang melakukan nya adalah pihak
yang tidak bertangung jawab tersebur. Dan media tv berita Terkenal Jakarta,
Metro TV dan TV One perang besar sekali, Metro TV pendukung Jokowi, dan TV One
pendukung Prabowo, malam siang masyarakat luas di bom mereka ini, bahkan
masyarakat Malasyia yang tidak tahu menahu tidak bisa tinggal diam, juga ikut
dalam hal ini, masyarakat Malasyia, ada yang pro Jokowi dan yang pro Prabowo,
dan ikut juga di Twiter dan Facebok, meski pemerintah mereka melakukan
larangan.
Pemerintah
Indonesia yang didesak baik oleh para ormas dan masyarakat yang sadar akan
penyalah gunanan ini melakukan tindakan keras, dimedia di tayangkan polisi
melakukan pengempungan sampai penangkapan panyalahgunan Internet dan sebagai
nya, namun itu tidak bisa membuat orang takut dan media menghentikan nya,
mereka semua tetap saja semua nya, dan puncak nya saat Metalica datang ke
Indonesia yang mana kedatangan Metalica mendongkrak suara untuk Jokowi, setelah
Slank Jakarta, dan hingga masa damai di lakukan, juga tidak ada damai nya,
media bom bambardir dengan macam topic yang di suguhkan, bahkan saat terjadi
pemilihat, semua media, baik Internet atau TV sama menayangkan hitung cepat hasil
pemilu yang hampir saja membuat perang suadara di Indonesia, pada fase ini anak
SD juga ikut main kubu-kubuan tersebut, bahkan setelah presiden Jokowi
terpilih, perang belum juga usai, sekarang perang presiden Jokowi dengan
parlemen DPR tersebut, dan media kembali membombardir nya di masyarakat,
demontrans tidak ada habis nya, perang di media Internet juga tidak habis nya,
bahkan presiden Jokowi sendiri melakukan penumpasan terhadap media, juga sama
gagal nya, namun setelah damai nya Presiden Jokowi dengan DPR, maka kejahatan
media juga kurang, karena kejahatan media hanya sampai di situ saja, tapi
masalah rebut perang partai Golkar tersebut media tidak bertidak jahat, namun
sewajar nya, membeberkan semua kejahatan pemerintah tersebut.
Dan pada
pemilihan Presden 2013-2014 tersebut adalah hal paling fenomenal mencatat
sejarah, dan hadir nya pemuda yang di bawa oleh Kelompok Avril fans fender
dengan mengunakan media juga akhir nya punya hal bagus jua, karena membuat
mereka mengeritil pemerintah, Cuma yang kurang bagus nya itu hanya waktu
pemilihan tersebut, namun perlu di pahami juga, kejahatan media tv dan Internet
Indonesia ini belum seberapa dengan kejahatan media TV dan Internet Amerika
Serikat yang memutar balikan fakta dan penyebaran Fitnah, dan pada akhir nya di
bawa ke Indonesia, yang mana hal ini membuat pro dan Kontrak tersendiri di
Indonesia. Media TV Jakarta adalah yang paling banyak jadi tunggang Amerika
Serikat, yang bekerja sama dengan CNN tersebut, yang mana CNN ini melayani lobi
Yahudi di New York tersebut, jelas Komenti Yahudi Amerika Serikat dan Kahilah
Yahudi New York, media ini melakukanb Provokasi dan propanga, contoh masalah
ISIS, yang hanya membaut orang panic saja, yang semua di bom oleh Media, untuk
apa mengurus ISIS yang tidak memusuhi Indonesia, yang juga sebenar sangat tidak
ada sangkut paut nya dengan Indonesia, ISIS kelompok Islam itu tidak akan
menyerang Indonesia yang semua orang tahu, bahwa Indonesia adalah Negara Islam
terbesar di Asia Tengara di ikuti oleh Malasyia dan Brunai Darusalam, Penyebaran
hal ini sebenar nya adalah politik kawan Amerika Serikat, singkat mencari kawan
untuk menghadapi musuh nya yang mereka sendiri tidak mampu, dan sampai sekarang
media tv Jakarta yang banyak melakukan kajahatan ini, untuk lebih jelas nya
anda, bandikan saja berita yang mereka buat, dengan berita di media Al-Zazirah
atau media TV Mesir semua nya berbeda sangat jauh sekali, baik mengenai berita
tv Suriah Irak Yang lain. Dan media tv
yang berbuat jahat lagi di Indonesia yang termasuk juga sukses menjalakan
sesytem di atas, dan terlibat berbuat salah pada masyarakat, dan kebanyakan
media yang melakukan salah ini adalah Trans 7, NET TV, Trans Tv, RCTI, SCTV,
INDOSIAR, ANTV dan Global TV. Yang mana kaum agama Islam lah yang paling banyak
mengecam provokasi dan proganda ini, yang jelas nya FPI Mengamuk lagi, mereka
media menghalakan April MOP, dan sedankan April MOP itu sebenar nya di larang
di ungkap di Negara Islam, akibat membangkitkan luka lama, ya itu pembantain
muslim di Spanyol, Granada, Andalusia pada pertengahan abad silang, dan seharus
banyak kata pengamat media, media jangan membangkitkan luka ini. Media tv malah
mengajak orang merayakan hari pembatain ini, dan jika di masa depan nanti media
tv ini jangan lagi memicu perang April Mop ini, jika saja Indonesia bukan
Negara Islam tidak masalah, tapi Indonesia Negara Islam, jangan salahkan FPI
yang mengamuk akibat ini. Dampak lain juga yang di rasakan akibat sesytem di
tarapkan adalah berkembang dengan pesat nya perdagangan bebas di Tanah Melayu,
yang mana pemerintah tidak bisa lagi berbuat apa-apa, semua nya sudah terjadi,
yang semua di akibatkan oleh media-media, yang kusus nya Internet, di
Banjarmasin perang Industri yang di picu hal ini mungkin salama 4 bulan lebih dengan
Presiden Jokowi, yang membatasi daerah berhubungan dengan asing langsung tanpa
melewati Jakarta, namun pada akhir nya Jokowi mengejinkan hal ini, asal sesuai
aturan dan bayar pajak. Media berita yang di angak juga selalu menayangkan aksi
yang tidak perlua di tanyangkan ke masyarakat, apa lagi masyarakat Islam,
seperti pengepungan densus88 yang anjing Amerika Serikat, menembak orang sholah
dan sebagai nya yang justru meningkat tindakan masyarakat ke sekala yang
exstrim, bukan hal baru demonstran pembubaran densus88 tersebut, dan ini juga
lah yang biasa memicu Persatuan Tanah Melayu yang menekan pemerintah daerah
untuk membloker media tv Jakarta tersebut, bahkan Internet juga, yang mana
untuk menghindar kan sara di masyarakat. Frons Islam Asean bersama Persatuan
Tanah Melayu menyeret Wanita pemarah Rahmah ke pengadilan Malasyia, yang di
tudingkan orang yang meracang sesytem media yang betu banyak membawa masalah
baru, belum lagi penyeratan Frons Islam Asean dan Pertastuan Tanah Melayu
menyeret wanita pemarah ke pangadilan Indonesia, pengadilan Konstutisi tata
usaha pamerintah dan sebagai nya. Tuduhan lain lagi rancangan sesytem Rahmah
mengenai media Internet, yang melakukan perjudian penjualan manusia, pelacuran
dan sebagai nya, yang di angap juga terlalu bebas, perempuan pemarah yang
menangapi tuduhan ini melepar nya pada Pemerintah, sebagai pegawas dalam hal
ini, dan tidak ada rancangan sesytem buatan nya seperti itu menghalakan
perhjudian dan melakukan penjualan manusia tersebut, dan sebagai porno graphi di
Internet itu, masalah yang samacam itu adalah Amerika Serikat pemelik Internet
itu sendiri pelaku nya, dan jelas seluruh Media yang terlibat dengan Amerika
Serikat pasti tidak ada yang beres nya. Lihat saja media TV Jakarta yang
menjadi tunggan mereka Amerika Serikat itu, dan wajar rasa jika Persatuan Tanah
Melayu ini kadang membloker TV Jakarta tersebut. Saat persatuan Tanah Melayu
menuduhkan Media TV Jakarta kusus nya Kompas TV dan TV ONE, Metro TV yang di
tuduh mengalih perhatian public saja, yang membuat berita tidak penting, ya itu
berita kasus Mirna di bunuh tersebut, media tv Jakarta malah mengatakan ikut
Sesytem, dan sejak kapan Media Jakarta ikut mendaftarkan diri dengan Pemerintah
Tanah Melayu Sumatera dan Kalimantan jika itu mereka ikut Sesytem, dan memang
media Jakarta mengikuti sesytem yang di buat tanpa mendaftarkan diri mereka
dengan pemerintah Sumatera dan Kalimantan, yang di minta oleh pemerintah pusat
untuk bertangung jawab mengawasi nya, dan pemerintah Jakarta yang juga
melakukan pembebiayaran terhadap semua tidakan maka media ini, baik yang di
tanah Melayu atau Jakarta. Di Tanah Melayu bahkan sampai Negara Malasyia, Trans
7, Trans TV, RCTI dan Global TV, yang kadang di Bloker di lacak tersebut yang
memutar Film Amerika Serikat, yang di angap proganda, bukan saja aksi kekerasan
dan menjagari penonton nya berbuat jahat, jadi mafia dan sebagai nya, bukan
membela Rusia atau Timor Tengah dan Maxsico, lihatlah film buatan Amerika
Serikat, yang jadi tokoh penjahat nya teroris nya Adalah Rusia, Arab dan
masalah Narkoba nya sudah pasti Maxsico dan Kuba, lihat propokganda kebencian
tersebut, yang mengalang dukungan untuk melakukan perang tersebut, proganda ini
justru lebih berbahaya dari pada adekan sex, karena bisa membawaa petaka perang
dunia 3 terjadi, atau bisa memprokasi pembentukan mafia kelas kakap jualan
senjata gelap dan berbagai lain nya lagi, memang tidak semua film Amerika
