Translate

Kamis, 24 Maret 2016

Kembali ke Jati Diri Indonesia Dulu



Kembali ke Jati Diri Indonesia Dulu

WELCOME BLOGGER FROG GOZILLA
Terima kasih pada anda para pembaca yang sudah mau melungkan waktu berharga anda hanya untuk membaca tulisan saya 

Pendahuluan 

Tulisan ini bisa di pertangung jawabkan kebenaran nya, tulisan ini juga saya tulis besama kawan-kawan dari redaksi reporter kantor berita canada Avril fans fender Banjarmasin, Di Banjarmasin Utara, tulisan ini membahas masa depan Indonesia ini yang sangat suram sekali, tapi walau begitu masih ada harapam untuk membuat nya bersinar terang kembali, dan tulisan ini mengajak kawan-kawan pemuda untuk peduli memperbaiki segera nasip bangsa yang hampir runtuh ini akibat dari semua kecurangan pemeritah elet politik dan masyarakat yang tidak bertangung jawab atas semua apa yang di lakukan.
Tulisan ini juga mengutiv buku Tan Malaka, Amin Rais, GAM Aceh Untuk Indonesia, Partai Murba Misi Petani Indonesia, Gerpolek, dan lain-lain dari berbagai sumber lagi yang menyangkut nasip Indonesia ini.
Dan tulisan di bawah ini saya tulis sengan kata kasar dan mohon pengertian, memang saya akui jika saya inggat akan nasip bangsa ini pasti rasa nya ada emosi yang ikut tercampur di dalam setiap pembicara, itu di sebabkan karena semangat kebangsa nasionalesmi saya keluar.
Dan anda saya harap akan sadar atau menyadari nasip Indonesia ini setelah membaca tulisan ini.

Kembali ke Jati Diri Indonesia Dulu


Masa Depan Indonesia Dan Moderenisasi Global 
Ketika saya berada di Studio musik dan duduk bersantai saya melihat gambar besar terpasang di studio musik itu, Gambar itu tertulis Tan Malaka, Merdeka 100%, saya memang kenal dengan sosok Tan Malaka itu, ya itu mantan yang di tuduh ingin mengudeta Presiden Sokarno dulu, dan juga sadar bahwa foto Tan Malaka itu baru saja di tepel di diding studio itu, saya tanya pada kawan-kawan saiapa yang menempel foto Tan Malaka, dan ada gerangan apa jadi di tempel?.
Kawan-kawan menjawab, ini orang kaya kamu ini tidak tahu sama sekali nasip bangsa yang ingin runtuh ini, runtuh apa kata saya, ya kamu sekolah cuma berangkat ke sekolah saja tidak belajar kata nya,!!! kami jadi menempel foto Tan Malaka di situ biar kita Ingat  bahwa negara bernama Indonesia ini belum merdeka 100 % seperti kata Tan Malaka dulu, dan Ingat suara suara saya akan lebih nyaring dari dalam kubur dari pada semasa hidup, atau Tuan Rumah tidak akan beruding dengan maling yang menzarah rumah nya, tertulis jelas di foto nya itu, kata kawan-kawan baik lah nanti kamu kata nya, sebelum pulang dari sini ambil buku di perpustakan baca dulu semua isi nya baru kembali dan bicara disini...!!.
Setelah saya membaca buku Tan Malaka yang di tunjungkan kawan-kawan, baru saya tahu apa yang di maksut mereka dengan kemerdekan 100% itu, memang saya akui kadang dalam tulis Tan malaka ini ada sedikit berbau komunis me, tapi kita yang sadar hal itu tidak lah membawa hal komunisme itu, cuma mengambil yang baik nya saja untuk memperbaiki nasip Indonesia sekarang ini, saya dan kawan-kawan juga tidak juga terlalu mererujuk ke kenapa Tan Malaka mati di tembak dan sebagai nya, tapi disini Tan Malaka adalah Simbol pengingat kita akan kemerdekan Indonesia ini belum 100% merdeka, dan itu belum banyak di sadari orang, mungkin ada yang sadar tapi berdiam saja tak ada usaha nya untuk memerdekan Indonesia 100% seperti kata Tan Malaka.
Kita kembali kesejarah sedikit, dari sepanjang sejarah dunia ini sarat akan peperangan antar kelas kepetingan antar golongan, atau bisa di samakan hukum rima moderen charles darwin Evolusi, yang kuat akan menang dan bertahan, tapi walau begitu dunia nyata tidak selalu memanagkan yang kuat atau mengalahkan yang lemah, bukti nya banyak yang bisa melawan penjajah kuat bersenjata moderen datang untuk menjajah daerah bangsa nya, dan itu termasuk Indonesia ini, jadi jika mempercayai Charlis Darwin dengan Evolusi nya itu adalah hal bodoh, banyak juga kawan-kawan Emperium kuat di dunia ini, mungkin tercatat ada 22 peradapan eperium paling maksur dunia ini, dan paling banyak menyadang nya daerah nya di antara daerah Timor Tengah Asia, Eropa Afrika, dan yang paling banyak juga ada di buku, Yunani Sparta, Iran Persia, Romawi Italia, Ottoan, Turky, Abasyih Irak Babilonia, Andalusia Granda Spanyol, Kerajaan Inggris, Prancis, Mongolia, adalah mantam dari beberap tercatat sebagai Imperium kuat dulu nya, dan masih ada jua belum tercatat, jadi tidak semeski nya nya yang kuat akan terus menang, tapi yang lembah juga pasti akan menang jika mau berusaha melawan yang kuat dengan penuh semangat layak nya 300 tetantra sparta, melawan Persia Iran zaman dulu.
Memamang kedengaran mudah, atau di angapa enteng begitu lah biasa nya para motivasi-motivasi pejuang, berjuang merebut kemerdekan itu memamang sebentar saja bergolak, tapi memakan korban nyawa banyak, memamg merebut kemerdekan itu lebih mudah dari pada memapertahankan kemerdekan tersebut begitulah kata Tan Malaka dalam buku Masa Aksi nya, Mempertahankan kemerdekan hal paling sulit dari pada merebut nya kata nya, karena kata nya siapa saja bisa merebut nya dari tanggan penguasa tapi belum tentu bisa mempertahankan lama atau menjadikan nya kemerdekan 100% penuh, contoh Indonesia ini terbukti sudah walau Tan Malaka belum mati, Perjanjian Lingar Jati sudah menghilangkan kemerdekan Indonesia 100%.
Mempertahan kan sebuah kemerdekan atau kekuasan itu bukan hal mudah, dan tidak bisa hanya di sertai dengan kata berani mati di medan perang saja, seorang yang berani mati mempertahankan kemerdekan atau kekuasan memang perlu tapi itu bukan segala nya, karena zaman sekarang sudah berbeda dengan dulu, dari penjajahan fisik menjadi ekonomi politik saja, dan itu tidak terlalu terlihat oleh rakyat biasa, tapi terasakan saja oleh rakyat biasa.
Semua orang Indonesia tentu tahu 17 Agustus 1945 adalah hari kemerdekan Bangsa Indonesia ini, tapi pada kenyatan nya 17 Agustus 1945 hanya pembaca tex Prolamasi kemerdekan nya saja, yang menyatakan pada dunia luar bahwa Indonesia telah lepas dari belenguh Belanda dan Japang, dan akan memerintah sendiri tanpa campur tangan Asing, dan jika masih ada yang berani memjajah Indonesia ini maka militer bicara dan Itu nyata, Belanda dan Inggris berani kembali lagi hingga tahun 1949, dan perebutan Iran Barat hingga Gayang Malasyia 1963. belum lagi konflik dalam negeri sendiri, G30 PKI, GAM Aceh, Timor Lesti dan macam-macam masalah lain nya yang melanda Indonesia dalam sejarah mempertahankan kemerdekan nya ini dari berhasil merebut kemerdekan nya.
Yang di maksut Merdeka 100% adalah merdeka penuh tanpa ada hal-hal luar yang mendetie nya, mandiri berdiri. Dan setiap generasi baru lahir di Bangsa ini wajib memengang tongkat estapis mempertahan kemerdekan 100% itu atau memperjuangkan dan merebut kambali kemerdekan 100% itu dari pihak yang telah merampas nya pada saat ini, teruma bangsa penjajah sekarang Amerika Serikat, tapi sayang nya metal dan fisik orang Indonesia ini tidak lah sekuat pendahulu nya dalam mempertahankan kemerdekan beberapa persen ini sekarang ini, dari kemerdekan 100% 17 Agustus 1945 lalu, yang terus terkurang setiap hari nya ini sampai sekarang mungkin saja lagi kemerdekan Indonenisa ini hanya 30% saja lagi yang bisa di pertahankan oleh rezim Jokowi ini, sudah saat para pemuda juga ikut membantu mempertahankan nya dan bejuang merebut 70% lagi hinga berhasil.
Penjajahan jaman sekarang adalah penjajah secara politik dan ekonomi jarang sekali melititer, karena meliter adalah cara kono untuk menjajah, memang kita terlihat merdeka secara fisik tapi kita tidak lah merdeka secara ekonomi dan Politik, yang selalu didite oleh PBB/ perserikatan bangsa-bangsa, yang sarat kepetingan Amerika serikat, dan jika salah-salah kita terjajah fisik,politik, ekonomi, militer dan segala nya, dan itu nya lihat lah timor tengah yang ceroboh itu, yang mau di adu domba dan perang saudara hingga kacau dan di jajah Amerika Serikat.
Di negara-negara dewasa yang maju saat ini paham betul motiv-motiv ivansi baru yang di lacarkan lawan nya untuk menjajah dan siap untuk anti sipasi nya, bahkan yang siap anti sipasi ini pun juga kadang gagal dan terjajah, dan ini Indonesia belum ada upaya untuk mencegah apa lagi mengobati penyakit lama dunia ini hingga detik sekarang.
Penjajahan bukan saja dari pihak Asing tapi juga dari sebangsa kita sindiri, contoh nya saya gambarkan, kita kembali ke sejarah lagi sedikit, Indonesia adalah negeri paling banyak rajaaa nya, di nusantra ini banyak sekali kerajaan bercokang pada zaman masuk nya pejajah eropa di bumi pertiwi ini, penjajah eropa tadi juga tidak akan bisa masuk seenak nya tanpa ada bantuan dari dari dalam, misal dari jendral suatu kesultanan atau tokoh-tokoh rakyat yang berpengaruh bersekutu dengan penjajah demi hasrat gila yang di ingginkan nya dan di janjikan kan nya itu, Amangkurat 1 dan 2 adalah contoh persekutuan termaksur di Indonesia dengan belanda di tanah Jawa dan Jakarta Kusus nya, nah jadi sekarang ini juga kawan-kawan jangan hanya bisa menyalahkan asing saja yang menjajah Indonesia ini.
Dalam kempanye partai grendra ketua nya adalah Prabowo Sobianto, dia dalam kampanye nya selalu menekankan asing adalah penjajah Indonesia, ya memang dia betul di sisi lain, tapi dia juga sudah salah di sisi yang lain nya, dia juga sudah tak sadar dengan kata nya macan asia akan mengaung kembali, Prabowo hanya fokus pada Asing saja, tapi tak melihatkah atau bodoh dan pura-pura bodoh melihat penjajahan ekonomo dan politik Indonesia ini terjadi, melalui tanggan saudara sendiri, layak nya persekutuan antara jendral perang di suatu kesultanan yang megeruguti sultan nya, hingga jatuh dan terguling tak berdaya lagi.
Seperti yang di kemukakan dalam buku Tan Malaka Gerpolek, Berdiri nya pemeritah boneka, atau negara boneka, macam timor tengah sekarang ini, Negara boneka atau pemerintah boneka adalah maksut nya penjajahan bangsa sendiri, atau pemeritah di okosi rakyat menindas rakyat yang mengonkosi nya sendiri itu dalam buku gerpolek Tan Malaka yang di tulis nya dari pengasingan dan penjara ke penjara lain nya, Tan Malaka sadar betul akan cara mempertahankan kemerdekan 100% itu dan juga sadar akan penjajahan bangsa sendiri, alias ada seseorang putra bangsa yang cerdas dan kuat berani bisa di perdaya kaum penjajah untuk menjajah saudara nya sendiri demi kepentingan kaum penjajah dan putra bangsa yang di perdaya oleh kaum penjajah ini tapi itu jaman dulu bukan sekarang ini, tapi gambaran dan benang merah saja, cara baru penjajahan sekarang ini merambat dalam bidang sain teknologi pendidikan Media Imformasi Globalisasi dunia, Sejak pasca perang dunia 2 dan perang dingin antara Amerika Serikat dan Rusia, sontak semua negara yang cerdas mengantisipasi penjajah 2 dunia ini, contoh Iran dengan Nuklir nya di sambung India dan Korea Utara sekarang ini, yang secara tengas mempertahankan kemerdekan nya atau bisa saja menjadi kaum penjajah tersebut, Indonesia yang terjajah ekonomi dan politik ini tidak juga waspa seperti yang lain nya itu, yang sangat tenguh mempertahankan kemeredekan dari bangsa penjajah.
Saya dan kawan-kawan semua nya heran melihat ini terjadi, pada hal banyak juga pemuda Indonesia mengetahui hal ini tapi mengapa berdiam saja melihat tanah air yang hampir di rebut kedualatan nya ini, atau kata Amin Rais beranikah Rezim SBY melawan penjajah Ekonomi Industri Freeporst Tambang Emas Irian Jaya Papua itu, jawaban tidak, Rezim SBY tunduk dan Tunduk merdukuk bahkan Tiarap pada Imprealisme itu hingga kerhormatan Negara telah di perkosa oleh Imperial Ekonomi Industri Amerika Serikat, hinga suryah paluh patrai nasdem orang papua itu yang Ingin jadi presiden itu buta, urus papua gagal malah ingin jadi presiden Indonesia, mau jadi apa negara ini.? itu dalam buku Amin Rais Agenda mendesak bangsa Indonesia, dalam buku ini di jeleskan bagai mana para Imperealisme tersebut memperkosa Ekonomi Industri dan Politik luar negeri Indonesia secara rinci hingga pasal hukum nya dan campur tanggan berbagai pihal luar dalam rangka memperkosa ekonomi Industri Indonesia ini, Tidak hanya Freepors pelaku pemerkosa itu, Exson Mobiil, dan Chevron juga ikut-ikutan memperkosa, dan di tambah tindakan rezim SBY yang melacurkan PT Indosat Indonesia, yaitu sebuah perusahan Telekomonikasi Indonesia, yang di beli oleh hidung belang Singapura itu, Rezim Sby yang melacurkan Indosat Ini ternyata patal pada Rakyat, Indosat yang terlanjur jadi pelcur di Rumah bordir Tuan Hidung Belang Singapura ini juga sakit hati atas tindakan tidak senunuh rezim sby yang melacurkan nya, padahal Indosat ini adalah primadona Telekomonikasi Indonesia yang cantik jelita siapa saja mencintai nya, gila si cantik Indosat ini dijual murah pada tauan hidung belang rumah bordir singgapura oleh rezim sby, dan rezim sby mau beli lagi hidung belang singapura jual mahal, dan juga di dasari sakit hati nya si cantik Indosat yang di sakit rezim SBY itu,  Tapi pemerkosan sicantik Indosat itu masih kalah dengan pemerkosan Freeporst ini besama persekongkolan rezim SBY, ada juga pemerkosan lain Hidung belang singgapura, menjarah pasir sumatra dan negara Malasyia, di Tambah pemerkosan Akbar latihan meliter di laut Indonesia dan Malasyia, juga pada rezim Sby ini, jelas sekali dengan renci di buku nya Amin Rais, Kadang ada campur tangan PBB tapi juga merugikan Indonesia, dan jika melawan itu adalah hak, dalam pasal. dewan keamana PBB jua, Hak Untuk mentukan nasip sendiri, seperti di kutip dalam gerpolek Tan Malaka, Volkebon atau PBB disinggkat UN adalah sebuah oragnisasi yang berdiri semenjak perang dunia pertama, organisasi ini berdiri punya niat luar biasa mualia nya yaitu membawa misi perdaiman dunia, semua kaum terjajah yang mendengar kabar tetang Volkebon ini bergembira karena akan merdeka dari jajahan penjajah, tapi masalah nya di dunia ini tidak ada manusia yang adil, ke adilan hanyak milik tuhan, manusia hanya berusaha dan berjuang mengemlbang tugas mulia menjadi orang seadil mungkin kedati nya juga tak pernah adil, karena ke adilan sempurna hanya milik tuhan dan pengadilan tuhan, Ottoman Al-fetih 1453, begitu juga angota Volkebon yang pada giliran nya haus akan penguasan pengadilan tunggal dunia tergiyuar untuk mendapatkan nya, berlomba dan bersaing dalam tubuh volkebon untuk menjadi kepala nya dalam memputuskas nasip angota volkebon itu, alih-laih nya Volkebon kandas oleh angota nya sendiri yang berebut hasrat gila, hasrat memustuskan naspi angota lain volkebon, namun keputusan tersebut di anggap merugikan oleh penyadang ke putusan itu contoh nya, Jerman yang ceroboh, besama Italia dan Japang, menangih tanah jajahan pada Inggris dan kaum bangsa penjajah lain nya, Jerman ceroboh juga menyerang perancis dan belgia yang netral hingga meledakan perang dunia ke 2. organisasi Volkebon yang mau mati kandas oleh angota ceroboh nya sendiri sontak hidup kembali membawa angin seger terhadap sektu Ingris, hingga jerman cerboh itu menyerang kekaisaran Trsar Rusia Stalin hingga golong tikar, Komonis yang hidup dan terseber di anggap berbahaya oleh pihak eropa pada tanah jajahan, komunis tersebut adalah Revulusi Blesuvick oleh Linin pemimin Rusia sebelum Stalin, paham komunis besandar pada Kral Max bapak Komunis dunia, hingga merasuk pada Hitler nazi Jerman, yang juga memebaskan jerman dalam terjajah 15 tahun lama nya, terus Hitler menjadi haus kaya Volkebon ingin mengusai dunia, lalu hancur juga, hancur jerman, dan reda nya perang dunia ke 2 di menenanggkan oleh Inggris dan sekutu Amerika Serikat, dan Volkebon memenangkan kembali tahta mahkota pengadilan tugal dunia yang di kenal sekaran ini PBB/UN atau Volkebon tadi yang hampir mati tadi, Hidup Velkon ini untuk memutuskan pembebasan penjajahan tawana-tawanan Eropa di seluruh dunia ini, termasuk di Indonesia, yang masa itu di duduki Nipon Japang, tentara Indonesia yang juga di motori japang saat itu banyak menawan tentra Ingris dan belanda, dan diseluruh dunia ini, hingga kebijatan Nagasaki dan Hiroshima Terjadi, Japang tersudut sudah, masa tersudut ini ke sempatan merebut kemerdekan 100% itu yang sudah dirindukan bangsa Indonesia. walau Nipon Japang sudah memberi janji bahwa Indonesia akan di merdekakan saat itu asal membantu menderikan kekaisaran Pasifick Raya, atau perang melawan Eropa, semangat komunis juga tersebar menyebar saat itu, walau memamang begitu bangsa Indonesia ini merdeka dengan sendiri tanpa ada bantuan pihak mana pun pada saat itu, Volkeboon ada atau tidak nya, juga bukan masalah atau hirosima terjadi atau tidak juga bukan masalah Indonesia, Tetap pasti akan merdeka layak nya 300 tentra Sparta Yunani VS Persia Penjajah, akan tetapi kemerdekan 100% itu di dapat, hal paling susah adalah memapertahankan kemerdekan 100% tersebut, dalam rakngka itu juga Volkbeon memuntuskan Jerman, Japang dan Italia dan kawan nya bersalah harus di hukum biokot atau embargo hukum ekonomi oleh Volkebon, hingga perang dinggin Volkebon ini tidak lebih dari topeng Ingris dan Amerika Serikat untuk mengamankan Jajahan nya, dan menghukum musuh nya. terbukti Volkebon yang di gadangkan pengadilan dunia ini keputusan selalu di langar hingga saat ini Anda jelas lihat Israel dan Palestina, masalah nya tidak bisa manusia adil, begitu pun Volkebon ini, Belanda dan Ingris datang ke Indonesia memawa wewenag atas nama Volkebon untuk melucuti senjata Jepang dan membebaskan tawanan Eropa, tapi entah mengapa Belanda di Tingal kan Inggris 50% ini meminta tanah kemabali, Volkebon yang mengetahui hal ini diam saja, kadang malah membantu tanpa sepengetahuan dunia, pada Belanda ini, istilah di Sumatera itu adalah, Seperti nya Belanda meminta tanah kembali, semakin hari semakin keras, kadas lah kemerdekan 100% ini oleh perjanjian lingkar jati yang mengutungkan pehihak penjajah, dan dari saat ini juga peta perang perubah, yang asal meliter mejadi ekonomi politik, Indonesia hanya berhak mendapat sebagian hak nya saja, pecah lah perang lagi, begitu kah Volkeboon ini ? 
Rusia belakangan menjadi angota Volkebon. Amerika Serikat tidak pernah menjadi angota Volkebon, walau pun babak Volkebon presiden Amerika Serikat sendiri yaitu Woodrow Wilson, contoh Nagasaki dan Hirosima walau pun pelaku utama pemacing Perear habur hawai pangkalan militer Amerika Serikat di serang Japang, tapi tembakan di balas tembakan takan mengakihri tembakan ini karena saling tembak terus, itu terbukti Volkebon itu tidak bisa memutuskan sipahak atau memberikan hukuman pada yang di angapa bersalah, hingga menyala perang dinggin Amerika Serikat Vs Rusia, ini jelas masih terlihat, kadang menyala lagi kadang redup tapi tidak untuk padam, kalau kedua nya masih saling waspa tuduh memenuduh, pada saat itu Indonesia berebut Iran Barat, dari pihak Volkebon dan belanda, Hingga Nusation pergi ke Mosko Rusia, meminta bantuan Senjata, tapi Volkebon Tahu itu,, Amerika Serikat, Presien Kenedy, maka perdagangan senjata alias bantuan senjata di berikan juga pada Indonesia, Volkebon juga sudah menghianati kawan nya Belanda, takut Indonesia yang kaya ini Jatuh pada Rusia, jadi perlu di ketuhui Volkebon ini adalah kepetingan mmempertahankan kekuasana berlandasakan misi perdamaina, di belahan bumi lain, di Amerika Latin, Volkebon juga di buat repot oleh, Fidel Castrol, Che Guevara dari Kuba dan Argentina yang juga kena pengaruh komunis sama dengan Indonesia dan Cina lebih exsis dalam penyebaran nya, hal ini juga yang di takuti kaum penjajah Eropa dan Volkeboon dewan ke amanan dunia ini terjadi, pas terjadi juga, Fedil Castrol dan Che Guvara berhasil memerdekan 100% kuba hingga saat ini dari