Translate

Selasa, 03 Februari 2015

Dua Pertemanan Pemimpin Hebat Soekarno Dan Che Guevara



WELCOME BLOGGER FROG GOZILLA
Terima kasih pada anda para pembaca yang sudah mau meluangkan waktu berharga anda hanya untuk membaca tulisan saya.


Selamat Membaca

Pendahuluan

 Che Guevara Sang Revolusioner

Che Guevara terlahir sebagai anak Argintina, namun rela berjuang dan mengorbankann seluruh hidupnya dalam perjuangan di beberapa negara bagian Amerika Latin hingga sissa hidupnya. Che adalah manusia yang mengabdi pada kemanusiaan sehinga suara perih kaum tertindas selalu meraun-raun dan memangil hatinya untuk bertidak di mana pun penidasan itu berada.
Di kuba Che layaknya seorang Santo. Ia dipuja dan dipuji berkat komitmen dan perjuangan yang tak kenal pambrih, nyali dan sikap lugasnya yang tak dibuat-buat dan kebijakan-kebijakan revolusinernya yan memberi angin kebebasan agi kaum tertindas. 
Ketokohannya masih memberi energi pada para penerusnya bahkan hinga saat ini. Terlepas dari sisi ikonik foto dirinya yang kemudian jatuh dalam kuangan industri dan banyak dimanfaatkan oleh kaum kapital, Gambar Che tetaplah menjadi sakral bagi para pejuang revulisoner dan ia masih menjadi acuan  bagi kalanan aktivis gerakan.


Persahabatan Che dan Soekarno


Che dan Soekarno adalah sahabat dekat. Keduanya sama-sama saling mengagumi dan mempunyai kesamaan ideologis untuk melawan imperialisme. Kalau Che mempunyai semangat revolusiner di Kuba. Maka Soekarno membumikan api revolusi itu di Indonesia. Soekarno sama kerasnya dengan Che ketika harus melawan imperialisme, itulah yang mempertemukan antara keduanya sehingga terjalin sebuah keakraban yang mendalam.
Pertemuan itu berawal dari delegasi Castrol, yang baru saja meraih kemenangan, untuk berkujung ke beberapa negara. Ada sekitar 14 negara yang dikujungi Che, sebagai besar negara perserta konferensi Asia Afrika di Bandung tahun 1955. Indonesia yang pada saat itu menjadi tuan rumah konferensi  Asia Afrika mendapatkan lawatan khusus dari Che. Che bertemu lansung dengan Soekarno di Jakarta dan banyak berbicara tentang revolusi. Che juga mengadakan hubungan kerja sama dengan Soekarno, Yakni Kerja sama Indonesia dan Kuba..

Soekarno dan Che Guevara berbincang tentang hubungan Indonesia dan Kuba

Ada sebuah kisah unik. Rombongan kepresidenan sempat berhenti hanya karena petugas polisi yang memimpin konvoi ingin mengisap cerutu. Cerita itu dituturkan ajudan Soekarno, Bambang Widjanako dalam Buku sewindu dekat bung karno. Ketika Konvoi, lazimnya seorang presiden, ada tiga polisi yang memipin iring-iringan kepresidenan dan membuka jalan. Tanpa disanka sebelumnya, polisi pemimpin konvoi menghentikan motor nya dan memerintahkan untuk berhenti. Tentu saja, semua perserta bertanya-tanya kenapa konvoi berhenti. Polisi itu lalu mengeluarkan cerutu dan menhampiri sopir Soekarno. Rupanya ia mau pinjam korek untuk menyalakan cerutu. Setelah menyala, polisi itu lalu memberi hormat kepada Soekarno. Ia menaiki motor nya dan memipin konvoi kembali dengan gagah. Sambil mengisap cerutu kuba .
Karena terkesan dengan kepribadian dan pemikiran Soekarno, akhirnya pemerintah Kuba mengudang Soekarno untuk berkunjung. Pada tahun 1960, Soekarno berkunjung ke Kuba. Pemimpin Kuba Fidel dan Che menyambut nya dengan meriah. Di bandara Havana, berderet banyak orang untuk menanti kedatangan Soekarno. Ada banyak poster yang bertulis ''vina president Soekarno'',
Antarta Soekarno dan pemerintah Kuba Fidel dan Che terjadi hubungan yang erat. Mereka dipartautkan oleh kesamaan ideologis, yakni sama-sama menentang kolonialisme. Soekarno dengan konsep Marhaenis mencoba menarasikan ihwal kemandirian di bidang ekonomi. Soekarno ingin rakyat bisa menjadi tuan di negrinya sendiri tanpa campur tangan kaum imperialisme. Fidil dan Che juga ingin menggagas sosialisme ekonomi di Kuba dan menolak segala mancam bentuk penjajahan dari kaum Imperialisme. Persahabatan mereka tak hanya diikat dari kesamaan nasib sebagai negara dunia ketiga,tapi juga kesamaan semangat revolusinernya untuk menentang imperialisme asing.
Ketika berkunjung ke Indonesia, Che juga pernah berkunjung ke candi Borobudur. Che sangat mengagumi bangunan Candi orobudur.

Che dan rombongan nya di Borobudur Indonesia

Dalam beberapa catatan yang lain, ada yang mengatakan bahwa Castrol dan Che berguru kepada Soekarno. Castrol mengatakan dengan tegas bahwa ia adalah murit Bung Karno. Hal itu dikemukakanya sendiri kepada Bung Karno, Ketika kedua tokoh gerakan nomblo ini bertemu Adam Malik ketika almarhum menjabat sebagai mentri luar negeri RI. Secara terbuka, Castrol menegaskan bahwa dia telah menadupsi ajaran-ajaran presiden RI pertama itu untuk di jadikan acuan guna memimpin negaranya.
Castrol kagum terhadap salah satu gagasan Soekarno yakni ajaran trisakti dari resopim. Ajaran trisakti Soekarno mencakup tiga hal; berdaulat dalam politik, berdiri di atas kaki sendiri atau berdikari, serta berkepribadian dalam berbudaya. Resopin yang juga dikagumi oleh Fidel, merupakan judul pidato Bung Karno pada 17 Agustus 1961 yang menjadi kepanjangan dari ''revulusi, sosialisme Indonesia, dan pimpinan nasinal. Itulah beberapa ajaran Soekarno yang dikagumi oleh Fisel dan Che.

    Pertemuan Soekarno dan Che, Fidel

Soekarno, Fidel dan Che memang mempunyai impian dan cita-cita yang sama. Tapi Castrol dan Che Kuba takdirnya sendiri untuk tetap konsisten menjalankan gagasan-gagasan kemandirian hinga benar-benar tercipta sebuah masyrakat yang sosialis. Sunguh berbeda denan impian Soekarno akan Indonesia sebagai sebuah bangsa. Beberapa ajaran Soekarno dengan realitas yan ada di lapangan sunguh paradoks. Kalau Kuba masih terus mengalir semangat revolusinernnya dari satu generasi ke generasi yang lain, maka Indonesia lambat laun mulai mengubur ajaran Soekarno itu dan berganti dengan gaya penjajah baru.
Kuba yang pernah mengaku belajar ke bangsa kita ini telah mampu membangun tatanan kehidupan masyrakat yang cukup sederhana, mampu hidup di atas kaki sendiri, dan tidak mengekor terhadap budaya lain. Indonesia yang dulu pernah dikagumi oleh Che dan Castrol karena ajaran-ajaran Soekarno kini sunguh berbeda ketergantungan terhadap penydang dana internasinal sangat gila, utang yang terus menerus kiatn menumpuk dan tentu rakyat menjadi korban yang paling disengsarakan.

 Sekian dulu yang saya bisa sampai kan pada anda para pembaca.
Terima kasih telah membaca nya sampai habis.
Semuga memberi anda pengetahuan yang berguna.
Dan ikuti terus tulisan saya. Kita berjumpa lagi di edisi tulisan saya yang baru nanti.
Mohon Maaf bila ada kekeliruan dalam tulisan saya.


FROG GOZILLA
Ketua dari organisasi Alternativv Rock Numetal Comonty Tato88 Tanjung Tabalong Kalsel.
Yang bergerak untuk memajukan pendidikan di Banjarmasin Kalsel dan Aceh.
Aktiv di dunia musik Rock Endergron.
Dan berjuang untuk memangun pemerintahan Ustmaniya Ottoman Baru.

  Simbol Organisasi.

Avril Lavigne wanita idaman      

  

Tidak ada komentar: