WELCOME BLOGGER FROG GOZILLA
Terima kasih pada anda para pembaca yang sudah mau melungkan waktu berharga anda hanya untuk membaca tulisan saya
Terima kasih pada anda para pembaca yang sudah mau melungkan waktu berharga anda hanya untuk membaca tulisan saya
Pendahuluan
Tulisan saya di bawah ini bisa saya pertangun jawabkan kebeneran nya. Dan tulisan ini juga tidak bertujuan menghasut poprokasi propaganda atau pecemaran nama baik seseorang.
Tapi tulisan saya ini adalah sebuah bukti nya kebenara yang selama ini sudah lama terpedam,.
Alasan saya menululis nya dan menerbitkan Buku nya yang berjudul Kekecewaan Rakyat Indonesia yang di luar jakarta dan pulau jawa akibat pemerintah pusat menganak tirikan mereka dan lambat nya pembangunan yang mereka lakukan di luar pulau jawa.
Dan tulisa saya ini saya ambil dari seorang penulis Banjarmasin Yang bernama Agriani yang pada saat itu ikut melihat dan mengarkan menulis diskusi antara Presiden dan Tgk. Muhd Daud Beureueh dan rakyat Aceh yang pada kujungan pertama Soekarno kesana,. Jadi wajar lah kalau mereka menagih Janji nya,.
Dan tulisan saya di bawah ini saya tulis secara singkat saja dan bagin penting saja yang saya tulis dibawa dan di ambil dari dokumen tulisa Angriani Banjarmasin,.
Dan tulisan ini juga saya edit kata-kata nya angar mudah di megerti karena tulisan asli milik amgriani pakai hejaan zaman dulu masi pakai ejaan o e dam lain nya.
Janji Presiden Soekarno Pada Rakyat Aceh Yang Tidak Di Tepati Nya.
Rakyat Aceh Yang menengarkan Pidato Seokarno dan Diskusi Nya Bersama Tgk. Muhd Daud Beureueh
Tggk. Muhd Daud Beureueuh
Politik Pemerintah Pusat mengenai perjuanagn umat Islam menimbulkan keresahan di kalangan rakyat Aceh. Dirasakan bahwa jalan baggi perjuangan Islam yang tadinya terbuka lebar, makin hari makin di persempit sehinga harapan untuk mencapai cita-cita kian lama kian suram. Pidato Presiden Soekarno di Amuntai Banjarmasin Kalimantan Selatan, yang menyatakan tidak menyukai lahirnya Negara Islam dari Republik Indonesia sangat menecewakan Rakyat Aceh yang ingin melaksanakan ajaran-ajaran Islam dalam kehidupan masyarakat dan negara. Harapan rakyat ini di buyarkan oleh pidato Presiden Soekarno tersebut. Padahal pada kunjungan Ke Aceh yang pertama pada tahun 1947, beliau telah memberi harapan bagi perjuangan umat Islam Indonesia umumnya itu telah terjdi diskusi dan pembicaran khusus nya pada Tgk. Muhd Daud Beureueh dan rakyat Aceh yang bagian akhirnya berbunyi dan tertulis sebagai berikut di bawah ini.
- Presiden Soekarno: ''Saya minta bantuan Kaka, agar rakyat Aceh turut mengabil bagian dalam perjungan bersenjata yang sekarang sedan berkobar antara Indonesia dan Belanda untuk mepertahankan kemerdekan pada tangal 17 Agustus 1945.''
- Daud Beureueh: '' Saudara Presiden! kami rakyat Aceh dengan segala senang hati dapat memenuhi permintaan Presiden asal saja perang yang akan kami lakukan dab kobarkan itu berupa perang fisabillah perang untuk menegakan Agama Allah sehingga kalau ada di antara kami yang terbunuh dalam perang itu berati mati syahit.
- Presiden Seokarno : Kaka memang yang saya maksutkan adalah perang yang seperti talah di kobarkan oleh pahlawan-pahlawan Aceh yang terkenal seperti Tgk. Tjhik di Tiro dan lain-lain yaitu perang yang tidak kenal mundur, perang yang bersemboyan ''merdeka atau mati syahit.
- Daud Beureueh: ''Kalau begitu kedua pendapat kita telah bertemu Saudara, Presiden. Dengan demikian boleh saya mohon kepada Saudara Presiden, bahwa apabila perang telah usai nanti, kepada rakyat Aceh diberikan kebebasan untuk menjalankan Syariat Islam dalam daerah nya.''
- Presiden: ''Mengenai hal itu Kakak tak usah khawatir. sebab 90% rakyat Indonesia beragama Islam.
- Daud Beureueh: ''Maafkan saya Saudara Presiden, Kalau saya terpaksa mengatakan, bahwa hal itu tidak menjadi jaminan bagi kami. Kami menginginkan suatu kata ketentuan dari Presiden,.
- Presiden: ''Kalau demikian baiklah, saya setujui permintaan Kakak itu.
- Daud Beureueh: ''Alhamdulilah. Atas nama rakyat Aceh saya mengucapkan terima kasih banyak atas kebaikan hati Saudara Presiden. Kami mohon, sambil menyodorkan secarik kertas kepada Presiden sudi kiranya Saudara Presiden menulis sedikit di atas kertas ini.''
Mendengar ucapan itu Tgk. Muhd Daud Beureueh itu langsung Presiden Soekarno menangis terisak-isak. Air matanya yang mengalir di pipinya telah membasahi bajunya. Dala keadaan terisak-iisak Presiden Seokarno berkata, Kakak ! Kalau begitu tidak ada gunanya aku menjadi Presiden. Apa gunanya menjadi Presiden kalau tidak dipercayai Langsung Saja Tgk. Muhd Daud Beureueh menjawab: ''Bukan kami tidak percaya, Saudara Presiden, Akan tetapi hanya sekedar menjadi tanda yang akan kami perlihatkan kepada rakyat Aceh yang kami ajak perang.
''Lantas Presiden Soekarno sambil menyekar air matanya berkata. ''Wallah , Bilalah, Kepada daerah Aceh nanti akan diberikan hak untuk menyusun rumah tangganya sendiri sesuai dengan Syariat Islam.
Dan wallah, saya akan pergunakan pengaruh saya agar rakyat Aceh benar-benar nanti dapat melaksanakan Syariat Islam di dalam daerah nya. Nah, apakah Kakak masih ragu=ragu juga? Dijawa oleh Tgk. Muhd Daud Beureueh: ''Saya tidak ragu lagi Saudara Presiden. Sekali lagi atas nama rakyat Aceh saya mengucapkan banyak terima kasih atas kebaikan hati Saudara Presiden.
Menurut keterangan Tgk. Muhd Daud Beureueh oleh karena iba hatinya melihat Presiden menagis terisak-isak, beliau tidak sampai hati lagi meminta jaminan hitam di atas putih atas janji-janji Presiden Soekarno itu,,
Dan mungkin sekian dulu imformasi yang saya bisa berikan pada anda para pembaca. Dan kita bertemu lagi di lain epesodi tulisa saya yang baru nanti.
Terima kasih telah membaca nya semoga berguna untuk anda.
Mohon maaf bila ada kekeliruan dalam tulisan saya di atas.
FROG GOZILLA
Ketua Organisasi Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88 Tanjung Tabalong yang bergerak memajukan pendidikan di Banjarmasin Aceh dan Indonesia.
Organisasi ini juga sangat aktiv di industri musik Rock Endergrond,
Dan berjuang untuk membangun perintahan ustmaniyah yang baru,
avril lavigne




Tidak ada komentar:
Posting Komentar