Welcome Frog Gozilla
Terima kasih pada anda para pembaca sudah mau meluangkan waktu berharga anda untuk membaca tulisan saya di sini saya akan mengenalkan sini budaya kalimantab selatan kota seribu sungai
Gambar di atas ini adalah gambar ikon kota banjarmasin atau seribu sungai. kenapa disebut kota seribu sungai karena hambir semua kota banjarmasin ini di lalui oleh sungai. dan aktivitas dan kesaharianya pun nyaris semua di lakukan di atas sungai dari belanja ke pasar sekolah dan keladang semua mengunangan sungai sebagai alternativ trasportasi nya.
Rumah Adat Banjarmasin
Rumah banjar bubungan tinggi merupakan bangunan rumah spisifik ke banjaran di kalimantan selatan, maka terdapat lagi suatau bangunan lain sebagai penunjangan, yaitu balai seba.
Rumah dan balai seba ialah ciri khas banjar. Balai seba dapat dipergunakan untuk; musawarah, sidang pengadilan adat, sanding pengantin, pesta, atau yang bersipat acara kebudayan tradisi banjar,
Balai seba bentuknya hampir segi empat dengan ukuran jauh lebih kecil kecil daripada rumah adat banjar, lebih kurang 7 kali 9 meter tapi tidak lebih dari 9 kali 11 meter. Balai seba ini sebagai ruang resepsi. Letak balai seba ini biasanya di sebelah kanan agak ke bagian muka dari letak bangunan rumah banjar.
Keadan bangunan rumah mempunyai tanga 3 tingkat sampai 9. Kalau terdapat tanga 11 tingkatan berarti sebuah rumah besar (gerdang). Lazimnya dihuni oleh keluarga Sultan (Raja) atau sekurang-kurangnya tempat tingal (peristerahatan ratu atau permaisuri) dan anak-anak Sultan.
Mempunyai pelataran atau ruang muka (voor galeri) atau ruang tamu. Lawang (pintu) pertama, penapik ganal atau ubin sayup (ruangan dalam dekat pintu tengah). Watun (dasar pada pintu muka) terbuat dari kayu ulin. Penampik penengah (sedang) yaitu ruang dalam. ada 2 buah anjung sebagai kamar yang berada pada samping bagian samping kana dan kiri, dimana pada tengah-tengahnya ada ruang bebas. Ruang ini sebagai ruang makan dan wadah perundingan keluarga.
Pada dinding anjung terdapat masing-masing satu ataudua buah lalungkang (jendela ). Kalau pada pintu pertama ada watun maka masih ada lagi watun yang terdapat pada bagian anjung di kanan dan kirinya. panampik bawah atau padu (dapur tempat masak) ialah belakang pada rumah banjar.
Rumah Banjar yang lengkap karena di bangun oleh seorang yang mampu atau bangsawan, sehinga mepmpunyai banyak ruangan dan dapur khusus (tersendiri), dan luas.
Andaikata ada peralatan perkawinan maka ruang kamar muka berfungsi sebagai ruang tamu umum. Sedangkan ruang dalam yang terdapat pada tengah-tengah ajungan kana kiri berfungsi sebagai kamar tidur (kaguringan), di mana pengatin priya dan wanita duduk bersading, sujut sembah dan bersantap di hadapan ibu -bapak mereka atau di kala itu melakukan tatakarama adat Banjar, misalnya duduk basila-
Gambar contoh pangitin banjar ala modern ini
simpun sujut mencium kedua belah tangan ibunda dan bapak (baik mertua priya atau wanita nya). Pada waktu duduk batai (sanding) biasanya barbekah-bekah papadahan atau sebagai nasehat yang disampaikan kepada mepelai pengantin bahkan ditujukan pula pada kaum keluarga bujang dan gadis-gadis serta pada perawan-perawan Banjar lain nya.
Rumah Banjar yang saya bicara ini ialah hanya bubungan tinggi. Selain rumah bubungan tinggi ada lagi rumah-rumah lainya yang disebut; gajah baliku, palimasan, balai bini, balai laki,. dan macam-macam lagi rumah sini budaya Banjar ini tapi yang masuk hitungan saat ini hanya 11 macam saja yang sangat di akui rumah adat bercorak banjar sekali.
Rumah banjar bubungan tinggi umnya kediaman Raja-raja banjar, Mentri, punggawai, serta patih. Akan tetapi pada akhir abad ke 16 M sudah merupakan rumah-rumah pebesar saja, tapi suadah menjadi rumah orang banjar berbagai tingikatan hinga sekarang ini.
Rumah banjar di kalimantan selatan umunnya terletak di tepi sungai kecil maupun sungai besar dan rat-rata tiap orang yang mempunyai rumah Banjar pasti mempunyai jukung, (perahu kecil) dan tambangan (pelabuhan kecil), jadi di setiap rumah orang banjar asli memiliki junkung dan tamabangan adalah hal wajib untuk mereka karena semua aktivitas kesaharian mereka selalu bergatung pada sungai. Dari pergi ke kebut, ke sekolah ke pasar, berdangang berjalan kemana saja nyaris sebuanya terjadi di atas jukung dan sungai bahkan walau sudah ada akses jalan darat yang di bangun tidak mengurangi penting nya jukung dan sungai dalam kehidupan orang banyak
Gambar di atas ini menujukan orang banjar yang sedang melakukan kesaharian mereka. Perahu kecil itu lah yang disebut mereka dengan nama jukung dan pelabuhan kecil atau tempat mereka mengikat perahu kecil mereka itu lah yang disebut mereka dengan nama tambangan.
Pokok nya semua aktivitas orang banjar nyaris bergatung pada sungai dan jukuk. Makanya pemerintah Banjarmasin Membuat ikon kota Banjar dengan lambang pasar terapung yang ada di kuit yang terletak di tengah jatung kota Banjarmasin. Dan pemerintah kota Banjarmasin membuat lambang promvinsi dengan gambar rumah bubungan tinggi karena itu ciri corak has orang pribumi Banjarmasin yang takan hilang di makan oleh waktu dan peradapan modern. Dan jikalau anda berkujung ke Banjarmasi Kalimatan selatan takan lengkap perjalan anda bila tak berkujung ke pasar terapung dan menaiki jukung dan bersantap makanan has Banjarmasin yaitu Nasi kuning dengan dicampur masak habang dari ikan haruan atau gabus, Soto kuin atau banjar lontong dengan kuah nangka dan kue yang disebut mereka dengan wadai untuk..
Dan beberapa keterangan singkat tentangang makan has Banjarmasin
Gambar di atas ini adalah yang di beri nama nasi kuning lauk masak habang iwak haruan atau ikan gabus sambal merah. dani makan ini hanya ada Banjarmasin kalimantan selatan saja. dan saya jamin anda takan menumakan makan ini di tempat lain di luar daerah. kecuali yang membuka rumah makanya orang banjar asli
Mungkin anda angak kenal dengan makanan ini dan bahkan makan ini terdapat banyak di berbagai daerah nusantra ini. Memang kelihatannya gambar di atas seperti Soto kembanyakan yang anda temukan di kesaharian di mana anda berarda. Tapi sejatinya gambar makana di atas itu takan anda temui di tempat lain keculi di Banjarmasin saja itulah mnakanan yang disebut orang banjar dengan nama Soto kuin karena hanya di kuin saja ada masakan ini.
Gambar di atas ini adalah gambar lontong kuah nangka. mungkin sekilas itu terlihat biasa saja dan hampir sama dengan lontong lainnya. tapi jikalau anda memakan nya makan anda akan tahu bedanya dengan lontong lainya.
Gambar di atas ini adalah adalah gambar kue has Banjarmasin dengan beberapa jenis dan banyak lagi kue khas kalimanta selatan yang saya belum masukan dalam tulisan ini. Karena beragam sangat banyak sekali. karena saya ingin menyengkat nya jadi hanya yang paling popoler saja yang saya masukan di tulisan saya ini karena kalau kita berbicara tentang makanan khas Banjarmasin tidak cukup halaman dan waktu untuk utuk memuat imformasi nya keculi dengan cara membuat tulisa berseri atau bersabung. jadi tulisan saya ini hanya intinya saja.
Gambar di atas ini adalah urat nadi kota Banjarmasin.
Pokok nya jikalau anda berkunjung ke Banjarmasi anda akan selalu menemukan sungai besar atau kecil karena Kalimantan selatan kota yang di kelilingi oleh sungai dan dari itu juga kota Banjarmasin di beri gelar kota seribu sungai.
Dan budaya yang sangat kental di rasakan saat anda mengijakan kaki di Banjarmasin maka anda merasakan betapa kentalnya budaya melayu di seluruh kota Banjarmasin. Karena budaya melayu dan kesultanan Banjarmasin masuk di bawa oleh orang ke Banjarmasin sudah dari abad 15 M dan yang paling mepengaruhi dan menambah kental corak melayu nya adalah kesultanan Aceh dan kerajan Jawa demak. Tapi yang anda hurus garis bawahi dari history sejarah budaya melayu yang anda di Banjarmasin anda sebelum masuk nya orang Aceh dan Jawa Demak membatu kerajaan Banjarmasin dalam perang melawan Belanda dan Jepang Budaya melayu sudah ada tapi corak nya saja kurang kental karena para pendangang Asia selatan dan Kekaisaran OTTOMAN atau USTMANIYAH TURKI .
Karena saat zaman Majapahit masuk ke kerajaan banjar kono mereka mengganti corak budaya orang banjar asli menjadi corak jawa timur yaitu corak majapahit atau jawa kono. dan saat era zaman keemasan Islam terjadi di timur tengah dan eropa lambat laun masuk ke kerajaan Banjarmasin. Agama Islam masuk ke Banjarmasin di bawa oleh pedangang Arab dan tentra OTTOMAN.
Gambar simbol Kesutanan OTTOMAN yang masuk Banjarmasin
Jadi kesultana Aceh dan kesultanan Demak hanya mendambahkan usur Islam dan melayu saja.
Makanya seluruh pemerintahan kesultan Banjar sama dengan pemerintah OTTOMAN bahkan sampai sekarang anda akan menemukan dan rasakan kental nya pengarum Ustmaniyah bahkan ada satu kabupaten di Provinsi Kalimantan selatan yang bernama Istambul yang terdapat di Martapura. Jadi akar Budaya Banjarmasin Berakar dari era OTTOMAN 2.
Kalau anda masih ragu tentang masuk kekaisaran OTTOMAN saya dapat buktikan ke patenan sejarah nya .
Dan nati saya akan lanjutkan mengupas history sejarah Banjarmasin akan saya lanjutkan di tulisan selanjut nya nanti karena \Blogger ini saya tidak ingin membicarakan seajar masuk Islam ke Banjarmasin. Tapi yang saya ingin di kusikan di sini adalah masalah Rumah Adat dan makanan khas Banjarmasin.
Dan cukup sekiab dulu yang saya bisa sampaikan pada anda para pembaca semuga tulisan saya bisa menambah pengetahuan anda tentang Banjarmasin.
Mohon Maaf bila ada kekeliruan dalam tulisan. Dan jikalau anda menemukan kurang akurat nya tulisa saya maka silah mengedit nya untuk kesempurna dalam tulisan saya
FROG GOZILLA
Ketua oraganisasi Alternativ Rock Numetal Comonty Tato88 Tanjung Tabalong,
Yang bergerak untuk memajukan pendidikan di Banjarmasin dan Indonesia. Dan akan memajukan musik Rock. Dan misi yang di pikul oleh organisai yang saya dirikan adalah bejuang untuk membangun Pemerintahan OTTOMAN yang baru di Banjarmasi.
avril lavigne
Terima kasih pada anda para pembaca sudah mau meluangkan waktu berharga anda untuk membaca tulisan saya di sini saya akan mengenalkan sini budaya kalimantab selatan kota seribu sungai
Gambar di atas ini adalah gambar ikon kota banjarmasin atau seribu sungai. kenapa disebut kota seribu sungai karena hambir semua kota banjarmasin ini di lalui oleh sungai. dan aktivitas dan kesaharianya pun nyaris semua di lakukan di atas sungai dari belanja ke pasar sekolah dan keladang semua mengunangan sungai sebagai alternativ trasportasi nya.
Rumah Adat Banjarmasin
Rumah banjar bubungan tinggi merupakan bangunan rumah spisifik ke banjaran di kalimantan selatan, maka terdapat lagi suatau bangunan lain sebagai penunjangan, yaitu balai seba.
Rumah dan balai seba ialah ciri khas banjar. Balai seba dapat dipergunakan untuk; musawarah, sidang pengadilan adat, sanding pengantin, pesta, atau yang bersipat acara kebudayan tradisi banjar,
Balai seba bentuknya hampir segi empat dengan ukuran jauh lebih kecil kecil daripada rumah adat banjar, lebih kurang 7 kali 9 meter tapi tidak lebih dari 9 kali 11 meter. Balai seba ini sebagai ruang resepsi. Letak balai seba ini biasanya di sebelah kanan agak ke bagian muka dari letak bangunan rumah banjar.
Keadan bangunan rumah mempunyai tanga 3 tingkat sampai 9. Kalau terdapat tanga 11 tingkatan berarti sebuah rumah besar (gerdang). Lazimnya dihuni oleh keluarga Sultan (Raja) atau sekurang-kurangnya tempat tingal (peristerahatan ratu atau permaisuri) dan anak-anak Sultan.
Mempunyai pelataran atau ruang muka (voor galeri) atau ruang tamu. Lawang (pintu) pertama, penapik ganal atau ubin sayup (ruangan dalam dekat pintu tengah). Watun (dasar pada pintu muka) terbuat dari kayu ulin. Penampik penengah (sedang) yaitu ruang dalam. ada 2 buah anjung sebagai kamar yang berada pada samping bagian samping kana dan kiri, dimana pada tengah-tengahnya ada ruang bebas. Ruang ini sebagai ruang makan dan wadah perundingan keluarga.
Pada dinding anjung terdapat masing-masing satu ataudua buah lalungkang (jendela ). Kalau pada pintu pertama ada watun maka masih ada lagi watun yang terdapat pada bagian anjung di kanan dan kirinya. panampik bawah atau padu (dapur tempat masak) ialah belakang pada rumah banjar.
Rumah Banjar yang lengkap karena di bangun oleh seorang yang mampu atau bangsawan, sehinga mepmpunyai banyak ruangan dan dapur khusus (tersendiri), dan luas.
Andaikata ada peralatan perkawinan maka ruang kamar muka berfungsi sebagai ruang tamu umum. Sedangkan ruang dalam yang terdapat pada tengah-tengah ajungan kana kiri berfungsi sebagai kamar tidur (kaguringan), di mana pengatin priya dan wanita duduk bersading, sujut sembah dan bersantap di hadapan ibu -bapak mereka atau di kala itu melakukan tatakarama adat Banjar, misalnya duduk basila-
Gambar contoh pangitin banjar ala modern ini
simpun sujut mencium kedua belah tangan ibunda dan bapak (baik mertua priya atau wanita nya). Pada waktu duduk batai (sanding) biasanya barbekah-bekah papadahan atau sebagai nasehat yang disampaikan kepada mepelai pengantin bahkan ditujukan pula pada kaum keluarga bujang dan gadis-gadis serta pada perawan-perawan Banjar lain nya.
Rumah Banjar yang saya bicara ini ialah hanya bubungan tinggi. Selain rumah bubungan tinggi ada lagi rumah-rumah lainya yang disebut; gajah baliku, palimasan, balai bini, balai laki,. dan macam-macam lagi rumah sini budaya Banjar ini tapi yang masuk hitungan saat ini hanya 11 macam saja yang sangat di akui rumah adat bercorak banjar sekali.
Rumah banjar bubungan tinggi umnya kediaman Raja-raja banjar, Mentri, punggawai, serta patih. Akan tetapi pada akhir abad ke 16 M sudah merupakan rumah-rumah pebesar saja, tapi suadah menjadi rumah orang banjar berbagai tingikatan hinga sekarang ini.
Rumah banjar di kalimantan selatan umunnya terletak di tepi sungai kecil maupun sungai besar dan rat-rata tiap orang yang mempunyai rumah Banjar pasti mempunyai jukung, (perahu kecil) dan tambangan (pelabuhan kecil), jadi di setiap rumah orang banjar asli memiliki junkung dan tamabangan adalah hal wajib untuk mereka karena semua aktivitas kesaharian mereka selalu bergatung pada sungai. Dari pergi ke kebut, ke sekolah ke pasar, berdangang berjalan kemana saja nyaris sebuanya terjadi di atas jukung dan sungai bahkan walau sudah ada akses jalan darat yang di bangun tidak mengurangi penting nya jukung dan sungai dalam kehidupan orang banyak
Gambar di atas ini menujukan orang banjar yang sedang melakukan kesaharian mereka. Perahu kecil itu lah yang disebut mereka dengan nama jukung dan pelabuhan kecil atau tempat mereka mengikat perahu kecil mereka itu lah yang disebut mereka dengan nama tambangan.
Pokok nya semua aktivitas orang banjar nyaris bergatung pada sungai dan jukuk. Makanya pemerintah Banjarmasin Membuat ikon kota Banjar dengan lambang pasar terapung yang ada di kuit yang terletak di tengah jatung kota Banjarmasin. Dan pemerintah kota Banjarmasin membuat lambang promvinsi dengan gambar rumah bubungan tinggi karena itu ciri corak has orang pribumi Banjarmasin yang takan hilang di makan oleh waktu dan peradapan modern. Dan jikalau anda berkujung ke Banjarmasi Kalimatan selatan takan lengkap perjalan anda bila tak berkujung ke pasar terapung dan menaiki jukung dan bersantap makanan has Banjarmasin yaitu Nasi kuning dengan dicampur masak habang dari ikan haruan atau gabus, Soto kuin atau banjar lontong dengan kuah nangka dan kue yang disebut mereka dengan wadai untuk..
Dan beberapa keterangan singkat tentangang makan has Banjarmasin
Gambar di atas ini adalah yang di beri nama nasi kuning lauk masak habang iwak haruan atau ikan gabus sambal merah. dani makan ini hanya ada Banjarmasin kalimantan selatan saja. dan saya jamin anda takan menumakan makan ini di tempat lain di luar daerah. kecuali yang membuka rumah makanya orang banjar asli
Mungkin anda angak kenal dengan makanan ini dan bahkan makan ini terdapat banyak di berbagai daerah nusantra ini. Memang kelihatannya gambar di atas seperti Soto kembanyakan yang anda temukan di kesaharian di mana anda berarda. Tapi sejatinya gambar makana di atas itu takan anda temui di tempat lain keculi di Banjarmasin saja itulah mnakanan yang disebut orang banjar dengan nama Soto kuin karena hanya di kuin saja ada masakan ini.
Gambar di atas ini adalah gambar lontong kuah nangka. mungkin sekilas itu terlihat biasa saja dan hampir sama dengan lontong lainnya. tapi jikalau anda memakan nya makan anda akan tahu bedanya dengan lontong lainya.
