Translate

Sabtu, 03 Mei 2014

TEORI SISTEM UMUM DAN ANALISA POLITIK

Berbagai konsep yang dikembangkan oleh teori sistem umum menimbulkan beberapa pertanayan dan dimensi baru dalam penelitian terhadap prosres-proses politik; beberapa di antaranya dapat digunakan secara efektip oleh para ilmuwan politik dalam analisa mereka terhadap fenomena-fenomena politik. Dengan mempelajari pertama kali kategore-katagore yang bersipat deskriptif. kita dapat membedakan antara sistem yang terbuka dan segera sejumlah pertanyan akan muncul di hadapan kita untuk diselidiki seperti di mana kita dapat menarik sautu garis batas yang memisahkan sistem yang tertutup. bagaimana suatu sistem yang terbuka dan tertutup. apa yang mebedakan nya sistem terbuka dengan  sistem yang tertutup. bagaimana suatu sistem yang terbuka dan tertutp bekerja ke arah stabilitas, ekuilibrium dan efektivitas. atau sebaliknya ke arah instabilitas, kekacauan dan kemacetan dalam suatu sistem politik, dan sebagainya. Sekali seorang ilmuwan politik mulai memikirkan stabilitas dan ekuilibrium, maka pendekatan sistemik akan membantu penelitian yang di lakukannya menjadi lebih tepat dan teliti. stabilitas mungkin saja tergantung pada ekuilibrium. tetapi ekuilibrium sendiri mungkin stabil atau tidak stabil. semetara itu stabilitas mungkin medekati atau kurang lebih stabil di satu sisi, atau amat sangat stabil (ultra stability) di sisi yang lain sehinga untuk mempelajari variabel-variabel lainya yang mampu merkuat atau meperlemah stabilitas.
analisa sistem juga sangat bermanfaat untuk memahami perubahan-perubahan sistem atau kemacetan-kemacetan sistem. meskipun para ahli ilmu politik aliran behavioralisme hinga saat ini belum meberikan perhatian yang besar pada kemacetan suatu sistem. kecuali dalam penelitian yang terhadap masyrakat berkebang, suatu sistem politik kadang-kadang menghadapi berbagai macam jenis krisis. mungkin  disebakan oleh beratnya beban yang harus dipikulnya. atau adanya kelaparan, jadi selain suatu sistem bisa benar-benar mengalami kemacetan, meskipun fenomena ini jarang dan paling-paling hanya kemaceta sesaat . sistem tersebut bisa juga goyang akibat kekurangan-kekurangan dalam tingkat mekanisme kerjanya, hal mana juga membutuhkan penelitian yang teliti. kemampuan suatu sistem untuk mepertahankan kelangsungan hidupnya. bisa tergantung pada kemapuanya untuk beradaptasi . dan tuntunan akan adanya kemapuan ini mungkin di sebabkan oleh perubahan-perubahan yang terjadi dari dalam memahami suatu sistem,kita dapat memanfaatkan pegetahuan serta wawasan yang telah berahasil kita kembangkan dalam penelitian yang kita lakukan terahadap sitem yang lain konsep isomorphisme merupakan ladasan pokok analisa sistem, jadi pemahaman kita atas suatu sistem, di bentuk tidak hanya dengan pemahaman kita terahadap sistem-sistem yang lain., tapi juga sebaliknya, hal ini juga memberikan kita suatu peluang emas untuk memandukan penelitaian analisa yang bersifat mikro. dan makro. akhirnya di samping bermanfaat bagi penelitian operasional. analisa sistem juga bisa kita akan bermenfaat bagi tujuan-tujuan normatif atau deduktip. dalam pengertian kita akan mampu menetukan langkah-langkah penyebuahan dengan segera yang bisa menyelamatkan suatu sistem dari ke hancuran….

mohon maaf bila terjadi kekeliruan dalam tulisan di atas,..
  

     FROG GOZILLA

Tidak ada komentar: