Lahir Nya Perjuangan Kelompok Gerakan Separatis Pemberontakan Indonesia 2016
WELCOME BLOGGER FROG GOZILLA
Terima kasih pada anda para pembaca yang sudah mau melungkan waktu berharga anda hanya untuk membaca tulisan saya
Pendahuluan
Gambar Avril fans fender Repoter, redaksi, dan jurnalis Kantor Berita Kanada Banjarmasin.
Tulisan ini saya bisa pertanggung jawabkan kebenaran nya, dan siapa di panggil siapa saja untuk mempertangung jawabkan nya, dan tulisan ini juga di tulis di bantu oleh kawan-kawan Avril fans Fender, dan segala tokoh-tokoh Indonesia yang mantan kelompok separtis pemberontkan Indonesia.
Tulisan membahas sejarah lahir kelompok separatis di Indonesia ini, beserta penyebab nya, mengapa mereka melakukan nya, tulisan ini juga membahas bermacam bentuk pemberontakan Indonesia, hingga cara mengatasi nya.
Dan ada beberapa tokoh-tokoh dan organisasi nya yang kami undang untuk memberikan pernyatan nya, minta kami rahasiakan nama nya berserta organisasi nya, tapi ada juga nama tokoh-tokoh dan organisasi yang tidak minta lindungi nya nama mereka, bahkan ada yang terang-terangan menentang pemerintah Indonesia.
Tulisan ini bahasa nya tercampur antara bahasa Indonesia murni, dan melayu, dan mohon kebijakan nya jika ada yang keliru, karena saya kurang pasif berbahasa Indonesia murni, tapi saya pasif berbicara dengan bahasa melayu banjar, karena saya orang melayu, dan tex di bawah ini juga di tulisa nya dengan kata kalimat kasar, jadi mohon kebijakan dan pemahaman nya.
Lahir Nya Kelompok Separatis Indonesia
A. Penjelasan Apa Yang Di Maksut Kelompok Separati Itu
Gambar GAM Aceh
Sebelum kita bicara jauh tetang gerakan separatis ini, maka saya perlu dulu menjelaskan apa yang di maksut dengan gerakan separatis itu, karena di mungkinkan pambaca ada yang kurang paham untuk membedakan, pemerontakan, kudeta, Separatis, oposisi, milisi, Griliya, koalisi dan teroris, karena banyak yang mengaku serjana juga tidak tahun dengan jelas apa itu kelompok separatis itu, dan tujuan nya, karena tidak semua kelompok separatis itu salah, bisa di mungkinkan membela banyak orang, dari seorang penguasa tirani, dan juga kadang kelompok separatis itu di samakan dengan teroris, bahkan yang mengaku aparat hukum juga hanya sebagian nya saja paham dengan Separatis ini yang tidak mengolongkan teroris, dan menyelisaikan masalah dengan benar-benar berpedoman hukum Pancasila, karena juga saya kerap kali menemui sidang kasus perampokan dan pembunuhan di golongkan dengan kelompok separatis ini,terutama media tv Indonesia, yang selalu mengaitkan kasus-kasus yang bukan terkaitkan pemberotakan dan separatis ini seperti pembunuhan polisi atau pejabat politik, juga aksi bom terjadi di kaitkan dengan kelompok separatis, sunguh keliru dan ceroboh sekali, yang amat berdampak pada masyarakat Indonesia ini.
Yang di maksut dengan kelompok separatis itu adalah,,! di mana ada sekelompok orang yang tidak sependapat dengan pemerintah yang memimpin nya, tapi perlu di ketahui kelompok seperatis ini biasa nya lahir dari rahim pemerintah juga, orang partai, pejabat politik dan militer, jarang sekali masyarakat sipil yang ikut dengan kelompok ini, seperatis ini biasa nya juga punya pekakas militer untuk penyerangan terhadap yang di angap nya salah, dan jika sudah terjadi itu maka, nama kelompok tersebut bukan lagi kelompok separatis nama nya, tapi kelompok pemberontak yang melakukan serengan besar dengan cara menduduki pusat penting di pemerintahan seperti Istana presiden, DPR, dan MPR. jadi sebutan separatis itu adalah turunan kata pemberontakan, atau kata sopan nya.
Karena jika ada sebuah kelompok orang yang bersebrangan dengan pemerintah, dan mereka masih tidak melakun serengan yang anarkis dengan senjata dan kekerasan itu, maka itu lah yang di sebut kaum separatis, mereka hanya turun ke jalanan, atau berdemo saja, tidak mengambil ke putusan patal.
Separatis juga hampir sama dengan yang di maksut oposisi atau koalisi, namun orang yang melakukan nya saja yang membedakan nya, hingga tujuan nya, karena, separatis, koalisi dan oposisi itu bisa berujung pemerontakan atau bisa di munginkan perang besar, dan lihat lah negara Syiriah saat ini, dulu pemerintah nya berkonflik dan terpecah hingga ada kaum oposisi dan koalisi, dan lama kelaman pun akhir nya perang terjadi, pejuang revolusi griliya pun akan lahir ke dunia ini, namun pembaca walau berbeda, tapi sama bisa terjadi perang, namun Separatis, oposisi, dan Koalisi itu beda tujuang nya dan orang nya, oposisi dan koalisi itu bisanya orang adalah, mereka angota partai politik yang punya ambisi berkuasa juga, dan berusaha merebut kekuasan itu dengan damai tanpa ada melibatkan orang sipil, namun bisa melibakan militer, contoh yang terjadi kemarin saat pemilihan presiden jokowi, yang mana Prabowo dan koroni nya beroposisi dan koalisi dan pemerintah terpecah menjadi dua, ada yang pro DPR, dan ada yang pro pemerintah, Koalisi merah putih dan Indonesia hebat, yang kemarin berkonflik lumayan lama sekali.
Dan sedangkan separatis ini bisa nya orang nya multi macam, tapi kebanykan orang nya dari pejabat pemerintah itu sendiri, tapi di barangi nya ikut orang sipil, atau ada organisasi masyarakat yang juga ikut terlibat, Preman, penjahat, dan lain nya, yang buntut nya lahir nya Griliya, atau berkonflik dengan senjata melawan militer sebuah negara dan berusaha mengulikan pemimpin nya, contoh GAM Aceh, dan sedangkan kudeta itu biasa nya orang melakukan nya adalah kelompok militer yang berusaha merebut pemerintah sipil, hingga bisa melakukan serengan bersenjata, dan contoh kejadian turky kemarin, bagai mana militer Turky mengodita Presiden Erdogan, jadi saya kira pembaca jelas sudah paham.
Yang desebut teroris itu adalah yang di mana sekelompok orang atau perorangan, yang melakukan serangan, seperti bom, dan pembunuhan, contoh bom bali kemarin, karena kelompok teroris itu tidak berusaha untuk merebut kekuasan pemerintah, namun memperingkan sebuah objek yang mereka pandang salah, dan berhenti sudah objek itu melakukan nya, dan jika masih melakukan nya juga, maka mereka akan menyerang lagi, jadi terortis itu bukan pemberontak, bukan seperatis, bukan oposisi, bukan koalisi, dan bukan griliya, karena tujuan nya untuk memperingkan orang atau pemerintah supaya berhenti melakukan hal yang di padang nya salah.
Agar jelas maksut tulisan ini, lihat lah tabel di bawah ini;p
1. Yang dimaksut gerakan separatis adalah, mereka sekelompok orang di sebuah 1 negara, bersebarangan kebijakan dan tujuang nya dengan pemerintah, namun mereka tidak mengunakan cara keras dulu untuk merebut kekuasa itu.
2, Teroris itu arti dalam habasa indonesia adalah mengancam dan memperingkan orang lain dengan keras dan kasar, teroris tidak berjuan untuk dapat kekuasan, namun minta kepada yang berwenang untuk menghentikan perbuatan yang di angap nya salah. ISIS bukan teroris tapi penjahat perang.
3, Yang di maksut dengan oposis dan koalisi itu adalah, di mana terjadi ke tidak searah nya tujuan mereka dalam memperintah, maka pencah lah pemberitah, menjadikan koalisi dan oposisi, seperty yang saya tulisa di atas tadi, Rezim jokowi lahirkan oposisi dan koalisi, hingga menjadi lagi separatis dan bukan tidak mungkin pemberontkan terjadi
4. Yang di maksut griliya adalah, di mana ada sekelompok orang berjuang untuk mendapakan kekuasan, griliya angotan nya hanya sedikit biasa nya, griliya angota nya bisanya juga rakyat sipil saja, paling ada kolonel TNI yang di belakang nya, griliya akan menyerang konvoi militer dan merampas nya senjata mereka untuk di gunakan menghadapi penjajah. griliya Indonesia terkenal adalah Tan Malaka, dengan gerpolek nya, panjang nya griliya, politik, dan ekonomi.
5. Yang di maksut dengan milisi adalah. tentara tidak resmi pemerintah negara tersebut, karena milisi adalah buatan Pemerintah dan militer, yang tugas nya memuat kekacauwan, konflik sengketa perebutan wilayah, contoh milisi Aitarak di timor lesti kemarin.
6. Yang di maksut dengan kudeta adalah; dimana pelakunyan adalah militer untuk merebut pemerintah sipil dengan kekerasan, contoh kejadian di turky kemarin, Erdogan di kudeta militer nya sendiri.
Jadi mungkin ada sudah paham apa itu Separatis dan yang lain nya, jadi jangan di sama ratakan mereka itu, karena punya tujuan masing-masing, dan resiko nyan bisa pecah perang saudara pembaca.
Separatis, Pemberotakan, milisi, kudeta, koalisi dan oposisi itu adalah hanya sebuah kalimantat simbol saja, atau kode etik dari penyebutan saja, jelas bahasa politik, yang arti jamak dan samar sekali, dan Separatis adalah biyang keladi dari pemberontakan saja pada akhir nya.
Yang pada inti nya adalah kelompok mereka itu tidak sama, jadi nama oleh orang bermacam nama kelompok nya, dan punya tingkat hukum nya juga dalam mempertanggung jawabkan apa yang sudah di buat nya, jika Separatis ini menang maka era baru di mulai lagi, apa bila kalah mereka akan di cap salah, walau pun apa yang meraka lakukan itu benar, maka tindakan hukum terhadap kelompok ini dalam undang-udang hukum Indonesia, besar tidak dampak nya, dan jika ada yang mau menyamaratakan nya, maka pengadilan tidak adil sudah, keran semua kelompok itu punya masing-masing tingkat perbuatanya, hukum nya juga masing-masing, jangan mefitah orang.
Lahir Nya Perjuangan Kelompok Gerakan Separatis Pemberontakan Indonesia 2016
B. Asal Usul Separatis Pemberontakan Indonesia
Gambar diskusi avril fans fender dengan mantan pemberontakan.
Tidak ada yang tahu, kapan dan siapa awal nya menerbitkan paham ini, hanya tuhan yang tahu, walau begitu masalah kelompok separatis ini sudah ada dari dulu sudah, dan sekarang ini hanya berubah cara nya saja.
Disini kita panjang lebar membahasa Pemberontkan Separqatis Indonesia dari lahir nya Repblik Indonesia ini yaitu 17 Agustus 1994 yang lalu, dari zaman itu juga mulai gerkan separatis ini, dulu mereka perang melawan Belanda sekarang perang sudara si Inodonesia ini, banyak nya separatis pada orde baru itu.
Dan juga kelompok Separatis ada melakukan banyak serangan di Indonesia sebelum berdiri Indonesia ini, tapi kemederkan 17 Agustus 1945 lalu juga masih tidak juga permasalah itu selesai, ini tidak lebih dari Majapahit dan Samudra Pasai Aceh, karena terbukti sudah dengan bagai mana Presiden Sokarno, minta pada Aceh belikan pesawat untuk urusan negara, dan itu di kabulkan seorang pejuang Aceh, Tuanku Daut Beruere, dan janji neraga Islam Indonesia itu juga tidak di tepati Sokarno, belum lagi bermasalah dengan mantan penjuang kemerdekan yang pangkat nya juga tidak naik, atau juga mereka mantan penjuang kemerdekan tidak juga di Angkat jadi perwera, maka terbentuk lah kelompok Separatis, tapi masih belum bersenjata api, mereka hanya mengatakan nya saja atas kecewa pada pemerintah Indonesia, dan tampilah kelompok separatis oleh Tuanku Daut, dan tampil nya Tuanku Daut ini yang pertama Tampil menjadi kelompok Separatis yang pertama setelah Indonesia merdeka, niat Daut untuk mendirikan Negara Islam Indonesia, dan itu di sambut baik oleh banyak pihak, tampil nya Daut juga berpengaruh terhadap penjuang Islam lain seperti Kahar Muzakir, Ibnu Hajar, dan Hasan Tiro, yang bergabung untuk melawan pemerinbtah Jakarta, maka di mulai lah lagi perang moderen hingga Kahar Muzakir dan Ibnu Hajar meninggal dunia di Exsikusi mati, dan setelah itu lagi Indonesia mulai terasa damai lagi, walau di daerah Aceh GAM masih kontak senjata, dan milisi Aitarak membabi buta di Timor Leste.
Asal kelompok Separatis di lahirkan oleh rahim pemerintah Indonesia sendiri, hingga dan juga Tampil nya Hasan Tiro pendiri GAM Aceh, membuat semangat GAM lagi untuk mengempur TNI Indonesia .
Dulu Daut membentuk kelompok separatis berdasarkan Agama Islam, dan ini juga sangat di dukung oleh Rakyat Aceh sendiri dan lainya, terlibih juga Pidato nya Daut yang menyatakan Aceh dulu adalah sebuah Negara Islam berdaulat Samudara Pasai, kita rakyat Aceh, punya uang sendiri, hukum sendiri, dan mereka merampas nya dari kita ini, maka orang setelah mendengarkan pidato nya itu, mengebur lagi semangat nya, dan tidak wanita atau laki semua ikut berjuang, namun era daut hanya sebentar saja di Aceh, tapi yang juga punya pengaruh kuat di masyarakat Yaitu Hasan Tiro.
Sebenar nya Daut tidak bertujuan membangun negara Aceh, lepas dari Indonesia, namu entah kenapa di pidato nya itu menyebut kemerdekan Aceh, hingga Hasan Tiro melanjutkan nya.
Hasan Tiro ini membentuk kelompok separatis GAM yang berujung pemberontakan terhadap Indonesi, Hasam Tiro juga tidak seperti pendahulu nya Daut perang sabil, tapi Hasan Tiro melakukan pemberontakan non agama, yang jelas untuk memerdekan Aceh.. Dan perlu di ketahui GAM Aceh sangat kuat melawan TNI, beberapa tahun mereka perang, Aceh juga tidak di duduki dengan mudah oleh Pemerintah Jakarta, semakin banyak di kirim TNI kesana lagi arti nya maka menabah besar masalah lagi, pemerintah Indonesia juga di hadapi pemberontakan Timor Lesti saat itu, itulah juga penyebap Jakarta Lemah sekali, apa lagi mangkat pak Harto tambah parah lagi, pada tahun 1998-1999 lalu, di Aceh perang terus berlangsung sengit sekali, dan perang GAM Aceh berakhit setelah kena Tsunami 2004 lalu, hingga 5 Agustus 2005 lalu Aceh merdekan dalam bingkai NKRI.
Masalah Hasan Tiro membentuk pasukan GAM Aceh itu, dan dia sendiri mengatakan nya hanya masalah Otonomi daerah saja, dan Pemerintah Jakarta harus membangun Aceh, karena kata Hasan Tiro jangan Jakarta saja yang di bangun mewah, Aceh juga inggin di bangun mewah itu, dan penjarahan demi penjarah pemerintah Indonesia menguras Harta Aceh, mereka semua hanya mementikan Jakarta saja, bukan Aceh, dan jika begini terus Aceh akan miskin nanti, hasil Alam nya di jarah Pemerintah Jakarta itu, dan hampir semua bangunan pemerintah di Jakarta adalah Hasil penjarajaran dari Kalimantan, Papua, dan Sumatera,, ya jika hasil alam kami Aceh di kuras habis Pemerintah Jakarta itu, jika membuatkan jalan desa atau membangun Aceh ada bagus juga, ini tidak semua mereka makan sendiri saja uang nya.
Kami belum tahu pasti bagaiman Hasan Tiro untuk membentukan Pasukan nya, apakah di bayar prajurit nya itu, dan bisa jadi persekongkolan bagi-bagi kekuasa dengan Angota nya nanti menang.
Kawan-Kawan Avril fans Fender bersama Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin sudan meneliti sejarah kelompok Separatis Indonesia, selama 10 bulan sejarah kelompok yang di datakan Avril fans Fender, hanya meneliti Sejarah kelompok separatis Indonesia ini mulai dari setelah nya Indonesia berdiri saja, padahal sebelum Indonesia berdiri, juga sangat banyak. tapi itu kurang berdampak pada Masyarakat untuk di tulis, jadi yang berdampak di tulis yaitu dari zaman kemerdekan Indonesia saja.
Dan kasus kelompok separatis Indonesia yang di dapat data nya, ada 108 organisasi Masyarkat di seluruh Nusantra ini, dan jika semua itu kami tulis mungkin tidak cukup di unduh ke Bloger, atau jika di tulisa menjadi buku, mungkin bisa berhalaman 10000 lembar, dan tulisan ini hanya mengutip yang penting nya saja dari data itu, yang jelas bisa di pertanggung jawabkan kebenaran nya.
Dan ini adalah nama-nama kelompok separatis yang tenar dan yang paling aktif melakukan tujuan nya adalah.
GAM, Opm Papua, Negera Federasi Sumatera, Angkatan milisi udara Tan Malaka Padang Sumatera Barat, Laskar Islam Malaka, Laskar Antasari Banjarmasin. Pasukan Kuripan divisi, 1,2,3,4,5, dan 6, Islam Tanah Jawa, dan Pemuda Pancasila Medan Sumatera Utara.
Dan itu adalah kelompok separatis yang aktip menuntut Pemerintah Jakarta, dan mereka ini kapan saja bisa jadi kaum Pemberontak Indonesia ini, jadi ini PR PEMERINTAH INDONESIA SEKARANG INI UNTUK MENANGANI NYA.
Kelompok Separatris paling banyak ada di Pulau Kalimantan, ada di Banjarmasin dan Pontianak Kalimantan barat, yang kerap sekali bersifat keras terhadap Pemerintah Indonesia.
Kelompok Separatis paling banyak di Pulau Papua ada di Timika dan Irian Timor, yang juga masih menutut keras Pemerintah Indonesia ini.
Kelompok Separatis paling banyak di Pulau Sumatera ada di Aceh, Medan, dan Padang Sumatera Barat, yang sangat aktif menyerang pemerintah Indonesia.
Kelompok Separatis paling banyak di Pulau jawa ada di Jawa Timor Surabaya.
Kelompok Separatis paling banyak di pulau Sulawesi dan sikitar nya ada di Ternate, dan Tidore, yang juga sangat aktif menyerang pemerintah Indonesia.
Jadi itu lah nama kelompok Separatis yang sangat aktif di Indonesia ini, yang sangat kerap kali terjadi kerusuhan masa di daerah nusantra ini.
Dan kita lanjut ke tahap selanjut nya.
Lahir Nya Perjuangan Kelompok Gerakan Separatis Pemberontakan Indonesia 2016
C. Faktor-Faktor Terbentuk Nya Kelompok Separatis Indonesia Moderen Ini
Gambar Kelompok Separatis Kalimantan
Baru-baru ini di rezim Presiden Jokowi, mulai menjamur nya kelompok separatis baru Indonesia, menambah yang sudah ada, namun juga di lahirkan dari kelompok yang terdahulu juga, padahal setelah tahun 2005 lalu saat Aceh Merdeka dalam bingkai NKRI, Kelompok Separatis dan pemberontak mulai tenang dan terkendali, namun sekarang kembambali lagi berjuang.
Yang jelas kelompok Separatis zaman sekarang ini, hampir semua nya, berada dari luar Pulau Jawa dan Jakarta, jelas nya lagi daerah-daerah Nusantara ini, masalah ini harus secepat nya di selesaikan Pemerintah Indonesia, jangan sampai kelompok separatis daerah ini berevolusi menjadi kelompok pemberontak besar nanti, dan memecah belah Indonesia ini, karena akibat ketidak adilan pemerintah Indonesia ini terhadap daerah nusantara yang di perintah nya.
Pada tanggal 11 oktober tahun 2015 lalu, di selengarakan nya debat panjang di Sumatera dan Kalimantan, debat itu adalah mempermasalah kan lambat nya pembangunan daerah di luar pulau jawa dan Jakarta, yang sudah di angap mereka melakukan penjarahan kekayan alam mereka, dan lebih gila nya lagi dalam debat itu di buat panas oleh Pertamina, yang mana minyak dan gas langka dan mahal sekali, padahal jelas Kalimantan punya banyak sumur minyak, dan kemana uang nya? dan pemerintah daerah menjawab nya, uang nya ke Jakarta, dan Ormas Sumatera menanyai nya lagi, mengapa di serehkan ke Jakarta semua nya, dan hampir tidak ada pembangunan di Kalimantan ini? pemerintah daerah menjawap nya, karena kekuasan kami terbatas, pemerintah daerah di batasi dalam pengelolan pajak Industri Tambang dan yang lain nya, dan pemerintah daerah juga tidak terlalu banyak dapat wewenang hal tersebut, dan bahkan ada Industri Tambang di Kalimantan membayar pajak nya tidak melalu pemerintah daerah, tapi langsung ke pemerintah jakarta, kalian tahu kami pemerintah daerah pun juga masyarakan daerah ini, kami juga daerah kita ini inggin maju cepat, tapi bangai mana kami melakukan hal tersebut otoritas kami kurang kuat terhadap pemerintah pusat Jakarta, dan juga masalah uang pembangunan itu sudah di rumuskan pemerintah pusat jakarta dengan dana uang kas Negara , namun uang nya hanya sedikit saja di berikan, kadang bisa bertahap sampai 4 hingga 5 kali tahap pembayaran, dan kami pemerintah daerah hanya merumuskan pembangunan daerah saja, lalu di kirim ke pemerintah pusat untuk dapat kami melaksanakan pembangunan daerah yang kami rencanakan, dan kami pemerintah daerah mendukung kalian semua nya di sini, karena ini demi kemajuan kita juga, cuma kata pemberitah daerah, kawan-kawan disini jangan berbuat anarkis dan kekerasan dalam menuntut nya pada pemerintah jakarta, dan kami selaku pemerintah daerah mendengarkan pendapat dan usulan kalian ini ke pemerintah jakarta, untuk cepat di penuhi apa yang daerah ingginkan, kami pemerintah daerah ini paham dalam debat kalian ini, apa yang saya katakan tadi pasti tidak di gubris kalian, terutama GAM, OPM Papua, Ormas Sumatera, dan Avril fans Fender, akibat kalian sudah dari zaman rezim SBY sudah sering di bohongi nya, SBY yang tebar janji di Kalimantan, namun nyata janji itu tidak pernah di lakukan mereka, kalian juga sudah bosan dengan Pemerintah Jakarta itu yang hanya bisa mempajaki saja namun pembangunan tidak terlaksana, contoh Kecamatan Batu Kajang kabupaten Pasir Kalimantan Timor, yang di mana mereka para camat daerah, berserta masayarakat, dan terutama Avril Fans Fender Balikpapan, yang meminta otonomi daerah, untuk di jadikannya Batu Kajang itu jadi Kabupaten dari bagian Kalimantan Timor, karena Batu Kajang sekarang ini, banyak Industri berdiri, contoh seperti PT KODECO BATU KAJANG, industri pertambangan batubara, yang sangat sulit mengurus ijin keperluar Industri dan masyarakat, yang mana jika inggin berurusan menyakut pamerintah harus ke Pasir dulu, dan jarak nya juga jauh sekali, karena juga akibat pemerintah daerah Kabupaten Pasir juga jarang meninjau lokasi yang bagian daerah totorial nya sendiri, jadi dengan maksut itu lah mereka minta otonomi Daerah agar Batu Kajang menjadi Kabupaten, dan hal tesebut juga sudah pernah di bicarakan oleh pemerintah daerah Tabalong Banjarmasin bupati Nor Aidi, bersama dengan 2 pemerintah daerah lain nya, Ir. H. Baharudin barito selatan. Drs. H. Yusiansyah Syarkawi bupati Pasir dulu, yang sepakat dengan rencana pembangunan segi tiga emas nya, untuk menjadikan kabupaten menjadi kota perdangan dan industri globalisasi, hingga meningkatkan pendidikan di Kalimantan, namun malang nya mereka Pemerintah Pusat tidak mendukung nya pembangunan tersebut, masalah Batu Kajang termasuk masalah sulit di selesaikan yang ke 2 setelah masalah pembangunan Banjarmasin, kebanykan dari pemerintah daerah Kaltim sangat pro pemerintah jakarta, tidak lagi melihat daerah yang di perintah nya, mungkin barang kali juga mereka sekongkol untuk bagi-bagi hasil, jadi itu saja, dan pada Ormas Sumatera, kami Pemerintah daerah mendukung kalian sebesar mungkin, tapi saya inggat kan lagi, janga berbuat keras dan anarkis, kita selesaikan dangan Damai, jadi mungkin ini bisa menjawab pertanyan Ormas Sumnatera dan Avril fans Fender yang tadi di atas.
Ormas Sumatera membalas penjelasan pemerintah daerah dengan mengatakan seperti ini: kami tidak bisa langsung percaya pada kalian, karena kami di pihak netral dalam masalah ini, dan saya katakan dengan tegas, apa yang anda katakan bisa bermakna dari kalian yang tidak inggin di salahka, dan melempar kesalahan tersebut ke pemerintah pusat saja, atau kalian juga sama sekongkol nya seperti yang ada sebutkan pemerintah daerah Pasir yang fro pemerintah Jakarta, jadi kami minta bukti dengan apa yang kalian katakan, bisa jadi kalian mendukung kami ini ada maksut nya yang barang kali ke untungan pamerintah daerah, karena kalian dapat mandat kusus dari pemerintah pusat untuk secara 100% menguasa daerah.
Pemerintah Daerah membalas pernyatan Ormas Sumatera, jadi jika kalian ingin bukti nanti kami berikan besok pagi di sini, baca semua Arsip pemerintah daerah itu, dan jangan kalian juga salah paham masalah ini.
Debat di teruskan Avril fans Fender lagi. Kita tahu di sini semuanya sudah, tetang masalah pemberontakan di Ponianak dulu, yang mana mereka minta Ottonomi daerah berjuang dengan keras untuk melawan pemerintah Jakarta itu, hingga mereka berhasil mendapat status daerah Ottonomi daerah kusus, atau lebih dari daerah lain nya, dan kita juga tahu, Papua juga dapat setatus Ottonomi Kusus oleh pemerintah Jakarta, Ottonomi kusus itu pun juga tidak membuat puas OPM Papua, karena masalah Frepors tidak jelas selesai nya, begitu juga Aceh yang dapat Ottonomi daerah kusus juga, walau kusus nya itu tetap di batasi juga, dan yang pada inti nya juga adalah, saya dapat membenarkan pernyatan pemerintah daerah, tetang pemerintah Jakarta, bahwa tidak peduli daerah, mereka hanya peduli wilayah mereka saja, kalau sudah terjadi pemberontakan baru pemerintah Jakarta itu tahu dan peduli, bukan salah GMA Aceh memberontak, karena pemerintah jakarta curang dan korup sekali, pemberian Ottonomi Kusus daerah saja juga tidak adil sama sekali, karena pilih kasih daerah nya, jadi masalah rumit, saya katakan pemerintah Jakarta menjajah daerah nya sendiri.