Gambar di atas ini adalah adalah gambar kue has Banjarmasin dengan beberapa jenis dan banyak lagi kue khas kalimanta selatan yang saya belum masukan dalam tulisan ini. Karena beragam sangat banyak sekali. karena saya ingin menyengkat nya jadi hanya yang paling popoler saja yang saya masukan di tulisan saya ini karena kalau kita berbicara tentang makanan khas Banjarmasin tidak cukup halaman dan waktu untuk utuk memuat imformasi nya keculi dengan cara membuat tulisa berseri atau bersabung. jadi tulisan saya ini hanya intinya saja.
Gambar di atas ini adalah urat nadi kota Banjarmasin.
Pokok nya jikalau anda berkunjung ke Banjarmasi anda akan selalu menemukan sungai besar atau kecil karena Kalimantan selatan kota yang di kelilingi oleh sungai dan dari itu juga kota Banjarmasin di beri gelar kota seribu sungai.
Dan budaya yang sangat kental di rasakan saat anda mengijakan kaki di Banjarmasin maka anda merasakan betapa kentalnya budaya melayu di seluruh kota Banjarmasin. Karena budaya melayu dan kesultanan Banjarmasin masuk di bawa oleh orang ke Banjarmasin sudah dari abad 15 M dan yang paling mepengaruhi dan menambah kental corak melayu nya adalah kesultanan Aceh dan kerajan Jawa demak. Tapi yang anda hurus garis bawahi dari history sejarah budaya melayu yang anda di Banjarmasin anda sebelum masuk nya orang Aceh dan Jawa Demak membatu kerajaan Banjarmasin dalam perang melawan Belanda dan Jepang Budaya melayu sudah ada tapi corak nya saja kurang kental karena para pendangang Asia selatan dan Kekaisaran OTTOMAN atau USTMANIYAH TURKI .
Karena saat zaman Majapahit masuk ke kerajaan banjar kono mereka mengganti corak budaya orang banjar asli menjadi corak jawa timur yaitu corak majapahit atau jawa kono. dan saat era zaman keemasan Islam terjadi di timur tengah dan eropa lambat laun masuk ke kerajaan Banjarmasin. Agama Islam masuk ke Banjarmasin di bawa oleh pedangang Arab dan tentra OTTOMAN.
Gambar simbol Kesutanan OTTOMAN yang masuk Banjarmasin
Jadi kesultana Aceh dan kesultanan Demak hanya mendambahkan usur Islam dan melayu saja.
Makanya seluruh pemerintahan kesultan Banjar sama dengan pemerintah OTTOMAN bahkan sampai sekarang anda akan menemukan dan rasakan kental nya pengarum Ustmaniyah bahkan ada satu kabupaten di Provinsi Kalimantan selatan yang bernama Istambul yang terdapat di Martapura. Jadi akar Budaya Banjarmasin Berakar dari era OTTOMAN 2.
Kalau anda masih ragu tentang masuk kekaisaran OTTOMAN saya dapat buktikan ke patenan sejarah nya .
Dan nati saya akan lanjutkan mengupas history sejarah Banjarmasin akan saya lanjutkan di tulisan selanjut nya nanti karena \Blogger ini saya tidak ingin membicarakan seajar masuk Islam ke Banjarmasin. Tapi yang saya ingin di kusikan di sini adalah masalah Rumah Adat dan makanan khas Banjarmasin.
Dan cukup sekiab dulu yang saya bisa sampaikan pada anda para pembaca semuga tulisan saya bisa menambah pengetahuan anda tentang Banjarmasin.
Mohon Maaf bila ada kekeliruan dalam tulisan. Dan jikalau anda menemukan kurang akurat nya tulisa saya maka silah mengedit nya untuk kesempurna dalam tulisan saya
FROG GOZILLA
Ketua oraganisasi Alternativ Rock Numetal Comonty Tato88 Tanjung Tabalong,
Yang bergerak untuk memajukan pendidikan di Banjarmasin dan Indonesia. Dan akan memajukan musik Rock. Dan misi yang di pikul oleh organisai yang saya dirikan adalah bejuang untuk membangun Pemerintahan OTTOMAN yang baru di Banjarmasi.
avril lavigne











Tidak ada komentar:
Posting Komentar