Translate

Minggu, 08 November 2015

Lambatnya Indonesia Maju



Hal Memperlamat Kemajuan Negara

WELCOME BLOGGER FROG GOZILLA
Terima kasih pada anda para pembaca yang sudah mau melungkan waktu berharga anda hanya untuk membaca tulisan saya 
Pendahuluan

Tulisan saya ini dapat di pertangung jawab kan semua nya, karena lahir nya buku atau tulisan ini adalah, dari penelusar saya dan kawan untuk menyilidiki apa penyebab lambat nya kemajuan Bangsa Indonesia ini.
Penelusuran ini di lakuka oleh saya dan banyak pihak terkain yang mengirimkan hasil laporan dari daerah mereka sendiri, jadi saya tidak melakukan keliling indonesia tapi kami bekerja sebagai tim yang terdapat di perpustakan daerah masing-masing untuk mengumpulkan hal-hal yang menyangkut masalah lambat kemjuan Indonesia ini.
Dan tulisan di bawah ini di tulis secara singkat-sesingkat mungkin dan hanya pada inti nya langsung saja yang mudah di pahami, karena saya tidak terlalu banyak waktu untuk menulis seperti buku nya yang sudah terbit dan di jual di toko-toko buku atau perpustakan di tempat anda.
Tulisan ini bertujuan untuk menyadarkan orang yang selama ini tersesat jauh oleh idealogi nya sendiri, dan fanatik di kesesatan mereka yang selalu mengeras dan merasa itu benar adanya.
Di tulisan ini juga saya akan gembleng anda pembaca sekuat munkin dan maklum dengan kata-kata kasar saya ini, itu di lakukan demi kemajuan bangsa dan negara Indonesai

Hal Memperlamat Kemajuan Negara

Di mulai dari penelusuran saya sendiri Di kalimantan selatan, dan seluruh kalimatan hinga perbatasan Malasyia dan Aceh.
Yang sangat mengangu saya adalah hal yang ada di lingkungan tingal saya sendiri, saya melihat banyak kawan dan orang di sekitar saya sangat lambat sekali kemajuan nya,
Saya keturunan Banjarmasin dan dayak ngaju, Saya juga sangat merasa melihat orang tua saya yang selalu berdebat, Ayah saya keturunan Banjarmasin asli dan Ibu Saya dayak tulen, perbedaan ideologi mereka sangat nampak terlihat jelas, yang satu punya ideologi skuler Bapak saya, dan yang satu lebih supranatural Ibu saya, perang ideologi itu hampir terjadi setiap saat pengambilan ke putusan suatu perkara.
Nah bukan orang tua saya saja yang selalu perang idelogi tapi hampir semua orang yang tingal di lingkungan saya, nah itu membuat saya inggin tahu kenapa itu terjadi, pertanya yang melintas dalam benak saya saat itu, apakah perang ideologi ini terjadi di lingkungan saya saja atau sama di tempat lain-lain daerah, di situ tumbuh rasa inggi menyelidiki nya, tapi saya belum cukup punya uang utuk melakukan nya sendiri, satu tahun kemudian saya bertemu orang satu pemikiran saya di Studio Musik, dia juga menyatakan hal yang sama dengan saya, dan setelah pertemuan itu kami berdua bekerjasama dalam mempelajari hal ini, lambat laun kami punya orang berani membiyayai hal tersebut, dia adalah menejer Studio musik dan pekerja di PT, adaro Tabalong.
Dia mengatakan pecaya pada kami untuk melakukan penelusar tapi kata nya dia tidak ikut penelusaran nya, dia hanya membiyayai saja karena terlalu sibuk bekerja sehari-hari,.
Mulai saat itu saya menyelidik daerah tempat tingla saya Banjarmasin Kapuas Kalteng.
Kami punya banyak pendapat dari orang yang kami temui baik tokoh masarakat dan lain-lain yang jauh perbedaan nya,.
Perlu anda ketahu penyeba lambat kemajuan Indonesia ini ternyata di terlalu melencing dengan pendapat kami sendiri dan tulisan-tulisan buku dahulu yang telah terbit.
Hampir semua wilayah yang saya datangi dan kawan-kawan punya penyebap tidak telalu jauh, dan kami juga tanding hasil yang kami dapat dengan pendapat tokoh dunia yang menyelidik hal sama ini ternyata jatuh pada pendapat yang sama walau pun sebagian tidak sama dan bertetangan dengan ini.
Penyebab nya adalah ideologi yang kono bertahan di masarakat yang sudah mengakar kuat, dan hampir tidak bisa di hilangkan akibat fanatik terhadap sebuah indelogi lama dari nenek moyang nya sendiri Budaya tradisi termasuk mitos-mitos yang tak dapat di pertangung jawabkan yang merasuk dalam sekali di landasan pemikiran untuk pones keputusan masalah dalam kehidupan sehari-hari.
Orang Amerika serikat banyak berpendapat Agama Budaya tradisi lah yang membuat lambat kemajuan suatu negara, tapi itu tidak lah semua nya benar, dan juga tidak semua salah.
Kembayakan tokoh-tokoh ahli dalam bidang ini yang non Amerika serikat berpendapat Agama bukan lah hal satu-satu nya yang membuat lambat kemajuan, tapi masih banyak lagi hal-hal yang membuat lambat kemajuan itu tergantung Daerah Masyarakat nya lah itu terjadi, dan menurut mereka Agama adalah salah satu hal dari bagian masalah lambat nya itu, nah ini satu pendapat dengan kami, dan seluruh penelusuran kami lakukan.
Mungkin orang Amerika serikat hanya mengamati di daerah mereka saja, dan tidak melihat dunia, Karena vonis pasti mereka itu, saya tidak lah perpihak pada Agama atau menganut fanatik lain nya, tapi agama bukan lah salah satu penghabat kemajuan, karena Agama hanya salah satu hal dari bagian memperlamat itu.
Disini tidak membahas sejarah atau Budaya ras-ras suku dan memilih-milih suku dareah atas ke sukaan diri sendiri tapi saya perlu menjelaskan sedikit sejarah, agar jelas untuk anda pembaca.
Banjarmasin dulu adalah kota paling maju budaya masyarakat nya dari seluruh pulau Kalimatan tepat nya sebelum era kolonialesme datang alias penjajah Inggris dan Belanda melabuhkan Jangkar kapal mereka di Malasyia dan Banjarmasin.
Orang banjarmasin bukan lah orang kalimantan Asli, mereka hanya pendatang, Masyarakat melayu Jawa, sumatra, Aceh, Malasyia, pemilik sah bumi kalimantan adalah suku dayak bukan malayu Banjarmasin atau Malasyia, karena Eknik daya sudah lebih dahulu mendiami pedalaman kalimantan.
Jauh dari sebelum berdirinya kerajaan Kutai kartanegara yang di perintah Raja Mulawarman keraja tertuan nusantra adalah, Penyebap adanya orang Melayu jawa adalah perang perang penaklukan persia di bawah pimpinan Alexsadar Agung di Benua asia tengah, tenggara, tepat nya lagi india, menyebakan migrasi manusia sangat banyak dari daerah india asia tengah, tenggara,  mereka semua terpecah beralarian ke suluruh penjuru dunia dan salah satu Nusatara Indonesia ini,.
Singkat kata, persia melakukan penaklukan, dan merapas tanah mereka.
Beberapa pengungsi Asia tengah, tengara itu ada 2 suku paling minor yang hijrah ke nusantara ini menurut tokoh tua sejarah nusantara adalah, Bangsa Khemer dan Campa, yang berubah menjadi suku-suku Nusantara, Bangsa Khemer jadi eknik Jawa, Dan Campa jadi eknik melayu, yang di katakan enik melayu adalah, enik non corak india, corak india sangat kental dengan Jawa, dan yang disebut eknik melayu adalah tidak bercorak india, walau agama nya hindu bhuda siwa, agama kaum melayu sebenarnya, adalah Animisme tidak beragama pasti.
Waktu berjalan popolasi terus terbentuk dan kelompok-kelompok mereka mulai ada, yang besimbol agama dan bahasa yang berkembang sebelum di satukan oleh gajahmada majapahit kerajaan termaksut di nusantara bersama saingan Samudrapasai Aceh.
Sebelum terbentuk pemerintaha tunggal nusantara, mereka hanya suku-suku kelompok kerajaan kecil monarki saja menurut Tokoh sejarah portugis yang dulu datang ke malaka sana, Yang pada akhir nya mendatangkan malapetaka perang besar antara orang eropa dan Nusantara Kerajaan kecil monarki.
singkat kata nya setelah bangsa eropa mengijakan kaki mereka di nusantara tertarik perdangangan di mulai lah era baru dan kemajuan pesat terjadi.
Di Banjarmasin dulu enik jawa majapahit dan aceh samudrapasai melakukan kolonialisme kelompok tani dagang, masih tidak ada pemerintahan resmi di kalimantan, tapi hanya suku-suku saja,.
Terjadinya penaklukan kesultanan Ottoman turki atas konstatinovel 1453m dulu juga mempengaruhi nusantra karena terjadi penyebaran Agama Islam oleh pedangang Arab di Aceh dan Jawa,
Setelah itu juga Majapahit runtuh oleh praislam yang di bawa oleh walisongo.
sedangkan kalimantan belum juga ada pemerintah resmi, tapi memang sudah ada keraja kecil yang di bangun orang melayu di pedalaman kalimantan yaitu Nansarunai terus berubuah menjadi Negara Diva yang berpusat Di Amutai, dan terus berubah nama menajadi nagara daha, pusat pemerintahan nya di negara antara Barabai dan Amutai, singkat nya danau panggang, yang di perintah oleh Suriyanata, tapi tidak terlalu di akui oleh banyak masyarakat, karena kurang nya peninggalan sejarah nya, peninggalan sejarah yang masih ada hanya ada Candi agung di amutai tidak adalagi yang lain nya.
Lepas itu semua nya adalah putra Kerajaan Samudrapasai Aceh, yang di rawat oleh patih masih di Hulusungai mengadakan pemberotakan terhadap nagara daha dan berhasil, melarikan diri ke Kuin Banjarmasin, lalu di angkat jadi raja yang bernama Pangeran Samudra, dan orang pertama mendirikan pemerintahan resmi yang di akui orang sebagai Raja Banjarmasin pertama.
Pada inti nya adalah, setelah pemerintahan terbentuk lalu di mulai penaklukan terhadap suku-suku dayak Kalimantan di sini lah mulai perang idelogi Melayu, Jawa, Dayak, hingga sekarang,,
Berdirinya kerajaan Banjarmasin di mulai juga era Baru, Maaf orang daya jangan tersingung,.
Kerajaan Banjar yang belum menganut islam, melakukan penjajahan dan perbudakan terhadap suku dayak, karena orang banjar sangat maju, bisa berhitung membaca, menulis, bercocol tanam, berternak, sedangkan kaum dayak orang yang nonmaden berpidah-pidah hidup berburu dan pengumpul makanan yang mengikuti musim.
Orang dayak di paksakan mengerjakan pekerjaan berat, membagun pelabuhan, jalan dan Istana Banjarmasin.
Perang berlanjut kerajaan Banjar kalah dan meminta bantuan Kerajaan Demak Jawa, saat itu, Demak memberikan antuan cuma ada sarat nya, yaitu ila menang masuk Islam.
Banjar Menang Pangeran Samudra masuk islam dan mendirika masjid pertama di kuin, Banjarmasin, Pangeran Samudra adalah raja Banjar pertama masuk Islam.
Sejarah ini lah, yang sangat mempengaruhi Pemekiran idelogi penghabat kemajuan, dan alasan itu juga saya tuliskan sejarah nya sedikit biar lebih jelas masalah nya itu.
Saya menyebut nya adalah, warisan sejarah penghamat kemajuan Borneo. pemikiran idelogi ini sangat kuat sampai sekarang di masyarakat luas nya, Skuler vs Budaya tradisional pun terjadi.
Banyak pakar kemajuan Di Banjarmasin tapi tidak sepenuh nya bisa merubah  Idelogi ini, Bahkan saya sendiri pun sering berdebat tentang masah ini, karena saya termasuk kaum skuler, Kebanyakan masyarakat Banjar suduh hidup skuler dan peduli pendidikan walau taat beragama, dan yang paling tertingal adalah suku dayak yang sangat fanatik mitos purba mereka.
Saya termasuk dalam organisasi pemuda Banjarmasin, dulu bernama Alternativ Rock Numetal Comnty, Tato88 Tanjung Tabalong, yang akhir nya berganti nama menjadi Avril fans Fender, yang bergerak memanjukan pendidikan Banjarmasin tapi tak membuang budaya, yang pada akhir nya juga tergabung dalam sebuah organisasi Dunia yang didirikan oleh Pak Hendrex Johanesin, Zack Kasanovik, Ertains Bafo, pendiri avril fans fender Rusia Canada dan Austria, yang bekerja mempelajari suku-suku budaya kalimantan yang didanai oleh UNESCO.
Agama-agama yang ada di kalimantan dan luar,atau nusantara tidak lah sama dengan yang asli nya, Kristen, Islam yang berasal dari timor tengah,
Islam-Kristen Kalimantan dan Nusantara sangat di pengaruhi oleh Idelogi Hindu siwa, India, pecaya mitos-motos.
Coba anda cermati betul-betul Kristen-Islam Indonesia sangat tepengaruh, tapi yang masih kuat terjaga nya Islam murni yaitu Aceh sangat fanatik, tapi tak membuat mereka tidak maju atau benci teknologi.
Patas ada seorang jepang berkata, teknologi adalah ilmu sihir sebenarnya, karena menurut nya Teknologi itu Ajaib sekali.
Entah apa yang di pikirkan mereka hinga sulit menerima era moderen, pendidika yang kami tawarkan pada mereka, mentah-mentah di tolak mereka libeh memilih mitos purba ke ketibang Skuler.
Jadi apa yang terjadi di Banjarmasin ini, sama saja dengan kejadian-kejadian daerah nusantara Indonesia, Banjarmasi adalah salah satu kecil benua Indonesia yang lambat maju nya.
Beralih ke lain daerah ke pulau jawa, Pulau jawa adalah pulau yang memiliki kerajaan-kerajaan besar, Banjarmasin pun terikat dengan mereka itu,.
Dari penelitian kawan-kawan Saya yang ada di pulau jawa yang mengerimkan hasil laporan mereka ke saya ternyata sesuai dengan pikiran saya pasti sama Banjarmasin,.
Tapi saya di sini tidak mungkin mengupas sejarah pulau jawa, karena telalu panjan jadi inti nya saja langsung, Pemimikiran nenek moyang lah yang membuat lambat kemajuan, Aceh Sumatra sama juga, yang lebih parah nya lagi Irian Jaya atau papua.
Percaya tidak percaya anda, bahwa kawan-kawan saya sekampung menyebut saya gila, kutu buku katanya, omong kosong buang waktu saja, itu terus yang di lontarkan mereka terhadap saya, Bagi mereka cukup bisa baca tulis berhitung itu sudah cukup, tidak perlu lagi sekolah. karena menerut mereka buang waktu.
Saya memang orang Indonesia tepat nya lagi Banjarmasin, tapi saya punya otak universal, lebih memilih menibang suatu masalah dengan logika, ketimbang mitos aneh.
Anda atau siapa pun sekarang harus sadar, kita sekarang ada di tahun 2015 dan kita perlu sekolah mengejar pendidikan setingi mungkin, tidak ada alasan untuk tidak.
Dari rencana yang dibuat hanya 30% saja yang berhasil di lakukan, karena kendala yang selalu berujung penolakan dan konflik saja, sedangkan pemerintah tak ambil pusing terhadap masalah Bangsa ini, ada satu hal yang pemerintah tahu, masa depan bangsa ada di tangan pemuda calon generasi penerus bangsa, tapi juga tak di hirau kan juga, mereka hanya peduli terhadap diri mereka saja dant tidak terhadap Rakyat banyak.
Saya dan kawan-kawan melihat hal ini begitu mengawatirkan sekali, pertanya yang ada di benak saya, Mau jadi Indonesia ini kalau terus begini?
Lama sekali hal ini baru dapat terpecahkan, kami mencari cara bangai mana untuk mengubah ini, dan buat orang berani atas perubahan pikiran dan sadar, bahwa penting nya pendidikan.
Orang Indonesia ini, lebih banyak yang egois ketimbang peduli, sifat gotong royong, bahu-memahu dalam membangun bangsa, mereka hanya bisa mengeluh, marah karena jadi pengaguran, tidak sadar dulu dia menolak pendidikan yang tawarkan sudah dewasa baru nyesal, nyesal juga takan merubah ke adaan sedikit pun.
Jujur saja saya sebagai sebagai orang Indonesia bingung di sikap kebanyakan orang indonesia ini.
Anda juga mungkit tahu juga, hampir seluruh media televisi di bangsa ini juga tidak pernah menayakan masalah pendidikan, mereka juga sama semua nya tak pernah berpikir maju,.
Orang indonesia juga suka menipu kawan sendiri curan anarkis, selalu inggin jadi raja tapi tak sesuai kemapuan.
Selagi saya makan siang di warung, tiba-tiba ada keributan antara bos dan anak buah, anak buah itu tak terima ada orang baru masuk di berikan jaatan tinggi, dia berkata saya kerja lebih lama, tapi kenapa jaatan itu di berikan ke orang baru, seharus nya saya mendapatkan jabatan itu. Lalu bos itu berkata, saya memberikan jabatan itu pandanya kerna sesuai kemapuan nya, walau di baru kemarin, tap dia lebih hebat dari anda yang sudah bertahun-tahun ikut saya tak ada keamjuan dalam pengebangan diri, saya menilai orang pantas tidak nya di berikan jabatan tingi tidak memandang lama atau tidak nya oran itu bekerja, tapi dari pendidikan skil nya lah saya memilih nya, seandanya anda bisa berkembang maka jabatan itu milik anda, tapi anda tidak pernah maju dalam berpikir, anda harus sadar siapa diri anda sekarang ini,? anak buah itu langsun diam dan pergi malu.
Mereka mengagap diri mereka pintar, tapi masalah macet dan banjir saja tidak bisa menangulagi nya, dan selalu tergantung negara asing.
Orang-orang Indonesia sangat sulit di atur, lebih sulit dari orang yahudi, mreka selalu ngotot tak mau kalah, selalu ingin menang, tapi tak mua berjuang, malah berharap pergi ke dukun.
Hampir semua orang Indonesia sangat terpengaruh dengan Hindu Bhuda, siwa, walau pun mereka sudah menganut Islam-Kriten, Di Indonesia juga agama yangg paling masuk akal adala Islam- kristen, lepas dari tidak beragama aninesme.
Islam-Kristen tidak terlalu banyak mempengaruhi cara berpikir nya orang indonesia, apalagi skuler, melainkan mitos warisan nenek moyang lah yang mempengaruhi nya.
Orang Indonesia hanya bisa meniru itu pun sakit barang nya, kalau buat sebetul nya bisa saja, tapi enak niru sama beli aja tidak repot.
Indonesia bukan tidak punya orang pintar, punya tapi pelit Ilmu pengetahuan, contoh

Habibie Adala orang yang bisa ikin pesawat tapi sombong, pelti ilmu lebih memilih berbakti pada Jerman ketimbang Bangsa sendiri, bermacam-macam alasan, seharus iya meniru Yamaha Japng yeng membangun Industri Motor dan membuat pesawat, lalu mengebom pantai hawai pear hambhor Amerika serikat., Tapi habibi adalah serorang bugis pelet dan sombong saja, masih banyak tokoh penjilat di Bangsa ini.
Saya juga pernah di tuduh, orang adalah antik-antik Amerika serikat yang menawarkan teknologi, tak tangung saya di pangil Gila teknolgi seperti yahudi, tapi tak apa mereka sadar sendiri bila sudah sakit.
Inggat yang menghalagi kemajuan Indonesia ini bukan agama, tapi agama juga ikut mempengaruhi sekitar 15% saja, yang paling nyata adalah, Warisan Idelogi mitos, malas berjuang, selalu ingin jadi bos, mengharapkan menepu sesama, persengkongkolan tapi saling berebut, suka berpikir aneh-aneh yang tak masuk alal sehat.
Menurut penelusuran kawan-kawan saya yang sedang mengejar pendidikan di Jepang dan China, mereka mengatakan Indonesia Kurang lebih sama, dengan china dan India, kemajuan yang lambat akibat fanatik mitos nenek moyang mereka sendidri tapi di kaitkan dengan Bhuda, padahal ,masalah itu sama sekali tidak ada di ajarkan di bhuda, jadi sama dengan India dan Indonesia, ijil dan al-qur'an tak pernah mengajarkan itu, Al-Qu'an malah menolak nya dengan kata serik menyekutu kan tuhan.
China, India, dan Indonesia adalah suatu negara yang paling korup, korup segala nya,.
Dan kami sampai sekarang tak pernah menemukan jawaban nya, kenapa itu terjadi karena terlalu banyak campur aduk masalah dan kendalam pencarian jawaban kenapa Indonesia ini.
Sebenar nya saya bukan memembeci mereka yang percaya mitos dan lain-lain, tapi yang saya ingin kan dari saudara sebangsa adalah, kemajuan tanpa memuang budaya tradisi melainkan menyatukan kedua nya agar seimbang, budaya tradisi bukan untuk di buang dan di benci, tapi untuk di lestarikan keberadaan nya agar anak cucu kita mengetahui nya, banyak orang di dunia yang lebih fanatik tapi mereka semua tidak menolak akan skuler ilmu pengetahuan, contoh Negara Iran, Dan Rusia, mereka fanatik bukan di agama tapi tradisi budaya mereka yang menyatu jadi satu, yang akhir nya menjadi sebuah kesiimbangan.
Maaf kami bukan Amerika serikat yang membenci agama atau tradadisi budaya non barat, bagi mereka orang non barat kristen yahudi, adalah budak mereka adalah segala-gala nya Firaun zaman moderen ini.
Manusia tidak bisa hidup seimbang kalau tak memahami masalah ini.
Agama dan Skuler Ilmu pengetahuan teknologi sama penting nya, karena agama adalah moral tuntunan hidup, dan ilmu pengetahuan skuler adalah untuk membantu aktivitas kesaharian manusia. 
Kalau kedua nya tak dipahami secara mendalam anda takan pernah menemukan kebenaran yang sejati.
Kalau agama di tingalkan maka manusia jadi kacau karena tak ada moralitas yang menjaga nya, semua manusia akan bebas berbuat apa saja maka kehancuran peperangan akan terjadi, seperti zaman dulu, parah nya manusia, membuat tuhan mengirimkan nabi, untuk menyadarakan mereka atas tindakan tidak benar, 
Saya pernah di tanyai dari salah satu orang eropa, dia berkata, hai saudara muslim ku jangan kau tersingung atas pertanya ku, dan berjanji lah untuk tidak tersingu, saya ya,, kata nya jangan ya-ya-ya saja katakan dengan serius, saya sereus, baik lah kalau begitu, apakah orang Arab dan yahudi itu adalah manusia terpilih untuk memimpin manusia kekerajaan tuhan yang sebenar nya.
Saya jelaskan Arab dan yahudi itu sama saja, Israel dari anak Ibrahi istri siti sarah, sedangkan Arab adalah anak ibrahim dari istri nya siti hajar dan di kenal juga dengan bani hasim moyang mohammad, .
mereka bukan orang terpilih oleh tuhan dan yerusali bukan milik mereka tapi milik semua orang di dunia ini, tanpa memandang agama ras suku-suku negara.
tuhan mengutus para nabi di kalangan mereka karena mereka adalah manusia biadap non moral, seandanya dulu di Asia atau barat yang terjadi kegilaan maka para nabi akan turun disana. seandanya Muhammad orang ingris maka Al-Qu'an akan di tulis bahasa Ingris.
Yang di sebut agama adalah ajara nya tak pernah merugikan manusia mana pun apalai persebahan manusia itu Iblis aliran sesesat.
Dan sedangkan Ilmu pengetahuan tenologi adalah untuk menjawab semua keperluan manusia saja, skuler adalah sebuah alat untuk membantu hidup manusia tidak lebih,
Skuler juga adalah alat untuk mempertahankan diri dari berbagai serangan, dan skuler juga membantu manusia dalam bekerja sehari, jadi kedua nya tak dapat di pisakan layak nya sebuah maknet, tapi apa bila nya satu saja yang dikejar, ibarat maknet yang di hadapkan di kutup yang sama, maka terjadilah tolak menolak tak munkin menyatu.
Dan menurut kawan-kawan saya yang mengejar pendidikan di mesir, mereka terkejut karena perbedaan Islam Indonesia dan Timor tengah sangat mencolok, karena disana Islam maupun kristen sangat konsiten tak bisa di tawar-tawar kebijakan nya,.
Islam murni adalah Islam timor tengah, tapi terdapat juga di indonesia islam murni yaitu di Aceh, dan selain Islam Aceh, adalah Islam KTP saja, Dan skuler yang ada di Indonesia adalah skuler palsu semua nya karena tidak di pahami secara mendalam.
Kami sepakat bahwa Walisongo di jawa dulu adalah Doktrin ajaran Islam, karena jauh sangat berbeda sekali dengan yang asli, 
pokok nya Skuler atau Agama hanya KTP, saja.
Kenapa dikatakan KTP saja, karena Islam nya Pendidikan hanya di mulut tidak secara sikaf tindakan dan pemaham sebenar nya, Indonesia juga Hampir semua pejabat dan elet politik nya bodoh semua nya, mungkin dulu Izasah nya beli saja, kalau mereka pintar Bangsa akan maju, bukan mundur bahkan mendenkati era orde Baru Soharto.
Indonesia Bukan dijajah negara asing tapi jajah negara sendiri, elet politik kaum intelektual nya sama korup nya sama sekongkol nya tapi salin berebut kekuasa,
Sebenar masalah mitos di ikuti atau tidak bukan lah masalah, dan agama juga kalau di gunakan dengan bijak akan membawa kedamaian bukan peperangan
Orang indonesia Harus berubah dan terima pendidikan skuler universal dunia,
Dan Al-Qu'an jangan bahasa Arab nya saja yang di baca, yang paling penting baca terjemah bahasa Indonesia biyar tahu apa maksut nya, agar Islam Indonesia bukan islam ikut-ikutan saja, percuma membaca Al-Qu'an sampai taman karena mengunakan bahasa Arab sedankan kita orang Indonesia, jelas sudah tak tahu apa maksut nya sudah, karena Islam nya Islama ikutan saja, islam menggaku saja karena tak paham Islam.
Percuma sekolah tinggi kalau hanya bolos dan pesta saja, alain mengharap ijasah saja, tak pernah ada niat hati bersunguh-sunguh dalam belajar.
Ujuk rasa maha siswa tak ada gunanya, tak akan merubah yang sudah lalu kemarin, alias Sejarah tak bisa di rubah dan masa depan di tentukan dari sekarang.
Sekali lagi saya ingikan Budaya tradisi bukan untuk di tingalkan atau di jauhi apa bila anda belajar skuler, Budaya tradisi untuk di lestarikan ukan untuk di tuhan kan dan berikan makan-makan aneh.
Pecaya atau tidak tentang mitos yang berdar di Masyarakat umum ukan lah masalah, mau maling, perampok, pembunuh, pecadu narkoba, tidak ada alasan untuk tidak mengajar pendidikan skuler, karena penjahat juga harus pintar dalam melakukan Aksi nya.
Ada pepatah  mengatakan, penjahat yang tak paham moral kejahatan tak akan menjadi penjahat sejati, orang suci tak paham Ilmu pengetahuan takan pernah menjadi orang suci sebenar nya.
Saya dan kawan-kawan termasuk orang yang perang melawan mitos di Idelogi Masyarakat, karena mitos itu merugikan manusia itu sendiri, Di Islam juga di larang keras percaya hal mestik itu, Muhammad pun mengajari umat nya untuk berjuang keras bukan bersabar mengharapak kasih tuhan dan manusia. Muhammad saja berdangan untuk untuk mencukupi hidup nya, anda langsung kaya dengan dusta doktri ulama yang tak bertangung jawab, Peraktik pejualan ayat suci dilarang kenapa banyak menjual ayat suci, Bahkan banyak produksi Industri mengatas nama kan mitos agama dalam beriklan.
Di indonesia tulisan arab di takuti di angap sakral penuh mistik-mistik tak jelas ada nya yang juga tidak bisa di pertangun jawab kan kebenara nya.
Agama di Indonesia juga di jadikan alat politik pemerintah, Agama bisa di jadika senjata ampuh memunuh lawan, Agama juga di gunakan untuk perudakan gaya moderen tapi itu hanya di Indonesia bukan di wilayah lain.
Dan anda harus tahu juga, ada sebuah media televisi bernama trans 7 yang suka buat acara gila tentang mitos-mitos aneh sekali, Setan Bahasa jawa, dan lain-lain nya peratik perdukungan lah secajian lah, yang menagats nama Agama seagai alat promosi nya alias kesesatan. 
Ilmu debus atau tuyul dan lain nya itu pernah ada, karena tuhan juga tahu bahwa manusia di kasih itu akan menjadi bencana esar.
Muhamad saja tidak kebal melaikan luka juga kalau kena pisau, kenapa umat islam melakukan nya,
Menuhankan kuburan pohon besar hanya ingin kaya, berarti sudah gila erat kaya ki joko bodo.
Kesimpulan nya adalah, semua itu tak terkai dalam agama Islam-kristen murni timor tengah, dan alasan ini juga yang menegaskan ketidak sepakat pada Amerika serikat memonis agama yan membuat lambat maju nya, itu kata mungkin disana saja, tapi tak di daerah lain.
Makanya saya selalu tegaskan dalam tulisan ini Bahwa Agama bukan masal memperlambat kemajuan bangsa, melaikan hanya dari salah satu hal yang juga bisa saja memperlamat kemajuan Bangsa.
Mitos-mitos yang saya tulis di atas tadi bukan dari agama, Islam-Kristen, tapi mitos-mitos itu adalah berasal dari budaya tradisi Moyang orang Indonesia dulu, yang di satukan dengan agama di zaman Suriyansah Banjarmasin Dan di jawa adalah demak dan para walisongo nya yang membiarkan mereka mendoktrin-doktrin higa hasil nya kita lihat sekarang ini.
Saya tidak membela agama, tapi saya ingin anda tahu masalah sebenar nya saja. karena Agama Islam-kristen tak mengajarkan itu, dan dalam Al-Qu;an-Ijil pun tapernah di temukan pelajaran macam itu.
Jadi sudah jelas masalah nya, Bahwa mitos-mitos moyang Indonesia lah membuat lambat maju nya bangsa, Agama hanya mempengaruhi sedikit saja,.
Poprokasi-poprokasi orang yang tak bertangung jawab juga ambil bagian dalam memperlamat kemajuan Bangsa, elet politik bahkan presidin pun juga salah satu penyebab lambat nya kemajuan bangsa, dan paling Bertanung jawab lagi masalah ini adalah orang indonesia harus sadar diri, pendidikan Agam dan skuler itu penting sekali, itu juga yang akan menetukan masa depan bansa ini.
Dan anda juga harus tahu ada suku Indonesia yang sangat keras menolak skuler, mereka adalah orang dayak dan Irian jaya, yang masih kita lihat masih primitip.
yang menandakan orang primitip itu adalah cara pikir nya ukan pakain nya, karena banyak orang di indonesia memakai pakain has suku nya tapi pemikiran modoren saja.
Saya ingatkan lagi pada mahasiswa uuk rasa tidak menyelesakan masalah bangsa. tapi yang akan menyelesaikan masalah bansa ini, kalian semua termasuk saya sendiri harus belajar jujur dan bekerja keras dalam belajaran, jika nanti saya jadi serjana, dan menjadi pejabat elet politik maka jadilah pejabat prorakyat. itu lah solusi nya untuk maju.
sekarang anda harus sadar.

Dan mungkin sekian dulu imformasi yang saya bisa berikan pada anda para pembaca. Dan kita bertemu lagi di lain epesodi tulisa saya yang baru nanti.
Terima kasih telah membaca nya semoga berguna untuk anda.
Mohon maaf bila ada kekeliruan dalam tulisan saya di atas.
FROG GOZILLA
Ketua Organisasi Alternativ Rock Numetal Comnty Tato88 Tanjung Tabalong yang bergerak memajukan pendidikan di Banjarmasin Aceh dan Indonesia.
Organisasi ini juga sangat aktiv di industri musik Rock Endergrond,
Dan berjuang untuk membangun perintahan ustmaniyah yang baru,  
  
simbol organisasi

avril lavigne

Tidak ada komentar: