Translate

Selasa, 12 Juli 2016

Sejarah Berdirinya Kantor Berita Kanada Banjarmasin Oleh Avril Fans Fender


Sejarah Berdirinya Kantor Berita Kanada Banjarmasin Oleh Avril Fans Fender Banjarmasin Aceh

WELCOME BLOGGER FROG GOZILLA
Terima kasih pada anda para pembaca yang sudah mau meluangkan waktu berharga anda hanya untuk membaca tulisan saya 

Pendahuluan

Avril fans fender Banjarmasin Aceh, redaksi repoter junalis Kantor Berita Canada Banjarmasin

Tulisan ini saya bisa pertangung jawabkan kebenaran nya, dan saya siap di pangil siapa saja untuk mempertangung jawabkan tulisan ini.
Tulisan ini membahas masalah berdiri kantor berita Kanada Banjarmasin, Aceh, Sumatera, Timor Lesti, Papua, Malasyia, Sabah, Singapura, Thailand, dan Brunai Darusalam. Saya akan memaparkan secara jelas bangai mana bisa Kantor berita Kanada berdiri, dan siapa yang mendirikan nya, apa fungsi nya, dan apa hubunganya dengan Kanada. Tulisan ini juga membahas cara-cara mengelola Industri media cetak dan eletronik, membuat musik sontrak, menulis lagu, membuat berita, membuat flim dokumenter, membuat video clip, membuat Industri Fashion, dan Membuat dan menyewakan Panggung Konser Rock Endergron dan lain nya lagi, dan supaya pembaca jangan bosan membaca nya, maka saya masukan cerita pertualangan hidup saya dengan seorang wanita Rock In Roll yang ujung tombak nya Kantor Berita Canada pembaca.
Dan tulisan ini saya tulis dengan kesepakatan perjanjian dengan semua pihak yang terlibat di dalam tulisan ini, baik Industri dan tokoh-tokoh Masyarakat, Tokoh pemerintah Banjarmasin, Sumatera dan Aceh, dan kawa-kawan semua nya, yang meminta nama Asli jangan di muat dalam Tulisan ini, begitu juga Industri yang terlibat juga jangan di sebut nama PT dan perusahan nya, dan jika ada yang inggin tahu lebih dalam datang langsung saja ke Banjarmasin, langsung bicara saja, jika tidak tahu alamat nya cukup kirim Email saja, baik lewat Twitter dan Facebook, dan telpon 085246341308 saja, mungkin anda pembaca paham itu, tapi ada juga nama tokoh dan orang nya yang Asli di tulisan ini, yang tidak minta lindungi nama nya, begitu juga dengan nama PT dan Perusahan nya. dan nama Asli itu adalah nama saya Frog Gozilla. itu Gelar saja, tapi itu yang di kenal di Banjarmasin, jika anda mencari saya menyebut nama asli saya, orang tidak kenal, nama asli juga, Rahmahwati, Aban, Dendri, Gian Gilang, Amat, Herman, Yulia, Bayah, Ali Pasha, Ali Bima, Tuanku Cut Cak Muhammad Yasin, semua itu nama Asli nya.
Dan mohon maaf terlebih dahulu kepada anda pembaca, Kalimat di tulisan ini bernada kasar, jadi mohon kebijaksanan Pembaca.

Sejarah Berdirinya Kantor Berita Kanada Banjarmasin Oleh Avril Fans Fender Banjarmasin Aceh

Ayah Ali Bima, Letkol  Tuanku Cut Cak Muhammad Yasin, Naser Mohammad, dan Dinminim, foto ini di Ambil pada tahun 1999 yang lalu, sebelu Yasin bertengkar dengan Dinminimi.

Pembaca ini foto saya yang sekarang, foto ini di Ambil pada tanggal  11 juli 2016

Foto Rahmahwati sebelum dia bergabung kami, dan belum punya tato

Foto Rahmawati yang sekarang, foto ini di ambil pada tanggal 11 juli 2016

Foto ini adalah foto Rahmahwati, orang yang menjadi ujung tombak dari kantor Berita Canada Banjarmasin dan juga ketua organisasi Avril fans fender Banjarmasin, Rahmahwati adalah penulis lagu, gitaris, model Rock Endergrons, repoter, pembaca berita, percacang penggung, dan semua kegiatan yang ada di kantor berita Canada Banjarmasin, memang foto nya ini terlihat sama dengan seorang vokalis Rock Punk Jakarta bernama, Tiga Setia Gara, ya memang mirip Tapi Tiga Setia Gara, badan nya banyak tato, dan lebih terlihat Rocker nya, dan Tiga Setia Gara juga kedua tangan nya penuh tato. jadi ini bukan foto Tiga Setia Gara, Rahmahwati, yang juga perempuan Rocker pembaca
Nah pembaca foto di atas ini baru foto nya Tiga Setia Gara, Vokalis Rock Punk Jakarta, wajah Hampir sama, tapi tato dan tinggi bandan nya bisa terlihat jauh perbedan nya, dan Tiga Setia Gara, sudah tua, Sedangkan Rahmahwati umur baru 24 tahun saja,

Pembaca kalau anda sering mengakses internet, seperti Facebook, Twitter, Akun Google, dan Blogger, anda tidak asing lagi dengan nama kantor berita Kanada, yang membuat berita tetang Kalimantan, Sumatera, Papua dan Asean, dan erat hubungan dengan Organisasi Avril fans Fender Banjarmasin-Aceh yang bergerak untuk memajukan pendidikan, hingga dunia musik, dan kegiatan sosial lain, tapi banyak orang masih merangukan keberadan kami, atau masih banyak yang belum tahu dengan kami ini siapa, maka dari itu tulisan ini lahir dan terbit.
Mungkin ada sudah membaca tulisan saya yang terdahulu berjudul, Sejarah Berdiri nya Organisasi Avril fans fender Banjarmasin-Aceh, nah mungkin Tulisan ini agak sama alur atau benang merah nya tulisan ini, dengan yang sudah terdahulu itu, tapi tulisan yang terdahulu itu kurang sempurna, dan masih ada nya orang bertanya di kotak komentar pada saya, dan tulisan terdahulu juga berpusat pada Avril fans fender Banjarmasin Aceh saja, dan kurang fokus memaparkan Kantor Berita Canada Banjarmasin pembaca, jadi disini akan jelas bahasan Kantor Berita Canada nya pembaca, tapi ada saya tambahkan juga sedikit benang merah nya disini agar tulisan ini tetap terhubung dengan tulisan pertama ya itu Sejarah Berdiri nya Organisasi Avril fans Fender Banjarmasin, dan bisa di bilang juga tulisan ini Sambungan dari yang terdahulu, atau penyempurna tulisan yang terdahulu yang kurang jelas nya pembaca, jadi bukan maksut saya untuk mengulang tulisan yang terdahulu itu, baik yang sudah anda baca atau belum, tapi jelas nya adalah, Tulisan yang dulu benang merah nya, yang tidak bisa tidak dimuat, dalam menerangkan nya pada anda, agar jelas dan sejelas nya, jadi tidak perlu lagi di perbaharui atau di edit lagi tulisan ini pembaca.
Demi Tuhan pembaca sampai sekarang ini saya dan kawan-kawan semua nya, masih belum percaya dengan apa yang terjadi di kehidupan kami ini, karenan rasanya hanya perlu waktu 9 atau 8 tahun saja untuk menjadi kami sekarang ini, bahkan banyak saya tahu orang yang berusaha untuk menjadi kami sekarang ini membutuhkan lebih dari 8 atau 9 tahun, dan itu pun belum tentu bisa melakukan apa yang kami lakukan, mungkin ini terdengar sombong, tapi itu semua adalah kenyataan yang tidak bisa di pungkiri lagi, kalau saya biasa bicara dengan kawan-kawan, saya katakan, seolah hidup kita ini sudah di tentukan Tuhan, walau pun tuhan tidak pernah menentukan hidup kita ini, dan seolah juga apa yang terjadi di hidup kita ini adalah Takdir, walau pun juga tuhan tidak menakdirkan kita seperti ini, kalau di bilang kebetulan anda beruntung, juga bukan, karenan tidak mungkin kami beruntung terus, jadi saya katakan juga pada kawan-kawan, hidup bukan takdir tapi pilihan, Tuhan tidak pernah menangdirkan hidup kita seperti ini, Karena Tuhan hanya memberikan pilihan pada kita, mau jadi orang baik atau menjadi orang jahat, jika di katakan juga takdir berarti kami sudah mengatakan tuhan jahat, kenapa begitu? karena jika kami berbuat jahat, seolah tuhan yang jahat, karena takdir sudah, berarti tuhan yang di katakan maha penyang dan pemurah itu dusta, karena sudah tidak adil dan jahat, dia menakdirkan kami berbuat, sama saja meyiapkan neraka untuk kami, dan tidak adil sengan orang yang menjadi korban kami, jadi ini bukan takdir, Tuhan hanya memberi 2 pilihan dan mengatakan resiko nyam jika kami berbuat jahat maka kami akan dia masukan ke neraka, dan jika kami memilih baik, maka kami akan dapat imbalan dari tuhan adalah Surga pembaca, jadi apa yang kami lakukan adalah hasil kerja dan buah dari kekompakan tim di lapangan pembaca, hal sulit yang saya maksut adalah, butuh banyak duit untuk membangun semuah Industri musik dan kantor berita Canada, tidak bisa uang senilai juta dan ratus saja, tapi miliyaran duit, kalau orang kampung melihat kami ini pasti sudah di katakan nya kami ini mengaji Sugih, karenan sudah jelas tidak mungkin mampu kami membangun sebuah perusahan sekala besar, mau memijam uang di Bank juga tidak mungkinm, apa jaminan nya, Bank bisa saja memberikan kami hutang asal ada jaminan nya, dan kami masih muda juga, dan sering masuk penjara jua, tidak mungkin bank percaya pembaca. Pertanya nya adalah? dari mana kami dapat duit lebih dari 10 milyar hanya dalam kurun waktu kurang dari 5 tahun saja pembaca, dan di bawah ini saya katakan cara nya untuk 

mendapat uang sebanyak itu pembaca, dan jika anda membaca tulisan ini sampai habis, dan anda paham dengan yang saya maksut dengan gambaran tulisan ini, saya zamin andan menjadi kami juga, jangan heran anda, tiba-tiba Phonsel anda berdiring dan di angkat ternyata pekerjaan untuk mendapakan uang banyak pembaca.






Saya lahir di Kuala Kapuas pada 10 desembar 1990 yang lalu, alamat Rumah, Jl, Mahakam, Rt 10 Kelurahan Selat Hulu, atau di pesisir sungai Kapuas, dan saya keturanan dari Ibu saya Dayak Ngaju, dan Ayah saya adalah orang Banjarmasin yang tidak punya keluarga pembaca, dan setelah ibu dan ayah saaya bertengkar dan bercerai, maka saya paling kecil ikut ayah saya, meski Ibu saya inggin membesarkan saya juga, namu pengadilan memutuskan saya ikut ayah saya, alasan saya masih duduk di sekolah dasar, jadi Ayah saya punya tanggung jawab menyekolahkan saya, meski jika ayah saya menolak juga, tapi tetap pengadilan keputusan nya macam itu pembaca, tapi setelah beberapa tahun ayah saya menihkah lagi pembaca, tapi setelah menikah 2 tahun mungkin karena saya kurang ingat karenan saya masih SMP saja, Ayah saya meningal dunia dengan penyakit Strok yang didirita nya, dan dari saat itu jua, saya sudah menjadi sendiri di dunia ini, karena walau ayah saya orang banjar, tapi dia tidak punya keluar lagi, setelah meningal ayah saya selama 8 bulan, saya memutuskan untuk keluar dari rumah dan pergi sendiri saja, tapi saya keluar rumah bukan karena ibu tiri saya pemarah dan mengusir saya dari rumah orang tua saya sendiri, selama dia masih bersama ayah saya, dia baik sekali, bahkan dia lebih baik dari pada ibu kandung saya sendiri, selama saya 

ayah saya masuk rumah sakit, ibu tiri saya lah yang membiyayi nya, dan tak ada sedikit dia mengeluh walau dia capi, dan saya ingin keluar rumah saja di larang nya, dan itu lah yang membuat saya pergi tidak bilang dengan, hanya meningal sepucuk surat saja, pembaca, dan isi surat tersebut adalah, Maaf kan saya dan Ayah saya, karenan sudah membuat ibu sangat repot sekali, baru sebentar menikah Ayah saya sakit keras dan tidak bisa bekerja lagi, dan ibu lah lagi yang bekerja memberi makan saya dan membayar rumah sakit, dan saya berhutang pada ibu, dan rumah segala isi nya, menjadi milik ibu semua, baik mobil dan motor dan lain nya, dan saya tidak menagih nya pada ibu, saya tidak punya hak, dan saya mohon doa ibu untuk pergi mencari kehidupan lain di luar sana, dan saya mungkin tidak akan kembali lagi, jadi jangan di cari lagi, saya hanya meminta pada ibu, jika makam Ayah saya berumput tebal tolong bersihkan, dan doa dia, dan mohon maaf saya harus pergi diam-diam, karenan jika saya bilang nanti ibu akan melarang saya, jadi maaf kan saya harus pergi dengan cara seperti ini, dan terima surat ini, singkat tulisan nya, saya mohon maaf pergi, dan anggap ini suatu mimpi yang datang untuk menguji.






ayah saya masuk rumah sakit, ibu tiri saya lah yang membiyayi nya, dan tak ada sedikit dia mengeluh walau dia capi, dan saya ingin keluar rumah saja di larang nya, dan itu lah yang membuat saya pergi tidak bilang dengan, hanya meningal sepucuk surat saja, pembaca, dan isi surat tersebut adalah, Maaf kan saya dan Ayah saya, karenan sudah membuat ibu sangat repot sekali, baru sebentar menikah Ayah saya sakit keras dan tidak bisa bekerja lagi, dan ibu lah lagi yang bekerja memberi makan saya dan membayar rumah sakit, dan saya berhutang pada ibu, dan rumah segala isi nya, menjadi milik ibu semua, baik mobil dan motor dan lain nya, dan saya tidak menagih nya pada ibu, saya tidak punya hak, dan saya mohon doa ibu untuk pergi mencari kehidupan lain di luar sana, dan saya mungkin tidak akan kembali lagi, jadi jangan di cari lagi, saya hanya meminta pada ibu, jika makam Ayah saya berumput tebal tolong bersihkan, dan doa dia, dan mohon maaf saya harus pergi diam-diam, karenan jika saya bilang nanti ibu akan melarang saya, jadi maaf kan saya harus pergi dengan cara seperti ini, dan terima surat ini, singkat tulisan nya, saya mohon maaf pergi, dan anggap ini suatu mimpi yang datang untuk menguji.
berdarah dan muka hancur, dan kami bertiga sudah kelelahan berkelahi maka berhenti, lalu saya mengatakan pada mereka, kotor air jika dia tidak mengalir, tidak pernah kena sasaran anak panah, kalau dia tidak melesat dari busur nya, kelaparan singa jika tidak keluar sarang nya, dan emas tidak berharga jika tidak keluar dari tanah, saya akan menemukan kawan-kawan baru yang lebih baik penganti kalian, dan kalian sahabat saya jangan larang saya, dan saya tidak inggin  pergi dengan kalian jika inggin ikut jua, lalu Aban langsung berbicara pada saya, kawan-kawan saya minta kawan malam ini jangan pergi, tapi besok saja pergi nya, saya dan Herman akan mengantarkan kamu nanti ke terminal, dan memberikan uang untuk bertahan sementara, dan simpan lah mesin tato ini untuk saya, sama saya yang juga menyimpan sepeda kawan, dan malam kita akan duduk sini untuk perpisahan, dan kelat kata Aban kita akan bertemu lagi nanti, tapi bukan disini lagi, di tempat lain kita akan bertemu lagi nanti, percayalah kawan, kita akan bertemu lagi nanti, tapi bukan disini.
Dan siang mereka berdua mengantar saya ke terminal, tapi saya tidak ingin naik bus waktu itu, mereka menanyai saya kemana tujuan mu, kami akan belikan tiket nya, namun saya tahu, jika saya katakan nanti mereka bisa ikut dan menyusul saya, tapi mereka mendesak nya, karenan mereka tidak mau pergi juga dan terus mendesak kemana saya akan pergi, dan Herman berkata, kami tidak akan pergi meski kau membunuh kami, kami akan pergi jika kamu pergi naik bus itu, maka terpaksa saya buat rencana, saya katan saya akan pergi ke Palangkaraya, dan Aban membeli kan tiket nya berserta membili kan roko 1 slup dan makan, Herman memberi saya uang 2 juta rupiah saat itu, saya sudah tahu mereka akan mengikuti dari belakang nanti, dan kita bis yang saya tumpangi sampai dekat Basarang, maka saya minta berhenti alasan kencing, bis berhenti saya keluar dan lari meningalkan bis tersebut, setelah itu saya melompat ke sungai dan berdiam di sana sebantar untuk memastikan Herman Dan Aban pasti mengikuti bis ini naik motor, dan mereka jaga jarak supaya saya tidak melihat nya, dan supir bis itu teriak cepat kencing nya,kita mau berangkat, mendengar saya tidak menyahut di pangil nya, maka dia langsung pergi, dan ternya pirasat saya benar sekali, Aban dan Herman naik motor mengikuti Bis yang saya tumpangi itu, dan mereka tidak mengira saya akan turun dan lari, saya sudah tahu maksu mereka dari malam nya itu, mereka mengantar saya ke terminal dan nanti di ikuti itu saya sudah tahu saya, karena saya teman nya, yang tahu sipat nya.

Setelah saya melihat mereka lewan saya, sambil berenang di sungai itu, dan saya bertemu dengan orang yang seumuran saya naik perahu bermisin kecil, saya minta tolong pada nya minta antar ke pelabuhan Danau Mare, itu naik spet boat ke Banjarmasin, semulu dia menolak,walau saya kasih uang, karena dia menyangkan saya orang baik, tapi saya terus minta pada nya, maka dia mengatakan saya ke pelabuhan, lalu saya mau beri uang dia menolak nya, kata nya saya membantu saja, simpan uang itu kata nya, lalu saya bertanya pada nya, siapa nama mu, dia menjawab Gilang Gian, dan saya melihat tato nya di tangan nya sambil menjabat tangan nya, dan Gilang ini nanti akan bertemu dengan saya di Banjarmasin nanti nya.
Setelah saya sampai Banjarmasin hari itu saya belun ada tujuan mau kemana, tukang ojek dan becak menawari saya, mau kemana nanti kami antar, murah ongkos nya kata mereka, namun saya tidak mendengarkan nya, saya berjalan kaki saja di Banjarmasin, dan saya juga tidur di semberang tempat saja, saya juga tidak menyangka mesin tato yang di berikan Aban itu berguna untuk saya, karena dengan mesin tato itu saya bisa makan setelah uang yang di kasih Herman itu habis, saya belum banyak kawan lagi, dan saya berjalan terus kemana-kemana, tapi saya sambil meneting mesin Tato, dan orang melihat nya, ada yang inggin buat tato pada saya, punya uang saya lagi untuk makan, dan terus begitu tidak banyak orang yeng mengenal saya pada waktu itu, dan saya duduk di Torotoar jalan A yani Banjarmasin KM 6, atau Tirminal Induk pal 6 Banjarmasin, maka ada seorang laki-laki naik motor singah di dekat saya, saya mengira dia Polisi, karena dandan nya mirip polisi, dan dia bertanya, orang mana kamu, saya jawab pentingkah itu? dia balas lagi, kira nya penting bagi kamu bukan penting bagi saya, karena saya melihat kamu ini jalan kaki di Banjarmasin, tidak mengenal malam siang, terus berjalan, saya melihat kamu mungkin sudah beberapa minggu, jika kamu tidak menjawab saya akan pergi, tapi sebelum pergi saya akan belikan kamu nasi, karena tadi saya di warung seberang membeli nasi, dan melihat kamu, memang sudah lama saya ingin bertanya, tapi baru sekarang saya langsung bicara pada kamu, maka saya jawab dia, dan beberapa saat kemuanian, tukang warung memangilnya, mas-mas nasi anda sudah selesai, dia mengabil nasi itu, lalu memberikan pada saya, lalu sambil makan dia bertanya terus pada saya, saya ceritakan pada nya, tapi Phonsel bunyi, dia langsung pergi, tapi tidak bebara saat kembali lagi, dan datang dengan minuman Malaga, dia mengajak saya minum, dan kami mambuk berdua, maka terbukar sudah semua nya tentang saya, dan pertemuan itu adalah hal yang merubah saya untuk selama nya, karena orang itu menjadi orang tua Angkat saya, dia bernama Ali Bima, seorang Preman besar di Banjarmasin, namun dia tinggal sendiri di Banjarmasin rumah nya, karena Anak dan Istri nya sengaja di suruh nya tingal di tempat lain secara rahasia, karena berbahaya, karena bisa jadi sasaran musuh nya Ali Bima Mafia Narkoba dan Pembunuh bayaran no 1 di Banjarmasim, jika anda kenal dengan Ali Bima, berati anda mengenal saya juga, kerena dia Ayah angkat saja, karena sudah berdusta orang yang tingal di Banjarmasin tidak tahu dengan Ayah angkat saya, pembaca.

Ini foto saya yang sudah di angkat anak oleh Ali Bima, dan yang bersama saya ini adalah kawan-kawan saya di Banjarmasin.

Di Banjarmasin pembaca, kehidupa sangat keras sekali, jika kita bersekolah maka kita bisa makan di sana, orang penjahat saja sekolah pembaca, Ali Bima yang mafia itu saja sekolah dan serjana dia itu, saya juga di sekolah kan nya, dan saya juga di suruh menjadi kurir narkoba, dulu di Banjarmasin, banyak anak-anak yang mengdarkan Narkoba, alasan adalah, menyuruh anak-anak lebih aman dari orang dewasa, karena kerap tertangkap, pada inti berbahya, jadi dulu 1 kali antar Narkoba itu di beri upah Rp 30 saja pembaca, jika menyuruh yang dewasa pasti minta nya Rp100 untuk sekali antar nya rawan sekali kan, maka nya mereka memilih anak-anak jadi kuriri nya.
Pada akhir saya tertangkap juga di Banjarmasin, namun umur saya masih belasan tahun, anak SMP lagi Banjarmasin, saya 3 hari saja di penjarakan, untuk di tanyai siapa yang menjuruh saya jadi kuriri itu, saya katakan ada seorang laki-laki yang tiba-tiba singah, lalu menyuruh saya tolong antarkan nasi ini pada orang di dalam rumah itu, saya mau cepat malas masuk-masuk mutar motor kata nya, lalu dia memberi saya uang ini, jadi saya tidak tahu isi nya itu adalah sabu.
Singkat cerita, setelah saya 1 tahun menjadi anak Ali Bima, saya di ajari nya mengunakan senjata api AK 47 

Ini foto saya lagi berlatih mengunakan senjata api AK 47 buatan Rusia.

Saya bisa dengan sembentar saja belajar nya, dan saya juga menjadi orang paling di percaya oleh Ali Bima, jadi setiap operasi saya ikut terus dengan, dan selama saya ikut operasi nya, Ali Bima bukan lah orang segan membunuh musuh nya, saya 6 kali melihat sendiri Ayah angkan saya ini membunuh orang dengan pisua dan senjata Api, Ali Bima perambok Bank. tapi walau begitu Ali Bima tidak bisa di tangkap, karenan jika ada yang mau menangkap nya, orang kampung menghalangi nya, dan pedangang-pedangang juga melidungi nya, dan ada juga keterlibatan oknom polisi dan Industri perhotelan seperti HBI, beralaman di jalan A Ayani KM 4, jadi itu membuat nya sulit di tangkap, dan juga orang kampung tahu Ali Bima itu pembunuh dan mafia, tapi mereka terus melindungi nya, karena dia baik di kampung dan di pasar itu, karenan selama dia tingal di Pal 6 itu, pedangan dan kampung aman terkenali, tidak ada yang memalak pendangan, dan ada yang berani juga yang membuat hodar di Pal 6 itu, jadi atas dasar itu lah dia dilindungi, model na pembaca, dia Ali itu adalah Robinhod Banjarmasin, apa yang di lakukan, tetap dia penjahat, dan kebaikan nya pada saya dan pedangan di Pal 6 itu, tidak bisa menebus dosa-dosa nya yang keji itu.
Di pal 6 Banjarmasin ada sebuah gudang penyipanan barang berharga, dan gedung itu di bangun oleh kerjasama, pedangan dan Pemerintah, dan pedangan meminta Ali Bima yang menjaga nya, alasan nya, kita Ali bima yang menjaga nya gudang itu, tidak ada perampok dan pencuri yang berani membobol nya, karena para penjahat tahu yang menjaga adalah Ali Bima, dan semua penjahat itu adalah anak buan nya, tapi setelah Ali Bima menigagal dunia, gudang itu langsung di rampok orang, dan terbakar, dan di bangun ulang lagi oleh pemerintah, dan sekatang di jangan polisi dan TNI, karena gudang itu banyak emas di dalam nya, dan benda berharga mahal di dalam nya pembaca.
Terminal pal 6 Banjarmasin

Walu begitu pembaca, saya beraktipitas normal saja, dan saya juga tidak bisa berdusta bahwa saya adalah musisi Rock Endergrons, dan saya juga membatuk Band Muasik yang selalu ikut Festifal musik Rock Banjarmasin, dan sampai mana malam yang juga merubah saya untuk selama nya juga, karena malam itu, ketika saya dan ayah saya melakukan pembunuhan di sebuah warung makan sari laut di daerah Kayu tangi, kami bertemu dengan orang bernama Tuanku Cut Cak Muhammad Yasin mantan angota GAM Aceh, yang melarikan diri ke Banjarmasin, saat ayah saya keluar dari mobil, dia langsung mengukang AK 47 nya sambil berjalan, dan dor-dor berbunyi!! tergetak mati lah orang, dan Yasin juga malam itu ikut di Tembak ayah Ali malam itu, Yasin di Tembak Ali di paha, karena berusaha menghalagi pembunuhan itu.
Ketika Muhammad Yasin tergeltak, saya mendekatkan mobil ke warung itu, untuk menjempun Ali, dan saya buka pintu lalu turun, saya melihat Ali bicara dengan Yasin, Ali mita maaf karena menembak nya, dan juga kata nya, saya tidak bermaksut untuk mebunhu nya, Ali melakukan nya karena Yasin menghalangi nya, Ayah Ali inggin mengantar Yasin ke Rumah Sakit, minta bantuan dengan pemilik warung itu, namu Yasin menolak nya, dan berkata, dari pada anda antar saya ke Rumah Sakit lebih baik tembak lagi saya sampai mati, karena saya adalah boronan, jika tertangkap pasti di hukum mati, lebih baik saya mati disini saja, jika anda memang inggin menyelamat kan saya dari kematian ini, tolong saya angkat masuk mobil anda itu, nanti saya ceritakan, cepat nanti polisi datang kata Yasin, dan juga yasin minta ambilkan Tas besar nya di warung itu, Ali menyetujui nya, dan Ali juga meningalkan uang Rp 10 juta, pada pemilik warung itu, sebagai ganti rugi nya, lalu berkata, tenang saja, kalian aman, kalian bukan terget saya, tapi saya mita maaf atas ke gaduhan ini, ambil uang ini sebagai ganti rugi, dan jika polisi datang dan bertanya, saya percaya kalian bisa bicara pada nya nanti.
Nah saat itu saya dan Ayah Ali, membawa Yasin, dan setipa saya stop di Pukesmas untuk mengobati Yasin, dia menolak nya, dan lalu kami bawa kerumah, dan Ali menelpon kawan nya seorang dokter kepecayan nya, untuk mengeluarkan peluru itu, dan selama 4 hari Yasin tidak bangun, saya terkejut setelah membuka tas nya, ternyata isi bukan baju, tapi 2 pucuk AK 47, 5 granat nanas, 3 pucung Revorper FM laras pendidik, dan 150 Amunisi, tapi saya belum tahu dia siapa, baru setelah dia bangun saja saya tahu, ternyata dian Letkol GAM Aceh, pantas tidak mau di Antar ke Rumah Sakit, Yasin mengatakan dia tidak sependapat dengan Dinminim, maka dia ke Kalimantan, jika bukan Sahabat kata Yasin, dia akan membunuh Diminim itu.
Ketika Yasin di Rumah, saya tidak ikut lagi dengan Ayah angkat saya melakukan operasi nya, karena saya di suruh menjaga Yasin, saja, karena yasin tidak bisa bergerak, saya mengakat nya jika mau buang Air besar dan lain nya, dan saya pun kembali aktiv lagi hadir di dunia musik, dan membetuk lagi untuk ke dua kali nya Band, dan setelah Ada konser Rock Fistival Banjarmasin kami kembali ikut lagi, dan malam konser itu adalah malam nas bagi saya, karena setelah usah konser tersebut, saya dan kawan-kawan, terlibat perkelahian dengan 2 geng bandung bernama Tengkorak Putih, dan Breakget, kami tidak tahu di antar kami berempat 1 ada yang bertikai dengan geng Bandung itu, saya yang melihat nya menarik tanggan teman saya, lalu saya hampir, saya bertanya? ada apa ini? bukan nya di jawab, malah saya di acukan nya pisau, dan ketika itu juga saya rebut pisau nya, dan balik menusukan nya ke leher orang tersebut sampai dia mati, kawan nya yang melihat juga ikut, maka pertikain terjadi, saya berhasil 2 orang membunuh nya, tapi saya rugi, kawan saya 3 orang yang tewas tertusuk, itu akibat kawan-kawan saya tidak bisa berkelahi, saya waktu itu terpujung sendirian saja, karena 3 orang kawan saya tewas di tempat, orang kampung datang, maka kami bubur, namun malam itui saya tertangkap polisi, dan masuk penjara, saya di tuduh melakukan pembunuhan berencana, dan telah menghilangkan 2 jawa sekali gus, tapi ada saksi yang menyatakan pembunuahn 
itu tidak terencana, melaikan terkejut balik tikam saja, semula saya di acak hukuman 5 tahun penjara, namun Ayah Ali, mengurus nya, saya di jatuhi lah 2 tahun penjara pembaca, dan sunguh tidak di sangka dan di duga saya bertemu Aban dan Herman sahabat kecil saya, dan mereka sudah lebih 2 tahun di penjara itu, Kasus Aban dan Herman sama dengan saya, yaitu melakukan pembunuhan, dan saya 1 sel dengan Aban dan Herman, namun sipir tidak tahu, bahwa Aban dan Herman itu sahabat saya, karena jika ketahuan maka kami akan di pisahkan lagi, jadi pertemuan ini lah yang menyebakan saya dan kawan-kawan mampu mendirikan Kantor Berita Canada Banjarmasin pembaca.

Ini foto orang yang saya bunuh malam itu


Ini foto saya setelah melakukan pembunuhan itu
Ini foto saya, saat ingin motor dan lari

Singkat nya, saya banyak kawan-kawan lagi di penjara, namun saya tidak sempat 2 tahun menjalani nya, karena ayah ali mengurus nya, saya di penjara, hanya 18 bulan saja keluar, dan saya lebih dulu juga keluar penjara dari Aban dan Herman, karena mereka harus menjalani hukuman 4 tahun lagi, akibat membunuh 1 orang, dan melukai hampir 27 orang, dan yang di Bunuh Aban adalah anak dari pemilik Klup malam Banjarmasin Yaitu Klup malam HBI pal 4 Banjarmasin, Aban mengabung di dalam diskotik dengan 2 bilah Samurai, dan Hermar mengamung dengan membawa pemukul Besbol.
Setelah saya keluar penjara. saya melanjutkan lagi sekolah saya, tapi ikut paket c saja lagi, dan setelah saya keluar penjara itu juga Yasin sudah sembuh luka nya, dan juga dia ikut Ayah Ali melakukan aksi nya, saat ada Yasin, saya tidak lagi di Ajak oleh Ayah Ali, untuk berbagi operasi nya, dan hidup normal kembali, saya bertanya juga dengan Ayah Ali, kenapa saya tidak di Ajak lagi, dia menjawab, sudah lah nak, kamu berlajar saja lagi, kamu tidak perlu lagi terlibat ini lebih jauh lagi, biar saya bersama Yasin saja lagi, dan saya tidak pernah lagi ikut Ayah Ali untuk selama nya, saya juga di suruh nya bekerja saja lagi, ya saya bekerja apa yang saya kerjakan saja, dan saya kembali hidup seperti orang kebanyakan saja lagi.
Sering nya saya sendiri di rumah, maka saya mulai berpikir siapa saya ini sebenar nya, dan apa tujuan hidup saya, dan saya bebaring dan berguling saja di atas kasur sambil berpikir, dan tidak sengaja tangan saya mengambil mesin Tato berian Aban, tanpa saya sadari mata langsung melik, dan Ingat bahwa Aban dan Herman masih di penjara, dan 4 tahun lagi baru keluar, saya marah dengan diri saya sendiri, manusia macam apa saya ini, yang sudah lapa Sahabat yang terus membatu saya, saya sudah 8 bulan keluar penjara, tapi saya tidak ada kepenjara untuk menenguk nya, dan dari malam itu juga saya berniat untuk mengeluarkan Aban dan Herman dari dalam penjara, kesana kemari saya mencari orang yang bisa membebaskan Herman dan Aban dari dalam penjara, dan saya tidak bisa masuk menbesuk Aban dan Herman, nanti apa kata sipir, bisa buat Aban dan Herman mendapat masalah baru, dan saya hanya menyuruh orang setiap hari mengatar makan kesana, tapi Aban dan Herman, menyapai kan surat nya untuk saya, bahwa saya jangan lagi mengatar makan dan roko, nanti sipir penjara curiga, nanti di kira nya saya punya bos yang mengokosi nya di dalam penjara itu, dan saya berhenti, jalan satu-satu nya membebaskan Aban dan Herman adalah, Ayah Ali, karena dia bisa membebaskan saya, yang berbuat jahat lebih dari pada Aban dan Herman, tapi ayah dan yasin masih pergi, saya tidak tahu kapan kembali nya, dan ini membuat saya gelisah, hingga ada niat saya, inggin membebaskan Aban dan 
Herman menghalakan sengala cara, dan sempat sudah saya berbuat hal buruk itu lagi, saya naik mobil membawa 2 pucuk senjata api, dan morter milik Yasin, saya berniat menyerang penjara taluk dalam Banjarmasin, dengan seorang diri saja, bahkan saya sudah sampai di depan penjara itu, dalam hati ini, bicara, lakukan atau tidak, ah sudah lah lakukan, saya membukan pintu, modil dan sudah sudah siap menembak pintu penjara itu dengan Mortir biar meledak dan hancur, tapi terhalagi oleh seorang sipir penjara, yang sangat baik waktu saya selagi di dalam penjara itu, dan lemah lah hati saya pembaca, saya kebali menutup pintu mobil, dan menon aktivkan morter itu, lalu pulang ke rumah lagi.

Penjara tidak bisa membuat saya sadar, saya juga tidak takut masuk penjara atau mati, karena jiwa saya sudah terlatih sempura oleh Ali Bima, tapi yang membuat saya sadar, merenung di rumah sendirian, dan sambil bermain gitar, saya tidaj tahu saya kenapa saat itu, dan saya juga tidak mau berkawan-kawan di sekitar rumah saya, karena takut di tuduk orang saya menyerumuskan anak nya, walau pun orang tidak punya sangkaan itu, orang baik saja dengan saya, walau saya penjahat, tapi saya tidak pernah buat kegaduahan di lingkungan saya tinggal, sendiri terus saya, dan makin gila lagi saya, saya benar-benar tidak tahu harus berbuat apa lagi, karenan saya walau tidak bekerja, saya bisa makan dan membeli apa yang saya inggin kan, karena Ali dan Yasin mengirim uang untuk saya terus di Bank, dia menyuruh saya kerja hanya untuk mencari pengalaman saja, tapi terus terang saya terlalu terarik bekerja lain, dari dunia musik pembaca.
Tapi suatu malam saya di muka komputer, melihat video clip Avril Lavigne, dan saya sadar, penyakit saya sendiri, rupa nya saya merindukan seorang gadis dan hidup damai, tidak lagi berbuat macam-macam dan mungkin faktor umum juga, saya sudah beranjak dewasa, dan entah mengapa setiap saya melihat Gambar Avril Lavigne, atau mendengar lagu nya, hati terasa pedih, padahal sunguh di luar normal, gila saya mencinta Avril yang artis itu, waktu berlalu, Yasin dan Ali pulang kerumah, dan saya meminta uruskan Aban dan Herman supaya di bebaskan, dan Ali mau melakukan nya, 2 minggu Ali mengurus nya, berhasi untuk membebaskan Aban dan Herman, dengan bayar denda Rp 800 juta, dan pengadilan memutuskan hukuman Untuk Aban dan Herman tinggal 3 bulan saja lagi, dan jika berkelakuan baik, maka tidak sampai 3 bulan mereka bisa keluar, namun Aban dan Herman tidak tahu bahwa saya mengurus nya di luar, karena saya tidak bisa membesuk nya, tapi jika waktu nya yang di tentukan pengadilan itu Sampai mereka akan menelpon saya, dan urusan selesai, saya tidak tahu lagi, bagai mana membalas kebaikan Ali dan Yasin.
Selama Ali dan Yasin di rumah, saya terus di suruh nya bekerja dan sekolah, bahkan Ali, memasukan saya ke perusahan Tambang untuk membawa alat berat, yang aneh Ali yang memberi uang terhadap perusahan itu,  bukan perusahan yang membayar saya, dan itu di lakukan supaya saya ada pengalam dan nanti berguna untuk masa depang, malam hari juga dia mengatar saya, ke pasar untuk membantu orang berjualan, dia mengajari saya berdangan, dan yang terahir nya dia menyruh saya ikut Bis Pulau Jaya Indah, untuk mengajari saya bawa Bis untuk naik gunung di Balipapan, dan 1 bulan lebih Ayah Ali di Rumah, dan membawa kemana-mana saya untuk di ajari bekerja, dan tiba Phonsel saya berdiring, ternyata pengadilan yang menelpon, bahwa besok pagi jam 08'00 Aban dan Herman di bawa ke pengadilan lagi untuk banding kasus nya, dan saya dan Ali Yasin, pun ikut di ruang sidang untuk bebas nya, Aban dan Herman pun di bawa oleh pihak jaksa memasuki ruang pengadilan, dan dia terkejut melihat saya duduk di sana, namun kami sama-sama diam saja, dan hemat waktu, pengadilan kota Banjarmasin memutuskan, Aban dan Herman, hari ini jua dan jam ini jua, resmi di bebaskan, dari penjara, dengan janji jangan lagi mengulangi tindakan jahat, dan kami minta jaminan dari pihak Frog, untuk menedatangi sarat jaminan dan perjanjian, selesai sudah, kami semua keluar dari ruang pengadilan bersama, dan Aban dan Herman ikut naik mobil dengan saya, dan menuju ke Penjara untuk mengabil tas dan berpamitan dengan kawan-kawan, lalu sipir penjara itu, dan kami bersama lagi, Aban dan 
Herman tinggal dengan saya hingga saat ini, Karena dia tidak bisa pulang ke Rumah, karena Pengadilan melarang nya, kecuali sudah habis masa 4 tahun, jika Aban dan Herman pulang kesurangan ini akan ketauan, tapi tidak mengapa Ayah Ali mau saja menanpung nya, bahkan menyekolahkan nya, hingga menyuruh nya bekerja, jadi kemi ini sudah jadi anak Ali bima.

Saya tidak sendirian lagi kalau di tinggal kan Ayah dan Yasin, karena ada Aban dan Herman diri rumah, dan kehadiran herman juga, membuat saya jarang keluar untuk minum di terminal, kami minum di rumah saja lagi, tapi bukan berati saya Aban dan Herman berhenti berbuat jaha, kami juga kemana ikut Tour Musik, hingga nati saya bertemu Rahmawati, dan merubah kami semua untuk selama nya juga.
Dan waktu berjalan terus, Yasin meminta pasa saya dan Aban untuk pergi Ke Aceh untuk menjemput anak Istri nya disana, dan saya dan Aban ke Aceh, sedangkan herman tinggal saja di rumah, saya sangat yakin, hal ini lah yang membuat dia putus asa hidup nya, dan berniat mati saja sudah, Karena saya dan Aban menyemput Istri di Aceh, tidak mau ikut, dan dia berkata pada Saya, katakan lah pada Yasin, saya tidak akan ikut ke banjarmasin, apa pun alasan nya, bukan karena saya tidak lagi mencintai Yasin, namun saya sayang dengan 2 orang anak nya ini. saya takut nanti anak saya ini seperti Yasin, dan lebih baik anak-anak ini tidak tahu Ayah nya, dari pada mereka tahu, dan mungkin saja anak-anak ini kelat besar mengetahui keburakan Yasin, mereka merasa kecewa nanti nya, dan jika saya tidak mencintai Yasin saya sudah Pasti menikah lagi, dan saya mencintai Yasin lah, jadi saya tidak menikah dengan yang lain, dan katakan poda Yasin, jika dia memang masih mencitai saya, jangan gangu lagi saya, dan saya hanya meminta pada Yasin, tolong bantu saya mengonkosi anak nya sekolah, dan berikan nomor rekening ini, dan tidak maslah dia tidak mau membantu, dan sekarang kalian berdua, keluar dari rumah ini pergi pulang sana, pulang langsung saya dan Aban ke Banjarmasin hari itu jua naik pesawat cepat.
Setelah kejadian itu, kami melihat Yasin itu berubah jauh, dia menjadi suka sendirian, kami tahu derita nya itu, bangai mana jika anda pembaca mengalami hal ini, sulit di jelaskan, walau begitu saya tidak bisa membatu banyak, hanya bisa berkata sabar saja Yasin, dan Ali juga tidak bisa berkata apa lagi, hingga mereka berangkat lagi, dan saya tertinga bersama kawan lagi, tapi kepergian itu membuat Yasin tidak kembali lagi, hanya Ayah Ali saja yang pulang, dan mereka juga pergi lama sekali lebih dari 1 tahun baru pulang, dan saya baru tahu setelah Ali pulang, dan bercerita kemana mereka pergi, oh ternya mereka pergi ke Palestina, dan bertempur dengan Amerika Serikat, Hingga Yasin meningal dunia di sana, Ali mengatakan bahwa asal nya mereka ikut kapal Turky yang membawa bantu untuk Palestina, tudak ada niat untuk ikut perang, jika kata Ali dia ingin ikut perang tidak perlu ikut Kapal Turky, pasti sudah berangkan sendiri yai kata nya, yang membuat kami ikut tempur, Israel menyandara kapal mereka, yang nama Ali dan Yasin ini orang terbiasa begitu, mereka melawan nya, dan melarikan diri, ke Mesir dan Iran, dan lalu ikut Hamasm dan Yasin bertempu gagah berani, dia Mampu membunuh 29 orang Tentara Nato, dengan 15 kali serangan berutun dan terbagi secara Grilya, ya maklum Yasin prajuri terlatih, dan Ali membawa surat Yasin untuk saya, yang meminta tolong janga anak istri nya, dan semua uang nya yang ada di Bank, di kasih sama saya, dan saya bertangun jawab atas masa depan Anak nya nanti.
Tapi setalah Ali pulang ke raumah ini, hanya hitungan bulan saja, dia menyusul Yasin, Ali Bima meningal dunia, di bunuh dengan minuman nya di beri racun, dan Pelaku nya Adalah orang Bernama Faujan dari Barabai, Saya meresa kehilangan, dan seluruh harta nya juga di putus di pengadilan, saya pewaris nya, namu sebagian saja, yaitu 30% dari semua harta nya, dan sisa nya, di berikan untuk membangun sekolah dan Jalan yang rusak di Banjarmasin pembaca, dan dari itu jua saya dan herman, memburu pembunuh Ali Bima, dan masalah ini, membuat kami bertiga ini jadi boronan lagi di Sumatera, Saya dan Aban berhasil menemukan di Mana Faujan bersemuji, dengan Imformasi yang kami tebar, jika ada yang melihat foto orang ini, telpon kami, kami akan berikan Imbalan 1 milyar pada yang menemukan nya, tapi lama juga baru ada imformasi, mungkin pembaca hampir 1 tahun lebih juga kami bisa berhasil menemukan Faujan, bahkan saya dan Aban, tidak pernah juga menyangka bahwa kami akan menemukan nya, karena lama sekali, dan kami juga mulai melupakan nya pembaca, setelah Ali meningal dunia, saya dan Aban bekerja dan kerja.
Dan kita ada sebuah Fistival musik lagi di Banjarmasin, tanpa sengaja, saya betemu dengan Gian Gilang yang dulu mengatar saya ke pelabauhan, dia bersama kawan-kawan nya datang ke Banjarmasin ikut Fistival musik, saua juga hampir tidak mengenal, cuma saat dia naik Panggung, saya melihat Tato di tangan hingga bahu itu, saya ingit saya berjabat tangangan nya dulu, 
Gian Gilang yang memakai kaous putih, dan tato di lengan nya itu yang buat saya jadi inggat, dan konser musik ini di selgarakan TVRI Banjarmasin dulu, Gian naik panggu setelah saya.
Gian gilang Sahabat saya

Dan ini kami, dan dari ujung sana saya, dan di tengah adalah Aban, menjadi basis dan vokal, dan paling ujung dan dekat kameran ini adalah Dendri kawan baru, Drumer Herman
Asal nya Gian tidak mendegar saya panggil, lalu saya dekati dia, lalu saya langsung pengang tangan, dia marah, hai siapa kau ini, saya jawab, pada saya baik, apa kamu pernah, beberapa tahun lalu, mengantarkan seseorang ke pelabuhan, ingat dulu baik-baik, lalu dia menjawab, benar, kamu siapa, saya adalah orang yang kamu antra dulu ke pelabahan itu, dia langsung memeluk saya, dan kami langsung panjang lebar bicara, sudah kebiasa Aban minum alkhol dari SD sudah, jadi Aban membelakan Malaga 1 dus penuh untuk tamu spesai ini, karena kami orang sekapung yang sama semua dari Kuala Kapuas, minum dan minum, maka mabuk, dan Gian bersama kawan, nya inggin pulang saya larang takut nya terjadi kecelakan saya maka saya suruh dia tidur dulu pagi baru pulang, dan dia bangun, lalu saya tanya mau pulang kemana, ke Kapuas kah kata saya, tdak kata Gian, saya mau pulang ke kosan saya, di Pasar Lama Banjarmasin, oh ternyata Gian di Banjarmasin, dia cuma sekolah SMA saja, tapi saya katakan pada nya, dari kamu mengkos tinggalah di sini, tidak enak kata gian sama kawan-kawan nya, lalu saya tanya, berapa orang teman kamu 1 kos itu, 1 saja kata gian, lalu sudah kata saya ajak juga tingal disini, biar Ramai rumah ini, dan di rumah ini banyak kamar kosong juga, di bawah ini 4 kamar kosong, saya dan Aban tidur di lantai atas, kalau Herman ini, tidur nya di mana, tapi pasti di depan TV sudah, tapi kata gian pada saya, habis kan dulu waktu kami kos kami, karena Gian 18 hari lagi waktu kos yang sudah di bayar habis, ya kata saya.
Gian ini bukan anak nakal, walau pun dia pemabung, dia tidak bisa berkelahi apa lagi bunuh orang, dan selama kami bersama sebelum ada Rahmahwati, Gian ini selalu menolak jika kami ajak berbuat jahat pembaca, namun dia paham saja sama kami, gian Sampai sekarang juga ikut saya, tapi sekrang dia mengejar gelar serjana, di Universitas Labung Mangkura Banjaru.
Tiba-tiba phonsel Herman berbunyi, di Angkat ternya orang nya yang menepon itu jauh di Lampung, Mesuji, dia mengetahui, dimana Faujan bersebunyi, dan saya siap mengatar kalian ke sarang, bahkan ikut membatu membunuh nya, petama Herman tidak percaya, namun saya dan Aban, tidak bisa lagi menahan rasa dendan atas kematian orang menghudip kami, Aban dan Herman tidak akan keluar dari penjara tanpa Ayah Ali, dan juga mana uang nya Rp 800 juta itu, jelas sudah tidak punya, dan atas dasar itu, saya membuat perjanjian, dan kami akan bertemu nati di Banten, mungik saya katakan kami akan semigu baru sampai sana, karena naik kapal, kami membawa mobil pang, ya kata nya, namun rencana ini saya tidak bilang dengan Gian, dan memang sengaja saya mengatakan naik kapal membawa mobil, Aban pun semula tidak tahu, niat saya, kami semua bubar dan tidur, namun saya tidak tidur, saya membangun kanan Aban, lalu menarik nya keluar dari kamar dan bicara, Aban kita pergi bedua saja, Herman Tingal saja, dan kita tidak naik kapal, dan bukan banten juga tujuan kita, kenapa melakukan hal kata Aban, Karena kalau kita semua tertangkap atau mati, siapa yang mengurus Sekolah anak-anak Yasin, dan siapa yang menjalakan usaha kita di Rumah, dan saya suruh aban menulis surat di tungal untuk herman, surat singkat namun Herman mengerti, dan saya mengetahui juga, Herman tidak terlalu tanguh untuk berkelahi, kalau saya dan Aban, metal nya sudah jadi, karena saya dan Aban sama-sama pembunuh.
Dan pada malam itu jua, saya dan Aban mengali di mana kami menyimpan Emas milik Ali Bima dan Yasin yang di wariskan nya pada saya, karena minyipan uang di Bank berbahaya, dan juga kalau menyipan uang kertas nanti bisa rusak, karena saya dan Aban, setelah Ali meningal kami tidak pernah menjual emas itu, dan emas itu kami gunakan untuk menyekolahkan Anak Yasin, karena itu sudah pesan nya, saya berangkat dengan Aban malam itu jua, dan saya menelpon balik poda orang yang tahu imformasi itu, saya mengatakan kita besok bertemu, karena kami naik Pedawat, dan kita bertemu di Palembag, ya kata nya, jika Sampai Palembang sudah tepon saya, jadi langsung datang, oke kata saja. mobil kami kirim lewat TIKI melalu Pesawat juga, namun biaya nya mahal, dan jika kami tidak pakai mobil kami tidak bisa membawa emas dan senjata api, kami dan Aban mebayar jasa angutan barang TIKI Rp 40 juta, namun dengan Emas, karena kami sudah bicara langsung dengan bos Tiki itu, bahwa kami membawa Senjata Api hingga grana di dalam mobil itu, tapi bos Tiki itu menyuruh granat nya tinggal takut meldak nanti, ya kami tingal, bos tiki ini adalah kawan dan Sahabat baik Ali Bima, saya mengatakan pada nya maksut berangkat ini.
Dan saya sudah samapi Palembang, saya menelpon orang itu, dan membuat perjanjian bertemu di sungai musi, saya katan pada nya, saya tidak tahu dimana sungai musi itu, saya baru ini ke Sumatera, oh kata nya, begini saja, saya yang menungu anda, dan nati ongos traspotasi saya yang bayar, okelah kata orang itu, dia bertanya di jalam mana anda sekarang ini, nah saya katakan saya tidak tahun nama nya, coba tanya orang di sana, oh ternyata nama Jalan nya, adalah jalan lintas Provinsi, dan kami di depan POM bensi menungu, hanya berselang 2 jam, orang itu menelpon, kata nya dia sudah di muka POM bensin itu, jadi mana kalian, kata saya, saya di depan Rumah Makan padang, kanu pakai baju apa kata nya, kata saya hitam, dan kamu juga pakai baju apa, kata hitam juga, tapi saya naik motor Shogon warna mereha, dan saya lihat dari jedila benar ternyata dia sudah di luar menungu nya, dan saya dam Aban keluar menghapiri nya, dia langsung bertanyam, mana uang yang di janjikan itu, kata saya di dalam mobil, tapi bukan uang tunai, tapi Emas, terserah kata nya, yang penting berharga, jadi kapan mobil kalian sampai kesini, mungkin besok atau besok nya, lalu kata saya, bisa kah saya ikut dia dulu menungu mobil sampai, pertama dia tidak percaya, tapi dia butuh uang terpaksa mau, dan Saya dan Aban bukan orang bodoh yang datang mengasih uang nya, mungkindia menipu kami, atau membunuh kami, saya sudah atur semua, pembaca, dan ternyata 4 hari baru Mobil sampai ke Palembag, tapi tidak papa kami menemukan kawan baru, dan kami sangat akrap, dia bernama Andy, dan pembuat senjata Rakitan mesuji, Setelah mobil datang, saya katakan pada Andy, di mana Faujan nya, baru saya kasih emas nya, sudah langsung kita masuk mobil saya yang mengatarkan nya langsung, sudah kita naik mobil saja, Andy masuk Rumah mengabil jaket, dan keluar nya dia membawa AK 47 dan mengukang nya, dia masuk, kenapa kamu baya senjata juga, kata nya buat jaga, wak kata saya kalau buat jaga, itu kata saya ada 4 pucuk AK47 di bawah kolong itu, Ah sudah lansung saja, kami berangkat dan sampai ke lokasi, di dalam mobil Aban sudah memasang peredam suara tembakan di moncok AK 47 itu, dan Aban juga membawa 4 pisua, dan saya hanya membawa AK 47 dan 2 pucuk senjarta laras pendidik, kata anda langsung saja gempur gedung di pingir sungai kecil itu dia pasti di dalam, namun saya menolak, karena saya tidak ingin memnumuh yang tidak bersalah, ya sudah kata saya, kami dan Aban akan masuk, dan ini kuci mobil nya, emas nya ada di dalam, jika kami tidak kembali mobil itu milik mu, Saya sambil turun dengan Aban, eh ternyata Andy tidak masuk mobil malah ikut erjalan di belakang saya, sudah dekat dengan gudang itu, saya tidak bisa mengitip nya, karena tidak ada lobang, karena terbuat dari Beton, jadi kami binggun jua, saya menarik napas, lalu saya masuk langsung dengan Aban, dan menghujani nya dengan tembakan, dan Andy di belakang saya, langsung menutup pintu utama dan di kunci nya, biar semua nya tidak bisa lolos, dan saya tertembak di perut pembaca,
Ini muka saya hancur setelah kontak senjata itu.

Foto saya tertembak, jika tidak di halangi tangan saya, sudah saya meningal, karena luka nya terlalu dalam dan ini sudah di Rumah andy saya.
Setelah saya tertembak, saya menyutikan morven, agar tidak sakit, dan saya bertahan di belakan Aman, dan akhir nya kami berhasil, mereka menyerah, kehabisan peluru, karena mereka hanya pakai pistol sama dengan punya polisi 6 peluru, sedangkan kami AK 47, dan mereka angkat tangan, termasuk Faujan nya, Aban membargol tangan nya Faujan dengan lakban, dan 3 anak buah nya, 1 yang kami biarkan hidup, karena dia masih muda, yang 2 nya saya tembak 3 kepala, kami bertanya dengan Faujan siapa yang menyuruh nya membunuh ayah Saya, dia diam saja tidak menjawab, dan Faujan juga mengira kami polisi, dia terus diam, saya mengukang senjata Aban menangkap saya, kata Aban, dia akan menyebilih nya saja, Eh tiba-tiba dor-dor Andy yang menebank nya, binggu kami dengan Aban, padahal Aban mengeluarkan pisau nya, saya langsung pingsan akibat tertebak, dan sudah saya sadar, ternyarta saya sudah di bawa Andy jauh dari Lampung dan Palembang, kami berada di Sumatera Barat, dan saya pingsan selama 2 hari.

Mayat Faujan setelah di tembak Andy,

2 Mayat anak buah Faujan, yang saya tembak

oh ternyata Andy itu adalah kawan nya Faujan yang marah, karena Faujan, melibakan adik nya, dan menjaka adik Andy berbuat jahat, hingga adik Andy tewas di tembak polis, Andy bukan ingin uang dari kami dia tidak bisa membunuh faujan sendirian saja, dari saat itu kami menjadi boronan, kelompok Faujan, tapi pada inti nya yang di cari kelompok Faujan itu, bukan saya dan Aban, melaikan Andy, Karena mereka tahu Andy yang melakukan nya, sebab Andy sudah lama dendam dengan Faujad, dan jua sebelum Ali di bunuh Faujan, dia sudah bertengkar dengan Andy, dan Rumah Andy di bakar mereka di sana, selama kami masih di pelarian, dan saya dan Aban, meninitkan mobil berisi Emas itu, di Rumah keluarga Andy padang Sumatera Barat, dan setelah nya baru kami ke Malasyia untuk menghilangkan jejak, tapi kami bukan orang yang di cari Kelompok Faujan, tapi Andy sasaran nya, walau begitu, saya dan Aban memutuskan tidak pulang dulu ke Banajarmasin, dan saya sementara tinggal di tempat kawan Ali Bima di Malasyia, menungu siuasi dingin, 1 tahun lebih saya tidak pulang ke Banjarmasin, dan saya dan Aban tidak pernah mengirim surat, dan menhubungi Herman, karena kami tidak mau dia terlibat, dan sudah lama nya juga kami di Malayis, maka kami memutuskan pulang ke Banjarmasin, tidak peduli kami di tangkap, dan Andy mau ikut kami, sebenar nya kami dan Aban tidak mau membawa Andy pulang, namu kami kasian dengan nya, Rumah di bakar kelompok Faujan di Mesuji, dan dia jika dapat mereka akan di bunuh nya, dan pada sore pukul 17;00 saya naik pesawat dari Kuala 


Lumpur ke Jakrta, dan dari jakarta ke Banjarmasin, kami dan Aban pulang diam saja, tidak menelpon siapa pun, dan sampai di Banjarmasin pun kami tidak langsung pulang, tapi saya tinggal di tepat kaean saya 1 band dulu, di Banjarbaru, 1 bulan penuh kami bertiga memantau rumah saya, apakah ada polis yang mencari saya dan Aban, tidak ada yang mencari saya, dan kawan satu Band saya juga bertanya dengan Herman, berpura mencari saya, dan bertanya kemana kami, dan kenapa hilang dari Banjarmasin, Herman hanya mengatakan, Saya dan Aban pergi kerjas, dan saya merasa aman sudah maka saya putuskan pulang saja, pada jam 03;00 malam saya mengedor pintu, herman membuka, dia langsung memeluk kami, tapi kata Aban jangan bersik, nanti tetanga tahu kami sudah pulang, saya langsung tidur, Herman kata saya nanti saja  berta nya setelah bangun Tidur saja.



Singkat pembaca, selama kami pergi tidak pernah ada orang yang mencari kami, dan itu sudah memastikan kami aman, dan yang di buru mereka adalah Andy, dari saat itu juga Andy tidak pulang lagi, dan setelah bulan saya di Banjarmasin, saya kembali ke Sumatera Barat, untuk mengabil mobil saya, dan juga emas nya. dan saya pulang ke Banjarmasin, melati Misuji dan Lampung, dan ini memang sengaja, saya untuk memantau, apakah polisi tahu atas pembunuhan kami, dan nekat juga saya, masuk Polres Lampung, berpura-pura mencari kawan-kawan saya yang terhan di sana, padahal saya hanya bohong saja, saya mengatakan pada polisi, saya dapot surat, bahwa polis daerah lampung menangkap kawan saya yang sudah lama tidak kembali, dan ibu kwartir, dan polisi mengajak saya ke ruang tahan, lihat yang mana kawan kamu, tidak ada pak, mungkin kabar dari teman saya keliru pak, saya sudah keluar dan pulang lah kata polis itu, dan aman 100% polisi tidak mengetahui rahassia nya, dan kalau di pikir juga, bangai mana polisi tahu, bahwa kami yang membunuh nya, lokasi jauh dari keramain dan semua kami bunuh, hanya 1 anak-amak saja, dan tidak mungkin juga dia yang melapurkan nya, dan jika anak itu melaporkan, polisi juga tidak bisa menangkap kami, anak itu kan tidak tahu kami. paling Andy saja, tapi tidak juga, mereka kelompok Faujan, hanya tahu nya dengan Andy saja.
Dan dendam sudah terbalas ini, membuat saya berpikir lagi untuk hidup tenang tanpa ada masalah, umur juga terus berjalan, apakah saya begini untuk selamanya, tapi resah gelisah tidak tahu lagi jalan nya kedepan kaya apa lagi, cuma saya ada niat dalam hati untuk meletakan semua senjata api saya ke pemrintah, dan menyerahkan emas punya Ayah ali untuk membersikan nama saya, yang selalu di Incar polisi, cuma bukti untuk menangkap saya saja lagi yidak ada.
Ini senjata api milik Yasin dulu, semua nya lengkap saya warisi dari Yasin

Tapi belum berani lagi saya menyerahkan senjata api ini, takut nya saya bisa di hukum mati nanti oleh pemerintah, dan saya masih ada yang belum di dapat dalam hidup ini, namun saya tidak tahu apa itu yang saya cari, namun kelat saya tahu apa yang cari itu, ternyata Wanita Rahmahwati.
Saya dan Aban ini orang punya kemaun kuat, dan tidak berhenti berusaha untuk menemukan nya, dan harus bersabar, saya berdoa pada tuhan, semuga saja dia memberikan coban yang lebih berat lagi untuk saya, karena saya laki-laki sejati dan terhormat, dan seringkali saya katakan pada yang tua dari saya, biar muda begini tapi menghancurkan, umur saya hanya masih belasan tahun, tapi pemikiran saya sudah tua duluan, itu akibat dari pergaulan, saya hampir jarang berkawan dengan orang yang seumuran saya, dan saya minum 












dan mabuk juga dengan orang dewasa, jadi pimikiran saya menjadi tua, tidak di imbangi fisik begitu juga Aban





Ini foto saya yang sekarang dengan Aban, dan ini saya sudah berkawan dengan Rahmawati, dan setelah keluar dari studio ini lah saya mengajak Rahmahwati, namun sampai sekarang ini dia juga belum menerima saya.

Singkat cerita, saya dan Aban, mulai lagi hidup dari awal, dan saya bekerja atas bantuan teman Ayah Ali yang bernama Arifin, saya bekerja di sebuah tambang batu bara, di Tabalong, PT Adaro Indonesia, namu saya di konraktor nya saja bekerja, saya membawa Bis untuk mengantar kariawan buruh tambang.
Nah ini foto saya selagi membawa bis untuk mengatar kariyawan buruh kerja tambang batu bara, namun ini tidak bertahan lama, karena sekali lagi melakukan kasus berat, dan ini adalah kasus terahir saya.

Dan Aban bekerja di perusahan milik jepang di Banjarmasin, dan saya ini orang yang suka tantangan hidup, karena makin berbahaya hal itu, maka saya makin suka, dan terus berdoa untuk minta masalah yang lebi di timpakan pada saya, mungkin terdengan gila pembaca, namu bikin hidup lebih hidup, atau jadikan lah diri seperti yang kau mau, bodan prakoso pembaca.
Dan saya ini adalah orang berbeda dari ke banyakan orang Indonesia yang pasrah dan malas tidak mau bekerja, hanya membeli nya saja, dan juga Rahmahwati di samakan dengan wanita lain nya, kecuali dengan Avril Laving, Rock In Rocl.
Saya bekerja membawa bis di PT Adaro hanya 4 bulan saja, karena terlibat berkelahi lagi, hanya karena dia meminjam motor saya, dan lama sekali, dan juga setelah dia datang saya tanya, mana motor saya,? kata nya ada dan aman!! tapi saya tidak melihat nya, tenang, pokok nya aman kata nya, dan dia pergi kerja, dan setelah datang nya lagi ke kamp Buma, juga masih tidak ada motor saya, saya tanya lagi, mana motor saya, ada kata nya, ada nya itu diaman? habis itu dia langsung membentak, apakah kamiu ini tidak percaya pada ku, aku bukan maling kata nya, saya tidak menuduh anda maling, tapi kenapa mengeras, saya kata kan aman saja, nah yang aman nya itu di mana, saya sudah bosan mendengan jawaban nya itu, aman-aman, saya Ambilkan palu godam, saya pukul dia hingga jatuh dan tak berdaya, dan saya di Tangkap polres Tabalong, namun korban tidak mati, haya cacat saja dia, dan saya d jatuhi hukuman 4 tahun penjara, namun saya naik banding, dan keluarga korban mau berdamai dengan saya, tapi saya ganti rugi Rp 40 juta, dan hukuman saya menjadi satu tahun setengah saja, namuan juga saya jalani hanya 1 tahun lebih, saya di penjara Tabalong, dan baru saya masuk, sudah di sambut pukulan keras oleh sipir penjara, tarpaksa saya melawan nya mereka bertiga, terserah kalau ini di katangan sombong, saya melakukan oprasi dengan Ayah Ali, kadang berhadapan 5 orang bahkan lebih, kunci hanya 1 saja, jangan gugup, jangan lengah, dan tenang, lihat lawan mu, dia memulul pasti pakai tangan kanan sudah, kita bisa menangkis nya, dan usahakan sabar dan jangan bicara, liat terus tangan kanan nya, kemanda di arahkan nya, jadi kalau sipir penjara itu saja aman saja, saya di latih di pukuli Ayah Ali, sampai babak belur, dan saat babak belur pun juga masih di hajar terus, dan itu adalah latihan mental dan fisik, kita yang sudah di hajar dengan tangan itu, maka menjadi hilang rasa sakit nya, karena sudah jadi fisik nya, dan kita yang sudah sering di pukul nanti, di dalam hati kita berucap, tidak perlu takut di pukuli, karena rasa sakit nya sudah bagian dari kita, dan sakit pukulan itu begitu sudah.
Saya langsung di masukan ke penjara bawah tanah dan sendirian, dan tidak tahu, apakah hari malam, atau kah hari sedang siang, tidak tahu di jam berapa lagi, dan di kasih makan dan minum bukan untuk kenjang, tapi makan di penjara hanya untuk hidup saja, porsi nya sudah di hitung, setelah saya keluar dari penjara bawah tanah itu, seperti orang gila, dan bodoh tidak tahu lagi dengan dunia laur, di penjara juga banyak kawan-kawan baru lagi, dan tiba-tiba di suatatu pagi pukul 08;00 saya di pangil, saya kira pasti di pukuli sudah, tapi ternyata tidak, malah kabar gembira, yaitu saya sudah di bebaskan, dan motor saya juga di serahkan oleh sipir penjara, karena saya menittip motor nya pada dia, dan pakai saja kata saya dulu, nanti rusak kalau tidak di pakai, dan pada saat itu juga saya pulang ke Banjarmasin, dan dari sini saya membuka hidup baru dan awal yang baru lagi, Hidup merawal dari mimpi, mimpi yang terekam ruang demsi, hanya aku yang dan sang pencipta yang tahu, aku yang tak sempura terkadang temukan jalan buntu, dan lalu apa hak mu menghakimi, dan biyar lah ini menjadi mestri Ilahi.
Silahkan kau berkaca, lalu lihat dirimu, apakah kau berjubah dan memengang palau, atas dasar apa kau mengucap sumpah, lihat rotasi siapa harus di atas, dan di bawah.
Ini adalah Rumah Ali Bima yang di wariskanya pada saya, beserta mobil nya. Rumah ini terletak di blakang terminal PAL 6 Banjarmasin, di Jalan Pramuka, yang tebus ke Jalanan Veteran Banjarmasin, yang keluar nya bisa di budaran kayu tangi atau Jl A Yani KM 1 pembaca.

Sekali saya sampai di rumah dan masuk, biasa saja, tidak ada yang berubah, dan kawan-kawan juga tidak tahu saya di tangkap, baru saya bercerita saja mereka tahu, dan dari ini saya membuka hidup baru lagi, dan saya memulai hidup baru ini, bukan karena masuk penjara, namun tuntuan diri, saya sudah saat nya punya Istri, dan saya harus berjuang lagi, hidup nya sebentar saja, jadi saya harus mencari tantangan baru lagi, biar hasil kerja saya terbayar lunas tuntas melakoni jati diri sampai puas, dan saya 2 setelah keluar, menyerahkan semua senjata api, dan semua nya, dan emas nya, saya jual, seperti pesan ayah ali, untuk membangun sekolah dan perpustakan di Banjarmasin, agar Banjarmasin maju.
Nah saya dari sini lah, kembali lagi ke dunia musik, dan ini awal dari pembangunan Kantor berita Kanada Banjarmasin, 
Dan saya mengajak Aban untuk ke makam ayah Ali, lalu berdoa dan berjanji, saya akan melanjutakan perjuangan nya, untuk membangun Banjarmasin, serta memajakan nya, dan hidup mulia atau mati terhorman itu pilihan nya, dan setelah itu juga saya berkujung ke makam dari korban saya dan Aban, di situ saya katakan, saya tidak minta di maaf kan oleh kalian, dan saya juga bukan minta maaf kesini ke makam kalian, tapi saya ingin kalian paham, dengan apa yang saya lakun, dan saya tidak pernah menyesal berbuat jahat waktu dulu.
Saya bekerja apa ada nya saja lagi di Banjarmasin, saya menjadi supir truk saja lagi, tapi raya yang ada di dalam dana ini tidak bisa di tahan lagi, saya merindukan panggung lagi, dari musik tetap pemusik, dan saya dan Aban membentuk Band Baru, bernama Alternativ Rock Numetal Tato Comnty, 
Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88

Kami tidak pernah menang dalam setiap ajang festival musik rock di Banjarmasin, tapi walau begitu saya dan kawan-kawan saya selalu ikut tidak pernah menyerah, ikut dan ikut terus, waktu terus berjalan, saya tidak tahu dari mana berasal nya rasa ini, namu perasan ini tumbuh subur di dalam hati dan pikiran saya, saya tertarik dengan Avril Lavigne, malam siang saya mendengar lagu nya, bahkan saya di katakan kawan-kawan sudah gila, namun saya tidak peduli pada mereka, yang aneh nya lagi adalah, jika saya melihat video clip Avril Lavigne itu menjadi sakit sendiri.
Ini foto Rahmahwati, yang sangat lama sekali, saya ambil dari phonsel nya, tangan nya pun belum bertatu, dan Rahmahwati lah orang yang medirikan kantor Berita Canada Banjarmasin.

Saya dulu dengan kawan-kawan berjalan-jalan ke pasar, dan saya sudah sering melihat dia di pasar di toko baju, namu saya tidak menyaka dia akan merubah kami semua nya, saya dan Aban sering mengejik setiap di mengabil motor di parkiran yang saya jaga, di pasar dulu, namun dia diam saja, nah ketika ada festival musk Djarum Rock Banjarmasin, saya ikut kembali dengan kawan-kawan, dan waktu saya dan Aban duduk sore hari, Rahmahwati lewat di hadapan kami, di membawa Gitar dan Kucing nya naik motor, setelah itu Aban mengatakan, mau ke mana gadis logu anak mami itu membawa gitar dan kucing manja nya itu, dan saat malam tiba, fistval musik berlangsung sudah, di depan kantor TVRI Banjarmasin, saya dan kawan-kawan mendapat nomor urut ke 4 naik panggun nya, dan Rahmahwati mendapat nomor urut ke 6 setelah kami, dan kami naik panggung, dan selesai lalu turun lagi, kami duduk di depan panggung itu, maka naik lah Rahmahwati ke Pangung dengan gitar fender nya serta kucing nya itu, dan saya tidak menyangka dia lebih bagus bermain gitar di banding kami, dan penampilan nya Rcok benar.
Rahmahwati berbain musik instromen Rock Edndergrons, saat tampil di festival djarum Rock Banjarmasin, di depan kantor berita TVRI, dan dari sini lah saya tahu dia, dan juga tidak menyangka saya akan jatuh cinta pada nya.

Foto ini adalah foto kucing milik Rahmahwati, kucing ini selalu di bawa kemana-mana, tidak mau di tinggal, meski naik motor juga pasti dibawa, makan nya kucing nya itu, lebih mahal dari makanan saya, kucing itu juga pasti di gendong jika berjalan kaki, kucing nya itu juga tidak boleh di pengga orang lain, jika ada yang berani memengang kucing nya itu pasti di marahi nya di bentak nya siapa saja, saya dan bapak nya tidak pernah memengang kucing nya ini, Rahmahwati naik panggun bernyanyi kucing nya juga ikut nai pangung, aneh nya kucing nya itu, duduk diam saja di atas panggung tidak berjalan kemanan, model setia dan semacam nya itu, kucing nya itu juga selalu mengikuti nya kemana saja, meski masuk kamar mandi juga kucing nya itu masuk kedalam, saya yakin kucing nya itu melihat Rahmahwati telanjang mandi, saya juga ingin kaya kucing beruntung itu, saya berharap jika kucing nya itu jangan berbuat tidak senunuh di dalam kamar mandi bersama Rahmahwati itu, kuncing nya itu juga selalu berbuat manja, walau sudah di kasih makan dan minum juga masih mengendus-endus kaki Rahmahwati itu, kucing nakal berbuat tidak senunuh dan cabul, pasti minta gendong, jika saya bisa membawa kuncing nya itu ke dokter hewan, untuk bertanya kucing ini normal atau sudah gila? aneh betul wanita ini, mungkin Rahmahwati ini wanita satu-satu nya punya ke anehan di Banjarmasin, tapi saya suka kelakuan nya itu, jika anda pembaca kaya apa? jika bertemu wanita macam Rahmahwati ini.

Saya bicara dengan Aban, bahwa kita akan ke rumah rahmahwati, Aban setuju, dan sore hari saya ke rumah Rahmahwati yang tinggal nya di Banjarbaru, depan Universitas Lambung Mangurat, kami dan Aban belum tahu nama nya lagi, dan alamat nya pun juga bikin ragu saya, mungkin jua kawan saya salah Imformasi, tapi kata saja, langsung kita masuk, saya gedor pintu nya, lalu adik laki-laki yang membuka nya, kata saya, mana orang nya? sebentar kata nya, dia masuk kendalam memangil Rahmahwati, dan Rahmahwati kembali masuk ke dalam. pada hal saya belum nama nya, adik nya langsung memangil nya, jadi mungkin di kira nya adik nya kami kawan-kawan musik nya, Rahmahwati menyruh ayah nya mengusir kami, ayah nya keluar pulang semua kalian, dia sedang sibuk jangan di gangu, lalu Aban balas teriak, apa pun yang terjadi kami tidak akan pergi, kecuali dia sudah berbicara dengan kami, sudah kebiasan Aban menatang orang berkeladi itu, dia langsung mengatakan, Ambil parang ada di dapur, keluar seni dan kami pun tidak akan pulang juga, sampai Rahmawati nya menyerah dan bersedia bicara pada kami, Rahmahwati nya langsung menyuruh kami masuk rumah nya. Pertama kami tidak enak juga pang, tapi ayah nya juga menyuruh masuk, itu tanda bahawa, kami di terima baik oleh orang tua nya, dan dia sendiri, saya masuk ke rumah nya sangat terkejut, karena ada studio musik di dalam nya, dan ternyata ayah juga seorang pemusik, pantas hebat bermain musik.
Ayah nya Rahamahwati

Saya mengatakan pada nya, bahwa saya kesini bukan miminta maaf atas perbuatan kami selalu mengejek mu, namun kami datang kesini ingin kamu menjadi vokal kami dalam Band Alternativ Rock, maukah kamu ikut, dan jika kami harapakan kamu paham, karena kami bukan seprti orang yang  banyak kau temui di Banjarmasin, kami laki-laki sejati dan jika kau ikut kami, maka kau akan tahu kami, kami orang yang suka menjcari tantangan besar dan berbahaya, semakin berbahaya, semakin memuat kami mengerti penting nya hidup ini dan jangan disiakan sisa hidup ini, dia diam dulu, mungkin berpikir, lalu saya katakan lagi, kami tidak memaksa jika kamu tidak mau, tapi pembaca ada hal yang membuat nya menarik untuk ikut, saya katakan di teliganya, saya laki-laki sejati yang tidak menyakiti wanita, dan cinta itu ada 2 macam, 1 cinta di nafsu, yang hanya ingin sex nya saja lalu pergi. dan 2 cinta di kalbu yang tumbuh dari dasar hati paling dalam, yang tidak pernah meminta balasan, dan selalu melidungi dengan orang yang di cintai nya, dan tidak akan memaksa wanita yang di cintai untuk hidup dengan nya, tapi seorang laki-laki sejati akan bahagia apa bila wanita yang di cintai hidup bahagia dengan orang lain, meski hati laki-laki itu sakit laur biasa, entah mengapa setelah itu dia mingkin merasa tertang dengan kami, lalui mau ikut dan berkata, sudah kita lupakan saja masalah yang dulu, dan sekarang kita mulai baru lagi, dan kapan kita mulai menyusun rencana untuk menulis lagu, saya katakan sekarang juga, iya kata nya, saya dan kawan-kawan juga di latih ayah nya untuk memainkan bermacam, macam alat musik, dan ayah nya sangat mendundukung kami pembaca, 2 lagu yang nanti membuat kami juara 1 di Banjarmasin adalah murni ayah nya Rahmahwati yang menulis nya, nanpa nya kami semua belum tahu dan paham betul bagai mana cara nya untuk menulis sebuah lagu itu.
Waktu berjalan terus, tanpa saya sadari, bahwa Rahmahwati telah merubah kebiasa buruk kami dengan Aban secara drastis, kebiasan buruk itu adalah, setelah pulang kerja kami biasa nya keluar rumah dan berjalan-jalan, lalu kompul dengan kwan-kawan di pingiran jalan kota Banjarmasin, dan bisa melakukan penyerangan terhadap siapa saja yang di angap musuh, dan setelah ada Rahmahwati kebiasa seperti itu hilang dengan sendiri nya, kami lebih banyak di rumah dan fokus pada cita-cita kami menjadi sabuah Band Rock terkenal nanti nya, walau pun kami sadar bahwa kami tidak akan bisa jadi artis papan atas, tapi semangat yang di ajarkan oleh Ayah Ali Bima dan Yasin itu menjadi motivasi diri nomor 1 kami.
Lama juga kami menungu ajang musik Rock Banjarmasin, karena di laksanakan 1 tahun sekali, dan hanya itu lah jalan kami untuk menjadi Band Rock terkenal, tapi waktu yang terus berjalan, membuat Rahmahwati itu makin akrap dengan kami, dan dia mulai sudah tidak sungkan lagi dengan saya dan kawan-kawan, dan batasan-batasan nya sudah hilang sama sekali, karena dia percaya kami adalah laki-laki sejati yang tidak berlaku tidak senonoh pada wanita, baik dia mau pun orang lain, karena Rahmahwati menyasikan sendiri dengan mata kepala nya, sering ada wanita yang mambuk numpang menginap di rumah saya, sedikit pun kami tidak pernah berbuat porno, meski kami bisa melakukan nya, kami laki-laki terhormat, dan melakukan nya juga dengan terhormat, itu lah kata yang biasa di katakan Muhammad Yasin, dan menular pada kami, dan waktu itu juga saya bicara tetang sebuah wasiat Ayah Ali, bahwa kami ingin mendirikan sekolah dan perpustakan, dan Rahmawati bersidia membantu kami, kami mencari ijin dan dukungan pemerintah untuk menidirakan perpustakan dan sekolah SD di tanah-tanah dusun dayak di pesisir sungai Barito, sangat lama kami menungu ijin itu keluar dari Pemarintah Banjarmasin dan Kalteng.
Dalam perjalanan ini saya belum sadar, bahwa saya mencita Rahmahwati, saya menjadi orang yang sulit sendiri, akibat perhatian nya yang lebih pada saya, karena Rahmahwati selalu menonjolkan saya di bandingkan dengan kawan-kawan yang lain, contoh, minta jemput dari rumah, sudah pastis menelpon nya pada saya, pada hal motor nya ada, jika SMS nya tidak di balas marah-marah dan membentak-betak saya, nanti jika bertengkar dengan Ayah nya juga nanti ke saya pergi nya, apa pun yang terjadi, selalu ke saya tumpuan nya, pada hal saya bukan siapa-siapa nya, tapi walau begitu nanti saya akan mengerti bahwa selama ini saya ingin dia bengitu, tapi wajar pertama belum saya sadar dan tahu lagi dengan kejadian itu, karena ini pertama dan terahir, saya bisa berkawan akrap dengan wanita, memang saya juga banyak punya teman wanita, tapi tidak se akrap ini, dan saya juga membatasi berkawan dengan wanita, takut mereka terpengaruh dengan kami, lalu ikut kebiasa buruk kami yaitu mambuk, kalua Rahmahwati dia bisa membatasi diri sendiri, tanpa kami dan Aban menegur nya, dan dia juga kuat minum alkohol, biasa kami yang mambuk duluan dengan Aban. Ada satu hal yang Aneh, Rahmahwati Kucing nya dan gitar nya ikut terus kemana-mana, kerap kali saya berdebat dengan nya, masalah repot naik motor bawa kucing dan gitar nya itu, tetanga juga bertanya pada saya, kenapa wanita Rocker itu membawa kucing dan gitra nya kemana-mana, bahkan beli pulsa di warung dekat rumah saja juga ikut kucing nya dan gitar nya itu, saya jawab tanya sendiri sana sama orang nya kalau 






























berani, anda sebagai tetanga saya, sudah sering melihat kami berdebat mau jalan hanya perkara kucing nya dan gitar nya ikut terus.







Saya dan Aban sudah pusing juga menungu pemerintah untuk membangun sekolah di tanah-tanah dayak, karenan hal ini membebani saya dan Aban, kami merasa bersalah dan takut, karena adalah Wasiat dari orang yang telah membesar kami, walau ayah Ali Bima itu penjahat, tapi kepedulian nya terhadap pendidikan lebih peduli dari pemerintah Banjarmasin, kerap kali saya di ajak nya untuk berkujung ke desa-desa untuk membangun suatu tempat pendidikan pembaca, setahu saya, ada 12 sekolah di Tanah-Tanah dayak yang Ayah Ali dan Yasin membangun sekolah nya, dan Ayah Ali dan Yasin juga, banyak membebaskan tambang-tambang emas di kalteng yang di kelola oleh pihak Asing, Ayah Ali dan Yasin, dengan GAM Aceh, melakukan pengepungan terhadap tambang Emas milik Asing, di Tanah-tanah dayak, dan setelah berhasil, dia menyuruh kepala suku dayak menjadi pengelola Tambang Emas tersebut, dan memperkerjakan dari pemuda-pemuda dayak yang pengagurnan di sana, dan atas sebab itu, pemeritah tidak bisa menangkap nya, karena suku dayak melidungi nya, bahkan TNI terang-terangan membantu nya, 4 orang petinggi TNI secara berani langsung 
Ini foto yang saya ambil dari laci nya Yasin, lalu saya Scan, ini foto tambang emas yang di bubarkan Ayah Ali dan Yasin, namun foto ini di ambil sebelum terjadi pertikayain terjadi.

Ini foto Ayah Ali bersama TNI saat melakukan pengepungan terhadap tambang Eamas Aisng Aliyas miliik orang Cina, di Tanan-tanah suku dayak. TNI di belakang Ayah Ali, Adalah TNI dari bantuan dari Banjarmasin, mereka TNI berakan dengan diam-diam menyusul Ayah Ali dan Yasin, di pedalaman Kalimantan, TNI Banjarmasin sudah melangarhukum juga pang sudah, mereka berangkat tanpa restu pemeritah, namun tujuan nya baik, sebenar nya pemeritah Banjarmasin dan Kalteng tahu ini, namu berdiam dan merahasikan dari pemeritah pusat, karena tujuan nya baik. dan juga bukan tidak mungkin Ayah Ali Bima dan Yasin, di Tugaskan Oleh pemeritah juga. supaya jangan nampak kejadian nya. foto ini di Ambil oleh Yasin.
Foto ini Adalah foto setalah 2 minggu pembebasan tambang emas dari pihak pengusaha cina oleh Ayah Ali dan Yasin, dan Ayah Ali Bima dan Yasin, meyuruh pengaguran suku dayak bekerja mendulang emas nya, dan di foto ini Suku dayak sudah menambang emas di Ajari oleh Ayah Ali dan Yaisn. Yang Baju kuning adalah Ayah Ali, dan yang mengabil foto nya adalah Yasin
ikut melakukan pembebasan tanah-tanah dayak dari pihak Asing, dan membangun sentral pendidikan di sana, dan Ayah Ali dan Yasin, dengan Bantuan GAM Aceh, memasak Pertamina, membangun gardu Listrik untuk desa orang suku dayak di pedalaman Kalimantan, Yasin dan Ali hampir 2 bulan menduduki kilang minyak pertamina dan berhasil memberikan listrik untuk suku dayak 
foto ini adalah foto Ayah Ali dan Yasin, saat di hutan kalimantan untuk menduduki kilang minyak pertamina, perampok harta Kalimantan, dan Ayah Ali Yayis berhasil melakukan nya.
Foto ini adalah foto alat-alat komponen listrik yang di berikan oleh Pihak pertamina kepada Ayah Ali Bima dan Yasin, dan itu ada kepala kampung tanah-tanah dusun dayak, atau tepat nya lokasi nya ini, antra perbatasan Kalsel, Kalteng, dan Kaltim, ini di daerah betot Barsel Bontok

pembaca, maka nya waktu dia meninggal dunia, banyak orang dan kelompok datang untuk mengatar nya ke tempat Istrahan terahir nya, bahkan TNI waktu itu, sebelum di makam nya ayah Ali mereka hormat dulu, lalu menembakan senjata ke atas 10 kali, seperti prajurit saja yang meningal itu, dan listrik dan Air di rumah nya ini di bebaskan oleh pihak PLN dan PDAM di Banjarmasin, jadi kami tidak pernah bayar tangihan listrik dan Air, kadang juga, kalau saya membawa mobil nya isi BMM di pom, bisa gratis, namun saya dan Aban masih bingung tetang siapa sebenar nya Ali Bima ini, dia penjahat, pembunuh, dan pemberotak, dia selalu membela suku dayak, walau pun dia bukan suku dayak, seluruh Tanah-tanah dayak di lindungi dari pihak yang berbuat curang, dan akan bekerja sama dengan pihak mana pun jika itu akan memajukan suku dayak, padahal semua orang Kalimantan ini tahu, suku dayak dan banjar itu berkonfli, dari awal berdiri kesultanan Banjarmasin, penyebab konflik adalah Agama, kesultanan Banjarmasin melakukan pemaksan Agama terhadap suku daya, namu aneh Ali Bima, bisa berkawan dengan suku dayak pembaca, begitu juga Yasin, semua orang tahu, yasin adalah Pahlawan Agama Islam, dan dia sangum melawan Israel dan Amerika Serikat di Palestina, hanya untuk melidungi mesjid Al-Aqsa, dan dia juga gugur sebagai pahlawan, Hamas dan Pemerintah Palestina, Mesir, Yordania, dan Iran sangat segan dengan Letkol Tuanku Cut Cak Muhammad Yasin Pasukan GAM Aceh, dan teman akrap nya dari Hasan Tiro, berpecah dan bertengkar dengan Dinminimin, yang tidak sejalan dengan nya, yang memilih mati dari pada menyerah, dan Aceh harus merdekan, dan terbukti perjuangan nya Yasin, dengan perjanjian Helisky, Aceh merdeka dalam Bingkai NKRI, Aceh dapat otonomi daerah dari pemerintah Indonesia untuk menjalakan hukum Islam di daerah nya, Perjanjian Helisky terjadi setelah terjadi Tsunami di Aceh, tahun 2004 lalu, dan pemeritah sementara di lakukan, menungu pembetukan partai Aceh, dan itu lah Perjuangan Hasan Tiro dengan Muhammad Yasin, dan waktu di meningal pun saya dan Aban menemui Hasan Tiro dan Partai Aceh, serta pentigi GAM Aceh, untuk menyapaikan surat dari LETKOL TUANKU CUT CAK MUHAMMAD YASIN, dan semua berduka serta berdoa, dan menaikan bendera GAM Aceh setengah tihang, bahkan juga Turky hadir dalam Acara penghormatan terahir pasukan GAM Aceh, terhadap Yasin, dan petinggi Aceh pun mita bantuan pihak Iran, untuk mencari sisa jasat Yasin beranda, dan itu di temukan pada tahun 2008 lalu, dan sisa jasat nya di bawa pulang ke Aceh, dan di makamkan di taman pahlawan Aceh, sama dengan makam Ali bima Yang di Bungkar oleh Pemerintah Kalteng dan suku dayak, Lalu di pindahkan ke makam Pahlawan di Tanah-Tanah dayak, dan kuburan Ayah Ali di Samping kuburang Wangkang, mantan prajurit Kesultanan Banjarmasin, yang dulu mengepur kapal-kapal belanda di sungai barito, Wangkan berhasil mengarakam 8 kapal uap milik balanda, di bawak komado anak Pangeran Antasari, ya itu, Muhammad Seman, yang juga sama gugur di mendan perang, dan bermakan di Tanah-Tanah dayak pembaca. dan saya tidak perdah lupa dengan kata-kata Yasin dan Ali, yang mengatakan, ada pepatah nenek moyang kami sultan Adam, yang mengatakan, membuat sejarah tidak di peruntuhkan untuk para pengecut, dan jiika berani ikut lah dengan kami, dan jika kalian seorang pengecut silahkan duduk manis, lihat kami kesatria bagai Khalin Bin Whalid Penang Allah yang terhunus, yang akan bertarung di arena gladiator ini, kami akak di kenang senagai pahalawan, dan juga sampai pada Pasukan GAM Aceh, mengapa Yasin meningal dunia di jalur gaja, dan di makamkan pasukan Hamas di mana dia mati karena itu perminta nya, sebelum dia bertempur, kata nya pada pasukan hamas, saya memenyam semboyan Pangeran Antasari, haram nayarah waja sampai kaputing yang arti nya, sekali melangkah tidak akan mudur walau sejengkal pun, dan bila saya mati kuburkan saya di dekan saya mati itu, saya akan menugun seorang pahlawan yang akan menerus kan perjuangan ini, Ayah Ali dan yasin sudah tua dan sakit-sakitan namun perjunagn sangat hebat, dan dia akan mengdengarkan suara langkah prajurit untuk menuruskan perjuangan nya, atau sama dengan Tan Malaka, yang mengatakan Sauara saya akan lebih keras dari dalam kubur ini, tidak ada tawar menawar kemerdekan 100% ini, dan Angin berhebus kencang di pengunungan yang curam, kesabar adalah hal yang utama untuk menjalakan misi ini, saya tahu serengan yang tidak berhasil itu mengicilkan hati prajurit, tapi dengan kesabaran itu akan terwujut nya Gerpolek, Griliya politik ekonomi pembaca.
Kembali ke topik, saya dan Aban memutus kan turun sendiri, tapi tidak melibakan Rahmahwati, dan juga Yulia pembaca, saya dan Aban takut Yulia dan Rahmahwati terjadi hal yang tidak di inggin pada mereka, tapi mereka tetap keras hati inggin terlibat sampai saya dan Aban juga melakukan nya dengan sembunyi-sebunyi namun ketauan jua, bocor akibat herban dan Andiy yang kelepasan bicara, saat mambuk, Rahmahwati dan Yulia mengacam saya dan Aban akan bunuh diri jika dia di tingal dalam hal ini pembambaca, sedikit bercertia pembaca tetang Yulia, Yulian ini adalah teman kami dan Aban dari kecil, dan satu sekolah, dia wanita berberbda sama dengan Rahmahwati, punya tujuan keras dan displin tingi pembaca, dan saya duduk di sekolah dasar satu bangku dengan dia, dan yulia ini wanita paling menonjol sekali di sekolah dasar Selat hulu 7 di jalam mahakam RT 7 kelurahan selat hulu dan juga kecamatan selat hulu, tapi walau begitu Yulia adalah wanita yang berbeda dengan wanita lain nya, kerena semangat nya untuk maju itu berkobar terus, meski umur nya masih muda, Yulia ini menaru hati Pada Aban, dia selalu dengan Aban berjalan terus, namun Aban tidak peduli dengan nya, memgangap nya haya kawan biasa saja, bukan spesial pembaca, saya tahu bagai mana perasan Yulia itu terhadap Aban, tapi itu terjadi saat sekolat duduk di sekolah SMP 4 DI KUALA KAPUAS, perhatian nya untuk Aban itu lebih dari sekedar teman biasa, contoh nya dia seklalu membawa makan pada Aban, dan selalu memperlakukan Aban sembagai kekasih nya, jika di kambarkar pembaca, dia itu ingin Aban poham bahwa dia mencinta nya, dan mengatakan cinta pada nya, jika Yulia itu laki-laki pasti sudah dia yang mengatakan cinta pada Aban itu, namu sayang dia wanita pemalu, Yulia meski dia di sakiti Aban tetapi dia tidak putus Asa, alasan Aban melakukan nya adalah, Aban itu sayang dan cinta pada Yulia, karena dian takut Yulia akan terjadi kenapa-kenapa, dan itu Aban memubutikan bahwa dia mencinta Yulian, alasan nya selalu , namu cinta Aban pada Yulian bukan untuk memilik Yulia, tapi dia peduli pada nya, dia tidak ingin Yulia itu tidak menjadi korban nya, Yulia kalau di bandingkan dengan Rahmahwati jauh berbeda, karena Rahmahwati sama dengan saya Rahmahwati suka motor  Satria F dan saya juga, dan juga saya suka gitar fender, Rahnahmawati cendrong nya ke saya terus pemabaca, kurang apa lagi Yulila itu terhadap Aban, setiap pagi Yulia membawa makan untuk Aban, dan itu rutin, dan saya tahu yulia itu memang mencinta Aban dengan tulus sekakali.
Yulia yang sekarang ini pembaca, dia gitaris dan vokalis Rock Endergron, dia Yulian orang yang tak pernah menyerah walau gagal terus dan terus berusaha, meski terus gagal, dia Ingin hidup bersama dengan Aban, saya sangat mengebal Yulia ini, kerana Yulian sahabat kami dari sejak kecil, di sekolah yang sama, dan saya duduk sebangku dengan nya, dia perempuan lain dari yang lain di sekolah, jiea jiwa keras nya tidak bisa di batasi, dia mampu memukul laki-laki yang kurang ajar pada nya, dan sama dengan kami kami sifat nya keras nya itu, jangan dikira Yulia ini tidak pernah berurusan dengan Polisi Banjarmasin

Ini foto Aban pada tahun 2015 lalalu, di depan rumah, dan kebetulan ada Rahmahwati dengan Yulian, mingkit sekiklas Aban bukan penjahatat, tapi Asal anda tahu saja, di balik tampak nya ini dia orang paling sadis di kalangan yang saya tahu, karena saya saudara nya, walau pun kami tidak sedarah, Aban itu satu jiwa dengan saya pembaca, jadi jangan remih kan dian, dia kejam sudah dari masa anak-anak, dia selalu melawan musuh nya tidak perduli dengan siapo pun, dan hati hati baja, Aban ini sama seperti saya, dia yang sudah menojol dari kawan-kawan yang lain nya, kepercaya diri yang besar itu membakar kami pembaca, maka nya saya selalu dengan Aban, bukan bermaksut mengucil kawan-kawan yang lain nya, tapi saya dan Aban haus tantangan yang berbahaya, Aban naik motor di jalan suka menentang melawan Arus dia, dajn jamping nya, dia tidak takut jatuh dan cedera, kata-kata yang di lontarkan nya, serang dulu, urusan nya belakangan, Aban sangup memukuli polisi lalu lintas sendirian saja, dan sangup berebut Pistol dengan polisi, jika anda tidak percaya, datang saja ke Polres Tabalong, apakah sering Aban bertingkar dengan polisi, dia super nekat, dan saya bersebelahan rumah dengan Aban, orang tua Aban adalah orang tua saya juga, dan sebalik nya orang tua saya juga adalah orang tua Aban juga pembaca, jadi kami sudah sejak kecil bersama, bahkan orantg tuan Acan pun tidak mengenal jelas dengan anaik nya sendiri ya itu Aban, kami ini sudah sering di bubarkan Organisasi kami oleh polda Banjramasin pembaca, Aban orang yang pandai berbahasa Jepang dan Rusiam karena dia bekerja di Industri Japang dan Rusia, dan saya kemana saja berjalan pasti dengan Aban, karena satu tujuan pembaca, jadi jangan lihat penapilan nya seperti ini, tapi lihat tindakan nyata nya, dan mengapa Herman tidak banyak terlibat oiperasi, karena herman tidak seperti kami yang terdidik baik dan punya jiwa besar konsiten dan di siplin untuk melakukan, bukan bermaksut mengucilkan yang lain nya, tapi apa pun yang terjadi, saya dan Aban selalu menjadi  ujung tombak nya pembaca, dan saya yakit Aban itu mencitai Yulia, meski dia juga menggikan Rahnahwati, dan mungkit saja dalil nya saja untuk membuat Yulia membenci nya, karena dia tidak ingin Yulia itu terlibat pada kasus nya,dan begitulah orang yang benar mencitai wanita yang dia ingginkan, dia tidak mau Yulia menjadi korban atas kejahatan nya, 

Aban itu laki-laki sejati, dia tidak mau Yulian menjadi korban atas prilaku nya Aban dengan saya yang minyimpang, nanti Yulia jadi sasaran musuh saya dan Aban, kalau Rahmahwati Tanguh, dia bisa jaga diri nya sendiri walau pun dia wanita, Rahmahwati berani memukuli laki-laki kurang ajar pembaca, dan itu saya baru tahu setelah mengenal dengan dalam, dia persis seperti saya pemekiran nya, namun saat itu saya belum sadar bahwa saya mencinta Rahmawati pembaca, singkat nya pembaca saya dan Aban, terlatih baik oleh Ali Bima dan Tuanku Cut Cak Muhammad Yasin, metal dan fisik kami benar-benar jadi, dan Ali Bima dan Yasin berhasil menjadikan saya dan Aban menjadi orang tangguh, mingkin ini terdengar sombong, tapi ini kenyatan pembaca, tidak bisa lagi di pungkiri, jika seekor kambing berkawan singa, maka lambat laun Kambing itu akan menjadi singa jua, karena setiap hari terus menemui prilaku itu, dan tidak terasa dan di sadari akan mendarah daging jadi nya.
Kita Kembali pada jalur, pertama saya dan Aban mengerus nya gagal, karena semua harta peningal Ayah Ali dan Yasin itu, tidak di simpan di Bank, atau berbentuk uang, tapi emas, karena jika berbentuk uang dan di simpan di Bank akan ada masalah rumit nanti nya, maka nya supaya aman mereka menyipan nya dengan bertuk emas saja, nah saya dan Aban langsung berangkat ke Tanah-Tanah dayak, di daerah Pujon, katingan dan sebangau, dan mencari kepala suku nya, dan saya bertemu kepala suku nya, ehh ternyata dia mengedal saya, hei kamu kan Anak angkat Ali Bima, sudayh masuk kita bicara di dalam Rumah Saja, dan lalu kepala suku itu menanyai saya, ada kepentingan apa kalian kesini, saya Jawab, kami menjalakan wasiat Ayah Ali Bima yang membuat surat di pengadilan, jika dia kelak meningal dunia nanti, Ahli waris dari harta nya dia berikan pada saya, cuma hanya 20% atau 30% saja, dan sisa nya untuk membangun pendidikan di tanah-tanah dayak, setelah saya berkata begitu, Kepala suku itu meneteskan Air Mata nya, dia bicara sambil memnangis, dia berbicara Ali Bima adalah Orang Banjarmasin Asli, dan sudah dari dulu suku dayak dan banjar berkonflik dan perang, dan disini pun Ali Bima juga di benci oleh penduduk suku dayak pedalaman, Akibat kebanyakan orang banjar bertikai, dan juga mereka tidak tahu persi dengan Ali Bima, Maklumk kata nya disini pedalam, dan perlu 5 hari dari Banjarmasin menuju dan sampai kesini, lalu saya tanya dia, pak kenapa anda menangis kami datang ini, kata nya saya menangis akibat rasa malu yang tidak tertahan lagi, saya adalah kepala adat di sini, tapi saya tidak pernah terpikir untuk melakukan apa yang di lakukan oleh Mafia Banjarmasin nomor wahit Ali Bima, yang berjuang untuk memajukan saudara nya ini, bahkan saudara nya yang membenci nya dan mengolok nya dia tolong, saya sebagai kepala suku sangat malu sekali, dengan mendiang Ali Bima yang sudah peduli pada nasip rakyat saya, dia berjuang bertaruh nyawa bersama Muhammad Yasin, untuk melakukan aksi nya, dan hasil dia membangun sekolah dan gardu listrik, sedangkan pemeritah tidak peduli dengan kami disini, dan pihak kristen dayak juga sangat benci dengan Tuanku Muhammad Yasin, tapi orang yang di benci itu membalas nya dengan kebaikan. kami berhutang dengan mereka, dan saya mengakui perbuatan Ali dan Yasijn itu jahat penuh resiko tinggi, dan ternya dia melakukan nya untuk kami dayak, mereka menerima menjadi boronan hanya untuk melakukan ini, sedangkan Pemeritah yang wajib melakukan nya, tidak melakukan nya, Ah sudah lah pak kata saya, jangan bicara panjang lebar, kami tidak punya waktu banyak, kami hanya ingin anda membantu saya membangun nya saja, dan ijin nya, kalau babak setuju, kami akan pulang, dan kembali minggu depan dengan membawa matrial ke sini juga tukang, dan uang kam juga terbatas, mohon kira nya bantuan pemuda-pemuda dayak untuk membantu pembangunan nya, jadi bagai mana pak, keputusan nya ada pada anda, kepala suku itu menjawab, mungkin hanya orang gila yang menolak bantuan ini, dan kita sepakat sudah, tanah kami juga tanah anda, lalu saya bertanya di mana lokasi tanah kosong yang akan di bangun sekolah nya nanti tolong tunjukan pada kami, oh itu ya, lalu kepala suku dayak itu mengajak kami berjalal kaki untuk menujunkan tanah kosong itu.

Nah, di tanah kosong ini lah kami akan kami akan membangun sekolah dan perpustakan serta gardu listrik, lokasi ini terlitak di Kalteng dan dekat perbatasan Kaltim, dan yang memoto saya ini adalah Rahmahwati pembaca

Dan foto ini adalah kepala suku dayak yang saya ajak bekerja sama membangun daerah nya, dia bernama Pandrisia Tarakawawa, yang memoto nya Rahmawati
Foto ini adalah foto suku dayak yang membantu kami membangun sekolah di daerah nya, mereka bekerja membantu, tidak mau di bayar oleh kami, bahkan mereka ini bekerja siang dan malam membangun nya huingga selasai.

Dan hari itu sepakat sudah, kami pulang ke Banjaramasin lagi, perjalan yang sangat memakan waktu lama, karena akses jalan nya yang hancur, dan kami pun beberapa kali ambalas ban mobil, akibat jalan berlumpur, Tapi dari sini saya mendapat hal berarti sekali, hal itu adalah Rahmahawti yang selalu berkata pada saya, jangan sama aku dengan wanita mana pun, aku lebih tanguh dari mereka semua, mereka tidak akan mampu melakukan apa yang aku lalukan, ya wajar Frog kita baru kenal, tapi nanti kalau sudah kita berkawan lama maka kau akan tahu siapa aku, dan aku tidak perlu minta lindungi kamu atas keselamatan diriku sendiri, karena aku bisa melidungi diriku sendiri, dan kita sudah beberapa bulan berkawan, dan kalian tahu sudah sudah mengapa orang tua ku membiarkan ku keluar malam dan kemana-mana, dan pulang jam berapa pun, karena orang tua ku sudah tahu dengan sifat ku, dan percaya aku bisa melidungi diri ku sendiri, apakah masih kurang kejadian di pasar Banjarbaru ketika kamu mengatarku ke pasar, dan ada laki-laki yang kurang ajar langsung ku hajar dia. Dan dari sini saya percaya dia, dan tidak lagi melarang nya jika dia memang mau ikut kemana saya dan Aban pergi, walau saya sudah percaya, tapi tetap saja saya masih khwatir pada nya, dan kadang-kadang juga saya bisa marah dia mau ikut dengan saya dan Aban, dan debat pun terjadi, hingga Rahmahwati itu mengeluarkan kata-kata, apa hak mu melarang saya, kamu bukan saudara saya, dan juga orang tua saya, jadi biarkan saya membantu kalian, hal itu terjadi sebendar nya adalah cinta saya pada Rahmahwati, namun saya saja dulu masih tidak tahu dan sadar, karena saya terpikir juga, dulu sebelum ada nya Rahmahwati gabung kami, jika ada yang inggin membatu kami baik wanita atau laki-laki tidak saya larang, dan itu lagi yang di harapakan, agar kerjan mudah dan ringan karena banyak yang membantu, jadi jalas sekarang saya tahu, itu adalah cinta, pokok nya saat Rahmahwati semua keadan berubah Arah, dan begitu juga yang saya dengar-dengar baik dari cerita-cerita kawan-kawan saya atau Rahmahwati, singkat nya orang yang mengenal kami dengan dekat, Rahmahwati juga berubah drastis, bahkan dia meninggal kan secara terang-terangan kawan-kawan lama nya, sebenar nya saya dan Aban tidak enak juga pang dengan kawan-kawan lama Rahmahwati itu, tapi mau apa di kata lagi sudah kalau begini, pertama saya memang mengharap begini juga, kedua tidak mungkin saya marah-marah pada Rahmahwati, dengan berkata, kamu kesini terus, bagai mana kawan-kawan kamu mereka pasti marah, Rahmahwati sudah pasti menjawab begini, kenapa harus marah, ini kan hak asasi, jujur saja pambaca setiap saya bertemu dengan kawan-kawan lama nya, saya tahu mereka jengkel dengan saya dan Aban, Karena ketahuan dari wajah mereka, tapi juga mereka harus nya paham, contoh nya saya dan Aban, Gian Gilang, Herman, Andy, dan Denry, mereka itu tidak enak dengan kawan-kawan lama nya, maka Gian Gilang, saat saya tawari, tinggal di rumah saja, kalau kamu sekolah di Banjarmasin, dari pada mengkos, dan itu saya lakukan juga untuk membalas kebaikan nya dulu, Gian Gilang menolak pertama, lalu dia jujur pada saya, kami tingal berdau, maka saya katakan pada nya, sudah ajak juga kawan mu kesini, nah Herman dan Denry itu teman lama saya dan Aban, kami berkawan sudah dari kecil, tapi setelah Hermad dan Aban di Keluarkan dari Penjara oleh Ayah Ali, dan tinggal di rumah ini jua, mereka mulai berjalan, dan berkawan juga, dan Herma lebih sering keluar dan berjalan dengan kawan-kawan baru nya, dari pada dengan kami dan Aban, tapi saya dan Aban tidak seperti kawan-kawan Rahmahwati yang marah, mungkin juga Rahmahwati bosan dengan mereka. atau tidak sejalan dengan mereka, Contoh nya Andy dan Herman, saya dan Aban tahu, Bahwa Herman dan Andy itu bosan atau tidak sejalan dengan kami, karena saya dan Aban, orang keras pendirian, tidak ada tawar-menawar dalam hal apa pun, saya dan Aban seolah di lahirkan Kembar, karena punya tujuan dan pemikiran yang sama, saya dan Aban selalu mencari tantangan yang paling sulit, dan suka menentang maut, begitu juga Rahmahwati, persis seperti kami, dia merasa tertatang dengan kami dan Aban, tidak ada wanita di Banjarmasin yang bisa ikut balap motor kecuali Rahmahwati, tidak ada wanita Banjarmasin juga yang melakukan prestel atraksi, baik pakai sepeda BMX, papan seluncur, sepatu roda, motor, hinga mobil, hanya Rahmahwati saja wanita Banjarmasin yang melakukan itu, Kalau saya dan Aban jangan di tanya lagi hal itu, karena kami dulu sudah membuat komunitas sepeda BMX, dan melakukan Jamping sepeda BMX dan motor sudah biasa, dan mungkin itu alasan Rahmahwati itum terus berkawan saya dengan Aban, ini bukan masalah golongan berkawan, pembaca, atau pilih-pilih kawan, namun ini adalah untuk mencari jalan untuk menyalurkan hobi dan bakat kesukan nya, saya dan Aban lebih Rocker, dan sedangkan kawan-kawan Rahmahwati, Sama sekali bukan Rocker sekali, dan Band nya Rahmahwati itu kan yang mendirikan nya Rahmahwati, mungkin juga dia merasa tidak sejalan dari musik yang di inggin kan nya, dan jujur saja pembaca, saya berkawan Rahmahwati itu belum terhitung setengah tahun, tapi ke akrapan nya seperti sudah berkawan lama, dan pada inti nya adalah, Kucing Rahmahwati dan gitra nya itu ikut kemana Rahmahwati pergi, lama atau sebentar, dekat mau pun jauh, hujan atau panas,. siang atau malam, kucing dan gitar fender nya ikut terus, tidak mau di tinggal, beli ikan ke pasar juga bawa kucing dan gitar nya itu, di gunakan atau tidak gitar nya itu pasti di bawa, tak peduli hujan lebat sekali pun, di ajak naik mobil tidak mau. hanya mau naik motor Satria F saya yang pretelan itu, sunguh repot kucing dan gitar ikut naik motor Satria F ini, dan hal yang sama juga saya dengan Rahmahwati, saya tidak mau naik motor yang menghidupkan nya dengan Stater, saya suku menghidupkan dan membawa motor yang non Stater, dan punya Kopling dan tranmisi, karena saya laki-laki, jika tidak bisa menghidukan motor dengan engkol seorang laki-laki saya sarakan potong saja kontol nya, Rahmahwati yang perempuan saja bisa menghidukan nya, jadi pada inti nya kucing nya selalu ikut kemana, dan apa pun yang terjadi kucing nya dan gitar nya juga ikut, dan kami berangkat naik mobil ke tanah-tanah dayak ini juga kucing dan gitar tetap ikut pembaca,

Ini adalah foto dari mobil milik Ayah Ali Bima, yang saya kami pakai untuk ke tanah-tanah dayak, kami terjebak lumpur dan ambalas ban, tidak bisa lagi bergerak, dan kami mita bantuan truk yang melintah untuk menarik nya, dan ini dalah kodisi jalan yang menghubungakan Palakaraya ke Pujun, di kalteng, jalan rintisan buatan Soharto, yang sudah lama sekali juga tidak di Aspal pemeritah, dan wajar suku dayak terbelakan, karena akses jalan macam ini, memuat orang malas ke pujon.

Setelah sampai di rumah kami istirahat dulu, saya 2 hari tidur, bangun hanya makan dan kencing saja, karena saya yang menyeter, Aban tidak mau, Rahmahwati juga tidak mau, menyeter, jadi saya saja yang nyeter nya, jalan rusak tidak ketulungan ini juga masih sampai saat ini tidak juga di perbaiki Pemiritah Indonesia, sudah gila mereka semua, korup pasti sudah.
Sekarang masalah nya adalah, bagai mana cara nya untuk menjual Emas ini, Rahmahwati kan di lokasi lahan kosong sudah menghitung matrial nya dengan Aban, kata mereka dalam hitungan, kita butuh uang Rp 1.3 milyar untuk membeli matrila dan ongkos angkut nya saja, tidak tahu lagi berapa total semua dengan upah para pekerja nya, upah pasti mahal, karena lokasi nya ini jauh dari kota, buruh bangun takan mau kalau hanya di bayar Rp 100 sehari, ya paling tidak Rp 15o perhari, belum logistik nya lagi, tapi saya katakan saya ada usul, supaya enak nya, kita burungkan saja bangunan ini, kita cari nanti tukang bangunan yang ahli, lalu Aban bertanya, siapa tukang bangunan yang kita bisa percayai untuk mengurus ini sampai selesai, karenan ini susah kata Aban, bukan masalah tukang bangunan nya yang lari karena uang nya habis burungan belum selesai, tapi jika di tanya asal usul dana pembangunan ini dari mana, nanti kita bisa di tuduh macam-macam, bah kata saya, memang saudara ku Aban telah menyelamatkan kita semua lagi hari ini, hampir saja saya ceroboh, dana ini pasti di tanya dari mana Asal, pemeritah pasti menguit nya sudah, karena mereka yang inggin uang, dan hal ini juga yang membuat saya juga malas menyerahkan emas nya ini pada pemeritah, Rahmahwati berpendapat, kita akan gunakan cara mencari orang dayak yang punya perusahan dan industri, dan angap saja bangunan sekolahan perpustakan dan gardu listrik itu di bagun oleh industri untuk seponsor nya, nah pertanyan nya sekarang kata Rahmahwati, apa kah kalian punya kawan dari dayak yang di maksut ini, kata saya ada, tapi bukan dayak dia, tapi masih terpaut juga dengan suku dayak di sana, dia bernama Utuh Kabuta Alias, Yudinsyah, dia dulu ikut operasi pengepungan Ayah Ali dan yasin untuk pembebasan tambang emas di tanah-tanah dusun dan tanah-tanah dayak, dan langsung saja sekalian suruh dia menjual Emas ini, karena jika kita yang menjual nya nanti jadi masalah lagi kan, jadi sekalian saja kita serahkan pada nya semua, dia kan orang yang di serahi Ayah Ali dan Yasin untuk memimpin Tambang emas yang di rebut Ayah Ali dulu, tidak mungkin dia menolak kemau mulia dari bekas bos nya Ayah Ali, dan kita juga bukan sekedar menyuruh nya saja, tapi kita beri juga dia upah atas kerja nya, berapa dia mau, Emas Ayah Ali dan Yasin kan ada 80 Kg banyak nyak nya, dan itu hasil mereka berdua, dan uang Yasin untuk anak Istri nya kan lain lagi, punya Yasin untuk anak Istri nya jumlah emas nya ada 10 kg kurang saja.
Dan saya langsung menelpon untuh kabuta, dan suku masih aktip dan lagsung di jawab nya, kata nya ini dari siapa, kata saya, ini saya Frog, wah frog anak Ali ya, ya juga kata saya, lalu saya tanya, dimana anda pak, ada urusan penting yang mau di bicarakan, dan tidak bisa lewat telpon, dia menjawan, di tempat yang dulu frog, di tempat dulu yang mana pak? yang dulu Tambang emas Ali yang di kerengpangi, di sebelah nya tempat kelompok Ola Pengabaian, matan dari Pemuda Pancasila dari Sumatra, ooh kata saya, besok saya kesana pak tunggu saja di tempat Pak Ola Pengabaian, biar saya tidak susah menyari nya nanti, maklum lama tidak kesana lupa, tapi kalau tempat nya pak Ola Pengabain saya selalu inggin, ya sudah saya tunggu nak frog, kata pak utuh, selesai sudah masalah nya.
Nah pas di rumah ini saya tanya kan lagi pada Rahmahwati, kenapa mau ikut saya dan Aban berbuat jahat seperti ini? dan kita baru beberapa bulan saja bertemu, kenapa kau begitu percaya pada kami? Frog pikun sudah, apakah kau lupa saat kau datang ke rumah ku, di usir ayah ku kalian juga tidak mau pergi, dan aku sudah tahu kalian orang yang tidak pantang menyerah, banyak kawan-kawan lelaki ku yang datang dan di usir ayah ku dia langsung pergi, tapi kalian berbeda malah mentang balik ayah ku, dan aku sudah tahu kalian dari situ berbeda dari yang lain, dan kita frog kamu bicara dekat kuping ku ini aku masih ingat, kalian laki-laki sejati, maka nya aku mau begabung kalian, karena aku yakin band kita akan berhasil, karena kalian berdua punya semangat juang yang tinggi, bukti nya sedikit saja kalian lihat kan pada ku, di usir ayah ku kalian tidak pergi malah menatang balik, maka nya aku terima tawaran kalian, dan kalian juga tidak berdusta, frog kau juga sudah lupa dengan apa yang kau ucapakan di dekat kuping ku ini, tanya kau akan menujukan hal berbeda pada ku, dan itu sudah kau tunjukan, dan ini adalah hal berbbeda itu, kalian setia sekali pada Amanah dari Ayah Ali dan Yasin, dan juga tahan tidak menjual emas nya dan serta tidak menyalahkan gunakan harta orang lain untuk diri kalian, padahal jika kalian mau kalian bisa, tapi tidak jkalian lakukan, aku kata Rahmahwati, sangat ingin bertemu dengan orang yang mendidik kalian dengan berhasil ini walau jahat, dia berhasil membuat kalian  berdua menjadi laki-laki tulin, dan satu hal lagi, Frog kapan pun aku menelpon mita jemput kau pasti datang, tudak peduli walau hujan atau panas, malam atau siang, dan jam berapa pun kau pasti datang, dan saat aku berkelahi dengan ayah ku, dan aku telpon kau juga datang, ayah ku marah dan mengejar kau tidak lari, dan aku menarik tanggun supaya kita lari kau juga lari, dan kau mentang ayah ku hanya keranan mebela ku, dan kau bertanya pada ayah ku apa masalah nya dan dia marah dan memukul mu kau juga diam, dan ayah lalu mingusir mu dan kita pulang kerumah ini sama, dan tanpa sedikit pun kau bicara, waaah saya langsung gila mendengar bicara, Aban sampai berguling mungkin ada 1 jam lebih Aban gila berguling, sambil teriak kuiai berulang-ulang sampai tetangan saja melihati kenapa jadi gaduh, Aban pergi langsung beli minuman 1 dus malaga, saya langsung besar kepala, saya berzikir menyebut nama tuhan agar tahan tidak besar kepala atas kata nya, pokok nya gila sudah saya waktu itu, tapi entah dia sadar atau tidak saya tidak tahu jua, bisa juga dia hanya membuat saya senang agar dia bisa ikut, dan pada inti hanya tuhan dan dia saja yang tahu, saya dan Aban tidak tahu, mungkin juga daya yang ke pedian saaat itu hingga salah kira, tapi dari awal Rahmahwati itu selalu dengan saya, kemana pun selalu dengan saya, dan bisa marah-marah tanpa sebab, saya dekat wanita lain saja dia marah-marah, dan sebalik saya juga melakukan hal yang sama dengan nya, ketika ada laki-laki yang menegur nya saya juga marah-marah, ya memang kalau di SMS nya minta jemput saya kadang marah-marah, tapi jika tidak di SMS nya saya malah rindu sendiri, kadang saya marah dengan kucing dan gitar nya yang selalu ikut itu, juga rindu, tapi saya belum tahu lagi ternyata semua itu cinta poembaca, mungkin juga Rahmahwati itu dia tidak tahu juga bahwa itu cinta.
Singkat cerita saat jam tiga malam saya berangkat ke kerengpangi nai motor, saya sudah bilang pada Aban saya mau pergi sendiri saja ke sana, dan langsung menjeput pak untuk lalu membawa nya kesini, baru nati di atar ke lokasi pembangunan itu, pertama Aban tidak mau saya pergi sendiri mau ikut juga, kata saya aman saja ini, tidak masalah, nanti kamu kalau tepon ku bunyi pagi-pagi Angkat, itu pasti Rahmawati dengan kucing nya yang telpon mita jemput dan antar ke toko nya, gila kata Aban, kenapa tidak seklian ikut ayah nya saja pergi ke toko nya, dan dia juga punya motor bisa pergi sendiri, ah sudah lah dia pasti nelpon, dan antar saja sudah dia, iya-iya kata Aban, sabil becicara wanita dan kucing Aneh yang selalu ikut kemana itu pasti buat repot naik motor.
Saya memang sengaja Phonsel saya tingall, agar Rahmahwati dan Aban tidak bisa menghubungi saya, Karena saya tidak bisa mengajak mereka ikut ke Kalteng kerengpangi ke tempat Pak Ola Pengabain, karena nanti mereka bisa terlibat kejahatan seperti saya juga, dan tempat ini sangat berbahaya sekali, apa lagi untuk orang baru yang datang kesana, bisa di bunuh mereka, kerena mereka takut kalau ada yang melihat mereka dan nanti pulang bercerita berbaya bisa di gempur TNI dan Polisi nanti mereka semua nya di sana, Kalua saya dulu kesana, bersama Ayah Ali, mungkin lebih dari lima tahun yang lalu atau lebih, pada waktu pak Ola Pengabaian masih hidup, karena sekarang Pak Ola Pengabain sudah meningal dunia juga pada tanggal 30 Aprill 2009 yang lalu di Medan Sumatera Utara.
Saya ceritakan sedikit pada anda, Ola Pengabaian adalah teman baik Ayah Ali Bima di Sumatera, dan Pak Ola juga sering ke rumah Ayah Ali di Banjarmasin, Pak Ola adalah Mafia Sumatera nomor wahit, dia adalah preman nya Medan, dan banyak bisnis perjudian yang di lakoni nya, Ola juga banyak terlibat kasus bersama Karim Bangkok yang merampas senjata api, dan pembobolan gundang senjata di General Santos di Philipina, Ola juga teman Ereco Goteres Pangglima milis Aitarak Timor Lesti, pak Ola Pengabaian ini juga berkonflot dengan suku dayak membuka perjudian besar atas nama adak suku dayak, dan biasa nya di sebut dengan aruh adat dayak.
Ini saya sempat memoto nya di tempat Pak Ola pengabaian di daerah kalteng, dan ini adalah sebuah bisnis perjudian atas nama Aadat Suku Dayak, dan cari saja anda dalam buku sejarah, tidak ada budaya dan tradisi suku dayak melakukan perjudian macam ini, budaya dan tradisi suku dayak aruh Adat adalah berpesta menombak babi dan kerbau versi asli nya, bukan berjudi.
Foto Ola Pengabaian di tambang emas Ayah Ali di kerengpagi mungkin ini pada tahun 1997 han yang lalu, saya tremukan di laci meja Ayah Ali, Ola Pengabaian preman lintas negara sama dengan Ayah Ali Bima.

Dan di kalteng ini perjudian atas nama adat suku dayak ini di lakoni oleh banyak pihak terkait, pemerintah juga terlibat, karena penerbitan ijin nya, dan perjudian atas nama adat suku dayak ini lah, yang banyak melahirkan banyak kejadian kiriminal, pembunuhan, perampasan, perampokan, maling dan lain nya lagi, yang kalah banyak nermain judi tidak akan terima, apa lagi harta yang terkuras habis karena judi mendorong si pelaku menjadi berani berbuat kiriminal merugikan diri sendiri dan orang lain, tapi serkarang saya tidak tahu lagi keadan di sana sekarang ini, tapi semejak Ayah Ali dan Pak Ola dan Yasin merempas tempat judi itu, mereka bisa mengadilakan nya supaya jangan terlalu merembet keluar daerah prilaku itu, tapi apa pun yang mereka lakukan tetap saja ini kejahatan, maka nya dari itu saya tidak mau Aban dan Rahmahwati ikut saya kesini, lebih baik saya di marahi dan di benci Rahmahwati dari pada dia terjerumus ke sini, dan Aban juga paham, saya meninggal kan nya, untuk menjaga Rahmahwati di sana supaya tidak berbuat yang tidak di inggin kan.
Saya yang sudah memulai ini, maka saya juga kah yang harus menyelesaikan nya, dulu saya keluar Rumah meningalkan ibu tiri saya, dan dapat rumah dan orang tua baru, dulu saya meningalkan Aban dan Herman sahabat terbaik saya, dan saya juga dapat sahabat baru yang baik, saya yang memulain yang melibatkan diri saya sendiri dalam dunia hitam ini, maka saya jua yang harus mengahiri nya secara tuntas selesai, karena jika ini tidak di selesai kan, saya tidak bisa mengerjakan yang lain lagi, akibat tidak fokus, jadi ini sudah saat nya mengahiri segala nya, dan mengati baru lagi, saya melakukan nya bukan karena saya mencintai Rahmahwati, dan saat itu pun saya belum tahu saya ternyata mencintai Rahmahwati, dan ini pun juga bukan hasil renungan sendiri di dalam penjara, atau katakan saja tobat, tapi ini adalah hal dasar kemauan diri saya sendiri untuk menganti pertualangan hidup ini, dengan cara yang lain, dan baik, bisa di catat oleh sejarah, hidup hanya sekali dan masa muda ini tidak bisa terulang lagi, maka manfaat kan dengan baik waktu ini, apa pun yang saya lakukan, saya ingat pendidikan itu penting, dan juga saya orang yang punya tuhan dan agama, dan semua yang terjadi bukan takdir, tapi pilihan kita. kita yang memilih menjadi penjahat atau pahlawan, dan tuhan akan memberikan hasil yang kita buat itu nanti, baik dosa atau amal, kita tidak bisa lari dan bersembunyi dari tuhan, dan semua yang saya lakukan ini pun belum bisa membayar semua dosa-dosa saya ini, dan saya terus berusaha untuk membayar nya, mampu tidak mampu itu akan terus di lakukan sampai mati, seperti Yasin dan Ayah Ali, yang mencoba membayar kesalahan nya, dan mereka tahu, semua kebaikan mereka itu belum bisa membayar kejahatan apa yang mereka lakukan, dan saya tidak menyesal melakukan nya, karena penyesalan tidak berguna sama sekali, jika anda digigit ular, ada tangkap ular itu, dan terus membunuh ular itu, tidak jua hal tersebut menjembuhkan luka gigitan ular itu, dan yang benar adalah perbaiki kesalah itu, dan berusaha jangan lagi mengulangi nya apa pun itu, dan berbuat baik lah sebisa mungkin untuk membayar nya.
Singkat cerita saya sampai sudah di pos penjagaan masuk tempat pak Ola Pengbaian, dan di sana ada si Hendra orang jawa yang jangan portal itu, dan dia sudah lama di tugas menjaga portal itu, saya dan Ayah Ali kesini dulu dia sudah jaga portal tersebut.
Hendra melihat saya dan langsung memeluk saya,, wah frog lama kita tidak bertemu, dan saya kira kamu tidak kesini lagi, semenjak Ayah Ali meninggal, tapi ternya kamu kesini, ada apa kamu kesini dan mencari siapa? saya katakan saya mencari pak Utuh, atau nama asli Yudiansyah, pemegang tempat ini, oooh itu kan kamu tahu boos yang memperkerjaakan saya, dan orang yang di tunjuk Ayah Ali dan Pak Ola Pengabian untuk mengelola tempat ini, yah duduk dulu di sini saya akan antar kamu tempat nya, tapi motor masukan dulu ke dalam Pos, biar tidak ke panansan.

Ini foto saya bersama Hendra di pos portal jaga, pintu masuk Tambang Emas kalteng, dan hanya orang yang punya ke pentinggan saja bisa masuk sini, dan pintu nya ini terlitak di atas bukit, dan dari sini akan terliat semua Area kawasan yang di jaga telihat, biasa nya, Hendra, di temani oleh TNI jaga disini, tapi hari itu tidak ada, dan foto ini di Ambil oleh kawan nya Hendra.
Dan foto ini saya berdiri di atas pos jaga pintu masuk Tambang Emas Kalteng, dan anda bisa lihat sangat tinggi bukit yang di jadikan pos jaga ini, dan lihat di belakang saya i bawah itu adalah area yang di awasi dari pos ini, siapa saja yang datang akan terlihat dari sini, dan hanya lewat sini bisa masuk nya, 

Dan setelah nya Hendra langsung mengajak saya berjalan turun untuk mengantar saya masuk, dan pos di jaga kawan nya, dan sambil turun saya melihat di kejauah, menara-menara besi, saya tanya Hendra, menara apa itu? dan di jawab, itu adalah menara untuk mebor minyak bumi, kata Hendra, kapan kata saya Pertamina ngebor minyak bumi disini, dan siapa memberi ijin pengeboran, sedangkan pemerintah pro Ayah Ali dan Pak Ola Pengabaian, kata Hendra, itu bukan milik Pertamina, tapi Muhammad Yasin dan Ayah Ali membuat nya disana, dengan di bantu Ormas Sumatera, kamu saja tidak pernah kesini jadi tidak tahu, perkara ini terjadi akibat dari Rakyat Kalteng, dari kelompok dayak dan Banjar, berkonflik dengan Pertamina, dengan waktu yang panjang, tuntutan nya adalah, Pertamina Perampok harta Kalimantan, dan hasil penjual minyak Kalimantan untuk membangun Jakarta dan Pulau Jawa, sedangkan disini tidak di bangun pemerintah, Pendidikan terbengkalai, dan jalan umum rusak parah, dan masalah ini Rakyat kalteng lalu miminta Ayah Ali dan Yasin untuk menjadi komando untuk melawan Pertamina dan Pemerintah, dan sedangkan pemerintah daerah netral tidak bisa berbuat banyak menghadapi konflik ini, yang mendatangkan Ormas Sumatera adalah Pak Ola Pengabaian dan Yasin, itu di lakukan untuk menduduki dan menahan alat berat Pertamina, yang di jaga TNI, dan maka nya TNI, tidak lagi dengan saya menjaga pos di atas untuk mengawasi Tambang emas, melainkan menjaga alat berat pertamina agar tidak di bakar warga, TNI disini bersifat Netral, dan kadang-kadang Kalau TNI kirim dari Sumatera dan Banjarmasin, malah balik membela Rakyat Kalteng, dan mereka membiarkan masa Ormas Sumatera, merusak dan mengusir orang dari Pemerintah dan Pertamina, dan korban tewas sampai sekarang ini, mungkin ada 3 orang saja, dan itu juga adalah suku dayak, hal itu juga menjadi pemicu mereka minta Yasin dan Ayah Ali menjadi komando nya, Karena mereka tahu, Ayah Ali bisa mempersenjatai mereka, dan Yasin bisa memangil kawan-kawan nya Angota GAM Aceh, kesini.
Ini Hendra saya foto sambil menuruni tangga buatan Ayah Ali dan Pak Ola Pengabain dulu, tangga ini di buat bukar pasang, jika ada musuh mangejar mereka, maka tangga ini akan di lepas nya, agar musuh tidak bisa naik atau turun lagi.

Dan ini saya di foto Hendra, saat istirahat turun tangga, tinggi bukit ini pembaca, maka nya di jadikan mereka untuk pertahanan dan pintu masuk, belum lagi sungai nanti yang memisahkan bukit ini dengan yang satu nya, dan di atas sungai nya di buat jembatan gantung, jadi jembatan gantu itu pertahanan kedua, jika musuh berhasil lewat tangga, maka mereka akan memutuskan jembatan, sunguh pertahana terencana pembaca.

Tidak menyaka saya lama kesini terjadi perubahan yang sangat besar sekali, pada hal paling beberapa tahun saja saya tidak kesini, mungkin selama 5 tahun, sebelum ada nya yasin, karena setelah ada Yasin, saya tidak lagi ikut dalam operasi Ayah Ali, karena sudah ada temannya, dan saya di suruh berlajar yang lain saja lagi, dan pas Aban ada juga, Aban hanya beberapa kali saja juga ikut Operasi Ayah Ali dan Yasin, hanya untuk menjadikan mental dan fisik saja supaya jadi laki-laki tulin, dan tidak canggung lag.
Singkat cerita saya bertemu sudah dengan pak utuh nya, biasa di ruang kantor nya, dia menyabut saya. wah Frog....... Sudah jadi pemuda sekarang ini ya, dulu kamu kesini masih anak-anak saja, dan berajak remaja, di bawa Ayah Ali, kaya nya kamu sudah siap untuk mengantikan posisi Ayah Ali Bima, ya Frog ya,,,, Kata Pak Utuh,, Saya jawab,! tidak demikian pak saya kesini, saya juga tidak bermaksut untuk mengambil Alih ini dari apa yang sudah Ayah Ali Bima mandatkan ke Pak Utuh, kedatangan saya kesini cuma minta bantuan Pak Utuh saja untuk melakukan misi dari Ayah Ali Bima, Pak Utuh,. jadi bagaiman menurut pak Utuh.. ohhh soal itu gampang saja, karena dulu juga ada Ayah Ali berpesan dengan saya, jika anak angkatku datang minta bantuan apa pun, harus di bantu, tidak boleh tidak, dan dia punya hak atas yang aku buat dan berikan pada mu Yudiansyah.
Saya dan pak Utuh

Nah atas dasar itu pasti di bantu frog, ini amanah, kata nya pak utuh, dan dia terus bertanya, bantuan apa yang kau minta frog, sampai saya yang kau cari,,? begini lo pak, saya ini dapat wasiat dari Ayah Ali, untuk mengunakan harta peninggalan nya 50% untuk membangun pasilitan pendidikan di tanah-tanah dayak dan tanah-tanah dusun, pak, tapi pak juga, saya tambahkan menjadi 80% harata peninggalan ayah Ali untuk membangun pasilitas pendidikan, karena saya hanya butuh 20% saja dari semua, ya itu rumah dan motor saja sudah cukup buat saya, walau pun juga ada ke ingin nan hati menjadikan harta warisan ayah ALI untuk saya semua nya, tapi berkat ke besaran hati ini, dan latihan lama dan sulit, rasa serakah itu bisa saya hadapi dengan sempurna, dan saya hanya butuh rumah saja, karena saya tidak punya rumah pak, jadi sisa nya akan di gunakan untuk membangun pasilitas pendidikan di tanah-tanah dayak, dan ini harus di selesaikan, supaya saya terbebas dari beban masalah hidup saya sendiri, dan jika ini selesai saya mau membuat pertualangan baru lagi pak. yang jauh lebih seru dan menarik, dan bisa mencatat nama kita dalam buku sejarah dunia, dan apa pun itu, jika kita panjang umur nanti pak utuh akan lihat pertualangan baru saya itu.
Dan hemat bicara juga, saya minta batuan pak utuh juga, tidak cuma-cuma tapi juga di bayar, agar kita semua lapang dada dalam menjalankan nya, dan mungkin kira nya hanya pak utuh yang bisa melakukan misi ini, karena saya sudah pikirkan itu pak.
Ngomong yang jelas,!! saya mau dengar singkat nya saja, biar kita cepat urus itu nak Frog, jadi jelas singkat saja, ini lo pak, saya tidak bisa menjaul emas sebanyak 80 Kg milik ayah Ali untuk membangun pasilitas pendidikan itu, nanti ada orang curiga, dari mana kan saya dapat emas sebanyak itu, dan yang celas nya susah rasa nya untuk menjawab, jika ada yang bertanya, dari mana emas itu di dapat kan Ayah Ali, saya anak angkat nya saja tidak tahu, tapi yang jelas, anda dan saya bisa tebak emas itu dapat dari mana, dan juga yang satu nya milik Yasin 10 Kg emas, dia berpesan untuk anak dan Istrinya, pak, nah kalau bapakan Tambang Emas disini, jika menjual emas sebanyak itu kan orang tidak curiga, dan lain hal nya juga pak, saya tidak bisa melaksanakan wasiat itu sendirian, karena nanti ada yang bertanya juga, kaya apa bisa dapat duit banyak bangun sekolah di tanah-tanah dayak itu, yang pasti nya pak, nanti pemerintah pasti bertanya, pada suku dayak di sana, siapa orang yang membangun sekolah dan perpustakan itu, ini bukan dana sedikit, hanya Industri besar saja bisa melakukan nya pak, begitu, saya saja hampir cerobuh melakukan nya, untung ada kawan-kawan wanita saya yang bernama Rahmahawti, yang mengingatkan saya, dan bapak pasti paham sudah, dan juga bapak tua dari saya, pasti bisa melakukan nya kan.
Waduh ini bukan hal gampang nak Frog, kita semua bisa masuk penjara, dan masalah ini, lebih sulit dari masalah Rakyat Kalteng yang bersengkita dengan pemerintah dan pertamina, nila uang di emas itu, menjadikan banyak orang mencurigai kita, bahkan saya pengelola Tambang Emas ini, menjual emas itu, bisa di tuduh korupsi, kenapa bisa begitu pak kata saya, Karena Tambang Emas ini bukan tambang emas seperti dulu lagi yang elegal, melainkan Ayah Ali dan Yasin dulu sudah sepakat untuk menyerahkan ini ke pemerintah, jadi ini tambang emas yang resmi, terus bagai mana pak lagi cara nya,,? Nak frog,,,, terpaksa kamu menunggu beberapa hari dulu disini menunggu saya mengurus nya, dan mencari orang yang bisa di ajak bekerjasama, yang pasti nya, dia harus dari kalangan pemerintah, agar supaya kita tidak di tuduh macam-macam, jadi jika kamu mau menungu nya beberapa hari di sini kita bisa lakukan itu, yakin lah Nak Frog, karena tujuan ini adalah tujuan untuk baik, tuhan pasti membatu kita.
Wah begitu ya pak, beberapa hari itu, bisa sebutkan jumblah hari nya pak, karena saya sudah bicara dengan pihak dayak kemarin, bahwa 1 minggu saya akan datang dengan matrial bangunan,,, waah salah besar itu nak frog, mungkin 1 atau 2 minggu, dan ini pasti nak frog, itu saja yang saya bisa lakukan, dan saya akan berusaha secepat mungkin nak Frog, jadi bagai mana, dan jika kamu nunggu disini, tinggal saja di tempat saya dan Hendra, di sana tadi tempat yang kamu lewati tadi, di pos ke 2, disitu enak santai kalau malam nak frog bisa lihat lampu para pekerja yang kelap-kelip di atas sana.
Dan saya jawab, ya pak, mau bagai mana lagi kalua sudah begitu, jadi sudah lah saya tunggu saja disini, hingga sampai waktu nya pak,,, nah kalau begitu saya tinggal kan nak frog sama Hendra di sini dulu, dan pijam motor mu dulu saya mau pergi ke kota Palangkarya untuk mengurus nya tadi, dan Henrda saya tugaskan kusus untuk menemani kamu selama saya pergi dari sini nak frog, saya naik motor biar lebih cepat urusan nya, naik mobil susah juga jalan nya hancur, kamu lihat tadikan waktu kesini, ya pak kata saya.
Hendra juga langsung mengajak saya pergi, yu frog, kita santai ke pos 2 untuk duduk dan minum disana, yu kata saya juga,,, sesampai nya di sana, saya menulis surat untuk suku dayak, karena tidak bisa menelpon nya, karena di luar jangkawan sinyal, jadi terpaksa mengirim surat dan utusan, dan surat tersebut juga harus di bacakan, karena mereka tidak bisa baca tulis, dan saya minta tolong dengan Hendra mencari orang yang bisa melakukan nya, dan sukur Hendra mau melakukan nya, dan orang nya minta ongkos 5 juta, karena bulang balik, dari sini kesana, butuh waktu bisa sampai 10 hari, bukan masalah jauh nya, tapi jalan nya, dan orang itu minta di depan lagi bayaran nya, tapi saya belum pengang uang sebanyak itu saat itu, dan sekali lagi Hendra membantu saya, dia pinjamkan dulu uang nya, nanti setelah emas jadi uang baru di bayar,,,,,,
Beberapa hari saya di sana pembaca, saya ijin jalan-jalan ke Tambang Minyak rakyat kalteng itu pada Hendra, dan dia mengijikan kan saya, dan memberikan 1 buah radio, untuk alat komunikasi, jika ada hal terjadi, saya hanya penasaran bagai mana bisa, rakyat dayak dan Ormas Sumatera didikan Yasin bisa menyuling minyak, padahal kan Indonesia saja tidak punya penyulingan minyak, dan aneh rasa nya disini ada penyulingan minyak.
Dan saya lihat berkiling di sana, mereka menambang minyak dengan alat sederhana saja, paling pakai bekas mobil truk tua yang rusak dan di modip nya, untuk membor minyak, dan ada alat moderen buatan Industri juga, ya menara-menara tinggi tadi yang saya liat dari pos 1 dan 2, pembaca, banyak pekerja di sini, anak-anak, wanita, tua dan muda, dan seluruh nya hampir 90% orang yang tingal dan lahir disini yang bekerja menabang minyak ini,,,, saya coba mendekat dan berbicara pada suku dayak yang menambang minyak disini, dan sebut saja nama nya, Jali, 
Jali saya minta keterangan, bagai mana ini bisa terjadi, maka menambang minyak ini dilarang oleh pemeritah dan melangar hukum, dan kenapa juga TNI hanya berdiam saja disini pak Jali? dia menjawab, kami ini saya tahu, bahwa kamu ini anak angkat orang yang membangun ini, ya itu Ali, masa kamu anak angkat nya tidak tahu cerita nya!!!, benar saya tidak tahu pak,,, ya sudah saya ceritakan.
Pak Jali menyuling minyak

Kami melakukan ini karena sudah muak dan bosan pada pemerintah pusat Jakarta sana, mereka hanya bisa memungut pajak nya, sedangkan pembangunan tidak di lakukan, dan kamu tadi kan sudah lihat pas menuju kesini tadi jalanan rusak parah, tetap dibiarkan, habis itu pendidikan juga tidak di bangun mereka juga, rumah sakit di telantarkan saja, ini perbuatan rezim SBY yang kurang ajar itu, mereka merampas dan merampok Kalimantan ini, ko lansung ke pusat permasalahan nya pak, tidak Pemerintah daerah sini, ? Frog, masalah ini sudah lama, bahkan sebelum rezim SBY berkuasa, masalah ini sudah ada, masalah ini datang bersaman dengan Tambang Emas, dan Perjudian yang Ayah angkat mu rampas dari pihak cina dulu, mereka yang datang dari luar, sudah tahu disini ada minyak dan emas, lalu mereka datang berbondong-bondong, biyang keleladi nya adalah Belanda, karena Belanda menemukan emas dan Minyak itu, saat bertikai dengan Muhammad Seman anak pangeran Antasari, jadi mereka para orang kaya cina yang tahu datang dengan kelompok preman-preman bayar untuk pengamanan, alat dan mesin penyodot dan tambang emas itu, dan setelah nya bila malam tiba, mereka, mabuk dan berjudi, dengan hasil emas mereka temukan siang nya, dan juga bisa memangil wanita penghibur ke sini, dan lama-kelaman, mereka bentrok dengan kami, akibat kami tidak terima perbuatan mereka, namun mereka membeli sejata api dulu, untuk melawan kami, dan pembelian senjata api ini mengundang datang nya Ola Pengabaian, yang dulu di sini menjual senjata api. habis itu, dia juga membawa banyak minuman untuk di jual disini, kami semua menjadi tersisi sama sekali, dan parah nya, banyak dari kalangan kami dayak ini ikut mereka berlaku jahat, banyak pemuda-pemuda dayak yang ikut mereka berhjudi dan berbuat jahat lain nya, dan paling mencekam adalah, mereka bekerja, dan tidak dapat hasil, melihat kawan di sebelah nya dapat hasil, dan perampasan terjadi dengan pembunuhan, begitu mengerikan, dan sudah mengepar nya ini, akhir nya pemerintah tahu, dan menerjutkan polisi dan TNI untuk menutup ini, namun gagal, karena kontak senjata mereka semua, korban berjatuhan, dan gila nya lagi, mereka membayar suku dayak yang jahat untuk ikut melawan nya, dengan alasan-alasan kesukuan, tanah nenek moyang dayak Frog, meresaka gagal pemerintah tahap pun di lakukan lagi, sekarang TNI saja lagi yang turun untuk menutup nya, namu juga gagal, karena TNI yang datang bukan nya menutup tapi malah bekerja sama dengan mereka, bangai mana TNI bisa menolak tawaran Emas jumblah kiloan itu, jadi sangat sulit sekali, hingga, Gubernur Teras Narang, bicara dengan pemerintah Banjarmasin untuk membantu masalah ini, pemerintah Banjarmasin, di minta memblogkade sungai barito agar kapal-kapal mereka tidak bisa keluar masuk, dan ini pun gagal, banyak nya oknum di lapangan di suap mereka, dan pada akhiri nya, pemerintah Kalsel dan Kalteng sepakat untuk bicara dengan Ali Bima, kenapa Ali Bima, di pilih, Karena Ali Bima kawan nya Ola Pengabaian, komando para penjahat itu, dan pemerintah juga tahu dulu, waktu terjadi pembunuhan di Banjarmasin, Ali Bima Pelaku nya, dia melarikan diri kesini, dan berlindung dengan Ola Pengabaian, makaya tangga itu ada, dia Ali yang membuat nya, dan jembatan itu di buat kelompok penambang emas itu, Pemerintah tidak ingin lagi jatuh korban banyak, karena sia-sia mengirim TNI kesini untuk di tugaskan, karena mereka ikut kena suap, jadi jalan nya adalah deplomasi, atau cara beruding, dan yang bisa melakukan nya adalah Ali Bima.
Jadi Ali Bima dikirim pemerintah untuk bicara dengan Ola Pengabaian selaku penguasa yang di bayar oleh pihak cina itu, memang terlalu sulit juga usaha ini, dan jatuh korban juga, karena dari angota Ali dan Ola saling bunuh, tapi tidak mengapa mereka semua penjahat, tapi ada hal yang belum pernah di lakukan oleh siapa pun, tapi di lakukan oleh Ali Bima, yaitu, dia meminta pemerintah menyiapkan uang, untuk membayar Ola Pengabaian, dengan cara, Ali Bima ternyata sudah tahu, berapa para Cina membayar kelompok Ola Pengabaian untuk pengamanan mereka, dan jika kata Ali pada pemerintah, kalian mau membayar Ola Pengabaian, lebih besar dari Cina, kita berhasil, dan pemerintah setuju.
Ali Bima mengirim satu kawan nya pada Ola Pengabaian untuk bicara, dan Ola menerima nya, dan sepakat bertemu, dan dalam pertemuan tersebut, Ola dan Ali saja yang bertemu berdua, dan mereka pun sama-sama melepas baju dan celana, supaya saling percaya di antara kedua nya tidak membawa senjata, dan mereka bertemu, lalu terjalin lah perjanjian dan kerja sama, Antara penjahat dan Pemerintah, Ola Pengabaian berbalik melawan tuan nya, di bantu oleh Ali, karena setelah mereka berjabat tanggan operasi langsung di lakukan nya, maka korban berjatuhan, semua pengusaha cina, angkat kaki dari sini, dan yang memgang nya adalah Ali dan Ola, dan Pemerintah menjadi tuan mereka, karena dalam kesepakat tersebut Ola Pengabaian akan di ampuni oleh Gubernur Teras Narang, Gubernur nya Kalteng, dan Sedangkang Ali Bima, di Ampuni pemerintah Banjarmasin, dalam keterlibatan nya atas 2 pembunuhan, hingga terjadi kebakaran besar di sebuah tempat hiburan bernama Mitra di Banjarmasin, mungkin pada tahun 1997-1998 yang lalu frog, dan dari itulah mangapa orang semua menjebut Ali dan Ola sebagai pendiri nya tempat ini, namun salah nya hanya satu, perjudian tetap terjadi, dan maka lahir lah judi dengan atas nama adat suku dayak, ini campurtangan pemerintah, dan pemerintah tidak bisa menghidar, karena uang nya banyak sekali frog,,,, dan sampai sekarang perjudian itu masih terjadi, hingga Yasin kesini, lalu yasin mengamuk melihat perjudian itu, Maklum Yasin adalah GAM Aceh, dia orang yang beragama, namun masalah nya adalah Yasin boronan TNI itu saja, jika bukan boronan dia orang baik, terbukti saat disini dia mengabuk melihat para penjudi dan wanita penghibur, Ola Pengabaian pun hampir di dor nya, namun Ali Melerai dan menenangkan nya, frog, dan Yasin lah yang membawa kesini Ormas Sumatera itu, dan mengajari kami melakukan penabangan minyak ini, karena dulu pas Pertamina baru masuk, Ola dan Ali, sedikit sudah bermusuhan, namun mungkin mereka diam, Pertamina adalah Pemerintah, mungkin mereka tidak ingin merusak hubungan biak mereka terhadap pemerintah, kami sebagi rakyat pun juga menerima Pertamina pertama, namum waktu berjalan terus, Pertamina hanya bisa menambang saja, tapi tidak bisa menbagun untuk kami disini, maka orang yang pertama kali melawan ya itu adalah seorang jawa bernama Fuguh, dia adalah Ayah nya teman kamu, yang sekarang ikut Pak Utuh, Hendra, bapak nya yang pertama mengobarkan perlawanan terhadap pertamina, dan lalu yang lain mengikuti, setiap hari pemerintah daerah dapat hujatan dan makian mereka, dan terus dan terus, haingga aksi penyerngan dan pembakarang olah warga, yang marah, lalu pemerintah mengunakan Ali dan Ola bicara dengan Rakyat, dan itu pun gagal jua, warga terus mengamuk, maka TNI yang di bawah komando Ola dan Ali pun, di pindah tugaskan untuk menjaga alat berat Pertamina, supaya Aman, namun TNI dia netral disini, mereka hanya mencegah jatuh koran jiwa terjadi, yang di takutkan Pemerintah adalah, kalau Ali dan Ola, di minta rakyat dayak bergabung mau, maka konflik pecah, karena Ali dan Ola, bisa mempersejatai rakyat dayak, maka nya pemerintah memberi mereka pasiltas mewah bermacam-macam, agar tidak terpengaruh dayak, memang jalan itu berhasil, karena Ali dan Ola bukan prajurit dan orang taat beragama, Tapi saat Yasin ada semua nya berubah, Yasin orang terdidik menjadi prajurit, dan dia memiliki jiwa perjuangan tinggi, dan tidak bertujuan untuk mengabil ke utungan matriseperti Ali dan Ola, atas keberania nya, dia yang tahu hal ini Yasin, berpihak pada rakyat, dan melawan Pertamina dan Pemerintah, dia tidak pedulia apa pun, dan semangat kemerdekan GAM Aceh di kobarkan nya membara, yang jelas sudah nyata GAM Aceh, konflik dengan Pemerintah Indonesia, dan ini juga sekali gus jadi motor nya perjuagang GAM Aceh di Kalimantan, Ali dan Ola, tidak bisa menahan yasin yang Pro rakyat, semangat juag tenggi, dan selalu bertiriak, Allah Hu Akbar, Fisabililah Prajurit Aceh, selalu di komandangkan nya, dan walau begitu ini delimi buat Ali dan Ola, begitu juga Pemerintah, Ali dan Ola mau berpihak pada Pemerintah, Yasin Sahabat nya. Ali dan Ola, mau berpihak Yasin, mereka bersahabat juga dengan pemerintah, berdiam juga salah, karena kedua nya sama-sama mendesak nya, tapi yang paling kuat Adalah Yasin pengaruh nya, dia berani terang-terngan mengirim surat pada GAM Aceh, di Sumartra, dan Maka datang lah Ormas Sumatera membantu nya, Ali dan Ola pun masih diam, sementara pemerintah berpikir, jika terus dibiarkan ini akan jadi perang saudara, karena banyak nya kawan-kawan dan anak-anak buah Letkol Tuanku Cut Cak Muhammad Yasin, yang setia datang ke sini, dan di atara nya membawa senjata api, dan dia adalah Nasir Mohammad, dia di kenal sebagai Shabat baik Yasin, dan berani sekali, dalam menyerang, hal ini mendesak pemerintah. dan Pemeritah pun mengelar pertemuan, supaya selesai masalah ini, Pemerintah Daerah yang mencoba mendidinginkan masa dayak, dan di bantu Ola dan Ali, menemui jalan buntu, dan papa Ahkir nya membuat Ola dan Ali mau di ajak Rakyat Dayak untuk melawan Pemerinta, karena, saat pertemuan itu, tidak bisa lagi di hindari rahasia terbungkar, mereka Sekongkol semua nya. karena Pemerintah ternyata berniat untuk menangkap Ali dan Ola juga, dan mengabil alih Tambang Emas itu, dan Pertamina, akan sedikit nati menerobus tambang Emas itu tadi, Ali dan Ola mengetahui itu, dan mimpi buruk terjadi, karena, kontak senjata hanya menungu waktu, Yasin dan dayak tidak menyerang, tidak mau bermusuh Ola dan Ali, dan Sekarang Ola dan Ali, di Pihak dayak, Pemerintah sendirian. Pengaruh Yasin yang besar, bahkan membuat dayak masuk Islam karena nya, tidak tanggung lagi Yasin membangun tempat Sholat, sudah gila pejuang agama Yasin, dan atas dasar kekacaun itu pun Pemerintah daerah manyatakan diri nya tidak terlibat lagi untuk mengurusi, karena TNI dan POLISI yang datang berpihak pada dayak, TNI dan POLISI apabila Yasin menyerak alat berat Pertamina, mereka bembiarkan nya, bahkan ikut juga merusak nya, menjarah nya, dan Pemerintah daerah berdiam saja lagi milihal hal itu, namun Sahabat Yasin Nasir Muhammad menengahi hal ini, dengan cara, membentuk juga Perusahan minyak milik Daerah, supaya jangan ada yang jadi korban, Yasin pun juga setuju, dan pembicara antara Yasin, Nasir Muhamaad, Ali dan Ola akan di ajukan pada Pemerintah Dearah, dan akan menuggu balasan nya, Pemerintah tahu jika di tolak perang saudara tidak bisa di hidari lagi, jawaban nya hanya terserah saja lagi, karena ini urusan Pemerintah Pusat, dari itu lah Pemerintah pusat saja lagi yang di musuhi di sini, dan puncak nya pada rezim SBY, Tragedi berdarah di rahasiakan dari Publik, dan wartawan di tangkap, semua tas Wartawan di Ambil TNI, supaya jangan bocor masalah ini, nanti bocor banyak yang ikut, dan Pertamina kalah, Ormas Sumatera di bawah Nasir, membangun penyulingan minyak, banyak yang bekerja tidak bisa di tahan lagi oleh TNI, dan kami dayak semua mendukung itu, dan hari itu jua Yasin pidato di tengah kerumunan banyak orang, dia mengatakan, Minyak bumi ini bukan mililik negara, tapi milik tuhan yang maha esa, kalau ini milik negara mana bukti nya negara yang membuat nya, apaka negara sudah menciptakan minyak, dan yang paling berhak atas karunia tuhan itu adalah, orang yang tinggal di atas tanah mengadung minyak tersebut, dan itu tertuju pada kaum dayak, Minyak kalimantan, adalah untuk seluruh rakyat Kalimantan bukan Jakarta dan para koroni penjajah nya, minyak kalimantan untuk mendahukukan kebutuhan minyak dalam negeri bukan di jual ke Asing, yang memperkaya elet politik, kilang minyak Pertamina banyak, namun isi bensin pun masih antri di pom, beli juga di batasi, SBY keparat, berkawan pejajah dunia Amerika Serikat, pebunuh kaum muslim, dan dari saat ini dayak akan di bantu ormas Suamtera akan mendirikan perusahan minyak nya sendiri, untuk keperluan nya sendiri, dan pemerintah juga berdusta, tidak bisa bangun penyulingan minyak dalam negeri, terus berkawan Petral di Singapura, tapi kami akan melawan pejajahan ini, merdeka Aceh dan Kalimantan selesai. nah frog dari itu lah menjadikan seperti yang kamu lihat sekarang ini, ohh ya pak Jali terima kasih atas pengetahuan sajarah nya yang singkat ya,, nati kapan-kapan saya kesini akan kembali menemui pak Jali, ya Nak Frog,,, semuga berhasil kata nya,,,,,,,, huh saya pun kembali ke pos pembaca,,,,,,.
Saat saya kembali ke poss, lama nya jalan-jalan nya kata Hendara, ya hen, kata saya, ramai bicara pada orang dayak di sana, dan saya tidak habis pikir, banyak kejadian yang di rahasikan, bahkan saya orang kalimantan tidak tahun ini terjadi, ya begitulah kata Hendra, tapi sekarang tidak ada lagi kan korban atas ini, tidak kata kata Hendra, karena Pemerintah sekarang sudaha paham masalah nya, dan baik Pertamina dan dayak sama-sama menambang minyak nya,,oohh ya, sukur kata saya kalau begitu, tapi saya tidak sengaja melihat tulisan besar dari pos 2 ini, tulisan itu berisi, kami dayak akan terus menambak minyak kami sendiri, dan berebut dengan pertamina, karena jika tidak di lakukan, kami tidak pernah merasakan kekayan alam bumi kami sendiri, karena habis di jarah Pertamina Pemerintah Jakarta untuk memperkaya diri nya, dan kami pemelik nya akan mendapakat hukuman bincana alam dari dosa Pertamina dan Pemerintah Jakarta yang begitu rakus nya meguras perut bumi alam semeta dan tempat tingal ini, kami tidak melakukan dosa itu, tapi kami menangu nya, wah-wah tulisan begitu gila, saya tanya Hendra siapa yang menulis itu, Kata nya Ali Bima, guna nya untuk menyemangakti dayak bekerja,,,, oh kata saya,,,,,,.. dan Hendra pergi saya pun istirhat tidur dulu....
Singkat cerita pembaca, saya sudah hampir satu minggu disini menuggu pak utuh, tak kujung juga datang, kabar punjuga tidak ada, malam dan siang saya gelisah sekali, namun apa bisa di kata, saya harus sabar,, dalam ke jenuhan itu, musik di kamar saya pun tidak pernah berheti, lagu yang berulang ulang, sampai Hendra bertanya pada saya, tidak bosan kan kamu dengeri lagu Avril Lavigne terus, tidak kata saya, ah sudahlah tidur saja lagi kata Hendra, saya tidak sadar, bukan Avril Lavigne yang saya rindukan, tapi Rahmahwati, cuma saya saja waktu itu belum tahu, saya banyak minum Alkohol pun tidaj juga tenang, ,,,,,,, bebrapa hari ke depan terus begitu,,,,,,, pembaca.
Dan sudah hampir 10 hari saya disini pak Utuh juga belum ada kabar, saya gelisah menunggu nya,, kaya apa ini, saya tidak tahu,,, dan tiba-tiba kawan-kawan datang, malam itu, membawa Alkohol serta gitar listrik, dan mesin tato, Hendra minta saya membuatkan dia tato, dan saya tidak enak menolak nya, saya bikinkan dia Tato gambar micropon dibahu belakang nya, dan saya juga di buatkan kawan-kawan Tato di Tanggan kanan saya lagi, kata nya kenangan, dan tato saya bertuliskan Avril Lavigne, kawan-kawan sempat bertanya, kenapa membuat tato itu, kata saya simbol wantita Impian saya, saya rocker, jadi pasangan saya juga harus Rocker..., houiiii, semua nya telah mambuk.. dan tidur pembaca.
Gambar tato Avril di tangan saya

Singkat Cerita, lama saya menunggu, akhir nya Pak Utuh juga datang, dan dia membawa kabar gembira untuk saya, sip urusah berhasil, dan kita besok berangkat, untuk mengabil emas nya di rumah mu Frog, rencana sudah tersusun rapi kata pak Utuh, tapi ada imbalan nya, mereka minta jatah, 15% dari Emas itu bagai mana mau tidak, dan ini bersih, karena langsung pemerintah daerah Kalteng membantu nya, dan kamu diam saja di rumah setelah kita berangkat beri tahu lokasi nya pada mereka, dan pembangunan ini atas nama Pemerintah, namun juga nanti di terakan nama kita di sana, dan Kusus nya Ali dan Yasin Frog, saya begitu lama megurus nya, karna juga menuggu kawan-kawan saya, tapi juga frog. saya minta 5% dari emas itu. dan Hendra 5% juga ya Frog, dan kita besok ke rumah mu bertiga, karena saya tidak bisa sendiri juga nanti mengurus nya frog, ya kata saya urusan selsai sudah.
Pak utuh ini terlihat saja muda, tapi dia tau, bahkan sudah punya cucu pembaca

gambar kami di perjalanan bersama

Saya menunggu siang saja gelisah, karena terpikir, ini pulang pasti sudah, di gempur Aban dan Rahmahwati, habis-habisan sudah, bahkan bisa di pukul nya, belum lagi nati Herman dan Andy, dan paling gila lagi bos saya, pasti memecat saya bawa truk bagunan, ah tenang lah, pasti bisa dihadapi dengan aman, mungkin saya saja yang kepedian, seolah Rahmahwati itu meridukan saya saja, ini akibat dari kata nya kemarin yang memuji habis saya besar kepala pembaca,,..
Dan pagi pun tiba, saya dan pak Utuh berangkat meninggalkan Kalteng, menuju Banjarmasin, hah rindu rumah sudah, karena sudah 18 hari tidak pulang dan lama sekali,, dan gila nya pembaca saat pulang dan sampai di rumah, saya buka pintu ada Ayah Rahmawati, dan mereka semua sudah berdadan ala rocker, saya binggung dan mereka semua terkejut,, ahhh ini orang gila yang di tunggu lama, hampir kita semua bubar kata Rahmahawati, sambil berjalan menarik tangan saya masuk dalam mobil, eegh kata saya, ini baru datang cape, jangan banyak bicara masuk dalam mobil kata nya.
Pak Utuh dan Hendra saja juga langsung di masukan mereka dalam mobil,, Hendra teriak-teriak mau di bawa kami, diam kata aban sambil menutup pintu mobil, dan ayah Rahmawati menjadi supir nya, dan juga melempar kertas pada saya, saya buka terjata tulisan lagu beserta nada nya, kata ayah Rahmahwati, Frog, hapalkan itu, daan kita langsung main datang ini, mengerti, mengenai suons adiuo gitar nya Efek nya sudah saya setel semua nya, kamu hapal kan itu naik panggung dan main, saya belum bisa, tidak ada alasan lagi, saya belum berdandandan, tidak ada waktu untuk dandan lagi, kamu ini pergi lama, tidak ada kabar, Phonsel nya di tinggal lagi, bikin repon OOmm saja, lalu saya tanya pada ayah Rahmahwati, saya bikir repot apa oommm. bikin repot Rahmahwati tidak bantu jualan di toko, tidak ada yang mengantar nya, dan menjemput nya, yang ada dia di rumah kamu tidak pulang menunggu mu, paham, saya kan sudah bilang pada Aban, dia tidak mau ikut Aban, dan lalu Rahmahwati nya teriak, berhenti berdebat kalian berdua, Frog hapal itu, jangan sampai salah, karena ini jutaan rupiah ayah ku bayar uang pedaftaran Fistival ini,,, wah saya tahu Rahmahawati malu, dan saya langsung besar kepala, dan si bodoh Hendra juga SMS saya padahal bersebelahan, duduk, isi SMS Hendra pada saya, Frog itukah Avril Lavigne mu uang kau rindukan itu, saya balas gila sudah, saya besar kepala lagi, dan sedangkan Pak Utuh, Herman dan Andy di belakang, sibuk urus kucing nya Rahmahwati yang juga ikut, Kucing bersuara terus, meu,meu,,,,, pak Utuh gila dibuat nya kucing nakal itu.
Dan kami pun tiba, di Kantor TVRI Banjarmasin, dan menuggu panitia pelaksana, memangil urutan kami, saya lihat urutan kami nomor 20, dan sedangkan yang naik sudah nomor urut 16, waduh bagaimana ini, belum juga hapal lagi nada nya,,, dan ayah Rahmahwati datang mengasih saya gitar Fender Sratosceter lagi, bukan yang telecastere, gitar cagung, Efek juga mega Boxx bukan Stonbox, susah nomor berpa proram nya, lagu juga belum tahu, distorsi, cleean, fuzz atau everderiv untuk suara efek nya, gila sadah ini, semuga tuhan memberikan tantangan yang lebih besar dari pada ini, Ayah Rahmahwati, juga menyuruh makan dulu frog, nanti pingsan di atas panggung saya yang repot, dan pak Utuh sama kawan nya makan dulu pak, kita akan lihat dari sini penampilan anak-anak ini,,, kata pak utuh satju sekali, mumpung lapar juga ini, 7 jam di jalan singah minum aja kata nya, dan juga kebetulan melihat hiburan musik, di kalteng jarang ada,,,,
Gambar naik ke panguung TVRI Rahmawit jadi vokalis
Ini foto kami di ambil oleh ayah Rahmawati, ketika naik panggung, saya belum ada persiapan sama sekali, dan tidak tahu harus berbuat apa, hanya berdoa pada tuhan, semoga tuhan akan memerikan tantangan yang lebih berat lagi dari ini, dan secepat nya tantangan lebih berat itu datang.

Dan kami pun akhir nya di panggil naik panggung, dan saya panas dingin di buat, terlebih, melihat kucing nya Rahmahwati juga nyelonong ikut naik Panggung, gila sudah, saya pun dekat Aban saja, karena sambil bertanya, bagaimana ini main nya, dan efek mana yang akan di jalakan. Aban berbisik hidupkan efek fuzz nya, terus main di jalur Bm, dan G, 4 kali, dan kamu duluan, ini Alternativrock, maka nya Andy jadi DJ nya, sudah hidupkan, dan main, nanti saya beri aba-aba jika pindah nada dan Efek nya ke Claean dan Delay nya, Andy bisa saja mengimbangi nya jika kamu salah, ahh saya main,,,,,,,, orang teriak,,,,, Avril fans Fender..... Avril fans Fender,,,,,,,, dan terus Rahmahwati vokal nya, dan Andy Reffaer nya,,, dan habis lagu pertama, Rahmahwati mendekat saya, kurang ajar kamu banyak salah, untuk kami bisa ikuti dan membenarkan nada nya kembali jalur, saya diam,, penoton teriak, lagi-lagi Avril fans Fender,,,,,,,,, saya lihat apakah nama Band kami berubah Menjadi Avril fans Fender, tenyata tidak tetap saja Alternativ Rock Numetal, dan siapa yang di teriaki Avril fans Fender oleh Mereka, dan Aban mendesak sudah langsung lagu ke 2, biar selesai, terus main, tapi saya mengati Aban menjadi Bass, dan Aban maju main gitar langsung juga vokal, saya jadi baas biar salah nya tidak terlalu ketahuan nanti nya, main lagi........ orang teriak Avril fans Fender...... Avril fans Fender,,,,,,,,,, sampai selesai lagu kedua ini,,,, dan selesai,, saya matikan gitarbas nya,,, eh penoton teriak lagi-lagi- dan lagi, Avril fans Fender, Avril fans Fender,,,,, lagi dan lagi, dan saya ada dari beberapa orang mendatangi pantia, sambil berbisik, dan tiba-tiba panitia, bicara, Avril fans fender lagi lanjutkan, penoton mau kalian nyanyikan lagu dari Avril Lavigne, judul Take Me Away, bisa, dan Rahmahwati menjawab nya bisa, ah kalau itu sih tenang saja, saya sudah tahu lagu nya, main dari mana, mau diminta main 1 album Let Go nya Avril Lavigne juga sangup hilang pembaca rasay lelah saya menengar sorakan penoton, dari itu jua saya sadar, banhwa saya rindu pangung juga,,,,. dan kami dimita main 3 lagu Avril lavigne, Take Me Away, dan Skeatboi, Unwanted, dan 3 lagu itu di nyanyikan Rahmahwati dengan sempurna, bahkan demi tuhan kami semua bersama penoton terbawa seolah yang menyanyi itu Avril lavigne, karena Rahmahwati sangat fasif berbahasa Ingris, dan kami pun turun, dan memaikan jumblah lagu 5, namun pada akhir nya saya jatuh mambuk dan pingsan, dan langsung di gontung herman ke mobil dan pulang, dan saya buka mata sudah di kamar tidur saya sendiri, tapi mata masih kantuk, mending tidur saja lagi,,,, hampis itu bunyi suara ribut tidak ketolangan dari luar, saya bangun ternyata kawan-kawan sedang pesta, saya langsung di tarik Aban duduk langsung di beri segelas kopi biar kantuk nya hilang kata nya, hambis itu saya langsung di kasih piala dan satu buah gitar fender baru, selamat kita menang dalam Fistival musik kata Aban, juara berapa , kita juara 1 kata, Aban, bingung jaga rasa nya, masa main musik belelum jelas alur, jadi juar 1, tapi ah sudah lah, kenapa di pikarkan, masih ada yang penting misi itu harus selesai tepat waktu nya, saya sudah 2 hari tertidur kata Aban, saya lihat pak utuh sama Hendra mabuk bersama Aban, berpesta, tapi yang penting saya ambil emas nya dulu saja, dan di bawa kerumah ini selesai sudah, tapi siapa yang bisa di percaya untuk bantu mengangkat nya ke mobil, tidak mungkin Rahma, dia kan wanita, ehh nanti dulu mandi dulu saya,, nah sekali ke kamar mandi, si didalam Andy mandi, pas kata saya ini, Andy yang bantu nanti nya, selesai mandi, saya pangil Andy dan dia datang, apa kata nya, masuk dulu dalam mobil bantu saya mengambil barang, barang apa, pasti berbahaya, ah kamu kebiasa sudah, cepat masuk, saya masuk terminal pal 6 Banjarmasin, dan masuk gudang penyimpanan di pasar Jl Pramuka, bekas Gudang yang di Jaga Ayah Ali namu di rampok dan dibakar, lalu di Ambil alih pemerintah kembali, buka pintu nya, dan di dalam masih anda berangkas nya, Andy terkejut diam kata saya, Ambil karung tadi, dan saya buka saya masukan Emas nya, 1 karung kami berdua tidak bisa mengakat nya, terpaksa 2 kali, dan baru punya Yasin lagi saya buka dan Ambil, baru di masukan dalam karung, masukan ke dalam mobil, dan saya tutup lagi baru berpamitan pada yang menjaga gudang, si Pak Udin, ya Frog, nanti ke bambali lagi ya, saya pulang, mereka semua masih mambuk, kami berdua Andy memasukan dulu emas nya ke kamar saya, dan baru saya duduk dengan Andy sambil bicara, Andy bertanya, dari mana dapat Emas begitu banyak lagi, apakah itu emas yang kau mau di berikan pada ku, terus di tolak dan di simpan lagi, tapi banyak nya, kemarin tidak sebanyak itu, iya kata saya, diam aja kamu jangan banyak bicara, bantu saya mengakiri ini semua, dan saya akan bantu kamu juga mengkakhiri masalah mu, kita yang memulai nya, maka kita jua yang harus mengkakhir nya, rasa nya hidup ini tidak tenang kalau semua ini belum selesai, saya juga akan kembali ke Sumatra, untuk bertemu ke kelompok Faujan, supaya kamu berhenti di cari nya, wah berbahaya kata Andy, tapi saya katakan kamu mau begin terus, atau mengakahir nya untuk selama nya,? apakah kamu tidak mau hidup normal seperti orang banyak, nah jika mau, diam dan lihat saja saya yang mengurus nya,,,,,.. ketika saya masih bicara, tiba-tiba!!!!! dari belakang saya di pukul sampai terjatuh, dan berbangun berbalik mau membalas, wah kurang ajar yang memukul Rahmah dan Kucing, diam saja saya, tapi kepala berdarah, Rahmah, teriak-teriak marah besar, Andy sambil menangkap nya, dia melempar apa saja yang ada di sekitar nya, Aban yang mambuk menjadi sadar, dan semua nya menjadi gaduh, sampai tetanga, ikut melihat, namun diam saja, saya di bawa Aban, tanpa saya sadari Aban, menyutik saya dengan morven, biar saya pingsan,, tapi saya pingsan hanya sebentar, saya bilang pada Aban, masal ini harus cepat selesai, kita sudah bicara pada suku dayak, mereka menungu kita, dan apakah kamu berangkat dengan pak untuh hari ini untuk menujukan lokasi nya, dan Emas nya ada di bawah kasur ini semua nya, namun yang menjaul nya nanti pak Utuh, kita tidak tahu lagi, yang penting kamu tunjungkan lokasi nya pada Pak Utuh, Aban mau, tapi dia tidak Sendiri berangkat kesana, dia bersama Herman, dan juga berangkat kesana butuh waktu, waktu bisa 6 hari lama nya, jalan nya yang rusak parah, tapi kalau mereka dapat orang yang mau menyewakan perahu Boat, bisa 4 jam sampai dari pelabuhan kecil di sungai barito, tapi jarang ada yang mau, karena sungai nya arus nya deras, berbahaya, hanya orang berpengalaman saja yang bisa, maka nya lewat jalur darat saja orang banyak, Aban sudah berangkat, saya dengan Andy saja lagi yang di rumah.
4 hari sudah Aban belum datang juga, tapi pasti mereka lewat jalan darat, sudah, pasti tidak dapat perahu Boat nya, jadi perkiran saya pasti sudah 6 hari lebih, Phosel saya berbunyi terus, namun saya tidak angkat, tidak mungkin juga Aban atau Herman yang menhubungi, karena, di sana tidak ada sinyal, tiba-tiba, Andy teriak-teriak jangan masuk, dor-dor!!! mintu kamar di labarak nya, saya kira, orang mau membunuh saya yang masuk, saya mengukang Ak 47 ,, dan ternya Rahmah dan Kucing nya lagi yang masuk kurang ajar, tembak-cepat tembak kata nya, kau mau aku mati sekarang, sudah lakukan, dan Andy, sudah lah Rahmah tenang kasian Frag, apa yang kalian ributkan ini sebenar nya, setahu saya kalian ini tidak pernah bermasalah, kenapa begini, apakah kalian secara rahasia, berpacaran, Andy sambil mau menangkap kucing nya, hai jangan di tangkap kata Rahmah, tapi dia muali tenang sudah, habis itu bicara, laki-laki macam apa kamu ini? kamu tidak menghargai wanita, tahu kamu telah membuat kesalahan? lalu Andy aku pergi ya,,,, he mau kemana jangan pergi, kata Rahmah, habis kalian bicara kesana, tidak enak mengangu, bicara apa kata Rahmah, tadi, ah kamu terlalu jauh pikir nya, tapi jujur saya sama berpikir sama Andy, menjadi besar kepala lagi, Saya kepedean lagi, dibuat nya.
Namun dia terus bicara, masut saya tidak menghargai itu, saya dan ayah saya menulis lagu, dia malam pergi tanpa pamit, kita menang, juar satu, dan yang lain berpesta, dia juga malah mau pergi lagi, dan menyuruh Aban berangkat, dia mengajak saya gabung Alternativ Rock ini, dia tidak bertangung jawab sama sekali, dan lihat ini apa yang saya bawa, kita mendapat undangan, 4 radio sekaligus, ayo kaya apa ini? saya lihat dan baca undangan nya, tertera, kepada Avril fans Fender, kami Radio, Sera FM Tabalong, Ggobal FM Banjarmasin, Nirwana Banjarmasin, Baskara FM, mengundang mingu malam dalam Acara, Rock Musik Konser, jadi di harapkan kehadiran nya, saya tanya, ini bukan kita, tapi Avril fans Fender, mereka salah kirim, coba telpon dulu untuk memastikan nya, Rahmah bicara, apakah kamu waktu kita di atas pangung lupa penonton teriak apa Avril fans Fender, wah iya, kata saya,, habis kaya apa lagi Rahmah, baiklah kita tenang dulu, waktu kita 3 hari untuk siap-siap, saya mau pulang dulu, mana motor mu, ada kata saya di garasi, mana kunci nya, itu di atas menja, sudah saya bawa motor mu, sudah pulang bersama kucing itu.
Terus ya berpikir, saya sudah memulai nya jadi harus bertangung jawab sampai akhir, seperti apa yang dikatakan Ayah Ali, laki-laki sejati tidak pernah lari dari apa yang dibuat baik atau buruk, sama seperti saya, yang tidak pernah lari dari kenyata hidup, lebih memilih mati terhormat, dari pada lari menjadi pengecut, jadi saya harus hadapi ini, tidak ada alasan, dan wajar Rahmah bicara seperti tadi, dia minta tangung jawab saya selaku yang mengajak nya dulu, coba dulu saya tidak mengajak nya, tidak begini akhir nya, dan saya sudah tidak menghargai apa yang dia usahakan, dan kita sudah menang, dan dapat undangan radio, pun saya belum ada kata terima kasih pada nya, dan keberhasilan ini berkat nya, dan jadi tolong Andy bantu saya mengarasem lagu kemarin dari sekarang, kita buat untuk persiap undanga ini, dan ini kaya nya jalan hidup kita Andy.
Dan saya menelpon dendri, untuk dia mau membantu saaat itu, saya tanya mau jadi basii ganti Aban sementara kah,? ada acara apa. mana Aban kata nya? sudah mau tidak? kalau mau saya tunggu di rumah!!, dan saya berdoa pada tuhan, Semoga tuhan yang maha esa, memberi tantangan yang lebih besar dari ini, dan ini belum seberapa, dan mohon kira nya tuhan memberikan nya secepat nya, Amin. gila kamu sudah kata Andy, orang minta kemudahan, malam minta yang susah,... Dan bunyi motor sudah terdengar ternyata Dendri datang, dan membawa sebotol minuman,,,,,,,,,,>> kami sambil minum, dan 4 jam kami berhasil mengarasemi lagu ciptan ayah Rahmahwati menjadi 2 versi, Akustik dan Rock Metal Hpyy, karena mungkin bisa bermain Akustik di minta, tapi tak berapa lama, motor saya bunyi,,,, saya lihat, nah Rahmah sama kucing nya datang,, langsung masuk dia, bawa tas lagi, Andy berkata kualat kamu frog, berdoa minta kesusahan, tuhan memberi sekarang, saya jawab, ini seru Andy, seru apa nya gila.
Rahmah masuk, dan saya turun, ternyata Ayah dan Ibu nya mengikuti di belakang, dia langsung masuk ke kamar saya, dan ayah turun langsung marah-marah, ayah memukul saya, ini gara-gara kamu, dia berkelahi sama saya, Ibu nya menanangkan sudah pak jangan salahkan orang lain, kita naik ajak pulang anak kita, maaf ya, maklum emosi kata Ibu nya, Rahmah pulang kata Ayah nya, dia tetap diam, kalau tidak pulang, Ayah, akan dobrak pintu nya, wah, saya ingat, di sebelah kasur ada 2 senjata api yang aktif, kalau ayah nya terus, menekan ini berbahaya, semoga Rahmah tidak melihat nya senjata api tersebut,. saya dan Dendri pun menenangkan Ayah nya, Andy pun bicara Istifar pak ingat tuhan, kata Andy, ibu nya bicara, kita pulang dulu, biarkan dia tenag disini dulu, kita disini tidak selesaikan maslah, tambah iya, nak frog, jaga Rahmah, ya, kalau bunting kamu bertangung jawab kata Ibu nya, sepeli sekali ibu nya bicara, tapi sudah lah, kata Dendri dia mau pulang dulu, nantri saing dia akan datang lagi...
Dan tidak di sangka Aban dan Pak Utuh datang pagi ini jua, saya terkejut, dan langsung membuka kan pintu, kaya pak urusan selesai, tenang saja kami masuk dan duduk nag frog, oh ya pak maaf pak tidak sabar lagi saya, begin nak frog kita sudah sepkat dengan semua nya, jadi urusan di suku daya sudah selesai jadi besok saya dan Hedra pulang dulu, dan langsung kembali besama Pemerintah Kalteng 2 minggu ke depan, jadi Emas nya kaya apa, saya tidak bawa, tinggal saja disini, saya akan mengambil bersama Pemerintah Kalteng nanti, jelas, jadi saya dan Pemerintah Kalteng ke menujunkan lokasi nya, baru di ambil emas nya, di bagi dan selsesai, dan tidak usah lagi di pikirkan ini, semua nya sudah beris, saya dan Hendra mau Istrahat dulu. ya silahkan pak, di kamar depan pak ya.
Dan saya tanya sama Aban, kaya Aban, apa kamu tuli, enda, kita dapat undangan radio, nah ini undangan nya, ya kita turuni, saja nanti, sekarang saya mau Istrahat dulu tidur cape, jangan gangu, ya sudahlah...
Saya duduk sukur lah kalau begitu, jadi satu beres, dan ini atas bantuan pak Utuh dan Hendra, jasa mereka tak bisa di bayar, mereka melepas kan kewajiban saya, dan memberikan nya pada pemerintah kalteng, dan semoga tuhan memberika uijan hidup yang lebih besar pada saya Amin, dan saya mau Istrihat jua tidur, tapi saya masuk kamar, nah ternyata Rahmah bersama kucing nya ada, saya kembali mau keluar mau tidur ke kamar sebelah, eh kemana mau pergi sini dulu, saya kesana, dia bicara, wah saya bertengkar sama ayah, saya bela kamu, kamu tidak pun sedikit ada terima kasih, saya katakan pada nya, tunggulah Rahmah urusan saya selesai saya akan berikan kejutan buat kamu, dan yang tak kau duga, apa itu taunggu, lah, biar aku menyelesaikan semua apa yang ku mulai, dan aku berjanji, tidak lagi mweningalkan mu dalam segala urusan apa pun, benarkah itu, aku pengang janji mu, dan kita akan bangun semua Industri yang besar nanti, Amin kata saya, Istrihat lah kau disini, aku mau tidur di sebelah, Rahmah disini saja, kenapa memang nya, ah kamu gila, nanti kamu bunting, biarin, kenapa lagi, aku sekarang gelisah jadi kawani aku disini frog, baiklah, tapi aku tidak tidur disini demi tuhan. bukan karena aku bencong, tapi aku sayang pada mu, tunggulah aku, eeeeee kepedian kamu frog, orang minta temani bicara saja, mikir nya jauh sampai kesana, tapi kamu jujur saaat ini, aku suka kata jujur bukan dengan mu,,,, kami terus bicara,,, sampai dia tidur, saya pun juga hampir tertidur di sebelah nya,,, dan ternyata tertidur jau,,,,,,,,... ..........
Bell rumah berbunyi, tertnyata Dendri yang datang,,,, saya menjawab, bentar Den, kamu tahu kan letak kunci pintu nya buka sendiri, saya tekejut bangun saya tertidur di sebelah Rahmah, saya lihat tidak terjadi apa, dan saya bersukur tuhan telah menjaga kami berdua, dan mudahan tuhan memberikan yang lebih berat lagi Amin, saya bangun Rahmah, saya minta maaf, saya tidak bermasuk tidur disini, tapi dia yang meminta nya, pas saya juga kantuk, ikut tidur, tapi dia tak mengapa karena dia juga yang meminta nya, dan kami juga tidak melakakan hak tidak senunuh, miski saya bisa melakukan itu, tapi saya laki-laki terhormat, tidak akan melakukan nya secara tidak terhormat, harus berjuang dulu, dan pun saya lihat berubah dari saat itu, mungkin kami berdua kena panah Asmara sudah,, dia tidak lagi menjadi terlalu pemarah, meski tetap pemarah, tapi mulai saat itu saya berpikir, mungkin bukan Avril yang saya cintai tapi Rahmah, tapi sudah lah, Dendri marah menunggu lama.
Dendri, kaya apa apakah sudah siap untuk tampil malam ini, ohh ya, tapi Aban datang Dendri, tidak apa, ikut tidak ikut saya hanya membantu, cepat sudah kita bersiap latihan, belum ada latihan ni. jam sekarang sudah jam 4 sore, dan setelah shalat Isa, nanti kita sudah tampil,,, baiklah, saya akan bangunkan dulu mereka semua Dendri, kamu silahkan dulu ke Studio atas sana,,.
Rahmah juga hampir lupa dengan Udangan , Aban dan herman pun saya bangunkan ayo cepat kita mau Tampil, tapil apa Kata Aban, nah pembalasan kata saya, dulu kamu saya baru datang langsung di tarik di bawa ke atas panggung, dan sekarang gantian, begini rasa nya juga saya dulu,, cepat mandi semua nya, saya dan Dendri menungu di studio kita dia kamar atas,,, cepat.
Dan semua nya sudah di dalam studio, dan Dendri tetap memengang Bass, dan Aban menjadi gitaris juga sperti saya, dan semua siap pada posisi masing, dan ketika main, dan semurna semua, lalu kami mencoba versi akustik, kata Aban dan Andy, kalian bertiga saja yang main, Herman saya dan Rahmah, karena tidak pakai banyak alat musik, tapi sempurna juga, dan saya ke belakang, saya menelpon ayah nya Rahmahwati, dia menjawab, ya ada apa, Pak saya tunggu di rumah secepat nya, karena kita mau tampil malam ini, bapak selaku menejer kita harus hadir di tunggu ya pak,...... tidak begitu lama, mobil ayah Rahmah datang, Rahmah mau lari, kata saya, tenang saya yang meminta nya datang, dan kamu jagang lari saya jamin dia takan marah, lagi-lagi Rahamah, membuat saya besar kepala lagi, ya Frog saya pecaya pada mu, ini takan jadi masalah lagi, karena kamu laki-laki sejati, saya sudah percaya, kamu memengan apa yang kamu di katakan, dan bertangung jawab, dan ku tunggu apa yang kejutan yang mau kau berikan.
Saya keluar pak jangan lagi marah Rahmah baik sudah, dan tidak perlu lagi mengunkit masala lalu, ya saya mengerti Frog, tapi anak saya tidak akan bunting dan saya jadi kakek kan selama dia tidur di sini, tidak saya jamin, ya sudah cepat saya mau dengar dulu kalian bernyanyi cepat lakukan, keburu Mangrip nanti iya pak.
Kami main dan ayah nya mendengakan, oke semua siap sudah, semua perlekapan masukan mobil, kita makan dulu sebelum berangkat kesana semua oke, yooo kata kami semua.
foto kami dalam persipan, sebelum tampil, ayah rahmahwati memberi arah pada Aban dan Herman

Memang Ayah Rahmah yang membuat kami bisa menang kemarin, dan dia juga seorang musisi, dan tidak salah kalau anak nya hebat, dan atas tulisan lagu nya juga kami berhasil, dan selama kami belum bergabung dengan Rahmah, belum pernah sekali pun menang dalam ajang Fistival musik, tapi setelah dia ada kami menang, Aban dan Herman saja juga bingung, kenapa kita bisa menang, dan kenapa kita di panggil Avril fans fender, padahal nama kita kan Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88 Tanjung Tabalong. nama ini bukan saja nama Band pembaca, tapi nama Organisasi yang saya dirikan bersama Aban dan Herman, belum ada Rahmah lagi, Organisasi ini menganti yang sebelum nya Densos88, untuk berkegiatan sosial pendidikan pembaca, seperti membatu bencana Alam, berbagi zakat bila hari raya, atau membantu panitia amal lain nya untuk mengurusi zakat fitrah, dan ini sudah sejak hidup nya Ayah Ali dan Yasin, dan yasin setiap bulan puasa, dia membukakan orang puasa di majid dekat rumah kami, dan yasin juga di kenal di likungkan kami taat beragama, maklum dia adalah Orang Aceh, dan Prajurit GAM. dan mereka ini juga sering membantu orang, jadi itu juga ketularan pada kami, tapi walau apa pun yang mereka lakukan, semua tidak membayar dengan apa yang sudah mereka lakukan, tapi sukur juga mereka telah berusaha untuk membayar apa yang mereka lakukan meski itu belum cukup, dan saya mendoakan semoga tuhan mengapuni dosa mereka semua nya amin.
Singkat cerita. kami pun tampil dan ternyata kami diminta tampil dua versi askustik dan Rock metal, ya tidak mengapa juga kami sudah latihan, tapi kami di minta juga memainkan lagu Linkin Park dan Avril lavigne, tapi kalau soal lagu linkin park dan Avril lavigne, kami tidak perlu latihan pun bisa memainkan nya, memngangat itu lagu kami setiap hari, seperti mendarah daging sudah, dan malam itu juga, sekali lagi kami menang dalam Fashion Rock Of Banjarmasin, tapi bukan kami Semua nya, Tapi Rahmahwati saja, karena semua baju yang kami pakai adalah jahitan tan nya, dan Andy juga menang dalam Promosi Dj Rock terbaik Global Radio, dan mendapat piala, woooo, semua karena Rahmah dan Ayah, kalau tidak sudah tidak mungkin begini, tapi Aneh nya kami di panggil Avril fans Fender Banjarmasin, padahal kami bukan Avril fans Fender, Tapi Alternativ Rock Comnty, tapi sudah lah saya belum berpikir jernih, masih terpikir misi belum selesai masalah nya.
Kami pulang dan Ayah Rahmah, mengajak Rahmah pulang, dia tidak mau, kata nya mau tetap disini saja dulu sementara ini, lalu ayah nya bilang, bila bunting Frog tanggung jawab, oooh kawan-kawan langung mengejek semua nya pembaca, dan saya masuk, melihat di garasi mobil ayah Ali tidak ada lagi, tapi motor Pak Utuh dan Hendra ada disana, saya tahu pasti mereka pulang.
Saya masuk kerumah ada semua surat, ternyata pak Utuh yang menulis nya, Frog saya tahu kamu sedang sibuk menyusun karir mu, dan Bapak akan membantu semampu bapak, jadi ini kami dan Hendra naik mobil mu ke Palangkaraya, dan secapat nya mengajak Pemerintah Kateng ke Rumah mu, agar cepat selesai masalah nya, saya dan Hendra, sangat mendukung karer musik mu, dan lanjutkan lah, dan atas dasar itu jua saya dan Hendra dengan cepat untuk mengurus nya, mungkin hanya butuh waktu 4 hari saja, tidak jadi 2 minggu nak frog. 
Kamu harus lepas dari dosa Ayah Ali dan Yasin, dan kita semua harus lepas dari dosa besar itu, jadi saya juga ingin nak frog hidup normal, jadi saya berusaha secapat mungkin, dan terlebih saya tahu cerita Hendra, tetang Avril Lavigne itu, dan saya tahu nak frog bersama nya saat ini, dan saran saya jagalah avril mu dengan baik, sudah saat kamu berkeluarga, tunggu lah 4 hari saya akan datang bersama Pemerintah Kateng, salam dari Pak Utuh dan Herndra, dan juga untuk Avril Lavigne mu yang Tercinta.
Dan semua kawan-kawan juga membaca surat itu, dan siapa Avril Lavigne nya frog, yang di puja nya, dan lihat tato nya di tangan nya, terlibih Herman, frog mencinta Rahmah, tato nya bukan tulisan Avril lavigne kalian mengerti tapi Rahmahwati sudah itu, dan Aban kamu ingat waktu dia mau kita kerumah Rahmah, dia bicara apa, hehehe hancurlah saya, walau pun saya menghendari nya, tapi saya merasa itu benar, karena pada waktu Rahmah berkelahi dengann ayah nya, dan tidur di rumah saya, dan saya pun mengawani bicara sampai saya juga tertidur disitu, saya mulai tahu, bahwa saya mincintai, cuma rasa nya saja belum besar, dan Rahmah juga seperti memberi saya harapan itu, tapi saya belum tahu apa yang ada di hati nya, yang jelas dia diam saja saat di ejek kawan-kawan tetang surat pak Utuh ini, tapi biarkan waktu menjawab nya nanti.
Tapi setelah itu Rahmah, sudah mau pulang lagi ke Rumah nya, dan itu membuat saya lebih tenang lagi, walau dia membawa motor saya, dan motor nya di tinggal nya di sini, dan selama itu juga dia tidak pernah lagi naik motor nya kemana, naik motor saya saja lagi bersama kuncing dan gitar yang selalu setia menemani nya huja atau panas, malam atau siang, dan kapan pun di mana pun, kucing dan gitar nya selalu ada bersama nya, dan saya menjadi baik juga lagi, walau pun saya di pukul nya sampai berdarah, saya tahu dia melakukan nya itu untuk apa, dan ayah juga memukul saya, tapi tidak masalah saya menerima nya dengan ikhlas saja, dan Sekali lagi, saya berdoa, semoga tuhan memberikan cobaan yang lebih berat lagi pada saya, dan saya sudah rindu dengan pertualangan baru yang saya rencanakan itu, dan semoga tuhan mengampuni saya, dan Aban, dan juga semoga tuhan mengampuni Ayah Ali dan Yasin Amin.
Dan hari berjalan seperti biasa, Anban tetap bekerja juga di perusahan milik Jepang, dan Andy tetap saja membantu tetanga saya buka bengkel motor di sebelah rumah, dan Herman juga masih seperti dulu, ikut para kawan-kawan bekerja jadi buruh pasar Lama Banjarmasin, dan saya juga seperti biasa, di telpon pagi-pagi oleh Rahmah minta di antar ke pasar, tapi ada untung nya juga pang, biasa nya saya susah bangun pagi, selagi Rahmah tidak ada, biasa nya Aban, atau Herman yang membangun kan pagi, dan saya pergi ke Pasar mengatar Rahmah, beserta kucing dan Gitar ke tokok Ayah nya, dan bantu sebentar membuka toko nya, dan ayah nya juga bicara, nah begitu dong, kan saya tidak repot, kamu pergi Rahmah, tidak kepasar, saya repot Aban mau mengatar dia tidak mau kaya apa, jadi jangan lagi pergi tanpa pamit, dan ada baik nya kamu sudah saja semua, saya sudah cerita kamu kesini dulu kamu saya mau bicara.
Ayah Rahmah, mengajak saya duduk dan bicara. saya berkelahi dengan Rahmah kemarin karena kamu, Lho ku pak Karena saya, ya jelas, karena saya tahu kamu itu siapa, kamu penjahat, dan pembunuh, saya tahu dari kawan lama saya, yang menjadi Polda Banjarmasin, saat kamu dulu menjemput Rahmah disini, dia ada melihat kamu, lalu dia bertanya, kenapa pembunuh sadis itu menjemput anak mu, siapa kata saya, anak laki naik motor itu. Oh Frog, bukan itu ya itu Frog, dia buka Frog nama nya di kantor Polisi,.., Anak itu adalah anak didik dari Ali Bima pembunuh sekaligus yang di angap orang Pal6 Banjarmasin Pahlawan karena kebaikan nya itu, dan kamu sudah sering di bubarkan olah Polda kalsel bersama Aban, membuat oragnisasi, walau tujuan nya baik kata polisi, takut berubah bisa jahat lagi, habis itu polisi itu panjang lebar menyeceritakan kamu dan Aban kusus nya, kata polisi, Walau anak itu muda, dan bandan nya kecil tapi dia pembunuh kaya Ali dan Yasin, dia mahir mungunakan senjata api, terlatih pasif, bakan kalau polisi baru saja, kalak pasif nya kalau soal mengunakan senjata api, karena sejak kecil sudah ikut Ali Bima Penjahat itu, siapa yang tidak tahu Ali Bima di Banjarmasin, Boronan TNI dan Polda, Kasus nya yang sudah menumpuk, namun kadang juga di lindungi Pemerintah, begitu juga dia Malasyia dan Phlipinia, Kaltim Kalba, dan Kalteng, hingga lintas Sumatera, ada yang terus melindungi, dan itu Pemerintah. dan kamu adalah orang yang didik nya, jadi kamu orang berbahaya sekali, walau kamu sekarang ini belum ada berbuat jahat lagi, tapi siapa tahu kamu berbuat jahat lagi, jadi aku melarang Rahmah berkawan kamu, takut dia ikut jahat jau nanti, dan juga terlalu berbahaya juga seorang wanita seperti Rahmah, itu berkawan pembunuh, terus kenapa bapak membiarkan nya hingga saat ini, karena dia mengacam mau bunuh diri jika di larang terus, jadi saya biarkan, dari pada mati, tapi juga saya sudah percaya pada mu frog, saya memukul mu kau tak membalas nya, dan Rahmah tidur di tempat mu, kau tidak melakukan apa pun, dan aku juga tahu, kepala mu yang di jahit itu karena Rahmah yang memukul nya, dan aku tahu kamu masih punya senjata api, saat ini, dan mungkin bisa membawa nya, apa pun yang kau buat, watak didikan Ali itu tidak akan hilang dari diri mu untuk selama nya, sekali musisi tetap musisi seperti saya, satu kali belajar gitar, dan bisa, maka sampai mati kebisaan itu di bawa, sakali pembunuh tetap pembunuh, kamu tidak bisa lari dari itu, dan kamu juga tidak lari, kamu di masukan ke penjara, tapi umur mu itu saja yang membuat kamu bisa dapat hukum ringan, dan mungkin sekali saja lagi kamu tertangkap mungkin bisa di hukum mati. Mungkin bagi kamu itu bukan hal menakutkan, karena kamu sudah sereng bergulat dengan maut itu, tapi saya percaya, kamu pasti menaruh hati pada anak ku kan, walau kamu sekarang tidak mengaku, dan aku tidak bisa melarang nya lagi, karena ini sudah terlanjur, dan aku tidak ingin jua membicarakan kejahatan mu itu, tapi mulai sekarang berbuatlah baik, dan jaga anak ku, supaya jangan ikut berbuat jahat juga, cinta tidak cinta pada anak ku, tapi kau teman nya, jangan ikutkan anaku dalam masalah ingat itu, dan aku percaya kau bisa lakukan itu, dan ingat jika ingin bekerja, nanti aku bantu carikan, aku tahu kau baru di pecat bos mu, sudah pergi sana, dan begitu lah dia mencoba untuk memperbaiki saya, dan semoga tuhan terus menjaga sifat saya ini amin.
Dan saya pulang bicara dengan Andy, jika nanti urusan ini selesai, kita berdua akan ke sumatera lagi, pertama kita akan cari kelompok Faujan, dan kita selesaikan masalah ini, dan habis itu baru kita ke tempat Istri yasin, Andy menolak nya, tapi Aban datang, dan juga akan ikut, kita akan bersama urus kelompok Faujan, dan selesaikan apa yang sudah di buat, sekalian ke tempat Yasin, tapi saya bicara bersama bagaimana uang Yasin ini, kita harus mengatakan apa pada Istri nya, nanti di tolak kaya dulu, nanti kita tunggu Pak utuh saja dulu oke, dan kita Sepakt sudah.
Singakat Cerita Pak Utuh dan Herndra, bersama Pemerintah Kateng, dan Disertai Pemerintah Kalsel datang pada kami semua nya, bahkan polisi juga ikut, saya dan Aban, ini bisa masuk penjara, sudah lah kita Hadapi, lalu saya menelpon Rahmah, datang bentar kerumah, kita bisa berpisah disini dan hari jua, ya jawab nya saya kesana langsung, dan saya membuka pagar dan menyuruh nya masuk.
Dan semua sudah di dalam, cuma polisi hanya masuk 2 orang saja, dan yang lain nya menungu di luar, lalu Pak Utuh bicara, jangan takut, mereka tidak akan menangkap mu tapi untuk menyelesaikan masalah mu, jadi emas itu bawa kesini dulu, dan beserta seluruh senjata api yang kamu miliki juga harus diserahkan, karena kami tahu bahwa kamu menyimpan semua senjata api milik Ali dan Yasin, jika ingin baik serahkan semua nya, Rahmah datang, dia dilarang masuk olah polisi, tapi pak utuh biarkan dia masuk kesini, di biakan saja oleh polisi.
Saya dan Aban mengabil Emas itu dan senjata api, itu lalu di letkan di lantai, dan Pemerintah bicara pada saya, Frog dan Aban, kami tidak akan menhana kamu, pak utuh sudah cerita semua nya, dan Avril Lavigne yangt datang ini juga di ceritakan oleh Pak Utuh, dan kami sudah bicara dengan dengan Polda Kalsel, dia juga mengatakan kamu selama dalam pengawasan tidak berbuat apa pun, dan paling mengatar Avril Lavigne ini ke pasar, jadi atas nama hukum kalian kami bebaskan dari tuduhan walau meski sebanar nya harus nya kalian di hukum mati semua nya, tapi kalian menyerahkan emas ini, dan sembenarnya kami tidak tahu, dan niat mulia kalian kepada suku dayak yang membuat kami mengapuni kalian, dan kami tahu juga senjata api ini masih ada di simpan di tempat lain jadi serehkan semua nya, dan saya katakan pada Pemerintah kami masih ada masalah berat, dan kami berjanji akan serahkan senjta api mili Ali dan Yasin semua nya, tapi bisa kah menjamin ke amanan kawan saya ini, kenapa dia kata pemerintah jujur saja pak jika ingin tangkap saya, sudah bargul saja tangan saya ini, saya tidak melawan, sudah katakan saja cepat.
Masalah nya adalah, saya mengetahui yang membunuh Ali Bima, itu Faujan, dan saya memasang iklan, jika ada yang tahu tetang Faujan, kami akan berikan 1 milyar rupiah berbentuk Emas, 1 tahun baru ada yang menghubungi, dia adalah Andy ini, dia yang memberi tahu kami di mana Faujan, dan kami berangkan ke Mesuji Lampung untuk melakukan pembunuhan, dan itu berhasil, Faujan mati dengan Anak buah nya 2 orang, dan yang membunuh saya dan Andy, saya juga tertembak, dan Rumah Andy di bakar di Mesuji sana, jadi Andy masih di cari mereka, dan jika kalian berhasil menangkap kelompok Faujan maka kalian akan hancurkan Pabrik senjata Api nomor 1 di Indonesia, jadi bagai man?
Pemerintah Kalteng dan Kalsel, berbisik lalu. karena Ali dan Yasin ada berjasa juga dalam masalah Tambang Emas, maka kami ampuni kalian, dan karena telah jujur juga berkata maka kami ampuni kalian semua nya, jadi juga Kelompok Faujan sudah banyak catatan hitam nya, dan telah menjual senjata api ke GAM di Aceh, juga telibat penjualan bakah peledak untuk bom bali 2 maka atas Imformasi ini kita akan menangkap tangkapan besar, atas dosa kalian telah membunuh Faujan di ampuni, karena dia buka orang baik, dan kami akan minta Andy untuk memetakan loksi ke kantor Polda Kalsel, dan kamu dan Aban ikut kami mengabil semua senjata sekarang juga. 
Dan kami berangkat Rahmah mau ikut juga, biarkan dia ikut kata Pak utuh, biar dia tahu kejahatan calon suami nya, maka kami berangkat, saya Aban naik mobil sindiri, dan pemerintah mengikuti di belakang, saya membawa mereka ke gudang Pal 6 Banjramasin, dan masuk pak udin yang menjaga nya, pak saya kembali yu silahkan masuk, lalu polisi masuk dan saya tunjukan semua di dalam 4 brangkas besi, beresrta kode nya, dan urusan selesain, dalam berangkas itu ada 500 pucuk AK 47 buatan Rusia, 90 pucuk FM laras pendidik, 10000 Amunisi, 40 biji Granat magis, 4 granat nanas, 1 rajau darat, 50 set rompi anti pelru, dan semua di bawa ke Polda Banjarmasin, bukan untuk barang bukti, tapi kami tidak tahu di bawa kemana, dan telah selsai kami pulang, dan dirumah, pemerintah atas emas itu memutuskan, Saya akan di beri bagian Rp 100 juta untuk modal usaha, secara di simpan di Bank, dan hanya darurat saja bisa mengabil nya, dan sisa nya 5% untuk Pak Utuh, 5% untuk Hendra, dan bangian untuk pemerintah yang mengurus nya, dan Pembanguna sekolah perpusatakan dan gardu listrik di atas namakan Pemerintah Indonesia, namun di tulis jua ada sumbangan dari Avril fans Fender Banjarmasin, kenepa Avril fans Fender. karena kalian adalah Avril fans Fender, dan kami menolak menerakan nama Ali dan Yasin, nanti menjadi nabi para dayak dan sudah lupkan semua tetang Ali dan Yasin, hidup normalah bersama Avril Lavigne mu itu kata Pemerintah dan Bupati Banjarmasin Khairul Saleh.
ini foto seluruh senjata api yang di sita pemerintah dari saya

Tapi ada satu lagi, oh ya apa itu, itu emas yang 10 Kg itu, itu bukan hasil kejahatan pak, Tapi Yasin mengupulkan nya untuk sekolah Anak nya di Aceh, juga untuk Istri nya, bagai mana itu pak, oya kata pemerinta, baikalah, kami minta 5% dari Emas ini, dan kami akan membuat tabungan untuk nya di Bank, serta akan di jadi kan modal usaha Istri nya, nanti di Aceh, jangan di Aceh, di sini saja pak, saya akan Pangil Istri nya kesini dan anak nya sekolah disini saja, karena di Aceh, bisa terpengaruh GAM lagi anak nya pak, oh bagus kalau begitu, dan tangani ini dulu, nanti hari senin saya tunggu di kantor Polda Banjarmasin,  Andy Bagaimana pak, paling bentar lagi di antar pulang, dia hanya di minta membuat peta saja di kantor dan pulang sudah, jangan kwatir kamu, jika kami mau menangkap sudah kami tankap kalian ini semua, pak utuh sudah cerita pajang lebar, sudah kami sibuk, simpan bukti ini, untuk senin nanti kamu ke kantor oke, selamat menjalakan hidup baru yang bebas ini, jangan buat kesalahan lagi Frog dan Aban, sayangi Avril lavigne kamu itu, aduh semua orang selalu menybut Rahmah Avril Lavigne, dan kami menjadi Avril fans Fender Secara tidak langsung.
Pemerintah pun pulang, dan saya langsung bicara lagi dengan pak Utuh bersama Herdra, Aban dan Rahmah di rumah, saya ucapak terima kasih banyak untuk pak utuh, yang sudah membantu banyak, dan membesakan semua nya dari dosa besar ini, dan tak lupa saya juga membayar hutang kemarin 5 juta dengan Hendra, namun Herndra menolak nya, sudah simpan saja, tapi saya ada mesin Tato milik Aban dulu, dan 1 gitar fender milik saya dulu saya berikan untuk Hendra, untuk kenang-kenangan, nanti saya berkujung lagi ya Hendra ke tempat kamu. kapan nungu nikah dulu sama Avril lavigne kah,,, kata Herndar? wah Avril terus kata saya,,, kamu mampuk kemarin di Pos 2 Avril  Alias Rahmah terus yang disebut, langsung Rahmah menyambar kata nya. Benarkah Hendra, wah ini berlebihan kata saya, tapi tak mengapa jua, Sampai bertemu laki kawan kata Hendra, dan Pak Utuh, saya tunggu kamu di Tambang Emas, Karena kamu berhak atas nya, dan itu waisat Ali Bima, dan jika nanti ada Waktu bawah Istri Yasin ke Tempat saya, kita akan buka Ramah Makan Padang, Karena Istri saya kan kamu tahu orang Sumatera Barat, alias minangkabau, karena ada juga wasiat dari Yasin, jadi biar dia berusaha rumah makan padang nanti di Kalteng. dan ingat Frog, lupakan semua tetang Feodalesmi Ali dan Yasin, mulai lah hidup baru, dan Coba pandang Avril Lavigne ini, apa kamu tidak mincintai nya, jadi ingat itu tadi, sampai berjumpa lagi di Kalteng Ingat itu tadi Iya Pak, dan Mereka pulang urusan selesai kami dan Aban semua bebas dari dosa besar.
Saya sangat bersuku sekali semua bantuan pak utuh, atas karunia tuhan, dan semoga tuhan memberika coban yang lebih berat lagi dari ini, husss kata Rahmah, kenapa berdoa seperti itu, ah dari dulu juga sudah begitu kata Aban,,, saya dan kawan-kawan ini khawatir minungu Andy saja lagi, kapan pulalang dari polda,,, sudah dus jam tidak jua Pulang,,,, sudah lah kata Aban, aku mua tidur dulu, belum lagi kerja nanti, dan Rahmahm juga sudah sore, kata nya, antar aku ke pasar mau tutup tokok ayah ku kata nya, kucing dan gitar nya tetap setia menemani nya.
Sambil di jalan dia bicara, masa kamu ini pembunuh frog, aku tak percaya, aku kata saya lebih baik kamu tidak percaya dari pada percaya, aku malu kamu mengetahui ini, tapi juga ada baik nya kamu tahu semua keburukan aku, karena jika kamu bisa menerima ke burukan ku, maka berati kamu bisa juga menerima kebaikan ku, nah kan kata Rahmah, ke arah situ lagi, bila di ajak bicara, terserah kamu saja, yang jelas saya bebas sudah dari semua beban berat selama ini, dan kita sampai bicara nya nanti saja, yu bantu tutup dulu terus pulang.
Terus terang saja saya melakukan nya bukan karena siapa pun, tapi saya sudah rindu dengan pertualangan baru, dan jenis baru, yang jelas tidak merugikan orang lain dan diri sendiri, serta tidak berurusan lagi dengan polisi, dan Andy pun sudah pulang juga, Andy bercerita, di kantor polda iya di perlakukan dengan baik saja, tidak apa hanya di tanyai tempat mereka saja sudah, dan saya juga sudah tidak lagi menjadi boronan siapa pun baik polisi dan Fuajan, dan sekarang kita tungu berita saja lagi mereka semua tertangkap, tapi jujur juga frog, saya malas juga lagi tingal di Sumatera, meniding di Banjarmasin saja lagi, kita bersama karena saya juga ada kerja disini, bantu bengkel di sebelah, dan saya mau terima tawaran dari diskotik jadi Dj, saja sudah disini bagai mana menurut kamu, ya terserah kamu saja, jika kamu suka disini, saya tidak mengusir kamu, saya mengajak kamu mengurusi kelompok Faujan kan juga bukan untuk mengusir kamu juga, tapi biar kita semua bebas, nah sekarang mau kemana saja kita kan lega, tidak ada rasa bahaya, dan rasa di awasi, iya frog, dan ini berkat kamu dan Aban, dan saya salut atas keberanian kalian berdua, dan saya juga tidak minyangka kamu juga jujur terhadap pemerintah, saat itu, dan jika tidak jujur kita berangkat lagi ke Sumatera, dan menyelesaikan nya sendiri, saya tidak tahu kita jadi apa nanti nya, ya Andy, saya juga tidak menyaka akan bicara seperti itu, cuma langsung saja terpikir, dan go bicara, mumpung ada kesempatan, dan yakin akan di apuni jua pang waktu itu, dan kita tahu semua kelompok Faujan boronan juga, jika kita mengtakan pasti di bantu, dan usul Aban, mengenai masalah Yasin, benar juga, terjawab oleh Pak Utuh.
Dan saya saja lagi ini mau cari kerja, sekarang kan saya di pecat dari kerjan, duh motor di pakai Rahamah pulang lagi, tapi naik motor nya belum terbiasa nah, ya saya coba saja dulu, nah mapir tempat kawan-kawan malam ini Andy, mungkin kan ada dapat kerja sementara waktu ini, kan, yu silahkan frog.
Singkat cerita, saya sudah ke kantor Polda Kalsel untuk mengurus nya, dan semua selesai. emas yasin juga sudah terjual atas batuan pemerintah, dan semua hasil nya 4 milyar rupiah, di tabungan, dan di potong pemerintah sudah 10% nya, dan Pembangunan akan di jalakan bulan depan, Pemerintah pun juga menambahkan pembangunan itu, membuat Akses jalan darat baru, serta listrik dari PLN langsung, dan gardu listrik tidak jadi, serta sekolah sampai tingkat SMP, dan desa itu pun juga di mekarkan menjadi keluruhan Kapuah hulu, ikut dengan desa Mantangai dan punjun, dan kira-kira dalam satu tahun setengah pembangunan itu selesai, dan saya pun juga mendatangani surat tersebut.
Saat saya pulang saya pun juga mengirim surat ke suku dayak, bahwa trugas saya telah selesai, dan nanti saya akan berkujung kesana, sekarang masih sibuk, dan saya tungu balasan surata ini.
Sampai dirumah pun, saya mengajak Aban, Herman dan Andy, ke makam Ali Bima, untuk membersihkan nya, dan serta berdoa, dan berterima kasih pada tuhan yang maha esa, semoga saja tuhan mengapuni Ali Bima dan Letkol Tuanku Cut Cak Muhammad Yasin Prajurit GAM Aceh, dan kami semua tidak akan melupakan kalian semua nya Amin.
foto kami saat membersikan kuburan Ali Bima, di Banbjarmasin Tengah

Dan hari itu kami semua pun menjalini hidup baru lagi, dan bangai lahir kembali rasa nya dari rahim ibu, dan saya juga sangat senang melihat Aban yang bekerja di perusahan milik jepang, hinga bisa bahasa Japang dengan Pasif, saya pun juga dia ajari nya, dan Andy juga mengajari saya bahasa Ingris supaya tambah pasif lagi, tapi ada juga kerugian berat kami, yaitu kami terpaksa menolak 2 undangan Radio untuk tampil karena berhalangan urusan kemarin, tapi kata Rahmah, tak mengapa juga, tapi kita sudah bisa lagi lanjut dengan tenang Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88 Tanjung Tabalong. dan kami juga dapat pinjaman pemerintah Banjarmasin gedung untuk di kelola mejadi perpusatakan serta tempat kumpul untuk berdiskusi, dan organisasi kami di akui keberadan nya, dan ini akan menjadi Kantor Berita Kanda Banjarmasin, yang di Bangun Rahmahwati nanti nya, dan rumah saya juga akan di buat nya mejadi Rumah makan padang nanti di dekedapan hari nya, dan ini kami akan membamngun sembuah organisasi Avril fans Fender Banjarmasin nanti saaat pulang dari Aceh pembaca, dan ini lah pertualagan baru itu jaul lebih Asik dari menjadi seorang peanjahat. ooooooooo ahahahahha.
Hemat tulisan ini. Saya sudah keliling Banjarmasin, belum jua dapat kerja, dan sudah hampur 3 minggu saya juga masih pengaguran, ya paling kerja dikit saja bantu kawan-kawan saja, yang sekedar untuk beli pulsa dan bensin, paling juga ikut Andy di bengkel tetangan saya, bantu jualan bensin, dan jadi tukang ojek saja, pokok nya kerjakan terus apa yang ada bisa di kerjakan, memang saya dapat juga 100 juta rupiah bagain kemari itu, tapi sulit juga untuk mengambil nya, karena sudah di katakan pemrintah juga, uang bisa di ambil untuk modal buka usaha, dan tidak bisa untuk yang lain nya, dan saya belum ada juga pikiran lagi untuk buka usaha.
Foto Andy, di bengkel milik tetangan saya, bengkel ini juga bisa mengerjakan Air Brus, dan deco, Rahmah pun juga kadang ikut kerja mengair brus, karena dia pintar Gamabar.

Dan sudah 1 bulan juga saya masih pengaguran pembaca, paling juga saya ke kantor perpusatakan kami, untuk bertemu kawan-kawan dan bicara bersama-sama, dan saat itu juga kami masih belum bisa ke sumatera, untuk mendatangi istri Yasin, untuk di ajak ke Banjarmasin, buka usaha Rumah Makan Padang, seperti apa yang sudah pak utuh bicarakan kemarin itu. Dan juga ada balasan surat dari suku dayak yang saya dapat, beserta foto, tetang pembangunan di sana yang di lakukan oleh pemerintah Kalteng dan Banjarmasin.
Dalam isi surat itu, Kepala ada suku dayak mengatakan, terima kasih banyak frog atas bantuan nya, dan desa kami sudah mulai di bangun Pemarintah, dan sekolah darurat sementara sudah di bangun pemerintah, dan suku juga saya sudah bisa baca tulis, ini karena Avril fans fender, dan terima kasih untuk Avril fans Fender telah membantu desa saya ini, dan pemerintah Banjarmasin, mengatakan bahwa Avril fans fender juga ikut menyumbang dana dalam pembangunan desa kami, dan semua orang juga tahu itu, dan yang paling kami sukuri adalah, di bangun nya jalan yang rusak, dan sekarang sudah masuk tahap pengaspalan, dan juga pemerintah membangun pasar baru, untuk kegiatan berdangan, dan di beri nya nama pasar sungai ketapi, di tanah dusun, dan kami sangat berterima kasih pada kalian semua, yang sudah peduli kami disini.
Dan maaf sebelum nya frog, bukan masuk saya membuka aib bersama kita dulu, tapi ini harus saya katakan juga.
Semua orang tahu di Kalimantan ini, bahwa banjar dan dayak itu kan berkonflik sudah dari zaman kesultanan Banjarmasin dulu, tapi kamu dan pemerintah Banjarmasin, kusus nya untuk bupati Banjar Khairul Saleh, yang sudah menujukan bahwa kalian berbeda dari kembanykan orang banjar, karena kalian peduli kami, dan suku dayak pun sudah mulai hilang rasa permusushan itu, berkata kalian semua, dan kami akan coba lupakan hal buruk kesultanan Banjarmasin dulu.
Foto Khairul Saleh bupati Banjarmasin, dan dia juga adalah Raja yang baru dari kesultanan Banjarmasin, dan pewaris ligitimasi nya Kesultanan Banjarmasin.

Dan saya harap kalian semua akan datang lagi nanti kesini, dan kami juga sudah persiapkan acara untuk menyambut kalian datang, kusus nya kesini Ajak Bupati Banjarmasin Khairul Saleh yang baik hati, dan kami akan terus menuggu kalian datang disini, dan tolong balas surat ini, wasalam dari semua suku dayak Bakumpai untuk kalian semua nya.
Setelah saya menerima surat itu, raya besar kepela keluar lagi, dan saya mencoba supaya jangan terpenguh pujian itu, karena jika terpengaruh bahaya bisa sombong nanti pembaca. jujur saya lebih baik di hina, dari pada di puji, karena di hina adalah motivasi diri buat saya, banyak sudah bukti nya, yang di puji menjadi hancur orang. dan saya juga setelah membaca nya, langsung saya berikan pada kawan-kawan semua nya, dan saya juga berikan pada bupati Banjarmasin Khairul Saleh surat itu.
Selama saya penganguran, saya terpikir kembali untuk sekolah, dan melanjutkan pendidikan yang tertingal selama saya melakukan kejahatan, dan saya pun ikut paket b dan c lagi untuk dapat Ijasah, dan nanti bisa kuliah dan jadi serjana seperti Rahamah, yang bergelar Serajana hukum dan serjanan ekonomi, dan kelat pendidikan Rahmahwati ini lah yang membuat sukses dalam mengelolal organisasi dan idnsutri kami nanti nya, walau Rahmah masih muda, tapi dia serjana terpelajar, begitu juga Dendri, dan Andy, yang punya pendidika STM dan fisiki kimia, maka dia hebat dalam membuat senjata api, selama masih tinggal Sumatera, dan seluruh keluarga Andy panda membuat senjata Api, dan hal itu lah yang membuat nya jadi sasaran kelompok Faujan di mesuji Lampung dan Palembang Sumatera sana.
Kalau saya pikir hidup saya ini pembaca, seperti semua nya sudah di tentukan oleh tuhan saja, walau pun tuhan tidak menetukan nya, atau ikut campur dalam kehidupan kami ini, karena dengan singkat kami bisa menjadi sekarang ini, Hidup bukan takdir tapi pilihan, dan kita lah yang menetuka pilihan itu, hidup adalah perjuangan yang akan terus berkobar samapi kita mati nanti.
Dan jujur saja juga, saya tidak pernah berencana akan hidup seperti ini, jika dilihat juga sepetri kebetulan nasip mujur, tapi itu bukan, karena tidak mungkin mujur dan mulus terus hidup ini, ada suka dan ada duka nya, dan semua yang di dapat sekarang ini adalah hasil kerja keras berjuang bersama kawan-kawan, dan bukan keberuntukan tapi kerja keras, memberi hanya yang terbaik, dan kesuksesan ini buah dari kerja keras dan kekompakan tim di lapangan pembaca, jadi bukan tadir tuhan.
Tuhan hanya memberi pelihan saja, dan pilihan itu hanya ada 2 saja, menjadi orang baik atau menjadi orang jahat, dan jika menjadi orang baik maka tuhan nanti akan memberikan imbalan baik juga buat kita, ya itu surga nya, dan apa bila kita jahat, tuhan juga akan memberikan imbalan kejahatan dan itu adalah neraka nya, dan kita semua akan menerima ke adilan itu, setelah kita mati nanti.
Jodoh juga bukan di tangan tuhan, tapi ada di kita sendiri, dan kita harus berjuang dulu untuk mendapakan nya, dan tidak mungkin seorang laki-laki dan wanita mendapakan pasangan hidup nya tampa berusaha dan berjuang, jika kita hanya diam di rumah saja, sampai kapan pun kita tidak akan mendapakan pasangan hidup kita, ini bukan jaman siti nurbaya kawan-kawan, ini zaman moderen yang begitu mengasikan kita di dunia ini, hidup hanya sekali, dan manfaat kan itu dengan baik, masa muda tidak bisa di ulang lagi, jadi jangan disia-sia kan kawan-kawan semua.

Walau kami ini adalah pemusik Rock bertato, dan beranting, tapi kami tetap bersekolah, kami tidak peduli dengan guru sekolah yang marah saat itu, di suruh pulang juga kami tidak akan pulang, dan sampai di keluarkan dari sekolah juga kami tetap datang kesekolah itu masuk seperti biasa, walau kami ini tidak naik juga sekolah nya tetap juga terus hadir kesekolah itu, dan sampai kepala sekolah itu bosan sudah menegur kami, dan dibiarkan nya saja kami seperti itu, dan dari saat itu juga kami dan kawan-kawan merubah cara pikir dinas pendidikan Banjarmasin, yang tidak lagi memberhentikan anak-anak nakal, malah mendidik keras anak yang nakal, karena yang nakal itu yang harus dididik bukan yang pintar dan berpaikaian rapi kata bupati Banjarmasin Khairul Saleh saat itu.
Singkat cerita nya. Sudah hampir 2 bulan setelah kami mengurus masalah wasiat Ayah Ali dan Yasin, dan saya dan kawan semua nya di rumah berkumpol sambil bermain musik dan bicara langkah selanjut nya, saya katakan pada mereka semua, ada satu hal lagi yang mengajal kita dan membuat tidak fukos kita dalam menetukan langkah hidup ini, masalah itu adalah Istri Yasin dan Anak nya, dan jika ini selesai rasa nya kita akan bisa melangkah kedepan lebih tenang, kita tidak bisa telpon istri yasin, karena kita tidak punya nomor telpon nya, dan kita juga tidak bisa mengiri surat untuk nya, jadi kayapa ini? dan uang nya masih ada di Bank bersama kita di sini, dan jumlah uang nya 4 milyar rupiah, saya setuju dengan pak utuh yang berencana membuka Rumah Makan padang dan mengajak istri Yasin beserta anak nya, dan kita tahu jika kita memberikan uang ini pasti di tolak nya, karena pasti dugan nya ini uang hasil kejahatan yasin, karena istri yasin orang Aceh, mereka taat sekali dalam beragama, jadi bagai mana,?
Aban menjawab nya, usul saya kita berangkat ke Aceh saja untuk menjemput nya, dan kita bicara baik, dan nanti kita minta bantuan pak untuk dan juga Bupati Banjarmasin pak Khairul Saleh, pasti mau membantu lagi, dan nanti jika kita sampai di Aceh, di Rumah Yasin, kita telpon pak utuh dan bupati Saleh. Minta sama pak Utuh dan pak Sale bicara pada Istri yasin, yang menyatakan uang itu bukan hasil kejahatan tapi jerih payah nya Yasin, dan uang itu adalah uang halal 100%, karena kita tahu, Yasin mengumpulkan uang itu dengan bekerja, dan semua pekerjan nya itu, tidak pernah di pergunakan nya untuk sendiri, tapi iya mengunakan uang hasil kejahatan untuk dia sendiri, karena yasin orang yang beragama, jadi dia tidak mau mengasih makan anak dan Istria dari uang haram, bangai mana menurut kalian semua, ya kami setuju saja, tapi Rahmah juga bicara. Ada baik nya uang itu, kita bukan usaha nya saja, biar uang itu tidak habis, karena uang segitu bisa habis dengan cepat, jadi kita berikan usaha, maka uang itu akan berkembang nanti nya, dan bisa menjadi penopang hidup nya serta anak nya, dan masa depan nya nanti, dan uasaha juga bisa di wariskan ke anak nya, dan saya sependapat dengan pak utuh, jadi biar saja Istri yasin dengan Istri pak Utuh bukan Rumah makan Padang, dan kemarin juga kan ada Pak Utuh bicara, dia ada wasiat juga akan di berikan nya pada istri Yasin, dan uang itu kita serahkan saja pada pak utuh untuk mengelola nya agar tidak habis dan berguna untuk nya, bagai mana kalian setuju, ya saya setuju saja, dan semua nya sudah sepakat.
Kawan-kawan semua nya, kita harus sadar sekarang ini, bahwa kita sudah gagal dalam dunia musik, dan kita tidak boleh lari dari itu, karena sampai sekarang ini kita belum ada juga udangan dari radio-radio Banjarmasin, jika kita inggin benar masuk dunia musik kawan-kawan kita harus belajar dari ke gagalan ini, dan kita sudah ceroboh, seharus nya dulu kita masuk dunia musik dulu, tapi kita harus selesaikan dulu masalah kita itu yang sudah rumit nya tidak tertolong lagi, jika kita kemarin tidak di halangan hal ini maka mungkin sekarang kita sudah jadi musisi Banjarmasin jelas, walau pun kita tidak jadi artis terkenal, dan saya sangan meminta maaf pada Rahamahwati dan ayah yang sudah membantu kita dalam bermusik, tanpa nya kita tidak bisa ikut Festival musik, pertama uang pendaftaran dan penulisan lagu, dan juga saya minta maaf telah mengajak Rahmah untuk terjun dalam masalah ini, bagai mana Rahmah, apa kamu memaafkan kami semua nya? 
Rahmah menjawab nya. saya memaaf kan kalian semua, dan saya juga tidak demikian berangapan hal itu, tapi saya juga mendapakan pelajar berharga dari sini, dan kita semua dapat pengalaman semua nya, belajar dari kesalahan kita, saya juga banga, mungkin saya satu-satu nya wanita, yang dapat hal ini, dan tidak ada wantia Banjarmasin mana pun menemukan apa yang saya temuai ini, kalian muda, namun sudah melakukan apa yang, kebanyakan orang dewasa tidak bisa lakukan, dan kalian pembunuh pelaku kejahatn besar, dan terlibat bermacam hal, dari pemberontakan ingin menguluarkan Banjarmasin dari NKRI, sampai perebutan kekuasan kawan-kawan semua, dan sekarang kita gagal, namun ada masih kesempat kedua lagi nanti, yaitu Festival Musik Rock Banjarmasin kedepan nanti bisa jadi tiket untuk kesuksesan yang akan datang nanti.
Mendengar Rahmah bicara begitu, saya jadi hilang rasa bersalah ini, dan suka senang di lewati bersama, ini yang disebut persahaban pembaca, dan kalau begitu saya besok akan urus ini, dan saya akan ambil uang ke Bank, dan berangkat ke Aceh, jadi bagai mana, ini demi kita semua agar bebas dari tangung jawab berat ini, dan kawan-kawan semua setuju, tapi saya tanya siapa yang berangkat di antara kita.? Aban kerja, nanti bisa di pecat kalau ikut, karena ini butuh waktu, paling tidak 1 bulan lama nya, Herman juga kerja, dan Rahmah tidak mungkin kesana, meski dia mau juga, jadi mungkin saya yang berangkat, tapi saya harus punya teman 1 orang jadi siapa kawan-kawan yang cocok?
Andy mengakat tangan nya, dengan saya berangkat nya, dan kebetulan saya inggin pulang juga bertemu keluarga saya, untuk bilang saya baik-baik saja, dan masalah semua sudah selesai, dan saya akan Ambil motor saya di sana, dan membawa nya kesini untuk kerja, dan saya nyatakan sekarang ini saya tidak bisa lagi berpisah dengan kalian semua, kita sudah susah senang bersama, kawan-kawan, saya kan disini hanya bekerja bengkel saja, dan cadangan DJ dikotik Banjarmasin, apa bila Dj nya berhalangan hadir, jadi saya tidak punya kerja yang mengkat nya, jadi juga saya ingin memastikan kelompok Faujan sudah di urus pemerintah semua nya, dan keluarga saya aman semua nya, jadi bagaiman semua setuju, ya kami setuju kata kawan-kawan semua.

ini foto Andy.

Jadi Rahmah, saya berpamitan dengan mu dulu malam ini, besok untuk berangkat bangai mana kamu mengertikan, dan jangan seperti dulu lagi, karena ini adalah yang harus kita lakukan semua nya, untuk melangkah nanti, saya jujur tidak bisa mengajak kesana, bukan karena wanita, atau tidak bisa jaga diri, tapi ini irit onkos juga, ya kata Rahmahwati saya ijin kan kalian dan doa kan supaya berhasil, dan sekarang kalian siap-siap dulu untuk pergi besok, dan saya mau pulang dulu, dan pagi kesini lagi, untuk mengatarkan kalian pergi besok, oke, kita bubar sekarang.
Singkat kata. Pagi datang sudah, Rahmah membawakan kami makanan sarapan, dan memberi saya baju dengan Andy, kata nya ini jahitan nya, dan cepat pulang ya kata nya, saya pun berangkat, Saya berangkat naik mobil saja, dan saya menju bank untuk mencaikan sebagian uang Yasin untuk Ongkos, dan setelah nya, saya berangkat ke tempat Bupati, dan bicara pada nya, dan dia mau juga membantu nya, dan lalu saya berangkat dulu ke Pelabuhan Tri Sakti Banjarmasin, untuk beli tiket kapal, yang punya jadwal berangkat, cepat, namun kami tidak menemui nya, lalu saya katakan pada Andy, kita naik pesawat saja ke Palembang, dan mobil kita kirim kan saja bagai mana, ya setuju kata nya, tapi kami tidak mencari tiket pesawat dulu, karena mudah beli tiket pesawat itu, lewat Hp juga bisa, kami berangkat dulu naik Mobil di Tambang Emas, di Kalteng, dan dari Palangkaraya saja nanti naik pesawat dan mingirim mobil nya,
8 jam perjalanan kami sampai di Tambang Emas Kalteng, saya dan Andy turun, Hendra langsung memeluk kami, dan berkata akhir nya datang juga kalian, kata saya mau cepat bertemu Pak Utuh, apakah dia ada, Hendra menjawab dia ada, dan saya akan antarkan kesana, dan kami bertemu pak utuh, dan bicara, dan dia mau juga membantu, dan terus kami langsung pergi karena waktu juga sedikit saya juga tidak bisa bicara pada Hendra, namun dia mengerti.
Foto saya dalam perjalan di Sumatera. ini di Palembang

Saya langsung pergi ke Palangkaraya, dan menuju Center penjual tiket, namun kami tidak menemui pesawat langsung untuk ke Sumatera, tapi harus transit ke Jakarta dulu, baru ke Palembang, tapi kami bisa membawa mobil masuk pesawat tanpa ke pos mengirim mobil, dan biaya nya 10 juta rupiah, dan kami Ambil, 2 jam lagi pesawat berangkat, kami lansung ke Bandara, dan berangkat, mobil masuk bagasi Pesawat, dan hanya dalam 4 jam kami sudah di jakarta, bersama Mobil, dan di Jakarta, kami menungu 10 jam, pesawat yang berangakat, dan singkat kata kami sudah di Palembang, dan menuju rumah Keluarga Andy.
Sesampai nya kami di Rumah keluarga Andy, keluarga nya langsung memeluk nya, dan berkata, kemana saja kamu tidak ada kabar berita nya, Andy mengatakan saya di Banjarmasin, ikut Frog, dan saya sudah bekerja di sana, jadi saya pulang ini mau Ambil motor saya, agar mudah pergi kerja di sana, Andy pun juga bertanya, bagaimana ke adan ayah ibu nya di Mesuji Lampung sana, dan bengai mana Kelompok Faujan, keluarga nya mengatakan, kelompok Faujan sudah 1 bulan lebih di tangkap polisi dan gudang senjata nya di bakar TNI, mungkin mereka semua akan di hukum mati, jadi aman sudah semua, dan Andy mengatakan, saya dan Frog lah yang lapor polisi dan minta bantu, dan kami juga di ampuni sudah, jadi sulah selesai, jadi nanti saya pulang dari Aceh, akan pulang kerumah dan ambil motor terus ke Banjarmasin lagi, dan sudah kami mau Istrahat dulu.
Dan saya 1 minggu di tempat keluarga Andy, tidak enak juga langsung pergi,singkat cerita saya dan Andy, di Aceh sudah, dan dirumah Istri Yasin, namun Istrahat dulu baru bicara lagi.
Dan setelah Istrihat saya bicara pada Istri Yasin, dan semula dia menolak nya, dan sudah sesua dengan dugaan saya, saya pun menelpon pak utuh, dan pak utuh bicara pada Istri Yasin, dan setelah nya, baru Bupati Banjarmasin, dan dia sudah yakin, dan mau ikut, namun kami dan Andy, di suruh menungu dulu 1 minggu, untuk dia mengurus semua untuk pindah ke Kalimantan, dan juga mengurus, pindah sekolah anak nya.
Singkat cerita, kami pun berangkat ke Lampung untuk mengabil motor Andy di Rumah nya, dan kami disana 4 hari, dan setelah itu, saya berangkat Ke jakarata, untuk terbang ke Palangkaraya berserta Andy dengan motor nya, di Jakarta kami menggu 1 haru pesawat untuk kepelangkararaya.

Foto Andy dengan motor nya.

Singkat kata saya sudah di Palangkaraya, dan Andy turun dari Pesawat langsung ke Banjarmasin pulang dengan motor nya, dan saya mengatar Istri yasin ke pak utuh, dan total perjalan saya semua nya, 28 hari lama nya, belum di tambah di Tempat pak utuh ini.
Sesampai saya di tempat pak untuh, yang langsung bicara, dan menyerahkan semua nya urusan nya pada pak utuh, dan ternyata Wasiat dari Yasin ke Pak Utuh adalah, memang di suruh mendirikan rumah makan padang, dan disana juga yasin memberikan uang tabungan nya untuk Istari nya, dan juga Wasiat dari Ali Bima, untuk saya, yaitu biyaya untuk pernikah saya kelat, dan Pak Utuh nanti jadi wali nya jika saya menikah, dan memberi saya hak kelola Tambang Emas itu, tapi saya menolak nya, kata saya pada Pak Utuh, nanti saja bila saya belum dapat bekerja, di Banjarmasin, kerja disini, dan jika saya nikah pasti anda juga Wali nya, saya akan kembali lagi nanti nya, Maaf pak saya sudah merepotkan anda, dan saya harus pulang sekarang, pak utuh, saya tahu kamu pulang pasti rindu dengan Avril Lavigne kan, sudah cepat pulang dan jemput Avril Lavigne itu, bawa kesini saya nikahkan kamu Frog, ya pak kata saya.
Jam 24;52 saya sampai di Rumah sudah dan langsung Masuk Rumah lalu tidur dulu, saya lihat Andy, juga tidur dengan Aban, bekas minuman berserakan pasti sudah Aban yang minum dengan Andy, dan saya pun juga buka kulkas, dan 1 boto Malaga untuk minum, dan Istrihat tidur, 1 hari penuh saya tidur, dan bangun sudah Rahmah di luar menungu saya, sambil duduk dengan Andy.
Saya bicara pada Mereka, kita sudah selesai semua nya sudah, dan mulai lagi dari awal. Jika di katakan putus Asa, saya ini memang putus asa sudah dalam dunia musik ini, karena sudah gagal, dan memilih jalan lain saja lagi, karena hampi sudah satu tahun kami telalah gagal total dalam dunia musik, tapi Rahmah terus mendorong nya, dan minta kami jangan bubar, namun saya masih belum siap juga lagi saat itu, memang belum siap sama sekali waktu itu.
Dalam saya tidak pernah berpikir, bahwa musik akan menjadi penopang kehidupan saya ini, dari saat itu saya hanya mengagap musik adalah hobi saja lagi, tidak lagi terlalu dalam berpikir musik itu, saya juga hanya mencari kerja lagi untuk bertahan hidup, namun kawan-kawan tetap teguh tidak bubar, dan menungu kesempata ke dua dalam Fistival musik Banjarmasin lagi, dan saya dan kawan-kawan tidak pernah berencana untuk jadi seperti sekarang ini Pemabaca.
Dalam perjalanan karir kami ini memang penuh hal yang tidak pernah kami semua nya menduga, karena semua terasa sudah di atur tuhan saja, walau pun memang tuhan itu tidak mengatur nya sama sakali, juga tidak bisa di katakan kebetulan tapi kerja keras, karena tidak mungkin kebetulan setiap hari terjadi setiap hari.
Tapi walau begitu kami tidak bisa berdusta lagi pada diri kami, bahwa kami ini adalah pemusik, dan kami rindu panggung lagi, walau pun tidak ada harapan untuk menjadi artis terkenal, namun sudah tidak bisa lagi di dustakan kami semua itu adalah pemusik, dan juga Rahmahwati itu juga tidak bisa berdusta lagi, selain pemusik dia itu adalah disaener Fahsion Rock Wanita, terbukti dari cara berdandan nya, dan selama saya bersama Rahmahwati, saya belum pernah melihat nya menbeli baju jadi, dan setiap kami ikut Festival musik juga kami tidak membali baju, tapi di beri oleh Rahmahwati, dia menjahit nya sendiri, dan juga menyabolan nya sendiri, dia pandai mengabar, bermacam motiv-motiv dari gambar Rock hingga batik kahas daeran, dia juga bisa mengaibrus, melukis, seperti mengair brus gitar motor hingga mobil, dan juga bisa membuat tato, sama seprti saya.

Kita sambung satu persatu sebab akibat tapi tenanglah mata hati kita kan lihat menuntun ke arah mata angin bahagia kau dan aku tahu,jalan selalu ada.
juga ku tahu lagi problema kan terus menerjang bagai deras ombak yang menabrak karangnamun ku tahu..ku tahu kau mampu tuk tetap tenanghadapi ini bersamaku hingga ajal datang.


 Ini sepotong kisah tentang perjalanan
Rahmahwati menapaki jejak kehidupan.
Dia lahir ke dunia , dari keluarga..
tidak miskin, kurang kaya, yo tapi sederhana.
Ayah berdagang, ibu mengasuh dia di rumah..
sejak kecil belajar susah, hanya bersikap pasrah.
Sempat sesaat, mengenal A. S. I. dari ibu.
Syukuri rahmat, dapat singkat nikmat ilmu.
Dia takkan gentar, meski guntur menggelegar.
Alar melintang, tak mampu untuk buat pudar.
Hanya syukuri anugerah, akan nasib dan takdir.
Dia takkan menyerah, terus berjuang hingga akhir.
Dan kini Rahmahwati injak usia labil.
Dia tinggalkan satu masa kala ia kecil.
Skill! get real, he can make it.. berhasil!!
Sekian dari banyak mimpi dalam hati kecil.
Kecil sebenarnya.. berarti besar.
Ia terlempar dalam panggung hidup yang kasar.
Sabar ya kawan, ini tentang edukasi..
yang tak terdapat dari sekolah, atau pun skripsi.
Saat semua, mimpinya Rahmahwati tercipta.
Saat dimana jalannya, lebar terbuka.
Beban berat tertancap dipundak.
Semua hanya jadi sejarah, yang terlewat.
Dia merdeka, nyata dan bahagia.
Dia tertawa di akhir, semua usaha.
Dan percaya, jalan tak slalu berliku.
Dan mengerti, celah untuk berpacu.
Dari mimpi semua hal dapat terjadi
Maka lemparkan sayap dan terbanglah yang tinggi
Rahmahwati ketua organisasi Avril fans Fender Banjarmasin, kantor  berita Canada Banjarmasin

Saya katakan pada kawan-kawan semua Tetapkan pilihan tuk satu kemungkinan
Sebagai bintang hiburan, dan terus melayang
Tak heran ragaku, terbalut lebel mewah
Cerminan seorang raja dalam crita Cinderella,
Ini bukan mimpi atau halusinasi
Sebuah anugerah yang akan kita nikmati nanti
Hasil kerja keras kita terbayarkan lunas  tuntas
Melakoni jati diri sampe puas.
Jalan sedikit tersungkur terjungkir terbalik
Melangkah menuju titik, lakukan yang terbaik
Kita ketatakan tekad dan niat agar melesat
Sperti rudal squad, mimpi kita akan kita dapat,
Mencari tepuk tangan atas karya keringatku
Bukan satu yang ingin aku tuju
Naik ke'atas pentas, agar orang puas
Dapat applause, cek atau pun uang kertas
 cari sensasi ataupun kontroversi
Bukan caraku agar hidupku rekonstruksi
Dari mimpi semua hal dapat terjadi.
Dan atas kata motivasi saya itu, kami putuskan untuk melanjutkan lagi Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88, dengan gaya baru, dan dari besok pagi kami akan lakukan.
Pagi datang dan kawan semua ada disini, maka kami jelang matahari dengan segelas teh panas
Di pagi ini kami bebas, karena nggak ada kelas
Di ruang mata ini kamar ini serasa luas
Letih dan lelah juga, lambat lambat terkuras
Teh sudah habis, kerongkongan kami pun puas
Mulai kami tulis ulang semua kehidupan di kertas
Hari hari yang keras, kisah cinta yang pedas
Perasaan yang was was, dan gerak kami yang terbatas
Tinta yang keluar dari dalam pena
Berirama dengan apa yang kami rasa
Dalam hati ini ingin ku ubah semua
Kehidupan monoton penuh luka putus asa yang lalu
Singkat cerita, kami pun juga memperbaharui lagi, 2 lagu ciptan Ayah Rahmah, Dan menang nya kami ,dalam di festival musik Rock Djarum Banjarmasin, untuk yang ke 2 kali ini telah mendongkrak pamor band kami semua nya, walau kami tidak menulis lagu baru, 2 lagu lama yang di perbaharui kami, dan dua lagu itu juga sangat berutung juga dapat di tulis perbaharui lagi, mengigat kami ini juga ada kesibukan lain juga di laur dunia musik, dan juga jika kami tidak bekerja bagaimana kami bisa dapat uang untuk kebutuhan hidup kami sendiri, dan kami juga bermacam propesi kerjan yang kami lakukan, dari jadi tukang jaga toko hingga operator alat berat untuk Tambang batu Bara, Rahmahwati sendiri juga dia membantu ayah nya di toko baju, saya bermacam propesi dari supir bus hingga membawa truk mengangkut matrial bangunan seperti pasir dan bantu, bahkan mencari tambahan bisa jadi tukang ojek, belum lagi mengurus perpustakan tempat kami berkegiatan sosial, namun  kami masih belum ganti nama Organisasi kami dan nama Band kami dengan Avril fans fender.
Gambar di depan toko Rahmahwati,

Rahmahwati telah merubah gaya bermusik kami menjadi lebih metal dan Endergrons, suara nya yang parau serak itu pas dengan musik kami yang juga keras, yang kami tidak pernah juara 1 dalam ajang musik, setelah dia jadi angota kami, mendadak menjadi juara satu dan buat heboh dunia musik Rock Banjarmasin, udangan radio-radio pun mulai berdatangan seperti dulu lagi, seperti setelah kami juara satu fistival Rock Banjarmasin, tidak pernah kami menduga nya, dan juga tidak lepas dari dukungan besar ayah nya, dan ayah juga lah yang menbantu menulis lagu itu, mungkin jika tidak di bantu ayah nya, kami tidak bisa menulis lagu itu pembaca.
Kalau masalah selera dalam bermusik saya dan kawan-kawan sepakat kami adalah, Alternativ Rock, Rock Endergron, Metal Rock, HardRock, Punk Rock, Rage, HipRock, Rock Tegno, Blues Rock, Clasik Rock, Hapy Metal Rock, HarcordRock, dan Pop Rock, dan aliran musik ini sama dengan aliran musik nya Avril Lavigne, tapi jika kami di tanya siapa artis Musik yang kami Idolakan, kalau kesepakan kami bersama adalah, Rage Againts The Machine, Likin Park, Lamp Of God, Drowing Pool, 311 Guitar, Avril Lavigne, dan Limb Bizkit, untuk Indonesia, Saint Laco Projek E,A,R, Kobe, dan Pas Band.
Tapi jika selera saya sendiri, saya lebih cendrung nya ke Rock Endergrons dan Alternativ Rock, seperti Linkin Park, Limb Bazkit, Lamp Of God, Rage Against The Machine, Avri Lavigne dan 311 Guitar. Jujur saya ini orang yang keras sama dengan musik saya musik keras, dan saya juga orang yang blak-blakan tidak suka basa basi, sama saja Rahmahwati dan Aban, juga keras pembaca.
Nama Alternativ Rock Comny, bukan saja nama organisasi kami tapi Band kami juga, namun kami dari dulu selalu di panggil Avril fans Fender, padahal tidak ada sedikit pun kami inggin bernama Avril fans fender, sanking penasaran nya kami terhadap julukan kami sendiri, maka kami bertanya dengan orang-orang yang menjuluki kami itu, mengapa mereka kami di gelari itu, oh ternyata dandanan Rahmahwit Vokalis dan Gitaris kami ini mirip dengan Avril Lavigne, dan Gitar Saya dan Rahmawati juga sama dengan dengan gitar yang di pakai Avril Lavigne yaitu gitar fender telecaster Clasik buatan Mixsico dan Yamaha Japang, dan tulisan lagu kami juga hampir sama dengan lagu yang di tulis oleh Avril Lavigne, dan kami juga sering bermain musik Intromen, nah karena itu lah banyak kawan-kawan dari Serikat Fender Telekaster Banjarmasin bergabung dengan kami, tapi saat itu kami masih belum juga mengklaim diri sebagai Avril fans fender.
Hanya orang munafik saja yang tidak jujur bicara nya, saya dan kawan-kawan memang ingin jadi artis band Rock papan atas, dan juga bisa di katakan mencari sensasi dan pamor, tapi kami tidak menyangka kami berhasil sejauh ini, dan tidak pernah terpikir sama sekali kami menjadi sebuah Industri Media Musik Rock dan Berita, hingga bekerja sama dengan Pemerintah Daerah, dan membangun kantor berita Canada, atas kesepakatan bersama, dulu saya tidak berpikir bahwa Musik Rock akan menjadi penopang kehidupan saya dan kawan-kawan semua, mungkin bisa di katakan dulu kami putus asa atas ke gagalan kemarin itu, kami menikah bubar dan mencari pehinghidupan masing-masing, karena kami dulu mengangap musik itu hanya lah tempat menyalurkan hobi saja, di tambah mencari pamor dan sensasi saja, maklum kami masi muda, dan saat berapi nya, dan kami dulu selalu merindukan tampil di atas bangung Musik Rock Endergron dan melakukan turing, hinga yang kami rindukan juga adalah sorakan para penonton kami, memang kami tidak terkenal se Indonesia Apa lagi Se Asean sekarang ini, tapi kami akan terus bejuang keras untuk menjadi terkenal dari sekarang ini.
Ini tentang kami dan sejuta persepsi
Ini tentang  kami dan ratusan opini.
Ini tentang kami dan sejuta persepsi, kami
Ketukan palu yang kami ambil untuk satu posisi
Dimana kau hakimi diriku dengan nafsu
Yang kau tak pernah tau siapa sebenarnya kami ini
Ada alasan untuk setiap langkah
Tak perlu banyak tanya lihat saja sejarah
Hidup berawal dari mimp.
Mimpi yang terekam ruang dimensi
Ini kami, Sang Pencipta yang tau
kam yang tak sempurna kadang temukan jalan buntu
Lalu apa hak mu menghakimi
Biarlah semua ini menjadi misteri Illahi. dulu saya dan Aban
Terburuk, terbaik, terbusuk dan terindah
Semudah itu lidah berkelit, menyusun kata
Opini tentang yang terhebat dan rumor numpang lewat.. Argumen, teman versus Setan
Sepanjang nusantara dan penjuru dunia
Terbentang rupa manusia dan cara mereka
Seandainya bisa ku samakan bentuk rupamu
Semudah manipulasi history  perbuatan jahat saya dan Aban,
Setiap impact antara fakta dengan ego
E’yo.. silahkan berkaca siapa dirimu
Lalu, apakah kau berjubah dan pegang palu?
Atas dasar apa kau mengucap sumpah
Ingat rotasi siapa harus di atas siapa di bawah
teman semua yang mendengarkan.
Ungkapkan rasa cita dalam pelukan.
Bulatkan tekad untuk raih mimpi bertepi.
Sesegar kopi hangat temani warnai pagi.
Mentari senja tetap bersinar di ufuk barat.
Mari susun rencana ke depan kita melesat.
Cepat! Jangan terhambat oleh rasa ragu.
Tambahkan sdikit susu tuk aroma kopi yang baru Ini tentang langkah yang kau tentukan.
Cara yang kau pakai tuk mencapai sebuah tujuan.
Apa artinya kaki bila kau tak berjalan.
Apa guna mata bila tak menatap masa depan.
Untuk apa bermimpi, bila kau tak melangkah.
Untuk apa kesempatan bila tak ambil celah.
Persetan aku, dia, juga mereka.
Bulatkan tekad, lalu. Rasakan lah merdeka
Bikin hidup lebih hidup kawan-kawan semua nya.
Jadikanlah dirimu seperti yang kau mau Xpresikanlah dirimu seperti yang kau mau.
Singkat kata, dan waktu terus bejalan,
Terus terang saja setelah mengenal Rahmahwati sudah lama ternyata dia juga bukan seperti Avril Lavigne, dia lebih galak dari pada Avril Lavigne, dia wanita bicara kasar dan blak-blakan, dia tidak takut dengan lelaki, dia juga bisa memukul laki-laki hingga berdarah kepala nya, bukti nya saya dulu, pergi tanpa pamit di pukul nya sampai berjahit kepala sayaini, dan jangan coba mengejek nya kalau tidak mau di pukul nya, tubuh nya juga banyak tato seperti saya, dandanan nya punk ini membuat siapa saja jatuh cinta, bahkan kami dengan kawan-kawan juga jatuh cinta pada nya pembaca.
Singkat kata, dalam perjalan waktu saya benar-benar jatuh cinta pada Rahmawati, mungkin karena umur juga saya sudah menjadi pemuda saat itu, dan dengan berani tanpa ragu sedikit pun tidak takut di tolak dan malu, saya mengatakan nya pada nya,






























Dengar resapi camkan dan jangan berhenti
Karna sebuah pertanyaan perlahan menghampiri
Mendekat dan merusak sistem kerja otak kiri
Setiap detik bergetar menusuk rusuk di hati
Kembali teringat raut wajahmu Rahmahwati di angan
Taburan cinta mengikuti sebuah senyuman
Tapi dalam hati ini tak bisa ungkapkan
Nyaliku menyiut, terlalu siang tuk diucapkan Sekali lagi kuingin kau mengerti
Rasa cinta ini sungguh sangat menyakiti
Ingin sekali ku katakan aku suka padamu
Namun cinta ini siksa jika ku gak ada kamu
Hendak jiwa kan mengikatmu di sisi
Namun berat tuk mengucap, cukup untuk kukagumi
A B C D, ku harap kau mengerti
Semua ini bukan cerita narasi deskripsi
Hanya perasaan suka namun sulit hati berkata
Bukan fiktif, sedikit naif, hanya sebuah realita

Cinta ini derita, ku harap kau juga merasa
Apa yg kurasa tanpa banyak tanda tanya
Rasa ini fakta, selektif bukan posesif
 Ku tak ingin berdusta, ku cinta kau Rahmahwati. 
wah muka nya langsung berubah merah, kawan-kawan juga langsung tertawa hingga sampai sedikit lagi terkecing-kecing di celana, tidak percaya bahwa saya mengucapkan nya hari itu, ayah nya datang saya juga mengatakan, pak saya inggin menikahi anak bapak bangai mana, ayah nya langsung diam dan menyalakan rokok, lalu berkata, apa yang kau bicarakan, ulangi, saya inggin menikahi anak bapak, eh sama juga di ketawai nya, anak macam kamu mau menikahi Rahamahwati anak ku, apakah kamu sangup hidup dengan kalakuan nya kasar itu, saya orang tau nya saja kadang benci pada nya, karena membatah, ah sudahlah, saya tidak mau mau menghalangi mu, jika dia mau saya juga mau kata ayah nya, tapi saya di tolak Rahamahwati, dan hingga saat ini saya pun juga masih di tolak nya, dan alasan nya masih inggin sendiri belum mau menikah dengan siapan pun, dan kamu adalah kawan saya, tapi walau begitu saya bukan wanita seperti kebanyakan yang menolak cinta dari laki-laki sahabat sendiri, tapi mungkin saja juga saya menirima nya nanti, dan bisa juga besok, tapi untuk sekarang ini belum ada pikiran saya untuk menikah, bukan juga karena kamu penjahat, dan juga tidak juga saya inggin menjadi wanita bujang tua, hari ini besok dan sekarang ini mungkin bisa, bisa apa kata saya? cinta pada mu, dan saya tahu bahwa ada 2 orang laki-laki sekarang mencintai saya, dan laki-laki itu ada di sini kedua nya, dan menyasikan apa yang terjadi sekarang, siapa dia? tanya saya, dia adalah Basis kita, wah saya terkejut tenyata ada orang yang lebih dulu mengatakan cinta dari saya namun dia juga menolak nya, tapi yang gila nya lagi Rahmahwati terus bicara, saya menolak kamu juga bukan takut melukai hati yang lain nya termasuk basis kita, mengingat saya orang super tega, dan saya juga bisa malam ini memilih di antara kalian berdua, tapi saya tidak melakukan nya, bukan takut kalian berkelahi dan Band kita pecah, saya yakin kalian berdua adalah laki-laki sejati, hanya karena mencintai sahabat nya lalu berkelahi apa lagi main bunuh, tapi sudah saya katakan saya belum beniat menikah untuk saat ini kata nya pembaca.
Foto saya dan Aban sebelum saya berkata cinta pada nya Rahmahwati.
Jujur saja pembaca, saya ini sudah hampir 50 kali mengajak nya menikah sampai saat ini, belum juga mau, begitu juga sahabat saya dari kecil juga belum di terima nya, dan kami berdua sepakat, siapa pun yang akan di terima tidak akan berkelahi, dan memberikan doa restu kami, dan kami juga bukan laki-laki yang memaksakan cinta nya, karena bukan cinta nama nya, jika memamaksa seorang wanita hidup dengan kita yang jelas sudah wanita itu tidak mau, yang ada itu menyakiti wanita yang di cintai, cinta kami adalah melihat orang yang kami cinta bahagia walau pun itu menyakitkan bagi kami, dan dalam perasan kami juga tergambar, bahwa cinta yang indah itu tidak pernah memilik cinta wanita yang kita cintai itu, layak nya flim Titanik, yang akhir cerita nya, Jack meniggal karena kedinginan dan wanita itu hidup, dan berkata nama nya laki-laki yang mincinta nya pun dia tidak tahu, dan penonton pun berlinang air mata di buat nya, atau seperti romeo dan juleat, begituh lah gambaran nya, karena semakin di tolak, maka kami semakin inggin, dan semakin berbahaya maka juga semakit rame dan menantang buat kami, dan jika kami di terima nya nanti, maka kami banga sekali, telah berhasi menaklukan hati wanita yang super hebat, tidak seperti wanita kebanyakan dan murahan, atau cerita senetron gila buatan media Tv Jakarta,  di hujung maut hidup ini menjadi lebih hidup dan berarti, dan kami suka rasa ini, semuga tuhan jangan mengambil rasa ini, dan kami berdoa semuga saja tuhan memberikan kami tantangan yang lebih besar dari ini, dan juga menjadikan Rahmahwati super kejam terhadap kami, dan buat dia semakin keras menolak akmi, dan tuhan tolong tamabahkan laki-laki yang mencinta nya, buat lah kami banyak saingan dan berjuang lebih keras lagi untuk Rahmawati wanita yang kami Cintai itu, hal yang paling menyakikan jika tuhan mengabil rasa cinta ini, dan membuat kami berhenti berjuang, kami tidak inggin berhenti berjuang, dan kami minta tuhan buan lah kami berjuang selama mungkin, atau kami mati sama dengan cerita flim Titanik itu, mungkin kami sudah gila, tapi ini asik dan indah, belum ada laki-laki dan wanita yang pernah ingin seprti kami, dan kami juga tidak mau seperti mereka, kami orang berbeda dah hebat, berjuang dan berjuang itu adalah kami, seboyan Pasukan GAM Aceh, hidup mulia atau mati terhormat di medan perang, itu kestria, dan gladiator sejati pembaca.
Gambar gladiator Maxsimus
Tapi juga seolah Rahmawati itu terus memberikan kami berdua harapan, terlihat jelas dari, pernyataan nya itu, dan jika memamang tidak mencinta saya atau sahabat saya, maka mungkin saja dia dengan laki-laki lain, kami juga menyuarakan nya untuk mencari teman hidup nya laki-laki lain, mungkin saja dia takut nanti jika dia dengan laki-laki lain itu, saya dan sahabat saya membunuh nya, dan kami berdua kata sudah dengan Rahmawati dengan bersumpah dengan Al-Qur'an bahwa kami tidak akan berbuat macam itu dan malah akan mendukung nya dan membantu nya, tapi juga dia tidak melakukan kan, seolah juga kami akan hidup bersama bertiga langsung terdengar gila ini, tapi mungkin terjadi, semuga tuhan tidak mengabul kan nya, karena itu di laur kehidupan normal, tingkah laku Rahmahwati yang kian hari kian membuat penasaran dan tatangan ini semuga saja terus berlanjut untuk selama nya, kami menyukai nya Tuhan, kami berjuang untuk nya.
Entahlah pembaca, apa yang terjadi di antara kami ini, namun ini asik sekali, saya akan terus menungunya Rahmahwati sampai kapan pun, bahkan jika saya nanti menikah dengan wanita lain, lalu Rahmahwati menjawab cinta saya ini, demi tuhan saya akan meningal kan istri saya itu,  bahkan jika saya menikah sudah lama pun dan punyak anak sudah, saya akan meningalkan nya, walau Rahmahwati sudah menjadi nenek-nenek pun saya tetap mencintai nya, karena cinta saya pada nya tidak seperti sabun mandi makin lama makin hilang wangginya itu kata lagu danggdut, namun sama dengan yang saya rasakan ini, saya akan menungu sungguh saya jatuh Cinta kepada nya.
Jujur saja, waktu hari pertama saya mengatakan Cinta pada nya, itu di laur dugaan, karena saya dulu tidak pernah berpikir bahwa dia adalah wanita yang saya cari, mungkin dulu saya di hadapan nya selalu memuji Avril Lavigne, seperti yang di katakan Hendra dan Pak Utuh dulu, dan berkata, tidak ada wanita yang saya cinta di dunia ini selain Avril Lavigne wanita Rocker asal Kanada itu, tidak lah ada wanita yang membuat hati saya luluh lantak kalau bukan wanita hebat seprti Avril Lavigne si Rocker itu, dan saya berpikir apakah Rahmahwati ini berdandan ala Avril Lavigne ini untuk saya, apakah dia mencinta saya, dan malu mengatakan nya dan berharap saya mengerti dengan apa yang dia tunjukan pada saya, tapi langsung saya tanya kan pada nya, apakah kamu berdadandan ala Avril Lavigne ini untuk saya, jawaban tidak di duga sama sakali, bisa di katakan ya dan juga tidak, tapi saya melakukan nya untuk mu kata Rahmahwati, saya mengira pasti mengelak atau mengatakan saya kepedian mengagap dia jatuh cinta pada saya, tapi saya juga berpikir apa kah dia hanya bercanda, atau main-main saja, bisa jadi jua dia berdadandan seprti Avril Lavigne itu memang untuk saya, tapi bukan berati dia mencinta saya dan berharap saya mengatakan cinta itu pada, dia melakukan itu tidak bermaksut apa-apa cuma supaya saya suka saja pada nya sebagai seorang teman, tapi jika di pikirkan mendalam lagi pasti akan lahir angapan, dia mencinta saya, dan berharap saya mengatakan cinta itu pada nya, terlihat jelas dari tingkah laku nya, aduh wanita ini bukan main dengan apa yang di buat nya, langsung saya keluar dari studio dan minum sebotol anggur, dan Rahmahwati pun juga mendatangi saya, ikut minum anggur saya, maka bertambah lah sudah kami berdua gila, bahkan lepas kontrol sama sekali, namun seberapa parah banyak nya saya minum alkohol atau menelan Narkoba, saya masih inggat dengan tuhan dan dengan nya Rahmahwati, walau pun dia mengajak saya bercinta di saat saya teler saya menolak nya, karena saya sadar dia telah mambuk berat, dan jika benar dia mengatakan itu walau tidak mambuk berat pun saya menolak nya, karena saya mencintai bukan karena kemolekan tubuhan nya, bagus nya body nya, tapi saya mencintai karena sayang pada nya dan tidak inggin sesuatu terjadi pada nya, saya juga hanya inggin melidungi nya dan memberikan apa yang dia ingin saja, singakat nya saya jadi pahklawan dalam hidup nya dan terus menjaga nya, bahkan saya walau bukan Rahmahwati pun mengajak saya bercinta saya, wanita lain, saya juga akan menolak nya, dan bukan berati saya kelain jiwa atau banci, tapi saya laki-laki sejati dan bukan laki-laki murahan, saya laki-laki terhormat, biayar penjahat begini tapi saya adalah pahlawan bagi wanita mana saja, bahkan nenek sekali pun, Saya adalah Robinhon nya Banjarmasin, merampok para koruptor lalu membagi pada orang miskin yang sangat butuh bamntuan dan uluran tangan kita, dan maka dari itu Rahmahwati atau ayah nya tidak pernah ragu dengan saya, walau pun saya tidur di samping nya, tidak pernah ada niat sidikit pun untuk melakukan perbuatan hina dan tidak senunuh itu, malah-malah saya hancur sendiri, jika melihat posisi tidur nya Rahmahwati yang posisi nya yang kurang pantas untuk saya lihat, dan saya akan ambilkan selimut untuk menutupi posisi itu, lalu lanjut tidur, maka juga dari itu kemana saja kami tour musik, dan keluar Kalimatan Sekali pun Ayah Rahmahwati itu tidak pernah ragu melepas nya, dan percaya penuh pada nya bahwa kami sebagai sahabat nya tidak akan berlaku tidak senunuh, tapi kami sahabat nya akan melidungi dari penjahatan mana pun yang datang untuk mengangu nya, Saya dan Rahmahwati itu sama dengan Avril Lavigne dengan Evan Taufani gitaris nya, yang bersahabat terus juga saling mencintai dan melindungi sesama terhadap siapa saja yang ingin berniat jahat pada mereka, tapi juga bisa di katakan kami lebih dari Avril Lavigne dan Evan Taufani itu.
Avril dan evan
Avril dan evan
Entah lah pembaca, bisa juga mungkin saya saja yang berpikir terlalu jauh terhadap Rahmahwati itu, karena jujur saja saya tidak karuan dibuat nya, setiap hari dan kapan pun, bayangan nya tidak mau hilang, ada terus, gelisah resah rasa nya, seprti di desak ada juga, merasa seperti saya sudah mati, dan tidak bisa berbuat apa ada juga, ah sudah lah kita kembali fokus ke inti tulisan ini, dan tadi hanya segenap cerita indah kami saja, dan kira pembaca memahami nya.
Jalan yang kami tempuh memanglah sangat singkat, tapi penuh arti, suka duka di jalani bersama, dan pergaulan makin meluas ini lah juga yang membawa kami sampai ke Sumatera untuk yang kesikian kali nya ini.  dalam sebuah kelompok Anak Punk di dunia ini, apa yang kami laukan itu adalah hal biasa, karena Anak Punk itu tidak ada beda nya dengan anak vespa yang berjalan kemana saja ke nusantara ini, di perjalanan itu juga kami sambil bekerja, dari membuat tato, sablon dan penjualan Fasihon lain, hingga di Sumatera ini kami bertemu dengan mantan Pasukan GAM Aceh, saya tidak menyaka jua, bahwa Mantan Pasukan GAM Aceh itu ternyata adalah teman dari Ayah angkat saya yang bernama Ali Bima dan Tuanku Cut Cak Muhamaad Yasin, yang dulu melarikan diri dari kejaran TNI saat Konflik pecah di Aceh, dan Muhammad Yasin itu di temukan ayah angkat saya di Jalan A Yani Banjarmasin, yang pada itu Ayah angkat bersama saya melakukan pembunuhan di Warung Sari Laut, terhadap lawan mafia bandar Narkoba, saya juga sudah ceritkan di atas tadi, atau anda inggin lengkap nya baca saja buku tulisan saya telah sudah terbit lebih dulu dari tulisan ini, yang berjudul Arsip Rahasia Ibnu Hajar, Arsip Rahasia GAM Aceh, dari edisis 1 hingga enam, di situ saya paparkan dengan jelas, Bangai mana kami ini terlibat dalam suatau kejahatan Besar, baik dari pembebasan Kalimantan saat itu, dan juga terlibat nya saya dan kawan-kawan dalam dunia peredaran Narkoba hingga lintas Malasyia, dan Meningal nya Muhammad Yasin di Palestina, bertempur melawan militer Amerika Serikat dan Israel, dan lanjut Ayah angkat saya Ali Bima, meninggal dunia dengan cara di racuni minuman nya, oleh kelompok Faujan, dan kami sangat tahu kejahatan pemerintah Jakarta itu, terhadap pulau di luar pulua Jawa Dan Jakarta, maka dari itu kami juga bisa bergabung dengan Pemerintah Pusat, yang banyak sudah saya beri tahun kejahatan dan kecurangan yang Terjadi di Kalimantan, dan juga di atas tadi saya sudah katatan berdiri organisasi kami ini untuk membayar dosa kami yang dulu, dan kami selalu bergiatan sosial Pendidikan, dan kadang mengadakan konser musik untuk bantuan pendidikan di desa, desa yang terpencil, tapi di sini kita tidak membicarakan pajang lebar nya, masalah masa kelam kami dulu, namun kita bicara meniti karir Avril fans fender ini, dan penberitahuan pengetauan untuk anda pembaca, tetang dunia Media Masa dan Musik yang kami geluti ini, dan pembuatan-pembuatan Iklan, penulisan lagu, hingga sontrax flim dan iklan, hingga dunia wartawan repoter redaksi junalis media berita publik.

foto kami di sumatera.
setelah kami bertemu dengan mantan Pasukan GAM Aceh itu, maka ada juga ternyata di Aceh, Komunitas Musik Bernama Avril Fans Fender Aceh, dan Mantan Pasukan GAM Aceh ini adalah Angota nya, nah melihat kami ini berdandan Rock Punk, dan kusus nya Rahmahwati yang sangat mirip dengan Avril Lavigne itu maka Avril fans fender Aceh, mengajak nya bergabung dalam ke angotan nya, meminta kami merubah nama organisasi kami Alternativ Rock Comnty ini Menjadi Avril fans fender Banjarmasin, dan sama saja, baik Avril fans Fender Aceh maupun Avril fans fender Banjarmasin, kedua nya punya fungsi nya sama ya itu wadah perkompulan para musisi Rock Punk, walau pun juga angota nya ada yang bukan dari Fans Avril Lavigne dan Gitaris dari Fender Telecaster, bahkan yang juga bukan pemusik juga ikut bergabung, tapi 70% dari semua Angota adalah Fans Avril Lavigne dan serikat Fender Telecaster
Di luar dugaan dan tidak terencana sama sekali di benak kami, di Sumatera bertemu dengan sebuah Organisasi Sosial macam kami ini, hingga bergabung, namun di dalam saya dan kawan-kawan ke mana saja berjalan, yang selalu jadi magnet orang-orang adalah Rahmahwati itu, karena dandanan nya persis sekali dengan Avril Lavigne, suara nya yang parau, tato di tubuh nya, dan sifat kasar nya itu, magnet bagi siapa saja yang melihat baik dari wanita atau laki-laki, dan juga kepintaran bicara nya, karenan dia orang berpendidikan tinggi, walau muda sudah bergelar Serjana Hukum, dan Serjana Ekonomi, namun walau dia itu sarjana hukum dan ekonomi, tapi terus condong nya ke musik, bukan ke apa yang gelar di sandang itu, namun juga pengetahuan hukum nya dan ekonomi itu kelat berguna untuk organisasi kami, dan berkat nya jua lah Industri musik dan media ini bisa berdiri, pengelolaan Ekonomi Indsutri sangat baik di tanggan nya, mampu terus menambah laba dari saldo simpan kahs di Bank, dan juga pintar menghindari Iflansi, dan bisa membendung juga menangkis serangan dari Indsutri saingan kami dengan baik, terah dan sangat tempat sakali.
Pembaca jika anda bertemu dengan saya dan Rahmahwati, anda tidak akan percaya bahwa dengan apa yang kami telah buat ini, walau pun dandanan kami Rock Punk, Asesoris metal dan tato, higga kami ini mantan penjahat, kami bukan orang bodoh dan tidak berpendidikan, di atas tadi sudah di katakan walau guru sekolah mengusir bahkan menguluarkan kami dari sekolah, kami tetap bersekolah, bahkan sahabat saya yang masuk penjara keluar ikut ujian paket hanya untuk menjadi serjana, dan itu di raih nya, maka nya juga kami sangat fokus dalam kegiatan sosial pendidikan ini.
Setelah kami menjadi angota Avril fans fender Aceh, kami baru tahu, ternyata uang yang di dapat dari Avril fans fender Aceh adalah hasil dari penyewaan panggung untuk ajang berbagai jenis musik, mereka Avril fans fender Aceh, adalah Industri sudah, dan cara kerja adalah berkawan, dan semua sama tidak bersatus yang pemimpin nya, dan hanya di bagi dengan membentuk Tim saja, misal nya, Tim tahta Cahaya yang mengurusi masalah cahaya saja, dan tim tata panggung, hanya mengurusi pangung saja, Tim dari konvoi pengakut dan bungkar pasang pangung, hanya mengurusi panggung saja, dan tidak ada perintah, semua nya berkerja sendiri sudah hapal dan tahu yang harus di lakukan masing-masing, dan yang membuat kami makin tertarik hingga kagum adalah, ke jujuran dalam pendapat uang, yang jauh terhidar dari korupsi, dan semua angota tahun nomor rekening kas mereka, tanpa bicara mereka mengabil uang nya lalu membeli kebutahan untuk pekerjan menbeli alat-alat keperluan, dan juga pembagian gajih rata dan adil, dan Avril fans fender Aceh itu, Angota nya bergerak bekerja sendiri-sendiri tanpa aturan dan pertemuan pembicaran terlibih dahulu, singkat nya Avril fans fender Aceh itu bekerja otomatis dengan sendiri saja pembaca.
kru panggung Avril fans fender Aceh
Kami bergabung dan bekerja bersama Avril fans fender Aceh, selama 2 bulan dan terus pulang lagi ke Kalimantan, dan kami belum merubah nya nama organisasi kami, tetap saja Alternativ Rock Comnty, kami di Banjarmasin bekerja seperti biasa nya saja, tidak ada perubahan sama sekali, walau pun kami sudah menimba Ilmu di Aceh.

dan selama saya bersama Rahmahwati, saya belum pernah melihat nya menbeli baju jadi, dan setiap kami ikut Festival musik juga kami tidak membali baju, tapi di beri oleh Rahmahwati, dia menjahit nya sendiri, dan juga menyabolan nya sendiri, dia pandai mengabar, bermacam motiv-motiv dari gambar Rock hingga batik kahas daeran, dia juga bisa mengaibrus, melukis, seperti mengair brus gitar motor hingga mobil, dan juga bisa membuat tato, sama seprti saya, dan kebisaan ini juga lah yang nanti membuat kami bersama berhasil mendirikan Industri Fashion terbesar di Kalimantan Ya itu Industri Fashion Avril fans Fender Banjarmasin, yang menjual baju buatan nya ke luar negeri, namun tidak semudah itu juga kami melakukan nya, dan sekali lagi di luar rencana, dan tak pernah terpikirkan, saya atau Rahmahwati tidak pernah berpikir menjual baju yang di jahit oleh Rahmahwati, dan baju itu hanya kami pakai untuk kami, begitu juga saya dan Rahmahwati tidak pernah berpikir untuk menjual gitar eltrik buatan kami, dan tidak juga pernah membuka servis kusus perbaikan gitar listrik, dan juga air brus, sependa motor dan mobil hingga sablon nya, hanya dari kawan-kawan saja biasa minta di buatkan, tapi kami juga kadang menolak nya kerana kami sudah ada kerjaan kami sendiri dan juga modal untuk melakukan itu tidak ada, karena butuh duit yang tidak sedikit untuk melakukan usaha itu, walau saya dulu ada dapat bagian 100 juta rupiah dari pemerintah, atau datang saja ke Tambang emas Kalteng bisa saja dapat modal, tapi tetap saja susah, paling kawan-kawan yang memesan saja, kadang jika kawan-kawan mendesak dan ngototo juga minta buat kan, maka kami pun juga minta dia beli sendiri bahan baku untuk pembuatan itu, dan kami hanya membuat nya saja, tidak pengadan dari matrial baku dari bahan pembuatan benda kebutahan pesanan itu, dan itu jua dengan waktu yang lama, karena hanya waktu luang saja kami bisa mengerjakan, bahkan waktu yang saya perlukan untuk menbuat sebuah gitar eletrik itu bisa 2 lama nya, karena proses yang sangat repot sakali masalah komponen listrik nya.
gitar fender buatan saya dan Rahamah

Tidak sangka dan tidak di duga, pagi-pagi ada yang mengetok pintu Rumah saya, bahkan saya menjawan nya siapa itu kata saya, saya cape mau tidur nanti saja bertemu nya, karena kalau kawan-kawan saya tidak mengetok pintu ramah saya, melaikan langsung masuk, kerena semua teman-teman tahu di mana saya meletakan kunci rumah, paling juga biasa nya kalau pagi ada yang datang pasti sudah Rahmahwati membawa makan untuk sarapan, jika saya tidur juga masih di letakan nya di dalam kulkas, bisa juga biasa pagi-pagi datang Aban teman saya untuk tumpang tidur cape bekerja bawa truk, tapi pagi ini lain, yang mengetok pintu saya adalah Avril fans Fender Aceh, terkejut saya mendengar suara, hai frog buka pintu ini aku Ali Pasha, ketua Avril fans Fender Aceh, melek langsung mata yang mengantuk ini di buat nya, langsung saya suruh masuk saja, Ali datang sendirian saja, maka nya saya katakan, apakah saya ini mimpi, karena jarak Aceh dan Banjarmasin jauh, mau dia ke Banjarmasin, kalau hanya inggin berkujung tidak mungkin sendiri pasti berkawan, eh ternyata Ali menjawab, dia ada kerjan di Banjarmasin durasi waktu 2 minggu, dan saya juga tidak menyangka kapal yang membawa panggung yang bersandar di pelabuhan trisakti itu milik Avril fans Fender Aceh, karena dulu kan Avril fans Fender Aceh belum punya kapal dan banyak truk pembawa panggung, dan saya lihat juga panggung yang di bawa itu adalah Panggung standar musik dunia, yang di pakai artis terkenal dunia.

Ali Pasha Avril fans fender Aceh

Dan Ali bercerita selama 2 tahun ini kata nya Avril fans fender Aceh banyak job sewa panggung, dan yang sekarang ini Avril fans fender Aceh, di Kontrak Industri musik Thailand, untuk Tour Keliling Indonesia, dan artis Yang memakai panggung milik Avril fans Fender Aceh itu adalah, Saint Loco, Projek E,R,A Asean, tidak di sangka dan di duka, Saint Loco Projek E,R,A Marabahaya Malasia, Singapura dan Tahiland bekerjasama dengan Avril fans fender Aceh, Ali kata nya akan tidur di hotel dengan kru nya selama berada di Banjarmasin, namun saya meminta Ali tidur dan tinggal di rumah saya saja, dan kru bisa tidur di tempat perpustakan milik pemerintah Banjarmasin yang kami kelola, Ali menolak nya, namun saya katakan, dari pada buang uang banyak, mending di sini saja, saya juga tinggal sendiri saja, semejak ayah angkat saya meninggal dunia, kamar rumah juga ada 4 juga kosong, dan Ali bersedia, nah kedatangan Ali ini yang menjadi sejarah yang tak terlupakan di hidup saya dan kawan-kawan, karena dari sini lah kami, benar-benar bekerja di dunia musik dan media berita hingga periklanan dan membangun Industri atas kerjasama Avril fans Fender Canada Indsutri musik Arista Records di Gearter Navanni Kanada, dan Industri musik yang dulu menjadi label Album Let Go nya Avril Lavigne.
Ali yang tinggal sementara waktu itu di rumah saya, melihat kertas-kertas dekat komputer berserakan terhambur di mana-mana, lalu mendekat dan mengambil nya, dia baca dan dia tahu, kertas yang berserakatan itu adalah tulisan lagu beserta nada nya, dan sudah siapa di rekam, Ali bertanya kamu yang menulis lagu ini frog, saya katakan pada Ali, yang menulis lagu itu Rahmahwati, jika bukan Rahmahwati berati Aban sudah pasti itu, sudah jadi kebiasan mereka tidak merapikanyan lagi, dan saya juga begitu, saya juga hampir tidak pernah menyapu rumah ini, paling biasa nya yang menyapukan nya dan merapikan nya itu pasti sudah Rahmahwati orang nya, saya juga tidak pernah memasak, makan selalu membeli, dan jika ada yang memasak ada nasi lauk di atas meja itu bekas nya Rahmahwati yang memasak untuk saya, dan apa ada yang di kulkas seprti telor dan minuman berarkohol itu Rahmahwati dan Aban yang punya nya, karena Aban datang pasti membawa beberapa botol minuman berarkolol dia membilikan untuk saya dan kawan yang lain nya, saya juga jarang cuci baju sendiri, langsung kasih ke londry saja, jika ada yang mencucikan pakaian saya, juga pasti Rahmahwati orang nya, Ali terus bertanya mana orang si Rahmahwati dan Aban, paling jam geni bantu ayah nya di pasar jualan pakain, nanti tengahari pasti juga datang kesini bawa makan siang, jika saya tidak ada di rumah dia makan siang sendiri disini, mandi dan pergi lagi ke pasar, begitu lah siap hari nya, Rahmahwatii, Ali bisa datang kapan saja kerumah ini, tidak mengenal jam, enda malam enda siang, dan kadang saya bangun tidur langsung terkejut karena dia sudah ada tidur di dekat saya, itu biasa sudah, demi tuhan saya tidak pernah menyentuh nya Ali, bahkan jika dia diam juga saya melakukan hal tidak senonoh itu saya tidak melakukan nya, mambuk kaya apa saja saya masih inggat tanya saja dia sendiri, bapak nya juga tahu itu maka nya diabiarkan, yang kalau orang mengira Rahmahawti itu istri saya, dan bapak nya itu mertua saya karena saking akrap nya bersama, karena kemana saya dengan nya terus, belum ada lagi saya keluar dan jalan membawa wanita lain selain Rahmahwati, dan sebalik juga, saya sudah dari dulu mengajak nya menikah, tapi juga terus ditolak nya, entah sampai kapan kami begini saya tidak tahu lagi, dan kertas bertulis lagu itu adalah dari persaan nya mungkin di tulis nya, dan jika Ali mau lagi, buka laci menja itu, pasti banyak di dalam nya lagu dari hasil tulisan Rahmahwati dan Aban di situ, bagi mereka menulis lagu macam itu sebentar saja, paling duduk 1 jam saja bisa sudah dapat menulis nya, Ali mengatakan wak kita bisa kaya ini frog, saya jamin semua lagu ini laku di pasar musik Indonesia ini, terserah saya katan pada Ali, kami tidak mampu untuk memproduksi nya karena butuh duit banyak, dari situ lah Ali tertarik dan mulai merecanakan pembangunan Industri musik baru, saya tidak menolak nya kerjasama ini, karena memang itu juga sebarnya yang di harakan, cuma saja kami tidak punya modal nya, dan juga produser yang mau membiyai nya.
Dari situ Ali mengambil gitar, dan memainkan lagu tulisan Rahmahwati itu, dan pas enak di dengar kalau Ali yang menyanyikan nya, jika si Rahmahwati yang menyanyikan nya tidak enak di dengar nya suara kurang pas, karenan terlalu parau, cocok nya Rahmawati itu menyanyikan musik Rock Endergrons, bukan Pop Rock, dan banyak lagi di dalam laci itu lagu buatan Rahmahwati, mungkin ada 178 lagu semua nya, dan itu juga sering saya nyanyikan, karena jarang kami menyanyaikan lagu orang lain, dari situ Ali sudah tidak sabar lagi untuk membuat sebuah Album dari kami ini, bahkan terus medesak saya, kata saya sabar Ali, Kami tidak lari, tunggu saja Sampai tengahari kawan-kawan itu datang nanti kesini, jika tidak datang saya yang menjemput mereka nanti.
Ali Pasha menyamnyikan lagu tulisan Rahmah wati

Singkat kata datanglah kawan-kawan semua nya, dan kami semua bicara dengan Ali, masalah pembangunan kerjsama Industri musik itu dari hari itu jua, Ali juga menelpon semua orang yang di kenal nya bisa untuk mendanai proyek ini, dan yang mau waktu itu Adalah Linkin Park Fans Petronas Malasyia Musik Industri, dan Sepakat akan bertemu dan membicarakan kerjasama itu setelah Avril fans fender Aceh, menyelesaikan kontrak kerja nya dengan musik Industri Thailand, bersama Jamir Grasia, Dandei, Brey Saint Loco, Projek E,R,A Marabaya Tour Konser, yang satu bulan setengah lagi berakhir, dan semua sudah sepakat, kami juga mulai bersiap untuk mendapat kunjungan langsung dari Linkin Park Fans Petronas Malasyia Musik Industri Serawak Asean.

Linkin Park Fans Petronas Malasyia

Langsung saja, pertetemuan Avril fans fender Aceh, kami dan Linkin Park Fans Petronas Malasyia pun di mulai di Banjarmasin, dan alhamdulilah semua nya sepakat dan kerjasama terjalin, dan dari itu kami dengan resmi menganti nama dengan Avril fans fender Banjarmasin, dan dari sini kareri kami meningkat sampai saat ini, dan disitu juga kami tahu, ternyata bukan saja di Indonesia saja yang ada sebuah nama dari organisasi atau komunitas Avril fans Fender ini, tapi seluruh dunia, dan pusat nya ada di GREATER NAVANNI KANADA DAN IRAN, dan semua menjalin hubungan kerja sama dengan Baik, hanya dengan Avril fans fender AMERIKA SERIKAT saja semua nya bermusuh, yang jelas nya, yang kepunyaan nya Avril fans fender pusat adalah Kanada dan Iran, yang sudah menuntut Amerika Serikat yang telah merugikan mereka, dengan memakai label Fashion Avril fans Fender, dan juga Bellboar Industri Amerika Serikat, mengunakan Nama Avril Lavigne untuk mendongkar penjualan nya, tanpa ada ijin dari penulis Lagu nya yaitu Avril Lavigne, tapi walau begitu kami Avril fans fender Banjarmasin, belum ada jenjang sampai ke Kanada sana, tapi nama Avril fans fender Banjarmasin terdaftar di sana, sebagai salah satu angota nya, dan yang membayar untuk dapat Ijin itu Adalah Linkin Park Fans Petronas Malasyia Musik Industri, dan Avril Fans Fender Aceh, tapi surat balasan langsung dari Iran dan Kanada, supaya di satukan saja Avril fans fender Aceh dan Banjarmasin, Karena satu negara jua, dan supaya tidak susah juga mungurus nya, dan semua juga setuju dari saat itu.
Dan dari sini saya dan kawan-kawan menjadi berubah haluan, yang asal nya kami menyanyikan langsung lagu tulisan kami, sekarang tidak lagi, kami hanya berada di belakang layar saja lagi, karena mengingat pertamana kalau kami sambil menyanyikan nya, maka susah terlalu sibuk, dari tuor dan keliling kota, maka penulisan dan pembuatan musik tergangu, dan juga kami di nyatakan nya oleh Avril fans Fender Aceh, tidak cocok menyanyikan lagu yang kami buat sendiri, tapi jika orang lain yang menyanyikan akan cocok, setiap tulisan lagu buatan saya dan Rahmahwati, di pertama saya dan Rahmahati sendiri yang menyanyikan nya, lalu nanti di dengar kawan-kawan, maka kami akan mencari kareter musik itu, lalu memekirkan nya siapa yang cocok menyanyikan nya, dan dari kareter vokal, hingga Fashion nya, dan semua itu di rancang saya dan kawan-kawan, namun inti nya adalah Rahmahwati ujung tombak nya dari Industri musik Avril fans fender Banjarmasin Aceh ini.
Dan dari album pertama buatan kami adalah berjudul Borneo Rock Banjarmasin, yang di Nyanikan oleh, Intermezo By Gauleses sebuah Band dari Malasyia, dan ini adalah Produksi pertama yang gagal, namu walau begitu kami terus saja juga di danai, dan yang berhasil metode yang kedua ini adalah, kami deserahi pembuatan musik Sontraxk Flim dokumenter sejarah Kesultanan Palembang, ini berhasil total, kami mendapat untuk lebih dari 600 juta rupiah, dan mampu membuata saya, Aban Ali dan Rahmahawti mendirikan sebuah Industri Fashion, dan keberhasil ini membuat Avril fans Fender Canada Pusat tercengang dan mulai melirik kami sudah, mereka juga terus memantau kami, walau belum ada lagi kata kerjasama, tapi itu sudah memberikan sinyal kuat nya, bahwa kami akan direrrut nya.
foto band bentukan kami

Saat setelah kami berhasil saat itu, saya mentraktrin kawan-kawan semua berserta orang tua nya, dan kami makan bersama, lalu Ali yang melihat bagus nya rancangan baju buatan Rahmahwati ini mulai bicara lagi, dan itu terus bicara yang di sudurkan nya, dan melihat toko nya milik ayah Rahmahwati ini juga melihat peluang pasar yang begitu menjanjikan, dan banyak juga dari kawan-kawan kami sendiri yang memesan itu juga yang membuat Ali dan Linkin Park Fans Peronas Malasyia itu mulai berani menyuarakan Pendidrian Indsutri Fashion Avril fans fender Banjarmasin, mula kami hanya membangun tempat Sablon dan penjahitan pakain untuk kami sendiri, dan dari situ ada terus yang memesan nya, dari kawan-kawan hingga orang yang tidak kami kenal sama sekali, hingga Bank Mandiri Syariah, yang datang mula nya inggin di buatakan seragam saja, milihat orang yang terus datang memesan, lalu juga ikut inging memberikan modal dana talangan supaya dapat memproduksi Fashion rancangan Rahmahwati ini secara Masal, Bank Mandiri Syariah ini pajang lebar bicara dengan kami, hingga menawarkan modal dana talangan tidak tanggung lagi yaitu 1 milyar rupiah, tapi kami masih menolak nya, karena kami masih melihat nya kesibukan lain, kasian Rahmahwati juga, yang kiat sibuk betul dengan maca kerja yang dibuat untuk memajukan Industri ini, bahkan saya dengan Ali inggin berkelahi, karena saya sudah tidak bisa lagi melihat Rahmahwati yang terlalu sibuk bekerja, dia terlalu lelah, Anggapat saya terhadap Ali, si Ali bagai orang yang haus harta saja, macam Belanda saja yang memperbudak Rahmahwati, dia enak betul bicara tidak melihakah orang yang kerja yang sangat lelalah, dia memang memodali nya uang, tapi ini sudah terlalu lelah, jadi jika inggin membangun sebuah Industri baru lagi harus sabar dan merencabnakan dengan matang bagaimana pengelolan nya, andai saja Rahmahwati tidak melarang saya, demi tuhan Ali saya bunuh, Ali walau Teman Muhammad Yasin dan Mantan GAM Aceh, itu tidak tahu masa lalu saya, dan apa yang pernah saya lakukan dulu, mungkin saya lebih Extrim dari Dinminim, dan segara Ali saya suruh minta maaf pada Rahmawati, dan kami berdua berdamai seperti dulu lagi.
Pertama kami mendirikan Industri Fashion, setelah menyelesaikan pembuatan musik Sontrax Musik Film karton Jepang, dan proses pengerjaan nya selama 14 hari selesai, kami mendapatkan uang sebesar 20 juta rupiah, karena kami belum dapat job lagi, maka ada waktu untuk menyusun kerja Industri Fashion, kami gunakan uang pedapatan awal untuk modal, dan jika ini gagal kami akan tanggung semua nya, saya bersama Aban dan Rahmahwati menysusun konsep kerja, dan para pengawai penjahit serta penyablonan nya, dan beserta pembelian alat-alat baru nya saja sudah mengeluarkan dana 800 juta Rupiah, dan dana pendapatan awal pun juga kurang, Linkin Park Fans Petronas Malasyia saja ragu jua memberikan dana nya, dan saya ingat tawaran Bank Mandiri Syariah yang menawarkan 1 miliyar kamari itu, maka saya datangi dan mau langsung, awal kerja kami memperkerjakan orang penjahati dan tukang sablon nya 24 orang dengan gajih 1,5 juta perbulan, standar produksi dalam satu bulan ada 500 lebar baju kaos saja, dengan nila penjualan 2,5 juta untuk satu set Kaos dan celanan pajang nya, dan semua model nya murni di rancanng Oleh Rahmahwati Sendiri, dengan cara kerja, Rahmawati akan mengambar model nya, lalu menjahit sendiri, dan menyablon yan sendiri dulu 2 lembar, dan setela itu, 1 lembar nya di simpan untuk jaga kalau yang untuk contoh satu telah rusak, dan contoh itu nanti kami berikan kepada penjahit dan tukang sablon untuk membuat motiv yang sama persis dengan bermacam model ukurang nya, kenapa saya Rahmahwati menenpuh cara itu, menjahit dan menyablon sendiri dulu baru di berikan ke penjahit dan menyuruh nya membuat motiv yang sama, karena kalau kami hanya memberikan gambar nya saja, mereka tidak paham dan banyak tanya, potensi gagal berpeluang besar, dan jika kami buat dulu model nya baru di kasih dan disuruh membuat yang sama mudah mereka membuat nya, dan tidak ada yang tidak sama, dalam penjahitan nya serta penyablonan nya, dengan pemcapuramn warna yang sama dan juga bahan baku yang sama menghasilkan produk yang sama, dan pemasaran pertama kami menjual di toko milik Ayah nya Rahmahwati, tidak di sangka kami berhasil, dan yang dulu 1 bulan hanya membuat 500 lebar set pakain model Fashion Avril Lavigne itu, meningkan hanya dalam satu minggu itu menjadi 5000 lebar sel, karenan langsung tembus pasar Asean, yang di kelola Linkin Park Fans Peronas Malasyia itu, ledakan betul, saya dan kawan semua bisa beli 1 Mobil baru hanya dalam 2 kerja, pajak kami bayar 1 bulan sekali pada Avril fans Fender Kanada, atau langsung dengan Avril Lavigne nya, langsung kami bayar 3 bulan langsung ke depan, pajak Fashion yang di mana Avril Lavigne ini perbulan nya 20 juta rupiah, dan atas Avril Lavigne sebagai simbol label merek kami ini lah yang membuat laku besar, padahal kami memproduksi yang sama dengan yang di buat dengan buatan Adidas, namun tidak berlabel Avril Lavigne, jadi di angap kaos biasa saja oleh pasar, jika berlabel Avril Lavigne baru di angap pasar spesial, dan atas dasar itu kami menambah pekarja menjadi 150 orang pegawai, yang  bekerja non stop 24 jam, karenan target perbulan sudah mencapai 15000 lembar pesanan pasar Fashioan dunia, nila pendapatan perbulan mencapai dari 10 milyar rupiah laba nya, hingga membuat kami mampu mendirikan industri baru lagi, yaitu Industri pembuatan Panggung, atas keberhasilan itu juga Avril Lavigne di Kanada sana menaikan pajak pemakain nama untuk mereka menjadi 30 juta perbulan, dan pajak dari pemerintah Daerah Banjarmasin Aceh, dan Sumatera, mencapai 100 juta perbulan.

Industri Fashion kami
Nah setelah saya selesai membuat rumah tinggal yang baru lagi di Jalan Hasan Basri Kayu Tanggi Banjarmasin, saya sekali lagi mengajak Rahmahwati menikah lagi, dan itu saya ucapkan di hadapan kawan-kawan semua nya, namun lagi dia menolak nya, dan maka nya saya katakan pada nya kapan lagi kita menikah, umu kita sudah 24 tahun, nanti keburu tuan, kita sudah sakit-sakitan anak kita baru beranjak besar mau jadi apa, dan pas ini sudah kita menjalani kehidupa yang tenang, lagi Rhamahwati sambil marah-marah menolak nya marah, nanti saya masih ingin sendiri, ayah nya juga di bentak saat itu, haduh kaya apa lagi sudah ini, dengan saya juga tidak mau, dengan Aban juga tidak mau, dengan laki-laki lain juga tidak mau, kalau ayah yang berkata, mau jadi apa Rahmahwati ini, semua laki-laki di tolak nya, bahkan ayah yang mendengar nya marah itu langsung berkata, Apakah anak ku Rahmahwati ini kelainan jiwa, patas berkaya agak tomboy, dan ayah inggin memeriksakan kondisis kejiawan nya saat itu, bagai mana tidak, semua laki-laki di tolak nya kaya apa lagi yang di mau nya, tapi sudah lah, saya masih menungu nya, saya juga merasa bersalah malam itu, karena telah membuat nya pergi 4 hari tidak kembali ke Rumah saya, atau Rumah ayah, saya tidak berkata apa-apa lagi sudah, Aban dan Ali juga menyalakan saya terlalu memaksa nya, di Tambah ayah nya yang mengatai nya kelainan jiwa kemarin, dan pada inti saya akan terusn menungu nya.
Kembali ke pembahasan, Kami sepakat untuk mendirikan Industri penyewaan panggung dan pembauatan nya juga menjual nya, dan ini saya tapsirkan membutuhkan dana modal sekitar 12 milyar rupiah, karenan mahal nya harga Almanium dan besi bahan baku pebuatan panggung, paling juga harga pasar untuk sebuah penjualan Panggung adalah 30 miliyar untuk yang Standar nya, mungkin bentuk nya seprti yang di pakai Rage Againt The Machine, audio nya juga sudah merek Marshall, gitar nya Fender Telecaster bisa juga Yamaha, alat ampli tambahan nya bisa juga pakai Blakstar yang biasa di pakai Avril Lavigne, dan Drum nya Zidzian atau Saban buatan Turky, kalau masalah efek saya buat sendiri, Ali kan pandai juga merencang audio nya, dan ini saya merancang menejemen kosep kerja selama setengah tahun baru bisa berjalan, ini bukan hal mudah, butuh banyak orang orang yang bekerja, dan gajih perbulan untuk satu orang pekerja nya pasti 2 juta perbulan paling murah sudah, karenan ini kerja berat seperti kerja bangunan, dan semua nya terbuat dari logam, dan lastrik yang bisa merusak mata, juga las karbit berbahaya bisa meledak, dan pajak dari proses krom bukan pajak murah, mengigat limbah dari hasil krom ini 7sangat berbahaya sekali bagi lingkungan hidup kita ini, di buang ke air bisa jadi racun yang mematikan spesis ikan besar, dan pasti membutuhkan lebih dari satu alat berat ini untuk membantu menggakat nya, tidak mungkin mengunakan dan mengadalkan tengan manusia, meski menabahkan truk-truk juga untuk pengakutan, dan kapal-kapal juga lagi milik Avril fans fender Aceh yang harus di tabahkan, lokasi lahan juga sebesar lapangan bola, karenan untuk merekakit sebuah pangung melihat hasil itu perlu, di tidak bisa di cek, bisa saja sabungan dan lubang mur tidak pas, tapi fungsi lahan dari sebesar lapangan bola itu juga bisa di sewakan untuk acara konser musik juga, memijakan ke pada pemerintah juga bisa, acara tahun baru juga bisa di pakai, hari raya ke agaman juga bia di pakai, dan banyak lagi fungsi ganda nya menurut orang yang mebutuhkan nya, sebagai gelangan olahraga juga bisa, dan buat artaksi olahraga sepeda BMK juga bisa, jika di perhitukan dengan cermat ini akan mengahasilkan uang banyak sekali, tapi jika gagal bisa langsung miskin kami.
foto rancangan pangung Rahmah dan Ali Pasha

Foto Panggung rancangan Rahmahwati, untuk AX 7 Konser di Jakarata, desa Musik Industri Asean Bandung dengan kami seharga Rp- 1,3 miliyar

Foto Panggung Buatan saya dan Rahmahwati, Untuk Tour Saint Loco Projek EAR, Seharga Rp 800 juta

Foto Industri Panggung Kami di Malasyia, dan Thailand.

Foto Panggung Buatan Andy dan Aban, untuk musik Tour Blakstar Avril Lavigne di Argententina, dan Brazil, Seharga Rp 5 Miliyar.


Kalau masalah merancang model dan tata panggung Avril fans fender Aceh, tidak di ragukan lagi kerja nya, bagi Ali dan Rahmahwati, dengan duduk 2 jam saja di depan komputer sudah bisa mendisen sebuah panggung, kesusahan nya hanya di lapangan kerja langsung, karena harus memberikan banyak arahan, itu akibat ini membuat panggung besar, bukan lagi panggung biasa seperti yang punya Avril fan Fender Aceh, yang dulu kerja otomatis tanpa arahan, tapi untuk nya banyak Industri banyak bergabung, seperti Industri milik Iran dan milik dari kawan-kawan pengusaha di Palembang dan Lampung ini bisa terwujut, kesepakatan kerja sama dan modal bersama, begitu juga dengan koalisi dagang Asean yang juga ikut bergabung, di tambah japang dan Nerwegia, juga langsung menjadi promotor pedatangan artis musik internasional, dalam hal ini Ali dan Rahmahwati adalah ujung Tombak nya dalam perencanan kerja, karenan di butuhkan serjana ekonomi untuk menangulagi iflansi nanti nya, dan serangan lawan dari industri yang sama, tapi sekali kami tanpa ragu melakuan nya berhasil, panggung Metalika yang datang di Jakarta itu adalah hasil dari rancangan Ali dan Rahmahwati, yang dulu di pesan dari sebuah Industri musik Jakarta, yang kami jual seharga 4 miliyar rupiah, dan industri musik Jakarta banyak minta pesanan desain Panggung dari kami, seperti NET TV, dari kampaye presiden Jokowi dalam mendatangakan Band Slank juga panggung buatan Ali dan Rahmahwati, konser musik AX 7 juga di Jakarta mengunakan Panggung buatan Ali dan Rahmahwati, hingga tour Asean Amerika Latin Rock Projek E,R,A yang kami menelan kerugian besar setelah konser musik kami di Philipina kemarin kapal-kapal pengangut kami di sandra kelompok Islam moro di Philipina, dan kru kami ada yang tewas, kerugian kami 5 miliyar rupiah, dan itu juga beruntung Bank Mandiri syariah mau menberikan modal dana talangan baru, dan Atas keberhasilan ini juga, kami mendapakan kunjungan langsung dari Avri Lavigne, yang kala itu datang ke Jakrta, tour musik BlackStar, The Promosi Audio BlackStar, dan hanya kami di Asean yang membayar pajak besar untuk pengunan mereka Avri Lavigne, kami juga banyak bicara dengan Avril Lavigne, kusus nya Rahmahwati, yang meberikan hadiah untuk Avri Lavigne, satu set baju dan celanan yang di buat dan di Jahit Rahmahwati sendiri, dan 2 lagu yang spesial di tulis oleh Rahmahawti untuk di nyanyikan Langsung oleh Idola nya Avril Lavigne, dan kami juga meberikan sebuah gitar fender telecaster untuk Avril Lavigne, untuk kenang-kenangan, fender telecaster itu juga kami akan rencanakan untuk di produksi masal, oleh pihak Jepang nanti nya, karenan fender ini kami rancang dengan non kabel, dan teknologi bluothoot baru dan pengunan audia digital komputer terbaru yang kami kembangkan, dan atas keberhasilan ini juga, sekali lagi mengajak Rahmawti menikah, dan hal sama dia masih menolak saya, dan juga menolak Aban, Ali dan Istri nya Bahyah juga binggung karena Rahmahwati yang terus menolak siapa saja yang mengajak nya menikah pembaca, Ayah dan Ibu nya juga tidak bicara lagi, dan di biarkan saja lagi mau kaya Rahmahwati ini, adik laki-laki nya lebih dulu sudah menikah, dan sudah 1 punya anak, dan Rahmahwati ini sudah berumur 23 tahun, saya 24 tahun, dan ini kan sudah pas, dan Istri Ali yang sering juga bicara pada nya, mungkin kan kata Ali, mereka sesama wanita lebih mengerti untuk Bicara bersama, dan Ali juga penasaran juga dengan penolakan Rahmahwati ini, dan Istri Ali juga mungkin kasian dengan saya juga, yang mencinta nya dan terus menunggu nya, juga tidak berikan jawaban pasti, dan lebih parah nya kata Istri Ali, Rahmahwati yang seolah memberika terus harapan pada saya, baik tingkah dan bicara nya, ketika saya pertama bertemu kalian berdua ini, kata istri Ali, pertama Ali mengajak saya ke Banjarmasin, dan berdiam di rumah kemarin, saya kira frog dan Rahmahwati ini kalian sudah menjadi suami Istri, dan seminggu baru saya tahu, kalian bukan suami Istri setelah Ali bercerita pada saya, bagai mana saya tidak mengagap kalian suami Istri, karena melihat Rahmahwati yang memperlakukan kamu seperti suami nya, baik dari dia masak dan menghidkan makan, dan mengurusi pakain mu yang terhambur entah kemana itu, dia juga terus duduk di samping mu, bahkan saya liat malam dia juga tidur di sebelah mu, wanita yang di ijinkan ayah dan ibu nya seperti itu, dan tetanga maca apa di sebelah rumah ini membiarkan kalian tinggal serumah yang bukan suami Istri, setelah saya dengan Ali bercerita kaget saya frog mendengar nya, mungkin tidak berlibihan saya kan Orang Aceh, dan di Aceh Islam nya kuat, tapi di Banjarmasin tidak jauh benda juga dari Aceh, bahkan kita sama melayu kata Istri Ali, maka saya tegaskan juga pada nya, walau begitu saya tidak pernah berbuat tidak senonoh pada Rahmahwati, walau jika dia mengajak nya, dan mambuk seperti apa saja saya ini selalu ingat, malah saya juga yang menlidungi nya, dan memberi nya selimut, terus terang saja saya rasa ini, seperti yang sudah tertulis di atas tadi, tapi frog jika Rahmahwati itu adik saya kata Istri Ali, saya akan paksa dia menikah dengan mu, karena sunguh tidak enak rasa jika kalian ini belum menikah, tinggal serumah lagi, dan saya katakan mau kayapa lagi sudah juga kalau juga terus di tolak nya.

Ali Pasha bersama Istinya

foto Avril fans render Aceh Bersama Avil lavigne, Jakarta, di senayan saat Avril lavigne konser di Indonesia.
Foto Kunjungan Avril Lavigne di Kantor Berita Canada di Banjarmsin,

Rahmahwati di Jakarta Bersama Bayah Angriani di konser Avril Lavigne di Jakarta, dan Seponsor Minuman Bir Grean Sean, Senayan Jakarta 2014


Dan 2 kali sudah Avril Lavigne konser di Jakrta, 2 kali juga sudah kami bertemu nya, karena panggung nya untuk konser di Jakarta di glora bungkarno dan Senayan itu kan buatan Ali dan Rahmahawti yang di beli Industri musik Jakarta, Avril dan Rahmahwati bicara pajang lebar itu, begitu juga Mat dan Chales monik, namun Evan sahabat Avril dan Gitris itu tidak ikut ke Jakarta, Matt dan Avril Lavigne mengatakan Evan Taufani menikah sudah di Otorion Kanada, jarang juga dia ikut kata Maat, kan kata nya juga mau menikah jua saat itu, dan Avril Lavigne dia bercerita perceraiyan dengan Derek vok8alis nya SUM 41 satu karena derek telah berhiadat yang secara terangan berhubungan dengan wanita yang kawan jua, tapi Avril juga mengatakan bahwa dia sama kata belum mau menikah, itu kemari datang nya Avril Lavigne yang pertama di Indonesia, yang kedua ke datangan kemarin suami ikut si Chart Rogger itu, dan kami juga menganal baik, maka ketika Avril dan Suami nya inggin berlibur ke Raja Ampat Papua liburan nya, dia menelpon Ali saat itu, Avril mengatakan pada Ali, dia ingin minta bantuan Ali, untuk liburan ke Raja Ampat Papua, bantuan yang dimaksut kan adalah ke amanan, Avril tidak mau kedatangan nya ke Rajah Ampat Papua itu di ketahui orang, dan juga apa lagi wartawan nanti tidak tenang liburannya, dia Avril sudah jenuh mungkin di Kanada saja, dan Ali menyagupi nya, selama 2 minggu Ali dan Istri Rahmawati dan saya menemani liburan nya Avril secara rahasia, dan kami sempat membuat Video Clip nya, untuk mengedit video Frea out, yang si Avril dan Suami saja mengira Rahmahawti itu istri nya saya, Tapi Avril orang Kanada dia tidak banyak tanya, dan Avril juga seorang Kristen, tidak memandang saya di kira berbuat hal yang tidak terhormat tercela dan terhina itu, tapi tak mengapa, apa yang tidak di rencana kan dalam hidup ini terjadi, dulu kami perpikir bertemu Avril tidak mungkin, Rahmahawati juga begitu, mimpi saja, apa lagi berkawan nya dengan Avril, sunguh karunia tuhan yang luar biasa, kami semua tidak pernah merecanakan nya sama sekali, dan tidak pernah merecanakan mendidirikan Industri, juga tidak pernah menyangka kami juga punya mobil, dan rumah layak huni.

Kembali ke pembahasan, dalam hari ke hari kami semua banyak mendapat kan job kerja membuat musik sontrax untuk macam-macam kebutuhan oleh Industri-Industri media hiburan, tapi bagi saya dan kawan-kawan Avril fans fender tidak lah terlalu susah kalau hanya untuk membuat musik sontraxk itu, asal kami tahu untuk apa itu musilk sontraxk di butuhkan, misal karton, kami melihat nya dulu sampai habis, baru di ulang lagi melihat nya agar fasif, maka di kapala sudah tergambar sudah musik itu, dan kami maikan, lalu di putar ulang jika semua sepakat pasti di terima di masyarakat musik buatan kami itu, dalam sebulan itu kami bisa.
Foto Proses Kantor Berita Canada Banjarmasin, membuat musik sontrak karton
Foto Proses pengesian suara dan penerjemah flim korton buatan Rahmahwati

 mengerjakan musik sontrak lebih dari 10 flim karton, kami yang terlalu banyak membuat musik sontrax flim karton ini, maka ada sebuah Industri karton Jepang menawari kami untuk jadi pengisi suara kartun Samurai X, dengan bahasa Indonesia, karena sahabat saya Aban sangat fasif sekali berbahasa Jepang, pada hal Aban itu tidak pernah belajar bahasa Jepang, tapi entah kenapa bisa bahasa jepang, kalau dugaan saya, Aban kan dulu supir nya proyek bangun milik Jepang di Banjarmasin, mukin setiap hari bertemu dengan orang Jepang maka akhir jadi bisa bahasa Jepang sendiri, karena semua dari flim karton Jepang kami yang jadi pengisis suara nya, pasti Aban yang menjadi penerjemah bahasa Jepang, beda dengan Rahmahwati dan Ali, yang fasif berbahasa Arab, Ingris Turky dan Iran, yang mengajari kami bahasa Turky dan Iran adalah Ali dan Istri nya, Maklum Ali mantan Pasukan GAM Aceh, yang pernah ikut perang timor tengan seperti Ayah angkat saya dan Muhammad Yasin, jika anda pernah menonton karton Samurai X, maka yang jadi pengisi suara nya adalah kami, mungkin ada 8 kontrak kerjasama kami dengan Indsutri Jepang, kami juga tidak menyaka akan bekerja sama dengan Industri karton Jepang, pada hal kami tidak pernah ke Jepang, dan tidak pernah mengenal dan berkawan dengan orang Jepang, kalau dengan orang Turky dan Iran, kami sudah banyak berteman, karena di Banjarmasin dan Aceh, perkampungan orang Turky dan Iran, Kalau di Banjarmasin, lokasi kampung orang Turky itu ada di Istambul kabupaten Martapura tepan kesultanan Banjarmasin, yang dulu adalah penyebar agama Islam di Kalimatan, dan orang-orang Turky yang tinggal di Martapura itu adalah dulu kakek dan nenek moyak nya adalah Prajurit Ottoman atau KESULTANAN TURKY USMANIYAH, yang dulu membantu kesultanan Banjarmasin Aceh, perang melawan Inggris di Kalimantan Utara sekarang Brunai Darusalam dan Malasyia, dan itu sebelum terjadi perang duina 1, atau tepat nya pada tahun, 1700-1800, atau abab pertengahan, dan sama orang Iran Yang ada di Kalimatan juga mantan Prajurit Penyebar agama Islam dulu, jadi kami bisa sendiri nya berbahasa Iran dan Turky, Ali hanya mengajari bahasa Arab dengan saya, tapi kalau Ingris kami terlalu sereng menengar lagu Inggris maka juga dengan sendiri saya bisa berbahasa Inggris, Jadi di samping kami pembuatan musik Sontrax flim karton kami juga mengisi suara nya, dan jika andan nonton Tv melihat flim luar negeri, maka kami juga biasa yang jadi pengesi suara nya, akibat terlalu banyak bekerja dengan Idustri Karton Jepang, maka entah mengapa Aban dan Herman inggin membuat karton Sendiri, Rahmawati yang menegar usul itu juga menjadi berambisi untuk membuatan Flim karton, karena juga pasar flim karton sangat menjanjikan di Banjarmasin, karena juga flim karton di Kalimantan dan Aceh, adalah di jadikan alat untuk mendidik anak-anak TK dan SD, Oleh dinas pendidikan Banjarmasin Aceh, karean sangat mudah sekali anak-anak menyerap pelajaran dengan media flim karton, seperti menghapal hitungan dan hurup, dan menghapal Al-Qur'an, karena di Banjarmasin, agama Islam adalah jadi sandaran banyak masyarakat Melayu Banjarmasin Sumatera, Malasyia dan Aceh, dan hapal Al-Qur'an itu wajib bagi kami muslim melayu, karena aturan itu sudah di buat semejak KESULTANAN BANJARMASIN berdiri, tapi dalam hal itu, tidak mudah untuk mendirikan Industri flim karton , karena perelatan nya sangat mahal, butuh kira dana 500 juta untuk membeli dan membuatan alat untuk membuat flim karton itu, tapi kami melihat pasar yang begitu menjanjikan ini membuat saya Herman dan Rahmahwati berani membuatan nya, walau kami sempat kekurangan dana, tapi Avril fans fender Jepang berani bantu untuk mendirikan nya, dan juga mereka menanam saham pada kami, Rahmahwati yang sudah ahli gambar, jadi gampang saja membuat nya, saya juga bisa mengambar, tapi hanya untuk membuat tato dan air brus saja, tapi suku alahamdulilah kami Sukases, karenan banyak pesanan Industri media tv, dan kebutuhan dinas pendidikan Banjarmasin dan Aceh, karena dalam 1 bulan itu dinas pendidikan biasa nya memesan flim karton baru untuk mendidik anak-anak sekolah TK dan SD, omset yang didapat dari industri karton ini menyapai 50 juta satu bulan nya, tapi Industri flim karton ini kami serekan dan percaya saja pada Herman untuk mengurus, saya dan Rahmahwati hanyan membuat konsep jalan cerita nya, dan mengisi suara nya saja, karena Herman berhasil bisa cepat belajar mengambar dengan cepat, tapi dari saat ini kami hanya banyak melayani perminta dari dinas pendidikan saja, jika media tv jarang sudah, dan itu juga kami kalah bersaing dengan kawan di Malasyia, tepat nya Linkin Park fans Petronas Malasyia, yang berhasil membuat karton upin dan ipin, tapi walau begitu , Saudara kami Linkin Park fans Petronas juga berbagi kerjan dengan kami, dengan di kontrak nya kami, untuk membuat nya, karena di rumah saya, pekakas milik Avril fans fender Jepang, ada dan sangum membuat nya, dan milik Linkin Park fans kalah teknogi nya, sekali lagi ini tidak di rencanakan dengan matang, hanya modal nekat saja.
Herman Drumer Alternativ Rock Numetal Tato88 Comnty, Atau Avril Fans fender Banjarmasin, dan Sahabat saya dari kecil.

Dan atas keberhasilan itu, maka saya dan kawan-kawan Avril fans fender Banjarmasin Aceh, sepakat lagi untuk yang ke 2 setelah pembangunan dan  mendirikan sekolah, untuk suku dayak pedalaman yang jauh hidup tertinggal, Seperti yang sudah kami buat di atas tadi pembaca, walau biasa nya sudah di ketui banyak orang, suku melayu banjar ini sereng berkonflik dengan suku dayak, karena masalah agama dan kemajuan teknologi, banjar yang sekuler ini, menganut islam macam iran dan Turky, yang mementingkan Agama dan ilmu pendidikan sukler, sedangkan dayak, selalu ke arah dunia gaip dan debus dan yang lain nya, maka nya kami berusaha mendidik nya, kadang kala juga kami di tuduh inggin menghilangkan budaya dan tradisi nya orang dayak, sudah saya katakan kami tidak menghilangkan budaya dan tradisi, malah untuk melastarikan nya, ada pempatah tua, melupakan sejaran adalah melupakan indititas diri sendiri, jadi budaya dan tradisi jangan di tuhan kan, dan mari kita sekolah untuk menjamin hidup kita ini, walau kami ini penjahat juga peduli pendidikan, karena pendidika untuk menyamin kelasungan hidup kita, kawan-kawan kita hingga negara kita, agar dapat bertahan hidup terus.

foto bangunan sekolah kami yang baru, pakai kami sendiri, bukan milik ayah ali lagi

Keberhasilan kami buah dari kerja keras dan kekompokan tim di lapangan, karena sudah saya katakan di atas, Industri kami bekarja tidak membedakan pangkat, tapi semua nya rata, gajih rata, hanya di bagi menjadi tim-tim saja untuk mudah mengelola nya, dan kepedulian kami terhadap pendidikan ini jua yang membawa Avril fans fender Banjarmasin Aceh, yang menjalin kerjasama dengan pemerintah Banjarmasin, hingga kami bisa dapat kerjasama dengan industri media berita Kanada dan ASEAN. 
Sampai saat ini kami semua masih tidak percaya kami dapat melakukan ini, dan tidak pernah berencana seperti ini, dan jua tidak bersekolah untuk mendapakan ini, karena hanya dengan waktu 8 tahun bisa menjadi seperti ini, sebenar nya pembaca kami ini Avril fans fender Aceh Banjarmasin, tertarik juga dengan dunia politik dan pemerintah negara, Karena kami Avril fans Fender ini, sangat inggin Indonesia ini maju dan bersaing dengan dunia, dan kami juga malu, setiap kami melakukan Tour Musik, orang menjelekan Indonesia yang tidak bisa berbuat apa untuk maju, karena para pejabat nya sangat korup sekali, korup uang, korup kebijakan apa lagi di masa rezim Presiden Sosilo Bambang Yudayouno dengan Partai Demokrat nya, yang membuat Indonesia ini hapir gulung tikar alias bubar sama sekali, dan yang ke tidak adilan Pemerintah pusat Jakarta juga membuat konflik Indonesia memanas, ke tidak adlilan itu adalah, pembangunan yang tidak merata dengan daerah-daerah lain di Indonesia ini, hingga pecah perang, maka nya banyak lagu yang kami tulis, menyinggung pemerintah Indonesia, dan juga mengajak kawan-kawan berjuang untuk memajukan Indonesia ini.
Tidak bermaksut untuk mengulang tulisan, saya katakan di atas tadi, bahwa walau begini kami bukan orang bodoh, dan juga pembaca sudah tahu, Rahmahwati itu serjana hukum dan ekonomi, maka nya dia bisa menuntut ketidak adilan pemerintah, kehidupan kami juga bukan hidupan yang tidak peduli negara seperti kebanykan anak-anak muda yang tidak peduli nasib bangsa, karena setiap keputusan pemerintah itu berpengruh terhadap kehidupan sosial masyarakat kecil atau besar tetap ada pengaruh nya terhadap masyarakat luas, meski masyarakat yang jauh dari pusat pemerintahan, jadi kita sebagai rakyat harus melawan pemerintah, jika mereka melakukan penyimpangan kekuasan kita harus melawan nya, karena bisa kita di jajah nya nanti, hanya kaum elet saja merasa tengang tinggal di Indonesia, dan perampasan kekayan alam, bersekutu dengan asing penjahat, maka dari itu kami ini sering melakukan konser musik, untuk memberitahukan pada kawan-kawan semua bahwa pemerintah sudah menidas rakyat yang mengokosi nya, demi kepentingan diri sendiri golangan dan kelompok.
Dalam kehidupan Avril fans fender ini juga kami, sering berkonflik dengan Pemerintah, baik daerah atau pun juga pusat Jakarta, dulu waktu kami masih sekolah, mungkin kami tidak peduli politik pemerintahan, tapi sekarang kami peduli pemerintahan, dan inggin bekerja sama dengan pemerintah untuk membangun negara kuat dan jaya, kalau bicara unjuk rasa, kami ini juga tidak pernah apsen melakukan bersama kawan-kawan, bahkan saya dan kawan-kawan, sangup masuk hutan untuk menayai kelompok pemerontak, kenapa mereka melakukan nya, dan jika mereka benar maka kami akan membantu mereka, kenapa kami berani masuk sarang pemberontak, karena kami dulu adalah pernah berkawan dengan para pemberontak, Ali Pasha itu kan adalah keluar nya dari Hasan Tiro pemimpin GAM Aceh, dan saya kenal betul juga dengan mereka, karena ayah angkat saya dulu juga berkawan GAM Aceh, ya itu Muhammad Yasin, dan kebanykan dari angota Avril fans Fender Aceh, juga adalah mantan GAM Aceh, hanya Rahmahwati yang tidak pernah berulah kekerasan terhadap pemerintah Indonesia. 
Seperti Radio yang kami buat, untuk menyampaikan pada orang banyak terhadap ke curangan pemerintah, dan Avril fans fender ini, tidak sekali dua kali di tangkap dan jerumuskan ke penjara, namun selalu saja lulus menggingat apa yang kami perjuakan adalah benar, pembaca jika anda tinggal di Jakrta dan Pulau Jawa saja, kalian tidak tahu dengan kecurangan pemerintah Indonesia ini, mereka melakukan penjajahan secara halus dan ekonomi orang banyak dengan kekuasan nya.
foto studio radio kami

Ada masalah besar di Indonesia ini, masalah nya iyalah media TV yang mempropoganda masyarakat dengan pembetukan opini publik, yang menutupi kejahatan pemerintah, dan menjadikan kebaikan pemerintah, bahkan yang benar bisa di buat mereka salah, karena masyarakat Indonesia ini kurang maju, jadi mendengar pemberita media itu langsung percaya, karena tidak tahu apa-apa, seharus di lihat denga cermat dulu lalu di telaah benar salah nya, dan negera paling bersalah mempropanganda orang adalah Amerika Serikat, yang memutar balikan pakta.
Pembaca kalau di Kalimantan ini, daerah yang selalu panas terhadap politik dan perlawanan adalah Banjarmasin, karena cendurung nya Pemarintah daerah Banjarmasin berseberangan kebijakan nya, dan juga masyarakat Banjarmasin, yang tidak terima ke tidak adilan pembangunan, di Kalimantan ini mahasiwa yang sering unjuk rasa juga adalah Mahasiwa Banjarmasin, dan jika di pulau Sumatera Aceh, adalah tokoh utama perlawanan nya terhadap pemerintah jakarta, dan hingga lahir GAM Aceh. rakyat Banjarmasin ini tidak satu dua kali berniat keluar NKRI, karena sudah dari dulu tidak sependapat dengan Pemerintah Jakarta yang di angap kepentingan Jakarta dan Jawa, karena alasan nya, hanya pulau jawa dan Jakarta saja yang di bangun nya, dan padahal Kalimantan adalah yang menghasil kan pajak tinggi untuk pemerintah Indonesia ini, maka nya tidak salah ucapan Tan Malaka, Indonesia tidak merdeka 100%, karena kemajuan nya sangat lambat sekali, pertanya 
juga adalah, apakah anda pembaca tidak mau maju Indonesia ini, tidak iri atau malu kah terhadap negera maju, bahkan negara tetanga kita seprti Malasyia, Thailand Brunai Darusalam, Indonesia di banggan kaya alam nya subur tanah nya itu mana, kalau subur kanapa beras saja masih impor, dan sumberdaya alam nya kaya seperti minyak, batu-bara, gas alam, dan matrial Tambang lain nya lagi, tapi mana kaya nya itu, isi bensin di pom saja antri pajang, dan junga pembelian nya di batasi, bahkan gas alam nya juga terbatas di jual nya, jadi kemanada kekayan itu, Pemerintah dan Media Tv Jakarta, selalu menghibur masyarakat dengan mengatakan Indonesia kaya, kata apa nya, yang ada kaya monyet.
Dan atas pergulat nya kami di Politik, dan Ingin nya maju, maka kami Avril fans Fender Banjarmasin Aceh, menarakap untuk Banjarmasin, Yaitu Revolusi Industri Banjarmasin Aceh, Papua Sumatera, dan berani melakukan perdangan bebas, dan melawan pemerintah yang membatasi Industri, bahkan kami melawan Pemerintah Jakarta yang minta pajak pada Industri kami sangat besar namun pembangunan nya tidak anda, yang ada uang kami untuk bayar pajak itu di korupsi mereka, jadi kami tidak bayar pajak Industri milik kami terhadap pemerintah, tapi kami langsung saja melakukan pembangunan pasilitas umum untuk Banjarmasin, dan sebab itu lah mengapa Pemerintah Daerah Melindungi kami dari pemerintah pusat Jakarta, karena jika tidak berbuat itu, Banjarmasin tidak di Bangun pemerintah Jakarta, mereka hanya bisa menrarik pajak nya saja, nah ini juga lah yang membawa kami untuk mendirikan Industri media eletronik dan Cetak, Yaitu kantor Berita Canada Banjarmasin.
Foto Kantor Berita Canada Banjarmasin, dan Markas Besar Pasukan GAM Aceh, 
Akamat Jl Ayani Banjarbaru Martapura.

Tidak bermasut mengulang tulisan, saya sudah katakan di atas tadi, bahwa Avril fans fender Canada pusat itu mengawasi kami, mungkin karena di butuhkan media berita di Indonesia yang jujur tidak memitnah, maka dari itu Industri media Canada, bicara dengan Avril Lavigne, untuk menhubungi kami di Banjarmasin, karena di sore hari yang tenang kami di studio, ada yang mengtuk pintu, kami bukan ternyata yang datang adalah Avril fans fender Kanada, bernama Mery Jane, dia di utus Avril lavigne untuk menyampaikan ke ingin media berita Canada, untuk bekerja sama dengan kami, membangun sebuah Industri media tv berita untuk Kalimantan dan Indonesia, sekali lagi ini tidak pernah di rencanakan, oleh kami semua, tidak ada pikiran untuk mendirikan Industri media berita, walau pun kami juga bergulat dengan publik luas, kami hanya punya radio, untuk berita pemberi tahuan masyarakat saja, dan juga di gunakan untuk promosi produk musik buatan kami, Avril fans fender Canada menyatakan, akan memberikan modal untuk mendirikan industri media tv berita dengan penuh, dan berbagi ke untungan, jadi kami yang menjalankan nya, Avril fans Fender Canada yang menjadi pendaan nya, karena tidak mungkin media berita Canada, Langsung turun mendirikan nya, mereka juga tidak tahu dengan ke adan politik Indonesia, tapi waktu itu saya sempat juga menolak nya, takut tidak sangup, karena kami dan Rahmahwati juga banyak yang di kerjakan, tapi saat itu Rahmahwati jua yang menyangupi nya, dan dia juga akhir nya menjadi ujung tombak nya mengelola media berita itu, dan sudah sepakat kami, maka Avril fans fender Canada, minggu depan akan datang ke Banjarmasin tempat kami untuk mulai membangun kantor Berita Canada Pertama di Asean ini.
Kantor berita Canada Banjarmasin Aceh, ini hanya nama nya saja, tapi mutlak nya adalah kami, karena media tv Kanada tidak ikut Campur mengurus nya, hanya minta uang nya saja perbulan dari hasil kerja, dan pengelolan 100% di serahkan nya pada kami, mereka juga tidak mengatur nya, tapi yang mengatur nya kami, karena jika Kanada langsung yang ikut maka media Industri akan gagal, karena nanti di kira Kanada ikut Campur politik Indonesia ini, dan Kanada tidak mau juga nanti di salahkan Masyarakat Asean atas pemberitan yang salah, oleh kami atau yang lain nya, karena juga Masyrakat banjar ini troma dengan industri media Asing yang akan mempromosikan kepentingan negera nya, seprti CNN, ABC, NEY YOURK TIMER, KOMPAS TV, CBO, yang telah memproganda masyarakat Indonesia, mereka juga memfitah orang, masalah kecil di besarkan, masalah besar di kecilkan nya, dan Kanada yang tidak ikut saja, kami sudah nilai salah oleh rakyat Kalimantan, bisa kepentingan Kanada kata nya, namu kami sabar saja bekerja, akhir nya rakyat Kalimantan tahu, Kanada itu hanya memodali saja, tapi kami lah semua nya yang nanti menjalakan nya.

Gambar Mery Jane utusan Avril Lavigne untu kami 

Setelah datang nya kru Avril fans fender Canada bersama Iran, maka di mulai lah kami bekerja membangun nya, pertama saya Ali, Rahmahwati, Aban, Herman, Bayah, dan seluruh kawan-kawan menyusun konsep kerja memakan waktu 4 bulan lama nya, karena kami harus tahu dulu apa yang di inggin kan publik, media berita seperti apa yang di butuhkan Masyarakat Kalimantan, Sumatera dan Aceh, cara kerja kami lain dari media tv berita kebanykan yang sudah ada, kami menawarkan hal baru pada Publik, dan kusus nya untuk pemuda-pemuda nya Indonesia ini, anda sudah lihat bisa nya Metro Tv, Tv one, Indonesia, berita serangam, dan di susun sedimikan rupa, tidak membuat berita langsung, dan mereka menyalin hubungan dengan Pemerintah Jakarta, untuk membuat opini publik, dan juga banyak kepentingan yang menyimpang sekali, nah waktu 4 bulan ini saya gunakan untuk mempelajari mendalam lagi media tv di Jakarta, ternya mereka banyak membuat berita palsu dan pencitran, untuk aparat polisi dan TNI, DPR Presiden, contoh berita baru buatan rekayasa adalah operasi TNI di Sulawesi mengepong Kelompok Santoso, itu murni rekayasa sama sekali, karena di hutan Sulawesi itu tidak ada lagi sudah kelompok santoso, dan TNI itu tahu, dan TNI itu kuat, jika hanya kelompok santoso saja, paling makan waktu jam-jaman saja untuk menangkap nya, karena TNI berpekakas militer cangih memadai sempurna dan terlatih, pesawat punya juga, dengan 2 helikopter pun cukum untuk menangkap Santoso dan Anak buah nya itu, karena mereka sudah terjepit tidak bisa kemana lagi, tapi TNI masalah berbilit, karena sudah di susun untuk pencitran saja, dan kassus kedua pemberitaan Bohong, adalah Masalah ada Granat di Hotel mewah Jakarta, yang di tanggani oleh Densus88 itu bohong, yang punya hotel sudah sepakat dengan Densus88 itu untuk membuat berita Palsu, tidak ada orang yang meletakan Granat yang tidak di lepas pengaman nya, jika dia ingin meledakan hotel itu, dan hanya juga orang gila yang inggin meledakan hotel itu hanya dengan 1 granat magis kecil, jika meledak pun juga tidak menghacurkan hotel itu, paling kaca nya yang pecah, tidak ada alasan oleh pekerja hotel mengatkan milik tamu tertingal, siapa tamu nya pasti bisa di tangkap sudah, ini tidak ada, tidak ketingalan nama nya jika di lantai dasar berada, dan juga tidak terjatuh itu, jika terjatuh bahaya bisa meledak, jatuh juga pasti ketuan, jadi itu dusta, kami tidak mau mendirikan Industri media yang merugikan masyarakat untuk pemerintah, dan isu ISIS sengala teroris lain nya, yang tidak ada hubungan nya dengan rakyat Indonesia, dan itu hanya membuat orang panik saja, dan masalah itu juga tidak perlu di beritkan berulang-ulang, dan Indondonesia bukan Amerika Serikat, yang ikut campur perang orang lain, apa lagi ikut campur perang di timor tengah, jika itu di katakan pencegahan, itu bukan mencegah, tapi malah membuat nya jadi subur, karena ada yang tahu, lalu ikut kesana.
Dan kami sepakat, dalam 1 tahun maka selesai lah Kantor Berita Canada Banjarmasin Aceh, yang berlokasi di Banjarmasin Utara, dan pindah lagi ke Rantau, di Jalanan Lintas Provinsi Kalimantan, dan kami semua tidak pernah mengiria ini berhasil total, karena kami mengunakan instromen pengkita publik adalah Musik Rock, dan Rahmahwati sebagai bintak Fashion Avril Lavigne Bagai magnet nya para penoton kami, hanya butuh waktu 2 bulan kami sudah banyak dapat Jop Iklan untuk di Pasang di Kanada Tv, dan yang paling berhasil nya lagi, kami dengan bergabung Koalisi dagang Asean, yang menunakan media tv kami untuk mempromesi kan produk nya, hingga pemerintah Daerah juga mengunakan nya untuk memberikan tahu masyarakat, tentang kebijakan yang di buat nya, dan ini terus meluas ke manan-mana, tapi pada inti nya adalah Alat intromen untuk mengikat penoton adalah musik Rock dan Rahmahwati yang langsung turun juga jadi juru bicara nya bersama Ali Pasha, dan mereka juga jadi pembaca berita nya, dan penonton Kanada Tv kebanykan adalah pemuda-pemuda, jarang orang tuan.
Cara nya juga, kami mengabukan langsung Acara Musik Rock Live, dengan Berita, dan Iklan, jadi kami putarkan mereka musik Endergron, dan kami selepkan Iklan dan pemeritahuan, karena jika langusung tidak bisa, karena chanel pasti di pintah, karena mereka bosan duluan sebelum menoton nya, tapi jika di sunguhi musik maka mereka melek, lalu di selekan iklan dan pemberitan maka mereka milhat iklan itu juga berita itu, lalu mereka tahu, dan kami sudah sudah mengubah cara pikir nya penonton kami walau sedikit, karena yang tidak suka politik jadi suka poltik karena sudah milihat nya, lalu tertarik, habis itu Iklan sukses juga, jadi mereka tahu, bahwa sudah Industri memproduksi kebutuhan yang memerlukan nya, dan atas dasar itu lah kami mendapat penghargan dari pemerintah daerah, juga Industri Asean, yang telah berhasil mengubah pendangan para pemuda-pemuda yang tidak peduli pendidikan dan politik negara jadi peduli, dari hadir nya kami juga, lebih dari separu pemuda-pemuda Aceh, Kalimantan dan Sumatera ikut pemililu, dan itu terjadi dari pemilu Presiden Jokowi, dan Hampir yang jadi pemilih Presiden Jokowi adalah para musis Rock Endergron, karena kami menjadi Tim Sukses nya dulu, banyak avril fans fender mendukung Jokowi, maka banyak pemuda yang ikut kami, memilih Jokowi, dan jokowi juga menjadikan musik menjadi Intromen kampanye nya, maka nya dia juga berhasil.
Atas keberhasilan itu, maka Linkin Park Fans Petronas Malasyia, ikut menanam saham nya, lalu kami membangun kantor berita Canada langsung di dua lokasi, yaitu di Palembang dan Aceh, hanya dalam waktu 7 bulan selesai berdiri dan peroperasi, dan hingga kantor Berita Kanada Banjarmasin kami ini kami jadikan juga tempat minting rom pemerintah dan Industri yang inggin menyewa nya untuk rapat atau berdiskusi, dan atas usul Rahmahwati juga kantor berita Canada ini menjadi pasar saham gabungan sperti pasar saham gabungan Indiks bursa Jakarta sana, di sini berkembang globalisasi perdangan, Revolusi Industri Banjarmasin, Aceh dan Sumatera berhasil terjadi, karenan banyak pengusaha dan Industri Asean yang berkujung di kantor berita Canada, untuk berdiskusi memajukan Industri Asean Raya, dan langsung berdangan di pasar saham gabungan Koalisi dagang Asean.
Foto Pasar Saham Gabungan di Kantor Berita Canada Banjarmasin

Dan hal paling gembilang lagi yang di lakukan Rahmahwati adalah, membuat produksi Iklan gaya baru, dengan cara mengadakan konser musik Rock endergrons di kantor berita Canada, lalu banyak penonton yang datang, lalu diskusi para Pengusaha yang di barangi oleh konser musik kami dilihat dan dengarkan oleh penonton, maka promosi berhasil, Industri produksi di ketui orang, begitu juga depat para pemerintah yang langsung di satukan di situ jua, jadi banyak yang menonton dan melihat nya, dan mereka tahu, dan sekali lagi telah merubah peta industri media, dan memajukan Kalimatan Sumatera dan Aceh, promosi budaya dan tradisi juga kami satukan agar mereka yang tidak tahu menjadi tahu, di Tambah lagi bergabung nya Barito Fans, soper bola Banjarmasin dan Yamaha Clup motor, nonton bareng pun terjadi orang banyak yang menoton dan berkompol, iklan sukses lagi, kami untung lagi. 

Foto Konser musik Rock Endergronas di Kantor Berita Canada Banjarmasin

Dan meluas nya kabar tentang kami ini jua, membuat para industri kotraktor bangunan datang untuk mempromosikan produk nya, baik dengan pemerintah dan Industri lain nya, danas pekerjan umum juga datang, dan melakukan lelang tender kotrak kerja bangunan nya di kantor berita Kanada Banjarmasin, dan hingga OPM Papua dan mantan Milisi Aitrak juga datang untuk bergabung, dan meminta mendirikan nya kantor berita canada di Papua Timika dan Timor Lesti, dan itu kami sangupi, hingga di Thailand dan Singgapura pun juga kami sangupi juga membangun kantor berita Kanada, dan sekali semua keberhasilan ini, di buat nya oleh Rahmahwati yang begitu cerdas dalam menyunsun konsep kerja Industri berbagai maca kebutuhan publik.
Sekali lagi dalam keberhasilan ini saya mengajak Rahmahwati ini menikah saja sudah kita, tapi tetap menolak nya, dan saya menunggu nya lagi, entah kaya apa lagi nanti ini saya tidak tahu lagi pembaca, jika pembaca menemukan wanita yang sama seperti Rahmahwati ini apa yang pembaca lakukan, tulis di kotak komentar blogger ini, saya yang menyuruh Rahmahwati ini menikah dengan laki-laki lain juga tidak mau, karena dalam pikiran saja timbul perasan, mungkin Rahmahwati ini tidak inggin saya dan mencari laki-laki lain, namun takut dan tidak tega menyakitan saya, tapi jika jujur saja saya, lebih baik dia menikah dengan orang lain dari pada begini, membuat gila saya sudah, dan saya sudah berulang mengatakan nya pada nya, saya tidak sakit dan mengangu nya jika menikah dengan orang lain, juga tidak di gubris sama sekali, jadi mau apa lagi?
Jujur saja pembaca, sebenar jika Rahmahwati itu menikah dengan laki-laki lain saya rasa tidak terima itu juga ada, tapi saya sadar, jika saya tidak terima, berarti saya tidak mencinta Rahmahwati karena sudah menghalangi masa depan dan kebahagian nya untuk menjalani hidup yang singkat ini, Terkadang saya ini dengan sendiri air mata mengaliran tanpa saya sadari, entah karena sedih atau bahagia saya tidak tahu, apa lagi saat Rahmahwati ini ada di dekat saya jika malam nonton tv, waduh rasa nya bercampur aduk, dari awal kenal dengan nya, Rahmahwati itu selalu datang ke rumah saya, dan bisa bermalam, dan tidak siang tidak malam dia datang ke rumah saya, walau saya tidak ada, saya menyuruh pulang juga tidak mau pulang dia ke rumah nya, padahal enak di rumah nya dari pada rumah saya ini, dari awal kenal juga, dia Rahmahwati tidak mau naik motor sendiri, selalu ikut saya, pada hal dia punya motor sendiri, tapi selalu menelpon dan Sms minta jemput dan minta antar kemana, tidak malam juga tidak siang, tidak peduli panas dan hujan, kadang bisa marah-marah dan membentak-bentak sama saya, yang saya tidak tahu pangkal masalah nya, jika berkelahi dengan ayah atau ibu nya juga lari pada saya, tidak mau ke lain, di rumah saya dia mau memasak dan cuci piring, sedangkan ibu menyuruh nya di rumah dia tidak mau, aneh betul, di rumah nya kata ibu pada saya, tidak pernah menyapu rumah, sedangkan di tempat saya dia menyapu rumah saya, jika di tegur marah, dan langsung dengan bentakan nya serupa dengan guntur, tetangan pun keluar biasa nya, aneh Rahmahwati ini, dan dari saya mengenal nya juga Rahmahwati ini tedak pernah memakai celana pendik, pasti pajang serupa Avril Lavigne, padahal kaki nya bagus tidak ada bekas luka dan semacam nya, dan dia juga pasti memakai baju kaos saja, sepatu nya juga tidak pernah ada yang berhak tinggi, pergi ke tempat orang selamatan juga seprti itu dia, paling menambah kan kerudung saja, pokok nya seperti Avril Lavigne dandan nya, tapi jika Avril masih bisa pakai gaun atau baju serti putri-putri eropa jaman dulu, atau pakai rok, Rahmahwati tidak pernah memakai itu, tidak pernah muka berdandan menor, apa lagi pakai livstik merah, pasti hitam sudah biasa nya, tapi itu lah wanita yang saya sukai, wanita tangguh, tidak cengeng dan anak mami, dia bisa memuku laki-laki yang mengagu nya, tapi entah lah, Cinta ini derita kuharap anda merasa, tanpa banyak tanda tanya, rasa ini pakta bukan rekayasa, hanya perasaan suka namun sulait berkata, dan saya tidak pernah bisa lari dari dia sudah dan itu nyata.
Kembali ke pembahasan, Setelah kami mendirikan kantor berita di Asean, kami juga mendapat tawaran kerja dengan industri musik Afrika, kami di minta untuk menuliskan lagu untuk satu album, dan tour keliling Afrika, dan mendirikan media berita untuk pemerintah nya, atau mendirikan kantor berita Canada, dengan nila kontrak lebih dari 10 trilion rupiah, dan itu kami sangupi juga, dan setelah nya, Industri musik Eropa juga memnita hal yang sama dengan Afrika dengan kami, dengan nila kontrak kerja 16 trilion rupiah, industri musik eropa mita tuliskan lagu sebanyak 20 lagu untuk 1 album nya, dan kami juga menyangupi nya, dan pemesan pembuatan Panggung tour musik eropa dan Afrika juga kami sangupi, dan pesanan panggung dari singapura juga kami sangupi kerjakan, dan semua akan selesai setelah bulan puasa ini, karena kami lebur 1 bulan penuh untuk mengadakan tour konser musik, di tambah lagi dengan pesanan pembuatan flim dokomenter sejarah, dan pendidikan, kontrak kerja dengan pemerintah daerah Sumatera, juga kami Sangupi, hingga membuat Flim ISIS perang timor tengah juga kami sangupi dan semua nya sudah selesai kemarin sebelum bulan puasa ini, belum lagi job Iklan, dan Rahmahwati juga meminta saya, untuk mendirikan nya Industri tranpotrasi untuk lebaran, darat udara dan laut, juga sudah berikan pada dia, dan pesawat yang di Pakai milik Iran dan Canada, hanya untuk mudik lebaran saja Rahmahwati meminta pasa saya, dan Aban juga membuka bengkal las dengko dan Air brus di bekas rumah saya yang dulu, tapi yang mengair brus nya Rahmahwati lagi, super sibuk wanita ini, belum lagi ibu yang di buatkan nya Rumah makan Padang, hingga kertingan untuk pekerja batu bara, dan di bulan puasa ini juga ketring nya banyak pesanan dari berbagai ke buthan orang, dari untuk berbuka puasa bersama di mesjid dan kantor, oh Rahmahwati adalah wanita paling sibuk dengan bermacam pekerjaan, saya yang melihat nya yang cape, dia yang melakukan tengan saja seolah tidak ada kerjaan, saya juga tidak tahu bangai mana cara nya untuk melakukan itu, industri multi fungsi di buat nya, sangupkah anda pembaca melakukan nya?

Avril fans Fender Banjarmasin, Tim Pembuatan Flim Dokumenter Kantor Berita Canada Banjarmasin

Pagi-pagi jam delapan sudah ada ribut di depan rumah saya, si Aban dan Dendri yang teriak-teriak sambil membantak, saya kira mereka mambuk berat, ternyata saya keluar, ada 2 truk yang mengangkat pekakas barang rumah pagi, saya juga langsung menanyakan nya, kata saya kami tidak ada hutang dengan Bank mana pun, kenapa berani mengangkut barang kami, apakah pemerinta yang menyuruh nya, untuk di bukar paksa rumah ini, jika iya kenapa kami tidak di berikan tahu, eeh ternyata gila sudah, Rahmahwati yang menyuruh nya, tapi tidak bilang hampir kami berkelahi, ternyata Rahmahwati beli Rumah Baru di Banjarbaru, di tempat penggiran kota supaya bisa melihat gunung, aneh tidak bilang, dan kenapa juga harus pindah rumah dari Rantau ini ke Banjarbaru, nanti jauh pergi berangkat kerja, dan kami juga sudah akrap dengan orang disikitar nya, tapi saya tidak bisa menolak nya, Karena Rahmahwati yang meminta nya, nah gila lagi, setelah kami pindah rumah ke Banjarbaru, rumah kami yang dulu langsung berubah jadi Rumah makan padang, yang membuat nya Rahmahwati, jadi itu alasan nya pindah, haduk ini kebanyak kerjaan, bisa gila nanti, dan dirumah yang baru juga di belakang nya ada keramba ikan gabus, Rahmahwati juga yang membuat nya usaha itu, entah apa lagi yang mau di buat nya saya dan kawan-kawan ini tidak tahu lagi sudah, ini terlalu sibuk, walau kami memperkerjakan orang jua pun mengelola nya, tapi tetap bikin pusing kebanykan kerja sudah, apa yang dicari mau beli apa juga kami tidak tahu lagi terhadap Rahmahwati, di ajak menikah juga masih menolak, aneh sekali jalan cerita nya, namun asik pembaca.
Dan bulan puasa ini juga kami dapat kontrak kerja dengan frons Islam Asean, kontrak kerja itu adalah, menulis lagu untuk hari raya Idulfitri, dan mengisi acara saat lebaran, dan frons Islam Asean juga, menyewa panggung kami untuk di pakai nanti di malam hari raya, belum lagi perminta kembang api malam lebaran, dan mendisain mobil-mobil untuk pawai lebaran nanti, tapi kalau mobil itu Aban sediri juga bisa mengerjakan nya, yang parah nya adalah, perjanjian kerja dengan Bank Amerika Latin, Tour Musik untuk Promosi, tapi Ali Rahmahwati menyangupi nya jua, tidak tahu lagi ini apa lagi yang datang, ini terlapau batas sudah kegiatan-kegiatan yang begitu rumit, apa lagi seminar terhadap penolakan ke pada pemerintah, dan percetakan menyusun kurikulum pendidikan untuk dinas pendidikan, saya berhara jangan lagi ada kerja yang datang lagi, nanti selesaikan yang ada dulu, kebanyakan apun sudah saya, kalau mengikuti Rahmahwati dan Ali, terus mereka itu sangupi nya.
Kesimpulan terahir dalam tulisan ini adalah, Saya dan kawan-kawan Avril fans fender Banjarmasin tidak pernah menduga nya menjadi seperti ini, dan juga tidak pernah berencanan untuk hidup serti ini, maka nya saya katakan di atas tadi, apa yang kami jalani ini seperti sudah di tentukan tuhan saja, walau pun sebenar tuhan tidak pernah mencampuri nya, tapi inti nya semua berawal dari musik, lalu mejelma macam seperti sekarang ini, musik memang bisa mimikat hati siapa saja, dan berapa saja harga jika musik nya di sukai orang maka pasti di beli orang lain, dan saya dan kawan-kawan sepakat, Avril Lavigne dan Rahmahwati itu adalah Ajaip, karena mereka lah yang mendatakan berkah bagi semua angota organisasi ini, hingga sekarang semua nya hidup dengan layak dan berkecukapan, saya tidak pernah mengagku ketua organisasi Avril Fans Fender, dan juga tidak paernah ada yang melantik nya, tapi entah kenapa orang-orang memangil saya ketua Avril, kadang ada yang memangil mas Avril, dan juga Rahmahwati, tidak pernah menggaku ratu model Rock Asean, tapi juga di panggil model fashion Rock Avril Asean, Ali juga di gelari oleh orang Robinhot nya Aceh, dan Ali tidak pernah mengaku sebagai Robinhot Aceh.
Yang paling penomenal ada, nama Avril Lavigne, karena semua mereka dari produk industri kami di mereki Avril fan Fender, dan itu lah yang membuat nya laku dan di pesan orang, se ajaib itukah nama Avril Lavigne di dunia ini, maka dalam seminar kami di kantor berita Canada, Bersama dengan koalisi dangan Asean, banyak pengusaha bertanya kenapa semua produksi kami bermerik Avril fans Fender, nah saya jelaskan, dulu kami sudah mencoba, menjual produksi buatan kami dengan lain merek Avril fans fender, tidak laku di jual, begitu juga dengan kami yang menulis lagu kami yang menyanyikan nya juga tidak laku, tapi jika orang yang menyanyikan nya menjadi cocok, jadi maka nya saya katakan nama Avril Lavigne itu ajaib sekali di dunia ini, bisa membuat orang tertarik, begitu juga Rahmahwati yang hadir di kompulan kami ini, dia telah merubah semua nya, dan memuat sukses semua nya, tapi juga Ali Pasha, Avril fans Fender Aceh lah jua pertama memdali nya, jika tidak Ali maka ini pun juga tidak ada sama sekali, tidak ada Industri Fashion di Sumatera, Aceh, dan Banjarmasin, menjual Produksi nya dengan harga 5 juta rupiah selain kami, dan hanya baju kaos dan celanan buatan Rahmahwati saja yang terdaftrar di kualisi dagang Asean di Malasyia, yang tembus menjual baju kaos yang sama dengan Avril Lavigne se harga 25 juta rupiah per setel nya, dan tidak ada disaider busanan Fashion Rock wanita selain Rahmahwati, begitu juga penulis lagu terbanyak di sadang gelar oleh Rahmahwati, karena saat kami bertemu Deweq dan Ipang di Jakarta, saat mereka menyewa panggung kami, mengatakan, mereka hanya bertemu wanita bernama Rahmahwati saja yang bisa menulis lagu berbahasa Ingris lebih dari 200 lagu, dan semua terjual, tapi aneh jika kami yang menyanyikan tidak laku, Rahmahwati itu model Rock saja dia yang banyak menyodot orang, dan karia tulisan, tapi tidak dengan karekter vokal nya, maka nya kami hanya bekerja di balik layar saja lagi, bigitu juga dengan berbagai tour musik, kami juga hanya di balik layar saja lagi, dan kami akan terus berjuang lagi untuk maju dari sekarang ini, dan jikan anda pembaca punya rencana matang maka lakukan lah, jangan takut gagal, dan jika kami dulu takut gagal maka kami tidak pernah seperti ini, dan sekarang saya juga tertarik dengan dunia politik dan inggin coba-coba masuk ke gelangan dunia politik Indonesia, begitu juga Rahmahwati, dia juga sama seperti saya masuk gelangan politik Indonesia, dan kesuksesan ini adalah berawal dari Musik Rock Endergrons, dan Avril Lavigne, sekarang ini saya berumur 25 tahun, dan Rahmahwat berumur 24 tahun, saya sampai sekarang masih mengajak nya untuk menikah tapi tetap di tolak nya saya, sampai tulisan ini di terbitkan juga masih tidak mau, namun ini adalah cerita indah Avril fans Fender Banjarmasin Aceh, yang akan menjadi sejarah manis, saya juga berharap demkian, cinta yang tidak berhasil itu memang indah, contoh nya anda lihatlah flim Titanik, Robinhod, Gladiator Maxsimus, Diamaonts, yang pada akhir nya Pahlawan laki-laki nya yang mati lalu wanita nya menangis, dan penoton juga ikut menangis, dan saya akan mati terhormat di hadapan Rahmahwati lalu dia menangis si nya nanti, dan saya belum tahu sampai sekarang kenapa Rahmahwati ini menolak menikah dengan laki-laki mana pun termasuk saya sendiri, apa memang benar saat ini dia masih ingin sendiri, dan dia akan menikah dengan saya pada waktu yang di tentukan nya, dan apakah jual mahal nya terhadap laki-laki lain di lakukan untuk saya saya juga tidak tahu, tapi saya yakin itu di lakukan nya untuk saya, dan dia juga ada berbicara tidak sadar dulu, saat saya mengajak nya menikah, bahwan dia mencinta saya sepenuh hati nya, tapi setelah mengucapkan dia langsung menghidari nya, tapi saya yakin itu benar, dia cuma malu saja, dan di lihat dari tingkah laku nya saya yakin dia mencintai saya, karena dari kami belum begini dia sudah perhatian dengan saya, dan saya adalah kawan sepesial nya, pagi-pagi biasa nya datang membawa sarapan untuk saya, dia menyapu rumah saya, dia juga mencuci pakain saya, dia juga memasak untuk saya, dan dia juga terus menelpon saya, kemana pun pergi naik motor dengan saya, sms minta jemput dengan saya juga, kadang marah juga tidak di angkat telpon nya, dan juga tidak mau pulang kerumah nya, berkelahi dengan ayah juga kesaya lari nya, minta belikan apa pun juga minta nya sama saya, dia hanya mau minum alkohol dengan saya, Aban, Herman, Dendri, dan Ali Pasha, tidak mau dengan orang lain, karenan semabuk apa pun saya tidak pernah bertidak tidak senunuh pada nya, dan semua wanita yang pertah berkawan-kawan dengan saya, di atas taidi juga saya katakan dengan jujur pada anda pembaca, dulu saya saat mabuk berdua dengan Rahmahwati, dia mengajak bercinta saya menolak nya dengan keras, apa lagi saat sadar, karena sepunuh hati saya mincatai, saya akan bercinta dengan kecuali di mau menikah dengan saya, demi tuhan pembaca dan untuk wanita semua nya, saya laki-laki terhormat, maka bercinta pun harus di minta dengan terhormat, tidak munafik, juga saya ingin bercinta juga dengan Rahmahwati itu, tapi cinta saya pada nya, dan kebesar jiwa laki-laki sejati itu bisa menahan saya dengan baik dan kontrol di saat apa pun juga, dan pada inti nya hanya 1 orang wanita dalam hidup saya dan merubah sengala nya di adalah Rahmahwati orang, dan semuga didalam hati nya sama dengan saya, sampai kapan pun saya akan menungu nya.
Dan saya sampai sekarang belum ada lagi berkujung ke Tambang Emas Kalteng untuk bertemu dengan, Pak Utuh, Istri Lekol Muhammad Yasin, karenan sangat sibuk masih, dan saya juga berjanji kepada Pak Utuh, Akan membawa Rahmah Berkujung kesana.
Apa pun yang terjadi saya selalu untuk Rahmahwati, dan kami belum tahu lagi dengan apa yang akan terjadi untuk masa mendatang ini, dan cuma baru ini lah yang kami capai sampai sekarang ini, Tanggal 12 juli 2016
dan semuga tulisan ini berguna bagi anda pembaca, dan ada kandungan yang anda ambil untuk anda gunakan

Keterangan Tabambahan Kebiasaan Aneh Rahmahwati Selala Hidup ini.

Foto ini adalah foto kucing milik Rahmahwati, kucing ini selalu di bawa kemana-mana, tidak mau di tinggal, meski naik motor juga pasti dibawa, makan nya kucing nya itu, lebih mahal dari makanan saya, kucing itu juga pasti di gendong jika berjalan kaki, kucing nya itu juga tidak boleh di pengga orang lain, jika ada yang berani memengang kucing nya itu pasti di marahi nya di bentak nya siapa saja, saya dan bapak nya tidak pernah memengang kucing nya ini, Rahmahwati naik panggun bernyanyi kucing nya juga ikut nai pangung, aneh nya kucing nya itu, duduk diam saja di atas panggung tidak berjalan kemanan, model setia dan semacam nya itu, kucing nya itu juga selalu mengikuti nya kemana saja, meski masuk kamar mandi juga kucing nya itu masuk kedalam, saya yakin kucing nya itu melihat Rahmahwati telanjang mandi, saya juga ingin kaya kucing beruntung itu, saya berharap jika kucing nya itu jangan berbuat tidak senunuh di dalam kamar mandi bersama Rahmahwati itu, kuncing nya itu juga selalu berbuat manja, walau sudah di kasih makan dan minum juga masih mengendus-endus kaki Rahmahwati itu, kucing nakal berbuat tidak senunuh dan cabul, pasti minta gendong, jika saya bisa membawa kuncing nya itu ke dokter hewan, untuk bertanya kucing ini normal atau sudah gila? aneh betul wanita ini, mungkin Rahmahwati ini wanita satu-satu nya punya ke anehan di Banjarmasin, tapi saya suka kelakuan nya itu, jika anda pembaca kaya apa? jika bertemu wanita macam Rahmahwati ini.

Ini foto gitar nya, juga dibawa terus pergi kemana-kemana, di gunakan atau tidak pasti gitar itu di bawa nya, tidak boleh dipengang orang lain, apa lagi di pinjam mimpi mukin di pijami orang, wok ke pasar beli ikan saja gitar dan kucing nya itu ikut, dan pasti juga tidak mau sendiri, pasti saya yang jadi tukang ojek nya, naik motor sunguh repot sekali, karena kucing dan gitar nya ini tidak bisa di tinggal, gitar di masukan dalam tas pungung anti air itu, aneh juga di ajak naik mobil tidak mau, mau naik motor yang sudah rusak ini, tapi sudah lah saya suka dia begitu, dan itu juga mungkin yang membuat saya mencintai nya.

Ini foto boneka dan bantal tidur kesayangan nya, Rahmahwati, yang juga di bawa kemana saja jika ada perjalan jauh, kalau di tour musik bantal guling dan boneka nya itu tidak pernah tinggal sama dengan kucing nya itu pasti mengekuri nya kemana saja pergi, karena jika tidak pakai guling boneka dan bantal itu tidak mau tidur, sudah jadi kebiasa susah di hilangkan pembaca, jika tertingal pasti minta ambilkan walau jauh jarak nya, tapi yang pasti kucing nya dan gitar nya itu ikut terus kemana-mana, sunguh repot naik motor bawa kucing dan gitar itu.
Ini fotor motor milik saya, motor ini dulu di kasih ayah angkat saya untuk pergi kesekolah, walau terlihat seperti rusak, jika ada tour dan kemana pun pergi pasti di bawa motor ini, tidak pernah di tinggal di rumah, karenan motor ini, motor kesayangan Rahmahwati, tidak mau naik motor lain, kecuali naik motor ini, dan juga biasa kami di tour musik pasti jalan-jalan, maka perlu motor, memang bisa mobil, tapi Rahmahwati tidak naik mobil, mau naik motor saja, mobil di beli hanya di pajang di garasi rumah, paling aban yang membaya keluar. dan motor ini juga pajak nya mahal dari pajak mobil, karena motor ini pajak nya di buat baru oleh saya, jadi walau naik motor ini tanpa helm, kenalponblong nyaring tidak berplat nomor, tidak akan di tilang kemana saja pergi, karena sudah punya ijin dari Polri Jakarta, karena dulu sereng kena tilang sudah, akibat motor peretelan kenalpot blong, dan Rahmahwati tidak mau pakai helm, dan itu juga atas dasar polisi juga yang sudah bosan menilang nya, maka di buatkan ijin baru dengan pajak mahal, meski di bawa keluar negeri juga tidak akan di tilang, meski tidak pakai helm, tidak akan di tilang karena sudah ijin di buat langsung Polri Jakarta.

Ini foto boneka dan bantal tidur kesayangan nya, Rahmahwati, yang juga di bawa kemana saja jika ada perjalan jauh, kalau di tour musik bantal guling dan boneka nya itu tidak pernah tinggal sama dengan kucing nya itu pasti mengekuri nya kemana saja pergi, karena jika tidak pakai guling boneka dan bantal itu tidak mau tidur, sudah jadi kebiasa susah di hilangkan pembaca, jika tertingal pasti minta ambilkan walau jauh jarak nya, tapi yang pasti kucing nya dan gitar nya itu ikut terus kemana-mana, sunguh repot naik motor bawa kucing dan gitar itu.

Dan nanti lagi di sambung cerita nya pembaca, dan kira nya ini bisa menambah pengetahuan anda tentang Avril fans Fender Banjarmasin Aceh, hinga dunia ini, dan semuga tuhan, terus membuat nya begini, dan sampai mati jangan pernah saya menikahi dengan Rahmahwati, meski itu saya inggin juga, karena asik begini, hidup lebih menantang dan berjuang, nanti kalau menikah perjuangan dan rasa penasaran itu berahir, dan hidup menjadi sepi, kalau begini kan setiap bangun tidur pagi, langsung ada pikiran untuk berjuang itu, dan tidak bisa diam di buat nya, walau pun sebenar nya bisa diam, kan bisa saja saya menyuruh orang lain saja mengelola pekerjan ini, tapi jika belum menikah dengan Rahmahwati itu, buat semangat kerja juga pembaca, yang penting pembaca, kucing dan gitar nya itu di bawa terus kemana pun, tidak mau tingal, meski pergi ke warung beli sarden dan mie, atau pulsa, kucing dan gitar nya itu mengekor Rahmahwati, tak peduli hari hujan, kucing nya tidak takut air pembaca.


Saya berharap, tuhan tidak mengabukan pernikahan dengan Rahmahwat cerita nya, saya sukan dengan Akhir tidak bahagia, atau seperti Flim titak, laki-laki mati terahir nya, semuga tuhan memberikan ujian yang lebih berat lagi dari pada ini, kalau perlu sekarang.
Dan saya tidak banga dengan sidat Playboy malah malu, dan kami semua adalah orang yang p-aling berbeda di Indonesia ini, hidup adalah perjungan, bukan Takdir, semakit saya kerjar Rahmahwati semakin jauh, tak pernah letih untuk dapat kan mu.
Seumur hidup saya ini yang perttama pintu hati saya di ketuk oleh seorang wanita, punyai ciri selama ini saya cari, ayu wajah setia dan sederhana
Awal nya saya tidak pernah mengerti apa yang saya rasakan segala nya berubah dan rasa rindu pun ada sejak Rahmahwati hadir setiap malam di tidur saya, dan saya tahu sesuatu sedang terjadi pada saya.
Sudah sekian lama saya alami putus cinta dan mulai terbiasa hidup sendiri tanpa Asmara, dan hadir nya Rahmah sebuh kan luka saya, Rahmah berbeda dari saya kira.
Tak bisa saya tahan laju angin untuk semua kenangan yang berlalu, hembuskan sepi merubik hati.
Meski raga ini bukan milik Rahmah, namun di dalam hati ini Rahmah hidup entah sampai kapan tlah menjadi doa untuk saya.

Rahmah memasak untuk saya setiap pagi, dia menyapu rumah saya, dan dia mencuci pakain saya, saya tidak bisa menghndar lagi,. tapi jangan sampai saya berhasil menikahi nya, karena pertualangan akan berahir, jalan cerita nya, berahir tidak bahagia.

Dan mungkin sekian dulu imformasi yang saya bisa berikan pada anda para pembaca. Dan kita bertemu lagi di lain epesodi tulisa saya yang baru nanti.
Terima kasih telah membaca nya semoga berguna untuk anda.
Mohon maaf bila ada kekeliruan dalam tulisan saya di atas.
FROG GOZILLA
Ketua Organisasi Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88 Tanjung Tabalong yang bergerak memajukan pendidikan di Banjarmasin Aceh dan Indonesia.
Organisasi ini juga sangat aktiv di industri musik Rock Endergrond,
Dan berjuang untuk membangun perintahan ustmaniyah yang baru,  

simbol Organisasi


Avril Lavigne