Translate

Sabtu, 15 November 2014

Brutalisme Israel tehadap Palestina Hamas






Welcome Blogger Frog Gozilla
Terima Kasih untuk anda para pembaca sudah mau meluangkan waktu berharga anda haya untuk membaca tulisan saya.


Brutakime Israel terhadap Hamas


Kemenangan HAMAS  dalam pemilu 2006 mengagetkan banyak pihak, terutama Israel dan jaraingan Yahudi internasional. Pemilu yang di hasilkan dari sistem demokrasi ini ternyata mendapat apresiasi negatif sehinga banyak pihak bahakan menolak hasil pemilu itu. Jauh-jauh hari, HAMAS memang mendapatkan peringatan keras, bila HAMAS sampai memenangkan pemilu, maka Uni Eropa dan Pemerintah Amerika Serikat tidak akan bekerja sama dengan Palestina. Sebaliknya dengan sikap keras terhadap Israel dan Amerika Serikat, HAMAS pun menentang keras perjajian Oslo. Itulah yang membuat Israel dan Yahudi melakukan tekanan terus-menerus terhadap Hamas.
Dalam perjalanannya HAMAS ternyata memang Maka acaman yang diterimanya tak hanya berupa pwmutusan hubungan kerja sama, melaikan juga ancaman embargo ekonomi dan keselamatan bagi Palestina. Israel menolak untuk mengembalikan pajak pendapatan warga Palestina
Israel juga menutup seluruh saluran dangang warga palestina. Secara ekstrem, penolakan itu juga dilakukan bersama serangkaian serangan terhadap Palestina. Mereka mulai menyiksa dan membunuh orang tua ataupun anak kecil di setiap sudut kota dalam wilayah Palestina.
Menurut kelompok kemanusian yang diakui secara Internasional, The Palestinian Center for Human Right, dalam rentang 6-12 April 2006, Israel telah membunuh sembilanbelas warga palestina, tiga si antara mereka adalah anak-anak. Tentara pasukan Israel pun melakukan 27 kali serbuan pada komunitas Palestina di Tepi Barat pada rentang waktu tersebut. Peristiwa ini menelan 70 korban warga sipil di pemukiman penduduk setempat.
Laporan tersebut tidak jauh berbeda dengan laporan PBB yang menyebutkan bahwa antara 30 maret dan 12 april 2006, Israel tercatat melakukan serangan sebanyak 2.300 artileri peluru meriam dan 34 misil ke Gaza. Defence For Children Internasional melaporkan bahwa 4.000 anak Palestina telah di tangkap dalam rentang tahun 2001-2006. Hanya saja, kekejaman dan serangan brutal Israel itu tidak diliputi oleh media sebagai sebuah kejahatan kemanusian.
Topik yang cukup mendapat incaran justru adalah aktivitas-aktivitas HAMAS. Setelah kemenangan pada pemilu itu banyak aktivis HAMAS  yang dinyatakan hilang. Selain itu, terjadi pula penyerangan terhadap kantor-kantor dan pembunahan terhadap rakyat sipil yang di lakukan oleh Israel. Israel berdalih bahwa kekerasan itu dilakukan karena ada seorang tentara mereka yang di sandra HAMAS akibat bernuat onar di Gaza. Tindakan ini mendapat kecaman Internasional, lebih-lebih negara yang mayoritas beragama Islam. Tetapi, kecaman masyrakat dunia itu bukan semata-mata berdasarkan atas agama, melainkan karena Israelmelakukan kejahatan kemanusian.
Meski berbeda negara sudah kerap mengecam, tindakan brutal Israel, negara zionis itu bersama sekutunya, Amerika Serikat, terus melakukan gerakan untuk mengulikan HAMAS meski telah berbagai cara di gunakan. Maka propaganda politik pun dilakukan untuk memecah kekuatan HAMAS. Israel memprovokasi Fatah untuk melawan HAMAS. Strategi itu pun berhasil Fatah dan HAMAS melakukan brontak senjata. Pecahnya kekuatan itu dijadikan momentum bagi Israel untuk terus melakukan gencatan senjata terhadap kelompok HAMAS. Hinga kini, konflik Israel dengan HAMAS masih berlangsung.
Tindakan Israel terhadap orang Plestina mengudang perhatian dunia. Tak ada alasan apa pun yang membenarkan tindakan Israel, kecuali restu dari Amerika Serikat Dukungan terhadap Israel yang diberikan Amerika Serikat adalah manifestasi dari kooptasi oleh lobo-lobi yahudi yang telah membutakan rasan kemanusian mereka. Hanya negara yang tak memeliki rasa kemanusianlah yang membenarkan tindakan brutal Israel terhadap palestina.
Israel menjadikan HAMAS sebagai kambing hitam semua ke brutalan yang terjadi di jalur Gaza. Israel mengangap HAMAS tidak mampu menjalin kerja sama dan menuduh HAMAS telah melakukan serangan terlebih dahulu terhadap negara mereka. Padahal , fakta yang sebenarnya justru sebaliknya. Israel menggangu rakyat Palestina dan HAMAS berupaya untuk mebela diri dan merebut kembali wilayah yang di rebut Israel.
Israel sangat membenci HAMAS karena organisasi perlawana itu bertekat mempertahankan dan merebut kembali tanah yang di rampas hinga darah penghabisan. Bagi Israel, HAMAZ dikenal keras. Hal itu menjadi wajar mengingat orang Palestina sejak dahulu selalu menjadi alat ekspootasi Israel dan sekutunya.
Wajar bila HAMAS dianggap sebagai organisasi yang keras terhadap Israel karena wilayah yang di duduki dan diklaim sebagian dari Israel sebenar nya adalah wilayah Palestina dan Arab secara de factor. Masjid al-Quds atau mesjid Aqsha telah lama dikenal sebagai wilayah Palestina. kemudian wilayah tersebut secara brutal diduduki oleh Israel....

 Sikian dulu saya dapat sampaikan pada anda para pembaca kita akan bertemu kembali di lain edesi tulisan saya, Dan terima kasih telah membacanya sampai habis, semuga berguna dan menambaha pengatahuan anda. Dan Mohon maaf bila ada kekeliruan dalam tulisan saya.

Frog Gozilla
Ketua dari organisasi Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88 Tanjung Tabalong, yang bergerak untuk memajukan pendidikan di Banjarmasin dan Indonesia. Dan bertekat untuk membangun kembali pemerintahan OTTOMAN. Dan aktiv di dunia musik Rock

Simbol Organisasi 

Tidak ada komentar: