Translate

Selasa, 21 Juni 2016

Sejarah Perjalanan Avril fans Fender Banjarmasin-Aceh



Sejarah Perjalanan Avril fans Fender Banjarmasin-Aceh

WELCOME BLOGGER FROG GOZILLA
Terima kasih pada anda para pembaca yang sudah mau melungkan waktu berharga anda hanya untuk membaca tulisan saya 


Pendahuluan

Avril fans fender Banjarmasin Aceh, redaksi repoter junalis kantor berita Canada Banjarmasin


Tulisan ini dapat saya pertanggung jawabakan kebenaran nya, penulisan ini juga di setujui semua tokoh yang terlibat dalam organisasi Avril fans fender Banjarmasin Aceh.

Tulisan ini di terbikan menjadi buku pada tanggal 16 febuari 2016 lalu, dan di cetak oleh kantor berita Canada Banjarmasin.

Tulisan ini juga membahas bangai mana cara nya untuk mendirikan industri musik dan media berita hingga hiburan, dan tulisan ini juga membahas cara-cara baru untuk membuat iklan pruduksi, cara menulis lagu, membuat musik Intromen, dan memuat bahasan politik ekonomi pemerintah.

Tulisan ini juga membahas masalah perdangan dan glonalisasi Asean, pasar fashion musik Asean, Koalisi dagang Asean, dan medirikan bermacam-macam Industri.

Dan tulisan ini membahas pajang lebar berdiri nya organisasi Avril fans Fender Banjarmasin dan Aceh, hingga sejarah pendirian nya kantor berita Kanada di Asean ini. 



Tulisan ini juga membahas kehidupan masyarakat keseharian kita, dan dengan konflik perjuangan bersaing untuk berjuang.
Tulisan ini juga membahas masalah percinta antara saya dan Rahmahwati, orang yang menjadi ujung tombak nya dalam mengelola Avril fans fender Banjarmasin.
Dan semua nama angota Avril fans Fender Banjarmasin, memang sengaja tidak di jantukan, karena itu permintan mereka, dan juga sengaja nama perusahan industri tidak di jantukan nama nya, dan begitu juga judul flim dan karton hingga alabum sengaja di rahasikan, karenan itu permintan dari Angota Avrila fans Fender Canada Iran. 

Sejarah Didirikanya Avril fans Fender Banjarmasin-Aceh

Avril fans fender Banjarmasin Aceh

Mungkin terdengar akrap di telinga anda pembaca nama Avril fans fender Banjarmasin dan Aceh, atau sebalik nya tidak tahu dan tidak pernah mendengar nama Avril fans fender Aceh Banjarmasin.
Di dunia maya kusus nya di Twiiter dan Facebook banyak orang yang penasaran dengan Avril fans fender Banjarmasin dan Aceh, dan bisa juga tidak percaya bahwa mereka itu benar-benar saja, oleh sebab hanya memakai akun milik saya yang bernama @frog_gozilla dan Vrog Gozilla saja, tapi disini saya akan beritahukan anda siapa mereka ini agar tidak ragu dan juga tahu kenapa Avril fans Fender ini di bentuk.
Avril fans fender Banjarmasin Aceh, Atau panjang nya adalah, Avril Lavigne fans, Fender Telecaster Serikat Asean, adalah sebuah oranganisasi dari para anak muda Asia Tengara yang di bentuk di Banjarmasin beberapa tahun lalu, dan Avril fans Fender ini dulu adalah bukan organisasi tapi sebuah komonitas anak kuala kapuan yang bermain speda BMX, dan nama Awal kamonitas ini adalah Caltex Bersudara, dan Ganti menjadi Densos88, namun kami akhir terpisah-pisah tinggal selama beberapa tahun, dan bertemu lagi di Banjarmasin, dan sepakat menghidupkan kembali Densos88, namun bukan lagi Komonitas tapi sebuah Band Rock Endergrons, tapi dalam perjalanan kami, sejarah kelam terjadi yang membawa kami pada tingkat kejahatan luar biasa di Banjarmasin, hingga memakan korban jiwa, dan saling bunuh, dan tragedi paling mengerikan terjadi setelah Fevistifal Djarum Rock Banjarmasin, yaitu pertikaan kami dengan sebuah kelompok motor Bandung Bregaeat, dan Tengkorak Putih, yang sama rugi karena sama-sama angota mati terbunuh, dan akhir nya kami di buburkan Polda Banjarmasin, dan kami di penjara, dan setelah dalam penjara kami bertemu dengan kawan lama, dan sepakat keluar membentuk ulang Band musik, namu akhir sama terlibat kejahatan lagi, hingga lintas Sumatera, dan tertangkap lagi, namun setelah ini kami semua berubah dan menjadi hingga sekarang ini, yaitu sebuah Organisasi pendidikan dan sosial, ini didirikan untuk membayar semua kesalahan kami dulu, namun berjalan nya waktu kami tidak mengira menjadi seperti sekarang ini, singkat kami masih tidak percaya bahwa kami mampu melakukan apa yang tidak mungkin bisa kami lakukan, di luar nalar, itu karena disibakan banyak 
nya orang menjadi angota Avril fans fender.



Saya dan kawan-kawan masih belum ada Rahmahwati, Alternativ Rock Comnty
Dalam kesepakatan penuliisan ini, memang di sengaja menulis sejarah nya secara singkat saja, karena kami juga malu menceritakan apa hal kelam yang pernah terjadi, hanya memberikan gambaran anda saja pembaca terhadap bagaimana Avril fans Fender ini.
Sebelum Avril fans fender Nama nya adalah, Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88 Tanjung Tabalong, yang bergerak untuk memajukan pendidikan Kalimantan Selatan, dan membantu bencanan alam, serta gerkan sosial lain nya, namun setelah masuk seorang wanita bernama Rahmah Wati di organisasi kami, entah kenapa orang-orang lebih suku menyebut kami Avril fans fender, dari pada Alternativ Rock Comnty.

Nama Alternativ Rock Comny, bukan saja nama organisasi kami tapi Bank kami juga, namun kami dulu selalu di panggil Avril fans Fender, padahal tidak ada sedikit pun kami inggin bernama Avril fans fender, sanking penasaran nya kami terhadap julukan kami sendiri, maka kami bertanya dengan orang-orang yang menjuluki kami itu, mengapa mereka kami di gelari itu, oh ternyata dandanan Rahmawit Vokalis dan Gitaris kami ini merip dengan Avril Lavigne, dan Gitar Saya dan Rahmawati juga sama dengan dengan gitar yang di pakai Avril Lavigne yaitu gitar fender telecaster Clasik buatan Mixsico dan Yamaha Japang, dan tulisan lagu kami juga hampir sama dengan lagu yang di tulis oleh Avril Lavigne, dan kami juga sereng bermain musik Intromen, nah karena itu lah banyak kawan-kawan dari Serikat Fender Telekaster Banjarmasin bergabung dengan kami, tapi saat itu kami masih belum mengklaim diri sebagai Avril fans fender.

Rahmahwati pertama bergabung kami,

Kalau masalah selera dalam bermusik saya dan kawan-kawan sepakat kami adalah, Alternativ Rock, Rock Endergron, Metal Rock, HardRock, Punk Rock, Rage, HipRock, Rock Tegno, Blues Rock, Clasik Rock, Hapy Metal Rock, HarcordRock, dan Pop Rock, dan aliran musik ini sama dengan aliran musik nya Avril Lavigne, tapi jika kami di tanya siapa artis Musik yang kami Idolakan, kalau kesepakan kami bersama adalah, Rage Againts The Machine, Likin Park, Lamp Of God, Drowing Pool, 311 Guitar, Avril Lavigne, dan Limb Bizkit, untuk Indonesia, Saint Laco Projek E,A,R, Kobe, dan Pas Band.
Tapi jika selera saya sendiri, saya lebih cendrong nya ke Rock Endergrons dan Alternativ Rock, seprti Linkin Park, Limb Bazkit, Lamp Of God, Rage Against The Machine, Avri Lavigne dan 311 Guitar. jujur saya ini orang yang keras sama dengan musik saya musik keras, dan saya juga orang yang blak-blakan tidak suka basa basi, namun di antara kami ber 7, 3 di antara nya adalah kawan dari kecil, dan dua nya lagi kawan di dalam penjara dan 1 nya lagi kami temukan di Banjarbaru dan orang itu adalah Rahmawati, saya atau kawan-kawan tidak menyangka bahwa Rahmawati ini adalah seorang musisi Rock handal pertama bertemu, dan sertiap bertemu juga kami selalu acuh dan jual mahal, Rahamati terlihat wanita anak mami yang cengeng sangat bukan Avril Lavigne, namun kami semua nya terkejut setelah dia keluar dan berjalan membawa Gitar Listrik, dalam hati bertanya, apa yang inggin di buat wanita lugu itu dengan gitar listrik, eh ternyata saat Acara Rock Musik di depan kantor berita TVRI Banjarmasin, dia bermain musik Gitar Solo, dengan Intromen Efek Pedal Wah-wah, Fuzz, Clean, Distorsi dan Overdriv dengan Gitar fender persis Avril Lavigne, kami semua nya merasa malu, karena sering mengejek nya saat bertemu di jalan, dan 

Saya dan Kawan-kawan sebelum ada Rahmahwati
Ini saya dan kawan-kawan sebelum ada Rahmawati, dan setelah konser musik Rock ini turun dari panggung langusng berke;lahi

Konser Rock Endergrons di dipan kantot bertita TVRI Banjarmasin
setelah malam itu saya dan kawan-kawan sepakat berkujung ke rumah nya di Banjarbaru dekat Universitas Lambung Mangkurat, memang pertama dia menolak nya, menyuruh ayah nya mengusir kami, namun kami ngotot dan tidak mau pulang apa pun yang akan terjadi, dan dia akhir nya lemah juga, maka saya dan kawan-kawan pun minta maaf karena telah mengejek nya, kami pun di suruh nya masuk ke dalam rumah nya, dan juga masuk ke kamar nya, pertama takut langsung di ajak masuk kamar, tidak enak dengan ayah nya, namu ternyata ayah nya baik orang nya, dan dia pun juga ternyata musisi dan gitaris, kami pun juga di ajari ayah nya juga masalah musik, wah di kamar nya ternyata studio musik bukan kamar tidur, dan kami sepakat bergabung, dengan formasi band Rahmawati dan saya adalah gitaris dan Vokal, dan ayah nya juga mendukung kami, dan selalu menbantu, bahkan ayah nya tidak segan membatu bayar uang pendaftaran untuk ikut fistival musik Banjarmasin.




Ayah nya Rahmahwati, di rumah saya 
Terus terang setelah mengenal rahmawati, ternyata dia juga bukan seperti Avril Lavigne, dia lebih galak dari pada Avril Lavigne, dia wanita bicara kasar dan blak-blakan, dia tidak takut dengan lelaki, dia juga bisa memukul laki-laki hingga berdarah kepala nya, dan jangan coba mengejek nya kalau tidak mau di pukul nya, tubuh nya juga banyak tato seperti saya, dandanan nya punk ini membuat siapa saja jatuh cinta, bahkan kami dengan kawan-kawan juga jatuh cinta pada nya pembaca.
Rahmahwati telah merubah gaya bermusik kami menjadi lebih metal dan Endergrons, suara nya yang parau serak itu pas dengan musik kami yang juga keras, yang kami tidak pernah juara 1 dalam ajang musik, setelah dia jadi angota kami, mendadak menjadi juara satu dan buat heboh dunia musik Rock Banjarmasin, udangan radio-radio pun langsung berdatangan, tidak pernah kami menduga nya, dan juga tidak lepas dari dukungan besar ayah nya, dan ayah juga lah yang menbantu menulis lagu itu, mungkin jika tidak di bantu ayah nya, kami tidak bisa menulis lagu itu pembaca.
Setelah Rhamahwati Bergabung kami, dan kami di depan toko milih ayah nya

Walau kami ini adalah pumusik Rock bertato, dan beranting, tapi kami tetap bersekolah, kami tidak peduli dengan guru sekolah yang marah saat itu, di suruh pulang juga kami tidak akan pulang, dan sampai di keluarkan dari sekolah juga kami tetap datang kesolah itu masuk seperti biasa, walau kami ini tidak naik juga sekolah nya tetap juga terus hadir kesokolah itu, dan sampai kepala sekolah itu bosan sudah menegur kami, dan dibiarkan nya saja kami seperti itu, dan dari saat itu juga kami dan kawan-kawan merubah cara pikir dinas pendidikan Banjarmasin, yang tidak lagi memberhentikan anak-anak nakal, malah mendidik keras anak yang nakal, karena yang nakal itu yang harus dididik bukan yang pintar dan berpaikan rapi kata bupati Banjarmasin Khairul Saleh saat itu.
Singkat kata, dalam perjalan waktu saya benar-benar jatuh cinta pada Rahmawati, mungkin karena umur juga saya sudah menjadi pemuda saat itu, dan dengan berani tanpa ragu sedikit pun tidak takut di tolak dan malu, saya mengatakan nya pada nya, wak muka nya langsung berubah merah, kawan-kawan juga langsung tertawa hingga sampai sedikit lagi terkecing-kecing di jelana, tidak percaya bahwa saya 

Rahmahwati saat kami bersama anak vespa dulu sekali foto ini

mengucapkan nya hari itu, ayah nya datang saya juga mengatakan, pak saya inggin menikahi anak bapak bangai mana, ayah nya langsung diam dan menyalakan rokok, lalu berkata, apa yang kau bicarakan, ulangi, saya inggin menikahi anak bapak, eh sama juga di ketawi nya, anak macam kami mau menikahi Rahamahwati anak ku, apakah kamu sangum hidup dengan kalakuan nya kasar itu, saya orang tau nya saja kadang benci pada nya, karena membatah, ah sudahlah, saya tidak mau mau menghalangi mu, jika dia mau saya juga mau kata ayah nya, tapi saya di tolak Rahamahwati, dan hingga saat ini saya pun juga masih di tolak nya, dan alasan nya masih inggin sendiri belum mau menikah dengan siapan pun, dan kamu adalah kawan saya, tapi walau begitu saya bukan wanita seprti kebanyakan yang menolak cinta dari laki-laki sahabat sendiri, tapi mungkin saja juga saya menirima nya nanti, dan besi juga besok, tapi untuk sekarang ini belum ada pikiran saya untuk menikah, bukan juga karena kamu penjahat, dan juga tidak juga saya inggin menjadi wanita bujang tua, hari ini besok dan sekarang ini mungkin bisa, bisa apa kata saya? cinta pada mu, dan saya tahu bahwa ada 2 orang laki-laki sekarang mencintai saya, dan laki-laki itu ada 

di sini kedua, dan menyasikan apa yang terjadi sekarang, siapa dia? tanya saya, dia adalah Basis kita, wah saya terkejut tenyata ada oarang yang lebih dulu mengatakan cinta dari saya namun dia juga menolak nya, tapi yang gila nya lagi Rahmahwati terus bicara, saya menolak kamu juga bukan takut melukai hati yang lain nya termasuk basis kita, mengigak saya orang super tega, dan saya juga bisa malam ini memilih di antara kalian berdua, tapi saya tidak melakukan nya, bukan takut kalian berkelahi dan Band kita pebcah, saya yakin kalian berdua ada laki-laki sejati, hanya karena menyintai sahabat nya lalu berkelahi apa lagi main bunuh, tapi sudah saya katakan saya belum beniat menikah untuk saat ini kata nya pembaca.




Saya dan Aban, basis dan juga bisa jadi gitaris kami, sebelum mengatakan cinta pada Rahmahwati

Jujur saja pembaca, saya ini sudah hampir 50 kali mengajak nya menikah sampai saat ini, belum jaga mau, begitu juga sahabat saya dari kecil juga belum di terima nya, dan kami berdua sepakat, siapa pun yang akan di terima tidak akan berkelahi, dan memberikan doa restu kami, dan kami juga bukan laki-laki yang memaksakan cinta nya, karena bukan cinta nama nya, jika memamaksa seorang wanita hidup dengan kita yamng jelas sudah wanita itu tidak, yang ada itu menyakiti wanita yang di cintai, cinta kami adalah melihat orang yang kami cinta bahagia walau pun itu menyakitkan bagi kami, dan dalam perasan kami juga tergambar, bahwa cinta yang indah itu tidak pernah memilik cinta wanita yang kita cintai itu, layak nya flim Titanik, yang akhir cerita nya, Jack meniggal karena kedinginan dan wanita iotu hidup, dan berkata nama nya laki-laki yang mincinta nya pun dia tidak tahu, dan penonton pun belinang air mata di buat nya, atau seperti romeo dan juleat, begituh lah gambaran nya, karena semakin di tolak, maka kami semakin inggin, dan semakin berbahaya maka juga semakit rame dan menatang buat kami, dan jika kami di terima nya nanti, maka kami banga sekali, telalh berhasi menaklukan hati wanita yang super hebat, tidak seprti wenita kebanyakan dan murahan, atau cerita senetron gila buatan media Tv Jakarta,  di hujung maut hidup ini menjadi lebih hidup dan berarti, 


dan kami suka rasa ini, semuga tuhan jangan mengabil rasa ini, dan kami berdoa semuga saja tuhan memberikan kami tantangan yang lebih besar dari ini, dan juga menjadikan Rahmahwati super kejam terhadap kami, dan buat dia semakinkeras menolak nya, dan tihan tolong tamabahkan laki-laki yang mencinta nya, buat lah kami banyak saingan dan berjuang lebih keras lagi untuk Rahmawati wanita yang kami Cintai itu, hal yang paling menyakikan jika tuhan mengabil rasa cinta ini, dan membuat kami berhenti berjuang, kami tidak inggin berhenti berjuang, dan kami minta tuhan buan lah kami berjuang selama mungkin, atau kami mati sama dengan cerita flim Titanik itu, mungkin kami sudah gila, tapi ini asik dan indah, belum ada laki-laki dan wanita yang pernah ingin seprti kami, dan kami juga tidak mau seprti mereka, kami orang berbeda dah hebat, berjuang dan berjuang itu adalah kami, seboyan Pasukan GAM Aceh, hidup mulia atau mati terhormat di medan perang, itu kestria, dan gladiator sejati pembaca.
Aban Basis dan bisa jadi gitaris juga,


Tapi juga seolah Rahmawati itu terus memberikan kami berdua harapan, terlihat jelas dari, pernyataan nya itu, dan jika memamang tidak mencinta saya atau sahabat saya, maka mungkin saja dia dengan laki-laki lain, kami juga menyaurakan nya untuk mencari teman hidup nya laki-laki lain, mungkin saja dia takut nanti jika dia dengan laki-laki lain itu, saya dan sahabat saya membunuh nya, dan kami berdua kata sudah dengan Rahmawati dengan bersumpah dengan Al-Qur'an bahwa kami tidak ankan berbuat macam itu dan malah akan mendukung nya dan membantu nya, tapi juga dia tidak melakukan kan, seolah juga kami akan hidup bersama bertiga langsung terdengar gila ini, tapi mungkin terjadi, semuga tuhan tidak mengabul kan nya, karena itu di laur kehidupan normal, tingkah laku Rahmaheati yang kian hari kian membuat penasaran dan tatangan ini semuga saja terus berlanjut untuk selama nya, kami menyukai nya Tuhan, kami berjuang untuk nya.
Entahlah pembaca, apa yang terjadi di antara kami ini, namun ini asik sekali, saya akan terus menungunya Rahmahwati sampai kapan pun, bahkan jika saya nanti menikah dengan wanita lain, lalu Rahmahwati menjawab cinta saya ini, demi tuhan saya akan meningal kan istri saya itu,  bahkan jika saya menikah sudah lama pun dan punyak anak sudah, saya akan meningalkan nya, walau Rahmahwati sudah menjadi nenek-nenek pun saya tetap mencintai nya, karena cinta saya pada nya tidak seperti sabun mandi makin lama makin hilang wangginya itu kata lagu danggdut, namun sama dengan yang saya rasakan ini, saya akan menungu sungguh saya jatuh Cinta kepada nya.
Jujur saja, waktu hari pertama saya mengatakan Cinta pada nya, itu di laur dugaan, karena saya dulu tidak pernah berpikir bahwa dia adalah wanita yang saya cari, mungkin dulu saya di hadapan nya selalu memuji Avril Lavigne, dan berkata, tidak ada wanita yang saya cinta di dunia ini selain Avril Lavigne wanita Rocker asal Kanada itu, tidak lah ada wanita yang membuat hati saya luluh lantak kalau bukan wanita hebat seprti Avril Lavigne si Rocker itu, dan saya berpikir apakah Rahmahwati ini berdandan ala Avril Lavigne ini untuk saya, apakah dia mencinta saya, dan malu mengatakan nya dan berharap saya mengerti dengan apa yang dia tunjukan pada saya, tapi langsung saya tanya kan pada nya, apakah kamu berdadandan ala Avril Lavigne ini untuk saya, jawaban tidak di duga sama sakali, bisa di katakan yan dan juga tidak, tapi saya melakukan nya untuk mu kata Rahmawati, saya mengira pasti megelak atau mengatakan saya kepedian mengagap dia jatuh cinta pada saya, tapi saya juga berpikir apa kah dia hanya bercanda, atau main-main saja, bisa jadi jua dia berdadandan seprti Avril Lavigne itu memang untuk saya, tapi bukan berati dia mencinta saya dan berharap saya mengatakan cinta itu pada, dia melakukan itu tidak bermaksut apa-apa cuma supaya saya suka saja pada nya sebagai seorang teman, tapi jika di pikirkan mendalam lagi pasti akan lahir angapan, dia mencinta saya, dan berharap saya mengatakan cinta itu pada nya, terlihat jelas dari tingkah laku nya, aduh wanita ini bukan main dengan apa yang di buat nya, langsung saya keluar dari studio dan minum sebotol anggur, dan Rahmawati pun juga mendatangi saya, ikut minum anggur saya, maka bertambah lah sudah kami berdua gila, bahkan lepas kontrol sama sekali, namun seberapa parah banyak nya saya minum alkohol atau menelan Narkoba, saya masih inggat dengan tuhan dan dengan nya Rahmahwati, walau pun dia mengajak saya bercinta di saat saya teler saya menolak nya, karena saya sadar dia telah membuk berat, dan jika benar dia mengatakan itu walau tidak mambuk berat pun saya menolak nya, karena saya mencintai bukan karena kemolekan tubuhan nya, bagus nya body nya, tapi saya mencintai karena sayang pada nya dan tidak inggin sesuatu terjadi pada nya, saya juga hanya inggin melidungi nya dan 
memberikan apa yang dia ingin saja, singakat nya saya jadi pahlawan dalam hidup nya dan terus menjaga nya, bahkan saya walau bukan Rahmahwati pun mengajak saya bercinta saya, wanita lain, saya juga akan menolak nya, dan bukan berati saya kelain jiwa atau banci, tapi saya laki-laki sejati dan bukan laki-laki murahan, saya laki-laki terhormat, biyar penajaht begini tapi saya adalah pahlawan bagi wanita mana saja, bahkan nenek sekali pun, Saya adalah Robinhon nya Banjarmasin, merampok para koruptor lalu membagi pada orang miskin yang sangat butuh bamntuan dan uluran tangan kita, dan maka dara itu Rahmahwati atau ayah nya tidak pernah ragu dengan saja, walau pun saya tidur di samping nya, tidak pernah ada niat sidikit pun untuk melakukan perbuatan hina dan tidak senunuh itu, malah-malah saya hancur sendiri, jika melihat posisi tidur nya Rahmahwati yang posisi nya yang kurang pantas untuk 
saya lihat, dan saya akan ambilkan selimut untuk menutupi posisi itu, lalu lanjut tidur, maka juga dari itu kemana saja kami tour musik, dan keluar Kalimatan Sekali pun Ayah Rahmahwati itu tidak pernah ragu melepas nya, dan percaya penuh pada nya bahwa kami sebagai sahabat nya tidak akan berlaku tidak senunuh, tapi kami sahabat nya akan melidungi dari penjahatan mana pun yang datang untuk mengagu nya, Saya dan Rahmahwati itu sama dengan Avril Lavigne dengan Evan Taufani gitaris nya, yang bersahabat terus juga saling mencintai dan melidungi sesama terhadap siapa saja yang ingin berniat jahat pada mereka, tapi juga bisa di katakan kami lebih dari Avril Lavigne dan Evan Taufani itu.

Avril lavigne dan Evan Taufani
Entah lah pembaca, bisa juga mungkin saya saja yang berpikir terlalu jauh terhadap Rahmahwati itu, karena jujur saja saya tidak karuan dibuat nya, setiap hari dan kapan pun, bayangan nya tidak mau hilang, ada terus, gelisah resah rasa nya, seprti di desak ada juga, merasa seperti saya sudah mati, dan tidak bisa berbuat apa ada juga, ah sudah lah kita kembali fokus ke inti tulisan ini, dan tadi hanya sengenap cerita indah kami saja, dan kira pembaca memahami nya.
Dalam perjalanan karir Avril fans fender ini memang penuh hal yang tidak pernah kami semua nya menduga, karena semua terasa sudah di atur tuhan saja, walau pun memang tuhan itu tidak mengatur nya sama sakil, juga tidak bisa di katakan kebetulan tapi kerja keras, karena tidak mungkin kebetulan setiap hari terjadi terus.

Kami saat Festival Djarum Rock Banjarmasin

Dalam menang nya kami dalam festival musik Rock Djarum Banjarmasin, telah mendongkrak pamor band kami semua nya, walau kami baru menulis 2 lagu saja awal nya, dan dua lagu itu juga sangat berutung juga dapat di tulis, mengigat kami ini juga ada kesibukan lain juga di laur dunia musik, dan juga jika kami tidak bekerja bagaimana kami bisa dapat uang untuk kebutuhan hidup kami sendiri, dan kami juga bermacam propesi kerjan yang kami lakukan, dari jadi tukang jaga toko hingga operator alat berat untuk Tambang batu Bara, Rahmahwati sendiri juga di membantu ayah nya di toko baju, saya bermacam propesi dari supir bus hingga membawa truk mengangkut matrial bangunan seperti pasir dan bantu, bahkan mencari tambahan bisa jadi tukang ojek, belum lagi mengurus perpustakan tempat kami berkegiatan sosial, namun  kami masih belum ganti nama Organisasi kami dan nama Band kami dengan Avril fans fender.
Hanya orang munafik saja yang tidak jujur bicara nya, saya dan kawan-kawan memang ingin jadi artis band Rock papan atas, dan juga bisa di katakan mencari sensasi dan pamor, tapi kami tidak mengka kami berhasil sejauh ini, dan tidak pernah terpikir sama sekali kami menjadi sebuah Industri Media Musik Rock dan Berita, hingga bekerja sama dengan Pemerintah Daerah, dan membangun kantor berita Canada, atas kesepakatan bersama, dulu saya tidak berpikir bahwa Musik Rock akan menjadi penopang kehidupan saya dan kawan-kawan semua, mungkin bisa di katakan dulu, kami menikah bubar dan mencari pehinghidupan masing-masing, karena kami dulu menggap musik itu hanya lah tempat menyalurkan hobi saja, di tambah mencari pamor dan sensasi saja, maklum kami masi muda, dan saat berapi nya, dan kami dulu selalu merindukan tampil di atas bangung Musik Rock Endergron dan melakukan turing, hinga yang kami rindukan juga adalah sorkatan para penonton kami, memang kami tidak terkenal se Indonesia Apa lagi Se Asean.

Saya pakai jaket di samping Rahmahwati, kami di waktu di Sumatera

Jalan yang kami tempuh memanglah sangat singkat, tapi penuh arti, suka duka di jalani bersama, dan pergaulan makin meluas ini lah juga yang membawa kami sampai ke Sumatera, dalam sebuak kelompok Anak Punk di dunia ini, apa yang kami laukan itu adalah hal biasa, karena Anak Punk itu tidak ada beda nya dengan anak vespa yang berjalan kemana saja ke nusantara ini, di perjalanan itu juga kami sambil bekerja, dari membuat tato, sablon dan penjualan Fasihon lain, hingga di Sumatera kami bertemu dengan mantan Pasukan GAM Aceh, saya tidak menyaka jua, bahwa Mantan 
Pasukan GAM Aceh itu ternyata adalah teman dari Ayah angkat saya yang bernama Tuanku Cut Cak Muhamaad Yasin, yang dulu melarikan diri dari kejaran TNI saat Konflik pecah di Aceh, mungkin pada tahun 1990 ke Atas, dan Muhammad Yasin itu di temukan ayah angkat saya di Jalan A Yani Banjarmasin, yang pada itu Ayah angkat saya melakukan pembunuhan di Warung Sari Laut, terhadap lawan mafia bandar Narkoba, atau inggin lengkap nya baca saja buku tulisan saya telah sudah terbit lebih dulu dari tulisan ini, yang berjudul Arsip Rahasia Ibnu Hajar, Arsip Rahasia GAM Aceh, dari edisis 1 hingga enam, di situ saya paparkan dengan jelas, Bangai mana kami ini terlibat dalam suatau kejahatan Besar, baik dari pembebasan Kalimantan saat itu, dan juga terlibat nya saya dan kawan-kawan dalam dunia perdaran Narkoba hingga lintas Malasyia, dan Meningal nya Muhammad Yasin di Palestina, bertempur melawan militer Amerika Serikat dan Israel, dan lanjut Ayah angkat saya meninggal dunia dengan cara di racuni minuman nya, dan kami sangat tahu kejahatan pemerintah Jakarta itu, terhadap pulau di luar pulua Jawa Dan Jakarta, maka dari itu kami juga bisa bergabung dengan Pemerintah Pusat, yang 
banyak sudah saya beri tahun kejahatan dan kecurangan yang Terjadi di Kalimantan, dan juga di atas tadi saya sudah katatan berdiri organisasi kami ini untuk membayar dosa kami yang dulu, dan kami selalu bergiatan sosial Pendidikan, dan kadang mengadakan konser musik untuk bantuan pendidikan di desa, desa yang terpencil, tapi di sini kita tidak membicarakan pajang lebar nya, masalah masa kelam kami dulu, namun kita bicara meniti karir Avril fans fender ini, dan penberitahuan pengetauan untuk anda pembaca, tetang dunia Media Masa dan Musik yang kami geluti ini, dan pembuatan-pembuatan Iklan, penulisan lagu, hingga sontrax flim dan iklan, hingga dunia wartawan repoter redaksi junalis media berita publik.
Kembali ke Inti nya, setelah kami bertemu dengan mantan Pasukan GAM Aceh itu, maka ada juga ternyata di Aceh, Komunitas Musik Bernama Avril Fans Fender Aceh, dan Mantan Pasukan GAM Aceh ini adalah Angota nya, nah melihat kami ini berdandan Rock Punk, dan kusus nya Rahmahwati yang sangat mirip dengan Avril Lavigne itu maka Avril fans fender Aceh, mengajak nya bergabung dalam ke angotan nya, meminta kami merubah nama organisasi kami Alternativ Rock Comnty ini Menjadi Avril fans fender Banjarmasin, dan sama saja, baik Avril fans Fender Aceh maupun Avril fans fender Banjarmasin, kedua nya punya fungsi nya sama ya itu wadah perkompulan para musisi Rock Punk, walau pun juga angota nya ada yang bukan dari Fans Avril Lavigne dan Gitaris dari Fender Telecaster, bahkan yang juga bukan pemusik juga ikut bergabung, tapi 70% dari semua Angota adalah Fans Avril Lavigne dan serikat Fender Telecaster.

Di luar dugaan dan tidak terencana sama sekali di benak kami, di Sumatera bertemu dengan sebuah Organisasi Sosial macam kami ini, hingga bergabung, namun di dalam saya dan kawan-kawan ke mana saja berjalan, yang selalu jadi mahnet orang-orang adalah Rahmahwati itu, karena dandanan nya persis sekali dengan Avril Lavigne, suara nya yang parau, tato di tubuh nya, dan sifat kasar nya itu, magnet bagi siapa saja yang melihat baik dari wanita atau laki-laki, dan juga kepintaran bicara nya, karenan dia orang berpendidikan tinggi, walau muda sudah bergelar Serjana Hukum, dan Serjana Ekonomi, namun walau dia itu sarjana hukum dan ekonomi, tapi terus condong nya ke musik, bukan ke apa yang gelar di sandang itu, namun juga pengetahuan hukum nya dan ekonomi itu kelat berguna untuk organisasi kami, dan berkat nya jua lah Industri musik dan media ini bisa berdiri, pengelolaan Ekonomi Indsutri sangat baik di tanggan nya, mampu terus menambah laba dari saldo simpan kahs di Bank, dan juga pintar menghindari Iflansi, dan bisa membendung juga menangkis serangan dari Indsutri saingan kami dengan baik, terah dan sangat tempat sakali.
Pembaca jika anda bertemu dengan saya dan Rahmahwati, anda tidak akan percaya bahwa dengan apa yang kami telah buat ini, walau pun dandanan kami Rock Punk, Asesoris metal dan tato, hnigga kami ini mantan penjahat, kami bukan orang bodoh dan tidak berpendidikan, di atas tadi sudah di katakan walau guru sekolah mengusir bahkan menguluarkan kami dari sekolah, kami tetap bersekolah, bahkan sahabat saya yang masuk penjara keluar ikut ujian paket hanya untuk menjadi serjana, dan itu di raih nya, maka nya juga kami sangat fokus dalam kegiatan sosial pendidikan ini.
Setelah kami menjadi angota Avril fans fender Aceh, kami baru tahu, ternyata uang yang di dapat dari Avril fans fender Aceh adalah hasil dari penyewaan panggung untuk ajang berbagai jenis musik, mereka Avril fans fender Aceh, adalah Industri sudah, dan cara kerja adalah berkawan, dan semua sama tidak bersatus yang pemimpin nya, dan hanya di bagi dengan membentuk Tim saja, misal nya, Tim tahta Cahaya yang mengurusi masalah cahaya saja, dan tim tata panggung, hanya mengurusi pangung saja, Tim dari konvoi pengakut dan bungkar pasang pangung, hanya mengurusi panggung saja, dan tidak ada perintah, semua nya berkerja sendiri sudah hapal dan tahu yang harus di lakukan masing-masing, dan yang membuat kami makin tertarik hingga kagum adalah, ke jujuran dalam pendapat uang, yang jauh terhidar dari korupsi, dan semua angota tahun nomor rekening kas mereka, tanpa bicara mereka mengabil uang nya lalu membeli kebutahan untuk pekerjan menbeli alat-alat keperluan, dan juga pembagian gajih rata dan adil, dan Avril fans fender Aceh itu, Angota nya bergerak bekerja sendiri-sendiri tanpa aturan dan pertemuan pembicaran terlibih dahulu, singkat nya Avril fans fender Aceh itu bekerja otomatis dengan sendiri saja pembaca.

Kru perakit panggung Avril fans fender Aceh

Kami bergabung dan bekerja bersama Avril fans fender Aceh, selama 2 bulan dan terus pulang lagi ke Kalimantan, dan kami belum merubah nya nama organisasi kami, tetap saja Alternativ Rock Comnty, kami di Banjarmasin bekerja seperti biasa nya saja, tidak ada perubahan sama sekali, walau pun kami sudah menimba Ilmu di Aceh, tapi walau begitu kami tidak bisa berdusta lagi pada diri kami, bahwa kami ini adalah pemusik, dan kami rindu panggung lagi, walau pun tidak ada harapan untuk menjadi artis terkenal, namun sudah tidak bisa lagi di dustakan kami semua itu adalah pemusik, dan juga Rahmahwati itu juga tidak bisa berdus lagi, selain pemusik dia itu adalah disaener Fahsion Rock Wanita, terbukti dari cara berdandan nya, dan selama saya bersama Rahmahwati, saya belum pernah melihat nya menbeli baju jadi, dan setiap kami ikut Festival musik juga kami tidak membali baju, tapi di beri oleh Rahmahwati, dia menjahit nya sendiri, dan juga menyabolan nya sendiri, dia pandai mengabar, bermacam motiv-motiv dari gambar Rock hingga bati kahas daeran, dia juga bisa mengaibrus, melukis, seprti mengair brus gitar motor hingga mobil, dan juga bisa membuat tato, sama seprti saya, dan kebisaan ini juga lah yang nanti membuat kami bersama berhasil mendirikan Industri Fashion terbesar di Kalimantan 
Ya itu Industri Fashion Avril fans Fender Banjarmasin, yang menjual baju buatan nya ke luar negeri, namun tidak semudah itu juga kami melakukan nya, dan sekali lagi di luar rencana, dan tak pernah terpikirkan, saya atau Rahmahwati tidak pernah berpikir menjual baju yang di jahit oleh Rahmahwati, dan baju itu hanya kami pakai untuk kami, begitu juga saya dan Rahmahwati tidak pernah berpikir untuk menjual gitar eltrik buatan kami, dan tidak juga pernah membuka servis kusus perbaikan gitar listrik, dan juga air brus, sependa motor dan mobil hingga sablon nya, hanya dari kawan-kawan saja biasa minta di buatkan, tapi kami juga kadang menolak nya kerana kami sudah afda kerjaan kami sendiri dan juga modal untuk melakukan itu tidak ada, karena butuh duit yang tidak sedikit untuk melkukan usaha itu, kawan-kawan yang memesan saja, kadang jika kawan-kawan mendesak dan ngototo juga minta buat kan, maka kami pun juga minta dia beli sendiri bahan baku untuk pembuatamn itu, dan kami hanya membuat nya saja, tidak pengadan dari matrial baku dari bahan pembuatan benda kebutahan pesanan itu, dan itu jua dengan waktu yang lama, karena hanya waktu luang saja kami bisa mengerjakan, bahkan waktu yang saya perlukan untuk menbuat sebuah gitar eltrik itu bisa 2 lama nya, karena proses yang sangat repot sakali masalah komponen listrik nya.

Proses saya dan Rahmahwati membuat gitrar fender

Tidak sangka dan tidak di duga, pagi-pagi ada yang mengetok pintu Rumah saya, bahkan saya menjawan nya siapa itu kata saya, saya cape mau tidur nanti saja bermu nya, karena kalau kawan-kawan saya tidak mengetok pintu ramah saya, melaikan langsung masuk, kerena semua teman-teman tahu di mana saya meletakan kunci rumah, paling juga biasa nya kalau pagi ada yang datang pasti sudah Rahmahwati membawa makan untuk sarapan, jika saya tidur juga masih di letakan nya di dalam kulkas, bisa juga biasa pagi-pagi datang Aban teman saya untuk tumpang tidur cape bekerja bawa truk, tapi pagi ini lain, yang mengetok pintu saya adalah Avril fans Fender Aceh, terkejut saya mendengar suara, hai frog buka pintu ini aku Ali Pasha, ketua Avril fans Fender Aceh, melek langsung mata yang mengantuk ini di buat nya, langsung saya suruh masuk saja, Ali datang sendirian saja, maka nya saya katakan, apakah saya ini mimpi, karena jarak Aceh dan Banjarmasin jauh, mau dia ke Banjarmasin, kalau hanya inggin berkujung tidak mungkin sendiri pasti berkawan, eh ternyata Ali menjawab, dia ada kerjan di Banjarmasin durasi waktu 2 minggu, dan saya juga tidak menyangka kapal yang membawa panggung yang bersandar di pelabuhan trisakti itu milik Avril fans Fender Aceh, karena dulu kan Avril fans Fender Aceh belum punya kapal dan banyak truk pembawa panggung, dan saya lihat juga panggung yang di bawa itu adalah Panggung standar musik dunia, yang di pakai artis terkenal dunia.

Ali Pasha Avril fans Fender Aceh
Dan Ali bercerita selama 2 tahun ini kata nya Avril fans fender Aceh banyak job sewa panggung, dan yang sekarang ini Avril fans fender Aceh, di Kontrak Industri musik Thailand, untuk Tour Keliling Indonesia, dan artis Yang memakai panggung milik Avril fans Fender Aceh itu adalah, Saint Loco, Projek E,R,A Asean, tidak di sangka dan di duka, Saint Loco Projek E,R,A Marabahaya Malasia, Singapura dan Tahiland bekerjasama dengan Avril fans fender Aceh, Ali kata nya akan tidur di hotel dengan kru nya selama berada di Banjarmasin, namun saya meminta Ali tidur dan tinggal di rumah saya saja, dan kru bisa tidur di tempat perpustakan milik pemerintah Banjarmasin yang kami kelola, Ali menolak nya, namun saya katakan, dari pada buang uang banyak, mendiding di sini saja, saya juga tinggal sediri saya, semejak ayah angkat saya meninggal dunia, kabar rumah juga ada 4 juga kosong, dan Ali bersedia, nah kedatangan Ali ini yang menjadi sejarah yang tak terlupakan di hidup saya dan kawan-kawan, karena dari sini lah kami, benar-benar bekerja di dunia musik dan media berita hingga periklan dan membangun Industri atas kerjasama Avril fans Fender Canada Indsutri musik Arista Records di Gearter Navanni Kanada, dan Industri musik yang dulu menjadi label Album Let Go nya Avril Lavigne.
Ali yang tinggal sementara waktu itu di rumah saya, melihat kertas-kertas dekat komputer berserakan terhambur di mana, lalu mendekat dan mengambil nya, dia baca dan dia tahu, kertas yang berserakatan itu adalah tulisan lagu beserta nada nya, dan sudah siapa di rekam, Ali bertanya kamu yang menulis lagu ini frog, saya katakan pada Ali, yang menulis lagu itu Rahmahwati, jika bukan Rahmahwati berati Aban sudah pasti itu, sudah jadi kebiasan mereka tidak merapikanyan lagi, dan saya juga begitu, saya juga hampir tidak pernah menyapu rumah ini, paling biasa nya yang menyapukan nya dan merapikan nya itu pasti sudah Rahmahwati orang nya, saya juga tidak pernah memasak, makan selalu membeli, dan jika ada yang memasak ada nasi lauk di atas meja itu bekas nya Rahmahwati yang memasak untuk saya, dan apa ada yang di kulkas seprti telor dan minuman berarkohol itu Rahmahwati dan Aban yang punya nya, karena Aban datang pasti membawa beberapa botol minuman berarkolol dia membilikan untuk saya dan kawan yang lain nya, saya juga jarang cuci baju sendiri, langsung kasih ke londry saja, jika ada yang mencucikan pakaian saya, juga pasti Rahmahwati orang nya, Ali terus bertanya mana orang si Rahmahwati dan Aban, paling jam geni bantu ayah nya di pasar jualan pakain, nanti tengahari pasti juga datang kesini bawa makan siang, jika saya tidak ada di rumah dia makan siang sendiri disini, mandi dan pergi lagi ke pasar, begitu lah siap hari nya, Rahmahwatii, Ali bisa datang kapan saja kerumah ini, tidak mengenal jam, enda malam enda siang, dan kadang saya bangun tidur langsung terkejut karena dia sudah ada tidur di dekat saya, itu biasa sudah, demi tuhan saya tidak pernah menyuh nya Ali, bahkan jika dia diam juga saya melakukan hal tidak senonoh itu saya tidak melakukan nya, mambuk kaya apa saja saya masih inggat tanya saja dia sendiri, bapak juga tahu itu maka nya diabiarkan, yang kalau orang mengira Rahmahawti itu istri saya, dan bapak nya itu mertua saya karena saking akrap nya bersama, karena kemana saya dengan nya 

terus, belum ada lagi saya keluar dan jalan membawa wanita lain selain Rahmawati, dan sebalik juga, saya sudah dari dulu mengajak nya menikah, tapi juga terus tolak nya, entah sampai kapan kami begini saya tidak tahu lagi, dan kertas bertulis lagu itu adalah dari persaan nya mungkin di tulis nya, dan jika Ali mau lagi, buka laci menja itu, pasti banyak di dalam nya lagu dari hasil tulisan Rahmahwati dan Aban di situ, bagi mereka menulis lagu macam itu sebentar saja, paling duduk 1 jam saja bisa sudah dapat menulis nya, Ali mengatakan wak kita bisa kaya ini frog, saya jamin semua lagu ini laku di pasar musik Indonesia ini, terserah saya katan pada Ali, kami tidak mampu untuk memproduksi nya karena butuh duit banyak, dari situ lah Ali tertarik dan mulai merecanakan pembangunan Industri musik baru, saya tidak menolak nya kerjasama ini, karena memang itu juga sebarnya yang di harakan, cuma saja kami tidak punya modal nya, dan juga produser yang mau membiyai nya.
Dari situ Ali mengambil gitar, dan memainkan lagu tulisan Rahmahwati itu, dan pas enak di dengar kalau Ali yang menyanyikan nya, jika si Rahmahwati yang menyanyikan nya tidak enak di dengar nya suara kurang pas, karenan terlalu parau, cocok nya Rahmawati itu menyanyikan musik Rock Endergrons, bukan Pop Rock, dan banyak lagi di dalam laci itu lagu buatan Rahmahwati, mungkin ada 178 lagu semua nya, dan itu juga sering saya nyanyikan, karena jarang kami menyanyaikan lagu orang lain, dari situ Ali sudah tidak sabar lagi untuk membuat sebuah Album dari kami ini, bahkan terus medesak saya, kata saya sabar Ali, Kami tidak lari, tunggu saja Sampai tengahari kawan-kawan itu datang nanti kesini, jika tidak datang saya yang menjemput mereka nanti.
Singkat kata datanglah kawan-kawan semua nya, dan kami semua bicara dengan Ali, masalah pembangunan kerjsama Industri musik itu dari hari itu jua, Ali juga menelpon semua orang yang di kenal nya bisa untuk mendana proyek ini, dan yang mau waktu itu Adalah Linkin Park Fans Petronas Malasyia Musik Industri, dan Sepakat akan bertemu dan membicarakan kerjasama itu setelah Avril fans fender Aceh, menyelesaikan kontrak kerja nya dengan musik Industri Thailand, bersama Jamir Grasia, Dandei, Brey Saint Loco, Projek E,R,A Marabaya Tour Konser, yang satu bulan setengah lagi berahir, dan semua sudah sepakat, kami juga mulai bersiap untuk mendapat kunjungan langsung dari Linkin Park Fans Petronas Malasyia Musik Industri Serawak Asean.

Linkin Park Fans Petronan Malasyia musik Industri

Langsung saja, pertetemuan Avril fans fender Aceh, kami dan Linkin Park Fans Petronas Malasyia pun di mulai di Banjarmasin, dan alhamdulilah semua nya sepakat dan kerjasama terjalin, dan dari itu kami dengan resmi menganti nama dengan Avril fans fender Banjarmasin, dan dari sini kareri kami meningkat sampai saat ini, dan disitu juga kami tahu, ternyata bukan saja di Indonesia saja yang ada sebuah nama dari organisasi atau komunitas Avril fans Fender ini, tapi seluruh dunia, dan pusat nya ada di GREATER NAVANNI KANADA DAN IRAN, dan semua menjalin hubungan kerja sama dengan Baik, hanya dengan Avril fans fender AMERIKA SERIKAT saja semua nya bermusuh, yang jelas nya, yang kepunyaan nya Avril fans fender pusat adalah Kanada dan Iran, yang sudah menutut Amerika Serikat yang telah merugikan mereka, dengan memakai label Fashion Avril fans Fender, dan juga Bellboar Industri Amerika Serikat, menugakan Nama Avril Lavigne untuk mendungkar penjualan nya, tanpa ada ijin dari penulis Lagu nya yaitu Avril Lavigne, tapi walau begitu kami Avril fans fender Banjarmasin, belum ada jenjang sampai ke Kanada sana, tapi nama Avril fans fender Banjarmasin terdaftar di sana, sebagai salah satu angota nya, dan yang membayar untuk dapat Ijin itu Adalah Linkin Park Fans Petronas Malasyia Musik Industri, dan Avril Fans Fender Aceh, tapi surat balasan langsung dari Iran dan Kanada, supaya di satukan saja Avril fans fender Aceh dan Banjarmasin, Karena satu negara jua, dan supaya tidak susah juga mungurus nya, dan semua juga setuju dari saat itu.

Avril fans Fender Canada Greater Navanni

Dan dari sini saya dan kawan-kawan menjadi berubah haluan, yang asal nya kami menyanyikan langsung lagu tulisan kami, sekarang tidak lagi, kami hanya berada di belakang layar saja lagi, karena mengingat pertmana kalau kami sambil menyanyikan nya, maka susah terlalu sibuk, dari tuor dan keliling kota, maka penulisan dan pembuatan musik tergangu, dan juga kami di nyatakan nya oleh Avril fans Fender Aceh, tidak cocok menyanyikan lagu yang kami buat sendiri, tapi jika orang lain yang menyanyikan akan cocok, setiap tulisan lagu buatan saya dan Rahmahwati, di pertama saya dan Rahmahati sendiri yang menyanyikan nya, lalu nanti di dengar kawan-kawan, maka kami akan mencari kareter musik itu, lalu memekirkan nya siapa yang cocok menyanyikan nya, dan dari kareter vokal, hingga Fashion nya, dan semua itu di rancang saya dan kawan-kawan, namun inti nya adalah Rahmahwati ujung tombak nya dari Industri musik Avril fans fender Banjarmasin Aceh ini.

Band musik betukan kami, yang menyayikan lagu tulisan kami.

Dan dari album pertama buatan kami adalah berjudul Borneo Rock Banjarmasin, yang di Nyanikan oleh, Intermezo By Gauleses sebuah Band dari Malasyia, dan ini adalah Produksi pertama yang gagal, namu walau begitu kami terus saja juga di danai, dan yang berhasil metode yang kedua ini adalah, kami deserahi pembuatan musik Sontraxk Flim dokumenter sejarah Kesultanan Palembang, ini berhasil total, kami mendapat untuk lebih dari 600 juta rupiah, dan mampu membuata saya, Aban Ali dan Rahmahawti mendirikan sebuah Industri Fashion, dan keberhasil ini membuat Avril fans Fender Canada Pusat terjengang dan mulai melirik kami sudah, mereka juga terus memantau kami, walau belum ada lagi kata kerjasama, tapi itu sudah memberikan sinyal kuat nya, bahwa kami akan direrrut nya.
Saat setelah kami berhasil saat itu, saya mentraktrin kawan-kawan semua berserta orang tua nya, dan kami makan bersama, lalu Ali yang melihal bagus nya rancangan baju buatan Rahmahwati ini mulai bicara lagi, dan itu terus bicara yang di sudurkan nya, dan melihat toko nya milik ayah Rahmahwati ini juga melihat peluang pasar yang begitu menjanjikan, dan banyak juga dari kawan-kawan kami sendiri yang memesan itu juga yang membuat Ali dan Linkin Park Fans Peronas Malasyia itu mulai berani menyuarakan Pendidrian Indsutri Fashion Avril fans fender Banjarmasin, mula kami hanya membangun tempat Sablon dan penjahitan pakain untuk kami sendiri, dan dari situ ada terus yang memesan nya, dari kawan-kawan hingga orang yang tidak kami kenal sama sekali, hingga Bank Mandiri Syariah, yang datang mula nya inggin di 
buatakan seragam saja, milihat orang yang terus datang memesan, lalu juga ikut inging memberikan modal dana talangan supaya dapat memproduksi Fashion rancangan Rahmahwati ini secara Masala, Bank Mandiri Syariah ini pajang lebar bicara dengan kami, hingga menawarkan modal dana talangan tidak tanggung lagi yaitu 1 milyar rupiah, tapi kami masih menolak nya, karena kami masih melihat nya kesibukan lain, kasian Rahmahwati juga, yang kiat sibuk betul dengan maca kerja yang dibuat untuk memajukan Industri ini, bahkan saya dengan Ali inggin berkelahi, karena saya sudah tidak bisa lagi melihat Rahmahwati yang terlalu sibuk bekerja, dia terlalu lelah, Anggapat saya terhadap Ali, si Ali bagai orang yang haus harta saja, macam Belanda saja yang memperbudak Rahmahwati, dia enak betul bicara tidak melihakah orang yang kerja yang sangat lelalah, dia memang memodali nya uang, tapi ini sudah terlalu lelah, jadi jika inggin membangun sebuah Industri baru lagi harus sabar dan merencabnakan dengan matang bagaimana pengelolan nya, andai saja Rahmahwati tidak melarang saya, demi tuhan Ali saya bunuh, Ali walau Teman Muhammad Yasin dan Mantan GAM Aceh, itu tidak tahu masa lalu saya, dan apa yang pernah saya lakukan dulu, mungkin saya lebih Extrim dari Dinminim, dan segara Ali saya suruh minta maaf pada Rahmawati, dan kami berdua berdamai seperti dulu lagi.
Pertama kami mendirikan Industri Fashion, setelah menyelesaikan pembuatan musik Sontrax Musik Film katron Jepang, dan proses pengerjaan nya selama 14 hari selesai, kami mendapatkan uang sebesar 20 juta rupiah, karena kami belum dapat job lagi, maka ada waktu untuk menyusun kerja Industri Fashion, kami gunakan uang pedapatan awal untuk modal, dan jika ini gagal kami akan tanggung semua nya, saya bersama Aban dan Rahmahwati menysusun konsep kerja, dan para pengawai penjahit serta penyablonan nya, dan beserta pembelian alat-alat baru nya saja sudah mengeluarkan dana 800 juta Rupiah, dan dana pendapatan awal pun juga kurang, Linkin Park Fans Petronas Malasyia saja ragu jua memberikan dana nya, dan saya ingat tawaran Bank Mandiri Syariah yang menawarkan 1 miliyar kamari itu, maka saya datangi dan mau langsung, awal kerja kami memperkerjakan orang penjahati dan tukang sablon nya 24 orang dengan gajih 1,5 juta perbulan, standar produksi dalam satu bulan ada 500 lebar baju kaos saja, dengan nila penjualan 2,5 juta untuk satu set Kaos dan celanan pajang nya, dan semua model nya murni di rancanng Oleh Rahmahwati Sendiri, dengan cara kerja, Rahmawati akan mengabar model nya, lalu menjahit sendiri, dan menyablon yan sendiri dulu 2 lembar, dan setela itu, 1 lembar nya di simpan untuk jaga kalau yang untuk contoh satu telah rusak, dan contoh itu nanti kami berikan kepada penjahit dan tukang sablon untuk membuat motiv yang sama persis dengan bermacam model ukurang nya, kenapa saya Rahmahwati
menenpuh cara itu, menjahit dan menyablon sendiri dulu baru di berikan ke penjahit dan menyuruh nya membuat motiv yang sama, karena kalau kami hanya memberikan gambar nya saja, mereka tidak paham dan banyak tanya, potensi gagal berpeluang besar, dan jika kami buat dulu model nya baru di kasih dan disuruh membuat yang sama mudah mereka membuat nya, dan tidak ada yang tidak sama, dalam penjahitan nya serta penyablonan nya, dengan pemcapuramn warna yang sama dan juga bahan baku yang sama menghasilkan produk yang sama, dan pemsaran pertama kami 
Pegawai industuri fashion kami saat bekerja

menjual di toko milik Ayah nya Rahmawati, tidak di sangka kami berhasil, dan yang dulu 1 bulan hanya membuat 500 lebar set pakain model Fashion Avril Lavigne itu, meningkan hanya dalam satu minggu itu menjadi 5000 lebar sel, karenan langsung tembus pasar Asean, yang di kelola Linkin Park Fans Peronas Malasyia itu, ledakan betul, saya dan kawan semua bisa beli 1 Mobil baru hanya dalam 2 kerja, pajak kami bayar 1 bulan sekali pada Avril fans Fender Kanada, atau langsung dengan Avril Lavigne nya, langsung kami bayar 3 bulan langsung ke depan, pajak Fashion yang di mana Avril Lavigne ini perbulan nya 20 juta rupiah, dan atas Avril Lavigne sebagai simbol label merek kami ini lah yang membuat laku besar, padahal kami memproduksi yang sama dengan yang di buat dengan buatan Adidas, namun tidak berlabel Avril Lavigne, jadi di angap kaos biasa saja oleh pasar, jika berlabel Avril Lavigne baru di angap pasar spesial, dan atas dasar itu kami menambah pekarja menjadi 150 orang pegawai, yang  bekerja non stop 24 jam, karenan target perbulan sudah mencapai 15000 lembar pesanan pasar Fashioan dunia, nila pendapatan perbulan mencapai dari 10 milyar rupiah laba nya, hingga membuat kami mampu mendirikan industri baru lagi, yaitu Industri pembuatan Panggung, atas keberhasilan itu juga Avril Lavigne di Kanada sana menaikan pajak pemakain nama untuk mereka menjadi 30 juta perbulan, dan pajak dari pemerintah Daerah Banjarmasin Aceh, dan Sumatera, mencapai 100 juta perbulan.
Nah setelah saya selesai membuat rumah tinggal yang baru lagi di Jalan Hasan Basri Kayu Tanggi Banjarmasin, saya sekali lagi mengajak Rahmahwati menikah lagi, dan itu saya ucapkan di hadapan kawan-kawan semua nya, namun lagi dia menolak nya, dan maka nya saya katakan pada nya kapal lagi kita menikah, umu kita sudah 24 tahun, nanti keburu tuan, kita sudah sakit-sakitan anak kita baru berjak besar mau jadi apa, dan pas ini sudah kita menyalani kehidupa yang tenang, lagi Rhamahwati sambil marah-marah menolak nya marah, nanti saya masih ingin sendiri, ayah juga di bentak saat itu, haduh kaya apa lagi sudah ini, dengan saya juga tidak mau, dengan Aban juga tidak mau, dengan laki-laki lain juga tidak mau, kalau ayah yang berkata, mau jadi apa Rahmahwati ini, semua laki-laki di tolak nya, bahkan ayah yang mendengar nya marah itu langsung berkata, Apakah anak ku Rahmahwati ini kelainan jiwa, patas berkaya agak tomboy, dan ayah inggin memeriksakan kondisis kejiawan nya saat itu, bagai mana tidak, semua laki-laki di tolak nya kaya lagi yang di mau nya, tapi sudah lah, saya masih menungu nya, saya juga merasa bersalah malam itu, karena telah membuat nya pergi 4 hari tidak kebambali ke Rumah saya, atau Rumah ayah, saya tidak berkata apa-apa lagi sudah, Aban dan Ali juga menyalakan saya terlalu memaksa nya, di Tambah ayah nya yang mengatai nya kelainan jiwa kemarin, dan pada inti saya akan terusn menungu nya.
Kembali ke pembahasan, Kami sepakat untuk mendirikan Industri penyewaan panggung dan pembauatan nya juga menjual nya, dan ini saya tapsirkan membutuhkan dana modal sekitar 12 milyar rupiah, karenan mahal nya harga Almanium dan besi bahan baku pebuatan panggung, paling juga harga pasar untuk sebuah penjualan Panggung adalah 30 miliyar untuk yang Standar nya, mungkin bentuk nya seprti yang di pakai Rage Againt The Machine, audio nya juga sudah merek Marshall, gitar nya Fender Telecaster bisa juga Yamaha, alat ampli tambahan nya bisa juga pakai Blakstar yang biasa di pakai Avril Lavigne, dan Drum nya Zidzian atau Saban buatan Turky, kalau masalah efek saya buat sendiri, Ali kan pandai juga merencang audio nya, dan ini saya merancang menejemen kosep kerja selama setengah tahun baru bisa berjalan, ini bukan hal mudah, butuh banyak orang orang yang bekerja, dan gajih perbulan untuk satu orang pekerja nya pasti 2 juta perbulan paling murah sudah, karenan ini kerja berat seprti kerja bangunan, dan semua nya terbuat dari logam, dan lastrik yang bisa merusak mata, juga las karbit berbahaya bisa meledak, dan pajak dari proses krom bukan pajak murah, mengigat limbah dari hasil krom ini sangat berbahaya sekali bagi lingkungan hidup kita ini, di buang ke air bisa jadi racun yang mematikan spesis ikan besar, dan pasti membutuhkan lebih dari satu alat berat ini untuk membantu menggakat nya, tidak mungkin mengunakan dan mengadalkan tengan manusia, meski menabahkan truk-truk juga untuk pengakutan,
dan kapal-kapal juga lagi milik Avril fans fender Aceh yang harus di tabahkan, lokasi lahan juga sebesar lapangan bola, karenan untuk merekakit sebuah pangung melihat hasil itu perlu, di tidak bisa di cek, bisa saja sabungan dan lubang mur tidak pas, tapi fungsi lahan dari sebesar lapangan bola itu juga bisa di sewakan untuk acara konser musik juga, memijakan ke pada pemerintah juga bisa, acara tahun baru juga bisa di pakai, hari raya ke agaman juga bia di pakai, dan banyak lagi fungsi ganda nya menurut orang yang mebutuhkan nya, sebagai gelangan olahraga juga bisa, dan buat artaksi lahraga sepeda BMK juga bisa, jika di perhitukan dengan cermat ini akan mengahasilkan uang banyak sekali, tapi jika gagal bisa langsung miskin kami.
Industri pemuatan panggung kami di sumatera

Kalau masalah merancang model dan tata panggung Avril fans fender Aceh, tidak di ragukan lagi kerja nya, bagi Ali dan Rahmahwati, dengan duduk 2 jam saja di depan komputer sudah bisa mendisen sebuah panggung, kesusuahan nya hanya di lapangan kerja langsung, karena harus memberikan banyak arahan, itu akibat ini membuat panggung besar, bukan lagi panggung biasa seperti yang punya Avril fan Fender Aceh, yang dulu kerja otomatis tanpa arahan, tapi untuk nya banyak Industri banyak bergabung, seperti Industri milik Iran dan milik dari kawan-kawan pengusaha di Palembang dan Lampung ini bisa terwujut, kesepakatan kerja sama dan modal bersama, begitu juga dengan koalisi dagang Asean yang juga ikut bergabung, di tambah japang dan Nerwegia, juga langsung menjadi promotor pedatangan artis musik internasinal, dalam hal ini Ali dan Rahmahwati adalah ujung Tombak nya dalam perencanan kerja, karenan di butuhkan serjana ekonomi untuk menangulagi iflansi nanti nya, dan serengan lawan dari industri yang sama, tapi sekali kami tanpa ragu melakuan nya berhasil, panggung Metalika yang datang di Jakarta itu adalah hasil dari rancangan Ali dan Rahmahwati, yang dulu di pesan dari sebuah Industri musik Jakarta, yang kami jual seharga 4 miliyar rupiah, dan industri musik Jakarta banyak minta pesanan desain Panggung dari kami, seperti NET TV, dari kampaye presiden Jokowi dalam mendatangakan Band Slank juga panggung buatan Ali dan Rahmahwati, konser musik AX 7 juga di Jakarta mengunakan Panggung buatan Ali dan Rahmahwati

Panggung hasil desain buatan Rahmahwati dal Ali Pasha, di pakai Saint Loco E R A

 hingga tour Asean Amerika Latin Rock Projek E,R,A yang kami menelan kerugian besar setelah konser musik kami di Philipina kemarin kapal-kapal pengangut kami di sandra kelompok Islam moro di Philipina, dan kru kami ada yang tewas, kerugian kami 5 miliyar rupiah, dan itu juga beruntung Bank Mandiri syariah mau menberikan modal dana talangan baru, dan Atas keberhasilan ini juga, kami mendapakan kunjungan langsung dari Avri Lavigne, yang kala itu datang ke Jakrta, tour musik BlackStar, The Promosi Audio BlackStar, dan hanya kami di Asean yang membayar pajak besar untuk pengunan mereka Avri Lavigne, kami juga banyak bicara dengan Avril Lavigne, kusus nya Rahmahwati, yang meberikan hadiah untuk Avri Lavigne, satu set baju dan celanan yang di buat dan di Jahit Rahmahwati sendiri, dan 2 lagu yang spesial di tulis oleh Rahmahawti untuk di nyanyikan Langsung oleh Idola nya Avril Lavigne, dan kami juga meberikan sebuah gitar fender telecaster untuk Avril Lavigne, untuk kenang-kenangan, fender telecaster itu juga 

Kapal pengangut panggung di bajak hampir karam di Philipna

kami akan rencanakan untuk di produksi masal, oleh pihak Jepang nanti nya, karenan fender ini kami rancang dengan non kabel, dan teknologi bluothoot baru dan pengunan audia digital komputer terbaru yang kami kembakan, dan atas keberhasilan ini juga, sekali lagi mengajak Rahmawti menikah, dan hal sama dia masih menolak saya, dan juga menolak Aban, Ali dan Istri Bahyah juga binggung karena Rahmawati yang terus menolak siapa saja yang mengajak nya menikah pembaca, Ayah dan Ibu nya juga tidak bicara lagi, dan di biarkan saja lagi mau kaya Rahmahwati ini, adik laki-laki nya lebih dulu sudah menikah, dan sudah 1 punya anak, dan Rahmahwati ini sudah berumur 23 tahun, saya 24 tahun, dan ini kan sudah pas, dan Istri Ali yang sering juga bicara pada nya, mungkin kan kata Ali, mereka sesama wanita lebih mengerti untuk Bicara bersama, dan Ali juga penasaran juga dengan penolakan Rahmahwati ini, dan Istri Ali juga mungkin kasian dengan saya juga, yang mencinta 
nya dan terus menunggu nya, juga tidak berikan jawaban pasti, dan lebih parah nya kata Istri Ali, Rahmahwati yang seolah memberika terus harapan pada saya, baik tingkah dan bicara nya, ketika saya pertama bertemu kalian berdua ini, kata istri Ali, pertama Ali mengajak saya ke Banjarmasin, dan berdiam di rumah kemarin, saya kira frog dan Rahmahwati ini kalian sudah menjadi suami Istri, dan seminggu baru saya tahu, kalian bukan suami Istri setelah Ali bercerita pada saya, bagai mana saya tidak mengagap kalian suami Istri, karena melihat Rahmahwati yang memperlakukan kamu seperti suami nya, baik dari dia masak dan menghidkan makan, dan mengurusi pakain mu yang terhambur entah kemana itu, dia juga terus duduk di samping mu, bahkan saya liat malam dia juga tidur di sebelah mu, wanita yang di ijinkan ayah dan ibu nya seperti itu, dan tetanga maca apa di sebelah rumah ini membiarkan kalian tinggal serumah yang bukan suami Istri, setelah saya dengan Ali bercerita kaget saya frog mendengar nya, mungkin tidak berlibihan saya kan Orang Aceh, dan di Aceh Islam nya kuat, tapi di Banjarmasin tidak jauh benda juga dari Aceh, bahkan kita sama melayu kata Istri Ali, maka saya tegaskan juga pada nya, walau begitu saya tidak pernah berbuat tidak senonoh pada Rahmahwati, walau jika dia mengajak nya, dan mambuk seperti apa saja saya ini selalu ingat, malah saya juga yang
menlidungi nya, dan memberi nya selimut, terus terang saja saya rasa ini, seperti yang sudsah tertulis di atas tadi, tapi frog jika Rahmahwati itu adik saya kata Istri Ali, saya akan paksa dia menikah dengan mu, karena sunguh tidak enak rasa jika kalian ini belum menikah, tinggal serumah lagi, dan saya katakan mau kayapa lagi sudah juga kalau juga terus di tolak nya.
Pertemuan kami dengan Avril Lavigne di Jakarta

Dan 2 kali sudah Avril Lavigne konser di Jakrta, 2 kali juga sudah kami bertemu nya, karena panggung nya untuk konser di Jakarta di glora bungkarno dan Senayan itu kan buatan Ali dan Rahmahawti yang di beli Industri musik Jakarta, Avril dan Rahmahwati bicara pajang lebar itu, begitu juga Mat dan Chales monik, namun Evan sahabat Avril dan Gitris itu tidak ikut ke Jakarta, Matt dan Avril Lavigne mengatakan Evan Taufani menikah sudah di Otorion Kanada, jarang juga dia ikut kata Maat, kan kata nya juga mau menikah jua saat itu, dan Avril Lavigne dia bercerita perceraiyan dengan Derek vokalis nya SUM 41 satu karena derek telah berhiadat yang secara terangan berhubungan dengan wanita yang kawan jua, tapi Avril juga mengatakan bahwa dia sama kata belum mau menikah, itu kemari datang nya Avril Lavigne yang pertama di Indonesia, yang kedua ke datangan kemarin suami ikut si Chart Rogger itu, dan kami juga menganal baik, maka ketika Avril dan Suami nya inggin berlibur ke Raja Ampat Papua liburan nya, dia menelpon Ali saat itu, Avril mengatakan pada Ali, dia ingin minta bantuan Ali, untuk liburan ke Raja Ampat  
Papua, bantuan yang dimaksut kan adalah ke amanan, Avril tidak mau kedatangan nya ke Rajah Ampat Papua itu di ketahui orang, dan juga apa lagi wartawan nanti tidak tenang liburannya, dia Avril sudah jenuh mungkin di Kanada saja, dan Ali menyagupi nya, selama 2 minggu Ali dan Istri Rahmawati dan saya menemani liburan nya Avril secara rahasia, dan kami sempat membuat Video Clip nya, untuk mengedit video Frea out, yang si Avril dan Suami saja mengira Rahmahawti itu istri nya saya, Tapi Avril orang Kanada dia tidak banyak tanya, dan Avril juga seorang Kristen, tidak memandang saya di kira berbuat hal yang tidak terhormat tercela dan terhina itu, tapi tak mengapa, apa yang tidak di rencana kan dalam hidup ini terjadi, dulu kami perpikir bertemu Avril tidak mungkin, Rahmahawati juga begitu, mimpi saja, apa lagi berkawan nya dengan Avril, sunguh karunia tuhan yang luar biasa, kami semua tidak pernah merecanakan nya sama sekali, dan tidak pernah merecanakan mendidirikan Industri, juga tidak pernah menyangka kami juga punya mobil, dan rumah layak huni. 

Proses pembuatan musik sontrak kami
Kembali ke pembahasan, dalam hari ke hari kami semua banyak mendapat kan job kerja membuat musik sontrax untuk macam-macam kebutuhan oleh Industri-Industri media hiburan, tapi bagi saya dan kawan-kawan Avril fans fender tidak lah terlalu susah kalau hanya untuk membuat musik sontraxk itu, asal kami tahu untuk apa itu musilk sontraxk di butuhkan, misal karton, kami melihat nya dulu sampai habis, baru di ulang lagi melihat nya agar fasif, maka di kapala sudah tergambar sudah musik itu, dan kami maikan, lalu di putar ulang jika semua sepakat pasti di terima di masyarakat musik buatan kami itu, dalam sebulan itu kami bisa mengerjakan musik sontrak lebih dari 10 flim karton, kami yang terlalu banyak membuat musik sontrax flim karton ini, maka ada sebuah Industri karton Jepang menawari kami untuk jadi pengisi suara kartun Samurai X, dengan bahasa Indonesia, karena sahabat saya Aban sangat fasif sekali berbahasa Jepang, pada hal Aban itu tidak pernah belajar bahasa Jepang, tapi entah kenapa bisa bahasa jepang, kalau dugaan saya, Aban kan dulu supir nya proyek bangun milik Jepang di Banjarmasin, mukin setiap hari bertemu dengan orang Jepang maka akhir jadi bisa bahasa Jepang sendiri, karena semua dari flim karton Jepang kami yang jadi pengisis suara nya, pasti Aban yang menjadi penerjemah bahasa Jepang, beda dengan Rahmahwati dan Ali, yang fasif berbahasa Arab, Ingris Turky dan Iran, yang mengajari kami bahasa Turky dan Iran adalah Ali dan Istri nya, Maklum Ali mantan Pasukan GAM Aceh, yang pernah ikut perang timor tengan seperti Ayah angkat saya dan Muhammad Yasin, jika anda pernah menonton karton Samurai X, maka yang jadi pengisi suara nya adalah kami, mungkin ada 8 kontrak kerjasama kami dengan Indsutri Jepang, kami juga tidak menyaka akan bekerja sama dengan Industri karton Jepang, pada hal kami tidak pernah ke Jepang, dan tidak pernah mengenal dan berkawan dengan orang Jepang, kalau dengan orang Turky dan Iran, kami sudah banyak berteman, karena di Banjarmasin dan Aceh, perkampungan orang Turky dan Iran, Kalau di Banjarmasin, lokasi kampung orang Turky itu ada di Istambul kabupaten Martapura tepan kesultanan Banjarmasin, yang dulu adalah penyebar agama Islam di Kalimatan, dan orang-orang Turky yang tinggal di Martapura itu adalah dulu kakek dan nenek moyak nya adalah Prajurit Ottoman atau KESULTANAN TURKY USMANIYAH, yang dulu membantu kesultanan Banjarmasin Aceh, perang melawan Inggris di Kalimantan Utara sekarang Brunai Darusalam dan Malasyia, dan itu sebelum terjadi perang duina 1, atau tepat nya pada tahun, 1700-1800, atau abab pertengahan, dan sama orang Iran Yang ada di Kalimatan juga mantan Prajurit Penyebar agama Islam dulu, jadi kami bisa sendiri nya berbahasa Iran dan Turky, Ali hanya mengajari bahasa Arab dengan saya, tapi kalau Ingris kami terlalu sereng menengar lagu Inggris maka juga dengan sendiri saya bisa berbahasa Inggris, Jadi di samping kami pembuatan musik Sontrax flim karton kami juga mengisi suara nya, dan jika andan nonton Tv melihat flim luar negeri, maka kami juga biasa yang jadi pengesi suara nya, akibat terlalu banyak bekerja dengan Idustri Karton Jepang, maka entah mengapa Aban dan Herman inggin membuat karton Sendiri, Rahmawati yang menegar usul itu juga menjadi berambisi untuk membuatan Flim karton, karena juga pasar flim karton sangat menjanjikan di Banjarmasin, karena juga flim karton di Kalimantan dan Aceh, adalah di jadikan alat untuk mendidik anak-anak TK dan SD, Oleh dinas pendidikan Banjarmasin Aceh, karean sangat mudah sekali anak-anak menyerap pelajaran dengan media flim karton, seperti menghapal hitungan dan hurup, dan menghapal Al-Qur'an, karena di Banjarmasin, agama Islam adalah jadi sandaran banyak masyarakat Melayu Banjarmasin Sumatera, Malasyia dan Aceh, dan hapal Al-Qur'an itu wajib bagi kami muslim melayu, karena aturan itu sudah di buat semejak KESULTANAN BANJARMASIN berdiri, tapi dalam hal itu, tidak mudah untuk mendirikan Industri flim karton , karena perelatan nya sangat mahal, butuh kira dana 500 juta untuk membeli dan membuatan alat untuk membuat flim karton itu, tapi kami melihat pasar yang begitu menjanjikan ini membuat saya Herman dan Rahmahwati berani membuatan nya, walau kami sempat kekurangan dana, tapi Avril fans fender Jepang berani bantu untuk mendirikan nya, dan juga mereka menanam saham pada kami, Rahmahwati yang sudah ahli gambar, jadi gampang saja membuat nya, saya juga bisa mengambar, tapi hanya untuk membuat tato dan air brus saja, tapi suku alahamdulilah kami Sukases, karenan banyak pesanan Industri media tv, dan kebutuhan dinas pendidikan Banjarmasin dan Aceh, karena dalam 1 bulan itu dinas pendidikan biasa nya memesan flim karton baru untuk mendidik anak-anak sekolah TK dan SD, omset yang didapat dari industri karton ini menyapai 50 juta satu bulan nya, tapi Industri flim karton ini kami serekan dan percaya saja pada Herman untuk mengurus, saya dan Rahmahwati hanyan membuat konsep jalan cerita nya, dan mengisi suara nya saja, karena Herman berhasil bisa cepat belajar mengambar dengan cepat, tapi dari saat ini kami hanya banyak melayani perminta dari dinas pendidikan saja, jika media tv jarang sudah, dan itu juga kami kalah bersaing dengan kawan di Malasyia, tepat nya Linkin Park fans Petronas Malasyia, yang berhasil membuat karton upin dan ipin, tapi walau begitu , Saudara kami Linkin Park fans Petronas juga berbagi kerjan dengan kami, dengan di kontrak nya kami, untuk membuat nya, karena di rumah saya, pekakas milik Avril fans fender Jepang, ada dan sangum membuat nya, dan milik Linkin Park fans kalah teknogi nya, sekali lagi ini tidak di rencanakan dengan matang, hanya modal nekat saja.
Avril fans fender Japang Karton Industri

Dan atas keberhasilan itu, maka saya dan kawan-kawan Avril fans fender Banjarmasin Aceh, sepakat untuk mendirikan sekolah, untuk suku dayak pedalaman yang jauh hidup tertinggal, walau biasa nya sudah di ketui banyak orang, suku melayu banjar ini sereng berkonflik dengan suku dayak, karena masalah agama dan kemajuan teknologi, banjar yang sekuler ini, menganut islam macam iran dan Turky, yang mementingkan Agama dan ilmu pendidikan sukler, sedangkan dayak, selalu ke arah dunia gaip dan debus dan yang lain nya, maka nya kami berusaha mendidik nya, kadang kala juga kami di tuduh inggin menghilangkan budaya dan tradisi nya orang dayak, sudah saya katakan kami tidak menghilangkan budaya dan tradisi, malah untuk melastarikan nya, ada pempatah tua, melupakan sejaran adalah melupakan indititas diri sendiri, jadi budaya dan tradisi jangan di tuhan kan, dan mari kita sekolah untuk menjamin hidup kita ini, walau kami ini penjahat juga peduli pendidikan, karena pendidika untuk menyamin kelasungan hidup kita, kawan-kawan kita hingga negara kita, agar dapat bertahan hidup terus.
Keberhasilan kami buah dari kerja keras dan kekompokan tim di lapangan, karena sudah saya katakan di atas, Industri kami bekarja tidak membedakan pangkat, tapi semua nya rata, gajih rata, hanya di bagi menjadi tim-tim saja untuk mudah mengelola nya, dan kepedulian kami terhadap pendidikan ini jua yang membawa Avril fans fender Banjarmasin Aceh, yang menjalin kerjasama dengan pemerintah Banjarmasin, hingga kami bisa dapat kerjasama dengan industri media berita Kanada dan ASEAN. 
Sampai saat ini kami semua masih tidak percaya kami dapat melakukan ini, dan tidak pernah berencana seperti ini, dan jua tidak bersekolah untuk mendapakan ini, karena hanya dengan waktu 8 tahun bisa menjadi seperti ini, sebenar nya pembaca kami ini Avril fans fender Aceh Banjarmasin, tertarik juga dengan dunia politik dan pemerintah negara, Karena kami Avril fans Fender ini, sangat inggin Indonesia ini maju dan bersaing dengan dunia, dan kami juga malu, setiap kami melakukan Tour Musik, orang menjelekan Indonesia yang tidak bisa berbuat apa untuk maju, karena para pejabat nya sangat korup sekali, korup uang, korup kebijakan apa lagi di masa rezim Presiden Sosilo Bambang Yudayouno dengan Partai Demokrat nya, yang membuat Indonesia ini hapir gulung tikar alias bubar sama sekali, dan yang ke tidak adilan Pemerintah pusat Jakarta juga membuat konflik Indonesia memanas, ke tidak adlilan itu adalah, pembangunan yang tidak merata dengan daerah-daerah lain di Indonesia ini, hingga pecah perang, maka nya banyak lagu yang kami tulis, menyinggung pemerintah Indonesia, dan juga mengajak kawan-kawan berjuang untuk memajukan Indonesia ini.
Tidak bermaksut untuk mengulang tulisan, saya katakan di atas tadi, bahwa walau begini kami bukan orang bodoh, dan juga pembaca sudah tahu, Rahmahwati itu serjana hukum dan ekonomi, maka nya dia bisa menuntut ketidak adilan pemerintah, kehidupan kami juga bukan hidupan yang tidak peduli negara seperti kebanykan anak-anak muda yang tidak peduli nasib bangsa, karena setiap keputusan pemerintah itu berpengruh terhadap kehidupan sosial masyarakat kecil atau besar tetap ada pengaruh nya terhadap masyarakat luas, meski masyarakat yang jauh dari pusat pemerintahan, jadi kita sebagai rakyat harus melawan pemerintah, jika mereka melakukan penyimpangan kekuasan kita harus melawan nya, karena bisa kita di jajah nya nanti, hanya kaum elet saja merasa tengang tinggal di Indonesia, dan perampasan kekayan alam, bersekutu dengan asing penjahat, maka dari itu kami ini sering melakukan konser musik, untuk memberitahukan pada kawan-kawan semua bahwa pemerintah sudah menidas rakyat yang mengokosi nya, demi kepentingan diri sendiri golangan dan kelompok.
Dalam kehidupan Avril fans fender ini juga kami, sering berkonflik dengan Pemerintah, baik daerah atau pun juga pusat Jakarta, dulu waktu kami masih sekolah, mungkin kami tidak peduli politik pemerintahan, tapi sekarang kami peduli pemerintahan, dan inggin bekerja sama dengan pemerintah untuk membangun negara kuat dan jaya, kalau bicara unjuk rasa, kami ini juga tidak pernah apsen melakukan bersama kawan-kawan, bahkan saya dan kawan-kawan, sangup masuk hutan untuk menayai kelompok pemerontak, kenapa mereka melakukan nya, dan jika mereka benar maka kami akan membantu mereka, kenapa kami berani masuk sarang pemberontak, karena kami dulu adalah pernah berkawan dengan para pemberontak, Ali Pasha itu kan adalah keluar nya dari Hasan Tiro pemimpin GAM Aceh, dan saya kenal betul juga dengan mereka, karena ayah angkat saya dulu juga berkawan GAM Aceh, ya itu Muhammad Yasin, dan kebanykan dari angota Avril fans Fender Aceh, juga adalah mantan GAM Aceh, hanya Rahmahwati yang tidak pernah berulah kekerasan terhadap pemerintah Indonesia. 
waktu saya dan Aban masih di penjara, foto ini foto lama

Seperti Radio yang kami buat, untuk menyampaikan pada orang banyak terhadap ke curangan pemerintah, dan Avril fans fender ini, tidak sekali dua kali di tangkap dan jerumuskan ke penjara, namun selalu saja lulus menggingat apa yang kami perjuakan adalah benar, pembaca jika anda tinggal di Jakrta dan Pulau Jawa saja, kalian tidak tahu dengan kecurangan pemerintah Indonesia ini, mereka melakukan penjajahan secara halus dan ekonomi orang banyak dengan kekuasan nya.
Ada masalah besar di Indonesia ini, masalah nya iyalah media TV yang mempropoganda masyarakat dengan pembetukan opini publik, yang menutupi kejahatan pemerintah, dan menjadikan kebaikan pemerintah, bahkan yang benar bisa di buat mereka salah, karena masyarakat Indonesia ini kurang maju, jadi mendengar pemberita media itu langsung percaya, karena tidak tahu apa-apa, seharus di lihat denga cermat dulu lalu di telaah benar salah nya, dan negera paling bersalah mempropanganda orang adalah Amerika Serikat, yang memutar balikan pakta.
Pembaca kalau di Kalimantan ini, daerah yang selalu panas terhadap politik dan perlawanan adalah Banjarmasin, karena cendurung nya Pemarintah daerah Banjarmasin berseberangan kebijakan nya, dan juga masyarakat Banjarmasin, yang tidak terima ke tidak adilan pembangunan, di Kalimantan ini mahasiwa yang sering unjuk rasa juga adalah Mahasiwa Banjarmasin, dan jika di pulau Sumatera Aceh, adalah tokoh utama perlawanan nya terhadap pemerintah jakarta, dan hingga lahir GAM Aceh. rakyat Banjarmasin ini tidak satu dua kali berniat keluar NKRI, karena sudah dari dulu tidak sependapat dengan Pemerintah Jakarta yang di angap kepentingan Jakarta dan Jawa, karena alasan nya, hanya pulau jawa dan Jakarta saja yang di bangun nya, dan padahal Kalimantan adalah yang menghasil kan pajak tinggi untuk pemerintah Indonesia ini, maka nya tidak salah ucapan Tan Malaka, Indonesia tidak merdeka 100%, karena kemajuan nya sangat lambat sekali, pertanya juga adalah, apakah anda pembaca tidak mau maju Indonesia ini, tidak iri atau malu kah terhadap negera maju, bahkan negara tetanga kita seprti Malasyia, Thailand Brunai Darusalam, Indonesia di banggan kaya alam nya subur tanah nya itu mana, kalau subur kanapa beras saja masih impor, dan sumberdaya alam nya kaya seperti minyak, batu-bara, gas alam, dan matrial Tambang lain nya lagi, tapi mana kaya nya itu, isi bensin di pom saja antri pajang, dan junga pembelian nya di batasi, bahkan gas alam nya juga terbatas di jual nya, jadi kemanada kekayan itu, Pemerintah dan Media Tv Jakarta, selalu menghibur masyarakat dengan mengatakan Indonesia kaya, kata apa nya, yang ada kaya monyet.
Dan atas pergulat nya kami di Politik, dan Ingin nya maju, maka kami Avril fans Fender Banjarmasin Aceh, menarakap untuk Banjarmasin, Yaitu Revolusi Industri Banjarmasin Aceh, Papua Sumatera, dan berani melakukan perdangan bebas, dan melawan pemerintah yang membatasi Industri, bahkan kami melawan Pemerintah Jakarta yang minta pajak pada Industri kami sangat besar namun pembangunan nya tidak anda, yang ada uang kami untuk bayar pajak itu di korupsi mereka, jadi kami tidak bayar pajak Industri milik kami terhadap pemerintah, tapi kami langsung saja melakukan pembangunan pasilitas umum untuk Banjarmasin, dan sebab itu lah mengapa Pemerintah Daerah Melindungi kami dari pemerintah pusat Jakarta, karena jika tidak berbuat itu, Banjarmasin tidak di Bangun pemerintah Jakarta, mereka hanya bisa menrarik pajak nya saja, nah ini juga lah yang membawa kami untuk mendirikan Industri media eletronik dan Cetak, Yaitu kantor Berita Canada Banjarmasin.

Mary Jane Avril fans Fender Kanada di Banjarmasin

Tidak bermasut mengulang tulisan, saya sudah katakan di atas tadi, bahwa Avril fans fender Canada pusat itu mengawasi kami, mungkin karena di butuhkan media berita di Indonesia yang jujur tidak memitnah, maka dari itu Industri media Canada, bicara dengan Avril Lavigne, untuk menhubungi kami di Banjarmasin, karena di sore hari yang tenang kami di studio, ada yang mengtuk pintu, kami bukan ternyata yang datang adalah Avril fans fender Kanada, bernama Mery Jane, dia di utus Avril lavigne untuk menyampaikan ke ingin media berita Canada, untuk bekerja sama dengan kami, membangun sebuah Industri media tv berita untuk Kalimantan dan Indonesia, sekali lagi ini tidak pernah di rencanakan, oleh kami semua, tidak ada pikiran untuk mendirikan Industri media berita, walau pun kami juga bergulat dengan publik luas, kami hanya punya radio, untuk berita pemberi tahuan masyarakat saja, dan juga di gunakan untuk promosi produk musik buatan kami, Avril fans fender Canada menyatakan, akan memberikan modal untuk mendirikan industri media tv berita dengan penuh, dan berbagi ke untungan, jadi kami yang menjalankan nya, Avril fans Fender Canada yang menjadi pendaan nya, karena tidak mungkin media berita Canada, Langsung turun mendirikan nya, mereka juga tidak tahu dengan ke adan politik Indonesia, tapi waktu itu saya sempat juga menolak nya, takut tidak sangup, karena kami dan Rahmahwati juga banyak yang di kerjakan, tapi saat itu Rahmahwati jua yang menyangupi nya, dan dia juga akhir nya menjadi ujung tombak nya mengelola media berita itu, dan sudah sepakat kami, maka Avril fans fender Canada, minggu depan akan datang ke Banjarmasin tempat kami untuk mulai membangun kantor Berita Canada Pertama di Asean ini.
Kantor berita Canada Banjarmasin Aceh, ini hanya nama nya saja, tapi mutlak nya adalah kami, karena media tv Kanada tidak ikut Campur mengurus nya, hanya minta uang nya saja perbulan dari hasil kerja, dan pengelolan 100% di serahkan nya pada kami, mereka juga tidak mengatur nya, tapi yang mengatur nya kami, karena jika Kanada langsung yang ikut maka media Industri akan gagal, karena nanti di kira Kanada ikut Campur politik Indonesia ini, dan Kanada tidak mau juga nanti di salahkan Masyarakat Asean atas pemberitan yang salah, oleh kami atau yang lain nya, karena juga Masyrakat banjar ini troma dengan industri media Asing yang akan mempromosikan kepentingan negera nya, seprti CNN, ABC, NEY YOURK TIMER, KOMPAS TV, CBO, yang telah memproganda masyarakat Indonesia, mereka juga memfitah orang, masalah kecil di besarkan, masalah besar di kecilkan nya, dan Kanada yang tidak ikut saja, kami sudah nilai salah oleh rakyat Kalimantan, bisa kepentingan Kanada kata nya, namu kami sabar saja bekerja, akhir nya rakyat Kalimantan tahu, Kanada itu hanya memodali saja, tapi kami lah semua nya yang nanti menjalakan nya.
Setelah datang nya kru Avril fans fender Canada bersama Iran, maka di mulai lah kami bekerja membangun nya, pertama saya Ali, Rahmahwati, Aban, Herman, Bayah, dan seluruh kawan-kawan menyusun konsep kerja memakan waktu 4 bulan lama nya, karena kami harus tahu dulu apa yang di inggin kan publik, media berita seperti apa yang di butuhkan Masyarakat Kalimantan, Sumatera dan Aceh, cara kerja kami lain dari media tv berita kebanykan yang sudah ada, kami menawarkan hal baru pada Publik, dan kusus nya untuk pemuda-pemuda nya Indonesia ini, anda sudah lihat bisa nya Metro Tv, Tv one, Indonesia, berita serangam, dan di susun sedimikan rupa, tidak membuat berita langsung, dan mereka menyalin hubungan dengan Pemerintah Jakarta, untuk membuat opini publik, dan juga banyak kepentingan yang menyimpang sekali, nah waktu 4 bulan ini saya gunakan untuk mempelajari mendalam lagi media tv di Jakarta, ternya mereka banyak membuat berita palsu dan pencitran, untuk aparat polisi dan TNI, DPR Presiden, contoh berita baru buatan rekayasa adalah operasi TNI di Sulawesi mengepong Kelompok Santoso, itu murni rekayasa sama sekali, karena di hutan Sulawesi itu tidak ada lagi sudah kelompok santoso, dan TNI itu tahu, dan TNI itu kuat, jika hanya kelompok santoso saja, paling makan waktu jam-jaman saja untuk menangkap nya, karena TNI berpekakas militer cangih memadai sempurna dan terlatih, pesawat punya juga, dengan 2 helikopter pun cukum untuk menangkap Santoso dan Anak buah nya itu, karena mereka sudah terjepit tidak bisa kemana lagi, tapi TNI masalah berbilit, karena sudah di susun untuk pencitran saja, dan kassus kedua pemberitaan Bohong, adalah Masalah ada Granat di Hotel mewah Jakarta, yang di tanggani oleh Densus88 itu bohong, yang punya hotel sudah sepakat dengan Densus88 itu untuk membuat berita Palsu, tidak ada orang yang meletakan Granat yang tidak di lepas pengaman nya, jika dia ingin meledakan hotel itu, dan hanya juga orang gila yang inggin meledakan hotel itu hanya dengan 1 granat magis kecil, jika meledak pun juga tidak menghacurkan hotel itu, paling kaca nya yang pecah, tidak ada alasan oleh pekerja hotel mengatkan milik tamu tertingal, siapa tamu nya pasti bisa di tangkap sudah, ini tidak ada, tidak ketingalan nama nya jika di lantai dasar berada, dan juga tidak terjatuh itu, jika terjatuh bahaya bisa meledak, jatuh juga pasti ketuan, jadi itu dusta, kami tidak mau mendirikan Industri media yang merugikan masyarakat untuk pemerintah, dan isu ISIS sengala teroris lain nya, yang tidak ada hungan nya dengan rakyat Indonesia, dan itu hanya membuat orang panik saja, dan masalah itu juga tidak perlu di beritkan berulang-ulang, dan Indondonesia bukan Amerika Serikat, yang ikut campur perang orang lain, apa lagi ikut campur perang di timor tengah, jika itu di katakan pencegahan, itu bukan mencegah, tapi malah membuat nya jadi subur, karena ada yang tahu, lalu ikut kesana.

Proses pembangunan kantor berita Kanada Banjarmasin pertma

Dan kami sepakat, dalam 1 tahun maka selesai lah Kantor Berita Canada Banjarmasin Aceh, yang berlokasi di Banjarmasin Utara, dan pindah lagi ke Rantau, di Jalanan Lintas Provinsi Kalimantan, dan kami semua tidak pernah mengiria ini berhasil total, karena kami mengunakan instromen pengkita publik adalah Musik Rock, dan Rahmahwati sebagai bintak Fashion Avril Lavigne Bagai magnet nya para penoton kami, hanya butuh waktu 2 bulan kami sudah banyak dapat Jop Iklan untuk di Pasang di Kanada Tv, dan yang paling berhasil nya lagi, kami dengan bergabung Koalisi dagang Asean, yang menunakan media tv kami untuk mempromesi kan produk nya, hingga pemerintah Daerah juga mengunakan nya untuk memberikan tahu masyarakat, tentang kebijakan yang di buat nya, dan ini terus meluas ke manan-mana, tapi pada inti nya adalah Alat intromen untuk mengikat penoton adalah musik Rock dan Rahmahwati yang langsung turun juga jadi juru bicara nya bersama Ali Pasha, dan mereka juga jadi pembaca berita nya, dan penonton Kanada Tv kebanykan adalah pemuda-pemuda, jarang orang tuan.
Cara nya juga, kami mengabukan langsung Acara Musik Rock Live, dengan Berita, dan Iklan, jadi kami putarkan mereka musik Endergron, dan kami selepkan Iklan dan pemeritahuan, karena jika langusung tidak bisa, karena chanel pasti di pintah, karena mereka bosan duluan sebelum menoton nya, tapi jika di sunguhi musik maka mereka melek, lalu di selekan iklan dan pemberitan maka mereka milhat iklan itu juga berita itu, lalu mereka tahu, dan kami sudah sudah mengubah cara pikir nya penonton kami walau sedikit, karena yang tidak suka politik jadi suka poltik karena sudah milihat nya, lalu tertarik, habis itu Iklan sukses juga, jadi mereka tahu, bahwa sudah Industri memproduksi kebutuhan yang memerlukan nya, dan atas dasar itu lah kami mendapat penghargan dari pemerintah daerah, juga Industri Asean, yang telah berhasil mengubah pendangan para pemuda-pemuda yang tidak peduli pendidikan dan politik negara jadi peduli, dari hadir nya kami juga, lebih dari separu pemuda-pemuda Aceh, Kalimantan dan Sumatera ikut pemililu, dan itu terjadi dari pemilu Presiden Jokowi, dan Hampir yang jadi pemilih Presiden Jokowi adalah para musis Rock Endergron, karena kami menjadi Tim Sukses nya dulu, banyak avril fans fender mendukung Jokowi, maka banyak pemuda yang ikut kami, memilih Jokowi, dan jokowi juga menjadikan musik menjadi Intromen kampanye nya, maka nya dia juga berhasil.

Koalasi dagang Asean di kantor Berita Kanada Banjarmasin

Konser musik di kantor berita Kanada Banjarmasin

Atas keberhasilan itu, maka Linkin Park Fans Petronas Malasyia, ikut menanam saham nya, lalu kami membangun kantor berita Canada langsung di dua lokasi, yaitu di Palembang dan Aceh, hanya dalam waktu 7 bulan selesai berdiri dan peroperasi, dan hingga kantor Berita Kanada Banjarmasin kami ini kami jadikan juga tempat minting rom pemerintah dan Industri yang inggin menyewa nya untuk rapat atau berdiskusi, dan atas usul Rahmahwati juga kantor berita Canada ini menjadi pasar saham gabungan sperti pasar saham gabungan Indiks bursa Jakarta sana, di sini berkembang globalisasi perdangan, Revolusi Industri Banjarmasin, Aceh dan Sumatera berhasil terjadi, karenan banyak pengusaha dan Industri Asean yang berkujung di kantor berita Canada, untuk berdiskusi memajukan Industri Asean Raya, dan langsung berdangan di pasar saham gabungan Koalisi dagang Asean.
Dan hal paling gembilang lagi yang di lakukan Rahmahwati adalah, membuat produksi Iklan gaya baru, dengan cara mengadakan konser musik Rock endergrons di kantor berita Canada, lalu banyak penonton yang datang, lalu diskusi para Pengusaha yang di barangi oleh konser musik kami dilihat dan dengarkan oleh penonton, maka promosi berhasil, Industri produksi di ketui orang, begitu juga depat para pemerintah yang langsung di satukan di situ jua, jadi banyak yang menonton dan melihat nya, dan mereka tahu, dan sekali lagi telah merubah peta industri media, dan memajukan Kalimatan Sumatera dan Aceh, promosi budaya dan tradisi juga kami satukan agar mereka yang tidak tahu menjadi tahu, di Tambah lagi bergabung nya Barito Fans, soper bola Banjarmasin dan Yamaha Clup motor, nonton bareng pun terjadi orang banyak yang menoton dan berkompol, iklan sukses lagi, kami untung lagi.
Dan meluas nya kabar tentang kami ini jua, membuat para industri kotraktor bangunan datang untuk mempromosikan produk nya, baik dengan pemerintah dan Industri lain nya, danas pekerjan umum juga datang, dan melakukan lelang tender kotrak kerja bangunan nya di kantor berita Kanada Banjarmasin, dan hingga OPM Papua dan mantan Milisi Aitrak juga datang untuk bergabung, dan meminta mendirikan nya kantor berita canada di Papua Timika dan Timor Lesti, dan itu kami sangupi, hingga di Thailand dan Singgapura pun juga kami sangupi juga membangun kantor berita Kanada, dan sekali semua keberhasilan ini, di buat nya oleh Rahmahwati yang begitu cerdas dalam menyunsun konsep kerja Industri berbagai maca kebutuhan publik.
Sekali lagi dalam keberhasilan ini saya mengajak Rahmahwati ini menikah saja sudah kita, tapi tetap menolak nya, dan saya menunggu nya lagi, entah kaya apa lagi nanti ini saya tidak tahu lagi pembaca, jika pembaca menemukan wanita yang sama seperti Rahmahwati ini apa yang pembaca lakukan, tulis di kotak komentar blogger ini, saya yang menyuruh Rahmahwati ini menikah dengan laki-laki lain juga tidak mau, karena dalam pikiran saja timbul perasan, mungkin Rahmahwati ini tidak inggin saya dan mencari laki-laki lain, namun takut dan tidak tega menyakitan saya, tapi jika jujur saja saya, lebih baik dia menikah dengan orang lain dari pada begini, membuat gila saya sudah, dan saya sudah berulang mengatakan nya pada nya, saya tidak sakit dan mengangu nya jika menikah dengan orang lain, juga tidak di gubris sama sekali, jadi mau apa lagi?
Jujur saja pembaca, sebenar jika Rahmahwati itu menikah dengan laki-laki lain saya rasa tidak terima itu juga ada, tapi saya sadar, jika saya tidak terima, berarti saya tidak mencinta Rahmahwati karena sudah menghalangi masa depan dan kebahagian nya untuk menjalani hidup yang singkat ini, Terkadang saya ini dengan sendiri air mata mengaliran tanpa saya sadari, entah karena sedih atau bahagia saya tidak tahu, apa lagi saat Rahmahwati ini ada di dekat saya jika malam nonton tv, waduh rasa nya bercampur aduk, dari awal kenal dengan nya, Rahmahwati itu selalu datang ke rumah saya, dan bisa bermalam, dan tidak siang tidak malam dia datang ke rumah saya, walau saya tidak ada, saya menyuruh pulang juga tidak mau pulang dia ke rumah nya, padahal enak di rumah nya dari pada rumah saya ini, dari awal kenal juga, dia Rahmahwati tidak mau naik motor sendiri, selalu ikut saya, pada hal dia punya motor sendiri, tapi selalu menelpon dan Sms minta jemput dan minta antar kemana, tidak malam juga tidak siang, tidak peduli panas dan hujan, kadang bisa marah-marah dan membentak-bentak sama saya, yang saya tidak tahu pangkal masalah nya, jika berkelahi dengan ayah atau ibu nya juga lari pada saya, tidak mau ke lain, di rumah saya dia mau memasak dan cuci piring, sedangkan ibu menyuruh nya di rumah dia tidak mau, aneh betul, di rumah nya kata ibu pada saya, tidak pernah menyapu rumah, sedangkan di tempat saya dia menyapu rumah saya, jika di tegur marah, dan langsung dengan bentakan nya serupa dengan guntur, tetangan pun keluar biasa nya, aneh Rahmahwati ini, dan dari saya mengenal nya juga Rahmahwati ini tedak pernah memakai celana pendidik, pasti pajang serupa Avril Lavigne, padahal kaki nya bagus tidak ada bekas luka dan semacam nya, dan dia juga pasti memakai baju kaos saja, sepatu nya juga tidak pernah ada yang berhak tinggi, pergi ke tempat orang 
selamatan juga seprti itu dia, paling menambah kan kerudung saja, pokok nya seperti Avril Lavigne dandan nya, tapi jika Avril masih bisa pakai gaun atau baju serti putri-putri eropa jaman dulu, atau pakai rok, Rahmahwati tidak pernah memakai itu, tidak pernah muka berdandan menor, apa lagi pakai livstik merak, pasti hitam sudah biasa nya, tapi itu lah wanita yang saya sukai, wanita tangguh, tidak cengeng dan anak mami, dia bisa memuku laki-laki yang menggu nya, tapi entah lah, Cinta ini derita kuharap anda merasa, tanpa banyak tanda tanya, rasa ini pakta bukan rekayasa, hanya perasaan suka namun sulait berkata, dan saya tidak pernah bisa lari dari dia sudah dan itu nyata.

Pembahasa kerjasama kontrak kerja Industri musik Eropa dan Afrika di kantor  berita Kanada Banjarmasin
Kembali ke pembahasan, Setelah kami mendirikan kantor berita di Asean, kami juga mendapat tawaran kerja dengan industri musik Afrika, kami di minta untuk menuliskan lagu untuk satu album, dan tour keliling Afrika, dan mendirikan media berita untuk pemerintah nya, atau mendirikan kantor berita Canada, dengan nila kontrak lebih dari 10 trilion rupiah, dan itu kami sangupi juga, dan setelah nya, Industri musik Eropa juga memnita hal yang sama dengan Afrika dengan kami, dengan nila kontrak kerja 16 trilion rupiah, industri musik eropa mita tuliskan lagu sebanyak 20 lagu untuk 1 album nya, dan kami juga menyangupi nya, dan pemesan pembuatan Panggung tour musik eropa dan Afrika juga kami sangupi, dan pesanan panggung dari singapura juga kami sangupi kerjakan, dan semua akan selesai setelah bulan puasa ini, karena kami lebur 1 bulan penuh untuk mengadakan tour konser musik, di tambah lagi dengan pesanan pembuatan flim dokomenter sejarah, dan pendidikan, kontrak kerja dengan pemerintah daerah Sumatera, juga kami Sangupi, hingga membuat Flim ISIS perang timor tengah juga kami sangupi dan semua nya sudah selesai kemarin sebelum bulan puasa ini, belum lagi job Iklan, dan Rahmahwati juga meminta saya, untuk mendirikan nya Industri tranpotrasi untuk lebaran, darat udara dan laut, juga sudah berikan pada dia, dan pesawat yang di Pakai milik Iran dan Canada, hanya untuk mudik lebaran saja Rahmahwati meminta pasa saya, dan Aban juga membuka bengkal las dengko dan Air brus di bekas rumah saya yang dulu, tapi yang mengair brus nya Rahmahwati lagi, super sibuk wanita ini, belum lagi ibu yang di buatkan nya Rumah makan Padang, hingga kertingan untuk pekerja batu bara, dan di bulan puasa ini juga ketring nya banyak pesanan dari berbagai ke buthan orang, dari untuk berbuka puasa bersama di mesjid dan kantor, oh Rahmahwati adalah wanita paling sibuk dengan bermacam pekerjaan, saya yang melihat nya yang cape, dia yang melakukan tengan saja seolah tidak ada kerjaan, saya juga tidak tahu bangai mana cara nya untuk melakukan itu, industri multi fungsi di buat nya, sangupkah anda pembaca melakukan nya?

Pagi-pagi jam delapan sudah ada ribut di depan rumah saya, si Aban dan Dendri yang teriak-teriak sambil membantak, saya kira mereka mambuk berat, ternyata saya keluar, ada 2 truk yang mengangkat pekakas barang rumah pagi, saya juga langsung menyakan nya, kata saya kami tidak ada hutang dengan Bank mana pun, kepana berani mengangkut barang kami, apakah pemerinta yang menyuruh nya, untuk di bukar paksa rumah ini, jika iya kenapa kami tidak di berikan tahu, eeh ternyata gila sudah, Rahmahwati yang menyuruh nya, tapi tidak bilang hampir kami berkelahi, ternyata Rahmahwati beli Rumah Baru di Banjarbaru, di tempat penggiran kota supaya bisa melihat gunung, aneh tidak bilang, dan kenapa juga harus pindah rumah dari Rantau ini ke Banjarbaru, nanti jauh pergi berangkat kerja, dan kami juga sudah akrap dengan orang disikitar nya, tapi saya tidak bisa menolak nya, Karena Rahmahwati yang meminta nya, nah gila lagi, setelah kami pindah rumah ke Banjarbaru, rumah kami yang dulu langsung berubah jadi Rumah makan padang, yang membuat nya Rahmahwati, jadi itu alasan nya pindah, haduk ini kebanyak kerjaan, bisa gila nanti, dan dirumah yang baru juga di belakang nya ada keramba ikan gabus, Rahmahwati juga yang membuat nya usaha itu, entah apa lagi yang mau di buat nya saya dan kawan-kawan ini tidak tahu lagi sudah, ini terlalu sibuk, walau kami memperkerjakan orang jua pun mengelola nya, tapi tetap bikin pusing kebanykan kerja sudah, apa yang dicarai mau beli apa juga kami tidak tahu lagi terhadap Rahmahwati, di ajak menikah juga masih menolak, aneh sekali jalan cerita nya, naumun asik pembaca.