seperti itu, dan hendak nya pihak media TV yang menayangkan jurus lama ini
melihat nya terlebih dahulu, pantas apa tidak di tayangkan. Dan perlu di
ketahui juga, dari Mei Tahun 2015 Persatuan Tanah Melayu dan banyak lagi
ormas-oemas Tanah Melayu juga di Kantor Berita Kanada Tanah Melayu bersama
Wanita pemarah tersebut memrenovasi sesytem yang ada, dan memperbaharui nya lagi,
pembicara dengan pihak Amerika Serikat pun di lakukan, agara media Internet di
Tanah Melayu tidak melakukan perjudian, Film Porno dan bentuk makar lain nya,
yang di angap halal oleh Amerika Serikat namun justru kejahatan di Tanah
Melayu, kesepakatan baru pun sudah di lakukan, pihak Internet sendiri sekarang
di serahkan pada Cina oleh pembesar Tanah Melayu, yang jelas Maxsthon Brwosing,
dan perang Maxsthon dengan Amerika Serikat, belum lagi rencanan Cina dan Jepang
untuk mendirikan Internet sendiri yang terlepas dari Amerika Serikat juga di
lakukan, perudingan itu juga bukan saja di lakukan di Tanah Melayu, tapi juga
Asia Besar, dan semenajung Asia Kecil pada awal tahun 2016 lalu, yang banyak di
bicarakan Internet dan media Amerika Serikat, sara kepentingan Amerika Serikat,
kusus nya dalam pemberitan nya, dan semua orang tahu, yang ingin perang dengan
Korea Utara, bukan Korea Utara dengan Korea Selatan, melainkan Amerika Serikat
VS Korea Utara yang menjadikan Korea Selatan kambing hitam nya, belakangan Jepang
juga di ikutkan, dan maka dari itu niat untuk membentuk Internet lepas dari
Amerika itu ada, agar tidak ada lagi provokasi perang tersebur. Dan pertengah
tahun 2016 beberapa Industri media Tanah Melayu juga mau memberikan dana untuk
pembentukan Internet tersenbut, namun biaya yang di katakana pihak Jepang yang
belum bisa mencukupi, dan uasaha lain terus di tempuh, dan pada tahun 2016 juga
pembentukan media TV Baru oleh kawan-kawan di Tanah Melayu meningkat, dengan di
buka nya oleh pemerintah Tanah Melayu Kalimantan TV Tabalong, TV Resmi pemerintah Tanah
Melayu, yang bertitik tumpu menjaga masyarakat, yang bertitik pada media Berita
TV dan media music Rock, penerbitan Jurnal baru berkembang juga di tanah
melayu, meski sang diriktur pelaksana wanita pemarah masih bersengkita sedikit,
yang mana sengketa terahir tuntutan persatuan Tanah Melayu, agar Kanada TV
melepaskan kerja sama dengan media TV Jakarta, dan menurut kontrak yang di
tanda tanggan oleh wanita pemarah dengan media TV Jakarta, kontrak nya dengan
media TV Jakarta berlangsung hingga pada Agustus 2017 nanti, dan kata nya media
Jakarta tak akan di libatkan lagi dalam sesytem baru yang masih di rancang
bersama tersebut, dan pembangunan Industri media baru juga di Tanah Melayu,
yang di ikuti banyak Bank Islam tersebut dalam pemdana nya, dan untuk saat
Persatuan Tanah Melayu Asean sudah menuntup Industri media TV Tanah Melayu
sabanyak 5 media yang di angap prokasi pro Amerika Serikat, bahkan yang
baru-baru ini beberapa media terlibat kembali Pro Amerika Serikat yang di angap
persatuan Tanah Melayu dan Koalisi dagang Asean membuat kericuhan di Selat
Melaka, povrokasi perang Korea oleh Amerika Serikat yang memngangu Selat
Malaka, Natuna dan laut Cina Selatan, Malasyia dan Sabah Federasi menuntup 2
media yang memprokasi perang ini di Tanah Melayu, namun untuk Tanah Melayu
Sumatera belum ada yang melakukan nya lagi. Dan untuk saat ini saja dulu
Imformasi yang kami bisa berikan, dan Imformasi baru masih dalam penulisan,
yang jelas dalam edesi baru kira nya akan di bahas pelepasan kerjasama media
Tanah Melayu dengan Media TV Jakarta Pro Amerika Serikat yang akan di
laksanakan pada tahun 2017, namun itu hanya kemungkinan karena rencana bisa
berubah.
Dan mungkin sekian dulu imformasi yang saya bisa
berikan pada anda para pembaca. Dan kita bertemu lagi di lain epesodi tulisa
saya yang baru nanti.
Terima kasih telah membaca nya semoga berguna untuk
anda.
Mohon maaf bila ada kekeliruan dalam tulisan saya di
atas.
FROG GOZILLA
Ketua Organisasi Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88
Tanjung Tabalong yang bergerak memajukan pendidikan di Banjarmasin Aceh dan
Indonesia.
Organisasi ini juga sangat aktiv di industri musik
Rock Endergrond,
Dan berjuang untuk membangun perintahan ustmaniyah
yang baru,
Simbol Organisasi
Avril Lavigne