Pemeritah Boneka Batista, di susul oleh Venezulia oleh Presiden Hugo Chaves nya merdeka lah mereka secara 100% tanpa di capumri Volkeboon berkedook denwan keaman dunia ini, pada hal Indonesia lebih dulu berjuang kemerdekan 100% tapi gagal dalam mempertahankan kan seperti Kuba, Venezualia, India dan Iran, adalah negara yang kukuh mempertahankan kemerdekan 100% nya, lihat pada perang perebutan irian barat itu, Indonesia menang telak 100% tanpa harus ada klaim volkebon dan semacam nya, hingga didirikan nya patung di budaran jakarta, patung tuggu peringgat kemenangan perang Irian Barat tersebut, tapi kemenangan perang Irian Barat ini tidak sesuai dengan kemenangan militer nya, karena secara ekonomi dan Industri terjajah secara sekala kecil dulu, hingga besar menjadi Freeprost Tambang Emas Tembanga di Irian barat, atau papua ini, bantuan Volkebon bukan kaya Rusia, tapi bantuan Volkebon ada mau nya ya itu Freeporst,, nah jadi panjang nya saya memaparkan Volkeboon atau PBB ini supaya anda pembaca mengerti banggai mana mereka mendieti dunia atas nama perdamai ini hingga sekarang, hampir semua ke putusan nya itu merugikan pihak Indonesia, dalam perebutan perang Irian Barat Volkeboon memenangkan Indonesia mereka sudah tahu, jika memenangkan pihak belanda maka Freeports itu sekarang ini ada atau tidak, meminggat belanda juga tidak mua di bawah Volkebopn yang di Motori Amerika Serikat, Belanda jelas juga tidak mau nanti nya di pajaki oleh Volkeboon atas jasa tetara bayaran ini, Jadi libeh baik memenangkan Indonesia, yang kuat secara fisik ini, dan lemah dalam kecedasan strage Politik Ekonomi, Indonesia jelas bisa di dietei dari pada Belanda, Indonesia akan Tunduk pada hukum Volkeboon dari pada Belanda, Kuba dan kawan-kawan yang kukuh akan Kemerdekan 100% dan tidak mau beruding dengan pihak mana pun jika itu dirasa merugikan pihak mereka hingga Volkeeboon yang di gadangkan pengadilan tungal dunia ini juga di tolak mereka karena merugikan mereka, maka sudah saya kata dalam memimjam kalimat Ottoman, tetang ke adilan manusia yang tidak akan bisa adil nya juga, karena ke adilan hanya milik tuhan semata, untuk mewakili perkara ini ada kata Tan Malaka, Tuan Rumah Tidak Akan Beruding Dengan Maling yang Menjarah Rumah nya, dan ini penuh makna sekali, Indonesia sudah secara tidak langsung di bodohi, walau secara fisik meneng perang Irian Barat, kememenangan perang Irian Barat secara fisik, apa guna nya tugu kemanenagan Irian barat itu di Jakata, tidak lain untuk mengingatkan pada generasi selanjut nya untuk memperhankan kemenangan kemedekan 100% ini dari pihak mana pun, dan mereka yang telah gugur di mendan perang hanya untuk memperhankan kemerdekan 100% ini tapi sekarang sudah merusut kareana Freeports dan Volkebonn Bank Dunia IMF ini, Tuggu monomen Perebutan Irian Barat itu tak ada guna nya lagi karena sudah di angap patung belaka saja, oleh pemeritah sekarang ini Rezim Jokowi, dan ini hanya sebagian saja masalah membeluguh Indonesia ini tapi tidak lah juga kita bersiap untuk melawan penajajahan ini, Jelas sekalali saya tegaskan, Bank dunia IFM WT dan PBB adalah sarana penguasaan dunia Oleh Amerika Serikat, semua hukum PBB itu memamang benar tapi jika di patuhi oleh semua Angota Volkeboon tapi pada nyata nya tidak di patuhi sama sekali karena jika di patuhi terjajah pada inti itu sudah, ada suatua hal paling peting bagi semua pemimpin dunia ini, Ottaman Al-Fetih, ada suatu yang saya kawatirkan nanti, yaitu jika seorang pemimin yang sesat maka prajurit yang mengikuti nya juga sesat di belakang nya, lain jika seorang prajurit saja yang tersesat sendiri maka tak masalah dia hanya sendiri, memerintah dan membuat hukum adalah tugas penguasa, tapi bahaya jika si pembuat hukum ini tidak mematuhi hukuman yang dia buat sendiri maka bawahan juga mencontoh atasan nya juga tidah mematuhi nya, maka saya lebih mengedepankan hukum hadis dan Al-Qu'an yang supaya tidak ada alasan untuk di batah lagi. karena hukum tuhan, karena manusia yang membuat hukum itu pasti akan melangar hukum itu sendiri demi kepetingan nya, dan mengulang sejarah lagi, itu lah kata-kata ottoaman yang menjadi kata-kata pasukan GAM Aceh dulu di medan perang Grliaya nya melawan TNI Indonesai, Sejarah berulang terus tanpa terselesaikan pada inti nya.
Kita sebagai orang Indonesia ini harus sadar dan anti sipasi lebih dulu terhadap masalah yang akan datang Kusus nya pemeritah Indonesia ini, Karena jalur pemeritah sudah jauh melenceng dari yang lurus entah kenapa?, yang perlu di tegag kan sekarang ini adalah Pendidikan kaum muda kita, karena mereka adalah prjuarit pejuang masa depan yang akan merebut semua kemaedekan beberapa Persen yang sudah di rapas ini, mereka juga adalah yang akan megambalikan kehormatan yang sudah di perkosa oleh iperialisme dan hidung belang singgapura itu, dan hal peting juga adalah kenapa kita harus perang melawan Malasyia padahal mereka tidak terlalu mempedulikan masalah ini, singgapura libeh mempermalukan kita dengan Aksi pencurian pasir nya hingga sekarang dan latihan militer nya di laut Indonesia ketimbang masalah Amblat dan Kisru budaya yang sempat memanas kemarin, Australia juga sering juga mempermalukan kita dari pada Malasyia, bahkan anak bangsa kita sindiri pun juga sudah mempermalukan kita, BEJIHABIBI kata nya pintar buat pesawat tapi dia tidak juga mengajari saudara dan sebangsa nya, jika dia memamang orang Indonesia, maka dia pasti akan membantu saudara tapi sayang dia orang Jerman masalah nya, Yamaha dari jepang adalah contoh teladan putra bangsa japang, yang menlancung kaya Habibi ke negeri orang untuk menimba Ilmu kepentaran untuk membebaskan Japang dari penjajahan, dan dia berhasil, bukti nya hingga sekarang ini, motor Yamaha Japang karena dia lah ada, begitu juga pesawat pertama jepang atas batuan nya lah juga ada, ini harus di ambil contoh bagi kawan-kawan semua, dan bukan nanti jadi rasisi anti asing, bukan begitu tapi anti penjajah bukan anti asing kaya Prabowo Sobioanto.
Selama yang pintar di bangsa ini tidak mengajari yang bodoh macam masalah Habibi dan Yamaha japang di atas tadi, atau ada yang pintar dan tau tapi tetap berdiam etah kenapa, dengan tegas saya katakan Indonesia takan merdeka 100% Indonnesia takan akan maju kaya Malasyia yang selalu di hina oleh kita besetkutu dengan Inggris, tapi kita tidak ada niat menyaigi nya dalam kemajuan ekonomi atau merendahkan diri belajar pada mereka yang sudah maju yaitu tetanga kita yang sewaktu-waktu bisa membantu kita dan juga bisa minjandi musuh kita.
Jadi tugas kita sekarang membenarkan arah pendidikan yang sudah jelas sekali menyesakan orang banyak, teruma apa yang datang dari negara luar, baik itu dari barat atau pun timor, hal paling membahayakan yang jelas ada di hadapan mata pemeritah kita masuk nya pendidikan menyimpang Amerika Serikat itu yang membelungu pemuda dan cendekawan kita, karena pendidikan dari Anerika Serikat mengajari untuk tunduk pada mereka, bukan pada kebenaran tertinggi mereka membudak secara halus, jadi kita tidak perlu terpengruh oleh nya, ini bukan masalah agama, tapi lihat lah kenyata nya sudah banyak yang tersasat di buat nya apa lagi yang di adu domba mereka, jadi kita jangan terbirdaya dengan mereka demi kebaikan kita sindiri, dan saya tegaskan kita harus bisa sindiri dalam mendidik pemuda kita tanpa ada campur tangan siapa pun, kita juga boleh belajar pada siapa pun pada negara mana pun atau sekolah mana pun tapi tolong inggat jati diri bangsa kita ini, jangan sampai hilang tirkikis oleh bermacam pemgaruh dari bahaya yang berbetuk pendidikan ini atas jati diri bangsa dan kemedekan kita, tapi masalah nya terkadang banyak serjana di bangsa ini lupa atau sengaja melalupakan nya yaitu jati diri bangsa yang berdaulat terhormat merdeka 100% tanpa siapa boleh menghina kita, belajar-bejalar tapi jangan sampai kita di hina, karena banyak sekolah lain yang mau menerima kita, dan juga lihat dulu sebelum masuk sekolah itu jurusan apa sekolah itu, searah tidak dengan pemikiran Indonesia kita, yang jika kita pulang ke kerumah dari sekolah itu bisa juga di terima oleh semua keluarga dan orang di Indonesia ini, jika tidak, jangan masuk lebih baik cari sekolah yang cocok untuk kita agar pulang ke tanah air jadi maat faat bagi saudara kita yang sudah lama menungu kita, di negeri orang berjuang demi semua kawan saudara dan bapak ibu setanah air ini di negeri orang sana, tapi biasa nya pulang nya sudah banyak terpanguruh dan jauh sekali dari pemikiran Indonesia ini, pemikiran Indonesia ini kadang dinilai ketingalan jaman atau kasar nya kampungan, pada hal pemikirani Indonesia ini lah yang membuat nya ada di muka bumi ini, pemikaran Indonesia adalah pemikiran asli orang Indonesia yang luhur dan budi pekerti tinggi penuh sopan saton pada yang tua mau pun muda, sopan santon itu bukan di berikan pada yang kaya, yang berani semacam jendral, raja, atau yang lain nya, sopan saton itu di berikan orang Indonesia atas dasar kita masusia sama dan besauadara, tidak di batasi daerah bendera, negara, ras, suku dan lain-lain nya, makanya orang Indonesia ini selalu ramah tamah pada orang lain karena memang sudah jati diri bangsa Indonesia ini, mengigigat kita juga bukan penjajah dulu, jika kita dulu penjajah pun juga sekarang bukan lagi, kita sama semua manusia beradap dan saling menghormati, begitu lah orang Indonesia dari dulu, pemekiran yang terhormat ini kadang di perkosa oleh pihak yang memanfaat kan nya, kita orang Indonesia menghormati nya kadang kita di jajah, kita ramah tamah bukan berarti takut tapi kita ramah tamah karena kita mengangap dia manusia sama kaya kita yang patas dapat penghormatan yang layak ingat itu, tapi ada juga seperti yang di katakan Amin Rais, Indonesia bangsa ramah tamah, tunduk, menruduk hingga tiarapm pas kena perkosa orang, bukan begitu kawan-kawan.
Kita sekarang ini harus punya sifat moderenisasi pendidikan, tapi kita jangan lupa siapa diri kita dari mana kita berasalal, kita tidak boleh malu hanya karena kita petani pengrapa, saja bukan tuan tadanah nya, tapi taun tanah juga tidak bisa juga megerjakan sawah yang laus sendirian tanpa bantuan jasa petani pengarap macam kita ini, dan atas dasar itu kita juga bisa dan punya minta hak yang sesuai pada tuan tanah, apa bila tidak di berikan, tuan tanah lain nya masih ada yang menharapakan jasa kita petani pengarap, selama masih menjadi petani pengarap ini usahakan kita bisa punya tanah sendiri, tapi jangan curang merebut tanah orang lain, kita sudah bersuha mendapatkan tanah ini dan mendapatkan nya, jika anda sudah mendapatkan tanah dan menjadi tuan tanah tersebut, anda tahu bangai mana susah nya menjadi tuan tanah, karena terus teracam baik dari petani pengarap, gagal panen, musim kemarau, musim hujan, hama, serangan hewan lain nya yang tidak tidak di tangung oleh para petani pengarap tangung jawab nya, tetapi oleh taun tanah lah penangum jawab nya, begetu juga kemerdekan 100% ini memamang mudah direbut tapi sulit untuk di petahankan nya, pada akhiri nya tuan tanah terpaksa mengadaikan atau menjualkan sedikit tanah nya, terlihat Timor Lesti lepas pada Indonesia, Masalah ini baik tuan tanah dan petani nya harus juga sama sadar dan menjaga bagai mana bisa panen berhasil, petani pegarap juga punya hak tapi tuan tanah juga punya hak, sudah semeski nya bekerja sama dalam  bertani bukan saling jajah, tapi dukung untuk meningkatkan penen, jadi besifat medorinisasi atau demokassi berciara dan pedapat yang di gadang kan ini jangan kelawat batas dan juga bukan omong kosong belaka, hanya bisa menyalakah dan menyadarkan semua masalah pada pemeritah saja  pada itu yang saya maksutkan, 
Bebas bebas tapi ada atuaran juga, maka nya saya tekankan kita harus memenuhi standar pemikiran Indonesia kita tidak terpengruh pada laur penyesetan, jangan merubah yang sudah anda di Indonesia ini, tapi buatlah yang belum ada di buat oleh siapa pun di dunia ini, melupakan budaya berarti menghapus indititas kita sindiri, ahirnya kita bagai orang asing di rumah sendiri, contoh nya sekarang ini kita selaku tuan rumah bangsa Indonesia terasa Asing di rumah kita sendiri, itu di sebab kan luturnya rasa kebangsa kita yaitu pemikran Indonesia kita yang di angap kono dan ketingal jaman, Indonesia sekarang bukan lagi Indonesia tapi tidak tahu juga apa ini campuran macam-macam budaya luar baik timor dan barat, jadi sudah tidak tahu lagi ini Indondonesia atau bukan, kadang sepeti barat kadang seprti Arab, bahkan ada yang mengatakan Indonesia itu kan terletak di Asia Tengara, alam yang sejuk penuh pemandangan yang indah tapi sopan, tapi kenapa kadang dingin bangai eropa atau panas bagai gurun arab, mungkin kita sudah salah datang, ini bukan ini Indonesia yang kita lihat di brosur wisata itu yang bergambar bagai surga dunia, ini neraka bukan surga jadi ini jelas sudah bukan Indonesia yang di maksut di Brosur wisata itu, banhkan orang yang datang saja tidak mengenali, ini dia sedang berada di Indonesia atau bukan, di tambah kita yang lupa diri di dengan jati diri sendiri Indonesia,
Indonesia yang di ceritakan hanya tinggal sejarah saja lagi begitu juga dengan kekayaan alam nya, juga hanya menjadi gambar saja lagi bagi Indonesia tidak tahu lagi kemana Indonesia yang dulu, yang kuat, yang gagah perkasa di medan perang, punya banyak kekayan alam itu, semua di telan oleh hilang nya rasa pemikaran asli indonesia, pada inti nya kita sekang ini kehilangan sudah jati diri kita akibat dari melamjucong ke negeri orang untuk belajar atau sekedar jalan-jalan belaka, atau memang bersokongkol membunuh diri kita sindiri.
Saya tegaskan lagi, hal utama untuk memperbaiki indonesia ini adalah pendidikan pemuda, Pemikran Indonesia harus di kembalikan sepeti dulu, semangat juang nya juga harus terus di tamamkan dalam dada Pemuda Indonesia ini, pendidikan adalah ujung tombak nya sebuah masa depan nagara ini, jadi ini harus di kedepankan dalam agenda pemeritah kita dan juga masyarakat nya ini, kurikulum pendidikan yang sudah usang ini harus di perbaharui lagi dan terus harus sitiap hari di kembangkan oleh lembaga pendidikan Indonesia ini, moderenisasi harus di tarapakan pada semua sekolah untuk memgembangkan Teknologi dan memajukan nya, tapi tidak harus membuang budaya tradisi kita, budaya dan tradisi harus di letarikan bukan di tuhan ingat itu, kita sudah jauh sekali keluar jalur dari jati diri bangsa ini, pemeritah juga harus dibenahi.
Kembali sedikit kita kesajarah Indonesia ini biyara jelas anda tahu apa yang saya dan kawan-kawan maksutkan dalam tulisan ini.
Sebuah negara yang mendeka 100% adalah negara yang sudah mampu betul mandiri untuk menyelengarakan sebuah pemeritah Rakyat nya, sebuah negara tidak boleh menyotek atau minuru negara lain dalam menerakan pemeritah nya, kecuali hal baik dan dirasa cocok dengan rakyat nya sendiri, terutama masalah hukum ke adilan sosial adalah hal utama yang sering menimbukan konflik masyarakat dalam sejarah atau saat ini, lahir nya GAM Aceh dan dan pemberotakan lain nya adalah sebuah masalah ketidak adilan pemeritah kita sendiri dalam jejang sosial budaya dan trasdisi Indonesia ini, karena sudah jelas sekali kejadian konflik macam GAM dan lainya ini masalah utama nya adalah masalah ketidak adilan suatu pemeritah suatu rezim yang di angap kelompok pemberotak salah dan merugikan mereka, baik dari segi materi budaya dan tardisi yang mengepur masuk dalam suatu pemeritah penyelangara negara ini, setiap pemerotakan itu sebenar nya sama yaitu mengkliam kebenaran pada antara kelompok bertikai baik politik ekonomi, hukum militer dan Agama, 
Saya bingung sekali terhadap pemeritah penyelengara negara Indonesia ini selalu menyamakan rakyat Indondesia ini dengan negara lain nya, dan paling popoler menyamakan nya dengan Amerika Serikat, saya bukan membenci Amerika Serikat atau menyalahkan nya terus kerena Amerika Serikat menjajah saudara muslim saya, maksut saya adalah untuk memberika tahu kawan-kawan semua kita jauh sudah tersesat di buat nya, dalam bidang pemeritah kita sendiri, dan ini sudah bercengkol dari zaman orde lama yang suka menyusun kebijakan pemeritah Indonesia dengan Amerika Serikat, contoh nyata terjadi dalam sebuah pembuatan penulisan tex Proklamasi yang ingin di tanda tangani kaya tex proklamasi Amerika Serikat, saya di atas tadi sudah mengatakan, jika belajar dengan orang lain jangan sampai jati diri kebangsa kita hilang terkikis, atau saya katakan juga jangan membuang suatu hal yang sudah ada di bangsa ini, tapi janga lah hal yang sudah ada di bangsa ini, dan hal yang sudah ada ini jika rusak perbaiki lah, dan jika inggin membuat sesuatu di bangsa ini buat lah seuatu hal yang belum pernah di buat orang mana pun di dunia ini, tapi membuat hal yang beluma ada itu harus sesua dengan kita sendiri dan budaya tradisi kita sendiri agar tidak betertangan dengan Rakyat lain nya.
Maaf dulu karena kata ini kasar, tapi mau bangai mana lagi cara nya mengabarkan agar anda mengerti dan paham kalau tidak dengan kata ini.
Saya akui mungkin dulu zaman orde lama itu orang Indonesia kurang pendidikan kata kasar nya bodoh pintar, dan juga bisa di terima nyotekan nya untuk merancang sebuah konsep republik bangsa ini, tapi yang perlu di ketahui adalah waktu terus berjalan dan kita secara otomatis juga ikut terdidik sedikit demi sedikit, dan semua penulisan konsep Republik ini harus di benahi dan di sesuaikan menurut kebutuhan rakyat Indonesia ini, hal pertama pendidikan hukum dan moral bangsa berdasarkan pancasila hukum rismi republik Indonesia ini, yang sekarang di jual belelikan di DPR jakarta sana pada lobi penjahat perampok harta kekakyan bangsa ini demi kepetingan golangan.
Hal yang menyakut konsep repbulik ini adalah hal peting juga di ke depankan, setelah pendidikan, Karena konsep republik adalah hal menyakut kemanan dan ke makmuran suatu negara, dan juga konsep republik adalah landasa undang-undang hukum pidana sosial politik ekonomi militer yang tidak bisa di campuri oleh pihak mana pun kecuali oleh kita sendiri, karena ini menyakut masalah kemerdekan 100% dalam membuat suatu aturan negara yang harus di taati 100% oleh pihak pemeritah selaku pemimpin pada rakyat nya, bagai mana rakyat bisa menuruti hukum jika pemerintah sendiri juga tidak menaati, berarti sama dengan volkebon dong.
Membuat sautu hukum dan peraturan harus dan wajid di lakukan pemeritah dengan cara menilite langsung pada masyarakat yang di peritah nya, dan bagai mana kesejangan soial bergolak di masyarakat nya, dan juga harus mengetahu betul budaya tradisi nya, apa yang di tentang, dan apa yang bagus untuk rakyat nya, untuk membuat produksi yang bisa di terima secara seluruh rakyat nya yang dia perintah, pemeritah tidak boleh hanya bediam di dalam kantor saja, tapi harus di luar dan bermasyarakat agar tahu apa yang sedang terjadi sekarang di rakyat nya dan tangap untuk cepat menyelesaikan masalah nya, saya gambarkan sedikit syetem pemeritah di bawah ini.
Pemeritahan adalah sama dengan sebuah perushan Industri yang berjalan, anggap saja pemeritah perusahan, dan rakyat adalah konsomen pasar nya, pemeritah atau sauatu perusahan itu di tuntun oleh konsomen nya hal menyankut barang produksi agar berkualitas layak dan cocok untuk di konsumsi oleh konsomen nya, jika tidak layak maka konsomen akan pergi hilang mencari sendiri hal produk yang di inggin kan atau kasar nya pada pemiritahan adalah pemeberontakan, karena sudah memproduksi kebijakan gagal di pandang konsomen, maka konsomen ini juga bisa mengambil alih membuat produksi karena sudah di dukung oleh konsomen lain yang merasa prodoksi dari konsomen lebih baik dari pada prodosin pertamana tesebut, atau secara pemeritah transisi kekuasan pemberotakan ganti cara pemeritah karena sudah di angap gagal tadi, dan itu Adalah pemberontakan GAM Aceh.
Mereka di Jakarta mengaku serjana hukum tapi kenapa selalu meniru orang lain dalam merancang sebuah kitap hukum pidana dan membuat ke bijakan lain nya, saya juga sangat heran kenapa mereka menjadikan kiblat belajar pada Amerika Serikat penjahat perang yang jelas sudah akan mengeroti kita ini, saya terus terang saja pada anda, saya tidak mau mengakui mereka bergelar serjana hukum dan bermacam lain nya, atau juga sekolah hukum di luar negeri, yang juga masih meniru dan mengekuti orang lain, menyontek berati bodoh, karena kalau pintar tidak akan menyotek, itu terjadi di masa kita duduk di bangku sekolah, kawan kita atau kita sendiri yang menyotek berati sudah bodoh, tak usah saja pergi ke sekolah karena tidakjadi manfaat bagi diri sendiri dan negara kita,
Saya gambarkan pada anda, coba saja anda lakukan penelitian sendiri bohong atau tidak saya ini, mereka yang memaksakan hukum mencontoh orang lain, misal nya. hukum Amerika Serikat, pasti tidak akan diterima oleh orang indonesia, karena kita orang Indonesia bukan Amerika Serikat, dan sebalik nya, jika hukum Indonesia di terekan pada Amerika Serikat juga pasti di tolak karena mereka bukan Indonesia tapi Amerika Serikat, jadi ini harus di sadari, orang pintar dan cerdas takan menyotek atau meniru, tapi apa bila jika masih juga meniru juga, saya sarankan bubar saja Pemeritah Indonesia ini, dan langsung saja ikut pemeritah yang di tiru itu saja sudah, dan itu adalah sebab nya GAM itu ada di dunia ini, mereka merasa pemeritah sudah jauh melenceng jalur benang merah pemeritah Indonesia ini, 
Sadar lah kawan-kawan serjana hukum atau pemeritah higga rakyat Indonesia ini, kita harus kembali pada jati diri kita pemikaran Indonesia yang sopan santon budi pekerti yang luhur sama dengan nenek moyang kita dulu, kita harus madiri dan jangan tergatung pada siapa pun apalagi Amerika Serikat itu, ketergantungan berati terjajah karena setiap apa yang kita lakukan di angap bodoh, kasar pemikaran apa bila tidakan kita tidak seperti Amerika Serikat di Angap bodoh bertentanga, ini adalah pemaksan budaya, atau Mengamerika kan orang non Amerika Serikat sacara masal atau kaya sebuah Agama moderen saja.
Saya tekankan lagi bagi apatator negara Indonesia yang duduk di DPR dan mahkam konsitosi Indonesia, buat lah hukum berdasarkan kita sendiri dan jangan menyontek hukum orang lain, baik barat dan timor, buat lah hukum berdasarkan masyarakat Indonesia sidendiri, buat semua kebijakan untuk rakyat kita sendiri, maka pasti bisa di terima oleh rakyat kita sendiri, contoh begini kawan, orang eropa yang sudah biasa makanan nya gandum dan daging, tidak mungkin dalam keseharian nya makan nasi dan tempe karena sudah pasti berbeda, orang Indonesia yang sudah terbiasa makan nasi dan tempe di ganti makan gandum dan daging juga tidak cocok karena sudah biasa makan nasi dan tempe, ini bukan masalah ekonomi tak mampu beli danging, tapi masalah kebiasa manusia dalam kesaharian hidup nya sudah, jadi mungkin pas sudah gambaran yang saya berikan ini.
Saya cerikan sedikit kenapa GAM Aceh untuk melakukan pemberotakan terhadap pemeritah Indonesia ini, dan saya adalah orang yang sangat mengenal sekali pasukan GAM Aceh, bahkan bisa di katakan saya ini adalah GAM Aceh tersebut.
Pecah nya pemberotakan GAM Aceh masalah utama nya adalah ketidak adilan pemeritah Indonesia sendiri dalam menguluakan undang-undang hukum, dan penganak tirian daerah Aceh, saya jujur pada anda pembaca, saya sering betanya pada orang yang bukan tinggal di Jakarta dan pulau jawa merasakan hal sama dengan pasukan GAM Aceh, cuma masalah mereka sabar dan menahan diri supaya tidak terjadi konflik saja, dan pasukan GAM Aceh adalah segerombolan orang yang sudah meledang semua yang di rasakan yang di angap sudah merugikan mereka, masalah pembaguna, pendidikan, pertamangan, agama, sosial dan lain lagi, yang pada inti nya penganak tirian yang d rasakan, saya juga sering medengar kata ini, Jakarta lagi di bangun, pulau jawa lagi di bangun kapan kita, pemeritah hanya bisa mengabil pajak saja pada kita tapi di angapa anak tirik, hal paling peting juga jadi pendorong GAM Aceh ini adalah masalah, Budaya dan Tradisi Indonesia, Aceh ini adalah daerah paling barat Indonesia dan punya gelar serambi mekah, dan mungkin anda pembaca sudah tahu, orang Aceh bersuku melayu beragama Islam taat, nah masalah ini adalah sumber pertama terjadi nya GAM Aceh lahir, mereka orang Aceh merasakan Ivansi budaya luar dan barat masuk ke dalam pemeritahan Indonesia, dan paling menor adalah Amerika Serikat, Hukum dan kebijakan yang di buat oleh pemeritah pada saat itu dirasakan sangat jauh sekali dari tradisi nusantara ini, apa lagi menyangut agama, penuhan Islam teroris itu juga hal panling utama juga, mereka orang Islam Aceh tak terima semua perlakukan pemeritah terhadap Islam teroris, setiap kejadian bom dan lainya pasti sudah Islam tertuduh, hukum yang juga desebut hukum puralisme atau hukum secara universal pemeritah juga di angap sudah melceng dari budaya dan tradisi, sebenar nya oranG Aceh ini tidak lah ingin mendirikan negara Islam, tapi mereka ingin hak mereka di penuhi yang sudah ada dari zaman orde lama yaitu menjalakan hukum Islam didaerah Aceh saja, dan tidak mau dicampuri dari pemeritah pusat Jakarta, kata kan lah mereka ini ingin mandiri tapa tergantung pemeritah jakarta, semua urusan mereka bisa di urus sediri di dareah mereka, masalah pajak Tamabang dan Industri mereka harus tahu lebih dahulu baru di bawa ke jakarta masalah pasilitas umum jalan sekolah dal lain nya lagi yang di rasakan harus di perbahuru tapi tidak juga kunjung di perbaharu,
pada inti hampir semua orang yang tinggal di luar pulau jawa dan jakarta sama merasakan di Anaktirikan oleh pemeritah Indonesia sendiri, GAM Aceh, masalah Timor Lesti, mereka adalah orang sudah tidak bisa menahan diri untuk mangabil alih pemeritah, atau memutuskan nasi sendiri versi Volkeboon, saya juga banyak bertanya pada rakyat kalimantan, memilih Malasyia atau Indonesia, mereka lebih memilih malasyia karena di kalimantan apa lagi di daerah perbatasan, Pemerintah Malasyia banyak membantu mereka maka nya mereka lebih memilih malasyia, sekolah pasar dan minyak mereka semua rakyat perbatasan Indonesia ikut Malasyia, 
Rakyat Papua lebih jelas lagi mendirita tanpa ada sedikit pun batuan pemeritah Jakarta yang ada di daerah perbatasan Irian Jaya dan Papua nugini, kondisi yang sangat tidak layak ini sudah lama terjadi, bahkan papua tercatat di Asean pulau yang terisolasi rendah pendidikan dan jauh dari moderenisasi Rakyat sekarang ini, dan jangan heran anda pembaca jika anda nanti datang ke papua Irian Jaya ini, bahkan dalam daftar GAM ada sekitar 15 kelompok bersenjata api pemberotak di papua yang bebeda tujuan, tapi ada yang sama 1 ya itu lepas dari Indonesia, anda tentu sering mendengar berita di Tv, TNI yang mati di tembak secara mesterius di papua ini, perlu di ketahui Papua adalah aset bangsa Indonesia yang kaya dan penyumbang pajak besar bagi pemeritah pusat jakarta, walau begitu papua tak juga kunjung di bangun,
Memang kalau anda lihat di media TV pemberotak selalu salah di hadapan pemeritah Indonesia, tapi sebenar nya mereka itu menuntut hak mereka sebagai warga negara atau sama dengan tulisan di atas petani pengarapa, karena tuan tanah sudah tak sangup urus sawah luas nya ini, saya sependapat dengan pasakan GAM Aceh, jika pemeritah Jakata sudah tidak sangup lagi memrintah mending serahkan saja pemeritah itu kepada orang yang mampu memerintah, jangan hanya bisa menagih pajak nya saja pada daerah kaya, tapi di Anak tirikan, bahkan Ali Pasha Jendral GAM Aceh mengatakan mereka pemeritah Jakarta tidak lebih dari pada Belanda Indonesia yang menjajah papua, pemeritah Jakarta tidak bisa bertangung jawa atas papua, baik segi politik ekonomi dan sosial, mungkin karena jarak yang jauh juga dari Jakarta, tapi itu bukan alasan sempurna yang jelas kata Ali Pasha, pemeritah Jakarta sudah kaya belanda hanya bisa memungut pajak nya saja, saya juga lebih setuju jika Irain Barat di serahkan ke Belanda saja sudah, ketimbang Indonesia yang tidak jua membuat kemajuan sosial pendidikan di papua, di tangan belanda papua lebih punya harapan akan kemajuan, tapi juga ada harapan pemusnahan masalah kaya suku Aboringin Australia yang di bantai kaum kulit putih eropa begitu lah Ali Pasha mengatakan nya, dan ini adalah tugas besar kita-kita kawan-kawan untuk menyelamatkan saudara kita papua dari penjahan dari pihak mana pun, jika ini tidak di ambil tindakan tegas pemeritah untuk membenahi pemeritah sendiri, maka sejarah akan terus berulang pemerotakan lagi, korban lagi jatuh, dan pemeritah tidak bisa membebankan semua masalah papua pada seluruh rakyat nusantara yang jauh dan peduli, tapi pemeritah yang memakan pajak nya harus segera membenahi nya, jika Aceh kaya raya kaya papua, mungkin Aceh jadi negara sendiri yang berdaulat kaya yang lain nya.
Saya tekankan lagi pada anda yang harus di benahi adalah pendidikan pemuda bangsa ini,  yang sudah jauh keluar dari sifat orang Indonesia yang satnton budi pekerti yang tinggi, seperti dulu, jiwa pahlawan yang sudah hilang entah kemana ini harus di cari dan di hudupkan kemabali agar Indonesia maju, kondisi rakyat saekarang ini sudah jauh berbeda dengab rakyat Indonesia yang dulu, 
Kurikulum pendidikan Indonesia juga harus di tulis dan diracang oleh orang Indonesia, itu di lakukan supaya apa yang di sampaikan di megerti, orang Indonesia sebagai peracang nya dan dia tahu harus bagai mana memberika pendidikan yang cocok untuk semua saudara nya.
Masalah lain juga di Indonesia ini adalah masyarakat nya, saya heran melihat nya, mereka yang sakit lebih memilih berobat ke dukun dari pada kedokter, alasan nya pasti Ekonomi, padah jika ke pukesmas bisa gratis, masyarakat Indonesia juga sudah sereng mempermalukan diri sendiri, mitos-mitos aneh yang terus menerpa otak orang Indonesia ini juga bikin masalah, pratik perdukunan dan semacam nya ini, Inggin kaya malah mencari gua atau mencari pohon besar untuk betpa, jika pintar kaya bekerja dong dengan keras, hal yang paling memalukan juga selalu di muat di TV di Indonesia ini contoh nya, ada sebuah Tv chanel berita menyangkan ada orang dapat ular sanca kembang, hampir sebangsa gaduh dibuat nya, lain lagi macam seperti bintang kelian genitik juga di angap siluman oleh orang Indonesia ini, penjual ayat suci dan zimat juga masih tren saat ini, jika ada tindakan pihak aktivis pendidikan macam saya ini, pasti di tuduh ingin menghilangkan budaya trdisi, saya juga sudah katakan pada mereka saya tidak inggin membuang budaya tradisi, tapi malah melastarikan nya, tetapi jangan di tuhan kan.
Di Asean ini hanya Indonesia yang paling banyak penduduk nya buta hurup dan Internet, pendidikan sangat rendah sekali di Indonesia ini, bahkan bagaimana orang Indonesia ini mau sekolah kalau sekolah meminta bayaran mahal, seharus nya sekolah itu gratis, karena sekolah adalah ujung tombak negara ini, orang Indonesia lebih baik membeli dari pada membuat sepeti negara Industri maju Japang, Orang Indonesia sekarang sangat egoi dan inggin menang sendiri, orang Indonesia zama sekarang juga sudah 80% ikut budaya luar dengan tidak peduli dengan saudara nya dan tetangan nya, sangat jauh sekali dari Indonesia yang dulu bisa duduk besama tetangan minum kopi di teras rumah pada pagi sore dan malam hari, ini akibat kesalahan kita senderi.
saya beri tahu kan pada anda kawan-kawan, mereka orang luar negeri yang maju, tidak mau melihat negara lain maju karena persaingan akan lebih besar, dan indonesia adalah korban dari negara maju yang menjajakan dangan nya ke bumi Indonesia ini, mereka sudah pasti tidak mau mengajari kita membuat produksi sama sepeti mereka, karena akan kehilangan pasar nya dan jatuh miskin nanti nya.
Media masa baik cetak atau eletronik di Indonesia ini juga tidak henti nya membodohi masyarakat Indonesia ini, data yang besar di kecilkan dan data yang kecil di besarkan, Media masa juga punya peranana penting untuk memajukan dan memakmurkan negara ini, media masa juga adalah jedela dunia pengetahuan, media masa juga adalah alat pemeritahuain publik atas kecurangan pemeriitah nya, jika media masa ini bijak maka banggsa akan maju, media masa cetak eletronik adalah tangung jawa kita bersama, pemeritah dan rakyat, sekarang ini KPI atau komisi peyiaran Indonesia sudah tumpul dan tak punya taring lagi untuk menyeret media masa yang bersalah atas publikasi suatu laporan, KPI juga sudah membiyarkan berita perang timor tengah yang sarat poprokasi perang di masarakat. ini adalah penyebab lahir nya aksi teroris, KPI juga sudah membiyarkan semua tayangan yang tidak senunuh di masyarakat, sarat porno grapi dan kekerasan yang akan membuat sesat genarsasi muda, KPI juga sudah membiyarkan media masa jadi sarana politik kekuasan, nyata pada Metro Tv dan Tv One yang berkonflik masalah perpecahan Indonesia ini, metro tv dan Tv One juga melakukan keptingan golangan dan mulai memnbuat sesat opini publik agar tepengaruh, pengalihan pegalihan berita juga sereng terjadi di Indonesia, Media masa Indonesia juga sereng menakuti masyarakat dengan dalil teroris di motori Amerika Serikat, kita Indonesia tidak ada hubungan nya dengan teroris, dan Indonesia bukan sarang teroris, media masa melakukan penyesatan publik, harus nya juga media masa Indonesia jangan meniru media masa luar negeri karena jelas sudah tidak cocok, dan media adalah yang peling bertangung jawab atas hilang nya pemikiran Indonesia di orang Indonesia ini, media jika bijak buat lah tayangan yang menghibur dan mendidikan masyarakat yang melihat nya, media masa juga harus nya memotivasi pemuda bangsa nya agar mau berjuang untuk memderkan Indonesia 100% penuh, saya tegas kan jika KPI Indonesia ini tidak membenahi media masa bangsa ini maka pemodohan ini akan terus terjadi, Indonesia tak akan maju juga sampai kanpan pun.
Terahir saya simpul kan, kita harus kembali kejati diri bangsa Indonesia kita yang dulu yang sopan-santon ramah tamah pada orang lain, tapi bukan berati kita takut atau memberi hormat pada yang berkuasa saja, tapi semua nya sama, kita harus jadi tuan rumah di negeri kita sendiri, kita juga harus ikut bersaing secara global, kita juga jarus banyak belajar, tapi ingat jangan samapai jati diri bangsa kita ini hilang dari dalam otak jiwa raga dan hati pikiran kita, dimana pun kita beranda kita tetap orang Indonesia, pemuda gaul atau Punk bukan di lihat dari pakian nya tapi cara pemikaran nya yang jau maju kedepan, dan sudah saat kita pemuda maju merebut kemedekan kita yang sudah direbut oleh pihak yang tidak bertangung jawab, baik dari saudara sendiri atau pihak asing, kita harus merebut semua harta kita yang sudah di rampas oleh penjajah itu, dan kita akan tegakan lagi kemerdekan 100% dan akan mempertahankan nya hinga titik darah penghabisan, kita orang yang menghargai pahlawan nya dan akan terus berjuang tanpa sedikit pun gentar, mereka yang telah gugur hanya untuk merebut dan mempertahan kan kemedekan 100% yang mahal harga nya, dan kalau bukan sekarang kapan lagi kita mau maju dan merdeka 100%?
Kawan-kawan pemuda semua nya bengsa kita bukan bangsa pelacur yang siap di melayani nafsu bijat Imperialisme itu,
Bangsa kita juga bukan bangsa palayan yang melayani bangsa Imperilalisme itu, dan juga budang Imperialisme itu,
Kita bangsa Indonesia yang berdaulat dan mederda 100% juga mandiri bediri sendiri tanpa ada bantuan siapa pun, dan kita bisa menetukan nasip kita sendiri tanpa ada campurtangan Volkeboon.
Mari bergabung saya untuk merebut kebali harta dan kemderkan beberapa persen yang telah di rampas dari tangan kita ini wasalam
 
 
Dan mungkin sekian dulu imformasi yang saya bisa berikan pada anda para pembaca. Dan kita bertemu lagi di lain epesodi tulisa saya yang baru nanti.
Terima kasih telah membaca nya semoga berguna untuk anda.
Mohon maaf bila ada kekeliruan dalam tulisan saya di atas.

FROG GOZILLA
Ketua Organisasi Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88 Tanjung Tabalong yang bergerak memajukan pendidikan di Banjarmasin Aceh dan Indonesia.
Organisasi ini juga sangat aktiv di industri musik Rock Endergrond,
Dan berjuang untuk membangun perintahan ustmaniyah yang baru,  

simbol organisasi


Avril Lavingne

Tidak ada komentar: