Kejahatan ke Bodohan Densus88 Polri
WELCOME BLOGGER FROG GOZILLA
Terima kasih pada anda para pembaca yang sudah mau melungkan waktu berharga anda hanya untuk membaca tulisan saya
Pedahuluan
Semua tulisan di bawah ini saya bisa pertangung jawab kan ke benaran nya, tulisan ini juga sudah saya tulis cetak dan menjadi sebuah buku dan di jual di toko buku atau perpustakan, tapi di dalam Blogger ini saya hanya menulis singkat saja tidak sepajang di buku saya, singkat padat berisi.
Tulisan saya ini, di tulis dengan beberapa kawan-kawan saya, dan saya juga langsung mewawancarai nya secara langsung, dan data tulisan ini juga di dapat dari mereka yang terlibat masalah Densus88 penjahat, baik dari Angota densus88 dan para pelaku target densus88, wawancara kami banyak di lakukan di jawa barat, karena di sana banyak sekali target densus88 ini.
Dan mohon maaf dulu saya pada anda, tulisan di bawah ini saya tulis dengan kasar sesuai dari semua keterangan orang yang saya wawancarai dulu, dan mohon di baca dengan bijak sana.
Di mulai nya saya dan kawan-kawan melakukan penyilidikan Kasus pelangaran HAM ini adalah, saat kami bejalan di kota Banjarmasin, nah pada waktu itu terjadi razia polisi laluntas di jalan-jalan kota Banjaramsin, dan setelah saya dan kawan-kawan duduk di sebuah Halte Bus, kami melihat sebuah kejadian luar biasa jahat nya polisi lalulintas terhadap anak di bawah umur, atau kira-kira umun anak itu 15 tahun, anak itu naik sebuah motor satria f150 yang memakai kenalpon blongg atau suara nyaring, polisi lalulintas melihat anak itu naik motor denggan kenalpot suara keras dan bising, polisi itu lalu menyuruh ke pinggir jalan, dan gila polisi itu adalah, menyuruh anak itu duduk di toar jalan dengan telinga nya dekat dengan motor nya yang berkenalpot nyaring itu, polisi itu menghidupkan motor itu, dan mengas nya sampai habis, anak itu di suruh menengarkan suara kenalpot yang nayring itu dengan paksa, hinga telinga tuli dan tidak lagi bisa lagi menengar hingga saat ini, dan polisi tersebut tidak mau bertangung jawab ketika orang tua nya datang kelukasi, bahkan ayah anak ini mencoba melaporkan masalah ini ke Polda banjaramsin, tapi mereka malah membela si polisi jahat itu, kenapa polisi itu menalakukan hal macam itu, oke jika anak itu salah, tapi bukan seperti itu juga menghukum nya, karena anak itu tulis se umur hidup nya, jika polisi itu pintar cukup dengan tilang atau mengambil motor nya saja, hal ini melngar hukum HAM apa lagi korbanya anak di bawah umur, kalau polisi itu membela diri, berkata ini adalah tugas saya, dan anak itu harus jera dan melepaskan kenalpon nya yang nyaring itu, itu bukan buat jera, tapi sebuah tindakan melangar hukum, karena sudah menghilangkan pendegaran anak itu untuk selama nya, jika polisi taat hukum dia takan berbuat hal jahat itu, tapi melakukan tugas sengan aturan yang sudah dibuat, dengan cara, menangkap anak itu, mengambil motor nya dan memerikan sangsi tegas di pengadilan beserta orang tua nya telah lalai memdidik anak nya, dan itu adalah aturan standar polisi Indonesia ini.
Setelah kejadian itu hati saya tergerak untuk mendalami dan melakukan pembelajaran kasus pelangaran HAM oleh TNI, POLISI dan Demsus88 dari 4 tahu lalu sudah, saya dan kawan-kawan sudah mendatakan lebih dari 50 kasus pelangaran HAM polisi densus88 dan TNI, selama 4 tahun lama nya.
Dengan tegas saya katakan, bahwa polisi itu bodoh sekali, mereka polisi yang buat aturan tapi mereka juga yang melangar nya, dan kebodohan nya lagi, sudah tidak bisa lagi membedakan, yang mana disebut Teroris, perampok, maling, mafia narkoba, atau sipil bersenjata api, pembunuh, dan Pemberontakan kelompok bersenjata api.
Dari 50 lebih kasus kekeras yang di lakukan aparat negara Indonesia ini, yang dapat diselesai kan kasus hanya ada 12 kasus saja, dan yang lain masih mesteri, kami juga mendatakan, ada 6 area daerah yang sering terjadi kekerasan aparat negara Indonesia ini, di Aceh, Sumatera, Bandung Jawa Barat Sulawesi, dan di Papua, dan hampir semua kasus ini belum tuntas selesai, contoh saja nya adalah kasus Munir.
Polisi bodoh tak tahu aturan yang di buat nya sendiri, pertama teroris beda dengan pemeberotakan, dan yang menbaut istilah teroris dan pemerontakan itu beda adalah polisi dan TNI juga.
Beda nya teroris dan pemberontak adalah tujuan mereka, pemberontakan adalah sebuah kelompok masyarakat yang sudah bosan dengan pemeritah yang sudah tidak adil lagi pada rakyat, maka kelompok ini akan membuat aksi pengabilan kekuasan pemeritah baik dengan senjata api, atau non senjata, contoh nya adalah Tragedi trisakti 1998 dulu untuk mengulingkan Presiden Soharto, dan itu adalah pemberontakan yang non senjata api, hanya orasi dan memaksa kan saja, sedangkan yang pemberontakan bersenjata api contoh nya adalah GAM Aceh, mereka GAM Aceh itu inggin merebut kekuasan tapi jalan adalah militer.
Nah yang di sebut teroris adalah, teroris adalah bahasa Inggris, yang arti adalah, mengacam, menakuti orang, dan memberi peringatan terhadap orang atau kelompok lain yang di anggap nya musuh, tapi aksi teroris ini tidak bertujuan untuk merebut pemerintah seuah bangsa, contoh nya adalah bom bali 1 dan 2, pelaku nya adalah, Iman Samudara, Tarmiji dan Ambroji, mereka mengom diskotik bali, yang di anggap biyang porno grapi dan lain nya, dan dalam pengakuan nya mereka tidak bertujuab untuk ambil alih pemerintah, tapi menegur pemeritah saja, dan membertahukan pada mereka jangan coba berani berbuat yang di benci teroris itu, alasan terahir nya adalah untuk mengusir Amerika Serikat dari Indionesia ini.
Jadi pada inti polisi dan TNI, membuat istilah itu kenapa jadi tidak tahu, bodoh atau pura-pura bodoh,
Masalah nya adalah setelah terjadi tragedi 11 september lalu, dan terbentuk lah sebuah pasukan elet anti teroris yang bernama densus88 ini. pembentukan densus88 ini, tidak luput dari campur tangan Amerika Serikat, yang pada waktu itu hingga sekarang kampanye Teroris, atau Islam teroris.
Selama dalam tugas nya Densus88 ini, selalu menuduh setiap terget mereka adalah Teroris, padahal belum tentu yang di jadikan target densus88 itu adalah orang terlibat teroris atau kelompok radikal, kenapa jadi begitu, setiap pengepungan densus88 itu selalu di tembak mati, dengan tuduhan teroris, beluma sempat lagi di sidik dan di tanyai, dan belum tentu lagi target mereka itu adalah Teroris, mungkin hanya penjahat yang punya senjata api saja.
Saya dan kawan-kawan tidak membela kelompok teroris atau membenarkan kejahatan, tujuan tulisan ini saya buat, adalah biyar semua jelas masalah nya kekerasan yang secara main hakim sendiri oleh Apar pemeritah, seharus nya harus di bawa ke pengadilan.
Hal penting juga perlu di ketahu adalah, pemerintah juga telah, membesarkan masalah kecil, dan mengecilkan masalah besar, contoh saja adalah isu teroris yang sudah mengakar di Indonesia ini, tidak lebih dari campur tangan Amerika Serikat.
Tidak semua kejadian bom bunuh diri itu bertujuan teroris,. belum tentu juga orang yang punya senjata api dan bom itu adalah teroris, mungkin saja kelompok bersenjata api adalah sekompolan para perampok dan mafia narkoba dan pembunuh bayar, yang siap melakukan pemunuhan dan pengeboman sebuah bangunan di Jakarta itu, dan itu bisa jadi alasan adalah persaingan bisnis Industri, contoh adalah JONKEY adalah mafia jakarta yang di bayar untuk membunuh seorang bos Industri besar, dan Jonkey itu bukan teroris tapi pembunuh bayaran, dan perlu di ketahu juga pasal hukum pidana Indonesia ini, pembunuh tidak sama hukuman nya dengan teroris, perampok yang di tangkap karena merampok bank juga tidak sama hukuman nya dengan Teroris, karena itu adalah ke adilan yang sudah di buat pemeritah, untuk menangani sebuah kejahatan dan memperhitungkan kerugian atas tindakan kejahan.
Hal lain nya di langar adalah, Polisi, TNI, dan Densus88 menuduh sembarangan, atau menuduh tapa ada bukti dan keterangan dari sember mana yang menyatakan semua target Polisi dan Densus itu adalah teroris, jika tidak bukti mereka teroris maka Polisi dan Densusu88, masuk pasal peruskan nama baik orang yang benar tidah tahu masalah tudahan meraka densus88 ini.
Sebenar nya pemeritah Indonesia ini tahu cuma pura-pura bodoh saja, karena sudah jelas pemerintah selalu mengatakan janggan bawa nama agama, karena sangat fatal masalah nya, dan agama bisa menjadikan hal kecil sepeti ejikan menjadi sebuah tragde bedarah contoh nya Ambon, foso, dan Aceh.
Ada aturan juga sudah dibuat pemeritah sangat jelas sekali yang juga sudah di langar oleh pemerinath sendiri, sepetri wartawan atau repor tv iku aparat dalam bertugas di langan untuk menangkap penjahat, karena reporter tv ini bisa jadi korban kejahatan di lokasi, atau bisa juga terkena peluru nyasar dari tembakan-tembakan penjahat, dan juga polisi dan densus88 tugas nya hanya menangkap orang yang sudah jelas di anggap jahat dan membawa nya ke hadapan pengadilan, polisi dan Densus88 tidak punya hak menuduh atau melakukan kekerasan pada target nya, mereka hanya wajib membawa target nya ke kantor polisi, sudah tugas berahir,
memang sudah densus88 itu alasan, jika di tanyai kenapa di bunuh target nya, densus88 menjawab, mereka melawan aparat ketika Inggin di bawa baik untuk mepertangung jawab kan semua kejahatan di hadapan pengdilan pemerintah, anak SD juga tahu, semua penjahat itu jika inggin di tangkap polisi melawan dan berontak, tapi masalah nya kenapa di bunuh, senjata api milik densus88 bisa di gunakan jika perlu dan ke adan darurat, harus nya densus88 itu gunakan senjata yang tidak bisa membunuh target, tapi hanya membuat nya luluh tak berdaya contoh nya, senjata peluru karet, gas air mata, atau senjata kejut listrik, dan juga senjata api dengan peluru obat bius saja, tidak di benarkan mengunakan senjata api mematikan di konisi terget dan densus88 sempar kekuatan nya, dan aturan yang di buat pemeritah juga saudah jelas juga, Polisi dan densus88, tidak punya wewenang menuduh, dan terlalu banyak bertanya, dan target densus88 itu juga punya hak untuk diam, dan itu juga di langar densus88 ini, yang berhak memperikan pones besalah dan tersangka adalah pengadilan yang sudah mempelajari laporan dan keterangan dari sember nya, dan melihat alat bukti dan saksi nya, baru di putuskan hukuman mau di apakan tersangka tadi, aturan yang di langar densus88 dan polisi juga adalah, setiap nama target penangkapan mereka itu, dirahasiakan dan di berikan sengkatan saja untuk memangil nama tergat tadi, dan juga semua pakain baik dari pakain ke para pengawai pemeritah, atau berpakayan agama juga harus di lepaskan, dan di berikan pakain kusus tahana polisi, itu menghidari dari fitnah atau pecemaran nama baik sebuah agama.
Yang juga perlu di ketahui anda pembaca juga adalah, Dampak dari Isu Islam teroris oleh pemeritah sangat jelas, karena sudah membuat opini publik, setiap orang berjengut dan ulama Islam itu adalah teroris, dan semua kelompok Islam yang ada di masyarakat juga jadi tertuduh teroris padahal mereka bukan teroris, aktivias kelompol islam dalam menyelngarakan mejajelis ceramah juga selalu di curigai bisa membuat recana bom bunuh diri padahal mereka tidak pernah merancanakan hal tuduhan itu.
Kebodohan pemeritah dan polisi juga adalah, menuduh agama, Islam teroris, meski orang Islam juga melakukan nya, buka agama yang di hina dan di fitnah, tapi orang pelaku nya itu saja, agama tidak pernah mengajarkan pembunuhan apa lagi aksu teroris, mungkin hanya agama setan saja yang menghalalkan pembunuhan masal ini, jika memang Islam ini jahat apa bukti nya, ada dalam Al-Qur'an yang menyuruh aksi teroris, ya di benar jika mati dalam membela agama masuk surga, tapi bukan begitu cara nya, orang yang matisahit dalam islam adalah, mereka yang melawan orang yang menghina agama islam, mengecek tuhan dan Rasull, tapi tidak untuk menahulu perang, surah AL-KAFIRUN sangat jelas menerangkan nya, agama islam tidak jahat, yang jahat adalah manusia yang menganut islam dan tak mengerti maksut Islam lah penjahat, dan jangan hunubungkan kejahatan manusia dengan agama, karena agama tak pernah mengajarkan kejahatan teroris itui.
Ada seorang mantan densus88 yang kami wawan carai di Bandung, dan nama nya sengaja saya tidak beri tahu kan, jika anda inggin tahu orang hubungi saya langsung lewat emal saya akan antarkan anda, mantan angota densus88 ini anggaplah nama dalam tulisan ini dengan nama, Petrus, zaman orde baru petrus arti nya adalah penembak mesterius, atau suatu kelompok pemubunhu eler bayaran pemeritah.
Petrus ini mengakui ada nya hal curang di tubuh densus88 ini, mereka itu bisa di bayar untuk melakukan rencana jahat, yang di rencanakan sebuah kelompol pemeritah, kusus nya Amerika Serikat, mereka juga bisa di minta membunuh oleh Industri yang punya saingan nya, atau dalam rangka menghabisi musuh politik pemerintah, dan mereka adalah petrus moderen Indonesia ini, pengakuan petrus mereka pernah melakukan sebuah opersi pengepungan di jawa barat, tepat nya di daerah cerebon, mereka menembak mati, dan sengaja membuat dalili terget tersebut adalah teroris, dan punya hubungan kelompok radikal, bukti nya adalah bendera ISIS misal nya dan Asisoris para kelompok di gital, padahal bukti itu hanya di bawa oleh petrus ini, dan akan di taru di dalam rumah taget mereka itu, tujuan adalah membetuk opini publik Islam teroris, dan sangat tengas petrus itu mengatakan tanpa sedikit pun ragu tergabar pada diri adalah, aksi mereka itu adalah rencana Amerika Serikat yang bersekongkol dengan elet politi Indonesia, pada zaman rezim SBY, dan rencana itu di motori oleh Presiden Amerika Serikat bernama BUSH yang memalkukan Ivansi Irak dan Afganistan dulu, dan atas dasar itu petrus ini keluar dan behenti menjadi pedangan komputer saja lagi di Bandung,
Hal ke 2 yang di nyatakan Petrus ini juga adalah, petrus pernah menjadi komandan lapangan yang di berikan tugas mengepung sebuah desa di sumatra barat kota padang, Petrus mengakui mereka salah sasaran dan bukan target yang terbunuh oleh mereka tapi orang kampung biasa, tapi kata petrus untuk menetupi kesalahan ini dan juga malu pemerintah, maka target salah sasaran tadi di tuduh teroris, dan petrus letkan bendera kelompok radikal beserta Asisorie nya, agar publik percaya penuh, dan juga terhindar dari hukuman berat, juga menutupi malu pemeritah, bahwa mereka salah saran, dan keterangan yang di dapat dan di kumpulkan ternyata salah besar, dan jika ini teronkar wah, densus88 dan Polisi bisa di bubarkan masa Rakyat dan di ganti dengan pemertukan polisi dan pemeritah baru nanti nya.
Petrus juga saat wawancara di tanyai oleh jenderal GAM Aceh Ali Pasha tetang bangai mana mereka densus88 itu tahu bahwa aksi bom bunuh diri itu ada kaitan nya dengan agama, dan langsung menuduh pelaku nya kelompok radikal,? petrus menjawab nya dengan jelas, hal itu di lakukan untuk menutupi malu pemeritah polisi dan densus88 yang sebenar juga tidak tahu, jika itu tidak di lakukan maka rakyat pasti akan mengejek pemeritah kusus nya polisi dan Densus88 itu bodoh tak bisa di andalkan untuk menyelesaikan masalah ini, dan jika dunia tahu juga, seluruh jajaran pemeritah Indonesia akan malu besar pada dunia, karena sudah di cab bodoh yang tak mampu menengani masalah negera ini, Jadi kambing hitam nya adalah teroris kelompok radikal Islam, alasan kata Petrus coba kalian yang pintar renungkan dan pikirkan dengan benar, bagai mana cara pemerintah bisa tahu kalau itu bom bunuh diri, dengan keterngan dan bukti sisi cctv saja, dan bangai pemeritah tahu juga mereka bom bunuh diri itu terkait kelompok radikal padahal orang pelaku nya saudah mati, dan tidak mingkin di tanyai, bahkan lokasi hancur terbakar, bangai mana cara menjari bulti akurat tentang masalah ini, jika orang yang dituduh itu di cari keluara nya jika di tanya pasti tidak tahu juga, walau jika memang mereka tahu, dan mungkin juga mereka kaluarga itu di rencanakan pemertitah agar telihat nyata, petrus mengatakan saya sependapat dengan Ali Pasha, yang menceritakan masalah GAM Aceh, yang membuat rencana melakukan aksi bom, tapi stragi nya adalah dengan menyuruh orang lain, contoh tujuan nya adalah sebuah hotel di jakarta, mereka GAM akan mempelajari lokasi target nya beberapa hari bahkan bisa sampai bulan dan tahun hanya untuk mempelajari lokasi terget rencana sukses, setelah semua nya siap, Seratgy nya ada 1 macam, yaitu pertama, dengan cara menginap di hotel itu, atau makan-makan di lestron hotel itu, dan lalu kekual sesudah nya, lalu naik mobil dan berputar mencari orang di sekitar hotel itu, dan jika sudah ketemu dengan orang di hotel tadi, GAM tadi menyuruh orang yang di temui nya tadi mengatarkan suatu tas, ke hotel tersebut, lalu memerikan imbalan besar pada orang yang di suruh tadi, alasan nya tadi dia GAM baru keluar dari hotel tersebut, lalu tebawa Tas mellik orang di jotel itu, alasan GAM tadi ingin cepat sampai bandara karena jadwal pesawat sudah menengu jadi malas putur jalan untul kembali, nah si bodoh di suruh dan berikan uang tadi mau, pas sampai di dalam hotel, GAM yang di dalam mobil tadi tertawa sambil menekan tombol bom itu, dar meledak, rencana dan msis sukse, dan semua orang takan mengera bahwa mereka pelaku nya, dan pemeritah bodoh juga menambah sukses nya GAM Tadi dengan menuduh orang lain, bahkan pemeritah sudah dengan sengaja di ohongi GAM yang meletakan asisoris kelompok yang di musuh oleh mereka GAM sebut saja ISIS, ini adalah hal cerdas sekali, satu rencana 2 misi sukses, menipu publik dan pemerintah, dan meyerang secara tidak langsung musuh kelompok lain yang di benci GAM. dan banyak lagi kejahatan cerdas yang dilakukan ini sebagian saya, kata Petrus tadi.
Pada inti nya pemeritah Indonesia dan media tv hingga koran telah membesarkan data yang kecil denggan isu ISIS saat ini, semua publik di takti dengan cara menuduh ISIS, padahal ISIS sendiri tidak ada hubungan nya tetang bom tambrin kemarin, jika memang ISIS melakukan nya bukan tambrin lagi yang di bom mereka tapi DPR, ISTANAN PRESIDEN DAN KOMPLIK MILITER, dan ISIS juga tidak pakai bom kecil berpaku dan murah itu, jika anda memang tahu ISIS ini, banyang kan Amerika Serikat di Bantu Rusia itu untuk menumpas ISIS di timor tengah, tapi tak juga mampu menumpas ISIS itu, Amerika Serikat dan Rusia itu adala negera punya meliter kuat, tapi masih tetap tidak mampu juga, jika ISIS ini memusuhi Indonesia, maka ISIS di perediksi GAM Aceh, hanya hitungan minggu saja akan menguasai Indonesia ini, kerena ISIS kuat, Amerika Serikat dan Rusia saja hampit tak mampu lagi, kampanye anti ISIS itu sengaja di buat, Amerika Serikat itu tidak bodoh dan sudah mengukur kekuat meliter mereka, tapi Amerika Serikat ini malu minta batuan militer orang lain, juga terus di ikuti rasa takut, jadi minta dukungan dunia menghadapi musuh nya ISIS, pemeritah Indonesia yang menghalagi orang Indonesia pergi ke timur tengah itu adalah, buatan Amerika Serikat, karena kalau tidak melakukan ini, maka ISIS menjadi kuat karena orang terus bertambah, dan paham nya tersebar seperti zaman sejarah tersebar nya Komonis di dunia ini.
ISIS itu lahir di dunia di sembabkan penjajah Amerika Serikat di Timor terngah kusus nya Irak, saya tidak mengatakan ISIS itu baik atau buruk, cuma ini sesuai data yang di dapat kami dari wawancara, begitu juga aksi bom bunuh diri di timor tengah itu terjadi, bukan masalah agama tapi mereka sudah osan hidup dalam penjajah, dari pada mati sia-sia mending bom bunuhdiri saja ada juga sedikit musuh mati dan hancur, jika hidup di Irak itu tak terjajah maka aksi bom bunuh diri ini hampir tidak mungkin lahih di dunia ini, tidk ada manusia waras mau mati bunuh diri, orang gila yang mau di bunuh saja melawan, seekor semut saja jika teracam bisa mengigit, begitu juga aksi bom bunuh diri itu di lakukan pelaku sudah bosan hidup di bawah penjajah, dan yang lain lagi masalah dendam teman dan keluarga korban dari penjajahan Amerika Serikat itu, AM Aceh juga sudah memprediksi nya, mudah-mudah ini tidak terjadi, yaitu pemetan perang dunia 3, Aksi teroris akan terus bertamah pada setiap hari, serangan terhadap Amerika Serikat akan berheti kecuali mereka semua sudah mati, kesalah patal adalah Presiden BUSH itu yang mengipansi Irak dengan tuduhan senjata pemusnah masah yang terpenah ada di temkan hingga sat ini, jika kemari AS setelah menangkap Sadam Husen itu pulang kembali tanpa ada pejajahan mungkin perang ini hampir takan pernah terajadi, paling hanya Israel perang dengan Palestina, dan prediksi dunia, juga telah berubah, dulu orang menuduh peta perang dunia ke 3 itu ada di Isreal Plaestina dan Suryah, sekarang adalah Amerika Serikat VS Iran Korea Utara, Cina, dan negara timor tengah lain nya, kita hanya menunggu waktu yang akan tiba saja ya itu perang dunia 3, dan mungkin ini bisa jadi akhir kimat dunia ini, kerana seorang prajurit itu masuk medan perang tak mungkin lagi sudah bisa keluar, jawaban hanya, mati atau meneng perang itu, jika lari pun tak akan lulus, karena musuh pasti mengpung, Amerika Serikat sudah masuk delima ini, dan Amerika Serikat juga sudah bunuh diri, Amerika serikat sudah menjadikan diri nya sendiri menjadi sasaran teroris kerena penjajahan nya., dan semua yang di jajah menutut kemerdekaan, serengan grilya itu akan terus ada kecuali mereka semua sudah mati, walau sekarang Amerika Serikat punya kendali kuasa nya, tapi nanti pasti hanycur oleh para budak jajahan nya, contoh 22 perdapan esar dunia, Romawi dan perisa yang kuat itu hancur, Indonesia yang jajah Belanda pun merdeka, pada Inti nya waktu akan menjawab nya.
Dan kita kembali ke Indonesia, tidak ada uapaya pemeritah Indonesia lagi dalam, menutaskan Kasus HAM ini, baik bersekala berat maupun ringan, kasus TNI meyerang lapas cebungan pun juga tak pernah selesai, munir, Ambon, poso, Aceg, sumatera, dan papua, Kasus mesuji sumereta, Pemunuhan TNI di Aceh, tregedi Loksomawi dan lain apa lagi di papua sana, saya tidak heran jika TNI jadi saran nya, di tembak mati secara misterius di papua, karena sudah di angap rakyat papua penjajah, begitu juga Aceh.
Hal penting lain nya adalah media TV indonesia kusus nya metro tv dan tv one, yang juga mempertontonkan aib polisi ke dunia, dengan aksi densus88 yang di tipu orang penjahat kenyol dengan di dustai tas berisi buur rendang dan escedol, harus media tv menjanga kehormatan Pemerinat jangan tayang kan itu, tapi densus88 juga sudah sangat bodoh, sereng di tipu penjahat, nanti ada lapuran tas bersi bom, maka di remehkan eeh ternyata tas itu isi bom benaran, dan jika tas itu juga tidak bersi bom dikira bom.
Terahir kita semua harus ikut membantu memperbaika ke bodohan Polis, TNI, dan desus88 yang sudah sereng di tipu karena bodoh, masyarakat juga jangan terlalu takut mengagap sebbuah tas orang tertingal bersisi bom padahal belum juga bisa di pastikan, lalu menghubungi densus88 lalu tertipu lalu buat malu lagi pemeritah, saran saya masyarakat melihat kotak atau tas jangan langsung takut dan menghubungi polisi.
Dan pada inti nya masyarakat dan pemeritah Indonesia harus perbaiki bangsa, dan juga jangan tuduh Islam teroris, dan terpenguh perang timor tengah, media tv juga harus di batasi maslah perang timor tengah
Dan mungkin sekian dulu imformasi yang saya bisa berikan pada anda para pembaca. Dan kita bertemu lagi di lain epesodi tulisa saya yang baru nanti.
Terima kasih telah membaca nya semoga berguna untuk anda.
Mohon maaf bila ada kekeliruan dalam tulisan saya di atas.
FROG GOZILLA
Ketua Organisasi Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88 Tanjung Tabalong yang bergerak memajukan pendidikan di Banjarmasin Aceh dan Indonesia.
Organisasi ini juga sangat aktiv di industri musik Rock Endergrond,
Dan berjuang untuk membangun perintahan ustmaniyah yang baru,


