DPR DAN PEMERINTAH INDONESIA VS ORMAS SUMATERA
WELCOME BLOGGER FROG GOZILLA
Terima kasih pada anda para pembaca yang sudah mau melungkan waktu berharga anda hanya untuk membaca tulisan saya
Pendahuluan
Avril fans Fender Banjarmasin Aceh, kris redaksi tv canada
Tulisan ini bisa di pertangung jawabkan kebenaran nya, tulisan ini saya tulis bersama kawan-kawan Avril fans Fender Banjarmasin, dan sumber dari keterangan data di dapat dengan pihak besangkutan langsung melalu diskusi bersama-sama.
Tulisan ini punyak waktu lama, walau talisan ini hanya singkat di blogger ini, tulisan ini di tulis dengan mengupulkan data juga dari daerah yang termaktup dalam tulisan ini.
dan saya mohon pada pembaca harus bijaksana dalam membaca tulisan ini, karena tulisan ini di tulis dengan kalimat kasar, karena di tulis dengan versi diskusi yang sebenar nya.
DPR DAN PEMERINTAH INDONESIA VS ORMAS SUMATERA
Ormas Sumatera di atas sungai musi Palimbang
Rasa nya tidak lengkap dalam pembacaan kalau saya di muat sejarah ormas sumatera, karena menentang Pemerintah Indonesia, dan saya akan kenalkan pada anda siapa yang di beri nama ormas sumatera itu.
Ormas Sumatera pajang nya adalah, Organisasi Masyarakat Sumatera, di dirikan tahun 1994 tanggal 5 oktober, Ormas Sumatera ini adalah sebuah gerakan bawah tanah dan rahasia dulu nya, pendiri Ormas Sumatera ini pertama bernama Pengabayan Pratama, dia adalah seorang penjahat dari Sumatara Barat Minangkabau, Penganayan adalah pembunuh nomor satu dari sumatera yang berkanca di dalam Indonesia dal luar negeri, mereka juga terlibat pasukan GAM Aceh, dan pengerim gaja nomor satu Indonesia di Asean hingga Eropa, hanya penjahat muda atau bodoh saja yang tak mengenal ormas Sumatera, tapi pada tahun 1999 Pengabayan yang bersekongkol dengan Karim Bangkok penjual senjata nomor 1 Indonesia, menjual senjata nya ke melisi Aitarak Timor Lesti, malang nya Pengabayan telah meningal dunia di luar negeri tepat nya Philipina karena terlibat membobol gudang senjata general santos, walau Pengabayan mati tapi Ormas Sumatera terus ada dan berjalan terus aksi nya, dan pemempin nya setelah Pengabayan adalah Yoreco Batugana yang juga penjahat, hingga semua nya terhenti pada tahun 2004 akibat mereka pembesar Ormas Sumatera mati terkena sunami di Aceh Sumatera, hanya ada beberapa orang saja dari mereka yang selamat, dan pada tahun 2007 mereka tertangkap semua oleh Polisi Indonesia, dan Bubar lah Ormas Sumatera, Tapi ada dari mereka yang bernama Hamdi yang keluar penjara pada tahun 2010 lalu, dan Menghidupkan kembali Ormas Sumatera ini.
Hamdi dari salah satu aktor Ormas sumatera yang sadar setelah keluar penjara, dan berjuang minta apunan tuhan, dengan cara berbuat baik pada sesama, Hamdi juga adalah seorang Gitaris Rock sama seperti saya, walau Hamdi ini tua sekali umur nya namun jiwa nya masih terlihat muda, dan Pada tahun 2011 lalu maka resmi lah Ormas Sumatera Bediri sebagai pembela rakyat Sumatera, yang peduli pendidikan budaya tradisi, dan Teknologi, tapi pimpinan ormas Sumatera saat ini adalah seorang wanita bernama Bayah Angerani dari Palembang, yang sangat gigih berjuang, dan menetang pemeritah Indonesia di Sumatera.
Ormas Sumatera ini dulu sering berkonflik dengan Negara Federasi Sumatera, akibat berbeda pendapat, tapi entah mengapa menjadi sahabat setia dan berjuang bersama saat ada Campur Tangan nya Amerika Serikat di Sumatera melalu topeng Jakarta.