Rumah saya yang di jadikan Rahmahwati rumahkan padang

Dan bulan puasa ini juga kami dapat kontrak kerja dengan frons Islam Asean, kontrak kerja itu adalah, menulis lagu untuk hari raya Idulfitri, dan mengisi acara saat lebaran, dan frons Islam Asean juga, menyewa panggung kami untuk di pakai nanti di malam hari raya, belum lagi perminta kembang api malam lebaran, dan mendisain mobil-mobil untuk pawai lebaran nanti, tapi kalau mobil itu Aban sediri juga bisa mengerjakan nya, yang parah nya adalah, perjanjian kerja dengan Bank Amerika Latin, Tour Musik untuk Promosi, tapi Ali Rahmahwati menyangupi nya jua, tidak tahu lagi ini apa lagi yang datang, ini terlapau batas sudah kegiatan-kegiatan yang begitu rumit, apa lagi seminar terhadap penolakan ke pada pemerintah, dan percetakan menyusun kurikulum pendidikan untuk dinas pendidikan, saya berhara jangan lagi ada kerja yang datang lagi, nanti selesaikan yang ada dulu, kebanyakan apun sudah saya, kalau mengikuti Rahmahwati dan Ali, terus mereka itu sangupi nya.
Kesimpulan terahir dalam tulisan ini adalah, Saya dan kawan-kawan Avril fans fender Banjarmasin tidak pernah menduga nya menjadi seperti ini, dan juga tidak pernah berencanan untuk hidup serti ini, maka nya saya katakan di atas tadi, apa yang kami jalani ini seperti sudah di tentukan tuhan saja, walau pun sebenar tuhan tidak pernah mencampuri nya, tapi inti nya semua berawal dari musik, lalu mejelma macam seperti sekarang ini, musik memang bisa mimikat hati siapa saja, dan berapa saja harga jika musik nya di sukai orang maka pasti di beli orang lain, dan saya dan kawan-kawan sepakat, Avril Lavigne dan Rahmahwati itu adalah Ajaip, karena mereka lah yang mendatakan berkah bagi semua angota organisasi ini, hangga sekarang semua nya hidup dengan layak dan berkecukapan, saya tidak pernah mengagku ketua organisasi Avril Fans Fender, dan juga tidak paernah ada yang melantik nya, tapi entah kenapa orang-orang memangil saya ketua Avril, kadang ada yang memangil mas Avril, dan juga Rahmahwati, tidak pernah menggaku ratu model Rock Asean, tapi juga di panggil model fashion Rock Avril Asean, Ali juga di gelari oleh orang Robinhot nya Aceh, dan Ali tidak pernah mengaku sebagai Robinhot Aceh.
Yang paling penomenal ada, nama Avril Lavigne, karena semua mereka dari produk industri kami di mereki Avril fan Fender, dan itu lah yang membaut nya lagu dan di pesan orang, se ajaib itukah nama Avril Lavigne di dunia ini, maka dalam seminar kami di kantor berita Canada, Bersama dengan koalisi dangan Asean, banyak pengusaha bertanya kenapa semua produksi kami bermerik Avril fans Fender, nah saya jelaskan, dulu kami sudah mencoba, menjual produksi buatan kami dengan lain merek Avril fans fender, tidak laku di jual, begitu juga dengan kami yang menulis lagu kami yang menyanyikan nya juga tidak laku, tapi jika orang yang menyanyikan nya menjadi cocok, jadi maka nya saya katakan nama Avril Lavigne itu ajaib sekali di dunia ini, bisa membuat orang tertarik, begitu juga Rahmahwati yang hadir di kompulan kami ini, dia telah merubah semua nya, dan memuat sukses semua nya, tapi juga Ali Pasha, Avril fans Fender Aceh lah jua pertama memdali nya, jika tidak Ali maka ini pun juga tidak ada sama sekali, tidak ada Industri Fashion di Sumatera, Aceh, dan Banjarmasin, menjual Produksi nya dengan harga 5 juta rupiah selain kami, dan hanya baju kaos dan celanan buatan Rahmahwati saja yang terdaftrar di kualisi dagang Asean di Malasyia, yang tembus menjual baju kaos yang sama dengan Avril Lavigne se harga 25 juta rupiah per setel nya, dan tidak ada disaider busanan Fashion Rock wanita selain Rahmahwati, begitu juga penulis lagu terbanyak di sadang gelar oleh Rahmahwati, karena saat kami bertemu Deweq dan Ipang di Jakarta, saat mereka menyewa panggung kami, mengatakan, mereka hanya bertemu wanita bernama Rahmahwati saja yang bisa menulis lagu berbahasa Ingris lebih dari 200 lagu, dan semua terjual, tapi aneh jika kami yang menyanyikan tidak laku, Rahmahwati itu model Rock saja dia yang banyak menyodot orang, dan karia tulisan, tapi tidak dengan karekter vokal nya, maka nya kami hanya bekerja di balik layar saja lagi, bigitu juga dengan berbagai tour musik, kami juga hanya di balik layar saja lagi, dan kami akan terus berjuang lagi untuk maju dari sekarang ini, dan jikan anda pembaca punya rencana matang maka lakukan lah, jangan takut gagal, dan jika kami dulu takut gagal maka kami tidak pernah seperti ini, dan sekarang saya juga tertarik dengan dunia politik dan inggin coba-coba masuk ke gelangan dunia politik Indonesia, begitu juga Rahmahwati, dia juga sama seperti saya masuk gelangan politik Indonesia, dan kesuksesan ini adalah berawal dari Musik Rock Endergrons, dan Avril Lavigne,

Rahmahwati berumur 24, foto nya yang sekarang ini, siapa yang tidak jatuh cinta kalau begini orang nya


Ini pembaca foto Rahmahwati Yang sekarang, ampun pembaca saya terlalu mencintai nya, mungkin saya sudah gila.

Rahmahwati saat tour Musik Aseandan Amerika Lantin, Brazil Musik Rock Endergrons

Foto ini adalah foto kucing milik Rahmahwati, kucing ini selalu di bawa kemana-mana, tidak mau di tinggal, meski naik motor juga pasti dibawa, makan nya kucing nya itu, lebih mahal dari makanan saya, kucing itu juga pasti di gendong jika berjalan kaki, kucing nya itu juga tidak boleh di pengga orang lain, jika ada yang berani memengang kucing nya itu pasti di marahi nya di bentak nya siapa saja, saya dan bapak nya tidak pernah memengang kucing nya ini, Rahmahwati naik panggun bernyanyi kucing nya juga ikut nai pangung, aneh nya kucing nya itu, duduk diam saja di atas panggung tidak berjalan kemanan, model setia dan semacam nya itu, kucing nya itu juga selalu mengikuti nya kemana saja, meski masuk kamar mandi juga kucing nya itu masuk kedalam, saya yakin kucing nya itu melihat Rahmahwati telanjang mandi, saya juga ingin kaya kucing beruntung itu, saya berharap jika kucing nya itu jangan berbuat tidak senunuh di dalam kamar mandi bersama Rahmahwati itu, kuncing nya itu juga selalu berbuat manja, walau sudah di kasih makan dan minum juga masih mengendus-endus kaki Rahmahwati itu, kucing nakal berbuat tidak senunuh dan cabul, pasti minta gendong, jika saya bisa membawa kuncing nya itu ke dokter hewan, untuk bertanya kucing ini normal atau sudah gila? aneh betul wanita ini, mungkin Rahmahwati ini wanita satu-satu nya punya ke anehan di Banjarmasin, tapi saya suka kelakuan nya itu, jika anda pembaca kaya apa? jika bertemu wanita macam Rahmahwati ini.

Gitar Fender Telecaster dan Efeng nya milik saya itu.


Ini foto gitar nya, juga dibawa terus pergi kemana-kemana, di gunakan atau tidak pasti gitar itu di bawa nya, tidak boleh dipengang orang lain, apa lagi di pinjam mimpi mukin di pijami orang, wok ke pasar beli ikan saja gitar dan kucing nya itu ikut, dan pasti juga tidak mau sendiri, pasti saya yang jadi tukang ojek nya, naik motor sunguh repot sekali, karena kucing dan gitar nya ini tidak bisa di tinggal, gitar di masukan dalam tas pungung anti air itu, aneh juga di ajak naik mobil tidak mau, mau naik motor yang sudah rusak ini, tapi sudah lah saya suka dia begitu, dan itu juga mungkin yang membuat saya mencintai nya.




Boneka Tom In Jery milik Rahmahwati, tidak bisa tidur tanpa ini



Ini foto boneka dan bantal tidur kesayangan nya, Rahmahwati, yang juga di bawa kemana saja jika ada perjalan jauh, kalau di tour musik bantal guling dan boneka nya itu tidak pernah tinggal sama dengan kucing nya itu pasti mengekuri nya kemana saja pergi, karena jika tidak pakai guling boneka dan bantal itu tidak mau tidur, sudah jadi kebiasa susah di hilangkan pembaca, jika tertingal pasti minta ambilkan walau jauh jarak nya, tapi yang pasti kucing nya dan gitar nya itu ikut terus kemana-mana, sunguh repot naik motor bawa kucing dan gitar itu.

Ini fotor motor milik saya, motor ini dulu di kasih ayah angkat saya untuk pergi kesekolah, walau terlihat seperti rusak, jika ada tour dan kemana pun pergi pasti di bawa motor ini, tidak pernah di tinggal di rumah, karenan motor ini, motor kesayangan Rahmahwati, tidak mau naik motor lain, kecuali naik motor ini, dan juga biasa kami di tour musik pasti jalan-jalan, maka perlu motor, memang bisa mobil, tapi Rahmahwati tidak naik mobil, mau naik motor saja, mobil di beli hanya di pajang di garasi rumah, paling aban yang membaya keluar. dan motor ini juga pajak nya mahal dari pajak mobil, karena motor ini pajak nya di buat baru oleh saya, jadi walau naik motor ini tanpa helm, kenalponblong nyaring tidak berplat nomor, tidak akan di tilang kemana saja pergi, karena sudah punya ijin dari Polri Jakarta, karena dulu sereng kena tilang sudah, akibat motor peretelan kenalpot blong, dan Rahmahwati tidak mau pakai helm, dan itu juga atas dasar polisi juga yang sudah bosan menilang nya, maka di buatkan ijin baru dengan pajak mahal, meski di bawa keluar negeri juga tidak akan di tilang, meski tidak pakai helm, tidak akan di tilang karena sudah ijin di buat langsung Polri Jakarta.


sekarang ini saya berumur 25 tahun, dan Rahmahwat berumur 24 tahun, saya sampai sekarang masih mengajak nya untuk menikah tapi tetap di tolak nya saya, sampai tulisan ini di terbitkan juga masih tidak mau, namun ini adalah cerita indah Avril fans Fender Banjarmasin Aceh, yang akan menjadi sejarah manis, saya juga berharap demkian, cinta yang tidak berhasil itu memang indah, contoh nya anda lihatlah flim Titanik, Robinhod, Gladiator Maxsimus, Diamaonts, yang pada akhir nya Pahlawan laki-laki nya yang mati lalu wanita nya menangis, dan penoton juga ikut menangis, dan saya akan mati terhormat di hadapan Rahmahwati lalu dia menangis si nya nanti, dan saya belum tahu sampai sekarang kenapa Rahmahwati ini menolak menikah dengan laki-laki mana pun termasuk saya sendiri, apa memang benar saat ini dia masih ingin sendiri, dan dia akan menikah dengan saya pada waktu yang di tentukan nya, dan apakah jual mahal nya terhadap laki-laki lain di lakukan untuk saya saya juga tidak tahu, tapi saya yakin itu di lakukan nya untuk saya, dan dia juga ada berbicara tidak sadar dulu, saat saya mengajak nya menikah, bahwan dia mencinta saya sepenuh hati nya, tapi setelah mengucapkan dia langsung menghidari nya, tapi saya yakin itu benar, dia cuma malu saja, dan di lihat dari tingkah laku nya saya yakin dia mencintai saya, karena dari kami belum begini dia sudah perhatian dengan saya, dan saya adalah kawan sepesial nya, pagi-pagi biasa nya datang membawa sarapan untuk saya, dia menyapu rumah saya, dia juga mencuci pakain saya, dia juga memasak untuk saya, dan dia juga terus menelpon saya, kemana pun pergi naik motor dengan saya, sms minta jemput dengan saya juga, kadang marah juga tidak di angkat telpon nya, dan juga tidak mau pulang kerumah nya, berkelahi dengan ayah juga kesaya lari nya, minta belikan apa pun juga minta nya sama saya, dia hanya mau minum alkohol dengan saya, Aban, Herman, Dendri, dan Ali Pasha, tidak mau dengan orang lain, karenan semabuk apa pun saya tidak pernah bertidak tidak senunuh pada nya, dan semua wanita yang pertah berkawan-kawan dengan saya, di atas taidi juga saya katakan dengan jujur pada anda pembaca, dulu saya saat mabuk berdua dengan Rahmahwati, dia mengajak bercinta saya menolak nya dengan keras, apa lagi saat sadar, karena sepunuh hati saya mincatai, saya akan bercinta dengan kecuali di mau menikah dengan saya, demi tuhan pembaca dan untuk wanita semua nya, saya laki-laki terhormat, maka bercinta pun harus di minta dengan terhormat, tidak munafik, juga saya ingin bercinta juga dengan Rahmahwati itu, tapi cinta saya pada nya, dan kebesar jiwa laki-laki sejati itu bisa menahan saya dengan baik dan kontol di saat apa pun juga, dan pada inti nya hanya 1 orang wanita dalam hidup saya dan merubah sengala nya di adalah Rahmahwati orang, dan semuga didalam hati sama dengan saya, sampai kapan pun saya akan menungu nya.

Dan nanti lagi di sambung cerita nya pembaca, dan kira nya ini bisa menambah pengetahuan anda tentang Avril fans Fender Banjarmasin Aceh, hinga dunia ini, dan semuga tuhan, terus membuat nya begini, dan sampai mati jangan pernah saya menikahi dengan Rahmahwati, meski itu saya inggin juga, karena asik begini, hidup lebih menantang dan berjuang, nanti kalau menikah perjuangan dan rasa penasaran itu berahir, dan hidup menjadi sepi, kalau begini kan setiap bangun tidur pagi, langsung ada pikiran untuk berjuang itu, dan tidak bisa diam di buat nya, walau pun sebenar nya bisa diam, kan bisa saja saya menyuruh orang lain saja mengelola pekerjan ini, tapi jika belum menikah dengan Rahmahwati itu, buat semangat kerja juga pembaca, yang penting pembaca, kucing dan gitar nya itu di bawa terus kemana pun, tidak mau tingal, meski pergi ke warung beli sarden dan mie, atau pulsa, kucing dan gitar nya itu mengekor Rahmahwati, tak peduli hari hujan, kucing nya tidak takut air pembaca.

Dan mungkin sekian dulu imformasi yang saya bisa berikan pada anda para pembaca. Dan kita bertemu lagi di lain epesodi tulisa saya yang baru nanti.
Terima kasih telah membaca nya semoga berguna untuk anda.
Mohon maaf bila ada kekeliruan dalam tulisan saya di atas.

FROG GOZILLA
Ketua Organisasi Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88 Tanjung Tabalong yang bergerak memajukan pendidikan di Banjarmasin Aceh dan Indonesia.
Organisasi ini juga sangat aktiv di industri musik Rock Endergrond,
Dan berjuang untuk membangun perintahan ustmaniyah yang baru 

simbol organisasi


Avril lavigne