Masalah Pemerintah Jakarta dan Daerah
Tabalong Dengan Masyarakat 2017
WELCOME BLOGGER FROG GOZILLA
Terima kasih pada anda para pembaca yang sudah mau
melungkan waktu berharga anda hanya untuk membaca tulisan saya
Pendahuluan
Gambar Avril fans Fender Reporter,
Jurnalis, Redaksi Kantor Berita Kanada Banjarmasin
Tulisan ini saya bisa pertangung jawabkan
kebenaran nya, dan tulisan ini di tulis di bantu oleh kawan-kawan Avril fans
fender, dan serta dari sumbangan dari narasumber tokoh masyarakat, pemerintah
dan ormas-ormas, di tambah dari hasil penelusuran langsung di lapangan.
Tulisan ini membahas masalah Pemerintah
Jakarta dan daerah Tabalong dengan masyarakat Tabalong yang melibatkan
Industri, yang mana masalah ini selalu berlarut-larut dari di mulai nya pecah
konflik masalah tersebut, dan tambah masalah baru yang datang pada tahun 2017
ini yang menyeret konflik ke arah yang lebih parah, secara singkat pada dan
berisi. Dan tulisan ini juga sengaja merahasikan nama tokoh masyarakat,
pemerintah serta ormas-ormas dan industri yang terlibat hal ini, karena sudah
perjanjian sebelum penulisan dan penerbitan tex tulisan ini di lakukan, baik di
terbitkan menjadi sebuah buku atau artikel di Internet, dan tulisan ini juga
tidak merahasikan nama tokoh masyarakat, pemerintah, ormas-ormas dan Industri
yang tidak meminta kami untuk di rahasikan nama nya.
Dan di larang keras mengcopy dan mencetak
ulang tulisan ini, tanpa izin tertulis dari Avril fans Fender Banjarmasin dan
perpustakan arsip dokumen pemerintah Tabalong, pelangaran tentang hal ini bisa
di jerat hukum yang berlaku oleh pemerintah Republik Indonesia.
Dan tulisan ini di tulis dengan mengunakan
bahasa melayu banjar yang tercampur dengan bahasa Indonesia murni, karena saya
kurang pasif berbahasa Indonesia murni, namun saya pasif berbahasa melayu
banjar, dan tulisan ini di tulis dengan kata kalimat kasar, karena begitulah
tutur dialek bahasa banjar melayu, jadi mohon kebijakan anda pembaca jika ada
kekeliruan dalam tulisan ini.
Masalah Pemerintah Jakarta dan Tabalong
Dengan Masyarakat
Gambar demontrasi kelompok Ormas Masyarakat
banjar di Tabalong
Tabalong adalah sebuah Kabupaten yang
terletak bagian paling utara provinsi Banjarmasin, dan merepukan sebuah
Kabupaten kaya dengan sumber daya alam melimpah, serta kekakayan alam yang
begitu beragam, hasil hutan dan pertanian dan sebagai nya, Tabalong memang
sebuah Kabupaten muda, dari beberapa Kabupeten lain di Provinsi Banjarmasin,
namun kemajuan nya sangat pesat sekali, dan mendahuli dari pendahulu nya,
disebabkan factor kekayaan nya yang mengundang Industri Asing bercekol di
Tabalong. Dan begitu juga dengan masalah nya, Tabalong adalah Kabupaten yang
ada di Provinsi Banjarmasin yang punya banyak sekali masalah yang di sengketakan
rakyat nya. Dari masalah pemerintah Jakarta dan daerah dan melibatkan Industri
baik dalam negeri dan luar negeri. Semenjak pecah nya konflik tahun 2011
kemarin di Mabu’un di depan SPBU Tabalong, yang di mulai oleh Ormas Sumatera
yang di komando Avril Fans Fender Banjarmasin, yang mana kelompok ini adalah
sebuah perkumpolan pemuda banjar, yang menuntut otonomi daerah dan ke adilan
pembangunan baik pada pemerintah Jakarta mau pun pemerintah daerah sendiri,
namun perjuangan kelompok ini tidak terlalu di pedulikan masyarakat kala itu,
tapi setelah terjadi nya kirisi minyak di Tabalong yang berlangsung panjang
pada era rezim SBY yang membuat muak masyarakat Tabalong sendiri, di mana
sebuah antrian panjang untuk membeli minyak di SPBU Mabu’un terjadi perkelahian
antara supir, yang membuat Ormas Sumatera dan berpidato di sana, yang mana
pidato ini membelalakan mata dan menyungingkan teliga masyarakat kala itu, yang
membuat mereka melakukan penuntutan, dari berkonflik dengan pemerintah dan
pertamina itu sendiri, Cuma saja masalah tersebut bukan masalah baru, tapi
hanya puncak nya saja pada tahun 2011 yang di picu oleh krisi minyak di
Tabalong tersebut, yang mana di Tabalong sumur minyak sangat banyak sekali,
mengapa mereka masyarakat Tabalong itu susah mendapatkan minyak, bahkan hingga
rebutan akibat pembatasan oleh pemerintah dan pertamina, yang membuat
masyarakat Tabalong sadar akan pembodohan pemerintah Jakarta dan Daerah, dan
konflik pecah pada tahun 2011 tersebut yang di picu krisis minyak tersebut pada
akhir nya menyeret semua masalah yang dahulu belum selesai tuntas sekngketa nya,
yang berujung pada penumpasan pada para pendukung Bupati yang kala itu
menjabat, serta menghancurkan pendukun SBY dan kelompok nya, yang di angap
telah melakukan penyimpangan dan sebagai nya, dan juga melakukan kudeta besar
terhadap Pertamima, PT Adaro, dan yang lain nya, yang di angap merampas kekayan
tabalong, serta kolonia Majapahit. Namun banyak ahli pengamat dari Banjarmasin
mengatakan masalah utama nya yang sebenar nya adalah masalah Kerusakan Jalanan,
yang banyak menghambat tangki minyak pertamina, rusak nya pasilitas umum
public, minim pembangunan, rusak nya sarana pendidikan, dan pembiaran-pembiaran
kerusakan pasilitas public, yang membuat begitu agresif, dan ada pun masalah
nya dasar mengapa menyerang Industri, yang mana Industri juga di angap
bertangung jawab terhadap pembangunan tersebut, jangan hanya bisa menguras
hasil kekayan nya saja, serta konfrontasi dan banyak konfirasi yang menyelimuti
nya. Dan yang mana masalah ini sampai sekarang belum benar-benar selesai.
Banyak orang mingira ketika berganti nya
rezim yang memerintah maka aka nada perubahan, yang mana dalam pemilihan kepala
daerah Tabalong, saat itu di menangka Drs. H. Anang Syakhfiani, M.S yang para pendukung nya adalah kelompok ulama
Islam, dan petani Karet Tabalong, di samping iya juga adalah putra daerah
Tabalong itu sendiri, dan misi nya di waktu kampanye juga meyakinkan, dan di
mana masyarakat Tabalong berharap konflik akan segera usai. Begitu juga dalam
pemilihan Presiden saat itu, kelompok penumpas pendukung SBY menyodorkan dan
memenangkan Prabowo untuk jadi Presiden, yang di harap dapat dengan tegas
mengurus Tabalong dengan banyak Industri Asing tersebut.
Memang perlu di akui juga, setelah terpilih
nya Anang menjadi Bupati, dilantik oleh Gubernur Kalsel Rudy Ariffin pada 17 Maret 2014 di halaman Gedung DPRD Tabalong. Maka konflik mulai mereda,
karena Anang dengan sigap mencoba menyelesaikan masalah tersebut, dan masalah
utama adalah kerusakan jalanan dan pasilitas umum, dan krisi minyak di
Tabalong, dan dalam dodbrakan baru untuk menguatkan Ekonomi agar harga karet
mahal saat itu, iya juga meningkatkan saranan pendidikan di Tabalong, yang
membuat Ormas Sumatera jinak kala itu, dan hal yang paling menguatkan nya
adalah Agama Islam, Anang ini orang yang tergolong fanatic sekali, yang akibat
ini dukungan terus mengalir pada nya, hingga iya meminta PT Adaro membangun
sebuah mesjid, yang mana atas kerja masyarakat mengangumi nya, dan iya juga
memiliki misi yang agamis sekali, iya mendesak PT Adaro agar secepat nya untuk
menyelesaikan masalah pembangunan Islam Center, dan meredam kelompok yang
mempermasalahkan pembangunan Rumah Sakit Tabalong yang baru tersebut, juga
banyak kelompok yang medesak pembatasan kolonia Majapahit, PLTU di gunung Batu
di serang masyarak akibat kolonia Majapahit yang mendominasi buruh kerja,
begitu juga PT SIS dan RA yang di serang masyarakat. Dan ada pun masalah
Pemerintah Jakarta di Tabalong ini adalah masalah lama, yang kembali hidup di
masyarakat pasca konflik 2011, atau akibat pembiaran SBY tersebut, yang mana di
mata Masyarakat Tabalong pemerintah Jakarta tidak lebih dari para perampok
pajak saja, mereka kepentingan Jakarta dan Pulau Jawa saja, dan ini juga
menurut pengamat Banjarmasin di picu Pemerintah Jakarta tidak ada yang
melakukan kunjungan kerja nya ke Daerah, bahkan ke tingkat provinsi pun juga
jarang ada nya, meski mentri atau angota DPR pun juga sedikit pun tidak menlakukan
kunjungan nya, dan bom bardir nya di baut media juga, yang mana media
memusatkan pemberita pembangunan Pulau
Jawa dan Jakarta begitu megah, yang mengucilkan hati masyarakat daerah, kemarah
masyarakat atas kerjasama pemerintah Jakarta dengan Amerika Serita, yang
berlatar belangkan Ivansi Irak dan Palistina tersebut juga, orang marah melihat
SBY kala itu dengan Presiden Amerika Serikat yang di anggap teroris sebenar nya
itu BUSH, safari luar negeri SBY mengunakan uang Negara, sedangkan masyarakat
ekonomi nya marat saaat itu. Tidak bermaksut untuk membela pemerintah daerah,
ketika Rezim Anang yang memerintah maka sangat mencolok sekali ketahuan oleh
masyarakat akan ketidak pedulian nya pemerintah Jakarta terhadap daerah, karena
rezim Anang yang banyak melakukan perbaikan Jalanan rusak serta pembangunan
terkendala dana dari pemerintah pusat Jakarta, sedangkan masyarakat sudah sadar
Tabalong banyak memberikan sumbangan pajak pada pemerintah Jakarta, dan akibat
hal ini juga maka menyala dengan dahsyat lagi kebincian masyarakat Tabalong
terhadap pemerintah Jakarta. Unsur lain juga yang mendorong masyarakat membenci
pemerintah Jakarat di picu oleh moderenisasi global, yang di tarapkan di
Tabalong mulai tahun 2003-2004 atau rezim Noor Aidi, dan pasar bebas, yang mana
pemerintah Jakarta melarang daerah melakukan hubungan langsung daearah dengan
pihak Asing, dan para kelompok Industri local yang mendorong masyarakat
membenci pemerintah Jakarta, yang mana akibat dari Pemerintah Jakarta yang
selalu memenangkan Industri kelompok nya, dan kelompok Asing yang sarat dengan
Industri Amerika Serikat tersebut, WTO dan rentenir Moneter IMF, yang menyeret
Indonesia dalam krisi dan Inflansi saja, serta angapan Pemerintah mengandaikan
Indonesia dengan rentenir lintah darat IMF tersebut, masalah penerbitan izin
usaha Industri daerah, serta masalah pajak yang tinggi yang di berlakukan oleh
pemerintah Jakarta.
