Masalah Pemerintah Jakarta Di Daerah Nusantara Kusus Nya Di Tabalong
WELCOME BLOGGER FROG GOZILLA
Terima kasih pada anda para pembaca yang sudah mau melungkan waktu berharga anda hanya untuk membaca tulisan saya
Pendahuluan
Gambar Redaksi Repoter Junalis Kantor Berita Kanada Banjarmasin Avril Fans Fender
Tulisan ini saya bisa pertanggung jawabkan ke benaran nya, dan tulisan ini penulisan nya di bantu oleh kawan-kawan Avril fans Fender, dan tulisan ini di tulis dari hasil diskusi oleh kawan-kawan Avril fans Fender di Tabalong bersama tokoh-tokoh daerah Tabalong, Banjarmasin, Batu Kajang Kaltim, Sumatera Aceh, dan wakil pemerintah Jakarta dan Daerah, di Markas Besar Ormas Sumatera Tabalong, JL Stadion Pembatan Tabalong, Studio Musik Rock Avril Fans Fender Tabalong Punk Rock Heroit Sarabawa Kawa.
Tulisan ini membahas masalah pemerintah Jakarta Jokowi dan Daerah, di Daerah Nusantara, dan masalah Industri dan pembangunan pasilitas umum, serta modernisasi pendidikan, yang mana tulisan ini hanya akan di fokus untuk membahas masalah Pemerintah Jakarta di Tabalong dan sekitar nya meliputi Kalsel, Kalteng dan Kaltim secara medalam, dan menyikap rahasia nya.
Tulisan ini membahas masalah pemerintah Jakarta Jokowi dan Daerah, di Daerah Nusantara, dan masalah Industri dan pembangunan pasilitas umum, serta modernisasi pendidikan, yang mana tulisan ini hanya akan di fokus untuk membahas masalah Pemerintah Jakarta di Tabalong dan sekitar nya meliputi Kalsel, Kalteng dan Kaltim secara medalam, dan menyikap rahasia nya.
Tulisan ini juga sengaja merahasikan beberapa nama tokoh dan organisasi nya, karena sudah perjanjian sebelum keluar persetujuan tulisan ini di terbitkan media berita, Avril Fans Fender Banjarmasin, dan tulisan ini juga tidak merahasikan nama tokoh dan organisasi yang tidak di minta rahasikan nama nya oleh pihak yang bersangkutan setelah membaca ulang tex tulisan ini.
Tulisan ini di tulis dengan Bahasa Melayu Banjar tercampur Bahasa Indonesia, karena saya kurang pasif berbahasa Indoensia, dan pasif berbahasa melayu banjar, dan kata kalimat tulisan ini memakai kalimat kata kasar, karena begitulah bahasa banjar, jadi mohon kebijakan anda jika ada kekeliruan penulisan ini.
Masalah Pemerintah Jakarta di Daerah Nusantara Kusus Nya Di Tabalong
BAB 1
Masalah Ottonomi Daerah Dan Pembangunan Tabalong
Gambar Diskusi Avril Fans Fender Banjarmasin bersama tokoh masyarakat di Markas Besar Ormas Sumatera Aceh, di Tabalong
Jika kita lihat sekilas seolah daerah nusantara ini tidak punya masalah sulit yang di hadapi nya, dan kurang nya masyarakat nusantara ini akan kabar daerah nya, bahkan kabar daerah nya sendiri, ini akibat media hanya berfokus pada masalah pemerintah Jakarta saja, dan juga akan kelalain pemerintah daerah sendiri dalam mengurus nya.
Banyak Ormas-ormas Daerah sekarang ini sudah maju dan tahu akan masalah daerah yang di hadapi oleh daerah nya sendiri, serta juga sadar akan pembodohan dari pemerintah, dan ormas-ormas daerah ini lah yang bergerak untuk mendorong masyarakat daerah untuk menuntut hak nya, seperti di Tabalong Ormas pedorong ini adalah Ormas Sumatera Aceh dan Avril fans Fender Banjarmasin, ormas ini adalah organisasi anak muda daerah dari golongan musisi Rock yang juga terjun ikut dalam masalah daerah serta politik Indoensia baik di daerah dan Jakarta.
Ormas Sumatera mendirikan Markasnya di Tabalong tahun 2007 lalu, yang mana atas perminta kawan-kawan dari universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, yang mana pendirian tersebut di masksut kan untuk menampung aspirasi rakyat Tabalong, karena di daerah bagian Kalsel ini, hanya Tabalong saja belum ada berdiri markas Ormas Sumatera ini, sedang di seluruh wilayah lain sudah berdiri. Memang perlu di akui sejak berdiri Ormas Sumatera Aceh ini tahun 2007 lalu di Tabalong tidak mendapat tangapan masyarakat dan pemberintah daerah, dan kadang nama nya sangat asing di telingga masyarakat Tabalong sendiri, tapi setelah datang nya angota Avril fans Fender Banjarmasin ke Tabalong, kunjungan Rock Musisi Tabalong tersebut, di markas Tabalong barulah Ormas Sumatera mulai ada sambutan pemuda Tabalong sendiri, dan disini lah perjuangan untuk mendorong kemajuan masyarakat Tabalong di lakukan nya bersama Avril Fans Fender Banjarmasin, dengan mengunakan media musik Rock Endergrons untuk mengumpulkan pemuda Tabalong di gedung Serabakawa dan juang Tabalong, meski usaha besar ini di lakukan terus juga oleh kawan-kawan tapi tidak ada juga masih usaha kawan-kawan kusus nya kalangan pemuda Tabalong untuk berjuang memajukan Tabalong ini, sedangkan Ormas Sumatera mencatat sudah banyak nya masalah otonomi dan sengketa masyarakat tabalong sendiri, dan hal ini mendorong Ormas Sumatera yang di komando Avril fans Fender bersama Universitas Islam Banjarmasin membentuk Tim survei masalah Rakyat Tabalong ke suluruh ke lurahan, dan kecamatan, dan misi ini di lakukan dari tahun 2009 sampai 2011 lalu, yang mana Avril fans fender banyak sekali mengadakan diskusi pemberitahun untuk rakyat Tabalong, bahkan sampai Batu Kajang Kaltim, dan ini sebab nya rakyat Batu Kajang menjadi menuntut otonomi daerah, untuk menjadikan Batu Kajang menjadi sebuah Kabupaten, yang lepas dari kabupaten Grogot Pasir Kaltim, akibat dengan di beberkan nya rencanan segita emas Bupati Noor Aidi Tabalong oleh Avril Fans Fender Banjarmasin
Gambar Avril fans Fender Banjarmaasin Aceh, Ormas Sumatera, yang di minta Universitas Lambung Mangurat Banjarmasin Mendirikan Kantor NyA dI Tabalaong.
Kabupaten Tabalong adalah sebuah Kabupaten muda di Daerah Kalsel, yang mana asal nya Tabalong adalah Kecamatan Tanjung yang ikut dengan Kabupaten Amuntai benua enam, tapi setelah berjalan waktu, maka munculah rencana rakyat Tabalong sendiri untuk mendirikan Kabupaten, dan itu di setujui oleh Pemerintah Provinsi Banjarmasin sendiri, karena Tabalong adalah daerah pendapat daerah besar di daerah Kalsel, tapi setelah kandas nya para rezim-rezim pendiri awal Tabalong ini Ya itu Bapak Usman Dundrung, maka kecurangan akan pemerintah terjadi, tapi sempat lagi berkobar penunutan hak Otonomi tersebut pada pemerintah pusat akan membangun tabalong pada masa rezim Noor Aidi, tapi setelah lengsir nya rezim Nor Aidi juga penuntutan hak otonomi pembangunan tersebut jadi kendur lagi bahkan tengelam lagi, bahkan lebih buruk lagi pada era Rahman dan presiden SBY dengan Partai Demokrat yang paling korup tersebut.
Perlu di akui Ormas Sumatera dan Avril Fans Fender terlibat dalam pelengseran Rezim SBY dan Rahman Ramhsi, dan Ormas Sumatera tidak tanggung dalam menuduh Rahman Ramsi anjing SBY, Pertamina dan PT Adaro, yang melakukan penjarahan Harta Tabalong yang sunguh merugikan Rakyat Tabalong, semula tuduhan itu tidak terlalu mempengaruhi tokoh-tokoh adat, utama mereka orang-orang yang setia pada Kesultanan Banjarmasin Aceh, tapi atas kejadian pada tahun 2011 lalu di Mabu'an, di mana antrian minyak di SPBU mengular panjang, tak hayal terjadi perkelahian antar kalangan masyarakat tabalong yang berebut minyak, dan Ormas Sumatera bersama Avril fans Fender Banjarmasin datang dengan Konvoi nya, dengan pengeras Suara mereka bicara, kata nya Rezim SBY telah membeli suara masyarakat secara halus dengan cara kebijakan kartu BMM, dan Besos setelah Jabatan ke 2 nya ini, dan langka nya minyak ini adalah persekongkolan pertamina, yang menjual minyak Tabalong ke luar dari Kalimantan, pada hal kalian lihat sendiri, sumur minyak Tabalong sangat banyak di daerah muruk pudak, dan kabupaten Tabalong adalah kabupaten Terkaya Minyak dan batu bara nya, tapi kita rakyat tabalong sendiri susah mendapakat minyak itu sendiri, jika pertamina dan rezim SBY di tanya, jawaban nya adalah tidak bisa membangun sulingan minyak sendiri, ini adalah pembodohan pemerintah penjajah Jakarta atas daerah nya, kita tahu semuan masyarakat Sumatera saja bisa menyuling minyak sendiri, masa pertamina dan pemerintah sendiri tidak bisa, ini pembodohan nama nya, ini tidak lain dari penjarahan perampokan pemerintah Jakarta di Daerah, mereka tidak membangun daerah, kita semua tahu alasan mengapa GAM Aceh memberontak, pertama pada tahun 1953 Provinsi Aceh di lebur menjadi Kabupaten, dan beribu kota di Medan Sumatera Utara, dan hal ini sontak membuat Jendral Gubernut Daut Beuerueh marah besar, dan menyatakan memberotak, hal ke 2 semua jasa-jasa penjuang Aceh, tidak di hargai, Tengku Markam penyumbang emas 28 KG untuk pembangunan monas di rampok Orde Baru Industri nya, Rakyat Aceh yang membelikan 2 Pesawat dan cikalbakal Indutri maskapi Garuda Indonesia juga tidak di hargai nya, sama mereka sekarang pemerintah Jakarta dari rezim ke rezim yang tidak pernah menghargai Pemerintah Islam Negara Kesultanan Banjarmasin, yang banyak berjasa, dan Ibnu Hajar bukan pemberontak, tapi penjuang Otonomi daerah untuk Banjarmasin, Jasa prajurit Kesultanan Banjarmasin tidak di hargai, mereka yang tewas dalam memperjuangkan Tanah Kalsel tidak di hargai, malah pemerintah Jakarta mengklaim bahwa Banjarmasin merdeka dari jajahan Belanda atas mereka Seperti Jendral Sudirman, lantas perjuangan Pangeran Antasari dan Temungung Surapati kemana, perjuangan Gusti Muhmmad Saman, dan Hasan Basri kemana ? ini penjajahan pemeritah Jakata di daerah dengan Anjing seperti Rahman Ramshi tersebut.
Kita Rakyat Tabalong tahu bahwa Tabalong adalah Kabupaten yang begitu banyak menyumbang pajak besar pada pemerintah Jakarta, tapi coba kita lihat pembangunan untuk Tabalong sendiri, Jalan-Jalan rusak, minyak susah, Perpustakan Tabalong ingin rubuh, sekolah atap nya bocor, dan kolonia majapahit mondominasi pekerjan masyarakat Tabalong, dan atas dasar ini, dan dari sekarang rakyat Tabalong harus menuntut Otonomi Daerah nya, dan kami siap memimpin pemberontakan ini, dan jika ada dari kalian yang disini yang terlibat kelompok separatis, maka bergabung dengan kami, dan untuk kawan-kawan supir jangan berkelahi sesama kalian, tapi tuntutlah Pemerintah yang membuat susah ini sekian dan terima kasih, Terakhir, jika kawanp-kawan yang ada di SPBU Mabu'un ini ingin bergabung berjuang untuk Tabalong, maka kalian tahun markas kami di JL Stadion Pembatan kecamatan murung pudak Tabalong, atau Studio Musik Rock Endergron Avril Fans Fender Banjarmasin, JL PHM. Nor Sulingan Tabalong, kami menungu kalian, untuk mengudeta Pertamina.
Gambar Ormas Sumatera dan Avril fans Fender berorasi di depan SPBU Mabu'un Tabalong
Gambar Ormas Sumatera dan Avril fans Fender berorasi di depan SPBU Mabu'un Tabalong
Dan atas orasi tersebutlah tergerak nya hati rakyat tabalong terutama yang punya jiwa nasionalisme besar, terbukti setelah orasi tersebut, banyak kawan-kawan tokoh-tokoh adat banjar dan dayak datang ke markas besar Ormas Sumatera dan menyatakan bergabung dalam berjuang, di tambah ormas dan partai politik Islam pro daerah juga bergabung Ormas Sumatera, dan malam hari nya Ormas Sumatera melakukan Konser Musik Rock Endergrons di gedung Serabakawa Tabalong, dan ini mengawali penuntutan panjang Ormas Sumatera dan Avril Fans Fender pada pemerintah pusat dan Daerah yang di dukung langsung kesultanan Banjarmasin dan Aceh, dan atas dasar kesultanan Banjarmasin Aceh lah, baik Polres Tabalong yang lain nya sangat sulit melakukan penangkapan pada angota Avril fans Fender dan Ormas Sumatera yang berorasi membakar semangat juag rakyat Tabalong, bahkan rakyat Batu Kajang yang mendengar Avril fans Fender berorasi menyerang PT Kodeko Jaya Anggung untuk menuntut perbaiki jalanan yang rusak. Pagi nya setelah Orasi tersebut untuk pertama kali nya Ormas Sumatera mengudeta Pertamina, dan hal ini ternyata pada akhir nya menjadi contoh teladan ormas-ormas Tabalong dalam mengudeta Pertamina, karena hanya Ormas Sumatera saja yang datang dengan Tiba-tiba membawa rantai besi besar dengan Truk Panggung Tour Konser Avril Fans Fender Aceh, untuk menutup semua akses jalan untuk Pertamina, dan mengcam menduduki kilang minyak Pertamina di daerah Kalsel dan Kalteng, Kaltim, tuntutan nya, agar minyak tidak langka lagi, dan Pertamina harus membangun Tabalong, karena Industri juga di salahkan rezim SBY yang di tuduh Avril fans Fender Jakarta tersebut, kata SBY menangkis tuduhan Avril Fans Fender Jakarta, maka dari itu maka mulai juga masyarakat menuduh Industri bertangung jawab atas kesalahan seperti rusak nya jalan lintas provinsi tersebut, awal tuduhan Avril fans Fender akibat dengan rusak nya dan macet nya jalan lintas Provinsi di daerah Rantau Tapin, Tatakan, Binuang, dan perbatasan, akibat Truk Batu Bara persekongkolan Rezim SBY Tersebut.
Gambar Konvoi Ormas Sumatera bersama Avril fans Fender Banjarmasin menyerang Pertamina Tabalong
Dari hari itu juga Ormas Sumatera mengomando suku dayak yang bergabung mereka, dalam menuntut pemerintah Jakarta, yang juga di salahkan pemerintah Daerah, dan akibat hal ini yang ada pemerintah Daerah dan Jakarta saling tuding dan menyalahkan, tidak ada upaya untuk memperbaiki kesalahan itu, dan sedangkan Ormas Sumatera memimpin kudeta pada PT Adaro, dan PT Adaro yang juga di salahkan Rezim SBY menangkis tudingan Avril fans Fender akhir nya jadi bulan-bulan Ormas Sumatera di Tabalong dalam menuntut Pembangunan, dan pada tahun 2011 bulan juni, Ormas Sumatera yang di Komando Avril fans Fender mengebok jalanan milik PT Adaro Tabalong, yang mana konvoi Ormas Sumatera yang melakukan pengebokan jalan ini di mulai dari KM 63 Simpang Wara Jembantan Layang, hingga KM 72, tembusan Laburan, dan tidak tanggun Ormas Sumatera telah menyita mobil-mobil sarana PT Adaro, bahkan menyiram mobil tersebut dengan bensin dan mengacam membakar nya, hal ini akibat tuntutan akan Ormas Sumatera yang inggin pembangunan Islamik Senter di urus benar-benar oleh PT Adaro, dan juga pembangunan mesjid baru di Simpang Wara, di area kantor Scuriti Global Arau Kontraktor ke Amanan resmi PT Adaro sendiri. Dan selajut setelah perminta di setujui oleh PT Adaro tersebut, Ormas Sumatera menyerang dan mengudeta Rahman Ramshi secara besar-besaran, yang mempermasalahkan pembesan lahan untuk pembangunan Rumah Sakit di Maburai dekat Islam Senter tersebut, dan Ormas Sumatera menuduh Korupsi, dan terlibat nya elet Partai Demokrat Tabalong tersebut. Partai Demokrat pun menolak tuduhan tersebut, tapi tetap saja juga masyarakat Tabalong tidak percaya lagi, Rahman Ramsih juga menolak tuduhan Ormas Sumatera, dan berbicara masalah bahwa dia juga telah melajutkan misi mantan bupati Noor Aidi yang merecanakan Tabalong menjadi segetiga emas, dan moderenisasi Islam serta pendidikan, menghentikan kolonialisme Majapahit di Tabalong, namun nyata iya tidak bisa lagi menghindari Ormas Sumatera dukungan pada nya pun semakin hari, semakin memburuk saja, banhkan PT Adaro pun berhenti berpihak pada Rahman Ramshi akibat tekanan yang di berikan oleh Ormas Sumatera ini. Di Banjarmasin markas besar Avril Fans Fender di ributkan atas banyak kaduan akan kemacetan dan kurusakan jalan linta provinsi, yang kerap kali terjadi perkelahian, akibat benturan kepentingan masing-masing orang yang memakai jalan lintas provinsi tersebut, riuah bising truk, debu, becek bahkan jalan putus tersebut tidak bisa lagi membuat baik masyarakat atau Avril fans Fender diam, maka pada tanggal 22 Juli 2011 Avril Fans Fender dalam lawatan angeda tour konser Musik Rock keliling Kabupaten Kalimantan Sumatera tersebut, di Rantau Tapin, memimpin sebuah serengan maut untuk minggu depan nya, yang mana serangan ini berusaha menutup Industri Batu Bara yang baru buka di Rantau tersebut, karena sudah mengangu ke damain kabupaten Tapin itu sendiri, tidak sedikit korban tabrakan yang di tibulkan truk batu bara tersebut, tidak sedik Industri Tranpotasi Banjarmasin di rugikan kemacetan pajang truk baru batu bara tersebut, jalanan becek hancur berdebu bahkan putus, akibat truk batu bara tersebut, dan dari tanggal 22 Juli 2011 Rahmahwati Angirani Nusation ketua Avril Fans Fender Banjarmasin, yang di dukung kesultanan Banjarmasin Aceh, dan Musisi Rock Endergron Paling berpengaruh di Kalimantan Sumatera Aceh ini, memimpin konflik yang panjang di Rantau, serta kerusuhan berdarah, hingga penutupan akses jalan-jalan, apa pun yang di lakukan pemerintah daerah tidak bisa menahan wanita Rocker ini, yang mana Wanita ini secara resmi di lindungi oleh masyarakat dan Kesultanan Aceh bersama Pasukan GAM Aceh, dan Prajurit setia Kesultanan Banjarmasin, menangkap Rahmah, berati sudah menabu genderang perang dengan Pasukan GAM Kalimantan, atau yang di kenal masyarakat Banjar Pasukan Laskar Islam Antasari Barabai dalasan mati jadi hantu itu, sebuah kelompok Separatai orang Melayu Sumatera yang ada di Barabai dan Amuntai, di Komando oleh Majid Hantu Calon Bupati Barabai, di bawah Jendrean Ali Phasa GAM Aceh. dan konon Kelompok Separatis ini lah yang melakukan pengusiran kolonia Majapahit atau Tranmigrasi orang Jawa di Kalimantan Tengah, atas kesepakatan bersama suku dayak di Minangkabau Sumatera Barat di hujung pemerintahan Orde Baru tahun 1997 yang lalu, dan konflik ini meluas dari Sambas, Pontianak, Pangkalanbun, Palangkaraya, Kulau Kapuas dan Palampisau, dan konon kelompok ini juga yang di sebut mengail di Air Keruh oleh pemerintah Kalteng yang melakukan pembantai super kejam bersama suku Dayak yang melakukan perjanjian di Palembang, untuk melanjutkan konflik Kolonia Majapahit tersebut pada akhir tahun 1999, dan puncak nya pada tahun 2000, Pemerintah Jakarta terpaksa bersama pemerintah daerah seluruh Kalimantan melakukan Evakuasi besar terhadap kelompok Jawa Madura, karena pembantain Super kejam 2 kelompok ini, atau di kenal luas dengan Persaudara Terikat Melayu Banjar dan Dayak, yang di ketuai Elet banjar dan Dayak yang markas besar nya ada di Aceh, mereka pendukung GAM. Tapi Ormas Sumatera bukan dari bagian kelompok ini, meski juga Ormas Sumatera di bawah lindungan nya, karena Ormas Sumatera ormas muda, bukan seperti pasukan seperataris yang sudah ada dari zaman Orde Lama Tersebut, yang memperjuangan seluruh daerah Kalimantan dan Sumatera Tersebut, dan atas jasa mereka juga pemerintah daerah banjar dan kalteng merasahasikan keberadan mereka.
Setelah Rahmah melakukan lawatan nya di Rantau, Iya ke Tabalong untuk melihat kondisi Tabalong untuk membuat Laporan untuk kesultanan Banjarmasin di Martapura, dan saat Rahmah di Tabalong ini Avril fans Fender melakukan rapat besar, yang memerintahkan Ormas Sumatera membentuk Tim Baru, yang mana Tim ini di sebut Rahmah Tim Penghacur Rahman Ramshi, yang Tim ini di bentuk untuk menumpas para pendukung Rahman Ramshi, baik yang di Tabalong dan luar Tabalong, dan sedangkan Tim terdahulu di fokuskan untuk menghacurkan golongan elet politik pendukung Rahman Ramshi, dan 2 tim ini juga yang pada akhir nya mengudeta Arifin seorang bangsawan Rantau yang bermaksut menjadi Bupati Tabalang dengan cara mendukung Ormas Sumatera menghacurkan Rahman Ramshi, tapi Ormas Sumatera tahu Arifin licik, iya adalah anjing Industri batu bara, dan pencalona nya di danai oleh Industri batu bara, agar industri batu bara mudah mengurus masalah nya di Pemerintah, Tabalong menyala di buat Rahmah, Tim Ormas Sumatera masuk sampai desa terpecil di seluruh Tabalong, untuk menghacurkan pendukung Rahman Ramhsi, tapi entah mengapa Tim ini di kaitkan dengan Bupati Anang, karena kuat dugaan di Banjarmasin dan Aceh ada perintah dari Rahmah untuk mendukung Sultan Anang Bupati Tabalong secara diam-diam bahkan Sultan Anang sendiri tidak mengetahui dukungan Ormas Sumatera Aceh ini, yang mana dukungan ini di sebut kan suku dayak pedalaman misi Ormas Sumatera yang di sebut dengan bahasa melayu Basunyian haja Jar Rahmah, tapi apa puan opini yang beredar, hal ini bisa di benarkan meski pihak mana saja tidak mengaku, suku dayak adalah saksi yang mengetahui rencana ini kata nya sejak di perdendangkan di Kota Pedie Barat Aceh.
Di Aceh juga di adakan sebuah rapat besar antara kesultanan Banjarmasin dan Aceh, yang di hadari oleh Pendukung Jendral Wiranto, yang menjadi simpatisan partai Hanura dan Nasdem nya Metro Tv, bersama mantan milisi Aitarak, yang mana rapat tersebut sama dengan rapat yang terdahulu di lakukan pada tahun 2008 lalu untuk mendukung rezim SBY yang membantu aceh dalam Tsunami tersebut dan Kemerdekan 5 Agustus dalam bingkai NKRI yang di dapatkan Aceh dari pemerintah Indoensia di dalam pengukuhan nya di Swedia. Rapat yang baru ini malah mengudeta Rezim SBY, yang alasan nya karena Bodiono yang di katahui oleh pihak Aceh melakukan Korupsi dan masalah Bank Century tersebut, tapi ada yang mengatakan ini karena Yusup Kala, seperti yang di langsir Koran Kompas Jakarta yang menyebutkan wali negara Aceh mengudeta SBY akibat Yusup Kala tidak jadi wakil, ini adalah dusta, karena dalam pemilu putaran dulu nya pihak Aceh malah meminta Avril fans Fender Aceh di daerah Nusantara menghacurkan pendukungan ke Pada partai Golkar yang mengusung Yusup Kala menjadi Presiden Indonesia, bahkan Kudeta pun di lakukan pada Partai Grenda oleh Ormas Sumatera agar Prabowo gagal jadi Presiden, dan SBY tetap menang, ini di perentahkan oleh Kesultanan Aceh sendiri di pertemuan nya mengenai rapat 2008 lalu di Kantor Berita Kanada Kota Raja Aceh, dekat mesjid Baitul Rahman Aceh.
Pertemuan Rapat Baru ini bukan saja membahas ke burukan SBY yang suka Safari luar negeri tersebut, tapi banyak tokoh-tokoh daerah kebingungan dalam mencari presiden dalam pemilu presiden yang akan di selengarakan tahun 2014 nanti, sementara rezim SBY besar-besaran di kudeta pihak Aceh Sumatera, bahkan Kesultanan Aceh melalui kantor markas besar Avril Fans Fender di Jakarta Pusat melakukan sebuah misi yang menghancurkan Partai Demokrat yang di kepalai oleh Ledy Rocker Banjarmasin Rahmah, yang mana misi ini sama dengan di Tabalong, misi Orasi dan Orasi, mengajak mahasiwa di Jakarta untuk menyeret para Korupsi yang mana akhir mereka menyeret tokoh elet partai demokrat sendiri, yang pada akhir nya kasus Habalang di setejui oleh KPK RI Jakarta di seret ke meja Hijau. Dan Rapat ini juga juga mempermasalah kolonia Majapahit yang selalu menjadi Presiden, tokoh elet suku dayak paling mempersoalkan masalah ini dalam rapat di Aceh tersebut, kata dari dewan Adat Dayak dan Minangkabau tersebut selalu golongan Majapahit yang selalu menjadi presiden, dan mungkin ini penyebab nya banyak dari presiden Indoensia yang menjabat tidak peduli daerah, Papua dan Kalimantan penyumbang pajak besar tersebut di Anak Tirikan nya, kalau sudah kaum seperatisme memberontkan baru tahu rasa, tapi meski begitu pihak kesultanan Aceh dan GAM sendiri tidak menangapi pendapat rasisme tersebut, tapi kesultanan Aceh binggun untuk mendukung siapa yang akan di dukung jadi presiden pada pemililu tahun 2014 tersebut. Tapi Walau begitu Kesultanan Aceh memerintahkan Avril Fans Fender untuk mengudeta pendukung Partai Grendra Prabowo tersebut, meski di Tabalong dukungan kuat di berikan pada Prabowo ini, bukti nya dulu saja Avril fans Fender mampu mengagalkan Prabowo jadi Presiden. perlu anda ketahu Rahmah ketua Avril Fans Fender ini adalah orang yang di dengarkan suara oleh kalangan pemuda Kalimantan Sumatera sampai semenanjung Serawak Malasyia di Utara Kalimantan, walau wanita rocker ini muda, namun kercedasan nya tidak bisa di tandingi pemuda yang seumuran dengan nya, Rahmah sendiri di angkat jadi ketua Avril fans Fender oleh Avril Lavigne sendiri yang waktu itu konser musik di Indonesia dan Singapura, Rahmah penulis lagu Rock terbanyak dari Banjarmasin, dan iya juga adalah pencipta Intromen Gitar Rock Fender Telecaster yang banyak di sebarkan di Internet YouTube, dan di tambah juga sebagai Perancang Fashion Rock Wanita Terbaik Banjarmasin, dan atas prestasi di bidang ilmu pengetahuan Teknolongi dan Fisika, membuat iya dapat bayarsiwa dari sebuah Industri Iran Persia, yang mana Rahmah bersekolah di kota Theran Iran Persia, dan terlibat bersama Universitas Islam Indonesia cabang Banjarmasin di misi luar angkasa Iran 2022 nanti, dan juga sempat bersekolah di Greaan Navanee Canada, dan di Kanada juga iya di pilih jadi derektor Kantor Berita Kanada untuk Daerah Banjarmasin, dan atas dasar ini Wanita ini sangat di dengar suara nya, apa pun yang iya minta pada angota nya saan konser Avril fans Fender, mereka akan mengabulkan nya tanpa sedikit pun ragu.
Gambar Rahmah bersama Tim Angota Avril fans Fender Banjarmasin di Jakarta, Rahmah memakai Topi Hitam dekat dengan Avril Lavigne
Di tanggal 23 Sepetember di Tabalong Rahmah meminta Ormas Sumatera mengirim surat pada PT Adaro, agar membantu dalam rencana nya untuk membentuk Tim Ormas Sumatera Tabalong peduli pendindikan, dan pada Tanggal 25 September 2011 PT Adaro mengirim untusan ke Studio Musik Rock Avril Fans Fender Tabalong JL PHM Noor Sulinggan, yang menyatakan PT Adaro setuju membantu dan memberikan dana nya untuk membentuk misi ini, PT Adaro memberikan dana 100 juta rupiah untuk membelikan buku-buku pelajaran yang di berikan pada Perpusatakan Arsip Dukumen Pemerintah Daerah Tabalong, atas perminta Avril Fans Fender, dan dana 100 juta itu juga di belikan 1000 seragam, sepatu, dan tas, yang di bagi Ormas Sumatera ke seluruh SD-SD Tabalong, pembangunan sekolah darurat pun juga di bantu PT Adaro di Bintang Ara dan Bentot, sekolah ini untuk memberantas buta huruf dan Internet, dan pemberantasan buta Internet juga oleh Avril fans Fender di somponsori oleh Telkomsel Indonesia, XL, dan Pertamina.
Dan setelah itu juga PT Adaro meseponsori Konser Rock Endergrons Avril fans Fender Banjarmasin di Tabalong, gedung serabakawa, dan atas dasar ini Ormas Sumatera di larang keras untuk menekan PT Adaro yang sangat baik berhubungan langsung di elet Kesultanan Banjarmasin, dan PT Adaro juga menyatakan akan selalu mengikuti kebijakan Pemerintah Kesultanan Banjarmasin, pembangunan Islamik Senter juga akan di percepat, dan PT Adaro juga membantah keterlibatan nya dengan Rahman Ramhsi dalam pembangunan Tabalong, dan sengekta lain, dan perecanan pembangunan Hutan Kota Oleh PT Adaro juga di kemukankan nya dalam Konser Avril Fans Fender di gedung Serabakawa Tabalong Tersebut.
Gambar Avril Fans Fender Banjarmasin Aceh, Konser Musik Rock Punk Endergrons di Gedung Sarabakawa Tabalong bersama PT Adaro
Hotel ASTON Tabalong juga ikut bergabung dengan Ormas Sumatera, karena Hotel Aston membayar pajak terus kepada pemerintah jakarta, tapi jalan di depan hotel tersebut yang rusak parah juga tidak di perbaiki pemerintah daerah rezim Rahman Ramshi yang malah melepar masalah tersebut ke pihak pusat, dan atas alasan itu Ormas Sumatera memnuntut pusat lewat Avril Fans Fender Jakarta, dan sedangkan masalah lain juga, orang-orang Seredang Tabalong mulai melakukan rapat yang membahas masalah Cina ingin membuka Industri baru nya di Seredang, Industri tersebut adalah Industri yang akan memproduksi Semen, yang bernama Pabrik Semen Conth, yang mana Industri Cina mengklaim di dukung oleh Kesultanan Aceh, tapi setelah di tanyakan oleh Avril Fans Fender pada Pihak Aceh, tidak tahu masalah ini, dan ini adalah awal dari konflik masyarakat Tabalong yang baru, dulu sengekata dengan PT Adaro tentang pembebesan lahan, sekarang dengan CONHT. Sedangkan Rapat Garda Pemuda Tabalong tanggal 4 Oktober 2011 di depan Pertustakan Tabalong, yang membahas kolonia Majapahit di Tabalong, yang mana dalam rapat tersebut meminta Ormas Sumatera agar mengelar pertemuan di Banjarmasin, untuk memperjuangkan nasip pekerja dan buruh Tabalong, Putra Daerah harus di utamakan, dan Ormas Sumatera menyetujui nya, lalu Ormas Sumatera meminta nya pada Depertmen Dinas Tenaga Kerja Jakarta dan Mentri Tenaga kerja Rezim SBY, melalui media Pemerintah Daerah Provinsi Banjarmasin untuk menangani nya, agar mengurangi nya konflik berdarah di Kalimantan.
Kembali sembantar ke Aceh, entah apa yang terjadi di Kesultanan Aceh, yang mendadak memangil Kesultanan Banjarmasin yang menyelengarakan rapat nya di Palembang sungai musi, atau di Rumah Makan Padang di sebelah Jembatan Ampera Palembang, yang mana rapat tersebut membicarakan sosok Jokowi yang mantan menjabat Gubernur Solo tersebut, dan menjabat Gubernor Jakarta Tahun 2012. Jokowi mulai di lirik ke pemimpinan nya oleh Kesultanan Aceh sebelum iya jadi gubernor Jakarta, yang mana di katakan oleh para kader Hanura sendiri dalam pertemuan itu, yang mana Kesultanan Aceh yang sedang kebingungan siapa yang akan di dukung jadi Presiden Indonesia pada pemelihat tahun 2014 nanti itu, Jokowi tampil sebagai seorang sosok pemimpin pro daerah, sifat jokowi pro daerah ini sangat terlihat sekali dalam setiap berita di TV, dan semakin hari, Jokowi ini semakin mengait hati para elet politik GAM Aceh, yang pada akhir nya menyatakan dukungan nya pada Jokowi secara sipihak tanpa ada pembicara secara organisasi, mantan milisi Aitarak juga terus memaksa kami kader Hanura untuk mendukung Jokowi ini, tapi walau dalam pembicara ini para dayak tidak setuju dengan Jokowi ini, tapi nampak terlihat dari wajah elet Aceh itu pasti nanti akan mendukung Jokowi dan tidak akan mendengarkan rasisme kolonia Majapahit tersebut.
Dan pertemuan kesultanan Aceh tersebut juga bukan membahas masalah Jokowi saja, tapi membahas juga masalah lama yang tidak terselesaikan, yang mana masalah ini selalu menjadi prahara pemberotakan GAM dan yang lain nya, masalah ini adalah masalah penulisan Sejarah Indoensia oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayan Indonesia, yang mana sangat sarat sekali dengan kepahlawan tokoh-tokoh pejuang kemerdekan Majapahit, seperti Jendral Sudirman dan yang lain nya, dan hal ini menibulkan kekecewaan di pihak mantan Pejuang Daerah, kusus nya mantan Veteran yang tidak di pedulikan pemerintah, dan kelompok pemuda yang punya semangat Nasionalisme ke daerah yang sangat besar, tidak hanya itu yang menibulkan masalah, pada hari kemerdekan Indonesia yang di rayakan setiap 17 Agustus, di Daerah poster dan umbul-umbul yang di pasang pemerintah tokoh Pahlawan Majapahit, seperti sosok Sudirman dan semacam nya, seolah di hati Masyarakat Daerah Pemerintah Pusat tidak menghargai Pahlawan Daerah yang berjuang, seperti Pangeran Antasari dan yang lain nya, hal ini berdampak pada rasisme saja, orang bukan anti dengan tokoh pahlawan Majapahit, tapi di mana lokasi seperti bekas Markas Pangeran Atasari dan pengikut nya tersebut jangan di pasang tokoh Pahlawan Majapahit, tapi pasanglah poster Antasari, agar orang di sana juga merasa di hargai perjuangan nya, ini adalah kecerobohan Pemerintah yang bertanya, kapan pemerintah pusat tidak menghargai Pejuang kemerdekan Daerah, ya sejak dulu jawaban nya, contoh dengan ketidak sadaran akan penulisan sejarah sarat Pahlawan Majapahit, dan juga memampang poster dan Umbul bergambar Pahlawan Majapahit di Daerah yangt membuat perasan orang Daerah tidak di hargai, ini buntut dari gerekan Separatis Daerah, yang tidak di sadari pemerintah. Dan ada sebagian Ormas yang merajia sepihak toko-toko buku dan perpustakan dan merempas akan buku yang tidak menghargai perjuangan Pahlawan tokoh non Majapahit, mereka akan mengejajak-injak lalu membakar nya, dan kelompok ini juga akan mencabut paksa poster yang bergambar pahlawan Majapahit di daerah totorial mereka, dan kelompok ini kebanyakan angota nya adalah TNI Aktiv dari bergbagai kodim dan Batalion daerah, mereka adalah orang yang peduli dengan Veteran Daerah, dan kelompok ini lah yang biasa nya mengali kuburan para penjuang Indonesia yang ada di hutan dan tempat lain, dan menguburkan nya di tempat yang pantas mereka di mana di kuburkan, yaitu makam Pahlawan, dan kelompok TNI ini juga yang mengadakan expedisi pembongkuran makam angota TNI yang gugur di perbatasan Malasyia Pontianak dengan bersama Militer Malasyia, pada tahun 2010 lalu, di seponsori oleh Petronan Malasyia Industri.
Gambar Batalion 1008 bersama Militer Malasyia dalam Exspedisi Pengalian Kuburan Pahlawan Banjaramasin yang gugur di Perbatasan Kalimantan dalam Berjuang 2010
Pada tanggal 2 Desember 2012 Ormas Sumatera meminta KPK Daerah memeriksa Rahman Ramshi, masalah pembangunan Rumah Sakit Tabalong, namun di Tolak. dan di Banjarmasin Rahmah pada Tanggal 15 Desembar sudah bersiap mencekal Rahman Ramshi naik lagi jadi Bupati Tabalong, dan di KPU Rahmah berusaha untuk mengudeta Arifin Rantau yang berusaha menjadi Bupati Tabalong tersebut, dan di Tabalong Ormas Sumatera berhasil menghancurkan pendukung Prabowo, dan yang lain nya, dan pada fase itu semua ormas yang terlibat dengan Avril Fans Fender Netral pada Partai Mana pun, karena mereka menungu keputusan Kesultanan Banjarmasin dan Aceh untuk menutukan perpihak pada siapa nanti nya mereka ini, karena pada fase ini walau nyata Kesultanan Banjarmasin dan Aceh berpihak pada Jokowi, namun mereka belum menyatakan hal tersebut, begitu juga Avril fans Fender yang di tuduh misi basunyian jar Rahmah, tuduhan tersebut muncul akibat Rahmah sangat mencolok sekali berpihak Pada Anang Syakhfiani yang kelat akan menjadi penganti Rahman Ramshi di masa depan, meski sunguh sangat tidak ada kaitan nya kata nya, tapi yang menambah panas nya hal ini, saya sudah sebutkan di atas, bahwa suku dayak membeberkan misi Badiaman jar Rahmah ini, karena konon misi ini atas kesepakatan Kesultanan Aceh Banjarmasin dengan Rahmah di Aceh tanpa di ketahui oleh Sultan Anang Sendiri, jelas nya ke tidak terlibat nya Sultan Anang langsung, Argumen ini sampai sekarang ini menjadi perhala dua kubu ini, baik pihak Bupati Anang sendiri, atau Ormas Sumatera.
Pada bulan Desember 2012 Konflik kembali pecah di Tabalong, lagi-lagi sengketa Lahan masyarakat Maburai dengan PT Adaro, namun atas perintah Rahmah di Banjarmasin, Ormas Sumatera berpihak pada PT Adaro dalam sengketa ini, hingga Rahmah juga melibatkan ormas Islam Tabalong, karena sengketa ini berhubungan dengan lokasi yang akan di bebaskan PT Adaro, yang mana lokasi tersebut lokasi pelacuran yang ada di Tabalong, yang di kenal dengan nama Tapian Timor, Ormas Islam yang anti ini tanpa banyak tanya setuju dengan Rahmah, meski ormas Islam kadang bersengketa dengan wanita Rocker ini, di sisi lain sengkata Pertamina di tanah dayak Ormas Sumatera berpihak pada Dayak, bahkan Ormas Sumatera membubarkan para pekerja pertamina yang di angap penjarah dan perampok Tabalong tangan kanan rezim SBY tersebut dalam menipu masyarakat luas dengan kebijak kartu BMM, sedangkan di seradang Ormas Sumatera sudah menyiapkan misi mengurusi PT CONTH cina yang ingin mendirikan perusahan nya tersebut.
Pada Awal Tahun 2013, Kesultanan Banjarmasin mengunjungi Tabalong dalam lawatan kegiatan agama Islam, dan peninjauan mesjid-mesjid oleh Kesultanan Banjarmasibn Aceh, mereka juga membagikan komputer gratis untuk mesjid dan mushola di daerah terpencil, dan misi ini di kenal dengan misi Revolusi Islam 2 Banjarmasin, yang bertujuan untuk mengembalikan hilang nya Islam kesultanan Banjarmasin yang di bangun dinasty Sultan Suriyansyah raja Islam banjar Pertama, yang mana Islam tersebut berpengang teguh pada Al-Qur'an dan Hadis, yang anti praktik perdukunan dan penjualan ayat suci atas dasar apa pun, dan jika sakit kata para Sultan banjar dalam lawatan nya itu berobat ke dokter, jika kehilangan benda lapor pada Polres Tabalong, dan siapa pun yang mengaku kebal senjata maka dia akan menembak nya dengan AK 47 yang di tenteng nya prajurit TNI yang mengawal nya tersebut, Islam kata Sultan banjar tidak anti skuler atau pun demokrasi, Islam juga mendukung penuh Ilmu Pengetahuan Skuler, contoh nya Dinasty Abasyiah dan Umayah Granada, Andalusia Spanyol, jadi sekarang ini kata nya dalam lawatan tersebut jua, moderenisasi Ulama Islam yang punya pengatahuan alak kadar nya, yang di tuduh sultan banjar penistan Agama Islam itu sendiri, dan sangsi pada ulama yang terbukti melakukan propokasi penyesatan umat pada radikalisme, sangsi juga pada ulama yang terbukti melakukan praktik perdukunan dan penjualan ayat suci Al-Qur'an dengan metodi zimat-zimat dan semacam nya, dan Pembesaan lahan oleh PT Adaro yang di area konflik pelacuran pun di dukung sang sultan, bahkan pada lawaatan ini sang sultan mengecam keras aparat pamongpraja yang melakukan pembiayaran pelacuran dan penjualan minuman keras di area konflik dekat totorial Islam Tabalong yang bernama Konflik Guru Danau Tanjung, di Gunung Batu Mabu'an kecamatan murung pudak, konon kata nya Guru Danau berpihak pada Anang, yang pada akhir juga Anang jadi Bupati Tabalong
Pada bulan 2 tahun 2013, Avril fans Fender Banjarmasin melakukan lawatan nya lagi di Tabalong, dalam angenda Konser Rock Endergron pengalangan dana untuk pembangunan pendidikan pedesan Tabalong di gedung Sarabkawa Tanjung, dan dalam angenda ini Avril Fans Fender melihat bahwa rakyat Tabalong haru memiliki Taman Kota, yang luas, bersih, dan terawat, agar memudahkan rakyat Tabalong bersantai-santai pada sore hari nya dengan keluarga mereka masing-masing, Tapi yang perlu di ketahaui Avril fans Fender tidak pernah meminta pemerintah Daerah untuk membangun Taman kota yang baru, tapi Avril fans Fender meminta perbaikan taman kota Tabalong yang sudah ada di perbaiki itu saja, dan jauh dugan ternyata Pemerintah Daerah Tabalong merencanakan pembangunan Taman Baru di Mabu'un, dan hal ini sangat bagus sekali, dan hal ini juga kadang membuat Ormas Sumatera jinak pada pemerintah Daerah, tapi juga walau begitu tidak membuat Avril fans Fender berpihak penuh pada Pemerintah Daerah Tabalong, apa lagi berpihak pada Rahman Ramshi. Dan pada bulan 2 tahun 2013 ini juga Konflik terjadi lagi di Tabalong, konflik tersebut terjadi akibat rusak nya jalan lintas Provinsi Tabalong lintas Amuntai, dan jalan ini sunguh benar-benar rusak sekali, bahkan runtuh, hingga juga rumah warga juga ikut Runtuh di buat nya, sengketa jalan provinsi ini sengketa panjang juga, Pemerintah Provinsi di tuduh pemerintah daerah Tabalong, malah melempar nya lagi ke pemerintah pusat Jakarta, dan hal ini mebuat Ormas Sumatera terlibat lagi dalam penuntutan perbaik jalan, dari tingkat pemerintah daerah dan pusat, namun tidak di hiraukan, dan sekali lagi atas hal ini Industri lagi jadi sasaran penuntuntan nya, baik PT Adaro, atau Pertamina, dan yang paling sering juga memakai jalan tersebut adalah Pertamina, namun Pertamina juga menolak nya, dan hasil nya blogkade pun terjadi lagi oleh Ormas Sumatera, dan blogkade di mulai dari pasar kelua Tanjung, hingga ke Tanjung lagi.
Pada Bulan 2 Tahun 2013, Avril fans Fender Kanada dan Iran Persia datang berkujung ke Banjarmasin lagi, kunjungan ini kunjungan untuk mendirikan Industri Musik Endergrons, sewa dan menjual Panggung konser musik Rock, serta pembangunan Industri pembuatan Gitar Fender Telecaster Avril Lavigne, dan Fashion Rock. Dalam hal ini Rahmah di tunjuk langsung untuk menjadi deriktor Industri ini, tapi Rahmah harus tinggal di Greater Navanee Kanada, karena di Banjarmasin hanya membangun cabang kantor nya saja, dan unit penjualan, namun Kesultanan Aceh Banjarmasin menolak hal ini, karena mereka tidak akan mau kehilangan emas nya yang berharga yaitu Rahmah, karena Rahmah orang yang di dengar suara nya di Kalangan musisi Rock dan Ilmu pengetahuan teknologi, dan pihak Kanada dan Iran pun melobi nya pada kesultanan Aceh Banjarmasin, agar mereka dapat menjadikan Rahmah deriktor utama Industri ini, dan atas dasar itu Kesultanan Banjarmasin Aceh memberikan lobi tersebut, Rahmah tidak boleh keluar dari Banjarmasin, tapi jika kalian inggin menjadikan dia deriktor silahkan saja, namuan bekerja tetap di Banjarmasin, atas pernyata ini pihak Kanada dan Iran meminta waktu 2 hari untuk beruding hal ini, karena ini kata nya bukan duit sedikit. Dan setelah 2 hari kesepakatan di mulai lagi, dan sekarang Linkin Park Fans Petronas Malasyia musik Industri terlibat dalam pembangunan Industri ini, tapi kendala dalam mendirikan Industri ini adalah masalah izin pembangunan Industri terhadap pemerintah Jakarta, tapi Kesultanan Aceh dan Banjarmasin malah menepis ini dengan berkata, kalian tidak usah repot dan binggung kami akan urus semua nya, dan pendirian Industri ini tidak perlu minta Izin ke Jakarta, karena kalian membangun Industri ini di Kalimantan, jika kalian membangun Industri ini di
Jakarta, nah maka baru kalian minta izin nya ke Jakarta, dan kalian juga tidak usaha bayar pajak pada pemerintah Jakarta, tapi bangun lah Kalimantan dari uang pajak yang ingin di setorkan ke Jakarta tersebut, namun pihak Kanada Iran masih meragukan nya hal tersebut, dan meminta ketegasan lagi dari sang sultan, dengan bertanya apa jaminan untuk kami jika tidak bayar pajak tersebut, sultan mejawab nya, kami akan lindungi kalian semua nya, tapi kalian tidak boleh membawa orang kalian bekerja di Kalimantan, dan kalian cukup duduk manis saja di Kantor kalian sendiri, dan semua pekerja akan diserehkan pada putra daera Kalimantan, mengerti, karena dengan kalian memperkejakan orang Pribumi, maka mereka akan membela kalian dari Pemerintah Jakarta, dan mereka tak akan rela pekerjan mereka di tutup pemerintah Jakarta, jika di paksa juga maka pemberontakan terjadi, dan atas pernyatan itu maka kertas hitam di atas putih pun di tandatangani bersama, pembanguan pun akan di mulai dari tahun 2014 akhir nanti, dan hal ini pada akhir jadi teladan daerah Nusantara, yang mana kepala daerah berani melakukan pasar bebas nya, dan pembangunan daerah akan pesat, karena perampokan pemerintah Jakarta berkedok pajak tidak bisa lagi merampok uang pajak daerah tersebut, dan daerah ke 4 yang melakukanhal ini adalah Ternati dan Tedori, mereka secara si pihak mengadakan pasar bebas di provinsi nya, dan hal ini semakin hari, semakin berkembang di daerah Nusantara kusus nya Tabalong ini.
Gambar Avril fans Fender Kanada dan Iran Persia dalam perudingan di Banjarmasin bersama Sultan banjar
Pada tanggal 2 bulan 3 tahun 2013 di Tabalong terjadi kembali konflik sengketa lahan pendirian Semen Conth Cina, dan Ormas Sumatera memblokade akses Industri Conth Semen selama 4 jam penuh, jika saja perminta ke pengurusan lahan tidak di lakukan Oleh Conth, maka Ormas Sumatera tanpa ragu akan menutup Semen Conth Cina, dan Ormas Sumatera Juga meminta Semen Conth untuk secepat memulangkan seluruh tenaga kerja dari Cina tersebut, dan apa bila Conth tidak melakukan nya maka Ormas Sumatera akan Melakukan secara paksa, tidak takut dengan siapa pun, baik Polda atau Polres bahkan TNI di tantang nya, dan Ormas Sumatera memberika waktu selama 1 bulan penuh untuk mengurus hal tersebut. Pada tanggal 5 bulan 3 tahun 2013, Rahmah mengumpulkan semua Komunitas Olahraga, Kawasaki Ninja Clup, Yamaha Motor Clup, Polygon Sepeda, dan Seporter Barito Putra Barabai laskar Antasari pasukan Islam melayu sumatera, hal ini dilakukan nya, untuk membentuk Tim penuntut pembangunan sarana olahraga Tabalong dan lain nya, dan tidak panjang lebar semua setuju, dan pada tanggal 7 bulan 3 tahun 2013 Rahmah dan tim Olahraga menuntut perbaikan seluruh pasilatas Olahraga, baik kepada pemerintah daerah dan pusat namun di abaikan dan tidak di gubris, akibat hal tersebut, dan lagi-lagi Industri tidak luput dari bulan-bulan mereka, al hasil atas perjuangan mereka semua, mereka mampu membangun Gedung Olahraga Putsal Tabalong di Jalan Tanjung Selatan Tabalong atas bantuan Industri, dan Rahmah bersama Tim tidak tanggung-tanggung lagi, Industri penjualan Yamaha, Suzuki dan Kawasaki di datangi nya, dan di paksa untuk memperbaiki sercuit Marido Tabalong, dan setelah di perbaik Rahmah meminta seluruh Industri motor Jepang di Tabalong harus mengadakan Race, balapan sepeda motor, dan jika Industri motor jepang tidak mau menyelengarakan nya, maka kata Rahmah iya akan menutup dealer motor jepang di Tabalong ini, dan pada akhir Industri Jepang pun melakukan penyelengaran balap motor itu, dan bayaran timbal balik nya Avril fans Fender melindungi penuh Industri motor tersebut, bahkan mempromosikan nya, dengan catatan jika mereka berhasil menjual 1 buah sepeda motor, maka industri harus memberikan uang nya Rp 500 ribu untuk pembangunan dan perbaikan sercuit Tabalong, dan atas dasar ini, Rahmah dapat penghargan dari pemerintah Kesultanan Banjarmasin, Kutai Kaltim dan Aceh, karena iya sudah berhasil, terserah anda pembaca percaya atau tidak, wanita Rocker ini suara nya benar-benar di dengar orang, bahkan semua ke mauan nya di ikuti orang, dan kemana saja wanita ini berjalan selalu saja jadi pusat perhatian orang banyak, karena dandanan nya full Rock, tato, dan kemana saja pergi gita Fender Telecaster akan terus di bawa nya, di pakai atau tidak, pokok nya gitar selalu di bawa kemana saja iya pergi.
Gambar Rahmah bersama Gitar fender telecaster kesayangan nya
Pada tanggal 15 bulan 3 tahun 2013, Ormas Sumatera dan Avril fans Fender di markas besar mereka di Pembatan Tabalong mengadakan rapat untuk membentuk Tim dengan misi menumpas politik uang, atau menupas pembelian suara rakyat oleh para calon bupati Tabalong, dan Rahmah mengirikan untusan pada KPU Provinsi Banjarmasin, untuk mencari daftar orang siapa saja yang di calonkan menjadi bupati tabalong tahun pemilu 2014 yang akan datang tersebut, dan KPU Provinsi Banjarmasin pun memberikan daftar tersebut, dan pada tanggal 18 bulan 3 tahun 2013, misi penumpasan politik uang di jalankan, Tim Ormas Sumatera keluar masuk desa dan polosok Tabalong, untuk mengawasi dan membeberkan calon bupati yang curang membeli suara Masyarakat, dan misi di lancarkan selama 2 bulan lama nya, untuk di kumpulkan pada Kesultanan Aceh Banjarmasin, untuk menentukan perintah selanjut dari sang sultan, dan sementara itu berjalan, kita kembali ke Aceh lagi sebentar. pada tanggal 25 bulan 3 tahun 2013, Kesultanan Banjarmasin Aceh mengelar rapat besar, dan di hadiri hampir semua Ormas, bahkan Persekutuan Melayua dengan seboyan nya, melayu menang Islam jaya, dan Frons Islam Asean ikut rapat tersebut, dan rapat tersebut meresmi kan dukungan Kesultanan Aceh dan Banjarmasin pada Jokowi, dan kesultanan Aceh Banjarmasin, memerintahkan Avril fans fender Banjarmasin untuk mendukung Jokowi, dan menumpas semua musuh politik Jokowi di mana pun berada, karena jokowi datang dengan tiba-tiba dan seolah iya adalah pemimpin yang di rindukan oleh rakyat Indonesia, semua orang di daerah melihat sepak terjang Jokowi di media TV, tapi walau begitu pembaca pertama Avril fans Fender menolak nya, tapi kesultanan Aceh dan Banjarmasin memaksakan nya, apa boleh buat kata Rahmah, kita semua akan mendukung Jokowi, dan tidak tanggung kesultanan Aceh Banjarmasin, mengadakan Tor Konser Avril fans Fender Banjarmasin keliling Kabupaten Nusantara untuk mengalang suara untuk Jokowi, dan memang seolah Avril Fans Fender Banjarmasin tidak ikhlas melakukan nya, tapi setelah melihat Jokowi berdandan metal Rock dan pengembar Metalica, bahkan Jokowi punya gitar milik Metalica, dan jokowi adalah calon presiden Indonesia Pertama yang punya jiwa Rocker, dan atas dasar itu, Avril fans Fender Banjarmasin luluh hati nya, dan Rahmah meminta seluruh musisi Rock Avril Fans Fender mendukung Jokowi, dan Jokowi harus menang kata Rahmah di Banjarmasin kantor Berita Kanada.
Kita kembali lagi ke Tabalong, Ormas Sumatera yang melakukan penumpasan politik uang di daerah Tabalong sudah selama 3 minggu dalam tugas nya, belum juga menemukan ada kecurangan, tapi Ormas Sumatera mencatat dan mendatakan nya hanya ada 1 kelompok Tim sukses saja yang aktiv bergerak, dan tim sukses itu adalah Tim pendukung Sultan Anang, tapi kelompok ini tidak memberikan uang atau bantuan macam apa pun, mereka hanya melakukan pengumpulan para petani karet dari daerah Mahi, Haruai, Muara Uya, Bintang Ara, Lano, Jaro dan Kembang kuning saat itu, namun hal itu juga tidak menghilangkan akan kecuringan Rahmah di Banjarmasin, dan iya terus menekan kan Ormas Sumatera awas mereka semua, saya tidak inggin misi gagal, dan jika kalian menemukan kesalahan telpon saya untuk menentukan langkah berikut nya. Dan di kantor berita Kanada Banjarmasin, Avril fans Fender menyatakan secara resmi penumpasan pendukung Rahman Ramshi dan Partai Demokrat berahir dan di tutup, karena sudah berhasil, Rahman Ramshi dan Paratai Demokrat sudah tidak lagi punya daya, dan sekarang tugas semua akan di serehkan ke KPK Provinsi Banjarmasin untuk mengusut dugan korupsi tersebut, dan hari itu juga Avril fans Fender menyatakan penumpasan simpatisan Golkar barakhir,golkar pengusung Rahman Ramshi tersebut, dan sekarang tugas baru yang harus di pompa lebih kecang adalah penumpasan terhadap Partai Grindra dan musuh Jokowi di Kalimantan.
Pada Tanggal 2 bulan 4 tahun 2013, Avril fans Fender Banjarmasin, mengadakan rapat untuk membangun tim Ilmu pengatahuan fisika, biologi, farmasi, kimia, dan astronomi, dan ini adalah awal dari pembanguna Proyek Luar Angkasa Banjarmasin Aceh di Tabalong dengan bantuan Iran dan Kanada, Rahmah meminta PT Adaro, PT Semen Padang, Pemerintah Daerah, Petronas minyak Industri, dan lembanga ormas Tabalong, untuk memberikan sumbangan dana untuk membangun gedung penelitain luar Angkasa, dan pembelian Teleskop berteknologi yang di cicil kesultanan Banjarmasin pada Iran dan Kanada, Teleskop ini di maksutkan untuk melakukan peneropangan Bintang, bulan dan Matahari atau singkat misi luar angkasa Aceh Banjarmasin, yang di pelopori Iran Kanada, dan Rahmah adalah salah satu Astronot dalam Proyek Luar angkasa di Theran Iran Persia bersama Universitas Islam Indonesia, semula mereka Industri menolak nya, tapi dengan bujukan Rahmah maka mereka bersedia menyumbangkan uang untuk pembangunan ini, dan pembangunan gedung ini di daerah Pingiran kota Tabalong, yang masih menutukan titik pas dalam pembangunan gedung tersebut, kawan-kawan dari Iran, masih mencari titik kornidat nya, dan pengerjan itu akan selesai pada akhir tahun 2013, dan pembangunan akan di mualai dari pertengahan tahun 2015 nanti, dan di predeksikan pada tahun 2021 akan selesai, lambat nya pembangunan akibat dana nya, ini pun pihak Iran memberikan hutang untuk membantu Kalimantan. dan Astronot Indonesia yang menginjak bulan pertama pada tahun 2022 nanti adalah Rahmah, yang akan melucur dengan Roket Iran dari Theran Iran Persia, dan kawan-kawan di Banjarmasin pun masih dalam terening oleh pihak Iran dan Kanada termasuk Rahmah. Avril fans Fender Banjarmasin juga terlibat dalam pendanan proyek Nuklir Iran Persia, dan Avril fans Fender Banjarmasin sudah menyumbangkan uang nya sebanyak Rp 2 miliyar dari Industri musik Rock Banjarmasin untuk nuklir Iran, dan Avril fans Fender di Aceh sudah berhasil membangun pusat penelitian pengaya Uraniom, Nuklir, atas bantuan PT Semen Padang dan Industri lainya.
Gambar Avril fans Fender Banjarmasin Aceh, di area labotariom penelitian luar angkasa Kantor Berita Kanada Banjarmasin, Studio Musik Rock Avril Lavigne Industri Banjarmasin
Gambar Avril fans Fender Banjarmasin Aceh, di area labotariom penelitian luar angkasa Kantor Berita Kanada Banjarmasin, Studio Musik Rock Avril Lavigne Industri Banjarmasin
Pada tanggal 11 bulan 4 2013 Avril fans Fender Balikpapan dan Banjarmasin kembali rapat di markas Ormas Sumatera Studio Musik Avril Fender Rock Pembataan Tabalong, rapat ini untuk membentuk tim penangulangan jalan lintas Provinsi Banjarmasin Kaltim yang rusak parah, setiap hari korban terus berjatuhan, apa lagi saat hujan, maka jalanan yang rusak becek bahkan putus itu akan memakan korban lebih banyak lagi, dalam angenda pertama nya akan melakukan penuntutan terhadap pemerintah di 2 Provinsi sekaligus, dan hal tersebut di lakukan mereka, namun pemerintah daerah tidak merespon nya, dan aksi ke 2 kembali lagi, Pemerintah daerah malah melempar nya masalah itu ke Pemerintah pusat, dengan berkata, masala ini kami tidak terlalu berwenang, kami hanya menungu perintah pusat saja, dan pembangunan jalan kota dan jalan lintas provinsi ini beda, kami pemerintah daerah hanya akan menangani langsung pembangunan jalan kota-kota, dan secara tidak langsung untuk jalan lintas Provinsi, jadi mungkin kalian semua paham kata pemerintah daerah, dan tambah lagi kata nya, kami akan sampai kan tuntutan kalian ke pemerintah pusat Jakarta, dan unjung hal ini menjadi konflik panjang, yang mana 2 sudut jalan lintas provinsi yang melitasi Tabalong sama rusak parah, baik dari arah Amuntai, dari selatan Banjarmasin menuju timur, dan masa masyarakat yang tinggal di antara kedua jalan pada akhir nya bergabung untuk melakukan aksi-aksi Anarkis, bahkan ada yang mengatakan pemberontakan harus di lakukan, mereka pemerintah Jakarta dengan Pertamina setiap hari menguras harta Tabalong Balikpapan, tapi hanya memperbaiki jalan ini saja tidak bisa, kemana uang penjualan minyak Tabalong dan lain nya itu, mereka merapok Balikpapan dan Tabalong kata nya masyarat di sepanjang jalan lintas provinsi tersebut. Untuk menghindari hal yang tidak di inginkan maka Ormas Sumatera dan Avril fans Fender membentuk tim darurat perbaikan jalan rusak, dan tidak lain lagi kemana mereka minta dana dan bantuan? Industri kembali jadi sasaran nya, tapi mereka hanya meminjam mobil nya saja pada Industri, karena mereka tahu ini bukanlah tanggung jawab Industri, tapi pemerintah daerah dan pusat, dan tim yang di bentuk Ormas Sumatera dan Avril Fans Fender orang-orang nya mereka tarik dari kalangan warga yang di sekitar jalan rusak tersebut, untuk memperbaiki jalanan dan membantu korban kecelakan, dan kawan-kawan angota Ormas Sumatera membawa kotak untuk meminta sumbangan kepada siapa saja yang lewat jalan tersebut, ini pemerintah benar-benar sudah gila, dan wajar jika ini akan membawa orang menjadi kolompok separatis saja.
Gambar Ormas Sumatera, Avril fans Fender dan Masyarakat Tabalong gotong royong memperbaiki jalan lintas Provinsi yang hampir putus
Gambar Ormas Sumatera, Avril fans Fender dan Masyarakat Tabalong gotong royong memperbaiki jalan lintas Provinsi yang hampir putus
Tinggal sementara masala jalan pronvisi yang rusak tersebut sebentar, dan kita kembali ke misi penumpasan politik uang dari Avril fans Fender, dan setelah berjalan hampir 2 bulan, mereka pada akhir nya menemukan nya, dan kelompok yang mereka temukan yang waktu itu masih dugan dalam politik uang adalah kelompok Arifin yang di cekal Rahmah di KPU Provinsi Banjarmasin, dan atas dasar ini pun rapat di lakukan, untuk mengusut kasus ini. dan sedangkan dari kubu yang lain nya Tim Ormas Sumatera menemukan kelompok pendukung Anang di daerah Haraui yang melakukan aksi-aksi pendekatan pada masyarakat, tim Anang juga mengumpulkan para tetua kampung, ulama, dan petani untuk di ajak mendukung Anang, namun setelah itu belum ada lagi kelompok yang melakukan pendekatan pada masyarakat, dan hanya 2 kubu ini saja yang melakukan pengalangan dukungan setiap hari, dan sementara itu Rahman Ramshi semakin memburuk saja di buat Ormas Sumatera, dan bekas wakil bupati Tabalong yang berpasangan dengan Rahman Ramshi pun yang juga ikut dalam pencalonan diri jadi bupati di tumpas Avril fans fender dan Ormas Sumatera sampai akar nya, dan di Banjarmasin Rahmah menekan pemerintah Provinsi untuk segera cepat memperbaiki jalan lintas Provinsi yang rusak tersebut, dan Rahmah juga dari saat itu memerintahkan untuk melakukan blokade pada jalan lintas provinsi agar kerusahan terjadi, dan pada akhir nya terjadi juga kerusahan tersebut di sepanjang jalan lintas provinsi itu, semua nya benar-benar kacau, akibat jalan itu sangat penting sekali, Industri tranpotasi pun di rugikan atas hal ini, dan setelah kerusahan terjadi baru pemerintah mualai melakukan pembenahan, mengapa begitu, dan kenapa tidak dari awal, agar tak jatuh korban jiwa, ini pang sudah rezim SBY.
Pada tanggal 2 bulan 5 2013, masyarakat Tabalong secara resmi memberikan gelar pada Pertamina adalah perampok harta tabalong, karena Tabalong adalah wilayah kaya akan sumber daya alam ini, namun minim pembanggunan, dan hari itu jua lahir kembali rasisme, yang mengatakan Pertamina tidak memperkerjakan orang pribumi, mereka semua mempekerjakan orang majapahit, hasil nya suku dayak bajut di bawah komando Avril fans Fender bentrok dengan beberapa Industri, bahkan memulangkan paksakan kelompok Majapahit dari Tabalong, perampasan pasir dan batu juga di lakukan untuk memperbaik jalanan yang rusak tersebut, dan pasir dan batu yang kena Rampas adalah milik Adaro, dan mulai saat itu juga Ormas Sumatera dan Avril fans Fender sudah mulai tidak sejalan lagi, tapi menurut banyak kalangan Kesultanan Banjarmasin dan Aceh yang tidak sejalan dengan PT Adaro yang di angap perampok harta Kalimantan tersebut, bahkan pada tanggall 18 bulan 6 tahun 2013 Avril fans Fender Banjarmasin mendatangkan Avril fans Fender Jepang untuk melakukan Protokol Kyoto, Industri mengagap yang di lakukan Avril fans Fender Banjarmasin ini adalah upaya untuk menutup industri Tambang secara halus dengan tuduhan perusakan alam.
Dan pada bulan 6 tahun 2013 ini juga, masalah pembesan lahan PT Adaro di lokasi tapian itu mulai menunjukan temperatur panas, karena apa pun yang di lakukan adalah jalan buntu, dan sedangkan Avril fans Fender dan Ormas Sumatera tidak lagi berpihak pada PT Adaro, akibat menolak membantu memperbaiki jalan lintas provinsi yang rusak parah itu, dan dalam masalah meski ormas Islam ikut dan mendukung Adaro, namun ujung nya tetap aksi Anarkisme, bahkan mereka yang di lokasi tapian tersebut besar-besaran menipu Adaro, dengan macam motiv penipuan, dan gila nya lagi ada yang mengail di air keruh, hingga perkelahian sengketa tanah ini berujung maut, Avril fans Fender pun juga menuduh dinas pertanahan terlibat dalam pengandan sertipikat tanah, dan masalah ini juga akhir nya kembali menyeret Rahman Ramshi, masalah pembesaan lahan pembangunan Rumah Sakit Tabalong yang baru di bangun tersebut, dan sedangkan pemeritah pusat Jakarta di tuduh masyarakat Tabalong penjarah Tabalong, dan hanya bisa bersafari ke luar negeri saja, sedangkan masyarakat menderita di daerah.
Kita kembali lagi ke Tim penumpas politik uang ormas Sumatera, misi sudah berakhir, tapi Kesultanan Banjarmasin memperpanjang nya lagi, dan memberikan komando langsung pada Avril fans Fender Banjarmasin, dan tim baru pun dikirim dari Banjarmasin, dan Tim baru ini juga punya misi baru yang sudah di rencanakan yaitui bersosialisasi dengan masyarakat langsung, dan mereka Avril fans Fender mendidik masyarakat dengan mengajurkan, jika ada orang yang menawari anda uang, tapi dia meminta satu hal pada anda, yaitu jika waktu pemilu nanti anda harus mencoblos orang yang di maksut memberikan uang tersebut pada anda, terima saja uang nya, tapi jangan lakukan perintah nya untuk memilih calon ini dalam pemilu bupati nanti, dan tipu mereka dan buat mereka banyak mengeluarkan uang dengan bermacam-macam cara, biar mereka nanti gila tidak terpilih, karena sudah curang, dan kepada anda yang melakukan hal ini kami akan melindungi anda dari serangan mereka, dan kami siap menghadapi mereka nanti setelah pemilu, mereka kalah, dan menagih uang mereka berikan pada anda itu, dan hal ini bukan urasan kalian lagi, tapi sudah menjadi urusan kami, warga pun senang di buat mereka, dan dari hari itu juga Avril fans Fender bersama Ormas Sumatera membentuk Tim untuk membuat jera para bangsawan yang mencalonkan diri jadi bupati, Rahmah mendatangkan kawan-kawaan dari Sumatera untuk di jadikan Tim nya, dan misi adalah musisi Sumatera akan mengajak para partai dan bangsawan yang ingin menjadi bupati itu mengadakan kampanye dengan mengunakan sarana musik, ini adalah sebuah rencana jitu untuk mengambil uang dari mereka, dan dari uang di dapat dari mereka itu juga di gunakan untuk menumpas mereka sendiri.
Dan Ormas Sumatera juga pada fase ini, ya itu pada masa kampanye pemilu daerah ini, menambah tim nya lagi, dan hasil nya mereka menemukan tim sukses Sultan Anang membagikan sarung untuk rakyat Tabalong, dengan tujuan promosi politik, Ormas Sumatera menelpon Rahma untuk perintah selanjut nya, dan Rahmah memberikan perintah tumpas mereka semua nya, al hasil di Kambang Kuning Tabalong Ormas Sumatera bentrok dengan tim pendukung Sultan Anang, akibat Ormas Sumatera membubarkan nya kampanye bagi-bagi sarung tersebut, tapi sukur kejadian tersebut tidak jatuh korban jiwa, karena Tim pendukung Sultang Anang lebih memilih mundur dari pada berhadapan dengan Ormas Sumatera di Bawah Kamando Gitaris Fender Telecaster daerah Kambang Kuning bernama Aji Muhammad, tidak sampai di situ saja. Tim tambahan Komando baru dari Banjar di kirim oleh Rahmah lagi, dan hasil nya mereka menemukan kembali di daerah Haruai, Mahi, dan Muara Uya ke buburukan tim pendukung Anang yang coba mencari dukung tersebut, Tim menelpon Rahmah untuk perintah selanjut nya, dan Rahmah memerintahkan jangan bertindak dulu, denger dulu mereka apa sarana nya untuk mencari dukungan tersebut, dan Tim langsung go dalam tugas nya, dan mereka menemukan sara tim pendukung sultan Anang dalam mencari dukung orang tersebut, sarana nya adalah dengan cara mendustai para petani karet jika Sultang Anang menang maka harga karet akan mahal kata nya, dan atas hal tesebut Rahmah memerintahkan Tim nya biarkan saja, dan katakan pada petani itu dukung saja Anang itu beres, Tim binggung mengapa begitu, ternyata alasan nya adalah, Rahmah tahu Sultang Anang tidak terlalu bisa dalam mengendalikan harga karet tersebut, dan ini akan menjadi alasan untuk melakukan serengan nanti jika Sultan Anang naik tahta jadi Bupati Tabalong, dan sedangkan kubu Arifin di bodohi Ormas Sumatera di kota Tabalong dalam Kampaye nya.
Dan sedangkan Tim lain dari Ormas Sumatera juga di kota Tabalong benar-benar berhasil mengudeta Partai Grendra Prabowo inggin jadi colan presiden itu, dan di daerah pembatasan Tabalong dengan Kalteng, Tim Ormas Sumatera yang mengomando Dayak manyan juga berhasil menumpas 2 Partai politik sekaligus, yaitu Partai Golkar dan Partai PAN, dan disini juga akhir nya sekali lagi Pendukung Wiranto Hanura itu terlibat di Ormas Sumatera, dan di perbatasan Tabalong Kaltim, Ormas Sumatera mengomando melakukan perlawan pada Pertamina dan Pemerintah Daerah, untuk memperbaiki jalan lintas Kalimantan, dan ujung nya mereka memblogkade jalan lagi, dan Blogkade ini terpaksa membuat pemerintah Kaltim turun lapangan dan membuat janji dengan mereka, janji tersebut mereka akan melawan pemerintah Jakarta dalam menutut perbaikan Jalan tersebut, namun juga ada sarat nya, dukung mereka melakukan nya, dan hari itu juga di hadapan orang banyak, Ormas Sumartera dan pemerintah daerah setempat membuat misi baru lagi, yatu misi menuntut Ottonomi daerah untuk menjadikan Batu Kajang menjadi Kabupaten, karena kota nya sudah besar, dan penghasilan Batu Kajang dalam menyumbang pajak pada Pemerintah Jakarta pun juga sangat besar sekali, dan hari itu juga semangat orang Batu Kajang berkobar besar untuk menjadikan Batu Kajang menjadi Kabupaten lebas dari Grogot, dan hal ini juga di dukung oleh pemerintah daerah Grogot sendiri, di bantu juga oleh Kesultanan Kutai Kartanegara, Banjarmasin dan Aceh, ini adalah lanjutan dari rencanan segetiga Emas Pak Noor Aidi Bupati Tabalong sebelum Rahman Ramshi bertahta.
Pada tanggal 10 bulan 6 2013, Avril fans Fender Banjarmasin Aceh mengadakan Even Musik Rock Tabalong dengan angenda nya yaitu menerbitkan kurikulum baru pendidikan yang harus di tarapkan pemerintah agar mempercepat kamajuan daerah, dan penerbitan kurikulun baru ini di sambut hangat pemuda Tabalong, dan banyak di dukung Ormas Islam Kalimantan, Kurikulum baru di rumuskan oleh Avril fans Fender sendiri, dengan Sesytem pendidikan di gital, yang mana sesytem pendidikan Indonesia yang di angap tidak berhasil apa-apa tersebut akan dibuang dan di ganti dengan Sesytem baru ini, yang mana sesytem ini adalah untuk menghentikan sekolah yang memberhentikan murit nakal nya, karena paham pendidikan Indonesia sudah terbalik, yang mana mereka memberhentikan murit nakal dan memarjinalkan nya, dan mendukung sepenuh nya pada murit yang pintar saja, padahal yang perlu di didik adalah yang nakal dan bodoh, bukan mendidik yang sudah pintar tersebut, contoh nya sekolah Indonesia menyuruh murit sekolah yang datang terlambat ke sekolah malah mengusir nya dan meminta pulang saja ini sama saja mendukung kebodohan murit tersebut, tindakat yang seharus nya di ambil pihak sekolah adala tidak menyuruh nya pulang tapi mendidik nya dan memberikan semangat pada nya, dan memberi contoh teladan dengan menyatakan ke pada murit lain, lihat lah si Amat biar iya terlambat tetap turun ke sekolah, dan kalian harus contoh itu, dan sekolah harus jangan memberhentikan murit yang nakal itu, tapi sebalik nya, dan ada pun angenda lain nya untuk membenahi pendidikan Indoensia, Avril fans Fender Banjarmasin meminta pemerintah untuk mendirikan perpustakan dan sekolah di dalam penjara Tabalong, agar kelak mereka Narapina itu keluar dari penjara itu sudah pintar dan tidak mengulangi perbuatan nya itu, dan hal ini akhir nya Ormas Sumatera mengudeta dinas Pendidikan Daerah agar cepat dalam menarapkan sesytem tersebut, dan pada akhir nya Dinas pendidikan daerah bergabung dengan mereka, dan menuntut nya pada pemerintah pusat Jakarta sana, tapi hal itu akan di lakukan setelah Pemilu daerah dan Presiden nanti, karena waktu nya tanggung sekali.
Pada tanggal 2 Bulan 7 tahun 2013, Persatuan Buruh Banjar dayak mendatangi Markas Besar Avril fans Fender Banjarmasin Tabalong jalan PHM Noor Sulingan, dan kedatang tersebut mengajak Ormas Sumatera untuk mengudeta pemerintah Daerah Tabalong dan Jakarta, kudeta tersebut terjadi akan ke tidak terimaan kaum buruh kerja terhadap kolonia Majapahit di Tabalong, yang mengisi pos-pos penting baik jajaran pemerintah, Industri dan sosial lain nya, yang di angap merugikan mereka, dan permintan mereka pemerintah daerah memperjuangkan mereka buruh daerah, dan meminta pemerintah daerah agar menekan Industri untuk memajukan putra daerah dulu untuk mengisi pos-pos tersebut, dan permintan Kaum buruh terhadap Ormas Sumatera di setejui, dan hasil demo lagi di depan kantor Bupati, tidak di gubris, Industri Conth dan PLTU Tanbalong kena lagi bulan-bulan masa Ormas Sumatera, bahkan mengacam memulangkan paksa pihak kolonia Majapahit tersebut, aksi berahir setelah datang nya pernyaatan Pemerintah daerah untuk memperjuangkan hak mereka, namun mereka harus sabar dulu, dan masa pun menyetujui nya, maka bubarlah mereka, dan di daerah Kambatin, bentot Tabalong Ormas Sumater bersama tokoh masyarakat sekitar mengudeta Pertamina, Blogkade jalan, merampas mobil pertamina, dan membubarkan kerja buruh lapangan pertamina, dan jika buruh pertamina tersebut kelompok Majapahit mereka suruh pulang ke tanah Air nya, dan jika putra Daerah di minta nya berbjunag dengan mereka, ini adalah akibat dari permintan perbaikan Sekolah-sekolah tidak di turuti oleh Pertamina yang di angap perampok dari Jakarta tersebut, dan masalah ini selalu juga berlarut-larut, yang hanya akan menjatuhkan korban jiwa saja, karena Ormas Sumatera dan dayak Radikal dalam mengudeta Industri.
Gambar Rapat Rahasia Batalion 1008 bersama Ormas Sumatera
Pada bulan Agustus tiba di Tabalong, persiapan pemerintah daerah dalam merayakan hari kemerdekan pun di lakukan, dari membuat Acara musik, festival budaya dan lain nya, memang pertama tidak menujukan akan terjadi apa-apa, tapi setelah menjelang 17 Agustus 2013 lalu, tepat nya sekitar tanggal 11 dan 12 Agustus, Prajurit TNI Akativ dari berbagai Batalion, dan kusus nya Batalion 1008 Tabalong, mengadakan pertemuan rahasia di Studio musik Rock Avril fans Fender, tidak terlalu jelas apa yang mereka bicarakan, tapi setelah mereka keluar dari Studio musik Rock, TNI yang berserangam lekap tersebut tidak lagi memakai Serangam, tapi dengan keluar memakai baju kaus hitam yang belakang nya bertuliskan Kesultanan Banjarmasin Aceh, dan segera naik truk pembawa Pangung musik milik Studio, dan yang mereka lakukan malam itu melepaskan sepanduk dan semua gambar-gambar Tokoh pahlawan Majapahit, dan membawa nya ke depan makam Pahlawan Tabalong di Mabu'un, lalu mengejak-injak gambar pahlawan majapahit tersebut bahkan membakar nya, yang pada inti nya ini terjadi karena merasa Pahlawan Daerah tidak di hargai nya oleh Pemerintah Jakarta, dan sedangkan pemerintah daerah diam saja, karena mereka tahu, jika di tegur jalan buntu, karena mereka TNI bersenjata lengkap, dan berkemungkinan mereka akan melakukan aksi mengerikan , dan setelah mereka ke luar dari makam Pahlawan tersebut, maka datanglah Bis baru dari Murung Pudak, dan mereka memasang spanduk dan gambar-gambar pahlawan daerah Kalimantan, bahkan mereka ini juga hampir melakukan perampasan buku-buku pahlawan majapahit yang di jual di toko-toko buku Tabalong, dan esok pagi, Avril fans Fender bersama Mahasiswa Tabalong mengalang dana, dan turun kejalan minta sumbangan, dan hasil nya uang nya untuk di berikan pada Veteran atau mantan penjuang daerah yang tidak di pedulikan pemerintah, dan mereka juga membersihkan kuburan mantan pahlawan kemerdekan daerah, hingga TNI pun di markas Avril fans Fender Tabalong menyatakan secara resmi bahwa pendidikan anak-anak mantan penjuang kemerdekan Indonesia yang ada di daerah, dan kusus nya daerah Tabalong mereka akan mempertangun jawabkan nya sebisa mungkin sampai jadi serjana, hingga tiba tanggal 17 Agustus 2013 Avril fasn Fender, Ormas Sumatera, mantan GAM Aceh dan angota TNI tabalong mengadakan Konser musik Rock, untuk merayakan 17 Agustus 2013 bersama masyarakat setempat, dan pidato akan ke rasa tidak di hargai pemerintah jakarta atas perjuangan moyang mereka di Kalimantan melawan penjajah belanda, dan kubu TNI ini juga terlibat bersama Ormas Sumatera menumpas pendukung Partai Grendra Prabowo, dan memajukan Partai Hanura Jendral Wiranto, dan menurut kabar angin yang lewat bahwa ada terjadi pertemuan kubu TNI ini dengan Batalion Aceh, dan masa Hanura.
Gambar Batalion 1008 memberikan santunan pada Veteran
Dan tanggal 5 bulan 9 tahun 2013 Tim Avril fans Fender Aceh utusan kesultanan Aceh di Banjarmasin dalam rapat pertemuan, yang memerintahkan untuk semua ormas yang di bawah komando Avril fans Fender Banjarmasin harus Istirah dulu dalam perjuangan, dan setelah pemilu pemilihan pemerintah Daerah baru di lanjutkan lagi, tapi untuk kelompok Ormas Sumatera yang berjuang untuk perbaikan jalanan tidak Istrihat, dan penumpasan simpatisan partai juga di liburkan dulu, untuk sementara waktu, dan mereka juga membawa surat untuk di berikan, bahwa gencatan senjata dulu selama menjelang pemilihan daerah, dan semua misi terdahulu akan di liburkan dulu, hanya beberapa misi saja yang akan di gabungkan dengan misi baru yang sudah di rancang, dan di terapkan pada rezim baru yang angkan memerintah berikut nya.
Pembaca kita akan lanjut membahas masalah pemerintah Jakarta di Daerah dalam bab 2 selanjut nya di bawah ini, karena pemilu sudah menganti rezim pemerintah yang terdahulu, dan menganti nya dengan yang baru, dan tex bab dua ini akan di jelaskan masalah baru apa saja yang di hadapi pemerintah baru, dan kebijakan apa saja yang mereka rencanakan untuk pemerintah baru mereka tersebut.
Masalah Ottonomi Daerah Dan Pembangunan Tabalong
Bab 2
Masalah Pemerintah Daerah dan Jakarta di Tabalong Rezim Bubati Anang Syakhfiani, dan Presiden Indonesia Rezim Jokowi
Gambar Bupati Sultan Anang di lantik menjadi Bupati oleh Gubernor Provinsi Banjarmasin Rudy Ariffin pada 17 Maret 2014 di halaman Gedung DPRD Tabalong.
Tanggal 17 Oktober 2013, Persaudara Industri Tranpotasi Kalimantan mengadakan pertemuan di Studio minting room kantor berita Kanada Banjarmasin, dalam agenda perencanan Persuadara Industri Tranpotasi Kalimantan untuk mengudang Industri dan pengusaha Nusantara untuk melakukan pembahasan masalah pemerintah Jakarta di Daerah, dan dalam pertemuan itu Rahmah menyetujui permintan Industri Tranpotasi Kalimantan untuk membuat udangan pertemuan tersebut, dan pada tanggal 19 Oktober undangan tersebut sudah di bagikan ke suluruh Nusantara, dan pada tanggal 26 oktober 2013 pertemuan Industri dan pengusaha daerah nusantara pun terjadi, dalam pertemuan para pengusaha membicarakan akan masalah pemerintah Jakarta di daerah, dan atas kerugian pembayaran pajak yang besar, sedangkan di daerah tidak di bangun, dan dalam pertemuan itu juga mereka mendukung akan industri yang tidak membayar pajak pada pemerintah Jakarta, karena pemerintah jakarta perampok, semua uang pajak industri daerah di tarik dengan besar sekali, dan uang tersebut di gunakan membangun pulau jawa dan Jakarta saja, sedangkan daerah tidak, Industri transpotasi merasa di rugikan karena jalan rusak, karena jalan rusak mengurangi pemasukan mereka, sedangkan pajak di bayar dengan mahal, pajak kenderan, plat kuning, belum lagi pajak ker dari dinas perhubungan, belum lagi pajak masuk terminal oleh dinas perhubungan, dan di perjalanan mereka juga di minta uang oleh kelompok yang memperbaiki jalan tersebut, buat sim mahal, menghidukan pajak kednderan juga mahal sekali, bahan bakar solar di batasi untuk mereka, bahkan pemerintah pusat juga mewaajibkan industri tranpotasi memakai solar industri yang harga nya tidak ketolongan mahal nya, dan untuk alasan ini konflik baru telah lahir lagi di daerah, dan konflik ini nanti nya menjadi konflik panjang industri yang di dukung Avril fans fender mengudeta pemerintah pusat Jakarta di daerah, dengan mogok bayar pajak.
Pada tanggal 1 November 2013 Kesultanan Aceh Banjarmasin sangat khawatir sekali dengan Rahmah mungkin bisa berbalik tidak mendukung Sultan Anang menjadi Bupati Tabalong, akibat ormas Sumatera yang melakukan penyelidikan terkait, dan pada hari itu juga Kesultanan Aceh dan Banjarmasin besertta tim sukses Sultan Anang memamngil Rahmah ke Aceh untuk memastikan Rahmah tidak berbalik, dan membuat kacau pemilihan daerah yang akan di laksanan pada tanggal 13 November 2013 nanti, Rahmah menghadap Sultan Aceh, dia menyatakan dia memang ada niat berbalik itu, tapi selama Ormas Sumatera tidak menemukan kecurangan Sultan Anang di Tabalong maka iya tidak akan berbalik dari Sultan Anang, dan Rahmah menyatakan juga iya tidak akan ikut pemilihan kepala daerah tersebut pada 13 November 2013 nanti, dan jawaban tersebut melegahkan Sutan Aceh. Tapi ada satu hal yang pernyatan Rahmah yang membuat sultan kembali khwaatir lagi, ya itu berbalik nya pasukan GAM Aceh, dengan Batalion 1008 Tabalong, dan hal ini bisa membuat kekacauan di Tabalong nanti pada pemilihan kelapala daerah nanti, dan Rahmah memintah Sultan Aceh agar menarik Pasukan GAM Aceh yang ada di Tabalong kembali ke Aceh, meski GAM Membatah nya nanti. Dan Pada Tanggal 4 November 2013 Rahmah menarik semua Tim Ormas Sumatera yang di tugaskan di Tabalong, agar kekacaun tidak terjadi di Tabalong, dan Pada Tanggal 5 November Komandan TNI Batalion Aceh di Kantor Berita Kanada Banjarmasin bersama Rahmah memangil Komandan Batalion 1008 Tabalong dalam rapat untuk misi pengamanan pemelihan daerah Tabalong, dan dengan cara meminta komandan Batalion 1008 Tabalong menarik semua senjata Prajurit TNI Tabalong, dan hal tersebut di setujui oleh komandan Batalion 1008 Tabalong dan masalah sudah selesai penuh. Dan tanggal 10 November 2013 Rahmah di Banjarmasin membentuk Tim dari angota Negara Federasi Sumatera untuk mengwasi pemilihan kepala daerah pada 13 November 2013 di Tabalong, dan pada Tanggal 12 November Angota Negara Federasi Sumatera sudah di Studio musik Avril fans Fender di Sulingan Tabalong, untuk misi pengawasan kecurangan pemilihan kepala daerah Tabalong pada Tanggal 13 november 2013.
Waktu di nanti pun sampai, pagi pukul 07;00 13 November 2013 tim negara ferderasi Sumatera pun menjalakan misi nya di Tabalong, dan sukur ke pada Tuhan, pemilihan kepala daerah Tabalong pun aman terkendali, dan tidak ada sedikit pun keributan terjadi, dan sesua rencana yang sudah di buat bersama kemarin Sultan Anang pun unggul dengan suara sementara 51,8% atau 12.530 suara, dan pada tanggal 15 November 2013 Avril fans fender Banjarmasin di kantor KPU Provinsi Banjarmasin, menirima pernyatan dari ketua KPU Provinsi Banjarmasin bahwa Sultan Anang resmi sudah unggul terpilih menjadi Bupati Tabalong, dan akan di lantik dan di ambil sumpah nya pada 17 mater 2014 nanti, dan misi pun sudah selesai tuntas dan sukses, dan hari itu juga Rahmah menyatakan untuk memberikan Cuti 4 hari untuk seluruh angota nya.
Pada Tanggal 18 November 2013, para Tim sukse Sultan Anang mengelar rapat di gedung Serabakawa Tabalong, rapat tersebut dalam angeda perencanan pemberian hadiah dan ucapan terimakasih pada Ormas Sumatera dan Avril fans fender Banjarmasin, dan rapat tesebut pun di setujui oleh semua nya yang sepakat untuk mengadakan Konser Avril Fans Fender Banjarmasin Aceh di gedung serabakawa Tabalong, serta pemberian Hadia 100 gram kalong emas, 1 unin mobil Nisan X Trelil, dan gitar fender telecaster yang di beli langsung dari Avril Lavigne di Kanada dengan Harga 1 satu set nya 150 juta Rp yang akan di persembahkan Untuk Rahmahwaati Angriani Nusation yang sudah mendukung Sultang Anang, dan acara tersebut di laksanakan pada tanggal 25 November 2013.
Pada Tanggal 20 November 2013 konvoi tim Sukses Sultan Anang berkumpol di depan Kantor Ormas Sumatera di Jl Stadion Pembatan Tabalong untuk memjempun Rahmah di Banjarmasin, dan menyemput Pasukan GAM Aceh di Balikpapan dan Malasyia, serta menyebut ulama Islam Martapura untuk sukuran agama Islam di Tabalong. pada pukul 10;00 tanggal 22 November 2013 Pesawat yang menyebut Rahmah di Banjarmasin mendarat di Lapangan Terbang Warukin Tabalong, konvoi Kru Panggung pun sudah selesai merakit sebagian panggung konser Avril fans Fender. Pada tanggal 23 November 2013 Tim Sukses Sultan Anang menyatakan diri mereka bergabung Ormas Sumatera secara resmi di hadapat Rahmah, dan Rahmah pun memberika restu nya, tapi tidak 100% resmi menyatakan akan ke berpihkan nya pada Sultang Anang. Dan Waktu di nanti pun sudah Sampai, yaitu puncak Acara konser serta pemberian hadiah pada Rahmah di Tabalong, dan Acara tersebut berjalan lancar tanpa sedikit pun ganguan, dan pada malam itu juga Rahmah menyatakan pada semua angota nya, beberapa misi di tutup, dan iya akan membicarakan misi baru lagi untuk rezim baru 2014 di Banjarmasin, yang akan di lakukan pada 1 desember 2013 nanti, dan untuk sementara waktu Anggota di berikan lagi libur, serta kenaikan gajih anggota sebesar 10% yang akan mulai di berlakukan nya pada 2014 nanti.
Gambar Konser Rock Endergrons Avril Fans Fender Aceh Banjarmasin pada tanggal 25 November 2013
Singkat kata, Rapat bersar Avril fans Fender Banjarmasin Aceh di Kantor Berita Kanada Banjarmasin yang di hadari seluruh angota di laksanakan pada 1 Desember 2013, Rapat tersebut membuat dan membentuk rencanan misi Avril fans Fender Banjarmasin dalam berjuang untuk daerah dan melawan penjajahan pemerintah pusat Jakarta. Dalam rapat tersebut Rahmah mengaktivkan kembali misi-misi yang di non altivkan kemarin, dan dalam rapat ini juga jalan buntu perencanan misi baru yang berujung perdebatan panjang selama 8 jam, dan rapat di tutup dan akan di lanjukan kembali di Aceh pada tanggal 10 Desember 2013. Dan pada tanggal 3 Desember 2013, Pertamina Tabalong mengirim utusan nya ke Banjarmasin untuk bertemu Rahmah dan meminta perdamain atas konfli tersebut, namun dengan tegas Rahmah menolak nya, dan malah memerintah Ormas Sumatera membubarkan para pekerjaan Topo Graphi Pertamina di Tanah Dayak, dan pada puncak nya, pada tanggal 5 desember pertikai dan penyendaran mobil sara milik PT Sismek sukun Pertamina, dan pemulangan pasak pekerja nya ke Tanah air mereka masing-masing, dan paling gila nya lagi Rahmah menolak perudingan dengan pemerintah daerah yang pro Pertamina, dan keras menyatakan Pertamina harus membangun Tabalong, dan tidak ada alasan untuk tidak melakukan nya, dan jika Pertamina terus masih tidak akan melakukan pembangunan Tabalong, Rahmah mengacam akan mengirim gerakan seperatis griliya Laskar Islam Antasari Barabai untuk menduduki semua kilang minya pertamina.
Gambar Negara Federasi Sumatera melakukan penyandaran dan pembubaran pekerja Pertamina di tanah dayak
Pada tanggal 7 desember 2013 di laksanakan diskusi Avril fans Fender Banjarmasim Aceh dalam angenda memberikan dana Rp 100 juta untuk proyek Nuklir Iran Persia, dan meresmikan tim penelitian teknologi Universitas Islam Banjarmasin dan Universita Lambung Mangkurat. Pada tanggal 8 desember 2013 rapat besar Pemerintah Provinsi Kalimantan di Kantor berita Kanada Banjarmasin Studioa Musik Rock, dalam forum rencana pengamanan hari natal dan tahun baru, yang di Hadari Frons Islam Asean, Sabah Federasi Malasyia, dan Persekutuan tanah melayu, hal tersebut di lakukan karena pemerintah daerah tidak mau lagi tragedi Islam vs Kristen terulang kembali, karena sudah harus di akui 80 % masyarakat Kalimantan beragama Islam, mungkin kira nya kita dalam tulisan ini tidak membahas konflik sejarah Islam kristen yang kelam tersebut, karena hanya bisa menimbukal provokasi baru saja, dan hal yang harus di lakukan pemerintah harus menjadi penengah di antara kedua nya kelompok ini.
Dan Tanggal 10 Desember 2013, Rapat besar antara tokoh pemuda dan tokoh tetua Kalimantan dan Aceh bersama pemerintah daerah di kantor berita Kanada Iran di Aceh, rapat ini adalah rapat lanjutan perencana pembangunan dan misi baru pemerintah daerah, yang mana juga rapat ini juga merencanakan akan perlawaanan daerah terhadap pemerintah pusat Jakarta yang di angap penjajah, namu dalam rapat besar ini juga sama seperti rapat terdahulu, ya itu jalan buntu, yang ada perdebatan panjang terjadi, hal tersebut karena belum ada nya kesepakatan bersama. Dan pada tanggal 11 desember 2013 pecah kerusuhan di seredang Tabalong, kerusuhan ini masyarakat Vs PT Conht, yang mana masalah pembebasan lahan, dan masalah ini selalu berlarut-larut tidak ada nya penjelesan dari pemerintah daerah sendiri, dan yang ada juga pemerintah saling tuding, hal tersebut hanya membuat masyarakat binggung dan pada akhir nya masyarakat menuduh pemerintah daerah dan pusat sekongkol dengan PT Conht Cina tersebut, dan sengketa ini dari awal di mulai nya sudah menjatuhkan korban 6 orang yang tewas terbunuh, dan salah satu dari kelompok yang melakukan tidakan pembunuhan tersebut adalah Ormas Sumatera di bawah komando Avril fans Fender Banjarmasin, dan Polres Tabalong juga walau tidak mengaku di hadapan umum, tapi orang tahu, Polres Tabalong berpihak pada Avril fans Fender dan Ormas Sumatera, dan masyarakat Tabalong juga percaya penuh terhadap Polres Tabalong yang pro Rakyat Tabalong sendiri, dan Polres Tabalong adalah satu-satu nya Polres yang berpihak pada Ormas Sumatera dan Avril fans Fender dari seluruh Polres yang ada di Provinsi Banjarmasin. Dan asal anda tahu saja, Polres Tabalong di bawaah komando Pak Reboring Batu Bara dari Sumatera, bersama Ormas Sumatera dengan berani melakukan pembubaran Aruh adat suku dayak yang melakukan perjudian besar di Tabalong, tidak tanggung-tanggung Polres Tabalong bersama Ormas Sumatera menyeret mafia Perjudian besar kalimantan yang berkedok Aruh adat suku dayak alias mengatas nama Budaya dan Tradisi suku dayak ke Penjara, dan membuat ketakutan semua mafia perjudian di Tabalong, dan atas dasar ini juga lah Partai Politik Islam Tabalong bersama Kesultanan Aceh Banjarmasin memberikan penghargan untuk polres Tabalong yang gagah berani, tidak pandang bulu, semua di sikat habis, dan yang paling mencengakan orang yaitu Pak Batu Bara langsung turun lapangan bersama anak buah nya, dan pak Batu Bara juga bukan orang yang hanya bisa memberintah anak buah nya saja, atau hanya santai di kantor, tapi beliu bersama Ormas Sumatera setiap hari melakukan patroli ke liling Tabalong.
Gambar PT Conth VS Masyarakat Tabalaong Banjarmasin Pos
Dan pada fase akhir tahun 2013 ini di Tabalong konflik 2 daerah pecah tidak tertahan kan lagi, ini akibat dari ketidak bertangung jawab nya pemerintah daerah dan pemerintah jakarta penjajah tersebut yang terus melakukan pembiayar terhadap jalan lintas provinsi yang rusak parah, dan hal ini juga yang berujung mogok bayar pajak oleh banyak Industri Tranpotasi Tabalong, dan hal ini juga lah yeng membuat rakyat Tabalong membenci pemerintah Jakarta yang di angap mereka yang hanya melakukan pembangunan pada pulau jawa dan Jakata saja, dan banyak lagi tuduhan yang di lontarkan mereka. Dan menjelang hari Natal di seluruh daerah Provinsi Banjarmasin terjadi pecah nya kerusuhan yang tidak dapat di hindari lagi, kerusuhan tersebut di mulai dari Banjarmasin hingga sampai Balikpapan, dan korban tewas pun terhitung lebih dari 10 orang, dan belum tahu hintungan nya berapa yang luka-luka, kerusuhan ini pecah akibat dari kerusakan jalan lintas provinsi, yang banyak merugikan orang banyak yang memakai nya, dan para supir lah biayang keladi awaal pertama nya, mereka berkelahi berebut jalan, main balap dan balap sesama taksi, hingga macet terjadi akibat truk Industri Batu Bara Rantau tatakan binuang Tapin, dan kerusuhan ini juga akhir di campuri oleh Ormas Sumatera dan Industri Tranpotasi yang melakukan perlawan terhadap pemerintah Jakarta, orasi mahasiwa dari Tabalong, Balangan dan Barabai, bersama mengecam pemerintah Jakarta, dan akibat hal ini lah yang pada akhir nya mendorong pemerintah Daerah yang bergabung Ormas Sumatera melakukan perlawan terhadap penjajah Jakarta, dan akibat tekanan dari masyarakat sendiri juga yang terus menekan pemerintah Daerah, dan dari pada mereka terus jadi bulanan masyarakat mending bergabung bersama melawan penjajah Jakarta tersebut, dan jika tida begitu juga maka kerusuhan akan terus terjadi, korban akan terus jatuh, dan sedangkan di lain pihak kelompok separatis Kalimantan sudah menyatakan diri, jika saja pemerintah daerah mau mendukung mereka, maka mereka siap melakukan pemberontakan dan pembesan Kalimamtan dari NKRI.
Pada tanggal 28 Desember 2013 PT Adaro Tabalong mengirim utusan nya ke Studio musik Avril fans Fender di Jl Phm Nor Sulingan Tabalong untuk bertemu Rahmah, dan tujuan PT Adaro tersebut meminta Avril fans Fender melakukan Konser Rock endergrons di gedung Serabakawa Tabalong untuk menyambut tahun baru 2014, dan hal ini juga di dukung oleh Tim Sukses Sultan Anang, dan tidak tanggung biaya yang di berikan PT Adaro pada Avril fans Fender Rp 500 juta, dan hal ini juga adalah tujuan PT Adaro agar Rahmah di Banjarmasin tidak memusuhi mereka, atau singkat nya PT Adaro ingin kembali bergabung dengan Ormas Sumatera seperti dulu, dan PT Adaro juga berjanji akan mempercepat pembangunan Islam Center Tabalong serta perbaikan jalan, hal ini di Lakukan PT Adaro, karena PT Adaro menghadapi krisi dukungan masyarakat, dan hal ini bisa berakibat patal, bukan tidak mungkin PT Adaro di tutup di Tabalong ini, karena PT Adaro melihat dengan mata kepala nya sendiri banyak Industri yang di tutup pemerintah Provinsi yang bergabung dengan Kesultanan Banjarmasin Aceh, yang motor adalah Avril fans Fender senjata nya untuk merai dukungan banyak para mahasiwa dan pemuda Kalimantan, namun hal ini juga di terima Rahmah dengan baik, namun tidak membuat berpihak 100% pada PT Adaro.
Gambar Konser Rock Endergrons Avril Fans Fender dengan Negara Federasi Sumatera di gedung Serabakawa Tabalong, Konser menyambut Tahun baru 2014
Dan sekarang kita melangkah pada masalah Pemerintah Jakarta di Tabalong pada tahun 2014, dan tepat pada tanggal 5 Januari Rapat besar di Aceh di adakan, untuk melanjutkan misi melawan penjajah pemerintah Jakarta di Daerah nya, juga menumpas perampokan pemerintah Jakarta di Daerah, dan sekarang tahun 2014 ini makin banyak saja yang bergabung dengan Kesultanan Aceh dan Banjarmasin, dan semakin hari juga orang mulai sadar dengan penjajahan dan pembodohan pemerintah Jakarta tersebut, dan di balik semua pemberitahuan penjajah ini adalah Avril fans fender. Dan rencana awal nya adalah untuk menyeret Rahmah Ramsi Bupati Tabalong ke penjara akibat koropsi, lobi demi lobi yang di lakukan Rahmah di KPK Provinsi Banjarmasin, namun nihil masih, akibat dari kurang nya bukti, namun juga hal tersebut tidak menghentikan Rahmah untuk menyeret Rahman Ramshi ke penjara. Dan pada tanggal 5 Januari 2014 ini juga kesepakatan pemerintah Daerah yang menghentikan ke patuhan nya pada Penjajah Jakarta, dan rencana Globalisasi pun di setujui bersama, dan misi nya Juga pada tahun 2014 ini untuk mengait banyak nya Industri Asing agar menanamkan saham nya di Tabalong, agar cepat memajukan perekonomian Tabalong sendiri, dan pada inti nya Kesultanan Aceh Banjarmasin inggin mengurangi penguasahan Penjajah Jakarta di Daerah yang sangat merugikan sekali, dan pada tahun 2014 ini juga Pemerintah Kanada dan Repbulik Islam Iran Persia mulai memberanikan diri melakukan kerja sama Langsung dengan pemerintah daerah, tanpa melalu pemerintah Jakarta yang di nila sangat merugikan Industri, karena pemerintah Jakarta hanya bisa menarik pajak nya saja tanpa membangun daerah di mana Industri tersebut beroperasi, dan ujung nya hanya Industri saja yang jadi bulan-bulan masyarakat daerah, dan pelajaran penting juga bagi banyak Industri asing yang tahu bagaiman kerusuhan masyarakat daerah yang mengudeta Industri akibat lepas tangan pemerintah Jakarta tersebut.
Kanada dan Iran bukan lah hal asing di Masyarakat Kalimantan, Karena Kanada adalah mantan musuh Kesultanan Banjarmasin dalam perang kemerdekan, Kanada adalah sekutu nya Ingris dan Belanda, dan sedangkan Iran dan Turky adalah sekutu nya Kesultanan Banjarmasin Aceh yang kerap kali memasuk senjata untuk Prajurit kesultanan Banjarmasin dalam perang melawan Belanda. Dalam sejara Tabalong Kanada anda salah satu Sekutu Belanda yang ikut melakukan penambangan minyak di Tabalong hingga akhir tahun 1948 lalu, dan Kanada mundur dan pergi angkat kaki di Tabalong akibat di perangi Kesultana Banjarmasin yang di komando dari Aceh, karena setelah meninggal nya Gusti Muhammad Saman 1905 tertembak oleh Belanda, maka komando di pintah ke Aceh dan Palembang. Tapi setelah tahun 1960 Kanada mulai kembali lagi ke Kalimantan dengan cara memperbaiki hubungan dengan Kesultanan Banjarmasin, tapi pada waktu itu masih di tolak oleh Kesultanan Banjarmasin, dan hingga pada tahun 1970 Kanada masih di tolak juga oleh Kesultanan Banjarmasin, walau Kanada juga masih terus di tolak kesultanan Banjarmasin, tapi tidak membuat nya berhenti berusaha, hingga pecah nya sebuah konflik baru pada Tahun 1990 ya itu Kesultanan Banjarmasin Anti Amerika Serikat akibat dari perang 8 tahun Iran dan Irak, yang mana Kesultanan Banjarmasin menuduh Amerika Serikat biang keladi nya, dan pada fase ini membuat pemerintah melakukan evakuasi terhadap warga negara Amerika Serikat yang untuk keselamatan mereka sediri, karena suasana sangatlah panas pada fase tersebut. Namun walau begitu Kanada pada akhir nya tahu, Komando pemerintah di Banjarmasin yang sebenar nya ada di kota Raja Aceh, maka dari itu lah Kanada mendekati Aceh, meski Aceh dulu sedang melakukan pemberontakan, Banjarmasin adalah penyumbang dana pemberontokan tersebut, Kanada pada tahun 1998 akhir berhasil meluluhkan hati sultan Aceh dengan memberikan bantu pada GAM Aceh, dan dari saat itu lah Kanada mulai lagi bekerja sama di Banjarmasin, namun pada Akhir nya konflik pecah lagi, akibat Amerika Serikat menuduh Islam teroris, dan warga negara Kanada di Tabalong pun di evakuasi kembali oleh pemerintah, hingga pada sampai tahun 2009 akhir lah Kanada mulai berkawan lagi dengan Kesultanan Banjarmasin, dan hal tersebut adalah Jasa dari Avril Lavigne, karena di Banjarmasin banyak Fans Avril Lavigne, dari gerakan musik ini Kanada kembali lagi ke Banjarmasin, dan sekarang sudah bagaikan saudara saja dengan Kesultanan Banjarmasin, tapi meski begitu semua hal masih di pertimbangkan, karena dominasi pemerintah Jakarta di Daerah sangat loyal saat itu, dan hanya dari tahun 2014 ini saja Kanada mulai berani lagi membangun Industri nya yang di lindungi pemerintah Daerah langsung.
Walau pemerintah Provinsi Banjarmasin sudah banyak berhasil menangulangi masalah di Tabalong, namun banyak juga masalah baru yang timbol yang kelat di hadapi rezim bupati Anang yang di dukung Aceh ini, dan sementara belum di lantik nya Sultan Anang secara resmi di Tabalong, maka misi Avril fans Fender Banjarmasin masih fokos menyeret Rahman Ramshi ke Panjara, serta penumpasan besar-besaran terhadap para orang yang loyal terhadap penjajah Jakarta tersebut, dan Pada tanggal 22 Januari 2014 di markas Ormas Sumatera, satuan TNI meresmikan misi baru bersama Ormas Sumatera, ya itu misi baru untuk melawan penjajah Jakarta yang tidak menghargai para Pahlawan Daerah, sebut saja seperti Pangeran Antasari, Hj Buyasin, Gusti Muhammat Saman, Ratu Juleha, Temengung Surapati, para Panglima Dayak muslim, dan yang lain nya lagi, Pemerintah Jakarta yang Pro Pahlawan Majapahit, dan Kelompok TNI ini juga yang kerap melakukan razia nya pada buku yang berbau Pahlawan Majapahit tersebut, dan tahun 2014 ini kelompok TNI ini benar sangat aktip dalam menentang pemerintah Jakarta, dan mereka semua kompak dengan banyak Partai Politik, dan salah satu nya adalah Partai nya Jendral Wiranto yaitu Partai Hanura, dan kelompok TNI ini adalah musuh besar Partai Grendra nya Prabowo Macan ompok yang sering di ejek kelompok TNI ini.
Pada tanggal 27 Januari 2014, Ormas Sumatera yang di bantu Polres Tabalong kembali memblokade PT Conth Cina atas permintan masyarakat Tabalong yang di rugikan PT Conht Cina, karena Jalan umum rusak parah akibat PT Conht Cina tersebut, dan PT Conht coba melobi nya, namun di Tolak, dan PT Conht mengancam Ormas Sumatera akan meminta batuan penjajah Jakarta, dan Ormas Sumatera malah menatang nya, bahkan menginjak-injak gambar Presiden SBY, dan Blokade tersebut berlangsung selama 1 minggu lama mya, dengan berakhir nya PT Conht Cina menghadapat Pemerintah Provinsi Banjarmasin, dan memberikan dana perbaikan jalan sementara, dan Pemerintah Provinsi Banjarmasin mulai melakukan perbaikan jalan kota Tabalong pada tanggal 1 febuari 2014, dan sedangkan di kota Tabalong pada tanggal 4 Febuari 2014 konflik kembali pecah lagi, Masyarakat VS PDAM kota Tabalong yang begitu bodoh sekali, kobodohan ke cerobohan tersebut adalah tindakan gila aspal baru di gali PDAM untuk menanam pipa nya, pada hal pemerintah Provinsi Banjarmasin baru saja melakukan pengaspalan jalan yang di danai oleh PT Conht Cina tersebut, dan pada puncak nya, Masyarakat Tabalong meminta pemerintah Daerah Tabalong mempertangung jawabkan tersebut, namun masih rezim Rahman Ramshi, dan pemerintah daerah berjanji bertangung jawab, tapi setelah Sultan Anang di lantik, belum juga sultan Anang di lantik menjadi bupati Tabalong sudah kecipratan masalah rezim Rahman Rahmshi yang gila tersebut.
Tanggal 10 Febuari 2014, Industri musik Kanada melakukan rapat bersama Avril Lavigne di markas besar Keluarga Avril fans Fender dunia di Greanter Navenee Kanada, rapat tersebut yaitu membuat kontrak Tour Konser Avril Lavigne Keliling Asean 2014, yang di Soponsori oleh lebih dari 20 Industri musik, dan atas dasar itu Avril Lavigne mengutus Tim nya untuk menjempur Rahmah di Banjarmasin untuk di libatkan dalam proyek tersebut, dan pada Tanggal 15 Febuari 2014 pesawat Industri musik Kanada mendarat di Banadara Samsudin Noor Banjarmasin, dan utusan Avril Lavigne langsung menghadap Sulta Banjar untuk mita ijin membawa Rahmah ke Tronton Kanada, dan Sultan Banjar mengejinkan nya, pada hari itu juga Rahmah berangkat ke Kanada, dan tanggal 18 Febuari Rahmah sudah di Tronton Kanada, dan di sana Avril Lavigne yang dulu melantik Rahmah menjadi ketua Avril fans Fender Indonesia meminta nya untuk membuat dan Rancang panggung konser tour 2014, dan pembentukan Tim Kru Panggung Avril fans Fender di Aceh, dengan dana kontrak kerja Rp 20 milyar, dan Rahmah setuju, dan pada 28 Febuari Rahmah sudah membetuk Kru Panggung Tour Konser Avril Lavigne keliing Asean 2014, yang akan di mulai dari Konser Avril Lavigne di Glora Bung Karno Jakarta.
Gambar Kru Panggung dan Kru redaksi Junarlis Repoter Kantor Berita Kanada Banjarmasin, di Tabalong membuat dan merancang Panggung Tour Konser musik Rock Avril Lavigne keliling Asean 2014
Pada tanggal 12 Febuari 2014 Tim Sukses Jokowi yang bernama Metalica Fans Indonesia dan Serikat Gitaris Fender Telecaster Jakarta pempinan Yahya Ahmat datang ke Kantor Avril fans Fender Jakarta, Studio Musik Rock Avril Lavigne di Jakarta Pusat, Kedatangan mereka tersebut untuk bertemu Sultan Aceh dan Banjar, untuk memastikan dukungan untuk Jokowi, dan hal tersebut Pimpinan Avril Fans Fender Jakarta Efendi Rezki meminta Tim Jokowi langsung saja berangkat ke Kota Raja Aceh, dan hal tersebut langsung di lakukan mereka, pada tanggal 15 Febuari 2014 Tim Sukses Jokowi menghadap Wali Negara Islam Aceh, dan Sultan Aceh mengabulkan permintaan nya, tapi tim Sukses Jokowi masih tidak puas dengan jawaban tersebut, mereka meragukan pimpinan tertingi Avril Fans Fender Indonesia ya itu Rahmahwaati Angriani Nusation yang terlihat dinggin sekali dengan Jokowi, dan apa lagi pengaruh petinggi suku dayak Kalimantan yang meminta Rahmah dan sang sultan tidak mendukung Jokowi, bahkan Suku Daya dan tetua adat Minangkabau saat itu mengajukan Calon presiden mereka sendiri, dan menolak Presiden Indonesia tahun preode pemenrintahan tahun 2014-2019 yang bersuku Jawa, dan karena hal tersebutlah menurut suku dayak dan Minangkabau pemerintah pusat Jakarta tidak peduli dengan Daerah, namu sang sulta meyakinkan Tim Sukses Jokowi dengan mengatakan kalian tidak usah ragu, hal tersebut saya bisa atasi, namun Tim Sukses Jokowi masih merangukan nya, dan meminta sang Sulta memangil kesultanan Banjarmasin dan Kesultanan Ternate dan Tedore beserta Frons Islam Asean untuk mengadakan di kusi bersama di Palembang, dan sulta Aceh menyetuinya, tapi beliu belum memastikan kapan tanggal rapat di Palembang tersebut akan di laksanakan, dan kata nya juga bahwa untuk sementara waktu Tim Sukses Jokowi tinggal saja di Kantor Berita Kanada Iran Persia di Kota Pedie Barat Aceh.
Kita kembali ke Kalimantan. Pada tanggal 18 Febuari 2014 Yamaha motor Clup dan Kawasaki Ninja Tabalong pemipinan Ervana Sulaimain untuk Kawasik Ninja Clup dan Midon Ali untuk Yamaha Motor Clup, mereka bersama Ormas Sumatera bersiap untuk menuntut pemerintah daerah dan pemerintah Jakarta untuk membangun serta memperbaiki sarana olahraga Tabalong, dan mereka juga hari itu mengudang banyak altet Olahraga Tabalong dan luar Tabalong, dan hal tersebut di sambut hangat oleh Rakyat Tabalong, bahkan Pemuda Pancasila Tabalong yang hadir menyatakan siap untuk melakukan nya, dan semua rencana di setujui dan di dukung 100%, maka dari itu Ormas Sumatera sebagai wakil dan juru Bicara penuntutan ini mendatangai DPRD daerah Tabalong untuk beruding, dan juru bicara DPRD Tabalong menerima dengan baik Ormas Sumatera, dan juga menyatakan ikut bergabung dalam berjuang menuntut Pemerintah Jakarta dalam menuntut perbaikan sarana olahraga Tabalong, namun kata DPRD Daerah meminta Ormas Sumatera jangan Radikal untuk penuntutan ini, dan DPRD akan memulai perjungan nya setelah Sultang Anang di lantik nanti, karena saat ini sanggat tanggung sekali untuk mengurus hal tersebut, dan kawa-kawan Ormas Sumatera harus bersaba sementara waktu tersebut, tapi dengan tegas Ormas Sumatera menolak dan malah mengancam, dan untuk menangani hal tersebut maka DPRD Menelpon DPRD Provinsi Banjarmasin dan Gubernoor nya, dan atas dasar itu maka kesepakatan bersama pun di buat, Pemerintah daerah memintakan sumbangan pada Industri daerah, lalu memperbaki sedikit dulu untuk semantara serkuit Marido Tabalong agar bisa menyelengarakan balapan yang di rancanakan Yamaha Motor Clup dengan Kawasaki Ninja Clup Tabalong, dan atas dasar itu Ormas Sumatera mengucapkan terima kasih pada DPRD Tabalong, hubungan yang sempat rengang pun kembali erat, karena hal tersebut. Dan tanggal 20 DPRD Tabalong membentuk Tim sementara untuk membantu Ormas Sumatera memperbaiki serkuit Marido, di tambah bantuan pinjaman Alat berat dari Dinas PU Tabalong, dan Pertamina yang di tekan pemerintah Daerah memberikan sumbangan solar gratis Untuk alat berat, PT Adaro juga membantu meminjamkan buruh kerja untuk membantu perbaikan serkuit Marido Tabalong.
Dan melihat hal tersebut tim sukses Sultan Anang ikut bergabung juga, hal tersebut untuk menjaga Ormas Sumatera agar tetap berpihak pada Sultan Anang, karena Tim Sukses Anang pada fase ini sangat Kwatir sekali terhadap Avril Fans Fender Banjarmasin bisa berbalik arah dan coba mengagalkan pelantikan Sultan Anang. di lain pihak di Markas Avril fans Fender Tabalong Sulingan, Pemuda Tabalong dan Buruh Kerja Tabalong mengadakan diskusi yang di Hadari langsung oleh Rahmah, dan kebanykan dari pemuda Tabalong yang berjuang adalah dari angota BLK dan LSM Tabalong, diskusi tersebut meminta Avril fans Fender menjadi juru Runding dengan dinas pekerja dan tranmigrasi Tabalong dalam angenda penumpasan Buruh kerja Majapahit yang di nilai oleh Buruh kerja Tabalong merampas pekerja mereka di Tabalong, dan Rahmah setuju dengan Itu, maka pada tanggal 24 Febuari 2014 Rahmah mengelar rapat besar di Kantor Berita Kanada Banjarmasin, yang di hadari para Industri Tabalong, dan wakil dari Pemerintah Provinsi, dalam diskusi di bahas dan di tekankan sekali kepada Industri untuk mendahulukan putra daerah baik dari pemerintah atau Avril fans Fender Banjarmasin, dan hal ini untuk mencengah tragedi dalam sejarah pembatai para orang Majapahit dan Madura terulang lagi, dan hal ini adalah yang selalu berlarut-larut di selesaikan pemerintah pusat Jakata dari awal di mulai pada zaman Orde Baru Pak Harto.
Pada tanggal 29 Febuari 2014, rapat yang di tunda kesultanan Aceh dengan masa pendukung Jokowi di lanjutkan di Banjarmasin dan di hadari banyak kawan-kawan dari berbagai daerah Kalimantan, dalam rapat tersebut Pendukung Jokowi ini sangat kawatir dengan berhenti dukungan Avril fans Fender terhadap mereka, meski di atas tadi sudah di katakan bahwa kesultanan Banjarmasin Aceh dengan resmi mendukung jokowi, Karena juga pemimpinan Avril fans Fender dirasakan sangat minim tangapatan nya meski iya sempat luluh dengan gaya Rocker nya Jokowi, dan dalam rapat ini juga Tim Sukses Jokowi merasa belum puas dengan semua hal, tapi apa bisa di katakan lagi karena memang kenyata nya memang begitu sudah, dan rapat di tundua lagi oleh Kesultanan Aceh Banjarmasin. Pada Tanggal 1 Maret 2014 Pemerintah Provinsi Banjarmasin sudah mulai menyiapkan pelantikan Sultan Anang menjadi bupati Tabalong, dan juga melakukan persiapa tim pengamanan pelantikan tersebut, dan sedangkan di Tabalong Rahman Ramshi gelisah, karena iya sadar, jika jabatan nya sebagai Bupati Tabalong berakhir maka Ormas Sumatera akan menyeret nya ke Penjara, belum lagi pemandangan mengerikan bagi Rahman Ramshi yang melihat rakyat yang di pimpin dulu sekarang tidak sabar lagi untuk segera membunuh nya. Di lain pihak tim Sukses Sultan Anang sangat menjaga Avril fans Fender Banjarmasin agar tetap berpihak pada Sultan Anang dengan cara rupa-rupa, seperti membantu Avril fans Fender Banjarmasin yang turun ke Jalan untuk mengalang dana membantu korban Perang Timor Tengah dari Palestina, Irak dan Suriah. Tim Sukses Sultang Anang juga ikut menceburkan diri mereka dengan ikut Evenmusik Rock Heroit Serabakawa Tabalong Ormas Sumatera, ini di lakukan agar para pemuda Tabalong tetap berpihak pada Sultan Anang, karena 2 Organisasi ini bisa berubah dengan cepat dan mengagalkan pelatikan Sultan Anang Jadi Bupati Tabalong. Dan disisi lain pada tanggal 5 Maret 2014 masyarakat Seradang Tabalong dengan mendadak melakukan Blogkade jalan PT Conth semen Cina, tidak tanggung mereka menyandara Truk Conth, Orasi pun nyaring terdengan, yang berbunyi seperti ini, PT Conth semen Cina adalah persekongkolan Pemerintah Jakarta bukan Daerah, PT Conth Semen adalah perampok pemerintah jakarta yang berkedok Industri, mereka melakukan penjarahan Harta Tabalong dengan besar sekali dan jika alam marah kita penduduk Saradang Tabalong adalah yang pertama jadi sasaran nya, dan kami Hargai pemerintah daerah yang sudah berusaha bersama kami menentang Penjajah Pemerintah Jakarta tersebut, dan aksi ini berlangsung 4 hari penuh baru masa bubar, namun sengketa belum berakhir lagi, karena ini hanya gencatan senjata saja, karena waktu tenang di berlakukan Pemerintah Provinsi Banjarmasin untuk melakukan pelantikan Sultang Anang, dan para Anjing-anjing Rahman Ramshi dan tokoh Jakarta di awasi pemerintah Provinsi Banjarmasin dengan extra sekali, karena mereka yang tidak terima bisa saja melakukan aksi-aksi yang tidak bermanfaat samasekali.
Dan pada Tanggal 17 Maret 2014 hari yang di tunggu pun datang, Sultang Anang di lantik dan di ambil sumpah nya oleh Gobernor Banjarmasin Rudy Arifin di halaman gedung DPRD Tabalong Mabu'un, dan acara pelantikan yang di hadari Avril Fans Fender Banjarmasin dan Ormas Sumatera tersebut aman tidak ada ganguan sedikit pun, Tim Sukses Sultang Anang pun merasa lega sekali bagaikan seolah terlepas dari jerat kematian yang membelenguh nya. Setelah Pelantikan nya Sultang Anang pun di injinkan untuk berpidato kepada rakyat yang akan di pimpin nya, beliu bertintah begini, Terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat Tabalong yang sudah percaya menyerahkan pemerintah daerah Tabalong ini pada saya, dan kusus nya para Ulama Islam yang sangat mendorong dukungan pada saya, di Tambah lagi dukungan para tetua adat banjar, dayak dan pemuda Tabalong, dan apa saja yang saya janjikan atau yang kita sepakati kemarin waktu kampanye dari sekarang saya akan lakukan usaha nya, dari misi membuat Tabalong yang Agamis, bermoral, terpandang, bermartabat, dan di hormati orang banyak, serta menaikan harga jual karet Tabalong. Dan saya juga akan menambahkan misi yang sudah di buat oleh kawan-kawan pemerintah Tabalong pendahulu saya, atau rezim Noor Aidi yang ingin menjadikan Tabalong kawasan globalisasi segitiga emas perdangan Internasional tersebut, yang sudah lazim di ketahu Tabalong adalah wilayah paling Utara Kalsel dan berbatasan dengan Kaltim dan Kalteng, dan Tabalong juga pintu gerbang Utama Provisi Banjarmasin di bagian Utara nya, jadi sudah sepatu misi Noor Aidi akan di lanjutkan saya, dan saya juga mohon kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat Tabalong untuk memuwujutkan misi kita bersama ini, dan tanpa kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat Tabalong mustahil semua misi ini akan terwujud dan sekian dan terima kasih pada suadara-saudara semua nya.
Begitulah pidato pertama Sulta Bubati Anang sebelum memulai pemerintahan nya, dan dari hari itu juga dia mewarisi semua masalah rezim Rahman Ramshi yang begitu rumit untuk di selesaikan, bahkan kita sudah tahu di tulisan atas tadi, belum lagi Sultang Anang di lantik jadi bupati Tabalong sudah kecipratan masala Rezim Rahman Ramshi yang kurop tersebut. Dan di antara nya masalah utama warisan rezim Rahman Ramshi yang harus segera di selesaikan Sultan Bupati Anang adalah.; masalah penuntutan ke adilan pembangunan dari pemerintah Jakarta atau otonomi daerah, masalah Batalion 1008 Tabalong bersama Ormas Sumatera yang menutut pengharga dan penghormatan pemerintah Jakarta atas jasa Pahlawan Daerah yang sangat berjasa sekali dalam mempertahankan Kalimantan, seperti Hasan Basri, HJ Buyasin, Penghulu Rasit, Mohammat Noor Mabu'un, Pangeran Antasari, Temengung Surapati dan yang lain nya Prajurit Kesultanan Banjarmasin, di sertai penghargan pada Veteran Daerah yang di kesampingkan pemerintah Jakarta, serta masalah penulisan sejarah Indonesia yang sarat akan tokoh Majapahit, yang membuat yang lain merasa tidak di hargai perjuangan, seolah tokoh Majapahit saja yang berperang berjuang dalam kemerdekan Indoensia. masalah Kelompok Seperatis Tabalong yang sekarang bergabung Ormas Sumatera, yang mana kelompok seperatis ini dulu pernah di bubarkan pemerintah Provisi Banjarmasin, dengan hadir nya Avril fans Fender Banjarmasin, kelompok yang sudah non aktiv tersebut menjadi aktiv kembali. Masalah PT Conth Cina sengketa lahan dan kolonia Cina Tabalong, PT Adaro seketa lahan di Maburai dan pembebasan lahan lain nya, penuntutan mempercepat pembangunan Tabalong oleh rakyat Tabalong pada PT Adaro, masalah pencemaran PT Adaro yang di masa depan nanti di kudeta oleh Avril fans Fenfder melalu cara Protokol Kyoto Japang Tim. Masalah Perampokan Pertamina, masalah kudeta Dayak dan Ormas Sumatera terhadap Pertamina, serta pembubaran pengeboran minyak pertamina oleh Ormas Sumatera. Dan masalah Yamaha Motor Clup dan Kawasaki Ninja Clup Tabalong yang di Komando Avril fans Fender Banjarmasin untuk menuntut perbaikan dan pembangunan sarana oleh raga Tabalong. Penuntutan kelompok Garda Pemuda Tabalong Pembantan masalah sesytem pendidikan, Kurikulum Pendidikan, perbaikan Perpustakak Arsip Dokumen Tabalong di motori TNI dan Avril fans Fender Banjarmasin, perbaikan Sekolah-sekolah. Masalah masyarakat Padang Panjang Tabalong yang menuntut pembangunan Mesjid ke pada PT Adaro. Masalah Organisasi Buruh Kerja Tabalong bersama Pemuda BLK Balimbing Tabalong yang menutut ke adilan pekerjan, perjuangan Putra daerah Tabalong, penumpasan buruh kerja Majapahit, kasar perebutan lahan kerja antara orang Tabalong dengan Kolina Jawa. Masalah panjang penuntutan perbaikan dan pembangunan jalan lintas Provinsi, penuntutan perbaikan dan pembangunan Jalan kota Tabalong. Masalah Pajak dan Industri. Masalah Pembangunan Rumah Sakit Tabalong, serta Bandara Warukin. Masalah Rasisme masyarakat berujung bentrokan masal. Dan Masalah perbaikan Citra nama baik pemerintah Jakarta di mata masyarakat Tabalong sendiri, yang mana masalah ini adalah masalah dari yang terpenting sekali untuk di selesaikan, karena sudah mendarah dangin pada golongan rakyat Tabalong yang mengagap pemerintah Jakarta adalah penjajah Majapahit, perampok, penjarah, dan perampas Harta Tabalong, dan itulah semua masalah warisaan rezim Rahman Rahmshi ke pada Sultan Bupati Tabalong, bahkan ada kekawatiran beberapa pihak terhadap Sultan Bupati Anang akan penjelesain masalah berat ini, karena dalam jalan pemerintah nanti sudah di pastikan permasalah baru akan lahir, karena ini sudah hukum sebuah pemerintah, karena pemerintah ada untuk menyelesaikan permasalah tersebut.
Dan setelah 2 hari Pelantikan Sultan Bupati Anang, beliu melakukan kunjungan-kunjungan ke pada siapa mereka yang mendukung nya kemarin, dan melakukan sukuran agama Islam di banyak tempat, tapi paling loyal di daerah Haruai, Muara Uya, Jaro, Kambang Kuning, Bilas dan yang lain nya, Sultan Anang juga mengujungi tokoh-tokoh tetua adat dayak banjar Tabalong untuk mengucapkan terima kasih atas dukungan nya, dan yang terakhir di lakukan nya sebelum iya memirintah, beliau melakukan keliling kota Tabalong untuk menyapa warga kota Tabalong.
Gambar Gitar Fender Telecaster milik Avril Lavigne yang di beli oleh Tim Sukses Jokowi, yang di berikan untuk Rahmah ketua Avril fans Fender Banjarmasin, bertujuan untuk memperkuat dukungan Avril fans Fender Banjarmasin Aceh untuk Jokowi
Kita ke Jakarta sebentar. Kekhwatir Tim Sukses Jokowi terhadap dukungan Avril fans Fender Indonesia, mendorong mereka malakukan berbagai cara untuk meraih dukungan tersebut, dan Tim Sukses Jokowi ini adalah sebuah tim yang merubah sejarah pemelihan Presiden Indonesia, Karena belum ada sebelum mereka yang melakukan ini, yaitu melibatkan banyak pemuda dan musisi Rock Endergron dalam pemilihan Presiden, yang asala nya dulu pemelihan Presiden Indonesia yang hanya di ikuti oleh para orang dewasa dan kawansan kota dan Pulau jawa saja yang dominan nya, dan sekarang ke ikutanan para remaja dan pemuda di daerah menjadi pesat di buat nya Tim Sukses Jokowi ini melalui media nya Avril fans Fender Banjarmasin Aceh, Organisasi dan Industri musik Rock Tanah Melayu paling berpengaruh, yang mana kelompok ini sangat di dengar suara nya. Semula lawaan politik Jokowi mengejek nya usaha-usaha tersebut, namun usaha-usaha yang di ejek lawan jokowi itu pada akhir nya di ikuti nya juga oleh si pengejek nya.
Dan pada tanggal 26 Maret 2014 Tim Sukses Jokowi datang ke Kantor Berita Kanada Banjarmasin, dengan membawa Gitar Fender Telecaster milik Avril Lavigne yang mereka beli dari pihak Jepang untuk di berikan pada Rahmah, dan mereka juga berharap Rahmah tidak meragukan Jokowi, seperti bagai mana dari pihak Sultan Aceh yang tidak sedikit pun meragukan Jokowi, dan juga yang mereka inggin Rahmah bersifat panas di hadapan publik dalam mendukung Jokowi, agar para musisi Rock yakin betul bahwa Avril Fans Fender berpihak pada Jokowi. Rahmah memang menerima hadiah dari Gitar Fender Telecaster tersebut, namun tidak ada tanda perubahan nya terhadap sikap nya pada Tim Sukses Jokowi tersebut, bahkan dalam perudingan tersebut yang mana tim sukses jokowi meminta Rahmah membuat misi baru, yang hanya di jawab nya Rahmah iya, begitu saja, jawaban begitu dingin sekali di dapatkan, namun hal ini tidak membuat tim Sukses Jokowi berhenti berusaha meraih dukungan dari pihak mana pun.
Kita kembali ke Tabalong. Pada Tanggal 2 April 2014, mantan angota kelompok separatis Tabalong yang tertua dari kelompok Seperatis yang sudah berbagung Ormas Sumatera, datang ke Studio Musik Avril fans Fender Banjarmasin di Sulingan Tabalong, ke datangan mereka menyatakan diri bergabung dengan Ormas Sumatera dalam berjuang memajukan Tabalong. Dulu kelompok separatis ini adalah sebuah kelompok separatis berpengaruh Banjarmasin dalam menuntut hak Ottonomi Daerah, dan sempat di tuduh pemerintah Pusat Jakarta yang ke takutan, akan mengadakan pemberontakan bersenjata api, yang di dukung banyak bangsawan Banjar tersebut, dan setelah hal tersebut lambat laun permasalah itu menjadi hilang di hadapan publik, bahkan pemerintah mengklaim telah membubarkan kelompok ini, namun nyata nya berlainan sekali, justru pemerintah daerah melindungi hal tersebut, namun hanya pada tahun 2010 lalu saja kelompok ini menyatakan diri bubar dengan jelas.
Ormas Sumatera menerima mereka bergabung, dan mereka juga melakukan diskusi panjang bersama, yang pada akhir nya membuat mereka pergi ke Banjarmasin untuk langsung bertemu Rahmah ketua Avril fans Fender, pertemuan tersebut di laksanakan pada 4 April 2014, yang mana pertemuan ini bertujuan untuk meminta Rahmah mengelar rapat besar untuk membahas masalah-masalah Pemerintah, dan penuntutan hak Ottonomi Daerah, dan hal tersebut di setuhui oleh Rahmah, maka Rahmah pun membagi undangan ke mana-mana, dari organisasi masyarakat, hingga tokoh nya, yang di selengarakan tepat pada tanggal 10 april 2014 di Kantor berita Kanada Banjarmasin.
Rapat yang banyak di hadiri tokoh-tokoh masyarakat Organisasi hingga Industri ini, terlihat jelas dalam rapat terssebut rakyat Kalimantan membenci pemerintah Jakarta, karena memereka menyebut pemerintah Jakata penjajah daerah, dan hal fokus di bahas juga masalah pembangunan Jakarta dan pulau jawa yang di angap mereka dana pembangunan nya itu dari hasil rampokan, dan jarahan pemerintah jakarta di daerah, dan sebagian pemerasan pajak terhadap Industri lokal, dan hal ini saja juga yang di publikan mereka di masyarakat, dan sedangkan kesepakatan yang lain dalam rapat tersebut di rahasikan mereka, dan tak hayal menimbulkan kecuringan beberapa pihak, bahkan ada kabar yang di hebuskan orang-orang rapat tersebut adalah perecanan pembentukan negara Banjarmasin yang inggin lepas dari NKRI, dan ada juga kabar yang beredar di media yang menyebut rapat yang merencanakan pemberontakan bersenjata, dan banyak lagi berbagai tanggapan lain, dan hal tersebut juga menimbulkan kepanikan terhadap kaum anjing yang loyal terhadap pemerintah jakarta di daerah Provinsi Banjarmasin, namun apa yang di sebutkan orang mengenai rapat tersebut tidak memancing reaksi masyarakat luas, dan justru sebalik nya masyarakat luas malah menimbulkan reaksi tidak peduli dengan hal tersebut, dan hal tersebut di nilai pengamat politik Banjarmasin adalah suatu bentuk dukungan dan pembelan masyarakat terhadap rapat tersebut.
Dan selang waktu berjalan, pemerintah di Tabalong pun juga berjalan, memang terlihat akan sambutan banyak orang di saat awal Sultan Anang memerintah Tabalong, kedekatan beliua dengan DPRD juga di nila bagus sekali dari jajaran Ormas Islam. Masyarakat Tabalong juga merasakan lega terlepas dari rezim Rahman Ramshi anjing pemerintah Jakarta yang korup tersebut. Masala pertama yang di hadapi Sultan Anang dalam memerintah, iya berusaha mengembalikan nama baik pemerintah Jakata yang di pandang buruk, dan menghindari tuduhan yang akan di lontarkan masyarakat Tabalong yang akan menjebut nya anjing pemerintah Jakarta dalam usaha tersebut, iya juga langsung di hadapkan dengan Sengketa PT Adaro di awal iya memerintah, tindakan yang di ambil mengenai hal sengketa ini tindakan netral saja, karena menghindari prasangka kedua belah pihak tersebut, namun tindak netral tersebut menimbulkan reaksi lain pada Ormas Sumatera yang Pro masyarakat, yang mana tindakan ini juga di perdepatkan nya Ormas Sumatera dengan Garda pemuda Tabalong, namun juga hal tersebut tidak membuat keruh suasanan. dalam awal pemerintahan nya ini juga Sultan Anang langsung melakukan pembaharuan pada ekonomi pertanian Tabalong, yang mana ini sudah janji dalam kampanye nya, beliau berusaha mendongkrak harga karet di pasar lokal dan desa Tabalong, tapi waktu berjalan terus harga karet juga tidak naik juga, dan hal ini di maklumi oleh para petani kareta, karena Sultang Anang baru saja beberapa minggu memerintah. Di daerah Kalua pada awal pemerintah Sultan Anang ini kericuhan jalan lintas provinsi yang rusak itu, menekan nya untuk di selesaikan, namun Sultan Anang tidak mengambil tindakan apa pun, karena mungkin beliau waktu itu masih belum siap melakukan nya, karena sudah kita ketaui, Sultan Anang belum di lantik jadi Bupati saja iya sudah kecipratan masalah Rezim Rahmah Ramshi, yang seharus nya tidak menimpa beliau.
Sudah hampir 1 bulan sultan Anang memerintah Tabalong belum juga ada menujukan perebuhan, bahkan perubahan kecil pun, hubungan rengan pemerintah sipil Tabalong dengan Batalion 1008 pun masih berlangsung akibat pandangan Batalion 1008 pemerintah sipil yang baru ini masih saja anjing pemerintah jakarta yang perampok tersebut, dan tidak ada upaya nya pemerintah sipil untuk memperbaik hubungan ini. Dan hampir 1 bulan pemerintah Sultan Anang ini belum juga ada pembicara rencana misi-misi pembangunan Tambahan, tidak ada juga pembicara terkait penyelesain masalah rezim Rahman Ramhsi yang di wariskan tersebut. Kita ke Banjarmasin sembentar. Tim Sukses Jokowi pada tanggal 5 Mei 2014 kembali menemui Rahmah di Banjarmasin, upaya pembujukan agar Rahmah benar-benar mendukung Jokowi bukan hanya sekedar menghargai perintah sulta Aceh saja, namun upaya tersebut masih gagal juga, bahkan Tim Sukses Jokowi pada saat itu melihat sendiri di Banjarmasin, lawan mereka yang keluyuran ke mana-mana, dan berusaha membujuk Rahmah juga agar menghentikan dukungan nya, dan pada saat itu mulai nya menguat aksi para simpatisan Partai Grendra yang mempromosikan Prbowo, meski begitu Partai Hanura tidak tinggal diam, mereka juga berupaya memukul Grendra, hingga simpatisan Hanura Tabalong bertermu pimpinan Batalion 1008 di Banjarmasin. Di Jakarta Kantor Markas Avril Fans Fender Musik Rock Studio melaporkan bahwa Tim Sukses Jokowi, yang tergabung dengan Fans Metalica membuat kontrak kerja sama dengan Slanker dan Vespa Rage Angainst The Machine Aceh, meski hal ini mengudang reaksi banyak musisi Rock dan Vespa Kalimantan, namun keteguhan musisi Kalimantan tak goyah juga, tetap setia pada Ratu mereka Rahmah, hal ini membuat binggung Tim Sukses Jokowi.
Pada tanggal 8 mei 2014 di Tabalong terjadi hal yang memalukan sekali, kejadian tersebut bermula dari di adakan nya razia oleh satuan lantas polres Tabalong, dan dalam Razia polisi lalulintas tersebut menangkap dengan kasar seorang laki-laki berbaju hitam polos dengan kasar sekali, dan menilang nya dengan mahal, laki-laki yang emosi itu pun melakukan perlawanan, dan dengan tiba-tiba iya membukan tas nya, eh ternyata iya mengeluarkan senja AK 47, dan laki-laki tersebut prajurit Batalion 1008, perkelahian yang hampir saling tembak terjadi, dan bahkan kawan-kawan angota dari batalion 1008 menyerang polres, ini benar-benar memalukan sekali, Ormas Sumatera bukan nya membantu mendamaikan pertikain, tapi malah mengejek berulang-ulang pimpinan Batalion 1008, yang untung nya tidak terpengaruh ejekan tersebut, dan pemerintah provinsi Banjarmasin pun menarik para prajurit yang bertikai tersebut, dan memindah tugas nya semua nya keluar Kalimantan, belum berumur 2 bulan pemerintah Sultan Anang sudah menemui hal memalukan ini, yang semua di rahasikan dari media lokal.
Tanggal 9 mei 2014 di bagian Tabalong yang berbatasan dengan Kalteng kembali pecah masalah, Organisasi dayak yang di kendalikan Avril Fans Fender Banjarmasin membubarkan Tim Topographi Pertamina, bahkan menyandara mereka, pembicaran coba di lakukan, sial Rahmah di Banjarmasin menolak nya, dan keras jika Pertamina tidak membangun pasilitas pendidikan di Tabalong, iya akan mengerim banyak angota nya lagi, dan setelah pembicara panjang akhir nya Pertamina mau melakukan pembangunan pasilitas pendidikan tersebut, dan ke adaan kembali terkendali, dan atas kejadian tersebut Sultan Anang tidak ada komentar apa pun, karena iya sadar, masalah tersebut adalah delima besar, jika iya coba mendengarkan Pertamina, maka iya akan di musuhi rakyat Tabalong. Masalah Pertamina selesai, masalah sengketa tak terselesaikan kembali pecah pada 16 mei 2014 di Tabalong, masalah serangan Serikat buruh kerja Tabalong pada buruh kerja Majapahit yang dalam Proyek tender pembangunan PLTU di Gunung Batu, proyek terkait PT Adaro tersebut, dan masalah ini berakhir dengan pemulangan buruh kerja Majapahit oleh Industri terkait. Tanggal 20 mei 2014 Tim Topographi Avril Fans Fender Banjarmasin yang mencari titik kordinat untuk pembangunan gedung penelitian luar angkasa Tabalong yang di dana beberapa Industri berakhir, dan lokasi pembangunan sudah di tentukan, dan masuk dalam tahap pembebasan lahan, atau pembelian tanah di mana lokasi pembangunan tersebut.
Pada tanggal 28 mei 2014 Rahmah di Banjarmasin menanguhkan dukungan Avril fans Fender terhadap jokowi, hal ini sontak bikin ribut Tanah Melayu, baik Kalimantan atau Sumatera, keributan paling parah di Aceh, yang hampir saja bentrokan terjadi, dan hal ini di maanfatkan Partai Grendra Banjarmasin dengan baik sekali, simpatisan Prabowo berhasil mengambil alih dukungan rakyat Kalimantan, dan di Tabalong pada fase ini Probowo unggul. Tanggal 30 mei 2014 Kesultanan Aceh dan Banjarmasin memangil Rahmah untuk menghadap, untuk mempertanyakan mengapa menanguhkan dukungan nya terhadap Jokowi, namun tidak ada jawaban jelas yang di dapatkan, menurut dugaan semenatara yang beredar di Tanah Melayu, kesalaha patal dengan di ikut nya Yusup Kala jadi wakil Jokowi, bahkan Simpatisan Hanura Melayu pun berbalik melawan Jokowi, tapi masih belum jelas betul alasan pasti mengapa hal tersebut terjadi. Banyak tim sukses Jokowi mengaji dan mempelajari mengapa mereka berbalik Arah drastis, bahkan yang asal nya Kesultanan Aceh dan Banjarmasin yang begitu nampak mendukung Jokowi pada fase ini menjadi dingin, yang jelas banyak hal di rahasikan oleh mereka. Pada tanggal 1 Juni 2014 Pemerintah Provisi Kalimantan mengadakan pertemuan di Banjarmasin, pertemuan tersebut dalam agenda membahas ke aman bersama dalam menjelang pemilihan Presiden Indonesia, karena sudah saya katakan di atas tadi, bahwa pemilihan presiden Indonesia yang sekarang ini adalah pemilihan presiden paling berbeda dan membuat sejarah baru, karena sangat banyak pihak rakyat Indonesia yang terlibat dari berbagai golongan, tidak seperti pemilihan presiden yang terdahulu yang hanya di ikutu dari golongan orang dewasa saja itu pun terbatas, dan sedangkan sekarang keterlibatan yang muda sangat banyak sekali. Rencana awal pemerintah Provinsi Kalimantan dalam pertemuan di Banjarmasin adalah membatasi media-media, baik media cetak atau eletronik, karena banyak kampanye yang tidak bertangung jawab yang hanya berujung masalah, seperti provokasi, debat panjang berujung permusuhan kelompok saja, dan yang paling minor 2 kelompok besar ini ya itu, pendukung Prabowo dan Jokowi. Dan rencana kedua Pemerintah Provinsi Kalimantan adalah penumpasan sepanduk, Baner, Foster, Umbul dan yang lain nya, yang sarat kampanye hitam. dan ketiga adalah mengawasi campurtangan nya TNI, karena bisa fatal akibat nya, dan seluruh rencana di sepakati bersama, dan mulai di berlakukan pada tanggal 4 Juni 2014, dan Tabalong adalah bagian kabupaten bagian Provinsi Banjarmasin yang di angap perlu di awasi extra, setelah Barabai dan Rantau, dan misi ini juga di jalankan oleh Sultan Bupati Anang Tabalong dengan baik, iya juga menjaga agar tidak terpengaruh nya tokoh agama Tabalong dalam kampanye hitam tersebut, karena di Tabalong termasuk Islam kuat juga, dan kaum ulama sangat berpengaruh di masyarakat. Tapi dalam semua hal yang sudah di lakukan pemerintah daerah dalam menangulangi kampanye hitam ini juga ada ke gagalan nya, ke gagalan tersebut tidak bisa nya mereka membatasi media-media, dan salah satu media paling sulit untuk di atur adalah Internet, Faceboock, Twiiter dan Blogger, dan media ini setiap hari terjadi debat panjang antar pendukung, dan kata-kata nya pun menunjukan radikal, dan Sultan Anang Bupati juga menjunkan ke netralan nya ke pada seluruh pihak masyarakat Tabalong.
Pada tanggal 10 Juni 2014 Rahmah menyatakan dan memerintahkan Avril fans Fender untuk netral ke pada kubu-kubu yang bertikai, dan iya mengatakan akan keraguan nya terhadap calon presiden Indonesia, baik Jokowi atau Prabowo, dan hal tersebut menjadi debat Panjang tim sukses Jokowi, yang mingira Rahmah tidak percaya Jokowi akibat pernyatan tersebut, dan mereka juga mengklaim bahwa masalah terpecahkan, dan usaha sekarang ini kata tim Sukses Jokowi di Banjarmasin kita harus menyakinkan mereka semua dengan macam-,macam cara nya. Di kekeruhan kampanye hitam di Tabalong ini juga pada saat itu di pertambah masalah lahir, dan masalah ini bukan lah masalah baru, tapi masalah ini sudah lama, bahkan sudah hampir 40 tahun, cuma hanya pada saat itu saja baru benar-benar meledak, dan masalah tersebut adalah masalah PLN, listrik yang bisa padam tanpa pemberitahuan, pada tanggal 16 Juni 2014 di Pasar Tanjung Tabalong pagi hari, terjadi keributan, yang di antara nya orang yang ribut adalah para pedangang Ikan, Es, Pentol dan jajanan lain nya, dengan padam nya listrik maka otomatis lemari pendingin tidak berpungsi, hasil nya ikan membusuk dan yang jual es tidak bisa berjualan, kecuali mereka pedangan besar yang bisa membeli mesin generator listrik, akibat hal tersebut es langka dan menjadi rebutan mereka, hasil nya adu fisi tak terhindarkan lagi, di tambah beberapa pihak menaikan harga dagang nya dengan alasan rugi, bahkan Industri las dan bengkel yang mengunakan listrik PLN untuk bekerja juga menabah ikut keributan tersebut, PLN dan pemerintah jadi tuduhan mereka, namun pemerintah dan PLN justru membalik tuduhan tersebut, dan yang ada masalah jadi tambah keruh lagi, bahkan 1 minggu lebih hal tidak tertangani oleh pihak yang bertangung jawab, Sultan Anang pun jadi gunjingan mereka dalam kesaharin mereka di Tabalong, baru pada tanggal 28 Juni 2014 saja Ormas Sumatera bertindak melakukan penuntutan nya terhadap PLN Tabalong dan Banjarmasin, dan ujung dari penuntutan ini juga PT Adaro di libatkan lagi, karena mereka mendesak PT Adaro untuk secepat nya menyelesaikan Proyek pembangunan PLTU Tabalong yang berada di lokasi gunung Bantu, Sultan Anang agar tidak di gunjing, maka iya menekan PT Adaro dan pemerintah Provinsi Banjarmasin untuk mempercepat pembangunan PLTU Tersebut.
Kita ke Jakarta sebentar. Tim Sukses Jokowi yang tergabung dengan Slanker dan Rage Against The Macheni, yang kwatir Jokowi kalah dalam pemelihan Presiden, pada tanggal 30 Juni 2014 atau 10 hari sebelum pemilihan presiden di lakukan pada 9 Juli 2014, tim sukses Jokowi datang ke Kantor Avril fans Fender Jakarta, yang membuat perjanjian untuk mengadakan pertemuan dengan Rahmah dan Kesultanan Aceh Banjarmasin, dan kawan-kawan angota Avril fans Fender Jakarta menyetujui nya, menghubungi Rahmah, dan Rahmah mau, dan Pada tanggal 2 Juli 2014 Tim Sukses Jokowi tergabung Slanker datang ke Banjarmasin, dan membawa hadiah untuk Rahmah, hadiah tersebut adalah Gitar Fender Telecaster milik Tom Morilo Rage Against The Macheni yang di beli dari Maxsico. dan Rahmah menerima nya, dan tapi tidak membuat langsung mendukung Jokowi. dan dalam pertemuan tersebut terjadi sebuah kesepakatan Rahasia, Antara Kesultanan Banjarmasi Aceh, Kutai, dan persekutuan tanah melayu, saya kurang tahu perjanjian apa yang mereka buat, dan yang pasti nya semua sepakat, Kesultanan Banjarmasin Aceh dan kelompok lain nya yang dinggin tersebut kembali lagi mendukung Jokowi, dan sang Sultan mulai membujuk Rahmah kembali, dan memukul mundur pendukung Prabowo, namun perlu di akui, upaya tersebut bisa di katakan terlambat sudah, karena pendukung Prabowo sudah mulai kuat, serta waktu yang mempet, namun kata tim sukses Jokowi mending terlambat dari pada tidak sama sekali. Di Tabalong Elet Kesultanan mulai memukul Pendukung Prabowo lagi, dan tidak tanggung Batalion 1008 juga ikut Kesultanan, meski begitu Sultan Anang tetap Netral saja, dan terus berusaha mengandalikan ke adaan Tabalong agar tidak terjadi keributan, dan di Tabalong tidak ada yang di katakan dengan masa tenang dalam menjelang Pilkada tersebut, debat panjang terus terjadi, di Tambah ribut jalan lintas provinsi yang rusak parah. namun kata Sultan Anang semua urusan akan di urus kembali setelah pemilihan Presiden nanti, karena baik pemerintah daerah, Provinsi dan pusat sedang sibuk mengurusi masalah Pilkada tersebut, dan mengendalikan ke adaan agar aman-aman saja.
Pada tanggal 4 Juli 2014, Pendunkung Jendral Wiranto, dari Partai Hanura, dan TNI Tabalong, bersama GAM Aceh melakukan pemangilan terhadap OPM Papua, yang di bantu Partai Nasdem, ke Banjarmasin untuk mempertemukan mereka dengan Tim Sukses Jokowi, dan pertemuan tersebut adalah pertemuan rahasia, yang membuat kesepakatan bersama, OPM Papua mendukung Jokowi entah mengapa, jelas nya ada pasti sudah kesepakat dan perjanjian nya, tidak mungkin OPM Papua langsung mau. Dan tanggal 5 Juni 2014 Rahmah menyatakan mendukung Jokowi, dan meminta angota untuk mencoblos Jokowi di Pilkada 9 Juli 2014, iya juga membagikan surat nya ke mana-mana, dan di Tabalong Avril fans Fender dari Tanggal 6 Juli 2014 berhasil memukul 27% pendukung Prabowo, meski terlambat tapi paling tidak mempengaruhi hasil nya, dan dalam hal tersebut timbul pertanyan orang, mengapa Rahmah yang keras itu berubah lagi, apa yang sebenar terjadi. Pada tanggal 7 Juli 2014 Avril fans Fender kembali berhasil 33% pendukung Prabowo di pukul nya lagi, Hingga tanggal 8 Juni 2014 akhir misi, Avril fans Fender Berhasil memukul 42% pendukung Prabowo, ini mempengaruhi hasil. Dan tiba waktu yang di nanti 9 Juli 2014, pemilihan presiden Indonesia serentak pun di lakukan, ketegangan pun terjadi, media-media tidak hentin nya membuat bermacam-macam kabar, 2 kubu pun juga sama panas nya, dan berkeyakinan menang, dan hingga menyelang sore di Tabalong, suara mayoritas di menenagkan oleh Prabowo, namun hasil tersebut masih belum pasti, karena tidak ada pernyata KPU Tabalong secara resmi, hitungan tersebut hanya dari lokasi pemilihan saja, dan hingga pada esok hari nya saja KPU Tabalong memberikan pernyatan nya, Prabowo pemenang suara mayoritas dengan hasil tidak terlalu jauh, yaitu 20 % saja selisih nya, namun meski begitu Penumpasan Avril fans Fender yang hanya beberapa hari tersebut terbilang berhasil, karena jika tidak di lakukan maka pasti 90% suara milik Prabowo, dan dengan berahir nya pemilu presiden tersebut maka di Tabalong pun memulai lembaran baru lagi, karena hampir semua urusan terhalang oleh Pilkada serta di perkeruh oleh kampanye hitam 2 kubu, meski rakyat Tabalong saat itu masih ada debat sedikit mengenai Prabowo dan Jokowi dalam menunggu Pelantikan nya, tapi masalah tersebut tidak terlalu mempengaruhi lagi.
Pada tanggal 15 Juli 2014 Rahmah memberikan libur 2 hari untuk seluruh Anggota nya. Pada tanggal 23 Juli 2014 beberapa Angota Avril fans Fender Kru Panggung konser musik berangkat dalam Tour Konser Musik Rock Blackstar Avril Lavigne keliling Asean 2014. Pada tanggal 28 Juli 2014 Ormas Sumatera membuka rapat besar Tabalong yang mengundang banyak pihak, dalam rangka memrencanakan misi baru, dan sekaligus merombak tim mereka dan juga memperbaharui anggota nya, namun tidak banyak hal yang baru dari rapat tersebut, karena masalah yang dulu saja juga masih banyak yang harus di selesaikan, dan mereka juga berharap pemerintah baru ini bisa menangani masalah yang belum selesai tersebut, hal yang akan di lakukan juga pembentukan tim untuk melakukan pendidikan dan kegiatan sosial ke pelosok tabalong untuk mendidik rakyat Tabalong dan penyuluhan lain nya. Meski pilkada sudah lewat sultan bupati Anang belum juga ada menujukan rencana baru nya pada rakyat Tabalong, hal ini menimbulkan kebingungan orang-orang, bahkan ada dari sebagian kelompok yang sudah inggin berpaling dari Sultan Anang, gunjingan pendusta dan tidak menaati janji pun sudah mulai beredar di masyarakat, namun Sultan Anang masih tenang saja, tidak nampak pada diri nya sama sekali terpanguruh bermacam kabar, hingga pada tanggal 1 Agustus 2014 Sultan Anang mulai mengambil langkah nya, mulai melakukan perencanan perayan hari kemerdekan Indonesia. Sultan Anang nampak sekali berusaha memperbaiki nama baik pemerintah Jakarta di Tabalong, dan iya juga coba mengambalikan ke percaya rakyat Tabalong yang hilang terhadap pemerintah Jakarta, Sultan Anang menurut kami mengetahui bahwa rakyat Tabalong tidak terlalu senang dan peduli terhadap perayan hari kemerdekan Indonesia, karena sudah saya katangan berulang kali, akibat merasa kurang di hargai pemerintah Jakarta.
Pada tanggal 5 Agustus 2014 pemerintah daera dan Provinsi melakukan perbaikan jalan lintas Provinsi yang rusak di dua jalur bersamaan, dan ini adalah upaya untuk meredam konflik menjelang 17 agustus, dan terpengaruh nya pertikain 2 kubu pemerintah Indonesia di Jakarta, Jokowi vs Prabowo masalah perebutan jadi Presiden tersebut bisa di katakan hal ini adalah hal memalukan, Probowo tidak terima kekalahan telak sersebut. Dan Sultang Anang juga melakukan pembersihan kota bersama dan gotong royong aparat pemerintah dalam rangka menanam kembali Intergarsi di masyarakat Tabalong, namun sayang sambutan masyarakat terlalu dingin, bahkan ada gunjingan lagi, Sultan Anang mungkin anjing pemerintah Jakarta. Pemerintah daerah Tabalong juga meminta Avril fans Fender untuk mengadakan acara musik dalam menyambut hari kemerdekan, namun di tolak mereka, dan mereka memilih mengalang dana bersama Batalion 1008 untuk memberikan santunan pada mantan penjuang kemerdekan Daerah Veteran, membersikah makam Pahlawan. Sebenar nya Sultan Anang dan DPRD Tabalong ada mengusulkan agar memasang foster tokoh pahlawan kemerdekan Daerah namun tidak di gubris, tetap saja tokoh majapahit gambar nya, tapi untuk mencegahal hal yang tidak di inggin kan pemerintah Tabalong hanya memasang gambar tersebut di depan kantor mereka saja, karena jika di jalan-jalan bisa di lepaskan orang-orang atau cacian kasar mereka akan keluar nanti, Sultang Anang pun juga berusaha membuat acara yang cocok untuk merayakan hari kemerdekan Indonesia agar bisa di terima semua pihak rakyat Tabalong. Tidak lupa juga Sultan Anang dengan pemerintah Daerah membentuk Tim untuk melakukan kegiatan Pramuka pada tanggal 14 Agustus 2014, iya mengajak para pemuda, namun sayang sekali sambutan terhadap acara tersebut masih dinggin, para pemuda Tabalong lebih memilih ikut Ormas Sumatera, Avril Fans Fender dan Batalion 1008, hingga terselengara nya 17 Agustus 2014 yang tidak meriah, karena hanya kalangan pemerintah daerah dan elet pendukung pemerintah pusat saja serta sebagian rakyat Tabalong saja yang mereyakan nya.
Pada tanggal 20 Agustus 2014 Avril fans Fender Banjarmasin yang di seponsori oleh Telkomsel Indonesia kembali berbagi komputer gratis di pelosok Tabalong, mereka juga mengajari orang-orang dan suku dayak membaca berhitung dan mengoperasikan komputer, serta mengenalkan Internet, dan ini adalah upaya moderenisasi Kesultanan Banjarmasin Aceh. Tanggal 25 Agustus 2014 Ormas Sumatera mengadakan Rock Heroit Sarabakawa dalam angenda diskusi yang banyak melibatkan Mahasiwa Tabalong, dan mereka sepakat untuk melakukan exspedisi hutan Tabalong serta melakukan penelitian Alam, dan exspedisi ini akhir nya meributkan masalah lama yang tak terselesaikan ya itu penjarahan hutan, dan semula masalah ini tidak lah terlalu di ributkan masyarakat, tapi dengan ada nya Exspedisi tersebut masalah ini jadi besar dan menyeret banyak orang dan Industri seperti PT Adaro, hingga aparat pemerintah daerah. Dan Tidak tanggung Rahmah untuk menangani masalah ini langsung mendatangan tim Protokol Kyoto Jepang yang di bantu Avril Fans Fender Jepang.
Gambar Avril fans Fender Banjarmasin Aceh dan Ormas Sumatera dalam exspedisi hutan Tabalong
Exspedisi ini di mulai dari 6 September 2014 dengan beberapa senponsor yang mendanai nya, di mulai dari pengunungan Jaro, dan di dalam hutan mereka melihat semua penjarahan yang di lakukan, dan hal paling aneh yang di lihat mereka, ya itu TNI di Jalan lintas orang-orang yang membawa kayu ulin jarahan melakukan pemungutan uang, begitu juga dengan polisi, sedangkan pihak yang berhak bertidak dalam hal ini Dinas Kehutanan tidak terlihat batang hidung nya, dan hal yang lama di pertanyakan orang di Tabalong juga terjawab atas exspedisi ini, pertanyan tersebut mengapa TNI dan Polisi kadang bisa ribut dengan alasan yang tidak jelas, jawaban ternyata berebut wilayah totorial, pemungutan uang terhadap para penjahat penjarah hutan tersebut, dan bukti itu juga di perkuat dengan di wawancarai nya para pelaku penjarah hutan tersebut oleh Avril fans Fender, mereka menjelaskan, setiap hari mereka milintas dengan membawa kayu jarahan, TNI akan memberhentikan mereka, lalu mengacam mereka, lalu meminta pungutan pada mereka, dan si penjarah pun bersuara pada TNI, bahwa uang tersebut akan di serehkan pada polisi yang berjaga di depan nanti untuk jaminan kami tidak tertangkap, TNI menjawab, tidak penting serahkan saja uang tersebut pada kami, katakan pada polisi di depan kalian di jamin kami, dan si penjarah tadi mau, lalu dia melajutkan melintas sampai ke depan para polisi yang juga memberhentikan mereka mengacam dan meminta pungutan mereka, si penjarah menjawab seperti yang suruh TNI tadi, dan yang ada pertikain terjadi meski tidak nampak, dan pihak polisi yang sering mengalah, dan pada inti nya hal ini adalah pelangaran yang harus tindak, namun entah kenapa tidak di tindak oleh pihak yang bertangung jawab atas hal ini, bahkan surat laporan pertama Ormas Sumatera tidak di gubris pemerimntah Tabalong, namun Ormas Sumatera bersabar, dan coba mencari bukti lebih dalam lagi.
Dan dalam exspedisi ini juga bukan saja penjarahan kayu ulin yang di temui Tim, tapi penambangan emas liar yang begitu merusak sekali, tambang batu gunung, dan pasir yang sangat merusak sekali, dan dalam Exspedisi 1 bulan tersebut menemukan lebih dari 200 kejahatan penjarah dari berbagai pihak yang sangat sunguh harus cepat di tanggani. Tangga 11 oktober 2014 Ormas Sumatera dan mahasiwa Tabalong mengirim surat terhadap pemerintah Tabalong namun tidak di gubris nya pemerintah, dan tangga; 15 Oktober 2014 Ormas Sumatera mengirim surat laporan nya ke pemerintah Provinsi Banjarmnasin juga tidak di gubris mereka, maka akibat hal tersebut Avril fans Fender Banjarmasin Aceh sepakat mengambil tindak sendiri, dan meminta bantuan ke pada kawan-kawan Avril Fans Fender Jepang, yang pada akhir nya Avril fans Fender Jepang meminta bantuan dan injin pemerintah Jepang untuk mau memberikan Ijin pada Tim Protokol Kyoto ke Banjarmasin untuk meninjau lokasi, dan pemerintah Jepang mengijinkan dengan sarat tidak boleh ikut campur tim di pemerintah Indonesia, cuma hanya membantu Avril fans Fender Banjarmasin saja, dan pada tanggal 24 Oktober 2014 Tim Protokol Kyoto Jepang mendarat di Bandara Samsudin Nor Banjarmasin, dan Rahmah bersama Avril fans Fender Jepang memecah Tim Protokol Kyoto dan menyebarkan nya ke suluruh daerah Kalimantan untuk membuat Laporan nya, dan tanggal 29 Oktober 2014 Tim Protokol Kyoto Jepang sudah bekerja di Kantor Ormas Sumatera Musik Studio Rock JL Stadion Pembatan Tabalong, dan hal ini adalah salah satu hal penyebab rengang nya hubungan Ormas Sumatera dengan Sultan Anang.
Pertama Penelitian Protokol Kyoto di Tabalong di lakukan diam-diam tapi akhir nya di katahui juga, dan banyak Industri yang kawatir hal ini, karena hal tersebut bisa menuntup Industri mereka, PT Adaro, dan Pertamina di pones Tim Protokol Kyoto Japang melakukan banyak pelangaran dan pecemaran lingkungan, dan tambang batu bara PT Adaro sudah terlalu berlebihan merusak alam, dan yang pada akhir nya di kudeta Avril Fans Fender kembali. Memang sebelum Tim Protokol Kyoto ada, pemerintah Daerah Tabalong sudah mulai membatasi produksi Batu Bara PT Adaro, namun hanya kurang tegas dan main kucingan saja, dan di tahun 2010-2011 ada beberepa kelompok coba membatasi PT Adaro tersebut namun nihil. Tapi dalam kudeta ini pemerintah Daerah berpihak pada Ormas Sumatera dan Avril fans Fender dalam menekan Produksi batu bara PT Adaro. Hingga PT Adaro di paksa melakukan penanaman kembali hutan gundul oleh pemerintah daerah Tabalong, kusus nya dinas pertambangan dan DPRD. Dil lain lokasi orang-orang Saradang Tabalong tidak henti nya mengudeta PT Chonth Semen Cina, tak hayal blokade dan konflik pecah, dan belum ada upaya penangan, dan tuduhan utama PT Conht bersekongkol dengan pemerintah Jakarta menjarah Tabalong sama dengan Pertamina.
Pada tanggal 1 November 2014 baru ada gerakan Sultan Anang dalam memerintah Tabalong, iya mencoba menangani kecurangan pemerintah Jakarta di Daerah, meski juga Presiden Indonesia sudah berganti, masalah tersebut adalah kelangkaan nya minyak, sudah jadi pemandangan setiap hari panjang nya antrian kenderan mengantri minyak yang juga di batasi pemerintah Jakarta tersebut di SPBU Mabu'un perkelahian pun bukan hal baru, dan ini biyang keladi dari banyak masalah di Tabalong yang kaya minyak ini namu Tabalong sendiri susah mendapakan minyak tersebut. Kelangkaan minyak yang di manfaatkan banyak orang ini, pelangsiran, harga minyak di luar SPBU Mahal, Polisi terlibat juga dalam kejahatan ini, usaha demi usaha di lakukan Sultan Anang, dan hal ini juga terhindar nya iya dari tuduhan Anjing pemerintah Jakarta tersebut. Tidak jelas pelaku nya siapa dan kelompok mana, tapi pada November ini rumah Sultan Anang di lempari dengan karet, dan hal ini juga memancing petani karet Tabalong mulai mempertanykan dan menagih janji Sultan Anang yang mendokrak harga karet, karena sudah dapat di pahami Sultan Anang takaan mungkin bisa mendokrak harga Karet, kecuali iya melawan pemerintah Jakarta, dengan cara melakukan penjualan karet Tabalong ke Industri asing langsung, tanpa melalui banyak Industri dari Jakarta yang merugikan tersebut. Sultan Anang adalah orang ke dua setelah Pak Noor Aidi yang turun langsung ke lapangan dalam memerintah, Sultan Anang Tabalong bulan November ini selalu ke pasar Tabalong bicara dengan para pedagang, dalam upaya pengandalian harga sembako Tabalong, tapi kadang iya malu karena di samakan dengan Jokowi yang Blusukan di Jakarta.
Pada tanggal 21 November 2014 tepat pada Jam 07;00 waktu Tabalong, Persatuan Buruh Kerja Tabalong, Pemuda BLK Balimbing Tabalong, Pemuda Pancasila Tabalong, Barito Putra Barabai, dan Suku Dayak apel bersama di Depan Studio Musik Rock Avril fans Fender Sulingan Tabalong, dan setelah nya melakukan penyerangan terhadap PT Adaro, mereka meminta PT Adaro memberhentikan para buruh kerja Majapahit yang di angap merapas pekerjaan mereka di rumah nya sendiri, dan atas hal ini pemerintah Daerah Tabalong memilih bukam, kusus nya Sultan Anang dan DPRD, karena jika salah langkah patal, dan atas dasar tersebut, di penghujung tahun 2014 PT Adaro banyak memulangkan dan memutasi para buruh kerja Kalangan Majapahit, PLTU juga melakukan hal ini yang di lanjutkan dengan Pertamina, karena jika tidak di lakukan pembantai kaum Majapahit di Kalimantan tahun 1997 lalu akan terulang kembali, atau sama dengan pembatain madura pada tahun 2000 yang lalu. Dan perlu di ketahui masalah rasisme ini tidak berhenti sampai disini.
Pada tanggal 25 November 2014 Avril fans Fender bersama mahasiwa STIA Tabalong mengadakan pertemuan dengan masyarakat tabalong, kusus nya pedagang dan pengusaha Tabalong, dalam agenda untuk membahas memajukan ekonomi Tabalong yang selama ini di jajah pemerintah Jakarta tersebut, mereka dalam pertemuan tersebut sepakat untuk melakukan perdagang langsung dengan pihak negara asing, atau globalisasi perdagangan Tabalong, memang perdagangan Internasional sudah berlaku di Banjarmasin, karena keberanian pemerintah Provinsi Banjarmasin sendiri dalam melawan penjajahan pemerintah Jakarta tersebut, dan rakyat Tabalong ingin pasar Internasional tersebut juga ada di Kabupaten, agar naik nya harga karet dan lain nya, karena tidak melalui banyak proses yang rumit dan hanya menguntungkan pemerintah Jakarta saja, dan kesepakatan bersama untuk tidak bayar pajak pada pemerintah Jakarta yang hanya membangun pulau jawa dan Jakarta tersebut juga di setejui bersama, dan hari itu juga mereka sepakat untuk mengundang Koalisi Dagang Asean dan Frons Islam Asean ke Tabalong untuk membicarakan hal ini, dan pada Tanggal 1 Desember 2014 Koalisi dagang Asean, Frons Islam Asean di temani Rahmah datang ke Tabalong, dan tidak panjang lebar bicara, Koalisi Dagang Asean dan Fron Islam Asean setuju dalam pembentukan perdagangan Internasional di Tabalong seperti yang di rencanakan mantan Bupati Tabalong pak Noor Aidi. Dan mereka semua sepakat akan memualai perdangan Internasional Tabalong pada awal tahun 2015 nanti. Perlu di akui hal ini sebenar nya di ketahui pemerintah Daerah Tabalong sendiri, tapi mereka diam saja, karena apa yang di lakukan adalah untuk memajukan Tabalong sendiri, dan singkat nya Pemerintah Daerah mendukung nya, dan mereka akan terus melindungi mereka dari Pemerintah Jakarta yang perampok tersebut.
Pada tanggal 5 Desember 2014, Yamaha Motor Clup, dan Kawasaki Ninja Clup Tabalong Banjarmasin mengadakan pertemuan di Studio musik Rock Avril Lavigne Sulingan Tabalong, pertemuan tersebut merencanakan Even Balap motor untuk memeriahkan Tahun baru nanti di Tabalong, serta pencarian soponsor, di hari itu juga Ormas Sumatera langsung menghubungi pemerintah Daerah Tabalong dan meminta nya hadir juga dalam pertemuan tersebut, dan pihak pemerintah mau dan mereka langsung mingirim untusan nya ke markas Avril fans Fender di Sulingan Tabalong, dalam pertemuan kawan-kawan semua meminta sampaikan ke pada wakil pemerintah daerah ke DPRD dan Sultan Anang, agar memperbaiki sara olahraga Tabalong, dan ikut terlibat dalam peneyelangaran tersebut, dan setelah di sampaikan pemerintah daerah setuju dengan hal tersebut, namun dana tetap saja di tangan pemerintah Jakarta, apa lagi kata pemerintah daerah Tabalong saat itu menyampaikan ini menjelang tutup buku dana pemerintah Jakarta, tapi walau begitu juga kita akan buat Even tersebut bersama, dan hal ini menjadikan kawan-kawan hilang keraguan nya pada pemerintah Daerah Tabalong, dan sekali lagi pemerintah Tabalong terhindar tuduhan anjing pemerintah jakarta di depan mata rakyat Tabalong.
Pada tanggal 8 Desember 2014 ada sebuah kejadian langka terjadi di markas besar Studio musik Avril fans Fender di Sulingan Tabalong, kejadian tersebut adalah datang nya para angota polres Tabalong berkunjung, karena biasa kecuali ada hal penting baru Polres datang ke markas Avril fans Fender, tidak seperti TNI batalion 1008 yang angota setiap hari ada di studio musik Avril fans Fender untuk berkawan dan bermain musik bersama, atau berdiksusi biasa nya, dan Pada tanggan 8 desember 2014 perdana Polres dan TNI duduk bersama dan bermain musik santai di studio Avril Fans Fender, bahkan mereka berbagi makanan hingga turun ke jalan, entah apa yang terjadi, namun melihat hal ini rakyat Tabalong sangat senang sekali, apa lagi Ormas Sumatera, bahkan hari itu mereka berangkat bersama ke Saradang untuk membantu rakyat Saradang yang berkonflik dengan PT Chonth semen.
Gambar Batalion 1008 bersama Masyarakat Tabalong dan Ormas Sumatera menyerang PT Conth
Pada tanggal 18 Desember 2014 Rahmah sudah mempersiakan even musik Konser Rock untuk tahun baru di seluruh kabupaten Kalimantan dan Sumatera, yang di pelopori Batalion 1008, Kesultanan Aceh, Banjarmasin dan Kutai. pada tanggan 20 desember 2014 Sultan Anang mengadakan pertemuan di Pondopo bersinar Tabalong, membahas masalah ke amanan malam natal dan Tahun baru bersama, serta membuat acara untuk menghibur rakyat Tabalong. Dan menurut kabar beredar di pertemuan ini lah terjadi pembicara tetang mempolerkan media TV Tabalong untuk rakyat Tabalong agar tahu daerah nya, namun ada juga Kabar burung beredar, bahwa Presiden Jokowi lah yang membuat rencana pemepoleran media tv daerah atau radio, namun apa pun kabar nya, yang jelas hal tersebut masih di atas angin, karena dalam pertemuan tersebut yang di tegas oleh wartawan Avril fans Fender hanya membahas pelaksana pesta tahun baru, dan kebingungan akan mendatakan artis mana, atau mengadakan pesta agama islam, karena di Tabalong masyarakat nya multi golongan ini susah, jika musik Rock para pemuda, jika agama kaum tetua Tabalong berserta masyarakat elet lain nya, jadi agar adil kata bupati Anang, Acara musik di serehkan pada Ormas Sumatera, dan mereka para elet pemerintah akan menyelengarakan pesta agama islam saja bersama seluruh tokoh terkemuka Kabupaten Tabalong, dan semua setuju dengan hal itu, jadi semua pemuda dan mahasiwa akan berada di Gedung Sarakawa, atau di halaman kantor Ormas Sumatera, dan di Pondopo acara kaum tetua Tabalong, dan hal ini sontak membuat pemuda Tabalong tercengan pada Sultan Anang, karena jarang-jarang ada Bupati yang menghargai pemuda dan menyamakan dengan golongan tua, dan atas dasar ini, kerengan Ormas Sumatera kembali marapat.
Di Kantor Berita Kanada Iran di Aceh, pada tanggal 27 Desember 2014 Sultan Aceh meminta Rahmah, untuk memasang gambar Presiden Jokowi dengan gaya Rocker tersebut di seluruh panggung Konser Rock tahun baru di Kabupaten Kalimantan, dan mengenalkan presiden baru tersebut ke pada para pemuda daerah, serta Rahmah di minta Sultan Aceh membuat naskah mengenai rencana Presiden Jokowi untuk Daerah, dan Rahmah setuju, dan ini adalah upaya Intergrasi pemuda Kalimantan oleh Sultan banjar dan Aceh, agar Jokowi di terima dengan tulus di kalangan pemuda.
Gambar presiden Jokowi Dengan Gitar Bass nya
Dan di ujung Tahun 2014, atau pada tanggal 29 Desember 2014 libur tahun baru di mulai, dan hal ini ternyata menjadi masalah bagi pemerintah, baik pusat, daerah, dan Provinsi, karena Jalanan rusak, baik jalan kota atau jalan lintas Provinsi di Kalimantan, liburan pun tergangu, sekaligus juga mengangu pendapatan Industri Tranportasi karena jalan rusak tersebut, di tambahi lagi penataan kota yang kurang bagus, yang di angap rakyat Tabalong semborono, tidak sesuai dengan nama Tanjung Bersinar, dan hal ini cukup memalukan, dan akibat hal ini juga Industri perhotelan Tabalong kusus nya Hotel Aston juga ikut bersuara bersama Ormas Sumatera, karena Jalan lintas Provinsi yang berada tepat di depan Hotel Aston itu rusak parah, becek, kotor, debu dan sebagai nya, timbul angapan pengunjung nya, apa ini Aston Tabalong yang di ceritakan mewah tersebut, masa di depan hotel berbintang macam Aston Jalan di depan nya rusak parah, apa yang sebenar terjadi, dan siapa yang lalai dalam hal ini, dan begitu juga dengan pihak Industri Tranportasi baik Industri Tranpotasi Tabalong atau luar, yang juga ikut Ormas Sumatera, dan ke ikutan Industri Tranpotasi ini sebenar nya sudalah lama, tapi hanya puncak nya saja di akhir tahun 2014 ini, sedangkan pajak pada Industri sangat besar di tarik pemerintah, tapi tidak sesuai dengan pembangunan yang ada di lapangan, dan gila nya lagi masalah ini juga berlarut lagi, dan yang ada hanya saling menyalahkan, atara Pemerintah Daerah, Provinsi dan Pusat. Dan di Akhir Tahun ini juga tidak ada nya tanda-tanda pemerintah Tabalong merencanakan misi nya untuk tahun 2015 yang sudah akan di jelang tersebut.
Singkat kata, di Awal tahun 2015, atau tanggal 1 Januari 2015 Avril fans Fender dan Ormas Sumatera kembali melakukan rapat untuk misi selanjut dalam berjuang untuk Tabalong, di hari itu sangat banyak di bahas permasalah masyarakat Tabalong dan pemerintah nya, dan hanya sedikit masalah lama yang terselesaikan saja, dan masalah belum terselesaikan akan di lanjutkan kembali di 2015 ini. Dan pada tanggal 2 Januari 2015 Ormas Sumatera dan Avril fans Fender mengadakan diskusi bersama tokoh-tokoh rakyat Tabalong, dan menanyakan mereka, apa saja masalah nya dengan pemerintah, dan agar pemerintah bisa dengan damai menjalakan tugas nya.
Pada tanggal 5 Januari 2015, Avril fans Fender bersama Ormas Sumatera kembali melakukan Rapat bersama Koalisi dagang Asean, dan Fronst Islam Asean dalam membahas hal kemarin, ya itu perdangan Internasional di Tabalong untuk mendoktrak ekonomi Tabalong sendiri, dan hari itu mereka membicarakan kapan akan di buka nya pasar bebas tersebut, dan dampak apa saja yang akan di timbulkan nya, dan masalah apa yang akan di hadapi baik dari Masyarakat Tabalong, Pemerintah Daera, Provinsi, dan Jakarta. Dan dalam rapat tersebut di setujui dengan membuka pasar bebas tersebut di mulai dari tanggal 2 Febuari 2015 ini, dan sepakat bersama dalam melawan pemerintah Jakarta yang coba menjajah nya, serta merampok uang pajak nya untuk membangun Jakarta dan Pulau Jawa saja. Dan hari itu juga di tunjuk nya pimpinan yang akan memimpin perdagang bebas tabalong tersebut, dan orang yang terpilih dalam persetujuan bersama adalah Sumantri Nusation pakar ekonomi dan perdangan dari Palembang. Sebenar nya pemerintah Daerah tahu, cuma mereka tutup mata dan telinga, karena ini demi ke pentingan pembangunan Tabalong sendiri, karena juga jika tidak melakukan ini, Tabalong lambat maju nya, yang ada perampokan uang pajak dari pemerintah Jakarta saja.
Di awal tahun 2015 ini juga pecah nya kembali konflik antara masyarakat Tabalong dengan PT Conth semen Cina, karena PT Conth Cina selalu melangar peraturan ya itu melintas jalan yang seharus nya tidak di lintas mereka, karena hany mengangu banyak orang saja, itu akibat dari Truk muatan beran mereka yang merusak jalan masyarakat Tabalong, dan pada hari itu Tanggal 10 Januari 2015 masyarakat Tabalong memblokade jalan untuk semen Conth tersebut, bahkan menyandara nya, dan Polres Tabalong membela masyarakat Tabalong, Polres Tabalong bergabung dengan masyarakat menangkap Truk Semen Conth yang melangar peraturan tersebut, atas hal ini masyarakat Tabalong sangat segan dengan Polres Tabalong, blokade ini juga tidak hanya terjadi di Tabalong tapi juga di Balangan, suku dayak di komando Ormas Sumatera memblokade dan menyandra truk semen Conth di daerah Halung Balangan, dan aneh nya masalah ini selalu berlarut-larut tanpa ada penyelesan pemerintah Pusat Jakarta, karena pemerintah Tabalong berpihak pada rakyat nya, tapi pemerintah daerah terbatas kekuasan nya, karena Conth adalah persekongkolan Komporasi Pemerintah Jakarta masalah pajak.
Gambar Masyarakat Tabalong bersama Polres Tabalong dalam menangkap Truk semen Conth Cina
Dan dari tanggal 15 Januari 2015 baru ada rapat pemerintah Tabalong untuk menentukan rencana nya, yang mana Sultan Anang sudah mulai di tagihi janji oleh rakyat nya, namun rapat tersebut belum membuahkan hasil. Baru pada tanggal 25 Januari 2015 Pemerintah Tabalong mulai memberikan pemberitahuan rencana pembangunan mereka, dan dalam kesepakatan ini Sultan Anang lebih memfokus pembangunan pada daerah desa-desa Tabalong seperti di Mahi, Aggung, Harui, Muara Uya, Kambang Kuning, Jaro, dan daerah pahuluan Tabalong, memang hal ini pertama tidak terjadi masalah, tapi saat berjalan rencana tersebut maka masalah-masalah rumit menghantam pemerintah Tabalong kusus nya Sultan Anang. Bupati Sultan Anang dari hari itu selalu belusukan ke desa-desa Tabalong untuk mendergarkar masyarakat desa. Dan pada tahun 2015 ini pemerintah Tabalong mempromosikan media TV Tabalong untuk masyarakat Tabalong, media TV Tabalong ini di pakai untuk mempublikasikan kebijakan pemerintah daerah, serta pemberitahun bermacam masalah di Tabalong, namun hal ini ada sebuah hal yang menganjal, siapa di balik ide TV Tabalong tersebut, apakah pemerintah daerah atau Jokowi, karena kedua nya sama mengakui hal ini, tapi masalah itu tak mengapa, dan siapa pun yang melakukan nya tidak terlalu penting, dan yang penting hal ini sudah membuat kemajuan Tabalong sendiri, masyarakat berterima kasih atas hal ini. Pada tanggal 28 Januari 2015 terjadi keributan kembali di SPBU Mabu'un akibat antrian kenderan yang panjang sekali, dan masalah ini selalu berlarut-larut tidak di selesaikan, hal ini adalah salah satu masalah yang membuat nama pemerintah Jakarta dan Pertamina buruk di hadapan rakyat Tabalong, karena Tabalong kaya minyak, tapi kenapa minyak langka di Tabalong, dan dugan masyarakat Tabalong dalam hal ini, minyak Tabalong di jual pemerintah Jakarta ke luar negeri, dan menyengsarakat rakyat Tabalong.
Dan tepat pada tanggal 1 Febuari 2015, seperti yang saya sudah katakan di atas tadi, Koalisi dagang Aesan bersama Frons Islam Asean mengadakan rapat kembali di Tabalong bersama penguhsaha dan Industri lokal Tabalong, dan rapat ini di pimpin Sumantri Nusation ketua Koalisi dagang Asean untuk Tabalong. Dan dalam rapat ini mereka mengulangi bahasan resiko apa yang akan mereka dapat jika membuka pasar bebas tersebut, dan menanyai ulang pihak yang terlibat, ini hanya untuk memastikan saja, semua rencana pada jalur nya sudah, dan dalam rapat tersebut Sumateri Nusation bersama Avril fans Fender Banjarmasin memerintahkan pada semua orang kaya dan pengusaha Tabalong dan lain nya agar menarik semua uang mereka yang di simpan di Bank-Bank Indonesia secara sedikit-demi sedikit agar tidak nampak oleh pemerintah Jakarta, dan uang tersebut di pindahkan ke Bank Asing di luar negeri, sebelum Pasar bebas di buka pada tanggal 5 Maret 2015, hal ini di lakukan agar aman dari perampokan pemerintah Jakarta yang berkedok pajak tersebut, dan juga hal ini mengurangi nya kekuasan pemerintah Jakarta terhadap Industri loka daerah, karena jika uang berada di Bank resmi Indonesia, pemerintah Jakarta juga bisa membekukan aset kawan-kawan pengusaha dan Industri, dan tidak banyak tanya kawan-kawaan pengusaha dan Industri lokal daerah langsung melakukan perintah tersebut, dan pemerintah daerah Tabalong, seperti DPRD dan Sultan Anang mengetahui hal ini, cuma mereka diam saja, karena ini untuk kemajuan Tabalong, dan alasan lain juga atas pembiaran oleh Sultan Anang terhadap hal ini karena iya sadar dan merasa terbantu sekali, dengan ada nya pasar bebas di Tabalong maka harga karet akan naik dan mahal sekali, dan hal di anggap Sultan Anang iya melunasi Janji nya pada petani karet tersebut. Dan perlu di katahui juga, 40% Industri Tabalong tidak membayar pajak nya pada pemerintah Jakarta, dan memberikan uang pajak yang akan di bayarkan tersebut untuk membantuk rakyat Tabalong yang tersisihkan, dan membantu pembangunan sekolah darurat di pelosok Tabalong tersebut, dan kadang juga di berikan ke pada pemerintah Daerah, tapi dengan perjanjian uang itu tidak boleh di seturkan ke pemerintah Jakarta, karena hanya memperkaya mereka saja di sana, dan sedangkan kita kata para pengusaha Tabalong, banting tulang, kurang tidur dan lain, tidak tahu siang malam lagi bekerja mencari uang tersebut, dan pemerintah Jakarta seenak nya merampas nya, dan membangun pulau jawa dan Jakarta saja, bahkan banyak pembangunan terbenkalai di Tabalong ini.
Pada tanggal 8 Febuari 2015, Avril fans Fender Banjarmasin dan Jepang berdiskusi bersama tokoh rakyat Tabalong dan di hadari juga oleh wakil pemerintah daerah Tabalong, diskusi bersama tersebut membahas penekanan terhadap produksi batu bara PT Adaro Tabalong yang dulu sempat di tekan, karena PT Adaro sudah keterlaluan dalam merusak Alam Tabalong, dan bukti kerusakan tersebut sudah ada di Proyek Protokol Kyoto Avril fans Fender, yang dulu juga tidak gubris pemerintah baik pusat dan daerah, dan dalam duiskusi ini Avril fans Fender bersama tokoh rakyat Tabalong terang-terangan menunduh Pemerintah daerah dan pusat melakukan persekongkolan dalam menjarah Tabalong, dan PT Adaro sudah pasti menyuap pemerintah Daerah, dan alasan ini kata nya Avril fans Fender laporan Ormas Sumatera kemarin tidak digubris pemerintah. Dan wakil pemerintah daerah yang hadir dalam diskusi tersebut untuk menghindari tuduhan dan takut akan terjadi suatu yang akan di lakukan Avril fans Fender bersama tokoh rakyat Tabalong, mendukung Avril fans Fender, dan balik menyalahkan ke PT Adaro tersebut, dan di tambah lagi kelalain tim pemerintah Tabalong dalam mengawasi PT Adaro kata wakil pemerintah daerah, dan Avril fans Fender membalik lagi kata wakil pemerintah Tabalong tersebut, itu bukan tindakan ke lalain Tim pemerintah Tabalong dalam mengawasi PT Adaro, tapi mereka yang mengawasi pasti di suap PT Adaro agar membuat laporan palsu, dan tidak menutup kemungkinan semua lembaga pemerintah di suap PT Adaro tersebut, dan untuk meyakikan Avril fans Fender dan tokoh rakyat Tabalong, wakil pemerintah daerah menelpon DPRD Tabalong, untuk meminta ijin melakukan pertemuan bersama lagi malam besok nya, untuk membahas hal tersebut, dan DPRD memberikan ijin tersebut, dan semua sepakat besok malam akan di adakan pertemuan kembali di studio musik Avril fans Fender di Sulingan Tabalong.
Singkat kata Pertemuan di lakukan kembali, dan para pentinggi pemerintah hadiri dalam diskusi tersebut. tidak panjang lebar Avril fans Fender langsung meminta bukti pada pemerintah Daerah jika mereka tidak terlibat dalam kasus PT Adaro tersebut. Wakil pemerintah pun angkat bicara, kata nya, kami tidak menampik tuduhan Avril fans Fender mengenai kasus PT Adaro bisa melakukan suap entah dengan siapa di Tabalong ini, tapi kami pemerintah daerah kekuasan nya terbatas, karena PT Adaro langsung ke Pemerintah Jakarta, dan pemerintah Jakarta lah yang bertangung jawab hal ini, kami sudah coba semaksimal mungkin melakukan nya, tapi jika Avril fans Fender masih meragukan pemerintah daerah, kami siap kalian awasi dari sekarang, dan kami juga ikut kalian menekan PT Adaro, singkat nya kita bergabung saja melawan nya, dan kita selidiki bersama siapa yang dapat PT Adaro di Tabalong ini, jadi bagai mana Avril fans Fender sepakat atau tidak kata pemerintah daerah? dan dengan tegas Avril fans Fender langsung sepakat, dan besok kata nya kita akan memulai nya, oke kata pemerintah Daerah. Dan hal ini membuat Avril fans fender lebih dekat terhadap DPRD Tabalong dari pada dengan Sultan Anang.
Pada tanggal 11 febuari 2015, Kesultanan Aceh dan Banjarmasin rapat besar bersama GAM Aceh, OPM Papua, dan seluruh Pendukung Jendral Wiranto TNI Aktiv dan simpatisan Partai Hanura, Frons Islam Asean, Koalisi Dagang Asean, Kesultanan Ternanti dan Tedore, Kesultanan Kutai, Negara Federasi Sumatera, dan Persekutuan Tanah Melayu, sepakat memutuskan dukungan nya ke pada Presiden Jokowi, dan menyatakan perang dingin, dan hal tersebut di karena kan Presiden Jokowi Berkawan penjajah Amerika Serikat dan bank lintah darat IMF, tersebut, bahkan Nasdem pun di musuhi Hanura Wiranto, dan kesepakatan bersama penumpasan besar-besar terhadap seluruh pendukung Jokowi di Daerah. Dan sultan Aceh menyebut Jokowi ceroboh, karena sudah tahu bahwa rakyat Indonesia Anti Amerika Serikat penjajah tersebut, kusus nya orang Muslim, karena Amerika Serikan memfitnah Islam teroris, penjajah timor tengah dan lain sebagai nya, dan seperti yang di nyatakan oleh pendukung Jendral Wiranto, bahwa biangkeladi konflik panjang Indonesia dan Timor lesti tersebut buatan Amerika Serikat yang mengado domba untuk menjual senjata nya dengan tuduhan pembentukan negara komunis, dan banyak TNI yang tak berdosa gugur berjuang, dan masalah lain lagi. Dan pada tanggal 11 febuari 2015 ini juga Sultan memberikan kamando Avril fans Fender Banjarmasin menumpas pendukung Presiden Jokowi di Tabalong yang di bantu Partai Hanura Jendral Wiranto, Batalion 1008, dan pemuda pancasila.
Dan atas dasar tersebut juga, banyak Industri Amerika Serikat di Kalimantan di serang Ormas Sumatera, dan di Tabalong, Proyek pembangunan PLTU yang melibatkan pihak Kontraktor Kontroksi Amerika Serikat di usir Ormas Sumatera bersama pendukung Wiranto, di Papua, OPM Papua menupas pendukung Jokowi yang di kaitkan dengan Maling emas Papua PT Freeporst.
Tanggal 13 febuari 2015 Avril fans Fender Iran Persia dan Canada untusan pemerintah Canada dan Iran mendarat di bandara Samsudin Nor Banjarmasin, dan kunjungan ini untuk mempererat hubungan dengan kesultanan Banjarmasin Aceh, dan juga perencana pembangunan Proyek Luar Angkasa Iran Canada 2022 nanti di Theran Iran, dan pembangunan gedung penelitian luar angkasa di Tabalong yang masih kekurangan dana pembangunan tersebut, kunjungan ini juga rencana pembangunan Industri pembuatan Gitar Fender Telecaster di Banjarmasin. Dan kawan-kawan Avril fans Fender Iran Canada ini juga mengunjungi Tabalong, tanggal 18 febuari 2015 Avril fans Fender Iran Canada bersama Rahmah mendara di Bandara Warukin Tabalong, dan melangsung konser musik Rock Endergrons di gedung Sarakawa Tabalong, dan kunjungan ini pada akhir nya menjadi sebuah konflik panjang lagi, antara pemerintah daerah dan pemerintah Jakarta, akibat Rakyat Tabalong malu dengan orang-orang Iran dan Canada berkujung ke Tabalong, Kota Tabalong menjadi gunjingan, dan kekayaan Tabalong di pertanyakan. Tabalong di kenal dunia Internasional adalah wilayah kaya minyak, batu bara, karet dan buah langsat nya, tapi pada kenyatan berlawanan, kota Tabalong sangat buruk sekali, minim pembangunan, baik pembangunan pasilitas umum dan lain nya, tidak sesuai dengan penghasilan daerah yang besar, dan kata nya bagai mana para promotor balapan race dari Jepang membuat even untuk meramaikan kota Tabalong kalau sercuit nya rusak parah, dan bagai mana para promotor sepak bola membuat even nya di Tabalong jika lapangan bola nya rusak, dan bagai mana para turis asing mau berkunjung berwisata ke Tabalong kalau banyak jalan-jalan rusak terbengkalai, wilayah wisata yang tidak di urus, dan lain sebagai nya. Dan atas pernyataan itu di lontarkan, rakyat Tabalong bagaikan sebuah luka parah yang di kasih garam sama cabai dan pendih nya tidak terbendung lagi, pemerintah daerah yang malu juga menuding pemerintah Jakarta lagi yang merampok kekayan Tabalong tersebut, dan singkat nya, ini menjadi benar-benar konflik panjang Ottonomi daerah lagi, dan menimbulkan masalah baru lagi, bahkan dalam pernyatan di markas Ormas Sumatera dan Batalion 1008 siap memerdekan Banjarmasin dari Indonesia asalkan Pemerintah daerah Kalsel mendukung nya, dan mereka juga menyatakan mereka siap dan rela mati demi Banjarmasin yang di cintai ini. Dan dari hal tersebut itu juga pada akhir nya banyak melahirkan gerakan Separatis Baru, bahkan Gerakan Separatis yang sudah lama non aktiv menjadi aktiv kembali di buat hal tersebut, dan hal tersebut juga membukan rahasia penjajahan pemerintah Jakarta di Tabalong, karena banyak orang di Tabalong yang tidak sadar penjajahan pemerintahan Jakarta ini, menjadi sadar atas hal tersebut, dan Avril fans Fender Banjarmasi, Canada, Iran dan Aceh sekali lagi membuat kemajuan masyarakat Tabalong, dan atas dasar ini, Kesultanan Banjarmasin Aceh memberikan penghargan lagi ke pada Rahmah, karena jika iya tidak mengajak Avril fans Fender Canada Iran itu ke Tabalong, maka kesadaran masyarakat Tabalong tidak akan secepat itu, dan atas kunjungan ini juga Masyarakat Batu Kajang melancarkan serengan nya ke pemerintah Jakarta, untuk meminta ottonomi daerah, Ya itu menjadikan batu kajang Kabupaten lepas dari Grogot, atau melanjutkan misi mantan bupati Tabalong Pak Noor Aidi, segi tiga emas.
Tanggal 21 Febuari 2015, Tokoh Masyarakat Kalua, Pamarangan, dan kota Tabalong mengelar pertemuan di Markas Ormas Sumatera di JL STADION PEMBAATAN TABALONG, depan perpustakan Arsip Dukomen Tabalong, atau jelas nya Studio Musik Rock Fender Telecaster Avril Lavigne Tabalong, pertemuan ini terjadi akibat dari 2 hal, pertama masyarakat kota Tabalong menuntut ke adilan ke Sultan Anang, dan ke 2 atas dasar hal gunjingan Avril fans Fender Canada dan Iran mengenai Tabalong, Pertemuan ini sangat panjang membahas ke boborukan Sultan Anang, yang di angap pro golongan, atau membangun desa-desa yang dulu memenangkan iya dalam pemilihan Bupati Tabalong, dan sedangkan kota dan desa-desa yang tidak memenangkan Sultan Anang Waktu pemelihan tersebut tidak di bagun nya, bahkan dalam pertemuan ini mereka menuduhkan Sultan Anang korupsi uang pembangunan Rumah Sakit Tabalong tersebut, dan tidak tertingal juga tuduhan Sultan Anang adalah anjing pemerintah Jakata, hal yang di takutkan Sultan Anang juga terjadi ya itu terlibat nya kaum Ulama Islam dalam penuntutan Ottonomi daerah tersebut, yang mana kelompok Ulama pimpinan Aceh tersebut mempertanykan pembangunan Jalan di area Guru Danau, atau sentral agama Islam di Tabalong tersebut. Pada tanggal 22 febuari 2015 Ormas Sumatera menyatakan menghentikan dukungan nya pada Sultan Anang, dan lanjutkan oleh pemuda Pancasila dan tokoh adat Tabalong, dan di media Sultan Anang di tuduh anjing pemerintah Jakarta, persekongkolan penjarahan Tabalong untuk membangun Jakarta, memperkaya para mentiri, Presiden Jokowi, DPR, dan MPR Jakarta, dan fase ini kekeruhan terjadi di Tabalong, meski begitu Sultan Anang masih tenang-tenang saja mendapat tekanan ini, PT Adaro pun mulai menjaga jarah nya pada Sultan Anang, karena takut di libatkan kembali seperti pada masa rezim Rahman Ramshi dulu.
Gambar Avril fans Fender Canada Berkunjung Ke Tabalong di Markas Avril Fans Fender
Entah siapa yang memulai nya dulu tidak jelas sama sekali, timbol nya tuduhan korupsi Polres Tabalong, ini akibat mahal nya pajak motor dan mobil, pembuatan SIM dan lain nya, sedangkan jalanan rusak parah tidak di perbaiki jua, dan sebab lain gencar nya razia kenderan oleh satuan latas Tabalong, dan atas hal ini juga Polres Tabalong di beritikan di media, Polres Tabalong anjing pemerintah Jakarta yang menjarah Tabalong. Tanggal 28 Febuari 2015 di SPBU Mabu'un kembali pecah orasi yang berujung Pertamina di tuduh tanpa henti nya, dan yang mendahuli ribut tersebut adalah Satuan Batalion 1008 bersama Pendukung Wiranto, hal ini di sebabkan akibat langka nya minyak yang tidak juga di urus, masalah ini berlarut-larut tanpa penyelesain dari rezim SBY tersebut, para Industri kecil juga di haruskan memakai Solar Industri yang begitu mahal nya tidak ketulungan tersebut, dan hal ini yang pada akhir nya menjadi terbongkar nya penyelundupan minyak Tabalong, yang di masa depan nanti di kepung Avril fans Fender atas perintahb Sultan banjar dan Aceh, pengepungan di bantu Batalion 1008, Polres Tabalong, Pemuda Pancasila, dan tokoh adat Tabalong.
Pada tanggan 1 Maret 2015, Koalisi Dagang Asean dan Fron Islam Asean, bersama Kesultanan Aceh Banjarmasin, pemuda Pancasila, Organisasi Melayu dayak, serikat dagang banjar, persatuan Industri Tabalong, meresmikan Pasar bebas Tabalong yang mengelar konser Rock Endergrons di markas Pemuda Pancasila Sulingan Tabalong atau gedung juang Tabalong, dan Koalisi dagang Asean secara resmi berkantor di Studio musik Rock Avril Lavigne Sulingan Tabalong, Pembukan globalisasi ini di sambut hanggat oleh masyarakat Tabalong, dan perlu di akui, meski pemerintah daerah tidak hadir di peresmian tersebut, mereka mendukung nya dengan cara merahasikan dari pemerintah Jakarta, dan dinas pajak Tabalong yang pro daerah juga berdiam, karena tidak ada pilihan lain lagi demi kemajuan Tabalong, karena jika takut maka pemerintah Jakarta akan terus menjajah Tabalong, dan dukungan Batalion 1008 yang membuat berpikir 2 kali, karena kapan saja pemberontakan akan bisa terjadi, jika saja di banjar ada komando tersebut, gerakan separis yang menunggu pihak pemerintah provinsi yang jika me ijinkan tindakan tersebut, maka konflik akan pecah. Tanggal 3 Maret 2015, tidak di sangka dan rencanakan, tepat jam 08;00 pagi waktu Tabalong, masyarakat saradang dan suku dayak tiba-tiba berkumpul di Studio Avril fans Fender Sulingan Tabalong, dan tidak lama kemudian datang 2 buah truk Bataliom 1008, dan 2 truk polres Tabalong, dan ternyata mereka menjeput Ormas Sumatera untuk melakukan pengepungan dan Blokade Truk PT Conth, hal ini terjadi akibat jembatan di Saradang putus akibat PT Conth, tidak tanggung pembelokadean tersebut, mereka mengebok pintu gerbang PT Chonth, dan meminta paksa PT Chonth untuk segera memperbaiki jembata putus tersebut, dan akibat ke tidak sabaran masa, mereka merampas semen Conth dan memakai nya untuk membangun kembali jembata darurat sementara, dan perudingan 8 jam lama nya berbuah hasil PT Conth akan bertangung jawab, dan masa pun bubar kembali, tapi yang perlu di garis bawahi, mengapa masalah PT Conth ini berlarut-larut sepeti masalah Pertamina, dan tidak ada upaya penyelesain kasus ini, pada hal korban jiwa berjatuhan sudah, dan perlu di Akui pemerintah daerah hanya saling menyalahkan saja dengan pemerintah Provinsi Banjarmasin, dan kasus PT Conth ini bukan saja terjadi di Tabalong, tapi terjadi di Balangan, Barabai, Rantau, dan lain nya, di mana truk-truk berat mereka beroperasi dan merusak jalanan umum yang sangat mengangu banyak kepentingan orang banyak.
Gambar Batalion 1008 dan Polres Tabalong, Ormas Sumatera, Masyarakat Tabalong mengepung PT Conth
Pada tahun 2015 ini meledak nya masyarakat Tabalong yang termotivasi oleh Avril fans Fender, karena pada tahun 2015 ini lah serangan-serangan paling banyak dan exstrim di lancarkan, dan bahkan Sultan Anang pun inggin di gulingkan, kemarahan terhadap pemerintah Jakarta yang meluap-luap di Tabalong, sudah jadi pemandangan setiah hari, ada sekelompok orang yang mengijak-injak photo presiden Jokowi, menghina DPR Jakarta, pemerintah daerah tidak bisa melarang nya lagi, karena jika di larang maka bisa terjadi kekacaun lagi, dan pada tanggal 20 Maret 2015, masyarakat kota Tabalong sepakat mingirim wakil ke Studio Avril Lavigne, untusan tersebu meminta Avril fans Fender untuk mempertemukan mereka menghadap Sultan Banjar Aceh, ini di lakukan masyarakat kota Tabalong karena meminta dengan pemerintah daerah tidak di gubris mereka, dan tidak ada alternativ lain kecuali pada Sultan, Avril fans Fender pun menyetujui nya, esok hari nya tanggal 21 Maret 2015 utusan sudah di Banjarmasin dan menghadap Sultan, untusan juga menyapaikan aspirasi masyarakat kota Tabalong, yang permintan nya untuk menyerang Sultan Anang dan PT Adaro dan Pertamina besar-besar, dan Sultan pun mengabukan nya, pada Tanggal 25 Maret Sultan Banjarm memberikan Komando pada Rahmah, dan meminta Rahmah tinggal di Tabalong sementara untuk menyelesaikan kasus tersebut. Dan pada Tanggal 30 Maret Rahmah berdiskusi dengan Batalion 1008, Polres Tabalong untuk melakukan orasi damai, menekan Sultan Anang agar memperbaiki nya jalan-jalan kota Tabalong, dan Batalion 1008 sepakat, begitu juga Polres Tabalong, tapi di lihat dari wajah anggota nya Polres Tabalong kelihatan tidak setuju dengan hal tersebut, tapi apa mau di kata lagi kalau demikian kenyatan nya.
Tanggal 1 April 2015 Ormas Sumatera sudah melakukan penyerangan terhadap Sultan Anang, mereka berorasi keliling kota Tabalong seharian penuh, Ormas Sumatera tidak kenal lelah dalam orasi nya, mereka melakukan bermacam cara melakukan, media-media pun membantu mereka, radio dan TV Tabalong ikut mondar mandir di kota Tabalong mengikuti Ormas Sumatera, dan hanya dalam waktu 5 hari saja, Ormas Sumatera sudah banyak mendapat dukung berbagai ormas-ormas baik ormas Tabalong dan Luar Tabalong, para tetua adat dayak pun juga melakukan nya, bahkan suku dayak membubarkan pengeboran PT Pertamina, kecacuan terjadi di kota Tabalong. Tanggal 25 April 2015 Avril fans Fender melancarkan Protokol Kyoto pada PT Adaro, dan secara resmi menekan PT Adaro, serangan demi serangan di lancarkan, pemintan damai PT Adaro di Tolak Avril fans Fender, Ormas Sumatera kembali menyandra alat berat Pertamina, Ormas Sumatera juga mengajak petani karet melawan Sultan Anang, dan pada inti nya, pada masa itu Pemerintah Daerah begitu tertekan, kekeruhan terjadi di mana, dan pemerintah daerah bingung mau bertindak apa, karena jika salah langkah maka resiko besar akan datang pada mereka.
Gambar Ormas Sumatera dan Pasukan Dayak Tabalong Menyamdra Truk Pertamina, dan Menjarah Solar nya yang di jual untuk memperbaiki jalanan rusak di Tabalong
Gambar Ormas Sumatera dan Pasukan Dayak Tabalong Menyamdra Truk Pertamina, dan Menjarah Solar nya yang di jual untuk memperbaiki jalanan rusak di Tabalong
Pada tanggal 2 Mei 2015 PT Pertamina mengirim utusan nya ke Studio Musik Avril Lavigne Sulingan, dan membawa hadiah 1 Set Fashion Avril Lavigne Alstar dan Cover yang di beli dari Canada, dengan tanda tanggan Avril Lavigne untuk Rahmah, dan ini upaya damai dari Pertamina yang sudah terpojok oleh serangan suku Dayak, Fashion di terima Rahmah, namun Damai tidak di dapat PT Pertamina, dan sedangkan PT Conth coba melobi damai dengan Sultan yang juga gagal,. PT Adaro mengiri untusan pada tanggal 10 Mei 2015 ke Markas Ormas Sumatera, dengan mambawa dana Bantuan pembangunan Arena Skeatboar dan Sepatu Roda, dana di terima Ormas Sumatera, dan Arena Skeartbor di bangun di Gedung Sarabakawa Tabalong, dan pembangunan tempat latihan panjat tebing di muka Markas Ormas Sumatera, namun PT Adaro tidak menerima damai tersebut, dan sedangkan Sultan Anang mengunakan jasa para Ulama Islam untuk melobi Sultan agar Avril fans Fender berhenti mengudeta nya, namun sial di tolak juga, bahkan pembangunan Rumah Sakit di pertanyakan Sultan. Pada tanggal 15 Mei 2015 Batalion 1008 dan Ormas Sumatera membentuk Tim untuk menyelidiki ke mana minyak Tabalong, dan mengapa minyak Sangat Langka sekali, dan atas dasar ini Presiden Jokowi selalu di hina rakyat Tabalong, dan Polres Tabalong juga di ikutkan dalam penyelidikan tersebut, benar-benar Aneh minyak langka, sedangkan Tabalong penghasil minyak kata Batalion 1008 Tabalong. Batalion 1008 memeriksa semua SPBU Tabalong, namun belum ada kecurangan yang mereka temukan, dan maka dari itu Tim Batalion 1008, meminta Rahmah membentuk Tim untuk di susupkan ke PT Pertamina, PT Adaro, dan Pemerintah Daerah, dan Rahmah Sepakat, pada tanggan 30 Mei 2015 Tim sudah di susupkan, dan Tim ini lah yang akan membungkar kasus penyeludupan minyak Tabalong.
Kita ke Jakarta sebentar. Presiden Jokowi sudah benar-benar merasakan dampak dari serengan penumpasan dukungan dari kesultanan Aceh, Presiden Jokowi mendapakan bermacam tuduhan di berbagai di Daerah, dan sementara di Jakarta tim Jokowi menuduh DPR terlibat dalam penumpasan dukungan tersebut, bahkan kasarnya tuduhan kudeta Koalisi Merah Putih VS Indonesia hebat, konflik di tubuh pemerintah Jakarta, untuk mengurangi hal tersebut Jokowi punya cara sendiri, iya mulai melirik Wiranto dalam masalah ini, karena banyak dari pendukung Wiranto adalah mantan Milis Aitarak, dan TNI Aktiv, supaya kaum separati tidak terlalu banyak bergerak Jokowi membebaskan 2 tahanan Politik dari Angota OPM Papua yang di ajak berdamai, dan angota ini akhir nye di utus menemui Jendral GAM Aceh dan berbicara, dan berhasil, Sultan Aceh mengurangi serangan atas perjanjian Rahasia, konon kata nya ini terkait pengampunan Dinminin, tapi entah tidak ada yang benar tahu pasti hal itu, dan untuk memperbaiki nama baik pemerintah Jakarta di Kalimantan Jokowi, mengunakan 3 cara, 1 dengan sarana Ulama Islam Martapura, 2 mengirim para Pemuda Jakarta dari golongan musisi Rock untuk Avril fans Fender, dan ke 3 mengunakan pendukung Jendral Wiranto yang melobi Raja Lamdak Kalbar atau kesultanan Pontianak, saudara kandung dari Sultan Banjar. Dan cara ini berhasil, Jokowi bisa langsung bertemu dan bicara dengan Sultan Banjar, dan ada kesepakatan di atara kedua nya, yang membuat kudeta terhadap Jokowi di tanguhkan sementara waktu, tapi hal ini menjadi sebuah kontro versi karena Presiden Jokowi hanya bicara dengan 6 mata saja, yaitu Sulta dan Rahmah, dan banyak dugan orang di Banjarmasin timbol, pertemua rahasia itulah yang mencetuskan kebijakan pengampunan pajak dari Jokowi, ini adalah upaya mengajak kembali Koalisi dagang Asean dan Frons Islam Asean kembali ke pangkuan Ibu pertiwi, tapi demikian siapa yang tahu pasti kecuali mereka sendiri dalam pertemuan tersebut.
Kita kembali ke Tabalong, Pada tanggal 6 Juni 2015 terjadi Longsor di pesisir sunggai Tabalong, dan beberapa Rumah warga ikut juga hancur, bahkan Jembatan Cendrawasi tercam runtuh akibat longsor tersebut, dan atas kejadian ini meledak lah amarah warga kota Tabalong kembali, kemarah membabi buta akibat Sultan Anang yang hanya membangun pedeujsan tersebut, dan ini adalah puncak konflik di Tabalong, dan kekacuan tersebut membuat PDAM Tabalong di serang warga, akibat terbengkalai nya proyek penanaman piva di Jalan Basuki Rahmat Tanjung Tengah, dan sekarang Sultan Anang terpojok tidak bisa berbuat apa lagi, dan Sultan Anang tahu, pertemuan Jokowi dan Sultan, Sultan Anang Kwatir iya akan di gulingkan dari posisi nya, dan atas dasar tersebut Sultan Anang, mulai medekati Ormas Sumatera agar berdamai, namun upaya nihil, Sultan Anang mendekati Yamaha Motor Clup juga nihil, karena Avril fans Fender terus menyerang nya, dan tidak ada cara lain lagi sudah, Sultan Anang harus melakukan pembangunan di Kota Tabalong sebelum serengan lebih Exstrim datang pada nya, dan Sultan Anang mengunakan media TV Tabalong untuk mempromosikan rencana pembangunan nya tersebut, meski berita berulang masih tidak ada tangapan warga kota Tabalong. Pada tanggal 8 Juni PT Pertamina memberikan dana pendidikan nya di daerah Tabalong, kepada Pemerintah Tabalong, dan hal tersebut atas tekanan Presiden Jokowi yang coba menyeret mafia Pertamina tersaebut ke penjara, PT Adaro yang mengatahui hal ini, agar mereka tidak kroyok maka iya juga mulai membuat sebuah rencana nya, yaitu pengadan akutan umum gratis untuk siswa sekolah di Tabalong, atas dasar hal konflik agak mendingin dikit, dan paling penting adalah mereka sudah melakukan hal benar walau sedikit saja, dan hal sedikit tersebut sudah mencegah kekcauan yang mengacam exsitensi pemerintah JAKARTA di Tabalong tersebut.
Pada tanggal 29 Juni 2015 Batalion 1008 dan Polres Tabalong berhasil mengukap mafia Pertamina di Tabalong, dan Batalion 1008, Polres Tabalong bersama Ormas Sumatera menuntup SPBU yang ada di hikun, di sana terjadi penimbunan minyak kusus nya Solar, dan pada tanggal 4 Juli 2015 Batalion 1008 dan Polres Tabalong juga kembali menangkap mafia pertamina, mereka menuntup SPBU Maburai yang menimbun minyak kasus ini terlibat elet Pertamina Jakarta. Penyelidakan Tim Avril fans Fender terus berlanjut, dan sedang mengukap penyeludapan Solar Industri yang banyak melibatkan apartor pemerintah daerah dan PT Adaro tersebut, dan Tim Avril fans Fender pada fase tersebut mencari bukti yang lebih kuat lagi, agar Batalion 1008 dan polres Tabalong dapat melakukan pengepungan terhadap tersangka nya. Pada Tanggal 10 Juli 2015 Sultan Anang, PT Adaro dan Pertamina sepakat bekerjasama dalam membangun Tabalong untuk memenuhi tuntutan rakyat Tabalong, dan media-media pun mulai memberitakan rencana pembangunan Tabalong kota tersebut agar ke adilan terlaksana, baik pembangunan kota atau desa, dan Balai Wartawan yang di motori Banjarmasin Pos pun didirikan Sultan Anang di Tabalong, Koran Metro Tanjung di Galakan untuk memberitakan kegiatan pemerintah Daerah, dan atas hal tersebut ketengan sementara terjadi, karena Suara Avril fans Fender kami butuh bukti bukan janji semata, dan agar lebih akurat lagi dalam Promosi pembangunan Tabalong Sultan Anang meminta Avril fans Fender bekerja sama dalam mempromosikan rencana pembangunan tersebut, dan maka di adakan konser Rock Heroi Tabalong yang melibatkan Mahasiwa STIA Tabalong.
Dinas Perhungungan yang di musuhi pun ambil bagian dalam hal ini, Pada tanggal 6 Juni 2015 dinas perhubungan Tabalong menyatakan bergabung dengan Batalion 1008 dalam menupas pelangaran PT Conth, rencana-rencana penangkapan pun di susun mereka, dan atas hal ini sekali lagi ketenangan tercipta lagi di Tabalong, Ormas Sumatera yang menyatakan perang dengan Sultan Anang pun menyatakan genjatan senjata atau menanguhkan serengan nya sementara waktu. Pada tanggal 2 Agustus 2015 Koalisi Dagang Asean berhasil mendongrak harga karet Tabalong sebesar 33%, dan hal ini melegakan petani Karet, dan meramaikan kembali pasar lokal Tabalong, dan atas hal tersebut Pimpinan Koalisi Dagang Asean Sumatri Nusation di berikan pengharga oleh persatuan petani karet Tabalong Utara, dan keberhasil Koalisi dagang Asean dalam mendokrak harga kareta, membuat mereka mampu membuat jalan-jalan baru di ladangan karet, dan perbaikan infratokur perkebunan, dan tidak hanya itu pada tanggal 5 Agustus 2015 koalisi dagang Asean berhasil membangun gudang beras Tabalong, kerja sama Serawak Malasyia tersebut, ekonomi mulai terkendali sudah meski tidak 100% penuh, dan hal ini akibat dari keberanian Koalisi dagang Asean terhadap pelawanan nya ke pada pemerintah Jakarta, dan Koalisi dagang Asean bersama Avril fans Fender mampu mengundang Industri Asiang masuk Tabalong dengan jaminan Kesultanan Banjarmasin Aceh dan Batalion 1008, pada tanggal 10 Agustus 2015, Industi Jepang, Yamaha, Honda, Mitsubhisi, Toyota dan Komatsu sepakat membangun dealer besar mereka di Tabalong, dan sekali lagi ekonomi Tabalong meningkat lagi. Dan menyelang hari kemerdekan Indonesia 17 Agustus pemerintah Daerah Tabalong kusus nya Sultan Anang yang tidak ingin perestiwa sejarah terulang lagi maka iya, melakukan pelarangan memasang simbol-simbol Pahlawan Majapahit di Tabalong, iya meneyurukan memasang simbol-simbol pahlawan daerah seperti Antasari, Temungung Surapati, Hasan Basri, dan Gusti Muhammad Saman, dan hal ini memancing Batalion 1008 untuk kembali ke Sultan Anang, dan hal ini sangat bagus, Sultan Anang berani melawan Pemerintah Jakarta yang menyurukan memasang simbol-simbol pahlawan Majapahit pada perayanan hari kemerdekan Indonesia, Sultan Anang juga memberikan santunan untuk veteran Tabalong, dan hal ini meluluhkan hati Batalion 1008 Tabalong.
Perayaan hari kemerdekan Indonesia tahun 2015 ini perayan berbeda dari terdahulu nya, Sultan Anang dan DPRD Tabalong sudah belajar dari kesalahan nya, dan perayan kemedekan tersebut di bagi 3 acara, agar keadilan terjadi, 3 Acara tersebut langsung di lakukan serentak, yang di motori Avril fans fender, untuk para pemuda dan mahasiwa Tabalong, Konser Rock Endergrons di laksanakan bersama Batalion 1008, Polres Tabalong di Hikun, untuk kaum tetua dan pemakuh adat banjar, di adakan acara berbasis budaya banjar dayak secara Islami di Pondopo, dan Acara 3 Tim Avril fans Fender konser musik dangdut ala budaya Banjar di semua desa-desa Tabalong, dan seluruh acara ini di sambut hangat semua kalangan masyarakat Tabalong, dan promosi rencanan pembagunan Tabalong pun juga di lasanankan, alhasil ke amanan Tabalong kembali terkendali 60% di tanggan pemerintah daerah Tabalong sendiri.
Tepat tanggal 1 September 2015 dinas pendidikan Tabalong mulai mempromosikan sesytem pendidikan bautan Rahmah di Tabalong, Pendidikan moderesasi Islam, sesytem digital, dan untuk pelaksanan nya hanya kurang dana saja lagi, namun ada bantuan beberata Industri juga, dan dinas pendidikan Tabalong memberanikan diri untuk melawan pemerintah Jakarta, karena hanya dengan melawan pemerintah Jakarta Sesytem baru pendidikan akan terlaksana, menungu pemerintah Jakarta mengeluarkan pendidikan baru nya maka kemajuan Tabalong akan lambat terjadi, dan Dinas pendidikan Tabalong mengadakan even musik Rock bersama Avril fans Fender, untuk mengumpulkan siwa dan memberikan penjelasan pendidikan, Sultan Anang dan DPRD menekan Adaro, alhasil perbaikan perpustakan Arsip Tabalong terlaksana, dan PT Adaro juga mendirikan perpustakan nya sendiri di depan Stadiun bola Tabalong, internet gratis pun di berikan Telkomsel bersama XL, untuk mepercepat kemajuan Tabalong, Polres Tabalong juga memberikan Ases Internet gratis untuk mempercepat kemajuan Tabalong, Dinas pendapat Daerah juga memberikan Internet Gratis untuk kemajuan Tabalong. dan pada 15 September 2015 Sultan Anang dengan DPU Tabalong mulai memperbaiki jalan-jalan kota yang berlubang, bantuan pengaspalan darurat di gang-gang kota Tabalong dari dana pajak yang tidak di serehkan ke Jakarta, jika tidak melakukan nya jalanan perbaikan tabalong tidak terlaksana, dan tanggal 1 Oktober 2015 Sultan Anang, DPRD, PT Adaro, dan Pertamina mempromosikan pembangunan Tabalong yang di pusatkan pada daerah Mabu'un, dari perombakan terminal Induk, pembangunan taman baru, memperbaru gedung DPRD Tabalong, dan rencanan ini sangat didukung rakyat Tabalong, dan tidak lupa juga masalah melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Tabalong di lanjutkan kembali, dan semua rencana tersebut di laksanakan pada tahun 2016 nanti, yang akan di targetkan tahun 2017 harus sudah selesai, dan tidak ada alasan untuk tidak selesai mengerjakan nya.
Tanggal 20 September 2015 Avril fans Fender dan seluruh organisasi yang terlibat meresmikan markas baru mereka, dan sekaligus meresmikan pendirian Industri Pembuatan Gitar Fender Telecaster Avril Lavigne yang akan di expor ke luar Negeri, Industri Fashion Avril Lavigne juga didirikan Koalisi Dagang Asean di Tabalong, dan pendirian industri pembuatan Panggung, audio digital Blackstar, Marshal juga dirikan, promotor pendatangan artis Rock dunia, dan Industri ini milik Kesultanan Aceh Banjarmasin, kerjasama Iran Persia, Canada, Inggris, Industri musik Jakarta, Industri musik Yamaha Japang, Petronas Malasyia, dan Cina musika Rock Avril Lavigne, dan Industri ini adalah Industri musik satu-satu nya ada di Tabalong yang berskala Internasional, dan industri ini dapat di bangun atas keberanian menetang pemerintah Jakarta, jika tidak berani maka Industri ini takan pernah bisa terwujut yang ada perampokan pemerintah Jakata atas nama Pajak, benar-benar gila, pajak di tarik pembangunan daerah nihil. Pada tanggal 22 September 2015 serikat usaha dagang pasar tanjung Tabalong merima kunjungan Sultan Anang, dan para pedagang pasar tanjung pun menyampaikan keinginan nya, yaitu pembangunan dan perluasan area pasar Tabalong, yang mana sudah tidak bisa lagi menampung banyak orang, akibat di jalankan nya sesytem dagang baru Koalisi dagang Asean, dan Sultan Anang menerima ke ingginan tersebut, dan tercetuslah rencanan pembangunan pasar tanjung yang berbasis digital dan moderenisasi nya, namun pelaksanan kata Sultan Anang akan lambat, paling tidak 2016 nanti, tapi tak mengapa lambat asal berjalan, dari pada tidak sama sekali, perlu di hargai juga semua upaya pemerintah daeah.
Tanggal 1 Oktober 2015 Kesultanan Banjarmasin Aceh dengan persatuan tanah melayu, Malasyia, Sabah Federasi, Brunai Darusalam, Thailand, dan Singapura meresmikan kantor baru mereka ya itu kantor budaya tradisi banjar dayak melayu muslim Tabalong, pembangunan ini di minta oleh dewan adat Tabalong sesepuh budaya tradisi Tabalong Banjarmasin Balikpapan dan Potianak, bertujuan untuk melastarikan budaya dan tradisi Tabalong tersebut, dan kantor ini juga rencana akan di fungsikan sebagai musium pada tahun 2017 nanti, penerjemahan bahasa melayu ke Ingris pun di terbitkan Avril fans Fender, dan tidak tanggung Avril fans Fender juga menerbitkan kamus bahasa melayu terjemahan bahasa Ingris Kanada, terjemahan bahasa melayu ke Iran Pesria, Bahasa Melayu ke bahasa Arab, Bahasa melayu ke Latin, dan banyak lagi, Sesytem pendidikan bahasa melayu ke Indoensia pun di jalankan di Tabalong, terjemahan bahasa dayak melayu juga di terbitkan kamus nya, dan pada inti nya semua budaya tradisi muslim melayu di pimpin Aceh ini di promosikan ke suluruh dunia memalui Avril fans Fender, dan di kantor Tabalong ini juga Kanada dan Iran memperkenalkan Budaya nya, dan pendirian kantor ini di dukung semua pihak masyarakat Tabalong, PT Adaro pun juga ikut dalam berpartisipasi nya.
Tanggal 4 Oktober 2015 pembangunan Torotouar jalan kota Tabalong yang terbengkalai telah di selesaikan, dan pembangunan perbaikan jalan di alihkan semenatara ke jalan basuki rahmat, untuk memperbaiki kesalah PDAM Tabalong yang begitu patal, PDAM Tabalong intasi pemerintah yang tidak bertangun jawab atas perusakan jalan kota Tabalong, yang hanya menibulkan kekacuabn saja, belum lagi kekacauan yang di buat PLN Tabalong, bagai mana tidak buat kacau, kalau katika orang Tabalong melakukan acara ke agamaan Islam, listrik padam tiba-tiba, yang ada keributan terjadi, ada baik nya PLN liat dulu kondisi lapangan sebelum memadankan listrik, karena rakyat Tabalong yang ribut tersebut takan mau mendengarkan apa pun alasan PLN tersebut, jika bukan acara ke agamaan mungkin Listrik padam di tabalong tidak akan mengudang kekacuan semacam itu. Saya harap PT Conth adalah contoh buruk untuk kawan-kawan Industri, agar pristiwa bedarah jangan lagi terulang di Tabalong ini, bagai mana tidak jatuh korban, PT Conth Cina sudah gila mungkin, apa mereka tidak tahu di mana mereka berada, rakyat Tabalong adalah orang yang menjujung tinggi agama Islam, sedangkan PT Conth tidak menghormati Agama Islam, bulan puasa mereka tidak menghentikan kegiatan nya, orang salat tarawih, bunyi mesin mereka mengangu, yang ada GAM menyerang PT Conth tanpa kontrol, dan pembunuhan pun terjadi, jadi kira nya Hormati Agama Islam jika inggin mendirikan Industri di Tabalong, agar ke amanan bersama terjaga, contoh nya Industri Canada yang menjujung tinggi Agama Islam serta adat Istiadat Budaya Tradisi Banjarmasin hampir tidak pernah di musuhi di Tabalong.
Sekarang ada beberapa kelompok lagi yang harus didekati pemerintah daerah, agar roda pemerintah berjalan lancar, dan yang pasti nya 2 kelompok ini, ya itu kelompok ormas Agama Islam pimpinan Aceh, dan yang satu orang-orang yang sangat setia terhadap kesultanan Banjarmasin, yang banyak dari mereka adalah angota TNI Aktiv, termasuk Batalion 1008, perlu di akui kesetian batalion 1008 ini terhadap kesultana Banjarmasin, tapi perlu di garis bawahi juga, Batalion 1008 tidak sendiri yang paling setia, ada Batalion Amuntai, Barabai, Kandangan, Batulicin dan Rantau Tapin, mereka sangat menjunjung tinggi semangat perjuangan dan nasionalisme, Contoh bapak Kolonel Omar Saubari, bahkan iya menjabat sebagai bupati Tabalong sebelum pak Noor Aidi naik tahta, iya orang yang sangat menghargai prajurit kesultanan Banjarmasin yang gugur mempertahankan tanah air dari Belanda, mungkin nama ini kurang tenar di dalam sejarah perang kemerdekan, karena iya bukan orang baik, iya adalah mafia ladang ganja Kalimantan preode zaman Jepang di Kalimantan atau tepat nya setela tertembak nya Gusti Muhammad Saman cucu Pangeran Antasari pada tahun 1905 di tanah dayak Muara Teweh, atas kematian Gusti tersebut lah memancing nya melawan Belanda dan menukar Ganja dengan Senjata, namun naas iya gugur saat berusaha merebut benteng tatas di Marabahan, iya bernama Amat Syarip dan Azis Muhammad, walau penjahat perlu juga perjuangan membela tanah Kalimantan di Hargai, karena sudah saya katakan di atas tadi, kebanyakan gerakan separatis banjar terbentuk penyebab nya adalah hal ini, sama saja dengan penentangan kaum dayak terhadap pemerintah Jakarta, yang kebanykan di sebabkan Hal ini, Sosok Kolonel Omar Saubari bisa di sama persi dengan Letkol Hasan Saleh pimpinan komando Batalion seluah Jantan Aceh, atau Ayah Gani, orang yang loyal terhadap tanah air nya sendiri, jadi ini perlu di pahami. Dan Tabalong adalah kota yang kuat juga Agama Islam nya, jadi Ulama berperang penting di masyarakat, salah satu ulama tersebut adalah Guru Danau, Walau Sultan Anang sendiri sudah mengenal dan berkawan dengan Beliua, tapi Beliu bukan orang yang cepat mau, dan beliua orang setia pada Kesultanan Banjarmasin, dan penting di ketahui apa pun yang beliua perintahkan akan di turuti kaum muslim, bahkan jika beliua memerintahkan pemberontakan dengan senang hati kaum muslim melakukan nya tanpa memperdulikan harta dan nyawa nya, sebenar nya atas maklumat Aceh, beliu mendukung Jokowi, tapi setelah Jokowi berkawan Amerika Serikat, dukungan Beliua terhadap Jokowi dinggin, meski Jokowi sudah berkerjasama dengan pusat komando Islam Kalimantan yaitu Martapura Banjarmasin, dan dalam upaya ini Sultan Anang sudah tahu apa yang harus di lakukan nya, agar 2 kelompok ini berpihak pada nya, coma cara melakukan nya saja sangat sulit sekali, penuh resiko dan delima.
Pada diskusi bersama ulama Tabalong yang di pimpin Ulama Aceh dan Frons Islam Asean pada tanggal 24 Oktober 2015 di Studio musik Rock Avril Lavigne, Ormas Sumatera di JL Stadion pembataan, yang membahas akan kemerosotan moral dan rusak nya generasi muda Tabalong oleh Alkhol dan Narkoba, tapi kata para sesepuh ulama Tabalong jika kita bertindak maka kita akan di cap radikal nanti nya, terlebih pemerintah Jakarta yang kurang memahami budaya dan tradisi Tabalong sendiri, mungkin kita akan di samakan nya dengan FPI dan lain nya, pada hal kita bermaksut baik untuk Tabalong, kusus nya kaum pemuda nya, kita sudah tahu semua nya Kesultanan Banjarmasin Aceh tidak memaksakan Agama Islam, atau menyuruh orang taaat, tapi kita perlu rasa nya menegur kemerosan moral yang terlalu nampak di masyarakat, kusus nya di Mab'un, kita melihat pemuda mabuk di pingir jalan, berkendara motor selagi mabuk sangat membahayakan keselamatan, kita punya bukti, Polres Tabalong menyatata banyak kecelakan di Mabu'un akibat mabuk di Beliar POMPOY, BBB dan Diskotik Hotel Aston, kita bukan untuk menutup clup mereka, atau perang dengan mereka, tapi kita inggin mereka jangan terlalu menampakan ini di hadapan orang banyak, apa lagi pada pemuda dan remaja itu saja, namun upaya kita nihil karena pemerintah Jakarta yang sangat sulit memahami nya, kita berniat baik selalu saja di cap radikal atau main hakim sendiri, jika saja pemerintah yang menegur nya maka kita tidak bertindak, karena pemerintah diam kita perlu bersuara, tapi kekuasa pemerintah daerah terbatas, jadi kira nya pemerintah Jakarta harus memberikan kewenangan tersebut, seperti perjudian atas nama budaya dan tradisi suku dayak, yang kerap kali melahirkan aksi kriminal, seperti perampokan, kemalingan, pembajakan di jalanan sepi, pembunuhan dan lain nya, hanya polres Tabalong di bawah komando Pak Batu Bara saja yang berani membubarkan nya, meski pemerintah Jakarta mencela nya, tapi kita semua akan lihat ke adaan dulu, dan menungu waktu, dan kita lihat apa saja langkah Sultan Anang dalam menangulangi penyakit masyarakat ini. begitu isi diskusi 24 Oktober 2015 para ulama sesepuh Tabalong, yang di rekam pihak Avril fans Fender, dan terlihat sekali dalam diskusi ini padangan Ulama terhadap pemerintah Jakarta dan Daerah, apa yang di bahas mereka model semacam kelalai pemerintah, dan dapat di pahami jika ormas Islam bertidak, itu akibat pebiaran pemerintah Sendiri, Karena pemerintah Jakarta tidak dapat benar-benar memahami daerah, kecuali para sesepuh daerah itu sendiri, mungkin baik kata pemerintah Jakarta, tapi belum tentu baik pada pandangan orang-orang di daerah, mungki mereka bicara ke bebasan dan demokrasi, tapi apa yang terjadi sebenar bukan lah demokrasi, melaikan penyelewengan demokrasi itu sendiri. Dan Diskusi 24 Oktober 2015 tersebut Sultan Anang mungkin mengetahui, meski Sudah ada niat Sultan Anang sendiri menangulangi dan menengahi hal tersebut, tapi banyak media yang membuat berita, kata nya hal ini pendorong Sultan Anang dalam misi Agamis nya, seperti penutupan Beliar BB, POMPAY, dan clup Malam dan Pelacuran, di masa depan tahun 2016, tapi misi tersebut bukan misi yang salah, malah bagus sekali, hanya orang gila jika mengatakan hal tersebut salah, yang harus di garis bawahi dalam hal ini, saya sudah mengatakan di atas tadi masalah sengketa lahan PT Adaro mengenai area pelacuran di Tabalong, dan PT Adaro di dukung Sultan tanpa banyak bicara, dan perkara ini benar-benar sebuah delima besar pemerintah Tabalong dari sekian banyak masalah penting lain nya, Sultan Anang terus mengupayakan pendekatan untuk urusan ini.
Memang ada beberapa hal pada tahun 2015 ini sudah bisa di selesaikan pemerintah Daerah Tabalong, masih banyak hal penting belum terselesaikan, seperti untuk mengebalikan nya nama baik pemerintah Jakarta, perlu di akui pemerintah mengupayakan hal tersebut, tapi hanya saja belum berhasil, dan Sultan Anang sendiri ragu dalam melakukan nya, karena takut akan di cap anjing pemerintah Jakarta, karena pemerintah Jakarta yang di bela baik para pendukung nya sendiri, dan pemerintah daerah, tidak menunjukan kepedulian terhadap daerah, jadi omong kosong semua nya, beribu kali pun upaya pemerintah daerah dalam mengintergrasikan masyarakat Tabalong omong kosong, karena pusat tidak menujukan sifat bersahabat dengan daerah, contoh masalah PT Conth dan Pertamina yang berlarut tak juga di selesaikan oleh mereka semua nya.
Pada tanggal 2 Desember 2015 Batalion 1008 dan polres Tabalong kembali mengunkap mafia minyak Tatabalong atas bantuan tim Avril Fans Fender, dan lagi-lagi melibatkan kalangan Jakarta dari kubu Pertamina sendiri, dan kasus lain nya adalah penyeludupan nya Solar Industri di Tabalong, dan dalam kasus ini juga banyak pihak yang terlibat, dan PT Adaro yang paling banyak di rugikan, karena banyak solar Industri yang beredar di Tabalong, yang di jual di bawahan adalah Solar selundupan dari penjahat yang bekerja di PT Adaro sendiri, beredar nya Solar Industri ini sudah saya kata juga di atas tadi, ya itu akibat pemerintah sendiri yang memaksa rakyat memakai Solar Industri yang harga nya mahal tidak ketolongan, dan kelangkan minyak itu sendiri, antrian panjang di SPBU Mabu'un yang seakan tidak pernah ada habis nya lah pemicu lahir nya mafia penyeludupan minyak Tabalong, harga minyak yang mahal memotivasi penjahat untuk melakukan penyeludupan minyak dan menjual nya dengan harga mahal, hal ini sempat di tuduh Ormas Sumatera persekongkolan pertamina, karena SPBU Tabalong yang beroperasi hanya 1 yaitu SPBU Mabu'un, yang melayani begitu banyak orang dan luas nya daerah Tabalong sendiri, dan kadang minyak di SPBU Mabu'un juga kosong, bahkan bisa sampai 3 hari, lagi-lagi rakyat menjeret di buat nya.
Gambar Antrian Panjang di SPBU Mabu'un, Tabalong banyak sumur minyak Pertamina, tapi Tabalong sediri kelangkan mimnyak itu sendiri karena di Rampas Pemerintah Jakarta
Gambar Antrian Panjang di SPBU Mabu'un, Tabalong banyak sumur minyak Pertamina, tapi Tabalong sediri kelangkan mimnyak itu sendiri karena di Rampas Pemerintah Jakarta
Pada tahun 2015 tak terhitung banyak nya jumblah pelangsiran di Tabalong, yang di maksutkan pelngsiran adalah penjual minyak eceran di luar SPBU, mereka dapat pasukan minyak dari mana-mana, bukan hanya di SPBU, dan 50% dari nya adalah seludupan solar Industri yang di kumpolkan bandar nya, tahun 2015 Pelangsiran minyak seolah propesi lajim di Tabalong, dan pada hal seperti yang di ungkapkan Avril fans Fender, Pelangsiran ini lah salah satu biyang keladi langka nya minyak, meski SPBU dan pemerintah daerah membuat peraturan tentang itu, tapi mereka melakukan nya dengan berbagai cara, dari memodifikasi tangki kenderan dan lain nya, dan kecurangan Pertamina Sendiri, terbukti dengan di tangkap nya tersanka oleh Polres Tabalong dan Batalion 1008 pada awal Desember 2015, tapi hal ini ada hikmah nya juga, kecurangan pemerintah dapat di ketahui dengan bermacam motiv nya, dan pelajaran penting juga, pemaksaan pemakain Solar Industrilah pemecu penyeludupan minyak tersebut, dan PT Adaro dan PT CBML yang paling di rugikan atas hal tersebut, dan akibat hal tersebut juga konflik pajak terjadi, dan bahkan pemecu pemberontakan. Walau begitu masalah tidak sampai di sini.
Pada inti nya menjelang bulan puasa hari lebaran, dan tahun baru atau hari penting lain nya, yang bisa membuat orang berlibur, maka kerusakan jalanan bisa memicu konflik di masyarakat, dan akhir tahun 2015 ini berakhir sama, yaitu terjadi keributan akibat jalanan rusak, rusak nya pasilitas umum, karena kadang banyak orang luar Tabalong datang pada hari libur besar ke Kota Tabalong dengan banyak alasan, dan rusak nya pasilitas umum bikin malu kota, rakyat saja malu, apa lagi seharus nya pemimpin rakyat itu sendiri, dan sekali lagi masalah ini adalah salah satu pemicu Avril fans Fender bersama Ormas Sumatera kembali menyerang pemerintah daerah, Pusat, dan Provinsi, dan serangan pada tahun 2016 ini adala serengan yang bisa di bilang serangan sengit yang membuat Sultan Anang kalang kabut di buat nya, karena serangan serentak dengan banyak Versi dan Alasan yang di buat Avril fans Fender dan Ormas Sumatera atas rekomandasi sesepuh Tabalong.
Kributan masalah Jalanan Rusak, baik jalanan kota atau lintas Provinsi yang berlarut ini pada akhir tahun 2015 dan awal 2016, memberikan kesempatan lagi bagi masyarakat Kalua Tabalong dan Tabalong kota menyerang pemerintah agar supaya masalah berlarut-larut tersebut di selesaikan tuntas dan jelas, karena selama ini upaya pemerintah hanya memperbaiki sedikit jalan yang rusak saja, dan itu pun di titik-titik darurat saja, dan sedangkan di bagian utara Tabalong PT Conth terus membuat kekacauan nya, jalanan terus rusak akibat mereka, masyarakat Kalua dan kota Tabalong pada tanggal 5 Januari 2016 kembali mendorong Avril fans fender dan Ormas Sumatera yang sudah mulai jinak untuk beraksi kembali melakukan perlawanan, dan di sisi lain juga masyarakat mendorong Batalion 1008 dan polres Tabalong untuk terus menyerang PT Conth biangkeladi kekacuan tersebut. Dulu Avril fans Fender mengatakan pada Sultan Anang, kami tak butuh janji tapi bukti, dan sekarang tahun 2016 ini masyarakat kota Tabalong yang mengatakan hal tersebut dalam kesaharian mereka, karena mereka menangih ke adilan yang di janjikan tersebut, sultan Anang yang loyal terhadap pembangunan daerah pelosok desa Tabalong yang menimbulkan ke tidak adilan tersebut.
Kita ke Jakarta sebentar, Laporan Markas Besar Avril fans Fender Banjarmasin Aceh di Jakarta Pusat, mengenai Presiden Jokowi, yang merencanakan pembangunan merata untuk semua daerah Nusantara agar ke adilan pembangunan tercipta, dan menguatkan kesatuan NKRI, presiden Jokowi sadar bentul pemerintah Jakarta kurang di senangi di daerah akibat masalah-masalah yang lalu, dan berlarut-larut yang tidak terselesaikan tuntas, dan Presiden Jokowi melihat Koalisi Dagang Asean dan Frons Islam Asean yang beroperasi di Daerah, dan termasuk di Tabalong, Kolalisi dagang Asean dan Frons Islam Asean termasuk memajukan perdagang daerah, maka atas hal tersebut, Jokowi berfokus, meski di atas saya sudah kata pertemuan Rahasia Sultan Banjar dan Jokowi, yang konon di katakan pendorong kebijakan pengapunan Pajak, karena sebenar nya pemerintah Jakarta mengajak kembali Koalisi dagang Asean dan Frons Islam Asean ke pangkuan Ibu pertiwi, dengan cara halus agar terhindar konflik berdarah, karena Presiden Jokowi paham, Daerah memang memerlukan globalisasi tersebut, jadi jalan buntu sudah melarang nya, dan yang di inggin presiden Jokowi adalah Globalisasi tersebut di awasi pemerintah Jakarta, dan pajak di seturkan dengan benar juga, cuma sulit di lakukan, maka upaya pendekatan kembali di lakukan nya, pertama iya merombak kembali para mentri nya, dan dalam fase ini banyak yang berpihak pada DPR Jakarta, termasuk Avril fans Fender sendiri atas komando Kesultanan Banjarmasin Aceh, dan dalam pendekatan ini Jokowi mulai dengan sultan Aceh kembali, dan menjauhi Amerika Serikat.
Kembali ke Tabalong, hampir 1 bulan sudah tahun 2016, keributan pun terus berlanjut, dan belum ada juga lagi pernyatan rencana pemerintah daerah Tabalong tetang Ottonomi daerah Tabalong, dan sedangkan Ormas-Ormas Islam sudah mulai menyusu rencana nya, dan gerakan separatis Tabalong sendiri dari tanggal 20 Januari 2015 sering mengadakan pertemuan, banykan yang di bahas mereka, yang menyangkut dengan Ottonomi Daerah Tabalong sendiri, dan pada banyak rapat gerakan separati Tabalong di Markas Avril fans Fender, Yamaham Motor Clup dan Barito Putra Fans banyak terlibat di dalam nya, ini awal pecah nya penuntutan pembangunan sarana Olahraga, dan sedangkan di Markas Pemuda Pacasila Tabalong pada 28 Januari 2016 membicarakan kolonia Majapahit, dan pembangunan Rumah Sakit Tabalong, dan Ormas Sumatera bersama Masyarakat Kota Tabalong pada saat itu perang dengan PDAM Tabalong yang merusak Jalan Basuki Rahmat Tanjung Tengah Tabalong.
Atas permintan sesepuh Tabalong yang mengadakan pertemuan di Banjarmasin, pada tanggal 2 Febuari 2016, Rahmah pada tanggal 7 Febuari 2016 mendarat di Tabalong, dan tanggal 8 Febuari 2016 Avril fans Fender Banjarmasin menjelengarakan Konser Rock Heroit Tabalong untuk mengumpulkam pemuda Tabalong, dan konser ini lah yang memotivasi penuntutan besar oleh masyarakat Kota Tabalong akan otonomi daerah 2016, dan bahkan area lokasi perumahan, gang-gang di kota meledak minta perbaikan Jalana, siwa sekolah mita perbaikan sekolah, mahasiwa minta saran belajar umum di perbaiki kembali, pemuda BLK Balimbing bergabung gerakan separatis, dan para altlet Tabalong membentuk tim nya. Dan keributan yang tidak kalah hebat nya iyalah mengenai PT Adaro yang ingin menambah kembali produksi Batu Bara nya, dan Pertamina yang inggin menambah sumur minyak nya, pada tanggal 11 Febuari 2016 semua Ormas di Tabalong membahas hal ini pajang lebar juga, mereka tidak setuju, karena Ottonomi daerah juga tidak di lakukan, namun hal yang membuat resah pemerintah terjadi pemberontkan bersenjata, karena banyak provokasi pihak yang tidak bertangung jawab, untuk meredam hal tersebut, pemerintah bersama PT Adaro memperbaki pasar Tabalong dan membesar area nya, untuk menunjukan pada warga kota Tabalong Otonomi Daerah tersebut sedang berlangsung, dan sedangkan pembangunan jalan kusus pengangukutan Batu Bara PT Adaro yang baru sedang berlangsung, meski Avril fans fender pada tanggal 18 Febuari 2016 sempat menyerang nya, dan untuk meredam nya Pemerintah memperbaki Jalanan Litas Provinisi daerah Kalua, serta membangun siring sungai Tabalong, ini di lakukan agar masyarakat Kalua tidak membantu Avril fans Fender menyerang PT Adaro, Serengan yang begitu dahsyat Avril fans Fender menuai ketakutan PT Adaro sendiri, ikut nya Ulama dalam hal ini, maka Masjit yang sudah didirikan PT Adaro di Simpang Wara, di perbaiki lagi, dan kegiatan agama di galakan nya, Islam Center juga mengalakan kegiatan Agama, untuk menujukan pada para Ulama bahwa mereka PT Adaro mengikuti Aturan, bahkan PT Adaro memperbaki hampir seluruh mesjid yang ada di Tabalong. Dan sedangkan pada tanggal 3 Maret 2016 Gerakan Separtis bersama Ormas Sumatera, Suku Dayak dan beberapa Ormas lain nya, menyerang PLTU gunung batu, dan meminta memulangkan buruh kerja kalangan Majapahit, dan PLTU harus memperkerjakan Putra Daerah Tabalong, serangan Berlajut sekarang Petamina lagi gilaran di serang, Tim Topographi Pertamina yang kebanykan kaum Majapahit di bubarkar Ormas Sumatera, mobil sarana di sandra, jalan di Blokade, perminta nya agar otonomi Tabalong cepat di Jalankan, dan jalan Kota harus di Aspal, dan Sultan Anang jika tidak sangut di minta mengudurkan diri oleh mereka Ormas Sumatera, ini penekanan Exsterim yang di lakukan, hanya saja tidak ada korban jiwa yang jatuh dalam hal ini.
Untuk menghidari hal yang tidak di inginkan Pemerintah Daerah Tabalong dan Pemerintah Provinsi Banjarmasin mengadakan pertemuan bersama, dan pemerintah Provisi merasa kurang puas terhadap Sultan Anang, bahkan di katakan lalai, dan juga membicarakan lambat nya cair dana dari pemerintah Jakarta, dan sedangkan masyarakat tidak mau tahu, tidak mau ada alasan dari pemerintah Sendiri, dan untuk menangkis hal itu Pemerintah Provinsi Banjarmasin yang langsung menerima komando pemerintah Jakarta memerintahkan Sultan Anang untuk melakukan pendekatan dan sosialisasi terhadap masyarakat kota, bukan saja hanya masyarakat yang ada desa saja, karena kata nya Sultan Anang kurang Sosialisasi nya di daerah Perkotan Tabalong, bahkan daerah Kota Tabalong hampir semua pemuda Tabalong di bawah Komando Avril fans Fender, dan sedangkan para tetua nya di kota Tabalong hampir semua di komando tokoh Ulama Islam dan tokoh elet Kesultanan Banjarmasin, yang kental budaya dan Tradis, dan Sultan Anang harus memberitahukan pada mereka ini rencanan pembangunan serta pemberian otonomi daerah itu sedang berlangsung, dan hal ini tidak bisa di lakukan hanya dengan media tv dan koran saja, melainkan harus langsung pemerintah yang turuk ke warga yang di perintahkan nya itu, dan atas dasar itu lah maka pada tahun 2016 di Tabalong banyak di selengarakan acara-acara, baik acara yang bertajuk agama Islam budaya dan tradisi, hingga acara para pemuda nya ya itu acara musik Rock, untuk media pemberitahuan langkah pemerintah, serta media yang untuk memperbaiki nama buruk pemerintah Jakarta, dan mengebalikan kepercaya masyarakat Tabalong kembali. Dan tepat pada tanggal 1 April 2016 Sultan Anang dan DPRD Tabalong melakukan perintah tersebut, dengan awal nya Sultan Anang berpergian mengunakan pakain adat banjar, untuk meluluhkan kaum sesepuh Tabalong, dan gencar bersosial di kota Tabalong, bahkan setiap pagi hari di halaman pondopo bersinar Tabalong di dekat Markas Ormas Sumatra apel pagi terus, dan pidato nya Sultan Anang, agar masyarakat mendegarkan langkah pemerintah, meski upaya terus di lakukan, belum juga masih merubah keadaan yang ada serengan malah menjadi-jadi, fitah yang di tebar malah menjadi-jadi juga, tidak tanggung Avril fans Fender bersama Mahasiwa Tabalong yang melakukan konser musik di Mabu'un menuduh Sultan Anang Korupsi, karena tidak ada juga kelihatan pembangunan tersebut, masalah Rumah Sakit juga tidak juga selesai, bahkan Jalanan belum juga di aspal kata nya, hanya perbaikan pasar saja, dan pemberian traktor pada Petani di desa, jalan desa juga tidak di Aspal juga. Di media, TV, Radio, dan Internet mengelar debat panjang angota Avril fans fender bersama Batalion 1008 yang begitu menghebohkan sekali, bahkan debat tersebut mampu mempopolerkan kembali exsitensi radio FM yang hampir mati, tiap malam debat di gelar, bahkan pada tanggal 14 Juni 2016 Angota Avril fans Fender menyerang Dinas Pendidikan Tabalong, mereka menuntut dinas agar cepat meluncurkan sesytem baru tersebut, dan debat panjang Avril fans Fender di Facebook dengan Dinas Pendidikan Tabalong berlangsung lama panjang dan panas, hingga tidak Tanggung debat Avril fans Fender dengan ketua dinas Pendidikan Tabalong HJ Marzuki Hakim yang panjang di Facebook tidak terhindarkan lagi sudah.
Memang pada fase itu Sultan Anang sudah mendapat tempat di hati para dewan adat banjar, tapi iya belum dapat meredam pemuda dan mahasiwa, dan melihat hal tersebut, Sultan Anang pun mendekati kaum muda, namun nihil, hingga ada bantuan dari kaum ulama Aceh, yang mendukung Sultan Anang, iya meminta Kesultanan Banjarmasin menarik Rahmah ketua Avril Fans Fender dari Tabalong, dan meminta nya supaya jangan memojokan pemerintah Tabalong, agar Sultan Anang lebih leluarsa menjalakan pemerintah, jika terus di tekan bagai mana iya bisa menjalakan pemerintah tersebut, dan Sultan mau, pada tanggal 25 Juni 2016 Rahmah di Tarik pulang ke Banjarmasin oleh Sultan, dan Avril fans Fender dan Ormas Sumatera di minta bertenang dulu untuk sementara waktu, namun Ormas Sumatera dan Avril fans Fender membantah Sultan, meski Rahmah di Tarik, komando masih berjalan melalui Phonsel, sampai pada awal bulan Juli 2016 baru Rahmah memberikan Komando untuk Istrihat pada Avril fans Fender dan Ormas Sumatera, dan meminta maaf pada Sultan, karena Sultan Anang menepati janji nya, Iya melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Tabalong yang terbengkalai, dan Sultan Anang dan DPRD Tabalong pada tanggal 3 Juli 2016 dalam berita media menyatakan tidak terlibat dengan PT Conth, dan akan menekan PT Conth, dan atas pernyatan itu Tabalong mulai dinggin, Gerakan Separatis pun mulai kembali ke Markas mereka masing-masing, dan untuk memperkuat lagi, Sultan Anang dan DPRD Tabalong membetuk Tim pemuda musik Rock yang di motori angota Avril fans Fender dan Ormas Sumatera, dan pemerintah Tabalong menetapkan Markas Tim Musik pemuda Tabalong ini di depan Stadiun bola Tabalong, dengan di buat panggung bersama yang di beri nama Karismen Anak Muda Tabalong Gaul Tanpa Narkoba. Dan setiap minggu konser musik di lakukan.
Gambar Avril fans Fender, di Panggung Karasmin Pemerintah Tabalong
Karasmin juga di gunakan pemerintah untuk mengomando para pemuda tabalong dengan media musik, bermacam-macam kegiatan pun di lakukan Karasmin ini, dan Karasmin ini juga yang di motori Angota Avril fans Fender ini melakukan festival Budaya Tabalong, untuk mendia mempromosikan misi pemerintah Tabalong dan Jakarta, atau katakan nya Intergrasi masyarakat, dan upaya jitu ini berhasil 100% menjaga kalangan musik Rock Tabalong, Kusus nya Avril fans Fender. dan Acara hari kemerdekan Indonesia pada tahun 2016 ini berjalan lancar, dan Acara di gelar sama dengan acara pada tahun 2015 lalu, dan Pemerintah Jakarta sudah paham, mereka pada hari kemerdekan Indonesia tahun 2016 di Tabalong atas rekomindasi Presiden Jokowi yang di laporkan Avril fans Fender Jakarta, mengujungi makam Pahlawan Daerah Prajurit Kesultanan Banjarmasin, dan di Tabalong tidak lagi paster dan sepanduk yang terpampang bergambar pahlawan Majapahit, tapi dari Kesultanan Banjarmasin, dan atas hal tersebut Batalion 1008 Tabalong sangat menghormati Presiden Jokowi, atau bukti yang di kirim Jendral Wiranto melalui Avril fans Fender Jakarta, bahwa Pemerintah Jakarta juga menghormati pahlawan Daerah, dan memberikan santunan pada Veteran Perang, dan atas hal ini Kelompok Separatis pun, kelompok separatis garis keras pun kembali ke Markas mereka. Bulan Agustus 2016 ini juga bertepatan bulan Suci Rahmadhan, dan untuk menciptkan ketenangan Pemerintah Jakarta dan Provinsi Banjarmasin meminta seluruh Industri yang ada di Provinisi Banjarmasin Kusus nya di Tabalong untuk menghormati Agama Islam, dan membatasi kegiatan nya pada waktu tertentu, Bahkan PT Adaro membukaan puasa bersama 1 bulan penuh, begitu juga pemerintah Tabalong, Sultan Anang menepatkan Tim Pemuda Karasmin nya di pasar wadai untuk menghibur orang yang berbelanja, di Markas Avril fans Fender Banjarmasin yang baru Koalisi dagang Asean dan Frons Islam Asean Aceh, membukakan orang puasa 1 bulan penuh, dan atas hal ini kedamain pun terjadi, dan pada Bulan Puasa ini juga Pemerintah Tabalong mengaspal suluruh jalan kota Tabalong, dan pemerintah Jakarta memperbaiki Jalan Lintas Provinsi yang menuju arah Malasyia, dan bahkan jalan perumahan pun di Aspalkan pemerintah Tabalong, dan agar Ormas Sumatera menarik Tim nya memusuhi Pertamina, Seluruh jalan perumahan dan gang-gang di Aspalkan pemerintah Tabalong, dari Jalan Tanjung Selatan, Pondok Karet, Murung Pudak, Palamboian, dan seluruh nya, yang di targetkan sebelum lebaran tiba harus selesai, bahkan Sultan Anang atas tekanan yang di berikan Avril fans Fender, dengan lekas Membangun Jalan Mabu'un dan trotoar nya, Gedung DPRD Tabalong juga bertenologi digital, dan lampu jalanan yang dihiasai dengan ayat sucil Al-Qur'an oleh Sultan Anang, dan ketika lebaran Tiba, Industri di Tabalong berbagi zakat fitrah nya pada kaum duapa dan panti asuhan, PT Adaro berbagi baju baru dan uang pada anak Yatim, Al hasil kedamian tercipta di Tabalong atas semua kerjasama pemerintah Pusat Jakarta, Provinsi, dan Daerah, dengan batuan Ormas-Ormas LSM Masyarakat dan Seluruh Lapisan Masyarakat itu sendiri.
Namun walau begitu masih ada PR Ottonomi Permerintah yang harus di lakukan agar kedamain yang tercita tersebut dapat di jaga, ya itu Yamaha Motor Clup dan Barito Putra Fans Tabalong masih memberontak akibat sarana Olahraga belum di perbaiki juga, dan kaum agama juga masih mempertanyakan kapan Jalan yang menuju guru danau tersebut di Aspal, dan kapan masalah PT Conth di selesaikan, meski begitu panas nya Tabalong sudah bisa di redam, bahkan waktu dulu sebelum Ottonomi daerah di berikan, hanya karena padam nya Obor Tabalong simbol kota tersebut kiributan terjadi, tapi setelah di lakukan nya Ottonomi Daerah tersebut hal demikian tidak lagi terjadi, upaya pemerintah dalam menangani kasus PT Conth pun selalu di Exspose oleh Tim Karasmin Rock Musik Pemuda Tabalong, agar para mahasiwa dan pemuda Tabalong tahu usaha pemerintah, dan PT Adaro bersama Pemerintah Tabalong juga membangun Taman Baru yang di rencanakan tersebut, ya itu Taman Exspose Center Tanjung Tabalong, dan merombak Terminal Induk tersebut, Panggung Musik Karasmin Pemuda Tabalong juga ikut didirikan di sana dan sekali lagi ini menjaga kedamian Tabalong yang sudah tercipta tersebut, dan rencana nya Taman Exspose ini akan selesai akhir Tahun 2016, dan akan di resmikan pada tahun baru 2017 nanti.
Gambar Taman Baru Exspose Center Tanjung Masih dalam Proses Pembangunan 2016, Photo oleh Ormas Sumatera Tabalong
Pada tahun 2016 ini juga kebijakan presiden Jokowi pengampunan pajak mulai di upayakan di Tabalong ini, kusus nya pada Koalisi Dagang Asean dan Frons Islam Asean tersebut, tidak hanya itu yang di lakukan Presiden Jokowi, pengampunan kelompok Separatis pun di lakukan nya, melalui Pendukung Wiranto dan Pasukan GAM Aceh, Presiden Jokowi yang sudah membebaskan Dinminim sebaga bukti atas kesalahan nya, mengumunkan pada siapa saja yang terlibat gerakan separatis gari keras dan bersenjata, pemerintah mengapuni seluruh kesalahan nya, dan mereka akan di angkat menjadi angota TNI, dengan sarat menyerahkan diri ke Pemerintah dan berjanji tidak mengulagi nya lagi, dan serehkanlah diri ke Pemerintah di mana saja kalian berada, dan kusus nya serehkan diri kalian pada kodim atau Batalion, atas hal itu juga banyak kalangan seperatis kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi kembali, dan Presiden Jokowi juga membebaskan beberapa Tahanan Politik, termasuk OPM Papua, angota angkatan udara Tan Malaka Sumatara Barat milisi Kubu GAM Aceh Padang Minangkabau, dan di Tabalong pemerintah Jakarta membebaskan Angota Avril fans Fender dan Ormas Sumatera yang di tangkap pihak Polres Tabalong waktu kerusahan terjadi tanpa sarat, dan atas hal ini Avril fans Fender dan Ormas Sumatera menyatakan damai, dan menyerahkan sepenuh urusan penuntutan PT Conth kepada pemerintah daerah Tabalong, dan atas hal ini kedamain yang di inginkan sepenuh nya sudah hampir tercapai, ke indahan yang sudah di hadapan mata ini harus selalu di jaga dan di usahakan untuk mendapkat nya.
Pada tanggal 1 Oktober 2016 Sultan Anang mulai mnelakukan perbaikan saranan Olahraga Tabalong, dari perbaikan GOOR, STADIUN BOLA TABALONG markas musik Rock Karasmin Tabalong, Lapangan Basket, Lapangan Poli, dan tempat latihan panjat tembing yang ada di depan markas Ormas Sumatera juga di perbaiki, Sercuit Marido mulai di Aspal dan di Perbaiki, dan atas hal ini Yamaha motor Clup dan Barito Putra Fans Tabalong menghentikan aksi dan serengan nya, berdamai dengan Pemerintah. Dan untuk membuktikan kesuguhan nya pemerintah Tabalong, melakukan penekanan terhadapap PT Conth, razia terus di berlakukan, penangkapan juga terus di berlakukan pemerintah, dan untuk menjaga kedamain, Truk PT Conth di pindahkan jalur nya, ke jalan yang baru di bangun Pemerintah Tabalong tersebut, namun hal tersebut menuai keritik tajam, karena mengangu konflik area guru danau, maka jalan akses di alhikan kembali, namun PT Conth di batasi, dan sampai menunggu keputusan pemerintah Provinsi Banjarmasin yang beruding dengan pemerintah Jakarta mengenai masalah ini, begitu juga sengketa lahan nya, dan perluasan lahan PT Adaro, hingga penamahan Produksi Batu Bara nya, yang juga masih di bahas bersama di Tabalong, dan dalam Hal ini meski belum ada persetujuan terkait, Ormas Sumatera meminta PT Adaro untuk memperkerjakan Putra Daerah, dan memakai buruh kerja daerah Tabalong, dan sedangkan Avril fans Fender meminta Wanita di beri tempat untuk bekerja di Tambang PT Adaro, karena untuk menujukan persama hak, namun hal ini belum ada tangapan Kesultanan Aceh Banjarmasin, karena Avril fans Fender masih menunggu kesultanan Untuk melakukan tindakan nya, dan sedangkan Kesultanan Banjarmasin Aceh, masih membahas hal ini bersama Protokol Kyoto Japang di Kota Raja Aceh.
Dan menjalang akhir tahun 2016 ini, kedamain masih terjaga di Tabalong, dan pada bulan desember ini juga Pemerintah Tabalong melalui Karasmin Musik Rock pemuda Tabalong mempromosikan rencanan pembangunan baru, ya itu pembangunan jalan kerata api Kalimantan, dan hal ini di sambut hangat rakyat Tabalong, dan beberapa rencana pembangunan yang masih kurang jelas juga ikut di promosikan, dan sedangkan yang di nyatakan dalan konser Rock Heroit Tabalong Oleh Avril Fans Fender di gedung Sarabakawa, sesytem pendindidikan baru tersebut akan di berlakukan pada tahun 2017 awal oleh dinas pendidikan yang di jelaskan dan di nyatakan sendiri oleh ketua dinasi pendidikan Tabalong Hj Marzuki Hakim pada Rahmah di Media TV Tabalong bertanggal 5 Desember 2016, dan pembangunan pasiltas pendidikan baru Tabalong juga akan di laksanakan pada tahun 2017, pendidikan sesytem digital bisa di lakukan sampai desa Tabalong jika dana nya mengijinkan, dan untuk semantara ini, kami hanya bisa memberikan ini saja kata dinas pendidikan Tabalong, dan itu tak mengapa yang penting upaya pembangunan dan moderenisasi tersebut terus di lakukan. Dan dalam pidato Sultan Anang di depan Pendopo berinar Tabalong, beliua bersiap untuk melakukan pembukan Taman Exspose center tersebut pada 2017, dan melakukan kordenasi pada jajaran pemerintah Povinsi Banjarmasin untuk langkah berikut nya, dan tekanan terhadap PT Conth akan di perkaras lagi, dan pada awal 2017 Revolusi Islam 2 Kesultanan Banjarmasin juga akan di laksanakan, Modernisasi Islam dan Masyarakat Tabalong dan Intergrasi pada pemerintah Jakarta, Pembeharuan Islam Tabalong yang moderen, dan perencana pembangunan Kota dan desa Tabalong dengan merata dan serentak yang akan di upayakan pemerintah pada tahun 2017 mendatang, dan untuk saaat ini baru ini saja yanga bisa di berikan, dan penambahan nya akan di berikan pada pidato berikut nya sekian dan terima kasih, itu lah pidato tersebut. Tapi hal yang perlu di sukuri saat sekarang ini tercita nya perdamain di Tabalong, meski kedamain itu tidak 100% di dapatkan, karena masih banyak masalah yang harus di selesaikan bersama, baik pemerintah daerah, provinsi, pemerintah Jakarta, Ormas-Ormas Lsm, dan lapisan masyarakat sendiri, karena dengan kerjas samalah masalah akan bisa di usakan bisa di selesai, meski juga masalah itu tak pernah ada habis nya datang dan silih berganti, seperti yang di katakan Sultan Banjar, manusia hidup akan selalu di hampiri masalah, kecil atau besar, dan karena masalah itu lah manusia di katakan hidup, karena jika manusia tersebut tidak punya masalah, berati iya sudah mati, bahkan orang yang sudah mati pun masih meninggalkan masalah untuk keluarga yang di tinggal nya, seperti mengurus jasat nya. Tidak ada manusia yang benar-benar adil dalam memerintah, karena ke adilan sejati adalah milik tuhan bukan manusia, manusia hanya bisa berusaha untuk adil tapi tak akan pernah adil karena ke adilan sejati milik tuhan. Tidak ada pemerintah yang sempurna di dunia ini, karena pemerintah sempurna adalah milik tuhan, semua pemerintah punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tapi manusia hidup butuh pemerintah kecil atau besar pemerintah tersebut, atau buruk atau jahat pemerintah itu, tetap saja manusia butuh pemerintah tersebut. Dan seluruh pemerintah akan terus di landa masalah, karena pemerintah ada untuk mengatasi masalah tersebut.
Dan saya dan kawan-kawan berdoa, semuga saja kedamain yang sudah ada di tabalong ini tidak lagi hilang, dan tuhan terus menjaga kedamain tersebut, dan memberikan kebahagian untuk seluruh umat manusia ini, dan saya berharap pada kawan-kawan, pemerintah dan masyarakat, jaganlah kedamain Tabalong yang sudah ada ini, dan tingkatkan terus kedamain ini, dan kita berjuang untuk memajukan Tabalong dan Indonesia ini, buatlah dunia terjengan dengan kita, buat orang kagum terhadap Tabalong Banjarmasin serta Indoensia ini.
Dan saya berharap bersama-sama kawan, semoga pemerintah bisa secepat nya menyelesaikan masalah Tabalong yang sudah lama berlarut-larut agar tidak terjadi konflik berdarah lagi
Dan sampai disini tulisan saya ini, dan kita lanjutkan lagi pada tulisan berikut nya, dan buku berikut nya yang akan saya tulisan dengan judul yang sama, Masalah Pemerintah Jakarta di Daerah Kusus Nya Di Tabalong, Pereode Tahun 2017,
Ucapan Terima Kasih Masyarakat Tabalong
Terima kasih kepada Kesultanan Aceh Banjarmasin yang sudah memperjuangkan Tabalong, Terima kasih untuk Ormas Sumatera, Avril Fans Fender Banjarmasin Aceh yang Berjuang tanpa lelah untuk Tabalong, Terima Kasih untuk Universitas Lambung Mangkurat dan Universita Islam Banjarmasin yang telah mendirikan Kantor Ormas Sumatera di Tabalong, Terima Kasih Banyak Avril fans Fender Tabalong pemuda Rock Avril Lavigne Karasmin Tabalong Pemerintauh Daerah Tim Musik Rock Media Sosial TV Tabalong dan Banjarmasin Pos, Terima Kasih pada Batalion 1008 yang sudah membela masyarakat Tabalon, melindungi dan mengayongi Tabalong dan terima kasih atas seluruh pengorbanan yang di berikan Batalion 1008 Tabalong, menjaga kedaulatan Tabalong, Terima Kasih pada Polres Tabalong, Terima Kasih pada pemuda Pancasila Tabalong dan Garda Pemuda Tabalong, Terima Kasih pada Koalisi Dagang Asean dan Frons Islam Asean, Terima Kasih pada Pasukan Mulim Dayak Tabalong, Terima Kasih Pada Linkin Park Pertonas Malasyia
Ucapan Terima Kasih Masyarakat Tabalong
Terima kasih kepada Kesultanan Aceh Banjarmasin yang sudah memperjuangkan Tabalong, Terima kasih untuk Ormas Sumatera, Avril Fans Fender Banjarmasin Aceh yang Berjuang tanpa lelah untuk Tabalong, Terima Kasih untuk Universitas Lambung Mangkurat dan Universita Islam Banjarmasin yang telah mendirikan Kantor Ormas Sumatera di Tabalong, Terima Kasih Banyak Avril fans Fender Tabalong pemuda Rock Avril Lavigne Karasmin Tabalong Pemerintauh Daerah Tim Musik Rock Media Sosial TV Tabalong dan Banjarmasin Pos, Terima Kasih pada Batalion 1008 yang sudah membela masyarakat Tabalon, melindungi dan mengayongi Tabalong dan terima kasih atas seluruh pengorbanan yang di berikan Batalion 1008 Tabalong, menjaga kedaulatan Tabalong, Terima Kasih pada Polres Tabalong, Terima Kasih pada pemuda Pancasila Tabalong dan Garda Pemuda Tabalong, Terima Kasih pada Koalisi Dagang Asean dan Frons Islam Asean, Terima Kasih pada Pasukan Mulim Dayak Tabalong, Terima Kasih Pada Linkin Park Pertonas Malasyia
Dan mungkin sekian dulu imformasi yang saya bisa berikan pada anda para pembaca. Dan kita bertemu lagi di lain epesodi tulisa saya yang baru nanti.
Terima kasih telah membaca nya semoga berguna untuk anda.
Mohon maaf bila ada kekeliruan dalam tulisan saya di atas.
FROG GOZILLA
Ketua Organisasi Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88 Tanjung Tabalong yang bergerak memajukan pendidikan di Banjarmasin Aceh dan Indonesia.
Organisasi ini juga sangat aktiv di industri musik Rock Endergrond,
Dan berjuang untuk membangun perintahan ustmaniyah yang baru,
Simbol Organisasi
Avril Lavigne
































Tidak ada komentar:
Posting Komentar