Diskusi ini pun kian panas sekali, bahkan diskusi ini di laksanakan 8 jam penuh tanpa stop, paling minum dan makan kue saja, itu juga langsung di ruang rapat diskusi, kawan-kawan juga tidak sabar menunggu arsip bukti pemerintah daerah, yang mereka janjikan itu, dan agar masalah cepat selesai, yang pada inti diskusi itu sudah menjadikan semua orang nya menjadi kaum Separatis, dan hanya bukti saja lagi yang kurang nya, dan ini bertanda buruk.
Dalam diskusi ini juga kawan-kawan semua nya benar-benar membicarakan pemerintah jakarta, dan banyak macam-macam pendapat mereka semua nya, dan saya sudah tahu, bahwa ini adalah awal terbetuk nya gerakan separartis, yang berujung pemberontakan dan konflik macam di Aceh dan Papua, karena jawaban tegas nya adalah, Gerakan Separatis yang berujung pemberontakan ini hal yang melahirkan nya adalah ketidak adilan pemerintah pusat Jakarta atas daerah, karena kurang nya peduli terhadap daerah, dan dugaan saya dan kawan-kawan juga tidak salah dalam diskusi itu, singkat nya, pemerintah daerah memberikan arsip itu siang nya pada kami, dan apa yang mereka katakan dalam diskusi debat itu ternyata benar sekali, dan kami tidak bisa lagi membantah nya, apa lagi menuduh nya, bersekongkol, dan atas dasar Arsip pemerintah daerah itu juga, dengan cepat menyebar terbentuk nya kaum separatis di daerah Nusantara, dan Acuan adalah Aceh, cuma sekarang ini masih dingin saja, karena prisiden Jokowi ada sedikit melakukan pembangunan daerah itu, maka itu juga bisa sementara ini mendingingkan kelompok separatis ini,
Dalam 1 tahun setelah diskusi debat itu, kami minghitung kelompok separatis yang lahir ada 8 kelompok di daerah-daerah Nusantara ini, yang tunjuan untuk memintan ke adilan pembamngunan Otonomi daerah nya, yang jelas daerah yang minta otonomi itu adalah daerah miliputi Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Ternate, dan Papua, yang mana daerah ini jarang sekali tersentuh pemerintah pusat Jakarta, bahkan kelompok masyarakan banjar mengelari wakil pemerintah Jakarta di daerah, hanya tukang septempel saja, teriakan keras mereka Pemerintah Jakarta Penjajah, anda pembaca boleh membantah ini!! jika anda orang Jakarta dan Jawa, tapi jika anda tingal di luar pulau jawa dan Jakarta anda akan tahu sendiri, untuk mengetahui hal tersebut sangat lah mudah, anda tinggal pergi ke pasar atau warung kopi masyarakat, dan bisa jua ke pos jaga malam kampung daerah, dengarkan apa yang mereka bicarakan sendiri, mereka akan mengatakan pemerintah Jakarta penjajah daerah, hampir semua pembangunan kota Jakarta adalah hasil zarahan perampok Pertamina dan Industri tambang dan yang lain nya, dari Kalimantan, Sulawesi, Papua, Sumatera, Ternate, dan Tedore.
Avril fans fender mendatakan kelompok separatis baru-baru ini, beluam ada terlihat ada sebuah kelompok separatis daerah yang jalan nya menyimpang, atau jelas nya menmanfaatkan ke ada ini, karena masih berpengang teguh untuk minta ke adilan pembangunan daerah saja tidak lebih, namun juga besar kemungkin ada, cuma kami yang tidak tahu kelompok mana, dan di lihat dari situasi ini, kelompok ini jelas sekali menungu pemimpin nya untuk bertranpormasi Separatis menjadi kaum pemberontak, mereka juga sudah banyak membenarkan banyak kaum pemberontak yang terdahulu dari mereka, bahkan mereka juga membenarkan atas lepas nya beberapa daerah Indonesia menjadi Malasyia, yaitu faktor di anak tirikan nya daerah oleh Pemerintah Jakarta, dan mereka juga sudah hampir tidak percaya akan media tv berita Jakarta Macam Metro TV, yang sekongkol provoganda, menyalahkan GAM Aceh dan Opm Papua yang inggin membentuk negara sendiri, karena tidak ada untung bergabung dengan Indonesia, meski sebagian di daerah tersebut ada yang tidak setuju rencana itu, kami akui upaya pemerintah daerah untuk Intergrasi dan menahan nya, namun belum cukup jua untuk menghintikan, bahkan ada dari mereka pemerintah daerah dan partai justru memodali gerakan separatis ini, karena pemerintah daerah yang melakukan tersebut mungkin merasakan hal yang sama di rasakan oleh rakyat yang di pimpinya, dan kerbatasan wewenang pemerintah daerah barang kali unsur mereka bergabung di kelompok separatis ini.
Jadi saya jelaskan sedikit dulu, Kelompok separatis yang berujung pemberontakan nya ini lahir dan ada, akibat ketidak adilan pemerintah pusat Jakarta pada daerah, karena kaum separatis dan pemberontak di Indonesia ini, hampir semua lahir di luar Pulau Jawa dan Jakarta, tepat nya daerah-daerah Indonesia yang jauh dari kota Jakarta, terutama Kalimantan, Papua, Sumatera, Aceh, dan, Sulawesi, yang semua tujuan nya sama, beluma ada lagi tercatat di Jakarta lahir kaum separatis pemberontakan sampai sekarang ini, kecuali kudeta G30 PKI, dan pengulingkan presiden Soharto dan Sokarno saja, setelah nya tidak ada lagi, bahkan yang terlibat pengulingan presiden soharto itu banyak dari luar, dan pemberontkan di rezim Sokarno juga dari luar Jakarta, paling dekat Jawa Barat, itu juga kebanykan orang dari luar, macam Kahar Muzakir dan Ibnu Hajar, yang masalah adalah negara Islam Indonesia, dan macam lagi, persatuan tanah melayu, dan pembebasan Kalimantan, namun moderen ini misi agak berbeda dikit, namun tetap menurusi yang lama, yaitu otonomi daerah yang di tuntut nya.
Kita kembali ke pembahasan awal, jadi di Kalimantan, Sumatera, Papua dan Sulawesi sekarang ini sudah masa meningkat nya kaum separatis, walau daerah nya terpisah-pisah oleh laut, tapi perasan senasip mereka itu yang menyatukan mereka ini, dan dengan tegas setelah rapat diskusi ke dua di lakukan pada tanggal 7 Juni 2016 lalu, maka dengan resmi kawan-kawan membentuk kelompok separatis, yang juga lahir nya dari kaum separatis yang terdahulu, cuma angota nya saja sekarang ini lebih banyak pemuda nya, dan yang tua nya hanya duduk manis melihat perjuangan nya, terbentuk nya kaum separatis moderen ini, dasar cara pembetunkan nya hampir sama dengan kaum separatis yang terdahulu nya, yaitu mereka ini tidak di gajih atau mendapat kan uang angota dari pemimpin nya, tapi malah mereka mengumpulkan uang pribadi nya sendiri untuk biaya logistik kelompok separatis ini, bahkan nanti mereka gagal bisa membeli senjata api di pasar gelap, maka berujung lah pemberontkan besar, dan barangi lagi dengan lahir nya kelompok griliya baru, yang gentayangan mengacaukan ke amanan publik, kontak senjata di mana, peramasan dan penjaraghan senjata dan amunisi akan terjadi, konvoi polisi dan TNI akan di hadang perjuang griliya dan yang lain untuk merampas senjata, penjarahan bank dan toko emas akan terjadi oleh para griliya untuk membeli pekakas militer, semua perang tidak akan terhenti sebelum kedua belah pihak sepakat, yaitu pemerintah Jakarta dan Kaum Pemberontak ini, contoh GAM Aceh dan OPM Papua, yang juga sampai saat ini masi melakukan kontak senja, meski Dinminimin menyerahkan diri ke pada Pemerintah Jakarta, dan Presiden Jokowi membebaskan angota OPM Papua, bukan jawaban untuk berhenti berkonflik, dan GAM Aceh itu tidak 1 saja, atau yang di komando oleh Dinminimin saja, tapi banyak lagi, baik di Aceh sendiri atau luar daerah, jawaban untuk berdamai nya adalah, pemerintah Jakarta harus memberikan Ottonomi daerah itu, dan menyusun baru system pemerintah nya, kusus nya system pemerintah untuk pembamngunan daerah-daerah, atau juga kelompok separatis yang kalang dan lenyap dari dunia ini, maka bisa terjadi perdamain sengketa ini.
Di Rezim Jokowi moderen ini juga, tidak ketingalan atau apsen nya kelompok keagaman dalam bergabung di kelompok separatis dan berujung pemberontakan ini, dan mereka menjadikan Agama menjadi sarana untuk merekrut angota, mereka kaum agama atau ulama yang merasa hilang kekuasa lingitimasi nya telah menutut kembali ligitimasi itu pada pemerintah Jakarta, dan masalah hukum pancasila dan agama akan di pertanyakan dalam rumusan DPR, juga menyangkut budaya dan tradisi, hingga rasisme juga, yang mana telah menghidupkan kembali konflik perang Samudara Pasai VS Majapahit, kasar nya, Jawa VS Melayu, kaum Melayu sudah pasti terpusat di Aceh dan Sumatera begitu juga kaum agama nya, karena juga 90% orang melayu agama Islam, hal tersebut akibat dari pada, yang memimpin Indonesia/Presiden hampir semua nya golongan Jawa saja, begitu juga dengan panglima TNI dan Polri nya, yang berkisar kalangan Jawa saja, ini sudah membuat angapan kaum melayu tidak adil, dan juga merasa di asingkan dalam lembaga penyelengaran Negara, maka kadang kaum Melayu Indonesia justru berpihak pada Malasyia, jika ada masalah pelangaran perbatasan negara dan totoriyal, bahkan ada yang terang-terangan dari pihak kaum Melayu mendukung Malasyia, hingga berniat bergabung dengan Malasyia, hal tersebut bukan berdasarkan pada kesukuan Malasyia, yang Melayu sama dengan kaum Separatis Melayu Indonesia, melainkan akibat ke tidak adilan dan tidak di libatkan nya mereka dalam penyelangaran negara Indonesia, dan bisa jadi juga itu hanya alasan mereka untuk keluar NKRI, yang sebenar nya mereka tidak inggin bergabung dengan Malasyia, tapi hanya Inggin dapat dukungan Malasyia untuk keluar NKRI, barang kalia minta perlindungan Malasyia saja, tapi bukti sudah ada di sejarah, ada bagian Indonesia yang telah dengan resmi bergabung dengan Malasyia, seperti Lingitan di Kalimantan Utara, dan ada beberapa lain nya lagi, aneh nya hal itu Pemerintah Pusat Jakarta menuduh Malasyia yang merampas nya, pada hal orang yang tingal di daerah itu lah yang sepakat dengan pemerintah Malasyia, karena jika orang yang tinggal di daerah yang di angap telah di rampas Malasyia itu tidak mau dengan malasyia, atau intergarasi nasionalisme nya kuat terhadap pemerintah Indonesia, mereka akan melakukan perlawan terhadap Malasyia, conton Pontianak yang Ingin di rampas Malasyia, tapi orang Pontianak merasakan ke adilan pemerintah Indonesia, dan mendapatkan hak dan Otonomi daerah yang sepantas nya di dapatkan mereka itu juga yang membuat mereka melawan Malasyia, tidak perlu TNI yang di Jakarta untuk membendung atau mendahulu kontak senjata dengan Militer Malasyia, TNI Pontianak yang mendahulu nya, jadi aneh pemerintah Jakarta menuduh Malasyia merampas secara keras, dan alasan lain nya juga adalah, Malasyia sudah memaanfaatkan ke adan, yang mana Malasyia tahu, bahwa masyarakat Perbatasan Indonesia ini di anak tirikan pemrintah pusat Jakarta dan tidak di pedulikan nya, maka Malasyia datang bagai dewa penolong mereka, hingga mempengaruhi mereka, dan membuat mereka berpihak pada Malasyia, dan satu lagi alasan kaum melayu untuk bergabung Malasyia ya itu melihat kehancuran dan kecurangan hinggal nya pemerintah Jakarta dalam menjalakan tugas nya dalam mengembang pembangungan publik dan saran umum masyarakat nusantara, seperti jalanan, lapangan bola, gor, serkuit, perpustakan, gedung dan yang lain nya, sedangkan Malasyia sangat pesat dalam pembangunan, mereka Malasyia benar-benar menang secara pembangunan dan System ekonomi politik nya, terlibih dari Mathir Muhammad yang menolak IMF lintah darat rentenir Amerika Serikat itu, yang pada Inti nya angapan yang timbul adalah Pemerintah Jakarta sudah mengadaikan Indonesia pada rentenir Amerika Serikat itu, dan ini adalah penyebab nya lambat pembangunan itu, akibat juga di kuras nya IMF yang berkolonia di DPR, mereka sekongkol dan berbagi hasil, yang mana IMF menawarkan bagi hasil sedikit untuk angota DPR itu, supaya meluluskan undang-uandag yang menyangkut uang belanja neraga, hinga Indonesia di buat nya melarat, Angota DPR memperkaya diri nya sendiri saja, sekarang daerah Kalimantan utara darurat otonomi daerah, dan jika pemerintah Jakarta tidak peduli juga terhadap ini kami jamin, daerah itu akan bergabung Malasyia lagi, atau daerah nunukan itu bisa ikut dengan Negara Federasi Melayu Sabah Malasyia nanti, ini hanya menungu waktu saja lagi, kuat nya dukungan kaum agama juga berperang penting dengan hal ini.
Untuk memperjelas masalah kaum Agama Indonesia yang masuk pada lingkaran kelompok separatis berujung pemberontakan ini, maka Avril fans Fender membuka forum diskusi bersama tokoh-tokoh ulama besar yang bawa juga Fron Islam Asean, yang mana forum tersebut di selengarakan di Kantor Berita Kanada Balikpapan pada tanggal 10 desembar 2015 lalu, avril fans fender meminta pertyatan terhadap kaum Agama Indonesia yang terlibat perlawan nya ke pada Pemerintah Jakarta? apakan ini awal menghidupkan kembali nya untuk mendirikan Negara Islam Indonesia? atau ada alasan lain mengapa melakukan nya? kaum Agama menjawab nya: permasalah awal nya adalah dari kampaye Islam teroris Amerika Serikat, hingga pembentukan Densus88 itu, pemerintah Indonesia ini apakah bodoh atau pura-pura bodoh saja!! karena sudah dapat kita ketahui semua nya, Indonesia adalah negara berpenduduk Muslim terbesar, jika nya pemerintah Indonesia pintar dan tidak ceroboh itu, jangan berkampanye Islam teroris, tapi berkampanye Indonesia anti teroris yang mengatas nama agama untuk membuat kekacaun dan membuat peperangan yang mengangu perdamain Indonesia, maka kira-kira sedikit kemungkinan kaum agama ikut kelompok separatis perlawanan terhadap pemerintah Indonesia, malah sebalik nya mereka membantu, karena merasa ada pihak yang telah mengotori Islam, dengan cara Jihat itu, dan pada inti nya, nama Islam itu jangan di buat dalam kampanye tersebut, dan juga tindakan densus88 tidak bermoral dalam melakukan penangkapan terhadap tokoh ulama, yang melahirkan angapat publik densus88 musuh tuhan, mereka menembak orang lagi sholat, dan pengepungan yang begitu Exstrim terjadi, dan pembubaran organisasi Agama, yang juga melahirkan angapan bahwa pemerintah Indonesia anti Agama Islam, dan inggin membuat orang Indoensia keluar dari agama, dengan dalil demokrasi dan puralisme yang di angap mereka menghapus budaya dan tradisi, menganti dengan budaya Barat, kusus nya Amerika Serikat itu, bahkan mereka mengatakan Indonesia sudah hilang jati diri nya lupa indintias nya, dan kelahiran nya sendiri, karena Indoensia terbentuk dulu banyak di bantu Agama dalam penyatuan, tepat nya setelah Majapahit runtuh, maka kesultanan Islam pun terbentuk, peperangan antara kerajaan pun berahir karena sudah seagama, kusus nya permusushan antara Samudara Pasai dan Majapahit berhenti di satukan dengan Islam, maka lahir lah Kesultanan Demak dengan dibidani Samudra Pasai dan Dinasty Ottoman Utsmaniyah Turky, Iran Persia, dan penjajah Eropa datang ke Nusantara, semua Kesultanan bersatu padu untuk melawan nya, mereka gagah berani di Selat Malaka, dengan menghalau armada Portugis, dan menyabut tentara Inggris di Kalimantan Utara dengan hayunan pedang, mengaramkan kapal belanda di Aceh dan Sumatera Barat, hingga jaman kemerdekan, bahkan polimik negara Islam yang di janjikan itu juga tidak pernah di tepati, hingga membuat kecawa muslim Indonesia ini, namun itu tak mengapa, kaum agama sudah tidak lagi terlalu untuk menuntut janji Sokarno itu, tapi masalah utama nya ada pada kampanye Islam teroris dan juga cara penangkapan Densus88 yang tidak bermoral, serta main fitnah se enak nya, ulama di katai mereka teroris, FPI di bubarkan al-hasil mereka membentuk gerakan separatis Islam bawah tanah, singkat dengan apa kata Amin Rais dalam pidato nya di Yogyakarta, masalah tilusi jadi Gajah, yaitu Islam teroris kecerobohan Pemerintah Indonesia, dan melahirkan juga angapat orang Indonesia baik nya muslim dan muslim Rezim SBY adalah boneka Amerika Serikat, SBY terus tunduduk bahkan tiarap hingga di perkosa nya oleh penjajah dunia Amerika Serikat pedangan kaki lima jasa militer dan senjata api, politik adu domba nya, benar-benar ceroboh sekali, jadi itu lah penyebab utama nya, mengapa kaum agama mengakat perisai nya hingga menhunuskan pedang nya, bahkan ada yang mengatai pemerintah Indonesia kafir, dan ini belum lagi di tamah kericuhan masalah Palestina, konflik Aliran Suni Syah, belum lagi juga doktrin-doktrin Islam jawa timor, yang lebih gila lagi ada suatu aliran Islam di Jawa Timor Surabaya, Pasuran hingga tolong Agung, yang mingklaem Gahah Mada Nabi, Hayam Uruk Rasul, Arab Suadi Perambas ajaran Jawa, yaitu ajaran Islam, ini sudah gila, di tambah golongan jawa barat itu menambah keruh suasana, dan itu semua nya masalah nya.
Nah sekarang sudah jelas mengapa kaum agama juga ambil bagian dalam pembentukan gwerakan separatis perlawanan nya terhadap pemerintah jakarta itu, dan kita masuk dalam fasis kelompok Industri dan pengusaha yang baru-baru ini juga gencar dalam ikut gerakan Separatis ini, dan saya akan paparkan dengan jelas sekali di bawah ini.
Industri Indonesia dan para pengusaha hingga buruh kerja bukan hal yang mengejutkan lagi sudah dalam membuat gaduh Indonesia ini, sengketa Industri dan komprontasi sudah mengakar di Indonesia ini sejak dari zaman belanda, tapi kita tidak membahas keributan Industri di zaman pra sejarah namun yang baru-baru ini, jika di mulai dari zaman Indonesia merdeka konflik Industri ini rasa nya tidak cukup di sini di tuliskan, tapi kami memulai dari konflik Industri Indonesia yang besar dari zaman orde baru, yang bermulu dari Mesuji lampung, karena keributan Industri, buruh kerja dan pemrintah yang ada di Lampung bermula pada tahun 1990 itu sangat besar dampak nya untuk Indonesia ini, karena era itu di mulai nya perlawanan besar buruh kerja Indonesia terhadap Industri, dan konflik ini meluas hingga berujung Pemberontakan dan melibakan kaum separatis hingga campur tangan luar Negeri, konlfik mesuji Lampung ini juga yang telah mengarkan buruh kerja Indonesian untuk melakukan perlawanan hingga kasus ini panjang 10 tahun lebih, namun hal tersebut bukan-bukan satu-satu hal pemicu utama nya, tapi ada sebuah kelompok di belakang nya yang mendasari dan pendorong terjadi kerucuhan itu, hal tersebut adalah Industri lokan Indonesia VS Industri Asing terjadi, para buruh kerja itu adalah sara nya saja, karena kami punya bukti nya yang nyata, di dapat dari sebuah mantan pakar Ekonomi Indoensia dan angota DPR kala itu, yang kami undang untuk memberikan pernyhatan terkait kaum separatis pemberontakan dan pendanaan nya.
Rezim Soharto sering disebutkan boneka Amerika Serikat, dan pada era itu Amerika Serikat mendominasi Industri Indonesia, dan menyingkirkan Industri lokal Indonesia, Industri Amerika Serikat curang, mereka melakukan komporonisasi persekongkolan dengan DPR dan rezim Soharto, hal tersebut yang membuat persatuan pengusaha Sumatra bergabung melawan nya, maka proprokasi pun lancarkan untuk menghancurkan lawan nya, juga gajih dan sengketa lahan juga menjadi membuat hal ini membesar cepat, di tanbah kekerasan polisi terhadap kaum buruh, berujung tewas nya buruh di mesuji Lampung, maka kelompok separatis turun tangan untuk membela nya, hingga terjadi pembakaran pada pabrik perkebunan tersebut, belum lagi masalah Pertamina dan juga tambang batu bara di Sumatera dan Kalimantan, hingga Frepotrs di Papua,
Masuk nya Industri dan pengusaha di golongan separatis ini sangat membahayakan, karena bisa melakukan pendanaan, dari membelikan senjata, dan keperluan kelompok untuk menjalakan serangan terhadap lawan nya, kelompok ini bukan saja Industri saran nya, tapi justru Pemerintah Jakarta lah yang di angap paling bertangung jawab terhadap hal ini, karena pemerintah Jakarta penerbit nya ijin Industri itu, dan ini alasan utama mengapa OPM Papua melakukan penyerangan terhadap pemerintah bukan Frepotrs nya, karena Pemerintah Jakarta yang telah menerbitkan nya ijin frepotrs itu.
Konflik ini berlanjut Sampai zaman SBY, namun sempat vakum mati suri sebantar, dan hidup lagi baru-baru ini, Pengusaha Indonesia sudah banyak yang menyimpan kekayan nya di luar negeri, menghindari kesenangan pajak dari perintah Jakarta, terutama Industri daerah-daerah yang di luar Pulau jawa dan Jakarta, di Sumatera dan Kalimantan perluan pengusaha dan Industri paling sengit terjadi, itu akibat merasa di rugikan nya, mereka bayar pajak, namun daerah mereka tidak di bangun oleh Pemerintah Jakarta, unjung nya Industri di musuhi masyarakat karena di agap tidak membantu pembangunan daerah misal pasilatas umum pendidikan, ya paling tidak membantu perbaikan gedung sekolah, hal tersebut membuat mereka merasa membayar pajak 2 kali, pertama pada Pemerintah Jakarta, ke 2 pada Masyarakat di sekitar Industri itu berada, karena mau tak mau mereka harus menuruti masyarakat jika inggin Industri nya berjalan terus, pemerintah jakarta tidak bisa juga menolong nya, karena bisa fatal urusan nya, jadi ada sebagian dari Industri daerah menolak membayar pajak pada Pemerintah Jakarta, dan uang Pakaj itu akan langsung di berikan mereka pada sebuah organisasi bentukan mereka sendiri untuk membantu Masyarakat, melihat tersebut, kelompok separatis dan musuh pemerintah pun ikut dalam membela hal tersebut, bukan baru di Kalimantan, ada sebuah Industri yang tidak membayar pajak, dan mengunakan tentara untuk menuntup Industri daerah tersebut, ujung nya GAM Aceh menembaki TNI supaya mundur dan tidak mengagu Industri tersebut, bahkan Industri daerah juga bukan baru membelikan pekakas militer untuk para Griliya dan Pemberontak, di Sumatera, Industri lokal ada yang membelikan helikopter untuk kaum Separatis nya Angkatan Udara Tan Malaka Negara Federasi Pandang Sumatera Barat dan Medan Sumatera Utara itu, bahkan mereka juga terlibat membelikan ratusan pucuk AK 47 dari Cina untuk GAM Aceh, bukan mintos pedagang Medan Sumatera Utara itu, memberikan uang pada Preman Besar mendan Olo Pengabain untuk menekan pedangan Cina, Olo Pengamain dengan Ormas Pemuda Pancasila itu menekan pengusaha Cina, dan memenankan Industri Lokal Medan, bahkan Olo Pengabain pernah mengatakan, walau para pedangan Medan tidak memberikan nya Uang, dia akan tetap akan Melakukan nya, karena orang Medan harus jaya di tanah kelahiran nya, maka dari kata-kata nya itu Ormas Pemuda Pancasila selalu melindungi nya dari penangkapan polisi, di bantu unknum Polda juga, yang berjiwa kedaerah dan pembelan nya terhadap tanah Kelahiran nya Medan, dan kericuhan Tanjung Balai pembakaran kuil budha Cina kemarin terjadi itu bukan untuk memusuhi agama nya, namun untuk mengusir pengusaha Cina di Medan, di Tambah konflik GAM Aceh di Selat Malaka, yang memusuhi Cina, yang sering masuk totorial Indonesia Malasyia itu, singkat nya Natuna.
Untuk memperjelas hal tersebut Avril fans Fender memanggil seorang tokoh terkemuka dalam perlawanan terhadap pemerintah Jakarta, hingga punya gagasan memindah Ibu Kota Indonesia ke Kalimantan Palangkaraya, dia juga serang pengusaha kayaraya yang lahir di Palembang bernam Sumatri Nosation pada tanggal 9 Januari 2016 ke kantor berita Kanada Sungai Musi Palembang Sumatera Selatan, pertanya Avril fans Fender sangat singkat namun padat berisi itu mempertanyak Sumantri Nusation, mengapa anda melakukan nya? Sumantri menjawab nya; Saya melakukan nya untuk ke adilan pembangunan daerah nusantara ini, dan saya sudah bosan dengan kata Jakarta itu, mereka adalam perampok harta daerah saja, mereka hanya membangun pulau Jawa dan Jakarta saja, dan itu sebab nya saya mengagas pemindahan Ibu Kota Indonesia ke Kalimantan, kami pengusaha daerah, namun kami di musih pemerintah Indonesia yang pro Inustri Asing yang kusus nya Amerika Serikat, Pemerintah Indoensia juga telah menghianati Inustri Persia Iran di Sumatera dan memenangkan Amerika Serikat, Pertamina yang hanya bisa mengurus Minyak itu lalu menjual ke luar negeri mlelalui Singapura itu, kami pengusaha daerah malam siang bekerja untuk mencari uang di pajaki sangat tinggi, namun pembangunan daerah nihil tidak ada sama sekali, yang ada uang hasil jereh payah kami di korupsi pemerintah Jakarta itu, sungguh keterlaluan sama sekali, curang dan haus matrialisme macam Amerika Serikat itu.
Kita lihat saja bisa sudah kecurangan mereka itu, di Sumatera tambang pasir kecil milik masyarakat kecil di tutup pemerintah, Industri tambang pasir Singapura yang menjarah laut Sumatera di biarkan nya, dan nelayan kecil Sumatara di dilarang mengunakan rancun dan Bom, Kapal besar milik singapura pakai bom dan bom di biyarkan, Inudstri perkebunan asing di biyarkan menuntukan harga seenak nya, ini tidak lebih zaman belanda, yang mengharuskan menjual pada mereka, dan jujur saya sengaja kata sumatri mengajari orang Sumatera menambang minyak bumi sendiri secara swadaya pekakas sederhana, karena jika mereka tidak saya ajara maka mereka tidak akan merasa kekayan alam mereka sendiri, karena habis di kuras pertamina, yang ada anak cucu mereka menangung dosa pertamina, alam berontak karena di rusak, pertamina kaya, sedangkan masyarakat Sumatera kena imbas bencana alam, sunguh gila sudah pemerintah Indoensia yang tidak peduli daerah nusantara ini, dan saya bersumpah tak akan membayar pajak pada mereka karena tidak juga daerah di bangun, dan pemerintah daerah di batasi pengelolan pembangunan nya serta penarikan pajak nya, ini tidak lebih penjajah bangsa Sendiri, seperti kata Tan Malaka, Pemeritah di Ongkosi Rakyat balik menintas rakyat yang menindas nindas nya, dan saya sependapat dengan Tan Malaka, Tuan Rumah Tak Akan Berunding Dengan Maling Yang Menjarah Rumah NyA, saya akan melawan nya dengan cara sendiri, bahkan saya akan hunuskan pedang akan prisai terhadap penjajahan pemerintah Jakarta terhadap daerah, mungkin itu saja dulu yang saya berikan kata Sumantri Nusation.
Dan di tabah lagi masalah Sensus Ekonomi, lalu yang baru-baru ini keterlibatan Industri Rokok Indonesia dan Asing dalam pengerakan kelompok pemberontak, akibat Jokowi inggin menaikan harga roko di Indonesia dua kali lipat, maka ini arti nya kurang nya pendapat Industri Rokok di Indonesia, sedangkan pajak nya luar biasa besar nya, Jokowi sudah menambah masalah Indoensia ini dengan kebijakan yang tidak di pikirkan dahulu dampak bnya, ceroboh membuat diri seindiri di musih industri rokok, hal patal adalah jika Industri membelikan senjata pada kaum pemberontak mana konflik akan pecah lagi, TNI akan kontak senjata, yang ada NKRI Terpecah belah di buat nya.
Hal paling parah lagi Industri bisa mendanai partai politik dan mengusung calon nya, dan nanti akan meluluskan undang-undang untuk kepentingan Industri yang sekarang bermusushan pada Pemerintah, ini bukan saja Industri lokal daerah yang melakukan nya, tapi Asiang juga, yang biasa nya pelaku nya adalah Amerika Serikat, dan contoh adalah Presiden Jokowi yang pada akhir nya memperpanjang kontrak karya PT Freports maling emas Papua ini, dan ini jelas membuat OPM Papua marah lagi dan pada akhir nya pemberontakan terjadi, mungkin anda pembaca tidak tahu sekarang ke ada di Papua, tapi jelas nya di Papua terjadi konflik menerusi yang dulu lagi, dan sekarang mentan milisi Aitarak yang tidak di pedulikan pemerintah Jakarta bergabung dengan OPM Papua, OPM Papua juga bergabung dengan Pasukan GAM Aceh, untuk membela Papua dari jajah Pemerintah Jakarta dan Amerika Serikat, dan ini hanya menungu waktu saja lagi untuk pecah nya nanti, apa pun yang telah di lakukan Presiden Jokowi tidak punya arti apa bagi OPM Papua, Jokowi berusa untuk meredan konflik itu dengan cara membebaskan tahanan angota OPM Papua, dan juga Dinminim GAM Aceh, Jokowi sekarang terus berusaha meredan nya dengan cara apa saja, dan kami sangat menghargai usaha nya itu, karena kami tidak inggin jatuh nya korban saja.
Kalangan TNI dan Polri juga baru-baru ini ada angota nya yang membentuk kaum Separatis, walau mereka tidak inggin melakukan Kudeta, tapi dengan bergabung nya mereka ini, otomatis memberikan pengaruh besar, dan bukan tidak mungkin mereka menjual senjata pada kaum Pemberontak Indonesia, dan Angota TNI yang tergabung dengan mereka ini, bisa berpura saja kontak senjata di Papua, di hadapan Pemerintah Jakarta, dan lebih gila nya lagi, mereka ini bisa berpura-pura kalah dengan OPM Papua dan senjata di rampas, padahal senjata itu bukan di Rampas tapi di jual secara halus terhadap kelompok pemberontak saja, layak nya Amerika Serikat yang berjualan senjata api di Timor tengah sana.
Mantan milisi Aitarak yang bergabung OPM Papua itu sangat besar juga pengaruh nya, yang jelas mereka akan menjadi lebih tanguh lagi, dan bukan tidak mungkin Timor Lesti terlibat juga disini, kalau Autralia sudah jelas Terlibat mendukung OPM Papua, karena mereka juga ada maksut dengan OPM Papua.
Hal yang kerap sekali terjadi di kelompok Separatis yang berijung pemberontakan ini, kaum militer yang terlibat bisa berbagi kekuasa jika mereka menang, karena sudah bukan rahasia lagi jika militer ikut pasti ada mua nya, yaitu kekuasan, mereka akan berhinat pada mereka pendukung nya dulu.
Untuk jelas nya lagi, Avril fans Fender telah memanggil mantan Milisi Aitarak yang bergabung OPM Papua, yang di lakukan pada tanggal 15 April 2016 lalu di kantor berita Kanada Timika Papua, avril fans fender meminta pada mantan milisi Aitarak pernyatan nya, mengapa mereka melakukan nya? Mantan milisi Aitarak menjawab nya sebagai berikut;
Kami dulu berjuang untuk pemerintah Jakarta, untuk mempertahankan Timor-Timor supaya jangan lepas dari NKRI, kami akui kami lahir dari rahim nya TNI, banyak dari angota kami yang mati terhormat untuk Indonesia, kawan-kawan Dari Ablai, Besi merah Putih, Halilintar dan Pasukan gelap lain nya, yang jelas mereka adalah buatan TNI, Erico Guteres adalah pemimpin kami, dia gagah berani di medan perang, ayah nya dulu di bunuh TNI, Tapi entah mengapa dia membela Indonesia dengan usaha yang besar, pada hal jelas musuh yang di perangi nya itu adalah saudara kadung nya sendiri, tapi malang pemerintah Jakarta dan Amerika Serikat menghianati nya, dia menangu hukuman nya sendiri, tanpa sedikit pun bantuan pemirintah Indonesia, tidak sedikit pun kata menyerah bagi nya, dia sangat konsesten dengan misi nya, bahkan Taur Mantan Tuak pun menghormati nya, dan Taur Mantan Ruak pun mengajak nya kembali pulang ke kubu Falintel, tapi dengan lantang Erico Guteres menolak nya, dengan berkata meski Indonesia menghianati nya, tapi dia akan terus berjuang untuk Indonesia, dan ini kata nya pilihan nya sudah, tidak mungkin lagi di tawar oleh pihak mana pun, dan dia orang yang tak takut mati, bahkan kadang inggin mati, sampai sekarang di ada kata terima kasih yang keluar dari mulut pemerintah Indonesia pada nya, sunguh pemerintah Indonesia itu sangat hina sekali dan pengecut sama sekali, mereka mengangungkan Jendral Suderman saja, pada hal apa yang di buat Sudirman itu tidak seberapa di banding banyak para penjuang lain nya, yang dari kalangan Melayu, banyak yang melakukan hal besar untuk Indonesia ini, namun mereka tidak di hargai, seolah penjuang kemerdekan itu hanya Jendral Sudirman saja, Tan Malaka di lupakan, Tuanku Umar, Jendral Nusation, Sutan Syaril, Abu Bakar Lubis, BM Banyah, Hasan Basri, Sukarni, Tendean, Kolonel Untung, Parjo, Aidit, bahkan mereka orang Papua yang ikut berjuang dalam pembebasan Iran Barat juga tidak di akui berjasa, walau pun dulu mereka pernah berbuat jahat dan berebut kekuasan, tapi mereka tetap berjuang untuk kemederkan Indonesiam, dan sudah sepatut nya mereka dapat pengkuan Pahlawan Indonesia ini, dan Veteran pun juga tidak di hargai oleh Pemerintah Jakarta itu.
Dan kami akan balaskan dendam mereka semua nya, walau pun mereka tidak meminta kami untuk melakukan nya, karena pemerintah Jakarta sudah keterlaluan sama sekali sudah, jadi wajar GAM Aceh memberontak, karena mereka merasa terjajah oleh Pemerintah Jakarta itu, tidak ada alasan orang untuk memberontak kecuali dia merasa terjajah, dan juga yang jahat nya bisa merebut kekuasan saja, tapi itu tidak ada niat dari OPM Papua untuk berbuat jahat itu, mereka hanya inggin merdeka saja, dan mendapatkan hak nya, jika saja pemerintah Indonesia adil dalam pembangunan daerah itu, maka pemberontakan itu takan pernah terjadi, dan juga NKRI itu akan lebih kuat dalam persatuan nya.
Dan saya tegaskan kami hanya inggin ke adilan pembangunan daerah, dan juga hargai mereka yang telah berjuang untuk Indonesia itu semua, kecil besar jasa mereka, tapi mereka tetap pahlawan, apa suku dan agama nya, bukan hanya Majapahit dan Patih Gajah Mada nya yang di Nabikan, saya kira itu saja alasan kami melakukan nya, salah atau benar pandangan orang, tapi kami tak peduli sama sekali pada mereka, dan saya katakan pada Pemerintah Indonesia, Yoo.. Ini tentang kau dan sejuta persepsi..
Ini tentang kau dan ratusan opini.. Yoo.. yo..
Ini tentang kau dan sejuta persepsi
Ketukan palu yang kau ambil untuk satu posisi
Dimana kau hakimi diriku dengan nafsu
Yang kau tak pernah tau siapa sebenarnya diriku ini
Ada alasan untuk setiap langkah
Tak perlu banyak tanya lihat saja sejarah
Hidup berawal dari mimpi.. mimpi..
Mimpi yang terekam ruang dimensi
Ini aku, Sang Pencipta yang tau
Aku yang ga sempurna kadang temukan jalan buntu
Lalu apa hak mu menghakimi
Biarlah semua ini menjadi misteri Illahi.
Terburuk, terbaik, terbusuk dan terindah
Semudah itu lidah berkelit, menyusun kata
Opini tentang yang terhebat dan rumor numpang lewat.. Argumen, teman versus Setan
Sepanjang nusantara dan penjuru dunia
Terbentang rupa manusia dan cara mereka
Seandainya bisa ku samakan bentuk rupamu
Semudah manipulasi history orde baru.
silahkan berkaca siapa dirimu
Lalu, apakah kau berjubah dan pegang palu?
Atas dasar apa kau mengucap sumpah
Ingat rotasi siapa harus di atas siapa di bawah.
Dan saya tegaskan juga, pemerintah Indonesia jangan gengsi dan malu memberikan Otonomi daerahm, dan keadilan untuk daerah nusantara ini, agar tidak ada pemberontakan lagi, salam terima kasih untuk Avril Fans Fender.
Jadi begitulah apa yang di nyatakan oleh mantan milisi Aitarak di kantor berita Kanada Papua, dan kira nya pembaca paham sudah dengan hal ini terjadi.
Dan kita akan lanjut lagi dalam pembahasan berikut nya, ya itu mengapa belakangan ini banyak para pemuda ikut gerekan separatis daerah, tampil para musisi Rock dan komunitas anak muda juga yang berjuang dalam memperjuangkan daerah nya baru-baru ini, ini adalah hal baik, asalkan saja di lakukan dengan benar, tidak bertidak fatal hingga berujung korban jiwa.
Bermula dari Aceh, dan tersebar luas nya ke daerah lain di Nusantara ini, mereka yang melakukan menyebut diri dengan GMA, panjang nya gabungan musisi Aceh, yang dalam konser musik nya menjak para kawan-kawan pemuda berjuang untuk membela daerah nya masing-masing dan mandiri.
Tidak di sangka sama sekali apa yang mereka lakukan itu berdampak besar sekali di Indonesia, apa yang mereka lakukan itu telah melahirkan gerakan separatis pemuda-pemuda daerah Indonesia ini, dulu nya pemuda-pemuda daerah tidak peduli dengan urusan pemerintahan, sekarang jadi peduli, mereka maju pesat, mereka lantang bersuara, bahkan mengakat senjata mereka melawan Pemerintah Indoensia, demo pun di mulai meraka ini, bahkan ada dari mereka mementuk kelompok pemberontakan bersenja api malawan Pemerintah Jakarta.
Banyak orang dulu menila GAM Aceh salah, namun sekarang sebalik nya, bahkan mereka mendukung nya, dan berangapan GAM benar, mereka berjuang untuk kemerdekan daerah nya dari pemerintah pusat yang kurup itu, Pemerintah Jakata hanya bisa mengabil pajak pada daerah namun tidak bisa memberikan ke adilan pembangunan daerah, mereka hanya memperkaya diri mereka saja, mereka merampas dan menjarah untuk membangun kota Jakarta, mereka sudah menebar propaganda agar orang menyalahkan GAM Aceh, agar mereka tetap terus menjajah Aceh, dan ini sekarang saat nya pemuda daerah di pangil untuk berjuang untuk daerah nya sendiri.
Tapi menurut kami, lahir nya gerakan pemuda daerah ini menjadi kaum separatis, bertanda buruk, karena semangat mereka yang mengebur itu bisa melakukan perjuangan dengan senjata dan kekerasan, dan kekacaun akan terjadi di mana nanti nya, bukan tidak mungkin perang saudara akan terjadi lagi sekarang ini.
Dalam melihat kejala sosial Indonesia, saya rasa Indonesia sudah dewasa rakyat nya, mudah-mudah ini akan terus terjadi, karena demi kemajuan kita juga, hal yang harus di hindari adalah konflik saja lagi, dan ini ada di tangan pemerintah Jakarta, karena semua kebijakan yang di buat nya adalah bomerang buat nya sendiri, karena pemberontakan bisa terjadi.
Para atlit oleh raga juga ambil bagian dalam kelompok separatis ini, dan avril fans fender mendatakan dalam 2 tahun belakangan ini, ada sekitar 89 kelompok pemuda separatis di daerah Nusantara ini, dan daerah terbanyak kelompok separatis ini, Sumatera dan Kalimantan, bahkan dari beberapa kelompok separatis pemuda daerah ini dalam konvoi nya selalu membawa Bendera Aceh dan GAM nya, dan perlu di Akui, GAM Aceh adalah kelompok separtis pemberontak penjuang paling berpengaruh di Indonesia ini, karena jika kami lihat dengan benar, GAM Aceh sebenar tidak seberapa tanguh nya, tapi entah mengapa selalu jadi acuan para kaum Separatis penjuang Indonesia ini, semua bermisi sama, walau di daerah berbeda, suku, agama, dan budaya tradisi nya, seperti yang di katakan Kesultanan Aceh, hanya ada 1 kebenaran saja, namun kawan-kawan punya jalan sendiri menempuh nya untuk mencari kebenaran itu, seperti semua sungai yang pada akhir nya ke laut, dan bukan masalah banyak nya pasukan untuk melakukan nya, contoh dulu orang tidak percaya bahwa bumi ini bulat, namun datar, dan sekarang sudah bukti sudah ada, bahwa bumi itu bulat bukan datar, dan begitu juga mereka yang menilai GAM Aceh salah melakukan pemberontakan, tapi sekarang mereka sadar apa yang di lakukan GAM itu adalah wajar.
Sekarang ini pemerintah Indonesia sudah kehilangan kepercayan rakyat nya sendiri, dan rakyat Indonesia sudah sadar akan penjajah ini, apa pun yang terjadi kedapan nanti, kami percaya, jika pemerintah Pusat Jakarta masih tidak adil dalam pembangunan daerah nausantara perang suadara akan terjadi, lambat atau cepat hanya tuhan yang tahu, karena ini jelas sudah terlihat, dan mereka ini kelompok separatis ini hanya menunggu pemimpin nya untuk melakukan nya.
Kesimpulan Terahir
Saya kira anda pembaca sudah paham dengan tulisan ini, dan sadar akan keadan Indonesia sekarang ini, yang sedang keritis dalam pembentukan kelompok separatis perjuangan nya untuk memperjuangkan daerah nya, dan saya tegaskan pada anda pembaca, jika anda tingal di Jakarta dan Pulau Jawa, maka anda tidak tahu akan pembentukan kelompok Separatis akhir-akhir ini meningkat di daerah nusantara, terbentuk nya mereka itu akibat sudah bosan dengan jakarta dan jakarta lagi yang di bangun dan di majukan, dan hal-hal lain lagi yang berasas kecurangan pemerintah Jakarta.
Fedil Castrol mengatakan, jika kaum Griliya menang maka akan jadi pahlawan, dan jika kalah, maka akan di cap penjahat walau tujuan nya itu benar, dan dulu saya memulai pemberontakan hanya dengan 86 orang saja, dan jika sekarang saya di minta melakukan nya lagi, maka saya akan melakukan 15 atau 10 orang saja, dan jika anda punya rencana yang matang maka lakukan lah.
Lenin mengatakan 1 orang bersenjata minmpin 1000 orang bersenjata, bukan jumblah yang membuat menang, namun ke pentiran dalam membuat rencana dan sratege lah yang akan menang, dan jadilah 300 prajurit spartan Yunani yang menghadapi 10,000 tentara Persia Iran, mereka semua mati terhormat.
Dan semua pemberontakan dan kaum separatis itu tidak semua nya salah, dan juga benar, tapi tergantung yang di perjuangkan nya, yang berbahaya adalah, jika pemimpin nya yang jahat, yang mana bukan bertujuan untuk kemerdekan namun merebut kekuasa saja, dan dia akan berhianat dengan kawan-kawan seperjuangan nya, yang telah membantu nya di medan perang dulu, dan saya tegas kan lagi lahir nya kaum separatis yang berujuntg pemberontakan 80% akibat kecurangan pemerintah nya, dan penjajahan dan juga tidak adil nya dalam pembagunan daerah, rasisme, kesukuan dan golongan.
Semangat nasionalisme daerah akan bangkit lagi jika daerah tidak perlakukan adil, penjahat, preman, pahlawan, tua atau muda, laki-laki atau perempuan akan berjuang bersama, karena senasip telah di perlakukan daerah nya tidak adil, dan jelas nya anda bisa lihat bangai mana GAM Aceh berjuang untuk memerdekan Aceh.
Dan mungkin sekian dulu imformasi yang saya bisa berikan pada anda para pembaca. Dan kita bertemu lagi di lain epesodi tulisa saya yang baru nanti.
Terima kasih telah membaca nya semoga berguna untuk anda.
Mohon maaf bila ada kekeliruan dalam tulisan saya di atas.
FROG GOZILLA
Ketua Organisasi Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88 Tanjung Tabalong yang bergerak memajukan pendidikan di Banjarmasin Aceh dan Indonesia.
Organisasi ini juga sangat aktiv di industri musik Rock Endergrond,
Dan berjuang untuk membangun perintahan ustmaniyah yang baru,
Simbol Organisasi
Avril Lavigne






Tidak ada komentar:
Posting Komentar