Dan pemerintah rezim Anang juga melakukan
penumpasan sebuah criminal, yang mana ini sebuah criminal tingkat tinggi, yang
sebelum Anak memerintah tidak di lakukan penumpasan tersebut, bahkan pemerintah
Jakarta yang tahu juga melakukan pebiayar, dengan tidak melakukan tegur
terhadap pemerintah daerah yang bersekongkol menerbitkan izin perjudian atas
nama adat dayak tersebut, penumpasan criminal ini di dukung penuh tetua adat
dayak di Tabalong, yang mana mengangap mereka telah melakukan pengotoran
terhadap budaya dan tradisi, memang perlu di akui di rezim sebelum nya, FPI
dulu pernah bersama kepela adat dayak melakukan pembubaran perjudian ini, yang
berujung pemerintah membela para pelaku perjudian tersebut, dan menyahkan FPI
dengan dalil agama Islam nya, yang membuat geram masyarakat Tabalong itu
sendiri, yang berujung kembali kebencian pada pemerintah Jakarta yang lagi-lagi
diam terhadap penyimpangan pemerintah Daerah, baik itu Provinsi atau Kabupaten,
dan makin marah lagi kasus suap PT Adaro yang membuat masyarakat mengadakan
kudeta terhadap PT Adaro tersebut. Bahkan setelah Jokowi naik jadi Presiden,
Jokowi juga di angap masyarakat sama kala itu, yang pada akhir nya menyadarkan
Jokowi itu sendiri akibat banyak tekanan yang di lakukan daerah, yang pasti
daerah Sumatera dan Kalimantan bahkan Papua, yang mana kelompok yang memimpin
nya mantan GAM Aceh, atau Ormas Sumatera central Sumatera Barat dan Kota Pedie
Aceh itu. Rezim Anang juga banyak mempromosikan pembangunan pada masyarakat,
salah satu nya adalah perencanan Taman Exspo Center di Mabu’un Tabalong, dan
yang mana Rezim Anang merubah subuah daerah Radikal di Tabalong, yang sarat premanisme,
pembubaran Bliyar Mabu’un dan membatasi Diskotik di Mabu’un yang di arahkan
menjadi sebuah Taman untuk seluruh masyarakat Tabalong tersebut, dan sekali
lagi kendala nya adalah dana dari pemerintah pusat yang menjadikan proyek ini
sangat lambat, dan desakan terhadap PT Adaro, baik untuk mempercepat
pembangunan taman kota dan sebagai nya.
Dan kala itu juga masyarakat mulai mendingin
lagi akibat rezim Anang ini yang dinilai baik sekali, terlibeh kelompok
Kesultanan Banjarmasin dan Aceh yang mendorong kaum Agama mendukung rezim Anang
ini, yang loyal sekali dengan Islam, yang mana sudah di katahui umum Masyarakat
Tabalong adalah masyarakat Islam yang kuat sekali asas melayu Islam tersebut
yang 90% penduduk Tabalong adalah beragama Islam. Dan ada suatu rahasia yang
akan di beberkan dalam tulisan ini, dan belum ada media mana pun berani
membeberkan rahasia ini, yang mana sebenar nya dari Konflik 2011 lalu kelompok
ini masuk konflik di line Tabalong, dan Ormas Sumatera adalah kelompok yang
samar sekali kurang Jelas akibat di kenal dengan banyak nama, dan selalu di
tukar nya Tim angota mereka oleh Komando nya di Banjarmasin, yang mana militer
ikut serta disini, yang jelas Batalion Kalimantan dan Sumatera, dan oleh sebab
itu orang berpikir 2 kali berhadap dengan Ormas Sumatera, yang terkadang angota
Ormas Sumatera ini adalah Prajurit TNI yang sangat loyal Nasionalisme ke
daerahan nya, dan mereka ini lah di balik semua penurunan umbul-umbul yang
bergambar pahlawan kemerdekan Indonesia yang bersuku Jawa, pada 17 Agustus,
2013-2014 lalu, mana kelompok ini mengagap Pemerintah Jakarta tidak menghargai
jasa prajurit Islam Kesultanan Banjarmasin yang gugur berjuang mempertahankan
tanah air dari gempuran Belanda, mereka tidak menghargai sama sekali Gusti
Muhammad Saman anak Pangeran Antasari yang gugur tertembak oleh serdadu Belanda
di Kalteng tahun 1905 lalu, dan penjuang seperti Penghulu Rasyist yang
mempertahankan Kalua dari serangan Belada masa agresi militer Belanda yang
berlangsung di Kalimantan, dan Kelompok ini loyal sekali terhadap Masyarakat,
yang mana membuat Polres dan polisi di kucilkan Masyarakat, akibat minim
pembelan terhadap Masyarakat, dan sedangkan Batalion 1008 Tabalong yang
menyamar dan bergabung Ormas Sumatera sangat Pahlawan sekali, bagai mana tidak,
mereka menyerang Pertamina, dan menekan Pertamina agar memperbaiki sekolahan
yang rusak, mereka menyerang Adaro untuk memperbaiki perpustakan, dan menyuruh
dan menekankan Industri Asiang atau orang asing non Islam di Tabalong
menghormati Islam, yang mana bulan Rahmadhan mereka melarang Industri asing
beraktivitas saat shalat tarawih, dan saat lebaran kebersaman mereka sangat
kekeluargan sekali dengan Istana Kesultanan Banjarmasin yang menyapa
masyarakat, sholat bersama dan makan bersama dan berbagi zakat fitrah bersama,
ini benar-benar mengucilkan polisi di mata Maysarakat serta pemerintah Jakarta,
dan untuk masa rezim Anak Batalion juga akan terjun lagi untuk membela
Masyarakat Tabalong. Yang ke adaan mulai dingin maka ada sebuah Industri baru
di buka di Tabalong, yang mana Industri ini yang memulai membuka kembali luka
Konflik lama, Industri yang membuat masalah ini bernama Industri PT Conht semen
Cina, memang awal nya terlihat bagus, bahkan pemerintah daerah yang juga
berangapan bahwa Industri bisa menyerap tenaga kerja banyak, namun pada
berjalan nya pembangunan Industri ini benar-benar menambah masalah yang sudah
ada, baik masalah pemerintah daerah dan Jakarta terhadap masyarakat Tabalong
dan meluas sampai Banjarmasin, yang melibatkan banyak kelompok, dan ada 6
korban tewas dalam konflik ini, yang mana Banjarmasin mengirim pasukan Ormas
nya untuk membela masyarakat, dari awal masalah sengketa lahan masyarakat kebun
Karet mereka, yang mana sengketa lahan ini lebih parah dari sengketa lahan PT
Adaro dalam sejarah, bahkan membuat dinas kehutanan daerah sangat geram sekali
terhadap Industri ini, bahkan DPRD sekali pun. Industri ini juga membuat
kelompok di Tabalong yang berkonflik dengan PT Adaro dan Pertamina menyorot ke
mereka sendiri, yang masyarakat Tabalong mengenal 3 tokoh inti Pahlawan
Masyarakat dalam melakukan serengan, dan 3 orang ini adalah yang bertangung jawab
banyak serengan, bahkan yang di luar dari Tabalong yang tergabung kelompok
Searatis Kalimantan, yang bernama Edo Vodo tinggal di Mabu’un, Erny Angota DPR
dan Ormas Sumatera, dan Rahmahwati Angerani Nusation director utama Kantor
Berita Kanada Banjaramasin, dan Ketua tertinggi Avril fans Fender Banjarmasin,
3 orang ini dengan gagah berani walau wanita mereka ini menyerang PT Adaro, dan
selepas keluar pencara akibat menyerang PT Adaro Tante Erny membela masyarakat
Tabalong dalam kisru PT Conth masalah lahan, iya megarahkan banyak kelompok
untuk menyerang, bahkan iya menghetikan kudeta nya terhadap PT Adrao dan
Pertamina, Tante Erny bersama Edo Vodo rela masuk penjara hanya untuk membela
masyarakat Tabalong saja, mereka sangup membunuh orang di lokasi jika amarah
nya naik dan memuncak. Kisru konflik lahan PT Conht dapat diredam Rezim Anang
saat itu dengan sebuah perjanjian, yang mana mereka harus sesuai permintan
masyarakat yang di wakili oleh dinas Pertanah daerah untuk mengurus lahan
tersebut, dan konflik mereda sedikit-sedikit. Dan pada awal tahun 2015 Rezim
Jokowi mencoba untuk memperbaiki kesalahan Pemerintah Indonesia di Kalimantan,
dengan mengunjungi Istana Kesultanan Banjarmasin dan banyak bicara dengan
Sultan Khairul Saleh tersebut, yang untuk mengambalikan kepercayan masyarakat
Kalimantan terhadap pemerintah Jakarta yang begitu buruk sekali pada era SBY
yang memerintah, dan tanggapan masyarakat Tabalong juga bagus terhadap Jokowi,
mereka sudah mulai berangapan baik pada Jokowi ini, dan tidak lama kunjungan
nya di Banjarmasin, iya juga mengutus Mentri-mentri nya ke Tabalong, yang di
sambut baik oleh Masyarakat Tabalong, yang mana masyarakat sudah mengangap
Jokowi kala itu benar-benar pemimpin yang di tungu itu, bahkan iya bersama
rezim Anang berpihak pada Batalion pada 17 Agustus tahun 2015 tersebut,
Umbul-umbul bergambar Pangeran Antasari pun di naikan di mana, Benderan merah
putih dan Kesultanan Banjarmasin pun di kibarkan di Tabalong, dan makam
pahlawan juga di kunjungi, dan semua itu membuat Batalion sangat jinak, karena
sudah seharus nya itu di lakukan, namun kebersaman ini tidak terlalu lama
terjadi, karena konflik besar sedang di hadapan, yang mana pecah konflik ini
lebih besar dari sebelum nya yang terjadi, yang mana biayang keladi nya adalah
PT Conth dan turun nya harga karet tersebut, bahkan rezim Anang sendiri di
kudeta masyarakat Tabalong bersama Ormas Sumatera, Tante Erny dan Rahmah dari
Banjarmasin bersama pasukan tersebut,.
Semula PT Conth bereoperasi tidak sedikit di
sangaka masalah ini sampai ke Banjarmasin, yang mana setelah Beroperasi PT
Conth tersebut Jalanan di Tabalong rusak parah akibat truk-truk berat mereka,
dan jelas nya Kantor Berita Kanada Banjarmasin cabang Tabalong, mencatat bahwa
pada tanggal 24 oktober 2015 lah awal pencah nya konflik yang sampai sekarang
ini tahun 2017 belum selesai juga, yang mana masyarakat Saradang menyerang PT
Conth, bahkan mereka menangkap semua para orang Cina yang ada, di bantu
Batalion, orang Cina di bawa ke pendopo Tabalong untuk di tanyai pasfor mereka,
dan kebanykan mereka adalah seludupan dari Cina, yang pada akhir kembali marah
nya rezim Anang Kala itu, nah disini lah kembali menyeret Pemerintah Jakarta,
karena rezim Anang juga kurang sangup menghadapi masalah ini di Tabalong,
karena Rezim Anang di hadapkan dengan 2 masalah sekaligus, masalah Karet dan PT
Conht itu sendiri, hingga membawa pihak Provinsi, yang mana juga pihak Provinsi
tidak berdaya untuk menangulangi ini, namun mereka menekan PT Conth tersebut
untuk memperbaiki Jalanan saat itu, PT Conth pun mulai memperbaiki Jalanan, dan
kelompok mengarah ke PT Adaro dan Pertamina lagi, untuk menekan PT Adaro anjing
pemerintah Jakarta itu untuk membangun Tabalong, yang mana nanti pada awal
tahun 2016 PT Adaro bersama Rezim Anang memulai membangun Taman Exspo Center,
dan selesai nya pembangunan Mesjid PT Adaro tersebut.
Pada awal tahun 2016 harga karet turun lagi,
petani menyalahkan Rezim Anang saat itu, dan mengajak kelompok untuk menetang
nya, bahkan mengulingkan nya, kirsu pada tahun 2016 penetangan terhadap rezim
Anang ini di kaitkan dengan HJ Sani pemimpin pemuda Pancasila Tabalong, yang
mana kelompok yang tidak bertangung jawab memprovoksi agar HJ Sani harus
mengantikan Bupati Anang, Cuma Ormas Sumatera dan Partai Islam di pihak pada
rezim Anang ini, dengan mudah Ormas Sumatera ini menupas provokasi, tapi tidak
mengakihiri penetangan itu, namun tidak bermaksut membela rezim Anang, karena
Kantor Berita Kanada Banjarmasin melaporkan Perdangan Internasional
Banjarmasin, pemicu turun nya harga karet Campur tanggan Industri Jakarta dan
Pemerintah Jakarta yang membantasi perdangan bebas daerah, yang mana beberapa
Industri loka Banjar di halangi pemerintah Jakarta untuk menjual karet terhada
Malasyia, tapi harus melalui Industri Jakarta, Industri Serawak Malasyia
menolak 2 kali tangan yang di angap mekelar hasil nya mereka tidak membeli
karet tersebut, maka Karet tertumpuk di perbatasan Kalimantan Malasyia
tersebut, yang menurunkan harga jual, ini juga kembali membawa buruk nama rezim
Jokowi, walau begitu penentangan terhadap rezim Anang tetap berlangsung, namun
sekarang Yamahah motor Clup Tabalong masuk line konflik, yang mempermasalkan
pasilitas umum olahraga seperti serkuit dan yang lain nya, dan kelompok ini
mengajak altlet dan masyarakat menuntutu pemerintah, Kelompok ini banyak
melibatkan diri dalam konflik di Tabalong samapai ketingkat Jakarta sana. Belum
lagi selesai masalah sudah kembali di tambahi lagi, yang mana kolonia Majapahit
kembali di serang, buruh Tabalong menilai dinas tenaga kerja tidak bekerja
benar untuk menekan Industri supaya mendahulukan Putra daerah agar di
pekerjakan, kisru ini di tambahi lagi masalah banyak nya kebakaran hutan yang
meluas di Kalimantan hingga sudah mencapai Tabalong, bahkan operasi pembubaran
area pelacuran tapian timor Tabalong oleh Batalion dan Polres Tabalong bersama
rezim Anang Tabalong tidak selesai, akibat bergolak nya masyarakat, yang
Kelompok Yamaha clup terus menjuruh pemerintah untuk memperbaiki Sarana
Olahraga. Dan pada tanggal 17 maret 2016, PT Conth kembali mengawali pencahnya
konflik, memang pertama tidak di Tabalong pecah nya, melainkan Kabupaten
Balangan, yang mana Banjar dan Dayak melakukan serengan yang berujung
kekerasan, akibat jalanan di Tabalong rusak akibat truk PT Conht. PT Conth
mencari jalanan alternativ menuju Banjarmasin, yang supaya tidak melalui
jalanan Tabalong, tapi malah melalu lokasi Balangan, yang berujung konflik di
Balangan, dan atas itu PT Conth kembali lewat Tabalong dengan sembunyi-sembunyi
dari rezim Anang dan Polres Tabalong bersama Batalion, yang mana, mereka takut
juga melewati depan Hotel Aston, Karena Aston bisa laporan nanti nya, maka
mereka melalui jalan obor mati Tabalong, dan belum sepat satu minggu di
Balangan pecah konflik, akhir masyarakat Tabalong yang ada di jalan obor mati
kembali menyerang PT Conth tersebut jalanan rusak para akibat truk PT Conth
tersebut. Pemerintah daerah berupaya agar tidak jatuh korban, namun yang goblok
nya disini adalah PT Conth, karena sudah tahu akan terjadi konflik mengapa
nekat beroperasi, dan mengapa tidak mengunakan truk standar saja bukan truk
bermuatan berat, tapi yang gila dan bodoh lagi pemerintah yang memberikan izin,
seperti dinas perhubungan dan Polisi lalu lintas. Masalah ini juga di tabahi
lagi oleh masyarakat Kalua Tabalong perbatasan Amuntai Tabalong yang berujung
pada kembali duduk permasalahan nya pada Provinsi dan pemerintah Jakarta, yang
mana masyarakat Kalua mengangap rezim Anang tidak adil berlaku memerintah,
masalah ini sama dasar nya dengan yang terjadi diluar Kalua itu, ya itu
lagi-lagi jalanan rusak bahkan hampir putus, sedangkan rezim Anang dengan loya
membangun bagian utara Tabalong, dan sedikit pun tidak memperdulikan bagian
selatan, bahkan masyarakat Kalua sempat berharap dengan Pemerintah daerah
Amuntai kala itu, dan masa ini rezim Anang dan pemerintah Provinsi benar-benar
tersudut sekali oleh tuntutan masyarakat luas, karena biangkeladi nya PT Conht
yang melitasi jalanan litas Provinsi menuju Banjarmasin yang banyak melewati
kabupaten Provinsi banjar merusak jalanan, pihak pemerintah Kabupeten
melepaskan masalah dengan berkata, bukan tanggung jawab kami masalah jalanan
lintas provinsi di rusak PT Conth, tapi ini masalah Provinsi, dan sedangkan
pihak Provinsi mencoba bertangung jawab, memingirim pasukan untuk razima muatan
truk, tapi tetap truk PT Conth yang sudah gila dan bersalah, hingga dinas
provinsi menyarang PT Conth, dan sekarang masalah nya pada pemerintah Jakarta,
bukan bermaksut membela pemerintah Provinsi mencoba membubarkan PT Conth, tapi
tidak bisa akibat ligitimasih nya ada di Jakarta tersebut, dan maka dari itu
sengketa panjang, bahkan pemerintah daerah membiayarkan masyarakat menyerang PT
Conth, dan mereka akan melarai bentrokan nya saja, ini disebabkan cewa dengan
pemerintah Jakarta yang berbagi hasil dengan PT Conth tersebut.
Gambar razia polres Tabalong bersama
masyarakat batalion terhada Truk PT Conth Tabalong dan Balangan
Dan rezim Anang juga menyerahkan masalah
masyarakat Kalua pada pemerintah Provinsi, jalan rusak parah, jika tidak
perbaiki, maka masyarakat Kalua dan bagian utara Tabalong bisa saling serang
akibat pembangunan tidak merata tersebut, dan iya juga meminta PT Conth
membangun mesjid, dan di sisi lain Yamaha motor clup juga terus menyudutkan
pemerintah yang sangat membuat kacau sekali, dan lagi-lagi PT Adaro dan
Pertamina di serang mereka, bahkan mereka mengakat masalah jalanan rusak hingga
ke area perumahan di Tanjung selatan dan daerah lain nya, yang berujung masa
menuntut pemerintah lagi. Dan Pemerintah Jakarta mingirim para mentri nya ke
Tabalong untuk supaya masyarakat tidak terlalu menyalahkan pemerintah Jakarta,
namun hal ini justru sebalik nya, bahkan hampir pecah konflik yang di mulai
masyarakat Kalua tersebut, yang mana para mentri ke bagian utara Tabalong
justru berbagi uang dan lain nya, yang menyulut api emosi masyarakat Kalua yang
kerusakan jalanan tersebut dan kelompok partai Islam bisa menahan masyarakat
Kalua tersebut, yang mana masyarakat Kalua juga ingin membebaskan bagian utara
Tabalong yang di dominasi kelompok majapahit di kebun sawit milik PT Astra Argo
Listari tersebut, dan para pemuda juga menyarang PT Adaro untuk menjediakan
angkutan gratis untuk murit sekolah-sekolah Tabalong saat itu, dan hal paling
parah dan esxtrim sekali terjadi, memang Pertamina dan PT Adaro pernah
mengalami serangan pasukan yang di kirim dari Banjarmasin, yang membakar mobil
sarana PT Adaro tersebut memukili kariyawan PT Adaro tersebut sampai babak
belur, tapi PT Conth lebih mengerikan lagi, pada tahun 2016 kelompok yang di
kenal masyarakat Provinsi Banjarmasin, yang utama mereka yang tinggal di
sepanjang jalan lintas Provinsi mengelari kelompok ini konvoi setan, yang mana
kelompok ini yang di kirim entah oleh siapa dari Banjarmasin menyarang PT Conth
membantu masyarakat, yang mana kelompok ini memukuli supir Truk PT Conth,
bahkan Polres Balangan mencatat 2 korban tewas di pukuli kelompok yang bagai
setan menghilang dan datang dengan tiba-tiba ini, mereka mengacam PT Conth
dengan suarat yang di tenggalkan, yang isi nya berhenti merusak jalan dan
mengangu kedamain Kalimantan, atau memili terus kami serang, dan Balangan dan
Tabalong, masyarakat sudah biasa memukuli orang PT Conth akibat teropesisi
kelompok ini, Polres atau yang lain nya takan merespon jika orang PT Conth
melapor kepada mereka, karena jika merespon, mereka akan jadi sasaran
masyarakat luas yang akan menuduhkan mereka melindungi penjahan dan musuh
bersama oleh seluruh masyarakat Provinsi Banjarmasin, dan saking banyak nya
serangan merubah jalur perang ini, yang mana supir truk PT Conth merasa sangat
tertekan dengan penyerangan berbahaya yang bisa berujung pembunuhan, Cuma dapat
di pastikan pasti akan babak belur itu melakukan demonstrasi di muka DPRD
Tabalong Mabu’un, yang mana DPRD tidak merespon mereka, hanya DPRD yang gila
saja yang merespon kelompok ini, yang akan menjadi sasaran amukan masyarakat
saja, untuk mengendalikan ke adaan DPRD meminta polisi membubarkan nya,
berujung saling bunuh saja nanti di halaman kantor DPRD oleh kelompok musuh
nya, sedangkan DPRD juga beberapa hari lalu di ributkan masalah masyarakat yang
mempertanyakan Pemerintah Jakarta yang obral janji di Kalimantan, dari masalah
membangun jalan kereta api Kalimantan, hingga sampai membangun dan memperbaiki
bandara Warukin Tabalong tersebut, Jokowi obral janji pembangunan yang tidak
pernah di lakukan dengan serius tersebut, aneh pemerintah Jakarta seperti tuli
dan buta dengan masalah PT Conth di Tabalong tersebut, namun rezim Anang untuk
menjaga kedamain pada bulan puasa tahun 2016 di Tabalong bahkan seluruh
Banjarmasin, pemerintah memperbaiki jalanan, karena mudik hari raya gawat nanti
jalanan rusak parah, berujung kelompok separatis angkat senjata saja, dan
perang zaman Ibnu Hajar pun akan meletus lagi di Kalimantan.
Dan pemerintah juga melarang keras seluruh
mobil PT Conth untuk melitasi kota Tabalong dan Balangan agar berhenti sudah
berkonflik, pemerintah Provinsi juga mingirim pasukan untuk merazia orang Cina
di PT Conth, dan jika tidak punya pasfor maka mereka memulangkan paksa nya,
meski pemerintah Jakarta melarang nya melakukan itu sepihak, Jalanan di Mabu’un
pun juga di aspal kembali, trotoar di buat, PT Adaro mempercepat pembangunan
nya agar kedamain terjalin di Tabalong, meski Balangan sagat extrim, dan setelah
pemerintah Jakarta mengirim Tim pembangunan pasilitas olahraga di Tabalong Tim
Yamaha motor dan kelompok lain menarik diri menyerang pemerintah, namun mereka
masih terus mengawasi nya, begitu juga pemerintah Jakarta bersama pemerintah
Provinsi memperbaiki Jalanan di Kalua yang meninginkan masyarakat, serta siring
sungai Tabalong di dekat Bank Kalsel tersebut juga di bangun, jembatan baru di
bagun juga, dan ini meninginkan kelompok penyerangan saat itu, Presiden Jokowi
juga membuka pintu damai dengan Industri loka Banjarmasin, untuk menstabilkan
harga Karet di Kalimantan, iya menghapuskan peraturan lama, dan mengantikan nya
dengan yang baru, masalah tentang izi Industri loka banjar tersebut,
pengampunan pajak dan sebagai, namun tidak membuat Janji terkabul Jokowi ini
seperti kereta api Kalimantan hanya nirwana saja, dan menyalang tahun baru
tahun 2017 Taman Exspo Center yang di bagun PT Adaro pun selesai, Rezim Anang
pun meresmikan nya, dan pada awal tahun 2017 rezim Anang dengan seluruh jajaran
pemerintah berhasil menguasai daerah Radikal premanisme Tabalong terminal
Mabu’un yang mereka ubah mejadi Taman Tabalong tersebut. Namun masalah baru
yang menyakut pembangunan jalan kereta api di Tabalong kembali muncul, Tante
Erny sendiri muncul kembali memimpin pembelaan ini, mereka juga menanyakan
masalah Badara Warukin Tabalong pada pemerintah Provinsi, bersama DPRD Tanalong
sendiri saat itu, pasukan di kerahkan untuk membatasi PT Conth tersebut, dan
jangan sampai Truk PT Conth masuk Jalan Ayani di Tabalong karena bisa fatal
urusan nanti, pada bulan 2 tahun 2017 rezim Anang mendesak PT Conth untuk
membangun mesjid agar masyarakat Saradang berhenti melakukan serangan nya,
Pembangunan GOR dan Lapangan Bola Tabalong pada tahun 2017 ini dalam tahap
pengerjan, namun konflik kembali pecah, lagi-lagi PT Conth biyang keladi nya,
mereka melintasi Jalan Ayani, yang menyebabkan jalan Ayani Mabu’un rusak parah,
sedangkan pemerintah saling tuding masalah izin jalan tersebut, pasukan sudah
dikerahkan untuk menghalagi PT Conth tersebut,
dan pada inti nya, pada tahun 2017 memasuki bulan April ini masalah yang
di hadapi pemerintah daerah atau Jakarta di Tabalong sengkta PT Conth, masalah
pembangunan sarana public, bandara Warukin dan jalan kereta Kalimantan, masalah
ini membuat pemerintah Jakarta kembali mengirim mentri nya ke Tabalong untuk
beruding, dan perundingan dengan Tante Erny dan Rahmah di lakukan di Hotel
Aston Tabalong, pemerintah juga minta pasukan di kembalikan ke Banjarmasin
untuk menghindari hal yang tidak di ingin kan tante ERNY dan Rahmah menolak
tegas hal ini, yang mana mereka menekankan tanggung jawab presiden Jokowi untuk
menindak PT Conth yang sudah gila tersebut. Dan DPRD dan Tante Erny juga
melakukan diskusi bersama pemerintah Provinsi untuk menghadapi masalah ini,
Cuma sudah di tegas pemerintah Jakarta lah yang harus menyudahi hal ini, karena
bagai mana lagi pemerintah daerah tidak punya ligitimasih tersebut. Memang
dalam pembahasan di jotel Aston April 2017 ini, PT Conth harus minru PT Adaro
membuat jalan lintasan nya sendiri, yang agar tidak mengangu masyarakat yang
berujung konflik, rezim Anang juga menekankan hal yang sama, pernah rezim Anang
mememinjakan Jalan Alternativ untuk PT Conth itu, namun berujung konflik, dan
PT Conth melobi nya untuk meminjam jalan, jelas rezim Anang menolak nya dengan
tegas, hanya akan membuat besar masalah saja, tapi yang jelas nya lagi, pada
bulan April ini konflik di Jalan Ayani Mabu’un Tabalong masih berlangsung, dan
terhitung ada 2 korban supir PT Conth hampir tewas di keroyok masyarakat, dan
ini belum terhitung korban yang ada di Balangan sampai Banjarmasin, dan ada 8
kali kecelakan selama bulan April 2017 di jalan Ayani akibat truk terbalik
karena jalan rusak parah akibat PT Conth, dan untuk saat ini kami berharap
pemerintah Jakarta segera mungkin mengambil tindakan nya, baik DPR, MPR, dan
Presiden Jokowi, dan jangan tarik ulur terus masalah ini karena takut akan
terjadi pemberontkan kaum separatis yang sudah bosan masalah dari tahun 2011
ini juga belum menemui titik akhir nya, dan untuk saat ini, hanya Imformasi ini
yang kami bisa berikan pada anda, dan imformasi baru masih dalam penyusunan
penulisan oleh kru redaksi Avril Fans Fender Banjarmasin.
Dan mungkin sekian dulu imformasi yang saya bisa
berikan pada anda para pembaca. Dan kita bertemu lagi di lain epesodi tulisa
saya yang baru nanti.
Terima kasih telah membaca nya semoga berguna untuk
anda.
Mohon maaf bila ada kekeliruan dalam tulisan saya di
atas.
FROG GOZILLA
Ketua Organisasi Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88
Tanjung Tabalong yang bergerak memajukan pendidikan di Banjarmasin Aceh dan
Indonesia.
Organisasi ini juga sangat aktiv di industri musik
Rock Endergrond,
Dan berjuang untuk membangun perintahan ustmaniyah
yang baru,
Simbol Organisasi
Avril Lavigne




Tidak ada komentar:
Posting Komentar