Protokol Kyoto Kerusakan Alam Indonesia Yang Darurat Sekali
WELCOME BLOGGER FROG GOZILLA
Terima kasih pada anda para pembaca yang sudah mau melungkan waktu berharga anda hanya untuk membaca tulisan saya
Pendahuluan
Avril fans Fender RepoterTv Redaksi Jurnalis Kantor Berita Kanada Banjarmasin
Tulisan ini saya bisa pertangung jawabkan kebenaran nya, dan tulisan ini saya tulis tidak sendiri, tapi di bantu oleh kawan-kawan Avril fans fender Kru Tim Redaksi Repoter Jurnalis Kantor berita Canada Banjarmasin.
Tulisan ini adalah hasil dari pengalaman saya dan penelitian langsung di lapangan, yang di danai oleh Pemerintah Keslutanan Banjarmasin Aceh, dan Malasyia, dan juga oleh proyek Protokol Kyoto Japang, Iran dan Nerwegia, penelitian di mulai dari tanggal 4 Januari 2014 dan berahir 4 Januari 2015 lalu, menelan dana Rp 12 milyar, yang semua hasil dari sumbangan dana dari banyak Industri dunia, dan juga bantuan Pemerintah Indonesia, Malasyia, Negara Federasi Sabah Malasyia, Kanada, Austria, Singapura, Thailand, Iran, Timor Lesti, Papua Nuguni, Australia, Inggris, Perancis, Belgia, Jerman, Spanyol, Italia, Yunani, Yordania, Rusia, Argantina, Brazilia, Korea Utara dan Selatan, Taiwan, Hongkong, Kuba, Venezualia, dan Maxsico, dan seluruh negara, yang berpartisipasi dengan Proyek Protocol nya Japang, Iran, Canada, dan Nerwegia. Hanya Amerika Serikat saja sebagai negara Industri yang banyak juga melakukan pencemaran udara, dan merusak lingkungan yang tidak ikut berpartisipasi di proyek Protocol Kyoto, Japang, Nerwegia, Iran Persia, dan Kanada, tidak tahu kenapa!!.
Proyek ini di lakukan oleh banyak orang, mungkin ada sekitar, 700 orang Angota Avril fans Fender dari negara-negara yang berpartisipasi dalam Protokol Kyoto, dan semua angota Avril fans Fender, di pecah menjadi Tim, yang melakukan penelitian di negara-negara dari mereka berasall, secara serentak, dan kami Avril fans Fender Banjarmasin Aceh, adalah wakil yang di pilih langsung untuk mewakili Indonesia, Malasyia, Sabah Federasi Malasyia, Brunai Darusalam, Timor Lesti, dan Papua Nugini, dan Expedisi penelitian di lakukan serentak bersama, dan Tim berganti-ganti dalam setiap 1 bulan perjalanan, dan kabar baik nya Penelilitian kami berhasil sukses sekali mengumpulkan data di lapangan, dan deserahkan pada, Penyelengara Protocol Kyoto, Japang, Iran, Canada, dan Nerwegia, untuk di olah jadi buku, dan di urus masalah kerusakan lingkungan ini.
Tulisan ini membahas masalah kerusakan lingkungan, penjarahan hutan, dan mencoba melindungi tanaman, pohon, dan hewan langka, dan yang pada inti nya yang berhubungan dengan, kerusakan ekosesytem alam, dan juga rusak nya rantai makan pada hewan, karena ada dari beberapa hewan yang terkait rantai makan tersebut telah punah untuk selama-lama nya dari muka bumi ini, hanya tuhan Allah Swt saja yang bisa mengabalikan nya ke dunia ini.
Tulisan ini juga membahas, dan memberikan cara untuk membangun sebuah lembaga sosial masyarakat, yang bertujuan untuk organisasi kepudulian sosial, pendidikan, kebudayan dan tradisi, alam lingkungan lain-lain nya.
Tulisan ini hanya membahas proyek protokol kyoto yang Indonesia, dan Asean nya saja, karena kami sebangai tim di lapangan dalam proyek ini, hanya melakukan penelitian wilayah Indonesia dan Asean saja, tidak di tugaskan untuk negara luar Asean, dan dana Rp 12 milyar tersebut, hanya untuk penelitian di Indonesia dan sekitaran Asean, belum tahu kami bera jumblah semua dana Proyek ini di keluarkan pihak panitia, Jepang, Iran, Kanada, dan Nerwegia ini.
Dan dalam tulisan ini, sengaja ada nama tokoh, dan Industri terkait, tidak di sebuktkan nama nya, karena sudah kesepakatan dan perjanjian untuk penulisan ini, tapi ada juga nama tokoh dan industri yang kami tidak palsukan nama nya, karena mereka tidak meminta lindungi nama mereka atau industri mereka, dan mohon maaf tulisan ini, kalimat nya kasar, dan bahasa nya tercampur dengan bahasa melayu banjar, dan Indonesia murni, dan saya kurang fasip dalam berbahasa Indonesia murni, jadi jika ada kekeliruan dalam penulisan kalimat di bawah ini maka maafkal saya ini.
Kronologi Sejarah Singkat Terbentuk Nya Protokol Kyoto Indonesia
Gambar Rapap Kesultanan Banjarmasin, Aceh, Dan Malasyia, di Banjarmasin, 13 Maret 2012 lalu.
Negara Pertama membawa proyek protokol Kyoto ke Indonesia, kusus nya Kalimantan dan Sumatera adalah Iran, yang pada bulan 10 Rahmadan 2011 lalu, saat itu Pemerintah Iran berkunjung ke kesultanan Banjarmasin, untuk menghadiri undangan acara ke agaman, atas undangan dari Fron Islam Asean, sebagai Panitia penyelengara hari besar Islam di Asean, dan organisasi Fron Islam Asean Angota pendiri nya adalah Hasan Tiro, mantan GAM Aceh, angota nya, Indonesia, Malasyia, Brunai Darusalam, dan Federasi Sabah Malasyia. dalam acara Agama tersebut, pihak Iran yang menyatakan sangat peduli terhadap alam Indonesia, karena kata Iran, sewaktu mereka terbang dengan Helekopter dari Malasyia, melihat dengan jelas dari udara kerusakan hutan Kalimantan, dan kata Iran, bukan bermaksut sok pintar dan mengoreksi pemerintah Kesultanan Banjarmasin, selaku penangung jawab komando dari wakil persatuan Pemerintah Daerah Kalimantan, yang terpilih dalam rapat pertemuan si Negara Federasi Sabah Malasyia, nah Kesultanan Banjarmasin, berkata pada Iran, tidak, bahkan kami yang terima kasih telah mengingatkan kami yang sudah lupa akan hal itu, tapi kata Sultan Khairul Saleh, sebagai raja banjar, dan Bupati banjar mengatakan pada Iran, tapi nanti saja membahas hal tersebut, dan ini kita lanjutkan acara ke Agaman ini, dan jika Iran berkenang maka mau kah kalian kita membahas nya setelah Sholat Tawih, dan makan saur besama di Istanan Banjarmasin, dan Iran mau saat itu.
Malam itu Iran dan Kesultanan Banjarmasin, panjang lebar membahas masalah ini, kira-kira 5 jam penuh, pada saur baru berhenti, dan keputusan malam itu yang di ambil oleh Sultan Khailur, menunda masalah itu, sampai habis bulan Rahmadan, dan akan di teruskan rencana itu setelah 10 hari hari raya Idul Fitri, namun sayang nya, pihak Iran tidak bisa ikut rapat selanjut nya, kata nya berhalangan ada urusan di Kanada, tapi Iran berjanji membantu sebisa mungkin, singkat nya bulan Rahmadan usai, dan Kesultanan Banjarmasin melakukan rapat lagi di Banjarmasin, dan di hadiri oleh Industri PT Adaro Indonesia, selaku tambang Batu Bara nya di Banjarmasin, dan Petronas Malasyia, semula banyak penolakan terhadap proyek ini, dan hanya ada 2 Industri saja yang hadir dalam rapat tersebut, tapi itu tidak membuat Sultan Khairul Saleh menyerah melakukan nya, dan rapat malam itu gagal, karena banyak pihak yang menolak, ya jelas di tolak, karena banyak Industri di Indonesia, akan golong tikar akibat Proyek tersebut.
Belajar dari ke gagalan tersebut, maka Sultan Khairul mendapat ide baru, dan tidak lagi mengajak Industri dalam rapat nya, karena jelas sudah tidak di terima oleh mereka, dan setelah dua bulan kegagalan malam itu, maka rapat kembali di mulai, dan angota nya sekarang yang di undang dalam hal tersebut adalah tokoh-tokoh berpengaruh dalam Masyarakat, Ulama, seniman musik, dan pemuda-pemuda perjuang, dan rapat itu berhasil dan sepakat, masalah utama nya adalah dana, bagai mana melakukan nya tanpa ada dana, walau orang yang di dalam rapat tersebut rela tidak di bayar, tapi bangai mana dengar perlengkapan alat-alat nya, dan tranpotasi nya, dan menangkap penjahat nya, dan ini adalah PR nya kata Haji Anang Ardiansyah, seorang tokoh seniman budaya tradisi Kalimantan, dan penjuangan beliu sangan menajukan sekali, dan beliu orang pertama yang menyeret pihak Industri musik dalam proyek ini, dan walau begitu rapat malam itu berhasil, dan Haji Anang di pilih oleh kesultanan Banjarmasin dan Aceh untuk memimpin proyek tersebut, HJ Anang sadar, proyek ini tidak mudah, walau nanti kedepan, sumber dana telah di temukan, masalah yang menungu setelah dana di dapat dan rencana di jalankan adalah, Pasti akan berkonflik dengan Industr, dan masyarakat, yang mengatungkan hidup nya dengan menjarah hutan dan Alam, dan lembaga pemerintah juga akan jadi musuh, karena bisa di suap para Industr, jadi ini tidak mudah kata HJ Anang, dan juga semula Proyek ini tidak bernama Protokol Kyoto, tapi Islam Peduli Alam, karena belum ada nya pihak asing, dan pemerintah pun juga belum termasuk dalam proyek ini.
Waktu terus berjalan, maka sumber dana di dapat, yaitu dari musik, HJ Anang seorang pemusik, maka iya mengadakan konser musik pengalangan dana, untuk mendanai proyek tersebut, dan konser musik pun berhasil memberikan dana itu, kampaye terus di galakan nya Hj Anang, waktu berlalu, maka pada tahun 2012 lalu, Kesultan Banjarmasin, mengadakan Exspedisi penelitian dan penyelidikan secara diam-diam, tanpa banyak orang yang tahu, pemerintah daerah pun tidak tahu operasi penyelidikan ini, Exspedisi ini berangotakan 10 orang saja, dan semua nya adalah mantan preman, karena HJ Anang sadar, tidak bisa kalau orang sembarangan yang masuk hutan Kalimantan, berbahaya, nyawa adalah taruhan nya, memang hutan Kalimantan ini, tidak ada hewan buas, macam Harimau, berung dan lain nya, hewan berbahaya di hutan kalimantan hanya bintang yang punya racun, seperti ulan dan yang lain nya, dan di sungai hanya buaya, tapi jarang menyerang manusia, kecuali di gagngu, hal yang paling berbahaya di hutan Kalimantan adalah Suku dayak, mereka bisa melakukan pembunuhan tanpa ada alasan yang jelas terhadap orang, yang kalau suku dayak nya timbul di hadapan langsung untuk melakukan suatu pembunuhan, mungkin bisa di hadapi dan di hindari, suku dayak membunuh dengan sumpit berancun nya, dan datang pada anda tidur, jadi berbahaya sekali, jarang ada
Exspedisi itu berjalan 2 bulan dengan hasil memuaskan sekali, dan semua kejahatan pun banyak di temukan, di dalam hutan Kalimantan, dan di bawah nanti akan di bahas apa yang di temukan di dalam hutan kalimantan dan sumetera, dan Indonesia, karena sekarang bahasan adalah kronologi sejarah penjalan pendidrian proyek ini.
Tapi setelah Exspedisi itu, tidak bisa lagi melakukan Exspedisi selajut nya karena dana, karena sangat mahal dana Exspedisi itu, dan Haji Anang dan Sultan Khairul Saleh, belum bisa lagi membawa kasus kejahatan penjarahan huntan ini ke pengadilan, karena mereka sadar, banyak musuh di DPRD, dan DPR Pusat Jakarta, jadi sia-sia saja, dan mereka harus memperkuat organisasi Islam Peduli Alam ini sekuat mungkin, dan saat itu saja sudah banyak yang menyerang organisasi tersebut, dan berusaha untuk membubarkan nya, tapi tidak bisa, Karena ulama Islam membela nya dulu, jika ingin di bubarkan.
suku dayak membunuh langsung.
Dan ada yang perlu anda ketuai pembaca, Kesultanan Banjarmasin Aceh, hubungan nya dengan pemerintah pusat Jakarta sangat rengang sekali, apa lagi pada proyer tersebut rezim SBY, sedangkan SBY di benci kalangan Masyarkat Kalimantan, tertuma muslim, akibat berkawan dengan BUSH, dan juga bukan baru kalau pemerintah Jakarta menuduhkan Kesultanan Banjarmasin ingin bergabung Malasyia, dan Aceh, dengan GAM nya, dan orang yang ada di Kalimantan sama saja dengan orang yang ada di Sumatera dan Malasyia, yaitu bangsa Melayu, dengan Budaya dan Tradisi Islam yang sangat kuat sekali, meski mereka bukan muslim yang taat beribadah pada tuhan, dan Iran, Turky dan Libya sudah lama bersahabat dengan Muslim melayu, maka nya di Asean di tanah Melayu Iran sangat tidak Asing, persahabat itu sudah berlangsung 200 tahun lama nya, di mulai nya ivansi eropa ke Nusantra, dan Iran adalah sadaran bantuan persenjatan para Muslim Melayu, pada saat Ottoman runtuh oleh Kemal Artartuk saat perang dunia 1 dan 2, begetu juga dengan Jepang, sangat akarap di Kalimantan, karena saat penjajahan Belanda, Jepang membantu memberikan senjata pada Prajurit Kesultanan Banjarmasin di pedalaman Kalimantan, meski jepang penjajah dan kejam, namun, saat Jepang, kalah perang dunia ke 2, banyak dari tentara Jepang tidak bisa pulang, dan menetap di Kalimantan, dan karena alasan tersebut maka nya Sultan Khairul engan bicara dengan pemerintah Jakarta, dan atas dasar tersebut maka nya Iran banyak terlibat dalam banyak muslim Melayu, dan sampai Protokol Kyoto Jepang, juga tidak lepas dari bantuan mantan bekas tentara Jepang yang tidak bisa pulang lagi ke negara meraka, tapi anak nya lah yang membantu, pembaca.
Haji Anang yang sudah pusing ke mana mincari kan dana ini, hampir putus asa juga, beruntung ada pihak Iran menlelpon, dan mengudang kesultanan Banjarmasin, untuk hadir dalam peringatan Maulit Rasululah, di Gedubes Iran di Jakarta, dan Haji Anang pun bicara, di telpon itu mengenai proyek tersebut, maka kedubes Iran di Jakarta, mengatakan nanti mereka akan menghubungi pihak Jepang dengan Proyek Protok Kyoto nya, telpon di tutup, dan maka Haji Anang sadar hal itu, Haji Anang mantan prajurit veteran Kesultanan Banjarmasin, dan dia punya kawan jepang, dan sebelum Iran menghubungi pihak Jepang, Haji Anang sudah pergi kerumah kawan jepang nya, dan kawan jepang Haji Anang itu sakit keras, tapi dia menyuruh anak nya Untuk membantu Haji Anang, dan anak nya pun melepon pemerintah Jepang dari Istan Kesultanan Banjarmasin, dan pihak jepang berjanji membantu nya, dan nanti akan mengterim untusan dari kedubes Jepang untuk Indonesia ke Banjarmasin, dari hal tersebut, maka terlibat lah pihak Jepang, dan nama organisasi pun di ganti, oleh Kesultanan Aceh, jangan membawa simbol Agama, dan sepakat dengan nama organisasi Protokol Kyoto, nama itu juga menyembulkan atas tanda terima kasih terhadap Jepang, karena Jepang, sudah mau membantu saat itu.
Rapat pertama di gelar di Palembang Sumatera Selatan, dan sudah terlibat nya pihak Jepang dan Iran secara langsung, tidak tanggung Jepang, meminta Industri mereka yang di Indonesia harus melibatkan diri membantu pendanaan, Industri tersebut, yang awal membantu pendanan, Yamaha Motor, Toyota, Mitsubhutsi, Hoda Motor, Suzuki, Kawasaki, dan Musik Industri Iran, dan ini awal proyek secara serius di jalakan sudah, organisasi sudah dengan kuat dan sudah siap untuk menghadapi para pelaku penjarahan hutan dan alam Indonesia secara mantap di pengadilan, tingal langkah terhir di lakukan adalah bukti fisik yang harus di bawa ke pengadila untuk para penjahat itu semua nya.
Exspedisi 2 di lakukan untuk mengumpulkan bukti agar bisa di bawa ke pengadilan, Exspedisi 2 ini di lakukan pada tanggal 2 oktober 2012 lalu, dengan 15 orang angota, dan exspedisi ini sampai pada 10 desember 2012 lalu, di lakukan, di Kalimantan dan Sumatera, dan juga secara diam-diam, Expedisi ini berhasil membawa bukti kembali pulang ke Istanan Banjarmasin, dan pihak Jepang sangat senang sekali waktu itu terhadap hasil tersebut, dan mengerim nya ke Tokyo, namun hal di sayangkan dalam usaha ini, pada tanggal 14 febuari 2013 lalu, pemerintah Indonesia, kusus nya para Partai Demoktrat dan Rezim SBY itu, tutup mata dan telingga, hingga semua nya kandas, masalah di pengadilan di biyarkan nya berlarut-larut saja, hingga rezim SBY berahir, karena banyak nyak lembaga pemerintah Indonesia dan Industri terlibat penjarahan hutan, dan perusakan alam ini, dari Dinas Kehutanan, yang seharus bertangung jawab terhadap hal tersebut, penjarahan hutan di biyarkan, dan banyak nya anak buak mereka yang bertugas melakukan persekongkolan dengan suku dayak, Dinas Pertambangan, yang membiyarkan Industri tambang, yang melakukan pencemaran udara dan sungai, dan suap terjadi, usul Kesultanan Banjarmasin alih tambang menjadi perkebunan karet di tolak nya, Pertamina tidak betangung jawab di Sumatera, dan Kalimantan, Polisi juga terlibat suap dan pemerasan saat tugas di lapangan, mereka menangkap kayu ulin yang di bawa penjarah hutan, namun bukan nya di bawa nya ke kantor mereka, tapi malah di jual nya pada pihak proyek pembangunan, dan pelaku di biyarkan nya, dan kadang, polisi memeras para pedangan kayu ulin dengan acaman atas nama hukum pancasila, TNI juga ikut campur, ini bukan tugas mereka, tapi dinas kehutanan dan lembaga terkait, TNI memeras penjarah kayu, TNI bertikai dengan Polisi, mereka TNI di bayar pihak pengusaha kaya, yang kerja menguras perut alam, dan menjarah hutan, jika polisi coba mengabil nya TNI akan menghalagi, dan TNI juga bekerja sama dengan militer Malasyia, di perbatasan untuk bisnis penjualan kayu ulin lintas negara Indonesia Malasyia, jadi alasan tersebutlah urusan ini selalu di sembunyikan pemerintah, pihak jepang sereng menyingung SBY, namun tidak di gubris SBY, bahkan Iran terang-terangan mengatakan di media Banjarmasin pos, dan Tribun, akan bukti banyak Industri bermasalah, di Sumatera, apa lagi di Papua, dan Iran malah di tuduh, Ingin menghacurkan Amerika Serikat, karena membawa bukti masalah Tambang emas PT FREPOORTS maling penjarah emas Indonesia, buatan Amerika Serikat, yang asal nya SBY mendukung Nuklir Iran, maka berbalik memusuhi dan ini juga saat pemelihan Presiden Indonesia 2014 lalu, SBY hancur, akibat pembiyaran nya, dan sangat kurup, TNI berlaku kereas melindungi Industri, di Papua Kontak senjata dengan OPM, panjang nya Ornagisasi Papua Merdeka, yang melawan maling emas Papua, yaitu Amerika Serikat, yang di bantu mantan milisi Aitarak Timor Lesti, itulah alasan pemerintah Indonesia mengapa tutup marta dan telinga.
Proyek kedua ini walau sudah kuat dalam pendanaan nya, namun gagal, karena masih belum bisa menghintikan nya penjarahan dan perusakan alam, bahkan bisa di katakan tidak berpengaruh sama sekali, dan sering disebut Protokol Kyoto yang gagal produksi oleh pemuda peduli lingkungan Indonesia, dan mereka terus berjuang, dan mengabil pelajaran dari ke gagalan tersebut.
Sultan Khairul yang gagal ini bukan putus asa, tapi malah membara, dan balik menysusun serangan baru, bahkan pada Haji Anang Ardiansyah sudah meningal dunia 2015 lalu saja, Sultan Khailul Saleh tetap berjuang untuk memperbaiki kerusakan hutan Indonesia kusus nya Kalimantan ini, dan Haji Anang pun juga sadar, sekarang musuh meraka yang sebenar nya sudah di ketahui, dan mengapa suku dayak terkadang bisa membunuh orang masuk ke dalam hutan Kalimantan, ternyata Pemerintah Indonesia dalang di balik semua nya, dan penghasut suku dayak, yang tidak bisa baca tulis itu agar rahasi terjaga, dan masalah lagi Proyek ini Protokol Kyoto ini kekurangan dana lagi, untuk melanjutkan misi nya, dan untuk apa ini di buat, dan atas alasan tersebut maka organisasi musik Rock Avril fans Fender Banjarmasin Aceh di libakat nya, oleh kesultanan Banjarmasin, awal saya menolak nya, namun Sultan Khairul Saleh, mengatakan, ini untuk membayar dosa mu, atas pembunuhan 14 orang di sumatera dan Kalimantan dulu, beruntung dulu kamu saya Ampuni dari hukuman mati, atas kepemilikan ratusan pucuk AK 47 bekas ayah angkat mu, karena itu lah saya tidak bisa menolak nya, dan juga Sultan Khairul Saleh, sadar untuk meminta kami konser musik Rock untuk pengalangan dana, dan saya dan Rahmahwati lah, yang membawa pihak Kanada, dan Nerwegia masuk ikut dalam Protokol Kyoto Asean, di Bawak komando Avril Lavigne di Otawa dan Greater Navanee Kanada, dan pembetukan Organisasi Protokol Kyoto Kanada, di bawak Kamando Avril fans Fender Kanada, dan juga Avril fans fender Viking Nerwegia, yang bersama mengalang dana untuk mencari dana untuk Proyek Protokol Kyoto, jasa Avril Lavigne di sini sangat besar, karena dari konser musik nya di Asian, 30% uang di sumbangkan nya untuk protokol kyoto, dan konser Avril Lavigne, Blackstar di Amerika Latin juga mengerakan Brazil dan Argentina untuk bergabung, dari penjualan kaset nya dan Fashion nya, Protokol Kyoto yang sempat mati suri ini hidup lagi, dan itu semua Rahmahwati lah yang meminta Avril Lavigne membantu, saat berkujung ke Teronton Kanada, untuk membayar pajak pada Avril Lavigne, karena Industri saya dan Rahmah, memakail lebel merek nama Avril Lavigne, dari Industri Musik sampai fashion nya pembaca, dan begitu lah sejarah kronologi pembentukan Protokol Kyoto Indonesia Asean, Kanada dan Nerwgia, dan berawal semua nya dari kunjangan Iran 10 Rahmadan 2011 lalu, maka adalah ini semua nya.
BAB 2
Protokol Kyoto Kerusakan Alam Indonesia Yang Darurat
A. Proyek Protokol Kyoto Pembentukan Banada Lembaga Exspedisi
Gambar Rahmahwati Bersama Avril Lavigne di Kanada, saat meminta bantaun Avril Lavigne untuk konser Blackstar pengalangan dana Protokol Kyoto
Saya terkejut sekali, saat pagi pukul 08:00 waktu Banjarmasin, Rahmah menyuruh saya melarikan diri dengan Aban, karena di depan rumah saya, ada 2 mobil Polda Banjarmasin, dan polisi yang bersenjata lengkap, Rahmah mengira Polda Banjarmasin, inggin menangkap saya dan Aban, dan menduga, saya dan Aban melakukan operasi pembunuhan lagi, jadi polda Banjarmasin ke rumah saya, Rahmah sempat menghalagi polisi saat itu, sampai polisi mengatakan dia di tugaskan oleh Sultan Khairul Saleh untuk menjemput saya, dan Rahmah agar membawa kalian ke rumah Hj Anang, karena Haji Anang sakit keras, tidak mungkin keluar rumah, dan kedatangan kami bukan untuk menangkap suami kamu tercinta itu, dan setelah di ampuni suami kami tidak lagi sudah terlibat operasi pembunuhan di Sumatera dan Kalimantan, eh enak saja kata Rahmah, kalian polisi mengatakan Si Frog suami saya, apakah kalian penah hadiri di pernikahan kami, dan tanyakan pada RT sini apakah kami ini sudah menikah, dia bukan suami saya, saya hanya teman nya saja, polisi membalas nya, kenapa kamu ke sesan kemari dengan nya, dan di atas panggun konser selalu dengan nya, ke pasar dengan nya, naik motor dengan nya, dan tinggal 1 rumah dengan nya, pada hal rumah kamu di Banjarbaru bukan di sini, dan kenapa ayah mu membiyarkan mu tinggal serumah dengan nya disini, dan lagi kenapa kamu coba menghalangi kami mencari nya seolah kami datang mau menangkapap nya dan banyak tanya, sekali kamu sebangai wanita, saya dan aban mengelingkan kepala di dalam rumah mendengar mereka berdebat, dan kalau tidak di pangil dan saya keluar, debat panjang akan terjadi, Rahmah walau wanita berani, bukan tidak mungkin dia bisa mengusir polisi tersebut, apa saja resiko nya, saya yakin juga polda banjar, tidak menangkap saya, dan saya juga tidak merasa salah jadi buat apa juga saya lari, jadi saya putus kan keluar saja memangil mereka semua.
Setelah mereka masuk kerumah semua nya, Rahmah, berkata, laki-laki ini sunguh bukan suami saya, dan saya walau serumah dengan nya, kami tidak pernah bercinta, meski tidur satu ranjang kata nya, polisi dan saya diam, Aneh mendengar wanita Rocker ini bicara, saya bisikan pada polisi, cepatkan katakan apa maksut kedatangan kalian, jangan dengarkan wanita itu bicara, kalua mendengrkan nya bicara seharian kita semua akan begini terus, dan jika anda terus melawan marah nya itu, maka dia akan terus meledak sampai puncak nya nanti, Rahmah mendengar bisikan kami itu, dan kami langsung di lampar Asbak Rokok, aneh nya Polda Banjarmasin, bukan lagi marah, tapi tertawa semua nya, dalam hati saya, saya yang gila apa mereka semua nya yang sudah gila, aneh polisi habis di lempar Asbak malah tertawa kaya orang gila semua, yang melembar tertawa, dan yang di lempari asbak juga tertawa, Aneh, semua orang Aneh, saya tingalkan semua nya untuk mandi, bahkan saya selesai mandi dan makan dan siap berangkat juga mereka semua masih bercanda dan tertawam polisi sudah lupa apa tugas nya, dan untuk apa mereka di kirim, hanya karena seorang wanita Rocker melempar Asbak rokok, pertanyaan jika anda pembaca, jadi saya saat itu, apa yang anda lakukan ? ikut gila atau meminggal kanya apa? dan saya he kalian sudah kita mau apa dan kemana, juga di tertaakan mereka semua nya, dan hanya melempar kertas saja pada saya, yang isi nya, saya dan Rahmah diminta Sulatn Khairul ke rumah Haji Anang, haji Anang sakit, dan kita perlu bicara, itu saja isi nya, dan saya ajak mereka berangkat, buksit mereka masih tertawa juga aneh, saya keluar menghidupkan motor baru semua nya keluar dari rumah, tapi masih tertawa aneh, saya katakan pada Rahmah, mau iku tidak, jika mau sudah cepat naik moto, jika tidak saya berangkat sendiri, eh kata nya ikut, saya sambil naik motor Rahmah diam berhenti tertawa, tapi saya saat singah di lampu merah melihat polisi di dalam mobil masih tertawa, sabil bicara yang Aneh-aneh, entah lah mungkin kepala kena Asbak sarat nya jadi tergangu, Bahkan sampai di rumah haji Anang, mereka semua masih tertawa, Sampai Sultan Khairul bertanya pada saya, di berikan makan apa mereka tadi di rumah saya, jadi tertawa terus dan bicara Aneh, sampai pada puncak nya, Sultan Khairul Saleh teriak kalian orang gila, apakah tidak meliha haji Anang sakit, malah bercanda dan terus tetawa, apakah minta hukuman?, haji Anang yang terbaring langsung bicara, biyarkan saja Saleh mereka tertawa, mereka hanya para pemuda yang homoris yang sedang bercandam dan saya beruntung kata haji Anang masih bisa melihat anak muda kaya mereka, di umur saya yang tua ini, dan bisa berati ini adalah awal dari melihat pemuda tertawam dan juga terahir nya, saya sadar umur saya berapa sekarang ini, dalam hati saya semua nya sudah gila, tapi itu pembaca hanya cerita inda kami di awal proyek protokol Kyoto ini, dan mereka semua nya Rahmah dan polisi itu tertawa terus, hinga akhir dan pulang dari urusan itu semua nya.
Singkat nya, Sultan Khailur meminta saya untuk ikut ini, tapi saya menolak nya, dan dia biacara masalah kasus di masalalu saya, dan pengampunan hukum mati, dan juga penebosan dosa atas pembunuhan 14 orang, oleh saya, dan haji Anang juga meminta nya, dan saya minta alasan kenapa Avril fans Fender harus melakukan ini dan perlawan terhadap para penjahat pemerintah yang merusak alam dan penjarahan, bukan orang lain, mereka mengatakan, 1 kalian bisa menyadang dana nya, dengan mengadakan konser musik, ke 2 kamu bisa berbahasa dayak seluruh nya dan semua, bisa mengunakan senjata api, dan juga banyak mengenal kepala suku dayak di pedalaman, dan yang terahir, jika Avril fans Fender ikut, maka banyak pemuda yang akan mendudikung proyek Protokol Kyoto ini, itu saja alasan nya, dan saya harap jangan menolak ini, kata Sultan, dan Haji Anang pun juga bicara, lakukan demi saya kata nya, dan bukan maksut saya kata saya tadi menolak nya cuma saja tadi kurang jelas akan hal ini, dan keputusan saya kami akan ikut, dan kita bicara lagi minggu depan, setelah saya berdiskusi di kantor berita Kanada mengenai Protokol Kyoto ini dengan Avril fans Fender, baiklah kata haji Anang, dia menungu saya dan Rahmah minggu depan di rumah nya ini, dan polisi dan Rahmah itu hingga selesai urusan ini, dan pulang tetap tertawa, Aneh betul dengan mereka apa yang terjadi, tapi biyaral mereka bahagia mau di kata apa sudah lagi.
Gambar Haji Anang sakit keras di rumah nya
Gambar dikusi Avril fans Fender di Kantor Berita Kanada Banjarmasin
Awal saya dan kawan-kawan tidak menduga, akan banyak dukungan, apa lagi melibatkan Avril Lavigne, untuk pengalangan dana protokol kyoto, dan banyak nya negara dan pemerintah terlibat, bahkan saya, Rahmah dan Aban saat pulang dari rumah haji Anang, bicara dan memperediksikan banyak penolakan, karena protokol kyoto ini, akan membabat banyak industri golong tikar pambaca, tapi sudah kata, kita sebagai petualang sejati, dan suka akan cerita cinta yang tidak berhasil, contoh nya sepeti kisah cinta flim kapal titanik, harus lakukan dulu, atau semboyan pasukan GAM Aceh, serang dan hajar dulu, urusan belakangan nya nanti.
Singkat nya, saya menulis surat undangan untuk semua angota Avril fans fender yang ada isi berikut ini; kepada seluruh angota Avril fans fender luar Indonesia, dan perwakilan musik fashion Industri Negara masing, Avril fans Fender Banjarmasin, mengudang kalian untuk rapat pada 2 maret 2013 di kantor Berita Kanada Banjarmasin, untuk membahas Protokol Kyoto, dan ini kontrak kerja baru, untuk berkampanye dan membuat iklan akan semua nya orang sadar akan penting nya menjaga alam rumah kita ini, dan di harakan kalian semua hadir, dan surat ini juga buat copy nya, dan beritahukan yang lain nya untuk semua kawan-kawan kita keluarga besar Organisasi Avril Fans Fender Dunia.
Setelah saya mingirim surat tersebut, dan tiba waktu rapat itu, saya tidak mengeri banyak yang hadir, dan angota rapat yang hadir adalah berikut ini; Avril fans Fender Malasyia, Avril fans Fender Negara Federasi Sabah Melayu Malasyia, Likin Park Fans Petronas Malasyia, Barito Putra Fans, Semen Padang Fans, Pasukan GAM Aceh, Avril fans Fender Papua wakil OPM Papua, Avril fans Fender Papua Nugugi, Avril Fans Fender Thailand, Avril fans Fender Bandung, Avril fans Fender Palembang, persatuan pemuda universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Serikat Fender Telecaster Iran, Avril fans Fender Philipina, Avril fans Fender Balikpapan, Avril fans Fender Vetnam, Avril fans Fender Inggris, Avril fans Fender Swedia, Avril fans Fender Rusia, Avril Fans Fender Austria, Avril fans Fender Nerwegia, Avril Fans Fender Perancis, Avril fans Fender Iran, Avril fans Fender Turky, Avril fans Fender Yordania, Avril fans Fender Jerman, Avril fans Fender Kuba, Avril Fans Fender Kanada, Avril Fans Fender Jepang, Avril fans Fender Korea Utara dan Selatan, Avril Fans Fender Cina, Avril Fans Fender Singgapura, Avril fans Fender Hongkong, dan Avril fans Fender Taiwan. jadi itu lah Angota yang terlibat rapat tersebut, semua yang datang dalam rapat hanya ketaua Avril fans Fender beserta wakil nya, untuk membahas protokol kyoto tersebut, dan benar-benar pintar Sulatan Khairul dan haji Anang, melibakan kami, karena tahu pasti banyak yang ikut, karena kami Keluaga Besar Organisasi Musik dan Gerakan Sosial pendidikan Avril fans Fender, yang berkantor pusat di Greateer Navanee Kanada, musik Industri pembaca.
Dalam rapat itu saya mengutarakan maksut kami semua nya, agar kawan-kawan mau membantu untuk mengurus Proyek Protokol Kyoto, untuk memperbaiki alam tempat tinggal kita ini, dan kalau bukan kita siapa lagi yang bertindak, keburu alam ini marah pada kita, dan kiamatlah sudah semua nya, dan mumpung waktu masih ada untuk memperbaiki nya, apakah kalian semua setuju? sukur waktu itu semua setuju, lalu saya tanya mereka apa pendapat kalian semua nya, agar kita dapat melakukan nya, maka Avril fans Fender Nerwegia angkat bicara waktu itu, mereka mengatakan, kita perlu membentuk sebuah lembaga untuk mewadahi nya, dan melibakan semua orang dan pemerintah negera-negara, kita sudah tahu semua, Protokol Kyoto itu sudah ada di buat pemerintah jepang, dan jika kita membuat suatu lembaga apakah kita harus memakai nama Protokol Kyoto, dan petanyan apakah pemerintah Jepang mau, jika kita memakai nama nya, dan turut serta dalam bekerja sama? saya kira itu saja, kata Avril fans Fender Nerwegia, saya lanjutkan, bagai mana jawaban Avril fans fender Jepang, untuk menjawab maksut Avril fans Fender Nerwegia, dan Avril fans fender Jepang menjawab nya sebagai berikut ini;
Gambar Avril Fans Fender Jepang bersama Avril Lavigne
Saya kira pemerintah kami akan setuju saja, karena tujuan nya baik sakali, dan pada inti nya kawan-kawan semua sudah membantu negara kami yang menjadi panitia Protokol Kyoto, saya ceritakan sediki tetang protokol Kyoto Jepang, Negara kami Jepang, adalah termasuk negara yang punya Industri pencemeran Udara dan Air hingga tanah yang cukup besar, dan hampir semua orang tahu, dangan Industri Jepang, sepetri Industri Mobil dan Motor, itu hanya sebagian saja saya sebutkan agar kawan-kawan tahu mengapa proyek protokol kyoto itu ada, Pemerintah Jepang bersalah, banyak industri Jepang yang mencemari alam dan linkungan ini, jadi pemerintah Jepang, membentuk sebuah badan lembaga untuk memperbaiki lingkungan alam rumah kita ini, dan berharap banyak negara yang terlibat, meski negara tersebut bukan negara Industri, yang semeski nya negara yang bukan Industri tersebut bertangung jawab terhadap polosi ini, dan Pemerintah Jepang bukan satu-satu yang harus bertangung jawab terhadap hal ini, karena Jepang hanya sebagian saja juga sebagai negara Industri, banyak lagi negara Industri yang lain nya, bahkan yang lebih besar dari Japang, dan bukan maksut pemerintah Japang sok Pahlawan dalam membentuk bandan lembaga Protokol Kyoto, tapi hanya merasa bersalah, dan peduli berusaha memperbaiki kesalahan tersebut, dan kira juga terhadap negara Industri lain, atau negara Industri yang lebih besar dari Jepang ini, malu dan merasa bersalah sepeti Pemerintah Jepang, dan bergabung untuk memperbaiki nya, jadi saya jamin pemerintah Jepang akan mendukung hal ini, dan minggu depan saya akan kirim surat untuk kalian semua yang ada disini dari pemerintah Jepang, selesai sudah kata Avril Fans Fender Jepang.
Saya katakan pada semua kawan-kawan, apa kah kalian sepakat untuk mengerjakan proyek ini, mungkin kita dalam proyek ini bisa di katakan tidak dapat uang atau upah kerja untuk melaksanakan nya, jika ada jua nanti upah kerja nya pasti kecil, karena proyek ini bersandar pada kita semua, dari dana dan kelembagan nya,? saya kira kawan-kawan mengerti hal ini, angap saja ini amal, dan paling kita memberikan upah juga untuk Tim di lapangan, seperti pemandu Exspedisi masuk hutan dari warga lokal, dan mungkin semua negara akan mengeratiskan pembuatan ijin nya, dan bersidia membatu kita, untuk ini, karena tujuan kita baik, dan proyek ini memerlukan dana tidak sedikit karena untuk membeli alat perlengkapan nya, sepeti tenda kemah, alat-alat labotarium nya, para ahli peneliti nya, trapotasi sepeti mobil, motor, speda, pesawat, helikopter dan kapal, kita bisa beli atau mengotrak nya, dan obat-obatan juga perlu di bawa tim di lapangan, perlengkapan telekomonikasi dan makan nya, dan yang terahir senjata untuk melidungi Tim kita saat bekerja di lapangan, kita bisa beli, atau minta pengawalan pihak militer negera terkait di mana kita akan melakukan proyek ini, kita perlu kantor kantor dan lahan tanah kosong untuk pengembangan budaya tanaman yang teramcam punah, dan pusat pemeliharan binatang yang hampir punah, dan saya kira itu saja lagi masalah nya, jadi apa usul kalian.
Sukur juga saat rapat angota semua setuju terhadap hal ini, dan mendukung nya, serta bersidia bicara pada pemerintah masing-masing, dan masalah saya katan pada mereka semua hanya dana dan pembentukan ketua penitia penyelangaran nya, jadi apa usul kalian kata saya? Rahmahwati angkat bicara, kata nya, Kami kemarin sudah berdiskusi dengan kesultanan Banjarmasin Aceh, dan atas undangan nya lah kaliam semua ini kami undang, dan pihak Iran dan Jepang sudah terlibat, namun belum mampu saja memberdayakan fungsi secara benar dan sempurna, karena Exspedisi sudah 3 kali di lakukan dari pihak Jepang sendiri sebagai pihak penyelengara nya, dan usul sultan Khairul Saleh dan Haji Anang Ardiansyah, dana bisa kita dapat dari konser musik, dan kita juga langsung berkampanye di sana, dan mencari pihak Industri dan pengusaha yang bisa menyubangkan dana nya juga, kita juga bisa cari sonponsor sekalian, dan bukan tidak mungkin proyek ini bisa jadi menguntungkan kita semua yang terlibat, karena kita bisa dapat juga upah kerja dari ini, jika dana kuat, tapi yang penting kita usahakan untuk melakukan tugas nya dulu, baru berharap jadi uang proyek ini, dan jika kawan setuju dangan ini maka masalah dana sudah selesai, tinggal menentukan siapa dari kita yang jadi panitian serta ketua pihak penyelengara nya, ada kah usul dari kawan-kawan semua nya, dan menurut saya, sekarang ini langsung saja kita adakan pemilihan di sini, untuk mencari siapa yang akan memimpin nya, kita pungut suara, dan paling banyak dia yang menang, jadi bagai mana setuju? jawaban setujua.
Tanpa banyak tanya, kami mengadakan pemilihan angota sebagai ketua nya, dan suara yang di pungut sudah hasil keluar, Avril fans Fender Jepang, terpilih jadi ketua nya, dan Wakil nya adalah Avril fans Fender Nerwegia.
Dan senjut nya dari suara terbanyak ke 3 Avril fans Fender Iran, jadi pihak pelaksana, dan suara terbanyak ke empat Avril fans Fender Kanada sebagai Bendahara keuangan nya, dan Avril fans Fender Indonesia, atau kami, terpilih sebagai pihak pelaksanan di lapangan, dan semua nya selesai, badan sudah terbentuk tinggal menjakan nya saja lagi, dan rapat di tutup, dan minggu depat rapat, untuk mengetahui laporan angota, bagaimana pemerintah mereka, dan juga rapat untuk tour konser pengalangan dana nya akan di bahas di rapat minggu depan nya, pada tanggal 10 maret 2013, masalah selesai.
Setelah rapat selesai, maka saya bicara pada Rahmah, bahwa saya masih tidak percaya dengan prestiwa hari ini, karena ini sama saja dengan pembentukan lembaga go Internasinol dari keluarga besar Avril fans Fender, saya kira hanya berkisar pada Indonesia saja atau Asean, dari kawan-kawan semua, eh ternyata banyak, ini hal yang tak terduga dari sebuah pertualangan yang sangat membuat semangat untuk menempuh nya, sama dengan bagai mana saya inggin menikahi Rahmah tapi terus di tolak nya, alasan bukan saya kawan nya atau malu, tapi masih inggin sendiri, dan itu juga dalam hati yang di ingginkan, karena jika di terima nya, perjuangan akan berahir, dan jika dia menolak nya terus dan semakin membuat saya penasaran, dan berjuang lagi dan lagi, usaha baru akan terus di lancarkan dan ini membawat hidup lebih berwarna, atau kita akan paham indah nya kehidupan pada waktu dimana kita merasa dekan sekali dengan kematian, hidup akan terasa lebih hidup pada waktu kita berhadapan dengan maut dan coba melawan nya, dan jika berhasil kita tahu indah nya hidup ini, dan berniat tidak mau mati, bakan selalu berdoa minta panjangkan umur dan di berikan kesehatan untuk melakukan perjuangan dan pertualangan yang indah itu.
Hemat kata, saya laporkan hal tersebut pada Sultan Khairul Saleh dan Hj Anang Ardiamsyah, semua berjalan baik, dan saya perlihakan rekaman video rapat pada mereka, dan mereka secara cepat bermain cantik pembaca, meski gegabah tetap bermain cantik, dengan keputusan gegabah nya yang cantik itu, mempercayakan kepada kami semua urusan ini, dan tidak mau ikut campur di dalam nya, tapi akan ikut jika di minta, dan kata Sulatan Khairul Saleh, kapan pun dimana pun dan waktu apa pun, saya bisa meminta bantaun dengan menelpon dan sebagai nya, dan semua keputusan nya ada di tangan saya, jika itu menurut saya baik, berati baik juga menurut nya lakukan saja, tanpa harus bicara dulu pada nya, dan pada inti, proyek ini di serahkan pada Avril fans Fender Banjarmasin kesuluhan nya, Kesultanan Banjarmasin hanya pengawas nya saja lagi, dan memluruskan apa yang bengkok.
Hemat kata, rapat selanjut di gelar lagi, dan penyerahan hasil tanggapan dari pemerintah masing di dapat, semua nya mendukung nya, dan bersedia membantu, dan militer negara yang bersangkutan bersedia mengawal tanpa bayaran, surat ijin akan di terbitkan secara gratis untuk melakukan Exspedisi ini, bantau tranpotasi udara Helikopter juga di berikan semua pemerintah secara gratis, kapal pun kami dapat pinjaman pemerintah secara gratis, hanya saja belum dapat bahan bakan dari industri minyak gratis, dan semua nya sesuai dengan yang di harkan, lahan pinjaman pemerintah daerah juga di dapatkan sebagian, sebagian tidak, hanya pada negara tertentu saja, dan kami membicarakan tour konser musik nya saja lagi, dan rapat itu kusus membahas konser musik dan sesytem nya saja lagi.
Gambar Konser Pengalangan dana kami pertama di Banjarmasin
Gambar Konser Pengalangan dana kami di Aceh, oleh pasukan GAM Aceh
Dalam rapat tersebut kami sepakat mengadakan 8 konser musik Rock Endergrons di negara masing-masing, dengan 8 konser musik Rock di 8 Provinsi selama 2 bulan, dan provinsi yang kami datang di Indonesia adalah berikut ini; Banjarmasin, Pontianak. Palangkaraya, Aceh. Medan. Palembang dan Timika Papua. dan suku semua sempurna uang yang di dapat dari 8 provinsi dan sudah di potong biyaya tranportasi dan bahan bakar minyak nya, adalah Rp 3,7 milyar, dan kami tidak hasil dari negara lain, ini hanya untuk Indonesia saja pembaca, dengan hasil tersebut kami sudah mulai bisa mengerakan rencana yang sudah di buat, pembelian keperluan pun sudah bisa di beli sedikit demi sediki, kami juga mengalakan kampanye nya, dan di Papua kami paling banyak di tolak, tapi berkat OPM Papua semua nya bisa di libas, PT FREEPOORTS ketakutan sekali dengan Protokol Kyoto kami, Pertamina juga mulai waspada pada kami, dan ada beberapa Industri Pertabangan Indonesia juga ikut mendanai nya. seperti PT Adaro, PT Kodeko Jaya Agung Kaltim, dan PT Semen Padang, bahkan Petronas Malasyia memberikan bahan bakan gratis untuk Protokol Kyoto, Repsol, Total. Dukati. dan Daihasu.
Tapi kami masih belum bisa mengadakan Exspedis pengumpulan data, dana belum kuat masih, jadi kami memerlukan bantuan kawan-kawan masih pada waktu itu pembaca, dan kebetulan, berkenaan Industri Musik dan Fashion kami sampai waktu bayar pajak pada Avril Lavigne, karena semua produksi kami memakai merek nama Avril Lavigne, dan saat Itu Rahmahwati yang pergi ke Kanada berkujung ke Studio musik Avril Lavigne di Ottawa dan Tronton Kanada, dan membicarakan nya proyek ini, dan juga meminta bantuan pada nya, agar kira jika Avril Lavigne nanti tour Konser musik, akan memberikan sumbangan nya pada Protokol Kyoto untuk melakukan Exspedisi, dan juga mau mengapanyekan nya, dan Avril menjawab nya, kebetulan kata nya dia sedang Tour Konser Musik Rock Blackstar keliling Amerika Latin, kusus nya Argantina dan Brazil, dan dari sini lah dana banyak di dapatkan, Avril memberika 30% penghasil konser musik nya tersebut, dan membawa hadiah berharga ya itu ikut nya Bank Brazil dan Argantina memasang Iklan dan membantu Protokol Kyoto, mereka juga membentuk Tim nya seindiri untuk bergabung dan membantu, dan tercapai lah semua nya, dan dana ada maka Exspedisi pun di lakukan, oleh kami
semua, dengan persiapan yang sangat mantang, dan anda takan menduga sekali dengan hasil data yang kami dapat di tulisan di bawah, tetang bagaimana Pemerintah ikut juga bersama Industri merusak Alam ini, dan itu di lakukan untuk memperkaya diri sendiri nya, sandiwara, dan pembentukan milisi oleh para Industri tambang untuk membuat kekacaun pada suatu negara, agar mereka terus di butuhkan terus oleh negara yang di buat nya kacau itu, dan paling banyak terjadi di Timor Tengah, dan pelaku nya Amerika Serikat, dan juga di papua, yang mana OPM Papua yang Asli, yang mana OPM Papua Benatukan Amerika Serikat, anda akan tahu di bawah nanti, dan bengina lah perjalanan pembentukan bandan lembaga proyek protokol kyoto di Indonesia tanpa campurtangan Pemerintah Indonesia seindiri, dan kami tidak mengerti betapa sulit nya pemerintah Indonesia bergabung dengan kami, apa lagi Amerika Serikat, mungkin karena Iran dan Kanada termasuk panitia pelaksana, yang di angap memukul ekonomi Amerika Serikat.
Bab 2
Protokol Kyoto Indonesia Penjarah Hutan Kayu Ulin Kalimantan
B. Pengalaman Saya Di Dalam Hutan Kalimantan Semasa jadi Penjahat Sebelum Menyerah Pada Pemerintah
Gambar Saya Di Dalam Hutan Kalimantan
Maaf pembaca bukan nya saya sombong atau pamer, tapi ini nyata saya alami, dan tuhan tidak pernah menagdirkan saya lahir menjadi pembunuh orang, hidup bukan takdir tapi pilihan, di atas tadi sudah di katakan Sultan Khairul masalah pengampunan, ya dia mengapuni saya yang akan di ponis hukuman mati, akibat melakukan 14 pembunuhan dari tahun 2007, 2010, tapi saya tidak akan panjang lebar menyertikan bagai mana membunuh orang, karena bukan bahasan, cuma ini supaya jelas tulisan ini, saya dari umum belasan tahun sudah di ajari mengunakan AK 47 dan melepar granat mangis dan nanas, mengunakan mortir dan peluncur roket, oleh orang tua angkat saya, bernama Ali Bima, mafia terbesar Kalimantan, dan Lintas Negara, dan 1 kelompok dengan GAM Aceh, dan saya sudah sering ikut ayah Ali keluar masuk hutan Kalimantan, sampai saya bisa berbahasa Dayak, memang saya berdarah daya dari Ibu, dan berdarah banjar dari ayah saya, tapi tidak mungkin bisa langsung berbahasa dayak dengan 8 macam jenis dealik nya, dan 3 macam dealik bahasa melayu banjar yang berda hingga perbatasan Malasyia, dan alasan ini lah Sulatan menugaskan saya ke dalam hutan Kalimantan, karena saya mengenal beberapa orang kepala suku dayak, dan kami pernah bekerja sama dengan mereka membangun sekolah di pedalaman Kalimantan atas wasiat ayah Ali, dan untuk jelas anda bisa baca di blogger saya ini dengan judul; Sejarah Berdiri Nya Kantor Berita Canada Banjarmasin Oleh Avril Fans Fender Banjarmasin Aceh, blogfrog99.blogspot.com, dan Sejarah Perjalanan Avril fans Fender Banjarmasin, blogfrog99.blogspot.com dan anda akan tahu siapa saya ini.
Hemat kata, Saya suduh menjelajahi pulau Kalimantan ini semua nya, dan hapal, walau tanpa kompas, karena sudah belajar Gerpolek nya Tan Malaka, Gelyia Politik Ekonomi, bisa bertahan sendiri tanpa bantuan orang lain dalam melakukan sebuah operasi, jadi di dalam pelarian sudah biasa bekerja dengan siapa pun dan bagai mana pun, dan saya juga pernah menjadi pelaku penjarah hutan dan perusak alam dalam persekongkolan, dan kira pengalaman ini menjadi contoh untuk anda pembaca dan pemerintah agar dapat cepat menangkap pelaku perusak alam ini rumah kita tinggal selama ini.
Tidak banyak orang peduli masalah kerusakan Alam dan sesytem rantan makanan ini, tapi andan dan saya sudah merasakak dampak nya, dan kepada siapa yang pintar dan mengerti akan merasa dampak kerusakan alam dan rantai makanan ini, dari bencana alam, sampai sulit lagi mencari ikan di laut, padahal pada tahun 1990 han sangat mudah mencari ikan di laut di sungai dan kali, sekarang kita tahu sudah ikan sulit dan harga nya mun cendrung mahal, pada hal hanya dalam pase waktu kurang dari 30 tahun, dan bagai mana jika 50 tahun kendepan jika tidak di tangulangi masalah ini, dan bukan tidak mungkin kiamat sudah dekat, dan ini tidak bisa di bantahkan sudah syetem alam, tinggal kita yang memperlabat kiamat tersebut, seperti kita yang berusaha mempertahankan hidup kita dari kematian, dan mencehah kematian sedapat mungkin, tapi kita tidak bisa lari dari nya, bahkan seorang nabi pun tidak luput dari maut, kita hanya bisa menuda nya, tapi tak bisa lari dari nya, tuhan maha kuasa, atas segala-gala nya.
Di hutan Indonesia, kusus nya Sumatera Kalimantan dan Papua, ada sebuah kayu yang paling di cari orang, baik orang eropa, Asia, dan Arab, kayu itu di sebut dalam bahasa melayu adalah kayu ulin, melayu sumatera menyebut nya dengan buliyan, dan bahasa Indonesia, bisa kayu besi atau Ulin, atau bahasa inggris Eron Wood, kayu ini sangat mahal harga nya karena kualitas nomor 1 di dunia ini, karena kayu ulin ini bukan hanya ada di Indonesia, tapi di Amerika Latin juga ada, seperti Brazila dan Argentina, dan Afrika, dan pada inti nya, hutan tropis, di tahun 1990 dulu kayu ulin sangat mudah sekali di dapat, dan harga nya sangat murah, tapi dari tahun 2005 lalu sudah mulai langka, bahkan pemerintah daerah Kaltim dan Kalsel, mengambil langkah sendiri untuk mencegah kepunahan nya, dengan menembak mati pelaku nya, menunggu DPR jakarta merumus hukum nya sempat punah kayu ulin kalimantan dan Sumatera, dan itu tidak membuat jera pelaku nya, dan dampak kerusakan alam sudah memang terasakan, kita tahu dari langka nya kayu ulin tersebut dengan waktu kurang dari 30 tahun, kita tahu, berarti penjarahan itu besar-besaran sekali, pulau Kalimantan ini sangat luas, 5 kali pulau jawa, bayangkan dalam waktu kurang dari 30 tahun sudah gundul hutan, dan sudah bisa di tebak siapa pelakunya, ya jelas sudah pemerintah, penerbit ijin nya, baik pusat dan daerah pembaca.
Gambar Kerusakan Hutan Indonesia
Ada hal yang perlu anda tahu pembaca, dan hal ini tidak banyak orang tahu, akibat tidak banyak orang tahu ini lah banyak jatuh korban jiwa, dari yang hilang tidak pernah kembali lagi, dan di temukan bangai nya saja lagi oleh TNI, akibat tidak mengatahui hutan Kalimantan dan Papua, dan jika anda seorang pencinda alam dan suka keluar masuk hutan wajid tahu ini, jangan pernah berpikir anda sendiri dan tidak di awasi saat berada di dalam hutan kalimantan dan Papua, dan jangan pernah juga mengeri bahwa Hutan kalimantan dan Papua yang lebat dan luas ini tidak di huni manusia, hanya binatang saja seperti di Sumatera, di hutan yang lebat itu hidup suku-suku, kaliamantan suku dayak dan papua sukua Aertyay mereka mejebut diri saat saya masuk hutan papua dulu, banyak nama suku papua dan dayak yang salah tercatat di buku ilmu pengetahun, dan penulis nya mungkin tidak pernah bertemu mereka langsung hanya belajar lisan nya saja tapi tidak peratik nya, suku dayak hidup non made, pengumpul makanan, meraka di bisa berbahasa Indonesia, paling hanya melayu nya banja dan Malasyia, karena satu keluarga, dan kebanyakan korban jatuh di hutan kalimantan, adalah bahasa, suku dayak tidak bisa bahasa asing, dan orang datang bertemu mereka memakai bahasa asing, konflik bisa terjadi, mereka dayak akan membunuh anda, karena mereka bisa merasa anda orang asing dan berbahaya untuk mereka, dan jangan sekali di hadapan mereka anda bergerak spontan, nanti di kira nya anda bersiap menyerang mereka, atau gerak yang bisa mengejutkan mereka, padah mereka akan mengenai anda, bisa juga anda masuk area terlarang mereka, yang desibut mereka tanah adat yang suci tidak boleh sembarangan orang yang lewat di sana, dan jika berani militasi nya, maka ada padah beracun dan sumpit beracun yang melayang dari udara entah dari mana itu di lesatkan, dan kematian akan datang pada anda, hanya sedikit yang selamat bisa hidup setelah terkena padah dan sumpir beracun dayak atau melayu pedalaman, rancun akan membunuh anda dalam waktu 6 jam, lebih cepat dari ular Kobra, dan setara dengan Black Mamba Afrika pembaca, saya bukan menakuti anda, tapi memperingkat anda supaya hati-hati dan jangan sampai anda jadi korban nya saja, anda tidak tahu karena jarang di exspose media saja kejadian hal ini, dan TNI hilang dan Mati sudah bisa di dalam hutan ini, tapi walau begitu bukan berati semua kasus pembunuhan suku dayak dan banjar ini tanpa alasan, dan semua mereka melakukan nya, karena di sini juga banyak mafia berada, dari berladang opium dan ganja, mereka bisa berbahasa dayak, dan bisa mengajak suku dayak bekerja sama dengan untuk mengamankan usaha, jadi ingat itu, jangan pernah merasa sendiri di dalam hutan kalimantan papua, dari mana pun anda masuk, barat, timur, utara, dan selatan, semua nya sama, berbahaya.
Dan pelaku perusakan alam penjarahan kayu ulin, perburuan tangiling, orang hutan dan buaya, banyak di lakukan juga oleh suku dayak dan banjar yang maju berpendidikan, bersekongkol dengan pemerintah melakukan nya, saya dulu pernah bekerja jadi operator alat berat Komatso Pc 200 untuk mengkat kayu ulin naik Trailer, dan memabawa nya ke perbatasan Malasyia dari Samarinda Kaltim, dan TNI berkonflot masuk hutan dalil latihan dan ternyata berburu tangiling itu sudah bisa terjadi, dan kadang bisa berkonflik dengan suku banjar melayu pedalaman, yang terkenal bahaya dengan parang beracun nya, yang sangat mematikan jika sedikit saja parang mereka menyetuh tubuh anda, ini lebih membunuh dari anak panah dan sumpit beracun nya suku dayak, tapi ini serangan jarak dekat, bisa di duga dan dapat deperhitungkan, dan juga dapat di tangkis, tidak seperti suku dayak yang melesakan anak sumpit berancun nya dari mana arah nya sunguh di luar dugan sama sekali tiba-tiba, tapi juga perlu di ketahui, ini berlu untuk orang asing saja, yang non banjar atau non dayak, atau orang yang sama sekali tidak mengenal Kalimantan, bisa di katakan orang luar pulau kalimantan, dan saran saya jika anda tim Exspedisi carilah pemandu masuk hutan kalimantan dari jajaran Pemerintah Banjarmasin, Kaltim, dan Kalteng, agar jika anda kenapa-napa dapat di pertangung jawabkan, jangan mencari pemandu exspedisi yang bukan pemerintah, nanti kemana minta tanggung jawab nya, dan jangan meniru mereka warga kalimantan di pesisir hutan kalimantan, karena mereka lah orang di balik layar semua nya, dan juga jangan terkejut jika antara di dalam melihat kekeluargan orang kalimantan dan malasyia, dan berbeda dengan berita media jakarta, itu saja untuk anda jika inggin masuk hutan kalimantan, sama saja dengan hutan papua, jika inggin masuk ke dalam hutan papua, maka cari pemandu masuk hutan dari mereka angota OPM Papua, karena semua hutan Papua, di bawak komando OPM Papua, anda akan tirhindar dari bahaya, seperti di hutan kalimantan, anda jika inggin membangun tenda atau kemah jangan di tempat tanah yang bersih dari rumput, lebih baik cape sedikit membersikah rumput untuk membuat tempat beristihat, karena tanah lapang dan bersih di hutan kalimantan adalah tahan suci nya para suku, dan jika berjalan, di dalam hutan kalimantan jangan menempuh jalan yang bersih, atau terlihat seperti bekas di lintasi orang, itu bisa jalan para suku untuk berburu dan mengumpulkan makanan, jangan coba lewat kalau tidak mau berurusan dengan mereka, pada inti nya sama kaliamntan dan papua, anda tidak sendirian di hutan, dan itu adalah saran saya untuk anda sebagai tim Exspedisi hutan, bukan saya sok tahu, tapi saya sudah sering di kontrak banyak Industri untuk mempin Exspedisi masuk hutan Kalimantan dan Papua, dan itu alasan saya di pilih Protokol Kyoto.
Dari saya sudah masuk hutan kalimantan mungkin pada tahun 2003 yang lalu bersama Letkol Tuanku Cut Cak Muhammad Yasin, sudah terlihat begitu parah nya rusak nya alam bumi Indonesia ini, penambangan emas yang berlebihan ini tidak di tindak, karena uang yang di hasilkan nya banyak sekali, air sungai yang di cemari nya sunguh tidak bisa untuk mandi dan cuci muka, apa lagi di minum, kecuali anda mau mati, kadang terjadi perkelahian sengketa lahan tambang tersebut, TNI berpihak pada tambang, karena Tambang membayar, tapi demikian waktu saya masih dulu tidak lah peduli hanya numpang lewat di lokasi tersebut.
Pada tahun 2004 saya juga bekerja di PT Adaro, sebagai tim blasting peledakan Tambang, limbag dari bahan peledang yang di buang sebarangan ini sangat merusak alam, belum lagi dari serpihat batu bara yang remuk terkena ledakan, jika hujan turun itu ikut mengalir ke mana-mana, dan tempat endapan terahir adalah sungai, dan pada akhir nya ikan pada mati semua nya, dan ini belum ada tindakan untuk menangani nya, hanya dari pihak Ormas Sumatera dan dayak, yang juga bekerja sama dengan PT Adaro tersebut, berusaha begai mana cara endapan batu bara tersebut tidak sampai ke sungai barito, aneh tidak anda terlihat batang hidung pemerintah untuk menangani nya, atau menindak pihak yang menjadi biyang keladi nya.
Pada tahun 2005, saya juga ikut bekerja dengan Industri kontroksi, saya membawa alat berat, saya tidak menduga di kalteng ada sebuah PT yang di palsukan nama nya, perusak dan pengundul hutan, untuk memproduksi papan trilplik atau papan tipis, mereka ini menebang sembarang saja kayu pohon, yang penting masuk diameter nya, untuk pisua pengupas bisa melakukan pekerjan nya, tidak ada penanaman kembali hutan, dan surat pemerintah di abaikan, yang menyuruh untuk melakukan penanaman ulang hutan, tiap hari kubikan kayu di angkut dan di produksi, pemilik nya kaya raya, alam rusak, semua menungun akibat dari dampak perbuatan nya, pemerintah hanya berdiam, walau surat nya di abaikan.
Jika saja dulu saya mengumpulkan simpel dari bergai polosi, wah tidak terhitung banyak nyak, di hutan dan di kota sama memproduksi rancun berbahaya, yang perlu penangan dari kita semua nya, kalau kita ingin umum bumi ini panjang, dan menjamin kelangsungan masa depan anak cucu kita.
Pertamina selaku BUMN saja tidak bertangung jawab dengan apa yang telah di lakukan nya, baik di Kalimantan dan Sumatera, membubur minyak membuang limbah sembarangan, meningalkan sampah, tim Prakla yang membur lalu memasang dinamit, dan meledakan nya, di bertangung jawab, tanah menjadi penurunan, dan pada akhir nya runtuh, memang tidak terjadi langsung, tapi apa bila hujan datang air meresap, longsung akan terjadi, sunguh gila Pertamina, dan jika dekat kampung longsor itu akan menelan korban jiwa dan harta.
Sewaktu saya masih menjadi pelarian masuk hutan mungkin pada tahun 2006 yang lalu, saya kaget, melihat 2 helikopter terbang rendah, kami mengera untuk mengepung kami, TNI yang turun dari helikoter tersebut bersenjata lengkap, dan langsung masuk kemana, eh ternyata mereka berburu tangiling dan hewan langka lain nya, seperti orang hutan, tau atau tidak perbuatan mereka ini pemerintah pusat, yang jelas mereka penjahat semua, mereka yang bersekongkol menyelundukan kayu dengan militer Malasyia di perbatasan, membantu para pencuri dan penjarah, baik harta Indonesia dan Malasyia sendiri, dan jika ada yang bertanya, siapa pelaku yang paling banyak merusak lingkungan, maka jawaban nya, Pemerintah, karena penerbitan ijin tanpa melihat dampak nya, dan tidak membatasi ijin tersebut, atau memberika peraturan, hanya para penjahat kecil saja yang di tangap, tapi para penjahat besar nya di biyarkan, pada hal itu yang paling merusak, dan itu lah pengalaman say selama melihat perusakan alam yang keliwatan batas, perlu penangan dari kita semua nya, untuk kelangsungan kita juga, kita bukan membinci dan mencuba menghacurkan Industri Tambang, tapi untuk memperbaik apa yang sudah di rusak, tanpa memberhentikan mereka bekerja, karena kita juga perlu mereka, dan pemerintah selaku penyelengara negara, buatlah peraturan nya, agar semua tidak di rugikan hal tersebut, dan umur bumi ini pajang, lihat lah Japang dengan protokol Kyoto nya, mereka sayang dengan anak cucu nya!!!!
Bab 3
Protokol Kyoto Kerusakan Alam Indonesia Yang Daruta
A. Dimulai Nya Exspedisi Protokol Kyoto Indonesia
Gambar Pemecahan Tim Exspedisi Protokol Kyoto di Kantor Berita Kanada Banjarmasin
Kembali ke jalur pembahas, setelah bertualang di tulisan atas tadi, setelah semua rancana siap dan matang, dan peralatan semua nya sudah di beli dan siap berangkat, saya dan Rahmah serta Aban, memecah Tim jadi beberapa kubu, Avril fans Fender Exspedisi Kalimantan, Avril fans Fender Exspedisi Aceh Sumatera, Avril Fans Fender Exspedisi Jawa dan Timor Lesti, Avril Fans Fender Exspedisi Sulawesi, Avril Fans fender Exspedisi Papua, dan kami pencah lagi menjadi 2, darat dan laut, yang semua bertujuan untuk mengupulkan bukti fisik tetang kerusakan alam Indonesia, dan juga mencari pemecah masalah untuk menangani kerusakan tersebut.
Dan pada tanggal 4 Januari 2014 Exspedisi di mulai serentak, dan semua Tim bekerja, dan ini berlangsung selama 1 tahun lama nya, Exspedisi berahir pada 4 Januari 2015 lalu di Banjarmasin, dan semua bukati terkumpulkan, penelitian tidak di lakukan hanya di hutan dan laut saja, tapi di kota-kota juga, dan semua tempat di sambangi, dan simpel di ambil dan di bawa ke pusat penelitian di Banjarmasin dan Pelambang Sumatera Selatan, oleh para ahli dari Jepang dan Nerwegia.
Gambar Kapal Sultan Iskandar Muda Berbendera Iran Melakukan penelitian di laut Jawa.
Dari hasil penilitian kami ini, menyatakan juga, di kota dan hutan sama parah nya dana perlu nya penangan kita semua, di kota banyak Industri yang mencemari udara, dan sumur bor yang menyebabkan penurunan tanah, bengekel membuang oli bekas semabarang, Industri las krom limbah berbahaya, air bekas mencuci baju dengan diterjen sama merusak nya, dengan Tambang emas di hutan Kalimantan, Hutan kota rusak tidak terurus untung mengurangi dampak, masyarakat membuang sambah rumah tangan ke sungai, kantong plasting di mana, bikin sumbat aliran air dan kotor sekali sungai, kantong plasti sangat banyak bertebarab di mana, kebiasan buruk di Indonesia memakai kantong plastik, belelum lagi sampah ban bekas, yang sampai kelaut, 4 tahun ban bekas itu tidak hancur, lebih mudah besi hancur di air dari pada ban bekas, besi berkarat rapuh dan hancur, sedangkan ban bekas tahan, berlumut menambung endapat kotoran, baik jika jadi sarang ikan, tapi jika ada endapat kotoran, ikan tidak mau juga, dan pada ahkri nya merusak saja, letusan penduduk yang semakin banyak tidak berimbang dengan lahan tempat tingal dan untuk berladang, maka akhir pembukan ladang baru, mengurangi hutan, menekan para bintang, belum lagi perburuan yang setiap hari terjadi, memunakan 1 jenis bintang, membuat bergolak nya rantai makan, dan hewan busa macam harimau sumatera yang nyasar ke ladang di angap membahaykan, akan di bunuh masyarakat, dan di ambil kulit nya, belum lagi cerita bandak culah satu dan badak sumatera yang hilang entah kemana, hanya beberapa ekor saja lagi di penangkaran.
Gambar hewan-hewan di lindungi di Indonesia
Belum tahu kami kemana yang nama nya bintang Tapir, entah punah atau tidak, karena selama dalam penelitian, kami tidak pernah menemukan nya, tanggiling, burung Elang langka juga entah kemana, beruang juga sulit di temukan keberadan nya, merpati cedendrawasi yang di buru di Papua, dan ini hanya sebatas di darat, belum lagi di air nya, yang pada saat ini nelayan sulit mencari ikan, banyak ikan langka, dan terancam punah, belum lagi keruskan tumuh karang yang rusak, Kapal Jendral Nusation Ormas Sumatera Palembang, penilitian di Batam mencatat, pengaruh akan kabel Listirk dan Telepon bawah laut atara Indonesia dan Singapura di Malaka, dampak Frequensi listrik pengagu Ikan dan membuat dampak pada tumbuh karang, belum lagi ada yang bocor, dan nelayan tidak bertangung jawab, menangkap ikan dengan peralatan yang tidak di ijinkan, bom ikan, dan rancun juga perusak, ini kisah di laut belum di sungai lagi.
Ormas Sumatera dan Pasukan GAM Aceh menyelam meneliti kabel bawah laut di Malaka.
Ikan air tawar juga semakin langka, karena banyak nelayan juga melakukan penangkapan di luar batas, dangan alat srom, rancun dan bom ikan juga, belum lagi di pesisir sungai yang dekat perkotan dan perkampungan, sampai dan jamban WC, di pingaran sungai mencemari nya, dan membuat ikan pada mati dan menghidar inggan bersarang, belum bermacam Industri, baik yang berada di dalam hutan, dan dekat perkotan, belum lagi air yang datang dari waduk pertanian, yang membawa zat-zat kimia berbahaya, hasil dari pupuk kimia, pembertas hama dan pemanti rumput, rancun tikus dan sengala nya, nutrisi tanaman yang bercampur anduk larut kesungai, apa lagi hujan, dan berahir nya di laut.
Hal masalah ini harus kita tangan bersama, kita semua bertangung jawab, baik pelaku nya atau bukan mari kita bekerja sama memperbaik nya, masyarakat dan pemerintah harus bahu membahu memperbaiki keruskan ini dari sekarang, kalau bukan kita siapa lagi, dan kalau juga kita sayan dengan anak cucu kita, dan keberlangsungan bumi tempat tinggal kita ini.
Memang ada organisasi pemerintah untuk menangani nya, cuma pekerjan saja kurang jelas, mungkin kebanykan di kantor jarang di lapangan, banyak juga hewan dan tumbuhan langkang di tempat konserpasi yang tidak terawat benar, dan mati, sepetri di hutan taman nasinal milik pemerintah penjarahan pun di dalam masih berlangsung, tidak ada kejelasan tetang siapa yang memberi ijin tersebut.
Bab3
Protokol Kyoto Kerusakan Alam Indonesia Yang Darurat
B. Tim Avril fans fender Exspedisi Kalimantan, dan hasil penelitian nya
Gambar Tim Exspedisi Kalimantan Avril Fans Fender
Tim kami melakukan penelitian dari kota, dan pertama Banjarmasin, disini juga banyak pencemaran terjadi, dampak keruskan udara air dan tanah, keruskan berlangsung setiap hari, tapi Banjarmasin hanya sebagian kota yang mencemari lingkungan saja, ada lagi kota lain, Balikpapan, Samarinda, Palangkaraya, Sampit, Pangkalanbun, Pontianak, Tarakan, dan Nunukan, yang penyakit nya sama, maka nya kami samakan saja dan bulakan menjadi sebuah kesatuan Kalimantan.
Inustri pertama yang mersuka di perkoan adalah Industri las dan krom yang menjamur tanpa ada aturan pembuangan limbah yang jelas, limbah karbit yang bertebaran, bekas zat kimia lain nya, bengkel yang membuang oli bekas sembarangan, tanpa ada yang mewadahi nya, sungai jadi sasaran nya, dan tempat sepi akan juga jadi sasaran penumpukan sampah, yang juga belum ada di buat peraturan dan hukum yang jelas, kami menumukan 478 zat-zat kimia berbahaya di lingkungan perkotan, baik air, udara dan tanah, PDAM yang mengolah air untuk masyarakat sangat bertangung jawab dalam menjaga air supaya bebas rancun.
Sampah Rumah tangga di Kalimantan, yang juga ikut membahaykan, Kantong plastik nomor 1 yang membuat pencemaran, sampah hasil pasar-pasar yang campur aduk yang sangat berbahaya bagi lingkungan jika tidak di olah dengan benar oleh pihak yang bertangung jawab, Industri kontong plastik harus bertangun jawab juga terhadap ini jangan lepas tangan begitu saja.
Air bekas cucian mengadung bekas sabun dan diterjen yang larut di air perusak sungai, membuat ikan langka, dan macam kerumitan lain lagi yang dampak nya merusak.
Gambar Kayu Ulin Kalimantan
Di hutan Kalimantan Kami menemukan ada sekitar 105 zat-zat kima hasil Industri bermacam yang berbahaya perusak alam, baik di tanah udara dan Air, dan kami juga mendata ada 4 Tanama yang sudah punah di hutan kalimantan, tanaman itu desibut nama dengan bahasa melayu, Reacurbabar, Cubung, Seratak, dan Keruaiii, tidak tahu nama Indonesia, mungkin cari saja di Kamus, tapi itulah yang kami tahu, dan 3 hewan yang punah sudah di hutan Kalimantan, Tapir, Ikan Tapah Besar, Monyet Pemanjat Ekor Tebal, dan Kura-kura beracun hitam, dan semua sudah tidak ada lagi, jika ada di Indonesia ini, paling ada di penangkaran saja lagi, jadi ini pelajaran buatk kita semua menjaga yang masih ada ini.
Yang di ambang kepunahan, tanaman nya, Kayu Ulin, Karuing, Meranti, Kunyit Putih, Paring atau Haur Kuning besar, Pisang Emas, Durian Hutan Besar, keuaetal, Pinag Habang, Kelapa Gading, dan Putat Obat, ini tanama yang hampir punah, yang ada di penangkaran Balai Samarinda hanya, Kayu Ulin, Replasia, Kantung Semar, dan yang lain nya tidak ada.
Hewan yang hampir punah di Kalimantan, Orang Hutan, Ular Hitam, Ulan Cicin Emas, Ular Sawa Besar, Ular Anakona Rawa, Buaya Kuning, Buaya Putih, Buaya Taman Besar, Buaya Muara, Bidawang, Biyawak, Bonglon, Ikan Haruan, Ikan Tapah kecil, Ikan Papuyu, Ikan sebelah, Kodok Orage, Kelabang Besar, Tenggiling, Serigala Dayak/ Anjing hutan yang mirip dengan Serigala Rusia, tapi bukan serigaka hanya mirip, masuk keluarga Anjing hutan, Kucing Hutan Totol putih, Kucing Hutan kumbang hitam, Kucing Hutan belang Harimau, Elang Dayak, Burung Katutupih hantu, Burung Halilintar, Burung Tatapain, Burung Tioung, Burung Platok melayu, Burung Merak Melayu/ bukan burung merak cuma mirip, belang nya melayu, jadi para dayak memberi nama itu, Kadal beracun Putih/Cicak Toke Melayu Malasyia, Itik Melayu Malasyia, Semut Merah Sarang Besar, Lebah Resaaaik, Kupu-Kupu Racun Banjar, dan Kunanang Merah Menyala Besar, dan semua hanya ada di dalam hutan yang belum tersetuh saja lagi, itu pun juga kalau masih ada, hewan langka ini di daftar Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, dan yang kami temui di dalam hutan hanya 11 jenis dari hewan yang hampir punah itu, dan ini memerlukan penangan secara exstrak, rantai makanan yang sudah rusak ini jangan di tambah rusak lagi, TNI bisa berburu di Kalimantan, Polisi bisa beri ijin penjualan peluru pada pemburu, Militer Malasyia dan TNI sama-sama sekongkol dalam penyeludupan nya, Dinas kehutanan yang hanya di kantor saja.
Jadi itulah hasil dari penelitian kami selama 1 tahun di kalimantan ini, kami sudah melapokan nya pada pemerintah, tidakan sementara Pemerintah memperbesar balai penangkaran kayu ulin di Samarinda, untuk menanam tumbuhan hampir punah yang di data kami, dan kami sangat menghargai itu, kerja kami juga tidak sia-sia, saya dan Tim juga dapat penghargan, dan Terima Kasih untuk Kesultanan Banjarmasin Aceh, yang membuat ini ada, dan pihak jepang sudah mengabil data nya untuk di pelajari, dan Pemerintah Kalteng juga menambahkan area penangkaran untuk hewan yang tercatat dan terdata, dan masih belum banyak lagi yang belum bisa di tangkar, dan cuma itu usaha yang bisa di buat lembaga pemberintah daerah Kalimantan, Kusus nya kerukuana keluarga Dayak dan Banjar, dan kami sangat berharap kepedulian kawan-kawan semua untuk menangani ini.
Dan masalah industri pencemaran, pemerintah belum ada tidakan nya lagi, hanya Ormas Sumatera dan pasukan GAM Aceh saja, yang tersus menutun meminta pertangung jawaba nya, tidak hayal jatuh korban.
Bab 3
Protokol Kyoto Kerusakan Alam Indonesia Yang Darurat
C. Tim Exspedisi Sulawesi Avril Fans Fender Protokol Kyoto Penelitian
Gambar Tim Exspedisi Silawesi Avril Fans Fender
Exespedisi di Sulawesi di mulai dari Makasar dan Bone, dan jelas dari perkotaan, di Sulawesi tidak berbeda masalah dengan wilayah lain di Indonesia di di perkotan nya, tapi hanya saja tidak terlalu parah seperti yang lain nya, mengagat kurang nya Industri Tambang di sana, dan juga sereng terjadi konflik, dan banyak milisi di hutan nya.
Di kota masalah utama nya adalah industri yang banyak mencemari lingkungngan, Industri perkapalan yang mengrom kapal limbah nya membuang sembarangan, ke laut, bekas las karbit dan bahan kimia lain nya yang berbahaya, dan juga limbah pasar dan rumah tangga, Kantong plastik nomor 1 yang merusak, sudah jadi budaya orang Indonesia memakai kantong plastik, dan juga parit-parit pembuangan limbah sisa bekas air cucian yang tidak rurus, dan pada akhir nya ke sungai dan keluat lagi, bekas oli dan pekakas bengkel yang di buang sembarangan, asap dari Industri yang mencemari udara, dan di sungai Ikan juga sulit di dapat, kesalahan para nelayan juga menangkap ikan dengan cara yang tidak standar pemerintah, aneh pemerintah tahu tidak menghukum nya, bom ikan dan rancun jalan nya jika sudah susah sekali, dampak kedepan tidak lah di pikar nya lagi, yang penting hari itu, tidak besok.
Exspedisi kami di Sulawesi ini sempat sendat dan berhenti selama 1 bulan, akibat banyak nya konflik terjadi, dan larangan pemerintah untuk keselamatan Tim, dan Kesultanan Banjarmasin Aceh, sempat inggin menarik Exspedisi ini, namun di lanjutkan lagi, terus terang kami tidak mengerti mengapa orang sulawesi sangat mudah berkonflik dengan kabar-kabar belum jelas cerita nya, saat kami berada di kota saja, inggin menatangi Industri, orang ada konflik di sana, entah apa yang mereka urus kami tidak tahu, malas juga bertanya yang ada kami nanti terikut dalam konflik tersebut.
Penelitian kami di Sulawesi, membulakan hasil zat-zat berbahaya di perkotaan, di Air, Tanah dan Udara, ada sekitar 230 zat kimia berbahaya, lebih rendah dari Kalimantan tetangan nya, itu karena kurang nya Industri, dan kebanykan Industri di Sulawesi berbasih Rumahan saja, tapi cukup besar, jika di Kalimantan itu bukan di masukan Industri Rumahan, tapi Industri mafan, penangakap Ikan nya pun juga dengan alat-alat sidah maju, tak hayal Nelayan berkonflik dengan Nelayan Philipina, di dekat Nunukan Kalimantan, dan di foso kami kesulitan dan banyak larangan sama saja di Ambon, masalah Tim berbahaya.
Tidak ada Exspedisi kami yang menelan 2 korban jiwa, selain di Sulawesi, akibat tertembak, entah dari milisi atau TNI, yang pada waktu itu kontak senjata di hutan Sulawesi, kami mencatat ada 5 kelompok berbeda yang kontak senjata, entah siapa mereka kami tidak tahu, Exspedisi tergagu dengan penelitan.
Dan kami hanya sempat mendata ada sekitar 56 zat-zat berbahaya saja, dan tidak sempat lagi meneliti yang lain, seperti tanaman dan hewan nya, Karena pada tanggal 13 April 2014 Exspedisi di hentikan, karena 2 tim kami tertembak, dan Angkatan Udara Indonesia, langsung mengavakuasi nya kerumah sakit, namun tetap nyawa nya tidak terselamatkan, dan TNI pun dengan Terpaksa meminta kami semua pulang dan menghentikan Exspedisi tersebut, dari pada korban jatuh, lebih banyak, tapi kata TNI kami Tim Exspedisi pertama yang nekat masuk hutan yang ada milisi nya, dan pada 13 April 2014 semua nya berahir, apa mau di kata, tapi nanti akan di lanjutkan jika sudah dapat ijin baru dari pemerintah, dan kondisi aman, dan sungguh di sayangkan sekali ini terjadi pembaca, dan kepada kawan-kawan yang sudah bersusaha terima kasih kalian pahlawan Lingkungan Indonesia, dan kepada yang tewas, kami hanya bisa mendoakan kalian saja.
Bab 3
Protokol Kyoto Kerusakan Alam Indonesia Yang Darurat
D. Tim Exspedisi Avril fans Fender Jawa Protokol Kyoto
Gambar Tim Exspedisi Jawa Avril fans Fender
Tim Exspedisi di pulau jawa ini meliputi dari Jakata hingga Nusatengara, dan di mulai dari Jakarta, dan kesulitan Tim sangat rumit untuk melakukan penelitina, bahkan banyak penulakan dari pihak terkait, menaykan ijin dan sengala nya, dan kami maklumi itu mereka sangat takut sekali akan usahan nya gulung tikar.
Pulau jawa adalah penybumbang polusi udara nomor 1 di Indonesia, Karena Pulau jawa banyak Industri, Jakarta dan Surabaya, sudah hancur tidak ketulongan, penurunan tanah setiap tahuan yang sangat menghawatikan sekali, lama nanti Jakarta dan Pulau jawa tengelam jika tidak di urus, masalah utama penurunan tanah adalah pengunan air tanah yang melawati batas maxsimal, tidak menghuting akan persedian air tanah, dan curah hujan nya, bahkan bisa ada yang menyedodot Air tanah dengan mesin besar, dan menguras semua nya, memamang tidak terlihat dampak penurunan tanah di Surabaya dan Jakarta, tapi kami mengkukur nya, setiap 1 bulan, dan dapat hasil 78 Mickro Cm, menghawatirkan sekali, semantara masyarakat nya bandel sekali untuk di urus, mereka semua hanya menungu kerutuhan tanah saja lagi.
Dan dalam penelitian kami ini kami mendapakan 804 zat-zat kimia berbahaya dari Jakarta sampai dengan Nusatengara, tidak termasuk Timor Lesti, tapi tetap Jawa yang paling banyak ketimbang nusatengara, sama masalah di Pulau jawa ini, kantong Plastik adalah hal utama, penyebab banjir itu juga, susah sekali di urus, Air kali di Jakarta tidak layak konsumsi, mending di kota lain yang ada di pulau jawa itu, kotoran dan zat kimia campur aduk, usaha air galon dan kemasan pas di Jakarta itu, siapa yang mau minum air tercemar luar bisa ita?
Dan air tercemaran itu berahir di laut, belum lagi Industri yang sangat banyak di pesisir utara Jakarta yang mencemari laut, parah dari Industri perkapalan Sulawesi dan Samarinda, nelayan susaha mencari ikan, dan penangkapan yang berlibahan pihak Industri penangkap ikan punya dampak dan mengajam kepunahan Ikan, dan tubuh karang yang hancur lebur sudah di laut utara jawa, tapi patut di harga pemerintah yang coba memperbaiki nya, walau usaha terbiliang kecil, tapi paling tidak ada usaha nya untuk memperbaiki nya, dari pada tidak ada sama sekali, dan lahan hutan yang sangat sempit sekali, lebih luas hutan di Nusatengara dari pada pulau jawa, dan lahan pertanian yang sangat luas sekali dari jawa barat sampai jawa Timor, ini juga penybubang pecemaran, ya dari zat-zat pupuk dan nutrisi anti hama, yang pada ahkir nya mengalir di air sunga berahir di laut, maka wakatu kami melakuka penelitian petani coma menghalagi, susah di atur nya, industri rumahan di jawa juga banyak memakai zat kimia berbahaya pada produk nya, berbahaya limbah juga bagi alam, ini bukan isapan jempol, kami menemukan 500 Industrui bermasalah dengan Limbah pada kerusakan Alam dari Jakarta samapi jawa timor dan nusatengara yang perlu penanganan
Jika berbicara masalah hutan di Pulua jawa, sudah bisa di tebak, semua hewan nya punah, tananman nya punah, hanya ada di penangkaran saja, itu pun di ambil dari luar pulau jawa, bukan hutan nya tidak ada di pulau jawa, tapi kebanykan penjahat yang menjarah nya, dan minim nya hukum, dan kadang pemerintah juga ikut dalam penjarahan tersebut.
Kami menemukan ada sekitar 700 zat-zat kimia berbahaya yang ada di lintas hutan dari Jakarta samapai Nusatengara, yang di produksi oleh Industri, di lihat dampak nya lumpur lapido siapa yang bertangung jawab atas itu semua nya, urusan nya kada karauan lagi sudah, di dekat gunung merapi saja Industri tambang menjamur banyak nya, entah kaya apa atauran nya tidak jelas juga, tambang pasir lebih parah dari Kalimantan, tidak ada hutan di pulau jawa kecuali hutan Taman Nasinola saja, dan kami katakan Pulau jawa darurat Protokol Kyoto, hewan nya punah, dan tanaman nya punah sudah mau di katakan apa lagi, nasi menjadi bubur, dan jagalah yang masih ada.
Kami senang saja melihat komodo baik-baik saja di pulau komodo, ke pengurusan bagus, dan penduduk pulua komodo paham akan komodo hewan di lindungi, dan hanya penyu saja yang teracam punah di sekitar Nusategara, dan belum ada kami mencatat hewan lain nya yang darurat akan kepunahan, masih dalam livel waspa saja, jadi itulah semua hasil data yang di kumpulkan kawan-kawan Avril fans Fender Jawa, pada kami di Kaliamantan dan Sumatera, terima kasih akan parti sipasi Avril fans Fender Jawa, dan pemerintah Jawa barat yang paling banyak membantu.
Bab 3
Protokol Kyoto Kerusakan Alam Indonesia Yang Darurat
E. Tim Exspedisi Papua Avril Fans Fender Papua Protokol Kyoto
Gambar Tim Exspedisi Papua Avril fans Fender
Kami bersukur di Papua ini Exspedisi lancar saja, atas bantuan OPM Papua, yang terus mengawal Tim kami kemana, cuma hanya di sangkan kami mencari hewan langka dan tanaman langka tidak tahu nama Indonesia, hanya memmuat nama bahasa Papua, itu karena kami orang Papua, tidak tahu bahasa Indonesia apa hewan dan tanama itu, mungkin pihak Banjarmasin Aceh, bisa mencari nya di kamus, hubungan Papua yang juga kurang baik dengan Indonesia menyebabkan Pendidikan terhalangi, pengertian akan Bahasa Indonesia ini sangat minim, bahkan ada orang Papua yang tidak bisa dan mengerti sama sekali bahasa Indonesia, tidak tahun dengan lambang Pancasila, tidak tahu prisiden dan sebagai, hukum disini bukan hukum Pancasila, dan peringatan keras untuk Tim Exspedisi jangan masuk hutan papua dengan TNI, cari petaka, mereka akan kontak senjarta dengan OPM Papua, mendiding jangan pakai pengawalan sekalian.
Di Papua yang banyak melakukan perusakan adalah pihak Industri luar Papua, dan keterlibatan akan pemerintah daerah nya, dan masyarakat Papua terlibat akan persekongkolan nya, Papua pulau nya sama dengan Kalimantan, dan juga sama berbatasan dengan negara Asing, tingkat penyeludupan dan penanaman opiom dan ganja yang akan di tukar dengan senjata api oleh Suku Papua sunguh menghawatirkan,bukan salah mereka, tapi pemerintah Indonesia, yang sudah menganak tirikan mereka, yang mana hanya bisa mengurus alam papua saja, yang tidak bisa membangun Papua dan memajukan pendidikan nya, dan dalam penilitina kami, hanya PT FREEPOTRS yang menghalangi kami mengabil banyak simpil akan rancun di daerah tambang, dan sempat berdepat dengan militer Amerika Serikat, karena Mobil kami ada bergambar bendera IRAN, Kanada, Nerwegia dan Jepang, yang bekibar di Mobil kami Bendera Inonesia dan Malasyia, karena mereka kan pihak penyelengara, kami tidak tahu mereka bicara karena bahasa Ingris, tapi OPM Papua datang membantu kami, dan menjaga kami dalam mengabil simpel air dan tanah di sekitaran PT FREEPOTSR, kami mengerira dalam hati saja, bendera Iran dan Kanada di Body modil lah penyebab nya, kami tahu Amerika Serikat yang berkonflik dengan Republik Islam Iran, dan perang Industri bersaing dengan Kanada juga, mungkin hubungan nya di media terlihat bagus dengan Kanada, tapi Industri nya Perang, terlibih Kanada dan Rusia, Iran berkawan, bukan berati ini pengereroykan mungkin padangan PT FRREEPOTRS penjarah dan maling Amerika Serikat di Papua ini, tapi sudah lah biyarkan mereka, yang perting Tugas dari kesultanan Banjarmasin Aceh ini berjalan.
Di Papua tim kami menyacatat ada sekitar 345 zat beracum kimia yang berada di perkotan kusus nya Timika, dan wilayah Industri, dan terutama penghasil perusakan alam tersebut pelaku nya adalah Industri, mungkin sampah rumah tangga yang bermasalah hanya kantong plastik dan air sisa dertejen hasil dari mandi dan mencuci pakaian saja, sapah sisa pasar, tapi berwujud kantong platsik, atau usaha perbengkelan saja, oli bekas dan bahan susah hancur lain nya, sampah Industri ban mobil dan lain nya yang susah hancurm namun ada sebuah lambaga juga yang mewadahi yang mencoba memanfatkan ban mobil bekas untuk di olah kembali, buatna pemerintah juga, dan sangat menghargai nya.
Di hutan papua kami menemukan ada sekitar 86 zat-zat kimia berbahaya, yang semua adalah hasil dari Industri tambang dan pengudulan hutan, karena penduduk Papua suku-suku dan hidup tradisonal, bahkan kami milihat mereka mandi di sungai tidak pakai sabun, jadi air nya masih bersih, ikan-ikan terjaga, nungkin yang dekan dengan perkotan saja, yang bisa menangkap ikan di sungai atau di laut mengunakan bom dan racun, jika di hutan juga paling tuba, jarang juga, banyak dari mereka yang hidup nya berburu babi dan hewan darat lain nya.
Tapi kan saat mak Rahmahwati di Banjarmasin mengerimkan Imail ke kami, minta di datakan hewan Tapir di Papua, ada tidak, maaf Mak Rahmah, kami dalam setahun mencari hewan yang nama nya Tapir di Papua tidak menemukan nya, kami tidak tahu apakah sudah punah atau belum, jika tidak di mana yang nama nya bintang Tapir ada di Pulau Papua ini, kami akui di sekolah dasar dulu guru pernah mengatakan ini hewan langka di Papua, Bahasa Indonesia Melayu Tapir, bahasa suku Papua, Aina-tapititi, benar tidak kami temukan.
Dan hewan di Papua yang teracam punah; Kanguru Papua, Tangiling, jenis Ayam hutan model kaya kalkun, Burung Unta Papua/ hanya mirip bukan burung unta, Burung Cendrawasi, Elang Botak, Burung Tatapain, Ikan Gabus, Ikan Papuyu, (Kelabang Besar Beracum, bisa di jadikan suku papua racun) dan Kucing Kumbang Hitam.
Untuk tanaman nya; Kayu ulin, belian, Keruing, Meranti, Jati, Replesia, Bunga Bangkai, Kantong Semar besar, Kembang pemakan Kumbang, Kebang Mawar Hitam, Merssuperui, Kembang Mawar besar duri tajam kecil, Angrek hutan obat, Kunyit Putih, dan jenis pisang hias.
Memang ada lembaga pemerintah yang sudah menyiakan tempat konserpasi untuk itu dan lembanga lain, tapi banyak lagi dari hasil penelitian protokol kyoto ini belum di muat, mungkin nanti tahun depan, menunggu kesultanan Banjarmasin Aceh, memberikan data ini, tapi itu pun kami hargai usaha pemerintah yang sudah ada mewadahi nya, dari pada tidak ada.
Hewan yang hampir punah itu adalah hasil dari perburuan, mereka di buru karena harga nya yang mahal, seperti Ikan Gabus, harga nya yang mahal lah disini mereka di cari, banyak orang jawa disini berusaha menangkarkan ikan Gabus biyar bisa di karabakan dan di budi dayakan agar dapat di jual, tanpa memunahkan nya, tapi mereka masih gagal, dan terus berusaha mencoba nya, Bahkan pihkan Banjarmasin, membeli Ikan Gabus disini.
Kayu Ulin adalah kayu yang di perebukan orang di Papua, harga nya yang mahala ini kadang mengudang konflik hingga jatuh korban, kayu ulin sama dengan Emas, sangat berhaga, kualitas nya nomor 1 di proyek kontroksi menjadikan nya bagai gadis yang cantik, diminati semua laki-laki, berbeda dengan Jati di Papua, kayu Jati biasa di pesan banyak Industri Mubel, untuk membuat ukiran, dan hiasan, jadi permintaan pasar kurang, masih banyak yang meminta kayu meranti dari pada Jati.
Jujur juga pang saya penasaran dengan yang nama nya Hewan Tapir kaya bak Rahmah di Banjarmasin, mungkin nanti kami akan berkujung ke Banjarmasin, bicara sama bak Rahmah, karena dia yang sudah membangunkan rasa penasaran saya dengan hewan bernama Tapir itu, bagai mana tidak, saya dulu di sekolah bertanya dengan guru apa itu Tapir, guru menjawab, saya juga belum pernah melihat nya Tapir itu, mungkin laksana Dinosurus.
Saya kira di Papua ini yang harus di urus juga adalah penjarahan hutan, masalah utama juga penerbita ijin yang sangat mudah sekali, dan penyeludupan TNI dengan militer Papua Nugini, kay ulin berharga di Perbatasan Indonesia Papua Nugini, dan penyeludupan hewan langka, pemerintah memang buta, dan tuli, atau cuma pura-pura, kami tidak tahu, yang jelas ini butuh penangan.
Dan PT Freepoots maling Amerika Serikat ini juga butuh di urus, maling Emas Papua, minta ijin ke Jakarta bukan minta ijin pada Rakyat Papua, tidakah mereka sadar di mana mereka menanbang, dan merusak alam kami Papua, banyak suku juga sudah mengatakan, Indonesia menjajah papua, Kemerdekan adalah hak segala bangsa, OPM Papua, bersama Mantan Milisi Aitarak yang di hiyananti oleh Amerika Serikat, dengan dalil memasmi kumonis di Timor Lesti, puncak nya pada Tahun 1998 lalu, Erico Gutaries, menangung dosa tersebut sendiri.
Dan mungkin data ini, dan besrita bukiti fisik ini, bisa memberikan Manfaat bagi Proyek Protokol Kyoto nya Japang, dan Indonesia yang di wakali oleh Kesultanan Banjarmasin Aceh, terima kasih pada kawan-kawan Avril fans Fender yang sudah peduli pada Papua, dan saya sertakan surat di bawah dari OPM Papua dan Milis Aitarak untuk Sultan Khairul Saleh Banjarmasin, dan terima kasih untuk, Jepang, Iran, Kanada, Nerwegia, Malasyia, Indonesia selaku panitia, dan semua suku Papua mencinta kalian semua, dan Pasukan GAM Aceh, tuhan bersama kalian, lindungi Avril fans Fender untuk membawa nya ke pengadilan Indonesia.
Bab 3
Protokol Kyoto Kerusakan Alam Indonesia Yang Darurat
E. Tim Exspedisi Sumatera Aceh Avril fans Fender Protokol Kyoto
Gambar Tim Exspedisi Avril fans Fender Sumatera, Ormas Sumatera dan GAM Aceh
Tim Exspedisi langsung dibawah Komando Jendral Ali Pasha GAM, yang melakukan penelitian mulai dari titik nol KM Indonesia Loksmawe Aceh, sampai dengan Lampung Sumatera Selatan.
Masalah proyek protokol Kyoto Sumatera Aceh, ini termasuk rumit juga, berurusan dengan pihak Industri Cina di Medan, debat dengan Semen Padang, dan Industri Batu Bara, tambang pasir Singapura, dan perburuan Harimau Sumatera, Kayu Ulin dan Timah di malaka.
Gambar Pasukan GAM Aceh bersama Angkatan Udara Tan Malaka Sumatera Barat, mengepung Penjarahan Pasin oleh Singapura
Aceh, Medan, Padang, Palembang dan Lampung adalah sentral pertahanan Sumatera, di dari Era Sri Wijaya, Samudara Pasai, Kesultanan Palembang, dan cira has mereka adalah Agama Islam, walau tidak fantik atau taat beribadah, tapi jangan pernah menghina Islam di hadap mereka, karena anda dan mereka pasti akan bertikai, dan Sumatera dan Aceh ini adalah sebangsa melayu, Malasyia dan Kalimantan, masalah protokol di sini lebih rumit dari Jakarta, jawa, dan Sulawesi, karena berhadapan dengan orang yang berwatak keras sekali, jika di Sulawesi Exspedisi di hentikan karena konflik saja, atara milisi dan TNI, di sini bukan Konflik tapi depat panjang lebar sampai mau berkelahi, dan maka nya GAM dan Ormas Sumatera yang di pilih.
Aceh dan Sumatera selaku Panitia Protokol Kyoto Indonesia, harus memberikan teladan nya pada derah lain, yang tidak sangup di hadapi harus di hadapi, contoh Sema Padang, yang berdepat panjang lebar, dan juga dengan banyak Industri Singapura yang sering menerubos masuk perbatasan Indonesia dan Malasyia, 2 hal ini sangat sulit di urus, selalu berujung kekerasan dan pengepungan.
Ada hal yang ada harus tahu pembaca, Aceh sudah merdeka dari Indonesia pada tahun 2005 lalu, tapi dalam bingkai NKRI, Aceh mengurus diri nya sendiri tanpa campur tangan pemerintah, adan bisa lihat di blogger saya, dengan judul Perjuangan Aceh, ini sebab nya hubungan dengan pemerintah pusat agak rengang bukan karena bermusuhan tapi, saling menghormati satu sama lain nya, itu di sebabkan karena masing-masing pihak mengurus sendiri diri nya, dan agar tidak berbenturan.
Dimulai dari kota Aceh, penelitian Tim di mulai, masalah di perkotan Aceh Sumatera tentang Protokol Kyoto adalah sama saja, dangan wilayah lain di Indonesia nya, kecuali masalah pada lahan hutan nya, yang sering kali menjadi masalah berujung pengepungan Pasukan GAM Aceh, terhadap tersangkan penjarah hutan dan perburuan liar, dan konflik masalah pasir singapura, yang begitu merusak alam Indonesia.
Dalam penelitian kami di perkotan Sumatera Aceh, kami menemukan 670 zat-zat kimia berbahaya yang ada di air, udara dan tanah, pelaku nya Industri dan Masyarakat sendiri, yang membuang limbah berbahaya sembarangan tanpa di pikirkan dampak nya, dan pembukan lahan baru yang mengurangi habitat Harimau Sumatera, yang darurat punah.
Di perkotan limbah sampah yang berdampak berbahaya nomor 1 adalah kantong Plastik, yang di mana-mana berserekan, bukan tidak ada tim pembersihan kota, tapi tim tidak sangapup menghadapi nya sendiri tanpa ada bantaun pihak terkait dari Masyarakat, karena masalah kantong plastik ini, pemerintah sudah sekeras mungkin menangulangi nya dengan bermacam-macam kebijakan di kelurkan, baik pemerintah daerah dan pusat, sudah di katakan Jendral Ali Pasha GAM Aceh, kita tidak bisa lagi menyalahkan pemerintah terhadap hakl tersebut, karena sudah di kelurkan nya kebijakan oleh Rezim Jokowi dewasa ini, ya itu kebijikan kantong plastik berbayar oleh Presiden Jokowi, 2016 ini kata Ali Pasha, saat menhadari diskusi protokol kyoto di kantor berita Austria di Aceh, kemarin, upaya pemerintah untuk mencarikan alternativ baru penganti kantong Plastik ini, tapi sudah jadi budaya orang Indonesia memakai kantong plastik ini, dan kira nya lagi kata Ali, jika nya Presiden Jokowi menaikan pajak Industri pada Industri pembuatan kantong Plastik tersebut, dan membuat harga nya mahal, dan orang berpikir untuk mengunakan nya, nah tugas dari industri pembuatan Kantong Plastik ini di saat hal tersebut terjadi langsung meluncurkan alternativ baru penganti nya, agar masyarakat memakai, baik dari kertas yang mudah hancur dan larut dengan sendiri nya meski bekas endapan nya ada, tapi lebih mending dari pada kantong plastik tersebut, dan dampak pemakain kertas adalah terjadi pada peningkatan akan permintan kayu untuk bahan baku kertas, namun kayu bisa di kebunkan, tidak perlu merusak hutan lagi, dan lain nya lagi adalah biaya produksi yang agak sedikit mahal namun masih bisa di terima oleh kantong orang Indonesia, kebijakan Plastik berbayar sarat akan ketidak jelasan, begitu Ali Pasha mengutarakan gagasan nya.
Hal kedua juga sampah limbah rumah tangan, dan sisa sampah pasar yang mengedap bercampur lambat laut menjadi zat kimia berbahaya, sumatera sama saja dengan Jawa, Industri rumah biasa nya bisa produksi memakai bahan kimia yang sudah di perhitukan yang sudah di hutung aman di konsomsi manusia, namun masalah nya adalah limbah nya itu, yang berdampak merusak lingkungan, sungai jadi tercemar, dan tambah lagi yang menjadi kebiasa orang Indonesia bisa membuang sampai kesungai, dan zaman wc di pengiran sunga, perkampungan kumuh kotor, membuat habitan ikan tertekan dan sulit berkembang nya, dan ini perlu penyadaran dari masyarakat sendiri untuk berdisplin, dengan pengawasan lembangan pemerintah.
Limbah di perkotan juga yang berdampak merusak alam adalah Industri perbengkelan, yang membuang oli bekas sembanrangan, dan sampah yang sulit hancur dari bekas suku cadang kendaran, yang sukar hancur nya, seperti ban, belum lagi limbah las karbit zat berbahaya dengan krom, bekas air di terjen yang larusn di sungai berahir di laut, dan pada akhir nya ikan ogah mendekat pesisir pantai, dan menyulitkan nelayan menangkap ikan, yang juga perlu di tindak dari Nelayan, menangkap ikan non strandar, sepeti dengan bom ikan serta racun dan alat strom listrik yang menekan popolasi ikan tersebut, karena kami sudah mengabi air simpel nya untuk di bawa kelabutraium.
Gambar Kapal Pangeran Antasari di Malaka sedang mengabil simpel air laut dan sungai.
Yang merusak jua adalah bekas serpihak batu bara yang hancur, hujan dan larut kesungai hingga ke laut, yang juga berdapak besar, belum di tambah dari semen padang, singapura juga adalah pihak nomor wahit dalam pencemaran laut malaka, kadang juga nelayan singapura menangkap ikan dengan skla besar dengan alat yang moderen, tidak lagi berpikir ini ikan langka dan belum sampai umur nya untuk di jadikan konsomsi, banyak upaya yang sudah juga di buat oleh pemerintah untuk menangulangi nya, belum lagi hasil limbah timbah di blitiung dan semenanjung sumatera.
Gambar Pasukan GAM Aceh, menyelam meneliti kabel bawah laut Indonesia Singapura, dampak dari frequnsi listrik tersebut mengagu ikan dan tumbuh karang apa lagi ada kabel yang bocor, bisa membuat setrom di area dekat nya, radiasi dari kabel telepon juga mengagu, ini harus di benahi kita semua nya, dan merupakan tangung jawab bersama, dampak pengunan Air tanah berlibah juga nyata, karena di dalam tanah menjadi ronga gua yang setiap saat bisa runtuh dan penurunan tanah sepetri di jakarta pembaca, akibat dari sumur bor, hal tersbut tidak bisa di hindari karena kita membutuhkan nya juga, tapi bagai mana cara kita sedapat mungkin untuk tidak merusak alam kendati itu tidak bisa, tapi upaya harus ada, penjarahan pasir baik oleh sumatera sendiri dan singapura itu juga berdampak menjadikan tanah turun akibat pesisir di isap maka yang di atas akan turun, berakibat juga pada lempeng laut, yang bisa menyebabkan pergesaran lempik bumi, yang kira nya penyebab gempa bumi, dan selama ini bukan tidak ada penangan, tapi hanya saja kurang jelas aturan nya.
Gambar Harimau Sumatera di buru, dan operasi pengepungan pasukan GAM Aceh
Berbicara masalah hutan, tidak lepas dari harimau sumatera yang terancam punah ini, banyak lembanga baik swasta dan pemerintah berupaya menjaga kelangsungan nya, cuma hanya berhasil swedikit, dan dinas yang lambat mengurus nya, membuat GAM dan Negera Federasi Sumatera, mengabil langkah sendiri yaitu pengepungan, penjarahan kayu ulin yang kelampau batas pembaca, ini di lakukan untuk mencegah timpang nya rantai makanan.
Dalam penelitian kami, menemukan ada sekitar zat-zat kimia hasil pertambangan dan lain di hutan Sumatera, berkisar 230 zat berbahaya, mengedap di sungai, tanah dan udara, dan semen padang yang menjadi sasaran utama pasukan GAM, debat panjang terjadi, dan saling tuding, semen padang yang merasa bayar pajak pada pemerintah, menolak membangun konserpasi penangulangan kerusakan alam, dan menyeruh pada GAM mimninta pada pemerintah, dan ini normal, dan hak semen padang GAM pun menghormati nya, terlibih Industri milik Cina di Medan, yang kerapa kali menjadi polimik, Pemuda Pancasila di bawah komando Olo Pengabaian tidak sekali dua, melabrak Industri Cina di Medan dan minta pertangung jawaban nya, yang berujung konflik bedarah, mesuji lampung itu juga pelajaran, belum di tambah limbah dari pertania, yang mengunakan pupuk, pembasmi hama dan rancun tikus, yang pada akhir nya, larus kesungai berahir di laut pembaca, maka nya kata saya di atas tadi masalah Protokol Kyoto di Sumatera dan Aceh lebih sulit, karena orang nya berwatak keras dan melawan pada pemerintah dan GAM Aceh, jika di buat aturan nya, dan PR nya bagi pemerintah, bagai mana supaya peraturan tersebut bisa di pakai Masyarakat, belum di tambah tambang minyak tradisonal sumatera yang membuang limbah nya sembarangan, dan saya tegas kan lagi, Ali mengatakan bahwa upaya pemerintah itu ada, tapi cara menjalakan tergolong sulit dan menghindari konflik berdarah, dan kadan tim pemerintah juga curang bekerja di lapangan.
Hutan Sumatera tidak seluas hutan Kalimantan Papua, tapi ada beberapa tanaman dan hewan yang sudah punah hidup di dalam nya, dan jika ada juga pasti di penangkaran, tapi lebih baik dari hutan jawa, maka ini sebelum hancur total seperti di jawa harus di janga, dan di jawa sudah tidak bisa lagi di upayakan hal tersebut, letusan popolasi penduduk biyang keladi hutan menyempit.
Saya juga di telpon oleh Rahmah di Banjarmasin, yang menanyakan apakan dalam Exspedisi kalian menemukan hewan Tapir, demi tuhan kami tidak pernah menemukan Tapir, dan jika ada pasti di penangkaran, dan kami juga belum berani memonis Tapi itu punah, yang jelas nya kami keluar masuk hutan belum menemukan nya, bukan hanya Rahmah yang menanyakan Tapi, banyak dari kawan-kawan Univesitas gajah mada mencari di hutan langsung, tidak pernah menemukan nya, dan ini daftar dari hasil penelitian kami di hutan, tanaman dan bintang yang darurat punah;
Harimau Sumatera, Gajah, Mancan Totol Sumatera, kura-kura beracun, Tangaling, Buru Hantu, ekor cincin, Ikan Tapah besar, Buaya, Kupu-kupu batik beracun, Ayam hutan, dan kucing hutan hitam,
Dan yang sudah punah nya, Badak sumatera.
Untuk tanaman nya adalah;
Kayu Ulin, Karuing, Bangkirai, kayu Galam, Jambu Monyet, Jambu Agung, Jariyangau, Kantong Semar, Repellsia, bunga bangkai kecil, bunga pemakan seranga, dan Kecubung.
Dan tanaman yang sudah punah nya adalah;
Kunyit Putih, Pandan kecil harum, Angrek hutan atau benalu hitam beracun, Bulian dan Pisang Emas.
Ini perlu di tindak, menjaga yang masih ada, dan tidak mungkin lagi yang sudah punah itu kembali, hanya kekuasan tuhan saja lagi bisa mengembalikan nya.
Masalah penjarahan hutan dan peruskan hutan juga di sebabkan Masyarakat, seperti membakar lahan, dan akhir nya menjadi kebakaran hutan besar, dan juga mudah Industri mendapat Ijin, kurang nya kerja dinas kehutan, kurang nya kesadaran Masyarakat, dan yang selalu bertindak adah aktivis saja lagi, kami menghitung popolasi Harimau Sumatera, kurang dari 100 ekor, dan hitungan pasif kami adalah 67 ekor saja lagi, karena Harimau sumatera di angap juga hama, seperti ekor cincin, popolasi penduduk terus meledang membuat hutan menyempit, ruang gerak Harimau sumatera mengecil, dan bisa masuk perkampungan, dan berahir dengan kematian, dan ini tidak bisa juga di salahkan, karena bisa saja juga menjadi bahaya menikan penduduk.
Jadi mungkin itu saja dulu yang bisa kami datakan protokol kyoto Sumatera Aceh, kami akan terus berusaha mendata dan memperbaiki nya, dan doa kan kami bisa melakukan nya, dan ada baik nya kawan-kawan bergabung untuk memacahkan masalah ini.
Bab 4
Protokol Kyoto Kerusakan Alam Indonesia Yang Darurat
A. Kesimpulan Akhir Dari Proyek Protokol Kyoto Indonesia Avril fans Fender
Gambar Diskusi Rapat Pengupulan Arsip data dan bukti fisik hasil penelitian oleh Tim pada tanggal 4 Januari 2015 lalu di Kantor Berita Kanada Banjarmasi
Dan waktu berahir pun sudah tiba, pada tanggal 4 Januari 2015 pukul 08:00 di kantor berita Kanada Banjarmasin, semua tim mengumpulkan hasil kerja, dan mengakiri semua Exspedisi, dan membuat kajian bersama untuk memecahkan masalah nya, serta merencanakan hal berikut nya, yang di sayangkan hanya Exspedisi Sulawesi saya yang gagal akibat konflik di Poso, namun nanti akan di lanjutkan, dan hasil ini juga cukuk memuasakan, dan dana tidak sedikit Rp 12 miliyar selama setahun.
Masalah untama nya lagi adalah membawa dokumen ini pada pemerintah pusat Jakarta, dan berharap tidak gagal sepetri yang terdahulu nya, Hari itu jua semua dokumen asli di copy dan di simpan yang asli oleh kantor berita kanada Banjarmasin, dan copy yang di simpan masing-masing tim, dan juga di serahkan ke Jepang untuk penelitian lebih lanjut nya,.
Dalam diskusi semua kawan-kawam sepakat untuk melakukan kegitan ini lagi pada tahun 2017-2018, dan pengumpulan dana lagi, serta membentuk lembaga baru yang lebih kuat lagi, dan mendidik masyarakat agar peduli terhadap lingkungan tempat tingal kita ini, kalau bukan kita siapa lagi yang menjaga nya.
Dan hampir semua sebab bencana Alam ini biyang kelani nya adalah itu, jadi harus di kerjakan secara Exstrak, Masyarakat dan lembaga pemerintah harus bekerja lebih lagi dari sekarang ini untuk menjaga alam kita ini.
Gagasan pemecah masalah yang di perdepatkan saat itu adalah, masalah kejelasan atauran ijin pemerintah terhadap ijin pertambangan dan penjarahan hutan, dan menijau ulang lagi pada hukum dan aturan yang sudah ada, serta membentuk tim pengawas nya, juga keadilan bersama, jangan hanya penjarah perusak alam yang kecil yang di tangkap, tapi juga mereka Industri mapan yang melakukan kecurangan, hal ini bukan untuk bermusuhan dengan industri tambang dan lain yang menjarah alam, namun mencari jalan keluar supaya semua tidak di rugikan oleh nya, dan menghidari perusakan alam, serta mencari alternativ untuk yang lebih baik kedapan nya kaya, dan juga menutut pihak pemerintah untuk mempertegas hukum dan aturan nya, supaya semua nya memakai, dan diterima secara lapang dada, ini adalah PR utama nya.
Singkat kata data yang di olah selama beberapa bulan setelah penyerah tersebut, di urus sudah oleh kesultanan Banjarmasin, ke lembangan pemerintah DPR Jakarta, sangat mengecewakan sekali hasil nya, memang mereka tidak menolak nya, atau mengabaikan nya, dan berjanji mengaji, nyata sampai sekarang belum kelihatan ada usaha exstrak untuk mengatasi, dan kurang jelas nya lembagam serta siapa yang bertangung jawab menganai hal ini, itu belum jelas sama sekali, system ke pengurusan sepeti apa, bentuk lembaga baru atau diserehakan pada intasi pemerintah yang ada, dan yang disebutkan itu berapa, dan di mana lokasi pembanguna nya, pendidikan seperti apa yang di buat untuk mendidika masyakat luas ini juga belum jelas.
Pemerintah hanya memberikan suntikan dana nya saja, kepada lembaga terkait, tidah tahu itu swasta atau pemerintah, dan yang kami ketuai secara detail adalah balai penanaman ulang kayu ulin di Samarinda, itu jua ke pengurusan nya kuran jelas kaya apa kerja nya, padahal kami sudah membuang dana Rp 12 miliyar banyak nya.
Seperti yang di katakan oleh Jendral Ali Pasha, Rezim Jokowi yang di harakan untuk melakukan tugas muliya ini, dan memperbaik kesalah SBY yang korup, memang kami akui, rezim Jokowi lebih baik dari pada rezim SBY, yang malas itu, namun nyata hal yang di harkat melum juga mencukupi sarat tersebut, karena DPR dan Jokowi juga berkonflik, di tambah Partai Golkar dan Grinda yang haus akan kekuasan yang tidak mau mengalah sama sekali, dan sudah nyata mereka kalah, namun mereka menjadi pengecut tidak mau mengakui kekalahan tersebut Pemerintah Indonesia terpecah menjadi 2, dan Abu Rizal Bhakri haus kekuasa macam harimau opong Prabowo serta merepotkan ke pengurusan pemerintah untuk rakyat, karena setiap hari mereka bertengkar berebut kekuasan, pada Ahkir nya pepemrintah tidak lagi dapat mengurus masalah Masyarakat macam ini, hanya di sebukan oleh sidang munas yang tak berujung itu.
Jika kesultanan Banjarmasin dan Aceh bertanya pada pemerintah pusat, bangai mana masalah ini, selalu saja ada alasan, ada urusan yang lebih penting, penting bangai mana pertanyan nya? kan Jokowi ada kabenit kerja yang dapat mengurusi nya, DPR punya Tim praksi nya, di mana mereka semua nya, dan inti hanya bermalasan saja, orang banyak tidak mampu menangulangi masalah ini sudah dusta, masalah ini selalu di biyarkan berlalut-larut saja hingga kandas sepetri dulu lagi, dan bisa jadi pemerintah Indonesia tidak mau di kritik rakyat nya, atau melakukan kerja kritik rakyat nya itu, takut di angab bodoh, lebih pintar rakyat, dan bukan contoh pemimpin yang baik, yang tidak mau menirima arahan orang lain mesiki arahan itu muliya, dan jika merasa pintar, dan tidak perlu di keritik, apa bukti kerja mereka?
Kami tidak bisa meminta pihak Jepang, Kanada, Iran, Nerwegia dan Malasyia, karena mereka sudah mengatakan, kami tidak akan ikut campur masalah politik pemerintah kalian, yang ada hanya konfil saja nanti nya bukan lagi anugrah, kami hanya memberikan singungan nya saja pada mereka, tapi singungan tidak ada guna nya, karena mereka tidak mengubris nya, mereka sudah tidak lagi punya malu.
Gagasan kami dalam memecahkan masalah ini adalah, sebenar hanya perlu kejelasan aturan dan hukum, serta kerja benar-benar pemerintah dan Lembanga nya, jika masalah ini tidak bisa di urus, atau di serahkan pada kami dan masyarakat semua nya, saya sarankan Pemerintah Jokowi bubar saja, dan biyar kami yang memerintah nya, karena ini adalah tugas pemerintah juga, dan bekerja sama dengan masyarakat dan lembaga organisasi pemuda, tanggu jawab bersama kita semua nya, untuk apa jokowi di Gajih kalau bukan untuk mengurus masalah Rakyat nya.
Tapi walau begitu kami tidak akan menyerah untuk melanjukan misi ini, dan mencari cara baru lagi untuk mengatasi nya, kami adalah kesatria Ottoman Sejati, bukan pengecut dan koruptor, saya tengaskan Jokowi dan DPR harus malu dengan kami, akibat kelalain nya ini, dan malu pasa seluruh Rakyat Indonesia ini, dan kami akan terus mempermalukan nya, itu janji kami, pemerintah yang di ongkosi oleh rakyat, menindas rakyat yang mengokosi nya, Etika Moral Bandit, Suara saya akan lebih keras dari kubur dari pada semasa hidup, tuan rumah tidak akan berunding dengan Maling yang menjarah rumah nya, kata Tan Malaka.
Bab 4
Protokol Kyoto Kerusakan Alam Indonesia Yang Darurat
B. Penetupan Penulisan
Gambar Rahmahwati
Tapi pembaca, ada lucu nya jua proyek ini, kadang saya bisa tertawa sendiri mengingat kejadian-kejadian Aneh yang tidak biasa terjadi, Polda Banjarmasin yang terus tertawa hingga usa tugas hanya karena di lempari Asbak oleh wanita Rocker, bahkan sampai sekarang jika saya bertemu dengan mereka di jalan, mereka akan terus tertawam sangat Aneh lagi, saya tidak tahu apakah mereka itu normal atau sudah gila!!! yang jelas setiap bertemu pasti tertawa tanpa sembab.
Dan juga Proyek ini hampir membuat saya dan Aban hampir gila, karena akibat Proyek ini si Rahmah, meminta kami mencarikan hewan bernama Tapir itu, dimana kami mendapakan hewan yang mungkin sudah punah itu? dan kami terus di minta nya, kapan saja dimana saja? aneh betul wanita penasaran dengan Tapir tersebut, dia mengatakan pada kami, keingginanya hanya 1, Inggin melihat Tapir itu secara langsung di hutan liar bukan di kebun binatang, lalu memotret nya dengan kamera nya, dan foto nya akan di tempel di kamar nya, sederhana katanya, sederhana apa nya, hewan yang punah di cari, bahkan bangkai nya pun kami tidak menemukan nya, saya ajak ke ke kebun bintang tidak mau, mau nya kata melihat yang liar, tapi itu di mana?
Maka nya Aban berbisik pada saya mengenai hal tersebut, mending kita beli saja hewan bernama Tapir itu di penangkaran, di mana saja ada, lalu kita bawa kehutan dan di lepas, katakan pada nya. kita menemukan nya yang liar sudah, kita berakat dia memotret nya foto nya di tempel di kamar, urusan selesai, saya katakan pada Aban, emang mudah mencari nya di kebun bintang, dan apakah mereka mau menjual pada kita, dan apa kamu angap Rahmah Bodoh, percaya itu, kamu dan dia sama gila nya berpikir aneh, Aban membalas, kamu tidak pernah berubah masih sudara ku yang dulu, saya tahu kamu memang inggin Rahmah seperti itu, merengi-rengi dan mengeluh marah-marah dan meledak-ledak meminta pada kita, agar hidup lebih berati, karena ada perjuangan mencari Tapir, dan jika tapir itu di temukan maka perjungan berahir sudah, kita kesepian karena tidak ada lagi perjungan hidup, dan harus mencari yang baru lagi, dan kamu dan saya memang sengaja melakukan hal gila ini, kita berdua sama rindu nya dengan rengean, keluhan, marah nya Rahmah itu, kita memang suka dia bengitu dan terus berharap dia begitu, kita hanya munafik dengan kata kita ini yang bosan dan gila mendengkan nya, pada hal itu yang di harapkan, dan atas dasar itulah kita berdua mencinta nya, kita suka Rahmah karena dia unik, sifat yang aneh itu tidak di miliki wanita lain, dan hal tersebut membuat kita berdua terpenjara di buat nya, dan sudah semua orang tahu, kita suka mementang maut dan hal berbahaya, kita juga suka dengan cinta yang tidak pernah berhasil itu, macam Flim titanik, laki-laki nya mati, dan penonton menangis, atau macam Gladiator Maxsimus yang juga mati di akhir cerita, dan kita berdua tahu, mungkin ada 50 kali lebih sudah kamu mengajak nya menikah, namun dia menolak, ini bukan karena teman, atau kita berdua mencintai nya, dan takut berkelahi karena nya, atau kaya kebanyakan wanita lain nya, jika kawan sendiri mengajak menikah, maka alasan kalian teman ku, akau tidak bisa menikah dengan kalian, atau juga kalian berdua mencintai ku, aku tidak mau melukai seseorang bukan itu, karena kita sudah lama berkawan dengan nya, dia wanita super tega, dan kita berdua tahu, Rahmah juga mencintai kita, jika tidak dia pasti sudah menikah dengan laki-laki lain, Rahmah sama seperti kita, mmenyukai cerita cinta yang berahir tidak berhasil dan sedih, karena itu hal paling bagus yang pernah ada, dan cerita indah untuk di kenang untuk selama nya, kita tidak inggin perjuangan ini berahir, dan terus inggin berjuang hingga tidak darah penghabisan, perjuangan adalah yang membuat hidup berwana juga indah, kita akan mengerti hidup ini indah dan jangan disia-siakan saat di mana kita berhadapat dengan kematian, dan di ujung kematian hidup lebih berati, itu karena kita semua adalah Pahlawan sejati, laki-laki sejati, Rahmah, kamu dan saya memang ingin seperti ini!! saya katan anda benar.
Dan kita memang inggin proyek ini gagal, agar terus berjuang, lagi dan lagi, jika berhasil pertualangan kita akan berahir, kita tidak inggin pertualangan ini berahir pada inti nya, dan mari kita berdoa bersama, semoga tuhan memberikan ujian hidup yang lebih berat lagi dari ini, dan paling berat lagi, kalau perlu sekarang, Amin.
Ucapan Terima Kasih Untuk Semua Yang Terlibat
Terima Kasih untuk Sultan Khairul Saleh dan Almarhum Haji Anang Ardiansyah, karena proyek ini ada karena Mereka.
Terima Kasih untuk semua kawan-kawan dan Industri yang terilibat;
Linkin Park Fans Petronan Malasyia musik Industri
PT Adaro
PT Semen Padang
Yamaha Motor
Honda Motor
Suzuki Motor
Toyota
Mitsubhisi
Kawasaki
Avril Lavigne
Pemerintah Indonesia
OPM Papua
TNI
TNI AU
POLRI
Jendral Ali Pasha GAM
GAM Aceh
Ormas Sumatera
Negara Federasi Sumatera
Negara Federasi Sabah Malasyia
FPI
FRON ISLAM ASEAN
LASKAR ISLAM MALAKA
KEPALA SUKU DAYAK
AVRIL FANS FENDER DUNIA
REPSOL SPANYOL
TOTAL PERANCIR
PEMERINTAH JAPANG
PEMERINTAH IRAN
PEMERINTAH MALASYIA
PEMERINTAH KANADA
PEMERINTAH NERWEGIA
PEMERINTAH BRAZILIA
PEMERINTAH ARGENTINA
PEMERINTAH KUBA
PEMERINTAH MAXSICO
PEMERINTAH ITALYA
Daihasu
Arista Recodr
Dan mungkin sekian dulu imformasi yang saya bisa berikan pada anda para pembaca. Dan kita bertemu lagi di lain epesodi tulisa saya yang baru nanti.
Terima kasih telah membaca nya semoga berguna untuk anda.
Mohon maaf bila ada kekeliruan dalam tulisan saya di atas.
FROG GOZILLA
Ketua Organisasi Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88 Tanjung Tabalong yang bergerak memajukan pendidikan di Banjarmasin Aceh dan Indonesia.
Organisasi ini juga sangat aktiv di industri musik Rock Endergrond,
Dan berjuang untuk membangun perintahan ustmaniyah yang baru,
Simbol Organisasi
Avril lavigne


























1 komentar:
Saya telah berpikir bahwa semua perusahaan pinjaman online curang sampai saya bertemu dengan perusahaan pinjaman Suzan yang meminjamkan uang tanpa membayar lebih dulu.
Nama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk memperingatkan orang-orang yang mencari pinjaman internet di Asia dan di seluruh dunia untuk berhati-hati, karena mereka menipu dan meminjamkan pinjaman palsu di internet.
Saya ingin membagikan kesaksian saya tentang bagaimana seorang teman membawa saya ke pemberi pinjaman asli, setelah itu saya scammed oleh beberapa kreditor di internet. Saya hampir kehilangan harapan sampai saya bertemu kreditur terpercaya ini bernama perusahaan Suzan investment. Perusahaan suzan meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta rupiah (Rp600.000.000) dalam waktu kurang dari 48 jam tanpa tekanan.
Saya sangat terkejut dan senang menerima pinjaman saya. Saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi mereka melalui email: (Suzaninvestment@gmail.com) Anda tidak akan kecewa mendapatkan pinjaman jika memenuhi persyaratan.
Anda juga bisa menghubungi saya: (Ammisha1213@gmail.com) jika Anda memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut
Posting Komentar