Ormas Sumatera ini sangat bermusuhan Dengan Singapura, kerap sekali bisa melakukan penyerangan terhadap Singapura, bahkan dulu saat Hamdi yang jadi pemimpinya berani merampas kapal pasir Singapura yang menambang pasir di laut Sumatera, pada inti nya ormas Sumatera adalah pejuang pemuda Sumatera, yang akan memerangi siapa saja yang coba merugikan Sumatera, dan atas sifat nya ini, maka mereka menetang Pemerintah Indonesia secara besar-besaran dalam sebuah gerakan Rahasia, berkomplot dengan negara federasi sumatera, hingga bergabung dengan GAM Aceh, di Kalimantan, ormas Sumatera tidak bisa menerima Amerika Serikat dan koroni nya, karena mereka semua tahu kejahatan Amerika Serikat.
Dalam tubuh pemerintah Indonesia di Jakarta, mereka punya mata-mata untuk mengawasi pemerintah Jakarta, Kusus nya DPR, bahkan mereka tahu betul gerak-gerik Amerika Serikat baik yang di Jakarta dan Wahsiton Amerika Serikat, di Tambah mata-mata GAM Aceh di Amerika Serikat yang selalu mengirim Imformasi nya, mereka sudah tahu apa misa Amerika Serikat di Indonesia, bahkan jika anda bicara langsung pada ormas Sumatera, anda akan tahu mereka sangat tahu hal detail tentang Amerika Serikat dan Koroni nya.
Memucak nya lagi emosi ormas Sumatera mengetahui Presiden jokowi dan DPR sama dengan rezim SBY rezim paling kurup yang pernah memerintah Indonesia, sama nya DPR sekarang dengan DPR rezim SBY adalah tunduk dengan lobi Amerika Serikat yang di nilai merugikan Indonesia ini, bahkan kerap di katakan DPR boneka nya Amerika Serikat oleh Ormas Sumatera.
Pada suatau ketika ada angota DPR Jakarta yang memuja demokrasi Amerika Serikat, nan ini menambah parah konflik, Aceh dan Palembang sudah lama menahan Oramas Sumatera yang ingin menyerang Jakarta, kusus nya Dubes Amerika Serikat itu.
Ormas Sumatera ini adalah mereka yang mencinta budaya dan Tradisi Indonesia, dan menjaga dan melestarikan nya, walau begitu mereka juga orangg-orang moderen sekali, bahkan Tim mereka yang kemana di dunia ini hanya untuk mempelajari sejarah dan budaya Tradisi semua golongan di dunia ini, Ormas Sumatera ini juga sudah banyak berkontribusi untuk pelajaran Sejarah Indonesia, dan yang membuat nya sangat keras nya menetang Amerika Serika karena Amerika Serikat ingin mengamerikan semua orang di dunia ini termasuk juga target nya Indonesia ini, dan DPR adalah jalan nya untuk melakukan nya, dengan di balut Demokrasi dan puralesmi.
Ormas Sumatera ini sangat berpengang teguh pada pedirian nya, tak hayal mereka adalah di golongkan garis keras dalam berjuang, DPR Indonesia yang memuja Amerika Serikat itu juga di pandang buat malu Indonesia, bahkan sereng juga di lontarkan kata Indonesia negara pelayan Amerika Serikat di Malasyia, dan ini memompa deras ormas sumatera, bahkan bergabung nya Negara Federasi Sumatera yang juga memusuhi Amerika Serikat itu.
Ormas Sumatera itu tidak Ingin pemerintah Indonesia ini tunduk pada siapa pun, Ormas Sumatera juga tidak mau pemerintah Indonesia itu di Anggap pelayan Amerika Serikat di luar negeri, dan paling penting jangan Mengamerikan Orang Indonesia ini.
Pemimpin Ormas Sumatera bayah menuturkan, Demokrasi DPR sudah gila, bahkan membuat undang-undang negera menyuntik barat kata nya, harus nya pemerintah Indonesia ini membuat hukum dan undang dengab mempelajari sosial masyarakan Indonesia sendiri.
Bayah memamparkan padang nya tentang kebebasan dan Demokrasi, kami semua sependapat, bahwa semua negara dan suku bansa jangan di samakan, contoh adik kaka, saja tidak bisa di samakan persisi, seagama saja bisa perang, tidak akan bisa di samakan 100%, paling hanya bisa di samakan 80% saja, dan jika DPR keras menarapkan demokrasi Amerika Serikat berarti sudah menghapus budaya dan trasdisi Indonesia, Pemerintah Indonesia di boleh berkibal pada siapa pun baik barat atau timor dalam menjalakan sebuah pemeritah Indonesia.
Saya tegaskan Demokrasi barat atau timor tidak cocok untuk Indonesia yang bermoral dan budi pekerti tinggi, masyarakat Indonesia juga punya sopan santon yang sangat di kagumi banyak orang, tapi sekarang sudah lenyap akibat Pemerintah Indonesia, yang berkawan Amerika Serikat, Masyarakat Indonesia sekarang moral nya sudah sangat merosot akibat serbuan budaya Barat.
Ada suatu hal penting Manusia itu inggin semua kebesan itu, hanya menusia gila saja yang tidak mau bebas 100%, tapi dampak kebesan terlampau jauh berakibat memucak nya kiriminal dan merosot nya moral Bangsa, kita sudah punya hukum sendiri yang bernama Pancasila, dan hukum pancasila lah yang harus di terapkan kepada Rakyat Indonesia ini, karena hukum Pancasila sejati pas untuk Indonesia, kebesan berpendapat, berkumpul, berserikat, beragama, dan berpartisipati dalam pemerintahan.
Jika DPR, Mengatakan Amerika Serikat teladan Demokrasi Indonesia, sudah gila, yang seharus nya Indonesia adalah Teladan Demokrasi Amerika Serikat, karena Indonesia lebih bebas dari Amerika Serikat, Bukti nya adalah Indonesia tidak mengucilkan Ras, sedangkan Amerika Serikat berkonfflik, kulit hitam dan putih, Indonesia tidak melarang Yahudi ada di Indonesia, Amerika Serikat melarang Islam, bahkan mengatakan Islam teroris, Indonesia tidak anti agama, Amerika Serikat Anti Agama bertuhan Teknologi, jadi jika di lihat dan di pelajari lebih demokrasi Indonesia, bahkan kandang Indonesia bisa berkonflik perbedaan, tapi tidak seperti Amerika Serikat.
Aneh DPR mengatakan teladan Amerika Serikat, patut kah negara penjajah jadi acuan negara Bermoral budi pekerti sopan santun seperti Indonesia ini, jelas tidak patut, Kejahatan Amerika Serikat di Timor Tengah itu tidak bisa lagi di Tutupi, jika DPR ingin menyamakan Amerika Serikat dengan Indonesia, berarti DPR adalah pemerintah Jahat dan tak beroral, main capluk daeran orang lain kaya Israel Palistina.
Yang membuat negara federasi Sumatera bergabung juga melawan DPR, karena DPR sangat tunduk dengan Amerika Serikat dan koroni nya itu, dalam mengeluarkan kebijikan, bahkan DPR dan Pemerintah Indonesia memusuhi Agama bangsa nya sendiri yaitu Islam, sekarang ini Islam di kucilkan hanya karena tragedi 11 september lalu, Pemeritah Indonesia yang terpenguh Amerika Serikat telah melangan undang-undang hukum buatan nya sendiri, pertama hak berserikat dan berkumpul dan beragama, karena Pmerintah Indonesia selalu curiga dan membubarkan Organisasi berbasis Agama, dan paling minor adalah Islam, setiap ulama pasti di curigai, Aceh sarang teroris, pesanteri peradikalan pemuda, Islam teroris, setiap ada bom Islam di tuduh hanya karena peluka nya beregama Islam, Islam tidak pernah mengajarkan hal itu, bukan Islam yang bersalah, tapi manusia nya yang bersalah, Densus88 itu akan terus membunuh dan menuduh korbar nya teroris, Amerika Serikat takun dengan Indonesia, karena Indonesia berpenduduk Islam terbanyak, meraka juga menggap Indonesia sarang Teroris, dan dearah paling terduduh adalah Aceh.
Tan Malaka dengan kemerdekan 100% dan sekarang Indonesia tidak lagi merdeka 100% melainkan hanya beberapa persen saja lagi, Pemerintah Indonesia kusus nya DPR sangat tunduk dengan kepentingan Amerika Serikat, layak nya orde baru, rezim Soharto yang di katakan dunia boneka Amerika Serikat.
Dalam pengelolan Ekonomi Indonesia juga dijajah Amerika Serikat dengan Koroni nya, IFM yang membetai DPR, yang merumus undang-undang kontrak karya Tabang, Freepotrs exson moblle selalu di Menangkan, pernamina BUMN, tapi Exson mobleli yang di menengkan, hingga mengalih perhatian publik dengan berdustra dan memuji Pertamina menangkan kontrak tambang di Libiya, jika ada yang percaya berarti sudah bodoh sekali.
Baru-baru ini ada sebuah kebijakn rezim Jokowi sensus ekonomi, ini adalah misi pencari bangsawan Indonesia yang paling kaya-raya, kami tidak menutupi banyak orang kaya Indonesia menyimpan Aset kekakayan nya di luar negeri akibat tidak percaya pemerintah Indonesia, ketidak percayan itu akibat pemerintah berpihak Amerika Serikan, tidak pengusaha Indonesia, Industri Amerika Serikat akan selalu di menangkan, dan yang lokal di biyarkan.
Negera Federasi Sumatera, juga menyatkan jika pemerintah Indonesia tidak mandiri, maka mereka tidak mau berdamai, dan akan selalu mendukung Aceh, bahkan mereka dulu juga ikut tempur melawan TNI vs GAM, kasus mesuji juga membuat jurang konflik organisasi negara federasi tambah memusuhi DPR dan Pemerintah Indonesia, dan juga harus disalahkan adalah Fadli Zon dan Stiya Novanto yang telah cap Ormas Sumatera ajing pelayan Amerika Serikat, dan alas ini cukup jadi Bukti kenapa Negera Federasi Sumatara dan Saudara nya Ormas Sumatera begitu membenci DPR, bahkan Jokowi yang ketuan pergi ke Amerika Serikat menjadikan Ormas Sumatera membentuk Tim Penumpas pendukung Jokowi.
Negara Federasi Sumatera, di Amerika Serikat dapat bukti akurat yang bisa di pertangung jawabkan kebenaran nya, bukti ini lah yang membuat Malasyia dan Burunai Darusala waspa dan selalu curiga, bahkan pihak Aceh yang bisa membiyarkan Ormas Sumatera bertindak, bukti itu adalah tercantum nya Indonesia, Malasyia dan Berunai Darusalam sebagai Target Amerika Serikat di Asia Negera, kenapa harus Indonesia, Malasyia dan Brunai darusalam, jawaban nya adalah karena, Indonnesia, Malasyia dan Berunai Negera Islam terbesar di Asia Tengara, dan saya juga membaca dan melihat sendiri bukti itu, dan target pertama nya adalah Indonesia, karena umat Islam Indonesia kusus nya umas Islam sumatera Aceh paling berani di Asia Tengara dalam berjuang baik membela agama dan negera, tidak ada tercantung nama negera Asia tergara yang paling banyak mengirim batuan nya ke Palestina selain Indonesia dan Malasyia, Amerika Serikat tidak akan membiyarakan Indonesia makmur dan sejatera baik ekonomi dan politik luar negeri nya, karena bisa jadi bahaya dan mendukung Iran dan Rusia melawan Amerika Serikat, ekonomi Indonesia tidak boleh makmur, karena bisa membeli senjata kuat bahkan bisa bangun proyek nuklir nya nanti.
Diskusi di Malasyia, pertemuan antara, GAM Aceh, OPM Papua, mantan milisi Aitarak, negera federasi sumatera dan Ormas Sumatera, mendapatkan hasil sempurna, hasil itu adalah jika Ormas Sumatera berhasil membebaskan DPR dan Pemerintah Indonesia dari Pengaruh Amerika Serikat, maka Indonesia dan Malasyia akan jadi negera paling kuat di Asia Tengara, baika secara ekonomi, militer dan Politik nya, sebab yang membuat kuat nya adalah Indonesia tidak dapat di kendalikan oleh kepetingan Amerika Serikat dan Koroni nya itu, Pertamina pasti sudah di dahulukan dalam menanbang, Freeports akan di batasi bahkan bisa di usir, media-media masa dan eletronik juga tidak bisa di kendalikan Amerika Serikat dan koroni nya untuk mempropoganda rakyat Indonesia dengan dalil aksi teroris Islam dan yang lain nya, budaya tradisi Indonesia akan di jaga, pendidikan akan di gratiskan bagi kaya dan miskin, Papua berhenti di anak tirikan TNI dan Polri juga akan di bebaskan dari pengaruh Amerika Serikat, PT PINDAT yang memproduksi senjata dan pekakas militer Indonesia akan di perbesar dan menjadi Industri senjata kusus Indonesia, Indonesia juga tidak lagi beli senjata dengan Amerika Serika atau rusia, pada inti nya, tidak ada kepetingan Asiang dan Amerika Serikat, yang ada hanya kepentingan Indonesia.
Banyak yang mempredisikan Indonesia lebih dulu maju dari Malasyia, eh ternyata terbalik, Malasyia yang terdahulu maju dari Indonesia, di tangan Mathir Mohammad Malasyia berani mmenolak Amerika Serikat, dia lebih mementingkan dan mendahulukan kepetingan warga Malasyia, yang membuat kagum juga adalah, Mathir Mohammad menolak kekayan pribadi jika mendukung Amerika Serikat, layak nya Amadiniejad Iran, yang dengan gagah berani mendirikan kembali nuklir Iran, dan mengebalikan kehormatan Impereuam Persia kono yang menguasai dunia di bawah pimpinan Aleksandar Agung, bisa juga di samakan Hugo Cahves yang memerdekakan Venezualia dari jajahan Ekonomi Amerika Serikat, mereka tidak sama dengan Pemerintah Indonesia yang sibuk dengan memperkaya diri sindiri.
Ada satu hal lagi, apa yang di pakai pemerintah Cina tidak lain dari Idi Presiden Sokarno dan Sutan Syaril, lalu di Tambah dengan Tan Malaka merdeka 100%, semua kekuasan pemerintah adalah keptingan sendiri, dan jelas sekali dengan kata-kata Tan Malaka, Tuan Rumah Tidak beruding dengan maling yang menjarah rumah nya, Mao Zedong dari Cina mengatakan, tidak peduli kucing itu hitam atau putih selagi dia bisa menangpak tikus biyarkan dan dukung, atau perkataan dari Seokarno, sebuah permata yang cacat lebih berharga dari batu biasa.
Saya jika ke luar negeri sangat malu sekali Indonesia di gelari negeri Pelayan Amerika Serikat, kawan-kawan di laur negeri saya menayakan, apakaj pemerintah Indonesia itu bodoh atau berpura bodoh, kalau negera federasi sumatera menjawab nya, berpura bodoh malas dan serakah, karena Indonesia bisa mandiri tidak tergantung pada siapa pun, banjir jakarta jika di kerjakan sunguh-sunguh tidak lagi jakarta banjir, dana bukan alasan karena Indonesia kaya, tapi sayang kaya nya itu telah di rampok Asiang jelas Amerika Serikat dengan IMF dan Freepots itu, jika Pemerintah Indonesia berkata kurang nya sumberdaya manusia nya, juga berdusta, sekolah mereka yang keluar negeri dan gelar serjana itu di buat apa?
Dalam penyelidikan tim mata-mata Negara Federasi Sumatera di Jakarta, tidak ada negara yang mengerogoti pemerintah Indonesia selain Amerika Serikat, tidak ada juga negara lain baik barat atau timur asia atau Afrika, yang berkolonia di dalam DPR dan Istanan Presiden Jokowi.
Perang di Timor Lesti kami punya data lengkap sekali, Indonesia yang di tuduh menduduki atau penjajah Timor Lesti ini, yang punya ide perang Itu adalah Amerika Serikat yang berdali Timor Lesti jajahan Potogal itu penyebar komonis, jika di biyarkan paham nya bisa kemana, cukum sudah yang berani menetang Amerika Serikat di Indonesia adalah sumatera, dan Indonesia tidak punya niat perang itu, kalau Aitarak yang mengatakan ini, tidak lain dari lobi penjualan senajata dari Amerika Serikat, seperti perebutan Irian Barat, Amerika Serikat yang membela belanda, takut ketika Indonesia membeli senjata dengan rusia, jika ini di biyarkan rusia yang untuk, Amerika Serikat tidak di untungkan Freepots tidak pernah ada bercokang, baik perebutan Irian barat, dan timor lesti Amerika Serikat Untung menjual senjata dan pesawat tempur nya, dan begitu juga mereka di Timor Tengah itu pada inti nya Indonesia tidak berniat menduduki Timor Lesti, tapi Amerika Serikat yang betopeng TNI Indonesia, ada 3 ke untungan juga begi Amerika Serikat, Indonesia nama baik nya buruk di mata dunia, 2 untuk menjaul senjata, dan 3 Amerika Serikat bermuka 2 di sisi lain membela Timor Lesti dan Interfet, jadi pada inti Inonesia di tipu dan di boceng dengan dalil Komunis.
Pada inti nya tidak ada negera lain selain Amerika Serikat yang berkolonia di dalam DPR dan Istanan Presiden. dan masih dugan didalam MPR juga ada, Negara Federasi Sumatera tidak punya bukti kuat untuk membutikan tentang ada kolonia Amerika Serikat di MPR, karena Amen Rais yang pernah bertatah tapi bukan tidak mungkin tidak ada, kalau dalam perbankan dan media hingga pendidikan sangat banyak Amerika Serikat berkolonia, dan yang paling di fokos kan Ormas Sumatera juga ada di dalam pendidikan, karena di sini lah penghapusan budaya Indonesia dan meresot nya moral bangsa, seharus pemerintah harus memperbaik moral bangsa ini tidak malah mendukung nya berbalut Demokrasi dan kebesan, jika ini terus dibiyarkan tidak ada lagi yang nama nya gotong royong dan ke bersaman hilang sudah rasa ke pedulian sesama, dan lihat kehidupan di Amerika Serikat yang di angap DPR denokrasi itu, tidak ada nama nya tetanga, mereka egois karena saling membiyarkan dan itu lah yang di sebut ke bebasan, mereka sibuk mengejar uang hingga tidak ada lagi tahu tetangan dan lingkungan nya, istri saya juga Istri kawan, dan ini sudah bermuculan di Indonesia, kita lihat pada pemuda nya, rasa sopan satun itu sudah hilang, Flim dari Amerika Serikat mengajari sifat peremanisme sarat akan kriminal, bahkan yang paling gila adala banyak nya klaim dalam pendidikan ala Amerika Serikat, hampir semua penemu dan orang besar adalah Amerika Serikat, tidak ada lagi yang lain nya, rusia pejahat arab teroris Maxsico gebung ubat bius, penghalalan segala cara dan perbuatan curang.
Kesimpulan terahir nya adalah Oramas Sumatra dan kawan-kawan sudah tidak bisa lagi tingal diam, dan kami semua berharap pemerintah Indonesia ini sadar akan bahaya ini dan cepat dan sigap dalam menghadapi nya, pemerintah Indonesia harus kembali dalam jalan yang sudah di buat nya, yaitu hukum pancasila, dan jangan memaksakan budaya dan tradisi, ingat dari mana besarasal, hal yang paling di tekan jagalah jarak, Ormas Sumatera itu tidak melarang berkawan pada siapa pun, tapi yang ditentang adalah sifat DPR dan Pemerintah Indonesia yang tunduk atas Penjajah Amerika Serikat itu, dan jika Amerika Serikat coba mengacam pemerintah Indonesia, kami semua siap mati membela DPR dan Pemerintah Indonesia yang berjalan sesuai kudrat Indonesia.
Dan ini hal Paling Penting bagi Pemerintah Indonesia dan DPR, yang menjadikan radikalisme adalah Amerika Serikat bukan kaum ulama dan Islam, Amerika Serikat yang terus menjajah timor tengah itu, akan semakin membuat gerakan radikal lahir garis keras, mereka yang melakukan bom bunuh diri di timor tengah itu bukan karena semata-mata Agama tapi mereka sudah bosan hidup di bawah penjajah, dari pada mati sia-sia baik bom bunuh diri ada juga musuh yang mati, mutiv dedam juga jadi faktor nya, Pemerintah Indonesia harus sadar itu, dan jangan semua kejahatan bom ini di limpahkan pada Islam, dan jangan juga membuat acuan barat atau timor, tapi buat lah bedasar rakyat kita Indonesia, jagalah budaya dan tradisi kita yang penuh sopan santun ini.
Pada inti nya ini bukan acaman, jika DPR dan Pemerintah Indonesia tidah peduli ini, lambat atau cepat GAM Aceh mengulagi lagi pemberotakan nya karena di dorong ormas Sumatera, dan hal lain nya, dan tidak ada kata damai juga oleh OPM Papua, Malasyia bisa jadi sadaran mereka dalam pemerberotakan ini, dan NKRI sekarang darurat sudah, mungkin pembaca mengagap tulisan ini adalah omong kosong, tapi lihat lah yang terjadi nanti, Indonesia akan kehilangan Sumatera, Kalimantan dan Papua, jika anda ingin bukti datang lah ke Kalimantan kusus nya derah Perbatasan, penduduk nya lebih pro Malasyia dari pada pemerintah Indonesia ini, dan kerap sekali ingin mimisahkan diri dan bergabung Malasyia, yang salah juga bukan Malasyia, tapi Pemerintah Indonesia yang menganak tirikan nya, Presiden Jokowi tidak bisa merahasikan nya lagi dalam rezim ada kepetingan Amerika Serikat, tapi kenapa ormas sumatera hanya berfokos pada DPR saja, Alasan nya Presiden Jokowi tidak bermasalah di Aceh, dan diniminim berpihak pada Presiden Jokowi karena presiden jokowi juga sudah baik dengan nya, tapi tidak menutup ke mungkinan diniminim bisa terus membendung kawan-kawan nya, kawan-kawan juga bisa bermusuhan dengan dinminim, dan presiden Jokowi juga di lihat tidak seperti DPR yang memuja Amerika Serikat, seperti Fadli Zon dan Setya Novanto, jika saja DPR itu tidak terlalu memuja Amerika Serikat, Ormas Sumatera dan kawan-kawan berpihak pada DPR, Jokowi bisa di gulikan mereka, jujur saja kami juga curia dengan Ormas Sumatera, pencaplokan Setya Novanto ada kaitan nya Dengan Ormas Sumatera, karena gerakat Ormas Sumatera, Sangat sulit dilihat dan prediksi, mereka berkompol dengan siapa saja, Ormas Sumatera punya Ekonomi kuat yang bisa mendanai gerakan gerakan Anti Pemerintah tanpa ketahun dan bemain bersih, Ormas Sumatera Angota seperti Negera Federasi Sumatera, golongan pengusaha Industri Kaya, Ormas Sumatra bukan seperti GAM Aceh, yang melakukan Pemberotakan saat belum siap betul, jika Hasan Tiro mau sabar kemarin mereka menang namun sayang Hasan Tiro pimpinan GAM tidak sabar dan terlalu bernasfsu dan gagabah, rencana belum matang lagi, yang paling di persiapkan Ormas Sumatera adalah Ekonomi nya, karena ini akan membuat nya menang, mereka bisa membeli senjata, dan merekrut mantan para Pemberotak, contoh adalah OPM Papua dan Aitarak sudah di bawah kendali nya juga, banyak dari kelompok Santoso berlindung dangan nya, apa yang di beritakan di TV adalah bohong menyakut kelompok Santoso.
Saat Negara Federasi Sumatera dan GAM Banjarmasin menyerang kelompok Pemberotak Philipna yang menawan Kru pangung Avril fans Fender setelah konser musik, Kelompok Santoso mengirim surat nya, mereka mampu masuk Philipina secara rahasia, dan jika Negara federasi Sumatera percaya pada nya, mereka akan melakukan nya, dan perjanjian terjadi, 80 orang Kelompok Santoso di Evakuasi olah Ormas Sumatera dengan Angkatan Udara Tan Malaka Sumatera barat, militer tidak resmi Sumatera gerakan bawah tanah, dan yang belum mau sepakan dari Kelompok Santoso hanya beberapa orang saja lagi termasuk Santoso nya Sendiri, di dalam hutan sulawesi itu TNI takan pernah lagi menemukan kelompok Santoso, keculai beberapa orang saja lagi, itu juga jika tidak keburu mereka mengerim surat nya yang berisi pernyatan menyerakan diri pada Ormas Sumatera, situasi yang sempat memanas saat Pemerintah Indonesia yang tak peduli dengan 10 orang Sumatera tertawan oleh Abu Sayap, tapi yang meredam pemerotakan Ormas Sumatera jokowi berhasil membebaskan 10 orang Sumatera Itu, dan ini membuat penudaan lagi untuk Membersikan Pemerintah Indonesia, dan menghacurkan kolonia Amerika Serikat di DPR dan Istana Presiden Jokowi.
Jika saya berdusta, lihatlah kalian baik-baik. adakah TNI yang benar-benar menemukan Santoso dalam Operasi nya, dan hanya 1 atau 5 orang saja yang bisa di tangkap TNI, bahkan bukan tidak mungkin juga itu hanya buatan TNI yang malu tidak bisa menangkap nya, kelompok Santoso sudah di evakuasi Ormas Sumatera secara Rahasia, jika memang banyak di hutan Sulawesi itu Angota Santoso, sudah pasti terlihat dari patauan udara, dan jejak nya akan di temukan, mereka juga tidak bisa bertahan terus dii hutan tanpa ada keperluan logistik nya, makanan minuman yang sehat obat-obatan, dan Amunisi nya, anda juga harus tahu bagai mana mungkin kelomok Santoso bisa beli amunisi kalau mereka saja tidak bekerja.
Kalau duga saya juga kenepa ormas Sumatera terus mengulur waktu adalah sangkutan nya juga dengan Aceh, karena mungkin saja Ormas Sumatera belum sepakat penuh, bisa juga berbeda pendapat tapi di rahsiakan agar Angotan nya jangan berpecah, sangat nampak Aceh kerap sekali menghalangi nya dengan berbagai dalih, tapi cepat atau lambat jika kondisi Inonesia terus begini Pemberotakan Akan terjadi, saya dan Anda akan menyasikan nya, tapi jika pemerintah Indonesia berubah, dan menjaga jarak dengan Amerika Serikat maka pemerotakan itu tidak terjadi, saya juga melihat Ormas Sumatera ini mengawsi gerak Jokowi, Jokowi Nampak nya tahu juga hal ini, dia muali menjauhi Amerika Serikat sedikit demi sedikik, surat dari Fender Telecaster di Jakarta juga menyatakan Jokowi menegur media yang berbau Amerika Serikat, Jokowi yang juga nama nya tidak mau di Sangkutkan dengan Amerika Serikat, dan nampak alasan ormas Sumatera mengulur waktu serangan nya.
Yang harus di garis bawahi juga adalah, apakah Jokowi ini memang tahu Ormas Sumatera, dia lebih memilih berangkat ke Amerika Serikat, dari pada Obama yang datang ke Jakarta, karena ormas Sumatera sudah siap saat itu, saya dan kawan-kawan berdoa malam itu semuga saja hal baik terjadi, karena Ormas Sumatera bisa Membunuh obama, Jokowi mungkin sudah menduga nya.
Saya sangat berharap sekali pemerintah Indonesia sadar, dan bisa menghidari konflik dengan Ormas Sumatera dan Kawan-kawan nya, dengan cara kembali kejalan pemerintah Indonesia yang merdeka 100% tanpa ada yang mendetei nya, dan janga memuja Amerika Serikat apa lagi menjadikan acuan nya, Indonesia harus mandiri, kalau pemerintah Indonesia yang Sekarang tidak Mampu dan tuduk dengan Amerika Serikat, Ormas Sumatera yang bertindak untuk memerdekan Indonesia 100% wasalah
Dan mungkin sekian dulu imformasi yang saya bisa berikan pada anda para pembaca. Dan kita bertemu lagi di lain epesodi tulisa saya yang baru nanti.
Terima kasih telah membaca nya semoga berguna untuk anda.
Mohon maaf bila ada kekeliruan dalam tulisan saya di atas.
FROG GOZILLA
Ketua Organisasi Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88 Tanjung Tabalong yang bergerak memajukan pendidikan di Banjarmasin Aceh dan Indonesia.
Organisasi ini juga sangat aktiv di industri musik Rock Endergrond,
Dan berjuang untuk membangun perintahan ustmaniyah yang baru,
simbol organisasi
Avril Lavigne





Tidak ada komentar:
Posting Komentar