Translate

Minggu, 03 April 2016

DPR Dan Presiden Indonesia Buat Malu



DPR Dan Presiden Indonesia Buat Malu 

WELCOME BLOGGER FROG GOZILLA
Terima kasih pada anda para pembaca yang sudah mau melungkan waktu berharga anda hanya untuk membaca tulisan saya 

Masalah DPR, MPR Presiden Indonesia 2016

Pendahuluan

Tulisan ini saya bisa pertangung jawabkan kebenaran nya, tulisan ini saya tulis besama reporter Kantor Berita Canada Banjarmasin Utara Kalsel, tulisan ini membahas tentang masalah pemeritah Indonesia yang sangat korup ini, dan lambat nya masalah pembangunan sumberdaya manusia nya, pendidikan kemajuan Bangsa ini.
DPR, MPR dan Presiden Indonesia telah gagal dalam memeritah Indonesia, sejak runtuh nya orde baru, pembangunan di rasakan sangat lambat sekali, jalan rusak pasalitas olahraga rusak, perpustakan rusak, banyak sekolah tidak layak, banyak masih orang Indonesia buta huru dan internet.
Tulisan ini juga hasil dari jejak pendapat Kesultanan Aceh Banjarmasin di kantor berita canada Banjarmasin Utara, dan tulisan ini bisa di katakan kritik pedas terhadap pemeritah Indonesia ini, dan juga ajakan pada semua daerah Nusantara untuk Mandiri tanpa tergantung pada pemeritah pusat Jakarta.

DPR Dan Presiden Indonesia Buat Malu 


Dalam sebuah rapat dan jejak pendapat antara Kesultanan Aceh Banjarmasin, banyak sekali membahas tetang pemeritah Indonesia yang telah gagal dalam memperintah, memang bukan perkara mudah untuk memeritah rakyat Indonesia yang banyak ini, atau juga beragam suku dan agama yang ada di Indonesia, kita sadar dalam mengelola rumah tangga saja susah apa lagi mengola sebuah negara, tapi saran saya adalah bagi kalian tidak sangup melakukan tugas memeritah jangan lah ikut memeritah atau menyangupi suatu hal yang memang sudah tidak sangup yang anda lakukan, karena kami meneliti banyak sekali angota DPR, MPR dan Presiden yang jelas sekali tidak mampu memeritah tapi memaksakan diri, contoh saja lihat calon Presiden Indonesia seperti Abu Rijalhakri Golkar, Prabowo Grendra, SBY, dan Suryah Paloh Nasdem yang sudah tidak mampu memerintah tapi memaksakan diri jadi presiden, mereka belum jadi presiden saja sudah berkonflik bagai mana kalau jadi presiden bisa-bisa perang saudara Indonesia ini.
Tapi saya juga tidak masalah karena itu hak, siapa saja boleh Ingin jadi Presiden atau angota DPR dan MPR, yang juga harus di persalahakan adalah KPU sebagai alat pemeritah yang menyeliksi calon-calon angota DPR, MPR dan Presiden memloloskan calon yang jelas sudah tidak mampu memeritah ini, jika rakyat Indonesia ini menyalahkan KPU tidak salah mereka, tapi juga masyarakat harus sadar diri jangan hanya menyalah kan KPU saja, salah kan juga partai politik yang mengusung calon mereka yang sudah tidak bisa memeritah dengan benar, dan rakyat juga harus nya jika tahu suatau calon itu tidak mampu harus protis datangi partai nya lalu KPU hingga lembaga terkait lain nya, saya juga menyayangkan terhadap anak muda dan rakyat Indonesia yang tak peduli terhadap politik dan pemeritah, karena nasib kita rakyat ada di tanggan mereka, kebijakan apa yang di keluarkan mereka itu berdapak pada kita yaitu seluruh rakyat Indonesia hingga semua golongan nya tanpa terkecuali, minim nya pendidkan sekolah yang mengenalkan politik pemeritah juga adalah masalah, karena semua lembaga pendidikan Indonesia bertangung jawab terhadap kemajuan pendidikan anak generasi yang akan mengatikan nya, orang tua juga harus berikan pengenal pada anak nya terhadap politik pemeritah biyar dia tahu.
Dalam penelitian Avril fans fender Banjarmasin untuk menanyai rakyat Indonesia, menanyakan apakah anda puas dan setuju tentang kebijakan dan rancangan undang hukum yang di buat pemeritah, seperti DPR, MPR dan Presiden? mereka menjawan tidak puas dan setuju 70% dan lain nya masa bodoh baik cari uang sudah, masalah utama nya adalah pendidikan dan dan rancangan hukum Indonesia yang di buat pemerintah tidak sesuai dengan keadan rakyat Indonesia ini.
Mungkin saya sependapat pada kesultanan Banjarmasin Aceh, jika pada zaman orde lama kita masih mewarisi hukum kolonia belanda itu bisa di terima karena di zaman itu kan hanya sedikit yang terdidik, dan juga Indonesia di angap masih balita baru lahir ke dunia ini, tapi jika sekarang Indonesi yang merdeka lebih dari 50 tahun ini masih saja tidak mandiri merancang hukum undang-undang nya maka di mana para serjana yang terdidik bagus itu yang bertangung jawab penuh terhadap negara ini?
Contoh nya adalah DPR yang merencang undang-undang hukum kebijakan politik ekonomi yang masih menyotik dan meniru negara lain, biasa nya Amerika Serikat jadi acuan nya itu sudah jelas salah, harus nya mereka terjun ke rakyat sosial dan meneliti nya hukum dan aturan apa yang bisa dibuat dan di terima rakyan Indonesia ini.
Masalah utama nya adalah beragam nya suku dan agama Indonesia ini, dengan juga tidak bisa Indonesia ini di samakan dengan barat dan timor, jadi harus mandiri buat hukum sendiri. budaya Indonesia sudah jelas bertentangan dengan barat dan timor, dan kita sudah tahu, indonesia ini punya hukum adat sendiri, tapi semua hukum adat itu tidak bisa di tarapkan karena berbeda nya suku dan agama, 
Saya sudah menenyakan dan melukan penelitian terhadap banyak daerah, saya tanyakan bangan mana anda menilai DPR yang memuji demokrasi Amerika Serikat itu, apakah anda setuju? 90% tidak setuju, saya tanyan alasan nya kenapa anda tidak setuju, jawaban nya adalah, kita ini Indonesia, punya budaya tradisi sendiri, budaya nya kita Indonesia adalah sopan santun ramah tamah dan menghormati sesama, jika kita ikut Amerika Serikat seperti DPR itu jelas betentanga, Amerika Serikat sex Bebas berciamn di jalan adalah biasa, minum alkohol di jalan, melakukan penjajahan di timor tengah, dan kebesan yang menyepang, kita tidak melarang sex tapi jangan di pingir jalan dan di tempat umup, cukup di rumah saja sudah jadi, kita juga tidak melarang orang minum alkohol tapi juga pada tempat nya, jika di jalan banyak yang tergangu bahkan biasa bua tabrakan nanti, sepeti menikah sesama jenis itu tak perlu di bawa ke pemritah, jika ingin itu cukup lakukan sendiri jangan di perlihatkan di umum, dan pakian yang seksi itu harus pada tempat nya, nanti ada wanita berpakian sexy jalan-jalan pas ada laki-laki lihat dan napsu bisa jadi pemerkosan, bebas birbica juga ada batas nya, jangan bica sembarangan , jika ada yang di rugikan kaya apa, ini kah kebebasam ? Amerika Serikat kata nya bebebas ber agama, tapi kenepa Islam di larang di Amerika Serikat dan di kucil kan, bahkan rasis kulit hitam dan putih ini kah yang di sebut ke bebasan, jadi sudah jelas keliru, jika ini di tiru jelas salah, kita Indonesia adalah orang terhormat sopan santun, ramah tamah, jadi bukan berati kita benci itu tapi harus pada tempat nya, jika DPR masih juga ngotot, berati sudah memermalukan Indonesia, dan jangan lagi katakan Indonesia ramah tambah bermoral dan sopan itu, dan juga sudah menghilangkan budaya tradisi Indonesia sendiri.
Jika meniru pada orang yang bodoh maka anda lebih bodoh dari orang yang ditiru, pemeritah membuat aturan jangan lihat orang lain, tapi lihat kondisi Rakyat kita sendiri, jadi pasti di terima rakyat kita.
Kita tidak boleh lupa siapa kita, kita belajar di negeri orang bukan berarti kita ikut mereka dan menghilangkan jati diri Indonesia kita ini, kita pakai bahasa Ingris jangan juga kita lupakan bahasa kita sendiri, kita juga mengebangkan teknologi juga jangan lupa kan hal dari budaya kita.
Pemeritah harus buat sendiri aturan dan hukum tanpa meniru siapa pun.
Banyak Rakyat yang kecewa pemeritah yang masih bergantung pada asing, pada hal jelas sangat bisa mandiri tapi entah kenapa lebih suka bergatung pada yang lain.
Industri Indonesia juga tidak di kembangkan dengan benar, hinga merusut nya ekonomi Bangsa, jika bekerja sama dengan asing, dan memebuat kesepakan kerja jangan ambil jika merugikan bangsa macam Freeport dan IMF itu, karena hanya menguras ekonomi bangsa saja, di geritak IMF pemeritah takut, pada kenapa harus takut tanpa IMF pun kita tidak juga mati kelaparan di dunia ini, jika Amerika Serikat melontarkan acama, Indonesia akan di kucilkan Industri Asing dan hilang kepercaya imvestor, kenapa juga takut, sudah jelas mereka yang butuh kita, buka kita butuh mereka, jika Freeports mengacam industri tambang dunia takan mau bekerjasama dengan Indonesia lagi, kenapa harus percaya, siapa yang menelak emas dan perak kita, banya selain freeport yang akan mau emas dan perak kita, kita bukan negara pelayan Imperialesmi Amerika Serikat, kita juga bukan bangsa bodoh yang terus di jajah mereka, kita adalah orang terhormat sama dengan kita.
DPR MPR dan Presiden Boleh memuji orang lain, tapi jangan berlibihanm hinga seakan-akan kita ini bodoh dan tak berdaya lagi, kita Indonesia orang ramah tambah bukan berati kita takut, kita ramah tamah dan menghoramati orang lain karena kita bangsa yang terhormat, yang memberikan hormat tanpa memandang sataus nya, dan jangan sampai ramah tamah kita ini ejek dan di anggap pengecut oleh orang lain.
Kita beloh membangakan diri tapi nya beribihan karena hanya akan memepermalukan kita sendiri, Indonesia yang kaya tanah yang suburm minyak melimpah, nah sekarang dunia memertanyakan mana minyak Indonesia yang banyak itu, kenapa isi Bensin masih antri di POM, mana tanah yang subur itu? beras masih Imfor dari vetnam, jika Indonesia ini kaya, mengapa membuat sercuit balap kaya sepang Malasyia saja tidak bisa dan sangup, lapangan bola kaya sawak garapan, jadi dinama yang di sebut kaya itu, di papua banyak kelapar dan kemarau panjang juga tidak di bantu, padahal Papua itu lah penyubang pajak terbesar Indonesia ini.
Pak Haro yang di katakan jahat, tapi jalan di bangun, kantor-kantor di bangun, petani di bantu, barang harga stabil, jika di bilang Pak Harto ini jahat mungikin hanya musuh nya yang mengatan, tapi di kalimantan malah menjadikan dia bapak pembangunan.
DPR MPR dan Presiden sudah kuropsi kebijak, buat aturan tapi mereka sendiri yang melangar nya, polisi tangkap KPK, dan KPK tangkap Polisi, DPR tidak sama dengan Presiden dan Selalu bertentangan, dewan kehormatan Negara ini juga tidak bertidak atas DPR yang mempermalukan Rakyat Indonesia yang kemari memuja Amerika Serikat bangai tuhan itu, kata nya Demokrasi, demokrasi macam apa oleh negara penjajah itu culas, licik bahkan perampok Papua itu, bahkan DPR yang sudah seperti pelayang sex Emperialisme Amerika Serikat penjajah itu, kita boleh berkawan penjahat tapi jangan di puji penjatah itu, yang harus di Puji adalah pahlawan dan tuhan bukan satan pembatai yang tak punya moral, apakah DPR ini memang jaga setan tak bermoral itu? secara tidak langsung juga angap Islam ini penjajah pada hal kalian yang mengagap Islam penjajah ini kalian juga orang Islam, seolah Islam ini membatasi orang, membenci kristen, dan selalu di gambarkan Islam Teroris pasca tragedi 11 september lalu, DPR dan Presiden lupa diri sudah kalian Islam tapi kalian membenci Islam itu, dan saya saran kan kalian keluar saja dari Islam, karena jika yang non Islam mengejek wajar, tapi jika sesama Islam mengejek diri sindiri ini sama maling teriak maling, isu radikal di kembangkan, Aceh jadi tuduhan sarang teroris.
Hal yang lain juga pemeritah macam DPR dan Presiden juga bukan saja mempermalukan bangsa saja tapi, membesarkan masalah kecil dan mengecilkan masalah yang besar, Korupsi dan Narkoba harus di hukum mati itu adil, kadang pamer, menengelamkan kapal pemrampok laut, supaya publik menila berani, blusukan jokowi yang juga tak menghasilkan apa, metro tv dan tv one yang berkonflik, Media harus nya netral malah di jadikan saranan meraih dukungan kampanye hitam, media masa yang kerap melakukan penyesatan publik juga di biarkan, sapan kapan Indonesia akan terus begini dan membangkan diri, Malasyia yang selalu di angap salah ini nyata nya membantu rakyat Indonesia perbatasan, Singapura yang di aganap saudara keterlaluan, menjaraha pasir di Sumatera hinga berani latihan militer di area totorial Indonesia yang juga di biyarkan, hingga Petral perampok itu juga di singapura aneh betul pemeritah Indonesia Ini.
Hal terahir adalah pemeritah sadar pendidikan adalah hal peling peting dan utama harus di tarapkan dan di majukan, karena masa depan negara ada pada pendidikan pemuda nya, tapi pemeritah Indonesia, t5idak peduli terhadap pendidikan para pemuda nya, janji sekolah gratis yang tak pernah juga ada, biyaya sekolah mahal, dana bos yang entah kemana, dan kartu pintar Jokowi juga entah kemana, sekolah yang kurikulum nya tak pernah juga berubah dan maju hanya menerusi yang sudah ada, anak yang tak sekolah jadi pengamen di jalan di biyarkan tanpa ada rasa tangung jawab berika sekolah gratis pada mereka, dan ini akan melahirkan geladangan dan pengaguran saja hinga lahir kriminal dan lain nya, yang sekolah dan sejarjana saja susah cari kerja, apa lagi mereka yang tak sekolah, ada hal aneh sekolah yang memberhetikan murit yang nakal, dan mendidika keran murit nya yang pintar, ini terbalik, seharus nya yang dididk keras yang bodoh bukan yang pintar, murit yang rangking 1 jika tidak turun sekolah jangan di kwatirkanm tapi yang di kawatirkan adalah mereka yang bodoh tidak turun sekolahm sekolah dan guru mendidik yang bodoh bukan yang pintar, yang pintar bisa menambahkan kepintar nya sendiri hanya perlu sedikit bimbingan saja, tapi yang paling di fokoskan adalah yang bodoh, murit yang bodoh dan nakal jangan di berhetikan sekolah, tapi harus di beri sekolah, bahkan jika malas kalau perlu jemput dari rumah, karena ini demi dia dan kita semua juga, tapi pemeritah Indonesia pemekiran nya terbalik, mereka mendidik yang pintar bukan yang bodoh, yang jadi sarjana hanya orang kaya, sedangkan yang miskin akan tetap meratapi kebodohan nya tanpa ada sedikit pun pemeritah iba pada nya.
Pemeritah Indonesia lebih suka liat rakyat nya bodoh dari pada pintar, jual beli Izasah sudah bisa terjadi, suap dan Korup adalah jadi makanan hari-hari pemeritah Indonesia yang tak pernah malu dengan dunia ini, kemiskina merebak, bangunan kumuh betambah, kecaelakan kerta api bertambah, karena kerta api indonesia tanpa pengaman bahkan palang pintu yang tidak standar, rel kera api kadang banyak bangunan kumuh, kota kacau macet. listrik pada terus, teknologi tidak pernah di tingkat kan, orang di negara lain berlomba buat Nuklir, Indonesia hanya menoton saja, orang negeri lain perjalanan luar angka Indonesia hanya memuji saja dan tetap meratapi kebodohan nya ini.
Jika pemeritah Indonesia tak ada niat memperbaiki masalah di atas ini, saya predisikan 20 tahun saja lagi Indonesia akan runtuh, yang jelas dulu runtuh martabat dan kehomatan nya yang akan terus di hina dunia ini, lalu runtuh jiwa pancasila rakyat, hilang nya indititas Indonesia, budaya terkikis Amerika Serikat, lalu akhir nya di jajah orang binasa dan sirna dari dunia, maka sia-sia lah para pahlawan Indonesia yang berjuang dulu, karena Indonesia linyap dari dunia ini, generasi nya tidak bisa mempertahankan kemerdekan 100% Tan Malaka.
Tan Malaka Mangatakan, merebut kemerdekan itu gampang, tapi mempertahankan kemerdekan 100% itu susah sekali kerap kali kemedekan 100% itu tak mampu di pertahakan, paling hanya naik turun,
Tuan Rumah takan beruding dengan maling yang menjarah rumah nya,
maling itu adalah Freeports Amerika Serikat, Chevron, Pertamina Petral.

    
 Dan mungkin sekian dulu imformasi yang saya bisa berikan pada anda para pembaca. Dan kita bertemu lagi di lain epesodi tulisa saya yang baru nanti.
Terima kasih telah membaca nya semoga berguna untuk anda.
Mohon maaf bila ada kekeliruan dalam tulisan saya di atas.

FROG GOZILLA
Ketua Organisasi Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88 Tanjung Tabalong yang bergerak memajukan pendidikan di Banjarmasin Aceh dan Indonesia.
Organisasi ini juga sangat aktiv di industri musik Rock Endergrond,
Dan berjuang untuk membangun perintahan ustmaniyah yang baru,  

simbol organisasi


Avril Lavigne

Tidak ada komentar: