Translate

Sabtu, 02 April 2016

Kontak Senjata Sumatera Di Philipina 30 Maret 2016



Kontak Senjata Sumatera Di Philipina 30 Maret 2016

WELCOME BLOGGER FROG GOZILLA
Terima kasih pada anda para pembaca yang sudah mau melungkan waktu berharga anda hanya untuk membaca tulisan saya 

Pendahuluan


Tulisan ini di tulis saya sendiri dan repoter Kantor Berita Canada Aceh dan Philipina General Santos dari lapangan terjadi nya kontak Senjata di laut Philipina dari tanggal 30 maret 2016 lalu, dan tulisan ini saya bisa pertangung jawaban kebenaran nya, kami sudah lama mengetahui rahasia ini, beberapa kejatahat pemberotak Philipina, dari pembobolan gudang senjata general santos yang di jual senjata ke sulawesi utara pada kelompok santoso tahun 2014 lalu, dan beberapa kali penyeludupang senjata api ke Indonesia, Malasyia dan Brunai Darusalam, kami semua pernah melaporkan nya pada TNI Indonesia, tapi laporan kami lewat Twitter tidak di tangapi di angap dusta, dan beberapa hari sebelum terjadi nya tawan-menewan sudah kami laporkan pada TNI tapi sayang helekoper TNI jatuh dan menewaskan kru nya, padahal pasukan GAM Aceh berada di laut Sulawesi menungu batuan Udara TNI Indonesia dalam membendung Masuk nya senjata api ke kelompok Santoso.

Dan semua tulisan di bawah akan memberitahu kan awal mula masalah yang terjadi dari awal pembobolan gunang senjata General Santos yang sudah lama terjadi, pada masa GAM Aceh memberontak Indonesia, dan sengketa daerah sabah di malasyia dan Brunai Durusalam, dan selamat membaca,

Kontan Senjata Sumatera Di Philipina 30 Maret 2016


Luka lama kembali terekuyak dan mengeluarkan darah lagi, itu cocok sebagai kata terhadap kontak senjata antara Sumatera dan pemberotak di Philipina mulai dari tanggal 30 Maret 2016 hingga sekarang masih terjadi, dan sudah menewaskan 3 orang Pilot Pasukan Udara Tan Malaka Padang dan 2 helikopter Canada jatuh yang di piloti 3 orang, dan menewaskan 5 orang dan 1 kapal dari angkatan laut Negara Federasi Sumatera, yaitu kapal Jendral Nusation 1 singgamangaraja, dan juga membuat kapal angkatan laut Negara Federasi Sumatera, rusak parah, kapal Sutan Syarih 4 dari Palebang, dan semua di pimpin oleh GAM Aceh dan Malasyia dari tanggal 30 maret 2016.

Mungkin aparat ke amanan Indonesia seperti TNI dan Polri, tahu dengan orang Aceh bernama Adull Karim, yang biasa di Pangil Karim Bangkok dia mentan akatan dari divisi GAM Aceh preode  pemeberotakan, Karim Bangkok adalah orang yang paling bertangung jawab memasuk semua senjata GAM Aceh di masa pemberotakan, dan Karim Bangkok juga adalah Orang yang memasuk senjata Api ke Timor Lesti semasa pemberotakan, semua senjata pasukan Falintil, pasukan pembesan Timor Lesti di pasuk oleh Karim bangkok dan kompoltan nya.
Pemeritah Indonesia sangat kenal dengan Karim Bangkok, karena Karim Bangkok sudah di tangkap dan di penjara lama sudah, se inggat kami dalam lampiran arsip kesultanan Aceh sekarang, Karim Bangkok di tangkap saat melakukan transasi penjual senjata di Batam sumatera pada pada para perampok Bank Sumatera, maaf data penangkapan Karim Bangkok ini kurang jelas pembaca, karena Arsip nya hancur oleh sunami menerjang Aceh Sumatera tahun 2004 lalu, dan membuat semua Arsip sejarah hancur dan hilang, bahkan pemeritah Aceh sekarang melakukan pendataan ulang tentang siapa saja yang pernah ikut menjadi Angota GAM Aceh, tapi masalah penangkapan Karim Bangkok mungkin TNI atau Polri Indonesia menyimpan nya, karena sekarang ini banyak yang tahu, di mana Karim Bangkok berada, ada kabar Karim Bangkok sudah di esikusi mati oleh Pemeritah Indonesia, tapi ada juga kabar Karim Bangkok masih ada dan di cari meliter Thailan atas pembobolan gudang senjata di Thalilan, tapi entah lah, kerena pihak keluar Karim Bangkok di Tapak tuan Aceh, masih mencari kabar keberadan di mana Karim Bangkok da terutama anak-anak yang Rindu Karim Bangkok, kalau dia mati di makam nya, jika dia hidup juga di mana dia tingal sekarang ini, hanya tuhan saja yang tahu.
Kami semua berdoa ke pada tuhan jika Karim Bangkok masih hidup, semoga dia tidak melakukan penyelundupan senjata, pesawat, dan Tank lapis baja, karena Karim Bangkok ini, kenal semua orang yang bisa memasuk pekakas meliter dunia, hal paling menajukan iyalah Bangai mana bisa Orang bernama Karim Bangkok menyelundupkan Tank Lapis baja Purtogal ke Timor Lesti, lewat mana dia membawa nya, masih belum ada jawaban, Karim Bangkok juga menyeludupkan Helilkopter ke Timor Lesti, bahkan Kapal perang, semua dari Purtogal, bahkan meliter Portogal saja tidak sangum membawa nya, karena ada PBB dan TNI Indonesia saat itu menjaga daerah Timor Lesti supaya janggan terjadi aksi kontak senjata lagi.
Jadi semua Imformasi awal tentang Kontak senjata Pemberotak Philipina itu Karim Bangkok adalah orang paling tahu dan bertangung jawab semua nya, Karena Karim Bangkok selama Aceh Krisis ekonomi Karim Bangkok merampsa semua senjata pemberotak Philipina, hingga 400 pucuk AK 47 buatan Cina, Karim Bangkok juga awal nya yang memulai pembobolan gundan Senjata General Sabtos pasca pemerotakan Timor Lesti dan GAM Aceh pada pihak Indonesia.
Setelah terjadi sunami di Aceh dan Sumatera 2004 lalu, banyak pasukan GAM Aceh yang tewas, bahkan terdata lebih dari 50% pasukan GAM Aceh itu tewas, dan hanya tersisa kelompok dari Dinminimin yang melarikan diri ke pedalam Aceh menghidari TNI yang mengejar, tapi data itu ternyata salah total, Pasukan GAM Aceh, ternyata banyak lari ke Malasyia dan Kalimantan, dan kelompok DINMINIMIN hanya sisa nya saja, yang sudah meletakan senjata pada pemeritah Jokowi kemarin, Kelompok GAM Aceh sebenar nya ada di Banjarmasin dan serawak Malasyia, yang diam-diam menyusun ulang gerakan nya, dan pemeritah tahu itu cuma hanya berdiam, karena menghindari korban jatuh, atau Indonesia akan terjadi Konflik berdara besar lagi yang mengejetkutkan dunia ini, GAM Aceh sekarang bukan lagi GAM Aceh yang dulu, yang coba membebaskan Aceh dari Indonesia, GAM Aceh sekarang tidak lagi melakukan pemberotakan bersenjata pada pemerintah, tapi ikut melidungi kedaulatan Kalimantan yang berjasa menampung mereka semasa menjadi Boronan TNI, dan atas dasar itu pemeritah mediam kan nya, dan seluruh kelompok sumatera juga meletakan senjata nya, tapi ada yang tidak pernah di serahkan kelompok pemerotak sumetera pada Pemerintah Indonesia, beda itu 4 Helikopter, 2 pesawat Zet tempur buatan Inggris yang disimpan rapat mereka, bahkan pemberotak sumatera yang di kira bubar ternyata masih ada, tapi mereka tidak juga kaya dulu lagi, mereka sekarang ikut Angkatan Udara Indonesia, walau status Non aktiv, dan di angap pengsiunan atau veteran oleh pemeritah, sewaktu-waktu bisa juga menerbankan pesawat tempur yang telah disimpan lama mereka oleh Pasukan udara Tan Malaka Padang sumatera Barat, dan negara paling mengetahui dari Aksi angkatan udara Tan Malaka Padang sumatera Barat ini adalah negara Singgapura, karena kapal pembawa pasir elegal singapura sudah sering di buat karam karena di tembaki Helikopter Pasukan Udara Tan Malaka ini, Angakan laut Indonesia dan Malasyia tahu ini, tapi berdiam juga, itu disebab kan karena apa yang dilakukan Pasukan Udara Tan Malaka Padang Sumatera barat ini tidak melangar hukum Indonesia dan Malasyia, tapi sebalik nya menegaskan hukum Indonesia Malasyia, yang dengan tegas menghitikan penambangan pasir dan Minyak Singapura yang berada di laut Indonesia dan Malasyia, bahkan pasukan Udara Tan Malaka tercatat pernah menembaki latihan militer Singapura yang masuk daerah Indonesia Malasyia yang di zaman Rezim SBY dulu, Amin Rais partai PAN Indonesia tahu masalah ini, bahkan Amin rais mendukung nya, apa lagi marah nya Negara Federasi Sumatera sangat marah besar setelah mengetahui ketika Presiden SBY menjual PT Indosat pada Singgapura, dan saat GAM Aceh dan Militer Malasyia menghetikan latihan Militer Singgapura di laut sumatera dan Malasyia saat di Tangkap memberikan Bukti bahwa Presiden SBY lah yang memberikan ijin latihan militer itu, hingga kemberadan Petral di Singgapura, saat Rezim SBY, GAM Aceh, dan pasukan Ankatan darat Negara Federasi Sumatera, Singamangara, mompi Jendal Nusation dan Kompi Palebang Sutan Sahyri, pernah menyerang non senjata Petral di Singapura, tapi di rahasiakan mencegah campur tangan TNI, AURI dan angkatan laut sumatera, yang sudah marah pada pemeritah Singgapura, Kemaran Negara Federasi pada Sinngapura ini di mulai dari serengan yang di lakukan Pemeritah Indonesia, dengan meledakan kedubes Anerika Serikat yang di lakukan Usman dan Harun, Usman dan Harun di angap Negara Federasi Sumatera, adalah Pahalawan Indonesia, setiap kali pemeritah Singapura menyelekan Usman dan Harun, maka Negara Federasi Sumatera ini pasti akan mengutuk dan mengecam nya, bahkan ingin menyerang nya.
Masalah utama nya yang selalu menuai Konflik antara Negera Federasi Sumatera dengan Philipina adalah, kelompok pemberotak sering mendukung singapura, yang menjarah laut Malasyia dan Sumatera, sejak dulu sudah, bahkan sempat terjadi serangan Kapal laut Nusation 1, dan kapal laut Sutan Syahri 4 dari palembang, yang saat itu mengetahui Imformasi dari Militer Malasyia, bahwa kelopok pemberotak Phlipina dan singapura menyeldupkan Timah Indonesia dari Blitung dan pulau Nias mengunakan perahu kecil bermesin cepat, sontak terjadi kontak senjata, dan di menangkan Negara Federasi Sumatera, kebician yang sudah ada terus berulang kali terjadi tanpa di ketahui oleh pihak petingi Indonesia, hingga Asean dan PBB, bahkan pemeritah Indonesia dan Malasyia yang tahu juga kerap berdiam, karena apa yang di lakukan pasukan GAM Aceh, dan Negara Federasi Sumatera, menegaskan Hukum Indonesia Malasyia, yang menghacurkan banyak penyeludupan, Pemberotak Philipina dan Singapura.
Yang paling utama terjadi nya kontak senjata terus berulang juga, luka lama yang tak kunjung waras dan sembuh hingga saat ini yang sudah menelan ratusan korban jiwa, maslah Karim Bangkok yang selalu menjadikan sasaran perampasan senjata api, pada kelompok pemberotak Singapura, Thailand dan Philipina, tapi yang paling sering di rampas Karim Bangkok senjata api nya adalah Pihak Pemberontak Philipina, bahkan secara diam-diam, pemeritah Philipina yang gagal dalam menangulagi pemberotak nya sendiri juga ikut mendukung pihak Karim Bangkok yang sering melakukan perampasan senjata, hingga terlibat nya Karim Bangkok, membobol gudang senjata api general Santos, yang di salahkan pemeritah adalah pihak pemberotak Philipina, padahal pemberitah Philipina sudah tahu semua nya pelaku nya, pelaku itu siapa lagi orang Karim Bangkok, yang bertugas mempersenjati GAM Aceh, dan semua pemberotak Sumatera,dan santoso, hingga menyiakan bahan pembuan bom, bali yang di beli Umar Patik, sangat mahal, oleh Karim Bangkok jua,
Karim Bangkok dan Masalah Singapura lah yang terus memperuncing dan memperpanjang konflik rahasia ini,  hingga konfflik kontak senjata baru 30 maret 2016 ini, semua nya masih masalah luka lama, tapi pemberontak Phlipina ini berdalih dan membuat alasan, tetang penyekapan kapal dan warga sumatera minta tebusan terhadap pemeritah Indonesia, bahka 42 kapal Malasyia, Indonesia, Nerwegia dan Jepang Canada di laut Philipina, semua hal lama cara baru saja, pada Inti nya tetap menuruskan warisan senjarah, Antara pemberotak Philipina Singapura atas Tindakan Negara Federasi Sumatera, alis Karim bangkok dan penjaraha Pasir laut Malasyia, hingga kasus Sabah, Malasyia, Brunai Darusalam, Samarinda, Philipina juga di angap ikut campur, maka ini juga membawa saran terhadap pembajakan kapal milik Industri Musik Likin Park fans Petronas Malasyia, sudah dari dulu terjadi pembajakan sipah ini, ini terjadi karena Kasus Sabah yang tak kujung usah jua penyelesain nya, bahkan PBB di angap alat Imperialisme Amerika Serika, yang selalu pro Philipina itu, pada Ahkir Malasyia, Indonesia diam,-diam melibatkan meliter tidak resmi, yaitu Negera Federasi Sumatera, Negera Federasi Jawa Timor, di tambah Pasukan Tidak Resmi Kalimantan, yang di ,motori Samarinda dan Banjarmasin, yang meluluskan masuk senjata dan pasukan tidak resmi ke Sabah, hingga kerap menembaki pihak militer Philipina, ada suatau rahasia Kantor Berita Canada, di Perbatasan Malasyia Indonesia, bahwa Pihak Indonesia, Malasyia dan Brunai Darusalam, akan membagi 3 daerah sabah, itu lakukan Agar Indonesia, Makasyia dan Brunai Darusalam Tidak perang lagi, damai bertetanga, maka usaha rahasia di buat memasukan meliter 3 negara tidak resmi mereka untuk mengusiri Militer Philipina yang coba masuk Sabah, ikut nya pasukan tidak resmi masuk sabah, jika Philipina melaporkan nya pada pihak Asean, atau PBB maka Malasyia, Indonesia dan Brunai Darusalam akan mengelak dan membatah tuduhan, tapi mereka akan menuduhkan pihak meliter tidak rismi lah yang bersalah, tapi militer tidak resmi ini di lindungi mereka, dan ada yang coba mengungkap nya maka mereka akan secara politik melindungi, dengan cara menarik nya sedikit demi sedikit, lalu melarikan nya ke Eropa, bahkan kerap lagi mereka berpura-pura menangkap nya dan mempenjarakan atau exsikusi mati, tapi semua di lakukan secara rahsia, alias didustakan, yang tertangkap akan di larikan ke Eropa, Asean dan PBB sudah tahu ini, tapi mungkin juga ikut Ambil bagian dalam kasus ini.
Negara Federasi Sumatera didirikan oleh Belanda pada tahun 1947-1950 lalu, dan berlambang daun sirih, dan berbera Warna kuning dan Hijua, Juga beserta didirikan nya juga Negera Federasi Jawa Timor, tapi tak berlangsung lama telah bubar, didorong pemburan nya oleh pemritah Indonesia, hingga lahir juga OPM, Organisai Pupua Merdeka, setelah perang perebutan Irian Barat oleh pihak Indonesia ini, dan juga banyak melahirkan pemberotak baru di Indonesia, bahkan pembesan Timor Lesti juga sama benang merah nya, baik yang di sulawesi, semua pemberotakan benang merah nya sama, yaitu di perlakukan tidak adil oleh pemeritah Indonesia, baik pembangunan, kebijakan politik Ekonomi, hingga Industri pertambangan, dan lahir nya kelompok pemerotak juga pasti sudah merasakan daerah mereka di Anak tirikan pemeritah Indonesia, dan kejadian ini terus berulang kembali, dalam pasca kemerdekan Indonesia ini, bahkan bertambah parah,
Kudisi ini di sebapkan ketidak mampuan pemeritah Indonesia dalam mengolala negara ini, bahkan hampir semua kebijakan politik pasti bertetangan terus, dengan Pemeritah Daereah provinsi,kebijakan itu menyakut hukum Pancasila yang di buat pemeritah Indonesia, tapi pemeritah Indonesia jua yang melangar nya, contoh Freeport di Papua, yang di buat DPR Indonesia meluluskan Kontrak Karya Pertambangan Freeport yang pada akhir nya, lahir lagi OPM di Papua yang sampai sekarang menyerang TNI, kebijakan hukum juga di sejalan dengan Aceh yang berbudaya Islam ini, pemeritah Indonesia meniru hukum Amerika Serikat yang sudah jelas bertetangan dengan Pemeritah Aceh Islam fanatik itu, bahkan terjadi gabungan GAM Aceh dengan Negara Sumatera ini, juga karena Pemeritah Indonesia menerakan hukum Amerika Serikat, yangg jelas tidak sejalan, perkara bukan agama tapi moral bangsa yang terus terkikis dan luntur nya jiwa pancasila Indonesia yang terus merusut, bakan tudahan mereka Pemeritah Indonesia Pelayan Impeiarialisme Amerika Serikat dan sekongkol dengan Bank dunai IMF yang membawa merosot nya ekonomi Indonesia, masalah Ini Amin Rais partai PAN Indonesia yang sempat menjaat Ketua MPR Indonesia, Amin Rais mengetahui betul alur kisah nya, lihat lah di buku Angenda Mendesak Bangsa Indonesia ini.
Dalam mengumgkap kan Kasus baru kontak Sejanta dan penyandaran warga Indonesia Sumatera, oleh kelompok pemberontak Philipna, hingga Terjebak nya 42 kapal Malasyia, Nerwegia, Japang, canada Iran, dan paling banyak kapal Industri Musik Malasyia dan Indonesia, yaitu Linkin Park fan Petronas Malasyia yang sering di bajak kelompok pemberontak Philipina, hingga laut singkita natuna, kapal Industri Aceh Sumatera dan Malasyia hampir kerap terjebak kontak senjata pemberotang, dan terpaksa menghubingi pengawal Pihak Cina, untuk selamat melalu laut sengkita natuna, tapi sengkita Laut natuna, tidak membajak kapal Industri, melainkan hanya kontak senjata saja, kadang Korea utara dan Cina kontak senjata, tapi tidak pernah menbajak apalagi menawan kapal Industri Indonesia Malasyia, hingga kapal-kapal Industri luar Asia Tengara, Kapal industri yang lewat sengkata laut natuna ini, Pihak Cina dan Korea Utara, tidak meminta bayar untuk mengawal kapal-kapal Industri yang melalua sengketa laut Natuna, cuma mereka ingin mamstikan bahwa kapal-kapal Industri ini tidak terkena tembakan, karena jika kena tembakan maka pihak negara yang kapal Industri nya tertembank bisa ikut campur dalam kontak senjata mereka, artinya masalah baru bagi mereka, tapi anda harus tahu juga, sengkita sabah, Malasyia Indonesia dan Brunai Darusalam ini tidak sama dengan sengketa laut natuna, karena sengkita sabah, dan pemberotakan Philipina, Malasyia Indonesia dan Brunai Darusalam, bisa saling tawan-menawan, baik dari pembajakan kapal, hingga jarar militer tidak resmi hasil cuci tanggan pemeritah yang berseteru dalam konflik ini.
Saya unkap rahasia Arsip dukumen curian Ibnu Hajar atas arsip rahasia pemeritah Indonesia, sebelum dia di exsikusi mati pemeritah Indonesia, arsip rahasia curian itu di berikan pada reporter koran Banjarmasin Angriani, yang juga punya arsip janji Presiden Sokarno, atas janji pada Daut Beuereh Aceh, masalah pengadan 2 pesawan dulu, juga di tambah arsip curian dari pasukan GAM Aceh masa pemerotakan, di tambahkan juga arsip rahasia yang bisa di selamakan kesultanan Yogyakarta, rahasia Orde Baru, tentang Petrus pak Harto, hingga G30S PKI, Atas Nusation, yang juga ada di tanggan negara federasi Sumatera, hingga pencah nya dalam pemeritah orde lama Seokarno, yang mengadakan gayang Malasyia, hingga Hero Amoju dan Laksamana Jendral Auri Omar Dani, yang memasukan Tertara tidak resmi menyerang Malasyia dari Kalimantan barat, yang semua rahasia itu ada pada kami hingga sekarang ada, dan saya sudah papar beberapa rahasia itu menjadi buku dan blogger, yang berjudul Arsip rahasia pasukan GAM Aceh, dan pemberotakan Negara Islam Indonesia, yang berujung Kondam Sriwangi melakukan operasi sisir, dan pembetukan baru Densus88, yang di angap petrus baru Indonesia oleh dunia luar, mengapa densus88 di angap petrus barus Indonesia oleh dunia luar? sebab nya densus88 dalam operasi penangkapan nya selalu menembak mati terget nya, lalu tuduhan Islam Teroris, yang juga di angap pembersiahan kelompok musuh politik pemeritah Indonesia, pasca pecah nya Ivansi Irak oleh Amerika Serikan, kempanye anti teroris yang juga di sebakan tragedi 11 september 2001 lalu di Amerika Serikat.
Saya dan kawan dari reporter kantor berita canada sudah sering menjadi sasaran pembunuhan oleh orang dan kelompok yang sangat asing dan mestri siapa yang menugaskan mereka, tapi alham dulilah saya selalu lulus dalam rencana pemunuhan itu. mungkin saya Inggat, rencana pemunuhan terhadap saya yang paling patal, hingga di tembak nya saya di Banjarmasin, yang untuk saya selamat ada 18 kali aksi, bahkan keluarga dan kawan saya tidak luput dari teror ini, teman saya di culik hingga sekarang tidak ada kabar sama sekali, keluarga saya juga pernah di sandara, yaitu adik kadung saya yang pulang sekolah di culik, dan penculing meminta semua arsip rahasia itu, jika saya tidak menyerahkan nya maka adik saya akan dibunuh nya, tapi alaham dulih itu tak berhasil karena di gagal meliter Malasyia saat itu, penculik dan saya mengadakan perjanjian, bahwa saya akan serekah arsip itu, tapi saya katakan pada mereka arsip itu sekarang di tangan GAM Aceh, tapi GAM Aceh akan serakah itu 2 hari lagi, karena mereka harus naik pesawat dulu menuju Samarinda, dan atas dasar itu saya sendiri akan mengantikan adik saya itu, tapi mereka tak percaya juga, lalu saya dengan berat hati mengabil pilihan, saya serukan pada mereka jika tidak juga percaya dan tidak mau menungu pasukan GAM Aceh dalam 2 hari, saya saran bunuh saja sudah Adik saya itu, karena saya sudah tidak tahu lagi cara apa supaya kalian ini percaya, bahkan saya katakan, saya juga tidak percaya mereka, bisa saja kalian saat saya bawa arsip itu, setelah sampai ketangan kalian semua kami di bunuh semua nya, dan jika kalian mau bunuh adik saya sudah lah bunuh sekarang janga tungu besok, saya sudah angap adik saya mati, dan tidak ada guna menyelamtkan nya, salam saya untuk penculik adik saya, dan jangan hunbungi saya lagi dari sekarang, 1 hari setelah nya berlalu saat saya mau pulang dari samarinda, ada 2 orang yang menyeret saya keluar bus, 2 orang itu memberikan sebuah Phonsel, lalu berdiring dan saya mengakat nya, eh ternyata penculik adik saya, mereka sepakat, saya akan jadi tawan mengantikan adik saya, dan mau menungun pasukan GAM Aceh, pertukar terjadi cepat, saya masuk mobil lalu saya berikan sinyal peda militer malasyia di perbatasan Kalbar, jadi secara diam mereka menguti mobil kami, dan pada waktu yang bersaman, saya menusuk mata penculik itu dengan tangan tilunjuk saya hingga merdarah dan menjerit, lalu saya rampas pisau di pingang nya, dan saya tusuk leher nya sampai mati, mendengar jeritan mobil berheti, super penculi keluar, dan meliter malasuia di belakang kami lansung menembaki nya, hinga tewas 2 orang, dan kami berhasil mengabil senjata nya, lalu buat rencana, 3 mayat kami buang, lalu meliter malasyia memakai baju penculik yang tewas itu, lalu tawan nya kami surah membawa kami pada pihak penculikan itu, maka setelah semua sampai, saya dan menggat tangan, dan penculik itu tidak mengeria 3 orang bertopeng yang menudungkan senjata pada kelapa saya dan juga tidak sengan memukul saya itu adalah meliter Malasyia, saat penculik melapas adik saya maka kontak senjata terjadi, saya yang berlari menuju adik saya dan di lindungi meliter malasyia berhasil, tapi bayaran mahal, saya tertembak di belakang sebelah bawah kiri, yang hampir membuat saya mati, tapi untuk saya selamat saat itu, dan itu kejadian paling exstrim terjadi, sepanjang hidup saya, dan semua terjadi hanya karena saya banyak tahu rahasia itu, munir di bunuh kerena banyak tahu rahasia orde baru, bigutu juga saya, saya beri tahu kan anda saya bukan orang baik, saya pembunuh dan bertangung jawab dalam perampasan senjata terhadap TNI Banjarmasi, hinga saya dapat 14 pucuk AK47, saya di latih meliter di Malasyia dan Iran, saya juga di laith Veteran angkatan udara Sumatera Tan Malaka, untuk menerbangkan pesawat tempur bermacam mereka, hingga shukoi Rusia, dan saya pilot dari Helikopter kantor berita canada, yang kerep di tugas kan meliput kontak senjata, saya juga orang yang  banyak memwawancarai kelompok pemberotak di Asia, yang di tugas kantor berita canada, saya juga di tugaskan meliput perang di Irak hingga Palistina, saya jua adalah Pilot dari pemeritah Turky yang sering membawa bantuan ke Palistina dan Irak, dan saya bukan orang yang cangung dalam pilot pesawat tempur, hinga pasukan darat Ivantri hingga Armet, dan tidak salah, kalau negara fenderasi Sumatera menjadiakan saya jendral termuda angkatan uadara Tan Malaka Padang Sumatera Barat, dari tahun 2011 lalu, ini saya katakan agar anda pembaca tidak ragu lagi dengan tulisan saya ini.
Dan saya akan paparkan sejelas mungkin aksi kontak senjata Phlipina dan Sumatera dari 30 maret 2016 hngga sekarang ini, dan rahsia nya.
Saya tidak bermasut mengulang tulisan ini, saya sudah tuliskan di atas awal dari akan masalah nya, yaitu dendam sejarah, antara Indonesia-Malasyia, dan Brunai Darusalam, dengan memusuhi Singapura dan Philipina, penambangan pasir Singapura, penyeledupan Timah dari Blitung dan Nias, dan paling parah nya Karim Bangkok yang merepas senjata, pemberotak Philipina dan Singgapura Thailand, hingga membobol gundang senjata General santos dan ujung saling tawan-menawan hingga sekarang ini, dan ini juga pertama terjadi dunia mengetahui hal rahasia yang sudah begitu lama terjadi, mulai dari GAYANG MALASYIA dulu, selama orde baru tidak pernah ada orang berani mengangakat kasus ini ke Publik, dan sekarang sudah banyak yang berani sudah mempublikasikan nya.
Pengunan Pasukan meliter tidak resmi, yang pertama menarapkan nya adalah Indonesia di Asean, dan di zaman orde lama dan orde baru, dan yang jelas terlihat adalah, penyerangan Indonesia Terhadap Malasyia, pada sengkita gayang Malasyia, pasukan meliter tidak resmi dibuat oleh Laksamana Jendral Auri Omar Dani, Seoraharto, Nusation, Sutan Syaril, dan Babak nya semua perang Indonesia yang masih di pakai di Indonesia tidak lain dari pemikiran Tan Malaka, dengan Gerpolek nya, panjang Greliya Politik Ekonomi, yang menumbuh suburkan pasukan pemberotak, baik GAM Aceh dan yang lain, Tan Malaka, menutun semua tentara Indonesia harus mandiri di mendan perang, jangan tergatung pada pemeritah pusat, dan menghebat amunisi sehemat mungkin, jangan menembak jika itu tidal perlu, jika perang jarak dekat kalau bisa gunakan lah pisau untuk membunuh lawan, dan rampaslah semua senjata musuh lawan sebanyak mungkin, dan harus bisa bertahan hidup tanpa pasukan makan dan uang dari pemeritah pusat, pukulah lawan dari perang jarak jauh dan dekat, buatlah barisan yang acak, pecahlah pasukan sekicil mungkin untuk menghidari banyak korban jatuh dan tertawan, contoh lah Julia Cesar dan Napaleon Bonaparti atau Ottoman dalam medan perang, Griliya adalah cara paling ampuh dalam melupuhkan musuh, dan ini awal pengunaan pasukan tidak resmi Indonesia, lalu di tiru banyak negara Asean, dan ini adalah jawaban dari semua pertanyan, kenapa Di Indonesia ini banyak kelompok pemberotak, dan jauh lebih banyak dari timor tengah yang berkonflik, anda harus tahu, kelompok pemberotak Timor tengah itu, sering mencolok dan tidak punya benang merah yang sama seperti kelompok pemberotak Indonesia ini, Pemberotak Indonesia banyak, tapi punya benang merah sama, dan itu adalah saran Tan Malaka, yang membecah pasukan sekicil mungkin dan sebanyak mungkin dan nama berbeda, juga mandiri tanpa bantuan pusat nya, juga melakukan perampsan senjata.
Anda harus tahu banyak kelompok pemberotak di Indonesia ini sebenar nya juga didalangi pemeritah Indonesia sendiri, baik pemberintah daerah, dan pemeritah pusat jakarta, dan jangan bertanya mengapa ini di lakukanm dan kadang pemeritah Indonesia cendurung menyalahkan mereka, itu desubut cuci tanggan dari darah yang tertumpah, dan menghidari tuduhan dan perang besar tehadap musuh nya, pemeritah Indonesia juga bisa mengunakan jasa para pemberotak untuk mengalihkan tuntutan publik terhadap kekuasan, juga mengalihakan publik dan dunia terhadap kecamuk di dalam tubuh pemeritah Indonesia sendiri, Petrus adalah jelas nya kelompok pemeroak bikinan orde baru, kelompok pemberotak juga bisa di gunakan untuk mengusir sebuah Industri Tambang besar, dengan cara buat ribut atau adu domba masyarakat, yang membawa korban jiwa, bisa juga Industri Tambang yang membayar pemeritah hingga TNI berbuat Tindak kekerasn di papua sana, yang jelas pemberotak Indonesia di dalangi pemeritah Indonesia ini, sebagai alat menghabisi musuh secara rahasia. Kelompok pemeberotak yang nyata terlihat didalangi pemerita Indonesia adalah, G39 S PKI, GAM Aceh, Negara Federasi Sumatera, tapi anda perlu tahu juga semua kelompo meliter tidak resmi Indonesia juga tidak semua nya patuh pada pemeritah Indonesia atau Malasyia, bahkan kerap sekali bisa melawan balik pemeritah yang memeriatah nya sendiri, kesepakatan militer resmi terhadap pemeritah bisa nya terjadi, tugas dan misi yang di buat pemeritah sejalan dengan pemikiran pimpinan pihak militer tidak resmi ini, jika berlawan terhadap pemikiran pimpinan kelompok militer tidak resmi ini sangat berbaya sekali, karena pasti menyerang balik pemeritah.
Saya beritahu kan anda pembaca, bahaya militer ridak resmi lebih berbahaya 4 kali lipat dari pasukan NATO AMERIKA SERIKAT, Karena mendapat latihan militer yang istimewa dari militer resmi suatu negara, karena hampir tidak ada negara yang melatih militer resmi secara mandiri berdiri sendiri tanpa mengaharkan pemeritah pusat, dan juga punya ke ahlian membuat senjata dan pesawat sendiri, bahkan jika tidak hati kelompok militer tidak resmi bisa mengudeta pemeritah nya hingga tergurguling.
Anda pembaca harus tahu Di Indonesia, hanya Aceh dan Sumatera punya hak lebih dari seluruh provinsi nusantara, Hak lebih itu adalah hak menutukan nasib sendiri nya, dan memeritah tanpa banyak campur tangan pemeritah Pusat Jakarta, tapi di rahasiakan, dan geburnur nya adalah gubernor boneka yang ada di nalik layar pemeritah tersebut, tapi yang paling jelas terlihat dunai punya hak menetukan nasib daerah sendiri adalah Aceh saja dengan hukum Islam, tapi sebenar sumatera juga punya hak itu tapi di rahasia kan, karena adalah aip pemeritah Indonesia sendiri yang gagal memerintah, hal ini terjadi sudah lama atas terjadi nya pemberotakan, Aceh Boleh menetukan Nasib sendiri, tapi Aceh harus masih memakai bendera Indonesia, lagu kebangsaan Indonesia, dan hukum pacasila nya, jangan memakai bendera non merah putih atau memperlihat kan hak ini pada dunia, di berikan Aceh Hak ini maka Sumatera yang tahu juga minta hak ini hak menetukan nasib sendiri, supaya jangan terulang perang sudara sumatera diberikan hak sama dengan Aceh, tapi anda harus tahu, pemeritah Indonesia gagal beruding dengan Timor Lesti yang di tawarkan pemeritah Indonesia Otonomi lebih atau hak menetukan nasib sendiri seperti Aceh dan Sumatera, Timor Lesti dengan tegas menolak nya, tawaran Otonomi daerah, atau hak menukan nasip sendiri ini, saya katan pada anda pemeritah Indonesia kebijikan politik ekonomi tidak senjalan dan tidak sepemikiran dengan pemeritah daerah nya yang kerap memberotak.
Pemeritah Indonesia Malasyia, sangat tahu sekali akar masalah kontak senjata dari 30 Maret 2016 hingga saat ini, dan berdalih membatah nya, ada rahasia yang juga perlu di ketahui, anda coba lakukan penyelaman di laut malaka, antara Malasyia Sumatera Singapura Thailand, anda akan terkejut menemukan bangai kapal yang berserakan karam, dan tak pernah terukap siapa pelaku nya, atau kapan pengaraman kapal itu terjadi, saya berikan pelaku nya adalah Militer tidak Resmi Indonesia Malasyia, yang secara kilat mengaramkan kapal ilegal Singapura Thailand dan Phlilipina, pasukan pelaku adalah, Negara Federasi Sumatera, GAM Aceh, dan Pasukan OTTOMAN 1453 Malasyia berpusat di serawak Malasyia, Angakat Laut nya yang sering mengaramkan barang bukti nya adalah, ankatan laut Negara Federasi Sumatera, dengan kapal berbentuk membawan Kontanainer atau peti kemas yang besandar di Pelabuhan bantam, di dalam kapal itu punya senjata lengakap, dan pasukan terlatih Kusus, dan Nama kapal ini adalah, Kapal Sutan Syahrir 4 Palimbang, dan yang lain adalah Kapal Jendral Nusation milik Medan Suamtera Utara yang berbetukak sama, dan didalam membawa Helikopter tempur Buatan Rusia dan Iran, dan sekarang canada juga ikut, helikopter bisa dengan cepat terbang di laut dan menebaki kapal dari udara yang gelap, dan terus menghilang bagai hantu, dan yang paling kerap di tembaki mereka adalah kapal pemerotak Philipina.
Di Kalimantan Tepat di Banjarmasin dan Balikpapan, ada Istilah masyarakat, yaitu bandara pesawat hantu, dan pelabuhan hantu, kenapa demikian, karena bandara dan pelabuhan ini bisa hilang dengan sekejap dengan hitungan hari dan jam saja, bahkan sebuah jalan lintas sepi bisa jadi landasa peswat tempur meliter tidak resmi Indonesia Malasyia, militer tidak resmi ini juga sebenar nya adalah pasukan cadangan pemeritah Indonesia Malasyia dan Brunai Darusalam, yang sewaktu-waktu di tugaskan misi penyerangan, hal paling sulit terditeksi oleh dunia adalah mereka menyimpan pekakas militer nya di luar Asean, sebut nya di Turky, Canada, Rusia, Jerman, Austria, Newegia, dan Japang, bakan ada kabar di simpan di korea utara dan Cina, tapi militer tidak resmi ini sedikit pun tidak ada nya campur tangan Amerika Serikat, semua perlengkapan militer nya pun juga 100% tidak buat Amerika Serikat yang gilang perang itu, kebayakan produksi pekakas militer pasti dari IRAN, CANADA, DAN RUSIA, tapi juga hanya 40% saja, dan itu hanya pekakas militer udara, seperti pesawat dan Helikopter, tapi pekakas senjata api di buat sendiri bom juga di buat sendiri di sebuah tempat Rahasia sekali, hanya Pasukan dan Negara Federasi Sumatera saja yang tahu di mana tempat itu, dan yang juga tahu hanya pemeritah Indonesia Malasyia dan Brunai Daruslam, dan beberapa negara terkait kerjasama ini, saya sebagai Pilot pesawat tempur Tan Malaka Angakan Udara Negera Federasi Sumatera padang ini pun tak positiv tahu letak menyebunyikan semua pekakas perang nya, karena saya hanya di jemput dari rumah oleh TNI atau Polri saja dan di antar ke bandara hantu, yang sudah siap pesawat dan bahakar nya penuh siap terbang dan mengepur musuh, dan saya hanya mendarat kembali ke bandara hantu di tungu TNI atau Polri, dan di sutik obat bius dan setelah bangun sudah di markas bataliyon Iskandar Muda Aceh, dan begitu terus selama saya terlibat, kekuatan angota nya juga kurang jelas, dan selalu berganti-ganti, angota nya juga tidak konsiten orang Indonesia Malasyia, kadan juga ada orang barat dan Timor Tengah, pasukan militer tidak resmi ini bagai hantu saja, bisa dengan mudah menghilang dan berbaur Masyarakat luas setelah melakukan misi nya, buang senjata dan lain nya sudah jadi, menguasai bahasa semua daerah Indonesia Malasyia, tapi saya beritahu kan mereka sangat berbahaya sekali menggingat terlatih lebih dari latihan militer resmi suatu negara, dan mandiri, tidak punya senjata bisa merampas, tidak punya pesawat juga bisa menbajak, tidak punya kapal juga bisa merampas, tidak punya uang juga bisa merampok Bank mana saja dan setelah nya hilang bangai hantu, ada hal yang meling gila terjadi Sadiwara Indonesia Malasyia, yang bepura-pura kapal perang nya di rampas di Malaka, pada hal tidak di rampas tapi memberika nya sacara halus pada militer tidak resmi, itu di buat mendustai dunia ini, hal yang selalu saya Ingat kan pada Pemerintah tentang bahaya pasukan militer tidak resmi ini, karena bisa ambil alih pemberitah baik secara non sejata dan sejara senjata, salah pemeritah Indonesia bisa jadi sasaran nya sendiri, dan saya juga inggat kan, jika pemeritah Indonesia tidak hati-hati masalah Freeports di Papua itu, pasukan militer yang bawah Komando Pemeritah Aceh dan Kalimatan bisa mengepur nya dari udara dan darat dengan waktu singkat hitungan jam saja, dan hilang bangai hantu entah kemana, karena kelompok ini punya akses dengan negara-negara besar penatang Amerika Serikat, dan DPR yang juga sudah ketahuan Pro Amerika Serikat saya sarankan hati-hati melangkah, karena pasukan militer rahasia ini bisa menculik dan membunuh kalian dengan membuat nya seperti 100% kecelkan atau semacam nya, pemubunuhan halus sekali tanpa di duga penyebab nya di lakukan orang terlatih dan Propional, bukti adalah bangai terjadi penembakan mesterius di papua terhadap TNI pro Freeporst, dan penembak nya pasti TNI akan menuduh OPM pemberotak Papua, atau terjadi Bom TNI dan Polri juga pasti tuduh teroris Islam, padahal mereka tahu atau pura-pura tidak tahu hal yang benar nya.
Panjang lebar saya jelaskan sudah, kita kembali ke pokok pembicaraan kita, yaitu serangan negara federasi Sumatera di laut Philipina 30 Maret 2016 ini, bahkan hingga saat ini, Awal ada sebuah berita dan bukti kantor berita Iran di Malasyia, berita itu didapat oleh pesawat tanpa awak Iran, yang secara tidak sengaja memoto ada beberapa kelompok bersenjata masuk area sabah pada Tanggal 16-2-2016 lalu, dan ini membuat lahir nya rapat antar kerajaan Asean di kantor Berita Canada berbatasan Indonesia Malasyia, mereka menduga pasukan masuk sabah itu dari Philipina, tapi belum berani menuduh apa lagi menyerang nya, seminggu atas ke jadian itu maka ada sebuah rencana memangil pasukan militer tidak resmi Indonesia, Malasyia dan Brunia Darusalam, yang di pangil adalah GAM Aceh, Negara Federasi Sumatera, Negera Federasi Jawa Timor, Pasukan militer tidak resmi Banjaramsin, komandan nya saya sendiri yaitu pasukan kuripan divisi 1 pasukan pelindung kalimantan yang di danai pemeritah kalimantan dan Brunai Darusalam dan juga di rahasiakan dari pemeritah Jakarta, pertemuan itu mengabil langkah untuk membuat pengaman jalur dagang Asean yang modar-madir di daerah sengkita, langkah ini di ambil jika ada yang menuduh Indonesia dan Malasyia mengovansi Sabah, maka supaya tiak ketahuan semua tugas di serakan Pada GAM Aceh sebangai komando nya, dan pada tangal 21-2-2016 pasukan GAM Aceh dan Angkatan Darat singamagaraja 1 mendarat di Banjarmasin bandara hantu, lalu berkonvoi melalua jalan trans Kalimantam, TNI dan Militer Malasyia yang sudah di beritahukan pemeritah masing-masing meluluskan Konvoi pasukan GAM dan Negara Federasi Sumatera itu, setelah itu maka penyelidikan terus berlanjut, tapi belum ada hasil nya, hal yang membuat bahaya adalah sampai berita ini pada Pemeritah Philipina yang tahu, pihak Indonesia Malasyia dan Brunai Darusalam yang Inggin membagi 3 area Sabah pada saat itu namun hanya diam menungu siapa yang akan mendahului yang mencalok sabah secara sepihak.
Keadana Tambah parah Pada Tanggal 2-3-2016 lalu kapal Industri Musik Likin Park Fans Petronas Malasyia di bajak di laut general Santos yang meminta uang, tapi tidak di berikan, kru kapal hanya memberikan minyak yang di bawa nya saja, sebabanyak 100.000 liter solar, hal ini didiam kan saja, di Indonesia terjadi pengeponngan TNI terhadap kelompok Santoso di Sulawesi, kelompok santoso yang sudah bermusuhan dengan GAM Aceh ini dari Kontak senjata 2015 lalu yang juga berkompolat dengan pemberotak Philipina bernama Laskar Islam malaka yang berpusat di Kalimantan Barat, TNI yang mengetahui nya berdiam saja, karena mencegah jangan melebar nya kontak senjata, Malasyia yang memberika Amunisi nya pada GAM Aceh, yang paling melitus kontak senjata nya adalah pasca terbunuh lekol Naser Muhammad dari GAM Aceh, dan serangan besar di kerahkan, Negara Sumatera Singamagara banyak menangkap pasukan Laskar Islam Malaka, dan kelompok santoso yang terjebak kerena desakan TNI, Angkatan dara Singgamagara juga menunuh Jendral paling tinggi Laskar Islam malaka, lalu laskar Islam malaka mengajak genjatan senjata di media Avril fans fender Banjarmasin, di kantor berita canada, senjatan senjata ini bertukar tawanan antara pihak bertikai, setelah itu Negara Federasi Sumatera, angkatan Udara Tan Malaka di tugaskan mengatar 30 orang kelompok Santoso pulang ke sulawesi dan jangan ikut campur lagi, eh ternyata hanya beberapa Minggu kelompok santoso membeli senjata lagi di general santos Philipina, pasukan GAM tahu, karena di laporkan Avril fans Philipina, maka dengan resmi GAM Aceh restu dari pemeriatah Indonesia malasyia, melalukan operasi perampasan senjata lagi kaya Karim Bangkok, mereka merampas habis semua senajata yang di sembunyikan di pedalaman kalimantan dan Philipina, perampasan terus terjadi, hingga paling penomedal adalah, Pasukan antas Intusri Kantor Berita Canada yang melaporkan ada transasi penjualan senjata di laut Sulawesi, maka GAM Aceh, menghubungi TNI subuh itu, bahwa kelompok santoso membeli senjata lagi, dan kapal ankatan laut Jendral Nusation 1 sudah siap di lokasi menungu Helikopter TNI, tapi entah kenapa kontak Radio kapal perang Jendral Nusation itu hilang kontak radiao, maka pada jam 07-23 waktu setempat GAM menyerang dan merampas senjata tanpa bantuan TNI, tapi gagal merampas Amunisi nya masuk Sukawesi, dan Heliokopter TNI yang di tunggu kapal Jendral Nusation itu terjata jatuh d sulawesi entah kenapa sampai sekarang di duga masih kecelakan saja, tapi masalah sudah usai.
Masalah yang kujung selasi ini maka Kelompok Pemerotak Philipina yang marah senjata di rampas kembali suntak membajak kapal dan menawan warga sumatera, dan berdalih minta tebusan pada pemeritah Indonesia, pada hal tebusan itu menganti hilang nya senjata yang di ranpas kapal peranng jendralo nusation sematera, di tambah terjebak nya 42 kapal yang paling milik Indonesia dan Malasyia, dari 42kapal yang terjabak adalah kapal Avril fans fender Banjarmasin yang membawa panggung konser tour Asena dan Amerika latin, dan saat ini tidak bisa melanjutkan Tou nya ke Vetnam, habis itu kapal Viking Newegia dan Japang membawa alat-alat penelitian Protocol Kyoto yang inggin ke papua juga ikut terjebak, dan lebih banyak terjebak adalah kapal Petronas Malasyia yang membawa Pangung, bahan bakar, helikopter, dan Truk pengukut pangung Avril fans fender Canada yang juga ikut di bajak Pemerotak Philipina, dan pemerotak Philipina Ingin menukar nya dengan tawanan Negera federasi Sumatera dan Malasyia yang banyak menewan angota mereka, hal yang tak dapat di terima GAM Aceh dan Malasyia adalah, pemberotak Pihlipina menembak mati 4 orang gitaris Fender Telecastert Jakrata Iran, lalu mengabil semua bahan bakar nya berjumbalh 14000 liter solat dari kapal Linkin Park Fans Petronas Malasyia, tapi itu masih di tahan saja agar korban tidak terjadi lagi, Pasukan singgamagaraja yang mengetahui 4 orang itaris fender telecaster jakarta di tembak mati, mereka balas dengan menghukum mati 20 tawan GAM Aceh dari kelompok Islam Laskar Malaka dan Abu sayap Philipina, mereka juga balas tawan warga sumatera, maka terjadi rapat di Malasyia yang menyerahkan masalah ini pada TNI Indonesia, pemeritah Indonesia menolak menebusi nya, karena tahu bahwa negara federasi sumatera pasti akan mengepur habis nya tanpa peritah resmi Indonesia.
Maka saya dan kawan dari tanggal 29 maret 2016 melakukan opersi pembesan 42 kapal milik malasyia dan Indonesia, kami berhasil selmatkan juga kapal Nerwegia Vikin dan Japang Proyek Protocol Kyoto, saya dengan menunakan pesawat tempur penjaman dari Rusia bersama Jendral Ali Pasha memuali serangan udara dari Bandara hantu Malasyia Hinga sekarang ini, dan pada tanggal 3 avril 2016 saya akan lakukan serngan akhir dengan pasukan udara Tan Malaka padang Sumatera Barat, karena sudah pasti 42 kapal telah mampu di Evakuasi GAM Aceh besama pasukan Militer resmi Philipina, dan saya ucapkan salamat jalan sampai jumpa di neraka kepada kelompok Pemerotak Philipina, karena pada Tangal 3 Avril 2016 atas Intusri militer rismi Philipina, angkatan Udara Tan Malaka dengan pesawat penjaman Rusia dan saya Pilot nya, akan membumi haguskan mereka semua tanpa ampu, saya bersumpah saya akan bunuh mereka semua yang telah menembak mati giraris fender tekecaster jakarta, dan anda semua akan saksi kan saya dan GAM Aceh membumi hanguskan nya, paling perlu 15 kali menembakan roket Pesawat Sukoi saja selasai, dan saya predisikan serngan hanya memankan waktu 2 jam saja dari Bandara hantu Malasyia, dan semua 42 kapal kami bebas kami tidak akan menyerang lagi, jika kelompok pemerotak inggin perang dengan TNI Indonesia dan Malasyia silahkan saja, kami takan membantu nya, kecuali atas peritah Kesultana Aceh dan Banjarmasin, dan saya juga mohon ampun pada tuhan yang maha esa, karena saya dengan sadar sudah banyak membunuh orang, baik melalau gempuran udara, darat dan laut, mohon ampun tuhan, atas pembunuhan ini saya, saya melakukan demi menyelamkan saudara saya sendiri.

saya masih di latih meliter di Malasyia

Dan semua nya sekian dulu Imformasi, nanti saya akan tabahkan lagi imformasi setelah serengan terahir kami pada tanggal 3 avril 2016.
Dan Inggat kami adalah pasukan mmiliter tidak Resmi Indonesia, Malasyia dan Brunai darusalam, yang kapan saja bisa di perintakan mengepur musuh Indonesia Malasyia, dan Brunai atas Restu Pemeritah Aceh Kalimantam, kami semua telati lebih dari TNI,AURI dan ANGKAT LAUT Indonesia yang Resmi, dan punya aksi bantaun negara Rusia, Canda Tarky Iran dan Austria Jerman, sikian dulu

Tambah dan Sambungan kemarin.
Saya dan kawan-kawan mengira setelah tanggal 3 april 2016 kemarin misi pembesan di Philipina berahir, eh ternyata tidak, karena kami tidak jadi pakai peswat shukoi Rusia, tapi hanya pesawat biasa saja, dan penelokan genjatan senjata oleh jendral Ali Pasha juga tambah panjak yang terjadi, akibat tidak terima 4 gitaris fender telecaster Jakarta di hukum mati pemeberotak phlipina maka, angkatan darat Singamangara negara ffederasi sumatera, juga balas 20 orang langsung dari kelompok philipina yang di tawan mereka hukum gantung, hinga angakatan darat Sulatan Suriyansyah juga bunuh semua keluarga pemerotak Philipina yang berhasil mereka culik atas bantuan kelompok santoso yang bisa bantu angkatan darat dan GAM Aceh masuk Philipina secara rahasia, kelompok pemberotak philipina tidak pernah berpikir bahwa Seluruh angakatan dara Negara Federasi Sumatera di bawah komando GAM Aceh, berhasil masuk lewat jalur darat atas bantuan kelompok santoso, yang pada akhir menculik keluarga para pemberotak, hingga menangkap beberapa di antara pemeberotak philipina yang lengah, serangan pesawat shukoi gagal kerena atas usul Malasyia, karena bisa terjadi perang besar antara Malasyia Indonesia VS Philipina, karena serangan udara pesawat shukoi sangat besar, bisa yang rakyat sipil philipina juga ikut mati, jadi sepakat gunakan pesawat biasa saja, dan melakukan operasi Angakatan Darat saja, hanya menangkap yang bersalah, memeperkecil kontak senjata, dan menjudutkan kelompok pemberotak philipina saja, dan misi nya adalah perang jarak dekat dan cepat bagai kilat, dan durasi waktu hanya di berikan Jendaral Ali Pasha hanya 4 jam saja, berahsil tidak berhasil harus keluar philipina, karena militer philipina akan tahu dan datang, bisa buat urusan tambah parah.
Dan dalam misi berikut nya Tanggal 4 Avril 2016. Operasi Perang jarak dekat dan durasi waktu makin sedikit hanya 2 jam saja, menghindari kontak senjata terhadap militer resmi Philipina, Pagi pukul 08;00 saya dan GAM Aceh, dari kapal Induk Sutan Sahril Palembang di laut Malasyia, mengudakan 4 Helikopter non meliter masuk menerobos Philipina atas pentujung Kelompok santoso, berhasil masuk dan bendarat di Philipina Selata, dan setelah mendarat 38 menit, saya tertembak oleh pemberontak, tapi saya masih bertahan dan balas tembak pada mereka hingga saya dapat bunuh 2 kelompok pemerotak, dalam keadan tertembak saya masuk Helikopter lagi, sambil ber Imfus darah, dan Ali Pasha GAM Aceh terus masuk kedalam Philipina, hingga berhasil bebaskan tawanan, Belanda, japang, Nerwegia, yang mereka sambil belari naik helikopter, saya terkena tembak hampir tak bisa terbangkan Helikopter canada, Pasukan angkatan darat Banjarmasin dan GAM Aceh tingal tidak ikut naik helikopter, saya hanya membawa Tawanan dan kelompok santoso sebagai pemandu arah keluar jalan Rahasia, angkatan darat Banjarmasin dan GAM Aceh, mengabil alih kapal avril fans fender Banjarmasin, dan berhasil membawa keluar dari Philipina dalam perjalanan laut 6 Jam menuju Malasyia dengan selamat, sedangkan saya membawa korban tawanan, semua Kru Pangung musik Rock Asean milik Banjarmasin, dan saya sukur masih hidup, padahal saya tertembak di belakang bagian bawah sebelah kiri, saya mengalami pendarahan sebelum pisan sambil menebangkan helikopter, berutung ada warga negera Japang yang kami selamat kan bisa terbangkan helikopter, karena saya sudah pingsan akibat pendarah luka tembak, tapi alham dulilah saya masih hidup sampai sekarang ini, dan masih bisa bertugas manajadi pilot lagi, dan tingal 4 kapal lagi yang akan kami bebaskan opersi menadal nanti tunggu Indtusi dari Kesultanan Aceh Malasyia, dan nengara federasi Sumatera, dan sampai sini dulu, nanti setelah opersi saya akan sambung tulisan ini lagi, dan itu pun kalau saya masih hidup, bukan tidak mungkin saya tewas di atas ranjang ini, atau di tembak jatuh helikopter atau pesawat yang saya operasikan nanti, pada Inti nya 4 kapal lagi masih tertawan, dan walau kami dalam opersi 4 april 2 helikopter canada rusak parah, masih bisa di pebaiki, dan koraban tewas dari pihak kami hanya 4 orang saja

Lanjutan tulisan di atas, dan mulai dari pukul 04;00 pagi waktu Malasyia tanggal 8 April 2016 ini, semua pasukan GAM Aceh berangkat melakukan pertukaran tawanan dengan pemberontak Philipina, namu sayang nya saya tidak ikut, karena masih sakit, pertukaran tawanan ini hanya memakan waktu 5 jam saja dalam bernegosiasi, dan titik bulan negera federasi Sumatera berdamai, tapi ada hal yang di sesal kan juga, ternyata pertukaran tawanan ini, ada 15 orang sumatera yang memang tidak di bebaskan karena di angap kedua pihak bersalah, dan sudah merugikan di antara pihak yang bertikai, kesalahan nya adalah mereka yang saling ejek dan melakukan kekerasan berkelahi baik atara warga sumatera dan pemberotak Philipina, dan pihak pemberotak philipina tewas terbunuh, padahal masalah nya hanya pemberotak philipina itu menyetopkan kapal mereka yang memabawa batubara, maksut jelas nya adalah batu bara itu milik siapa, milik Banjarmasin atau sumatera, jika milik sumatera maka bisa di rampas, dan jika bukan maka tidak di rampas hanya akan di minta minyak saja 2 drum untuk keperluar mereka, walau pun jika awak kapal tadi orang sumatera maka akan di lepaskan karena tak tahu masalah nya, antara negera federasi Suamtera dam mereka pembajak kapal dari Philipina itu, terjadi salaing bunuh akibat juga pemberotak itu sangat kasar sekali, tapi juga tiada maksut untuk membunuh, pada inti nya kedua belah pihak yang beseteru itu adalah mereka saja bukan menyangkut antara negera sumatera dan pemberotak philipina.
Sebenar nya negera fendersi Suamtera ini sudah jelas tidak ada hubungan sama sama sekali dengan urusan ini, jika pemberotak salah juga menyetopkan kapal itu, dan jika kira tidak salah pemberotak philipina itu menetutut pemeritah Indonesia atas di tawan nya 15 orang sumatera yang membawa kapal dari Banjaramsin, mereka meminta tebesun pada pemeritah Indonesia, karena kapal juga milik Indonesia, dan dasar juga, pemberotak ada yang terbunuh, walau terbunuh mereka balas bunuh juga, dan semua awak kapal kemarin itu mau di bunuh semua nya, tapi ada yang cedas di anatara pemberotak itu, dari pada di bunuh lebih baik minta tebusan saja baik pada pemeritah Indonesia, atau keluarga nya awak kapal itum dan yang harus bertangung jawab juga adalah Militer Indonesia untuk melakukan pembebsan ini bukan negera federsai sumatera.
Kenapa bukan urusan negara federasi Suamtera, walau yang terwan pertama adalah orang sumatera. karena jika negera sumatera bertangung jawab duluan di mana TNI, jika TNI itu minta bantuan atau sudah tidak sangup mengurus nya baru negera federasi sumatera yang mengurus ini dengan pemberotak philipina itu, atau ada peritah dari pihak yang berwenang dari pemeritah Aceh atau Malasyia, baru bertindak, tapi selema belum ada peritah itu tidakan tidak di ambil.
Masalah nya jadi ikut nya negera federsi sumatera, dan keluar nya perintah dari Aceh dan Malasyia adalah, pihak pemberotak yang pada akhir nya merebetkan masalah pada kru redaksi Tour Musik Rock Asean Amerika Latin yang dari Banjarmasin, Malasyia, Jakarta, Aceh, dan Sumatera, pemberotak Philipina menehanyan kapal nya adalah, kapal tersebut bertulis Banjarmasin, dan ternyata milik kami dan Negara sumatera, maksut nya menehan juga untuk lebih menekan pemeritah Indonesia, tapi pemeritah Indonesia tak menghirau juga.
Pada inti nya adalah itu lah sebeb nya mengapa bukan urusan kami lagi, jika kami masih mempersoalkan masalah 15 orang suamtera ini maka makin banyak lagi korban nyawa dan matrial di atara kami semua nya, bahkan kerugian yang kami dereta lebih dari tebusan uang yang harus di bayar, dari tewas nya pasukan kami, hinga 4 orang tewas kru kapal Avril fans fender Banjarmasin ini, dan juga kontak senjata ini juga tidak harus terjadi atara kami dan pemberotak Philipina itu, walau kami sudah dari awal sudah punya masalah dengan mereka, tapi ada sebuah perjanjian dulu yang ada juga yang membuat kami tenang tidak lagi bertikai yaitu memiliki musuh yang sama di Philipina dan singapura.
Tapi pas gempuran terahir pemberotak Philipina menyatakan menyerah pada GAM Aceh, karena terdesak 1 dari militer Philipina sendiri dan tekanan dari pihak Indonesia, kami juga masih ada urusan lain yang masih peting di natuna, menyerah nya pemberotak juga ada sarat nya, yaitu membiyarkan 15 orang sumatera itu terus menjadi tawanan mereka, dan sarat dari kami adalah membaskan semua tawanan tanpa ada nya di tinggal dari semua tawanan itu, bahkan Ali Pasha GAM Aceh sempat tak mau berdamai meregeras terus juga melanjutkan perang ini, tapi jika di lanjutkan hanya akan membawa masalah yang libih besar saja, jadi kesepakatan adalah gudang senjata, dan seluruh senjata mikik pemberotak philipina di sita termasuk 2 helikopter dan 5 kapal mereka untuk ganti rugi yang kami derita, tapi walau sempat di tolak pada akhir mau juga, dengan catatat hanya mengabil atas hitungan kerugian saja di pihak kami, tapi Ali Pasha mengelurkan pendapat nya, yaitu kami tidak mengabil senjata yang di tangan pemberotak saja, menyisakan 1000 butir amunisi saja, dan lain akan di ambil, dan kami juga hanya menbebaskan tawanan yang lain dari 15 orang itu saja, kapal nya juga di tingal kan saja, dan di tambah kami minta uang berobat dan pemakam 10 milyar rupiah jika ini di terima maka akan damai saja, jika ini di tolak maka akan terus perang, dan mereka mau, tapi uang nya 10 milyar tidak sangup di bayar kata nya, lalu kata Ali Pahsa bebaskan saja 15 tawanan dari sumatera itu beserta kapal nya lalu masalah selesai, tapi di tolak mereka, maka suana memanas lagi, bahkan hampir gagal berunding, tapi Pemeritah Aceh Malasyia tidak Ingin lagi melanjutkan pereng nya, dan mau dengan menigal 15 orang sumatera bererta kapal nya itu, dan juga 10 milyar nya tidak di bayar, kerena juga jika tidak mau, maka korban lain juga akan jatuh lagi, walau posisi menang saat itu pada pihak kami, karena GAM Aceh sangat mampu menupas nya hinga habis, tapi resiko nya adalah nyawa beberapa tawanan, dan ikut campur nya militer Philipina, bahkan bisa perang antara, Philipina, Indonesia dan Malasyia hanya kerana masalah ini, jelas sudah dapat militer Philipina Ikut campur, dan merembet ke GAM Aceh, lalu besar masalah nya, nyawa yang tak berdosa akan jatuh lagi, militer Philipina tak membela pemberotak itu, tapi masalah yang akan timbul adalah mungkin masalah awal lagi, masalah sengketa sabah yang sudah lama kami ribut kan juga dengan pemritah philipina, dan masalah sabah ini belum ada titik terang penyelesai nya hingga kini, mungkin juga Philipina akan tersingung kerana kami mendahukui militer mereka itu, jadi ada baik nya, di sudah saja, mengigat sama rugi, jika di teruskan tambah rugi juga, jadi mending sepakat saja dengan semua nya, karena kami membebaskan tawanan yang bukan dari pihak kami saja, tapi juga dari nerwigia, japang dan belanda, kami juga dapat uang dari keluarga mereka, dan ini bisa juga menutupi kerugian kami, pada Inti nya pemerotak philipina itu keras dengan 15 orang sumatera ini, sebab nya adalah lantara terbunuh nya prajurit mereka, jadi mereka menutut balik menbunuh nya, bahkan jika pemeritah Indonesia membayar tebusan nya juga, pasti akan juga bisa tidak di bebaskan mereka, dendam nya itu yang membuat keras nya, hingga ke lain pihak juga salah nya,
Kami padahal juga tidak ada maksut membebaskan tawanan dari luar pihak Malasyia dan Indonesia, seperti tawanan Asiang itu, tapi mungkin juga mereka sudah bosan merewat nya, memberikan makan nya, pihak negara terkait juga tak mau membayar tebusan nya, mereka dengan senang hati membebsakan tawanan nya pada kami.
Maslah usai sudah, perang berahir perjanjian pun ada, kami tak lagi mengagu mereka, dan mereka juga tidak mengagu kami lagi, dan jika kami nanti ada masalah mereka juga akan siap membantu kami juga, mereka juga memutuskan berhinti membela kapal pasir Singapura di Malaka, mereka juga berhenti mempermasalahkan karim bangkok perampas senjata mereka dari pihak kami. pada inti nya tumbal nya atau yang harus membayar nya adalah 15 orang sumatera itu, dari semua masalah ini habis cerita nya,.
Dan semua nya berdamai sudah tak lagi bertikai, kami hanya berdoa semuga tuhan selamatkan nya 15 orang itu, 15 orang itu juga bisa di minta bergabung di kubu mereka, mengantikan yang sudah tewas, atau jadi budak mereka, kami merasa bersalah jua tidak bisa membebaskan 15 orang saudara kami dari suamatera itu, tapi pilihan nya adalah, mengorbankan 15 orang atau lebih itu saja, pemberintah Aceh, memilik mengorbankan 15 orang saja, dari pada banyak lagi, kami juga bukan Amerika Serikat, gila perang itu, yang jika mereka akan bunuh semua orang itu, baik tawanan nya dan penawan nya, jika anda di gigit ajing maka anda balas bunuh ajing itu juga tidak mengobati luka anda di gigit anjing itu kata pemberitah Aceh, pada inti nya kami tak mau siapa pun lagi jadi korban masalah ini, cukup sudah.
Kami juga belum tahu kedepan nya, berdamai ini semetara atau terus lanjut, tergantung situasi nya, mungkin saja ini hanya berdamai semantara, atau berdamai selamanya, asal tidak di dahulukan saja maka kedamain ini akan terus terjaga, bukan tidak tidak mungkin besok terjadi lagi perang ini, dan jika saja tidak lebih dari 50 orang Kru kapal Avril fans fender Banjarmasin tidak di tawan dalam penjara yang sudah di isi peledak dan siap di ledakan jika perrudingan gagal, pemerotak mati semua, kru kapal avril fans fender mati semua dan tawanan lain mati semua, 15 orang sumatera mati semua nya, kami GAM Aceh yang menenang nya, tapi kemenangan di bayar dengan nyawa mereka yang tidak bersalah, dan bukanlah kemenangan, tapi kami semua adalah pembunuh nya, kerana kami keras dan tidak mau beruding dan ingin terus perang, mungkin ada mengerti apa yang saya maksut ini.
Semua pasukan pulang semua nya, semua bandara hantu juga di non aktipkan kembali, semua pelabuhan hantu juga di non aktipkan lagi, dan pesawat rusia pun juga sudah pulang, kelompok santoso pulang kerumah atas bantuan negera federasi sumatera, dan seluruh nya normal seperti biasa.
Dan saya hanya mengatakan ini bukan akhir segala nya, perang besar pasti akan tejadi lagi pada umat manusia ini, katakan saja perang dunia 3 nanti nya, pemetaan nya sedang berjalan sekarang ini, pelaku nya saya pstikan adalah Amerika Serikat dan sekutu nya yang mengawilinya nanti, 2 kubu akan terpisah, rusia Iran cina dan Korea Utara, dan Amerika dengab Volkebon PBB nya dan Barat nya, tapi mungkin ini salah, tapi di lihat langsung macam itu peta perang nya.
Masalah utama nya adalah Amerika Serikat ingin jadi penguasa dunia, dan jelas itu terlihat mata dunia ini, walau pun negara lain juga ingin menguasi dunia, sebut saja Iran, dan Rusia Cina, tapi ini tidak terlalu nampak, dan juga kekcauan tidak terlalu dibuat Rusia, yang paling nyata membuat kecauan adalah, Amerika Serikat, lihat lah mereka mengutak-atik di Timor Tengah, awal nya hanya menang perang dunia 2 dan perang dingin rusia saja, tapi entah mangapa mereka mengagap dunia ini milik mereka, dan semua nya adalah budak mereka, jika tidak meniru mereka adalah salah, nuklir mereka saja yang boleh punya tapi yang lain tidak boleh punya, PBB Volkebon bentukan nya akan terus setia membantu nya dan menuduh yang lain bersalah meski benar jugam jika PBB ini adil, dunia akan damai tapi sayang tidak, mereka PBB pro Amerika Serikat, Iran dan Korea Utara punya Nuklir di larang sedangkan Amerika Serikat punya Nuklir tidak di larang, jika Korea Utara itu memamng membahayakan dunia, Amerika Serikat juga no 1 paling membahayakan dunia, buta sudah PBB itu dengan Ivansi Irak dan Afganistan, Jika PBB adil semua di larang membuat nuklir itu baru benar, tapi tidak menetup kemungkinan juga di buat diam-diam, perang besar tak dapat di hindari lagi, tapi hanya untuk di tunda semetara waktu selagi manusia gila kekuasan.


Dan mungkin sekian dulu imformasi yang saya bisa berikan pada anda para pembaca. Dan kita bertemu lagi di lain epesodi tulisa saya yang baru nanti.
Terima kasih telah membaca nya semoga berguna untuk anda.
Mohon maaf bila ada kekeliruan dalam tulisan saya di atas.

FROG GOZILLA
Ketua Organisasi Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88 Tanjung Tabalong yang bergerak memajukan pendidikan di Banjarmasin Aceh dan Indonesia.
Organisasi ini juga sangat aktiv di industri musik Rock Endergrond,
Dan berjuang untuk membangun perintahan ustmaniyah yang baru,  

simbol organisasi




Avril Lavigne




Tidak ada komentar: